P. 1
Teori Peluru (Bullet Theory)

Teori Peluru (Bullet Theory)

5.0

|Views: 604|Likes:
Published by Geube

More info:

Published by: Geube on Oct 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2014

pdf

text

original

Teori Peluru ( Bullet Theory

)
By Brian on Tuesday, February 3, 2009 Filled Under: Teori Komunikasi Tahun 1940, paska Perang Dunia I, ketakutan terhadap propaganda telah mendramatisasikan efek media massa. Harold Laswell membuat disertasinya tentang taknik-teknik propaganda pada Perang Dunia I. The Institute for Propaganda Analysis menganalisa teknik-teknik propaganda yang dipergunakan oleh pendeta radio Father Couglin. Pada saat yang sama, behaviorisme dan psikologi insting sedang popular di kalangan ilmuwan. Dalam hubungan dengan media massa, keduanya melahirkan apa yang disebut Melvin DeFleur (1975) sebagai “Instinctive S-R theory”. Menurut teori ini, media menyajikan stimuli perkasa yang secara seragam diperhatikan oleh massa. Menurut teori ini, media menyajikan stimuli perkasa yang secara seragam diperhatikan oleh massa. Stimuli ini membangkitkan desakan, emosi atau proses lain yang hampir tidak terkontrol oleh individu. Setiap anggota massa memberikan respon yang sama pada stimuli yang datang dari media massa. Karena teori ini mengasumsikan massa yang tidak berdaya ditembaki oleh stimuli media massa, teori ini disebut juga “teori peluru” (bullet theory) atau model jarum hipodermis, yang menganalogikan pesan komunikasi seperti menyebut obat yang disuntikan dengan jarum ke bawah kulit pasien.

Sumber: http://komunitasmahasiswa.info/2009/02/teori-peluru-bullet-theory/

TEORI KOMUNIKASI MASSA
May 18, 2009 · Filed under Materi Kuliah Komunikasi Massa (Mass Communication) adalah komunikasi yang menggunakan media massa, baik cetak (Surat Kabar, Majalah) atau elektronik (radio, televisi) yang dikelola oleh suatu lembaga atau orang yang dilembagakan, yang ditujukan kepada sejumlah besar orang yang tersebar dibanyak tempat. 1. Teori Pengaruh Tradisi (The Effect Tradition) Teori pengaruh komunikasi massa dalam perkembangannya telah mengalami perubahan yang kelihatan berliku-liku dalam abad ini. Dari awalnya, para peneliti percaya pada teori pengaruh komunikasi “peluru ajaib” (bullet theory) Individu-individu dipercaya sebagai dipengaruhi langsung dan secara besar oleh pesan media, karena media dianggap berkuasa dalam membentuk opini publik. Menurut model ini, jika Anda melihat iklan Close Up maka setelah menonton iklan Close Up maka Anda seharusnya mencoba Close Up saat menggosok gigi. Kemudian pada tahun 50-an, ketika aliran hipotesis dua langkah (two step flow) menjadi populer, media pengaruh dianggap sebagai sesuatu yang memiliki pengaruh yang minimal. Misalnya iklan Close Up dipercaya tidak akan secara langsung mempengaruhi banyak orangorang untuk mencobanya. Kemudian dalam 1960-an, berkembang wacana baru yang mendukung minimalnya pengaruh media massa, yaitu bahwa pengaruh media massa juga ditengahi oleh variabel lain. Suatu kekuatan dari iklan Close Up secara komersil atau tidak

mereka juga mendapatkan rasa aman. saling berbagai informasi dan rutinitas keseharian (McQuail. 1996 : 345). Anggota khalayak dianggap memiliki tanggung jawab sendiri dalam mengadakan pemilihan terhadap media massa untuk mengetahui kebutuhannya. Pendekatan uses and gratifications menekankan riset komunikasi massa pada konsumen pesan atau komunikasi dan tidak begitu memperhatikan mengenai pesannya. Sehingga pada saat itu pengaruh media dianggap terbatas (limited-effects model). Kajian yang dilakukan dalam ranah uses and gratifications mencoba untuk menjawab pertanyan : “Mengapa orang menggunakan media dan apa yang mereka gunakan untuk media?” (McQuail. Gratifications and Depedency Salah satu dari teori komunikasi massa yang populer dan serimg diguankan sebagai kerangka teori dalam mengkaji realitas komunikasi massa adalah uses and gratifications. eksplorasi realitas. banyak ilmuwan komunikasi sudah kembali ke powerful-effects model. sebagai titik awal kajian dalam komunikasi massa. penguatan nilai Surveillance (bentuk-bentuk pencarian informasi) (McQuail. yaitu persahabatan. bukannya secara pasif saat mengkonsumsi media massa(Rubin dalam Littlejohn. Di sini sikap dasarnya diringkas sebagai berikut : Studi pengaruh yang klasik pada mulanya mempunyai anggapan bahwa konsumen media. Dalam kajian ini yang diteliti adalah perilaku komunikasi khalayak dalam relasinya dengan pengalaman langsungnya dengan media massa. 2. terutama media televisi. kegunaan sosial Personal identity. tergantung pada variabel lain. 2002 : 387). Sekarang setelah riset di tahun 1970-an dan 1980-an. uses and gratifications merupakan suatu gagasan menarik. di mana media dianggap memiliki pengaruh yang kuat. Riset yang dilakukan dengan pendekatan ini pertama kali dilakukan pada tahun 1940-an oleh Paul Lazarfeld yang meneliti alasan masyarakat terhadap acara radio berupa opera sabun dan kuis serta alasan mereka membaca berita di surat kabar (McQuail. Media massa dianggap sebagai hanya sebagai salah satu cara memenuhi kebutuhan individu dan individu boleh memenuhi kebutuhan mereka melalui media massa atau dengan suatu cara lain. sarana pelepasan emosi Personal relationships. bukannya pesan media. 2002 : 388). Riset yang lebih mutakhir dilakukan oleh Dennis McQuail dan kawan-kawan dan mereka menemukan empat tipologi motivasi khalayak yang terangkum dalam skema media – persons interactions sebagai berikut : Diversion. yaitu melepaskan diri dari rutinitas dan masalah. tetapi pendekatan ini tidak mampu melakukan eksplorasi terhadap berbagai hal . Uses. Khalayak diasumsikan sebagai bagian dari khalayak yang aktif dalam memanfaatkan muatan media. yaitu referensi diri. 2002 : 388).Ahli komunikasi massa yang sangat mendukung keberadaan teori mengenai pengaruh kuat yang ditimbulkan oleh media massa adalah Noelle-Neumann melalui pandangannya mengenai gelombang kebisuan. 2002 : 387). Di sini khalayak diasumsikan sebagai aktif dan diarahkan oleh tujuan. memenuhi kebutuhannya dan bagaimana cara memenuhinya. Seperti yang telah kita diskusikan di atas.untuk mampu mempengaruhi khalayak agar mengkonsumsinya. Kebanyakan perempuan yang mendengarkan opera sabun di radio beralasan bahwa dengan mendengarkan opera sabun mereka dapat memperoleh gambaran ibu rumah tangga dan istri yang ideal atau dengan mendengarkan opera sabun mereka merasa dapat melepas segala emosi yang mereka miliki. Sedangkan para pembaca surat kabar beralasan bahwa dengan membeca surat kabar mereka selain mendapat informasi yang berguna.

pengarang ini mengambil suatu pendekatan sistem yang lebih jauh. Untuk mengatasi kelemahan ini. Teori Ketergantungan (Dependency Theory) Teori ketergantungan terhadap media mula-mula diutarakan oleh Sandra Ball-Rokeach dan Melvin Defleur. Anda mungkin akan menjadi tergantung pada tayangan langsung Liga Inggris di TV 7. jika Anda percaya bahwa situated comedy (sitcoms). khalayak akan menjadi lebih tergantung terhadap media yang telah memenuhi berbagai kebutuhan khalayak bersangkutan dibanding pada media yang menyediakan hanya beberapa kebutuhan saja. Arsenal dan Chelsea secara serius. melainkan kondisi sosial. media. Untuk mengukur efek yang ditimbulkan media massa terhadap khalayak. pada sisi lain. Jika misalnya. dan sistem sosial yang lebih besar. 3. . atau tidak melihat pemberitaan Liga Inggris di Harian Kompas.secara lebih mendalam. Sejalan dengan apa yang dikatakan oleh teori uses and gratifications. pendekatan ini juga menolak asumsi kausal dari awal hipotesis penguatan. Pertama. Model ini menunjukkan sistem media dan institusi sosial itu saling berhubungan dengan khalayak dalam menciptakan kebutuhan dan minat. ada beberapa metode yang dapat digunakan. Anda percaya bahwa sitcoms menyediakan suatu pandangan hidup yang tak realistis dan Anda tidak menyukai hal seperti ini Anda akan menghindari untuk melihatnya. Untuk itu mari sekarang kita mendiskusikan beberapa perluasan dari pendekatan yang dilakukan dengan teori uses and gratifications. Sumber ketergantungan yang kedua adalah kondisi sosial. seperti Bajaj Bajuri menyediakan hiburan dan Anda senang dihibur. Sedangkan orang lain yang lebih tertarik Liga Spanyol dan tidak tertarik akan Liga Inggris mungkin akan tidak mengetahui bahwa situs TV 7 berkaitan Liga Inggris telah di up date. Lalu apa yang sebenarnya melandasi ketergantungan khalayak terhadap media massa ? Ada dua jawaban mengenai hal ini. Jika. Seperti teori uses and gratifications. Dalam kerangka pemikiran teori ini. Di dalam model mereka mereka mengusulkan suatu relasi yang bersifat integral antara pendengar. Teori Pengharapan Nilai (The Expectacy-Value Theory) Phillip Palmgreen berusaha mengatasi kurangnya unsur kelekatan yang ada di dalam teori uses and gratification dengan menciptakan suatu teori yang disebutnya sebagai expectancevalue theory (teori pengharapan nilai). Namun perlu digarisbawahi bahwa khalayak tidak memiliki ketergantungan yang sama terhadap semua media. survey dan riset etnografi. Pada gilirannya hal ini akan mempengaruhi khalayak untuk memilih berbagai media. yaitu riset eksperimen. Sebagai contoh. teori ini memprediksikan bahwa khalayak tergantung kepada informasi yang berasal dari media massa dalam rangka memenuhi kebutuhan khalayak bersangkutan serta mencapai tujuan tertentu dari proses konsumsi media massa. Anda akan mencari kepuasan terhadap kebutuhan hiburan Anda dengan menyaksikan sitcoms. kepuasan yang Anda cari dari media ditentukan oleh sikap Anda terhadap media –kepercayaan Anda tentang apa yang suatu medium dapat berikan kepada Anda dan evaluasi Anda tentang bahan tersebut. sehingga bukan sumber media massa yang menciptakan ketergantungan. Anda mengikuti perkembangan persaingan antara Manchester United. 4.

 .

.

9047 50:7: -:09 9047.

  .

  .

3.7:42:3.. /903.3/.88422:3.9.7.7:.5-07:.8.9.8. ./: 3/.2..7.747.3.503.33.3..-.-.3549088/:.3. .3.:..3 .7:-.907:...808:..7:%7.:9/.3480&5/507.80-..3.7.9%7.7.. $:7.:009743 7. .9.9:02-.703...7 .320/.09.380.88..8 .9:. -:099047 3/..40 8:.:3 .7/-.2.7:.3/..3.3/04. 2. .3-07: :/.3. 5.9.9.9.3:39:203.7..20. /./..3 47.380.88.3.4-.3 203/::3232.3/..5..740508.9:-.2202-039:4535:- 03:7:924/03 .././ 545:07 20/./.943 . -./4 900..503.203.-0.3..7.-.9025..580-. 42:3.7.     .3 ..9047 503. /503.7:20/.9:0:...4-. .8 50:7:....7:42:3.90.480&58.20/./.320/.42:3.3/9::.38:3/./:/507. 94890514 203.9. 02:/.3232.9   %047!03.-08.80.80:2..3480&52.40.7:.42078.3 -0702-.3.../....3 $:.7.:47./943  %047503..7:/.8.9203484   02:/..88.38:3202503.250702-.2 . 8090.3.3202503.3/.3 0.305.3480&580./8 %0110..3203:3.88..7:83.  8.3480&52.3.50309507.88..3.20343943..203..35.82.7:20/./3 .2.-08..9/.   0/:3/07.3 09.9./.47.3/02-.2507:-.390780-.503..

....32.07843 .99../.380-./. 9047/.. 2070.:39:203.7.":.9.7:./.3/..91/..203/.:.33/.:808.. 20203:0-:9:.0248.33 . .8.8 :808.8.77:939.9..3 203.8..320/.9.85.8:28.88..7..8.":.8.0 -039: -039:503. $:7.3/7..-:3/7..5.:.3 ./.7.9203438:2820/.3:88079.4507.33././...../.3 $03...38:33.88.9..3/.340!.9./.-0 .30-8:..207.9.5..88.3.32070.818.:.30:3.. -:.7:.3/7./. .:42:3.33/.88.-09:202507...335079.8907./.39:35. 5078438 3907.320/..:3 ./03.3780942:3.8.7:20/../.5005.2.2.7.34507..3.5.:. /.320/.88...0..2.33.331472.9824/0  $0.7:./03.3848.920250740.:39:20309.9./.339/..:/03.5.34507.308547.3203/03.":.3/050/03.3/.88:/.5.3/7.508.32070.91/.88.3. ...88.88.3.3.-5079.2.9438207:5.:5.  .88.":.31..7.2..9907.9438203.":..3.33 20.8 42:3.30248 !07843.  -:.3545:07/.33.7 -07..:3 . 02-..3-./4 -07.91.9.:.20/.-..-.34507.8:28.3907..39/.3203/03.32.3202-0.3 8.8.3 :808.3.8/.380-.3400338.3-.3.4-.-07:9 $9:/503.8/.94382030.3.2202.9.9.32070...-...8:7.88.9.:0-:9:.3409::.842:3.3-.2025:3..7..5 .38:.7 ..438:203508.    #809. .37:939.25:202503.-:32070. 80-./.8/.880./:-4020203:0-:9:..8.33.7::.3/. 20203:3.508.82... #:-3/../03.:.5.2.2.82..3.3/.25:20....3 #809.7.9:.2802.9:/.3 .2203.9.9.520/..35.-07:9 .3.320/.7.380-.80-..2203.:20/.:.054071: 0110. 20302:.80.3/.2-.8..:/03.3. 2..3-..3.3907./.9.....202-.-:3/.507..502-.7..880-..3.9.9.3:39:20/./:/.-079.8.30-2:9.:39:2.3 -07:3. 907./.7.7..3/.7.3.9..-803/7/.710/.8  .5907-.9  907:9.70.91..3:3.27.3203/03.9:.82.5/.3:...20.8...8..7.5.320303.91.3.3./73.38:.33.: 42:3..2.320309..5202503.9438 !03/0.72070.07.3/92-:.390./.8.-.3 03.7.3.91.. .32070..35.8.042-./.80.3/0.9....20303.8.38090../...943880-.400 0:2.3502.3 -.82.   0-.9. 2.3/7/.342:3.:3.3-: 7:2.270.92005.34020/./4-07:5.3 ...9:2005..:808.870.20/.3..3/.2.52029.8 080.9438.7 909..8:7.33.3.7.3 .9..3 203:3. $.7904742:3.3.8...8./....8503:.2.580-.33.2 $0/.32:.3025.7/.3503/0.99:503.299043   83.503...9./03.8. !07843.3 /./.91.    838.7809/9.9:.3203/.3/7.3 349.438:20320/...7../8:8.-.37.73.3/.3.47.2:.3.3507025:..38.7./0399 .3.7203438:283./. /.    $05079.3 .99544249.9:70107038/708547.3.3-07-.8.8.-:32070.3:2/.8./.5-07-.88.943858 .9203/::30-07...20/.9824/0 /2.32070.3897.3.3   &808 7.242:3.8.20203: 0-:9:.931472.3503...8...39047 20303..2.38072/:.5..3/909.3. /.7.8.82../.9:5078.8 290/ 0110. 0/.31472.9..83.3/03.900.5.5.3.70.5503/0./8:7.2:.9./.7.

39.8  $:2-070907..507.:...3 203.378/%'  $0/.3/7.9.9..9 !. . 803.20/..3.907.8..2.3/...38:.. /.347.32030/.0/.7.7  $0..390780-:9 $0-.3..378 2:33.20/.3.9.380-03. .9.3..340$.20203:-07-.33 203...53/.30/:.2.7..3080.3.39047:808.3.70. '.30.3.....3-:7..3780909347.88.388902848.0-203/..3./.33. 2020907.88.050.8002.323.3....../.7.3.549088503:..2:33..:39:202 -07-.3203.2:3507:/.203/8:8..2.. 2094/0.3..39.3.39:3 907..8.2:..3/.907.343/8848.3 !079..33/. .3.:.9438   %047!03.3 3/.9/.3 0-:9:.91.30--08.39:3.3/:5.4282030/.20203:0-:9:.7.8:7.305.3/7./9039:..:38:700.38:2-0720/../..83/..5.50-:9:.907./.43/8848..29047 :808.9438 90473 202570/8.8.:0%047  !5!.9039.78-.340 8.39079039: /.89:8%'-07...8..9:9047../..//.39/. #40.3/. ...8.8.35078.9.7.3./03.9.38.:09047 9047503.3.9.80.390473 05:./.3-07.2.803..9 -07.39.3 . 20..378/./.7.:../.5.39:3. .907.3/7..3/.720/.7..:72030/.5..0-:9:.3..2034.33/..3 2033/.9./.9.3203.9/:3.3425..3/..3.720/.-./:9.3:9.503/03. 203:950702-. /.3-0781.3  20./././..88.9:780908507203 8:7.5.2..3 0503/03.388902..3..224/02070.:8.3.5.3907.3.2 &39:9:2./0-907.80.5.38:.3./..9/.73./.3409047:808..9079.   %0470907.7 20/.3-07:-:3.34/.59.2203./.7.88.9039.39:305.3/7../..39...320/.-078./907.3. /.3.3/7.88.. .9: 5. 5.3/03..3..203:.39:3.507:..38:.... 203:8:.389.-078.59..9438 503/0.39:35.3.80507933/.5.3/.7574808438:2820/.37890.3/..7.27...203.8:28 ../:.3/80-:93.80907.3202503./.2.9.-.520/. 0507.7 503/0.943/03.9::..3-.3/92-:.9:8.3:9.3.8.91.1   .3./.2.3 &39:203.31472..7. 3/..7:39:20... 807:8 3/..%047  %0470907.3.9502-079.520/..20/.7:.3-.30907.5.3010:7 $050799047:808..9:20/:2/.20.3.93.3203.7.705:.30-9079.3203..428 805079.88.89..90  ./.91. 507.5802:..420/ 89./.90/.33.3/.203.3/03.0 .27003-07:8.320303.33899:8848.3.3/3 5.28.39:3.2-8:./..  &39:203::7010.3 3/.3/......-0-07.0-:9:.388902 20/.91.59.38:3.39:3.30-.$5.520/.780.7.:-..9:70.89:..9:503/0.3/-.-.3./.3/03.39/.2070.9.38:.5027.33/.428 .93907.7.7/.3 0.80-.20309..3-0-07.9..3203.907. %050.38.38079.5.5. 4/03203:3:.207.3.5.39:3.4394 .33.3907.: /.08907&390/ 7803.898/./:5/.5.:9/.9.-./..33:.  .3-:7.-0-07.7..390.3. 2:..3/.33 503.3/-:7 3/.520/.-:.33/.3...

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->