hak dan kewajiban bangsa indonesia dalam uud 1945

HAK DAN KEWAJIBAN BANGSA INDONESIA DALAM UUD 1945. Sebelum kita lanjutkan, coba Anda ingat kembali pengertian hak dan kewajiban! Kita dapat bedakan pengertian hak dan kewajiban yaitu: Hak Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung adalah: kepada kita sendiri. hak mendapatkan pengajaran, hak mendapatkan nilai dari guru dan Contohnya: sebagainya Kewajib Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. an melaksanakan tata tertib di sekolah, membayar SPP atau adalah: Contohnya: melaksanakan tugas yang diberikan guru dengan sebaikbaiknya dan sebagainya. Sebagai warga negara yang baik kita wajib membina dan melaksanakan hak dan kewajiban kita dengan tertib. Hak dan kewajiban warga negara diatur dalam UUD 1945 yang meliputi. a. Hak dan kewajiban dalam bidang politik

Pasal 27 ayat (1) menyatakan, bahwa “Tiap-tiap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemeritahan itu dengan tidak ada kecualinya”. Pasal ini menyatakan adanya keseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu: 1. Hak untuk diperlakukan yang sama di dalam hukum dan pemerintahan. 2. Kewajiban menjunjung hukum dan pemerintahan.

Pasal 28 menyatakan, bahwa “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang”. Arti pesannya adalah: 1. Hak berserikat dan berkumpul. 2. Hak mengeluarkan pikiran (berpendapat). 3. Kewajiban untuk memiliki kemampuan beroganisasi dan melaksanakan aturan-aturan lainnya, di antaranya: Semua organisasi harus berdasarkan Pancasila sebagai azasnya, semua media pers dalam mengeluarkan pikiran (pembuatannya selain

bahwa “Perekonomian disusun sebagai . Kewajiban memelihara kebudayaan nasional dan daerah. yang diatur dengan undang-undang”. Hak dan Kewajiban warga negara tertuang pula pada pasal 29 ayat (2) yang menyatakan bahwa “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. 3. Pasal 32 menyatakan bahwa “Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia”. sehingga di samping kehidupan materiil juga kehidupan spiritualnya terpelihara dengan baik. Kewajiban mematuhi peraturan-peraturan dalam bidang kependidikan. 6. d Hak dan kewajiban dalam bidang Ekonomi  Pasal 33 ayat (1). Kewajiban untuk percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Hak memperoleh kesempatan pendidikan pada segala tingkat. 8. Hak untuk mengembangkan dan menyempurnakan hidup moral keagamaannya. 2. Kewajiban memelihara alat-alat sekolah. 4. 5. Pasal 31 ayat (2) menyatakan bahwa “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistim pengajaran nasional. kebersihan dan ketertibannya. Arti pesannya adalah: 7. Arti pesan yang terkandung adalah: 1. baik umum maupun kejuruan. Hak dan kewajiban dalam bidang Hankam  Pasal 30 menyatakan. bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran”. Hak menikmati dan mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah. menyatakan. Arti pesannya: o bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam usaha pembelaan negara. Kewajiban ikut menanggung biaya pendidikan. Hak dan kewajiban dalam bidang sosial budaya    Pasal 31 ayat (1) menyatakan.bebas harus pula bertanggung jawab dan sebagainya) b. Selain dinyatakan oleh pasal 31 dan 32. bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara”. c.

4. Hak memperoleh jaminan kesejahteraan ekonomi.   usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan”. Untuk mengukur keberhasilan Anda belajar kerjakan tugas berikut. Pasal 33 ayat (3). “Selamat” berarti Anda telah memahami materi kegiatan Belajar 2. Anda buka UUD 1945. Jika jawaban Anda cocok. simak baik-baik dan hafalkan pasal-pasal yang berkaitan dengan hak dan kewajiban warga negara Indonesia. 3. menyatakan bahwa “Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara”. 2. Hak dipelihara oleh negara untuk fakir miskin dan anak-anak terlantar. Namun jika ada jawaban yang tidak cocok. Anda telah selesai mempelajari kegiatan belajar 2. dan Anda sebagai warga negara wajib melaksanakannya dengan sebaik-baiknya. Pasal 34 menyatakan bahwa “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara”. . setelah selesai cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban pada bagian akhir modul. Kewajiban dalam mengembangkan kehidupan ekonomi yang berazaskan kekeluargaan. Itulah hak dan kewajiban bangsa Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945. Kewajiban bekerja keras dan terarah untuk menggali dan mengolah berbagai sumber daya alam. Nah. terutama hal-hal yang belum Anda pahami. tidak merugikan kepentingan orang lain. tentang “Norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat sebagai sumber formal membina keserasian hidup”. menyatakan bahwa “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat”. Arti pesannya adalah: 1. Pasal 33 ayat (2). misalnya dengan tersedianya barang dan jasa keperluan hidup yang terjangkau oleh daya beli rakyat. Bagaimana. ulangi kembali untuk mempelajarinya. Kewajiban membantu negara dalam pembangunan misalnya membayar pajak tepat waktu. 5. coba. apakah Anda sudah paham ? Jika Anda ingin lebih paham lagi.

.

Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia. diatur dengan undang – undang. masing-masing tentang Polri dan tentang Hanneg. Setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara. Namun. dan UU tentang TNI. pada awal Maret 2005 telah ada UU tentang Hanneg. hingga kini belum ada UU tentang "Keamanan Negara" guna merangkai "Kamneg" dalam satu sistem dengan "Hannneg" (kata "dan" antara "han" dan "kam" untuk membedakan dan . Dengan demikian. Pada 18 Agustus 2000 Komisi Konstitusi meresmikan Amandemen Kedua UUD 1945 yang menghasilkan Ayat (2) Pasal 30 UUD 1945 dengan rumusan sistem "han" dan "kam" serta "ra" dan "ta" . Contoh : mejalankan perintah allah dan menjauhi segala larangannya. dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara". dan rakyat. Pertengahan Oktober 2004 DPR meluluskan UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI. susunan dan kedudukan. Usaha pertahanan dan keamanan Negara dilaksanakan melalui system pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ayat (2) menyebutkan usaha pertahanan dan keamanan rakyat. Kewajiban : Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. hasil dari Ketetapan MPR No VI dan VII Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri . meski TNI dan Polri berbeda dalam struktur organisasi. melindungi. UU tentang Polri. Tanggal 8 Januari Tahun 2002 DPR melahirkan UU No 2 dan UU No 3 Tahun 2002.sebagai kekuatan utama. sebagai kekuatan pendukung. Dari pembacaan Pasal 30 secara utuh dapat disimpulkan.Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam UUD 1945 Pasal 30. Hak : adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Undang-Undang Dasar 1945 dalam Pasal 30 Ayat (1) menyebutkan tentang hak dan kewajiban tiap warga negara ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Contoh : hak mendapatkan gaji setelah kita bekerja seama satu bulan. serta hal-hal lain yang terkait dengan pertahanan dan keamanan. dan menegakkan hukum". mengayomi. melayani masyarakat. diatur dengan undang-undang (UU). Pengertian Hak dan Kewajiban. namun dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing keduanya bekerja sama dan saling mendukung dalam suatu "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta". hubungan kewenangan TNI dan Polri dalam menjalankan tugas. Ayat (4) menyebut tugas Polri sebagai "melindungi. Ayat (5) menggariskan. Pada Agustus 2003 Ketetapan I MPR Tahun 2003 menggugurkan Ketetapan VI dan VII MPR Tahun 2000 setelah ada perundangundangan yang mengatur Polri dan tentang Hanneg. Pengaturan tentang sinkronisasi tugas pertahanan negara (hanneg) dan keamanan negara (kamneg) itulah yang seyogianya ditata ulang melalui undangundang yang membangun adanya "ke-sistem-an" yang baik dan benar. Ayat (3) menyebutkan tugas TNI sebagai "mempertahankan. Hak dan Kewajiban dalam UUD 1945 Pasal 30.

UU tentang Otonomi Daerah. UU tentang Kebebasan Informasi. diharapkan "merapikan" dan "menyelaraskan" pasal-pasal yang ada dalam UU tentang Polri. dan penggunaan kekuatan TNI. dan hal-hal lain yang terkait pertahanan dan keamanan negara perlu terjalin dalam semangat kebersamaan "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta". Perluasan dan pendalaman sekitar makna Pasal 30 UUD 1945 adalah salah satu tugas menteri pertahanan. pertahanan negara tidak sekadar pengaturan tentang TNI dan bahwa keamanan negara tidak sekadar pengaturan tentang Polri. dan UU tentang TNI sama sekali tidak menyebut "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta" sebagai landasan pokok pemikiran bahwa ada kaitan sinergis antara fungsi "pertahanan negara" dan "keamanan negara". pertahanan negara bukan sekadar mengurus tentang TNI. UU tentang Hanneg serta UU tentang TNI. apabila kita konsisten dengan amanat Pasal 30 Ayat (2). Bila penyebutan pertahanan negara (hanneg) dan keamanan negara (kamneg) dipilih sebagai peristilahan baku. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa "Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara. Penjelasan UU tentang TNI menyebutkan. strategi. UU tentang Hanneg. Departemen Dalam Negeri) sebagaimana Dephan kelak menjadi instansi yang mengintegrasikan TNI di dalamnya. UU tentang Keimigrasian." dan " Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. diatur dengan undang-undang" adalah bahwa RUU. Makna dari bunyi Ayat (5). UU. dari logikanya seharusnya ada UU Keamanan Negara yang mewadahi UU Polri. suatu pengukuhan konsep dan praktik supremasi sipil serta efisiensi kebijakan. perlu disiapkan UU tentang Pertahanan dan Keamanan Negara yang lebih bermuatan semangat dan kinerja "sishankamrata". UU Hubungan Luar Negeri. "di masa mendatang TNI akan berada dalam Departemen Pertahanan (Dephan)". Dephan menyiapkan naskah akademik melalui undang-undang yang 1) Mencerminkan adanya "kesisteman" antara pertahanan negara dan keamanan negara. 2) Mengandung adanya semangat kerja sama TNI dan Polri dalam departemen dengan otoritas sipil yang berbeda. UU tentang Polri. “yang terkait pertahanan dan keamanan negara. baik antara fungsi TNI dan fungsi Polri di lapangan. Oleh karena itu.memisahkan organisasi TNI dari Polri). UU Polri pun perlu "ditemani" UU Kamneg yang kelak mengintegrasikan Polri ke dalam suatu institusi sipil (misalnya. keamanan negara bukan sekadar tugas dan wewenang Polri. Sebagaimana pasal-pasal dalam UU Hanneg menyebut. dan Peraturan Pemerintah lain seperti RUU Intelijen." Jadi sudah pasti mau tidak mau kita wajib ikut serta dalam membela negara dari segala macam . maka UU Kamneg perlu menegaskan. RUU tentang Rahasia Negara. Sayang. Pertahanan negara dan keamanan negara perlu dijiwai semangat Ayat (2) tentang "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta". yaitu membangun sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta. Pasal 30 UUD 1945 menerangkan bahwa. dan 3) Membina kerja sama.

• Mencerdaskan kehidupan bangsa • Mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya • Manusia yang beriman • Taqwa terhadap tuhan yang maha esa • Berbudi pekerti luhur • Memiliki pengetahuan dan ketrampilan . 2.3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. 6. Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988. 6. Membela negara tidak harus dalam wujud perang tetapi bisa diwujudkan dengan cara lain seperti : 1.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRI. gangguan. 2. Terorisme Internasional dan Nasional. Beberapa dasar hukum dan peraturan tentang Wajib Bela Negara : 1. Gerakan separatis pemisahan diri membuat negara baru. Belajar dengan tekun pelajaran atau mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan atau PKn 4. Pelanggaran wilayah negara baik di darat. Undang-Undang No. 5.29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat. 5.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI. tantangan. Dengan hak dan kewajiban yang sama setiap orang Indonesia tanpa harus dikomando dapat berperan aktif dalam melaksanakan bela negara. PMR dan Pramuka. Ikut serta membantu korban bencana di dalam negeri 3. laut. 7. 3. 3.VI Tahun 1973 tentang konsep Wawasan Nusantara dan Keamanan Nasional. Undang-Undang No. Aksi kekerasan yang berbau SARA. udara dan luar angkasa. Tap MPR No.VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI dan POLRI. Sebagai warga negara yang baik sudah sepantasnya kita turut serta dalam bela negara dengan mewaspadai dan mengatasi berbagai macam ATHG / ancaman. Mengikuti kegiatan ekstraklurikuler seperti Paskibra. 4. Amandemen UUD '45 Pasal 30 dan pasal 27 ayat 3. Ikut serta dalam mengamankan lingkungan sekitar (seperti siskamling) 2. 1) Jelaskan tujuan pendidikan nasional. Tap MPR No. Tap MPR No. Kejahatan dan gangguan lintas negara. tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Beberapa jenis / macam ancaman dan gangguan pertahanan dan keamanan negara : 1. hambatan dan gangguan pada NKRI / Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti para pahlawan yang rela berkorban demi kedaulatan dan kesatuan NKRI.ancaman. Undang-Undang No. Pengrusakan lingkungan. 4.

menyeluruh. misalnya Tentara Teritorial Britania Raya. terpadu dan berlanjut yang dilandasi oleh : • Kecintaan pada tanah air • Kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia • Keyakinan akan kesaktian pancasila sabagai ideology Negara • Rela berkorban guna meniadakan setiap ancaman. biasanya tidak memerlukan layanan dari wajib militer warganya. serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara. Ia mengatakan bahwa tujuan pendidikan haruslah sama dengan tujuan akhir dari pembentukan negara yang harus sama pula dengan sasaran utama pembuatan dan penyusunan hukum serta harus pula sama dengan tujuan utama konstitusi. kecuali dihadapkan dengan krisis perekrutan selama masa perang. tujuan pendidikan dibuat sinkron dengan tujuan negara. Mereka dapat melakukannya sebagai individu atau sebagai anggota resimen. 2) Jelaskan pengertian bela Negara dalam kontek kehidupan berbangsa dan bernegara. seperti Amerika Serikat. tetapi ia mengaitkannya dengan tujuan negara. Tujuan universitas di Eropah adalah mencari kebenaran. lepas dari belenggu ketidaktahuan dan ketidakbenaran. Pada era Restorasi Meiji di Jepang. biasanya satu akhir pekan dalam sebulan. yakni kesadaran berbangsa dan bernegara. yaitu kehidupan yang baik dan yang berbahagia (eudaimonia). Iran) meminta jumlah tertentu dinas militer dari masing-masing dan setiap salah satu warga negara (kecuali untuk kasus khusus seperti fisik atau gangguan mental atau keyakinan keagamaan). Spanyol dan Inggris. Baik dari luar maupun dari dalam negeri yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan Negara kesatuan dan persatuan bangsa. secara fisik dengan mengangkat senjata menghadapi serangan atau agresi musuh. secara non-fisik dapat didefinisikan sebagai segala upaya untuk mempertahankan Negara dengan cara meningkatkan rasa nasionalisme. baik sebagai pekerjaan yang dipilih atau sebagai akibat dari rancangan tanpa sadar (wajib militer). Dalam beberapa kasus milisi bisa merupakan bagian dari pasukan cadangan militer. seperti Amerika Serikat National Guard. bela negara dilaksanakan pelatihan militer. Aristoteles mempunyai tujuan pendidikan yang mirip dengan Plato. . Konsep bela negara dapat diartikan secara fisik dan non-fisik. Keutuhan wilayah dan yurisdiksi nasional serta nilai-nilai pancasila dan UUD 1945. pendidikan dirancang adalah untuk kepentingan negara.• Sehat jasmani dan rohani • Kepribadian yang mantap dan mandiri • Rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan tugas pendidikan adalah membebaskan dan memperbaharui. Sebuah bangsa dengan relawan sepenuhnya militer. Bela Negara adalah tekad dan tindakan warga Negara yang teratur. Di beberapa negara. Beberapa negara (misalnya Israel. Jerman. Bela negara adalah pelayanan oleh seorang individu atau kelompok dalam tentara atau milisi lainnya. menanamkan kecintaan terhadap tanah air.

Rela berkorban untuk bangsa & negara 5.3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. b. Cinta Tanah Air 2. kadangkadang disebut sebagai cadangan militer. 4.29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat. 3) Jelaskan tujuan pendidikan kewarganegaraan diberikan diperguruan tinggi. agar mahasiswa mampu berpartisipasi dalam upaya mencegah dan menghentikan berbagai tindak kekerasan dengan cara cerdas dan damai c. Sebuah pasukan cadangan militer berbeda dari pembentukan cadangan. agar mahasiswa memilik kepedulian dan mampu berpartisipasi dalam upaya menyelesaikaN konflik di masyarakat dengan dilandasi nilai-nilai moral. Tap MPR No. dan jenjang pendidikan di Indonesia Pendidikan Pancasila. dan Pendidikan Kewarganegaraan.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRI. 7. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 9 ayat (2) yang menyatakan bahwa setiap jenis.VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI dan POLRI. Amandemen UUD '45 Pasal 30 ayat 1-5 dan pasal 27 ayat 3. wajib untuk beberapa tahun setelah seseorang menyelesaikan dinas nasional. Tap MPR No. Yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara 4. d. Tap MPR No. 2. Unsur Dasar Bela Negara 1. Undang-Undang No. Kompetensi yang diharapkan dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan antara lain: a. agar mahasiswa mampu menjadi warga negara yang memiliki pandangan dan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi dan HAM. Pendidikan Agama. Republik Korea. Undang-Undang No. Pengajaran Pendidikan Kewarganegaraan di semua jenjang pendidikan di Indonesia adalah implementasi dari UU No. jalur. Diubah oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1988.VI Tahun 1973 tentang konsep Wawasan Nusantara dan Keamanan Nasional. 6.Di negara lain. Undang-Undang No. dan nilai-nilai universal. Di tingkat Pendidikan Dasar hingga Menengah.20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI. Untuk Perguruan Tinggi Pendidikan Kewarganegaraan diajarkan sebagai MKPK (Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian). Memiliki kemampuan awal bela negara Beberapa dasar hukum dan peraturan tentang Wajib Bela Negara : 1. dan Israel. Kesadaran Berbangsa & bernegara 3. 5. 3. seperti Republik China (Taiwan). yang merupakan kelompok atau unit personil militer tidak berkomitmen untuk pertempuran oleh komandan mereka sehingga mereka tersedia untuk menangani situasi tak terduga Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. substansi Pendidikan Kewarganegaraan digabungkan dengan Pendidikan Pancasila sehingga menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). agar mahasiwa mampu berpikir kritis dan objektif terhadap persoalan . agama.

lebih ditekankan pada aspek moral (karakter individu). Tujuannya : 1. e. f. bangsa dan negara yang akan diatasi dengan pemikiran berdasarkan Pancasila. pengajaran/atau latihan bagi perannya dimasa yang akan dating. Pengertian: Pendidikan Kewiraan/kewarganegaraan adalah suatu pola pendidikan sebagai usaha sadar untuk menyiapkan para mahasiswa melalui kegiatan bimbingan.harus dikembangkan menjadi lingkungan ilmiah yang dinamik. jujur dan demokratis serta ikhlas. Agar para mahasiswa memahami dan mampu melaksanakan hak dan kewajibannya secara santun.maka pendidikan tinggi tidak dapat mengabaikan realita kehidupan yang mengglobal yang digambarka sebagai perubahan kehidupan yang penuh dengan paradoksal dan ketidak keterdugaan. HAM.Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Alamiah Dasar sebagai latar aplikasi nilai dalma kehidupan.diandalkan kepada pendidikan pancasila. dan perspektif internasional. agar mahasiswa mampu meletakkan nilai-nilai dasar secara bijak (berkeadaban). Hal ini cukup berbeda dengan Pendidikan Kewarganegaraan di Amerika dan Australia yang lebih menekankan pada pentingnya hak dan tanggung jawab individu serta sistem dan proses demokrasi. cinta tanah air dan rela berkorban bagi bangsa dan negara. Memupuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kejuangan. Pada hakekatnya pendidikan adalah upaya sadar dari suatu masyarakat dan pemerintah suatu negara untuk menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan generasi penerusnya.sikap dan kepribadian.Bela Negara.Ilmu Sosial Dasar.negara dan hubungan international. 3. identitas nasional.Selaku warga masyarakat. Pendidikan . patriotisme. 5) Jelaskan pengertian pendidikan kewiraan. Menguasai pengetahuan dan memahami aneka ragam masalah dasar kehidupan masyarakat. dan demokrasi.yang disebut Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK). Dalam kehidupan kampus di seluruh perguruan tinggi indonesia.bermoral keagamaan dan berkepribadian indonesia.bangsa. Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional secara kritis dan betanggung jawab. 2.secara berguna dan bermakna serta mampu mengantisipasi hari depan mereka yang selalu berunah dan selalu terkait dengan konteks dinamika budaya.berwawasan budaya bangsa. HAM dan ekonomi pasar. agar mahasiswa mampu memebrikan kontribusi dan solusi terhadap berbagai persoalan kebijakan publik. dan di negara-negara Asia pada umumnya. 4) Jelaskan kompetensi yang diharapkan dari pendidikan kewarganegaraan.warga bangsa dan negara. kepentingan komunal.Untuk pembekalan kepada para mahasiswa di indonesia berkenaan dengan pemupukan nilainilai. Pengajaran Kewarganegaraan di Indonesia.kenegaraan.

Pendidikan Kewiraan/kewarganegaraan dilakukan secara kritis. Meningkatkan wawasan berfikir mahasiswa sebagai warganegara Indonesia. Disamping hal tersebut juga dimaksudkan sebagai usaha menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara demi terwujudnya aspirasi perjuangan nasional dengan tujuan untuk memupuk kesadaran Bela Negara. Maksud : Pendidikan Kewiraan/kewarganegaraan dirancang dengan maksud upaya untuk memberikan pengertian kepada mahasiswa tentang pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antara warganegara dengan negara serta pendidikan pendahuluan bela negara sebagai bekal agar menjadi warga negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan negara. dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan keamanan nasional. . analitis melalui dialog ionteraktif dan bersifat partisipatoris agar tumbuh kesadaran berbangsa dan bernegara secara rasional dan untuk meyakini kebenaran serta ketepatan konsepsi bela negara dalam aplikasi pandangan hidup bangsa. yang sadar akan dirinya yang mengemban misi pejuang pemikir-pemikir pejuang.Kewiraan/kewarganegaraan lebih menitikberatkan kepada kemampuan penalaran ilmiah yang bersifat konigtif dan afektif tentang bela negara dalam rangka ketahanan nasional.

3.30.  /.7.3 !03//.3207:5..5./.3..7. 0303.5!#4 '%.3.72.343805..3 .803. 3.7.203.247.303.3.203./.3!.39039.    0..3 /.38.2. 803.3%/.30.7.2.2070.0.7.3!07.3/././.3/.07/. %.3..7.3:39:-. 3.8.9/03..:3 9039.3.3.72.  39.7..30.393  !03.3!03//.3.-0747-.7.73..7.39.3%3!03//.7.3./..5038 .39::.32907 ./.40 0.32./0247..3:8./.  .  0202.8.38:3....3./.3 0.202050/:.7.0.380-.078.   &3/.30.3/3/4308.  #0.808047.3/.:39039. 203008./.0.3-07/./!03//. 8:-89..2.3503//.9.3/.3057-.809./.5.7.!03//.3.38..53.550784.38.3.3.389:.2.8.3.30. -0730.  %..3203008.25:-0757798/.! .380:9:3..:38090... .3  - .3..007.3/3.  $0-:.38!03//.387.!0302-..431/2.3 429203907.30.3$8902 !03//.7.30..3 93.34 9.2203.3!079.3!44.304254./.34-091907.7.:7  /../.3&3/.30.70. /.9.8..3.:3 9039.0. .9:7.-:39:-0-07.7.30.:39039.72.3/802:..30.5!#4 '%..7&&4 %.7..72.9.3/:5 -.3 42509038 .3. # :-..:39039.9   &3/.08.89.7.. .8.907/:.3/.3 &3/.%.3-.7.39.843.8.9!03//.!.30.3 203039..3/-07..88.3/0203&& !.3!.7.3507.9.7.:3.25:.7..7.8.3/..3 ..33.3! #   2.8..3.40&3/.7.30.3!03//.8.3#05:-3/4308.8.8..8/.39.2.8.7..:.3/80-:980-.:.25:203.83.8.7502-039:.35.3/.03.3 &3/.7.9:.88.8.7985..-:3.. ..34  9.2502039.30.3/ 3/4308. 30.3/.25:-075.32070.:39:203.3 .8..33..3#.32025.:39039.  &38:7.7/..-07429203:39:5079025:7.3507.3 &3/.25:-075.3/.9  ..!03//./.0.7.30.:.30.7.93/.2..8/.5/..7..3!.72.7...8/..8/.::39 50784329079/. 0.7985.8.3503//.3/03.7..3.3.05.2:5.3.0  .5.30..-0.3.9 /..30.3.32907-07-0/./.30.30.3/507:7:.7  08. !03//.2...90780/.34042..3 805079#05:-3.3.3 &3/.34247%.3.  / .3!028.7..3-07-..3.3%/03.:3 9039.7.330.7.843.8.83.7....843.8.7.3 &3/.7::2/.  /.3. .3 !./.8/.20.5. 0-07.8.3 #05:-470./04430.3./..3203..80-.7.9.7.3/03.8:.5!#4 '%./..3 ..3! #   %...309039:.2:5./.3/.3!44 !44!07. 3.3503//..88./..3!.34 9.9   &3/.3/.3.3 0.7.:3   %./.307-.7.3 !!3 &39:!07:7:.-0.

.3933/4308.843.8. 0-/90.8.3.3939/.3/.7.5/...7/.-..2.. 0.30-.843.9.88902/.3:-:3.3 80.33..32:./.30. 3..39.9:30.380.30.7.7....38.3/.7/05.8./.3.3.202..7/./.0907/:.././.-3/.5.-:/..3 05.7..7.7.. -.88..34397-:8/..3/3...9/.78:.8   0 . 3.3 .503//.330.72.:39:203.2.3.503//.-.3/.33/4308./...30....7.38./.5.39. $0.988079.9/03.. 30.75.3/:5/.7.8:.7.25:2009.7.9. .3/0247.3507.25:8/80:7:507:7:.7 2::/.7.:./.88.3202.9 .::5-07-0/.7.-.2.3..25:203.343908/3.2.2/./.307.3/3/4308.3502:5:.35.9.38:3.39...3043425.0:./.38.7.3808:..8.8.7/.7.3.7.8 /.7./.3.330./.3 574808/0247.305.3/80-:9..30.7.8..3  /.850247.503933.5..7.35078509139073./.3 /.3.307.72./..503//.230.8/03.-0703.3 0.3/.0/:5.2.3  !03079.-.3-.9203.3.-.2.8..83./3/4308.38.3/03. -..8./: 050393././.  .7./.35027.:907.7:8 /02-.3 42:3.:-07:3.3985.2-..30.3.8.50309.3. :2:23.30- 2030././3:3.3.38..3203..3  !.33..3503:/03... &39:502-0.70/:5.330..7.3 !.7503//.39:3 ::7/.8. /.3 057-.   03:./.9 -.:5.3 !03//..0. 2.342509038.20/:5./.25:20.8. ..030.25:2020-7.2.8../.3/0247.9749820 .7.850307:83.30.8.9. 8.35:-  1 ./.. -07:3..3.3:3.35..309/.-0747-./:8079.0/:5.3 70...5/..88.3-07057-.2.83. /.-..-     0.384:8907. 3.80.33.9073/.3  .7.7.7.30/:5... .3503079.32034-.7.0.8.5-07-.7.!0302-.7.7./.3-:/..3 2.8.7.7.7.8.3 0/:5.8.9:2.3/.309.2.....3:3..35.33. 2:$48.3 0307.. .3/./48.7. 50784./.3 5020739.:.3-07/.3/30. /03.507:-.2.. -070.8079.3503//.7.3:897./.32.3:8.3  5.3/207.798/. 0.3!03//.32070./.3./03.3.93.22.3   !03. 30.32.3.843.88..5.370.7    0.7.8   02:5:8.80-.2.2 -07.3.8. .780-.80.7.35. /. -07247.9.943. 80.8..3-072.3/./.8..339073.30.8.780..5.8.3.3.3057-..33.3 !  %::. /0399.:.3.:.8.3 -09..

9:54.5.9.3-2-3.7....20.503//.7.7:39:203.7.3.2.3  503.:0..3.7./.380-. :8./.8:.35..8.30.0.88..

.8.9.3..33.3 .9.3/.507.:./2.93 !03//..3-.

3..07.

10919039.7.3.305.0.30-2039-07. !03//.7./.7. 09.307.3 2.30.3-0781.843..94391/.3../..02.25:.33.3.3-0..30..3.7..27.9.3503.

7..30.7.:/.3/. 798 .3 8079.3-07-..30.3-0730.9820.:.2.307./.3438058-0.380.0905.79:2-: 08.30-03.9.80.3/:5-..7.843.8:/ !03//..3.95.5.7.3.38.38.0.443907./.3-0781.7.       .3:39:20.3/.91/.../.85.9478.7.7.3.7985.7.7./.

::.0.9./.32850:.3/4308..9/.3 80-.7./03.7.8079.88.5.2..3.3/03.253.39.7.330.90780-:9:.7.3.305.88./..3-0.30.7.38.3:39:202:5: 08.30..33.330./02 907::/3.7.3/.3/.. .   .3/03.8:/.25:.80-.7.3.:.7.3 /./03.35027 502750:..3.3503/.340-...230.857.30..38.7-0703.7.8.9039.39::.3/73.3.3:-:3.3503079.30.907.38:3.350309.7.9..80-.27.3.2033..3 /.8:/:5.30.8.203.7.30../.330.38.8507:.7./2.3-0717 2. 033.7.:8. ..843.843.302.3/../...3/7. 8.0.3 080.3/.3 20302-..7...7./.7./.-0. 503//.30.2.33.:39: 202-07..7203..3/:5-.32.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful