P. 1
Materi Fisika SMP Kelas VII

Materi Fisika SMP Kelas VII

5.0

|Views: 815|Likes:
Published by Oket RestouBumi

More info:

Published by: Oket RestouBumi on Oct 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2014

pdf

text

original

Materi Fisika SMP Kelas VII

Modul Fisika Online 30 comments Semester 1 Standar Kompetensi 1. Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan Kompetensi Dasar 1.1. Mendeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan beserta satuannya. 1.2. Mendeskripsikan pengertian suhu dan pengukurannya 1.3. Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari
    

Besaran dan Satuan | Materi | Simulasi Pengukuran Panjang | Materi | LKS | Simulasi Pengukuran Massa | Materi | LKS Pengukuran Waktu | Materi | LKS Suhu dan Pengukurannya | Materi | LKS

Latihan Online Besaran dan Pengukuran

Standar Kompetensi 3. Memahami wujud zat dan perubahannya Kompetensi Dasar 3.1. Menyelidiki sifat-sifat zat berdasarkan wujudnya dan penerapannya dalam kehidupan seharihari 3.2. Mendeskripsikan konsep massa jenis dalam kehidupan sehari-hari 1. Wujud Zat dan Perubahannya | Materi | LKS | Simulasi 2. Gaya Antar Partikel | Materi | LKS 3. Massa Jenis Zat | Materi | LKS Latihan Online Wujud Zat dan Perubahannya Kompetensi Dasar 3.3. Melakukan percobaan yang berkaitan dengan pemuain dalam kehidupan sehari-hari 1. Pemuaian Zat | Materi | LKS 1 | LKS 2 2. Penerapan Konsep Pemuaian Zat | Materi Latihan Online Pemuaian Zat

Kompetensi Dasar 3.4. Mendeskripsikan peran kalor dalam mengubah wujud zat dan suhu suatu benda serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari 1. Kalor | Materi | LKS 1 | LKS 2 2. Perpindahan Kalor | Materi | LKS 1 | LKS 2 3. Kalor dalam Kehidupan Sehari-hari | Materi Latihan Online Kalor

Semester 2 Standar Kompetensi 5. Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan Kompetensi Dasar 5.2. Menganalisis data percobaan gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
    

Jarak dan Perpindahan | Materi Kecepatan dan Kelajuan | Materi Percepatan | Materi Gerak Lurus Beraturan (GLB) | Materi | LKS | Simulasi Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) | Materi | LKS | Simulasi

Latihan Online Gerak Kompetensi Dasar 5.3. Menggunakan mikroskop dan peralatan pendukung lainnya untuk mengamati gejala-gejala kehidupan
 

Bagian - Bagian Mikroskop | Materi Cara Menggunakan Mikroskop | Materi

Kelas VII | Besaran dan Satuan
Materi Kelas VII 8 comments Berapakah tinggi dan berat badanmu? Tentu saja kamu dapat mengukur secara langsung tinggi badanmu dengan alat ukur meteran pita, misalnya 165 cm. Bagaimana dengan berat badanmu? Di dalam pembicaraan kita sehari-hari yang dimaksud dengan berat badan adalah massa, sedangkan dalam Fisika pengertian berat dan massa berbeda. Berat badan dapat kita tentukan dengan menggunakan alat timbangan berat badan. Misalnya, setelah ditimbang berat badanmu 50 kg atau dalam Fisika bermassa 50 kg. Tinggi atau panjang dan massa adalah sesuatu yang dapat kita ukur dan dapat kita nyatakan dengan angka dan satuan. Panjang dan massa merupakan besaran Fisika. Jadi, besaran Fisika adalah ukuran fisis suatu benda yang dinyatakan secara kuantitas. Besaran Pokok dan Besaran Turunan Besaran Fisika dikelompokkan menjadi dua, yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang sudah ditetapkan terlebih dahulu. Adapun, besaran turunan merupakan besaran yang dijabarkan dari besaran-besaran pokok. Sistem satuan besaran Fisika pada prinsipnya bersifat standar atau baku, yaitu bersifat tetap, berlaku universal, dan mudah digunakan setiap saat dengan tepat. Sistem satuan standar ditetapkan pada tahun 1960 melalui pertemuan para ilmuwan di Sevres, Paris. Sistem satuan yang digunakan dalam dunia pendidikan dan pengetahuan dinamakan sistem metrik, yang dikelompokkan menjadi sistem metrik besar atau MKS (Meter Kilogram Second) yang disebut sistem internasional atau disingkat SI dan sistem metrik kecil atau CGS (Centimeter Gram Second). Besaran pokok dan besaran turunan beserta dengan satuannya dapat dilihat dalam Tabel berikut. Besaran Pokok

Selain tujuh besaran pokok di atas, terdapat dua besaran pokok tambahan, yaitu sudut bidang datar dengan satuan radian (rad) dan sudut ruang dengan satuan steradian (sr). Besaran Turunan

Konversi Satuan Di samping satuan sistem metrik, juga dikenal satuan lainnya yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya liter, inci, yard, feet, mil, ton, dan ons. Satuan-satuan tersebut dapat dikonversi atau diubah ke dalam satuan sistem metrik dengan patokan yang ditentukan. Konversi besaran panjang menggunakan acuan sebagai berikut:
    

1 mil = 1760 yard (1 yard adalah jarak pundak sampai ujung jari tangan orang dewasa). 1 yard = 3 feet (1 feet adalah jarak tumit sampai ujung jari kaki orang dewasa). 1 feet = 12 inci (1 inci adalah lebar maksimal ibu jari tangan orang dewasa). 1 inci = 2,54 cm 1 cm = 0,01 m

Satuan mil, yard, feet, inci tersebut dinamakan satuan sistem Inggris. Untuk besaran massa berlaku juga sistem konversi dari satuan sehari-hari maupun sistem Inggris ke dalam sistem SI. Contohnya sebagai berikut.
    

1 ton = 1000 kg 1 ons (oz) = 0,02835 kg 1 kuintal = 100 kg 1 pon (lb) = 0,4536 kg 1 slug = 14,59 kg

Satuan waktu dalam kehidupan sehari-hari dapat dikonversi ke dalam sistem SI yaitu detik atau sekon. Contohnya sebagai berikut.
   

1 tahun = 3,156 x 10^7 detik 1 jam = 3600 detik 1 hari = 8,640 x 10^4 detik 1 menit = 60 detik

Besaran turunan memiliki satuan yang dijabarkan dari satuan besaran-besaran pokok yang mendefinisikan besaran turunan tersebut. Oleh karena itu, seringkali dijumpai satuan besaran turunan dapat berkembang lebih dari satu macam karena penjabarannya dari definisi yang berbeda. Sebagai contoh, satuan percepatan dapat ditulis dengan m/s^2 dapat juga ditulis dengan N/kg. Satuan besaran turunan dapat juga dikonversi. Perhatikan beberapa contoh di bawah ini!

       

1 dyne = 10^-5 newton 1 erg = 10^-7 joule 1 kalori = 0,24 joule 1 kWh = 3,6 x 10^6 joule 1 liter = 10^-3 m^3 = 1 dm^3 1 ml = 1 cm^3 = 1 cc 1 atm = 1,013 x 10^5 pascal 1 gauss = 10^-4 tesla

Jika sahabat ingin mencoba simulasi konversi satuan massa dan volume dapat klik disini.

Latihan Yuk!! 1. Adik sakit demam. Badannya terasa hangat. Ibu bermaksud mengukur panas badan adik. Alat ukur apa yang harus digunakan ibu? Sebutkan besaran pokok apa yang diukur! 2. Kakak mengendarai sepeda motor dengan kecepatan 54 km/jam. Dia hendak membeli bensin sebanyak 2 liter di pom bensin. Tulislah satuan besaran-besaran yang ada pada tersebut dalam SI dan lambang dimensinya! 3. Konversikan satuan-satuan berikut ini!
      

0,01 m dalam satuan μm 1000 km dalam satuan mm 25,4 cm dalam satuan inci 3 feet dalam satuan cm dan m 10 g dalam satuan mg dan kg 3 ons dalam satuan g dan kg 30 sekon dalam satuan menit

            

1. Satuan energi dalam SI adalah . . . . a. dyne b. joule c. newton d. watt 2. Jika kita menyalakan kipas angin maka terjadi perubahan energi dari . . . . a. energi listrik menjadi energi panas b. energi listrik menjadi energi kimia c. energi listrik menjadi energi gerak d. energi panas menjadi energi listrik 3. Energi yang tersimpan dalam makanan adalah energi . . . .

                                        

a. kimia b. gerak c. cahaya d. bunyi 4. Mobil balap A bergerak lebih lambat daripada mobil balap B. Jika mA = mB maka energi kinetik mobil balap A . . . . a. lebih kecil daripada energi kinetik mobil balap B b. lebih besar daripada energi kinetik mobil balap B c. sama dengan energi kinetik mobil balap B d. berubah-ubah 5. Benda A dan B bermassa sama. Jika benda A berada pada tempat yang lebih tinggi dari B maka . . . . a. Ep A = Ep B b. Ep A lebih besar dari Ep B c. Ep A lebih kecil dari Ep B d. Ep A = 0 6. Sebuah mobil bermassa 1 ton bergerak dengan kecepatan 20 m/s. Energi kinetic mobil adalah . . . . a. 2.000.000 J b. 200.000 J c. 20.000 J d. 2.000 J 7. Sebuah bola berada pada ketinggian 2 m. Jika massa bola 0,25 kg dan percepatan gravitasi di tempat itu 10 m/s^2, besar energi potensial bola adalah . . . . a. 2 J b. 3 J c. 4 J d. 5 J 8. Seorang anak mendorong tembok, usaha yang dilakukan anak tersebut adalah . . . . a. tetap b. berubah-ubah c. 0 d. 0,5 J 9. Untuk mencari besarnya usaha dapat dicari dengan persamaan . . . . a. W = F – s b. W = F + s c. W = F . s d. W = F . 2s

    

10. Andi melakukan usaha untuk mengangkat karung beras sebesar 250 J dalam waktu 125 sekon. Besar daya Andi adalah . . . . a. 1 watt b. 1,5 watt c. 2 watt d. 2,5 watt

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->