P. 1
Pengertian Logam

Pengertian Logam

|Views: 337|Likes:
Published by Brian Ryan Ian

More info:

Published by: Brian Ryan Ian on Oct 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/19/2014

pdf

text

original

LOGAM

Disusun oleh: Anisa Dwiwahyuni Ayu Setianingsih Brian Wahyu Dian Indriani Harviani Ike Lestari

Akademi Kimia Analisis 2011

Jumlah electron valensinya lebih kecil atau sama dengan nomor perioda 2. Heksagonal Setiap atom logam bersinggungan dengan enam atom sejenis B. Susunan atom-atom dalam Kristal logam. logam tidak akan remuk. Bujur Sangkar Setiap atom logam bersinggungan dengan empat atom sejenis Bilangan koordinasinya empat 2. Sehingga bila ditempa. Dapat membentuk ion positif Mn Mn+ + e3. Bilangan koordinasinya enam . 4.LOGAM A. Dapat ditempa dan diregangkan tanpa mengalami keretakan Elektron valensi yang berada dalam logam mengelilingi ion logam yang bermuatan positif secara simetris karena gaya tarik antar ion logam dan elektron valensi sama ke segala arah. yaitu : 1. tetapi bergerak bebas atau berpindahpindah dari satu orbital ke orbital yang lain dalam satu atom atau antar atom. tetapi akan menggeser. Ikatan logam Disebabkan adanya elektron-elektron terdelokalisasi. yaitu keadaan dimana elektron valensi unsur logam tidak tetap posisinya. Pengertian logam Logam adalah unsur yang jumlah elektron di kulit terluar atomnya lebih kecil atau sama dengan nomor periode. Ciri khas logam dibandingkan dengan non logam 1. Hampir empat perlima dari unsur-unsur adalah logam.

7. 8. Kecuali Raksa (Hg) Hal ini dikarenakan penataan atom-atom pasa logam. sehingga energi kinetiknya bertambah dan gerakannya makin cepat. sebagian elektron valensi yang mudah bergerak akan tereksitasi. Berwujud Padat. Mempunyai kilap Bila cahaya tampak jatuh pada permukaan logam. maka energi cahaya dengan panjang gelombang tertentu akan dipancarkan kembali. dan Kuat Pada Suhu Kamar. Elektron yang bergerak cepat itu akan menyerahkan sebagian energi kinetiknya kepada elektron lain sehingga seluruh bagian logam menjadi panas dan naik suhunya. Dapat menghantarkan panas . seperti pada gambar. sehingga listrik dapat mengalir melalui logam. maka elektron-elektron pada logam tersebut akan menerima sejumlah energi. Dapat menghantarkan listrik Elektron valensi yang mudah bergerak memungkinkan muatan negatif yang berasal dari luar mendorong lautan elektron. Keras. .5. Memiliki kerapatan relative tinggi Sifat kerapatan logam menunjukkan struktur logam. 6. Ketika elektron yang tereksitasi kembali pada keadaan dasarnya.logam merupakan konduktor yang baik Bila bagian tertentu dari logam dipanaskan. Tipe a : struktur kubus sederhana (sc = simple cubic) Tipe b : struktur kubus berpusat tubuh (bcc = body centered cubic) Tipe c : struktur kubus berpusat muka (fcc = face centered cubic) 9.

C. Produksi logam dari bijih mineral Metalurgi adalah sains dan teknologi logam tentang produksi logam dari bijihnya. Eksplorasi dan pemekatan Bijih 2. Pemurnian logam . Ekstraksi logam dari bijihpekat 3. yaitu: 1. Prosedur produksi logam dari bijihnya terdiri atas 3 tahap. Sumber mineral utama beberapa logam yang umum Logam Alumunium Kromium Mineral Bauksit Kromit Chalchosit Tembaga Chalkopirit Malachit Hematite Besi Magnetit Timbale Mangan Merkuri Molibdenu Timah Titanium Ilmenit Seng Sfalarit FeTiO3 ZnS Galena Pirolusit Cinnabar Molibdenid Kassiterit Rutil Fe3O4 PbS MnO2 HgS MoS2 SnO2 TiO2 Komposisi Al2O3 FeCr2O4 CU2S CuFeS2 Cu2CO3(OH)2 Fe2O3 D. pemurnian logam dan studi tentang sifat dan penggunaannya.

 Magnet Bijih besi seperti magnetit (Fe3O4) akan tertarik oleh magnit sehingga memisah dari karang. Kalsinasi yaitu pemanasan untuk menghilangkan gas atau produk yang mudah menguap. yakni Sintering yaitu pemanasan (tidak sampai meleleh) untuk membentuk partikel lebih besar. Kedalam campuran ini dihembuskan udara. pada proses ini terjadi oksidasi dan reduksi. Bijih logam melekat pada geluebung busa dan mengapung sedangkan batu reja turun ke dsar wadah sehingga logam dapat dipisahkan. 2 Al(OH)3 Al203 + 3 H2O  Emas dengan raksa 2.  Hidrometalurgi tehnik untuk mengekstrak logam dari bijihnya dengan reaksi dalam larutan air disebut hidrometalurgi. proses ini terjadi pada temperatur tinggi. Ekstrasi logam dari bijih pekat  Pirometalurgi adalah proses yang menggunakan panas untuk mereduksi mineral. Tahapan yang digunakan sebelum proses reduksi. Peleburan. Cara fisika:  Pencucian dengan air Pencucian dengan air dapat membersihkan mineral dengan batu reja. bahkan disertai dengan kalsinasi.+ H2O Setelah dipisahkan dari batu reja. Roasting (pemanggangan). Cara kimia: Pemisahan dengan cara pelarutan  Bauksit dengan NaOH pekat Al2O3 akan melarut dan menghasilkan ion aluminat (AlO2-). Yang terpenting adalah leburan logam dan terak (slag). Al(OH)3 yang terbentuk dipijar untuk memperoleh alumina. bijih logam dicampur dengan zat aktif permukaan seperti dtergen. Al2O3 + 2OH2AlO2.1.  FLotasi dengan zat aktif permukaan Pada flotasi. Pemekatan Mineral perlu dipisahkan dari karang yang tidak diinginkan yang disebut batu reja. kemudian diasamkan. Materi yang terbentuk dalam reaksi kimia memisah dalam dua lapisan atau lebih. Setelah . Proses penting dalam hidrometalurgi adalah leaching.

Distilasi logam dengan titik leleh rendah seperti raksa dan seng . sedangkan tembaga murni digunakan sebagai katoda. Larutan elektrolitnya menggunakan larutan CuSO4.proses leaching logam terlarut dalam bentuk ion biasa. b. 3. Contoh elektrometalurgi adalah proses ekstraksi logam natrium dan aluminium.  Adanya pengotor yang menyebabkan logam tidak dapat digunakan dengan baik Contoh: tembaga yang mengandung arsen dalam jumlah yang sangat sedikitpun mengurangi daya hantar listri 10%-20%. Selanjutnya untuk memperoleh alumunium digunakan proses elektrometalurgi. Tembaga kotor dijadikan anoda. Setelah logam dalam bijih diubah menjadi ion dalam larutan kemudian di reduksi. Cara memurnikan logam: a.  Elektrometalurgi Pada poses ini digunakan energy listrik untuk mereduksi mineral atau memurnikan logam. Elektrolisis (tembaga) Untuk memurnikan tembaga dapat dilakukan dengan elektolisis. Oksidasi zat pengotor (besi) c. Pemurnian logam Alasan dilakukannya pemurnian logam yakni.  Zat pengotor dalam logam mempunyai nilai ekonomis Contoh : perak merupakan hasil samping metalurgi timbale dan tembaga. Keuntungan hidrometalurgi antaralain:  Bijih tidak perlu dipekatkan  Mengurangi menggunaka batu bara dan kokas untuk pemanggangan  Mencegah terjadinya polusi udara misalnya SO2 yang dihasilkan pada pirometalurgi  Efektif untuk bijih berkadar rendah Salah satu penggunaan hidrometalugi yang penting adalah proses pembentukan aluminat untuk memperoleh alumina.

5 40 F. Contoh penggunaan logam strategis: Logam Penggunaan Wolfram Titanium Tank baja Pesawat militer (udara) . Logam Strategi Suatu masyarakat industri modern bergantung pada persediaan sejumlah logam. Penghasil utama logam strategis adalah afrika selatan. Energi untuk ekstrasi logam Energi yang diperlukan untuk mengekstrak logam dari senyawanya bervariasi bergantung dari macam logam. Contoh : Senyawa Ag2O CuO Ag2S Cu2S Logam Ag Cu Ag Cu Energi minimum (kj) untuk menghasilkan 1 mol logam 155 157 16. Komponen terpenting bagi pesawat jet modern dan alat-alat perang mutakhir.Proses Produksi Logam dari Bijihnya Daeah pertambangan mineral Pertambangan Bijih Menghilangkan batu reja Memekatkan bijih Pemisahan mineral yang mengandung berbagai logam Bijih yang pekat Menghilangkan unsur-unsur lain selain logam Logam belum murni Menghilangkan unsur lain Menghilangkan zat pengotor Logam Murni Paduan Logam E.

klor . alumunium. tembaga . logam bermanfaat bagi manusia. pada zaman dahulu logam tertentu seperti besi. .perlengakapan mesin dan senjata. dan timah digunakan untuk membuat peralatan .tahan kaat dan bersifat noniritin.kalsium .Kobalt Cromium Mesin jet Stainless stell G. Proses klor alkali merupakan proses elektrolisis yang berperan penting dalam indutri manufaktur dan pemurnian zat kimia. Contohnya.kalium dikromat dan kalium permanganate.perak .flor. tembaga . merkuri yang digunakan dalam proses klor alkali.seng . Elektrolisis larutan NaCl menghasilkan natrium hidroksida di katoda dan gas klor di anoda. Proses elektrolisi natrium klorida tersebut merupakan proses klor alkali. natrium hidroksida . Beberapa zat kimia yang dapat diperoleh dengan proses elektolisis adalah natrium . dan kedokteran. Sebagian jenis logam merupakan unsur penting karena dibutuhkan dalam berbagai fungsi biokimiawi. karena penggunaannya di bidang industry pertanian.magnesium. Penggunaan logam Umumnya. Pada industri angkasa luar dan profesi kedokteran dibutuhkan bahan yang kuat .hydrogen.

edu/utama/bahanajar/kuliah_web/2008/Renta%20R%200606282/index.1992.org/artikel_kimia/kimia_material/hidrometalurgi/ http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/struktur_atom_dan_ikatan/ikatan_kimia/ikatan_logam/ .Daftar Pustaka Hiskia.upi.html http://www.Kimia Unsur dan Radiokimia http://kimia.chem-istry.Ahmad.

 .

D .

  .

.

%%   .

° f½  ½¾ff° fff°–f°– f °–°f°f°– ¾  f ©f   .  9 ¯ ff° .

f–°   © ¾ ¾ ½  ¯f–°  % % ff°  f   ¯f–° ¾ °––f ¯ ¯¾f f  ff°–  .ff€¾f  O 9 °nnf° °–f°f  9 °nnf° °–f°f f½f¯ ¯ ¾f°¯° f °–f° f ©f  O f¾ °–f°ff€½ ¯ff° 9f f€f¾  ©–f¯ nf¯½ °–f°ff€½ ¯ff°¾ ½   – °  ff¯ nf¯½f° °  ¯ ¾f°  ff  © –f¯ ¯  f ½f f –  °– ¾f f° ¯ °–f½°–¾ f°–f° f ©f°  ¾ff f¾ °––f–f¯ f½f ½¾ff°  O .

ff¯f  9 ¯¾ff° °–f°nff½ ff° O f¾ °–f°-f½ f  ff°¯ f f°¯ °–f¾f°°f¯°f% %   +  +    f ½¾ff° f f ©f  ¯ f° f¾f¯f° %% f°–  ° ½©f  °¯ ¯½  f¯°f   %%+ O ¯f¾ °–f°f¾f    ¾f¾–f¯ f ©½ f O 9¯ f– f ff ½¾ ¾ f°– ¯ °––°ff° ½f°f¾ ° ¯  ¾ ¯° f  @ff½f°f°– –°ff°¾ ¯½¾ ¾ ¾ f°  ° °–f ½ ¯f°f¾f°% f¾f¯½f¯   %°¯ ¯ °½f    ¾f   f¾°f¾ f ½ ¯f°f¾f° ° ¯ °–f°–f° –f¾ ff ½  f°– ¯ f ¯ °–f½   f¾°– %½ ¯f°––f°–f°%  ½f f ½¾ ¾ °  ©f  ¾ f¾ f°  ¾  ff° ¾ f °–f°f¾°f¾   9  f°  ½¾ ¾ °  ©f  ½f f  ¯½ f °––  .f  f°–   ° ff¯  f¾¯f¯ ¯¾f ff¯ ff½¾f°ff  f°– ½ °°–f ff f° –f¯ f° f%¾f–%  O  ¯ f–   ° ° ¯ °– ¾f –f¯ f ©°f °–f°  f¾ ff¯ ff° f  ¾   ¯ f–  9¾ ¾ ½ °°– ff¯  ¯ f– f ff  fn°–    f .

 ½¾ ¾  fn°– –f¯  f ff¯ ° ° f¾f    f –f¯ ff¯ ©   f¯ °©f ° ff¯ff° ¯ f°  ¾    °°–f° ¯ f–f°fff°   © f½  ½ ff°  . °–f°–¯ °––°ff f ff f°f¾°½ ¯f°––f°–f°  . °n –f  ©f °f ½¾  ff ¯¾f°f  f°– f¾f° ½f f ½¯ f–  € €° © f f ° f  ff ¾f ½ °––°ff°  ¯ f– f°– ½ °°– f ff ½¾ ¾ ½ ¯ °f°  f¯°f ° ¯ ¯½   f¯°f   f°©°f ° ¯ ¯½   f¯°¯  –°ff°½¾ ¾  ¯ f–  O  ¯ f– 9f f ½¾ ¾ ° –°ff° ° – ¾ ° ¯  ¾ ¯° f ff ¯ ¯°f° –f¯ .

°  ¯ f–f ff½¾ ¾ ¾f¾–f¯°f¯ f°f¯°¯     9 ¯°f°–f¯ f¾f° ff°°f½ ¯°f°–f¯f°  O  f°f½ °–f°–¯ ° f f°–f¯ f f½f –°ff° °–f° f .

°   ¯ f–f f°– ¯ °–f° °– f¾ ° ff¯ ©¯f f°– ¾f°–f ¾ ½° ¯ °–f°– fff°f¾   O f½ °– ff¯–f¯¯ ¯½°f°f °¯¾ .

° ½ f¯ ½ff°f¾¾f¯½°–¯ f–¯ f  f° ¯ f–f  .

ff¯ ¯°f°–f¯  f   ¾¾% ¯ f–f%  D° ¯ ¯°f°  ¯ f–f f½f ff° °–f°  ¾¾  @ ¯ f–f   ©f f° f° f  ¾ f°–f°  ¯ f–f ¯° –°ff° ¾ f–f f f  ff°   °f¯ °––°ff°ff°.

   ¾ f¾f½ °–% ¾% n  ¾f¾–f¯ °–f°   ° f¾ ½ f¾f f°¾ °–          .

°–f°–f°°¾ °¾ f°¾ f°–f¯ –f¯ ¯¯° . °–f°–f° f ©f . °–f°–f°°¾f° . °–f°–f°f½ °–     9f f°–f¯ –f¯.°     ° –° ¾f¾–f¯ ° – f°– ½ f° ° ¯ °– ¾f –f¯ f ¾ °ff°f ff¾ –f°°– f¯fnf¯–f¯ . ¯ ff° © 9 ¯¾ff°¯° ff°– ¯ °–f° °–  f–f–f¯ ©f°–½ f .9¾ ¾9 ¾–f¯ f ©°f               f f½ f¯ f°–f°¯° f 9 f¯ f°–f° © .

°   ° –¯°¯¯%©%°  °ff –f¯ ¯ °–f¾f°¯–f¯ – –  .

 .

  – –   .

 .

     –f¯f – f¯f¾fff° ¾¯ ° –f°°–½f f½ ¾ ff°¾ ©¯f–f¯ ¯½° °  ½ °°– f–½ ¾ff© ¯ ° f°ff ff½ f°–¯f 9 °–f¾f¯f–f¯ ¾f –¾f fff€f¾ ff° .

°½ °––°ff°–f¯¾f –¾  –f¯ 9 °––°ff° J€f¯ @f°¯ @f° f©f 9 ¾ff¯ % ff% .

 f .

¯¯ . ¾°©  f° ¾¾¾     9 °––°ff°–f¯  D¯¯°f –f¯ ¯f°€ff f–¯f°¾f f °f½ °––°ff°°f   f°–° ¾ ½ f°f°  f°  f° .

°°f ¯ f°– –°ff° ff¯½¾ ¾ff 9¾ ¾ ff¯ ½ff°½¾ ¾  ¾¾f°– ½ f°½ °°– ff¯° ¯f°€f f° ½ ¯°f°f¯f  f½ff¯ff°– f½f ½   °–f°½¾ ¾  ¾¾f ff °f¯ f¾¯ ¯f–° ¾¯ f¯°¯  ¯ f–f ¾ °– ½ f  – °  € °f¯  ¾ f f¯ ¯f f°f¯½ ¯f°–f°f   9¾ ¾  ¾ °f¯  f  ¾  ¯ ½ff° ½¾ ¾  ff   ¾¾ ff° -f.

 ¯ °–f¾f° °f¯  ¾ f  f f f° –f¾   f° f  9f f ° ¾ f°–f¾f f f° ½€ ¾   f°  f° ff° f°– f ff° ff f° ¾€f °°°    f–f° © °¾ –f¯ ¯ ½ff° °¾ ½ °°– f °f  f° ff¯  f–f €°–¾ ¯f  ½f f f¯f° f –f¯   ° ¾ ½  ¾   ¯ f–f  f° ¯f –°ff°°¯ ¯ f½ fff° ½  °–ff½f°¯ ¾° f°¾ °©ff                       .

f€f9¾ff  ¾f ¯f  ¯fD°¾ f°f ¯f  ½ $$¯f ½ $f¯f$ ff°f©f$f% $$ °f  $°  ¯  ½ $$ n ¯ ¾  –$f %¯f$¯f%¯f f$ ¯ f–$  ½ $$ n ¯ ¾  –$¯f %¯f$¾%f¯% f°%ff°$ff°%¯f$ff°%–f¯$ .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->