P. 1
Hewan Vertebrata Dan Invertebrata

Hewan Vertebrata Dan Invertebrata

|Views: 373|Likes:

More info:

Published by: AgungAyu Putri Indra Pratiwi on Oct 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2013

pdf

text

original

Keragaman Hewani Vertebrata dan Invertebrata Hewan Vertebrata

1. Pengertian Hewan vertebrata yaitu hewan yang bertulang belakang atau punggung. Memiliki struktur tubuh yang jauh lebih sempurna dibandingkan dengan hewan Invertebrata. Hewan vertebrata memiliki tali yang merupakan susunan tempat terkumpulnya sel-sel saraf dan memiliki perpanjangan kumpulan saraf dari otak. Tali ini tidak di memiliki oleh yang tidak bertulang punggung. Dalam memenuhi kebutuhannya, hewan vertebrata telah memiliki system kerja sempurna peredaran darah berpusat organ jantung dengan pembuluh-pembuluh menjadi salurannya. Ciri-ciri tubuh hewan yang bertulang belakang: 1. Mempunyai tulang yang terentang dari balakang kepala sampai bagian ekor. 2. Mempunyai otak yang dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak. 3. Tubuh berbentuk simetris bilateral. 4. mempunyai kepala, leher, badan dan ekor walaupun ekor dan leher tidak mutlak ada contohnya pada katak. Ciri alat tubuh hewan yang bertulang belakang sebagai berikut: 1. Mempunyai kelenjar bundar, endoksin yang menghasilkan hormon untuk pengendalian. Pertumbuhan dan proses fisiologis atau faal tubuh 2. Susunan saraf terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang 3. Bersuhu tubuh panas dan tetap (homoiternal) dan bersuhu tubuh dingin sesuai dengan kondisi lingkungan (poikiloternal) 4. Sistem pernapasan/terpirasi dengan paru-paru (pulmonosum) kulit dan insang operculum 5. Alat pencernaan memanjang mulai dari mulut sampai ke anus yang terletak di sebelah vertran (depan) dan tulang belakang 6. Kulit terdiri atas epidermis (bagian luar) dan endodermis (bagian dalam) 7. Alat reproduksi berpasangan kecuali pada burung, kedua kelenjar kelamin berupa ovalium dan testis menghasilkan sel tubuh dan sel sperma Hewan bertulang belakang (vertebrata) ini terdiri atas kelas yaitu: 1. Kelas Pisces (Ikan) 2. Kelas Amphibi (Latin amphi = dua, bia = hidup) 3. Kelas Reftilia (Bahasa latin repare = merangkak/merayap) 4. Kelas Aves (Burung) 5. Kelas mamalia (Bahasa latin mamae artinya kelenjar buah dada, mamalia artinya hewan menyusui) 2. Filum-Filum Hewan Vertebrata a. Kelas Pisces (Ikan) Ciri utama Pisces sebagai berikut: - Hewan berdarah dingin yang hidup di dalam air - Bernapas dengan insang (operculum) dan di bantu oleh kulit - Tubuh terdiri atas Kepala - Rangka tersusun atas tulang sejati - Jantung terdiri atas satu serambi dan satu bilik - Tubuh ditutupi oleh sisik dan memiliki gurat sisi untuk menentukan arah dan posisi berenang Pisces dapat di bagi menjadi beberapa ordo antara lain: 2. Ordo Apodes Familia (1) : Angulidae Species : Ikan panjang (Arguilia vulgaria) Familia (2) : Muruenidae 3. Ordo Acthopterygi Familia (1) : Parsidae Species : Kakap (Lataes carca lifer) Familia (2) : Muruenidae 4. Ordo Heterostonata Species : Ikan lidah

Kelas reftilia (hewan melata) Ciri-ciri hewan melata adalah sebagai berikut: . Ordo bymnofora / opoda (amphibia tidak berkaki tetapi memiliki ekor) Species : ular. . contohnya ular.Umumnya bersifat avivar (bertelur).Hewan bernafas dengan paru-paru dan kulit.Berkembang biak dengan bertelur dan pembuahan sel telur oleh sperma terjadi di luar tubuhnya (fertilisasi eksternal).Bernafas dengan paru-paru .Dapat hidup di air dan di darat ataupun tempat-tempat yang lembab .Berdarah dingin (porkoliokonal) yakni yang suhu tubuhnya dipengaruhi oleh suhu lingkungan . .5. Ordo Labysinthici Famili : Analamtidal Species : ikan bandeng (lates carca lifer) Familia : scombridae Species : tongkol (enthymus palamys) 6. Telur dan berudu katak hidup di air kemudian setelah dewasa hidup di darat.Disebut juga hewan yang mempunyai tempat hidup (habitat) di dua alam . . contoh kadal. Reptilia dapat dibagi menjadi beberapa ordo antara lain: 1) Ordo crocodilia Familia : crocodylidae Species : buaya sedang (crocodyeus bifocatus). cacing (ichtyo phisgentmosus) 2. Amphibi dapat dibagi menjadi beberapa ordo: 1. Kelas Amphibia Ciri-ciri amphibia sebagai berikut: . buaya besar (crocodyes porosus) 2) Ordo chelonia Familia (1) : crocodylidae Species : penyu (chelaina nydas) Familia (2) : tryony chidae Species : kuya (try ony x cartilaginews) . Ordo wodela / candata (amphibia yang berekor dan berkaki) Familia : pretidae Species : aning lumpru (necturus onaculanu) Familia : crypto bran chidae Species : solomonder air (ripto bronchus akeganiesis) c. Ordo Ostariophysi Familia (1) : analamtidal Species : kakap (lates carca lifer) Famili : scmbridae b. berudu berbentuk seperti ikan yang bernafas dengan insang dan kulit. dan vivipar beranak.Kulit kering bersisik dari zat tanduk karena zat kertin . katak hijau (Kamacun crivoras) Familia : hyhidae Species : katak pohon (hyla SP) 3.Jantung terdiri dari empat ruang yaitu dua serambi dan dua bilik yang masih belum sempurna. Ordo anura/solienta (amphibia tidak berekor tetapi memiliki kaki) Famili : Ranidae Species : Katak buduk. setelah masanya tumbuh kaki yang susut oleh kehidupan dan akhirnya ekor menghilang sementara itu insang berangsur-angsur menghilang dan digantikan oleh paru-paru kemudian katak menjadi dewasa. Ordo Masacop Terygii Famili (1) : chipeidae Species : ikan bandeng (chonos-chonos) Famili (2) : ikan salam (salmosalor) 7.Jantung beruang tiga yaitu dua serambi dan satu bilik.

Pembuahan sel telur dan sperma / fertilisasi terjadi di dalam tubuh induk (fertilisasi internal) .Berdarah panas (homoioteral) .Jantung terdiri dari empat ruang 2 serambi dan 2 bilik yang sudah berkembang dengan baik . alat pendengaran dan alat suara sudah berkembang dengan baik .Pada kulit terdapat kelenjar keringat dan kelenjar minyak . Aves dapat dibagi menjadi beberapa ordo antara lain: 1) Ordo colombiforines Familia : columbidal Species : perkutut (geopilia striata) 2) Ordo coraciiformes Familia : arcedinadae Species : telengket (harcy concholm) 3) Ordo grana cares Familia (1) : ardidae Species : bangau (reptotilas javanicus) Familia (2) : rassidal Species : mordar (parphyrio albus) 4) Ordo nato tores Familia (1) : laridae Species : dara laut Familia (2) : pamilirostros Species : bebek / itik (anus koshos) Familia (3) : sphe niscidae Species : pinguin (aptenodytes SP) 5) Ordo rapaces Familia (1) : fontanida Species : alap-alap (falco papuanus) Familia (2) : strigi dae Species : burung hantu (suba kukua) e. ular kobra dan sebagainya d.Fertilisasi internal . lumba-luma .Otak berkembang dengan baik .Bernafas dengan paru-paru .Alat penglihatan. ular sawah.Familia (3) : testudinidae Species : kura-kura (euora ambirinesis) 3) Ordo cacerilia Familia (1) : cacertidae Species : cicak (hemidacty frenatus) Familia (2) : geckonocdae Species : tokek (gecko monarchis) Familia (3) : henoermatidae Species : kadal (heloderma SP) Familia : varanidae Species : komodo (voronus komodensis) biawak (voronus salvator 4) Ordo Aphidia Contoh. Kelas Mamalia Ciri-ciri utama hewan mamalia sebagai berikut: . Kelas aves (burung) Ciri utama aves sebagai berikut: .Umumnya hidup di daratan.Terdapat sepasang testis.Berdarah panas . Sedangkan ovarium hanya satu dan tumbuh dengan baik di sebelah kiri. tetapi ada pula yang hidup di air seperti ikan paus.

yaitu makanan tersebut dicampur dengan ludah yang dihasilkan oleh kelenjar ludah. Lambung merupakan pelebaran dari saluran pencernaan 2. ikan mas mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. 3. lambung. Pencernaan mekanik adalah proses yang mengubah makanan menjadi bagian-bagian yang kecil. Untuk membantu menelan makanan. . kerongkongan. Ikan mas tidak mempunyai kelenjar ludah tetapi mempunyai kelenjar lendir dari mulutnya. Ikan mempunyai lidah yang pendek terdapat pada dasar mulut. lambung. Sistem pencernaan pada burung Sebagai contoh burung merpati mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. Burung mempunyai hati dan pancreas. 4. Lambung pada reptilia bentuknya sesuai dengan bentuk badannya. Sistem pencernaan pada reptilia Seperti dicontohkan kadal yang mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. 1. kerongkongan. dan kloaka. kerongkongan. usus besar.. lambung. kerongkongan. kloaka. Pencernaan makanan berlangsung di dalam lambung katak mempunyai kelenjar pencernaan yaitu hati dan pankreas. Sedangkan pencernaan secara kimia adalah suatu proses pengubahan makanan dengan bantuan enzim pencernaan. usus halus. lidah itu tidak dapat digunakan seperti lidah pada hewan lainnya. usus dan anus. misalnya lambung kura-kura berbentuk agak bulat. lambung. keduanya merupakan kelenjar pencernaan yang berada di luar saluran pencernaan. Sistem Pencernaan Pada Hewan Vertebrata Proses pencernaan makanan dapat terjadi secara mekanik dan kimia. Sistem pencernaan pada amphibia Sebagai contohnya adalah katak mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. Sistem Pencernaan pada ikan Misalnya. usus halus. Kadal mempunyai hati dan pancreas sebagai kelenjar pencernaan.Terdapat 4 ruang jantung yang sempurna Macam-macam ordo hewan mamalia antara lain: 1) Ordo dactyla Species : Topis (clocidura marina) Badak Jawa (rhino cerassoondaicus) 2) Ordo insectivora Species : cecurut (cocidura mosina) Tupai (tupaja javarita) 3) Ordo phalidata Species : trenggiling (tubuh bersisik) 4) Ordo chiroptera Species : kelelawar (micro chiroptera SP) Kalong (megachiroptera SP) 5) Ordo marsupiala Species : kucing (fell is catus) Singa (fell is lion) Harimau (fell is tigris) Serigala (canislupus) 6) Ordo marsopialia Species : kanguru (macropus) Kuskus (plalanger) 7) Ordo prosboscidae Species : gajah (elephan indicus) Gajah Africa (loxoder africanus) Ordo artidactyea Species : kerbau (bubalus-bubalus) Banteng (basssonduicus) Kambing (capra faleoheri) 3. usus dan kloaka. usus besar.

protozoa memakan tumbuhan dan hewan. Filum frotozoa Frotozoa merupakan hewan bersel satu yang hidup di dalam air. dari perut besar makanan kembali ke mulut untuk dimumah.5. perut jala (reticulum) perut kilab (omosum). setelah dimumah makanan ditelan dan masuk ke dalam perut jala. Makanan yang berupa rumput dan sebangsanya dari mulut melewati kerongkongan masuk ke dalam perut besar. contoh spongia SP c. charsarina SP 2) Kelas hexactinelida Terdiri atas zat kersik dan hidup di laut yang dalam. Contohnya pnerorepa SP 3) Kelas demospangia Tubuh lunak bahkan tidak mempunyai rangka. Filum forifera (hewan berfori) Forifera merupakan hewan air dan hidup di laut bentuk tubuh seperti tumbuhan yang melekat pada suatu dasar laut. serta memiliki struktur morfologi dan anatomi lebih sederhana dibandingkan dengan kelompok hewan bertulang punggung/belakang. tubuh lunak dan tidak bersegmen (ruas) tetapi tidak mempunyai peredaran darah. Forifera terdiri dari tiga kelas: 1) Kelas corcorea Terdiri dari zat kapur (spikula) dan hidup di laut yang dangkal. Hewan golongan ini mempunyai tubuh simetris bilateral. juga sistem pencernaan. Filum frotozoa terbagi menjadi beberapa kelas: 1) Kelas hewan berambut getar (cikata) 2) Kelas hewan berkaki semu (rhizopoda) 3) Kelas hewan berspora (sporozoa) 4) Kelas hewan berbulu cambuk (flogellato) b. contoh. tubuh forifera seperti tabung yang memiliki banyak pori (lubang kecil pada sisinya dan mempunyai rongga di bagian dalam) forifera dapat berkembang biak dengan cara generatif dan vegetatif. dan perut masam (obomasum). Platyhelminthes terbagi ke dalam tiga kelas yaitu: 1) Kelas turbellaria (cacing berambut getar) . kata plays (pipih) dan hemlines (cacing). pernapasan dan peredaran darah lebih sederhana dibandingkan hewan invertebrata. Filum coelentrata (hewan berongga) Coelentrata berasal dari kata coilos (berongga) dan entron (usus) coelentrata mempunyai dua macam bentuk yakni bentuk pasif yang menempel pada suatu dasar dan tidak berpindah. Filum platyhelminthes (cacing pipih) Kata platyhelminthes berasal dari bahasa Yunani. kemudian ke perut kilab dan akhirnya ke perut masam. (kedua sisi sama). Pengertian Hewan Invertebrata adalah yang tidak bertulang belakang. frotozoa berkembang biak secara reproduksi unseksual atau vegetatif dengan cara membelah diri dan dengan cara seksuan / generatif konjugasi. Sistem pencernaan pada mamalia Hewan mamalia misalnya sapi mempunyai lambung yang tersusun dari empat bagian yaitu perut besar (rimen). jadi forifera dapat berpindah tempat dengan bebas. seghpha SP. Platyhelminthes adalah yang mempunyai pipih. 2. 1) Kelas anthozoa 2) Kelas hydrozoa 3) Kelas scyphozoa d. Filum-filum hewan invertebrata a. Coelentrata terdiri dari 3 kelas. Hewan Invertebrata 1.

Mempunyai sistem ameudakral (sistem pompa air). dan sistem pengeluaran Mollusca dibedakan menjadi 4 kelas. bentuk tubuhnya simetris radial (sisi tubuh melingkar sama). Filum enchinodermata (hewan berkulit duri) Kata di atas berasal dari bahasa Yunani echimos (landak) dan derma (kulit) semua hewan yang termasuk filum echinodermata biasanya hidup di laut. empedal. pertumbuhannya lama mengalami metamorfosis (perubahan bentuk). 1) Kelas lamilli brancuiata (golongan karang dan tiram) 2) Kelas gastropoda (golongan siput) 3) Kelas cephalopoda (golongan cumi-cumi) 4) Kelas amphineura f. . Daya generasinya amat besar. Dalam protoplasma yang mengandung makanan yang menghasilkan enzim pencernaan. Antropoda mempunyai peredaran darah. Filum antropoda Filum ini mempunyai Jumlah species yang paling besar dibandingkan filum-filum lain. Makanan yang telah dicerna yang berupa sari makanan diserap dari sisa-sisa makanan dan dikeluarkan dari dalam tubuh. b. Pada waktu amoeba mendapatkan makanan segera amoeba membentuk kaki semu yang mengarah kepada makanan selanjutnya dikelilingi kaki semu kemudian makanan tersebut dibawa ke protoplasma. dikelilingi kerongkongan terhadap tiga pasang kelenjar yang menghasilkan zat kapur yang dapat menetralkan sifat asam makanannya.2) Kelas trematoda (cacing isap) 3) Kelas cestroda (cacing pita) e. rangka luar mengandung zat kimia. Filum enchinodermata terdiri dari 5 kelas yaitu: 1) Kelas bintang laut (asteroidal) 2) Kelas landak laut (echinoidal) 3) Kelas bintang laut (opiuroidal) 4) Kelas lilin laut (crinoidal) 5) Kelas teripong (holothuroidae) g. kerongkongan. Makanan cacing tanah berupa humus yang terdapat di tanah yang bersifat asam. Filum antropoda terdiri atas: 1) Kelas serangga (insecta) 2) Kelas laba-laba (arachoidae) 3) Kelas udang-udangan (erustacea) 4) Kelas lipan (mynapoda) 3. Tubuh dan kaki beruasa-ruas dan simetris bilateral. tetapi darahnya tidak berwarna. disebut pencernaan indra sel. hewan lunak mempunyai tubuh lunak yang dilindungi oleh cangkang dari bahan kalsium (kapur) mollusca bersifat hermoporit. Demikian juga pencernaan makanan terjadi di dalam sel. Sistem pencernaan pada golongan hermes Misalnya pada cacing tanah mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. Sistem Pencernaan Pada Hewan Invertebrata a. Dalam rongga makanan tersebut terjadi pencernaan makanan. Filum Mollusca (hewan lunak) Sesuai dengan namanya. Bagian depan kerongkongan agak membesar disebut paring yang berfungsi untuk mengisap makanan dari mulut dan membasahinya dengan lendir. Sistem pencernaan pada hewan protozoa Misalnya pada amoeba merupakan hewan bersel satu segala aktivitas hidupnya terjadi di dalam sel itu sendiri. Rangka dalam berkapur dan memiliki banyak duri yang menonjol. sistem pernapasan. tembolok. usus dan anus. mempunyai sistem pencernaan.

Pengertian Hewan Invertebrata adalah yang tidak bertulang belakang. Filum-filum hewan invertebrata a. Hewan Invertebrata 1. Filum frotozoa Frotozoa merupakan hewan bersel satu yang hidup di dalam air. tubuh forifera seperti tabung yang memiliki banyak pori (lubang kecil pada sisinya dan mempunyai rongga di bagian dalam) forifera dapat berkembang biak dengan cara generatif dan vegetatif. Platyhelminthes adalah yang mempunyai pipih. Makanan yang tidak dicerna diserap di dalam lambung. Filum platyhelminthes (cacing pipih) Kata platyhelminthes berasal dari bahasa Yunani. tubuh lunak dan tidak bersegmen (ruas) tetapi tidak mempunyai peredaran darah. kata plays (pipih) dan hemlines (cacing). Filum frotozoa terbagi menjadi beberapa kelas: 1) Kelas hewan berambut getar (cikata) 2) Kelas hewan berkaki semu (rhizopoda) 3) Kelas hewan berspora (sporozoa) 4) Kelas hewan berbulu cambuk (flogellato) b. charsarina SP 2) Kelas hexactinelida Terdiri atas zat kersik dan hidup di laut yang dalam. seghpha SP. B. contoh. juga sistem pencernaan. Sistem pencernaan pada hewan insecta Serangga misalnya belalang mempunyai tembolok berfungsi untuk menyimpan makanan sementara di sebelah bawah tembolok terdapat kelenjar ludah yang menghasilkan ludah. Sisa-sisa makanan dari usus melalui peletum dikeluarkan melalui anus. 2. serta memiliki struktur morfologi dan anatomi lebih sederhana dibandingkan dengan kelompok hewan bertulang punggung/belakang. Ludah tersebut dialirkan melalui saluran induk ke dalam rongga mulut. Filum coelentrata (hewan berongga) Coelentrata berasal dari kata coilos (berongga) dan entron (usus) coelentrata mempunyai dua macam bentuk yakni bentuk pasif yang menempel pada suatu dasar dan tidak berpindah. frotozoa berkembang biak secara reproduksi unseksual atau vegetatif dengan cara membelah diri dan dengan cara seksuan / generatif konjugasi. Coelentrata terdiri dari 3 kelas. pernapasan dan peredaran darah lebih sederhana dibandingkan hewan invertebrata. Filum forifera (hewan berfori) Forifera merupakan hewan air dan hidup di laut bentuk tubuh seperti tumbuhan yang melekat pada suatu dasar laut. selanjutnya makanan diteruskan ke dalam lambung. Platyhelminthes terbagi ke dalam tiga kelas yaitu: . (kedua sisi sama). Hewan golongan ini mempunyai tubuh simetris bilateral. Forifera terdiri dari tiga kelas: 1) Kelas corcorea Terdiri dari zat kapur (spikula) dan hidup di laut yang dangkal. Dari tembolok makanan masuk ke dalam empedal dan dalam empedal makanan dihancurkan.c. 1) Kelas anthozoa 2) Kelas hydrozoa 3) Kelas scyphozoa d. Contohnya pnerorepa SP 3) Kelas demospangia Tubuh lunak bahkan tidak mempunyai rangka. contoh spongia SP c. Di bagian depan lambung terdapat enam pasang usus buntu yang berfungsi sebagai kelenjar pencernaan. protozoa memakan tumbuhan dan hewan. jadi forifera dapat berpindah tempat dengan bebas.

tembolok. Filum Mollusca (hewan lunak) Sesuai dengan namanya. Makanan cacing tanah berupa humus yang terdapat di tanah yang bersifat asam. mempunyai sistem pencernaan. b. bentuk tubuhnya simetris radial (sisi tubuh melingkar sama). 1) Kelas lamilli brancuiata (golongan karang dan tiram) 2) Kelas gastropoda (golongan siput) 3) Kelas cephalopoda (golongan cumi-cumi) 4) Kelas amphineura f. rangka luar mengandung zat kimia. empedal. Bagian depan kerongkongan agak membesar disebut paring yang berfungsi untuk mengisap makanan dari mulut dan membasahinya dengan lendir. disebut pencernaan indra sel. tetapi darahnya tidak berwarna. Filum enchinodermata (hewan berkulit duri) Kata di atas berasal dari bahasa Yunani echimos (landak) dan derma (kulit) semua hewan yang termasuk filum echinodermata biasanya hidup di laut. Demikian juga pencernaan makanan terjadi di dalam sel. Dalam protoplasma yang mengandung makanan yang menghasilkan enzim pencernaan. Makanan yang telah dicerna yang berupa sari makanan diserap dari sisa-sisa makanan dan dikeluarkan dari dalam tubuh. Dalam rongga makanan tersebut terjadi pencernaan makanan. Filum antropoda terdiri atas: 1) Kelas serangga (insecta) 2) Kelas laba-laba (arachoidae) 3) Kelas udang-udangan (erustacea) 4) Kelas lipan (mynapoda) 3. Daya generasinya amat besar. pertumbuhannya lama mengalami metamorfosis (perubahan bentuk).1) Kelas turbellaria (cacing berambut getar) 2) Kelas trematoda (cacing isap) 3) Kelas cestroda (cacing pita) e. Antropoda mempunyai peredaran darah. dan sistem pengeluaran Mollusca dibedakan menjadi 4 kelas. dikelilingi kerongkongan terhadap tiga pasang kelenjar yang menghasilkan . Sistem pencernaan pada golongan hermes Misalnya pada cacing tanah mempunyai saluran pencernaan yang terdiri atas mulut. usus dan anus. Sistem Pencernaan Pada Hewan Invertebrata a. hewan lunak mempunyai tubuh lunak yang dilindungi oleh cangkang dari bahan kalsium (kapur) mollusca bersifat hermoporit. Tubuh dan kaki beruasa-ruas dan simetris bilateral. sistem pernapasan. Mempunyai sistem ameudakral (sistem pompa air). Sistem pencernaan pada hewan protozoa Misalnya pada amoeba merupakan hewan bersel satu segala aktivitas hidupnya terjadi di dalam sel itu sendiri. Pada waktu amoeba mendapatkan makanan segera amoeba membentuk kaki semu yang mengarah kepada makanan selanjutnya dikelilingi kaki semu kemudian makanan tersebut dibawa ke protoplasma. Rangka dalam berkapur dan memiliki banyak duri yang menonjol. Filum enchinodermata terdiri dari 5 kelas yaitu: 1) Kelas bintang laut (asteroidal) 2) Kelas landak laut (echinoidal) 3) Kelas bintang laut (opiuroidal) 4) Kelas lilin laut (crinoidal) 5) Kelas teripong (holothuroidae) g. kerongkongan. Filum antropoda Filum ini mempunyai Jumlah species yang paling besar dibandingkan filum-filum lain.

Sisa-sisa makanan dari usus melalui peletum dikeluarkan melalui anus. Dari tembolok makanan masuk ke dalam empedal dan dalam empedal makanan dihancurkan. Di bagian depan lambung terdapat enam pasang usus buntu yang berfungsi sebagai kelenjar pencernaan. Ludah tersebut dialirkan melalui saluran induk ke dalam rongga mulut. selanjutnya makanan diteruskan ke dalam lambung. . c.zat kapur yang dapat menetralkan sifat asam makanannya. Sistem pencernaan pada hewan insecta Serangga misalnya belalang mempunyai tembolok berfungsi untuk menyimpan makanan sementara di sebelah bawah tembolok terdapat kelenjar ludah yang menghasilkan ludah. Makanan yang tidak dicerna diserap di dalam lambung.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->