KURIKULUM PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA KEPERAWATAN DI INDONESIA PROFIL LULUSAN 1. 2. 3. 4. 5.

Pemberi asuhan keperawatan yang profesional Pemimpin di komunitas Pendidik Pengelola Peneliti

Berdasarkan SK Mentri Pendidikan Nasional RI No. 232/U/2000 tentang pedoman penyucunan kurikulum pendidikan tinggi dan penilaian hasil belajar, serta surat kepmendiknas No. 045/U/2002 tentang kurikulum inti pendidikn tinggi, maka kurikulum pendidikan sarjana keperawatan disusun dengan elemen kompetensi yang mencerminkan aspek-aspek: 1. 2. 3. 4. 5. Landasan kepribadian Penguasaan ilmu dan ketrampilan Kemampuan berkarya Sikap dan perilaku dalam berkarya Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat

Komposisi kurikulum sebagai berikut: Elemen Kompetensi Kurikulum inti Kompetensi utama 1. Landasan kepribadian 2. Penguasaan ilmu dan ketrampilan 3. Kemampuan berkarya 4. Sikap dan perilaku dalam berkarya 5. Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarak 40%-80% (AIPNI 60%) Kurikulum Institusional Kompetensi Pendukung 20-40% (AIPNI 20%) Kompetensi lainnya 0%-30%

at

Kaitan profil lulusan dengan kompetensi lulusan Profil Kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan Kompetensi Utama Kompetensi Kompetensi lainnya pendukung 1. Mampu IT literacy berkomunikasi secara efektif 2. Mampu menerapkan aspek etik dan legal dalam praktik keperawatan 3. Mampu melaksanakan asuhan keperawatan profesional di berbagai setting pelayanan kesehatan 4. Mampu memberikan askep yang peka budaya 5. Mampu menjalin hubungan interpersonal 1. Mampu berkomunikasi secara efektif 2. Mampu menerapkan aspek etik dan legal dalam praktik keperawatan 3. Mampu

1. Pemberi asuhan keperawatan yang profesional

1. Pemimpin di komunitas

Peneliti Gambaran Kaitan kompetensi dengan Bahan Kajian Unit Kompetensi 1. Pengelola 4. Mampu memberikan pendidikan kesehatan di klinik dan komunitas 2. Tahap-tahap komunikasi terapeutik .melaksanakan asuhan keperawatan profesional di komunitas 4. Mampu melakukan komunikasi yang efektif dalam Bahan Kajian 1. Konsep komunikasi terapeutik 3. Mampu mengembangka n profesionalisme secara terus menerus atau belajar sepanjang hayat Mampu mengaplikasikan kepemimpinan dan manajemen keperawatan Mampu mengaplikasikan hasil penelitian Mampu melakukan penelitian sederhana 3. Penggunaan diri secara efektif dalam komunikasi terapeutik 2. Pendidik 1.

Teknik komunikasi terapeutik Penggunaan komunikasi terapeutik pada berbagai tingkat usia dengan berbagai kondisi Komunikasi dan kaitannya dengan pelayanana kesehatan Komunikasi dalam konteks sosial dan keanekaragaman budaya serta keyakinan Komunikasi profesional dankaitannya dengan pelayanan kesehatan/keperawatan Trend dan isu komunikasi dalam pelayanan kesehatan/keperawatan 1. justice. 6. kepercayaan dan spiritual dalam praktik keperawatan 7. Nursing advocacy 15.memberi asuhan 4. Konsep. 3.Euthanasia. moral right. transplantasi organ. System kesehatan tradisional dan modern Perilaku kesehatan Metoda pengumpulan data antropologi dan sosiologi Pendekatan asuhan holistic pada klien Pendekatan transcultural nursing Pendekatan agama. Mampu menerapkan pengetahuan. aborsi dll 11. tahap. 5. non maleficence. 2. 7. dll 12. pertanggunggugatan (mandiri dan limpahan) pertanggungjawaban. 8.Perlindungan hukum dalam praktik keperawatan 13. 9.Telaah etis dalam keputusan manajemen 16. Hukum dan perundang-undangan kesehatan Sistem kesehatan nasional Etika dan hukum keperawatan Kode etik keperawatan Profesionalisme keperawwatan Kebijakan pelayanan kesehatan Prinsip-prinsip etika keperawatan Otonomi. agama atau faktor lain . Mampu membuat keputusan etik 1. kerangka etik dan legal dalam system kesehatan yang berhubungan dengan keperawatan 2. Ethical issue dalam praktik keperawtan 10.Malpractices. 6. Mampu memberikan asuhan peka budaya dengan menghargai sumber-sumber etnik. 2. 5. 3. 5. karakteristik dan tugas perkembangan 1. neglected.Patient’s Bill of right 1. 4. 8. 7. nilai dan norma masyarakat 9. 4.Pengambilan keputusan legal etis 14. beneficence. 6. supporting devices.

Kepreawatan lintas budaya 5. fisika. biokimia.Parasitologi. Spiritualitas/religiusitas 6. Manajemen mutu 9. Menggunakan perangkat komputer dan jaringan dalam mengakses teknologi terkini dalam keperawatan dan kesehatan 3.Komunikasi terapeutik 16. Nursing Information 1. gizi 12. patologi.Infection control 18. Ilmu-ilmu keperawatan klinik dan komunitas 7. Anatomi. Metodologi keperawatan 2.Metodologi pendidikan 13. Teknologi informasi dalam keperawatan 8.Patient safety 17. farmakologi. Information communication technology in nursing 2. biologi.1.Konsep perubahan 20. kimia dan mikrobiologi 11. Mampu menggunakan teknologi dan informasi kesehatansecara efektif dalam upaya mengikuti perkembangan IPTEK keperawatan dan kesehatan . Konsep caring holism dan humanism 3. Mampu menjamin kualitas asuhan keperawatan secara holistic.Psikologi perkembangan 19.Konsep kehilangan 1. Klasifikasi intervensi dan outcome keperawatan (NIC NOC) disease related group 4.Hak dan kewajiban pasien 14. kontinyu dan konsisten 1.Patologi. fisiologi 10. Ilmu keperawatan dasar 4.Prosedur keperawatan 15.

1.Askep klien dengan gawat daruat pada sistem kardiovaskuler 20. Perspektif keperawatan meternitas dalam konteks keluarga 2.Konsep home health of nursing (home care) 29. Bimbingan dan penyeluhan pada orang tua 10.Management sumber daya keluarga 28. Lingkup keperawatan orang dewasa 5.Jenis-jenis tindakan keperawatan pada berbagai kasus risiko tinggi di keluarga 31.Teori dan model keperawatan di keluarga 27.Persepktif keperawatan kritisa dan gawat darurat 19. tren dan isu kesehatan keluarga 26.Batasa dan teori penuaan 13.Pengelolaan kesejahteraan lansia di institusi dan masayarakat 18.Askep klien dengan gawat darurat pada shock dan trauma multisistem 21.Konsep keperawatan komunitas . Bermain pada anak 8.Sistem penanggulangan gawat daruat terpadu dan bencana 22. Perspektif keperawatan anak dalam konteks keluarga 7.Upaya keperawatan kesehatan jiwa dalam penganggulangan masalah kesehatan jiwa 24.Identifikasi multiple intelegence 12. Pencegahan kecelakaan pada anak 9.Konsep keluarga.Konsep sakit dan hospitalisasi pada anak 11. Mampu menggunakan proses keperawatan dalam menyelesaikan masalah klien 1. Peran perawat maternitas di masyarakat 3.Konsep dasar kesehatan keperawatan jiwa 23.Isu dan kecenderungan masalah kesehatan kelompok lansia 14. Dampak sistem pelayanan kesehatan terhadap praktek keperawatan orang dewasa 6.Upaya preventif dan promotif untuk pemenuhan kebutuhan dasar fisik dan psikososial lansia 16. Faktor risiko yang mempengaruhi kesehatan maternal 4.Konsep dasar keluarga 25.Proses asuhan keperawatan pada keluarga 30.Beberpafaktor yang mempengaruhi kesehatan lansia 15.Sumber dan pendekatan pendidikan kesehatan pada lansia 17.

Mampu menjalankan fungsi advokasi untuk mempertahanka n hak klien agar dapat mengambil keputusan untuk dirinya(*) 1.Manajemen mutu dan manjemen risiko dalam asuhan keperwatan klien 43. Pendekatan moral right dalam pengambilan keputusan 2.Proses keperawatan komunitas 39. Etika profesi 6. committed to.Transisi pola penyakit 41. Mampu mendemonstrasi kan keterampilan teknis keperawatan . kuratif.Aplikasi teori model dalam berbagai situasi pelayanan 44. preventif. Pendekatan etik dalam pengambilan keputusan 3. Kesiapan perawat dan tatanan pelayanan Keterampilan-keterampilan teknis keperrawatan (keterampilan dasar dan keteramilan khusus sesuai dengan tingkat usia disetiap tatanan pelayanan kesehatan) 1. Mampu menggunakan prinsip-prinsip peningkatan kualitas berkesinambung an dalam praktik 1. Otonomi dan kontrol profesi 5.Aspek keterkinian dalam praktek keperawatan komunitas 34. UKS) 40.Asuhan keperawatan pada kelompok khusus (kesja.Konsep PHBS 36.Terapi modalitas keperawatan pada berbagai kondisi termasuk terapi komplementer 45.Puskesmas 35. restorative.Masalah kesehatan di Indonesia 33. Kompetensi 4.32. Hak pasien dan keluarga dalam yankes Self management of learning 1. Domain profesi 3.Manajeman asuhan: pendekatan holistik. Proud to be a nurse: confident.Strategi pemecahan masalah kesehatan komunitas 38.Epidemiologi dan kependudukan 42. rehabilitatif. promotif. doing the best to keep nursing respected 2. Standar profesi 7.Konsep MTBS 37. consolation of the dying 1.

5. 3. Team work building 1. Terapi modalitas keperawatan pada berbagai kondisi termasuk terapi komplementer 1. Mampu melaksanakan terapi modalitas sesuai dengan kebutuhan (*) 1. Collaborative system approach 2. 4.yang sesuai dengan (SOP) 2. Mampu mempertahanka n lingkungan yang aman secara konsisten melalui penggunaan strategi menjamin kualitas dan manajemen risiko 1. Kontrol kualitas asuhan keperawatan . 2. Mampu mengkolaborasik an berbagai aspek dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan klien (*) 1. Kaji situasi pelayanan keperawatan : manajemen asuhan Alur penanganan pasien Pengorganisasian pelayanan Mengelola pelayanan untuk pemenuhan kebutuhan dasar Manajemen kasus (termasuk coordinating and collaborating care) 6.

Toksikologi lingkungan 15.Nutrisi pada ibu hamil 15.Gizi dan pangan menurut pendekatan kesehatan masyarakat 1. Interaksi obat 6. Toksikologi obat 9.1.Sanitsi makanan 14. Bahan kimia di lingkungan kerja dan dampaknya terhdap kesehatan 5. Mampu melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebijakan yang berlaku dalam bidang kesehatan 1.Manajemen pengendalian vektor 13. Indikasi dan kontra indikasi obat 4. Efek/efek samping obat 5. Ergonomi dan faal kerja 7. Obat-obatan tradisional 8. Bahaya lingkungankerja dan evaluasinya 4. Bahaya fisik di lingkungan kerja dan dampaknya terhdap kesehatan 6.Perumahan dan pemukiman sehat 16.Intervensi gizi masyarakat 17.Pengelolaan limbah domestik dan medis 12. Konsep dasar kesehatan lingkungan 9.Air buangan dan kesehatan 11. Penggolongan obat-obatan 2.Kebutuhan gizi individu 12.Angka kecukupan gizi yang dianjurkan 11. Biomonitoring 8.Dasar-dasar dietetika klinik 14. Penyediaan air bersih 10. Undang-undang K3 di Indonesia 3.Konsep dasar ilmu gizi masyarakat 17. Farmakodinamika dan farmakokinetik 3. Zat gizi makro dan mikro 10.Keterlibatan dan peran tenaga keperawatan dalam kebijakan pemerintah di bidang gizi masyarakat 1. Mampu mengkolaborasik an pelayanan keperawatan(*) . Pengertian dan ruang lingkup kesehatan dan keselamatan kerja 2.Kebutuhan nutrisi pada anak 16. Cara pemberian danperhitungan dosis 7.Penilaian status gizi individu 13.

Dinamika kelompok (team building.1. a group dynamic) 2. Konsep dan proses berubah 9. Komunikasi organisasional 6.Pengelolaan waktu 15. Mampu menggunakan keterampilan interpersonal yang efektif dalamkerja tim dan pemberian asuhan keperawatan dengan mempertahanka n hubungan kolaboratif(*) . kultur organisasi keperawatans erta model pengorganisasian.Pengelolaan staf (seleksi.Pengorganisasian (struktur.Perencanaan ketenagaan dan finansial 14.Proses pengambilan keputusan 16. orientasi dan penapakan karier) 1. Mampu mewujudkan lingkungan bekerja yang aman 1. Ilmu komunikasi Pengembangan kepribadian Kepuasan pelanggan Pemasaran keperawatan Psikologi konsumen Konsep kelaborasi. Pengelolaan konflik 8. Kesadaran interpersonal dalam hubungan interpersonal 4. 3. Kepemimpinan 4. konsep. Motivasi 5. Dinamika kelompok dan team building 1. Directing 3. Aserifitas 7. pelayanan keperawatan dan model penugasan) 17. 2. 5. kemitraan dan kerja tim 1. Manajemen keperawatan sebagai sistem dan proses 10. 4. Komunikasi dalam konteks sosial dan keanekaragaman budaya serta keyakinan 3. Komikasi profesional dan kaitanannya dengan pelayanan kesehatan/keperawatan 2.Kajian situasi dalam proses manajemen 12. Mampu memberikan dukungan kepada tim asuhan dengan mempertahanka n akontabilitas asuhan keperawatan yang diberikan 1.Perencanaan: Konsep perencanaan strategis dan operasional 13. 6.Konsep dasar kajian situasi 11.

Mampu mengembangan potensi diri untuk mempertahanka n kompetensi (deskriptif) 1.Konsep dasar penelitian 12. Standar profesi 2. 2.Rancangan penelitian 13. Interpretasi data 8. Mempu merancang melaksanakan proses penelitian sederhana serta memanfaatkan hasil penelitian dalam upaya meningkatkan kualitas asuhan keperawatan 1.1. Mampu berkontribusi dalam mengembangan profesi keperawatan 2. Analisa data 7. enterpreneurship 1.Penelitian bidang perawatan 14. Keperawatan sebagai ilmu dan seni 10.Pengumpulan data dan analisa data 15. 3. Mampu mengembangkan pola pikir kritis. Berpikir sistematis 2. Open minded 3. Desiminasi dan publikasi 9. logis dan etis dalam mengembangan asuhan keperawatan 1. Indentifikasi dan merumuskan masalah penelitian 3.Penulisan karya ilmiah 1. Konsep belajar sepanjang hayat Konsep berubah Enterpreneruship dan pengembangan praktik profesional Marketing keperawatan (internal dan eksternal) Issue terkini dalam pelayanan keperawatan . Leadership in professional organization 4.Trend and issues in nursing 11. Berpikir kritis 2. Pengumpulan data 6. 4. Pengembanganinstrumen penelitian 5. Literature dan critical review 4. Maturity 1. Mampu mengembangan potensi diri untuk meningkatkan kemampuan profesional 1. 5. Perlindungan profesi (manajemen risiko dan asuransi profesi) 3.

.

.

kebutuhan dasar manusia. caring pengantar profesi keperawatan ketrampilan komunikasi.5 1 1 2 0. masalah kesehatan pada usia dew Basic science.5 0. masalah kesehatan pada usia dew Basic science.kebutuhan dasar manusia.komunikasi dlm keperawatan. masalah kesehatan pada usia dew . masalah kesehatan pada usia dew Basic science.Komunikasi antar man Proses keperawatan. masalah kesehatan pada usia dew Basic science.kebutuhan dasar manusia.kebutuhan dasar manusia.STRUKTUR PROGRAM KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI PENDEKATAN KDM JURUSAN KEPERAWATAN FKIK UNSOED NO MATA KULIAH KURIKULUM INTI INST TOTAL 2 2 2 2 4 4 4 7 5 8 3 3 T 1 1 1 1 3 3 3 3 3 3 2 2 JUMLAH SKS L 1 1 1 1 1 1 1 3 1 3 0.5 0.filsafat CABANG ILMU 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 AGAMA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAHASA INDONESIA ILMU SOSIAL BUDAYA ILMU KEPERAWATAN DASAR I ILMU KEPERAWATAN DASAR II ILMU KEPERAWATAN DASAR III KEBUTUHAN OKSIGENASI KEBUTUHAN NUTRISI KEBUTUHAN CAIRAN ELEKTROLIT KEBUTUHAN ELIMINASI KEBUTUHAN ISTIRAHAT DAN TIDUR 2 2 2 2 4 4 4 7 5 8 3 3 Etik legal hukum keperawatan.ilmu budaya.kebutuhan dasar manusia.5 K Agama Pendidikan kewarganegaraan Bahasa Indonesia ilmu sosial.dokumentasi Basic science.

kebutuhan dasar manusia. masalah kesehatan pada usia dew Basic science. MANAJEMEN KESEHATAN 3 5 5 5 3 3 2 3 3 2 2 3 3 2 4 2 2 1 1 3 5 5 5 3 3 2 3 3 2 2 3 3 3 5 2 2 1 1 2 2 3 3 2 2 1 2 2 1 1 1 1 1 1 0. masalah kesehatan pada usia dew Basic science.5 0.kebutuhan dasar manusia.5 1 1 1 1 1 3 0.5 Basic science.kebutuhan dasar manusia.5 0.nursing terminology 1 1 . masalah kesehatan pada usia dew dasar-dasar keperawatan komunitas ilmu keperwatan komunitas ilmu keperawatan keluarga & gerontik Komunikasi dlm bahasa inggris.5 0. masalah kesehatan pada usia dew Basic science. DEMOGRAFI DAN STATISTIKA KES 2.5 0.5 0.medical terminology. masalah kesehatan pada usia dew Basic science.kebutuhan dasar manusia.5 1 1 1 0.kebutuhan dasar manusia.13 14 15 16 1 7 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 KEBUTUHAN AKTIVITAS DAN MOBILISASI KEBUTUHAN AMAN NYAMAN KEBUTUHAN KONSEP DIRI KEBUTUHAN SEKSUALITAS KEBUTUHAN KOMUNIKASI KEBUTUHAN MEKANISME KOPING KOMUNITAS I KOMUNITAS II KOMUNITAS III BAHASA INGGRIS KEPERAWATAN I RISET KEPERAWATAN KOMPREHENSIF I KOMPREHENSIF II MANAJEMEN KEPERAWATAN SKRIPSI JATIDIRI UNSOED METODOLOGI KEPERAWATAN PENGANTAR KESEHATAN MASY : 1. masalah kesehatan pada usia dew Basic science.5 0.5 1 1 1 0.5 0.5 0.kebutuhan dasar manusia.

Parasit.enterpreneurship Dasar-dasar komputer. Mikrobiologi. Fisika. PA.33 34 35 36 38 39 40 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 3. Kimia Biokimia. KESEHATAN LINGKUNGAN EPIDEMIOLOGI PSIKOLOGI UMUM FARMAKOLOGI PENDIDIKAN DALAM KEPERAWATAN KEWIRAUSAHAAN INFORMASI TEKNOLOGI KESEHATAN PRAKTEK KLINIK KEPERAWATAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH KKN PANCASILA ILMU DASAR KEPERAWATAN I ILMU DASAR KEPERAWATAN II BAHASA JEPANG* OLAHRAGA * SENI* TREND DAN ISSUES KESEHATAN KEPERAWATAN KLINIK KHUSUS* 1 2 2 3 2 2 2 4 3 3 3 2 3 3 2 1 2 2 3 2 2 2 4 3 3 3 2 3 3 2 Biologi. Basic nursing skill di klinik keperawatan 3 3 3 3 . PK Pengantar ekonomi kesehatan .

54 PERAWATAN KESEHATAN DESA 3 3 94 52 148 .

2. PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN AGAMA (2 SKS) Merupakan mata kulitah yang terkait dengan kayakinan yang melandasi manusia untuk bersikap dan bertindak toleran dalam kehidpan social khususnya kerjasama antar umat beragama di masyarakat. Tujuan Mahasiswa mampu memahami prinsip pendidikan kewarganegaraan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan praktik profesi Bahan kajian: 1. 3. mahasiswa mampu memahami konsep agama dan prisip kehidupan Bergama sebagai landasan dalam melaksankan praktik profesi Bahan kajian: 1. pemenuhan kebutuhan spiritual klien. JATI DIRI. Konsep agama dan kehidupan beragama Nilai dan keyakinan beragama Dimensi beragama Dimensi social keagamaan Spiritual care JATIDIRI (2SKS) KEWARGANEGARAAN (2 SKS) Fokus dari mata kuliah ini adalah pemahaman tentang kehidupan berdemokrasi. mengidentifikasi permasalahan terkait dengan hak azasi manusia dan kebijakan publik. Focus pada pemahaman konsep-konsep agama dan kehidupan beragama di Indonesia. dan sebagai peneliti untuk mengidentifikasi permasalahan nilai/keyakinan klien dan peran sebagai pendidik untuk memberikan pendidikan spiritualitas kien dalam melakukan pengelalaan kebutuhan spiritualitas klien baik di klinik maupun di masyarakat.I. Kebijakan publik . 5. Penekanannya pada nilai kehidupan Beragama yang ditetapkan dalam melaksanakan peran perawat sebagai pemberi asuhan. Demokrasi 2. hubungan antar warganegara.BLOK I. AGAMA. wawasan nusantara yang relevan dengan praktik keperawatan sebagai dasar perawat dalam menjalankan perannya dalam memberikan asuhan keperawatan pfofesional. 4. hubungan antar manusia. Tujuan Setelah menyelesaikan mata kuliah ini. kebijakan publik.

Tujuan Mahasiswa mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam berkomunikasi. Identitas nasional 7. berlandaskan pada konsep etika dalam berbahasa. serta membuat karya tulis ilmiah Bahan kajian: 1. Hubungan antar manusia 5.Negara dan konstitusi BLOK I. Tata bahasa Inggris 2. membuat resume dari satu topik bahasan Bahan kajian: 1. Geostrategi 9. Tata bahasa Indonesia 2. BAHASA INDONESIA.2.3. Ketrampilan menulis dalam Bahasa Indonesia 3. ILMU SOSIAL BUDAYA BAHASA INDONESIA (2 SKS) Mata kuliah ini mempelajari Bahasa Indonesia dalam ilmu keperawatan dengan menekankan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan. BAHASA INGGRIS. Ketrampilan menulis dalam bahasa Inggris . TUJUAN Mahasiswa mampu menggunakan Bahasa Inggris yang benar dalam berkomunikasi. membuat tulisan dengan tata bahasa Inggris yang benar. Cara membuat karya tulis ilmiah BAHASA INGGRIS (2SKS) Bahasa Inggris dalam Ilmu Keperawatan menekankan pada penggunaan bahasa Inggris yang benar dalam berkomunikasi yang berlandaskan pada konsep etika dalam berbahasa dengan menggunakan terminologi keperawatan yang benar. Wawasan nusantara 6. mampu membuat tulisan dengan tata bahasa indonesia yang baik dan benar. Good governance 8. Otonomi daerah 4. Politik strategi nasional 10.

5. Dasar-dasar ilmu soSial dan antropologi 2. Nilai keilmuan yang terkait kesehatan dan keperawatan BLOK 1. Mata kuliah ini membahas tentang disiplin social budaya. Bahan kajian: 1. memahami konsep dasar tentang masyrakat dan kebudayaan serta konsep dasar kelompok social. ILMU DASAR KEPERAWATAN II: BLOK I. organisasi serta institusi social lain. KIMIA. Nilai sosial budaya. FISIKA KEPERAWATAN (3 SKS) BLOK 1.3. termasuk didalamnya konsep pertumbuhan dan perkembangan manusia serta keperawatan lintas budaya. politik dan implikasi privasi dan kerahasiaan 6. politik ekonomi yang berkaitan dengan kesehatan. Konsep dasar soSial budaya masyarakat 3. paradigma dan teori-teori keperawatan. Perubahan soSial dan budaya. komunikasi terapeutik. Percakapan dalam Bahasa Inggris 4. komunikasi antar bangsa 4. etika keperawatan. DASAR-DASAR KEPERAWATAN (12 SKS) Blok ini berisikan tentang pengetahuan dasar keperawatan. Dalam blok ini mahasiswa juga akan mengenal metodologi keperawatan dan . dan ilmu social lain seperti politik dan ekonomi. Tujuan Mahasiswa mampu memahami disiplin ilmu social budyaa dasar terutama ilmu sosiologi. peran dan fungsi perawat.4. Terminologi keperawatan dalam Bahasa Inggris ILMU SOSIAL BUDAYA (2SKS) Mata kuliah ini menggambarkan social budaya dan pengaruhnya terhdaap gaya hidup dan satus kesehatan. antropologi. system pelayanan kesehatan dan kemajuan IPTEK di bidang kesehatan yang sesuai dengan berbagai sosial budaya untuk mempromosikan kesehatan yang akan digunakan dalam pengelolaan keperawatan.3. Pengaruh sosial budaya dan ekonomi terhadap perilaku kesehatan 5. yang mencakup sejarah perkembangan keperawatan. ILMU DASAR KEPERAWATAN I: BIOLOGI. pemahaman tentang caring dan asuhan yang holistik.

Tahap-tahap komunikasi terapeutik 13. tahap.Ilmu-ilmu keperawatan klinik dan komunitas 22. System kesehatan tradisional dan modern Perilaku kesehatan Metoda pengumpulan data antropologi dan sosiologi Pendekatan asuhan holistic pada klien Pendekatan transcultural nursing Pendekatan agama. kepercayaan dan spiritual dalam praktik keperawatan Konsep. 4.menerapkannya baik pada individu.Konsep kehilangan .Komunikasi dalam konteks sosial dan keanekaragaman budaya serta keyakinan 17.Teknik komunikasi terapeutik 14.Penggunaan diri secara efektif dalam komunikasi terapeutik 11. Konsep caring holism dan humanism 10.Keperawatan lintas budaya 21.Konsep komunikasi terapeutik 12.Ilmu keperawatan dasar 20.Konsep perubahan 27.Komunikasi profesional dankaitannya dengan pelayanan kesehatan/keperawatan 18.Metodologi pendidikan 24. Metodologi keperawatan 9. 3. 6.Komunikasi dan kaitannya dengan pelayanana kesehatan 16. keluarga.Trend dan isu komunikasi dalam pelayanan kesehatan/keperawatan 19. masyarakat dan berbagai kelompok khusus.Penggunaan komunikasi terapeutik pada berbagai tingkat usia dengan berbagai kondisi 15.Teknologi informasi dalam keperawatan 23. karakteristik dan tugas perkembangan 8. Tujuan Mahasiswa mampu mengembangkan asuhan keperawatan yang peka budaya serta memperhatikan aspek legal dan etik dengan berprinsip pada paradigm keperawatan pada semua tatanan kehidupan Bahan kajian 1.Psikologi perkembangan 26. 2. 5.Hak dan kewajiban pasien 25. 7.

Ilmu gizi BLOK 1. non maleficence.Etika dan hukum keperawatan 31. SAFETY AND COMFORT . memperbaiki dan menghasilkan energi bagi tubuh Tujuan: Mahasiswa mampu memahami proses ingesti. beneficence. digesti dan absorpsi serta metabolisme nutrisi Bahan kajian: 1.Nursing advocacy 42. justice.Domain profesi 46. neglected.Pengambilan keputusan legal etis 41. Biokimia 2.Kode etik keperawatan 32.Profesionalisme keperawwatan 33. committed to.7.Malpractices.6. aborsi dll 38. dll 39.Otonomi dan kontrol profesi 48.Kesiapan perawat dan tatanan pelayanan BLOK 1.Patient’s Bill of right 44. supporting devices.Sistem kesehatan nasional 30. doing the best to keep nursing respected 45. nilai dan norma masyarakat 36.Etika profesi 49.Prinsip-prinsip etika keperawatan 35. pertanggunggugatan (mandiri dan limpahan) pertanggungjawaban. moral right.28.Standar profesi 50.Kompetensi 47.Telaah etis dalam keputusan manajemen 43.Ethical issue dalam praktik keperawtan 37.Euthanasia.Perlindungan hukum dalam praktik keperawatan 40.Kebijakan pelayanan kesehatan 34.Otonomi.Hukum dan perundang-undangan kesehatan 29. NUTRISI Blok ini berfokus pada fungsi nutrisi dalam mempertahankan kesehatan. transplantasi organ.Proud to be a nurse: confident.

3.4.BLOK 2. BLOK 2. OKSIGENASI KEBUTUHAN KEBUTUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT DAN TIDUR KEBUTUHAN AKTIVITAS DAN MOBILISASI KEBUTUHAN AMAN NYAMAN KEBUTUHAN KONSEP DIRI KEBUTUHAN SEKSUALITAS KEBUTUHAN KOMUNIKASI KEBUTUHAN MEKANISME KOPING Aturan 1 SKS dalam 1 semester 1 semester=16-19 mgg Praktik kerja=4-5 jam/mgg Penelitian dan skripsi= 4-5jam/hari dlm 1 bulan/25 hr krj Tatap muka= 50menit terjadwal.2. 60 min mandiri (MHS) Dosen= 50min tatap muka. 60 min perencanaan dan kegiatan akad terstruktur. ELIMINASI BLOK 2.1. pr/tdk terjadwal 60min. 60 min pengembangan materi . CAIRAN ELEKTROLIT BLOK 2.

Praktikum. 3-4 jam/mgg Seminar: 50 min/mgg penyajian .

Mampu menggunakan keterampilan interpersonal yang efektif dalamkerja tim dan pemberian asuhan keperawatan dengan mempertahankan hubungan kolaboratif(*) 19.Unit Kompetensi Penunjang 1.Mampu mempertahankan lingkungan yang aman secara konsisten melalui penggunaan strategi menjamin kualitas dan manajemen risiko 14. logis dan etis dalam mengembangan asuhan keperawatan 21. Mampu menjalankan fungsi advokasi untuk mempertahankan hak klien agar dapat mengambil keputusan untuk dirinya(*) 9. Mampu melakukan komunikasi yang efektif dalam memberi asuhan 2. Mampu memberikan asuhan peka budaya dengan menghargai sumber-sumber etnik.Mampu berkontribusi dalam mengembangan profesi keperawatan . Mampu menjamin kualitas asuhan keperawatan secara holistic. Mampu menggunakan proses keperawatan dalam menyelesaikan masalah klien 8.Mampu melaksanakan terapi modalitas sesuai dengan kebutuhan (*) 13.Mampu mengkolaborasikan pelayanan keperawatan(*) 16.Mampu mewujudkan lingkungan bekerja yang aman 18. kontinyu dan konsisten 6. Mampu membuat keputusan etik 4.Mempu merancang melaksanakan proses penelitian sederhana serta memanfaatkan hasil penelitian dalam upaya meningkatkan kualitas asuhan keperawatan 20.Mampu melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai dengan kebijakan yang berlaku dalam bidang kesehatan 15. agama atau faktor lain 5.Mampu mengembangan potensi diri untuk meningkatkan kemampuan profesional 22.Mampu mengkolaborasikan berbagai aspek dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan klien (*) 12.Mampu mendemonstrasikan keterampilan teknis keperawatan yang sesuai dengan (SOP) 11.Mampu memberikan dukungan kepada tim asuhan dengan mempertahankan akontabilitas asuhan keperawatan yang diberikan 17.Mampu mengembangkan pola pikir kritis. Mampu menggunakan prinsip-prinsip peningkatan kualitas berkesinambungan dalam praktik 10. Mampu menggunakan teknologi dan informasi kesehatansecara efektif dalam upaya mengikuti perkembangan IPTEK keperawatan dan kesehatan 7. kerangka etik dan legal dalam system kesehatan yang berhubungan dengan keperawatan 3. Mampu menerapkan pengetahuan.

Mampu mengembangan potensi diri untuk mempertahankan kompetensi (deskriptif) .23.

Mampu berkomunikasi secara efektif 2. Mampu mengembangkan profesionalisme secara terus-menerus atau belajar sepanjang hayat . Mampu melakukan penelitian sederhana dan menerapkan hasil penelitian 7. Mampu melaksanakan asuhan keperawatan professional di klinik dan komunitas 4.Ranah Utama Kompetensi Perawat 1. Mampu mengaplikasikan kepemimpinan dan manajemen perawatan 5. Mampu menjalin hubungan interpersonal dengan klien dan tim kesehatan yang lain 6. Mampu menerapkan aspek etik dan legal dalam praktek keperawatan 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful