PELAYANAN KARYAWAN Banyak perusahaan menyediakan berbagai bentuk bantuan atau pelayanan di bidang kehidupan rutin pegawai.

Masing-masing program pelayanan bermaksud memenuhi berbagai kebutuhan pegawai yang datang secara terus-menerus. Manfaat utama dari program kesejahteraan pegawai antara lain adalah untuk meningkatkan semangat kerja. Kegiatan pelayanan bagi pegawai diantarany dapat berupa : 1. Program rekreasi 2. Kafetaria (kantin) 3. Perumahan 4. Beasiswa pendidikan 5. Konsultasi untuk memecahkan masalah 6. Aneka ragam pelayanan lain PELAYANAN KESEHATAN Disamping perlu dilakukan upaya untuk mencegah pegawai mengalami kecelakaan perusahaan perlu pula memelihara kesehatan pegawai. Kesehatan ini menyangkut kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Adanya program kesehatan yang baik dan memenuhi syarat akan menguntungkan pegawai secara material karena pegawai jarang absen, bekerja dengan lingkungan yang lebih menyenangkan sehingga secara keseluruhan akan mampu bekerja lebih lama, berarti lebih produktif. Program kesehatan kerja dapat dilakukan dengan menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan pegawai dari gangguan penglihatan, pendengaran, kelelahan, dan lain-lain. Penciptaan lingkungan kerja yang sehat secara tidak langsung akan mempertahankan atau bahkan meningkatkan produktifitas. Kegiatan pengaturan lingkungan kerja ini mencakup pengendalian suara bising, penerangan tempat kerja, pengaturan suhu udara, pelayanan kebutuhan pegawai, pengaturan penggunaan warna, pemeliharaan kebersihan lingkungan dan penyediaan beberapa fasilitas yang dibutuhkan pegawai seperti kamar mandi, ruang ganti pakaian, sarana dan fasilitas olahraga, tempat sembahyang, tempat istirahat dan sebagainya.

Yang dimaksud disini adalah kondisi kerja yang baik yaitu nyaman dan mendukung pekerja untuk dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik. 1983: 53: Kondisi Kerja adalah Working condition can be defined as series of conditions of the working environment in which become the working place of the employee who works there. dan kondisi sementara dari lingkungan kerja. yang kurang lebih berarti bahwa kondisi kerja berhubungan dengan penjadwalan dari pekerjaan. sebab hal tersebut merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menjamin agar karyawan dapat melaksanakan tugas tanpa mengalami gangguan. Oleh sebab itu kondisi kerja yang terdiri dari faktor-faktor seperti kondisi fisik. kebersihan dan lain–lain. temperatur. Kondisi Fisik dari lingkungan kerja Kondisi fisik dari lingkungan kerja di sekitar karyawan sangat perlu diperhatikan oleh pihak badan usaha.KONDISI KERJA Menurut Stewart and Stewart. Memperhatikan kondisi fisik dari lingkungan kerja karyawan dalam hal ini berarti berusaha menciptakan kondisi lingkungan kerja yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan para karyawan sebagai pelaksanan kerja pada tempat kerja tersebut Kondisi fisik dari lingkungan kerja menurut Newstrom (1996:469) adalah among the more obvious factors that can affect the behavior of workers are the physical conditions of the . Menurut Newstrom (1996:469): Work condition relates to the scheduling of work-the length of work days and the time of day (or night) during which people work. harus diperhatikan agar para pekerja dapat merasa nyaman dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Yang kurang lebih dapat diartikan kondisi kerja sebagai serangkaian kondisi atau keadaan lingkungan kerja dari suatu perusahaan yang menjadi tempat bekerja dari para karyawan yang bekerja didalam lingkungan tersebut. ventilasi. lamanya bekerja dalam hari dan dalam waktu sehari atau malam selama orang-orang bekerja. kondisi psikologis. kelambapan. penerangan. Jenis Kondisi Kerja 1. Meliputi segala sesuatu yang ada di lingkungan karyawan yang dapat mempengaruhi kinerja. serta keselamatan dan keamanan kerja.

the amounts and the types of airbone chemicals and pollutans. tingkat kebisingan. Temperatur Menurut Newstrom (1996:469-478). including the level of lighting. bekerja pada suhu yang panas atau dingin dapat menimbulkan penurunan kinerja. Menurut Handoko (1995:84). sirkulasi uadara. cirri-ciri estetis seperti warna dinding dan lantai dan tingkat ada (atau tidaknya) seni didalam bekerja. the usual temperature. and aesthetic features such as the colors of walls and flors. Oleh sebab itu perlu diperhatikan adanya penerangan (cahaya) yang terang tetapi tidak menyilaukan. yang meliputi temperatur. Pada dasarnya. and the presence (or absence) of art work. cahaya dapat dibedakan menjadi dua bagian. the level of noise. dan pada akhirnya menyebabkan kurang efisien dalam melaksanakan pekerjaan. musik. kondisi yang panas dan lembab . Dengan penerangan yang baik para karyawan akan dapat bekerja dengan cermat dan teliti sehingga hasil kerjanya mempunyai kualitas yang memuaskan. sehingga pekerjaan menjadi lambat. Cahaya yang kurang jelas (kurang cukup) mengakibatkan penglihatan kurang jelas. pencahayaan. banyak mengalami kesalahan.work environment. cahaya atau penerangan sangat besar manfaatnya bagi para karyawan guna mendapat keselamatan dan kelancaran kerja. b. sehingga tujuan dari badan usaha sulit dicapai. tumbuhtumbuhan atau hal-hal yang menghiasi tempat kerja. suhu udara. yang kira. music. bau-bauan. Faktor-faktor lingkungan kerja meliputi : a. dimana yang termasuk didalamnya adalah tingkat pencahayaan. kelembaban udara. lingkungan kerja fisik adalah semua keadaan yang terdapat di sekitar tempat kerja. jumlah dan macammacam radiasi udara yang berasal dari zat kimia dan polusi-polusi. Secara umum. kebisingan. warna dan lain-lain yang dalam hal ini berpengaruh terhadap hasil kerja manusia tersebut. plants decorative items. Pencahayaan Menurut Newstrom (1996:469-478).kira berarti bahwa faktor yang lebih nyata dari faktor-faktor yang lainnya dapat mempengaruhi perilaku para pekerja adalah kondisi fisik. getaran mekanis. yaitu: cahaya yang berasal dari sinar matahari dan cahaya buatan berupa lampu.

lebih-lebih dalam melaksanakan suatu pekerjaan. f. Faktor Keindahan Menurut Newstrom (1996:469-478) faktor keindahan ini meliputi: musik. Dengan terganggunya konsentrasi ini maka pekerjaan yang dilakukkan akan banyak timbul kesalahan ataupun kerusakan sehingga akan menimbulkan kerugian. Bahan baku-bahan baku bangunan yang digunakan di beberapa kantor dapat dipastikan mengandung bahan kimia yang beracun. . karena konsentrasi perusahaan akan dapat terganggu. warna dan bau-bauan. Getaran-getaran dapat menyebabkan pengaruh yang buruk bagi kinerja. e. sehingga pekerja akan merasa sangat letih dan kinerjanya akan menurun c.cenderung meningkatkan penggunaan tenaga fisik yang lebih berat. Kebisingan Menurut Newstrom (1996:469-478) bising dapat didefinisikan sebagai bunyi yang tidak disukai. Musik. Pencemaran Menurut Newstrom (1996:469-478) pencemaran ini dapat disebabkan karena tingkat pemakaian bahan-bahan kimia di tempat kerja dan keaneksragaman zat yang dipakai pada berbagai bagian yang ada di tempat kerja dan pekerjaan yang menghasilkan perabot atau perkakas. suara yang mengganggu atau bunyi yang menjengkelkan suara bising adalah suatu hal yang dihindari oleh siapapun. d. terutama untuk aktivitas yang melibatkan penggunaan mata dan gerakan tangan secara terus-menerus. Situasi tersebut akan sangat berbahaya jika di tempat tersebut tidak terdapat ventilasi yang memadai. Getaran Menurut Newstrom (1996:469-478) kondisi gerakan secara umum adalah getaran. warna dan bau-bauan yang menyenangkan dapat meningkatkan kepuasan kerja dalam melaksankan pekerjaanya.

j. kelembapan. Udara disekitar dikatakan kotor apabila kadar oksigen dalam udara tersebut telah berkurang dan telah bercampur dengan gas atau bau-bauan yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Kelembapan ini berhubungan atau dipengaruhi oleh temperature udara. karena dapat mengganggu konsentrasi kerja. biasa dinyatakan dalam presentase. Kelembapan Kelembaban adalah banyakanya air yang terkandung dalam udara. Sirkulasi Udara Oksigen merupakan gas yang dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk menjaga kelangsungan hidup. Pemakaian “air condition” yang tepat merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan bau-bauan yang mengganggu disekitar tempat kerja. kecepatan udara bergerak dan radiasi panas dari udara tersebut akan mempengaruhi keadaan tubuh manusia pada saat menerima atau melepaskan panas dari tubuhnya. Tata Warna . dan tubuh manusia selalu berusaha untuk mencapai keseimbangan antara panas tubuh dengan suhu sekitarnya. Pengaruh lain adalah makin cepatnya denyut jantung karena makin aktifnya peredaran darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen. akan menimbulkan pengurangan panas dari tubuh secara besar-besaran. h. Tanaman merupakan penghasil oksigen yang dibutuhkan oleh manusia. karena system penguapan. Bau-bauan Adanya bau-bauan disekitar tempat kerja dapat dianggap sebagai pencemaran. i. Sumber utama adanya udara segar adalah adanya tanaman disekitar tempat kerja. Suatu keadaan dengan temperature udara sangat panas dan kelembapannya tinggi. dan bau-bauan yang terjadi terus-menerus dapat mempengaruhi kepekaan penciuman. yaitu untuk proses metabolisme.g. dan secara bersama-sama antara temperature.

Ada ruang kerja yang didesain untuk seorang pekerja. 2. Salah satu upaya untuk menjaga keamanan di tempat kerja. Sifat dan pengaruh warna kadang-kadang menimbulkan rasa senang. Keamanan Guna menjaga tempat dan kondisi lingkungan kerja tetap dengan keadaan aman maka perlu diperhatikan adanya keamanan dalam bekerja. 3. b. para karywan tingkat bawah senang dengan desain ruang yang terbuka karena memberi kesempatan kepada karyawan untuk berkomunikasi secara informal. Sebaliknya para manajer merasa tidak puas dengan desain ruang yang terbuka karena banyak gangguan suara dan privasi yang dimiliki terbatas. Oleh karena itu factor keamanan perlu diwujudkan keberadaannya. Sense of status and impotance Menurut Newstrom (1996: 478). sedih dan lain-lain. sehingga penyelia untuk mengawasi interaksi antar karyawan. “The temporal condition-the time structure of the work day. Hal ini dapat dimaklumi karena warna mempunyai pengaruh besar terhadap perasaan. karena dalam sifat warna dapat merangsang perasaan manusia. Pada kenyataannya tata warna tidak dapat dipisahkan dengan penataan dekorasi. Kondisi sementara dari lingkungan kerja Menurut Newstrom (1996:480). Faktor-faktor dari kondisi psikologis meliputi: a. Some of the more flexible work schedules have developed in an effort to give workers a greater sense of control over the planning and timing of their work days” . dapat memanfaatkan tenaga satuan petugas keamanan (SATPAM). privasi dari pekerja dapat dirasakan dari desain ruang kerja.Menata warna di tempat kerja perlu dipelajari dan direncanakan dengan sebaik-baiknya. Feeling of privacy Menurut Newstrom (1996:478). adapula yang didesain untuk beberapa orang. k.

. dan shift malam. shift psore. dan keamanan kerja. Mayoritas dari pekerja bekerja dengan jadwal 5-9 jam dimana pekerja akan diberi waktu 1 jam untuk istirahat dan makan siang. Terciptanya kondisi kerja yang nyaman akan membantu para karyawan untuk bekerja dengan lebih giat sehingga produktivitas dan kepuasan kerja bisa lebih meningkat. maksudnya adalah mengurangi jumlah hari kerja dalam seminggu. tetapi menambah jumlah jam kerja perhari. c. Bekerja mengandung arti melaksanakan suatu tugas yang diakhiri dengan buah karya yang dapat dinikmati oleh manusia yang bersangkutan. maupun polusi seta bebas dari gangguan yang bersifat psikologis maupun temporary seperti privasi yang dimiliki karyawan tersebut maupun pengaturan jam kerja. Compressed work weeks Menurut Newstrom (1996:481).Kondisi sementara meliputi stuktur waktu pada hari kerja. ketidakpuasan kerja dan kinerja yang jelek. Flextime Menurut Newstrom (1996:481) adalah suatu jadwal kerja dimana karywan dapat memutuskan kapan mulai bkerja dan kapan mengakhiri pekerjaannya selama karywan dapat memenuhi jumlah jam kerja yang ditetapkan oleh badan usaha. b. Kondisi kerja dipandang mempunyai peranan yang cukup penting terhadap kenyamanan. ketenangan. Mengurangi hari kerja dalam seminggu mempunyai dampak yang positif dari karyawan yaitu karyawan akan merasa segar kembali pada waktu bekerja karena masa liburnya lebih lama dan juga dapat mengurangi tingkat absensi dari karyawan. Kondisi kerja yang baik merupakan kondisi kerja yang bebas dari gangguan fisik seperti kebisingan. kurangnya penerangan.Faktor-faktor dari kondisi sementara meliputi: a. Shift Menurut Newstrom (1996:481) dalam satu hari sistem kerja shift dapat dibagi menjadi 3 yaitu shift pagi. Dan berdasarkan banyak penelitian bahwa shift malam dianggap banyak menimbulkan masalah seperti stres yang tinggi.

Bandung.1996.Anwar Prabu Mangkunegara. .Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan.A.Mandar Maju.Pd. A.2009. www.Tata kerja dan produktivitas kerja.Rosda.Bandung.sedarmayanti M.Daftar pustaka Dra.

°- ¾¯% %f ff¾f©f f ©f ¯f°fff° f½f ¯ ¯¾f° f½f° ¯f  ©f f° f½f° ¯ °–f ½  ©ff°°f ¾ f¯f ff° f½f ¯ ¯ ° ©¯f ©f¯  ©f f°–  f½f°   f f° ¾ff   ©f ¯ °–f° °– f ¯ f¾f°ff° ¾f –f¾ f°– f °–f° f ff f°– f½f °¯f   ¯f°¾f f°– ¾f°–f°  ° ¾  ©f ½f° f°– ¯ ¯½°f ½ f°f° f°– n½ ½ °°–  f f½  °f¯f°f°    °f°–f°  f°  f¯f°f° ©f @ n½f°f° ¾ ©ff°–°f¯f°ff°¯ ¯ f°½fffff° °  ©f °–f°   –f ¾ °––f ½ f¾ f°  ½f¾f°  ©f ¾f   ¯ °°–f ° ¾ ©ff°– f¯ ½ff°° ¾ ©ff°– f¾ f–f°––f° €¾ ¾ ½   ¾°–f°  f°–°f ½ ° f°–f°  ¯f½° ½¾ ¾ f f¾ f –f°––f° f°– ¾€f ½¾–¾ ¯f½°  ¯½f ¾ ½  ½f¾ f°– ¯ fff° ¾ ¯f½°½ °–ff°©f¯ ©f  . °–f°– f  ©f ff¯ ¾ ¯°–– ¯ ¯½°f f¯½f f°– ½¾€ f fff° f fff° ff° ¯ f¾f ¾ –f  ¯ f ½f f f  ©f f °f ¯f¾f  °f   f¯f f° ©–f f½f¯ °–f°–°–ff ¾ °¾ ffff°   n   ¯  . °- ¾¯% % ¯f¾ °ff ff¯ °–f°–©¯ff ©f ff¯ ¾ ¯°––   f½ ¯ °f¯ f ©¯f ©f¯  ©f ½ f  .¯½ ¾¾  ¾ .

f° f.f©     °f 9f  .f°f© ¯ ° ¯  ff . 9 @ff ©f f°½ f¾ ©f f° °– .f€f½¾ff f ¾ f¯ff°.f°–° –ff .f°¾f 9 ¾fff° f° °– ¾ f     .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful