P. 1
perencanaan pembelajaran

perencanaan pembelajaran

|Views: 104|Likes:

More info:

Published by: Tia Putri Pak Rosyidi on Oct 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2012

pdf

text

original

Berikut definisi tentang perencanaan pembelajaran: 1.

Branch (2002) Suatu sistem yang berisi prosedur untuk mengembangkan pendidikan dengan cara yang konsisten dan reliable. Ritchy Ilmu yang merancang detail secara spesifik untuk pengembangan, evaluasi dan pemeliharaan situasi dengan fasilitas pengetahuan diantara satuan besar dan kecil persoalan pokok. Smith & Ragan (1993) Proses sistematis dalam mengartikan prinsip belajar dan pembelajaran kedalam rancangan untuk bahan dan aktifitas pembelajaran. (1999) Proses sistematis dan berfikir dalam mengartikan prinsip belajar dan pembelajaran kedalam rancangan untuk bahan dan aktifitas pembelajaran, sumber informasi dan evaluasi. Zook (2000) Proses berfikir sistematis untuk membantu pelajar memahami (belajar)

2.

3.

telah dijabarkan dalam silabus. Ruanglingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.perencanaan merupakan langkah yang sangat penting sebelum pelaksanaan kegiatan. Kegiatan belajar mengajar (KBM) membutuhkan perencanaan yang matang agar berjalan secara efektif. Perencanaan KBM dituangkan ke dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau beberapa istilah lain seperti desain pembelajaran, skenario pembelajaran. RPP memuat seluruh KD, indikator yang akan dicapai, materi yang akan dipelajari, langkah pembelajaran, waktu, media dan sumber belajar serta penilaian untuk setiap KD. Rencana pelaksanaan pembelajaran harus dibuat agar kegiatan pembelajaran berjalan sistematis dan mencapai tujuan pembelajaran, tanpa rencana pelaksanaan pembelajaran kegiatan pembelajaran di kelas biasanya tidak terarah. Oleh karena itu peserta harus mampu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran berdasarkan silabus yang disusunnya. PAKEM Format RPP. Yang dimaksud pengembangan kurikulum adalah proses penyusunan kurikulum oleh pengembang kurikulum (curriculum developer) dan kegiatan yang dilakukan agar kurikulum yang dihasilkan dapat menjadi bahan ajar dan acuan yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Secara umum, perubahan dan penyempurnaan kurikulum dilakukan setiap sepuluh tahun sekali. Perubahan kurikulum tersebut dilakukan agar kurikulum tidak ketinggalan dengan perkembangan masyarakat, termasuk ilmu pengetahuan dan teknologinya. Kurikulum yang pernah diberlakukan secara nasional di Indonesia dapat dijelaskan dalam tabel sebagai berikut: Tabel Kronologis Perkembangan Kurikulum di Indonesia Tahun Kurikulum Keterangan 1947 Rencana Pelajaran 1947 • Kurikulum ini merupakan kurikulum pertama di Indonesia setelah kemerdekaan.• Istilah kurikulum masih belum digunakan. Sementara istilah yang digunakan adalah Rencana Pelajaran 1954 Rencana Pelajaran 1954 • Kurikulum ini masih sama dengan kurikulum sebelumnya, yaitu Rencana Pelajaran 1947 1968 Kurikulum 1968 • Kurikulum ini merupakan kurikulum terintegrasi pertama di Indonesia. Beberapa masa pelajaran, seperti Sejarah, Ilmu Bumi, dan beberapa cabang ilmu sosial mengalami fusi menjadi Ilmu Pengetahuan Sosial (Social Studies). Beberapa mata pelajaran, seperti Ilmu Hayat, Ilmu Alam, dan sebagainya mengalami fusi menjadi Ilmu Pengetahun Alam (IPS) atau yang sekarang sering disebut Sains. 1975 Kurikulum 1975 • Kurikulum ini disusun dengan kolom-kolom yang sangat rinci. 1984 Kurikulum 1984 • Kurikulum ini merupakan penyempurnaan dari kurikulum 1975 1994 Kurikulum 1994 • Kurikulum ini merupakan penyempurnaan dari kurikulum 1984 2004 Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) • Kurikulum

4.

Kesimpulan dari defenisi diatas adalah bahwa perencanaan pembelajaran adalah merupakan suatu kegiatan yang direncanakan dalam hubungannya dengan proses belajar mengajar atau pembelajaran untuk mengembangkan, evaluasi dan pemeliharaan situasi dengan fasilitas pendidikan guna pencapaian tujuan pembelajaran 1. PERENCANAAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN KURIKULUM DAN

Suatu proses pembelajaran akan dikatakan berhasil apabila diawali dengan perencanaan yang sangat matang, maka setengah keberhasilan sudah tercapai, setengahnya lagi terletak pada pelaksanaan.perencanaan pembelajaran pada mulanya merupakan suatu ide dari orang yang merancangnya, tentang bentuk-bentuk pelaksanaan proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. Untuk mengkomunikasikan ide tersebut, biasanya dituangkan dalam bentuk perencanaan tertulis. Selanjutnya berdasarkan pelaksanaan tersebut, diwujudkan dalam pelaksanaan, yaitu dalam proses pembelajaran . Untuk dapat melaksanakan tugas profesionalnya dengan baik, calon guru harus memiliki empat standar kompetensi guru, yaitu (1) kompetensi pedagogis, (2) kompetensi kepribadian, (3) kompetensi sosial, dan (4) kompetensi profesional. Perencanaan Pembelajaran diharapkan dapat menjadi bekal para calon guru tentang berbagai aspek yang terkait kurikulum dan pembelajaran. Dalam sistem pendidikan nasional, kita mengenal tiga komponen utama, yakni (1) peserta didik, (2) guru, dan (3) kurikulum. Dalam proses belajar mengajar, ketiga komponen tersebut terdapat hubungan yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain. Tanpa peserta didik, guru tidak akan dapat melaksanakan proses pembelajaran. Tanpa guru para siswa juga tidak akan dapat secara optimal belajar. Tapa kurikulum, guru pun tidak akan mempunyai bahan ajar yang akan diajarkan kepada peserta didik. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan

Di Australia setiap negara menetapkan kurikulum Departemen Pendidikan. disesuaikan dengan tuntutan masyarakat. Perwujudan aspirasi tentang pembinaan siswa melalui lembaga pendidikan formal itu dituangkan dalam kurikulum. yaitu kurikulum yang dilaksanakan dalam proses pengajaran dan pembelajaran. sesuatu yang dicita-citakan sebagaimana yang tertuang di dalam dokumen kurikulum 2. berlaku umum disekolah-sekolah formal.SMK dan sebaginya. Jadi sifat kurikulum itu sendiri univerasal.Kurikulum aktual. yaitu segala sesuatu yang terjadi pada saat pelaksanaan kurikulum ideal menjadi kurikulum faktual. Dari sekian banyak definisi tersebut dalam modul ini akan dikemukakan beberapa definisi. tapi mempertahankan dasar kurikulum sebagai pengalaman saja (s) yang membentuk manusia dalam kepada orang-orang. SMA. Meskipun Bobbitt’s dan Dewey’s idealis pemahaman tentang “kurikulum” berbeda dari arus. berlaku utuk semua sekolah dasar di Indonesia. disiplin akademis melalui pengalaman sejarah). d. pendidikan). PANDANGAN TENTANG KURIKULUM DAN KAITANNYA DENGAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN e. Sedang pengajaran merujuk kepada pelaksanaan kurikulum tersebut secara bertahap dalam belajar mengajar. Semua program belajar siswa yang ada dalam kurikulum disusun oleh suatu tim nasional. Sebuah kurikulum mungkin sebagian atau seluruhnya ditentukan oleh eksternal. 3. g. dan (ii) program pembelajaran tertentu. yaitu budaya dan masyarakat (misalnya pembentukan profesional. Edward A. Kebiasaan guru datang tepat waktu ketika mengajar di kelas. Segala sesuatu itu bisa berupa pengaruh guru. akan menjadi kurikulum tersembunyi yang akan berpengaruh kepada pembentukan kepribadian peserta didik. dan bukan sebagai realitas konkret perbuatan dan pengalaman yang membentuk orang untuk siapa dan apa yang mereka. kurikulum kolektif menggambarkan pengajaran. demikian pula kurikulum SMPO. dan konten yang ditawarkan di sekolah atau universitas. Oleh karena itu. ia mendefinisikan kurikulum sebagai ideal. a. Kenyataan pada umumnya memang jauh berbeda dengan harapan. Setiap negara. menetapkan kurikulum yang diajarkan. Kurikulum tersembunyi (hidden curriculum). perumusan kurikulernya memiliki dua fitur utama: (i) bahwa ahli ilmiah terbaik akan memenuhi syarat untuk dan dibenarkan dalam merancang kurikulum berdasarkan pengetahuan para ahli mereka sifat-sifat apa yang diinginkan orang dewasa anggota masyarakat. kurikulum adalah arena rekayasa sosial. Namun demikian. pembelajaran. Beberapa sekolah telah dijadikan uji coba dalam rangka proses pengembangan kurikulum ini 2008 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) • KBK sering disebut sebagai jiwa KTSP. dan yang pengalaman akan menghasilkan kualitas kata. kita mengenal beberapa istilah kurikulum sebagai berikut: 1. atau bahkan dari peserta didik itu sendiri. Dalam Kurikulum. karena KTSP sesungguhnya telah mengadopsi KBK. kurikulum SD misalnya. tentu saja bekerja. . kita dapat membedakan: 1. Dalam kasus terakhir. Pembentukan pribadi melalui kurikulum yang dipelajari pada tingkat pribadi dan pada tingkat kelompok. dan bahan-bahan penilaian yang tersedia untuk suatu program studi. kurikulum adalah seperangkat mata kuliah. membangun kurikulumnya dengan partisipasi yang besar dari kelompok mata pelajaran akademis nasional dipilih oleh Amerika Serikat Departemen Pendidikan. bagaimanapun. Meskipun secara resmi muncul di Bobbitt definisi. c. Kurikulum berarti dua hal: (i) berbagai program studi dari mana siswa memilih apa materi untuk belajar. kurikulum yang mata pelajarannya dirancang untuk Para pakar kurikulum telah mencoba untuk mendefinisikan kurikulum. pemahaman substantif kurikulum. 3. Organisasi kurikulum Istilah kurikulum mempunyai berbagai macam arti jika kita telusuri maka akan kita kenal berbagai macam kurikulum ditinjau dari berbagai aspek: • Ditinjau dari konsep dan pelaksanaannya. Kurikulum terpisah-pisah (separated curriculum). Kurikulum ideal. UNESCO Biro Pendidikan Internasional memiliki misi utama mempelajari kurikulum dan pelaksanaannya di seluruh dunia. yaitu kurikulum yang berisi sesuatu yang ideal. Kurikukulum ini dikembangkan oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). badan otoritatif (yaitu Kurikulum Nasional untuk Inggris di sekolah-sekolah bahasa Inggris). • Berdasarkan struktur dan materi mata pelajaran yang diajarkan. Pembentukan kelompok timbal-balik.ini belum diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia. Krug mendefinisikan kurikulum sebagai berikut. sebagai contoh. Dalam pendidikan formal atau persekolahan (bdk. dan (ii) kurikulum didefinisikan sebagai perbuatan-pengalaman siswa seharusnya menjadi dewasa dia seharusnya menjadi. 2. kurikulum sebagai rangkaian pengalaman formatif juga meliputi karya John Dewey (yang tidak sependapat dengan Bobbitt pada masalah-masalah penting). kurikulum aktual seharusnya mendekati dengan kurikulum ideal. Di AS. John Franklin Bobbitt mengatakan bahwa. “Sebuah kurikulum terdiri dari sarana yang digunakan untuk mencapai atau melaksanakan tujuan yang diberikan sekolah”. penulis dan peneliti kurikulum umumnya berbagi sebagai Common. dengan pembentukan dari masing-masing peserta. tenaga administrasi. tahun 1918. Pembatasan penggunaan kata. Contemporary dilihat dari kurikulum menolak ciri Bobbitt Postulat. Dinegara kita kurikulum disusun secara nasional berlaku untuk semua sekolah yang ada pada tingkatan yang sama. kepala sekolah. Tim ini mengolah berbagai materi masukan dari berbagai pihak. misalnya Dewan Nasional Guru Matematika (NCTM) untuk pengajaran matematika. Kurikulum dan pengajaran merupakan dua istilah yang tidak dapat dipisahkan. dengan individu distrik sekolah. buku pertama diterbitkan pada subjek. setiap negara. f. Kurikulum merujuk kepada bahan ajar yang telah direncanakan yang akan dilaksanakan dalam jangka panjang. b. Per-nya praduga dan sosial budaya definisi.

Dilakukan oleh guru untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi yang ditetapkan. geografi. bagian dari pembelajaran. yakni kurikulum yang disusun oleh tim pengembang tingkat nasional dan digunakan secara nasional. sarana dan prasarana. penyusunan KTSP juga harus mengikuti ketentuan lain yang menyangkut kurikulum dalam UU 20/2003 dan PP 19/2005 1. yaitu (a) portfolios (kumpulan kerja siswa). dan beberapa mata pelajaran lain diberikan dalam satu tema tertentu. satuan pendidikan dan peserta didik. (b) penilaian. tenaga kependidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut. (d) performances (unjuk kerja). Kurikulum negara bagian (state curriculum). Kurikulum terkorelasi (corelated curriculum). kompetensi lulusan. Menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menantang d. pengelolaan. Definisi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masingmasing satuan pendidikan. Prinsip Pengembangan KTSP Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. proses. 2. Kurikulum nasional (national curriculum). kondisi dan potensi daerah. misalnya di masing-masing negara bagian di Amerika Serikat. mata pelajaran sejarah diberikan terpisah dengan mata pelajaran geografi. 3. mengacu pada patokan. sains. kurikulum yang bahan ajarnya diberikan secara terpadu. sosiologi. Selain dari itu. dan sebagai bahan untuk peningkatan mutu hasil belajar. Berorientasi pada kompetensi. Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi d. Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan e. Misalnya. Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 dan Nomor 6 Tahun 2007 tentang pelaksanaan Permendiknas Nomor 22 dan 23/2006 f. pembiayaan dan penilaian pendidikan. yakni kurikulum yang disusun oleh masing-masing negara bagian. Kurikulum sekolah (school curriculum). b. Belajar melalui berbuat 3. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi. kurikulum yang bahan ajarnya dirancang dan disajikan secara terkorelasi dengan bahan ajar yang lain. isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. dan seterusnya.diberikan secara terpisah-pisah. Permendiknas Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan 5. dan sebagainya. bahasa Indonesia. bersifat internal. 4. dilakukan melalui berbagai cara. Menyediakan pengalaman belajar yang beragam f. (c) projects (penugasan). 2. 2. Kurikulum sekolah lahir dari keinginan untuk melakukan diferensiasi dalam kurikulum. Dalam proses pembelajaran dikenal dengan pembelajaran tematik yang diberikan di kelas rendah Sekolah Dasar. Landasan KTSP a. Mata pelajaran matematika. • Berdasarkan pengembangnya dan penggunaannya. Mengembangkan kreativitas c. Penilaian dalam KTSP mempunyai karakteristik a. dan (c) pengelolaan kurikulum berbasis sekolah. yaitu (a) kegiatan pembelajaran. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan c. Tujuan tertentu ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan. ekonomi. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan kurikulum sekolah. KURIKULUM TINGKAT PENDIDIKAN (KTSP) SATUAN Konsep dasar KTSP meliputi 3 (tiga) aspek yang saling terkait. Kurikulum terpadu (integrated curriculum). Berpusat pada peserta didik b. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. kurikulum dapat dibedakan menjadi: 1. yakni kurikulum yang disusun oleh satuan pendidikan sekolah. yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi KTSP mempunyai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 (UU 20/2003) tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 (PP 19/2005) tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada standar isi (SI) dan standar kelulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Misalnya Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan fusi dari beberapa mata pelajaran sejarah. dan (e) paper & pen test (tes tulis). (b) products (hasil karya). UU Nomor20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional b. Kontekstual e. Kegiatan pembelajaran dalam karakteristik sebagai berikut: a. ketuntasan belajar. Konsep Dasar KTSP . 3.

adat istiadat.j. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. . semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis.d.h. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat. kepribadian. kreatif. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi. kebutuhan. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu. pembudayaan. Acuan Operasional Penyusunan KTSP a. Belajar Seumur Hidup Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. dunia usaha dan dunia kerja. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan. Kesetaraan gender. Tujuan Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan Tujuan ini mengacu pada tujuab umum pendidikan diantaranya : a. keterampilan berpikir. dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. Tujuan pendidikan dasar Tujuan pendidikan ini meletakkan dasar kecerdasan. 7. dan jender. d. e. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. pengetahuan. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan. kondisi daerah. Tuntutan dunia kerja. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. b. teknologi. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan a.b.Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). pengetahuan. Karakteristik satuan pendidikan 8. c. berbangsa. status sosial ekonomi. Tujuan pendidikan menengah Tujuan pendidikan ini meningkatkan kecerdasan. Seimbang antara kepentingan Nasional dan kepentingan Daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. Tujuan pendidikan menengah kejuruan Tujuan pendidikan ini meningkatkan kecerdasan. Beragam dan Terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik.k. akhlaq mulia dan keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. akhlaq mulia dan keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut b. sehat. muatan lokal. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. jenjang dan jenis pendidikan. 6.e. teknologi dan seni Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan.i. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. pengembangan keterampilan pribadi. kecerdasan.g. dan pengembangan diri secara terpadu. Perkembangan ilmu pengetahuan. Peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia. kepribadian. dan seni. Agama. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.c.l. kepribadian. Peningkatan potensi. keterampilan akademik. Berpusat pada potensi. berakhlak mulia. Dinamika perkembangan global. suku. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. perkembangan. akhlaq mulia dan keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut c. perkembangan. budaya.f. berilmu. Oleh karena itu. f. dan seni. teknologi. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. kebutuhan. dan bernegara. g. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. pengetahuan. keterampilan sosial. nonformal. cakap.

3 !07.3 . 4247  9. #05:- 3/4308.3 $8902 !03//.   9039.9:7. /.:3   !! .3 !020739.843.

3 89. /8:8:3 40 8./.3 503//.3/.9.8.7 8 $  /.3 $! $0.3 /.3 203./.3%$!:.7. 5.79:  503:8:3.843.3/.7 0::8.3/:..2.3 203. -0750/42.3/.3 .3 $9. 89.!03//.7:8203:909039:.3./..3 203.7 /.7 .3 5.3:9:7::2/.2&& .   9039.3 /8:8:3 40 ..: 05.3 :7::2 5./.3/.9:.3. !03//.3 /03.3.3 503//. 03.843.3$9.3 20303.3 $  8079.3/.

 /.3!!.

3 /.  :7::2 93.3 :39: 203..3 549038 . 9::.2 503//.3 20303.3 %$!  .9 703...3 5747. 0808:.3.3 0.3 9079039:  %::.9:. .3  8 /.. 80507..8.9:.8079..3 503//./.838.3 /8:8:3 /. /.3 :39: 202:33.3 503.3 502-0. .3 503//.3.3 /. //  0 80-. :7::2 4507.7%$! ..3   43805.33.3 -..07.3 0.3 /.3 /03.3 503//.9:.3 503//.- 9: :7::2 /8:8:3 40 8.3 503003.3.843.3 /:3.3 !03//.8..3 /03.8. 9::.3 0-:9:.3 508079.39079039:3205:99::.    0138 :7::2 %3.3 40 2.9 8. 50/42.7.3 80-.9.9 $..3 :7::2 .7.3 50. / /. .3 .3503//.9:7../.3 549038 /.  8.7.83 2.07.7.3 8079.5.9:../..3503//.3  43/8 /..3 50308:.9:.843.

3 503//.3  .8.5 50702-. 9075.//  - 07....3.9.3 /.3 508079./ .3 3:3..  -07.3 .3 ..3-07083.3 8 :7::2 202-07./... .5.703.30907.8.3 $  207:5.3-.. /././/202548880397.:.3 2: 50309.8/.9. /.3 050393..30-.3 :39: /:5 2.9  89.3 ..2-:3.3.3 %::. 8.3 :39: /:5 2. 8.3 -07/.3502-.3.3 . .3.3803  / #00./ 2. /.25.3: 050393.3 80. -079.3.9 809025. // /808:.320303.3!03//.38:3 805./.25:..9  -07-.7.9.7:8 8.9.31. 0907.7802:.7.3.  /.   !078.3:7::2%3.8.8.3 /03.7 0.3 -0.843.3 038 503//. /.5 907.  0 .:39:20302-. 1  !0702-..843.    $02-.3  %::.3.843.  80. /3.32.3 503//.9.3/.03.3.3  057-..3 203.3 /03.3 050393.7. // .3:8./.3. 0-.3503//.3 89.7.3 848.843.   3..3503//.3 202.3  8079. %::. #   . 07.3 .7.7. 549038  50702-.3/7/.3  50309. 50.:.3 0907.3 .- :7::2  2:..3 3 2033.3 .9:.39.3..  !033.3 803   .3 -072.3 /:3.39.3:9  .3 4-.3  .39. // .98 8079.3 -0702-...3 083.38.2-:3..3 203:9 503//.3 02:.3 . 574808 50302-.3 803 .25.3 / %:39:9.7.7. 04342  /.:.3 050393.07/. :8.25. :7::2 /02-.80:9:3. 2:.3 .3 50302-.3 .2 07.2: 50309../:  8079.8..3 -079.7.3 :39:/:52..  3431472. 8:: -:/.3 80.3  9072.3  /:3.3 503//./.30/:5.3 2.3038.2.3 -072..3. 2. ..3  90344  /.3 05.3 508079.320303.. .3 2: 50309.3.:.3 /.6 2:.3 9/.7..07.6 2:.9.33:3.3503//.3 57-.3 02.3 549038 /.3 -0757  0907.:.7..3-075:8. /8723.38 :7::2 203.3 /8.2.3 80./.3 503//.25.3 /.9:.3 3 2009. 0/:5.3 3.39.3 /. /8:8:3 /.9:. 05.3 2038 /.3:3 0/:5.3 .3:7::2   !7385 5738550302-.7 08.3  0-:9:. /.3 /0247.3.95..3  02 5488 80397.3  0-:9:. :39: 202-..3503//.3  90344 /.3 0- . -07.3 0.3905.5507-0/. .07.3  .7..3203:9503//.25. 50302-./03.3  /.33.3 /.3 /.2.07/.3/.:.3 3:3.3 202-07/.38.9::.3  1 0.9.///. /.3 0907.9:..7 508079./.3 ..3%075.. /.3 508079. -:/.3 -0730.9..3 :7::2 /.3 1472.3  0 030:7:/.3 202507. //  43/8 /.3 050393.3 23..3 503. 3.3 425090383.3:9 - %::. %::.3:3 .3 050393. 9:  50302-.3 /.8.3/03..2..3.::8.3. -07083.3:9 ..9$.07/. // :39: 203:9 /..3  057-..25.9:..3 8079./.33 203.3.07.3..508079.8. %::. /.5  70. .3 07.3 ..7..  050393.3502-0.3. /03.9.3.23.3 02.2.3  50309./.6 2:.3 502-07/.3 0- .9./..8.3/7 /.3 50702-.7.91907.30-:9:.3  502-:/.3.. /.3508079. 50702-.9 808:.8.843. 050393.38  .3 .9   0809.78:-89..3/.33.4..7.-:2:2503//.9.3 03/07  .3 90780-:9 50302-.7. 2:..3803 :7::2/02-.3 57385 -. :38:7 :38:7 503//.  /.843.9 50702-.2-:3.7 203.0:7:..3 20-.3503//.2.3 0907.9 /..3  /. .!03:8:3..3%$! .3 /..3 202507../  0907.3 /.3 502. /..3!03//.3 /7 80.3 203:9 503//..3#05:-3/4308.3 -07.9.3.3 /.3 :9.3 93..3 !0302-.7.8: / /./: :7::2 /02-.3 9. -  !033. 30./02 /.  %.3 2: 50309.3 0907.3%::.3 050393.. .343/8/.:.3 /03.79 0.3202507.3:8./.3 ..8.28  0 . 08.3 /03.3.3 0907./.7.9. // 8079. 07.3 3. 9:  802.  07.  075:8..9 5.2/. /.39.3  /.07.3 9:39:9.3 /703. 0.3  057-.3 24994 30. 8079. 207:5.3  50309.3 2./.0723..3.3 03/07  :7::2 205:9 8:-89.3 42509038 508079.3 $:-89.3.703.7..7.:.-  &39: 203/::3 503.3  /..3 0-:9:.3 549038  50702-.:./. 508079. %:.331472.: -0702-.3/7 /.. -.25.38 4254303 2:.7. 203.220302-.3  90344/.  :7::2 /02-..9.07.3 3.07/.7$0:2:7/:5 :7::2 /.3 0.:5 080:7:.25.3 3 2033.3.3 4.04/078  :39: 203.3 0/:5.9 89.9.38 503//.:5.90789 /.3/7 /.7.3.3 3:3.23 700.9  -072:  ./.7.7.3 9::.90789 508079.91  2.3 .3.2 0907. 0  %:39:9.907898.3 507.3 /:3.3 /03.07.3 549038  0..3/.9.3 /03. /..7 %::.3   43/8 848.9.3 /2038 42509038  -/.8. %:3.3.9  :7::2 203.2.3 80.3 3.  03.9:8 848.9:.3 !03//.3 90344 /.3.:. ..3 -072.9.3:3. 9:39:9.3%3.3.3.843.3 .9$.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->