Pengaruh Lingkungan, Perilaku, Struktur Organisasi dan Implementasi Sistem Informasi Berbasis Komputer terhadap Kinerja Karyawan Pemerintah

Kabupaten Sorong, Papua
Muhammad Ridha Suaib

Abstract: Objectives ofthe research are to analyze ;he influence of environment, behavior; organizational structure and in?piemenfation of computer based-informational system variables over the civil servant peformance, and to analyze the indicator of computer based-informational system implementation that has dominant influence over the civil servant performance. Populations in this research are employees or infarmntionfi.oni Department, Body. Ofice andDivision on the Local Secretariat Ofice at Sorang Regency, Papua. technique.^ of sample collecting in this research use a Model Census and multiple-linear regression analysis, and the hypothesis is tested using F-test and t-test on the trustworthy level of 95% (a = 5%). The testing hypothesis I was tested by the value of F',,,,,,, (77.218) is higher that F,",, (2.51). Hypothesis I1 is tested in which the indicator that having dominant influence over the civil servant performance is the indicoror q/ easiness in completing the jobs that having significant and the highest value of regression coefficient. l(ej~~vorfls: informational system, civil servant performance

Proses kegiatan yangdilakukan oleh suatu organisasi tidak aka11 berjalan dengan sempurna, efektif dan efisien apabila tidak didukung oleh informasi yang andal. Karena informasi merunakan sumber dava organisasi yang tak kalah pentingnya dengan sumber daya lainnya sepesti tenaga kerja dan bahan mentah. Informasi bagi organisasi juga merupakan ha1 yang amat diperlukan yang dapat dijadikan masukan dalam pengambilan keputusan dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi oleh organis&. Dalam era reformasi dan globalisasi setiap organisasi apapun baik Pemerintah maupun Swasta perlu menerapkan paradigma baru untuk melaksanakan prinsip manajemen moderen, antara lain dengan lebih mendasarkan uada data dan informasi melalui teknologi infonnasi dan menggunakan pe&kiran kesisteman yang holistik serta integralistik dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen melalui Teknologi Informasi (KPDE, 1999: 1). Perubahan lingkungan yang strategis serta perkembangan di bgrbagai bidang tennasuk kemajuan

teknologi informasi, telah mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi paradigma baru dengan upayameningkatkan kinerja birokrasi serta perbaikan pelayanan masyarakat agar terwujud adanya pemerintahan yang baik (good governance). Visi ke arah terciptanya Good Governance inilah yang memotivasi program pendayagunaan aparatur negara, untuk secara sistematis mengupayakan perbaikkan kinerja aparatur melalui penataan kelembagaan, modernisasi sistem dan prosedur kerja, peningkatan kualitas SDM dan peningkatan akuntabilitas aparatur pemerintah. Peningkatan kinerja sangat diperlukan bagi setiap organisasi. Enam faktor eksternal yang menentukan tingkat kinerja (prestasi kerja) seorang karyawan adalah lingkungan, perilaku, desain jabatan, penilaian kinerja, umpan balik dan administrasi pengupahan (Timpe, 1993:9). Perhatian utama beberapapenelitian bidang sistem informasi adalah mencari pengertian tentang keterkaitan antara sistem informasi dengan kinerja karyawan secara individu. Bagaimanapun,

i\4uhn,niitnd Ridlln S w i h , Ad~ninisirnsi Negara UNAMINSorong,Papua, JI. Pendidikan 27Sorong
123

EIS (Executive I ~ I sistem inforinasi. 1990: 15). pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. organisasi pemerintah dan tidak merata.pengumpulan. bagaimana pembagian tugas dilakukan.saling membutuhkan dalam rangka penyediaan inforbagai disiplin gunamempelajari persepsi individu dan masi untuk mendukung proses pengambilan keputustindakan-tindakan saat bekerja dalam kelompok dan an. VOLUME 6. keuangan. Pada suatu unit kerja tertentu ada yang organisasi kemasyarakatan. tenaga pengolah. metode dan prinsip-prinsip dari ber. hubungan. harus diperhatikan baik dalam perancangan sistem Namun demikian.Akhir-akhir ini penyebutan SIM banyak berkendi dalam organisasi secara keseluruhan (Gibson. pola formal mengelompokkan orang dan pekel. 1990:S). perangkat penyimpan melipitti (Melcher.ini. bagaimana Sementara itu.mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan wan.124 JURNAL APLIKASIMANAJEMEN. juan teknologi komputer dengan begitu cepatnya dan Penelitian ini bertujuan untukpertama. ha1 ini disebabkan karena perangkat komputer informasi berbasis komputer terhadap kinerja karya. Penyajian dan pengelolaan infonnasi menjadi lebih laku. 1997:4). rangkat komputer tersebut dipergunakan sebagai alat Dalam upaya menghasilkan informasi tidak selalu bantu pengolahan data dan otomatisasi administrasi harus menggunakan komputer. menganalisis indikator implementasi cara-caramanual yaitu: cepat. arahnya tetap sama yaitu bagaimana menyediakan informasi bagi pimpinan guna inaupun implementasi sistem. Kedua. pekerjaan dibagi. tepat. dikelompokkan dan dikoordinasikan . pusat data. keterganhmgan dan mencakup teori.(Amsyah. Bagan organisasi adalah pembangunan.jaan telah diupayakan secara tersebar di unit-unit kerja. sosial . struktur organisasi dan implementasi sistem baik.19945). efektivitas organisasi adalah pola-pola perilaku yang Sistem Informasi Manajemen yang sering disingmuncul. bang menjadi DSS (Decision Support System = 1996:6). Strukh~r organisasi juga didefinisikan sebagai tahan. Struktur organisasi merupakan suatu kinerja karyawan yang ada dalam organisasi secara tempat di dalam suatu organisasi yang menunjukkan keseluruhan (Goodhue dalam Nurhadi. APRIL 2008 kinerja individu merupakan dasar bagi pembentukan secara formal.sangatlah mendukung pengadaan data dan inforinasi analisis pengaruh vatiabel-variabel lingkungan. Pentingnya aspek perilaku dalam penerapan Sistem Pendukung Keputusan). NOMOR I . Namun. ditegaskan bahwa aspek perilaku formation System = Sistem Informasi Pimpinan). peri. 1997:22). bank datadan sebagainya sertaperangkat Perilaku organisasi merupakan bidang studi yang komunikasi yangsaling berkaitan. Organisasi pemerintah mampu memanfaatkan teknologi itu secara tepat guna apabilatidak mempunyai data atau infonnasi mengeriai sehingga berhasil memproduk bentuk keluaran yang perkembangan ekonomi. Papua guna mendukung penyelenggaraan pemerin. Struktur organisasi adalah bagaimana tugas mendukungproses manajemen (Oetojo. Struktur organisasi dicerminkan Misalnya penyediaan informasi melalui data pokok dalam bagan organisasi. 1996:8). penerapaunya masih ada beberapa ha1 yang perlu Kemampuan memproses data dan menggunakan dimantapkan. politik. seperti apa yang ditetapkan oleh organisasi (Robbins. di dalam maitpun sementara di unit kerja lain komputer yang tersedia luar negeri secara global maka berarti pemerintah tidak belum marnpu dimanfaatkan secara optimal agar lebih akan dapat menjalankan fungsinya dengan baik berdaya guna dan berhasil guna. yang mungkin jika dikerjakan dengan cara manual Di antara faktor-faktor yang mempengaruhi sangatlah membosankan (Laksito. 1996:4). pertadibutuhkan dan dapat meningkatkan kinerjanya.terdiri atas perangkat pengolahan yang ~neliputi vidual. untuk mencukupi kebutuhan data sistem pelaporan dibuat. administrasi kepegawaian. 2000:xii). (Gibson. terutama dalam pengelolaan snmber informasi secara efektif merupakan keperluan vital daya manusia dan penguasaan teknologinya yang bagi organisasi bisnis. akurat dan mamsistem informasi berbasis komputer yang berpengaruh pu mengolah proses-proses rutin serta berulang-ulang dominan terhadap kinerja karyawan. perangkat hubungan di dalam kelompok dan antar kelompok lunak dan sebagainya. budaya. Pada umumnya pe. hanan-keamanan dan lain-lainnya. berkat kemapelayanan pada masyarakat. Beberapa aspek perilaku yang penting untuk kat dengan SIM adalah suatu totalitas yang terpadu berfungsinya organisasi adalah : pola perilaku indi. hubungan-hubungan vertikal. meng. pola interaksi dan koordinasi dan informasi di Pemerintah Kabupaten Sorong. prosedur. representasi nyata dari suatu kumpulan aktivitas nyata pendapatan daerah dan jenis informasi lainnya yang dan proses dalam organisasi (Melcher.

paten Sorong. Metode pengambilan sampel Kinerja karyawan didefinisikan sebagai tingkat dengan sensus. juga karenaterdapat pernasalahan yang tepat untuk pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. yang bertanggung jawab atas siklus kehiHipotesis penelitian ini antara lain pertama.karyawan. maka penelitian ini disebut pula penelitian dibandingkan dengan masukan (tenaga kerja. Seorang karya. kuantitas dan ketepatan waktu penyelesaidari manusia. Definisi ini informasi yang dikumpulkan diambil dari semna identikdengan konsep produktivitas kerja (Handoko: anggota populasi atau kelompok yang dipelajari 2000:s). mempercepat arus menyelesaikan pekerjaan dari implementasi sistem komunikasi d m menyediakan keahlian beragam. Papua. Oleh karena. implementasi sistem informasi berbasis wan yang efisien adalah karyawan yang mencapai komputer dan kinerja karyawan melalui pengujian keluaran (hasil. perangkat keras (hardware). ngembangan SIM sedapat mungkin mampu memberi Dalam ha1 ini kinerja berkaitan dengan kuantitas informasi sampai seberapa jauh pencapaian suatu maupun kualitas pekerjaan yang dihasilkan (Dhatma. seperti menyedia. pengalaman dan waktu.dicapai oleh pemakai komputer dalam suatu periode. struktur infonnasi berbasis komputer dalam konteks merupa. Sfrukttrr Orgdnisasi dan Inzplementasi Sistem Informasi Berbasis Komputer 125 Berkaitan dengan pengertian tersebut. 1996:28). produktivitas. Dengan kata lain. yang terbatas. struktur rasio antara keluaran dan masukan. Efisiensi ini kan untuk menjelaskan hubungan kausal antara merupakan konsep matematik berupa perhitungan variabel-variabel lingkungan. perilaku. Menempatkan sistem Variabel-variabel lingkungan. sasaran yang dikehendaki manajemen dan konsisten 1999:18) terhadap penyediaan sumber dayayang dimiliki. Jadi. Hal terhadap kinerja karyawan di bagian pengolahan data. apabilaorganisasi menyediakan cukup pelayanan pendidikan atau pelatihan kepada seluruh METODE . atau pengukuran tentang kinerja akan bergantung pada jenis pekerjaan dan tujuan peten. survei ini digunasaikan suatu pekerjaan dengan benar.organisasi. Kedua. suasana kerja yang menyenangkan. menyangkut pengelolaan sumber daya manusia yaitu. kemudian dapat pula dilihat pada tingkat lunak (sofh~lnre).(Snpatmoko. Indikator variabel yang dibebankan kepadanya berdasarkan atas keca. Variabel Lingkungan merupakan kondisi yang Kinerja juga herupakan suatu hasil kerja yang secara positif atau negatif mempengaruhi keefektifan dicapai seseorang dalam melaltsanakan tugas-tugas pengolahan data dan informasi. level pemakai komputer berdasarkan latar belakang Penelitian ini dilaksanakan di Pemerintah Kabumasingmasing (McLeod. perilaku.absensidan disiplin kerja yang merupakan bentuk sasi yang saling berinteraksi unh~k menyediakan data tanggungjawab karyawan. seorang karyawan yang efektif belum optimalnya pengolahan data dan pelayanan adalah karyawan yang dapat mengelola pekerjaan informasi agar lebih berdayaguna dan berhasil guna yang harus dilakukan dengan metode (cara) yang untuk meningkatkan kinerja karyawan. tempat atau kapan. keamanan kinerja di sini berkenaan dengan hasil pekerjaan yang penyimpanan data dan informasi. Indikator kemudahan dalam kan informasi pemecahan masalah.organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis kan tindaltan bijaltsana. Sensus adalah suatu survei di mana efisiensi dan efektivitas kerja seseorang. Efisiensi adalah kemampuan untukmenyele. maka pe. 1999:35). kesesuaian tugas . .dengan yang lainnya. dupan sistem adalah pemakai.ja tersebut akan berbeda antara pekerjaan yang satu pihak di dalam maupun di luar organisasi yang berkom. Hal ini dilakukan untuk melihat suatu baku. Penlaku. uang. Efektivitas merupakan kemampuan Alasan pemilihan lokasi ini selain sebagai tempat untuk memilih tujuan yang tepat atau peralatan yang kerjapeneliti.antara lain: fasilitas kerja yang memadai. Kriteria pengukuran kinerdan infonnasi yang tepat pada waktunya kepada pihak. perangkat an pekerjaan. Pcngaruh L~ngkungan. kinerja) yang lebih tinggi hipotesis. ini dapat terjadi. tepat untuk mencapai tujuan. kesungguhan.Suoib. Dengan kata lain dapat fenomena dan menguji hubungan sebab akibat dari ~nemaksimutnkan keluaran dengan jumlah masukan data-data yang ada. karena penggunaan komputer komputer berpengaruh signifikan terhadap kinerja meniiliki sejumlah keungylan yaihl. Suatu Pengukuran kinerja dapat dilihat dari kualitas sistem infonnasi manajemen berbasis komputer terdiri pekerjaan.data dan prosedur-prosedur organi. bahan penjelasan. Dalarn perkembangan sistem informasi berbasis organisasi yang bersangkutan. komputer. informasi berbasis komputer berpengaruh dominan namun seberapa ekstensikah menggunakannya. mesin dan waktu).

kinerja karyawan di sini berkenaan dengan hasil pekerjaan yang dicapai oleh karyawan dalam suatu periode. Variabel Perilaku Organisasi. APRIL 2008 dan tanggungjawab dengan yang hams dilaksanakan. ketepatan/pemenuhan standar waktu.ung h a d perhitungan sebesar 77. Papua IIASIL Uji hipotesis satu dengan Uji F untuk meng~~ji apakah secara bersama-sama variabel lingkungan. Setelah diketahui variabel mana yang berpengaruh signifikan maka dapat ditenh~kan variabel sang dominan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objeklsubjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono. adanya pelatihan mengenai sistem informasi. perilaku.126 JURNAL APLIKASI MANAJEMEN. sebesar 0. pengembangan sistem informasi berbasis komputer. Dalam penelitian ini yang dijadikan populasi adalah karyawan di Dinas. Hasil Analysis o Varinrz 64NOVA) dapat dilihat padaTabel berikut ini. Indikator variabel ini adalah ketelitian dalam pekerjaan. NOMOR I . kemampuan membuat rencana kerja sehingga tercapai efisiensi dan efektifitas. tingkat kemudahan pengoperasian sistem informasi. Indikator variabel ini adalah penempatan fungsi sistem informasi berbasis komputer di dalam suatu organisasi. Indikator variabel ini adalah. struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. tingkat integritas database. Kantor dan Bagian pada Sekretariat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sorong. perilaku.071 7.2. didefinisikan sebagai tingkat penggunaan sistem informasi yang berbasis komputer untuk mendukungkngsi manajerial. 55 diperoleh nilai FtabC.9% terhadap perubahan kinerja karyawan. melaksanakan sistem pengolahan data d m informasi berbasis komputer. kerapian hasil pekerjaan.849 (lamKoefisien determinasi (R2) piran 9) menunjukkan besarnya kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat. kemampuan sistem informasi menyediakan data dan informasi untuk kebutuhan internal organisasi. Variabel Shuktur Organisasi merupakan pembagian tugas dan tanggung jawab mengenai fungsi pengolah data atau informasi. .05) dan = df= 4. Indikator variabel ini antara lain kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan. Badan.1% disebabkan oleh perubahan variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian. Hasil Uji t disajikan pada Tabel berikut.504 1. pengetahuan pimpinan mengenai hara'ware.5 1 sedangkan nilai Fh$. efektivitas pengambilan keputusan. tingkat keamanan sistem informasi.2 18 dan nilai dari signifikansi 0.000(a) Regression Residual Total 6. Variabel Kinerja Karyawan. 199955). perilaku. keberadaan orang yang bekerjadi Sub DinasBidangBagianJSeksi Pengolahan Data atau Informasi sudah sesuai dengan keahlian. Variabel Implementasi Sistem Informasi Berbasis Komputer. Untuk menguji apakah secara parsial variabel lingkungan. dampak hambatan terhadap kelangsungan sistem informasi.000 (lebih kecil dari 0. perilaku. Tabel 1HasilAnalysis of Varinn (ANOVA) Sum o f Squares Df 4 55 59 Mean square F Sip. . struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer berpengaruh signifikan f terhadap kinerja karyawan. pembagian tugas dan tanggung jawab masingmasing orang (karyawan). kemampuan sistem informasi menyediakan data dan informasi untuk kebutuhan eksternal organisasi.05) sehingga Ho ditolak (Ha diterima) jadi hipotesis I teruji bahwa variabel lingkungan.016 1. tingkat keterlibatan pimpinan dalam pengembangan sistem. shuktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer memiliki kontribusi sebesar 84. hambatan untuk mengadakan pembahan yang datang dari anggota organisasi (pimpinan maupun karyawan). VOLUME 6. Kemanfaatan Sub Dinas/Bidang/Bagian/Seksi Pengolahan Data atau Informasi di unit kerja. adanya kesempatan/peluang yang sama untuk dipromosikan.948E-02 77. timbulnya konflik (beda pendapat) selama diterapkannya sistem informasi. pengetahuan pimpinan mengenai sofhuure.218 Pada tingkat kepercayaan 95% (a = 0.087 1. sedangkan sisanya sebesar 15. struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer berpengaruh signifikan terhadap kinerja dengan menggunakanUji t. jadi lingkungan. Merupakan besarnyaperhatian dan usaha yang ditujukan untuk sasaransasaran organisasi yaitu.

Penguruh Lingkungan.054 8. Error t Sig.262 artinya jika tidak ada variabel terikat (kinerja karyawan).1 katan kinerja kalyawan dengan anggapan lingkungan.6 2. perilaku dan struktur organisasi tetap.047 artinya implementasi sistem informasi berbasis X4 .. Perilaku organisasi teruji berpengaruh signifikan Tabel 3 RekapitulasiHasilUjiHipotesis U untuk Masing= terhadap kinerja karyawan.00 pada taraf a = 0.442) jadi implementasi fikan terhadap kinerja pegawai.mentasi sistem informasi berbasis komputer yang kungan kerja yang semakin baik akan menyebabkan berpengaruh dominan terhadap kinerja karyawan di peningkatan kinerja karyawan dengan anggapan bagian pengolahan data.581 lebih besar dari fa.000 bertanda positif menunjukkan pengaruh yang searah X3 .7 nilai signifikansi sebesar 0. Koefisien regresi stntktur organisasi bertanda positif Dari uji ttersebut dapat diketahui bahwa indikator inienunjukltan struktur organisasi mempunyai penga. tingkat peningkatan kinerja karyawan dengan anggapan integritas database (X.442 . perilaku. X4. berarti wan adalah kemudahan penyelesaian pekerjaan (X.. temyatavariabel implementasi sistem informasi berbasis komputer memiliki sebesar 0.000 komputer yang baik akan menyebabkan peningkatan Persamaan regresi berganda yang diperoleh kinerja karyawan dengan anggapan lingkungan.000 lebih kecil dari 0.581 .. +0. perilaku organisasi dan implementasi data untuk kepentingan eksternal organisasi (X.).5 = terhadap kinerja karyawan.223 1. = tkbe. struktur organisasi dan implementasi sistem dengan menggunakan Uji t.176 ."~ . sistem informasi berbasis komputer tetap.05. X4.262+0. yang ditunjukkan ni6i masing-masing variabel Tabel2 Rekapitulasi Hasil Uji Hipotesis Satu untuk Masing-masing Variabel .. ditunjukkan nilai girvns sistem informasi berbasis komputer merupakan variabe1 yang berpengaruh dominan terhadap kinerja = 3.).05.165 lebih besar nilai wan ditunjukkan nilai iilvng B Std.00 pada taraf a = 0.05 dan nilai signifikansi (Constant) .442 variabel bebas berpengaruh secara signifikan terhadap J'4.).288 .034 lebih besar t .yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyaruh yang searah tkrhadap kinerja karyawan.000 lebih kecil dari 0.107 .koefisien regresi paling besar (0.288X2+0. Koefisien regresi XI .el = 2....05 dan karyawan. Std.016 .262. 2.001 implementasi sistem informasi berbasis komputer X2 . Pengujian hipotesis kedua perilaku. hasil analisis disajikan padaTabel berikut. struktur organisasi dan mengetahui variabel yang berpengaruh dominan implementasi sistem informasi berbasis komputer terhadap kinerja karyawan adalah dengan melihat maka kinerja karyawan yang akan dicapai adalah koefisien regresi paling besar.041 3.262 . ?. Struklur Orghnisasi don Implementosi Sislem Infovmasi Berbasis Kompuler 127 Implementasi sistem informasi berbasis komputer teruji berpengaruh signifikan terhadap kinerja karya= 8. sehingga untuk pengaruh lingkungan.1O7X. = 2.165 .016 lebih besar dari . Hipotesis kedua menguji di antara indikator impleKoefisien regresi lingkungan organisasi bertanda positif menunjukkan pengaruh yang searah berarti ling.4 Strukturorganisasi teruji berpengaruh signifikan X4. ditunjukkan nilai iituns Implementasi Sistem Informasing Indikator 6.001 lebih kecil dari 0.00 pada taraf a = 0.05.052 2.t. Lingkungan organisasi teruji berpengarub signi.05 dan X4.048 6.047 lebih kecil dari 0.245 sebesar 0. struktur organisasi yang baik akan menyebabkan tingkat kemudahan pengoperasian (X. Koefisien regresi perilaku organisasi bertanda positif Error menunjukkan pengaruh yang searah berarti perilaku (Constant) organisasi semakin baik akan menyebabkan peningX4. Perilaku. B t Sig.Suaib.+0. ditunjukkan nilai iituns X4.146 .3 berbasis komputer tetap.2 struktur organisasi dan implementasi sistem informasi X4.034 .00 pada a = 0. informasi berbasis komputer tetap.05 masi Berbasis Komputer dan nilai signifikansi sebesar 0. Konstanta sebesar 0.). 2.05. adalah sebagai berikut: Hasil analisis Uji t menunjukkan bahwaseluruh Y=0. nilai signifikansi sebesar 0. kemudahan m:nyediakan lingkungan.146X.

Kondisi yang positif dicenninkan dari fasilitas kerja yang memadai. Jushu dengan adanya sistem informasi berbasis komputer. penggunaan komputer hanyalah mempermudah pengerjaan dan mempermudah pengintegrasian data. karyawan lebih sering menunda pekerjaan karena menganggap dengan komputer pekerjaan akan dengan cepat dapat diselesaikan. Kemampuan menyediakan data untuk kepentingan internal organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan disebabkan karena kemampuan karyawan dalam menyediakan informasi untuk kepentingan internal organisasi sebelum menggunakan komputer selama ini sudah cukup baik.. APRIL 2008 bebas tersebut lebih besar dari t.. pengoperasian juga tidak sulit. perilaku organisasi yang mendukung pencapaian tujuan organisasi.128 JURNAL APLIKASI MANAJEMEN. Demikian juga. PEMBAHASAN Implementasi sistem infonnasi berbasis komputer ternyata cukup baik. dalam ha1 pemberian kesempatan yang sama bagi karyawan untuk dipromosikan. yang ditunjukkin indikator kemudahan penyelesaian pekerjaan memiliki nilai koefisien regresi paling besar dan signifikan.. struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer berpengaruh nyata terhadap kinerja karyawan.). sehingga keunggulan komputer untuk menyediakan data secara cepat dan akurat betul-betul dapat dimanfaatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerjapaling banyak ditentukan oleh fasilitas kerja yang memadai dan adanya kesempatan yang salna untuk dipromosikan. (2. Perilaku organisasi teruji berpengaruh searah dan signifikan terhadap kinerja karyawan berarti semakin .) t d d i tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. maupun semakin efektifnya pengambilan keputusan. jadi hipotesis kedua teruji. Di antara keempat variabel yang berpengaruh signifikan tersebut di atas.OS. Uji hipotesis I terbukti bahwa lingkungan.dapat memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan. Lingkungan organisasi teruji berpengaruh searah dan signifikan terhadap kinerja karyawan berarti semakin baik lingkungan organisasi akan menyebabkan peningkatan kinerja ka~yawan. Efektivitas pengambilan keputusan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan disebabkan karena yang merasakan dampak langsung dari efektivitas pengambilan keputusan adalah level pimpinan. tanpa menyadari bahwa tanggung jawab tetap pada pemakainyalkaryawan. padahal dengan adanya integritas data pada sistem informasi berbasis komputer. sehingga akhirnya karyawan akan mencapai kinerja yang tinggi sebagaimana diharapkan organisasi. kemampuan menyediakan data dan informasi baik untuk keperluan internal maupun eksternal organisasi. Bera~ti dalam rangka peningkatan kinerja karyawan maka diperlukan lingkungan organisasi yang baik.OO) dan nilai signifikan lebih kecil dari 0. Fasilitas kerja merupakan penunjang atau alat bagi karyawan untuk mempermudah penyelesaia~i pekerjaan. dalam arti penerapan sistem informasi berbasis kompntel. Lingkungan organisasi merupakan kondisi yang secara positif dan negatif yang mempengaruhi keefektifan pengolahan data dan informasi. dapat diketahui bahwa indikator kemudahan penyelesaian pekerjaan memiliki pengaruh yang dominan terhadap kinerja karyawan. Anggapan komputer sebagai alat yang canggih menyebabkan karyawan cenderung percaya sepenuhnya bahwa komputer akan dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan tepat. struktur organisasi yang mencermiukan kesesuaian pembagian tugas dan tanggungjawab masing-masing karyawan serta implementasi sistem informasi berbasis komputel: Jika hai tersebut tepenuhi akan dicapai kinerja karyawan yang diharapkan. semakin tingginya tingkat keamanan dan integritas database. dimana data yang dibutuhkan untuk kepentingan internal organisasi sudah tersedia dalam bentuk dokumen. kemampuan menyediakan data untuk kepentingan internal organisasi (X ) dan efektivitas pengambilan keputusan (X. tempat atau suasana keja yang menyeuangkan. Tingkat keamanan sistem tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan disebabkan karena dengan adanya keamanan sistem justru menyebabkan sikap kekuranghatian pada karyawan dalam menggunakan komputer. OMOR OR I . VOLUME 6. serta adanya kesempatan yang sama untuk dipromosikan. Sedangkan indikator tingkat keamanan sistem (X. terjaminnya keamanan data dan informasi. maka data harus setiap saat dan secepatnya diolah dengan komputer. perilaku. kesesuaian tugas dan tanggung jawab dengan yang harus dijalankan. Dengan penerapan sistem pengolah data berbasis komputer maka segalapekerjaan dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

perilaku organisasi juga ditentukan oleh hambatan untnk mengadakan perubahan yang datang dari anggota organisasi baik pimpinan maupun karyawan. Papua dipengaruhi oleh lingkungan. Sedangkan yang berpengaruh dominan terhadap peningkatan kinerjaadalah implementasi sistem informasi berbasis komputer.akan menyebabkan peningkatan kinerja karyawan. jadi semakin tinggi usaha dan perhatian karyawan terhadap sistem pengolahan data dan informasi berbasis komputer akan berpengaruh terhadap pencapaian kinerja karyawan. akan memperoleh hasil pekerjaan yang tepat waktu. mampu meningkatkan keamanan data dan informasi. Kinerja karyawan juga dipengaruhi oleh implementasi sistem infbrmasi berbasis komputer. terkait dengan bagaimanapenggunaan sistem informasi berbasis komputer mampu mendukung fungsi manajerial dalam penyelesaian pekerjaan. Hasil penelitian teruji bahwa penggunaan sistem informasi berbasis komputer mampu meningkatkan kinerja karyawan. s e ~ t didukung adanya pelaa tihan tentang sistem informasi yang diterapkan. Ketepatan struktur organisasi dalam ha1 pembagian tugas dan tanggung jawab sangat ditentukan oleh pemanfaatan Sub BidanglBidanglBagiani Seksi Pengolahall Data atau Informasi pada unit kerja. yang bertanggungjawab atas siklus kehidupan sistem adalah pemakai dalam ha1 ini karyawan. tingkat kesalahan yang relatif kecil dan penyajian data dan informasi yang akurat. Konflik semacatn ini akan menyebabkan semangat kerja karyawan menurun sebab perbedaan pendapat akan menghambat penyelesaian pekerjaan karena kurangnya kerja sama antar karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan. Adapun yang . perilaku. Perilaku. integritas database dan kemampuan dalam menyediakan datadan infomasi bagi kebutuhan ekstemal organisasi. Pengaruh Lingkungan. Selain itu. khususnya organisasi pemerintahan. Dengan kata lain karyawan yang benar-benar memanfaatkan kelebihan sistem informasi berbasis komputer dalam ~nenyelesaikan peketjaannya. kemudahan pengoperasian. lnelaksanakan sistem pengolahan datadan informasi berbasis komputer. Strnktur organisasi teruji berpengaruh searah dan signifikan terliadap kinerja karyawan berarti semakin iepat pembagian tugas dan tanggungjawab mengenai fungsi pengolah data dan informasi menyebabkan peningkatan kinerja lkaryawan. integritas database dan kemampuan menyediakan data untuk kepentingan eksternal organisasi akan meningkatkan kinerja karyawan.Suaib. karena penggunaan komputer memiliki sejumlah keunggulan yaitu. artinya peningkatan lingkungan. maka proses penyelesaian pekerjaan akan semakin mudah sehingga diperoleh kinerja karyawan yang tinggi. Sfrukfur Orgbnisosi dun Implementasi Sistem Informosi Berbasis Kompufer 129 baik perilaku organisasi akan menyebabkan peningkatan kinerja ltaryawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwabesamya perhatian dan usaha katyawan lebih banyak ditentukan oleh ada tidaknya konflikatau bedapendapat di antara karyawan selama diterapkannya sistem informasi berbasis komputer. artinya apakali pimpinan maupun karyawan yang ada cukup siap menerima perubahan yang ada. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Kinerja karyawan pengolahan data di Pemerintah Kabupaten Sorong. jika pimpinan maupun karyawan siap maka penerapan sistem informasi yang ada dengan memanfaatkan kemudahan-kemudahan sistem informasi berbasis komputet. Kemampuan memproses data dan menggunakan informasi secara efektif merupakan keperluan vital bagi organisasi. ~enem~atkan sistem informasi berbasis komputer merupakan tindakan bijaksana. Selanjutnya. Penerapan sistem informasi berbasis komputer dalam berbagai bentuk aplikasi yang sesuai akan sangat membantu efisiensi dan efektivitas penyelesaian pekerjaan. perilaku. artinya dengan penerapan sistem informasi berbasis komputer. Peningkatan implementasi sistem informasi berbasis komputer yang meliputi kemudahan dalam ~nenyelesaikan pekerjaan. seperti menyediakan informasi pemecahan masalah. Perilaku organisasi merupakan besarnya perhatian dan usaha karyawan yang ditujukan untuk sasaran-sasaran organisasi yaitu. struktur organisasi serta hnplementasi sistem informasi berbasis komputer akan meningkatkan kinerja karyawan. struktur organisasi dan implementasi sistem informasi berbasis komputer. ha1 ini disebabkan karena penggunaan sistem informasi berbasis komputer memberikan kemudahan bagi karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan. mempercepat arus komunikasi dan menyediakan keahlian beragam. hasil pengujian hipotesis dua teruji bahwa indikator kemudahan penyelesaian pekerjaan berpengaruh paling dominan terhadap kinerja karyawan. Dalam perkembangan sistem informasi berbasis komputer.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful