MU’TAZILAH 1.Definisi Mu'tazilah a.

Secara Etimologi Mu'tazilah atau I'tizaal adalah kata yang dalam bahasa Arab menunjukkan kesendirian, kelemahan dan keterputusan, b. Secara Terminologi Para Ulama Sedangkan sebagian ulama mendefinisikannya sebagai satu kelompok dari qadiriyah yang menyelisihi pendapat umat Islam dalam permasalahan hukum pelaku dosa besar yang dipimpin oleh Waashil bin Atho' dan Amr bin Ubaid pada zaman Al Hasan Al Bashry. Dan kalau kita melihat kepada definisi secara etimologi dan terminologi didapatkan adanya hubungan yang sangat erat dan kuat, karena kelompok ini berjalan menyelisihi jalannya umat Islam khususnya Ahli Sunnah dan bersendiri dengan konsep akalnya yang khusus sehingga Akhirnya membuat mereka menjadi lemah, tersembunyi dan terputus. 2. Sejarah Munculnya Mu’tazilah Kelompok pemuja akal (Qadariyyah) ini muncul di kota Bashrah (Irak) pada abad ke2 Hijriyah, antara tahun 105-110 H, tepatnya di masa pemerintahan khalifah Abdul Malik bin Marwan dan khalifah Hisyam bin Abdul Malik. Pelopornya adalah seorang penduduk Bashrah mantan murid Al-Hasan Al-Bashri yang bernama Washil bin Atha’ Al-Makhzumi Al-Ghozzal. Ia lahir di kota Madinah pada tahun 80 H dan wafat pada tahun 131 H. Di dalam menyebarkan bid’ahnya, ia didukung oleh ‘Amr bin ‘Ubaid (seorang gembong Qadariyyah kota Bashrah) setelah keduanya bersepakat dalam suatu pemikiran bid’ah, yaitu mengingkari taqdir dan sifat-sifat Allah. Seiring dengan bergulirnya waktu, kelompok Mu’tazilah semakin berkembang dengan sekian banyak sektenya. Hingga kemudian para dedengkot mereka mendalami bukubuku filsafat yang banyak tersebar di masa khalifah Al-Makmun. Maka sejak saat itulah manhaj mereka benar-benar terwarnai oleh manhaj ahli kalam (yang berorientasi pada akal dan mencampakkan dalil-dalil dari Al Qur’an dan As Sunnah -pen). Oleh karena itu, tidaklah aneh bila kaidah nomor satu mereka berbunyi: “Akal lebih didahulukan daripada syariat (Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma’, pen) dan akal-lah sebagai kata pemutus dalam segala hal. Bila syariat bertentangan dengan akal -menurut persangkaan mereka- maka sungguh syariat tersebut harus dibuang atau ditakwil.

Sebab penamaannya. bahkan amalan menurut mazhab mereka bukan termasuk rukun iman. akan tetapi dia di dalam satu kedudukan diantara dua kedudukan tersebut (manzlah baina manzilatain).telah muncul pada zaman kita ini satu jamaah yang mengkafirkan pelaku dosa besar dan dosa besar menurut mereka adalah kekafran yang mengeluarkan pelakunya dari agama. dan mereka adalah murjiah umat ini. dan mereka adalah Al Wa'iidiyah khowarij dan jamaah yang menangguhkan pelaku dosa besar. Hal ini didasarkan oleh riwayat yang mengisahkan bahwa ada seseorang yang menemui Al Hasan Al Bashry. lalu mereka menamainya Mu'tazily.. Kedua: Berpendapat bahwa mereka dinamai demikian karena ucapan imam Qatadah kepada Utsman Ath Thowil: siapa yang menghalangimu dari kami? apakah mereka Mu'tazilah yang telah menghalangimu dari kami? Aku jawab:ya. lalu berkata Al Hasan : telah berpisah (i'tizal) dari kita Washil. mereka dinamakan demikian karena mereka memisahkan diri dari Al Jamaah setelah wafatnya Al Hasan Al Bashry di awal-awal abad kedua dan . Kemudian dia berdiri dan memisahkan diri ke satu tiang dari tiang-tiang masjid menjelaskan jawabannya kepada para murid Al Hasan. tidak mu'min dan tidak kafir.3.. dan ini adalah asal penggelaran Ahlul Adil dengan Mu'tazilah. berkata Waashl bin Atho': saya tidak akan mengatakan bahwa pelaku dosa besar itu mu'min dan tidak juga kafir. dan iman tidak rusak oleh kemaksiatan. Para Ulama telah berselisih tentang sebab penamaan kelompok (aliran) ini dengan nama Mu'tazilah menjadi beberapa pendapat: Pertama: Berpendapat bahwa sebab penamaannya adalah karena berpisahnya Waashil bin Atho' dan Amr bin Ubaid dari majlis dan halaqohnya Al Hasan Al Bashry. Berkata A Qodhi Abdul Jabaar Al Mu'tazily dalam menafsirkan sebab penamaan mereka ini:telah terjadi dialog antara Waashil bin Atho' dan Amr bin Ubaid dalam permasalahan ini -permasalahan pelaku dosa besar-lalu Amr bin Ubaid kembali ke mazhabnya dan meninggalkan halaqoh Al Hasan Al Bashry dan memisahkan diri. maka bagaimana engkau memberikan hukum bagi kami dalam hal itu secara i'tikad? Lalu Al Hasan merenung sebentar tentang hal itu. lalu berkata:wahai imam agama. dan sebelum beliau menjawab. sebagaiman tidak bermanfaat ketaatan bersama kekufuran. dan Amr bin Ubaid mengikuti langkah Waashil. Berkata Ibnu Abl Izzy : dan mu'tazilah adalah Amr bin Ubaid dan Waashil bin Atho' Al Ghozaal serta para pengikutnya. dan dosa besar menurut mereka tidak mengganggu (merusak) iman. maka kedua orang ini beserta pengikutnya dinamakan Mu'tazilah.

2. Karena itu dalam sejarah umat Islam tidak mengenal pembahasan yang bercorak filsafat dan lengkap tentang Tuhan. pada masa pemerintahan Abbasiyah. Dengan demikian. mulhid dan zindik di samping itu juga dapat menumpas paham reinkarnasi. Ilmu perdebatan (jadal) 4. Pengaruh Mu’tazilah di Dunia Islam Mu’tazilah dalam menyelesaikan berbagai masalah keagamaan selalu menggunakan kekuatan akal pikiran. 4. Lawan-lawan itu di antaranya. kaum muslimin terancam dari berbagai aliran yang merupakan lawan-lawan kepercayaan Islam. sifat-sifat dan perbuatannya dengan disertai dalil-dalil akal pikiran dan alasan-alasan naql sebelum lahir aliran Mu’tazilah. tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa Mu’tazilah sangat besar pengaruhnya di dunia Islam. . Bidang ilmu Kalam (Theologi Islam). paham al-Mujassimah. Bidang ilmu balaghah (rethorika) 3. al-Rafidhah. Dalam sejarah. Kamum Mu’tazilah sangat serius membela dan mempertahankan akidah dari mereka yang bermaksud merusaknya.mereka itu bermajlis sendiri dan terpisah. Bidang orator dan pujangga. di antaranya: 1. sehngga berkata Qotadah dan yang lainnya: merekalah Mu'tazilah. Bahkan mereka diberi nama kaum rasionalis.

.   Kata wa atau wal adalah kata sambung. 2. 1. tidak di neraka. kebiasaan. perselisihan. Istilah sahabat Nabi artinya sudah mengkhusus pula. Sama persis dengan arti hadits. qunut. Karena itu kiranya generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang wajar tentang masalah ini guna menghindari pertikaian.  secara garis besar sudah diterangkan pula artinya. Sebenarnya masalah yang terkait dengan Ahlus sunnah wal jamaah jauh lebih mendasar. yaitu sikap yang berulang-ulang menjadi kebiasaan atau karakteristik. Kata assunnah artinya tingkah laku. hanya satu yaitu yang disebut dengan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Kata aljamaah. berarti "dan". Asal kata Nabi Muhammad saw dalam salah satu haditsnya bersabda bahwa umat Islam nantinya terpecah dalam berbagai kelompok yang berbeda pendapat sebanyak 73 golongan. perbuatan atau sikap Nabi saw. ahlu atau ahli.AHLUS SUNNAH WAL JAMAAH Sebagian kecil masyarakat ada yang mengidentikkan pengertian Ahlus Sunnah wal Jamaah dengan masalah khilafiyah sekitar tahlil. dan percekcokan yang tidak diketahui permasalahan yang sebenarnya. bacaan ushalli dalam mengawali salat. bukan hanya permasalahan yang sering dipertentangkan sebagai khilafiyah tersebut. ucapan. Dalam hal ini pengertiannya sudah mengkhusus menjadi kelompok sahabat Nabi. atau segala yang aku lakukan bersama sahabat-sahabatku. beliau menjawab singkat: Segala yang aku berada di atasnya sekarang bersama para sahabatku. Dari seluruh golongan tersebut. yaitu mereka yang beriman kepada Nabi dan hidup sezaman atau pernah berjumpa dengan beliau. bahkan ada pendapat bahwa assunnah lebih mendalam dari pada hadits. Dari hadits tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa:  istilah ahlus sunnah wal jamaah sudah pernah dipergunakan oleh Nabi saw sendiri. dan lain sebagainya. yang selamat. semula berarti kelompok. Ketika ditanya tentang artinya. talqin. Pengertian Berdasar hadits tersebut dapat diuraikan pengertian sebagai berikut:   Kata ahlun. berarti kaum atau golongan.

dan 2. tetapi ketika ada usaha kompromi antara Syiah dan anti Syiah. diikuti. dan penyimpangan ialah sikap tatharruf atau ekstrimisme. dan diamalkan pula oleh para sahabat. Hal yang menonjol dalam sejarah ialah kebangkitan golongan Syiah yang berlebihan mencintai famili Nabi.  ahlussunnah wal jamaah ialah golongan yang berusaha selalu berada pada garis kebenaran assunnah wal jamaah. Kalau golongan Syiah dapat disebut terlalu emosional sentimental atau terlalu mengikuti perasaan. Proses perkembangan Sinyalemen Nabi tentang golongan dan perbedaan yang timbul ternyata benar. pemisahan. memisahkan diri. Sikap berlebihan ini makin lama makin hebat dan menimbulkan tandingan yang berlebihan pula. maka golongan Khawarij dapat disebut terlalu radikal anarkis yang memusuhi semua pihak. 3. Maklum. ajaran yang dibawa. Secara popular dan mudah. berlebih-lebihan di dalam memegang pendirian atau melakukan sesuatu perbuatan. tetapi berbau reklame dan agitasi dapat dirumuskan bahwa ahlussunnah wal jamaah adalah golongan yang paling setia kepada Nabi Muhammad saw. Assunnah diartikan sebagaimana diuraikan di atas. bahwa hal yang disabdakan oleh beliau selalu berdasar wahyu Allah. tidak mau diatur. Faktor utama yang menyebabkan pembedaan. yang berangsur-angsur membedakan diri. tiap ada yang berlebihan ke kanan. Kemudian muncul golongan Khawarij yang terlalu kaku. . dan diamalkan oleh Nabi Muhammad saw. Semula mereka tergolong Syiah. tetapi berlawanan arah. radikal. Sebagaimana adat dunia. dan aljamaah diartikan penghayatan dan amalan para sahabat terkemuka sebagai petunjuk pembantu untuk mencapai ketepatan memahami dan mengamalkan assunnah. maka golongan ini melepaskan diri dan menamakan diri Khawarij.Dengan pengertian inilah kata assunnah dengan aljamaa dirangkaikan. dikembangkan. Oleh karena itu disimpulkan pengertian:  assunnah wal jamaah: persis sama dengan yaitu: 1. Setelah beliau wafat mulai timbul orang-orang yang kemudian menjadi kelompok dan golongan. biasanya timbul pihak yang berlebihan ke kiri. dihayati. sehingga menyalahkan sahabat Abu Bakar ra dan lain-lain. dan mulai menyimpang dari garis lurus assunnah wal jamaah.

maka dipaksakan penafsiran menurut selera mereka yang terlalu rasionalistis.  Infiltrasi kaum munafik yang berpura-pura Islam. diterjemahkan. Hal-hal lain yang menambah keparahan perbedaan atau penyimpangan. mempertahankan. menyiarkan. dan mengembangkan assunnah wal jamaah serta membentengi umat Islam dari unsur-unsur penyelewengan. berkelanjutan dengan golongan Umawiyah dan Abbasiyah. Terkadang pada suatu negeri jumlah mereka banyak dibanding pada negeri lain yang jumlahnya sedikit.  Pengaruh filsafat barat. Filsafat Yunani yang diungsikan dari barat karena dimusuhi oleh kaum Masehi banyak diterima. Disamping penyimpangan dan penyelewengan yang semrawut. dan kekuasaan. sehingga kalau ada dalil nash yaitu al-Quran dan al-Hadits yang tidak atau kurang sesuai dengan selera pikiran. hal ini berakibatsampingan timbul sikap terlalu akal-akalan sehingga akidah Islam yang mudah dan logis menjadi rumit dan sulit. Yunani. berjuang. masih cukup kuat dan besar kaum muslim yang tetap berada pada jalan lurus dengan tokoh para ulama shalihin mukhlishin. politik. Nasrani. dan dikembangkan oleh sarjana-sarjana Islam. bahkan penyelewengan dan bentrokan adalah:  Kepentingan famili. Kepentingan politik telah menimbulkan golongan pro dan kontra Utsman bin Affan dan Ali bin Abu Thalib.  Sisa-sisa kepercayaan lama dan israiliyat yang sedikit banyak masih ada pada pemeluk Islam baru dari berbagai unsur seperti Majusi. bercabang-cabang menjadi semrawut. Tiap penyimpangan disusul dengan penyimpangan. dan bekerja keras memelihara. Mereka juga disebut ulama salaf yang berusaha. Keberadaan dan karakteristik ahlussunnah wal jama’ah Keberadaan ahlussunah wal Jamaah tidak dibatasi oleh tempat dan masa tertentu. . Yahudi. makin lama membesar dan makin parah. Disamping kemajuan berpikir yang positif. Infiltrasi kaum munafik secara halus telah banyak menimbulkan pertentangan antara lain pernah ada 'anti Aisyah'. Dongengdongeng yang tidak ada dasarnya dalam Islam adakalanya dianggap seperti dari Islam.Pada zaman berikutnya muncul lagi golongan Mu'tazilah yang terlalu memuja akal. dan lain-lain terselundup di kalangan kaum muslimin baik disengaja maupun tidak. atau terkadang pada suatu masa mereka jumlahnya banyak dan pada masa 4. ahli agama yang beramal saleh dan yang ikhlas. Semula perbedaan atau penyimpangan kecil.

di manapun dan dalam masa apapun mereka berada. ath Thohawi. mereka senantiasa ada dan dapat diketahui karateristiknya sebagai orang yang kuat dalam mencontoh. Di samping itu.lain jumlahnya sedikit. Hanya saja mereka senantiasa ada. keberadaan ahlussunah wal Jamaah tidak terbatas berdasarkan ruang lingkup zaman dan waktu. kondisi masyarakat (kaum muslimin) awam yang melaksanakat syi'arsyi'ar agama. Ibnu Taimiyah dan imam-imam lainnya. ): satu goloongan (dari 73 golongan). Aqidah salaf adalah aqidah yang di wariskan oleh generasi terbaik yang di yakini dan di bukukan dalam buku-buku karangan para Imam. al Bukhori. 3. Dari generasi ke generasi. Isma'il ash Shobuni. hingga zaman kita sekarang ini. Ibnu Khuzaimah. kesyirikan dan jalan (sesat) lainnya. suluk (akhlak) maupun ibadah. sebagaimana yang disifatkan oleh Nabi sholallohu alaihi wa sallam bahwa mereka adalah: Ath. Di antara karateristik mereka adalah: 1. mereka adalah orang-orang yang termasuk (berpegang teguh) dengan aqidah salaf (orang terdahulu) dari generasi shohabat. mengikuti dan meneladani petunjuk Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam.hoifah ( Al. ad Darimi. Ibnu Abi Ashim. Secara umum. baik dalam aqidah. dan tetap dalam fitrohnya. Istilah-istilah di atas menunjukkan jumlah yang sedikit atau minoritas. tidak pernah terputus mata rantai keberadaan mereka. pada hakekatnya mereka termasuk ahlussunah wal Jamaah. seperti Imam Ahmad. tabi'in dan imam-imam pemberi petunjuk dari tiga generasi yang mulia. Mereka adalah orang-orang yang berada di atas Huda (petunjuk) Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam secara konsekwen. Mereka adalah orang-orang yang selamat dan terhindar dari talabbus (kesamaran dan pencampuradukan) terhadap bid'ah. . Dan jumlah ahlussunah wal Jamaah pada akhir zaman tidaklah banyak –Alloh a'lam-. Karateristik Ahlussunnah Wal Jamaah Sifat dan karateristik ahlussunnah wal jamaah telah dijelaskan Rosululloh sholallohu alaihi wa sallam secara gamlang dan jelas sekali. ): Golongan yang asing dan terasing. bahkan mereka tersebar luas di pelosok bumi. terhindar dari bentuk-bentuk kesyirikan dan bid'ah. ): Sekawanan orang.Ishobah ( irqoh Wahidah ( ): sekelompak umat. 2.urobaa ( Al.

Umar. kebangkitan.Golongan-golongan Ahlussunah wal jamaah Pada perkembangan selanjutnya. Disamping itu.hukum. membersihkan diri dari faham Qadariah dan Mu’tazilah. dengan mengikuti metodologi aliran as-Shifatiah (menetapkan sifat-sifat Tuhan) yang tidak terseret ke dalam faham antropomorfis (tasybih) dan ta’thil (meniaakan sifat2 Allah) serta bid’ah kaum Syi’ah.Oleh karena itu. Usman dan Ali. 2. menyelenggarakan perayaan dan peringatan bid'ah dan lainnya yang sering dilakukan orang-orang bodoh. baik yang terangterangan maupun yang tersembunyi sebagaimana yang diperintahkan Alloh subhanahu wa ta'ala dan Rosul-Nya. mencegah yang munkar. janji dan ancaman. dan pimpinan ummat. pertanyaan kubur. syarat ijtihad. Fuqaha (ulama fiqih) yaitu para Imam Mazhab iqh. bid'ah dan mencegah semua bentuk kebathilan. mendirikan monumen-monumen peringatan di atas kuburan. yang menganut aliran al-Shifatiah (menerima sifat2 Allah) dalam masalah teologi menyangkut Tuhan dan sifat-sifat yang azali. 4. dan memerangi kebohongan serta tidak terpengaruh sedikitpun oleh celaan para pencelanya. ia mengakui kekhalifaan Abu Bakar. memerintahkan yang ma'ruf. menetapkan wajibnya shalat Jum’at . Imamah. hukum. Mutakallimin (ulama kalam/theologi) yaitu orang yang memahami secara pas masalahmasalah keesaan Tuhan. Menetapkan adanya ru’yah (melihat uhan di hari kemudian). baik dari ahlur ra’yi maupun ahlul Hadits. meminta pertolongan kepada orang mati. pahala dan ganjaran. syafa’at dan pengampunan dosa selain syirik serta menetapkan kekekalan nikmat bagi ahli sorga dan kekelan siksa terhadap orang-orang kafir dalam neraka. dan tetap menghormati Salaf. haram. 5. kenabian. telaga. mereka adalah orang-orang yang memegang erat syi'ar-syi'ar agama. jembatan. beliau merumuskan ada delapan kelompok yang termasuk golongan Ahlus Sunnah Waljamaah yaitu: 1. Khawarij dan sederet golongan bid’ah lainnya. pemimpin. tidak akan ditemui pada diri ahlussunah wal Jamaah bentuk-bentuk talabbus di atas seperti mengeramatkan kuburan. meninggalkan dosa. lalai ataupun orang yang ikut-ikutan saja. Tidak berdo'a kepada selain Alloh subhanahu wa ta'ala. Mereka adalah orang-orang yang tampil di tengah-tengah masyarakat dengan menampakkan kejujuran berlandaskan kebenaran. Ahlus Sunnah Wal Jamah dikodifikasikan dengan lebih jelas oleh Imam Abdul Qahir bin Thahir al-Baghdadi (wafat 429 H) dalam bukunya Al Farq Bain Al Firaq (perbedaan diantara aliran-aliran). batu ataupun peninggalanpeninggalan kuno lainnya. Mereka senantiasa menegakkan yang fardhu dan sunnah. 5.

Mufassirin (ulama tafsir) yaitu mereka yang mengetahui aneka ragam qira’at Qur’an dan orientasi penafsirannya dan pena’wilannya sesuai dengan aliran Ahlussunnah waljama’ah tanpa terpengaruh kepada pena’wilan para pengikut hawa nafsu yang sesat. dan memandang wajib mentaati seorang pemimpin selama bukan maksiat. 8. Semua orang di semua negara yang di dalamnya dikuasai oleh syi’ar Ahlussunnah waljama’ah dan yang mengikuti ketujuh kelompok diatas. mampu membedakan antara yang shahih dan tidak. Dan mengatakan sahnya menyapu dua khuf (sejenis sepatu). Nahwu Sharaf. konsisten dalam ketauhidan. Maturidiyah 2. 4. Syafii. al. al-Akhfasy. dan mengikuti jejak pakar bahasa semisal al-Khalil. jatuhnya thalaq tiga. Olehnya itu. menafikan tasybih serta menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. 7. al-Ashma’i. Ahlul Lughot (ulama bahasa Arab) yaitu mereka yang ahli di bidang kesusasteraan. menjaga kehormatan ummat Islam baik materil maupun moril dengan berupaya menumbuhkan di pos-pos pertahanan mereka aliran Ahlussunnah waljama’ah. Maliki. Abu Amr bin Al ‘Ala.di belakang para Imam yang tidak terkena bid’ah dan wajibnya menetapkan hukum dari Qur’an. mengharamkan mut=92ah. Mutasawwifin (ulama tasawuf) yaitu para Zuhad Sufi yang giat beramal dengan tulus ikhlas dan menyadari sepenuhnya bahwasanya baik pendengaran. . 5. Ahlus Sunnah Wal Jama'ah mempunyai patron mengikuti dan menerima : 1. 3. yang tidak tercampur ilmunya dengan bid’ah kaum Qadariah atau Rafidah atau Khawarij. Singkatnya.a’dil (sebab-sebab kebaikan dan kelemahan seorang perawi Hadits) dan tidak terlibat dalam perilaku bid’ah yang sesat. penglihatan dan hati semuanya dipertanggungjawabkan di depan sang Khaliq yang takkan bisa lalai sebiji atom pun dari pandangannya.arra’. Fuqaha (ulama2 Fiqih) : Bermazhab dengan mazhab 4 yg muktabar : Hanafi. hadits dan Ijma’. Abu Ubaid dan sederet tokoh-tokoh lainnya dari Kufah dan Bashrah. al-Muzany. Hanbali. Mutakallimin (ulama2 kalam) : Asyariyah. Muhaditsin (ulama hadis) yaitu mereka yang ahli dalam melacak jalur-jalur Hadits dan Atsar dari Nabi. Sibawaihi. Mujahidin yaitu mereka yang bertempat di pos-pos pertahanan kaum Muslimin untuk menjaga kemanan negara dari serangan musuh. menguasai al-Jahr wat. 6. mereka giat beramal tanpa banyak bicara.

As Suhrawardi. dll. Darimi. Al Muzani. Muslim. Ibnu Majah. Jalaludin As Suyuthi. . Qurthubi. Muhaditsin (ulama2 hadis) : Para penulis kitab2 hadis : Sahih Bukhari. Mustadrak Hakim. Abu Thalib Al Makki. 7. menihilkan jihad. Al Khalil. Nasai. Fachrudin Ar Razi. menolak tasawuf. dsb. Muwatta' Malik. menolak hadis. Mujahidin : Para Sultan. maka boleh dibilang telah keluar dari Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.3. Jalaludin Mahali. Turmudzi. Mutasawwifin (ulama2 tasawuf) : Al Junaid. Al Ghazali. Al Ashma'i. Ibnu Malik. Ibn Katsir. dll. 6. Ibn Athoilah. Ibnu Khuzaimah. 5. Mufassirin (ulama2 tafsir) : Ibnu Abbas. Mujahid. Daraquthni. menolak Imam Mazhab. contohnya bila ada yang menolak ulama2 kalam. Amir yang menyerukan Jihad fisabilillah Apabila ada yang menolak salah satu dari 7 kelompok diatas. Al Qusyairi. Abu Dawud. Musnad Ahmad. 4. Ar Rumi. Ahlul Lughot (ulama2 bahasa) : Sibawaih. Ibnu Jarir At Thobari. dll.

2034.7.  :83.  :.8  2.  :./983 :.  -3: .7  ":79:-  -3 ..2.2  2034.987 .2. . . ./...8. .7. 8./ 2.7/ -394. .  .  5.-.3.2..9./18.  :./  -3: .99.187   -3: --.3.43943.7 /.2..:/38$::9 /    :9./7.320307:..2. ./ /8-   .  /    :1.. . -40 /-.$:9..-. :. .:/  %:72:/  .. :.2.8. $-./  :89.72 .8.7:/37#../ -:%.-...2.7  :82  -: . -. 7#:2  ":8. 9. ./8   !.:1 :3..6:93    ::49 :.9. 82.8.8.2.7.3 27.-..3 90.- . .9: /./.:/3.9.. /    :. ..3 2034. . .  .7 8$:7.7 :8 $:33./8  $.77 9 %4-. 8.13 :.2 -3::./3!. 503:8 9./8 2034.8  :. 0:.3 2034.3 -3:.8873 :.7  04254 /.2. .:1 203.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful