Zakat Hasil Bumi Atas Tanah Yang Disewakan

Zakat Hasil Bumi Atas Tanah Yang Disewakan

PENDAHULUAN Zakat adalah ibadah maliyah ijtima‟iyah (ibadah yang berkaitan dengan ekonomi keuangan dan masyarakat) dan merupakan salah satu dari lima rukun islam yang mempunyai status dan fungsi yang penting dalam syari‟at islam, sehingga al-Qur‟an menegaskan kewajiban zakat bersama dengan kewajiban sholat di 82 tempat (ayat). Dan Allah telah menetapkan hukum wajibnya, baik dengan kitab-Nya maupun dengan sunnah rasul-Nya serta ijma‟ dari umatnya. Sebagaimana kita ketahui zakat hasil bumi berupa tanam-tanaman dan buah-buahan wajib dikeluarkan setiap panen yang sudah mencapai nisabnya (750 kg) yang mana tanaman dan buahbuahan itu ditanam di tanah miliknya sendiri, maka dia wajib mengeluarkan zakat dari hasil tanaman-tanamannya dan buah-buahannya, akan tetapi jika hasil bumi itu ditanam di atas tanah sewaan, maka siapakah yang wajib menzakati hasil bumi yang disewakan tersebut, pemilik tanah atau penyewa tanah? Dan berapakah zakat yang harus dikeluarkan? Dan masalah inilah yang akan kami bahas dalam makalah kami ini.

PEMBAHASAN Para ulama‟ telah sepakat mewajibkan zakat atas hasil bumi berupa tanam-tanaman dan buahbuahan yang sudah mencapai nisabnya (750 kg) pada setiap panen, berdasarkan Al-Qur‟an surat Al-An‟am ayat 141: “Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon kurma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun, delima yang serupa dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berubah, dan tunaikanlah haknya (zakat) pada hari memetik hasilnya” Dan surat Al-Baqarah ayat 267: “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah(di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu” Presentasi zakatnya adalah 10% bagi tanah yang tadah hujan, tanpa alat memetik atau tanpa biaya dan 5% bagi tanah yang yang mendapat air dengan alat memetik atau dengan biaya, berdasarkan hadist nabi (dari Ibnu Umar r.a bahwa Nabi saw. Bersabda: “Tanam-tanaman yang dialiri oleh hujan dan mata air atau air yang datang sendiri, zakatnya sepersepuluh, dan yang dialiri dengan alat penyiram seperduapuluh.”(Hadist riwayat Bukhari dan lain-lain) Kedu ayat diatas dari surat Al-Baqarah dan Al-An‟am menunjukan bahwa semua hasil bumi wajib dizakati tanpa ada terkecuali termasuk pula hasil yang terkena pajak, tanaman keras seperti cengkeh, tanaman hias seperti bunga anggrek, semua jenis buah-buahan dan sayur-sayuran. Dan zakat bumi ini berkaitan dengan masa panennya bukan setahun sekali tetapi bisa lebih dari sekali, jika bisa panen lebih dari sekali setahun dan sebaliknya bisa lebih dari setahun sekali zakatnya, jika tanaman itu panennya lebih dari setahun. Ulama‟ hanya mewajibkan zakat atas empat macam hasil tanam-tanaman dan buah-buahan yang ditetapkan berdasarkan nas itu tidak berarti bahwa selain empat macam hasil bumi tersebut bebas zakat sama sekali. Sebab apabila selain empat macam hasil bumi yang ditetapkan zakatnya berdasarkan nas hadist itu ditanam untuk dijadikan komoditi perdagangan, maka sudah tentu

Jumhur (kebanyakan) ulama‟ berpendapat. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT “dan tunaikanlah haknya di hari memetiknya”.5% setahun) bukan zakat hasil pertanian/perkebunan. yakni tanah dan hasilnya. sebab tanah itulah asal mula timbulnya kewajiban zakat. katanya. seperti menzakatkan uang sebagai harga dari barang dagangan. Berkata Ibnu Rusyd. Madzab Maliki dan Syafi‟i tidak sepakat dengan Abu Hanifah. apakah zakat itu kewajiban tanah atau kewajiban tanaman.wajib dizakati atas nama perdagangan (2. demikian juga penyewa tanah mengeluarkan zakat dari hasil tanah yang dikelolanya. Mahmud Syaltut memperkuat pendapat jumhur dengan alasan bahwa beban zakat berkaitan dengan hasil tanamannya. akan tetapi kita harus meminta fatwa imam untuk melaksanakannya karena begitulah makna lahiriyah riwayat yang ada. Kewajiban mengeluarkan zakat dibebankan kepada penyewa atau orang yang meminjam tanah itu. Begitulah keterkaitan antara zakat. pemilik tanah yang berkewajiban mengeluarkan zakatnya. dan tanamannnya. sehingga zakatnya itu sebagai pernyataan syukur yang bersangkutan atas hasil tanaman yang baik. tiada tanah tiada pulahasil tanaman. Mungkin si pemilik tanah yang lebih besar atau sebaliknya atas kesepakatan bersama pada saat di buat perjanjian sewamenyewa. namun kuncinya sangat tergantung kepada kesadaran kedua belah pihak. pemilik tanahkah atau penyewa tanah yang mengeluarkan zakathasil tanahnya? Dalam hal ini ada beberapa pendapat sebagai berikut: 1. 2. tanah. bukan kepada pemilik tanah karena sesungguhnya zakat itu diwajibkan atas tanaman. siapakah yang wajib menzakati hasil tanah yang disewakan. dengan demikian dia berkewajiban mengeluarkan zakat karena menanami tanahnya. Maka dari itu. (QS. maka terpikullah atas si pemilik tanaman itu. Dengan cara ini tidak ada helah atau upaya dari masing-masing pemilik dan penyewa membebaskan diri dari kewajiban zakat. dengan jalan ini baik pemilik tanah maupun penyewanya telah bersih jiwanya atau dirinya. jika ada orang yang menyewa sebidang tanah lalu ditanaminya atau dia meminjam tanah kemudian menanaminya dengan tanaman yang berbuah. tebu dan kopi. dan mengeluarkan tanaman hasil tanah kepunyaan sendiri. Bila kewajiban zakat atas penyewa itu akan membawa manfaat yang lebih bagi fakir miskin. misalnya cengkeh. Abu Hanifah berpendapat. selamat dari musibah banjir. Al-An‟am : 141) Adalah tidak adil bila kewajiban zakat diberikan kepada pemilik tanah sebab zakat dikenakan atas tanamannya. apabila hasil bumi berupa tanam-tanaman dan buah-buahan ditanam diatas tanah sewaan.”zakat itu wajib pada tanaman.”sebab pertikaian mereka adalah. kewajiban itu mesti dilaksanakan karena memang begitulah fatwa ulama‟ mutaakhirin. Maka dari itu Ibnu Qudamah memandang pendapat jumhur lebih kuat. mereka mengatakan.”kewajiban zakat tanah sewaan dibebankan kepada pihak penyewa karena tanah yang menghasilkan diwajibkan zakatnya sebesar sepersepuluh dan yang menikmati hasil tanah itu adalah pinak penyewa. Begitu pula dengan harta yang diperoleh pemilik tanah (sewanya) dan penyewa (hasil tanah yang diolah) telah bersih dari hak orang lain didalamnya. ialah berupa hasil tanaman itu. dapat juga dengan cara bahwa pemilik tanah mengeluarkan zakat dari hasil sewanya bila telah mencapai nisab. hama wereng dan sebagainya. maka hasil atas tanah itu dikenakan zakat. ataukah kedua-duanya. . sedangkan Abu Hanifah melihat kepada harta benda yang menjadi asal mula timbulnya kewajiban zakat yaitu tanah”. Oleh karena itu pihak penyewa dibebani untuk membayar zakat sebesar sepersepuluh dan dia dianggap sebagai peminjam. Nampaknya Jumhur melihat kepada harta benda yang wajib dizakati. Jalan yang baik dan aman dalam pandangan agama adalah zakat dikeluarkan oleh pemilik tanah dan penyewa walaupun jumlah yang dikeluarkan tidak sama besarnya.

Fiqih Islam. Abidin. Sedangkan zakatnya yang harus dikeluarkan sebesar 10% (sepersepuluh) apabila diairi tanpa mmenggunakan alat atau tanpa biaya dan 5% (seperduapuluh)apabila diairi dengan menggunakan alat atau dengan air yang dibeli. sesuai dengan apa yang telah ditetapkan/disepakati para ulama‟ berdasarkan hadist Nabi. Zaenal. Malang: Toko Gunung agung. KESIMPULAN Maka dari itu kami menyimpulkan zakat hasil bumi (tanah) berupa tanam-tanaman ataupun buah-buahan apabila ditanam diatas tanah sewaan yang wajib megeluarkan zakatnya adalah penyewa tanah bukan pemilik tanah sesuai dengan isi dari pembahasan makalah kami dan diperkuat dengan pendapat-pendapat ulama‟. 1994 . Imam Syafi‟I. Ash Shiddiqy. karena zakat itu akan membawa manfaat yang lebih bagi fakir miskin dan kewajiban itu harus dilaksanakan atau zakatnya dikeluarkan oleh pemilik tanah dan penyewa sesuai atas kesepakatan bersama pada saat dibuat perjanjian sewa-menyewa. 1994 Hasbi. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Ibnu. Bandung: Pustaka Seta. Abu Tsaur dan golongan fuqaha‟ lainnya. ats-Tsauri Ibnu‟i-mubarak. Masail Fiqhiyah. DAFTAR PUSTAKA Mas‟ud. Sedangkan zakat yang harus dikeluarkan darinya ialah 10% atau 5% tergantung dari tanahnya apa diairi dengan alat mekanik (dengan biaya) atau tidak. T. 2005 Rasjid. 2002 Zuhdi. Sulaiman. Semarang: PT Pustaka Rizki Putra. Fiqih madzhab syafi‟I buku 1 ibadah.Akan tetapi dari pendapat-pendapat dan pandangan-pandangan di atas bahwa yang berhak mengeluarkan zakatnya adalah penyewa tanah atau yang memiliki tanaman tersebut yang mana sesuai dengan pendapat jumhur yang lebih kuat yang dikemukakan oleh Ibnu Qudamah dan juga pendapat yang dikemukakan oleh Imam Malik. Masjfuk.M. Pedoman Zakat.

terutama yang berhubungan dengan masalah zakat. Tampaknya struktur masyarakat kaya dan miskin saat ini mengalami perubahan mendasar. pengacara. Pendahuluan Zakat adalah salah satu syari‟at yang menjadi sendi tegaknya Islam (min arkan al. seniman. Kebanyakan kaum muslimin dalam memahami masalah zakat masih terfokus pada pembahasan fiqh yang memandangnya sebagai masalah ritual semata (ibadah mahdhah) dan statis. notaries. artis. perkebunan. konsultan.Islam). kurma dan anggur sebanyak 5 wasaq. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS Al-Baqarah. Karena sector ekonomi yang mendominasi masyarakat zaman klasik adalah sector peternakan. perkebunan dan perniagaan yang menggunakan standar emas dan perak. atau memiliki emas 20 dinar/misqal atau perak murni sebanyak 200 dirham. Kata “amwal” atau “harta” dipahami oleh orang Arab zaman klasik adalah binatang ternak. Sekarang orang kaya bukan hanya orang yang memiliki ternak banyak . belum menyentuh pada masalah-masalah social yang berkembang sekarang ini. pegawai negeri atau swasta dan sebagainya dan mengaitkannya dengan kewajiban zakat. Hasil profesi atau hasil kerja seperti pegawai negeri dan swasta. infaqkanlah sebahagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebahagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. atau memiliki unta 5 ekor. konsultan. Yusuf Qardhawi dan Wahbah Zuhaili melakukan pembahasan terhadap bentuk-bentuk kasab di bidang jasa seperti dokter. atau memiliki gandum. Ulama kontemporer seperti Muhammad Abu Zahrah. Kategori orang kaya adalah orang-orang yang memiliki sapi 30 ekor. Dengan demikian Ulama Salaf tidak banyak mempersoalkan masalah-masalah yang berhubungan dengan profesi dan hasil kerja tersebut. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu lalu kamu infaqkan dari padanya padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya kecuali dengan memicingkan mata terhadapnya.( ZAKAT KASB AL-’AMAL WA AL-MIHAN AL-HURRAH ) (Link Sponsor) : ُ‫ياأيٖا اىزيِ آٍْ٘ا أّفق٘ا ٍِ طيباث ٍا مضبخٌ ٍَٗا أخشخْا ىنٌ ٍِ األسض ٗالحيََ٘ا اىخبيث ٍْٔ حْفقُ٘ ٗىضخٌ بآخزئ إال أ‬ 762 ‫حغَض٘ا فئ ٗاػيَ٘ا أُ هللا غْٚ حَيذ-اىبقشة‬ “Hai orang-orang yang beriman. pertanian. 2:267) A. dokter. maka bidang-bidang ini telah mendapat perhatian para Ulama sehingga mendapat porsi pembahasan lebih luas yang dituangkan dalam kitab-kitab mereka. beras. Lain halnya dengan bentuk-bentuk kasab tradisional seperti pertanian. Syari‟at ini selain mempunyai dimensi kesalehan kepada Allah (habl min Allah) juga mempunyai dimensi social (habl min al-naas). Tujuan disyari‟atkannya untuk menciptakan kesejahteraan umat secara merata. atau memiliki kambing 40 ekor. pengacara. peternakan dan perniagaan yang sudah popular di masyarakat zaman itu. Dengan demikian orang kaya adalah orang yang banyak memiliki binatang ternak. notaries dan sebagainya belum dikenal di zaman klasik sebagai suatu sumber penghidupan yang menjanjikan kesejahteraan. jagung. sekaligus untuk membersihkan harta dari berbagai syubhat dan mensucikan jiwa dari bermacam-macam sifat tercela.

dokter. Echols. C. pengacara. Adapun yang kedua yaitu orang-orang yang melaksanakan pekerjaannya melalui sebuah kontrak atau perjanjian dengan pihak lain. Sedangkan kata profesi berasal dari bahasa Inggris “profession” yang artinya pekerjaan (John M. pemimpin perusahaan.2:43) . misalnya seperti pegawai negeri. Dalam prakteknya pekerjaan yang diserap di lapangan jasa (bukan produksi) dapat dibagi menjadi dua bagian. Kamus Inggris Indonesia. al-barakah (anugerah yang lestari). 1997:449). Semua makna tersebut telah dipergunakan baik di dalam Al-Qur‟an maupun di dalam Al-Hadits (Lisan al-Arab. 1:276). Yang pertama adalah orang-orang yang bekerja memberikan pelayanan atau jasa tanpa terikat dengan suatu kontrak atau perjanjian dengan pihak lain. al-nama‟ (tumbuh. pegawai perusahaan. Masing-masing memperoleh upah atau imbalan yang cukup besar dari jasa dan pelayanan yang mereka kerjakan pada setiap hari atau setiap minggu atau setiap praktek dan setiap tampil. Contohnya seperti dokter yang melakukan praktek umum. artis. berkembang). Kemudian kata zakat dipergunakan untuk menyebut nama hak Allah yang harus dikeluarkan oleh orang kaya dan disalurkan kepada fakir miskin dengan harapan agar memperoleh keberkahan dan kebersihan jiwa serta dapat menunbuhkan kebaikan-kebaikan yang banyak (Fiqh al-Sunnah. pegawai perusahaan. Patutkah zakat dibebankan kepada orang-orang ini sementara orang-orang yang mempunyai pendapatan lebih besar tidak dibebani? B. atau menjadi pekerja pada perorangan seperti TKI dan TKW yang memperoleh gaji secara rutin pada setiap bulan (Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuh. pengacara dan sebagainya. dinas ketentaraan. polisi. al-madh (terpuji) dan al-shalah (kesalehan). 6:65).atau memiliki lahan ratusan hektar. Dalam kehidupan modern kasab model ini lebih menjanjikan kesejahteraan. tetapi para pejabat tinggi negara. pertama pekerjaan yang tidak terikat dengan pihak lain (al-mihan al-hurrah) dan kedua pekerjaan yang terikat dengan pihak lain atau dikenal sebagai kerja profesi (kasb al‟amal). notaries. seniman. Dasar Hukum Zakat Dasar hukum kewajiban zakat secara umum diseebutkan baik dalam Al-Qur‟an maupun AlHadits yang antara lain sebagai berikut : 34 ‫ٗأقيَ٘ا اىصالة ٗآح٘ا اىزماة-اىبقشة‬ “Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat…” (QS Al-Baqarah. 2:865-866). dan sebagainya. Pengertian Zakat Profesi Kata zakat semula bermakna: al-thaharah (bersih). sementara kasab model tani. konsultan (termasuk mediator atau calo). pemimpin partai politik dan pekerja-pekerja profesonal yang memperoleh harta yang banyak. ternak dan nelayan terkesan sebagai kesederhanaan. Dengan demikian yang dimaksud “zakat profesi” dalam tulisan ini ialah zakat hasil kerja dari pekerja-pekerja yang bergerak di bidang jasa seperti pegawai negeri. pegawai pabrik.

6:141) ‫ػِ ابِ ػباس سضٚ هللا ػْٔ قاه:أُ اىْبٚ صيٚ هللا ػيئ ٗصيٌ ىَا بؼث ٍؼارا اىٚ اىيَِ قاه: إّل حؤحٚ قٍ٘ا ٍِ إٔو‬ ‫اىنخاب. Makanlah dari buahnya (yang bermacammacam itu) apabila ia berbuah dan tunaikanlah haknya pada hari memetik hasilnya (dengan dikeluarkan zakatnya)…” (QS Al-An‟am. maka ajaklah mereka untuk bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa aku adalah utusan Allah. menunaikan zakat. pohon korma.9:103) ‫قاه سص٘ه هللا صيٚ هللا ػيئ ٗصيٌ بْٚ االصالً ػيٚ خَش:شٖادة أُ ال اىٔ إال هللا ٗأُ ٍحَذا سص٘ه هللا ٗإقاً اىصالة‬ ٔ‫ٗإيخاء اىزماة ٗحح اىبيج ٗصً٘ سٍضاُ-ٍخفق ػيي‬ “Rasulullah SAW bersabda: Agama Islam didirikan di atas lima pilar.2:267) ‫ٕٗ٘اىزٙ أّشؤ خْج ٍؼشٗشج ٗغيش ٍؼشٗشج ٗاىْخو ٗاىزسع ٍخخيفا أمئ ٗاىزيخُ٘ ٗاىشٍاُ ٍخشابٖا ٗغيش ٍخشابٔ مي٘ا‬ 333 ً‫ٍِ ثَشٓ إرا أثَش ٗآح٘ا حقٔ يً٘ حصادٓ-األّؼا‬ “Dan Dia-lah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung.فئُ ٌٕ أطاػ٘ك ىزىل فؤػيٌَٖ أُ هللا افخشض ػييٌٖ خَش‬ .304 ‫خز ٍِ أٍ٘اىٌٖ صذقت حطٖشٌٕ ٗحزميٌٖ بٖا -اىخ٘بت‬ “Ambillah zakat dari sebahagian harta mereka.ٌٖ‫صي٘اث فٚ مو يً٘ ٗىييت. فئُ أطاػ٘ك ىزىل فؤػيٌَٖ أُ هللا افخشض ػييٌٖ صذقت حؤخز ٍِ أغْيائٌٖ فخشد ػيٚ فقشائ‬ ‫فئُ ٌٕ أطاػ٘ك ىزىل فئياك ٗمشائٌ أٍ٘اىٌٖ. tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya. dan berpuasa di bulan Ramadhan” (HR Bukhari Muslim) Dan dasar hukum zakat profesi dapat diambil dari mafhum ayat dan hadits sebagai berikut : 762 ‫يا أيٖا اىزيِ أٍْ٘ا أّفق٘ا ٍِ طيباث ٍا مضبخٌ ٍَٗا أخشخْا ىنٌ ٍِ االسض-اىبقشة‬ “Hai orang-orang yang beriman. pergi haji ke Baitullah. yaitu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. apabila . zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). apabila mereka telah taat kepadamu mengenai hal itu. maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan shalat lima kali sehari semalam. dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…” (QS At-Taubah. mendirikan shalat. infaqkanlah sebahagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebahagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu …” (QS AlBaqarah. فادػٌٖ اىٚ شٖادة أُ الاىٔ اال هللا ٗأّٚ سص٘ه هللا.ٗاحق دػ٘ة اىَظيً٘ فئّٔ ىيش بيْٖا ٗبيِ هللا حداب -سٗآ اىدَاػت‬ “Dari Ibnu Abbas RA berkata: bahwa ketika Nabi SAW mengutus Mu‟adz ke negeri Yaman beliau memberikan amanat (kepadanya): Sesungguhnya engkau akan menghadapi masyarakat Ahli Kitab.

Seorang suku Tamim diberi harta yang melimpah dan mempunyai tanggungan keluarga yang banyak. Allah memberikan rizki kepada hambanya berbeda-beda. ٗ‫ػِ أّش سضٚ هللا ػْٔ قاه:أحٚ سخو ٍِ حَيٌ سص٘ه هللا صيٚ هللا ػيئ ٗصيٌ فقاه يا سص٘ه هللا إّٚ رٗ ٍاه مثيش ٗر‬ ‫إٔو ٍٗاه ٗحاضشة. D. Yang demikian sudah menjadi sunnatullah.43:32). ada yang diberi kemudahan-kemudahan dan ada yang diberi kesulitan dan kesukaran. Tujuan dan Manfaat Zakat Seperti diisyaratkan dalam ayat 103 dari surat At-Taubat di atas. Fungsi dan manfaat zakat yang lain disebutkan oleh Wahbah (1989.II:732-733) antara lain : . yang diambil dari orang-orang kaya dan disalurkan kepada orang-orang miskin dari kalangan mereka. jangan mengambil yang baikbaiknya saja dari harta mereka. serta kamu mengerti hak-hak fakir miskin. dan hindarilah doa orang-orang yang teraniaya. Di samping itu banyak pula orang-orang yang datang kepadanya untuk meminta bantuan. karena dengan mengeluarkan zakatnya kamu dapat membersihkan (harta dan jiwamu). maka beritahukan kepada mereka bahwa Allah mewajibkan shadaqah (zakat) kepada mereka. dan kamu dapat mempererat tali kekeluargaanmu. tujuannya agar saling membutuhkan (QS AzZukhruf. فؤخبشّٚ ميف أصْغ ٗميف أّفق؟ فقاه سص٘ه هللا صيٚ هللا ػيئ ٗصيٌ: حخشج اىزماة ٍِ ٍاىل فئّٖا‬ ‫طٖشة حطٖشك ٗحصو أقشبائل ٗحؼشف حق اىَضنيِ ٗاىداس ٗاىضائو-سٗآ أحَذ‬ “Dari Anas RA berkata: Seorang dari Suku Tamim menghadap Rasulullah SAW dan bertanya: Hai Rasulullah aku mempunyai harta yang banyak dan mempunyai keluarga yang banyak pula serta banyak tamu-tamu yang datang. Dalam garis besarnya obyek zakat meliputi keseluruhan hasil usaha (min thayyibati ma kasabtum) dan keseluruhan komoditas yang mencakup flora dan fauna (min ma akhrajna lakum min al-ardli). baik tujuan teologis maupun tujuan sosialnya. Dan pada prinsipnya sistem zakat adalah sistem pemerataan kesejahteraan masyarakat yang diatur melalui penarikan harta dari orang-orang kaya dan disalurkan kepada orang-orang miskin.mereka telah taat kepadamu mengenai hal itu. maka berikanlah aku petunjuk bagaimana sebaiknya aku beramal dan berinfaq? Maka Rasulullah memberikan petunjuk: Keluarkanlah zakatnya dari hartamu itu. sedangkan harta yang dikeluarkan untuk kelompok fakir miskin berfungsi sebagai tali kasih yang memperkokoh persaudaraan dan kekeluargaan. Apabila mereka telah taat kepadamu mengenai hal itu. karena antara doanya dengan Allah tidak ada hijab” (HR Sejumlah besar Ahli Hadits) Beberapa ayat dan hadits tersebut menunjukkan kewajiban zakat dan tujuan serta teknis penarikannya. Rasulullah SAW memberikan petunjuk agar dikeluarkan zakatnya sehingga secara proporsional harta yang digunakan untuk keperluan keluarga adalah harta yang sudah bersih. Dan secara social menunjukkan rasa solidaritas dan kesetiakawanan orang-orang kaya kepada orang-orang miskin sehingga terjalin persaudaraan yang kokoh di masyarakat yang saling menolong dan saling menyayangi. maka kamu hendaklah berhati hati. hak-hak tetangga dan hak-hak orang yang meminta-minta” (HR Ahmad) Hadits ini memberikan petunjuk singkat mengenai tujuan dan manfaat zakat harta. bahwa secara teologis kewajiban zakat diberlakukan untuk membersihkan harta dari berbagai syubhat dan sekali gus membersihkan jiwa pemiliknya dari berbagai kotoran rohani.

maka akan dipergunakan sebagai bantuan yang dapat meringankan beban hidupnya. Memberi bantuan langsung kepada fakir miskin. Menghindari kecemburuan social sehingga harta menjadi aman. pegawai perusahaan. Bukankah banyak orang yang telah bekerja keras dan membanting tulang tetapi rizkinya pas-pasan. mereka memperoleh penghasilan secara rutin yang cukup besar pada setiap bulannya. Atau seorang pegawai professional yang memberikan pelayanan tanpa terikat oleh kontrak dan waktu seperti dokter praktek. Misalnya seperti pejabat tinggi negara. pegawai negeri. Inilah yang menimbulkan pertanyaan apakah mereka tidak diwajibkan membayar zakat? Sementara para petani tradisional yang pengahasilannya relatif kecil dibebani kewajiban zakat? Ada beberapa pandangan Ulama dalam masalah ini baik dari kalangan shahabat maupun tabi‟in sebagai berikut: F. Ulama yang mewajibkan zakat profesi : 1. VI:83). Orang-orang mencari nafkah bukan lagi bertani dan berternak. Orang-orang yang bekerja di bidang jasa dan pelayanan banyak yang memperoleh penghasilan (income) lebih baik dari pada usaha pertanian dan usaha lain yang hasilnya belum menentu. Sistem ekonomi bergeser dari pola ekonomi tradisional di pedesaan menuju masyarakat industri yang maju dan modern. tetapi bergerak di bidang jasa dan pelayanan. pengacara. B. seniman dan sebagainya yang memperoleh bayaran atau imbalan jasa yang besar pada setiap kegiatan. Membersihkan muzakki dari sifat-sifat yang tidak terpuji dan tidak peduli kepada orang lain. Ibnu Hazm menjelaskan bahwa telah sah riwayat dari Ibnu Abbas bahwa beliau mewajibkan zakat pada setiap harta yang wajib dizakati pada waktu dimiliki oleh seorang muslim (Al-Muhalla. Sebagai pernyataan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan karunia dan memberikan kemudahan-kemudahan mencari rizki. 2. angkutan umum. 3. Semua usaha ini umumnya lebih menjanjikan kesejahteraan dibandingkan dengan kerja-kerja tradisional yang sekarang sudah mulai tidak diminati orang. penerbangan. perbankan. telkom dan sebagainya. 4. konsultan. kontraktor.1. transportasi. maka uang bantuan itu dapat dipergunakan sebagi modal usaha kecil. Kewajiban Zakat Profesi Perubahan masyarakat saat ini dari masyarakat agraris primitif dan tradisional menuju masyarakat maju dan modern berjalan begitu cepat. pimpinan partai politik. . karena kecemburuan sosial bisa menimbulkan kerawanan di masyarakat. karena orang mu‟min yang telah membiasakan membayar zakat akan menjadi orang dermawan. dan apabila tidak mempunyai kerampilan. Apabila mereka mempunyai keterampilan.

maka membayarnya 5 dinar. Imam Malik meriwayatkan dari Ibnu Syihab bahwa orang yang pertama memungut zakat dari gaji (al-a‟thiyah) adalah Mu‟awiyah bin Abi Sufyan (Al-Muwatha. maka harus dikeluarkan zakatnya saat itu. I:500) 3. zakatnya 1 dinar. tetapi apabila dibayar dari dana hasil sewaan rumah tersebut. maka membayarnya 3 dinar. Dalam riwayat Abu Ubaid bahwa Mu‟awiyah apabila menyerahkan gaji pegawainya diambil zakatnya. Alasannya karena uang sewa tersebut telah menjadi milik penuh pihak yang menyewakan sama halnya dengan uang mahar bagi seorang wanita. maka zakatnya 3 tahun X 3 dinar = 9 dinar. tahun ketiga uang sewanya menjadi 120 dinar. tetapi karena sudah dibayar 1 dinar. Seandainya sebuah rumah dikontrakkan selama 4 tahun dengan uang sewa sebanyak 160 dinar. maka membayar zakatnya pada tahun pertama 4 dinar. Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan bahwa Umar bin Abdul Aziz (Khalifah al-Rasyidin ke lima) selalu mengeluarkan zakat dari gaji (al-‟atha) dan honorarium (al-ja‟izah). begitu pula tahun-tahun berikutnya harus membayar zakatnya sebanyak 4 dinar pertahun. setiap tahun 40 dinar. Demikian ini jika uang zakat dibayar dari dana lain. Demikian pula apabila membagi-bagikan harta terlantar yang dikuasai oleh negara (radd al-madzalim) kepada masyarakat dipungut zakatnya juga. 5:508-509) . Ash-Shadiq dan Al-Baqir sependapat dengan Daud AdhDhahiri bahwa orang yang menerima gaji mencapai nisab harus mengeluarkan zakatnya seketika. Ulama Tabi‟in yang lain yang memandang wajib mengeluarkan zakat dari gaji dan pendapatan lainnya (al-mal al-mustafad) ialah Az-Zuhri. Makhul dan Al-Auza‟ie Madzhab Ahlul Bait seperti An-Nashir. tahun pertama 40 dinar. zakatnya 2 tahun X 2 dinar = 4 dinar. (Al-Mughni. Al-Hasan. karena sebelumnya Abnu Mas‟ud sudah melakukan hal itu. tahun kedua menjadi 80 dinar. Bahkan sampai kepada honor dan hadiah yang diberikan kepada delegasi sebagai imbalan jasa atau suatu prestasi dipungut zakatnya. II:638) Asy-Syirazie dari kalangan Syafi‟iyah mengatakan bahwa orang yang memperoleh uang sewa dari sebuah rumah dan telah mencapai haul maka zakatnya wajib dikeluarkan walaupun pihak penyewa belum memanfaatkan sampai habis masa kontraknya. Ini mungkin maksudnya orang pertama dari kalangan Khalifah yang memungut zakat dari gaji pegawai. 2. maka tinggal dikurangi dengan jumlah pengeluaran tersebut.2. tetapi karena sudah dibayar sebanyak 4 dinar. Dibayar sesuai dengan jumlah uang sewa pertahun. tahun keempat atau tahun terakhir uang sewanya menjadi 160 dinar. Secara teknis An-Nawawie menjelaskan sebagai berikut: 1. tetapi karena sudah dibayar 9 dinar. maka membayarnya hanya 7 dinar (Al-Thab‟ah al-Kamilah min Kitab Al-Majmu.I:502-503) Dari Imam Ahmad ada riwayat bahwa barang siapa yang menyewakan rumah atau tanah („iqar) dan harganya mencapai nisab. maka zakatnya 4 tahun X 4 dinar = 16 dinar. Abu Ubaid meriwayatkan dari Hubairah bin Yarim bahwa Abdullah Ibnu Mas‟ud memungut zakat gaji prajurit (al-‟atha) yang terjadi dalam beberapa peperangan kecil (Fiqh alZakat. tanpa menunggu haul (Fqh al-Zakat. I:207).

pihak Ulama yang mewajibkan zakat profesi dan pihak Ulama yang tidak mewajibkan. apakah harus membayar zakatnya? Qasim menjawab bahwa Abu Bakar al-Shiddiq tidak memungut zakat dari harta kecuali jika mencapai haul. Abdullah bin Umar mengatakan bahwa harta tidak wajib dikeluarkan zakatnya kecuali apabila mencapai haul (Al-Muwatha. d. apabila aku menjawab ya. tetapi apabila aku menjawab tidak. maka gajinya diserahkan kepadaku. Imam Malik meriwayatkan dari Muhammad bin Uqbah bahwa dia bertanya kepada Qasim bin Muhammad tentang seorang budak yang membebaskan diri dengan membayar sejumlah besar uang. apabila mereka menjawab punya. dari Aisyah binti Qudamah. Qasim memberikan penjelasan bahwa Abu Bakar apabila membayar gaji pegawai bertanya kepada mereka apakah mereka mempunyai harta yang lain yang wajib dizakati. G. karena kedua-duanya sama-sama menawarkan jasa dan pelayanan. Dalam kesimpulannya mereka memilih pendapat yang mewajibkan zakat hasil profesi dengan alasan : . Abdul Wahab Khalaf. Muhammad Abu Zahrah. maka orang itu wajib mengeluarkan zakatnya karena secara keseluruhan pada awal dan akhir tahun harta tersebut mencapai nisab. dan apabila menjawab tidak mempunyai. Imam Abu Hanifah mengatakan bahwa apabila seseorang mempunyai harta sebanyak 200 dirham pada awal tahun kemudian uang itu digunakan sampai habis hingga tinggal satu dirham saja tetapi sesudah itu kira-kira sesaat sebelum akhir tahun orang itu usaha lagi hingga memperoleh hasil 199 dirham. dari bapaknya bahwa bapaknya (Qudamah) menerangkan: apabila aku datang menghadap Utsman bin Affan untuk mengambil gaji beliau bertanya kepadaku: apakah kamu mempunyai harta yang lain yang wajib dizakati. baik yang bersangkutan mempunyai harta lain yang sejenis yang wajib dizakati atau tidak. Imam Malik meriwayatkan dari Umar bin Husain. I:206-207) c. VI:84) H. baik berupa uang hasil sewaan rumah atau uang mahar apabila mencapai nisab dan haul. maka zakatnya dipungut langsung dari harta itu. a. Imam Malik menegaskan bahwa harta hasil profesi tidak wajib dikeluarkan zakatnya kecuali apabila mencapai haul. Wahbah Az-Zuhaili dan Yusuf Qardhawi telah mengadakan penelitian dan memunaqasahkan argumen-argumen (adillah) yang dikemukakan oleh kedua belah pihak. maka beliau langsung memungut zakat harta itu. maka beliau menyerahkan gajinya tanpa dipungut apapun. b.Ada yang menarik untuk dikaji dari pandangan Ulama Syafi‟iyah ini. maka wajib dibayar zakatnya. Ibnu Hazm menjelaskan bahwa Imam Abu Hanifah tidak mewajibkan zakat hasil profesi (al-maal al-mustafad) kecuali jika mencapai haul. Ulama yang tidak mewajibkan zakat profesi: 1. Pendapat Ulama Kontemporer Ulama kontemporer seperti Abdurrahman Hasan. Hal ini bisa dianalogkan dengan pendapatan hasil profesi. yakni bahwa setiap pendapatan (income) yang diterima oleh seorang muslim. Demikian pula pendapat Imam Asy-Syafi‟I (Al-Muhalla.

Beliau menyamakan jasa profesi dengan pertanian dan perkebunan dengan alasan karena kedua-duanyanya hanya memperhitungkan keuntungan (miqdar al-dakhl). Kedua harta kekayaan yang relatif tetap yang hanya memperhitungkan keuntungan yang masuk. Pertama harta kekayaan yang menggunakan modal yang mungkin bertambah dan mungkin berkurang. 2. karena modalnya berupa lahan relatif utuh. dalam hal . sementara para pejabat tinggi dan pemimpin perusahaan atau pekerja-pekerja professional yamng mendapatkan uang (income) sangat besar tidak dikenakan zakat (Fiqh al-Zakat. Berbeda dengan modal uang atau barang-barang dagangan. tidak memperhitungkan modal. seperti tanah-tanah pertanian dan lahan-lahan perkebunan. 5. sebahagian mereka mensyaratkan adanya haul dan sebahagian lagi tidak mensyaratkannya. Ulama shahabat dan tabi‟in telah berbeda pendapat mengenai zakat hasil profesi (almaal al-mustafad). Jika terjadi demikian maka tidak ada pendapat yang satu lebih utama dari yang lain sehingga tidak ada yang mengharuskan berpegang pada salah satunya sehingga permasalahannya dikembalikan kepada otoritas nash : “Apabila kamu berselisih maka kembalikanlah kepada Allah (al-Qur‟an) dan Rasul-Nya (al-Hadits)” 3. maka hasil profesi termasuk di dalamnya. Nisab Zakat Profesi dan Kadar Kakatnya Muhammad Al-Ghazali menggunakan pendekatan analogis (al-qiyas) dalam menentukan nisab dan kadar zakat profesi. Kalangan Ulama yang tidak mensyaratkan haul adalah lebih dekat kepada pengertian umum nash dan kemutlakkannya. Dengan demikian beban zakat hanya ditanggung oleh pekerja-pekerja menengah ke bawah yang hemat dan rajin untuk menabung. Karena seorang petani yang bekerja menggarap sawahnya berbulan-bulan ketika memperoleh hasil sebanyak 5 wasaq (lebih kurang 12 kwintal gabah atau 7. tetapi hanya menghitung hasilnya saja. karena nash-nash yang menunjuk pada kewajiban zakat berlaku umum dan mutlak.1. Karena bisa saja hasilnya habis digunakan untuk membiayai hidup mewah dan berfoyafoya.000. Jasa profesi disamakan dengan jasa tanah-tanah pertanian dan lahan perkebunan dengan alasan karena kedua-duanya tidak menghitung modal (sawah dan ladang). 6. yaitu modal uang tunai (al-nuqud) dan modal barang-barang dagangan. Mensyaratkan adanya haul pada zakat profesi akan membebaskan kewajiban zakat kepada sebahagian besar pegawai tinggi dan para profeonal yang mendapatkan income sangat besar. 4. I:505-509) I. Menurut beliau obyek zakat secara garis besarnya dapat dibagi dua. Jalan pikiran Muhammad Al-Ghazali ini berakar dari masalah pembebanan kewajiban zakat.-) dikenakan beban zakat 5-10 persen. Mensyaratkan haul dalam segala jenis harta termasuk hasil profesi (al-maal almustafad) tidak didukung oleh nash yang shahih atau hasan yang dapat dijadikan landasan untuk mentakhshish dalil „am atau mentaqyidi yang muthlaq.20 kwintal beras bernilai sekitar Rp 1800. Apabila nash-nash yang menunjuk pada kewajiban zakat berlaku secara umum dan mutlak. tetapi langsung dikeluarkan zakatnya pada saat diperolehnya. Pendapat yang mensyaratkan adanya haul pada zakat profesi berimplikasi pada ketidak adilan dalam pembebanan zakat.

Hal ini bertentangan dengan prinsip zakat.dengan kadar zakat sebesar Rp 180.20 kwintal beras X Rp 2500.= Rp 1.(1 misqal/dinar = 4. Maka menyamakan hasil profesi dengan hasil usaha yang baik-baik adalah lebih dekat jika dibandingkan dengan menyamakannya dengan hasil eksploitasi kekayaan alam. garmen dan sebagainya.000. misalnya seperti pengacara. Nisab dihitung sesuai dengan gaji atau jasa profesi yang diterimanya. Alasannya karena gaji pegawai atau imbalan jasa profesi selalu dibayar dengan uang tunai.. Dengan demikian nisabnya 90 gram emas atau Rp 8.5% yaitu 2. Dengan demikian zakat hanya dibebankan kepada . yaitu diambil dari orang kaya dan disalurkan kepada orang-orang miskin. maka wajib bayar zakat. I:483 & 510) Yusuf Qardhawi mempunyai pendapat lain.= Rp 1. Pemikiran Muhammad Al-Ghazali yang demikian ini diterapkan dalam berbagai sector perusahaan seperti perhotelan.000.000.. Cara Menghitung Nisab Sebagaimana telah dikemukakan di atas bahwa ada kalanya pegawai memperoleh gajinya secara rutin pada setiap bulan atau setiap minggu atau setiap dua minggu dan ada kalanya tidak menentu. Nisabnya 12 kwintal gabah atau 7.(dengan perkiraan harga Rp 90. apa lagi dengan membebankan kadar zakat yang cukup tinggi. J.000..000.000.ini modal dan keuntungannya dihitung dan dijumlahkan.800.. Untuk menghitung nisabnya ada dua cara: 1.000.-/gram) dan kadar zakatnya 2.. kontraktor..atau Rp 90. maka zakatnya tidak wajib dibayar. kedua pendapatan yang diperoleh dari hasil eksploitasi kekayaan alam (min ma akhrajna lakum min al-ardhi). beliau mengakui betapa rendahnya nisab sector pertanian dan betapa beratnya kadar zakat yang diwajibkan.20 kwintal beras dan kadar zakatnya 5-10% (Fiqh al-Zakat.000. Karena kaum tani yang memperoleh penghasilan 12 kwintal permusim (lebih kurang selama 4 bulan) adalah rendah. yaitu nisabnya 12 kwintal gabah X Rp 150.000..500. Apabila jumlahnya mencapai satu nisab. 6:1991) Pendapat Yusuf Qardhawi ini lebih mendekati jiwa nash (mafhum) yang membagi sumber pendapatan (income) menjadi dua bagian besar. maka 20 misqal/dinar = 90 gram. angkutan.100. Selanjutnya beliau menawarkan gagasan yang dianggapnya lebih tepat.000. dan apabila jumlahnya tidak mencapai nisab..6 kg dan setiap 1 kwintal gabah menghasilkan 60 kg beras). lihat Ensiklopedi Hukum Islam.800.atau 7.5 gram. bukan dengan pertanian (al-zuru‟). pabrik beras/huller . garmen dan sebagainya yang mendapatkan keuntungan dari jasa atau pelayanan semata-mata.adalah memberatkan. pertama pendapatan yang diperoleh dari hasil usaha yang baik-baik (min thayyibati ma kasabtum).. mereka memperoleh penghasilan menunggu klien atau order yang masuk untuk dikerjakan.. Yusup Qardhawi memberikan komentar barang kali Pembuat syari‟at menghendaki demikian karena hasil pertanian menjadi bahan makanan pokok yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. mediator.sedangkan kadar zakatnya 10% yaitu 120 kg gabah atau 72 kg beras = Rp 180.atau paling sedikit 5% yaitu 60 kg gabah atau 36 kg beras = Rp 90. yaitu 10%.800. yaitu bahwa hasil profesi disamakan dengan uang mas (al-nuqud). mungkin masih belum termasuk kategori orang kaya.25 gram atau Rp 202..(dengan perhitungan 5 wasaq X 60 sha‟ X 4 mud X 0. Alasan berikutnya bahwa menentukan batasan nisab dengan sector pertanian sebesar Rp 1. konsultan.

= Rp 45. mengingat karena kedua-duanya berbentuk usaha (kasab al-‟amal). bukan kepada materinya (al-‟ain).I:519-520). Ada pendapat lain yang mempertimbangkan kemaslahatan.pegawai tinggi dan para professional kelas menengah ke atas. Dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (income) baik dari gaji maupun dari jasa profesi yang diterima berturut-turut dalam waktu yang berdekatan.-). tidak dibebankan kepada pegawi kecil yang menerima gaji atau hasil profesi pas-pasan.800. Ulama Hanabilan berpendapat bahwa hasil-hasil pertanian yang satu digabungkan dengan yang lain dalam satu tahun walaupun berbeda jenis dan lokasinya untuk menggenapkan nisab.dan zakatnya Rp 180. Ketentuan ini mempunyai landasan yang kuat sebagaimana telah dijelaskan oleh atsar Shahabat dan Tabi‟in di atas. Menganalogkan zakat profesi dengan zakat penghasilan bumi baik nisab maupun kadarnya karena kedua-duanya sama-sama hasil jasa. Adapun mengenai landasan hukumnya ialah seperti yang ditetapkan oleh Ahli Fiqih dalam nisab harta ma‟din. dan menganalogkan kadar zakat dengan zakat emas atau perdagangan (2.-).-). Dengan landasan ini bahwa satu tahun merupakan satu kesatuan hukum yang utuh tak terpisahkan sebagaimana dalam ketentuan adanya haul. Maka nisabnya senilai Rp 1. yaitu menganalogkan nisab dengan zakat pengahsilan bumi (Rp 1.tetapi apabila diukur dengan nisab pertanian hanya berkisar Rp 1800. alasanya untuk memberikan kemaslahatan kepada muzakki. Penutup . Ulama Ahli Fiqh memang berselisih mengenai hukumnya menggabungkan hasil-hasil pertanian dalam satu tahun. alasannya untuk memberikan kemaslahatan kepada mustahik.000.000. maka cara mengeluarkan zakatnya ada dua obsih : 1.000... 2. jumlah perolehan yang satu digabungkan dengan perolehan yang lain dalam rangka menggenapkan nisab. Maka penggabungan jumlah gaji dan honor-honor yang diterima dalam satu tahun dapat ditetapkan dalam rangka menghitung nisab walaupun kenyataannya dibayar secara bertahap pada setiap bulan atau setiap transaksi (Fiqh al-Zakat.dengan memandang bahwa tahun adalah satu kesatuan hukum yang utuh tak terpisahkan (haul) dan seluruh pendapatan dalam tahun itu dijumlahkan dengan asumsi bahwa zakat adalah kewajiban yang dibebankan kepada nilai (al-qimah). Cara Mengeluarkan Zakatnya Sebagaimana telah disebutkan di atas tentang cara penghitungan nisab.100. I:514-515) K. Dengan demikian sebahagian besar dari pegawai dan para professional terlepas dari kewajiban zakat.000.. Maka nisabnya Rp 8.000. Karena dalam prakteknya amat sedikit jumlah pegawai atau pekerja profesional yang menerima gaji atau memperoleh imbalan jasa sebesar satu nisab (apabila diukur dengan nisab usaha perdagangan...000.. Menganalogkan zakat profesi dengan zakat emas atau perdagangan secara mutlak.000.atau Rp 90.000. 3. yaitu Rp 8100. 2. Pembayarannya dapat dilaksanakan pada akhir tahun (haul) atau dicicil pada setiap menerima gaji atau hasil profesi (Fiqh al-Zakat..5% X 1.dan zakatnya Rp 202.800.800.dikeluarkan pada saat menerima gaji atau jasa profesi tersebut (wa‟tu haqqahu yauma hashadih).500.000. L.

Tidak wajib zakatkah mereka? Marilah kita merenung. masalah penggabungan (aldhamm) dan pembebanan wajib zakat apakah pada benda (wujub „ala al-‟ain) ataukah pada nilai (wujub „ala al-qimah). kesehatan. papan. Dari asumsi ini ketentuan membayar fidyah atas pelanggaran norma tertentu hanya disuruh memberi makan orang-orang miskin untuk masingmasingnya hanya 1 mud. kulkas. Persyaratan-persyaratan ini adalah logic. telephon.5% dari rizki yang telah kita terima. berapa nilainya? Sementara kebutuhan keluarga sekarang sudah tak terukur.Masih banyak persoalan yang perlu dikaji dalam membahas “zakat profesi” ini. terutama yang menyangkut masalah teknis. Di samping kontroversi masalah haul. PAM dan lain-lainnya hingga sulit dihitung jumlahnya. rumah mewah dan fasilitas lain yang serba lux yang harus dibayar dalam jumlah yang sangat besar dan diangsur bertahun-tahun lamanya. Para Ulama mensyaratkan harta yang wajib dizakati adalah harta milik penuh. Sekarang sudah ada syarat tambahan. dan marilah kita mensyukuri nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada kita. Belum lagi mengkaji masalah utang-piutang. kebutuhan keluarga dan pembayaran utang piutang makin sulit didefinisikan. listrik. minimalnya 2. karena dasarnya dari petunjuk Rasulullah SAW : ‫ال صذقت إال ػِ ظٖش غْٚ-سٗآ أحَذ‬ “Tidak ada kewajiban zakat kecuali dari kalangan orang kaya” (HR Ahmad) Akan tetapi persoalannya adalah bagaimana mengukur kebutuhan-kebutuhan keluarga? Dalam teks-teks fikih kewajiban memberi nafkah kepada keluarga yang kaya (al-musir) hanya 2 mud dan keluarga miskin (al-mu‟sir) 1 mud. tetapi sekarang menyentuh kebutuhan sekunder (hajiyat) bahkan kebutuhan tersier (tahsiniyat). sehingga rizkinya semakin bertambah dan amalnya semakin bertambah pula. meliputi kebutuhan pangan. mudah-mudahan Allah akan memberikan keberkahan-keberkahan kepada kita. pendidikan. kemudian marilah kita beramal shaleh dan beramal shadaqah. dan banyak pula orang-orang yang mempunyai kridit mobil. juga masalah-masalah yang berhubungan dengan kebutuhan biaya operasional. terlepas dari jeratan utang dan macam-macam kridit serta merupakan kelebihan dari kebutuhan hidup keluarganya. yaitu harus merupakan penghasilan bersih setelah dikurangi biaya-biaya operasional. sandang. Banyak perusahaan yang memiliki pinjaman lebih besar dari pada jumlah saham. Amin Mari Beramal Dengan Menyebarkan Artikel Ini : . pada zaman klasik kasus utang umumnya untuk menutupi kebutuhan primair yang sangat mendesak (dlaruriyat).

Kelemahan Hadist Tentang Ketentuan Setahun Ketentuan setahun itu di tetapkan berdasarkan hadis-hadis dari empat sahabat. baik dari sejenis dengan dengan kekayan lainnya yang ada padanya atau tidak. tetapi karena penyebab bebas seperti upah kerja. B. serta membersihkan dan penjagaan bagi orang yang memiliki kekayaan tadi dari bahaya dan kecurigaan yang menimpanya. yang merupakan landasan wajib zakat. Syekh husseinin Muhammad makluf mengemukakan: harta benda yang diberikan kepada orang – orang fakir itu dinamakan zakat yang artinya perkembangan dan pembersihan. harta benda perolehan maupun bukan. Hal itu sesuai dengan apa yang telah kita tegasakan . annas dan aisyah r.hadist tersebut berlaku bagi semua kekayaan termasuk harta hasil usaha.a.tengah kita dapat menyimpulkan bahwa dengan penafsiran tersebut memungkinkan untuk wajib zakat atas hasil pencarian sebagai sumber zakat. MENCARI PENDAPAT YANG LEBIH KUAT TENTANG ZAKAT PROFESI Yang kita bicarakan disini adalah tentang "harta penghasilan" yang berkembang bukan dari kekayaan lain. PANDANGAN FIQIH TENTANG PENCARIAN DAN PROFESI Pencarian dan profesi dapat di ambil zakatnya bila sudah setahun dan cukup nisabnya. ال زك اة ف ي مال حت ي حول‬ . bahwa jarang seorang pekerja yang menghasilkan tidak mencapai nisab seperti yang telah kita tetapkan. tetapi cukup tecapai penuh antara dua ujung tahun tanpa kurang di tengah . Berlaku jugakah kententuan setahun penuh bagi zakat kekayan hasil kerja ini? Ataukah di gabungkan dengan zakat dengan harta yang sejenis dan ketentuan waktunya mengikuti waktu setahun harta lainnya yang sejenis itu? Atau wajib zakat terhitung saat harta tersebut di peroleh dan sudah terpenuhi syarat-syarat zakat yang berlaku seperti cukup nisabnya. Pengertian zakat menurut istilah ialah : memberikan sebagian arta tertentu kepada orang yang berhak menerimanya dengan beberapa syarat. oleh karena mengeluarkan harta benda iyu menyebabkan bertambah berkembang dan mempernesar berkat kekayaan mereka. Jadikalau ditilik pula zakat menurut istilah agama islam adalah: kadar harta yang tertentu diberikan kepada yang behak menerimanya denganbeberapa syarat tertentu. 1. meskipun tidak cukup di pertengahan tahun tetapi cukup pada akhir tahun ia wajib mengeluarakan zakat sesuai dengan nisab yang berumur setahun C. abu Yusuf. investasi modal. jika kita berpegang kepada pendapat abu Hanifah..ZAKAT GAJI DAN JASA PROFESI Diposkan oleh KOmunikASI PENYIaRAN ISlaM Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook kata zakat asal bahasanya adalah "zakaah" kata zakat adalah isim masdhar. tetapi hadis – hadis itu lemah. karena terdapat menetapkan hasil pencarian sumber zakat karena terdapat nya illat (penyebab). Hadist dari aisyah ‫سم عت ر سول هلل صل هلل ع ل يه و س لم ي قول…. yaitu ali. ibnu umar. dan nisab. Hal itu berdasarkan hadis – hadis mengenai ketentuan setahun tersebut dan penilaiyan bahwa hadist. yang menurut ulama – ulama fiqih. pemberian dan semacamnya. ada artinya perkembangan dan ada artinya pembersihan. tidak biasa di jadikan landasan hukum. bersih dari hutang dan lebih dari kebutuhan – kebutuhan pokok? Yang jelas ketiga pendapat tersebut diatas adalah pendapat ulama fiqih meskipun yang terkenal banyak di kalangan para ulama fiqih itu adalah bahwa masa setahun merupakan syarat mutlak tiap harta benda wajib zakat. dan Muhammad bahwa nisab tidak perlu harus tercapai sepanjang tahun.

insinyur mengerjakan provesi tetentu wajib terkena zakat persyaratan pertahun dan di keluarkan pada waktu diterima. Bila berasal dari nabi saw maka hal itu. tentulah mengenai kekayaan yang bukan "harta penghasilan " berdasarkan jalan tengah dan dalil tersebut ini biasa di terima 2. Pendapat Yang Lebih Kuat Tentang Pengeluaran Zakat Penghasilan Pada Waktu Diterima Berhubungan dengan dengan status zakat dalam berbagai macam. konsultan. dan diperhatikan pula kebutuhan umat islam pada masa sekarang ini. Hadis dari aistah diriwayatkan oleh ibnu majah. selanjutnya kita akan melihat bagai mana didalam buku prof. H. ialah profesi modern yang tampakya dengan mudah mendatangkan penghasilan yang besar.…يا ي ا ا ي ام وا قوا م ي ا ما ك م‬ " hai orang – orang beriman nafkahkanlah ( di jalan allah ) sebagian dari hasil usahamu yang baik – baik. Yang biasanya disebut white collar.. dokter spesalis. yang biasanya dilakukan bukan sebagai pengawai negri atau swasta. Zakat penghasilan tersebut termasuk masalah ijtihadi. yang artinya apa saja jadi ‫ "ما ك م‬artinya baik maka jelaslah. notaries. Berdasarkan surat al-baqoroh ayat 276 ‫. dan lain-lainnya ) terkena wajib zakat berdasarka surat al-baqarah ayat 267 tersebut telah melebihi kebutuhan pokok hidupnya dan keluarganya yang berupa sandang. Selain dari gaji dan honorarium yang biasa di terima oleh seorang pegawai karyawan negeri atau swasta. " diriwayatkan oleh abu Husein bin Basyran dari usman bin simak dari ibnu munadi. melainkan sebagai praktisi mandiri. bahwa semua macam penghasilan (gaji. ZAKAT GAJI Yang disebut dengan gaji. apa saja menghandung pengertian umum . honorarium. . Misalnya seorang dosen ptn mengajar beberapa fakultas yang melebihi tugas pokok mengajarnya ia berhak menerima honorarium atas kelebihan jam mengajarnya. pendapatan dokter.‫ع ل يه احول‬ " tidak ada zakat ada suatu harta sampai lewat setahun. Dalam masalah ini banyak pendapat para ahli yang beralasan dengan dalilnya sendiri – sendiri yang memperkaya wawasan dalam ilmu fiqih. D. Baihaqi. seperti pengacara.baqoroh 276) Kata ‫ ما‬mengandung pengertian umum. Bagaimana cara menzakati harta dari penghasilan yang tetap (gaji resmi) penghasilan yang tidak tetap (honorarium) dan penghasilan yang semi tetap dari profesi-profesi modern. yang perlu dikaji dengan seksama menurut pandangan hukum syari'ah dengan memperhatikan hikamah zakat dan dalil-dalil syar'i yang berkaitan dengan masalah zakat.masjfuk zuhdi permasalahan ini akan dibahas. Di samping gaji yang merupakan penghasilan tetap tiap bulan. diperhatikan hikmah yang dan maksud pembuatan syari'at tentang mewajibkan zakat. (maka saya berpendapat) hasil usaha seperti gaji pegawai. serta uqaili dalam adzdzu'afa' di dalam sanatnya terdapat harisha bin abur rijal yang lemah Dengan penjelasan ini jelas bagi kita bahwa mengenai persyaratan waktu setahun (haul) tidak berdasar hadis yang kuat dan berasal dari nabi saw apalagi mengenai "harta penghasilan" seperti yang dikatakan oleh Baihaqi." (al. ialah upah yang dibayar di waktu yang tetap dan di Indonesia gaji dibayar tiap bulan. daruquthni. seorang pegawai karyawan terkadang menerima honorium sebagai balas jasa terhapad sesuatu pekerjaan yang dilakukn di luar tugas pokoknya. ada pula penghasilan yang jumlahnya relativ besar dan bisanya melebhi dari gaji resmi seorang pegaiwai negri yang golongan IV c.

000 • Dan lain-lain 75.5% dari 3540. Dengan demikian singkatnya islam memerintahkan kepada pemeluknya agar bekerja keras mencari rezki yang halal guna mencukupi kebutuhan hidup dirinya dan keluarganya. dan lainlainnya. dan lain – lain ialah: 1) Ibrahim adalah seorang dosen PTN golongan IV/b dengan masa kerja 20 tahun.5% *( 3000.000 Bunga bank : 540. bebas dari beban utang.000. konsultan. baik kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani islam memberikan kebebasan kepada setiap individu muslim memilih usaha/pekerjaan dan profesi yang sesuai dengan bakat. misalnya seorang kontraktor.00 Pengeluaran tiap bulan: • Keperluan hidup pokok keluarga 300. baik terhadap allah seperti nazar haji yang belum di tunaikan maupun terhapap manusia.000 • Honorium dari beberapa PTS 225. atau mereka yang mempunyai profesi modern atau jabatan yang basah.000 Jumlah : 3540.500 bagi mereka yang mempunyai penghasilan yang cukup besar.000. maka disarankan agar mereka mengeluarkan zakatnya secara ta'jil artinya mengeluarkan sebelum waktunya dengan cara memotong 2. papan beserta alat-alat rumah tangga.000 2.000 Jumlah Rp 700. keterampilan. dan keluarganya terdiri dari suami istri dan 3 anak penghasilan tiapa bulan : • Gaji resmi dari PTN 400.000 Pengeluaran : 450. Ta'jil zakat (mengeluarkan zakat sebelum waktunya) mereka yang mempunyai penghasilan besar untuk memudahkan perhitungan zakat.000 Jumlah: Rp 450.5% dari seluruh penghasilan yang masih ada pada akir tahun (haulnya ) Contoh menghitung zakat penghasilan dari gaji.000 dan sisa tersebut setiap bulan di tabanaskan / didepositokan di koperasi atau bank dengan bunga kuntungan 18% setahun maka perhitungan zakatnya ialah : 2.5% (sebagai zakat ) atas take home pay nya (gaji remi yang dibawa pulang) atau setiap seorang menerima rizki yang cukup melimpah. Baik yang berat dan kasar yang memberikan penghasilan yang besar .000 adalah = Rp 88. yang telah menyelesaikan proyek besar hendaknya sekaligus mengeluarkan 2.000 Penerimaan : 700.000 * 12 = 3000. lalat-alat kerja usaha dan kendaraan.000 Sisa : 250.000 • Honorium PTN 25. honorarium.000 • Angsuran kredit rumah perumnas 75. Kemudian harta sisa harta masih mencapai satu nisab yakni senilai 93.000 • Honorium lain-lain 50. untuk meringankan perasaan si muzakki agar tidak ada rasa berat jika orang mengeluarkan zakat sekaligus pada akhir tahun (haulnya).5% dengan niat zakatnya.00 plus bunga deposito) = Sisa perbulan : 3000. dan keahlian masing-masing.6 gram emas dan telah genab setahun.000.pangan. Maka wajib dikeluarkan zakatnya sebanyak 2.00 setiap bulan : setahun Rp 250.

misalnya firman allah swt " bila kalian berbeda pendapat tentang sesuatu. 3. KESIMPULAN 1. maka kembalikanlah kepada allah dan rasul (AN-Nisa') . 2. sedangkan sebagian yang lain tidak mempersyaratkan satu tahun itu sebagai sebagai syarat wajib zakat tetapi wajib pada waktu harta penghasilan tersebut diterima oleh seorang muslim. para ulama memang berbeda pendapat dalam zakat penghasilan: sebagian mempersaratkan adanya masa satu tahun.seperti notaris. dan tidak membahayakan dirinya dan masarakat BAB III PENUTUP A. bersih dari unsur pemerasan eksploitasi. perbedaan mereka itu tidak berarti bahwa salah satu lebih baik dari pada yang lain. paksaan menggunakan kesempatan dalam kesempitan. Persyaratan satu tahun dalam seluruh harta termasuk penghasilan tidak berdasar nash yang mencapai tingkat sahih atau hasan yang darinya biasa siambil ketentuan hukum syara' yang berlaku umum bagi umat. oleh karena itu maka persoalannya di kembalikan pada kaedah – kaedah yang lebih umum. yang penting penghasilan itu di peroleh secara sah dan halal. kecurangan. Hal itu berdasarkan ketegasan para ulama hadis dan pendapat sebagian para sahabat yang diakui kebenarannya.

8.9...3.. 203039: 28.7./.7.2./3.3. 5.3...  8.3.3/3.2 .3.503/.3.3.3./.5072:82 0-:7.3-.2..8.7.-/03.3.5.9.7./.9/.0-/0.8 2.8.3/03..3...980-08.8:.7/ . ..80.8 574108/03.9.9/.3..703.:223..7.039:38.7./. .93.3/50740/.3/9072.20250740503..30-203/0...3/02.9.5.9.7 7..202-07.5.3  &39:2039:338.3 .5/:.9.-:.3283   .5-:.523:.2 .8. -./02:.8 :8.747...5...3..2..9.3-079039.3.9:38.3/03.. :2.9./03.3/50740/. 2:332.-/-.3.320250740 503...3..9:8:1".::5 93 .8 -0:29072.3 .9475079../.33./:.574108.-.3.3.-.80.9 /.3.7.:#5 ..50.3 47.380-.9 .3..23:/..../-0-.8-.7203/..-...-/9:3808:..-9:2 0/:.- $0-. 239.5.92.9.8 08549.938450/::28..3.2 232.3.-.--.1:2 .:2.8::39:/07.305.420 203.305../03.3./.947 4397.809.703/. .47...:47/07./..20250740../-..9/.7 03..8..808549.7.2   !03/...3/../.8.380...-3.3 203.947 .7.3202-.90. 7:935..3.-.3-07:93.3.9..7#5  .7/. 438:9.338.5.9.8:2-07 503/.203.9.339.80.:809.3..2-/.7 5079.//:..203039:.3 20/.:.3-.32.3.2.203.:809.2..3.3 /8.9:/..7.805079503..3. 38..3.2..3 3.:29.9:  .357385.9.3.380-08..3-08.203./.3./.8:8..904747.503/.3 -.3.5.9.3202-0-.3203:3:03.2.3.8./03.380.3.9./.  2070./. -.:7.5.7#5  /03.

9:08.7.38.4. .:5:3 .:5:3/.3.903.93/.85079.2.3-07/0.-5079..3/.2.3. 62.73../.38.5.9:#5  909.9.-:3./. ..:507/. /.:2.3. 503.9./::7/03.:809../.9./.2:.3..7.35.9:/.-../.8.3406/.338.574108843...0/:.803.8..338..3.7.-2..3.9:9.- .8.3/9072...3 09039:..#5 . $0-.3/.3.:5:3-07-0/.2.:3 .9.9.3.9.8..7 ..3.3..5.9/909.5...:39:202-07./...3./-0-.2.2.3.338.7#5 03.305.3.4.380-.3203.. ..9:08.3..3./.4.7..90.3/..503/.9././.3.8:28-.8.3.9.8/..9.7.9574108/03.38.209039:./   03.809.8.79.9.8.7/.5.3-:2 #5  .../.3 /03.5.3..3.3.2030:.3-07503/.703.3:9:9.8./.9.   !03:9:5 .0/:.38./.:3/.3 .302..27.3203072.7.90705.9:9./.3.9503.-079.85741085..238.3 05. /:.3.0....:#5 /0:...2.3 /02..3/.3.902.3/9072.780.3 .5 -:.3 ..9..2.:. .#5  /.3/03. 8.3.7..3.3.3.33-.9/./.8.3./80-:9.::23..5039:3.5203072.9:.3/.3.90758.28..3202.:. -:../.3.3/.203.93.38.7...8.35.3 ::2.380:7:503/.703..2.3.7....9503..-:8.-.2:9.3.../.9.3 ::2. 0.:20250740 2-.2.3%..305.3.809.: .3-08.3./.90758.302.750.3 .2.-:3..55. ..3-0780820303.8.35.-.3 !02-.9:..8./.9.8.3.203:2..7$.9.: /.574108...8.5..50740.8. /3 :2.38.8.8 9/./::7/03.820303.3 05.257.9-.-.3:9:9.805079.8 5.8.8574108 6..980/9:2.33..5:320303..35.305.-:3.57410843.- 3/.:.3.507/. .9.5.50.3:2.28.3./:.80-08...89039..3 3.8 .3.- &./.29.2:89.338.-3.-3.34.3.9:9.-..:5:303.5..:3 &.. :39:20303..320250792-.  2033..350740.93.7.: . .../-.574108843.#5   /03.-.2..38..98.8.90.3 .2.9/...8.8 ...3.3 .8.2039:338.0.7.703.338. 20303.- 03.33.:5007.3-:2-.:3.9:/.338.574108 90780-:9 .9.9:38...902.:3207:5.9073. .:3.. .3 ...9:9.5.93.9:203.8.9/03.6202.038/.85079.70.3/909.3203072.3/03.3/.#5   /.9     /.9.50.2.3.030:..3. 9:..3/.4.5.3.:39:202-07.- .-./0..5.66./.: /..3::23.:39:/:2.3.5.3 :..3 /..93.8   03.4-8  03.9:.-078.5.597. /:.9.7.3.-:3.78.9     .-.3.3.3.2.340./. .9.27.-079:7:9 9:7:9/.302...3.3     #5 .9203072.8.3-.50.83.9  /.28.3.8 6.380-..-07-039::8.9574108/03.9..8.9.34347 4347...7.3..9.332025:3.8.79.:.380:7:503/.9.7.5..3 .3.420 -.3/..- /03..:507/.3/-0-./.8.380.980-.8.33.0.

/.22 /..3 05.. .38:/.3./.3 5:9.390..3.:2. ::- . 0-:9:.:9.300-.20703:3 /.7.3.50784.2:/ /.8. .7.3..3.0-:9:.8.3572.75.207:5.0/.3 !. &.507:8.8 ..7 509:3:#.9 909.347.25343974.550784.2-. . 803.8 50.7.3.4.3. 907::7 205:90-:9:.9...3/:50:./-07.70-:9:.90.2-.6.3.2:2.3.802.3...32.32.83. 2: 87 2:/ .9./.707.30:.79.-..7.8-.-:3...390.80.71/. 23 .843..3.33.8.3.802.7.3.3507:/.9.3.7 /.8.5.2 2.3 5.5:.79.3502-.20.3.. 2.3 .9..3.8  900543 !/.-.3 8.:../..8.7.:3 9.8:28309039:.3/.8./.203::70-:9:.3:92..3-07:-:3.7.7:8207:5.3 5078.... !078. /.5.9..3 :9.-.3202-07. %/.7 7.. /.3 47.7.9.3 080..30--08.3./..-..3503.2038..7. 232.347..9:././  .30-:9:.2038::732.7.7.3...3202-073.7/.9 -.27/98079.2503: 90705.3 503//.5:.9.3:9.8/././.3.9.3 0-07.8..30:.3909.2.:3..:..9. ::- .03..2-.7.3.3 .7.380:3/07 .3/./8:7:202-072.73..3203039: 0-:9:..3.2.7.3 2025:3.35.$02039.843.3./.3502-0-..3:2:23.0..99. 62.3 .$   &     %/.3-.2202-. -.9072.8.8.2.35:9.2./.-.38:/..  $0../../..30:.73.3/03.3-.8.3..7..3202-..9.0782.9 .3-0788090.././.203. /.33472.3 897 :.89.580./.3.83 2..8.283 ..8..7..5.3/. 02:/.38...3-..47.2 908 90810..9.7.7/.3283:39:2.9../. 4507.$%.30-:9:.3807-.8.3-07..38:7-079.3.9-08.2.3.8:9/9:3:2.9.7.7.2:/ -07.8::.3..  0:2.3.3907807 9. 2:/.3.05.3 20253..2.833.9038 8..32...3.9574108 3 907:9.:39: 203:9:50-:9:.2.3 05.-03/./.2 /..7:7.3.3.9.:.2.3 203.2.30:..38.3.3-079. .9.: 2.3030-..8..503. 2:87 .7.3 5. /:7..9.2.5.-/.-07.31.. 2070.30-07.33.703.1.3.38:9//0138.9079039:.2./.37903        .707.9203/08.3.2..4507.  #2.3 0-:9:.9. 2:/.3/.9../.33.3-079.8:8:9.0:.7.7.7:8/-.3 47.32.3 . :.5.7.7.3.3.7/924- 7:2.

9203:7:989..0%990707-...3809.8..3 38..3.//..79.:/95:.3.07.5. 9/..:39.:3207:5.39072.3/.3.50740.7.39.3 .3/.-.7.8.9:3.169:.3.9. 3.:9/.3.203./.30..380038/..9 ..:390780-:9/.3.8:/.780038/03..5.3 40.3$09../ .5.5030-..-03/./.79.32070.-.-.-::8:1 /.824/.-03/..203072.:3  #!!%&%%%%!# $ .47.23.7 .: 2030-.7-../..47.7025.907/.3./.-.3/.22.5...::538.503/.3202507308.99079:38.3/83.: -...338.3 /903.9.502-078.809..8..3-0-07.309039:.990780-:9/./.9..3-07/.39/.5..5.38....305.. 72.9  ..98.  !03079.822.79././8 .3/03. -..3.8:2-07..-2030:.3/./89/..3809.:.9 5030-.9:-07/.::5/ 507903.:.:1 20302:.3/03.3..507: .187..90. 903.8.3/-07.7 .3.703.3-.30.38:2-07...3.9808:..3-0.807.93.8.-.3-.9203:7:989.9.809..3.8.920309.39079039:/-07.3/.16  /. 909.-:3./-. 9.390.39.7..:3 09039:.3574108/..7:9..3.3203:7:9:.:.9 ./..38.5.:805079..3544 .3503.2.8503.909.7-07.::55.7.:3/.3.3503.39.90.31.:3 909.0./8 ..7.8.8..3.3.9:..-03/....50702-.39.:7..79./.-..92.3.9.79..:3503:-.--0-.5.3.9 8.3./8990780-:9-07..-0702-.38:/./820303..8805079:5.8/.47.3800389:9.3.09039:../.9./.3..      &    &        % %            .4%807-.3.390.9../89%039.5../.../.%$!# $ 548.3-0702-.5.8:8.089.9 ./89 .3502-078.3-0-07.33..:5:3-:.35.3/.7:8907.5..390703../03.. ././2.9.0-44 ...79...-..8.320325.3 0.::538.38047..3 -07.7.920325:.39./89:02.3./.793.039039:.3.././.9.2.7. :.79.7 0.99079039:   !"%%!#!# $ !03..3.0./03.2.3.9.5.3-07.:39:/909.7.3.9.3 909. -0750.7.2. 50702-.7.3 -.3.79.:7./8/.30-/./8  ..:3909.3 2085:39/.7.3809.7.8.9:808:..-.79.3207:5.340 2:3$!../.8 503.3.:3.503:.9:..93.3.#$.39.9/.5.793.70-:9:.3..9079039:05..7.3 203.9/03.9: 809..3-.202-07..3-079.809.9.9.3 :39:.203072.390780-:9202:33.703..3.503/. -..3.2..3/..3503.8.5.305.9.. /03.3::2  ..-3.5.2-.-805079.3:.. 502-07.3 47.9.309039:.90780-:9/50740 /.8.35.3.3 $0:88033:.9..9 .33.380-. -078/.8./.::590..22.2.-.7.3 0-:9:. 8079.703.-03/./.203:9..-9/.-.33.3.8:.5.8/.79:/3. -3: :2.9039. ..503.3-:.-3./.9.330...3./.   002..8.3/.805.8.-.5..3.3 802.2.79.3 /./03.::39..2-.3/.380-.802:.31..5.90..7. 202-078.7 .7.2030:.-:.::.79.907503:8.7././:..3.9 .3-07:2:7809.5.162085:3.2.:3....5.907/.5.-.32020.92:9..305. 8.503/..35007..3.7..38.79.5.  07../03.8..3.793.703.8.32../.

7.3202507.7. /./ ..3.8.200-0-:9:..3.9.2.33./.7 .35030..6.2503.33  2..5-:.7:2 /..3/.7:82./03.3/-...9.5..7..3203072.9809.320.3802909.3..3/03.3544/:53.9!03./.2:..1.302.:6.7082 503.340.8..-3..3.3808..0..7.3.3/.3202507...3/.3/507../.3/80-:9/03.3-..9...9.3 5079.3-8.8:7.805079.7..3.22.5.3:2.8.3507:/..9/.8.3.../.-..307.8..9:/9072.78.9. -..3903.203./7.8.73.9.793.340-3:2.8:2.7:6:93 .-. -07/.-./808:.8:/502-:.79.25./.89..3/03./9072..203..8   % .30:.9 /.3.85443.203072.5/.503..30-:. &    9/. 203/.7:2.8.7.8.35.3.87. 909.3.7:2.  .9.7 .3/.8.3/.1.3 .../..503../ /: .3-07/.38:7.8.3.8.8544203.. 805079503.793.708 438:9.0.7.4347..-.80..20303.7.  $0.-07.3/...3-08.3/03.8./.9:9072.32.3:2..3-.8:8.7.3.79.81::/5072.8.9.3207:5.3'.5./.3-07..1..982.3  .  !03/.7.2.9.:3/ :..3503.390780-:99072..95.7:2 /.7503.3:2:2 .7..3/4803593203..3. //.5 .9..3 8047.-::803-3 .3./03.6474  .8./8.79.2.2.8:.8.6  ...:3 /7.93..34347.2203.7 ..389.3805079 ..3:2:2 .8.800-.7.20303.8.3 /4907 8508.. 349.5.8.-:77.3 2.3443.8.3/.3.907..20303.8.9.-8.5-:./.9: 9039:.2...803/7 803/7 ..  .2 /507.3/:3503079.5:.70.2.5 4347./8/.8. 4347.3/-....39/.8..350.79.3503.3!.0-:9:.3909.7/.8 .3574./  .3/0:.59.6474..73.3.7  ./03.802:.-.8. /-. 03.9.2....8./80-:990..3-382.89.408047./.3/...503/.8-.7./..5.8.8.3.2 -::5741  2..7.28.32.2.3-.8..320. -.3   .7-3:2:3.../9072..3503.8..9...0.3  8../.3909..3./.-07.50.:5.:.907/.3:93. -.350.3/.7.9.7 ..7-0-07.25.3!030:.9-.3 907.7.9.9:.9.380-.3. -.33.9.73.9:5007..203:7:9 5.8.3/3/4308.350.5.3.32:/.:3 ..3-:.2./  & ..73..57.-08.9 8.3..5.7.3.. 80-..9..253.3.79:..5.3/:3503079.39.: 9/.79.3-07. 503.330.-8..99039. .35:.8.3 -07.7082 8047.9.-90703.8:8.08909039:..9.38. 8.3/7    .5078.5/.89. 90703.4347:280-.200-/.8.2-07-.95078.90780-:93-.3::28....9:809.3909..3.//.340..3.5.5.8.3-.9 .4.9.  503/.9%039.47..9   &  & & & &   && &     "       "  .2..3-072.8.3-07:5..3.3.3 47.-07503/.:8.7/. /. 07:-:3.9.9..3/.3.307.:3/.8..3.380-..3-:.8. -.9 90780-:990.8..57410824/073.6 8079.8047.:9.9.8..7.: 8. /./.3/.3/.22:16 80.9:8.3 .&203.3200- 9:.9/...8.9503.503.3.9-07/.3.3.7574108 57410824/073 .7. 20.3 -.33007..25.. /.3/03.9 07/..3:. .9/.33./.9:.8.9.7.9.3/4907 383:720307...

. .3 5..  7...33.5.7. -0-.79.9 .3.8.7.907.79.3.3'. /.:3 ..-.  -7.5.3/4803!%443.9 .:5:3907.7 80:7:503.8203.5.3.3803./.8.7-0-.3 ./..97:2.3-0:2/9:3.-/0:.3-08079.3 2..5..8. 4347.3.8/.3.7..5.93.3..3 .79.3.-809.3.3 /. 02:/.3 -.8/.3:9.32.9503../.9.3:8.8047.202.7:2 /.8.  43942039:3.03....303/.3.5...9:38.:3 ../.:8./..2.3/.52..907.8050793.88..7.390.80-.2.:3.

8.:3#5   /.3  :2.  W38:7.2897/.7-0-07.#5     !030:.#5   !03072.8.3 W.3.-/03.78:.:3 /.90780-:9809.3.3/9.3/:55440:.5-:.39.-.39.-:.3 0:.8.3.5 -:..3 .7.388.7.5-:.3  :2.32.!%$  W4347:2. 809.7.3  $8.5.3.7!%  W4347:2!%  W4347:2/.3.3  !030:.3 .503. 9.7.8  W.7082/.07.370/97:2.3 W0507:.907/7/.3809.5.507:23.3.

3..2202-07..:-.::50-:9:.53/.9.38..203008. .8 203.9 ... 80.30-0-..3  :3.7.9:3.:2070./.-.390.7.9.3.980-0:2.:85.:809.2030:..9:3.5:..3.7.8.7..32025:3.7 .::52025.3/:5/73....93.79/.30-:9:./.374.3-.7 ...3.7.203.32030:../.9.8.33.980.8.82.305.3..3/-.35079:3.:3 .:3.3 ./..3.32025:3.9.507-:.3. ./: 2:82202:8..809.702.380-0:2.9./03.2070. 7./054894  $8.9.  %.3.#5    -.:3.3/02.503.  03.80.58047.89.:.30:..3.7.2024943  80-.93.:82030:.3/4507..8047.3  :2.9.47.-.3.5079:3.7 :39:202:/.3.   5:8-:3..947 438:9..770.8..3/03.32025:3.5020:3.382:.//054894.:3 2..7...-07.8.3.3.793. 57410824/073../.07.79..3-:3.3/.::5-08.8.3.04205.3507.9 :39:2073.3 5740-08.22020739.7-007.3203072.383.. 28.:39:3..9.93..7 .305.3... -.   /.503.9../.93.9 2030:.3 /03.3.7.3809. 2.3.703/.7.3 ./8. . 2070.72070.34397.3.8. 0-:9:.3-08.8.2030:.3..

3808:.3-08.8.83 2.3-.5007.7 ../03..32.8.3574108.3503.25.3 /.7.3-07.9 0907.83 .3.3 0..3/.9/.3202-07.3..

.3 40. ...8.3 ..2..-. -078/.350393503.-.:39: 80-.5. 408047.308025.35./.32:82   507-0/.9:9.8:503./8/.38.202-.79.3..2-09039:.9 .3/. .8.32.805079349.380-.9.   5..3::28.50784..2080259.8.9: 2..9:.33.8..35.3090.:3 80/.5..0/..7.8...8.3.3.503.39/.5.3/.32025078.2.7.8.9:9.8.3/73.9:0--.75.9...9/.8.89-./..8.99039.7..7...8./.7:38:7 50207.:7.0/.7.   ..2.8:  8.8.3 5.9909..8.3.79.503/. 9:2.39:/5074080.390780-:9/9072.3..280:7:.3 9/.9./.93.8.172.5.9503..80-.-.308549.98.9.9.9.32070..3808:./.8 0..3 .8.3.3 -07.:.:2.9  !&%&!  $!&  !078.7..2025078.33.7.78 .3503/.7.8./..::2:2-.3.703.3..9072.3203:3.7.8..3.9:9/...3 /./02-..-07.:..380-.:3/..7.3 7.79-../.38.8.-07/.:.980-.7.3 5./.:0-03.3 203.05.2..3.503/.73.7..5.8.39/.9:-07/.3-07-0/.-5./.9.202.3-07-0/.30-:2:2 28.9:9.73.3/.8.8..02-.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful