P. 1
Panduan Geoteknik 1

Panduan Geoteknik 1

4.9

|Views: 6,977|Likes:
Published by api-3721829

More info:

Published by: api-3721829 on Oct 16, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

Tanah-tanah yang menutupi permukaan bumi terbagi menjadi dua berdasarkan
pembentukannya: tanah-tanah residu dan tanah-tanah angkutan. Tanah residu
adalah hasil dari pelapukan atau dekomposisi batuan atau tipe tanah lain yang
pada prinsipnya tetap berada pada tempatnya pada waktu mereka terbentuk. Jika
tanah berpindah ke lokasi yang baru dengan cara pengangkutan (air yang
mengalir, es, gravitasi atau angin) disebut sebagai tanah angkutan.

Tanah-tanah Residu

Di Indonesia, tanah residu terdapat disebagian besar daerah dengan topografi
pegunungan, perbukitan dan yang bergelombang dan ditandai oleh warna merah
atau coklat sebagai hasil dari proses lateritisasi. Tanah-tanah residu terdiri dari
tanah-tanah berbutir halus kelanauan atau kelempungan yang memiliki
konsistensi medium sampai dengan keras dan menampakkan adanya pelapisan
atau horison.

Tanah-tanah Angkutan

Jika tanah berpindah ke lokasi yang baru melalui cara transportasi, dia disebut
sebagai tanah angkutan. Jenis transportasi dan lingkungan pengendapannya
cukup berpengaruh pada sifat-sifat dari endapan tersebut. Ada lima jenis tanah-
tanah angkutan menurut cara pemindahannya:

Tanah-tanah yang diendapkan oleh udara

Tanah-tanah yang diendapkan oleh es

Tanah-tanah yang diendapkan akibat gravitasi

Abu vulkanik

Tanah-tanah yang diendapkan oleh air

Urut-urutan tanah-tanah angkutan diperlihatkan Gambar 3-15.

35

Gambar 3-15 Transportasi Tanah dan Pengendapan

Dari lima jenis tanah angkutan hanya 3 jenis yang banyak ditemui di Indonesia,
dan ciri-cirinya dijelaskan di bawah ini.

Abu Vulkanik

Tanah-tanah abu vulkanik terdapat disebagian besar dari pulau-pulau vulkanik
di Indonesia. Abu vulkanik, yang sebagian besar terdiri dari partikel-partikel
berukuran lanau yang bercampur dengan bongkah-bongkah berukuran besar dan
terdapat disebagian besar daerah perbukitan, telah mengalami pelapukan lebih
jauh dengan menbentuk tanah-tanah vulkanik residu.

Endapan Kolluvial

Endapan tanah, yang telah mengalami pemindahan akibat gravitasi, disebut
sebagai endapan kolluvial. Ukuran sedimen-sedimen tertentu yang dipindahkan
oleh gravitasi, akan berkurang melalui tumbukan, membentuk partikel-partikel
bersudut berukuran besar dengan gradasi yang jelek. Endapan-endapan
longsoran, aliran lumpur, dan lawina membentuk tanah jenis ini. Tanah ini
terdiri dari tanah-tanah berbutir halus sampai dengan bongkahan dan mungkin
mengalami pelapukan lebih lanjut untuk membentuk tanah residu yang baru.

Tanah-tanah yang Diendapkan oleh Air

Tanah-tanah yang diendapkan oleh air termasuk endapan alluvial dan endapan
marin.

Endapan-endapan ini terdapat pada dataran alluvial, pantai, dan endapan delta
disebagian besar pulau-pulau besar seperti Jawa, Sumatra, Kalimantan dan
Papua Barat. Bagian atas dari endapan ini sebagian besar merupakan endapan
Holosen dan bagian bawah lapisan ini biasanya merupakan lapisan yang kenyal
keras yang berasal dari pengendapan yang lebih tua yaitu pada Pleistocene.

Pengendapan bahan yang berasal dari degradasi partikel yang besar-besar
bersamaan dengan material melayang-layang dari partikel mineral-mineral
lempung, lanau dan organik yang dihasilkan dari proses kimia dalam air. Jika
pengendapan berlangsung pada air tawar, akan dihasilkan lakustrin. Bila

36

Elektrolit rendah berarti bahwa laju pengendapan rendah, dan pemisahan
partikel akan terjadi. Partikel-partikel lanau dan partikel yang lebih besar dari
lempung mengendap dan keluar dari suspensi satu per satu, sementara partikel-
partikel yang lebih kecil tetap berada dalam bentuk gumpalan-gumpalan.

Tanah lunak bisa juga ditemukan sebagai hasil dari :
• Longsoran baru, yang menghasilkan koluvial yang basah

• Sawah irigasi, terutama untuk padi

• Sampah dan lumpur buangan

Jenis-jenis tanah tersebut dapat menimbulkan masalah yang tertentu, atau
membutuhkan tindakan-tindakan khusus, dan tidak akan dibahas dalam
Panduan ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->