jurnal prilaku organisasi

Pengaruh Lingkungan, Perilaku, Struktur Organisasi dan Implementasi Sistem Informasi Berbasis Komputer terhadap Kinerja Karyawan Pemerintah

Kabupaten Sorong, Papua
Muhammad Ridha Suaib

Abstract: Objectives ofthe research are to analyze ;he influence of environment, behavior; organizational structure and in?piemenfation of computer based-informational system variables over the civil servant peformance, and to analyze the indicator of computer based-informational system implementation that has dominant influence over the civil servant performance. Populations in this research are employees or infarmntionfi.oni Department, Body. Ofice andDivision on the Local Secretariat Ofice at Sorang Regency, Papua. technique.^ of sample collecting in this research use a Model Census and multiple-linear regression analysis, and the hypothesis is tested using F-test and t-test on the trustworthy level of 95% (a = 5%). The testing hypothesis I was tested by the value of F',,,,,,, (77.218) is higher that F,",, (2.51). Hypothesis I1 is tested in which the indicator that having dominant influence over the civil servant performance is the indicoror q/ easiness in completing the jobs that having significant and the highest value of regression coefficient. l(ej~~vorfls: informational system, civil servant performance

Proses kegiatan yangdilakukan oleh suatu organisasi tidak aka11 berjalan dengan sempurna, efektif dan efisien apabila tidak didukung oleh informasi yang andal. Karena informasi merunakan sumber dava organisasi yang tak kalah pentingnya dengan sumber daya lainnya sepesti tenaga kerja dan bahan mentah. Informasi bagi organisasi juga merupakan ha1 yang amat diperlukan yang dapat dijadikan masukan dalam pengambilan keputusan dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi oleh organis&. Dalam era reformasi dan globalisasi setiap organisasi apapun baik Pemerintah maupun Swasta perlu menerapkan paradigma baru untuk melaksanakan prinsip manajemen moderen, antara lain dengan lebih mendasarkan uada data dan informasi melalui teknologi infonnasi dan menggunakan pe&kiran kesisteman yang holistik serta integralistik dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen melalui Teknologi Informasi (KPDE, 1999: 1). Perubahan lingkungan yang strategis serta perkembangan di bgrbagai bidang tennasuk kemajuan

teknologi informasi, telah mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi paradigma baru dengan upayameningkatkan kinerja birokrasi serta perbaikan pelayanan masyarakat agar terwujud adanya pemerintahan yang baik (good governance). Visi ke arah terciptanya Good Governance inilah yang memotivasi program pendayagunaan aparatur negara, untuk secara sistematis mengupayakan perbaikkan kinerja aparatur melalui penataan kelembagaan, modernisasi sistem dan prosedur kerja, peningkatan kualitas SDM dan peningkatan akuntabilitas aparatur pemerintah. Peningkatan kinerja sangat diperlukan bagi setiap organisasi. Enam faktor eksternal yang menentukan tingkat kinerja (prestasi kerja) seorang karyawan adalah lingkungan, perilaku, desain jabatan, penilaian kinerja, umpan balik dan administrasi pengupahan (Timpe, 1993:9). Perhatian utama beberapapenelitian bidang sistem informasi adalah mencari pengertian tentang keterkaitan antara sistem informasi dengan kinerja karyawan secara individu. Bagaimanapun,

i\4uhn,niitnd Ridlln S w i h , Ad~ninisirnsi Negara UNAMINSorong,Papua, JI. Pendidikan 27Sorong
123

bagaimana Sementara itu. arahnya tetap sama yaitu bagaimana menyediakan informasi bagi pimpinan guna inaupun implementasi sistem. ha1 ini disebabkan karena perangkat komputer informasi berbasis komputer terhadap kinerja karya. pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Papua guna mendukung penyelenggaraan pemerin. peri. (Gibson. VOLUME 6. Struktur organisasi merupakan suatu kinerja karyawan yang ada dalam organisasi secara tempat di dalam suatu organisasi yang menunjukkan keseluruhan (Goodhue dalam Nurhadi. EIS (Executive I ~ I sistem inforinasi. sosial . Penyajian dan pengelolaan infonnasi menjadi lebih laku. pertadibutuhkan dan dapat meningkatkan kinerjanya. metode dan prinsip-prinsip dari ber. dikelompokkan dan dikoordinasikan . tepat.sangatlah mendukung pengadaan data dan inforinasi analisis pengaruh vatiabel-variabel lingkungan. bank datadan sebagainya sertaperangkat Perilaku organisasi merupakan bidang studi yang komunikasi yangsaling berkaitan. penerapaunya masih ada beberapa ha1 yang perlu Kemampuan memproses data dan menggunakan dimantapkan.19945). berkat kemapelayanan pada masyarakat. NOMOR I . bagaimana pembagian tugas dilakukan.124 JURNAL APLIKASIMANAJEMEN. organisasi pemerintah dan tidak merata. perangkat hubungan di dalam kelompok dan antar kelompok lunak dan sebagainya. keuangan. administrasi kepegawaian. bang menjadi DSS (Decision Support System = 1996:6). 1990:S). prosedur.terdiri atas perangkat pengolahan yang ~neliputi vidual. keterganhmgan dan mencakup teori. hubungan. menganalisis indikator implementasi cara-caramanual yaitu: cepat. struktur organisasi dan implementasi sistem baik. Beberapa aspek perilaku yang penting untuk kat dengan SIM adalah suatu totalitas yang terpadu berfungsinya organisasi adalah : pola perilaku indi. meng. Namun. Struktur organisasi adalah bagaimana tugas mendukungproses manajemen (Oetojo. Kedua. budaya. politik. 1990: 15). di dalam maitpun sementara di unit kerja lain komputer yang tersedia luar negeri secara global maka berarti pemerintah tidak belum marnpu dimanfaatkan secara optimal agar lebih akan dapat menjalankan fungsinya dengan baik berdaya guna dan berhasil guna. rangkat komputer tersebut dipergunakan sebagai alat Dalam upaya menghasilkan informasi tidak selalu bantu pengolahan data dan otomatisasi administrasi harus menggunakan komputer. Struktur organisasi dicerminkan Misalnya penyediaan informasi melalui data pokok dalam bagan organisasi. Pada umumnya pe. untuk mencukupi kebutuhan data sistem pelaporan dibuat. yang mungkin jika dikerjakan dengan cara manual Di antara faktor-faktor yang mempengaruhi sangatlah membosankan (Laksito. perangkat penyimpan melipitti (Melcher. akurat dan mamsistem informasi berbasis komputer yang berpengaruh pu mengolah proses-proses rutin serta berulang-ulang dominan terhadap kinerja karyawan. 1997:22). 1997:4).jaan telah diupayakan secara tersebar di unit-unit kerja.(Amsyah. APRIL 2008 kinerja individu merupakan dasar bagi pembentukan secara formal. juan teknologi komputer dengan begitu cepatnya dan Penelitian ini bertujuan untukpertama. pusat data. 1996:8). pola formal mengelompokkan orang dan pekel. Organisasi pemerintah mampu memanfaatkan teknologi itu secara tepat guna apabilatidak mempunyai data atau infonnasi mengeriai sehingga berhasil memproduk bentuk keluaran yang perkembangan ekonomi. Bagan organisasi adalah pembangunan. Strukh~r organisasi juga didefinisikan sebagai tahan. seperti apa yang ditetapkan oleh organisasi (Robbins. representasi nyata dari suatu kumpulan aktivitas nyata pendapatan daerah dan jenis informasi lainnya yang dan proses dalam organisasi (Melcher.Akhir-akhir ini penyebutan SIM banyak berkendi dalam organisasi secara keseluruhan (Gibson. efektivitas organisasi adalah pola-pola perilaku yang Sistem Informasi Manajemen yang sering disingmuncul. terutama dalam pengelolaan snmber informasi secara efektif merupakan keperluan vital daya manusia dan penguasaan teknologinya yang bagi organisasi bisnis.saling membutuhkan dalam rangka penyediaan inforbagai disiplin gunamempelajari persepsi individu dan masi untuk mendukung proses pengambilan keputustindakan-tindakan saat bekerja dalam kelompok dan an. Pada suatu unit kerja tertentu ada yang organisasi kemasyarakatan. hubungan-hubungan vertikal. ditegaskan bahwa aspek perilaku formation System = Sistem Informasi Pimpinan). 1996:4). hanan-keamanan dan lain-lainnya.pengumpulan.ini. 2000:xii).mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan wan. tenaga pengolah. harus diperhatikan baik dalam perancangan sistem Namun demikian. pekerjaan dibagi. Pentingnya aspek perilaku dalam penerapan Sistem Pendukung Keputusan). pola interaksi dan koordinasi dan informasi di Pemerintah Kabupaten Sorong.

dicapai oleh pemakai komputer dalam suatu periode. kuantitas dan ketepatan waktu penyelesaidari manusia. Suatu Pengukuran kinerja dapat dilihat dari kualitas sistem infonnasi manajemen berbasis komputer terdiri pekerjaan. perangkat an pekerjaan. struktur infonnasi berbasis komputer dalam konteks merupa.(Snpatmoko. Dengan kata lain dapat fenomena dan menguji hubungan sebab akibat dari ~nemaksimutnkan keluaran dengan jumlah masukan data-data yang ada.organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis kan tindaltan bijaltsana. Kriteria pengukuran kinerdan infonnasi yang tepat pada waktunya kepada pihak. mesin dan waktu). Hal ini dilakukan untuk melihat suatu baku. survei ini digunasaikan suatu pekerjaan dengan benar. Indikator variabel yang dibebankan kepadanya berdasarkan atas keca. Efisiensi adalah kemampuan untukmenyele. Dengan kata lain. tempat atau kapan.ja tersebut akan berbeda antara pekerjaan yang satu pihak di dalam maupun di luar organisasi yang berkom. sasaran yang dikehendaki manajemen dan konsisten 1999:18) terhadap penyediaan sumber dayayang dimiliki. uang. Jadi. perangkat keras (hardware). Seorang karya. Menempatkan sistem Variabel-variabel lingkungan. Hal terhadap kinerja karyawan di bagian pengolahan data. menyangkut pengelolaan sumber daya manusia yaitu. Penlaku. Oleh karena. Dalarn perkembangan sistem informasi berbasis organisasi yang bersangkutan. Kedua.organisasi. suasana kerja yang menyenangkan. mempercepat arus menyelesaikan pekerjaan dari implementasi sistem komunikasi d m menyediakan keahlian beragam. Variabel Lingkungan merupakan kondisi yang Kinerja juga herupakan suatu hasil kerja yang secara positif atau negatif mempengaruhi keefektifan dicapai seseorang dalam melaltsanakan tugas-tugas pengolahan data dan informasi. maka pe. Pcngaruh L~ngkungan. apabilaorganisasi menyediakan cukup pelayanan pendidikan atau pelatihan kepada seluruh METODE . . 1999:35). komputer. informasi berbasis komputer berpengaruh dominan namun seberapa ekstensikah menggunakannya. atau pengukuran tentang kinerja akan bergantung pada jenis pekerjaan dan tujuan peten. Indikator kemudahan dalam kan informasi pemecahan masalah. seorang karyawan yang efektif belum optimalnya pengolahan data dan pelayanan adalah karyawan yang dapat mengelola pekerjaan informasi agar lebih berdayaguna dan berhasil guna yang harus dilakukan dengan metode (cara) yang untuk meningkatkan kinerja karyawan. implementasi sistem informasi berbasis wan yang efisien adalah karyawan yang mencapai komputer dan kinerja karyawan melalui pengujian keluaran (hasil. juga karenaterdapat pernasalahan yang tepat untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. Papua. Sfrukttrr Orgdnisasi dan Inzplementasi Sistem Informasi Berbasis Komputer 125 Berkaitan dengan pengertian tersebut. level pemakai komputer berdasarkan latar belakang Penelitian ini dilaksanakan di Pemerintah Kabumasingmasing (McLeod. paten Sorong. bahan penjelasan.Suoib. maka penelitian ini disebut pula penelitian dibandingkan dengan masukan (tenaga kerja. kinerja) yang lebih tinggi hipotesis. keamanan kinerja di sini berkenaan dengan hasil pekerjaan yang penyimpanan data dan informasi. perilaku. Sensus adalah suatu survei di mana efisiensi dan efektivitas kerja seseorang.karyawan. tepat untuk mencapai tujuan. kesesuaian tugas .data dan prosedur-prosedur organi. struktur rasio antara keluaran dan masukan. Definisi ini informasi yang dikumpulkan diambil dari semna identikdengan konsep produktivitas kerja (Handoko: anggota populasi atau kelompok yang dipelajari 2000:s). 1996:28). kemudian dapat pula dilihat pada tingkat lunak (sofh~lnre). perilaku. yang bertanggung jawab atas siklus kehiHipotesis penelitian ini antara lain pertama. Metode pengambilan sampel Kinerja karyawan didefinisikan sebagai tingkat dengan sensus. yang terbatas.dengan yang lainnya. kesungguhan. pengalaman dan waktu. Efektivitas merupakan kemampuan Alasan pemilihan lokasi ini selain sebagai tempat untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang kerjapeneliti. dupan sistem adalah pemakai. produktivitas.absensidan disiplin kerja yang merupakan bentuk sasi yang saling berinteraksi unh~k menyediakan data tanggungjawab karyawan.antara lain: fasilitas kerja yang memadai. Efisiensi ini kan untuk menjelaskan hubungan kausal antara merupakan konsep matematik berupa perhitungan variabel-variabel lingkungan. ini dapat terjadi. seperti menyedia. ngembangan SIM sedapat mungkin mampu memberi Dalam ha1 ini kinerja berkaitan dengan kuantitas informasi sampai seberapa jauh pencapaian suatu maupun kualitas pekerjaan yang dihasilkan (Dhatma. karena penggunaan komputer komputer berpengaruh signifikan terhadap kinerja meniiliki sejumlah keungylan yaihl.

pengetahuan pimpinan mengenai hara'ware. tingkat keamanan sistem informasi. Tabel 1HasilAnalysis of Varinn (ANOVA) Sum o f Squares Df 4 55 59 Mean square F Sip. kemampuan membuat rencana kerja sehingga tercapai efisiensi dan efektifitas. Variabel Shuktur Organisasi merupakan pembagian tugas dan tanggung jawab mengenai fungsi pengolah data atau informasi.504 1. melaksanakan sistem pengolahan data d m informasi berbasis komputer. pengetahuan pimpinan mengenai sofhuure. Kantor dan Bagian pada Sekretariat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sorong.071 7. Variabel Kinerja Karyawan.087 1. NOMOR I . 55 diperoleh nilai FtabC.2 18 dan nilai dari signifikansi 0. tingkat integritas database. Variabel Perilaku Organisasi. Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah karyawan di Dinas. jadi lingkungan.ung h a d perhitungan sebesar 77.05) sehingga Ho ditolak (Ha diterima) jadi hipotesis I teruji bahwa variabel lingkungan. kinerja karyawan di sini berkenaan dengan hasil pekerjaan yang dicapai oleh karyawan dalam suatu periode. timbulnya konflik (beda pendapat) selama diterapkannya sistem informasi. Hasil Uji t disajikan pada Tabel berikut. Variabel Implementasi Sistem Informasi Berbasis Komputer. adanya kesempatan/peluang yang sama untuk dipromosikan. Setelah diketahui variabel mana yang berpengaruh signifikan maka dapat ditenh~kan variabel sang dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan.849 (lamKoefisien determinasi (R2) piran 9) menunjukkan besarnya kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat. Badan. 199955). Untuk menguji apakah secara parsial variabel lingkungan.000(a) Regression Residual Total 6. hambatan untuk mengadakan pembahan yang datang dari anggota organisasi (pimpinan maupun karyawan). tingkat keterlibatan pimpinan dalam pengembangan sistem. Kemanfaatan Sub Dinas/Bidang/Bagian/Seksi Pengolahan Data atau Informasi di unit kerja. Indikator variabel ini adalah ketelitian dalam pekerjaan. adanya pelatihan mengenai sistem informasi. struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan menggunakanUji t.948E-02 77. pengembangan sistem informasi berbasis komputer.1% disebabkan oleh perubahan variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian.218 Pada tingkat kepercayaan 95% (a = 0.2. kemampuan sistem informasi menyediakan data dan informasi untuk kebutuhan eksternal organisasi. sedangkan sisanya sebesar 15. VOLUME 6. keberadaan orang yang bekerjadi Sub DinasBidangBagianJSeksi Pengolahan Data atau Informasi sudah sesuai dengan keahlian. kerapian hasil pekerjaan. Papua IIASIL Uji hipotesis satu dengan Uji F untuk meng~~ji apakah secara bersama-sama variabel lingkungan.05) dan = df= 4.126 JURNAL APLIKASI MANAJEMEN. pembagian tugas dan tanggung jawab masingmasing orang (karyawan). perilaku. tingkat kemudahan pengoperasian sistem informasi. perilaku.5 1 sedangkan nilai Fh$. shuktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer memiliki kontribusi sebesar 84. Merupakan besarnyaperhatian dan usaha yang ditujukan untuk sasaransasaran organisasi yaitu. efektivitas pengambilan keputusan. Indikator variabel ini adalah. dampak hambatan terhadap kelangsungan sistem informasi. APRIL 2008 dan tanggungjawab dengan yang hams dilaksanakan. struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Indikator variabel ini adalah penempatan fungsi sistem informasi berbasis komputer di dalam suatu organisasi.016 1. sebesar 0.000 (lebih kecil dari 0. perilaku. perilaku.9% terhadap perubahan kinerja karyawan. didefinisikan sebagai tingkat penggunaan sistem informasi yang berbasis komputer untuk mendukungkngsi manajerial. ketepatan/pemenuhan standar waktu. . . Hasil Analysis o Varinrz 64NOVA) dapat dilihat padaTabel berikut ini. kemampuan sistem informasi menyediakan data dan informasi untuk kebutuhan internal organisasi. Indikator variabel ini antara lain kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objeklsubjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono. struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer berpengaruh signifikan f terhadap kinerja karyawan.

442 .034 ..05.).).3 berbasis komputer tetap. kemudahan m:nyediakan lingkungan.1O7X. tingkat peningkatan kinerja karyawan dengan anggapan integritas database (X."~ . temyatavariabel implementasi sistem informasi berbasis komputer memiliki sebesar 0.034 lebih besar t . Lingkungan organisasi teruji berpengarub signi. Konstanta sebesar 0.047 artinya implementasi sistem informasi berbasis X4 .245 sebesar 0.165 lebih besar nilai wan ditunjukkan nilai iilvng B Std. hasil analisis disajikan padaTabel berikut..223 1.262 . Penguruh Lingkungan.05 dan nilai signifikansi (Constant) . Error t Sig.107 .2 struktur organisasi dan implementasi sistem informasi X4.05.. = tkbe. Struklur Orghnisasi don Implementosi Sislem Infovmasi Berbasis Kompuler 127 Implementasi sistem informasi berbasis komputer teruji berpengaruh signifikan terhadap kinerja karya= 8. Koefisien regresi XI .048 6.001 lebih kecil dari 0. Pengujian hipotesis kedua perilaku. adalah sebagai berikut: Hasil analisis Uji t menunjukkan bahwaseluruh Y=0. Koefisien regresi stntktur organisasi bertanda positif Dari uji ttersebut dapat diketahui bahwa indikator inienunjukltan struktur organisasi mempunyai penga. perilaku organisasi dan implementasi data untuk kepentingan eksternal organisasi (X. Std.041 3.).047 lebih kecil dari 0.. perilaku dan struktur organisasi tetap.7 nilai signifikansi sebesar 0. Perilaku.koefisien regresi paling besar (0.05 dan X4.+0.000 lebih kecil dari 0.165 .000 lebih kecil dari 0.262+0.262 artinya jika tidak ada variabel terikat (kinerja karyawan). ditunjukkan nilai girvns sistem informasi berbasis komputer merupakan variabe1 yang berpengaruh dominan terhadap kinerja = 3.05 dan karyawan.Suaib.016 lebih besar dari . = 2.146 . 2. ditunjukkan nilai iituns Implementasi Sistem Informasing Indikator 6. informasi berbasis komputer tetap.t. yang ditunjukkan ni6i masing-masing variabel Tabel2 Rekapitulasi Hasil Uji Hipotesis Satu untuk Masing-masing Variabel ..el = 2.5 = terhadap kinerja karyawan. struktur organisasi dan mengetahui variabel yang berpengaruh dominan implementasi sistem informasi berbasis komputer terhadap kinerja karyawan adalah dengan melihat maka kinerja karyawan yang akan dicapai adalah koefisien regresi paling besar. B t Sig. sehingga untuk pengaruh lingkungan. struktur organisasi yang baik akan menyebabkan tingkat kemudahan pengoperasian (X. X4.000 komputer yang baik akan menyebabkan peningkatan Persamaan regresi berganda yang diperoleh kinerja karyawan dengan anggapan lingkungan. ditunjukkan nilai iituns X4. nilai signifikansi sebesar 0. sistem informasi berbasis komputer tetap.000 bertanda positif menunjukkan pengaruh yang searah X3 .001 implementasi sistem informasi berbasis komputer X2 .1 katan kinerja kalyawan dengan anggapan lingkungan. ?.288X2+0..052 2.4 Strukturorganisasi teruji berpengaruh signifikan X4.442) jadi implementasi fikan terhadap kinerja pegawai..00 pada a = 0.146X. 2. Koefisien regresi perilaku organisasi bertanda positif Error menunjukkan pengaruh yang searah berarti perilaku (Constant) organisasi semakin baik akan menyebabkan peningX4.00 pada taraf a = 0.016 . berarti wan adalah kemudahan penyelesaian pekerjaan (X.05.581 .442 variabel bebas berpengaruh secara signifikan terhadap J'4.00 pada taraf a = 0. X4.05. struktur organisasi dan implementasi sistem dengan menggunakan Uji t.6 2.288 .).054 8.yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyaruh yang searah tkrhadap kinerja karyawan. Hipotesis kedua menguji di antara indikator impleKoefisien regresi lingkungan organisasi bertanda positif menunjukkan pengaruh yang searah berarti ling.262.00 pada taraf a = 0.176 .mentasi sistem informasi berbasis komputer yang kungan kerja yang semakin baik akan menyebabkan berpengaruh dominan terhadap kinerja karyawan di peningkatan kinerja karyawan dengan anggapan bagian pengolahan data. Perilaku organisasi teruji berpengaruh signifikan Tabel 3 RekapitulasiHasilUjiHipotesis U untuk Masing= terhadap kinerja karyawan.05 masi Berbasis Komputer dan nilai signifikansi sebesar 0. +0. perilaku.581 lebih besar dari fa.

Fasilitas kerja merupakan penunjang atau alat bagi karyawan untuk mempermudah penyelesaia~i pekerjaan. Anggapan komputer sebagai alat yang canggih menyebabkan karyawan cenderung percaya sepenuhnya bahwa komputer akan dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan tepat. dalam ha1 pemberian kesempatan yang sama bagi karyawan untuk dipromosikan. pengoperasian juga tidak sulit. semakin tingginya tingkat keamanan dan integritas database. (2. sehingga keunggulan komputer untuk menyediakan data secara cepat dan akurat betul-betul dapat dimanfaatkan. PEMBAHASAN Implementasi sistem infonnasi berbasis komputer ternyata cukup baik. Kondisi yang positif dicenninkan dari fasilitas kerja yang memadai. tempat atau suasana keja yang menyeuangkan.dapat memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan. Dengan penerapan sistem pengolah data berbasis komputer maka segalapekerjaan dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. terjaminnya keamanan data dan informasi.128 JURNAL APLIKASI MANAJEMEN. Lingkungan organisasi merupakan kondisi yang secara positif dan negatif yang mempengaruhi keefektifan pengolahan data dan informasi. karyawan lebih sering menunda pekerjaan karena menganggap dengan komputer pekerjaan akan dengan cepat dapat diselesaikan. maka data harus setiap saat dan secepatnya diolah dengan komputer. Jushu dengan adanya sistem informasi berbasis komputer. kesesuaian tugas dan tanggung jawab dengan yang harus dijalankan. Di antara keempat variabel yang berpengaruh signifikan tersebut di atas. struktur organisasi yang mencermiukan kesesuaian pembagian tugas dan tanggungjawab masing-masing karyawan serta implementasi sistem informasi berbasis komputel: Jika hai tersebut tepenuhi akan dicapai kinerja karyawan yang diharapkan. APRIL 2008 bebas tersebut lebih besar dari t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerjapaling banyak ditentukan oleh fasilitas kerja yang memadai dan adanya kesempatan yang salna untuk dipromosikan. OMOR OR I . kemampuan menyediakan data dan informasi baik untuk keperluan internal maupun eksternal organisasi.. tanpa menyadari bahwa tanggung jawab tetap pada pemakainyalkaryawan. jadi hipotesis kedua teruji. sehingga akhirnya karyawan akan mencapai kinerja yang tinggi sebagaimana diharapkan organisasi. Uji hipotesis I terbukti bahwa lingkungan. Lingkungan organisasi teruji berpengaruh searah dan signifikan terhadap kinerja karyawan berarti semakin baik lingkungan organisasi akan menyebabkan peningkatan kinerja ka~yawan.).. dimana data yang dibutuhkan untuk kepentingan internal organisasi sudah tersedia dalam bentuk dokumen. struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer berpengaruh nyata terhadap kinerja karyawan. Tingkat keamanan sistem tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan disebabkan karena dengan adanya keamanan sistem justru menyebabkan sikap kekuranghatian pada karyawan dalam menggunakan komputer. kemampuan menyediakan data untuk kepentingan internal organisasi (X ) dan efektivitas pengambilan keputusan (X. Efektivitas pengambilan keputusan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan disebabkan karena yang merasakan dampak langsung dari efektivitas pengambilan keputusan adalah level pimpinan. yang ditunjukkin indikator kemudahan penyelesaian pekerjaan memiliki nilai koefisien regresi paling besar dan signifikan. dalam arti penerapan sistem informasi berbasis kompntel. Perilaku organisasi teruji berpengaruh searah dan signifikan terhadap kinerja karyawan berarti semakin . perilaku. Demikian juga. Bera~ti dalam rangka peningkatan kinerja karyawan maka diperlukan lingkungan organisasi yang baik. dapat diketahui bahwa indikator kemudahan penyelesaian pekerjaan memiliki pengaruh yang dominan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan indikator tingkat keamanan sistem (X. maupun semakin efektifnya pengambilan keputusan. padahal dengan adanya integritas data pada sistem informasi berbasis komputer.. penggunaan komputer hanyalah mempermudah pengerjaan dan mempermudah pengintegrasian data.) t d d i tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.OS. Kemampuan menyediakan data untuk kepentingan internal organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan disebabkan karena kemampuan karyawan dalam menyediakan informasi untuk kepentingan internal organisasi sebelum menggunakan komputer selama ini sudah cukup baik.OO) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0. VOLUME 6. serta adanya kesempatan yang sama untuk dipromosikan. perilaku organisasi yang mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Suaib. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kinerja karyawan pengolahan data di Pemerintah Kabupaten Sorong. Peningkatan implementasi sistem informasi berbasis komputer yang meliputi kemudahan dalam ~nenyelesaikan pekerjaan. artinya apakali pimpinan maupun karyawan yang ada cukup siap menerima perubahan yang ada. perilaku. Dalam perkembangan sistem informasi berbasis komputer. Selain itu. Kemampuan memproses data dan menggunakan informasi secara efektif merupakan keperluan vital bagi organisasi. struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer. jadi semakin tinggi usaha dan perhatian karyawan terhadap sistem pengolahan data dan informasi berbasis komputer akan berpengaruh terhadap pencapaian kinerja karyawan. Sfrukfur Orgbnisosi dun Implementasi Sistem Informosi Berbasis Kompufer 129 baik perilaku organisasi akan menyebabkan peningkatan kinerja ltaryawan. jika pimpinan maupun karyawan siap maka penerapan sistem informasi yang ada dengan memanfaatkan kemudahan-kemudahan sistem informasi berbasis komputet. struktur organisasi serta hnplementasi sistem informasi berbasis komputer akan meningkatkan kinerja karyawan. perilaku. Konflik semacatn ini akan menyebabkan semangat kerja karyawan menurun sebab perbedaan pendapat akan menghambat penyelesaian pekerjaan karena kurangnya kerja sama antar karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan. khususnya organisasi pemerintahan. mampu meningkatkan keamanan data dan informasi. yang bertanggungjawab atas siklus kehidupan sistem adalah pemakai dalam ha1 ini karyawan. seperti menyediakan informasi pemecahan masalah. artinya dengan penerapan sistem informasi berbasis komputer. artinya peningkatan lingkungan. Dengan kata lain karyawan yang benar-benar memanfaatkan kelebihan sistem informasi berbasis komputer dalam ~nenyelesaikan peketjaannya. integritas database dan kemampuan menyediakan data untuk kepentingan eksternal organisasi akan meningkatkan kinerja karyawan. terkait dengan bagaimanapenggunaan sistem informasi berbasis komputer mampu mendukung fungsi manajerial dalam penyelesaian pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwabesamya perhatian dan usaha katyawan lebih banyak ditentukan oleh ada tidaknya konflikatau bedapendapat di antara karyawan selama diterapkannya sistem informasi berbasis komputer. hasil pengujian hipotesis dua teruji bahwa indikator kemudahan penyelesaian pekerjaan berpengaruh paling dominan terhadap kinerja karyawan. Ketepatan struktur organisasi dalam ha1 pembagian tugas dan tanggung jawab sangat ditentukan oleh pemanfaatan Sub BidanglBidanglBagiani Seksi Pengolahall Data atau Informasi pada unit kerja. ~enem~atkan sistem informasi berbasis komputer merupakan tindakan bijaksana. Selanjutnya. s e ~ t didukung adanya pelaa tihan tentang sistem informasi yang diterapkan. integritas database dan kemampuan dalam menyediakan datadan infomasi bagi kebutuhan ekstemal organisasi. lnelaksanakan sistem pengolahan datadan informasi berbasis komputer. Sedangkan yang berpengaruh dominan terhadap peningkatan kinerjaadalah implementasi sistem informasi berbasis komputer. kemudahan pengoperasian. Hasil penelitian teruji bahwa penggunaan sistem informasi berbasis komputer mampu meningkatkan kinerja karyawan. perilaku organisasi juga ditentukan oleh hambatan untnk mengadakan perubahan yang datang dari anggota organisasi baik pimpinan maupun karyawan. akan memperoleh hasil pekerjaan yang tepat waktu. tingkat kesalahan yang relatif kecil dan penyajian data dan informasi yang akurat. Pengaruh Lingkungan. Kinerja karyawan juga dipengaruhi oleh implementasi sistem infbrmasi berbasis komputer. Papua dipengaruhi oleh lingkungan. Strnktur organisasi teruji berpengaruh searah dan signifikan terliadap kinerja karyawan berarti semakin iepat pembagian tugas dan tanggungjawab mengenai fungsi pengolah data dan informasi menyebabkan peningkatan kinerja lkaryawan.akan menyebabkan peningkatan kinerja karyawan. karena penggunaan komputer memiliki sejumlah keunggulan yaitu. mempercepat arus komunikasi dan menyediakan keahlian beragam. maka proses penyelesaian pekerjaan akan semakin mudah sehingga diperoleh kinerja karyawan yang tinggi. Penerapan sistem informasi berbasis komputer dalam berbagai bentuk aplikasi yang sesuai akan sangat membantu efisiensi dan efektivitas penyelesaian pekerjaan. ha1 ini disebabkan karena penggunaan sistem informasi berbasis komputer memberikan kemudahan bagi karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan. Perilaku organisasi merupakan besarnya perhatian dan usaha karyawan yang ditujukan untuk sasaran-sasaran organisasi yaitu. Adapun yang . Perilaku.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful