BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Perkembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini sangat pesat. Lintasberita.com (24/10/2009) mencantumkan data terakhir 2008 lalu, jumlah lembaga ini melayani 14,5 juta anak. Bahkan, tahun ini pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) telah membentuk Ditjen PAUD, Nonformal, dan Informal. Lalu, yang menjadi pertanyaan apakah gurunya berkompetensi? Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdauaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Luar. Biasa (P4TK TK dan PLB). Drs. E. Nurzaman, M.M, M.Si. melalui Harian Pikiran Rakyat Online (26/08/2011) "Tugas kami berat karena guru TK saja berjumlah 250.000 orang. Belum termasuk guru PAUD non formal yang jumlahnya jauh lebih besar." Kalau pelatihan setiap tahun hanya 1.000 guru, maka P4TK TK dan PLB membutuhkan waktu 250 tahun. "Akhirnya kami membuat jejaring dengan lembaga-lembaga lain agar lebih banyak guru PAUD yang mendapatkan pelatihan". Pernyataan yang dilontarkan oleh P4TK tentang pembuatan jejaring pelatihan guru PAUD cukup diterima karena ketikmampuan P4TK sendiri dalam memberikan pelatihan. Tetapi demi terjaganya kualitas PAUD menurut hemat penulis perlu disusun terlebih dahulu definisi, hakikat dan esensi PAUD itu sendiri, agar arah pengembangan PAUD dan guru-gurunya sesuai tujuan pendidikan dan perkembangan anak. Jenjang pendidikan setelah PAUD adalah Pendidikan Dasar. Menurut UU No. 20 tahun 2003 menerangkan bahwa pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah. Kemudian pada pasal berikutnya bahwa pendidikan dasar adalah sembilan tahun terdiri dari Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Melihat definisi tersebut dirasakan pendidikan dasar tidak memiliki definisi yang sebenarnya. Kajian dalam naskah akademik pun jarang sekali ditemukan definisi pendidikan dasar. Ditambah lagi

masalah. penutup yang menguraikan proses menuju simpulan dan saran. Langkah yang dilakukan berupa mengumpulkan data dari dokumen. Oleh karena itu. Masalah 1.salah satu LPTK yang selama ini dikatakan Leading and Out Standing program pascasarjana mengkaji Sekolah Dasar dan PAUD dalam lingkup Pendidikan Dasar. Apa Hakikat Pendidikan Dasar? 2. Prosedur Pemecahan Masalah dan Sistematika Uraian 1. Apa Esensi Pendidikan Dasar? C. Sistematika dalam penulisan makalah ini berupa: pendahuluan yang menguraikan latar belakang masalah. B. pembahasan yang menguraikan pembahasan masalah yang diajukan. prosedur pemecahan masalah dan sistematika uraian. kajian teori yang menguraikan beberapa kajian literatur dari berbagai sumber. Prosedur pemecahan masalah dilakukan melalui kajian literatur beberapa sumber seperti buku dan media elektronik. Hal ini menimbulkan kerancuan dalam definisi Pendidikan Dasar. 2. Padahal definisi tentang pendidikan dasar sangat dibutuhkan untuk acuan pengembangan teori maupun praktik. menganalisis dalam rangka mengklasifisikasi. hakikat. dan esensi pendidikan dasar demi tearahnya kajian pengembangan teori maupun praktik pendidikan dasar. . diperlukan pembahasan tentang definisi. dan mengkreasi untuk menjawab masalah.

20 Tahun 2003). kepribadian. akhlak mulia. proses. kecerdasan. cara. Definisi Pendidikan Definisi pendidikan menurut KBBI adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Kemudian Redja Mudyahardjo (2001) mengemukakan pendidikan sebagai usaha memanusiakan manusia. 2 Tahun 1989 Pendidikan dasar diselenggarakan untuk mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat serta . Selain berdasarkan KBBI definisi pendidikan banyak ditemukan pada berbagai literatur seperti Pendidikan menurut UU No. inti. Definisi Pendidikan Dasar Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah (UU No. Menurut KBBI hakikat berarti intisari atau dasar. Definisi Esensi Definisi Esensi menurut KBBI adalah hakikat. Sedangkan UU No. 4. Adapun hal yang dibahas adalah: 1. 3. perbuatan mendidik. hal yg pokok. pengendalian diri. serta keterampilan yang diperlukan dirinya. kenyataan yg sebenarnya (sesungguhnya).BAB II KAJIAN TEORI A. 20 Tahun 2003 dikemukakan Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. 2. masyarakat bangsa dan negara. Definisi Hakikat Untuk mendefinisakan kata hakikat penulis mengkaji definisi berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI). Definisi Hakikat dan Esensi Pendidikan Dasar Bahasan ini dalam rangka membatasi kajian.

PAUD diposisikan sebagai pendidikan prasekolah. Sedangkan esensi pendidikan dasar terdiri dari kata “esensi” yang berarti inti tau hal yang pokok dan pendidikan dasar. Perkembangan Definisi. . B. 2 Tahun 1989 Pasal 12 berbunyi: Selain jenjang pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (jenjang pendidikan yang termasuk jalur pendidikan sekolah terdiri atas pendidikan dasar.mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan menengah. tujuan dan kurikulum. hakikat pendidikan dasar merupakan pengungkapan kenyataan yang sebenarnya dari pendidikan dasar. Tujuan. Jadi. Jadi. tanpa tahun: 30). pendidikan menengah dan pendidikan tinggi). Mengamati uraian di atas penulis bermaksud membentuk definisi operasional hakikat dan esensi pendidikan dasar. Adapun hal yang dibahas berupa: 1. dan Kurikulum Pendidikan Dasar Bahasan ini dalam rangka mengkaji perkembangan berdasarkan sejarah dan inovasi pendidikan dasar baik PAUD maupun SD secara komprehensif dari sisi definisi. PAUD Definisi Menurut UU No. dapat diselenggarakan pendidikan prasekolah. Hakikat pendidikan dasar merupakan gabungan dari kata “hakikat” yang berarti kenyataan yang sebenarnya dan pendidikan dasar. esensi pendidikan dasar merupakan pengungkapan hal yang pokok dari pendidikan dasar. Berbeda lagi dalam UU 1950 jo 1954 pasal 5 dan 7 bahwa Pendidikan dan pengajaran taman kanak-kanak bermaksud menuntun tumbuhnya rohani dan jasmani kanak-kanak sebelum ia masuk ke sekolah rendah (Hasan. 20 Tahun 2003 Definisi PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Jadi. Sedangkan Menurut UU No.

Selain itu. Untuk itu potensi anak usia dini yang perlu dikembangkan dalam proses pendidikannya sesuai dengan prinsip holistik” (Depdiknas. inovatif. c. sehat. motorik kasar. intelektual. emosional. dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. berakhlak mulia. Pada naskah akademik berupa Konsep Pengembangan Standar dan Bahan Ajar PAUD Nonformal yang dikeluarkan oleh Pusat Kurikulum Depdiknas (2007) diarahkan pada: a. Aspek Sosial . berani mengambil risiko. 2007). Kurikulum Kurikulum yang berlaku saat ini berdasarkan standar nasional pendidikan. 17 Tahun 2010 Pasal 61 dimana pendidikan anak usia dini bertujuan: (1) membangun landasan bagi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. cakap. percaya diri. mampu mengendalikan tekanan/stress. dan memiliki empati. dan (2) mengembangkan potensi kecerdasan spiritual. jadi pada PAUD pun ditetapkan standar isi PAUD. berilmu. Aspek Fisik Terkait dengan perkembangan motorik halus. melainkan agar siap menjalani seluruh dimensi kehidupan. Aspek Emosi Terkait dengan aspek kesehatan jiwa. kritis. Dalam naskah tersebut tercantum kalimat yang menurut penulis adalah tujuan PAUD berupa “pendidikan bukan semata-mata menyiapkan manusia agar dapat berperan dalam salah satu dimensi kehidupan saja. Tujuan PAUD pun Tercantum dalam PP No..Tujuan Untuk menemukan tujuan PAUD penulis mengkaji naskah akademik berupa Konsep Pengembangan Standar dan Bahan Ajar PAUD Nonformal yang dikeluarkan oleh Pusat Kurikulum Depdiknas (2007). b. mampu mengontrol diri dari perbuatan negatif. berkepribadian luhur. gizi dan kesehatan. kreatif. kinestetis. memiliki rasa percaya diri. dan social peserta didik pada masa emas pertumbuhannya dalam lingkungan bermain yang edukatif dan menyenangkan. mandiri. termasuk menjaga stamina.

bertanggung jawab. (4) bahasa. peduli dengan masalah sosial. Selain itu dapat mengemukakan pertanyaan kritis dan menarik kesimpulan dari berbagai informasi dengan cermat. e. 2. Lingkup pengembangan meliputi: (1) nilai nilai agama dan moral. mematuhi peraturan yang berlaku. 2 Tahun 1989 Pendidikan dasar diselenggarakan untuk mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat . 20 Tahun 2003 Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah.Menumbuhkan rasa senang melakukan pekerjaan. Aspek Kreativitas Mendorong anak untuk mampu mengekspresikan diri dalam berbagai kegiatan produktif seperti dalam dunia seni. 58 Tahun 2009 berupa: Struktur program kegiatan PAUD mencakup bidang pengembangan pembentukan perilaku dan bidang pengembangan kemampuan dasar melalui kegiatan bermain dan pembiasaan. dan (5) social emosional. (2) fisik. menggunakan pendekatan tematik. berbahasa. Sekolah Dasar Definisi Menurut UU No. berkomunikasi. Aspek Spritual Mampu memaknai arti dan tujuan hidup dan bersikap taat terhadap ajaran agama yang diyakini melalui perbuatan baik yang konsisten. Kegiatan pengembangan suatu aspek dilakukan secara terpadu dengan aspek yang lain. dan menulis dengan baik. berbahasa. berjiwa sosial dan dermawan. mampu bekerjasama. Aspek Akademik Mampu berfikir logis. dan sebagainya. d. mengerti akan perbedaan dan keunikan. Lalu pada perkembangannya PAUD mempunyai standar tersendiri yang dimuat dalam Permendiknas No. menghormati orang lain. f. pintar bergaul. (3) kognitif. Sedangkan UU No.

peka sosial. cakap. sehat. Berbeda dalam UU 1950 jo 1954 pasal 5 dan 7 bahwa Pendidikan dan pengajaran rendah bermaksud menuntun tumbuhnya rohani dan jasmani kanak-kanak memberikan kesempatan kepadanya guna mengembangkan bakat dan kesukaannya masing-masing dan memberikan dasar-dasar pengetahuannya. 17 Tahun 2010 Pasal 61 menyebutkan bahwa Pendidikan dasar bertujuan membangun landasan bagi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: a. (3) member kemampuan dasar untuk hidup di masyarakat dan mengembangkan dirinya sendiri sesuai bakat. toleran. ketangkasannya baik lahir maupun batin (Hasan. kecakapannya. dan inovatif. c. dan percaya diri. 2001: 448-450).serta mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan menengah. dan bertanggung jawab. demokratis. kreatif. Pada perkembangannya PP No. b. Tujuan SD pada kurikulum tahun 1975 berupa: (1) memiliki sifat-sifat dasar sebagai warga negara yang baik. kritis. sehat jasmani dan rohani. Sedangkan pada tahun 1984 tujuan SD adalah: (1) mendidik siswa agar menjadi manusia indonesia seutuhnya berdasarkan pancasila yang mampu membangun dirinya sendiri dan ikut bertanggungjawab terhadap pembangunan bangsa. mandiri. tanpa tahun: 30-31). dan berkepribadian luhur. mengembangkan diri sesuai dengan asas pendidikan seumur hidup. dan d. (2) memiliki pengetahuan. berilmu. minat dan lingkungan (Redja Mudyahardjo. keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk melanjutka pelajaran. berakhlak mulia. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tujuan Tujuan merupakan hal penting dalam sistem pendidikan yang berfungsi sebagai arah pada berbagai jenjang pendidikan termasuk SD. (2) memberikan bekal kemampuan ang diperlukan bagi murid untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. .

ras. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya d. . (2) pembinaan pengetahuan dasar. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri c. 23 Tahun 2006. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya h. suku. 2001: 427). Perkembangan Kecerdasan c. Perkembangan Keprigelan e. Menunjukkan kemampuan berpikir logis. Perkembangan Jasmani Sedangkan kurikulum SD 1968 terdiri dari tiga kelompok garis-garis besar kurikulum SD yaitu: (1) pembinaan jiwa pancasila. Menggunakan informasi tentang lingkungan kritis. Kurikulum Isi pendidikan yang dilalui Indonesia dari tahun ke tahun kami fikir cukup penting untuk diketahui. dan kreatif f. Perkembangan Moral b. dst. Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak b. kritis. Kemudian Kurikulum 1975 meliputi sembilan mata pelajaran yaitu: Pendidikan Agama. Menghargai keberagaman agama. Perkembangan Emosional/Artistik d. dan golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitarnya e. Bahasa Indonesia. IPS. Pendidikan Moral Pancasila. SKL SD/MI berupa: a. pembinaan kecakapan khusus (Redja sekitar secara logis. dan (3) Mudyahardjo. budaya. dan kreatif.Sementara itu Pemerintah pun mengeluarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang tercantum dalam Permendiknas No. dengan bimbingan guru/pendidik g. Dimulai dari kurikulum SD 1964 yang dikemukakan Redja Mudyahardjo (2001: 416-417)sebagai berikut: a.

22 tahun 2006 Tentang Standar Isi berupa: a. Kali ini perubahan dirasakan tidak prinsipil hanya ada penghapusan mata pelajaran PSPB (Hasan. Kurikulum selanjutnya yang dianggap sesua denga UU No. Kesenian. d. Disusul kurikulum 1984 yang meliputi 11 pelajaran yaitu sembilan mata pelajaran yang sama dengan 1975 dan tambahan Pendidikan Sejarah dan Perjuangan Bangsa (PSPB) dan Bahasa Daerah (Redja Mudyahardjo. olahraga. tanpa tahun: 36). Pembelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Perubahan kurikulum terjadi lagi pada tahun 2004 yang terkenal dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Pada Tahun 1994 perubahan kurikulum terjadi lagi. Pembelajaran kelompok mata pelajaran jasmani. 2001: 449-450). 20 Tahun 2003 yang beraroma otonomi pendidikan.Matematika. b. Pembelajaran kelompok mata pelajaran estetika. Pembelajaran kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Olahraga dan Kesehatan. dan Keterampilan Khusus. dan kesehatan. c. 20 Tahun 2003 adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang intinya tercantum pada Permendiknas No. Penyebabnya adalah ketidak sesuai dengan UU No. serta e. IPA. pelajaran kewarganegaraan dan . Kurikulum ini mengalami nasib yang buruk karena sebelum disahkan sudah diganti dengan kurikulum 2006. Pembelajaran kelompok mata kepribadian.

Pada awalnya pendidikan dasar di Indonesia mengarah kepada sekolah dasar seperti yang tercantum dalam beberapa undang-undang dan kebijakan lain.BAB III PEMBAHASAN A. kecakapannya. Posisi Pendidikan Dasar Seperti yang dikemukakan pada latar belakang terjadi kerancuan terhadap definisi pendidikan dasar. Seperti pada tabel berikut: Tabel 1 Tahun 1950 1954 Kebijakan (definisi) Pendidikan dan pengajaran rendah bermaksud menuntun tumbuhnya rohani dan jasmani kanak-kanak memberikan kesempatan kepadanya guna mengembangkan bakat dan kesukaannya masing-masing dan memberikan dasar-dasar pengetahuannya. ketangkasannya baik lahir maupun batin (di bagian lain menyebutkan bentuk pendidikan dasar adalah SD) Pendidikan dasar diselenggarakan untuk mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat serta mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan menengah (di bagian lain menyebutkan bentuk pendidikan dasar adalah SD) Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah (di bagian lain disebutkan bahwa pendidikan dasar terdiri dari SD dan SMP) 1989 2003 Melihat kebijakan tahun 2003 pemerintah mengubah definisi tentang pendidikan dasar terdiri dari SD dan SMP. dilanjutkan pada tahun 1994 untuk . Ternyata hal ini terpacu oleh program wajib belajar 9 tahun yang disebut wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun (wajar dikdas 9 tahun). Hal ini didukung analisis Puskur (2007) melalui Naskah Akademik Kajian Kurikulum SD berupa “Upaya perluasan dan pemerataan kesempatan pendidikan dasar di Indonesia telah dilaksanakan secara formal sejak tahun 1984 untuk tingkat SD.

pendidikan dasar 9 tahun. Tapi. kami menyimpulkan bahwa Pendidikan Dasar terdiri dari SD dan PAUD. d. Pendidikan agama. also referred to as „key stages 1 and 2‟. e. Hasil yang telah dicapai cukup memuaskan. Pendidikan jasmani dan olah raga. penulis sebenarnya belum menemukan literatur yang tepat. Bahasa. c. . Ilmu pengetahuan alam. b. Pada kajian landasan pengembangan terdapat landasan yuridis berupa Pasal 37 ayat (1) : Kurikulum pendidikan dasar dan menegah wajib memuat: a. 2009) mengemukakan bahwa: The name „primary school‟ is derived from the French école primaire and describes an educational institution where children receive the first stage of compulsory education. membuat PAUD lebih dekat pada pendidikan dasar dan tidak mungkin dekat ke menengah. Muatan local. Ilmu Pengetahuan social g. h. Dari arti primary school yang dianut USA dan Canada bahwa umur anak antara 4-8 tahun. Australia and New Zealand „primary school‟ is the name given to a school for children between the ages of 5 and 12 years of age. i. j. In the USA and Canada „primary‟ is a school equivalent to the first three or four grades of elementary school for children aged 4–8 years (Collins Dictionary). In England and Wales it refers to a school for children between the ages of 5 and 11 years of age. Melihat landasan ini.ditunjukkan dengan meningkatnya APK (Angka Partisipasi Kasar) dan APM (Angka Partisipasi Murni) SD/MI dan SMP/MTs”. Keterampilan. naskah akademik yang menjadi acuan yaitu Konsep Pengembangan Standar dan Bahan Ajar PAUD Nonformal yang dikeluarkan Puskur Depdiknas pada Tahun 2007. Pendidikan kewarganegaraan. Seni dan budaya. Permasalahan yang kedua terdapat salah satu LPTK yang selama ini dikatakan Leading and Out Standing program pascasarjana mengkaji Sekolah Dasar dan PAUD dalam lingkup Pendidikan Dasar. Kemudian Encyclopedia of Primary Education (Hayes. f. Menanggapi hal ini. maka tidak salah juga jika sampai saat ini Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengkaji SD dan PAUD dalam Pendidikan Dasar. Jadi. In Scotland. penulis menyimpulkan pendidikan dasar tetap berupa SD tidak ditambah SMP. Dengan dukungan ini. Matematika.

ketangkasannya baik lahir maupun batin (di bagian lain menyebutkan bentuk pendidikan dasar adalah SD) Tahun 1989 Pendidikan dasar diselenggarakan untuk mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat serta mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan menengah (di bagian lain menyebutkan bentuk pendidikan dasar adalah SD) Tujuan Tahun 1975 (1) memiliki sifat-sifat dasar sebagai warga negara yang baik. kecakapannya. minat dan lingkungan Tahun 2006 (1) Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak (2) Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri (3) Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam . keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk melanjutka pelajaran. sehat jasmani dan rohani. Penulis akan memulai dengan membanding perkembangan definisi dan tujuan Sekolah Dasar pada tabel 2 berikut. Hakikat Pendidikan Dasar Bahasan ini akan menganalisis pola perkembangan definisi dan tujuan Sekolah Dasar dan PAUD kemudian dibandingkan dengan pandangan ahli sehingga diperoleh hakikatnya. (2) memberikan bekal kemampuan ang diperlukan bagi murid untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. mengembangkan diri sesuai dengan asas pendidikan seumur hidup Tahun 2003 Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah (di bagian lain disebutkan bahwa pendidikan dasar terdiri dari SD dan SMP) Tahun 1984 (1) mendidik siswa agar menjadi manusia indonesia seutuhnya berdasarkan pancasila yang mampu membangun dirinya sendiri dan ikut bertanggungjawab terhadap pembangunan bangsa. (2) memiliki pengetahuan. (3) memberi kemampuan dasar untuk hidup di masyarakat dan mengembangkan dirinya sendiri sesuai bakat. Tabel 2 Definisi Tahun 1950 -1954 Pendidikan dan pengajaran rendah bermaksud menuntun tumbuhnya rohani dan jasmani kanak-kanak memberikan kesempatan kepadanya guna mengembangkan bakat dan kesukaannya masing-masing dan memberikan dasar-dasar pengetahuannya.B.

Seperti proses menemukan hakikat sekolah dasar. dan golongan sosial ekonomi di lingkungan sekitarnya (5) Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis. Tapi penulis hemat penulis kata memberi itu terkesan transfer of knowledge. suku. sehingga penulis menyimpukan bahwa hakikat sekolah dasar adalah mengembangkan sikap dan kemampuan serta pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat serta mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan menengah. dan kreatif. kritis. kritis. Dari tabel 2 penulis memilih bahwa definisi sekolah dasar adalah kegiatan mengembangkan sikap dan kemampuan serta “memberikan” pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat serta mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan menengah. Tabel 3 Definisi Pendidikan dan pengajaran taman kanak-kanak bermaksud menuntun tumbuhnya rohani dan jasmani kanakkanak sebelum ia masuk ke sekolah rendah Selain jenjang pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (jenjang pendidikan yang termasuk Tujuan - “pendidikan bukan semata-mata menyiapkan manusia agar dapat berperan dalam salah satu dimensi .lingkungannya (4) Menghargai keberagaman agama. dan kreatif (6) Menunjukkan kemampuan berpikir logis. ras. budaya. maka penulis membanding perkembangan definisi dan tujuan PAUD pada tabel 3 berikut. dengan bimbingan guru/pendidik (7) Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya (8) dst.

harmonis. Dari definisi dan tujuan PAUD pada tabel 3. dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. kinestetis. kreatif. Esensi Pendidikan Dasar Bahasan ini akan menganalisis pola perkembangan kurikulum Sekolah Dasar dan PAUD kemudian dibandingkan dengan pandangan ahli sehingga diperoleh esensinya. inovatif. berkepribadian luhur. C. dan social peserta didik pada masa emas pertumbuhannya dalam lingkungan bermain yang edukatif dan menyenangkan. mandiri. sehat. pendidikan menengah dan pendidikan tinggi). percaya diri. emosional. berilmu. dapat diselenggarakan pendidikan prasekolah PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut kehidupan saja. berakhlak mulia. kritis. Perkembangan kurikulum SD dan PAUD bisa dilihat pada tabel 4 berikut. maka penulis menyimpulkan bahwa hakikat PAUD adalah membantu pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dalam lingkungan bermain yang edukatif dan menyenangkan.jalur pendidikan sekolah terdiri atas pendidikan dasar. Seperti yang dikemukakan oleh Yamin & Sanan (2010: 3) bahwa hakekat pendidikan anak usia dini adalah periode pendidikan yang sangat menentukan perkembangan dan arah masa depan seorang anak sebab pendidikan yang dimulai dari usia dini akan membekas dengan baik jika pada masa perkembangannya dilalui dengan suasana yang baik. melainkan agar siap menjalani seluruh dimensi kehidupan. intelektual. dan (2) mengembangkan potensi kecerdasan spiritual. cakap. . Untuk itu potensi anak usia dini yang perlu dikembangkan dalam proses pendidikannya sesuai dengan prinsip holistik” (1) membangun landasan bagi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. serasi dan menyenangkan.

2009 (1) nilai nilai agama dan moral. dan memiliki empati. bertanggung jawab. mampu mengendalikan tekanan/stress. Aspek Spritual Mampu memaknai arti dan tujuan hidup dan bersikap taat terhadap ajaran agama yang diyakini melalui perbuatan baik yang konsisten. Pendidikan Moral Pancasila. mematuhi peraturan yang berlaku. Pembelajaran kelompok mata pelajaran jasmani. Olahraga dan Kesehatan. mampu mengontrol diri dari perbuatan negatif. dan (5) social emosional. dan menulis dengan baik. IPA. dan kesehatan. serta e. IPS. b. Perkembangan Emosional/Artistik d. peduli dengan masalah sosial. Kesenian. Aspek Emosi Terkait dengan aspek kesehatan jiwa. (2) fisik. c. f. e. b. berbahasa. pembinaan pengetahuan dasar. Pembelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Bahasa Indonesia. (Kegiatan pengembangan suatu aspek dilakukan secara terpadu dengan aspek yang lain. c. Aspek Sosial Menumbuhkan rasa senang melakukan pekerjaan. Matematika.dan h. memiliki rasa percaya diri. menggunakan pendekatan tematik) .. e. g. Aspek Fisik Terkait dengan perkembangan motorik halus. dan sebagainya. Aspek Akademik Mampu berfikir logis. gizi dan kesehatan. b. Perkembangan Moral b.Tabel 4 Kurikulum SD 1964 a. Kurikulum PAUD 2007 a. d. (4) bahasa. berjiwa sosial dan dermawan. Perkembangan Keprigelan e. motorik kasar. pembinaan jiwa pancasila. Keterampilan Khusus 2006 a. f. mengerti akan perbedaan dan keunikan. d. Aspek Kreativitas Mendorong anak untuk mampu mengekspresikan diri dalam berbagai kegiatan produktif seperti dalam dunia seni. Selain itu dapat mengemukakan pertanyaan kritis dan menarik kesimpulan dari berbagai informasi dengan cermat. Pembelajaran kelompok mata pelajaran estetika. Perkembangan Jasmani 1968 a. d. (3) kognitif. c. mampu bekerjasama. menghormati orang lain. berbahasa. olahraga. pembinaan kecakapan khusus 1975 a. Pembelajaran kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. berkomunikasi. Perkembangan Kecerdasan c. berani mengambil risiko. b. pintar bergaul. Pembelajaran kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendidikan Agama. dan c. termasuk menjaga stamina.

Keberbudayaan. . (4) bahasa.Perkembangan kurikulum sekolah dasar penulis menyimpulkan bahwa esensi sekolah dasar adalah taat agama dan berakhlak mulia. mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pendekatani ini sejalan dengan pendapat yang dikemukakan Puskur (2007) Menghadapi tantangan abad ke 21 ini pendidikan mesti mampu mengubah paradigmanya dari yang fragmented menjadi pendekatan holistik yang menempatkan pendidikan dalam sebuah konteks lingkungan yang saling terkait (Holistic approach). Penulis yakin sejalan dengan hakikat manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. dan menjadi warga negara yang baik. Penulis setuju dengan esensi PAUD adalah mengembangkan (1) nilai nilai agama dan moral. Sosialitas dan Moralitas. Dinamika. Kesatuan Badani-rohani. (2) fisik. dan (5) sosial emosional dilakukan secara terpadu dengan aspek yang lain menggunakan pendekatan tematik. menyukai keindahan. menjaga kesehatan jasmani. (3) kognitif.

(2) fisik. dan (5) sosial emosional dilakukan secara terpadu. Simpulan 1. mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. (3) kognitif. sedangkan hakikat sekolah dasar adalah mengembangkan sikap dan kemampuan serta pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat serta mempersiapkan peserta didik yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan menengah 2. menyukai keindahan. (4) bahasa. Hakikat Pendidikan Dasar Hakikat PAUD adalah membantu pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dalam lingkungan bermain yang edukatif dan menyenangkan. sedangkan esensi sekolah dasar adalah taat agama dan berakhlak mulia. Saran Analisis ini sangat sederhana karena menitikberatkan pada landasan yuridis yang telah ada dan dalam waktu yang singkat sehingga diperlukan analisis yang lebih komprehensif demi hasil yang valid. B. Esensi Pendidikan Dasar Esensi PAUD adalah mengembangkan (1) nilai-nilai agama dan moral.BAB IV PENUTUP A. . menjaga kesehatan jasmani. dan menjadi warga negara yang baik.

(2010). Bandung: MKDP Landasan Pendidikan UPI. Syaripudin. Tatang.vivanews. New York: Routledge. (2010). (____).wordpress.lintasberita. Undang-undang Sisdiknas dari Masa ke Masa. Peningkatan Jumlah PAUD Tak Terbendung.DAFTAR PUSTAKA __________. [online].edu/Direktori/FPIPS/JUR. (2001). __________. Perjalanan Undang-undang Sisdiknas. Indrati. Tertsedia: http://gumonounib. (2009). Said Hamid. (2010). [2 Oktober 2011]._SEJARAH/1944 03101967101SAID_HAMID_HASAN/Makalah/Sejarah_Perkembangan_Pe ndidikan_Dasar_dan_Menengah. Hasan.com/documents/2009/01/06/311_Perjalanan%20UU %20Sisdiknas. __________. [online]. Encyclopedia of Primary Education. Jakarta: Rajawali Press. Redja. (2009). Mudyahardjo. Jakarta: Pusat Kurikulum Kemdiknas. Jakarta: Pusat Kurikulum Kemdiknas. Naskah Akademik Kajian Kebijakan Kurikulum SD.com/Nasional/Politik/peningkatan-jumlahpaud-tak-terbendung [2 Oktober 2011]. . Tersedia: http://media. [online]. (2010). Sejarah Perkembangan Pendidikan Dasar dan Menengah (Naskah dalam buku Indonesia Dalam Arus Sejarah).pdf [2 Oktober 2011]. Yamin & Sanan. Pengantar Pendidikan Sebuah Studi Awal Tentang Dasar-dasar Pendidikan pada Umumnya dan Pendidikan di Indonesia. [online]. Tersedia: http://www. (2009). (2007). Tersedia:http://file. Panduan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).pdf. Denis. Yuke.upi. Jakarta: Gaung Persada Press._PEND. Sejarah Perkembangan Kurikulum Taman Kanak-Kanak di Indonesia dari Masa ke Masa. Landasan Pendidikan: Manusia dan Pendidikan.com/2010/06/23/undang-undangsisdiknas-dari-masa-ke-masa/ [2 Oktober 2011]. Hayes. Gumono.

8.8.3/.5./.7  /.3 /9:3:.3 ! 3.79. !.. !.390.503//.8.:3 .::5202:.8 .8 :73  $. ! 3.7985.8.7985.3 /03.3 2033..93.

3 $!. /.

7..2.9:7 .08  .5 .44 .9 3 &3. :.7 ./.$!  !072.3/.8.3 .902.8.0 41.9.3/ 572..350302-.8.3 !:8:7 05/3.0/174290703.9:!%.3/   3$.3/ 0 0. :2:7 .21 2:!0309.3/  0.7.3..943 .08970107894.44 8903.8.7 8.3 0.78 41 .7 8./ .3/.98.5-07:5...3:7/8-07:5..  0..9  %. 503//.220325:.3 $9.3.25...380. 7.3.039 94 90 1789 9700 47 14:7 7.44 8/07.3/..2 3:5 !03//.3 ..2-./08 41 002039.. %03.450/./703 -09003 90 ./3..5  3.7..3.:.0  .3 0.8..3 3/4308.7/. %.3 !& /..3 !&   .3.95. .-202:.8.79 572.5..7/..   0907. 8.0  3 90 &$ .3/  0.73./703.3 /0:. .3 .7 .0789.3 /.78 41 .44147.. 2:33 /0.3 /.2 !03//..84 7010770/ 94 . $ /.!03//.$9/.3.3 .44 147 .7 /:.3 .943./..3. /  .7 /.3/.30/:.3   :.7 /.3899:943070.:./.:.3503//.943 33.8. 572./.7  8 . $03/.9. .7-08.9.7 !& 431472.3 3  202-:.49.7 8.8.  .3 /::3.3/  :897.3.8.%8  03. -  !03//. !03//.8.3 905.3 4. 8.82.9.3.907/.0/ 0./ .3 3.3 .3/ :9$9.3907/.25..44 06:.39. . 9/.3 203.3 907.40572. -0:2 20302:.!.3 3  503:8 20325:.3/..8 0 89.3/.08 41  .25.8.:3  2. &!  203.8 !03//. !03//./70370.8.9  :7::2503//...3 4.8 5.3 .20 572..0841  .2. -.78.203.8..3 . 3  503:8 80-03.7  03.08     20302:./703-0900390.20.5.3. .8.7907/7/.3/.8..3 9/.30.425:8470/:.7909.7. 8..9.....3 !& /.:3    !. .30/:.44147 .3:9 &$ /.3/.384. 0  2: 50309.3/ .9 ./..8.  02:/.3/./02 .F. 41 !72.3-.32030.943..8.9 0 20303.3/35747.8.3 .3.70..3-.8.7$/.78 438.9 !& 0- /0.090178989.7..   9.0394.3/ /08.0.3-:/.7   ./9. 8.$04.3 /.9: 43805 !0302-.

320203: 5078.2.9:7. 80.3-039: 503//.3:9808:.3.3:9.3-039: 503//.  0303...3 /-.9 .5.8.7.$  %::...82.3:39:203:9 503//./.3$04.7207:5.:3  20281.3 .3 5.32.3-.8.3.3/.3 $!  %.303.02.8.3.7.93 /-.3.3:3.7/8003.3.3 !& 02:/.3 508079.:3 !03//.3-.7 /.3.780-.308025. -07/.803/7 808:.3.3 %. 74. /03.93.8.3. ./03.3/.3 08:.3/..  .8.2.38.3-07.3 /507:..30- 93  202-0702.3 :39:20302-.30907.3503.8.3/..9.3.3.3.8.3/0138/.7..3  0907.3./.9.3 503//.  202-07.3/507:.7.3-.5/.305..33.803..2:7/:39: 20. .9/.7 . 202-07.7:39: /:5/2..25:.:3  203//88.8.3 00-.39::.7 /.9:..3/7803/7  02.-0 0138 %.8.-.25.3 .374..25.3/.3-0.3.3/../.3.38.8. 0.7...50702-.39::.8854.3.3/80-:9.3 50309.. .9!03//...3/4308.3/.3/..7907/7/.3/7808:.:.3 /. -072.7.9/.3 503//..3 02.5...3/.:3  !03//.3 .5.3:39:20.38. /50740 .3 202-.$  %.. 803.3-.83/.2 2.8.7 50309.7$/.82.7.3/..-0-07:9  %.80:9:3.8.8.25:.2025078.//.3:3. .3 202:.25: 202-.5 50702-.7203.3.9 81. /-.. 50.3. 503//.2 .:3   !03//.3703/.3/.3 /03.3.33:3.3-.0:7.-.7.202-07.3:9 -079.3:39:/:5/.7 ..3 %.3.7. :3.320.9 23.:.3.5 502-.3.3/3.3.7.3.  !03:8 .380:2:7/:5 %.7.3/73.9/.33...8.39.7.8.3.3. /03.3.3:8.33.25:..3/.8./.75.3203.8..3/507:.8:/203:39:39:2-:3.72.:.3/.9:7..8.3848.3  20250309.9/..3503//..3.3/3 50702-.3$04..98079.30.3:3/73.83 2.8.33.3/0138/.35.3.8503//.3/. /-.:/.320303.-907./ 2./.3/.3:9..803/7/.3 20302-.32030-:9.32030-:9...320303.3 202-07.38079.  09.33.9.20302-.3/.:5:3 -.3.3 20302-.8.:3   03.

.3-2-3.3:3.3.  03:3..33.780.2..89039.302.3443.3 848.  03..2.3 -075748 798 /.7.3:7:.370.25:.48  798 /.8 /.3809. 8:: 7.04342/3:3.73..  -:/.91  /03.7.91  03:3:.3 809.3 3:3.0-07.331472.370.

3 :39: /:5 /..3 /.3 :39: /:5 /.  $05079574808 20302:.25:. /.9 503:8 .320303.8.9.7..3.7/. .5 /.3.3 /507:.:.38.3 508079.8: %::.39.8.3 50309.3/.3.8.8:0804.37./.3 /.3203.8..303.3503//.. /.3 :39: 203:9 503//.80-0:2.3:8.3. 503:8 202-..3. 2. 2025078.25.8.9 -07507.. 202-07 9:90708.3.8.7 .3 .9804.9.2 2.3 /507:.3 0907.3 :39: 203:9 503//.3 508079.3-.0339.3 20203: 5078.3  503//.3-:.:.2.-0 0138 !03//..3/./.503:820325:.9.2 2.8:/5.3 97.8:/203:39:3 9:2-:3. /0138 804. /.3 8079.32. // .-0-07:9  %.9 8079.7..-072.7..3 /.393/.3 0907.8./.  /89    .9 03.3802.3 20203: 5078.-0  503:8 202 -.39072..7 .. 703/.3..3810741340/0 803.3/.5 503:8 02. 2025078.9..25. %.9804. ...3. 50309.2.38079..3 20303./.39::.3/3 50702-.3 . 0. $0.503//  03:3:.7 .../2.3 80-.8.3.9 8079.5..9. 20302-.3/.7  2.3.3!&5.7 . 203.5.7.28./.25:. // .3/0138/.:.3 02.7 5490383.5.9. 202-07.74.3503.9..7.5/.82.9:/2038 .3503//.3 20302-.8.2.7 9.3.3 .3 8.5.302.

3.3-079.39:5079:2-:.3:3..3 50702-./. /.502-3.3.3/..9 503//.03.33.380:7:/20380/:5. .9203039:.30.8.3 ...33.8.3.98/.78.3.3 202.82. 803.3:39: 202-. 2.3 50702-.7 /0138 /.- 503//.3 /.:8.3.5 203.8.23  $.3..3.2:.9..2574808 503//.:8.30/:.20208. 202-. 508079.3549038 0.3/7 507.3.3 !& -8.3/3.305.3-. 0/:5.38579:.3 8.. 80-..8:.7.3.. 50702-.7 :8.3  &39:9:549038.3804.3 /2:.3..3..549038508079.. 39009:.//5./3..80...3:3. .9 !& .23:3.3 20303.33.3     8038!03//.3./.3 507:/02-.2 /./3/.78.3.29.3 !& 5.3/.39: 5079:2-:.38.2.: /03.30-.3  20302-.3:7::2 $04.3.  .38.3.3/.8 /03..9::5.3 8:..- /.3503//.808:.3.320.3.5 798  50702-./. -07. /05.8.7.8:503//.320303./.3. /50740 080383.-0   2./.3 /02:.7.3 ./2.3.3-072.3.3 203.8.3 70. /.3:8.3.357385 489  !&.7 .05.7./..3/.3. .8./03.3.3 -. .3 ...3 /-.3 -.3 3.3 ::7 80.:8.3.0.%:.3 /. 20. -0702-.3 :7::2 $ /.3 -072.91 2.9.8 /.38.33.. /..25.3 20303.02.91 34.23:3.3  $05079 ./.3 5.8../. .3/.3/.3/9::.9/8003./3.3.88 54.91/..9 -072: .3:8.3      -.  !0702-.8 503//.3.3 !& 02:/.3 57.-072.:7503//. ./03.. -07057-.-0-07:9  .374.3.3 20303.393  /.3  202-..3:9 /0247. /3 ....91/.3 9::. 2.3.3 8047.804.3.5074/0503//.7203./7  .  024843.// . 5.907/7. 3089098 /.3/./..:502-07. .5./.8.384.3.3503//.30/:.7. 50702-.9 5.3/..3 202-0.3 /03./..3203.8.3 ..:3 .3 -079..3.3./.3503//.3 40 .72438  807.3.8 5079:2-:./.3 7.7 /.3   .7 503//.3/. 503:8 20325:..07/. 9.3 .3 -.8..5.:.

3. -  !0702-.%.30.3.3 24843.3.8.-0 :7::2$  .3 ..  !0702-.07/.  !0702-.347.

8.3.2:.25:20303/.3..3..3.8.9.  !02-0.32: 50309.82..3   :7::2!&   .50.3   .3   0907.902.50.2.  -  !02-0.7./...3.3.304254 2.9.9.3 50702-.5.7.7.3 0. /.304254 2.3 0  !0702-.9.3 .9. 0  !02-0.3/.390344  /  !02-0.3 :8:8  .3080.8./..9.7...3..  .  !$  /  .9...3.3 080.7.3/.7989 /  !0702-.  2..7.  !03//.  8079.304254 2..3:8:8   .50.8..3 /.2..3..347.7. !..390. 3/4308.3./.50.3080.3 057-.3.3.850080.7.  !02-0.7.:8 24947 .9.9.30570.3    0803.7.7 9072. /.23.82.9/03.3  4.9/03.7.:.30.304254 2.324947.50...30.5.350309.89.7.7/.9..  502-3.3  .3..8:203...8.  -  !03//.7.  502-3.:.3.7. 8508%07.3 .3  - 850248 %07..304254 2.308909.  0  !  1  . . -  502-3..3 /.25.

3574/:91805079/..3/072.203472.3.3 4388903  1 850.39::.37.  0 850$579:./02 ..380.320.39:/.70825:.5.3.3798/.   18    4391   -.9:.. -0742:3.9075.3/:5/.7507-:.9  .. 03:2-:.35079.3902.3.3./7 -07.8.9.9  .3 203:8/03.:.2/:3.. /.3 -079./.3 /.2.803.9.3 .9.3 30.8 03/4743.320..3 5007..8..897088  2.3 202.9: 507.25:20343974/7/.803  -07-.3.59.9 20302:.3..8..3202025.3 2.79/..3-07.25:-007.3.2.2-784 /.3-.2.3..38:.350302-.9.3 203..  -07.3  84.3/7/. 850$48.8.380-.3/.32.3503/0.3...31472. 0..91 2027.3247. 539.9     3.9907.3:3 .507.3 -078./:/03.3507-0/./.072.848..3-.3.7.3 203:3. $0.7-07-.947.9..:.:  / 85070. 024843. ..850..8 /.848.3 203079 .25:-071748 -07-..7 -07.  0..9..: 50/:/03.. /.3/..25:202.8.9:7.25: 203085708.5.8.850 /.7..8..:39:2.30:3.2-07-./...9..:507-:.3 203.3.8 /03.

3 :7::2 804. 9.3. 2:..3 203:3.8.9 .3 !:8:7   03.:%:.8.9.3  08.3 -. 0-07-:/. ..3 203025.3  /.7./2.                   .2..3 17./: /03.3 /03.    18    4391    -./03503//.. /.9.3 902.7 .03/.../.3. /. 20302-. /.3 80.3 503/0.3 3 80.3 .3 .5574.8.3 8.2.8.3 489 .3 503/.9 489.3 80.3 /.3.080.9.3 203./..9  !03/0.320892. /..3:8.3 08038 !& . 43908 3:3. 08038 804.7./ 503/0.9.  20302-.!0702-.3 74.39. 5.  !03:8 .2.3 /02:.3..850 .7.3.9.:.3   3.3 /03..:.390344 203:.9 2.2 80-:.3 247.3. 30.80-./ .3 ../.25:203:-.3..  /....8  !03:8 809:: /03.9 ..9:.3 -07.9. 024843.3.2..3. ..3 2: 50309. 9075.3 907..3.7 .3 -. /. 3.347.3 203..20390/ 203.3 $48.-.3   848.9.8/.././.3 .59.3 503//.3/.7.5..7503:8 20325:. 3..82.

:.9: .3 ./. .9 803.308038804. :8.3.3  /..3 2: 50309.25.3 0/:.. /.3 02.9 804.9.7.3 90.3 -. /.3 .3 8079.7..30-425700381/02.3.9 80/07.:.3.2 ./.3.9 !& .3  203.  20302-. 20302-.3 /.39: 5079:2-:.8.3.9.:.  /.8. ..8.3./.3 508079..3.. 9075.3 -07. 024843. .8.3 0907.3 /507:.3.     $.88 .3 90344  203:.9.7.3.8.8..3.3../.3..3.7 .3.3:39:203:9503//.8..7.3/.7 8038!&. 03/.7./: 80/.5 /.20302-..2 2..3 203...7. 080.. /3 /../          .320303...8.7 .3247.91 /.88 3 8.3  80/. 2025078.3 20303.9./.3 /.2 3:3.3   ./.3 .3 80.3 /.3 50702-.3 :39: /:5 /./. /. /.3 -072..' !&%&!    $25:. 50309.2. 2:. .3 :7/8 .9 8079.2.3 5.   8038!03//.. /507:.3 20203:5078./ . 202-. 30.82.3 83.3  3.3   848.8.9!03//. // .    18    4391    -.3 /.3 .3 3.7 .25:.7. 2039-07.703..3 .5. /.3 /. 3.9.3 8.

.8  4330(  %0780/.3 :3/.%#!&$%  **********     !07. 995.3.3 $8/3.3 &3/.

.

.20/.42..308 . .

/4.:20398.

 .

.

.

8 5/1  94-07 (   **********    .9:7::202/3.9./02.3 &&  $8/3.3:7::2$ . 995..3 :2. %07-03/:3  4330(  %0780/.3.30-. !:8...*!07..8    **********     !033.8.79. !& %..

.

.8-079. 39.42.

.843..

!49.

3 :2. 907-03/:3 94-07 (   :2434     &3/.8.3 $8/3.8.  4330(  %07980/.:/ 9.8 /. 995.5033. 5.3 :3/.9.7 . 0 .

.

:2434:3- 47/57088 .42.

  .

.

.

8 /.:3/.3 :3/.8.8. 0 2.7 2.3 88/3.

 . /.7./ .995.3 0303.  4330(  %0780/. . !0702-.3 .7 /.7..3 !03//.3.8. 94-07 (   .8.2 -:: 3/4308.2 7:8 $0.8.3  $..2/  ****  $0.

.

10 :5 0/:.

70947.

!!$.

&# *! *$#.

   $**$.

....

8.75:/3  %.3 $0-:.3/. 3 !& .3 !03//.8.3.79.3*!0 3//. %039../ 3/4308.8.8.3:7::2%. .7*/.3&!   .7 !03//.23 $.8   :/.7 !03//.7/:.3 5.9 :0    $0..9:7::202/3.!7088       .2. &2:23. $9:/.:3!078. .3*0303.8..3     ./.3 3.3*.3 !03//.!7088  $.0.79.450/.08 038    3.41!72.3.3 .8.. 5/1 94-07 (   .79.3 .3 !03//.  .3 / 3/4308.7 /.3.     !03.*!0702-. &8..3 !03//..3  .3     !.3/:3!.943 047#4:90/0   3/7.7/4  #0/.$0.#./.3.3.!:8. /.7.3/.3!03//.7.3.39. /.3/:..8. ./.9..3:8.7.!0702-.