P. 1
MAKALAH kemiskinan

MAKALAH kemiskinan

|Views: 459|Likes:

More info:

Published by: Wicha Filippo Inzaghi on Oct 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2013

pdf

text

original

MAKALAH

INTERPENSI PEMERINTAH PENANGGULANGAN KEMISKINAN

MATA KULIAH
EKONOMI POLITIK

DOSEN PEMBIMBING
Drs.Sulton M.Si

NAMA :
Handini Aprellia C.R (07311440)

FAKULTAS/JURUSAN :FKIP / PPKn SEMESTER VII UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO 2010/2011

1

supaya para mahasiswa setelah mempelajari tentang pentingnya pendidikan dalam islam bisa menambah pengetahuan yang luas.!!. Tujuan kami buat menulis makalah ini adalah supaya kita lebih pro aktif dalam menyelesaikan makalah ini supaya kami sering rajin membaca.KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR Puji Syukur kami panjatkan Kehadirat Allah swt atas tugas tugas penulisan makalah Ekonomi Politik tentang Interpensi Pemerintah Dalam Penanggulangan Kemiskinan. Semoga bermanfaat. Penyusunan makalah ini kami maksudkan sebagai pelengkap bahan perkuliahan dari mata kuliah Ekonomi Politik. Hormat kami Aprellia 2 . amin……………. yang diberikan kepada para mahasiswa jurusan PKn Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Sehingga kami bisa meringkas sebuah materi sehingga terbentuknya sebuah makalah ini.

................................................................. Bentuk Interpensi...............................................16 Penutup………………………………………………………18 3 .......3 Bab I........ Kasus Interpensi..............10 Bab III..............................4 Bab II..............................2 Daftar Isi.........................................................................DAFTAR ISI Kata Pengantar................................................... Dampak Interpensi..

pakaian.agar kemiskinan di Indonesia dapat menurun diperlukan dukungan dan kerja sama dari pihak masyarakat dan keseriusan pemerintah dalam menangani masalah ini. Ada tiga potensi yang perlu diamati dari keluarga miskin yaitu : 4 . tempat berlindung dan air minum. mengendalikan sumber daya dan mengarahkan proses yang mempengaruhi kehidupannya.BAB 1 KASUS INTERPENSI NEGARA Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi kekurangan hal-hal yang biasa untuk dipunyai seperti makanan. kemiskinan merupakan masalah global. Kemiskinan kadang juga berarti tidak adanya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan yang mampu mengatasi masalah kemiskinan dan mendapatkan kehormatan yang layak sebagai warga Negara.hal-hal ini berhubungan erat dengan kualitas hidup. Keluarga miskin adalah pelaku yang berperan sepenuhnya untuk menetapkan tujuan.

Selain itu. • Kemampuan dalam menghadapi permasalahan dapat dilihat dari upaya yang dilakukan sebuah keluarga untuk menghindar dan mempertahankan diri dari tekanan ekonomi dan non ekonomi. tebatasnya kecukupan dan mutu pangan. Sebagian besar penduduk miskin di asia tenggara tinggal di Indonesia. kemempuan menjangkau tingkat pendidikan dasar formal yang ditamatkan dan kemampuan menjangkau perlindungan dasar. dan kamboja digabungkan. Masalah Kemiskinan Di Indonesia Kemiskinan merupakan masalah yang ditandai oleh berbagai hal antara lain rendahnya kualitas hidup penduduk. layanan kesehatan.tingkat kematian ibu hamil di indonesi. Jumlah ini sama dengan jumlah penduduk Malaysia. Vietnam. contohnya dapat dilihat dari aspek pengeluaran keluarga. Selama ini berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi kemiskinan melalui penyediaan kebutuhan pangan. peran dalam pelindungan dan peran dalam kemasyarakatan. misalnya dua kali lebih tinggi dari tingkat kematian di Filipina dan lima kali lebih tinggi dari 5 . gizi anak dan rendahnya mutu layanan pendidikan. • Kemampuan dalam melakukan peran social akan dilihat dari kegiatan utama dalam mencari nafkah. Berdasarkan realita bahwa Lebih dari 110 juta orang Indonesia hidup dengan penghasilan kurang dari U$ 2 per hari.Indonesia juga tidak mampu meningkatkan berbagai indicator utama pembangunan social dibandingkan dengan Negara-negara asia timur lainnya. terbatasnya dan rendahnya mutu layanan kesehatan. perluasan kesempatan kerja . peran dalam bidang pendidikan.• Kemampuan dalam memenuhi kebutuhan dasar. layanan kesehatan dan pendidikan.

di antaranya 538000000 adalah perempuan. FAKTA : • • Hari Internasional Pemberantasan Kemiskinan adalah 17 Oktober. 6 . buta huruf. proporsi anakanak keluar dari sekolah dasar telah turun dari lebih dari setengah hingga kurang dari seperempat. Hampir setengah dari dari penduduk Indonesia tidak mempunyai akses yang cukup terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi. hampir tiga miliar orang. hidup kurang dari US $ 2 per hari • Lebih dari 800 juta orang tidak mendapatkan makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan energi mereka. • Lebih dari 840 juta orang dewasa. lebih dari 5 juta orang kehilangan tempat tinggal dan 37 juta yang menganggur. akses terhadap air bersih hampir dua kali lipat. • Di negara maju lebih dari 100 juta orang hidup di bawah garis kemiskinan. • Produk Domestik Bruto (PDB) dari 48 negara termiskin (yaitu seperempat dari negara-negara di dunia) adalah kurang dari kekayaan tiga orang terkaya dunia digabungkan. Setengah populasi dunia.Vietnam. dari 36% hampir 70% dan perluasan imunisasi dasar telah menyelamatkan kehidupan tiga juta anak-anak. • Sejak 1960 tingkat kematian anak di negara berkembang telah dibelah dua. tingkat kekurangan gizi mengalami penurunan oleh sepertiga.

anak balita dan ibu. terbatasnya dan rendahnya mutu layanan kesehatan. terbatasnya jumlah guru bermutu didaerah dan terbatasnya jumlah sekolah yang layak untuk proses belajar mengajar. terbatasnya sarana pendidikan.ada 3 masalah utama kemiskinan di Indonesia yaitu terbatasnya kecukupan dan mutu pangan. Hal ini berkaitan dengan rendahnya daya beli. Pendidikan formal belum dapat menjangkau secara merata seluruh 7 . terbatasnya dan rendanya mutu layanan kesehatan hal ini mengakibatkan rendahnya daya tahan kesehatan masyarakat miskin untuk bekerja mencari nafkah.Pemecahan masalah kemiskinan memerlukan langkah-langkah dan program yang dirancang secara khusus dan terpadu oleh pemerintah dan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Terbatasnya dan rendahnya mutu layanan pendidikan.000 kelahiran hidup. terbatasnya kecukupan dan mutu pangan. 3. Hal ini disebabkan oleh tingginya biaya pendidikan. serta terbatasnya dan rendahnya mutu layanan pendidikan: 1. dan kurangnya dukungan pemerintah bagi petani untuk memproduksi beras sedangkan masyarakat Indonesia sangat tergantung pada beras. 2. terbatasnya kemampuan anak dari keluarga untuk tumbuh kembang. dan rendahnya kesehatan para ibu. Permasalahan kecukupan pangan antara lain terliht dari rendahnya asupan kalori penduduk miskin dan buruknya status gizi bayi. Salah satu indicator dari terbatasnya akses layanan kesehatan adalah angka kematian bayi. Data susenas(survai social ekonomi nasional) menunjukkan bahwa angka kematian bayi pada kelompok pengeluaran terendah masih diatas 50 per 1. ketersediaan pangan yang tidk merata.

kurang tersedianya sarana yang dapat dipakai keluarga miskin secara layak misalnya puskesmas.tanah yang dapat dapat dikelola untuk bertani 2. 3. Bank dunia mengidentifikasikan penyebab kemiskinan dari perspektif akses dari individu terhadap sejumlah asset yang penting dalam menunjang kehidupan. wilayah Indonesia sangat luas sehingg sulit bagi pemerintah untuk menjangkau seluruh wilayah dengan perhatian yang sama. Menagatsi kemiskinan di Indonesia melalui Dinamisasi Nexus Pertumbuhan Ekonomi dan perluasan lapangan kerja. mutu pangan dan pendidikan antara wilayah perkotaan dengan wilayah yang tertinggal jauh dari perkotaan. kemiskina adalah sebuah penyakit social yang lazim dialami oleh setiap Negara yang melaksanakan program pembangunannya. kurangnya dukungan dari pemerintah sehingga keluarga miskin tidak dapat menjalani dan mendapatkan haknya atas pendidikan dan kesehatan yang layak dikarenakan biaya yang tinggi.sekolah. Ada beberapa factor penyebab kemiskinan antara lain : 1. yakni 8 .lapisan masyarakat sehingga terjadi perbedaan antara penduduk kaya dan penduduk miskin dalam masalah pendidikan. 5. kurangnya dukunga pemerintah dalam memberikan keahlian agar masyarakat miskin dapat bekerja dan mendapatkan penghasilan yang layak. Hal ini menyebabkan terjadi perbedaan masalah kesehatan . rendahnya minat masyarakat miskin untuk berjuang untuk mencapai haknya karena mereka kurang mendapat pengetahuan mengenai pentingnya memiliki pendidikan tinggi dan kesehatan yang baik. 4.

sarana produksi dan infrastruktur). apapun yang terjadi mereka juga berhak mendapat pengakuan dari Negara. 9 . karena hampir 75% warga Indonesia adalah masyarakat miskin. asset fisik(misalnya modal. kemudian dapat dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan .asset dasar kehidupan(misalnya kesehatan dan keterampilan/pengetahuan). asset alam (misalnya tanah pertanian atau lahan olahan). hal yang pertama yang dilakukan pemerintahan baru adalah menyelesaikn dan mengadaptasikan rancangan strategi penanggulangan kemiskinan yang telah berjalan.supaya kemiskinan di Indonesia dapat berkurang.ketiadaan akses dari satu atau lebih dari asset-aset diatas penyebab seseorang jatuh terjerembab kedalam kemiskinan.biasanya masyarakat miskin bertempat tinggal di pinggiran yang dimana kurang mendapatkan perhatian dari pemerintahan setempat. Pada prinsipnya masalah kemiskinan merupakan focus utama yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Penanganan berbagai masalah memerlukan strategi penanggulangan kemiskinan yang jelas . asset keuangan(misanya kredit bank dan pinjaman)dan asset social(misalnya jaminan social dan hak-hak politik.pemerintah jangan bersifat individual yang hanya mementingkan dirinya sendiri tapi dimana pemerintah juga harus mementingkan nasib rakyatnya.

premi yang tinggi harus ditempatkan pada intervensi yang benar ketidaksetaraan dalam distribusi awal aset. dan perlindungan sosial dasar. Kedua. Pertama. supaya cepat diatasi oleh pemerintah daerah. Ada lebih untuk kemiskinan dari sekedar pendapatan tidak cukup. dalam 10 . amanair dan sanitasi. strategi penanggulangan kemiskinan harus berorientasi pada tahapan perkembangan sehingga untuk mempromosikan transformasi struktural yang akan menghasilkan pekerjaan yang layak kesempatan untuk semua. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius kegunaan dari pendekatan terhadap kemiskinan pengurangan yang berfokus pada "orang miskin" yang diidentifikasi oleh sehari-ukuran dolar pemerintah. Pelatihan keterampiln untuk menjalankan usaha.BAB II BENTUK INTERPENSI 1. Bahkan. Dari bentuk Administrasi:  Percepatan pelaksanaan pendaftaran warga yang miskin. proporsi yang lebih tinggi dari populasi sebagian besar negara akan dianggap hidup dalam kemiskinan jika aspek lain dari kekurangan dibawa ke ac menghitung. Penyediaan sarana dan prasarana untuk usaha.     2. Penasehat penataan hak kepemilikan dan sertifikasi lahan petani. termasuk sumber daya manusia. Peningkatan pelayanan koperasi sebagai modal usaha Dari Bentuk Regulasi implikasi kebijakan tertentu dapat diekstraksi dari perspektif yang luas di dep rivation. Pendekatan meliputi lebih harus diadopsi terhadap penyediaan penting pelayanan sosial seperti perawatan kesehatan dasar dan pendidikan dasar.

sistem bias terhadap mengoreksi ketidakadilan juga 11 . ada beberapa kesulitan dengan strategi seperti itu. dan semakin sedikit dilakukan dalam mengoreksi ketimpangan awal. Analisis Di satu sisi. Semakin. dapat menyebabkan untuk lebih besar defisit Sejalan dalam kemampuan rumah tangga rentan terhadap memenuhi kebutuhan dasar mereka. Ini aspek kebijakan telah serius underemphasized dan koreksi yang panjang terlambat. tampaknya ada penerimaan tentang pandangan bahwa kesenjangan awal baik struktural maupun ketidaksetaraan dalam proses pertumbuhan dapat ditangani. menunjukkan bahwa kondisi awal yang sangat penting. itu didasarkan pada premis dari ketimpanganoff antara membatasi perdagangan (Dan eksklusi sosial) dan mempercepat pertumbuhan. Oleh karena itu. Namun. Awal yang lebih besar derajat ketidaksetaraan dan pengecualian. Untuk satu. tingkat tinggiketidaksetaraan awal dan kepemilikan aset properti adalah indikator penting dari sosio-ekonomi sistem sosial dan ekonomi yang melekat dalam eksklusi. dan pertumbuhan inklusif proses kurang. pertumbuhan yang tidak merata telah datang dapat diterima karena dapat menyebabkan surplus fiskal yang kemudian dapat digunakan untuk redistribusi sekunder melalui proses pajak dan transfer berbagai penanggulangan kemiskinan. semakin lemah dampak menguntungkan dari setiap tingkat peningkatan ekonomi pertumbuhan pada masyarakat miskin. semakin harus dicapai melalui proses pertumbuhan dalam rangka ulang Duce kemiskinan tetapi kemungkinan kemungkinan kurang ini bisa dicapai. ketidaksetaraan awal yang tinggi seperti itu akan membatasi kemungkinan pro-kaum miskin pertumbuhan dalam sistem tersebut. Untuk yang lain. ketidaksetaraan awal yang lebih tinggi.secara egaliter dalam rangka mendorong pertumbuhan lebih inklusif. pada lain. kebijakan redistribusi progresif akan menjadi lebih sulit untuk diterapkan.

pemikiran ekonomi konvensional telah mencanangkan program privatisasi-kebajikan tion dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan. Dari bentuk Kontrol Financial Moneter Fiksal : Meningkatkan ketersediaan pembiayaan pertanian harus menjadi prioritas jika reformasi sektor keuangan diarahkan untuk mempromosikan inklusif pertumbuhan. Hasil gelombang privademokratisasi di negara-negara berkembang tantangan ini melihat pada beberapa bidang. fokus pada pengucilan sosial tidak akan efektif. Ketiga. Ini merupakan hal yang penting bagi perumusan kebijakan yang cenderung diabaikan. Privatisasi utilitas seperti air dan sanitasi dapat berbahaya bagi masyarakat miskin. juga perbedaan antara indicator viduals dan kelompok telah menyebabkan pelaksanaan kebijakan menuntut kelompok dikecualikan tampilan sesuai dengan arus utama. tetapi yang harus ditangani. Semua sering. Beberapa kebijakan integrasi sosial saat ini banyak dalam mode tampaknya mendorong sindrom ini. dan Especially sosial kelompok. sementara meninggalkan diskriminasi mendasari belum terselesaikan.cenderung untuk menolak transfer redistributif di menguntungkan orang miskin. 3. berdasarkan identitas. Dalam keadaan seperti itu. Pri-vatization tidak selalu membawa keuntungan fiskal dan kadang menguras Pemerintah tas. Krisis finansial yang membuatnya mencolok jelas bahwa negara-negara berkembang yang paling 12 . bahkan kemajuan dalam meningkatkan distribusi aset dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses ekonomi tidak mungkin memiliki hasil yang diinginkan dalam sehubungan dengan menghilangkan bias dan diskriminasi terhadap individu. Argumen yang sama berlaku untuk lainnya kunci liberalisasi kebijakan seperti liberalisasi keuangan dan Glo keuangan balization.

Pelajaran dari tiga dekade terakhir panggilan untuk kebijakan sosial untuk kembali menuju universalisme. Sumber daya yang terbatas harus digunakan untuk kepentingan orang. tidak hanya melalui menanggapi dengan koreksi. tetapi juga dengan mempengaruhi sifat pertumbuhan. dan di mana kebijakan sosial yang datang untuk dipahami hanya sebagai koreksi atas konsekuensi yang tidak diinginkan dari proses pertumbuhan. Hal ini perlu didasarkan tidak hanya pada prinsip keadilan sosial daripada prosedur administratif. Ini berkata. hubungan kapal antara kebijakan ekonomi dan sosial tidak bisa menjadi salah satu di mana pertumbuhan diberikan keutamaan atas distribusi. Kedua teori ekonomi dan titik bukti empiris untuk hubungan yang lemah antara liberalisasi keuangan dan pertumbuhan ekonomi. pertimbangan telah memiliki harus diberikan untuk memenuhi kebutuhan 13 . ketidaksetaraan dan promoting inklusi sosial juga prasyarat. Oleh karena itu.finansial global. 4. Dari Bentuk Tindakan Langsung Seperti tingkat kemiskinan tidak menurun hal itu telah menjadi jelas bahwa pertumbuhan ekonomi. Mengatasi Pengurangan ketidaksetaraan perlu dipertimbangkan dalam merancang proses pembangunan ekonomi. Ini menyoroti kebutuhan liberalisasi hati-hati dan lembaga regulasi yang diperlukan untuk mengamankan stabilitas keuangan. telah dilindungi untuk sebagian yang signifikan dari negatif yang guncangan keluar modal asing. Kebijakan sosial harus dilihat sebagai bagian penting dari proses transformative yang memberikan kontribusi baik untuk pertumbuhan dan ekuitas. khususnya India dan Cina. tetapi juga dengan alasan pragmatis. Ada juga kebutuhan untuk mempertimbangkan kembali efektivitas dan legitimasi berarti-diuji penargetan. bukan merupakan salah satu yang cukup. sementara sering suatu kondisi yang diperlukan untuk pengurangan kemiskinan.

Dibandingkan dengan orang-orang miskin. si kaya biasanya juga lebih mampu manfaat tidak proporsional dari pelayanan sosial masyarakat bahkan jika mereka universal disediakan. Oleh karena itu. fasilitas di-off area yang lebih sering unggul daripada di daerah miskin. mengintegrasikan ekonomi dan begitu kebijakan finansial yang dirancang untuk memastikan tercapainya pengembangan sumber daya manusia berpusat hasil. akan bijaksana untuk merumuskan kebijakan dan mengalokasikan sumber daya untuk memastikan dasar kesejahteraan semua orang-mengalami kemiskinan individu dan mereka yang berisiko mengalami hal itu. untuk memastikan bahwa manfaat mencapai populasi yang terpinggirkan. yang didukung oleh komitmen sumber daya. bahkan dengan akses universal pendidikan. Oleh karena itu. Sebagai contoh. Garis memisahkan dan non-miskin orang miskin menjadi kurang jelas dan kurang signifikan. Memastikan bahwa dunia orang-orang sehat. Kemiskinan bukanlah kondisi sekelompok individu tetap melainkan satu setiap orang yang beresiko mengalami di beberapa titik di mereka hidup. universal Program perlu mencakup upaya khusus. Jadi. Seperti pendekatan eksklusi sosial membuat jelas. Ini akan merupakan strategi yang dirancang untuk merangsang pemulihan.yang paling rentan dalam kerangka kebijakan didasarkan pada universalisme. pendekatan terhadap kemiskinan pengurangan harus perkembangan dan holistik. segmen tertentu dari populasi menghadapi tantangan lebih besar dari seluruh masyarakat dalam mengatasi defisit dalam banyak dimensi. Anti-kemiskinan pengeluaran biasanya dianggap sebagai bagian dari konsumsi sosial 14 . berpendidikan dan baik ditampung dan cukup makan adalah penting jika mereka ingin menjadi produktif dan berkontribusi untuk membuat pemulihan ekonomi menjadi kenyataan. yang berperan dalam transfer antargenerasi kemiskinan.

Namun. diikuti dengan penilaian berbasis bukti saat ini kebijakan dan praktek dari yang untuk menarik pelajaran konstruktif untuk membimbing tindakan masa depan. objek kebijakan juga harus menciptakan kondisi yang konsumsi transformasi sosial seperti menjadi bentuk produktif sosial investasi pemerintah. 15 .tion. Sebuah titik awal yang baik akan memerlukan perubahan perspektif yang dianut untuk mempertimbangkan masalah.

BAB III DAMPAK INTERPENSI Dampak Kemiskinan Penilaian proses dimana departemen pemerintah. Pedoman untuk membantu departemen pemerintah dalam melaksanakan kemiskinan latihan pemeriksaan yang beredar pada tahun 1999. menggambar sebagian besar pada review ini NESC dan pada proses konsultasi lebih lanjut. Dinas Sosial Inklusi (OSI). implementasi dan tahap review dalam kaitannya dengan dampak kemungkinan bahwa mereka akan mempunyai atau memiliki terhadap kemiskinan dan kesenjangan yang mungkin untuk memimpin untuk kemiskinan. Ekonomi Nasional dan Sosial PBB (NESC) yang dilaksanakan review dari proses pemeriksaan kemiskinan pada tahun 2001 dan merekomendasikan sejumlah perbaikan. Sejak saat itu telah persyaratan di Buku Pegangan Kabinet yang Memo untuk pemerintah melibatkan proposal kebijakan yang signifikan "menunjukkan dengan jelas dampak usulan terhadap kelompok dalam kemiskinan atau berisiko jatuh ke dalam kemiskinan". pemerintah daerah dan Lembaga Negara menilai kebijakan dan program di desain. Perubahan nama berusaha untuk membuat jelas bahwa penilaian dampak kebijakan kemiskinan harus merupakan 16 . Kemiskinan Proofing. kini telah mengembangkan seperangkat pedoman baru untuk Kemiskinan Dampak. dengan maksud untuk pengurangan kemiskinan. sebagai Dampak Kemiskinan sebelumnya dikenal. diperkenalkan pada tahun 1998 sebagai hasil dari komitmen dalam Strategi AntiKemiskinan asli Nasional.

namun berbagai hal yang terjadi di Indonesia membawa dampak negative bagi kehidupan masyarakat. memburuknya pelayanan kesehatan dan pendidikan.3) pada tahun 1996. memburuknya kondisi sarana umum sehingga mengakibatkan 17 . Berikut adalah link ke panduan revisi baru untuk Kemiskinan Dampak Penilaian dan laporan OSI dari proses revisi.ie .5 juta (11. Komentar tentang pedoman sangat menyambut baik dan dapat dikirim ke Kantor Sosial Inklusi (OSI) di osi@welfare. Pedoman baru sedang diperkenalkan awalnya di departemen-departemen pemerintah dan dapat dimodifikasi dalam terang pengalaman penggunaannya di daerah ini. Link juga diberikan ke template kemiskinan dampak penilaian yang akan memberikan bantuan dalam melaksanakan PIA dan juga beberapa pertanyaan yang sering diajukan pada PIA.2 juta (40.1%) pada tahun 1976 menjadi 22. Program pemerintah untuk menangani masalah kemiskinan telah berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin dari 54. Hal ini kemudian dimaksudkan bahwa pedoman akan diperkenalkan dalam pelayanan publik yang lebih luas. Pedoman juga akan diperbarui dari waktu ke waktu dengan contoh-contoh baru atau belajar di bidang praktek terbaik.bagian inheren dari proses pembuatan kebijakan. bencana alam gempa bumi dan tsunami yang terjadi di aceh dan Sumatra utara pada akhir desember 2004 membawa dampak negative bagi kehidupan masyarakat yaitu melemahnya kegiatan ekonomi. Ada juga link yang tersedia untuk pilihan contoh bekerja Kemiskinan Penjajakan Dampak dilakukan oleh berbagai departemen pemerintah. daripada latihan yang terjadi setelah kebijakan telah diadopsi. seperti: krisis ekonomi sejak juli1997.

PENUTUP Alhamdullillah puji syukur kehadirat Allah swt. kami sebagai seorang mahasiswa harus mempunyai pengetahuan yang luas supaya tidak terjadinya kebodohan di Negara kita. Apa yang kami tulis ini semoga bisa menambah wawasan atau pengetahuan tentang Islam yang luas. namun perhitungan BPS (biro pusat statistic) jumlah penduduk miskin meningkat menjadi 49.bertambahnya jumlah penduduk miskin. atas hidayahnya kami penulis makalah Ekonomi Politik dapat mengerjakan tugas ini mulai awal sampai akhir penulisan dengan baik.5 juta jiwa(24. Apa yang kami buat ini semoga ada manfaatnya untuk kita semua..amin…. 18 .2 %) pada tahun 2004.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->