P. 1
TURBIN

TURBIN

|Views: 79|Likes:
Published by syitt

More info:

Published by: syitt on Oct 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

TURBIN

Turbin adalah suatu alat atau mesin penggerak mula, di mana energi fluida kerja yang langsung dipergunakan untuk memutar roda turbin melalui nosel di teruskan ke sudu-sudunya. Jadi, berbeda dengan yang terjadi pada mesin torak, pada turbin tidak terdapat bagian mesin yang bergerak translasi. Bagian turbin yang berputar dinamai rotor atau roda turbin, sedangkan bagian yang tidak berputar dinamai stator atau rumah turbin. Roda turbin terletak di dalam rumah turbin dan roda turbin memutar poros daya yang menggerakkan atau memutar bebannya (generator listrik, pompa, kompresor, baling-baling atau mesin lainnya). Di dalam turbin fluida kerja mengalami proses ekspansi, yaitu proses penurunan tekanan, dan mengalir secara kontinu. Fluida kerjanya dapat berupa air, uap air atau gas.

Turbin Air
Contoh sebuah turbin air dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Sebuah turbin air (KAPLAN) KAPLAN : Sebuah turbin baling-baling umumnya memiliki pelari dengan 3-6 bilah di mana kontak air semua pisau terus-menerus. Gambar baling-baling kapal berjalan di pipa. Melalui pipa, tekanan adalah konstan, jika tidak, pelari akan seimbang. Pitch dari pisau mungkin sudah ditetapkan atau dapat disesuaikan, yang memungkinkan untuk berbagai operasi yang lebih luas .. Komponen utama selain runner adalah sebuah gulungan kasus, gerbang gawang, dan tabung draft.

oleh karena itu. * Direct-aliran horisontal dan turbin air pit-vertikal. Nah kalau tadi agan dah ngenal namanya turbin air KAPLAN. * Aliran besar. * Kemungkinan sambungan ke pipa atau ke inlet beton. silahkan di perhatikan. * The inlet casing-dan drafttube terbuat dari logam atau beton cor. * Pisau runner terbuat dari perunggu atau stainless steel.turbin Kaplan dengan kurva efisiensi datar bisa – tanpa kerugian pemanfaatan dalam kisaran beban sebagian – dirancang untuk arus nominal besar. * Efisiensi Excellent juga dicapai berkat beban parsial dengan penggunaan kontrol dua-tingkat. * Kontrol drive melalui tekanan-tinggi unit hidrolik. * Compact struktur dengan persyaratan ruang diminimalkan. Desain terakhir bisa memasukkan: * Masing-masing rencana instalasi turbin. tidak perlu menginstal sebuah pelat penutup. * Darurat penutupan aparat panduan oleh gravitasi. * Optimal dengan masuk frontal dan debit. * Desain dengan gearbox depan dan generator terletak di pit atau dengan penggerak sabuk datar. * Untuk aliran maksimum pada pembangkit listrik sungai. * Berkat instalasi sederhana ke modus modular struktur. * Poros penyegelan terhadap air adalah berkat pemeliharaan-bebas untuk kemasan keramik. * Persyaratan sipil Kecil dalam kasus bangunan baru. sekarang agan saya kenalin dengan turbin uap atau bahasa bataknya (Steam Turbin)..!! .. * Mekanisme melintasi menutup turbin untuk penuh. dengan menutup beban.

Back Pressure Industrial Steam Turbine Turbin Uap (steam turbine) adalah suatu penggerak mula yang mengubah energi potensial uap menjadi energi kinetik dan energi kinetik ini selanjutnya diubah menjadi energi mekanis dalam bentuk putaran poros turbin. langsung atau dengan bantuan roda gigi reduksi. Poros turbin. Turbin uap dapat digunakan pada berbagai bidang industri. . Tergantung pada mekanisme yang digerakkan.Turbin Uap Contoh sebuah Turbin uap (Steam Turbine) lihat gambar dibawah ini. untuk pembangkit tenaga listrik. dihubungkan dengan mekanisme yang digerakkan. dan untuk transportasi.

Pemuaian (expansion) gas hasil pembakaran memuai dan mengalir ke luar melalui nozel (nozzle). Di dalam ruang bakar dilakukan proses pembakaran dengan cara mencampurkan udara bertekanan dan bahan bakar. 4. Prinsip Kerja Sistem Turbin Gas (Gas-Turbine Engine) Udara masuk kedalam kompresor melalui saluran masuk udara (inlet). Setelah melewati turbin ini gas tersebut akan dibuang keluar melalui saluran buang (exhaust). Proses pembakaran tersebut berlangsung dalam keadaan tekanan konstan sehingga dapat dikatakan ruang bakar hanya untuk menaikkan temperatur. Kemudian udara bertekanan ini masuk kedalam ruang bakar. Pemampatan (compression) udara di hisap dan dimampatkan 2. Didalam turbin gas energi kinetik dikonversikan menjadi energi mekanik melalui udara bertekanan yang memutar roda turbin sehingga menghasilkan daya. Pembakaran (combustion) bahan bakar dicampurkan ke dalam ruang bakar dengan udara kemudian di bakar. Kompresor berfungsi untuk menghisap dan menaikkan tekanan udara tersebut. dll. 3. Daya yang dihasilkan oleh turbin gas tersebut digunakan untuk memutar kompresornya sendiri dan memutar beban lainnya seperti generator listrik. ruang bakar dan turbin gas. sehingga temperatur udara juga meningkat. Sistem turbin gas yang paling sederhana terdiri dari tiga komponen yaitu kompresor. Pembuangan gas (exhaust) gas hasil pembakaran dikeluarkan lewat saluran pembuangan. Gas hasil pembakaran tersebut dialirkan ke turbin gas melalui suatu nozel yang berfungsi untuk mengarahkan aliran tersebut ke sudu-sudu turbin. Secara umum proses yang terjadi pada suatu sistem turbin gas adalah sebagai berikut: 1. .Turbin Gas Gas-turbine engine adalah suatu alat yang memanfaatkan gas sebagai fluida untuk memutar turbin dengan pembakaran internal.

Menurut siklusnya turbin gas terdiri dari:   Turbin gas siklus tertutup (Close cycle) Turbin gas siklus terbuka (Open cycle) Perbedaan dari kedua tipe ini adalah berdasarkan siklus fluida kerja. Turbin Gas Poros Tunggal (Single Shaft) Turbin jenis ini digunakan untuk menggerakkan generator listrik yang menghasilkan energi listrik untuk keperluan proses di industri. akhir ekspansi fluida kerjanya langsung dibuang ke udara atmosfir. dsb. tetap terjadi kerugiankerugian yang dapat menyebabkan turunnya daya yang dihasilkan oleh turbin gas dan berakibat pada menurunnya performa turbin gas itu sendiri.  Adanya mechanical loss. Pada turbin gas siklus terbuka. Turbin Gas Poros Ganda (Double Shaft) Turbin jenis ini merupakan turbin gas yang terdiri dari turbin bertekanan tinggi dan turbin bertekanan rendah. Sebab-sebab terjadinya kerugian antara lain:  Adanya gesekan fluida yang menyebabkan terjadinya kerugian tekanan (pressure losses) di ruang bakar. .Pada kenyataannya. dimana turbin gas ini digunakan untuk menggerakkan beban yang berubah seperti kompresor pada unit proses.  Berubahnya nilai Cp dari fluida kerja akibat terjadinya perubahan temperatur dan perubahan komposisi kimia dari fluida kerja. kontruksi poros dan lainnya.  Adanya kerja yang berlebih waktu proses kompresi yang menyebabkan terjadinya gesekan antara bantalan turbin dengan angin. 2. Klasifikasi Turbin Gas Turbin gas dapat dibedakan berdasarkan siklusnya. tidak ada proses yang selalu ideal. Kerugian-kerugian tersebut dapat terjadi pada ketiga komponen sistem turbin gas. Dalam industri turbin gas umumnya diklasifikasikan dalam dua jenis yaitu : 1. sedangkan untuk siklus tertutup akhir ekspansi fluida kerjanya didinginkan untuk kembali ke dalam proses awal.

Jumlah kalor yang dilepas: QR = (ma + mf) (h4 – h1) . Siklus Ericson Merupakan siklus mesin kalor yang dapat balik (reversible) yang terdiri dari dua proses isotermis dapat balik (reversible isotermic) dan dua proses isobarik dapat balik (reversible isobaric). sehingga saat ini siklus ini yang sangat populer digunakan oleh pembuat mesin turbine atau manufacturer dalam analisa untuk performance upgrading. dimana T1 = temperatur buang dan Th = temperatur panas. dimana effisiensi termalnya adalah : hth = 1 – T1/Th. Daya yang dibutuhkan turbin: WT = (ma + mf) (h3 – h4). yang terdiri dari dua proses isotermis dapat balik (isotermal reversible) dengan volume tetap (isokhorik). Proses 4 ke 1. pemasukan bahan bakar pada tekanan konstan. Jumlah kalor yang dihasilkan: Qa = (ma + mf) (h3 – h2). 2. Pada siklus Bryton tiap-tiap keadaan proses dapat dianalisa secara berikut: Proses 1 ke 2 (kompresi isentropik). Proses 2 ke 3. pembuangan panas pada tekanan konstan ke udara. Siklus Brayton Siklus ini merupakan siklus daya termodinamika ideal untuk turbin gas. Efisiensi termalnya sama dengan efisiensi termal pada siklus Ericson. Siklus Stirling Merupakan siklus mesin kalor dapat balik. Proses perpindahan panas pada proses isobarik berlangsung di dalam komponen siklus internal (regenerator). Kerja yang dibutuhkan oleh kompresor: Wc = ma (h2 – h1). Proses 3 ke 4. ekspansi isentropik didalam turbin. Siklus Brayton ini terdiri dari proses kompresi isentropik yang diakhiri dengan proses pelepasan panas pada tekanan konstan. 3.Siklus-Siklus Turbin Gas Tiga siklus turbin gas yang dikenal secara umum yaitu: 1.

3. sesuai dengan konsepsi H. dan exhaust section. kayu atau minyak. berfungsi untuk membersihkan debu-debu atau partikel yang terbawa bersama udara masuk. merupakan penyaring utama yang terdapat pada bagian dalam inlet house. Temperatur gas pembakaran yang masuk sekitar 450 C dengan tekanan 45 atm dan kompresornya langsung digerakkan oleh turbin. Main Filter. F. Komponen Turbin Gas Turbin gas tersusun atas komponen-komponen utama seperti air inlet section. Selanjutnya. Holzworth. “Societe des Turbomoteurs” di Paris membuat suatu sistem turbin gas yang konstruksinya berdasarkan disain Armengaud dan Lemate yang menggunakan bahan bakar cair. Sistem tersebut bekerja dengan gas hasil pembakaran batu bara. turbine section. Bagian ini terdiri dari: 1. Inertia Separator. dan beberapa komponen pendukung lainnya. merupakan penyaringan udara awal yang dipasang pada inlet house. Sedangkan komponen pendukung turbin gas adalah starting equipment. Tahun 1908. combustion section. cooling system. Berfungsi untuk menyaring kotoran dan debu yang terbawa dalam udara sebelum masuk ke kompresor. 2.Perkembangan Gas Turbin Disain pertama turbin gas dibuat oleh John Wilkins seorang Inggris pada tahun 1791. Pada tahun 1872. . Air Inlet Housing. udara yang telah melewati penyaring ini masuk ke dalam kompresor aksial. kompresornya digerakkan oleh turbin dengan perantaraan rantai roda gigi. Pesawat pancar gas yang pertama diselesaikan oleh “British Thomson Houston Co” pada tahun 1937 sesuai dengan konsepsi Frank Whittle (tahun 1930). merupakan tempat udara masuk dimana didalamnya terdapat peralatan pembersih udara. Tahun 1904. pada tahun 1935 sistem turbin gas mengalami perkembangan yang pesat dimana diperoleh efisiensi sebesar kurang lebih 15%. Tetapi usaha tersebut dihentikan karena terbentur pada masalah konstruksi ruang bakar dan tekanan gas pembakaran yang berubah sesuai beban. lube-oil system. 4. compressor section. Stolze merancang sistem turbin gas yang menggunakan kompresor aksial bertingkat ganda yang digerakkan langsung oleh turbin reaksi tingkat ganda. Pre-Filter. Dr. dibuat suatu sistem turbin gas yang mencoba menggunakan proses pembakaran pada volume konstan. Berikut ini penjelasan tentang komponen utama turbin gas: 1. Air Inlet Section.

2. 3.5. berfungsi untuk membagi udara agar merata pada saat memasuki ruang kompresor. Bagian ini tersusun dari wheels. 3. Merupakan bagian dari kompresor aksial yang berputar pada porosnya. 2. Compressor Stator. bagian casing yang didalamnya terdapat empat stage kompresor blade. bagian casing yang didalamnya terdapat compressor blade tingkat 5-10. stubshaft. Aksial flow compressor terdiri dari dua bagian yaitu: 1. Inlet Guide Vane. tie bolt dan sudu-sudu yang disusun kosentris di sekeliling sumbu rotor. merupakan blade yang berfungsi sebagai pengatur jumlah udara yang masuk agar sesuai dengan yang diperlukan 2. Inlet Casing. berfungsi untuk mengkompresikan udara yang berasal dari inlet air section hingga bertekanan tinggi sehingga pada saat terjadi pembakaran dapat menghasilkan gas panas berkecepatan tinggi yang dapat menimbulkan daya output turbin yang besar. 6. Forward Compressor Casing. Hasil pembakaran ini berupa energi panas yang diubah menjadi energi kinetik dengan mengarahkan udara panas tersebut ke transition pieces yang juga berfungsi sebagai nozzle. 4. Compressor Rotor Assembly. Combustion Section. Compressor Section. Aft Casing. Pada bagian ini terjadi proses pembakaran antara bahan bakar dengan fluida kerja yang berupa udara bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi. Merupakan bagian dari casing gas turbin yang terdiri dari: 1. Fungsi dari keseluruhan sistem adalah untuk mensuplai energi panas ke . Rotor ini memiliki 17 tingkat sudu yang mengompresikan aliran udara secara aksial dari 1 atm menjadi 17 kalinya sehingga diperoleh udara yang bertekanan tinggi. merupakan bagian casing yang berfungsi sebagai tempat keluarnya udara yang telah dikompresi. Discharge Casing. Komponen utama pada bagian ini adalah aksial flow compressor. merupakan bagian dari casing yang mengarahkan udara masuk ke inlet bellmouth dan selanjutnya masuk ke inlet guide vane. Inlet Bellmouth.

Cross Fire Tubes. 12 buah untuk temperatur kontrol dan 6 buah untuk temperatur trip. Komponen-komponen itu adalah : 1. dan sisanya digunakan untuk kerja yang dibutuhkan.siklus turbin. 3. . merupakan alat yang dipasang untuk mendeteksi proses pembakaran terjadi. 4. Combustion Liners. sebelum dibuang ke atmosfir gas panas sisa tersebut diukur dengan exhaust thermocouple dimana hasil pengukuran ini digunakan juga untuk data pengontrolan temperatur dan proteksi temperatur trip. 4. 5. Pada exhaust area terdapat 18 buah termokopel yaitu. berfungsi sebagai tempat masuknya bahan bakar ke dalam combustion liner. yang berfungsi untuk mengarahkan gas panas ke first stage turbine wheel. Transition Fieces. Second Stage Turbine. lalu mengalir ke exhaust plenum dan kemudian didifusikan dan dibuang ke atmosfir melalui exhaust stack. Exhaust section adalah bagian akhir turbin gas yang berfungsi sebagai saluran pembuangan gas panas sisa yang keluar dari turbin gas. Exhaust Section. dan (2)Exhaust gas keluar dari turbin gas melalui exhaust diffuser pada exhaust frame assembly. 4. Turbin Rotor Case 2. Dari daya total yang dihasilkan kira-kira 60 % digunakan untuk memutar kompresornya sendiri. Fuel Nozzle. Exhaust section terdiri dari beberapa bagian yaitu : (1) Exhaust Frame Assembly. terdapat didalam combustion chamber yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya pembakaran. berfungsi untuk meratakan nyala api pada semua combustion chamber. Combustion Chamber. Komponen-komponen pada turbin section adalah sebagai berikut : 1. berfungsi untuk mengarahkan dan membentuk aliran gas panas agar sesuai dengan ukuran nozzle dan sudu-sudu turbin gas. 5. First Stage Turbine Wheel. berfungsi untuk memanfaatkan energi kinetik yang masih cukup besar dari first stage turbine untuk menghasilkan kecepatan putar rotor yang lebih besar. 3. berfungsi untuk memercikkan bunga api ke dalam combustion chamber sehingga campuran bahan bakar dan udara dapat terbakar. Second Stage Nozzle dan Diafragma. Ignitors (Spark Plug). 2. Flame Detector. 5. Turbin Section. sedangkan diafragma berfungsi untuk memisahkan kedua turbin wheel. First Stage Nozzle. berfungsi sebagai tempat terjadinya pencampuran antara udara yang telah dikompresi dengan bahan bakar yang masuk. 7. 6. Sistem pembakaran ini terdiri dari komponen-komponen berikut yang jumlahnya bervariasi tergantung besar frame dan penggunaan turbin gas. berfungsi untuk mengkonversikan energi kinetik dari aliran udara yang berkecepatan tinggi menjadi energi mekanik berupa putaran rotor. Turbin section merupakan tempat terjadinya konversi energi kinetik menjadi energi mekanik yang digunakan sebagai penggerak compresor aksial dan perlengkapan lainnya. berfungsi untuk mengatur aliran gas panas ke second stage turbine wheel.

menghubungkan starting turbine dengan accessory gear dan HP turbin rotor. Lube Oil System. yaitu:  Main Lube Oil Pump. 4. Jenis-jenis starting equipment yang digunakan di unit-unit turbin gas pada umumnya adalah :    Diesel Engine. Accessory Gear Coupling. yaitu: 1. menghubungkan LP turbin rotor dengan kompressor beban. 3. Fuel System. beroperasi apabila tekanan dari main pump turun. Berfungsi untuk memindahkan daya dan putaran dari poros yang bergerak ke poros yang akan digerakkan. Load Coupling. Lube oil system terdiri dari:        Oil Tank (Lube Oil Reservoir) Oil Quantity Pompa Filter System Valving System Piping System Instrumen untuk oil Pada turbin gas terdapat tiga buah pompa yang digunakan untuk mensuplai lube oil guna keperluan lubrikasi. merupakan pompa utama yang digerakkan oleh HP shaft pada gear box yang mengatur tekanan discharge lube oil. 3. Ada tiga jenis coupling yang digunakan. menghubungkan accessory gear dengan HP turbin rotor. Berfungsi untuk melakukan start up sebelum turbin bekerja. Starting Equipment. Fuel gas yang digunakan sebagai bahan bakar harus bebas dari cairan kondensat dan partikel-partikel padat.  Auxilary Lube Oil Pump. (PG-9001C/H dan KGT 4X01. Coupling dan Accessory Gear. (PG –9001A/B) Induction Motor. 2. Lube oil disirkulasikan pada bagian-bagian utama turbin gas dan trush bearing juga untuk accessory gear dan yang lainnya. 4X02 dan 4X03) Gas Expansion Turbine (Starting Turbine) 2. Bahan bakar yang digunakan berasal dari fuel gas system dengan tekanan sekitar 15 kg/cm2. Untuk mendapatkan kondisi tersebut diatas maka sistem ini dilengkapi dengan knock out drum yang berfungsi untuk memisahkan cairan-cairan yang masih terdapat pada fuel gas. .Adapun beberapa komponen penunjang dalam sistem turbin gas adalah sebagai berikut: 1. Jaw Cluth. Lube oil system berfungsi untuk melakukan pelumasan secara kontinu pada setiap komponen sistem turbin gas. merupakan pompa lube oil yang digerakkan oleh tenaga listrik.

gepower.com/energy/en/turbines. http://www. http://www. Komponen-komponen utama dari cooling system adalah: 1. Chicago: Encyclopædia Britannica.wordpress. Ultimate Reference Suite.id 5.com/ 8. 4. Cooling System. Wiranto Arismunandar “Penggerak Mula Turbin”. 9. Sumber gambar:    http://www.turbomachinerymag.com 6. 5. Udara dipakai untuk mendinginkan berbagai komponen pada section dan bearing.tridentes.bently.ynqlj.com 3. Sistem pendingin yang digunakan pada turbin gas adalah air dan udara. 6. Emergency Lube Oil Pump. merupakan pompa yang beroperasi jika kedua pompa diatas tidak mampu menyediakan lube oil. Shlyakhin “Turbin Uap (Steam Turbines)”. 5. Off base Water Cooling Unit Lube Oil Cooler Main Cooling Water Pump Temperatur Regulation Valve Auxilary Water Pump Low Cooling Water Pressure Swich Referensi: 1. 2008.com/2010/02/14/turbin-gas/ . 2. Encyclopædia Britannica. P. penerbit erlangga 1999. 3. http://www.asp?id=3899 http://arya1984.com/ynsts/show. Gas-turbine Engine.pal. Artikel: http://majarimagazine.html http://www. Inisiator Aceh Power Investment 2.co. 7. penerbit itb bandung 1982. http://www.com 4.

NOZZLE Nozzle adalah alat untuk mengekspansikan fluida sehingga kecepatannya bertambah.blogspot.html . Jadi nosel berfungsi sebagai backpressure kontrol untuk mesin dan perangkat percepatan konversi energi gas panas menjadi energi kinetik. Fungsi sekunder dari nozzle ini adalah untuk memberikan dorongan yang pada bagian ini terjadi proses pembakaran antara bahan bakar dengan fluida kerja yang berupa udara bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi. Hasil pembakaran ini berupa energi panas yang diubah menjadi energi kinetik dengan mengarahkan udara panas tersebut ke bagian pengubah yang juga berfungsi sebagai nozzle.com/2011/05/teknologi-perlindungan-pada-nozzle. Sebuah nozzle exhaust dapat dianggap sebagai perangkat membagi daya yang tersedia dari kompor gas keluar utama antara kebutuhan turbin dan kekuatan jet. Fungsi dari keseluruhan sistem adalah untuk mensuplai energi panas ke siklus turbin http://rdsujono.

dv = d( v . v ) . m F . a = m .Energi Potensial Energi = F . v) Misal d (v . E=∫ E=∫ E= . d (m . dx = v . masukkan permisalan tadi F . v. dv = 2 (v . v + v . v + v . v. dx = d ( m v2 ) Karena energi adalah jumlah keseluruhan dari seluruh perubahan. dv) v . t F = m . dt = ( ) . dx = v . dx = m d( v2 ) . dt = v . karena m konstan maka F . m F . dv . dx = d( v . d (m . v = momentum (P) ) F= = Untuk setiap perubahan t (dt) akan ada perubahan x (dx) F . dv . dx = F . dp = v . v ) Kita asumsikan massa konstan sehingga dm = 0 F . dx = 0 + v . dm . v) F . ( m . x di mana x (jarak) = v . v) = dv . m .

semakin besar pula energi potensial gravitasinya. energy potensial gravitasi dapat dirumuskan sebagai: EP = mgh . yaitu kemampuan untuk melakukan usaha sebesar W = mgh.Energi Potensial Gravitasi Energi potensial ini berpotensi untuk melakukan usaha dengan cara mengubah ketinggian. pada ketinggian h benda mamiliki energy potensial gravitasi. Semakin tinggi kedudukan suatu benda dari bidang acuan. Jadi. Usaha untuk mengangkat benda setinggi h adalah W = Fs = mgh Dengan demikian.

KOMPRESOR Kompressor adalah mesin untuk memampatkan udara atau gas. Uap Air. Jika suatu gas/ udara didalam sebuah ruangan tertutup diperkecil volumenya. Carbon Dioksida. Namun ada juga kompressor yang mengisap udara/ gas dengan tekanan lebih tinggi dari tekanan atmosfer dan biasa disebut penguat (booster).1 : Kompresi Fluida Disini digunakan torak yang bergerak bolak balik oleh sebuah penggerak mula (prime mover) didalam sebuah silinder untuk menghisap. dan lainnya. Secara umum biasanya mengisap udara dari atmosfer. Kompressor yang menggunakan azas ini disebut kompressor jenis displacement dan prinsip kerjanya dapat dilukiskan seperti pada gambar dibawah ini : Gambar 2. tekanan dalam silinder dibawah torak akan menjadi negatif (kecil dari tekanan atmosfer) sehingga udara akan masuk melalui celah katup isap. maka gas/ udara tersebut akan mengalami kompresi. volume udara yang terkurung dibawah torak akan mengecil sehingga tekanan akan naik. Kemudian bila torak ditekan kebawah. Dalam hal ini udara tidak boleh bocor melalui celah antara dinding torak dengan dinding silinder yang saling bergesekan. 21% Oksigen dan 1% Campuran Argon. yang secara fisika merupakan campuran beberapa gas dengan susunan 78% Nitrogren. Minyak. . menekan dan mengeluarkan udara secara berulang-ulang. Jika torak ditarik keatas. Untuk itu digunakan cincin torak sebagai perapat. Sebaliknya ada pula kompressor yang menghisap udara/ gas bertekanan lebih rendah dari tekanan atmosfer dan biasanya disebut pompa vakum.

kompressor terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu Displacement (torak) seperti dijelaskan diatas dan Dynamic (rotary) yang mengalirkan udara melalui putaran sudu berkecepatan tinggi. Jika torak terus bergerak ke kiri. Pada titik ini tekanan dalam silinder mencapai harga tekanan Pd yang lebih tinggi dari pada tekanan dalam pipa keluar (atau tangki tekan) sehingga katup keluar pada kepala silinder akan terbuka.2 : Diagram P-V dari Kompressor Pada Gambar 2. . yaitu titik akhir gerakan torak pada langkah kompresi dan pengeluaran. kemudian bergerak ke kiri dan udara dimampatkan hingga tekanan naik ke titik (2). Sebelum masuk ke torak udara didalam kartel bersamaan diisap melalui pipa vacum. Gambar 2. PROSES KOMPRESI UDARA Proses kompresi udara yang terjadi pada kompressor torak dapat dijelaskan dengan menggunakan pendekatan seperti terlihat pada gambar 2. udara akan didorong keluar silinder pada tekanan tetap sebesar Pd.2. sehingga tidak terjadinya vacum di dalam kartel. Kemudian udara yang vacum di silinder keluar melalui pipa vacum. Torak memulai langkah kompresinya pada titik (1) diagram P-V.Berdasarkan prinsip kerjanya. terlihat bentuk dan susunan konstruksi kompressor yang menjelaskan secara visual bahwa udara masuk melalui air intake filter diisap oleh torak sampai ke titik maksimum bawah.3. Di titik (3) torak mencapai titik mati atas.

3 : Potongan Melintang Kompressor Torak KONDENSASI UAP AIR Udara yang dihisap dan dimampatkan didalam kompressor akan mengandung uap air dalam jumlah cukup besar. Aftercooler adalah heat-exchanger yang berguna untuk mendinginkan udara/ gas keluaran kompresor untuk membuang uap air yang tidak diinginkan sebelum dikirim ke alat lain. korosi dan peristiwa water hammer pada piping system.Gambar 2. Sumber IngersollRand [--]. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini : . Jika uap ini didinginkan udara yang keluar dari kompressor maka uap akan mengembun menjadi air. Uap air dipisahkan dari udara dengan cara pendinginan dengan air atau oli pendingin. Air ini akan terbawa ke mesin/ peralatan yang menggunakannya dan mengakibatkan gangguan pada pelumasan.

Gambar 2. Manfaat lainnya pada sistem hidrolik adalah. sehingga udara yang masuk ke dalam sistem udara tekan menjadi bersih dan tidak menimbulkan adanya endapan air.com/2008/07/prinsip-kerja-kompressor. oli tetap bersih karena kontaminasi dari air telah dibuang melalui Condensate Drain Valve.Gambar 2.5 : Condensate Drain Valve Sumber : http://martinwahyunus.blogspot.html .4 : Aftercooler Kompressor Multi Stage CONDENSATE DRAIN VALVE Condensate drain valve ialah bagian dari kompressor yang berfungsi membuang kondensat (uap air) yang terjadi saat kompressor bekerja dengan mengambil udara dari luar.

42  995. 05407 .

.

 .4 /  995. 5.

.

.     790995.45 /. 79... &92.. ..3072.33.8 9:7-30330 3. 9:7-42.42  ..33.43.0$:90 .90#010703.45 /.79.

.

42.30 ..2..72.

2-.5 $90.  $:2-07.394782:3.:.%:7-3 50307-99--.3/:3   ! $.3.2%:7-308 50307-907.7 O O O 995.3 %:7-3&.3/.7 !0307.  7.

.

42. 97/03908 .

0307.

03.

9:7-308 92 995.

.

42. 36 .

3898.

85/ 995.84 .

.

 47/57088 .7.42..

  .

.

.

9:7-3 .8.

      .

890780-:90-.9:39:203085.57088:7043974:39:2083/.3.33907.03075.7..7080:7:.3:..0780307.3203.7.39.0-:9:.9507./..340 :38/.3507. 203./3480-071:3880-..3503:-.. -.9./.39..30:.38.3/4743..05.-079./.3./.:89/.3./..31:/.2.  40..05.9202-.:39:2038:5.390780/.7:9.80 8:89:7-3   995.9./574808502-. -071:3880-.3.3-.07.9/.7../0307309/03. -0790. -.7/03.393/.3..3.580-.3-078::93 .:/.73403.9.3-07:5.0.35.8.3400.8502-.742547 .309 .7.388902.80:..5.3./.507.3.3/:-.803.-./ 0307309 :3880:3/07/...39:7-3/.5.3.85....  $0-:.03075.31:/.343.33..3:/..7.:39:202-07.7.8203..7.33-07:5.3.2-..

.

42.7/8:434 -48549 .

 .

.

90344 5073/:3.3 5./. 340 92             .

3/. / 2 . .3803.8:.  307 /2. 9 2 .8:28. /9..0307.39./. 2  /  . . .  2  / 2/ .080:7:.  . /. .. /2 .. /9    .242039:2 !      &39:809.703.39 /9 . /..  . /.7.350728..3 /   / .507:-. /.32./. .780:7:507:-.703.  .5507:-./2   /..32.307!49038.   8.3.. / 2 . /5.  //  2. . / . /.3. ./  / / .3  {  V { {{V{          {{{ .88.2   2 . .24389.. . /. / .  9.   /.:2.4389. 2 2.

0307549038. 7.7.7 5:.307!49038.3..093.:.3 5.8 ./ 0307549038.9.380-.9:-03/.9.9-03/.3-07549038:39:20./.7.:39:203.80-08.2.9/7:2:8.:.3 $02.8093.  82  03.3..38:.83.7./03.203:-..9: 02..3-08.7.3930/:/:./.3-03/./.5.3 802.3:8..20307549038.25:.8  307549038.9.3:39:20..72 ..8/.7-/..:. &8..  !2                  .3:8.3.9. 093...3/02.

7.8. /.:.207:5.380.38:8:3.3 .9.3 974703  803/.7-4348/. !#$ #   425708847.2:3.7./.25:7.32038..8 $0.25.3-0-07.25:7.9.:.5 :/. .3.57 3.7. &.9248107 .5:/.2083:39:202.7../.7..3743 .33.425708847.7..:2:2-.3..5.3:/..3./..8/03.18.2038.

9 -448907 $0-.3-.8/03.9248107/.8.3.7.3 2038..3./.3.5:.7 90.390./80-:9503:..425708847.30-93/.3.5:/.

:2  .3-. .9:./../80-:95425.8-0790.30-703/.8.3..790.3.8:.3.8.9248107/.3.

.. 2...7:.4:203.//.:/.39079:9:5/5070.3.280-:.8.7.

3-..90.4720.947...7...9  .2-..3-07080./9.38.80.7.-07:...7..3:/..07  //.5 2030.-.0..83/07:39:2038.947.38050795..80-../..5.7/-.3/3/383/07 .947.:.3:/./90.3907:7:3/-.7.4:20:/./3/3947.3.3203:3.507.3 :.83/80-:9425708847 038/85.  ..3... 803.9/..4080-:.3.7./30.3-0707.2.280-:.91 0.33.3.8:20.2425708 425708847..5  02:/.02039/.32.35738507.3..32030. 90780-:9.3947.7 425708:/.:.:/.8 90.7.2-..0.:/./.32030:. .50307.3  ..3203.3.7 90.7.9:58./..3947.947.3/.3/.-40-4. 572024.9..9/:8..7.3..3.39.3  .3 &39:9:/:3.3..283/07/-.-4.9248107 803.70.2:. 83/:3.30-..5./03.3203.

5..393  !# $$ !#$&# !74808425708:/. 425708847907/7/..02039 947...7 20.7.7425708847 !.9..3..9-039:/.790-078..:..540947.99390./3.:2//.9/.3//47430:.7 .947.425708847947.//.7.7. .3/./.:55.35030:.3..7  907./..3203.0992.580-08.82:2 -.3.3203:3.7.9.07 :/.8:20.7.3..2-.7 /:. $0-0:22.790 02:/. 749.3 503/0.3/.. .2-.7.3907-:./5..992.01907/8.99  /..9/0.0:.202:.3.3!/.203.739.7.3:/.8.7 .2.7.3947.07/.2..5.25..8.8/.7.7!/ 99  947.8.390..35738507.783/075.-.5./2.90.3-0707.3:/.5.75.9:99.33.3  803.2! '/.7..2.2.95.7.75.3   .32030..7.7   %47.8:.:2/83/070:...2! ' 02:/...4257083..:9.7 .05./.3./. .9.3.8:0947.05.3805079907.30-93/.38:8:3.  805079/0.:2  803.:2  .90.9.2.9:85.:/.5..9..9. 038.3909.07/..9:50:.255...25.:55./..3/03.7.33. ..83/07.33.8.20.907.9 .:/.90.3.3907.8.520.425708/.380.7.707..2-.283/07203.343897:8425708847..3/.7./.3/8.3.099  !..:5:9./.3 :/./.90.38:/: -070././.8 .907:8-0707.

74257088472..3/2.3/8.::5-08.7.5/.:.3//.5.9.3203.02083.2425708847./.30:.7 .7.7 !4943..  $$&!# &/.3907-.3/:3:.25.3425708847%47..7/..3 20302-:3203.3:/.7 73. .5..2:2.2-..:.. .7/...3039.53//33.

-.8..3.9.7./.4407.907..9.55388902  1907.33./..3:/.:39:203/33.507.3..3 4748/.3-07:3.22075./.3:.3 203.35.0.307.3203:3.350789.9 0.50:2./..

7:/..3 42570847:39:202-:.80:.2-.7 /58.5.3.5..3/ ( .:4503/33 $:2-0730784 #.7/-.3:.7.3/03.3 ..3/.9./..9..7.7.5./03..9/.380-0:2/720.95.3 &.503/33./33.39/.7.7.3.

5.7 43/038.7 803.343/038. .33..23.4407425708847:9$9.0  $:2-07995.3907.90/7.7  .:43/038..3 2./8.3-071:38202-:.7.2-.0.8:0/..5-078.88902/74.3.7  .3/.03/.3203. 4909. /-:.7.3.31.2-:/.2-../.:/.7 1907.7:.3.8/.3'.2032-:..3203./.5.0   .9 :.907.703.7.3'.7425708847.288902:/.90./-078/.439..9..9425708847-007..5.39/./03.3...790././.0  $%#'' 43/038.320..907.-.7.

.

42.793.:3:8 -48549 .2.

 .

.

57385 07. 425708847 92 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->