P. 1
Pengertian Korosi

Pengertian Korosi

|Views: 663|Likes:
Published by agnes_narwastu

More info:

Published by: agnes_narwastu on Oct 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/26/2013

pdf

text

original

BAB II PEMBAHASAN Pengertian Korosi Korosi adalah proses oksidasi sebuah logam dengan udara atau elektrolit lainnya

, dimana udara atau elektrolit akan mengami reduksi, sehingga proses korosi merupakan proses elektrokimia. Contoh korosi yang paling lazim adalah korosi pada besi. proses korosi pada logam besi dapat dijelaskan sebagai berikut, Pertama-tama besi mengalami oksidasi; Fe → Fe2+ + 2e E0 = 0.44 V

O2 + 2 H2O + 4e → 4OH- E0 = 0.40 V O2 + 4 H+ + 4e → 2 H2O E0 = 1.23 V Ion besi (II)yang terbentuk pada anoda selanjutnya teroksidasi menjadi ion besi (III) yang kemudian membentuk senyawa oksida terhidrasi (karat besi), Fe2O3.xH2O. Dari reaksi terlihat bahwa korosi melibatkan adanya gas oksigen dan air. Karena itu, besi yang disimpan dalam udara yang kering akan lebih awet bila dibandingkan di tempat yang lembab. Korosi atau pengkaratan adalah kerusakan atau degradasi logam akibat bereaksi dengan bahan korosif. Bahan korosif artinya bahan yang dapat menyebabkan korosif. Penguapan dan pelepasan bahan-bahan korosif ke udara dapat mempercepat proses korosi. Udara dalam ruangan yang terlalu asam atau basa dapat memeprcepat proses korosi peralatan elektronik yang ada dalam ruangan tersebut. Bahan korosif terbagi dalam tiga wujud, yaitu, car, padat, dan gas. Gas adalah yang paling berbahaya karena bahan gas akan menyerang saluran pernapasan yang ditentukan oleh kelarutan gas dalam permukaan saluran yang lembab atau berlendir. Contoh bahan korosif yang berwujud cair:
  

Asam mineral: asam nitrat, asam klorida, asam sulfat, asam fosfat, asam florida Asam organik: asam formiat, asam asetat, asam monokloro asetat Pelarut organik: petroleum, hidrokarbon tetraklorinasi, karbondisulfida, terpentin

Contoh zat korosif yang berwujud padat adalah :
  

Basa: NaOH, KOH, Natrium silikat, asam karbonat, CaO, CaC2, Ca(CN)2 Asam: trikloroasetat Lain-lain: fenol, natrium, kalsium, fosfat, perak, nitrat

Contoh zat korosif yang berwujud gas:
 

Kelarutan tinggi: amoniak, HCl, HF, formaldehid, asam asetat, sulfur klorida, tionil klorida, sulfuril klorida Kelarutan sedang: belerang oksida, klorin, arsen tri klorida, fosforpentaklorida

pemakaian dan pembuangannya. Faktor yang mempengaruhi adalah permukaan film. pemberian label. 4. sebab pelarut akan mempercepat penyerapan (absorpsi) senyawa-senyawa tersebut sehingga lebih membahayakan. terbentuklah kavitasi bubble baru satu titik. yaitu: Teori wear oxydation. Ikuti aturan-aturan penyimpanan. 5. Fretting corrosion Korosi fretting adalah korosi yang disebabkan gesekan antara logam dengan logam dan berakibat suhu logam naik dan tergerus sesama logam. kloro pikrin Hal-hal yang perlu dilakukan untuk pengamanannya adalah: 1. berdasarkan pada pengelasan dingin atau fusi yang terjadi pada interface permukaan metal yang mengalami tekanan. Gunakan selalu pelindung atau sarung tangan. Fragmen ini menyebabkan terjadinya oksidasi . 3. efek galvanic dan sifat metal/campuran 2. Simpan bahan di tempat yang sesuai (cocok) dan lakukan pengontrolan atau pengawasan secara teratur. Korosi kavitas adalah korosi yang disebabkan adanya benturan gelembung fluida dengan permukaan logam sehingga berakibat luka terhadap permukaan logam tersebut. Jenis-Jenis Korosi: 1. 6. dikloro metil eter. 7. dimetil sulfat. lalu bubble itu pecah dan menyebabkan kerusakan film dan mengubah bentuk flm. Jangan menggunakan pelarut untuk membersihkan kulit yang terkena bahan korosif atau bahan penyebab iritasi. Simpan persediaan di laboratorium dalam jumlah minimum. Korosi kavitasi . jas lab dan kaca mata. dikloroetil sulfida. turbulen (mengakibatkan gerakan cairan lebih besar pada permukaan logam dibanding laminar dan terjadi persentuhan yang lebih antara logam dengan sekitarnya). 3. Lain-lain: akrolein. Untuk setiap bahan kimia yang tidak dapat dicuci dengan air gunakan emulsi pembersih kemudian basuh dengan sabun dan air. kecepatan (bertambahnya kecepatan secara umum akan mengakibatkan bertambahnya pengikisan terutama jika diselubungi aliran yang berkecepatan kuat). 2. Mekanisme terjadinya fretting corrosion terbagi dalam dua teori. dan selama gerakan relatif titik kontaknya terputus dan fragmen dari metalnya berpindah. cucilah segera denagan air dan sabun. Langkah terjadinya korosi ini adalah membentuk kavitasi bubble pada perlindungan film. Hindarkan jangan sampai tumpah dan jika bersentuhan dengan kulit. Korosi erosi Korosi erosi adalah korosi yang disebabkan gesekan antara fluida dengan logam sehingga logam tergerus.

sebagai contoh. korosi besi terjadi apabila ada oksigen (O2) dan air (H2O). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Korosi: 1. 4. Oksigen dari udara yang larut dalam air akan tereduksi. Efek korosi yang disebabkan oleh pengaruh temperatur dapat dilihat pada perkakas-perkakas atau mesinmesin yang dalam pemakaiannya menimbulkan panas akibat gesekan (seperti cutting tools ) atau dikenai panas secara langsung (seperti mesin kendaraan bermotor). Sedangkan konsentrasi elektrolit yang besar dapat melakukan laju aliran elektron sehingga korosi meningkat. Kontak dengan Elektrolit Keberadaan elektrolit. maka semakin cepat berlangsungnya korosi pada permukaan logam tersebut. Sebagai contoh. 2. Logam besi tidaklah murni. Keberadaan Zat Pengotor Zat Pengotor di permukaan logam dapat menyebabkan terjadinya reaksi reduksi tambahan sehingga lebih banyak atom logam yang teroksidasi. Temperatur Temperatur mempengaruhi kecepatan reaksi redoks pada peristiwa korosi. 5. Kontak Langsung logam dengan H2O dan O2 Korosi pada permukaan logam merupakan proses yang mengandung reaksi redoks. karena adanya reaksi reduksi tambahan yang berlangsung pada katode yaitu: . yakni pada kondisi pH < 7 semakin besar. Secara umum. Ketika metal mengalami kontak dibawah pembebanan dan gerakan relatif yang berulang. semakin tinggi temperatur maka semakin cepat terjadinya korosi. Hal ini disebabkan dengan meningkatnya temperatur maka meningkat pula energi kinetik partikel sehingga kemungkinan terjadinya tumbukan efektif pada reaksi redoks semakin besar. Atom logam besi (Fe) bertindak sebagai anode dan atom C sebagai katode. Dengan demikian laju korosi pada logam semakin meningkat. berdasarkan bahwa banyak permukaan metal yang dilindiungi dari oksidasi atmosfir oleh suatu lapisan tipis oksida yang ada pada metal tersebut. adanya tumpukan debu karbon dari hasil pembakaran BBM pada permukaan logam mampu mempercepat reaksi reduksi gas oksigen pada permukaan logam. Semakin banyak jumlah O2 dan H2O yang mengalami kontak denan permukaan logam. sedangkan air sendiri berfungsi sebagai media tempat berlangsungnya reaksi redoks pada peristiwa korosi.Teori Oxydation water. melainkan mengandung campuran karbon yang menyebar secara tidak merata dalam logam tersebut. lapisan oksida terputus pada titik yang tinggi dan menghasilkan oksida debris. Dengan demikian peristiwa korosi semakin dipercepat. 3. Reaksi yang terjadi ini merupakan sel Volta mini. pH Peristiwa korosi pada kondisi asam. Akibatnya menimbulkan perbedaan potensial listrik antara atom logam dengan atom karbon (C). seperti garam dalam air laut dapat mempercepat laju korosi dengan menambah terjadinya reaksi tambahan.

Letak logam dalam deret potensial reduksi Korosi akan sangat cepat terjadi pada logam yang potensialnya rendah. Hal ini disebabkan karena mikroba tersebut mampu mendegradasi logam melalui reaksi redoks untuk memperoleh energi bagi keberlangsungan hidupnya. sedangkan logam yang potensialnya lebih tinggi justru lebih awet. 9. Metalurgi • Permukaan logam Permukaan logam yang lebih kasar akan menimbulkan beda potensial dan memiliki kecenderungan untuk menjadi anode yang terkorosi. Mikroba Adanya koloni mikroba pada permukaan logam dapat menyebabkan peningkatan korosi pada logam. Dicat Cat menghindarkan kontak besi dengan udara dan air. Pencegahan terjadinya korosi 1. 7. • Efek Galvanic Coupling Kemurnian logam yang rendah mengindikasikan banyaknya atom-atom unsur lain yang terdapat pada logam tersebut sehingga memicu terjadinya efek Galvanic Coupling .→ H2 Adanya reaksi reduksi tambahan pada katode menyebabkan lebih banyak atom logam yang teroksidasi sehingga laju korosi pada permukaan logam semakin besar. dan bakteri oksidasi sulfur-sulfida.2H+(aq) + 2e. Udara yang banyak mengandung uap air (lembap) akan mempercepat berlangsungnya proses korosi. 2. Mikroba yang mampu menyebabkan korosi. bakteri reduksi sulfat. bakteri besi mangan oksida. 8. Thiobacillus thiooxidans Thiobacillus ferroxidans. 6. Air dan kelembapan udara Air merupakan salah satu faktor penting untuk berlangsungnya proses korosi. Melumuri dengan oli atau minyak . yakni timbulnya perbedaan potensial pada permukaan logam akibat perbedaan E° antara atom-atom unsur logam yang berbeda dan terdapat pada permukaan logam dengan kemurnian rendah. antara lain: protozoa. Efek ini memicu korosi pada permukaan logam melalui peningkatan reaksi oksidasi pada daerah anode.

6. Galvanisasi (pelapisan dengan zink) Pipa besi. Dengan demikian. Untuk perlindungan katoda pada sistem jaringan pipa bawah tanah lazim digunakan logam magnesium. Plastik mencegah kontak besi udara dan air. Cromium plating (pelapisan dengan kromium) Besi atau baja juga dapat dilapisi dengan kromium untuk memberi lapisan pelindung yang mengkilap. Sama seperti zink. Hal itu terjadi karena suatu mekanisme yang disebut perlindungan katode. besi yang dilapisi timah akan membentuk suatu sel elektrokimia dengan besi sebagai anode. 4. Dengan demikian timah mendorong korosi besi. besi terlindungi dan zink yang mengalami oksidasi. Tin plating (pelapisan dengan timah) Biasanya kaleng-kaleng kemasan terbuat dari besi dilapisi dengan timah. Apabila lapisan timah ada yang cacat. Di sini. 19%Cr. . dan berbagai barang lain dilapisi dengan zink. sebagai katoda. Besi akan aman terlindungi selama logam pelindungnya masih ada / belum habis. misalnya untuk bemper mobil. lapisan timah hanya melindungi besi selama lapisan utuh (tanpa cacat). besi berfungsi hanya sebagai tempat terjadinya reduksi oksigen. yang disebut electro plating. zink dapat melindungi besi dari korosi sekalipun lapisannya tidak utuh. 5. kromium juga dapat memberi perlindungan sekalipun lapisan kromium itu ada yang rusak. Pelapisan dilakukan secara elektrolisis. Dalam hal ini besi. Timah tergolong logam yang tahan karat. Perlindungan katoda (pengorbanan anoda) Besi yang dilapisi atau dihubugkan dengan logam lain yang lebih aktif akan membentuk sel elektrokimia dengan besi sebagai katoda. maka timah justru mendorong/mempercepat kolosi besi.Cara ini diterapkan untuk berbagai perkakas dan mesin oli atau minyak mencegah kontak besi dengan air 3. Oleh karena potensial reduksi besi lebih positif daripada zink. Cromium plating juga dilakukan dengan elekrolisis. misalnya besi dicampur dengan logam Ni dan Cr menjadi baja stainless (72% Fe. terlindungi oleh logam lain (sebagai anoda. Mg. Logam ini secara berkala harus dikontrol dan diganti. Besi yang dilapisi timah tidak mengalami korosi karena tidak adanya kontak dengan oksigen (udara) dan air. Hal itu terjadi karena potensial reduksi besi lebih negatif daripada timah. 8. Berbeda dengan timah. dikorbankan). 9%Ni). 7. Akan tetapi. Membuat alloy atau paduan logam yang bersifat tahan karat. badan mobil. Oleh karena itu. Dibalut dengan plastik Berbagai macam barang. misalnya rak piring dan kerancang sepeda dibalut dengan plastik. Logam lain berperan sebagai anoda. misalnya tergores. dan mengalami reaksi oksidasi. tiang telepon. maka besi yang kontak dengan zink akan membentuk sel elektrokimia dengan besi sebagai katode.

dan meledaknya pembangkit tenaga nuklir akibat terjadinya korosi pada pipa uapnya. Kerugian langsung berupa terjadinya kerusakan pada peralatan. bahkan kerugian tidak langsung dapat berupa terjadinya kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa. karena terjadinya pergantian peralatan yang rusak akibat korosi.Dampak Korosi jembatan yang runtuh akibat korosi yang terjadi pada tiang penahannya (sumber: http://www.com) Dampak yang ditimbulkan korosi dapat berupa kerugian langsung dan kerugian tidak langsung. Sedangkan kerugian tidak langsung berupa terhentinya aktivitas produksi. seperti kejadian runtuhnya jembatan akibat korosi. terjadinya kebakaran akiba kebocoran pipa gas karena korosi. permesinan atau struktur bangunan. korosi yang menyebabkan kebocoran pada pipa yang terbuat dari logam .matcoinc.

perlindungan katoda dan sebagainya. 3.1 Latar Belakang Korosi adalah proses oksidasi sebuah logam dengan udara atau elektrolit lainnya. korosi kavitas. adanya kontak dengan elektrolit. dan lainnya. metalurgi. Faktor penyebab korosi antara lain mikroba. runtuhnya jembatan akibat korosi pada tiang penahannya. 1. Untuk mengetahui pengertian korosi. 4. sehingga proses korosi merupakan proses elektrokimia. Jenis-jenis korosi yaitu korosi erosi.2 Rumusan Masalah 1. pH. 5. 2. Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya korosi. 3. Untuk mengetahui dampak korosi.3 Tujuan Penulisan 1.BAB I PENDAHULUAN 1. dimana udara atau elektrolit akan mengami reduksi. temperatur. dan korosi fretting. 2. Contoh dampak korosi adalah kebocoran pipa yang terbuat dari logam. Pencegahan korosi dapat dilakukan dengan cara mengecat. Apa itu korosi? Apa saja jenis-jenis korosi? Faktor apa sajakah yang menyebabkan terjadinya korosi? Bagaimana cara mencegah korosi? Apa saja dampak korosi? 1. cromium platting. 5. 4. . Untuk mengetahui cara mencegah korosi. Untuk mengetahui jenis-jenis korosi. galvanisasi.

4. 6. 7. 2. Oleh sebab itu. 5. Dicat Galvanisasi Tin Platting Cromium Platting Dibungkus dengan plastik Pengorbanan anode Membuat alloy yang bersifat tahan karat Melumuri dengan oli dan minyak . 8. korosi harus dicegah.BAB III PENUTUP Dampak dari korosi bersifat sangat merugikan. Beberapa cara untuk mencegah korosi antara lain: 1. 3.

net/ .e-dukasi.wikipedia.com/ http://www.wordpress.com/2010/04/20/korosi-dan-cara-pencegahannya/ http://kimiaku.org/wiki/Korosi http://kimia123sma.DAFTAR PUSTAKA http://id.wordpress.

MAKALAH KIMIA BAHAN KOROSI ANGGOTA: RUSMINI CHRISTO RINALDY IKA CHRISTIANI AGNES NARWASTU MARIA OCTOVIANNE DYAN (21030110130076) (21030110130078) (21030110130080) (21030110130081) (21030110130083) TEKNIK KIMIA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO 2011 .

 .9070393.32030-.9/. 02-./3.30-4.3 9/.3  5072083. 507././. 907..9 -07:5././3. 07:.3 55.9. 502-.9. 4748  /.-.38:3 -07:5.35.55./3. 507.3 507.3. 3:7.9 4748  -. 907..3 07:.3 . :.8 ..3 7:8.9.9. .3 /92-:.3 . .3 .3 .8574/:8  .3 07:.-.39903.5.-.53.47.9...3907-:.39/.43. ..38:3 /. 0./3.  805079 0.: 897:9:7-./.. 907.3:3.0.38:3 /. .3 .  4748.7.3 .2      .3 2032-:...74.9 4748  907.9.3 9/.3.703.-.39.-.3 4748 /.55.47..3 5.5. 2. 0-4./3.703.3 7:39:3.38:3-07:5. .38:3  07:.3 47-. 4748 5.3 200/.3 .307:.25.9907. 0-.42  .9 -07:5. 07:8.3 $0/..3 .9.

9.9.2 70/:8  803.32030-.32030-.0..:/..38.:.33.2 7:39:3.4748    &39:20309.02-. .- 4748 .8..9.39.3/03.3 .3 4748 /.94/.7.947 5030-.7.3 4748 170993  ..9..0.-. 2030... 439. 0-4.  4394 /.4748            .4748   .:503079.3../3.  !03.9 /.3...4748   %::.8.25.25.7.9:7  /.3 80-.-..3.3 009749  5  902507. :/.    #:2:8./3..33.47.9: 4748 0748  4748 .3.3.3 907-:../.742:25.8  /.3.947. .203.947485..7.9 .203.  038 038 4748 ./.:038 0384748    &39:20309.:.33.3907. 4748 ..7.70..3 55.8 5073/:3..3.880-:.9.7 4.0.9. !&&   .2.8.9 /./.4748    &39:20309./..993 . /03.3907.2/03.3 203.5.:009749.3 574808 009742.3 274-.3!03:8. 574808 4748 207:5.  /2.:1.9:4748   5.947.4...8.7.57480848/.4748   5..  209../.3   &39:20309.038 0384748   .   5..25.34748    &39:20309.3.5..3:/.:7  .3503. .: 009749 .3 4748. /.-.

.7.9.3  0 80-..35.89 !0347-.- 9:  4748 .. .8 %3!.7 4748 -0781.34/.3.39.  0-07.993 742:2!.99.3.9 0:2:7/03.4748.9 .3.:39:203..3-0781.993 -:3:8/03.7:8 /.0.5.3                                  .7.4..34/0 02-:.7.9 8. /.25.3..9 207:..38.0. !&%&! .323.

%#!&$% 995.

.

47./ 50/.

.

4748 995.

.

47/57088 .2.42.82.

  .

.

 .

7.33..4748 /.0..3 . 503.

 995.

.

42.: 47/57088 .2.

 ½ $$ f¾ ° $                      .

  # $    % #&$                                     #$% # #$%  $#$%& # % '  %&%$% &'#$%$!  #    .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->