ASRI MUSLIMAH KARINA 10003109 / B

Unsur-unsur Puisi Unsur Puisi Puisi merupakan hasil kepaduan beberapa unsur penyusun yang membuat karya tersebut disebut puisi. Menurut Waluyo (1991:4) puisi dibangun oleh dua unsur pokok yaitu: struktur fisik yang berupa bahasa, dan struktur batin atau struktur makna.

Struktur Fisik Puisi Struktur fisik puisi atau struktur kebahasaan puisi disebut juga metode puisi. Medium pengucapan maksud yang hendak disampaikan penyair adalah bahasa. • Diksi Diksi atau pilihan kata adalah pemilihan kata oleh penulis untuk menyatakan maksud (Keraf dalam Wahyudi 1989: 242). Pemilihan kata dilakukan untuk mendapatkan kata yang tepat berdasarkan seleksi bentuk, sinonim, dan rangkaian kata. Kata-kata dalam puisi memiliki peranan yang sangat besar. Kekuatan sebuah puisi terletak pada kata-kata yang digunakan. Keberhasilan sebuah puisi pun terletak pada pilihan kata yang digunakan. Maka dari itu pilihan kata dalam puisi harus benar-benar kata yang mewakili apa yang dirasakan oleh penulisnya agar pembaca dapat merasakan apa yang dirasakan oleh penulis puisi tersebut. • Pengimajian Pengimajian atau daya bayang adalah kemampuan menciptakan citra atau bayangan dalam benak pembaca. Dengan daya bayang, puisi tidak hanya digunakan sebagai sarana memberitahukan apa yang dialami atau dirasakan penulis saja, melainkan juga sebagai alat merasakan apa yang dirasakan, melihat apa yang dilihat, dan mendengar segala sesuatu yang didengar oleh penulis. Daya bayang dapat penulis ciptakan dengan menempuh beberapa cara yang di antaranya (1) penggunaan kata-kata kias, (2) penggunaan lambang-lambang, dan (3) penggunaan pigura-pigura bahasa, seperti metafora, metonimia, personifikasi, dan sebagainya. Contoh daya bayang dalam puisi. AKU Aku ini binatang jalang Dari kumpulanya terbuang …………………………….. Chairil Anwar

yakni citraan yang berupa rangsanganrangsangan kepada perasaan atau sentuhan. untuk melukiskan dunia pengemis yang penuh kemayan. yakni citraan yang dihasilkan oleh asosiasi pikiran. Sanusi Pane Puisi “ Teratai” tersebut adalah contoh penggunaan lambang dalam penulisan puisi. (4) citraan pencecapan. untuk menarik perhatian. • Kata Konkret Menurut Jabrohim dkk (2003:41) kata konkret adalah kata-kata yang digunakan oleh penyair untuk menggambarkan suatu lukisan keadaan atau suasana batin dengan maksud untuk membangkitkan imaji pembaca. ……………………………………………. Sebagai contoh yang diungkapkan oleh Jabrohim. dihasilkan dengan cara menghidupkan dan memvisualkan sesuatu hal yang tidak bergerak menjadi bergerak (Jabrohim dkk 2003:39). penyair menulis: Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan/gembira dari kemayaan ruang. (6) citraan pikiran/intelektual. penyair menulis: bulan di atas itu tak ada yang punya/kotaku hidupnya tak punya tanda.Penggunaan kata-kata kias dalam puisi”Aku” terlihat pada “Aku ini binatang jalang” yang bermaksud “pemberontak” dan “Dari kumpulanya terbuang” untuk mengiaskan “tidak mau mengikuti aturan umum”. untuk memberikan kesan mental. yaitu (1) citraan penglihatan. Akarnya tumbuh di hati dunia. Tak terlihat orang yang lalu. membuat hidup (lebih hidup) gambaran dalam pikiran dan pengindraan. Bunga teratai yang menjadi ibarat dari Ki Hajar Dewantara (Suharianto: 2005). Pengimajian digunakan untuk memberi gambaran yang jelas. (7) citraan gerak. yang dihasilkan dengan memberi rangsangan indra penglihatan sehingga hal-hal yang tidak terlihat seolah-olah kelihatan. Tersembunyi kembang indah permai. TERATAI Kepada Ki Hajar Dewantara Dalam kebun tanah airku Tumbuh sekuntum bunga teratai. menimbulkan suasana khusus. (5) citraan rabaan. (2) citraan pendengaran yang dihasilkan dengan menyebutkan atau menguraikan bunyi suara atau berupa onomatope dan persajakan yang berturut-turut. Menurut Jabrohim dkk (2003:36) hal-hal yang berkaitan dengan citra ataupun citraan disebut pencitraan atau pengimajian. Untuk melukiskan kedukaannya. yang dihasilkan dengan memberi rangsangan indra penglihatan.. Pencitraan atau pengimajian dapat dikelompokkan menjadi tujuh macam. Kata kias yang digunakan memiliki pengaruh yang amat kuat karena di balik kata-kata itu terkandung makna yang jelas yang gampang ditangkap oleh pancaindra. (3) citraan penciuman. atau bayangan visual penyair menggunakan gambaran-gambaran angan. • Bahasa Figuratif atau Kiasan .

keras lembut ucapan . ialah penggunaan sebuah atribut dari suatu objek atau penggunaan sesuatu yang sangat dekat berhubungan dengannya untuk menggantikan objek tersebut. dan sebagainya. Pradopo (dalam Jabrohim dkk 2003:44) mengelompokkan bahasa figuratif menjadi enam jenis. Contoh: “awan pun terdiam”. Contoh pars pro toto: “Tidakkah siapapun lahir kembali di detik begini” dan “hatimu yang mendengar semesta dunia”. laksana. 5. metonimi. Metonimi Metonimi adalah pemindahan istilah atau nama suatu hal atau benda ke suatu hal atau benda lainnya yang mempunyai kaitan rapat (Jabrohim dkk 2003:51). sinekdoks. epik-simile. Misalnya: “senja kian berlalu”. berperan menjadi lebih jelas. Sinekdoki Sinekdoki adalah bahasa figuratif yang menyebutkan suatu bagian penting dari suatu benda atau hal untuk benda atau hal itu sendiri (Jabrohim dkk 2003: 52). 6. hal ini menyebabkan lukisan menjadi hidup.Bahasa figuratif pada dasarnya adalah bentuk penyimpangan dari bahasa normatif. • Versifikasi atau Rima dan Irama Bunyi dalam puisi menghasilkan versifikasi atau ritma dan rima. bak. Pencapaian arti atau efek tertentu tergantung jenis kiasan yang digunakan. 2. Metafora Metafora adalah bentuk bahasa figuratif yang memperbandingkan sesuatu hal dengan hal lainnya yang pada dasarnya tidak serupa (Jabrohim dkk 2003:45). Menurut Baribin (1990:49) simile epik. yakni (1) pars pro toto. yaitu sebagian untuk keseluruhan. Metonimi juga sering disebut dengan bahasa kiasan pengganti nama. personifikasi. yaitu dibentuk dengan cara melanjutkan sifat-sifat perbandingan lebih lanjut dalam kalimatkalimat atau frase-frase yang berturut-turut (Jabrohim dkk 2003:49). Simile Simile adalah jenis bahasa figuratif yang menyamakan satu hal dengan hal lain yang sesungguhnya tidak sama (Jabrohim dkk 2003:44). yakni pengertian turun naik. 3. panjang pendek. Menurut Baribin (1990:50) sinekdoki ada dua macam. 1. serupa. Contoh totum pro parte: “Sampai engkau bangkit dan seluruh pulau mendengarkan”. 4. Secara umum ritma dikenal sebagai irama atau wirama. ialah perumpamaan yang dilanjutkan atau diperpanjang. sepantun. (2) totum pro parte: keseluruhan untuk sebagian. sebagai. baik dari segi makna maupun rangkaian katanya. dan memberikan bayangan angan yang konkret. seumpama. Menurut Alternbornd (dalam Baribin 1990:50) metonimia. seperti. Sebagai sarana dalam upaya menyamakan hal yang berlainan tersebut simile menggunakan kata-kata pembanding seperti: bagai. Personifikasi Menurut Baribin (1990:50) personifikasi ialah mempersamakan benda dengan manusia. dan bertujuan untuk mencapai arti dan efek tertentu (Jabrohim dkk 2003:42). dan allegori. Contoh: “Tidurlah bocah di atas bumi yang tak tidur. metefora. Senja artinya maut atau kesusahan. yaitu simile. Epik-simile Epik simile atau perumpamaan epos ialah pembandingan yang dilanjutkan atau diperpanjang.

• Tipografi Tipografi adalah cara penulisan suatu puisi sehingga menampilkan bentuk-bentuk tertentu yang dapat diamati secara visual (Aminuddin 2002: 146). Rima adalah istilah lain dari persajakan atau persamaan bunyi. Dengan rima dan irama yang terdapat dalam puisi tersebut. rima tengah. Contoh penggunaan rima dan irama dalam puisi: MINANG Inilah tanah. rima horisontal (terdapat pada baris yang sama). Berdasarkan letaknya dalam baris. terbagi atas asonansi (rima karena persamaan vokal) dan aliterasi (rima karena persamaan konsonan). Rima dan irama ini memiliki peran yang sangat penting karena keduanya sangat berkaitan dengan nada dan suasana puisi (Suharianto 2005: 45-49). Berdasarkan letak dalam kata. rima dibedakan atas tiga macam: 1. nada dan suasana yang hendak digambarkan penyair menjadi lebih nyata dan lebih mudah dibayangkan oleh pembacanya. dan rima tak sempurna (bila dalam salah satu suku kata hanya vokal atau konsonan saja yang sama). 3. menerima kutukan di mana kaba ialah sebagian dari kehidupan dan beragam pantun mengalun dalam kesunyian Sepi di sini sepi batu dan sepi gunung Sepi hutan-hutan hijau melingkung padang-padang lalang sejauh mata merenung di atasnya mengambang rawan suara lesung ……………………………………………. Tipografi merupakan bentuk fisik atau penyusunan baris-baris dalam puisi. rima terbagi atas rima mutlak (seluruh vokal dan konsonan sama). panjang pendek. si Durhaka. rima terbagi atas rima awal (terdapat pada awal baris). di mana Sabai dilahirkan Di mana Malin. Berdasarkan jenisnya. sedangkan irama sering juga disebut dengan ritme atau tinggi rendah. Peranan tipografi dalam puisi adalah untuk menampilkan aspek artistik visual dan untuk . keras lembut. rima sempurna (salah satu suku katanya sama). (Hartoyo Andang jaya) Dari contoh puisi tersebut terlihat bagaimana rima dan irama merupakan unsur yang sangat berperan dalam menghidupkan suatu puisi.bunyi bahasa dengan teratur (Jabrohim dkk 2003: 53). Berdasarkan bunyinya. atau cepat dan lambatnya kata atau baris-baris suatu puisi bila puisi tersebut dibaca. dan rima vertikal (terdapat pada baris yang berlainan). 2.

sedangkan keadaan jiwa pembaca setelah membaca puisi atau akibat yang ditimbulkan puisi terhadap perasaan pembaca disebut suasana. • Amanat Amanat atau tujuan adalah hal yang mendorong penyair untuk menciptakan puisinya. rindu. khusyuk. menggurui. objektif dan khusus.menciptakan nuansa makna tertentu. Selain itu. Struktur Batin Puisi Menurut Waluyo dalam Jabrohim dkk (2003:65) struktur batin mencakup tema. senang. antipati. • Tema Tema adalah sesuatu yang menjadi pikiran pengarang (Jabrohim dkk 2003:65). pesan atau nasehat merupakan kesan yang ditangkap pembaca setelah membaca puisi. Arti dalam puisi bersifat lugas. Sedangkan menurut Waluyo (2003:40) amanat. dan amanat. namun lebih banyak penyair tidak sadar akan amanat yang diberikan (Jabrohim dkk 2003:67). rasa benci. Amanat dapat ditemukan setelah mengetahui tema. filosofis. tidak senang. dan sebagainya. sedangkan makna puisi bersifat kias. memberontak. Cara pembaca menyimpulkan amanat puisi sangat berkaitan dengan pandangan pembaca terhadap suatu hal. misalnya sikap simpati. protes. . tema berkaitan dengan arti. serius (sungguh-sungguh). Nada mengungkapkan sikap penyair. nada atau sikap penyair terhadap pembaca. tipografi juga berperan untuk menunjukan adanya loncatan gagasan serta memperjelas adanya satuan-satuan makna tertentu yang ingin dikemukakan penyair. • Nada dan Suasana Sikap penyair kepada pembaca disebut nada puisi. dari sikap itu terciptalah suasana puisi. dan sebagainya (Waluyo 2009:37). perasaan. mencemooh. objektif. Amanat yang hendak disampaikan oleh penyair mungkin secara sadar berada dalam pikiran penyair. nada. Ada puisi yang bernada sinis. patriotik. kharismatik. Amanat berbeda dengan tema. Dalam puisi. dan suasana puisi. Semua karya terkhusus karya sastra pasti memiliki tema yang merupakan pokok permasalahan yang diangkat dalam menulis karya sastra itu. dan umum. belas kasih (memelas). sedangkan amanat berkaitan dengan makna karya sastra (Jabrohim dkk 2003:67). Menurut Waluyo (2003:17) tema adalah gagasan pokok (subject-matter) yang dikemukakan penyair melalui puisinya. Sikap tersebut adalah sikap yang ditampilkan dari perasaan penyair. perasaan penyair. main-main. • Perasaan (Feeling) Feeling adalah sikap penyair terhadap pokok pikiran yang ditampilkannya (Aminuddin 2002:150).

9.8.  W.:7.5:3.8.3 .91.49.3/.9.:..9.:/:53.

79.8./.:#2.9:.3.3/.20.147..3.39.8.3.2.78:.9 81.3.3  5.91.8.91203...785749494 . 05 820 5078431.92:.3:9. 5.33.2.:39:203.9.9/:7   !078431.3.3.-./:3.3/.3.7802089.2.3..3 4394 %/:7.:/5075.3472.3808:.9.91 -./.203.9 .78:.2.30548.3  949:2 5745..:3.1:7.9 .393.503:3.9.038-.3.-742/  03:7:9.3  .9/.39:3 /. .147.08:.39:3038.3-079:7:9 9:7:9 .8..0781. /.3.3:39:080:7:.2 ..//:5 -07507.32030-:9.3:8./:.7-3   5078431.9./.3/3805079-.3 .3-07.3 .8. ..8..1:7.9:/-039:/03.2.   09.8.3.....2025078.:-.8.9:820 2090147...3.2...3203. .33.3-079::.3.35.-039:-.././.390780-:9820203:3.9507-.5.:./454 /.3..790080:7:.8.8.-.9:...79/.7..3 43945.7./..9.2..:-03/..7-3    82005 .3. 80:25.3.:5:37.2.8.9:.:39:-03/.9.8.38.-039:50325. 803.8.91.9.9.9.3 2030-.2.35:3907/..:503:3.-742/  20304254.3-.:-03/.8-:2./. 805079  80-.37. 4394949:25745.9:80-./03...9-07:-:3. ..9.2.:/5075.3-.-742/  03:7:9.. :3/./0-0../ .25.5.2..3.1:7..915./03.9.30-..9.9.5.2   09432 09432.:507:25./.5..2038 .3 /:3. .3.:792.. -.3-.380:7:5:.807:5..8.8. .3203.:17.34-090780-:9  09432:..7-3  209432. ..3 808:3:3.380-:..5023/.3:9.3.2.3...9:-03/..8:.9:-.3/3./03..3.2:5.38:.3:8.80.3203...3203/03.9.350393/.1:7.37. //09-03 /./.9/0.3  W'0781..9:803/7 .8 209432 830/48 /.3202507-.3..802-:9:.3 808:.2..8.:0109079039:907.3 ./.2. . .3   $30/4 $30/4.3:9.2./. 80-.8 03:7:9.8.97-:9/.9.9.9.3.3202-07.8 /.389.-742/    5 820 5820.5:3..-4.:9.39:7:33..9.1:7..32025:3.372.793..507:25..343709 4394 . 8.3 -07. 09.3503079.7..-742/  03:7:99073-473/ /.790 $.3:9/.30109079039: .39/.8073/80-:9/03.3/3.9:...3./../03.73. 805.8.33.780 2.8.502-.:08:8. .3 !7.7.91..3.2.9..:7.7.702-.9.9:.7-3    830/4..3/..047   $20 $20.2 ..3..9/.3:39:203.3.3/03.3...25:8203.3503/0 07.502-./.3.3..38.785749494 %/.: .-742/  !03.3:39:80-..3.7-.2.: $03.380-..2.80 17. $0..3-03/...9.39.9:4-0. 807:5.73./.3503.3/3.381.:203/03.2.32.:2:2792. 03.5./ 03.-742/  $0-.

-.78/.303/.3.38:.3.3805:3:3 $05:9.37...38:.38.3.3.788:.3/03.. 80:7:.3   07/./.9/.703.$.9.2.:3/.:-.2.3-:3 80/.../../-0/.3 8.4.8.78 -./.2.1 %547..079. 907/.:5078.907.8.2.9:5:8-...309.802-:9 ../80-:9/03.3503.478439.2203/:5.3.372..25:8   !07.8073:./. 72./..-.3 /. /.3.9../.78 ../.3-039:18.9.3.38:.8:.95./-.25:8.3.38.70/:5.9/.5.3907/. 72.9:8::.9-07507.907-..5..9.. /.394   4394503:3.2:9.9:7 .9.3   W%547.38.9. 8.7203.372.   07/.203.37./.850.9.7989.:203:3 5.38:.3-07.8... 8..3..2.: 503:8:3./..0/:./03.. 5:890780-:9/-.05.3 /.9..3.. /2..95.2.8.78.-.9-07.9:8::.7.7.2.3-07.9..3.9./..89.:9:.503:8.3-039: -039:9079039:..72./.3-:33.:39:203.3 8:7.8.2.3.8.9.3./.25.78 72.8025:73.3 /2.3 2.8.8:.3..3.2.3 5.-742/  #2....2.8.203.9:/.343843..2-.8.3..78 -. 907/..3/. .3 :9..9/..5.37920.38:.5:8 $:.5.7..4.1.9.9.2..38. /.39:3203.20703:3 /.:2.3.872. -..3  $05/83805-.3/.7.872..9:5:8803.3 8.93.8025:73..43945:890780-:9907.2  07/.3 .7..37..309.3.340502-./..9./.4.37.3. 72..25:8    3.980.3.5078.    .9..8 72.89./0-3.5078.5.. 903.38 72.3...9-. 203072..2-..83.3907. #2.. 72.33.:93703/.907-./.2-.8.95./.././.2.3..703..08:3  .7. 907-.7..75078.2.380.25.3:38:7.2.9.30383.  07/.78 72.843.-.3 72.30- 2:/.208:3.9:5:8 03..207:5./.25.3../. 23://3  %547.28.343843.1207:5.1/.9.80-.950393..9.7.2.3/.79443/.39547.:.2-.3.-:3-..7. 8.7.2.3-.3..:43843./.372.703..3.3:39: ./..37.3.3503/0 07.37.9.9.-.2 5:890780-:9 3.3.7..3202507. 907/./.  5.3././.

8./..5503.  ..5.9/./.3/02:.3 503.3.3 -073../8.3503.../.5503..3.   W.80.7.202-./.3.8..2.5:8 80/.8090..9.9079039:.3 /9..7.33.43.72:3380.8.25....8.-742/   897:9:7-.-742/  03:7:9..7-07.9:.8..9./.203..3.3203.502-.3.503..78.3 8.8.7907.0244 . 2.: 5:83.:9::.. 507.3 003  003./03.9..7.7 28.203:3.897.8  4-091/.395.9.8.79 80/.3503.32./.38..3:2:2  .59..8.7..8..3/.2203:8.33:.93!:8  03:7:9.333 /02:.5502-.340503.3.3 9/..8.7 3. /.7:39:203.3/03.7    $97:9:7.7907.5.9..3.3./..59./.3.9.897.5503.3.32...3.9.7507.8.3 03/.9 148418 :8: /.3.3203:7:9.3.3207:5.7.3.2.782.9/902:.5:8-0781.3 2.5:8.8.9.3.5:8 2..7.3./.89202902.. $02:.-742/  79/./80-:98:./.3/92-:.502-.3.9749  -0.../80-:93.9. .3902.7.3.8.5.8 203./.3503./.3203/4743503.:4   ./..3.803.8. 73/: /.9:.705..9079039: $0..5503./.3 3.3.5:8 /..3.3.5502-. 202-.38090. %02..808:.8..-03./57.3/03.9   W%02.3. $.3. .9.9 .9 508..3.38079.3:39:203:3:..:3.. /.3 .35:83.3 7.9:   W!07..502-..3502-.9.8.8./../.3.5 825.3.3.590780-:9.9:.720./.3$:.8.25:8-0781.59:907.3 . 2.:5902.3502-...20325:.:4   902.9 2.8 2020.3.58:.257.95:88.:.9:.8.3..3/03.308.907:8:8..2025070. 23://3   $.8.9.3..8.3.5.30.8.../.2. 507.  2.8.8:.3544 5072.9-07-0/.554457.5:8.:902.2.8./..9 -07../.9907 .897.7.35:8907..380-.3 .7 /.-.3/.3.32.3/-07.3/9.8090.1:./.2.3.838 574908 203:7: 202-07439./.38.79/.5:8 .93203.39: 9547.35.8 4-091 /.380-.9 803..:8.3.3. .-07.-742/   $0/.9 2.20309./.3.2.:4/..3./.3..7 3.2.3544 8:-0.3/.3:8:8 80/.9207:5.3..3.3503..3.-07507.5507.3/9.25.9 -07.3.3503.9 /.2:3 0--.38:..:4     W2.9..25:8 902.59.25.3 807:8 8:3: 8:3: 5.9:..3.907.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful