IMPLEMENTASI BERBASIS

MAKALAH

MANAJEMEN SEKOLAH

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Sekolah

Oleh : Liliek Handoko Harina Amalia Nur Wulaningsih 2101409038 2101409070 2101409085 Pend.Bahasa dan Sastra Indonesia Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia Pend.Teknik Bangunan

M.Syeh Reza Fahlevi 5101409055 Rombel

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2010 BAB I PENDAHULUAN

1. Dapat memberikan solusi tentang hambatan yang ditemui dalam implementasi MBS. Lembaga ini sering dihadapkan pada problem-problem manajerial dan administratif sehingga tujuan dan sasaran pendidikan serta peningkatan sumber daya manusia menjadi tidak optimal. . menjujung tinggi akuntabilitas dan transparasi dalam setiap kegiatan pendidikan. Namun yang terjadi sekarang agaknya sungguh berbeda. Apakah pengertian dari MBS? 2. Mengetahui strategi. Karena itu.3 Manfaat Penulisan 1. Apa tujuan dan manfaat implementasi MBS? 3.1. Mengetahui seluk beluk tentang MBS 2. SchoolBased Management).1 Latar Belakang Institusi pendidikan merupakan sebuah lembaga yang bertugas mengantarkan peserta didik untuk menjadi manusia yang berkualitas.pentahapan dan perangkat dari implementasi MBS. Bagaimana strategi. 3. semua kegiatan yang dilakukan di dalamnya selalu dimaksudkan untuk mencapai cita-cita yang luhur itu. proses pengambilan keputusan yang demokratis dan berkeadilan. perlu strategi yang tepat untuk mengelola sekolah.pentahapan dan perangkat implementasi MBS? 4.2 Rumusan Masalah 1. Ciri-ciri MBS adalah otonomi yang kuat ditingkat sekolah. Oleh karena itu. Pengelolaan yang kaku dan sentralistik dinilai menjadi alasan mengapa angka partisipasi pendidikan nasional maupun kualitas pendidikan tetap menurun. peran serta aktif masyarakat dalam pendidikan. Dipilihnya MBS untuk pendidikan dasar dan menengah karena diyakini model ini akan mempermudah pencapaian tujuan pendidikan. Salah satu strategi itu adalah penerapan manajemen pendidikan berbasis sekolah (MBS. Hambatan apa saja yang ditemui dalam implentasi MBS? 1.

yaitu manajemen.2008:238) berpendapat bahwa istilah manajemen berbasis sekolah berasal dari tiga kata. Pengertian Manajemen Berbasis Sekolah Slamet P. Berbasis berarti ‘berdasarkan pada” atau “berfokus pada”.BAB II PEMBAHASAN 1. Sekolah adalah suatu pranata yang bertugas memberikan ‘kemampuan dasar” kepada peserta didik atas dasar-dasar ketentuan yang bersifat legalistic dan profesionalistik. Esensinya MBS adalah sekolah yang memiliki kewenangan lebih besar dalam pengelolaan pendidikan dan pengambilan keputusan secara partisipatif. Pada hakekatnya. Eman Suparman (2001) dalam Mulyono mengatakan. Manajemen adalah pengkoordinasian dari penyerasian sumber daya melalui sejumlah input manajemen untuk mencapai tujuan atau memenuhi kebutuhan pelanggan.berbasis.manajemen berbasis sekolah dapat didefinisikan penyerasian sumber daya yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan semua kelompok kepentingan yang terkait dengan sekolah secara langsung dalam proses pengambilan keputusan untuk memenuhi kebutuhan mutu sekolah atau mencapai tujuan mutu sekolah dalam pendidikan nasional. Paul Suparno (2002) dalam Mulyono mengatikan MBS sebagai pengkoordiansian dan penyerasian sumber daya yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan semua unsure kepentingan yang terkait dengan sekolah secara langsung dalam proses pengambilan keputusan untuk memenuhi kebutuhan mutu sekolah. Tujuan dan Manfaat Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah. 2. dan sekolah. tujuan manajemen sekolah tidak dapat terlepas dari tujuan .H (dalam Mulyono .

c. Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia. Meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orangtua. beberapa manfaat yang bias diraih adalah : a. serta didayagunakan dalam proses pendidikan secara sesuai dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian. Eman Suparman (2001) mengatakan. implementasi MBS memiliki tujuan sebagai berikut : a. kelemahan. dengan menerapkan MBS. d. sedangkan secara khusus. Meningkatkan bersama. atau khusus. Tujuan institusianal secara umum mengacu pada jenjang dan jenis pendidikan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan lebih mengetahui kekuatan. Menurut Tim Pokja MBS Jawa Barat. b. kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan melalui pengambilan keputusan dengan . c. Sekolah lebih memiliki sumberdaya yang dimilikinya dan input pendidikan yang akan dikembangkan. sekolah dan pemerintah tentang mutu sekolah. Sedangkan Nurkholis (2001) menyebutkan tujuan utama MBS adalah meningkatkan kinerja sekolah dan terutama meningkatkan kinerja belajar siswa menjadi lebih baik. disamping diwarnai dengan jenis dan jenjang pendidikan juga diwarnai oleh penyelenggara pendidikan itu sendiri. b. Meningkatkan kompetisi yang sehat antarsekolah untuk pencapaian mutu pendidikanyang diharapkan. sekolah dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk memajukan lembaganya.sekolah sebagai suatu organisasi. Sekolah sebagai suatu organisasi memiliki tujuan yang ingin dicapai yang disebut tujuan institusional (kelembagaan) baik itu berupa umum. peluang dan ancaman bagi dirinya disbanding dengan lembaga-lembaga lain.

Strategi Implementasi MBS Perlu diingat kembali bahwa tujuan utama MBS adalah untuk meningkatkan kinerja sekolah terutama meningkatkanhasil belajar siswa. pengembangan pengetahuan yang berkesinambungan. Strategi. Kedua. sekolah harus memiliki otonomi terhadap empat hal. masyarakat. Sekolah dapat melakukan persaingan sehat dengan sekolah lainuntuk meningkatkan mutu pendidikan melalui upaya-upaya inovatif dengan dukungan dari orangtua peserta didik. orangtua peserta didik dan masyarakat pada umumnya sehingga sekolah akan berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan dan mencapai sasaran mutu pendidikan yang telah direncanakan. akses informasi ke segala bagian dan pemberian dan pemberian penghargaan kepada setiap orang yang berhasil. adanya peran serta masyarakat secara aktif dalam hal pembiayaan. Sekolah dapat bertanggungjawab tentang mutu pendidikan masing-masing kepada pemerintah. dan pemerintah daerah setempat. proses pengambilan keputusan terhadap kurikulum dan instruksional serta noninstruksional. Pentahapan dan Perangkat Implementasi MBS. e. . Namun dalam pelaksanaannya sering terjadi penyimpangan sehingga hasilnya melenceng dari tujuan utama. adanya kepemimpinan kepala sekolah yang mampu menggerakkan dan mendayagunakan setiap sumber daya sekolah secara efektif. yaitu dimilikinya kekuasaan dan kewenangan. Ketiga. Dapat disimpulkan bahwa implementasi MBS akan berhasil melalui strategistrategi berikut ini : Pertama. 3.d. Berbagai literature menunjukkan adanya beberapa strategi untuk mencapai keberhasilan implementasi MBS dan juga ditunjukkan berbagai macam penyebab kegagalan implementasi MBS.

sampai tahun ketiga). ketenagaan. penerapan MBS harus diarahkan untuk pencapaian kinerja sekolah dan lebih khusus lagi adalah meningkatkan pencapaian belajar siswa. piloting. adanya proses pengambilan keputusan yang demokratis dalam kehidupan dewan sekolah yang aktif. dan deseminasi. implementasi diawali dengan sosialisasi dari konsep MBS. Dalam . Kesembilan. serta. terutama daerah-daerah yang sulit dijangkau. dan jangka panjang (setelah tahun keenam). Pentahapan implementasi MBS Pentahapan implementasi MBS haruslah ditangani secara tepat dan juga bertahap. Oleh karena itu. Kelima. yaitu jangka pendek (tahun pertama. Secara garis besar. kurikulum. Kedelapan. yaitu sosialisasi. implementasi pada proses pembelajaran. Sarana dan pra-sarana. sehingga mampu mendorong proses pendidikan di sekolah secara efisien dan efektif. adanya guidelines dari departemen terkait. akan mempengaruhi kecepatan waktu pelaksanaaan MBS. identifikasi peran masing-masing. Keenam. Penerapan MBS secara menyeluruh sebagai realisasi desentralisasi pendidikan memerlukan perubahan-perubahan mendasar terhadap aspek-aspek yang menyangkut keuangan.Keempat. Kompleksitas permasalahan pendidikan di Indonesia yang juga diidentifikasi secara rinci oleh bank dunia. a. Ketujuh. Tahap Sosialisasi Tahap ini merupakan tahapan penting mengingat luasnya wilayah nusantara. semua pihak harus saling memahami peran dan tanggungjawabnya secara sungguh-sungguh. partisipasi masyarakat luas. sekolah harus memiliki transparansi dan akuntabilitas yang minimal ditunjukkan dalam laporan pertanggungjawaban setiap tahunnya. jangka menengah (tahun keempat sampai tahun keenam). mengadakan pelatihan terhadap peran barunya. MBS diyakini akan dapat dilaksanakan paling tidak melalui tiga tahap. valuasi atas pelaksanaan dilapangan dan dilakukan perbaikan-perbaikan. Fattah (2000) membaginya menjadi tiga tahap.

dan prioritas yang akan dicapai. . yaitu program tersebut dapat dijaga kesinambungannya setelah ujicoba dilaksanakan. Dengan membaca rencana sekolah. artinya bahwa program harus dipertanggungjawabkan. diperlukan kejelasan tujuan dan cara yang tepat. Rencana sekolah merupakan perencanaaan sekolah untuk jangka waktu tertentu yang disusun oleh sekolah sendiri bersama dewan sekolah. Tahap Diseminasi Merupakan tahapan memasyarakatkan model MBS yang telah diujicobakan ke berbagai sekolah agar dapat diimplementasikan secara efektif dan efisien. penerimaan dari tenaga pendidikan. maupun pengembangan (Whitaks. Untuk mengukur hal tersebut. Sustainabilitas. baik menyangkut aspek proses. Akuntabilitas.mengefektifkan pencapaian tujuan perubahan. seperti yang direncanakan dalam rencana sekolah. b. Untuk memotivasi sekolah. Tahap Piloting Merupakan tahap ujicoba agar penerapan konsep manajemen berbasis sekolah tidak mengandung resiko. Sebaliknya. c. operasional. membuat rencana yang baik perlu disediakan penghargaan terhadap sekolah yang berhasil mencapai kemajuan. diberikan sangsi kepada sekolah yang tidak berhasil melaksanakan dengan sesuai rencana. maupun pendanaannya. Reflikabilitas. diperlukan MBS persyaratan dapat dasar. seseorang akan memiliki gambaran lengkap tentang suatu sekolah. 2000). model MBS yang diuji dapat direfleksikan ke sekolah lain. yaitu Aksepbilitas baik artinya. Adapun yang dikandung rencana tersebut adalah visi dan misi sekolah. artinya. serta strategi-strategi untuk mencapainya. tujuan sekolah. 1991 dalam Fattah. secara adanya konsep. Perangkat Implementasi MBS Rencana sekolah merupakan salah satu perangkat terpenting dalam pengelolaan MBS.

4. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful