Contoh Kultum KULTUM (contoh) Bismillahirrohmanirrohim. Assalamu'alaikum wr. wb.

Marilah kita panjatkan segala puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita menjadi orang-orang yang bersyukur. Sholawat serta salam kita tujukan kepada junjungan kita nabi Muhammad SAW sebagai pembawa wahyu Ilahi agar kita senantiasa berada pada jalan yang benar. Rekan-rekan sekalian yang dirahmati Allah, Allah SWT berfirman,
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru

kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung” (QS : Ali Imran, 104) Dari firman tersebut, Allah menyuruh agar kita senantiasa menjadi bagian dari golongan orang-orang yang menjalankan amar ma'ruf nahi mungkar. Ma'ruf berarti segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah SWT, sedangkan mungkar berarti segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya. Walaupun harus dengan pengorbanan, baik waktu maupun tenaga, namun dengan semangat lillahi ta'ala, insya Allah akan selalu terbuka jalan bagi kita. Saya berharap kita bisa menjadikan forum diskusi remaja ini sebagai bentuk pengamalan dari ayat 104, Qur'an Surat Ali Imran tersebut. Kebenaran hanya datang dari Allah, sedangkan kesalahan semata-mata atas kekurangan dari diri saya pribadi. Wassalamu'alaikum wr.wb.

Event tahunan ini merupakan ajang pelari menunjukkan kebolehannya dengan hadiah yang luar biasa. hal ini berarti fisiknya belum siap. Untuk menghadapi Ramadhan. saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunat) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya’ban. Anda harus menyesuaikan suhu yang lebih dingin di kota tersebut. untuk menyamai jarak yang akan dilombakan. Betapa banyak kita lihat shof sholat tarawih yang penuh pada minggu pertama akan menyusut pada minggu-minggu berikutnya. Perumpamaan diatas mirip dengan persiapan kita ketika menghadapi bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Bisa dibayangkan kalau anda tidak melakukan latihan sampai 40 km. bisabisa ketika hari lomba tidak sampai finish. Atau ada orang yang terkena gangguan kesehatan atau flu ditengah atau akhir Ramadhan. Hal ini menunjukkan bahwa latihan harus diusakan sesuai dengan yang akan dilombakan. ‘Wahai Rasulullah. Bacaan atau tilawah Al Quran juga harus diperbanyak karena bulan Ramadhan adalah bulan turunnya Al Quran dan dimana pahala akan dilipatgandakan. Gunakan waktu sebelum sahur untuk memohon maghfiroh dan keperluan kita kepada Allah SWT. tubuh kita sudah siap dan tidak bakal kedinginan atau sakit perut yang bisa menyebabkan kegagalan anda. 10. Diharapkan pada saat lomba nantinya. Dan tidak heran kalau nanti pada minggu terakhir. peluang untuk melakukan sholat tahajjud akan besar karena kita akan bangun untuk melakukan sahur. Akan merugilah kita bila waktu . Kanada. Ramadhan yang lamanya 29 atau 30 hari membutuhkan stamina dan kesiapan yang matang. 20 atau 25 km.’ Ibadah lain yang kita perlu persiapkan adalah qiyamu lail atau sholat malam.Persiapan Marathon dan Ramadhan Posted by: Gatot Pramono on: Agustus 11. Untuk kesiapan mental terhadap cuaca di Ontario dan penduduk sekitarnya. Untuk menghadapi lomba ini. Diantara latihan fisik yang anda lakukan adalah lari dalam jarak tertentu seperti 5. Bahkan anda perlu mencoba lari sampai sekitar 40 km. anda akan mempersiapkan fisik dan mental jauh hari sebelum lomba. seandainya anda adalah seorang pelari nasional yang akan diutus oleh KONI untuk mengikuti lomba lari marathon dunia di Ontario. Coba dibayangkan. beberapa warung semakin dikunjungi orang yang tidak kuat menahan haus dan lapar. 2009 • • In: Ibadah 24 Komentar Teman sekalian. maka anda tentunya akan tinggal di kota tersebut beberapa minggu sebelum lomba. Hal ini seperti yang tercantum dalam hadits yang diriwayatnya al-Nasa’i dan Abu Dawud (dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah): Usamah berkata pada Nabi saw. Rasulullah SAW sering melakukan puasa sunnat di bulan Rajab dan Sya’ban.’ Rasul menjawab: ‘Bulan Sya’ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang. Dalam bulan Ramadhan.

2008 • • In: Akhlaq | Aqidah 77 Komentar Rasulullah SAW pernah memberikan tiga buah nasehat kepada kedua sehabatnya Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman bin Jabal: “Bertakwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada. 1. Tirmidzi Tiga pesan Rasulullah SAW tersebut layak untuk kita perhatikan karena sangat berkaitan erat dengan kehidupan kita sehari-hari. buka puasa dan tadarus bersama. Wallahu a’lam. waspada dan penuh keseriusan. gatot pramono Tiga Nasehat Posted by: Gatot Pramono on: September 21. Bahagiakan istri/suami dan anak anda agar bulan Ramadhan M Top (Memang Top).” Maka Ubay berkata.BERTAQWA DIMANA SAJA Definisi dari kata taqwa dapat dilihat dari percakapan antara sahabat Umar dan Ubay bin Ka’ab ra. “Pernahkah kamu melalui jalan berduri?” Umar menjawab. Suatu ketika sahabat Umar ra bertanya kepada Ubay bin Ka’ab apakah taqwa itu? Dia menjawab. “Lalu apa yang kamu lakukan?” Umar menjawab. Buatlah hiasan dirumah agar terasa suasana Ramadhan. dan ikutilah kesalahanmu dengan kebaikan niscaya ia dapat menghapuskannya. “Maka demikian pulalah taqwa!” . “Pernah!” Ubay menyambung. kita juga perlu membuat suasana ceria dalam keluarga kita dalam menyambut bulan penuh rahmah ini. “Aku berhati-hati. Buat rencana untuk beribadah bersama keluarga seperti sholat berjamaah. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji. Jangan lupa.yang tersedia dalam bulan tersebut disia-siakan tidak untuk berdzikir atau membaca Al Quran. Bersih dan rapikan rumah.” HR.

Oleh sebab itu. 3. ketika kita berkumpul di dalam suatu majelis zikir.Sedang menurut Sayyid Qutub dalam tafsirnya—Fi Zhilal al-Qur`an—taqwa adalah kepekaan hati. lakukan kebaikan. bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya. yang perlu diperhatikan adalah akhlaq terhadap tetangga. Tetapi ketika kita berjalan sendirian di suatu tempat perbelanjaan. segera setelah kita melaksanakan kesalahan. Setelah minta maaf kemudian bawalah sesuatu hadiah atau makanan kepada orang tersebut. maka kesalahan tersebut insya Allah akan dihapuskan. tetapi bila tidak ada orang lain maka maksiyat dapat dilaksanakan.AKHLAQ YANG TERPUJI Akhlaq terpuji adalah keharusan dari setiap muslim. . rasa khawatir yang terus menerus dan hati-hati terhadap semua duri atau halangan dalam kehidupan. Maka ada orang yang ketika dia sakit maka dia akan memberikan sedekah agar penyakitnya segera sembuh. Sedang dosa yang dilakukan terhadap orang lain maka yang perlu dilakukan adalah memohon maaf yang bagi beberapa orang sangat sulit untuk dilakukan. Taqwa dimana saja memang sulit untuk dilakukan dan harus usaha yang dilakukan harus ekstra keras. yang membuat aku ditegur oleh Allah… (QS. Padahal Rasulullah SAW selalu minta maaf ketika bersalah bahkan terhadap Ibnu Ummi Maktum beliau memeluknya dengan hangat seraya berkata “Inilah orangnya. kehalusan perasaan. Hal ini dikarenakan segala penyakit yang kita miliki itu adalah karena kesalahan yang kita pernah lakukan. 2 KEBAIKAN YANG MENGHAPUSKAN KESALAHAN Setiap orang selalu melakukan kesalahan. Abasa)”. Untuk menjaga ketaqwaan kita dimanapun saja. Sebagai contoh. pikiran dan pandangan kita akan terjaga dengan baik. maka perlunya kita menyadari akan pengawasan Allah SWT baik secara langsung maupun melalui malaikat-Nya. Tidak memiliki akhlaq tersebut akan dapat mendekatkan seseorang dalam siksaan api neraka. dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam” Jadi dimanapun dan kapanpun kita harus menjaga ketaqwaan kita. Sedang perintah taqwa kapan saja terdapat dalam surat Ali Imron 102: “Hai orang-orang yang beriman. maka nasehat Nabi SAW ini menunjukkan bahwa kita harus bertaqwa dimana saja. Dari beberapa jenis akhlaq kita terhadap orang lain. Akan sangat mudah ketaqwaan itu diraih ketika kita bersama orang lain. Rasulullah SAW bersabda “sedekah itu menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api”. maka pikiran dan pandangan kita bisa tidak terjaga. Hari ini mungkin kita sudah melakukan kesalahan baik yang kita sadari maupun yang tidak kita sadari. Kebaikan tersebut dapat menghapuskan kesalahan yang telah dilakukan. Untuk dosa yang merugikan diri sendiri. Kalau ada suatu iklan minuman ringan: “Dimana saja dan kapan saja …”. maka salah satu cara untuk menghapusnya adalah dengan bersedekah.

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka jangan menyakiti tetangganya.” Ada yang bertanya: “Siapa itu Ya Rasulullah?” Jawab Nabi: “Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya. Bukhari. peringatan Allah sangat keras sampai diulangi tiga kali yaitu tidak termasuk golongan orang beriman bagi tetangganya yang tidak aman dari gangguannya. Hampir seluruh ayat tersebut terdapat kata-kata shoum: • • (Al Baqarah 183) (Al Baqarah 184) (Al Baqarah 185) (Al Baqarah 187) • • Hanya ayat 186 yang tidak mengandung kata shoum: . Bukhari) Dari hadits tersebut. Muslim dan Ibnu Majah) Dari Abu Syuraih ra. Maka terkadang kita perlu instropeksi dengan menanyakan kepada tetangga apakah kita mengganggu mereka. Demi Allah seseorang tidak beriman. bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: “Demi Allah seseorang tidak beriman.” (HR.” (HR. Wallahua’lam bish showab. gatot pramono Berdoa di Bulan Ramadhan Posted by: Gatot Pramono on: September 9. 2008 • • In: Ibadah | Tips 19 Komentar Aturan untuk shoum di bulan Ramadhan telah ditetapkan Allah SWT dalam surat Al Baqarah dari ayat 183 sampai ayat 187. Demi Allah seseorang tidak beriman.

sehingga kami dapat munajat/memohon kepada-Nya.” Peletakan ayat ini diantara ayat-ayat tentang shoum Ramadhan bukan tanpa maksud. nabi SAW bersabda: . Kalau ditilik dari asbabun nuzul ayat ini adalah berkenaan dengan datangnya seorang Arab Badui kepada Nabi SAW yang bertanya: “Apakah Tuhan kita itu dekat. Ibnu Abi Hatim. Pertama. hingga turunlah ayat ini. Seperti ketika seorang anak sebaiknya mengikuti nasehat/perintah orang tuanya untuk mendapatkan yang diinginkannya. Jadi janganlah kita berdoa kepada mahluk Allah seperti jin. tapi penempatan ayat ini menunjukkan pentingnya kita berdoa pada bulan Ramadhan. karena Allah SWT telah berfirman ‘Ud’uni astajib lakum’ (berdoalah kamu kepada-Ku. maka (jawablah). Ibnu Marduwaih.” (Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud) Atau dalam hadits lain. atau jauh. Dan kalaupun berdoa akan lebih baik apabila doa tersebut diucapkan secara langsung kepada-Nya. bahwasanya Aku adalah dekat. sehingga kami harus menyeru-Nya?” Nabi SAW terdiam. Syarat kedua dalam berdoa adalah kita harus memenuhi segala perintah Allah SWT. Menurut riwayat lain. (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir. makam atau pohon. pasti aku mengijabahnya)” (QS 40:60). Sedang syarat ketiga adalah kita harus beriman kepada-Nya agar doa kita diterima. Allah menjawab langsung tentang keberadaanNya yang sangat dekat dan langsung berfirman bahwa Dia akan mengabulkan segala doa kita. turunlah ayat ini (Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir yang bersumber dari Ali. ayat ini turun berkenaan dengan sabda Rasulullah SAW: “Janganlah kalian berkecil hati dalam berdoa. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Dalam ayat ini juga terdapat tiga syarat untuk diterimanya suatu doa. agar mereka selalu berada dalam kebenaran. Hal ini sesuai dengan hadits nabi SAW: “Orang yang berpuasa memiliki doa yang mustajab pada waktu berbuka. Abussyaikh dan lain-lain). Walaupun ayat 186 ini tidak mengandung kata shoum. Berkatalah salah seorang di antara mereka: “Wahai Rasulullah! Apakah Tuhan mendengar doa kita atau bagaimana?” Sebagai jawabannya. doa tersebut harus dipanjatkan kepada-Nya secara langsung.) Menurut Sayyid Qutb dalam kitabnya Fii Zhilalil Quran. maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku.“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku.

Wallahua’lam bish showab. karena ada yang menanyakan doa pembuka kultum.“Ada tiga orang yang tidak akan ditolak doanya yaitu pemimpin yang adil. Tirmidzi. ‘Demi keagungan-Ku. Maka perbanyaklah kita berdoa dalam bulan Ramadhan. urgensi dari berdoa dalam bulan Ramadhan karena hal itu meningkatkan kemungkinan doa kita diterima. Teman-teman yang dirahmati Allah. Aku akan menolongmu walaupun sesudah suatu waktu’” (Riwayat Imam Ahmad. Nasai dan Ibnu Majah) Demikianlah. orang yang berpuasa sehingga dia berbuka dan orang yang dianiaya. 2008 • • In: Tips 77 Komentar Assalamualaikum wr wb. Semoga Allah SWT menerima doa kita. gatot pramono Doa Pembuka Posted by: Gatot Pramono on: Juli 16. Doa mereka diangkat oleh Allah di bawah awan pada hari kiamat dan dibukakan untuknya pintu-pintu langit dan Allah berfirman. berikut saya cantumkan salah satu versi dari doa tersebut: .

maka Aku mendekat padanya sedepa. keluarganya dan sahabatnya. Bukhari) Didalam melihat jalan hidup masyarakat di sekitar kita. Sebaliknya orang yang suka . Ya Allah. aku mengesakanNya dan tidak mempersekutukanNya. maka dari hari kehari dia akan semakin terjerumus kedalam lembah yang hitam. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diriku dan keburukan amalku. maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal padaKu sehasta. salam dan kebaikan atas nabi Muhammad. Wassalam. Allah SWT berfirman “Jikalau seseorang hamba itu mendekat padaKu sejengkal.“Segala puji milik Allah.” Semoga bermanfaat. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Kami memohon pertolonganNya. Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan.” (HR. dan barang siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menunjukinya. Orang yang terbiasa berbuat maksiyat. maka Aku mendatanginya dengan bergegas. gatot pramono Membiasakan Berbuat Baik Posted by: Gatot Pramono on: Juni 11. bisa kita lihat bahwa beberapa orang mempunyai kecenderungan tertentu. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hambaNya dan rosulNya. dan mohon ampun kepada Nya. berikan sholawat. tidak ada nabi setelah Dia. Barang siapa yang diberi petunjuk Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menyesatkannya. 2008 • • In: Amal 84 Komentar Dalam suatu hadits qudsi.

Semakin seseorang memperbanyak dan membiasakan berbuat baik.” (HR. Oleh sebab itu. kematian yang tiba-tiba menjemputmu. Agar manusia terbiasa beribadah. Tirmidzi) Salah satu cara untuk mempermudah kita dalam memulai suatu amal ibadah adalah dengan mengetahui akan besarnya manfaat yang akan dirasakan.” (QS. kekayaan yang membuatmu berbuat melebihi batas. jangan menundanya hingga datang tujuh perkara. Salah satu kunci kesuksesan hidup kita adalah bagaimana kita membiasakan berbuat baik. Hal ini seperti yang disampaikan Rasulullah saw: “Bersegeralah untuk beramal. maka semakin banyak terbuka pintu-pintu kebaikan yang lain. saat bencana yang lebih dahsyat dan siksanya yang amat pedih. Hal ini sesuai dengan hadits qudsi diatas bahwa semakin tinggi intensitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT maka semakin dekatlah kita dengan-Nya. padahal perbuakan baik janganlah ditunda. sakit yang merusakmu. usia lanjut yang membuatmu pikun. agar mereka selalu ingat. Maka ketika kita mendorong mobil yang mogok. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari. Kalau belum yakin. “Dan sesungguhnya dalam Al Quran ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan). Kalau kita ada keinginan untuk menunda. Memulai suatu aktifitas terkadang lebih berat dibandingkan ketika melaksanakannya. saat kiamat. rutin berinfaq dan bahagia kehidupan keluarganya. Setelah mobil tersesebut bergerak. Apakah akan terus kamu tunda untuk beramal kecuali jika sudah datang: kemiskinan yang membuatmu lupa. maka semakin mudah jalan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. maka dia akan ramah ke tetangganya. dajjal. Permasalahan awal yang biasanya ditemukan dalam melakukan sesuatu yaitu dalam memulainya. Ada juga sifat kita yang menunda perbuatan baik. maka tundalah untuk menunda. kita juga perlu mencari ilmu secara berulang kali. diperlukan daya dorong yang kecil. Al Israa’ 41) Jadi. suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu. Bahkan beberapa pengulangan dalam Al Quran digunakan agar manusia semakin ingat. Semakin kita terbiasa berbuat baik. akan diperlukan tenaga yang besar saat sebelum mobil bergerak. puasa sunnah dua kali seminggu dan sholat jum’at sekali sepekan. Bahkan untuk menguatkan hati. mulailah perbuatan baik yang ingin anda lakukan sekarang dan jangan ditunda. perluas dan perdalam ilmu agar kita semakin yakin. kita wajib untuk mencari ilmu tentang fadhilah (kelebihan) dari suatu amalan atau ibadah. Segala hambatan atau godaan untuk tidak melaksanakan kebaikan tersebut akan bisa dilewatkan dengan keyakinan yang kuat. maka beberapa ibadah dilakukan berulang dalam kurun waktu tertentu seperti sholat lima kali dalam sehari. .sholat berjamaah ke masjid.

Catatan tersebut kemudian dibukukan dan diserahkan kepada kita (QS. Tidak tanggung-tanggung. sehingga si pencuri bisa melakukan aksinya. seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. “ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya. maka Dia yang keenam (QS. yang besar maupun yang kecil. . Tidak ada yang tertinggal. “Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. Al Kahfi 49). Bila kita berlima. Bahkan Allah SWT teramat dekat dengan kita yaitu lebih dekat dari urat leher kita. Qaaf 17) Kedua malaikat ini akan mencatat segala amal perbuatan kita yang baik maupun yang buruk. maka Dia yang keempat.” (QS.Wallahu a’lam bish showab. Hal ini bisa terjadi bila hansip tersebut lengah atau ketiduran. Tetapi terkadang pencurian masih terjadi walau hansip sudah dibayar. Bila kita bertiga. gatot h. Hansip juga manusia! Bagaimana dengan Yang Maha Mengetahui? Allah SWT mengawasi manusia 24 jam sehari atau setiap detik tidak ada lengah. Yang Menciptakan kita selalu bersama dengan kita dimanapun dan kapanpun saja. pramono 3 Cara Allah SWT Mengawasi Posted by: Gatot Pramono on: Februari 11.” (QS. 2008 • • In: Aqidah 85 Komentar Karena taku didatangi pencuri. ada 3 cara yang dilakukan Allah SWT: 1 Allah SWT melakukan pengawasan secara langsung. Didalam melakukan pengawasan. Qaaf 16) 2 Allah SWT melakukan pengawasan melalui malaikat. maka warga suatu perumahan menyewa penjaga atau hansip. Al Mujadilah 7).

maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah.3 Allah SWT melakukan pengawasan melalui diri kita sendiri. kita hidup tidak akan bisa terlepas dimanapun dan kapanpun saja dari pengawasan Allah SWT. Ketika kelak nanti meninggal maka anggota tubuh kita seperti tangan dan kaki akan menjadi saksi bagi kita. Tidak ada tempat untuk mengingkari Allah SWT. Hal ini disebutkan dalam Al Quran surat Al Baqarah (2) : 97. membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. 2008 • • In: Ibadah 19 Komentar Al Quran diturunkan kepada Muhammad Rasulullah SAW selama 23 tahun masa kerasulan beliau.” . pramono diolah dari ceramah ust. Malaikat Jibril menurunkan Al Quran ke dalam hati Rasulullah dan beliaupun langsung memahaminya. Wallahu a’lam bish showab. Tidak ada waktu untuk berbuat maksiyat. dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. Kita tidak akan memiliki kontrol terhadap anggota tubuh tersebut untuk memberikan kesaksian sebenarnya. Al Quran di turunkan secara berangsur-angsur kepada Rasulullah SAW dengan perantaraan malaikat Jibril. Yakinlah bahwa perbuatan sekecil apapun akan tercatat dan akan dipertanyakan oleh Allah SWT dihari perhitungan kelak.” (QS. gatot h. “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka. Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril. Yaasiin 65) Kesimpulannya. Zaki Pentingnya Menghafal dan Memahami Al Quran Posted by: Gatot Pramono on: Januari 4.

Demkian Al Qur. Artinya Al Quran itu konsumsi/makanan hati bukan sekedar fikiran. Al Quran sebagai petunjuk bagi kita tidak cukup dibaca tapi juga dihafal dan difahami. Mereka menuliskannya di pelepah daun daun kering. tulang dll. Bagaimana dengan kondisi zaman sekarang? Bila kita perhatikan di sekitar kita. Al Quran difahami dengan menghafal. Bukan di akal fikiran beliau. Mushaf Al Quran selesai sebanyak 5 buah. Dalam peperangan Yamamah misalnya . Pada saat itu belum ada kertas seperti zaman modern sekarang ini. Kaum muslimin saat ini masih cukup berpuas diri dengan membaca Mushaf Al Quran dan tidak memahami maknanya. banyak para sahabat pemghafal Quran yang syahid. batu. memahami kehendakNya dan ringan melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala laranganNya. Akhirnya Abu Bakarpun dapat diyakinkan dan kemudian setuju dengan ide Umar bin Khattab. „ Apakah engkau meminta aku untuk melakukan apa yang Rasulullah tidak lakukan ?“ ujar beliau. ada berapa persen diantara mereka yang hafal Al Quran ? Berapa persen yang sedang menghafal Al Quran? Mungkin kita susah memberikan persentase karena dihitung dengan jari-jari tangan kita belum tentu genap semuanya. Padahal membaca Al Quran baru langkah awal interaksi Al Quran. Mungkin ada sebagian yang berkata mengapa perlu menghafal ? Tidakkah cukup dengan membaca Mushaf dan membaca tarjemahan ? Ternyata tidak cukup. banyak terjadi peperangan. daun-daun kering. Al Quran itu diturunkan di hati Nabi Muhammad. tulang dll itupun disimpan di rumah Hafsah. Satu disimpan Utsman dan 4 yang lain disebar ke : Makkah. Abu bakar sempat menolak. Zaid bin Haritsah pun sempat berkata : „ Apakah engkau meminta aku untuk melakukan apa yang Rasulullah tidak lakukan ?“. Tapi akhirnya Zaidpun setuju dan mulai mengumpulkan shahifah-sahhifah yang tersebar di tangan para shahabat yang lain. Dengan menghafal Al Quran ada „rasa“ (atau zauk) yang diberikan Allah kepada hati kita.an di ajarkan kepada para shahabat-shahabat yang lain. Basrah dan Kufah. Syria. Dan membaca tidak diulang-ulang. Abu Bakarpun lalu meminta Zaid bin Haritsah untuk melakukan tugas ini. Apalagi bila membacanya tidak diiringi dengan pemahaman artinya. Melihat kondisi ini Umarpun meminta Abu bakar sebagai khalifah untuk membuat Mushaf Al Quran. Rasa inilah yang menjadikan kita nikmat mengenal Allah. tabi’it dan thabi’i tabiin mempelajari al Quran dengan menghafal karena jumlah Mushaf yang sangat sedikit. . Pada saat Rasulullah telah wafat. Rasa ini didapat karena ayat-ayat yang dibaca berulang-ulang. Jadi pada saat itu para shahabat. Kemudian para shahabat langsung menghafalnya dan mengamalkannya. Efeknya sangat berbeda dengan mengulang-ulangnya. Pengulangan kalam-kalam suci itulah yang menjadi „makanan“ untuk hati. „ Rasa „ ini kurang ada juga sedikit ketika kita hanya membaca. Tapi dengan gigih Umar bin Khattab menjelaskan urgensinya pembuatan Mushaf bagi kepentingan kaum muslimin di masa yang datang. diantara teman-teman dan keluarga kita. Barulah pada zaman Khalifah Utsman bin Affan.Kemudian Rasulullah SAW mengajarkan Al Quran itu kepada para shahabatnya. Dan sesuai dengan ayat di Al Baqarah : 97 diatas. Bukan dengan sekedar membaca. Batu.

Itulah ilham. Sebagai misal ketika kita masuk ke tempat maksiat maka hati kita akan terasa tidak enak. kemudian pada suatu saat kita. Seperti disebutkan oleh Allah Azza wa Jalla dalam surat Al Anfaal ayat 29: Hai orang-orang beriman. dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. kiai dan pemuka-pemuka agama. Bukankah kita pernah bingung tentang suatu masalah. Furqan inilah yang dibutuhkan di dalam kehidupan ketika berperang dengan bisikan-bisikan syaithan yang membujuk-bujuk kita untuk berbuat maksiat dengan iming-iming duniawi yang menggiurkan. Seperti yang difirmankan Allah SWT dalam surat Asy Syams ayat 8-10: “Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. dan Allah mempunyai karunia yang besar. Tanpa menghilangkan rasa hormat kepada para penyampai-penyampai risalah agama. Itulah peringatan dari hati kita yang bersih.“ Ilham ini dapat dirasakan dengan dalam hati kita. Bila kita menghafal dan mentadaburi Al Quran maka Allah akan mengajarkan kepada kita pengetahuan melalui hati kita dengan perantaraan ilham. dan Kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu. Al Quran juga sebuah petunjuk/pedoman hidup bagi kita kaum muslimin : Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya. secara individual juga mempunyai kewajiban berusaha memahami Al Quran dari aslinya langsung dari firman-firmanNya. jika kamu bertaqwa kepada Allah. Tapi hanya segelintir orang yang hafal dan faham Al Quran. petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. „cling“ mememukan cara untuk menyelesaikan masalah dengan baik. Atau ilham itu sebagai furqan atau pembeda mana-mana amal yang haq dan mana-man yang bathil. (QS Al Baqarah : 2) Jadi intinya Al Qu’an adalah pedoman hidup. Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. Bagaimana Al Quran bisa menjadi pedoman hidup seorang muslim secara individual bila membaca dan memahaminya secara tuntas saja belum dilakukan ? Dan banyak . kita sebagai hamba Allah. tidak nyaman.Kaum muslimin saat ini cukup berpuas diri dengan membaca „buta“ Al Quran dan menimba ilmu dari para ustadz. Karena itu sangatlah kita memerlukan furqan yang menjadikan kita mantap mengetahui yang haq dan yang bathil.

Bila sistem ini diterpakan juga untuk bahasa Arab (sebagai media inti pemahaman Al Quran) maka ketika berumur 20-25 seorang muslim sudah mulai bisa memahami Al Quran dengan mandiri. Keislaman juga belum tentu bisa menyelamatkan kita dari siksa api neraka. Karena keislaman seseorang tidak cukup untuk dapat menurunkan pertolongan Allah dalam kehidupan kita di dunia. membaca. Hanya orang-orang yang beriman sejati yang mendapatkan semua janji2Nya yaitu kebahagian dunia dan akhirat. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayahNya kepada kita semua sehingga kita menjadi orang-orang yang mencintai Al Quran..diantara kaum muslimin yang meninggal dalam keadaan belum pernah membaca dengan tuntas Al Quran. Sebelum pergi kita dibekali dengan peta. bahasa Inggris diajarkan sejak SD. Bagaimanakah kriteria atau ciri-ciri orang-orang beriman yang sering dipanggil Allah dengan mesra “…yaa ayyuhal ladzina aamanu…. petunjuk. Bila kita bertemu dengan penduduk yang sangat kenal gunung semeru mungkin kita akan sampai dengan selamat. rambu-rambu dan petunjuk-petunjuk oleh seorang pendaki gunung profesional. Maka kita lihat ketika lulus SMA para mahasiswa sudah bisa belajat dari diktat berbahas Inggris. Tetapi bila orang kita tanya juga kurang faham jalan ke puncak gunung. akankah kita sampai ke puncak dengan selamat atau mungkin kita bisa tersesat ? Padahal bila kita memahami.” ? Allah yang Maha Pengasih telah menyebutkan di dalam Al Quran surat Al Anfal :2-4 . keluarga yang dibinanya juga akan berkulaitas sehingga akhirnya sebuah masyarakat madani yang dirindukan selama ini juga dapat terwujud. menghafalkannya. Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin. Bayangkan apabila kita akan pergi ke puncak Gunung Semeru. peta dan juga bertanya maka kita akan mendapat jalan pintas untuk sampai ke puncak gunung. 2007 • • In: Aqidah 13 Komentar Kita sebagai orang yang memeluk agama Islam tidak boleh berpuas diri dengan predikat seorang Muslim. Demikianlah renungan kita tentang Al Quran. memahami dan melaksanakan Al Quran dilakukan sebagai kewajiban indivial setiap kaum muslimin. membacanya. Memang solusi pemahaman Al Quran ini tidak akan dapat berhasil bila sistem pendidikan agama tidak berjalan intensif sejak dini. Wallahu alam bi shawab Ummu Alya Iman yang Haq Posted by: Gatot Pramono on: Desember 13. Sebagai permisalan. Tapi seperti dicontohkan oleh para sahabat. Bila secara individu seorang muslim meningkat kualitasnya. menghafal. memahami Al Quran bukan fardhu kifayah yang dibebankan kepada ulama. kiai atau ustadz. Tetapi kita tidak memahami petunjuk-petunjuk tersebut. Apakah kita dijamin akan sampai di puncak gunung semeru dengan selamat ? Kita mungkin lebih senang bertanya dengan penduduk setempat. memahaminya dan mengamalkannya.

tidak pernah ada rasa takut dan gentar menghadapi pernakpernik dan badai di dalam kehidupan dunia. bertafakkur dan kemudian bertasbih kepada Allah. Dalam firman Allah SWT tersebut jelas sekali menyebutkan bahwa seorang mukmin yang Haq. Kebesaran dan Kemuliaan Dzat . Orang-orang yang imannya tulen bila dihadapannnya dibacakan ayat Al Quran (dalil naqli) ataupun bukti aqli yang berupa demonstrasi Kebesaran Allah dalam penciptaan makhluk-makhlukNya maka bibirnyapun berucap “ Subhanallah…”. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Bahkan ketika melihat betapa sempurna dan hebatnya pasukan-pasukan Allah yang berupa misalnya lebah lebah dan madu yang dihasilkan. Setiap detik yang dilalui dipakai untuk “melihat” demonstrasi Kekuasaan Allah. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Asma Allah yang disebutkan dalam Al Quran dan hadits biasa disebut dengan 99 Asmaul Husna (bahkan lebih dari itu) menunjukkan Sifat-Sifat Allah yang Agung yang wajib kita ketahui. dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Hari-hari orang beriman tidak pernah ada yang menjemukan. buni dan jagad raya alam semesta maka diapun makin tunduk dan kagum pada Kuasa Allah. Sifat maupun PerbuatanNya. Terkadang gemetar haru mengingat sifat Kasih Sayang dan PengampunNya ataupun gemetar hati karena melihat Kebesaran ciptaanNya. Pemahaman atas makna dan tafakkur pada ciptaan2Nya dan Kebesaran Asma-asma Allah itulah yang dapat menghantarkan seseorang pada “wajilat quluubukum” 2. dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya). mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (nikmat) yang mulia. Hatinya yang gemetar hatinya bila disebutkan Asma Allah Gemetarnya bisa disebabkan karena banyak hal. 3. karena kagum dan takluk pada Kebesaran Allah.Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. Sesungguhnya Allah telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. fahami dan hayati maknanya. Ketergantungannya kepada Allah dan keyakinan bahwa Allah selalu menuntun dan melindunginya menjadikan langkahnya pasti menapaki roda kehidupan. yang benar-benar tulen. …. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Bertawakkal hanya kepada Allah Bagi orang yang imannya Haq. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. semangat hidupnya makin membara dan semakin giat beramal shalih. maka diapun makin yakin dan kagum pada Allah. . Keimanannya bertambah bila dibacakan ayat-ayat Tuhan Ayat dalam bahasa Arab artinya bukti. Bisa juga karena takut terhadap siksa api neraka yang sangat pedih dan terbayangkan dosa dan kebodohan yang telah dilakukan. dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan bila dia melihat Kebesaran Allah dalam penciptaan langit . mempunyai ciri-ciri sebagai berikut> 1. Bila membaca Al Quran yang menyebutkan tentang janji-janji Allah keimanannya bertambah. Dan itu semua makin meningkatkan imannya. Bisa juga gemetar karena berharap karunia surga – dunia maupun akhirat-.

yang tulen. Dan rezeki juga sudah ditanggung oleh Allah Azza wa Jalla. mengadukan beban hidup. Mengapa ? Karena shalat itulah yang menghalangi mereka berbuat maksiat dan mungkar. Shalat merupakan saat-saat yang indah bermunajat kepada Allah. Hati orang yang mukmin tidak terikat oleh harta yang dimiliki.Putus asa tidak ada dalam kamus hidupnya. Menafkahkan rezeki yang dipunyai Ciri terakhir seorang mukmin yang tulen adalah mudahnya dia bersedekah. yang dicintai Allahu Rabbi. Apakah kita sudah mempunyai 5 ciri-ciri di atas ? Bila sudah. Baginya harta karunia Allah yang didalamnya ada hak fakir miskin. Hidup dijalani dengan lapang dan mudah karena jalan keluar dalam tiap masalah. Harta diletakkannya di tangan bukan di hati Demikianlah ciri-ciri seorang mukmin yang Haq. Tapi dia juga bersedekah dalam keadaan sempit karena jalan kemudahan akan datang dengan derasnya sedekah. berilah istirahat kepada kita semua!” Dan bukti mereka mendirikan shalat adalah akhlaknya di luar shalat. . Persis seperti yang disabdakan junjungan kita Rasulullah SAW : Apabila engkau mempunyai masalah maka shalat (sunnah) lah 2 rakaat” (HR Bukhari) Mereka ini bukan sekedar melakukan shalat tapi mendirikannya. Bila kita belum memiliki 5 ciri ini maka kita perlu berusaha semaksimal mungkin agar kita bisa menjadi seorang mukmin sejati. insya Allah ada. memohonkan kemudahan hidup di dunia dan juga kemuliaan hidup di akhirat. kita harus mensyukuri dan meminta Allah mengekalkan sifat-sifat mulia ini dalam diri kita. Dan mukmin sejati inilah yang mendapatkan janji Allah yaitu kemuliaan derajat. Menjaga rukun-rukunnya. pengampunan dosa-dosa dan rezeki yang halal dan berkah. Sedekah adalah tanda syukur kepada Allah kerena diberi kelapangan dalam harta. 4. Semoga bahasan ini bisa menjadi jalan intropeksi bagi diri kita masing-masing. waktunya. Shalat tidaklah menjadi beban bagi mereka bahkan shalat merupakan saat beristirahat dari keruwetan hidup. Mendirikan Shalat Mereka ini adalah orang-orang yang gandrung shalat. Dan tepatlah sabda Rasulullah saat menyuruh Bilal adzan dengan berkata : “Wahai Bilal. Semakin baik mutu shalat maka semakin tinggilah akhlak seseorang 5. Shalat menjadi obat segala masalah kehidupan. sunnah-sunnahnya dan juga kekhusyuannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful