P. 1
Budaya Dan

Budaya Dan

|Views: 36|Likes:
Published by Rumbory Alimudin

More info:

Published by: Rumbory Alimudin on Oct 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/14/2011

pdf

text

original

PERNIKAHAN ADAT SUKU MASYARAKAT PELAUW DI DESA KALILO MALUKU

A. Pendahuluan Apabila sepasang muda-mudi telah menjalin hubungan cinta selama bertahun-tahun dan telah membuat rencana untuk masa depannya, telah memiliki landasan yang kokoh dan merasa sudah cocok, maka tidak ada hal lain yang patut mereka harapkan selain menyatukan diri dalam ikatan perkawinan. Perkawinan merupakan ikatan lahir batin, jasmani dan rohani yang tak terpisahkan dan merupakan akhir dari masa pacaran serta awal dari kehidupan berumah tangga untuk meniti masa depan yang harmonis, bahagia dan lestari dengan segala tumpuan hati, senasib, sepenanggungan,dan sehidup semati. Apapun yang akan terjadi, segala rintangan akan ditempuh dengan penuh keyakinan dan kepercayaan diri masing-masing. Dalam pelaksanaan upacara perkawinan tiap daerah mempunyai adat istiadat tersendiri, begitu pula adat istiadat perkawinan di desa Kailolo. Adat istiadat di desa kailolo pada umumnya sama dengan adat istiadat perkawinan di desa Rohomoni, Kabauw, dan Pelauw. Keempat desa diatas tadinya merupakan satu negeri yang besar, yang dikenal dengan nama “HATUHAHA” yang berkedudukan di Amahatu, daerah di sekitar pegunungan Alaka yang terletak di pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah. Karena proses perkembangan sejarah negeri adat ini pecah menjadi lima buah negeri, yang kesemuanya tersebar di pesisir pantai Pulau Haruku bagian Utara, diantara keempat negeri tersebut hanya negeri Hulaliu yang berpindah agama ke agama Kristen, sedangkan keempat negeri tersebut diatas masih tetap berpegang kepada ajaran agama Islam. B.UpacaraPerkawinan Peminangan Peminangan merupakan langkah awal dari ikatan perkawinan, suatu upaya yang dilakukan atau dikatakan oleh seorang pria untuk mengungkapkan hasratnya. Biasanya, jika pihak keluarga pria sudah menyetujui pilihan akan calon menantunya, maka datanglah keluarga pihak pria ke rumah keluarga si gadis untuk meminang si gadis. Setelah persetujuan tercapai,

dimana hidangan yang disediakan pada saat itu berasal dari pihak keluarga pengantin pria. kedua pengantin pergi menyalami keluarga pengantin wanita. yang dikumpulkan dari pihak keluarga pengantin pria maupun pihak keluarga pengantin wanita. pihak keluarga pengantin pria menyerahkan mahar dan harta yang diterima oleh pihak keluarga pengantin wanita. Ma’ahisirima Ketika pengantin wanita dan pengantin pria hendak menuju ke rumah pengantin pria. Akad Nikah Di hari akad nikah dilangsungkan. Jamuan makan ini dikenal dengan nama Tauri. Usai melakukan upacara akad nikah.maka beberapa hari kemudian keluarga pihak pria datang kembali untuk menentukan hari pernikahannya. Mapua Pagi harinya. pengantin pria masuk ke kamar pengantin wanita untuk memasukkan cincin emas ke jari manis pengantin wanita. Sesampainya di rumah calon pengantin wanita. yang menandakan bahwa mereka telah menjadi suami istri secara syah menurut hukum agama maupun hukum adat. menandakan bahwa peminangan resmi diterima. Pada saat datang untuk menentukan hari pernikahan. Fisibarua-Laloi Sebelum pengantin wanita diantar ke rumah pengantin pria pada malam harinya. dilakukan upacara Mapua. Pada saat itu calon pengantin pria ditemani oleh seorang ibu pergi berkunjung keseluruh keluarga calon pengantin wanita dengan membawa tempat sirih dan uang secukupnya. keluarga pihak pria membawa kain putih dua pis dan uang secukupnya yang diselipkan dalam kain putih. mereka disambut oleh pihak keluarga calon pengantin wanita. Tauri Selesai upacara akad nikah. Dengan pemberian dua kain putih dan uang secukupnya kepada orang tua si gadis. pihak keluarga pengantin wanita mengadakan jamuan makan. Nantinya uang tersebut akan diserahkan kepada pihak keluarga pengantin wanita pada saat pihak keluarga pengantin pria datang menjemput pengantin wanita. calon pengantin pria bersama para pengiringnya menuju ke rumah calon pengantin wanita dengan membawa maharnya dan harta perkawinan. Tauri ini khusus dilaksanakan untuk menjamu pihak keluarga pengantin wanita. sebelum melakukan akad nikah (selesai shalat Ashar). pengantin wanita menunggu di dalam kamar. Semenatara pengantin pria melakukan akad nikah. dalam . mereka juga membawa tempat sirih yang di dalamnya terdapat sejumlah uang. Pada saat itu. serta pada hari itu juga ditetapkan hari penyelenggaraan upacara perkawinan. Saat itu pihak keluarga pengantin pria datang menjemput pengantin wanita. Setelah itu. dimana dua kain putih tersebut diperuntukkan kepada orang tua si gadis.

Pembacaan Doa serta Jamuan Makan. Harta Perkawinan . Dalam resepsi perkawinan ini dilaksanakan pula beberapa acara seperti : Nasihat Perkawinan. Ma’ataru Pada saat pihak keluarga pengantin pria datang ke rumah pengantin wanita untuk menjemput pengantin wanita kemudian bersama-sama menuju ke rumah pengantin pria. Setelah itu dibacakan doa keselamatan untuk kedua pengantin. pihak keluarga pengantin pria harus memberikan sesuatu yang berharga. Dengan demikian seluruh rangkaian upacara pernikahan pun selesai. Permintaan si pencegat harus diberikan pada saat itu juga. kedua pengantin menerima ucapan selamat dari para tamu.perjalanan kedua pengantin dicegat oleh beberapa orang yang mempunyai hubungan keluarga dengan pengantin wanita. tempat bersandingnya kedua pengantin di dalam perkawinan. C. baru kedua pengantin bisa melakukan perjalanan kembali ke rumah pengantin pria. kemudian menyuapnya dengan makanan adat yang telah disediakan kepada pengantin wanita. pengantin wanita langsung menuju kamar pengantin yang telah disediakan dan salah seorang ibu dari pihak keluarga pengantin pria menaikkan kaki pengantin wanita ke atas tempat tidur. Beberapa orang akan tinggal bersama kedua pengantin yang dikenal dengan nama “Ma’atarur”. pengantin pria menuju ke kamar pengantin untuk menjemput pengantin wanita kemudian kedua pengantin menuju ke “Pelaminan atau Puadi”. Orang yang bisa melakukan pencegatan terhadap kedua pengantin apabila ibunya mempunyai hubungan keluarga dengan ayah pengantin wanita. Resepsi Perkawinan Setelah selesainya upacara Sasiwasou. pihak keluarga pengantin wanita yang ikut mengantar saat itu. Setelah selesai jamuan makan. gelas 1 lusin. Hal ini menandakan bahwa mulai hari itu pengantin wanita sudah menjadi keluarga pengantin pria. Ma’atarur ini akan tinggal beberapa hari dengan kedua pengantin. dengan diberi hadiah berupa barang maupun uang dari kedua pengantin. baik berupa piring 1 lusin. Sasiwasou Setibanya iring-iringan kedua pengantin di rumah pengantin pria. Saat pencegatan. kain batik 1 buah maupun uang. sesuai dengan keinginan pencegat. Sasiwasou ini juga menandakan bahwa pengantin wanita sudah dikenal atau diterima sebagai salah seorang anggota keluarga dari pengantin wanita. Setelah tiba saatnya mereka akan diantar kembali ke rumah masingmasing oleh kedua pengantin. Upacara ini dikenal dengan nama “Sasiwasou”.

harta ini diberikan oleh pihak keluarga calon pengantin pria kepada orang tua calon pengantin wanita pada saat penentuan hari pernikahan. Harta ini dibawa oleh pengantin wanita dari rumahnya sendiri. besar maupun jenisnya tergantung permintaan calon pengantin wanita tanpa ikut campur tangan dari orang tua calon pengantin wanita. mengasuh dan merawat calon pengantin wanita serta jasa baik dari ayahnya.Kain Putih Kain putih dua pis yang di dalamnya diselipkan sejumlah uang. Walaupun perlengkapan ini dibawa bersama harta pembawaan lainnya oleh pengantin wanita dari rumahnya sendiri. Cincin Kawin Cincin kawin ini akan diserahkan atau dimasukkan ke jari manis pengantin wanita oleh pengantin pria setelah akad nikah. Mahar Mahar (mas kawin). yang artinya pengantin wanita masuk ke . lemari pakaian. kasur. tempat tidur. Maksud daripada Ahauntauwi ini adalah untuk menjaga martabat pengantin wanita agar tidak dianggap remeh. maka seluruh harta pembawaannya itu akan ditarik kembali oleh pengantin wanita. Iny Harta Harta ini lebih besar daripada Inyain Susah yang diberikan kepada orang tua pengantin wanita pada saat akad nikah. kain jendela dan lain sebagainya. Inyain Susah Harta ini berupa uang yang diberikan kepada orang tua calon pengantin wanita. seprei serta sarung bantal. Ahauntauwi Ahauntauwi ini berupa perlengkapan rumah tangga seperti perlengkapan dapur. dimana apabila terjadi pertengkaran yang mengakibatkan perceraian antara kedua suami istri maka perlengkapan dari Upunainnyi ini tidak dapat ditarik kembali oleh si istri. Mahar ini diserahkan pada saat akad nikah. Fisibarua Laloi Uang yang diberikan kepada orang tua pengantin wanita pada saat pihak keluarga pengantin pria datang menjemput pengantin wanita untuk dibawa ke rumah pengantin pria. kain pintu. Apabila terjadi pertengkaran yang mengakibatkan perceraian. atas jerih payah Ibu yang telah melahirkan. Upunainnyi Upunainnyi ini berupa kelengkapan tempat tidur seperti kelambu (tambir). hina oleh keluarga pengantin pria. Ini adalah pemberian dari orang tua pengantin wanita kepada orang tua pengantin pria. dimana harta ini merupakan pemberian dari sanak keluarga pengantin wanita.

Apabila kedua orang tuanya telah meninggal dunia. Ibunya yang melahirkan 3. Anaknya sendiri 4. Setiap perkawinan harus didasarkan atas persetujuan dari kedua calon pengantin. Saudara kandung bapaknya 6. maka harta tersebut akan dibagi dua artinya masingmasing memperoleh bagian yang sama. D. Tepahandaloi Tepahandaloi ini berupa beberapa lembar kain pelekat yang diberikan oleh orang tua pengantin wanita kepada pihak keluarga pengantin pria. dalam hal mendapat izin dari ayahnya. Hal ini merupakan balas jasa orang tua pengantin wanita dari apa yang telah mereka terima pada saat upacara perkawinan. Anak dari saudara laki-laki 8. maka si gadis harus mendapat izin dari kakek (orang tua ayahnya). Mahai Waela Putui Mahai Waela putui ini berupa bahan-bahan makanan yang dibawa dari rumah pengantin wanita ke rumah pengantin pria pada malam hari serta pada pagi harinya setelah upacara perkawinan.rumah pengantin pria bukan dengan tangan kosong tetapi mempunyai harta yang dibawa serta. 3. 2. Untuk melangsungkan perkawinan bagi seorang gadis. Anak dari saudara perempuan 9. Perkawinan harus diizinkan bila pihak laki-laki dan perempuan telah dewasa atau sudah berumur 19 tahun bagi laki-laki dan 16 tahun bagi perempuan. Bekas istri bapaknya 2. Suatu perkawinan dapat dilaksanakan bila memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. paman (saudara ayahnya). dimana uang yang digunakan untuk membeli kain tersebut diambil dari uang harta pemberian orang tua pengantin pria. Saudaranya sendiri (saudara kandung) 5. Larangan Perkawinan Larangan perkawinan yang diterapkan di desa Kailolo. Perkawinan dapat dicegah apabila tidak memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. maka harus mendapat restu dari kedua orang tuanya. didasarkan pada hukum adat maupun agama. saudara laki-laki seayah. Saudara kandung ibunya 7. Maksud dari Mahai Waela Putui adalah sebagai bekal bagi pengantin wanita selama beberapa hari. Perempuan yang pernah menyusui akan dia . karena dia merupakan orang baru dalam lingkungan keluarga pengantin pria. Harta Bersama Harta benda yang diperoleh selama perkawinan adalah menjadi milik bersama dan apabila terjadi perceraian antara suami istri. 4.

3. 2. Isteri anaknya sendiri 14. sangat dalam. Saudara isterinya jika ia masih hidup Persyaratan-persyaratan di atas berlaku dalam hukum adat maupun hukum agama di desa kailolo. Wawancara. persyaratan tersebut.5Y 5/4). Abubakar Ohorella (Pemuka Masyarakat Kailolo). tekstur sedang sampai kasar di bagian atas dan kerakal berbatu di bagian bawah. Persyaratan-persyaratan diatas bila ditinjau dari ketentuan perundang-undangan serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. Kairatu 1989. Ibu isterinya 12. Saudara sesusu 11. tentang pelaksanaan perkawinan saat ini. 1989. Rasyid Marasabessy Referensi: 1. tetapi selaras dengan tata cara adat maupun agama Islam yang jadi pedoman dalam adat istiadat perkawinan di desa Kailolo. solum dalam Aluvial Distrik (Troporthents). Ambon. tekstur halus sampai sedang. Anak tirinya yang ibunya sudah dicampuri olehnya 13. maka apa yang telah dikemukakan diatas tidak menyimpang maupun melanggar. tekstur pasir. Kailolo 1989. Rasyid Al Marssy. Oleh : Ir. Ir. Muhammad Maahisir Marasabessy (Tokoh Adat Kailolo). Pa Irfan/ Pa Okeu ieu deskripsi tanahna: Kambisol Distrik (Dystropepts). Terlibat langsung. Coklat pucat-terang (2.10. Coklat gelap kekuningan (10YR 4/6) sampai coklat kekuningan (10YR 5/6). solum agak dalam upami anu pasir guyang : Arenosol (Tropopsamments).sehingga perkawinan dapat dibatalkan apabila kedua pihak tidak memenuhi salah satu dari. Wawancara. . Coklat kekuningan (10YR 5/4).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->