P. 1
AUTOBIOGRAFI DIRI SAYA

AUTOBIOGRAFI DIRI SAYA

|Views: 1,106|Likes:
Published by Rascal Silvent

More info:

Published by: Rascal Silvent on Oct 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2013

pdf

text

original

AUTOBIOGRAFI DIRI SAYA

Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang diri saya di blog ini, siapa tau kk semua ada yang ingin mengenal saya lebih dalam lagi (PDKT kali). Untuk mempersingkat rasa ingin tau kk semua, kita mulai saja bercerita dari saya lahir ya kk. Nama saya Yohanes Gregorius Rascal Silvent Sutomo , tapi entah kenapa nama saya di ijasah dan KTP hanya tertuliskan SILVEN saja. Mungkin untuk memudahkan mengingat nya dan memanggil nya (kalau saya waktu kecil bisa bicara pasti saya minta nama sendiri). Tapi saya tetap bersyukur atas nama yg diberikan oleh orang tua saya, soal nya nama nya jarang sekali, bahkan tidak da 1 dalam 1 kota (narsis). Saya lahir di sebuah pulau yang sangat kaya akan mineral tambang nya, yaitu timah. Tepat nya di Pangkal Pinang pulau Bangka (kalau sekarang disebut Kepulauan Bangka Belitung). Terlahir di tanggal 13 Januari 1989 , di hari jumat pada pukul 17.00 , membuat saya sering dianggap lahir di tanggal yang kurang baik. Kalau di ejek pasti pada bilang lahir di tanggal 13 bulan 13 , karena januari itu bulan setelah desember maka sering di bilang bulan 13 juga (13 angka yang kurang baik bagi beberapa orang). Tapi untuk pribadi saya itu adalah hari sangat terbaik, bukan hari sial seperti orang – orang bercerita, karena saya lahir sempurna, dan ibu saya juga sehat – sehat saja (betul tidak). Saya tidak terlalu ingat masa - masa saya di Pulau Bangka ataupun masa – masa waktu saya masih bayi, karena yang ada di memori saya adalah hanya saat saya berada di Jakarta. Ya walupun begitu, cerita dari kedua orang tua bisa menjadi suatu bayangan saat saya berada di Pulau Bangka, karena katanya waktu saya masih bayi , saya sudah terkena asma, dan untuk mengilangkan nya, saya suka di mandikan di airlaut, karena rumah lama saya di Bangka, langsung berhubungan dengan laut. Jadi di belakang rumah saya ada perkebunan seperti pohon – pohon buah, lalu setelah kebun itu langsung bisa ke pantai (kebayangkan seru nya).

Saya pindah ke Jakarta sekeluarga sekitar saat saya berumur 1 – 2 tahun , yang saya ingat dari memori saya adalah pertama kali pindah rumah saya di Pondok Gede, masih ngikut dirumah nenek saya. Setelah itu baru saya pindah ke daerah Komplek Duta Indah , Jati Makmur. Tahun 1994 saya masuk Taman Kanak – kanak (TK) , pertama kali saya mulai jenjang pendidikan di TK Mutiara , komp.Duta Indah. Saya sangat senang sekali bersekolah dulu, karena saya termasuk kalangan orang yang pendiam saat itu. Sewaktu TK saya pernah punya temen dekat, yang saya ingat itu ada Lescha, Samuel, Alif, Avena (pada kemana ya sekarang). Tahun 1996 saya mulai memasuki jenjang sekolah dasar. Saya sekolah di SDK Pamardi Yuwana Bahkti , komp. DDN. Karena saya cukup pendiam, di masa masa SD saya sering sekali mendapat peringkat kelas, 1 – 2 – 3 , tidak pernah tidak dapat. Setiap hari nya saya yg masih berumur 7 tahun suka sekali belajar di rumah (kalau tidak, tidak diperbolehkan bermain keluar rumah). Lagipula kesukaan saya belajar karena selalu di janjikan di belikan apa saja yg minta asal mencapai target rangking. Seperti halnya adalah jaman nya game control SEGA , inlineskate, dan lain - lain nya. Dimasa – masa saya SD banyak hal yang saya lewati, dari mulai jaman nya masih menggunakan pager , lalu mulai ada handphone yang masuk. Kalo tidak salah itu jaman nya Sony , sampai pertama kalinya nokia mengeluarkan hanphone yang bisa untuk SMS an . Saya juga masih mengalami jaman disaat permainan tradisional masih sangat populer di kalangan anak - anak kecil seperti saya, dari mulai main ‘tak jongkok’ , ‘benteng’ , ‘gerobak sodor’, ‘kelereng’, ‘tak umpet’, sampai ‘layang – layangan’ dan lain – lainnya (coba anak jaman sekarang, pasti sudah main PC). Di SD saya sering ikut kegiatan club, misalnya club renang. Saya dulu tergabung dalam Dolphin Group, di sini lah saya melatih kemampuan renang saya , saya juga pernah ikut beberapa kompetisi, walaupun tidak juara, tapi saya pernah loh ketemu Richard Samberra (atlit renang Indonesia). Selain itu saya juga gemar bermain sepak bola seperti teman seumuran lain nya , dimana setiap sore

kami selalu bermain bersama – sama (kalau sekarang lebih banyak futsal). Bulutangkis pun juga saya ikuti latihan nya, walaupun hanya 4 bulan lalu saya berhenti, karena saya kelelahan dan juga saya telah menemukan olah raga yang saya minati . Olah raga yang saya minati adalah permainan Bola Basket , tapi untuk cerita nya nanti ya. Di jaman saya SD saya juga mengalamin peristiwa penting , yaitu saat kerusuhan 98. Wah walaupun saya kurang mengerti karena apa, tapi saya ikut – ikutan untuk mempertahankan komplek kami dari serangan masa perusuh. Banyak sekali orang – orang komplek saya yang sudah siap dengan senjata – senjata berjaga di gapura utama komplek saya. Walaupun akhirnya tidak terjadi apa – apa di sana. Di SD juga saya banyak sekali mendapat kan temen bahkan bisa di bilang seperti saudara sendiri , seperti Marthin Philip Simanjuntak, Lucky Herlambang, Andreas Gery, Nick Maxmillian, Liman Hendra, Wiliam Saputra, Martinez Parirera, dan banyak lagi. Kalau di sebutkan mungkin tidak cukup jumlah char di ms.word. Teman – teman , sahabat, bahkan kekasih, adalah hal – hal baru di dalam hidup saya semasa di SD. Karena Persahabatan tidak kan pernah mati sampai kapapun, walau kita terpisah oleh jarak dan waktu. Tahun 2001 saya mulai masuk kejenjang pendidikan selanjutnya yaitu SLTP, saya masuk SMPK Pamardi Yuwana Bahkti lagi, walaupun sempat mau di masukin ke asrama di bogor dekat rumah saudara saya. Untung nya saya tetap masuk di SMPK PYB , jadi saya tidak berpisaj dengan temen dan sahabat SD saya. Oh yah saya lupa bercerita, Sekolah saya PYB itu sangat ketat dalam masalah pembelajaran dan tata tertib nya, maklum sekolah swasta jadi sedikit lebih tegas. Disamping jumlah murid yang tidak terlalu banyak juga. Kembali lagi di masa SMP saya, di masa – masa ini saya mulai pintar ber interaksi dengan teman – teman lain, setidak nya saya yang pendiam mulai sedikit lebih bisa bercanda dan bersenang – senang. Di masa SMP ini saya mulai nakal, walau pun tidak berlebihan, mulai mengenal yang namanya wanita dan kenakalan – kenakalan lain nya. Tapi aneh nya saya tidak pernah di depak dari kelas pintar

nih, bingung saya. Padahal saya sudah mulai jarang belajar di rumah, hanya hobby bermain dan bermain bersama teman , moto saya sih “bandel boleh saja asal balance”. Di masa SMP ini, saya juga mengalamin kejadian yang buruk , mungkin sekedar sharing dengan kk semua. Sejak masa – masa krisis yang di alamin Indonesia, perekonomian keluarga saya menjadi sangat ngedrop, yah maklum orangtua saya hanyalah seorang wiraswastawan. Jadi oleh factor tersebut kedua orang tua saya jadi lebih sering bertengkar, sampai – sampai saya suka kabur – kaburan dari rumah karena tidak tahan dengan sikap kedua orang tua saya. Di masa SMP mungkin bisa di bilang, masa – masa dimana sangat suram untuk kehidupan saya. Melihat kedua orang tua saya yang suka bertengkar, saya jadi lebih sering menghabiskan waktu bersama teman – teman dan sahabat saya. Karena dengan bersama sahabat – sahabat saya, saya bisa melupakan sejenak kepenatan diri dirumah. Mungkin karena ini juga saya jadi lebih bandel dari sebelum nya. Satu satu nya obat saya adalah Bola Basket , di saat saya sedang stress Cuma bola basket jadi teman sejati penghibur saya. Yah menjalanin hidup hanya manjadi suatu kebiasaan buat saya, karena saya juga tidak tau harus bagaimana untuk menanggapi hal tersebut, hanya berdoa dan memohon kepada Tuhan satunya cara terbaik saya. Di samping kenangan buruk di masa SMP saya , saya juga senang mengikuti kegiatan ekskul di SMP saya, bahkan termasuk banyak yang saya ikuti, mulai dari Basket, Sepak Bola, Pramuka, Paskriba, dan juga KIR (karya ilmiah remaja) , hanya untuk menyibukan waktu saya, supaya tidak bosan di rumah. Saya juga termasuk aktif dalam kegiatan gereja di SMP saya, mulai dari se Jakarta Timur – sampai Se Asean pernah saya ikuti mewakili paroki gereja saya dulu Paroki Kalvari. Dengan begitu banyak sekali sahabat dan teman – teman baru didalam hidup saya.

Masa – masa SMP adalah masa – masa berkesan dalam hidup saya, baik sedih dan senang, semua nya menjadi satu bagian yang tak akan pernah terlupakan. Tahu 2004 saya masuk ke SMA , di karenakan situasi dan kondisi yang tidak baik di dalam lingkungan pribadi keluarga saya. Maka saya bersekolah di SMA Negeri, sungguh pengalaman pertama buat saya, karena biasa nya saya selalu bersekolah di swasta , dimana murid – murid nya hanya sedikit. Saya masuk di SMAN 67 Halim, SMAN pendamping sekolah unggulan saat itu, kejadian saya bisa masuk ke SMAN 67 juga merupakan sesuatu hal yang sangat tidak di perkirakan, awal nya SMAN yang saya targetkan adalah SMAN 48 Jakarta , dulu itu sistem nya adalah dengan standart nilai NEM, jadi kita masukan 5 urutan sekolah negeri yang kita inginkan, jika NEM kita tak memenuhi syarat kita akan kelempar ke urutan berikut nya. Dihari pertama sampai siang hari ketiga, nama saya masih bertahan di SMAN 48 , tapi karena saya dari luar jakarta menyebabkan saya terdepak (saingan nya berat-berat, dan juga jatah kursi hanya dikit untuk luar jakarta). Alhasil saya masuk di sekolah SMAN 67, tanpa tau letak dan alamat sekolah nya. Tapi yang saya sadari adalah, rencana Tuhan itu selalu ada hal yang bener – benar ajaib dalam hidup saya, awal nya saya hanya mengeluh karena pertama kali masuk ke 67 gedung nya itu belum sempurna, dan satu hal yang membuat saya tambah merana adalah lapangan basket nya yang belum ada (seperti halnya diatas saya suka Basket). Tetapi setelah melalui masa SMA yang penuh warna , baru saya sadari bahwa sekolah di 67 , adalah takdir dan jalan hidup serta pertolongan yang di berikan oleh Tuhan untuk saya. Pertanyaan nya pasti kenapa bisa ajaib, hal sederhana nya adalah Uang Sekolah, ternyta uang sekolah di 67 lebih murah 50 % dibandingkan di SMA 48, maklum saat itu seperti yang saya ceritakan bahwa keadaan ekonomi keluarga saya sedang tidak baik ,kalo saja saya tetap masuk di SMAN 48 kemungkinan saya tidak akan bisa menyelesaikan sekolah saya, karena apa – apa serba mahal. Itu adalah keajaiban buat saya, walaupun saya mengeluh di awal, akhirnya saya sadari bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik bagi kita semua. Jadi jangan

pernah menghakimi apapun akan apa yang Tuhan lakukan, karena kita tidak hanya seujung kuku- NYA. Di masa SMA saya mulai lebih banyak mengtahui tentang hidup di dunia, baik dalam sikap , keadaan, pergaulan, dan lain – lainnya. Banyak hal yang saya temui di SMA. Awal nya saya tidak kenal siapa- siapa, apalagi 1 angakatan di SMA Negeri itu bisa mencapai 360 orang/siswa. Wew tadi nya saya canggung , dilain sisi cara pergaulan yang berbeda, dan saya harus bisa beradaptasi dengan mereka yang tentu saja berbeda-beda. Tapi semua itu bukan suatu kendala buat saya, saya termasuk orang yang mudah beradaptasi walaupun di lingkungan yang asing sekali, jadi bukan masalah walupun saya tidak punya teman-teman dari 1 SMP dulu. Yang mengenaskan adalah, semua sahabat – sahabat saya berbeda- beda SMA semua, aneh memang. Di masa SMA adalah masa dimana saya mulai mengenal multikulturalisme, dan tertarik akan yang nama nya ‘PERBEDAAN’ , karena sesuatu yang berbeda itu indah. Banyak sekali yang saya pelajari dari berbagai macam orang- orang yang saya kenal, dengan berbagai macam perbedaan nya. Pesan saya buat yang baca ini “Selama manusia tidak bisa menerima perbedaan, maka selama itu juga manusia akan selalu berperang”. Di SMA juga pernah ada kejadian yang menurut saya paling gokil, di tingka 1 , atau kelas X , saya sering tidak masuk sekolah karena malas dan belum mengena banyak teman – teman, tidak dekat sih lebih tepat nya. Waktu itu ada 1 guru Matematika , namanya BU Rumondang, dia orang batak, dan lumayan bisa dibilang galak kalau baru kenal dia. Suatu hari saya pernah masuk ke kelas, dan saat itu dia yang mengajar, jadi dia bertanya kepada saya, “wah ada anak baru ya ..?” , teman – teman sekelas langsung tertawa. Saya paham maksud nya, karena saya jarang masuk jadi dia nyindir, sehabis itu saya langsung disuruh maju untuk mengerjakan soal, untunglah Matematika adalah kelebihan diri saya, jadi dengan mudah saya bisa menjawab semua soal yang dia berikan. Pada akhirnya dia berkata “untung kamu pintar , kalo tidak saya pasti ngeluarin kamu dari kelas saya!!”. Hari itu saya selamat dari marahan si ibu guru.

Di tahun 2007 akhir nya saya lulus dari SMA ini, dengan hasil yang cukup bagus, senang sekaligus sedih saya rasakan, senang karena saya bisa lulus SMA, sedih karena saya tau orang tua saya saat ini belum bisa mengkuliahkan saya. Tapi pada dasarnya saya sudah bermental baja, jadi tidak terlalu terpuruk saya bangkit. Masalah orangtua saya pun berangsur – angsur membaik, awalnya yang sempat mau bercerai , akhirnya rujuk kembali, atas doa dan mukzijat Tuhan , dan keberanian saya untuk memberikan nasehat dan masukan kepada orang tua saya. Ditempa dengan segala pengalaman hidup yang kurang baik, membuat saya menjadi orang yang tidak mudah menyerah, walau sedikit kadang suka iri akan kehidupan teman – teman yang lebih baik dari saya. Namanya juga manusia tidak pernah ada yang sempurna. Lulus SMA walaupun saya tidak bisa melanjutkan kuliah, saya mulai mencari – cari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup saya dan keluarga saya, maklum kedua orang tua saya sekarang sudah tidak bekerja saat itu. Pengalaman pekerjaan saya pun beraneka macam, maklum ijasah SMA mana bisa sih dapet pekerjaan bagus kalo bukan karena koneksi. Di masa saya baru lulus, saya dapat tawaran untuk bekerja di sebuah game center dekat rumah, jadi operator rental dan service alat game, yah walaupun pekerjaan nya kasar , buat saya tidak masalah lah, yang penting di gaji dan dapat uang untuk makan sekeluarga. Tapi Tuhan tidak pernah menutup matanya, kk saya pun mulai bekerja, saya pun dapat tawaran pekerjaan menjadi admin gudang disebuah Toko Buah , yah lagi-lagi walaupun pekerjaan kasar tetap saya ambil, karena gajinya lumayan meningkat, walaupun sedikit. Dipekerjaan saya yang ke2 ini membuat saya menjadi banyak pengetahuan akan buah – buahan dan sayuran. (jad bisa mencicipi semua jenis buah yang baru dan aneh). Selepas dari itu , selama kira – kira 1 tahun saya bekerja di admin gudang, saya merasa bosan, apa lagi waktu pekerjaan yang 12 jam , membuat saya sedikit bosan jika harus disitu terus. Akhirnya saya memutuskan untuk pindah pekerjaan, waktu itu temen saya ada yang menawarkan untuk bekerja di Pizza Hut, jadi saya

ambil. Ya kerja kasar lagi, tapi setidak nya tidak membosankan, karena banyak teman – teman saya yang sepantaran di tempat kerja. Ya lagi-lagi pengalaman baru saya dapatkan, yaitu bekerja di dapur, mulai dari mencuci piring, membuat adonan, dan masak. Semua saya pelajari di Pizza Hut, ya setidaknya jadi membuat saya lumayan bisa pintar memasak. Dikarenakan sallary yang tidak terlalu besar akhirnya lagi-lagi saya putuskan untuk pindah ke pekerjaan lain, supaya dapat yang lebih baik. Setelah 6 bulan di Pizza Hut , saya ambil kesempatan setelah mendengar kabar bahwa ada 1 buah pabrik membutukan tenaga kerja untuk kantor nya, asalkan bisa mengoperasikan komputer. Karena kemampuan saya dalam komputer tidak terlalu buruk, akhirnya saya di terima menjadi Staff Finance & Accounting, lagi-lagi pengalaman baru buat saya, karena basix saya adalah IPA. Ya mau tidak mau, saya terus belajar , dan sampai saya menceritakan autobiografi saya ini, saya masih kerja di perusahan ini. Kehidupan saya pun sekarang berangsur – angsur mulai membaik, baik di materi dan hubungan atara orang tua saya, tidak pernah lagi saya dengar mereka bertengka, itu adalah suatu hal yang sudah lebih dari cukup untuk saya. Puji syukur kepada Tuhan, karena ia selalu membantu saya, jadi jangan menyerah ya teman – teman, Tuhan tidak pernah meninggalkan mu, kapan pun kamu butuh dan meminta kepada DIA , akan selalu dikabulkan dengan cara yang lebih baik dari apa yang kamu bayangkan. Yah itu lah sejarah singkat hidup saya , suka duka yangs aya alami adalah bagian dari masa lalu saya, masa lalu adahlah bagian dari masa depan kita, jadi teruslah berjalan ke depan, jangan takut untuk menghadapi hidup, karena disaat sesusah apapun kamu tidak sendiri. Sama seperti saya, dengan keluarga dan teman – teman saya, serta hoby saya bola basket. Cerita singkat hoby saya, kenapa saya suka permainan bola basket, karena tidak semua bisa bermain basket, awal nya saya sangat suka sepak bola, tapi setelah saya kenal bola basket membuat saya jadi merasa tertantang untuk terus bermain. Disamping kepuasan batin dan segala nya , basket membuat saya bisa menjadi lebih percaya diri dan semangat serta membuat saya menjadi mengenal dan dikenal banyak teman-teman baru dalam hidup saya.

Demikian cerita singkat tentang diri pribadi saya, jika da salah kata atau hal – hal yang menyinggung kk semua, mohon di maaf kan ya. Tidak ada manusia yang sempurna. Terima Kasih.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->