KONSEP ASUHAN NEONATUS BAYI DAN BALITA

1. 2. 3. ADAPTASI BAYI BARU LAHIR TERHADAP KEHIDUPAN DI LUAR UTERUS PENCEGAHAN INFEKSI RAWAT GABUNG

1. ADAPTASI BAYI BARU LAHIR TERHADAP KEHIDUPAN DI LUAR UTERUS
PERUBAHAN DAN ADAPTASI FISIOLOGIS PADA BAYI BARU LAHIR

Perubahan Sistem Pernafasan
A. Perkembangan paru-paru
Ketidak matangan paru-paru akan mengurangi peluang kelangsungan hidup bayi baru lahir sebelum usia kemilan 24 minggu, yang disebabkan oleh keterbatasan permukaan alveolus, ketidak matangan sistem kapiler paru-paru dan tidak mencukupinya jumlah surfaktan.

Awal adanya nafas
Dua faktor yang berperan pada rangsangan pertama nafas bayi: 1. Hipoksia pada akhir persalinan dan rangsangan fisik lingkungan luar rahim yang merangsang pusat pernafasan di otak 2. Tekanan terhadap rongga dada, yang terjadi karena kompresi paru-paru selama persalinan yang merangsang masuknya udara kedalam paru-paru secara mekanis Interaksi antara sistem pernafasan, kardiovaskuler dan susunan saraf pusat menimbulkan pernafasan yang teratur dan berkesinambungan, Jadi sistem-sistem harus berfungsi secara normal. Surfaktan dan upaya respirasi untuk bernafas 1. Upaya pernafasan pertama bayi untuk mengeluarkan cairan dalam paru-paru dan mengembangkan alveolus paru-paru untuk pertama kali.

alveoli akan kolaps setiap saat setelah akhir setiap pernafasan. tidak ada pembuluh darah yang terbuka. mempunyai cairan di dalam paru-parunya.paru matang Surfaktan ini berfungsi mengurangi tekanan permukaan paru-paru dan membantu menstabilkan dinding alveolus sehingga tidak kolaps pada akhir pernafasan.Fungsi pernafasan dalam kaitannya dengan fungsi kardiovaskuler Oksigenasi sangat penting dalam mempertahankan kecukupan pertukaran udara.2. sehingga penyebab penurunan oksigenasi jaringan akan memperburuk hipoksia. Tanpa surfaktan. Perubahan Sistem Peredaran Darah Setelah lahir darah bayi baru lahir harus melewati paru-paru untuk mengambil oksigen dan mengadakan sirkulasi melalui tubuh guna mengantarkan oksigen ke jaringan. Pada saat bayi melalui jalan lahir selama persalinan. Dengan beberapa kali tarikan nafas pertama. Dari cairan menuju udara Bayi cukup bulan. yang menyebabkan sulit bernafas. Untuk membuat sirkulasi yang baik pada bayi baru lahir terjadi dua perubahan besar:  Penutupan Foramen ovale pada atrium jantung . sekitar 1/3 cairan ini akan diperas keluar paru-paru. B. Peningkatan aliran darah paru-paru akan memperlancar pertukaran gas dalam alveolus dan menghilangkan cairan paru-paru yang mendorong terjadinya peningkatan sirkulasi limfe dan membantu menghilangkan cairan paru-paru dan merangsang perubahan sirkulasi janin menjadi sirkulasi luar rahim. Dengan sisa cairan di dalam paru.paru dikeluarkan dari paru-paru dan diserap oleh pembuluh limfe dan darah A. udara memenuhi ruangan trakea dan bronkus bayi baru lahir. guna menerima oksigen yang berada dalam alveoli. Produksi surfaktan dimulai pada 20 minggu kehamilan 30-40 minggu kehamilan meningkat sampai paru. Jika terdapat hipoksia pembuluh darah paru-paru mengalami vasokonstriksi.

resistensi pembuluh sistemik meningkat dan tekanan atrium kanan menurun. Pernafasan pertama menurunkan resistensi pembuluh darah paru-paru dan meningkatkan tekanan atrium kanan. Cara Mempertahankan Suhu Tubuh Bayi Normal Pencegahan kehilangan panas Bayi baru lahir tidak dapat mengatur tubuhnya secara memadai. Kedua kejadian ini membantu darah dengan kandungan oksigen sedikit mengalir ke paru-paru untuk menjalani proses oksigenasi ulang. Hal ini menyebabkan penurunan volume dan tekanan atrium tersebut. pembentukan suhu tanpa mekanisme menggigil merupakan usaha utama seorang bayi yang kedinginan untuk mendapatkan kembali panas tubuhnya. Oksigen pada pernafasan pertama ini menimbulkan relaksasi dan sedikit terbukanya sistem pembuluh darah paru-paru. Pada lingkungan dingin. foramen ovale secara fungsional akan menutup. Tekanan atrium kanan menurun karena berkurangnya aliran darah ke atrium kanan. Peningkatan sirkulasi ke paru-paru mengakibatkan peningkatan volume darah dan tekanan pada atrium kanan. B. Evaporasi .paru dan aorta Dua peristiwa yang mengubah tekanandalam sistem pembuluh darah. Perubahan Sistem Pengaturan Suhu Bayi baru lahir belum dapat mengatur suhu tubuhnya. adalah:  Pada saat tali pusat dipotong. sehingga mendinginkan darah bayi. Suhu dingin menyebabkan air ketubah menguap lewat kulit. Penutupan duktus arteriosus antara arteri paru. Dengan peningkatan tekanan atrium kanan dan penurunan tekanan pada atrium kiri. sehingga akan mengalami stress dengan adanya perubahan lingkungan. dan dapat dengan cepat kedinginan jika kehilangan panas tidak segera dicegah MEKANISME KEHILANGAN PANAS a.

 Jangan memandikan bayi setidak.adalah cara kehilangan panas karena menguapnya cairan ketuban pada permukaan tubuh setelah bayi lahir karena tubuh tidak segera dikeringkan. – Tutupi kepala bayi. b. Bayi ditempatkan dekat jendela yang terbuka. c.  Tempatkan bayi di lingkungan hangat D. Konveksi adalah kehilangan panas yang terjadi saat bayi terpapar dengan udara sekitar yang lebih dingin Adanya tiupan kipas angin. lakukan penimbangan setelah bayi mengenakan pakaian. Mekanisme Glukosa . Radiasi adalah kehilangan panas yang terjadi saat bayi ditempatkan dekat benda yang mempunyai temperatur tubuh lebih rendah dari temperatur tubuh bayi. Bayi diletakkkan di atas meja.Konduksi adalah kehilangan panas melalui kontak langsung antara tubuh bayi dengan permukaan yang dingin. penyejuk ruangan tempat bersalin. kering dan hangat.tidaknya 6 jam setelah lahir. timbangan atau tempat tidur. – Selimuti bayi dengan selimut atau kain bersih. d. – Anjurkan ibu untuk memeluk dan memberikan ASI  Jangan segera menimbang atau memandikan bayi baru lahir. Upaya Untuk Mencegah Kehilangan Panas – Kehilangan panas tubuh bayi dapat dihindarkan melalui upaya-upaya berikut ini: – Keringkan bayi secara seksama.

g. • Jika bayi disusui ASI terutama kolostrum memberi bayi kekebalan pasif dalam bentuk laktobaksilus bifidus. Bayi yang diberi ASI dapat bertinja 8-10 kali sehari atau paling sedikit 2-3 kali sehari. F. Pada saat makanan masuk kelambung terjadilah gerakan peristaltik cepat. pencegahan terhadap mikroba dan deteksi dini infeksi menjadi sangat penting. Bayi yang diberi minum PASI bertinja 4-6 kali sehari. Kapasitas lambung sangat terbatas. Waktu pengosongan lambung adalah 2. Ini berarti bahwa pemberian makanan sering diikuti dengan refleks pengosongan lambung. sehingga menyebabkan neonatus rentan terhadap berbagai infeksi dan alergi. Pada setiap bayi baru lahir. seorang bayi harus mulai mempertahankan kadar glukosa darahnya sendiri. Kekebalan alami dari struktur kekebalan tubuh yang mencegah infeksi. Perubahan Sistem Ginjal . kurang dari 30 cc untuk bayi baru lahir cukup bulan. laktoferin. Perubahan Sistem Kekebalan Tubuh • Sistem imunitas bayi belum matang. tetapi terdapat kecenderungan mengalamikonstipasi.5-3 jam. Perubahan Sistem Gastro Intestinal Hubungan antara esofagus bawah dan lambung masih belum sempurna yang menyebabkan gumoh pada bayi baru lahir dan neonatus.Untuk memfungsikan otak diperlukan glukosa dalam jumlah tertentu. E. lisozim dan sekresi Ig A. itulah sebabnya bayi memerlukan ASI sesering mungkin.glukosa darah akan turun cepat dalam waktu 1-2 jam. Oleh karena itu. Dengan tindakan penjepitan tali pusat pada saat lahir.

mungkin air kemih akan tampak keruh termasuk berwarna merah muda. Refleks dapat menunjukkan keadaan normal dari integritas sistem saraf dan sistem muskuloskeleat k. j. tetapi tumbuh melalui proses hipertropi. karena zat-zat kimia dapat mempengaruhi Ph kulit bayi. karena adanya gejala berhentinya sirkulasi hormon ibu. Perubahan Sistem Integumentary Pada bayi baru lahir cukup bulan kulit berwarna merah dengan sedikit verniks kaseosa. kadang-kadang disertai sekresi cairan pada puting pada hari 4-5. it bayi dan hilang dalam 24 jam. Bayi baru lahir tidak memerlukan pemakaian bedak atau krim. h. . Kedua jenis kelamin mungkin memperlihatkan pembesaran payudara. Sedangkan pada bayi prematur kulit tembus pandang dan banyak verniks. Perubahan sitem Muskuloskeletal Otot sudah dalam keadaan lengkap pada saat lahir. Perubahan Sistem Reproduksi Anak laki-laki tidak menghasilkan sperma sampai pubertas Tetapi anak perempuan mempunyai ovum atau sel telur dalam indung telurnya. Hal ini disebabkan oleh kadar ureum yang tidak banyak berarti. I .hingga masukan cairan meningkat. Perubahan Sistem Neurologi Sistem Neurologi belum matang pada saat lahir. Tumpang tindih atau molase dapat terjadi pada waktu lahir Molase ini dapat menghilang bebera hari setelah melahirkan. Ubun-ubun besar akan tetap terbuka hingga usia 18 bulan.

refleks isap (+). 7. berat lahir > 2500 gram Bayi tidak infeksi intra partum Bayi dan ibu sehat MANFAAT ROOMING IN ASPEK FISIK . IMUNISASI 2. 6.PENCEGAHAN INFEKSI 1.bayi boleh rooming in setelah bayi cukup sehat . PENGGUNAAN PROFILAKSIS OBAT TETES MATA POSTNATAL RAWAT GABUNG • Suatu cara perawatan. GONOREA DAN KLAMIDIA 3. 3. Lahir spontan dengan persentase kepala atau bokong 2. Bila lahir dengan tindakan . 4. PENGOBATAN ANTENATAL SIFILIS MATERNAL. bayi langsung didekatkan dengan ibunya dalam satu ruangan dalam 24 jam guna mendapatkan ASI eksklusif dan melancarkan proses laktasi Tujuan: Menguatkan ikatan batin antara ibu dan bayinya Melancarkan proses laktasi Memberikan kepercayaan pada ibu dengan merawat bayinya SASARAN DAN SYARAT 1. dimana setelah bayi lahir. 8. Bayi lahir dengan tindakan SC / dengan pembiusan umum pada ibu . rooming in diperbolehkan setelah 4-6 jam setelah operasi selesai. 5. Bayi tidak dalam keadaan asfiksia Umur kehamilan > 37 minggu.

dapat menyusui kapan saja. • ASPEK MEDIS Rooming in dapat menurunkan terjadinya infeksi nasokomial pada bayi.Keterampilan yang didapat pada rawat gabung yaitu diharapkan dapat menjadi modal bagi ibu untuk merawat bayinya sendiri. ASPEK FISIOLOGIS Bila bayi dekat dengan ibu. perkembanagn industri. • ASPEK EKONOMI Dengan Rooming in pemberian ASI dapat dilakukan sedini mungkin. Proses ini adalah proses fisiologis yang alami. Bagi pihak keluarga bisa menjadi penghematan dalam pengeluaran biaya untuk susu botol. . Bagi Ibu : Merupakan kepuasan tersendiri bisa memberikan ASI Bagi Bayi : Mendapatkan rasa aman atau merasa terlindungi.Bila bayi dekat dengan ibu maka ibu dengan mudah melakukan perawatan bayi dengan mandiri. urbanisasi dan pengaruh kebudayaan barat pergeseran nilai sosial-budaya masyarakat memberi susu formula modern. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN RAWAT GABUNG Kemajuan tekhnologi. ASPEK PSIKOLOGIS Dengan rawat gabung antara ibu dan bayi akan terjadi proses lekat (early infant mother bonding) akibat sentuhan badaniah antara ibu dan bayi. sehingga ibu dapat melihat perubahan-perubahan yang terjadi pada bayinya. ibu akan sering menyusukan bayinya. Dapat juga dipakai sebagai sarana pendidikan bagi keluarga. Bagi ibu timbul refleks oksitosin yang membantu proses involusio rahim. ASPEK EDUKATIF Dengan rawat gabung ibu akan mempunyai pengalaman yang berguna terutama yang baru mempunyai anak.

Pengguanaan obat-obatan selama proses persalinan mis: obat penenang. Pemberian sampel susu formula ergot FAKTOR-FAKTOR DALAM DIRI IBU SENDIRI . PERANAN TATALAKSANA RB/ RS Tidak ada rawat gabung Menimbang bayi sebelum/ sesudah menyusui bila BB tidak bertambah maka dianjurkan memakai susu formula. preparat yaitu untuk menghambat laktasi.FAKTOR EKONOMI -ibu untuk bekerja diluar rumah Pemberian ASI menurun formula/botol.

.2.9/03. 503//.7.7: 2025:3.-:/03./0.8.-:/.3202-.../..33/:897 :7-.7.:207.7.3/7 /.. 0907.380/32:33 ./5748080.9507:-.3./3.731.7.3.-:3-:.-.5.33.3907803/7-8..7.-. -:/..32025:3.5..37.-.9/.  $!$  $ .3.8.8/..3.3907.5.3.-:3.9202-078:8:1472:.3/.9.7.5.3.38073203:8:.9 203.  % # % #!#&#$#%& !#$ $& 02.03/.  .39./.37.31083.5..-./0./50302.2.5.9/03.38.7:0-:/.3-.7.203.../5.32:/.3$ .574808 18448.-:/.9.2.3-.3-.:.3-.-::39:207.7.3. !748083..3507.98039:.80-./.0:.8.3//.9203:8:.-.9.9..9 0..5.-:07:5.3.8.0:.7.5.9073/:3  $!&% 03.503..3../.3-.-./. 803.907:9.2 .3#44233502-07.3503.7.3-...305:.3-.20.920.9:.390344 50702-.3/.38.25030:.3-07:3.:.3 507:-.3..39.9.25.3-: -:.5.  W$!   03.3-:2.../5.3 907..5.-:3../03.5...202-07.39:5748083.9.95.3.3907.9:/.8.37..-:92-:70108489483.9-.9..-:/.3.3 2..24/073  .8442.3924907 -43/3 .:39:8:8:-494  W$!$ #44233/.9203:7:3.848.. -8.3$/..2.3-.5.3-.2  $!!$  $ 03.4:84 7./24/.:.9 5070807.803/7 .

03/07:3202-07./:.38:8:1472:.3$203:7:3 -:.  !02-07.% #   ..77:2.380/9 -: -::39:-007.

-494  !#%%$#.

9.#$ %/.-:3032-..7../.3-.80-0:2.

.9.5748085078.7.2508:8:1472:..   % # % ##&$# 0.3202.808:/..90749 .2-. /.380.2.3:7.3-: !03./.3.9::39:203.2-.3.3 5705.2.3284-.950303..9/.3.38.2.8:8:1472:.9..  !03:.9. -079.9 4-.8  !02-07.34-.203:8:-.

5-:907./..5503:8:3.8..:/./.     .30248 0.3 0.7./.35.

           .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful