MAKALAH MATEMATIKA EKONOMI “ SURPLUS PRODUSEN DAN KONSUMEN “

Nama NPM

: Dewi Indriyarti : 1707501023 : 6A

Semester

Makalah ini diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah matematika ekonomi
Dosen pengampu : M. Subali Noto, S.Si

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PANCASAKTI TEGAL

1

Kunci untuk tetap menyadari pentingnya surplus konsumen adalah dengan menghormati preferensi (pilihan atau kecenderungan perilaku) pembeli. Surplus konsumen pada dasarnya mengukur manfaat atau keuntungan yang diterima pembeli dari suatu barang. 2 .Para konsumen biasanya mengasumsikan bahwa para pembeli adalah para pembuat keputusan yang rasional sehingga preferensi mereka harus dihormati. Perubahan keseimbangan pasar ini pada akhirnya berdampak pada pembentukan surplus perusahaan itu sendiri.Namun sebagian besar pasar kita dapat menyimpulkan dengan aman bahwa surplus konsumen meru[pakan cerminan kesejahteraan ekonomis para konsumen.1 Latar Belakang Pada dasarnya aktivitas-aktivitas dalam ekonomi seperti operasi produksi dalam suatu perusahaan adalah untuk mencapai keuntungan yang sebesarbesarnya dengan biaya sefesien mungkin. Harga yang cenderung bergerak naik akan mengurangi surplus perusahaan(surplus produsen)yang telah dicapai dan juga sebaliknya. Perusahaan tidak ingin merugi yang diakibatkan akibat aktivitas-aktivitas penggunaan sumber daya yang kurang efektif sehingga berpengaruh pada penetapan harga yang cenderung tinggi. baik harga itu mengalami penurunan atau pun kenaikan.Konsumen pun sangat membutuhkan produsen. Perusahaan untuk melakukan kegiatan operasinya memerlukan sumber daya-sumber daya yang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Perubahan harga akan mengakibatkan perubahan atau pergerakan kurva permintaan yang telah terbentuk.diantara produsen dan konsumen terdapat hubungan timbal balik.berdasarkan penilaian konsumen itu sendiri.2010 BAB I PENDAHULUAN 1. Perubahan kurva permintaan yang diakibatkan oleh kenaikan harga karna ketidakefesiennya produksi akan mengakibatkan perubahan interaksi permintaan dan penawaran yang terjadi dan keseimbangan pasar pun akan berubah.

1.Apa yang mempengaruhi surplus produsen(perusahaan) dan surplus konsumen? 3 .2.Bagaimana surplus perusahaan (surplus produsen) itu akan tercapai sehingga perusahaan mampu mencapai keuntungan yang maksimum? 4.Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan di atas maka rumusan masalah dari teori surplus perusahaan (surplus produsen) ini sebagai berikut: “Bagaimana surplus perusahaan (surplus produsen) itu akan tercapai?” Masalah konsep surplus perusahaan (surplus produsen) tersebut menjadi beberapa pertanyaan sebagai berikut: 1. monopoli. Perusahaan memerlukan sejumlah teori yang dijadikan sebagai pedoman dalam membaca situasi dalan kegiatan produksi.Pemecahan masalah bagaimana suatu perusahaan mengatur suatu kegiatan operasi produksi agar dapat meningkatkan keuntungan adalah bukan perkerjaan yang mudah. dan monopolistik? 5.Bagaimana surplus perusahaan (surplus produsen) itu akan tercapai? 3.Bagaiman proses terbentuknya surplus perusahaan (surplus produsen) dalam pasar persaingan. Hal inilah yang sebagai dasar pemahaman bagaimana surplus perusahaan terbentuk dari aktivitas-aktivitas operasi produksi perusahaan yang mempengaruhi tingkat harga yang ditetapkan seminimal mungkin dan aktivitasaktivitas pasar yang membetuk keseimbangan pasar dan pada akhirnya mampu mengantarkan perusahaan dalam meraih keuntungan yang maksimum. situasi pasar untuk menetapkan harga yang tepat dan wajar dan harga yang sanggup dibayar oleh konsumen.Apa pengertian surplus produsen dan konsumen? 2.

3. 4. Untuk menambah pemahaman tantang bagaimana proses tebentuknya surplus perusahaan (surplus produsen) pada perusahaan yang bergerak di dalam pasar persaingan sempurna. 3.4. 5. dan monopolistik.Metode Penulisan Penulisan makalah ini ditulis berdasarkan kajian pustaka yang diambil dari referensi beberapa buku dan sebagian referensi lain dari internet dengan perubahan-perubahan yang semestinya. Untuk menambah pemahaman tantang bagaimana proses tebentuknya surplus perusahaan (surplus produsen) sehingga perusahaan mampu meraih keuntungan yang maksimum. 2.Tujuan Penulisan 1. 1. Untuk menambah pemahaman tantang bagaimana proses tebentuknya surplus perusahaan (surplus produsen) dan surplus konsumen. Untuk manambah ilmu pengetahuan dan pemahaman lebih bagi para pembaca dan pengkaji makalah ini tentang surplus perusahaan (surplus Produsen)dan surplus konsumen. Sebagai bahan dasar pedoman pengambilan kebijakan dalam kegiatan oparasi perusahaan dan penetapan harga yang wajar. 4 .1. monopoli.

sebab ia cukup membayar barang tadi cukup membayar barang tadi dengan harga Pe .Selanjutnya.maka bagi konsumen tertentu yang sebetulnya mampu dan bersedia membayar dengan harga lebih tinggi dari Pe hal ini akan merupakan keuntungan baginya. Fungsi permintaan P=f(Q) menunjukan jumlah sesuatu barang yang akan dibeli oleh konsumen pada tingkat harga tertentu.keuntungan lebih semacam inilah yang oleh Alfred Marshal disebut surplus 5 . • Surplus Konsumen adalah kelebihan atau perbedaan antara kepuasan total atau total utility (yang dinilai dengan uang) yang dinikmati konsumen dari mengkonsumsikan barang tertentu dengan pengorbanan totalnya (yang dinilai dengan uang) untuk memperoleh atau mengkonsumsikan jumlah barang tersebut.akan dijelaskan definisi-definisi surplus konsumen sebagai berikut: • EKONOMI Surplus Konsumen adalah kepuasan atau kegunaan (utility) tambahan yang diperoleh konsumen dari pembayaran harga suatu barang yang lebih rendah dari harga yang konsumen bersedia membayarnya. berlebihan .Jika tingkat harga pasar adalah Pe.Pengertian Surplus Konsumen Surplus Konsumen mencerminkan suatu keuntungan lebih atau surplus yang dinikmati oleh konsumen tertentu berkenaan dengan tingkat harga pasar suatu barang. sisa.BAB II PEMBAHASAN PENGERTIAN SURPLUS Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ke-3 Departemen Pendidikan Nasional Penerbit Balai Pustaka : Surplus adalah jumlah yang melebihi hasil biasanya. PENERAPAN 1.

P=40≡ P Jika P≡ Pe=30.besarnya surplus konsumen ditunjukkan oleh luas area dibawah kurva perminttan tetapi diatas tingkat harga pasar.konsumen . Q≡ Qe=21 Besarnya surplus produsen adalah: Cs =Qe Pe-∫f(Q) d(Q) Dalam hal fungsi penawaran berbentuk P=f(Q) atau Ps =∫f(P) d(P) Dalam hal fungsi penawaran berbentuk Q= f(P) . P adalah nilai P untuk Q=0 atau penggal kurva penawaran pada sumbu harga 6 .03P². Q=48-0. Daengan demikian: Cs =∫f(Q) dQ-Qe Pe= Cs =∫f(P) d(P) Contoh Kasus Fungsi permintaan akan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan Q=480.03P². Besarnya surplus konsumen adalah: Cs =∫f(Q) dQ-Qe Pe Dalam hal fungsi permintaan berbentuk P=f(Q) atau Cs =∫f(P) d(P) Dalam hal fungsi permintaan berbentuk P=f(Q) . Q=48 Jika=0. Jika P=0.Hitunglah surplus konsumen jika tingkat harga pasar adalah 30.Secara geometri .P adalah nilai P untuk Q=0 atau penggal kurva permintaan pada sumbu harga .

020Q Permintaan: Q=60-4P P=15-0.Hitunglah masing-masing surplus yang diperoleh konsumen dan produsen.125Q²]-200. Penawaran: Q=-30+5P P=6+0.25Q Keseimbangan Pasar: Qs= Qd -30+5P=60-4P 9P=90 P=10≡ Pe Q=60-4P=60-4(10)=20 ≡ Qe Surplus konsumen: Ps = Qe Pe-∫f(Q) d(Q) =∫(15-0.25Q)dQ-(20)(10) .dimana Q dari 0 sampai dengan 20 =250-200 = 50 7 .dimana Q dari 0 sampai dengan 20 =[15Q-0.Dengan demikian: Ps = Qe Pe-∫f(Q) d(Q)=∫f(P) d(P) Contoh Kasus Penawaran dan permintaan akan suatu barang di pasar masing-masing ditunjukkan oleh Q=-30+5P dan Q=60-4P.

dimana Q dari 0 sampai dengan 20 =200-160 =40 1.Surplus produsen: Cs =Qe Pe-∫f(Q) d(Q) =(20)(10).20Q)dQ . Ada orang penggemar motor Harley Davidson .umpamakan seseorang memiliki motor Harley Davidson yang sekarang sudah amat langka.Tabel 1 memperlihatkan harga maksimum yang mau mereka bayarkan .Mereka mau membeli namun dengan dibatasi oleh jumlah maksimum yang mau mereka bayarkan untuk membelinya.mereka adalah Bambang.Karena seseorang tersebut bukan penggemar berat motor Harley Davidson.namun kenyataannya ia hanya membayar 250 juta 8 .10 Q²].maka ia mengadakan lelang. Ringgo. Sebagai contoh.Jono.maka seseorang itu berniat menjualnya.1.dan Anton.maka motor tersebut terjual pada Anton yang mau membayar 275 juta .-∫(6+0.Kesediaan Membayar(willingness to pay) Kesediaan membayar adalah jumlah maksimum yang bisa dibayar oleh konsumen untuk memperoleh suatu barang.Untuk memperoleh harga tertinggi .Batas maksimal yang mau dibayarkan oleh masing-masing pembeli itulah yang disebut kesediaan membayar.dimana Q dari 0 sampai dengan 20 =200-[6+0. Calon pembeli Bambang Jono Ringgo Kesediaan membayar(S) 100 juta 250 juta 175 juta Anton 275 juta Setelah dilakukan tawar menawar . Tabel 1.Sedangkan surplus konsumen adalah selisih antara kesediaan membayar dengan nilai yang sesungguhnya.

Para konsumen biasanya mengasumsikan bahwa para pembeli adalah para pembuat keputusan yang rasional sehingga preferensi mereka harus dihormati.Pengertian Surplus Produsen (perusahaan) Surplus Produsen mencerminkan suatu keuntungan lebih atau surplus yang dinikmati oleh produsen tertentu berkenaan dengan tingkat harga pasar dari suatu barang yang ditawarkanya.karena penawar lain tidak mau membayar lebih dari 250 juta.Namun sebagian besar pasar kita dapat menyimpulkan dengan aman bahwa surplus konsumen meru[pakan cerminan kesejahteraan ekonomis para konsumen.Anton memiliki keuntungan ekstra 25 juta.Jika tingkat harga pasar adalah 9 .2.Sedangkan tiga penawar yang lain tidak mendapat surplus konsumen karena mereka tidak memiliki motor dan juga tidak membayar apapun.akan dijelaskan definisi-definisi surplus produsen sebagai berikut: • Surplus Produsen adalah pendapatan tambahan yang diperoleh oleh seorang produsen dari penerimaan harga suatu barang yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga yang sebenarnya telah dipersiapkan untuk ditawarkan • Surplus produsen adalah jumlah produsen yang menguntungkan dengan menjual pada mekanisme harga pasar yang lebih tinggi daripada harga mereka yang bersedia untuk menjual.Apa yang diukur oleh surplus konsumen? Tujuan mempelajari konsep surplus konsumen ini adalah untuk membuat penilaian normatif tentang diinginkan atau tidaknya hasil yang dibuahkan oleh mekanisme pasar. 2. 1.dan keuntungan inilah yang disebut surplus konsumen.Kunci untuk tetap menyadari pentingnya surplus konsumen adalah dengan menghormati preferensi (pilihan atau kecenderungan perilaku) pembeli. Fungsi penawaran P=f(Q) menunjukan jumlah sesuatu barang yang akan dijual oleh produsen pada tingkat harga tertentu.Selanjutnya. Surplus konsumen pada dasarnya mengukur manfaat atau keuntungan yang diterima pembeli dari suatu barang.berdasarkan penilaian konsumen itu sendiri.

Berapa surplusitu bila tingkat harga keseimbangan dipasar adalah 20?lakukan perhitungan dengan dua cara! Jawab: P=0.8Q+4→Q= -5+1.8Q+4)dQ . dimana Q dari 0 sampai dengan15 10 . sebab ia kini dapat menjual barang tadi dengan harga Pe(lebih tinggi dari harga jual semula yang direncanakan) .8Q+4.25P P=0 Q=0 Pe=16 →Q= -5 →P=4 →Qe=15 Cara pertama: Ps= Qe Pe-∫f(Q) dQ =(15)(16). Daengan demikian: Ps =Qe Pe-∫f(Q) dQ =∫f(P) d(P) Contoh Kasus Seorang produsen mempunyai fungsi penawaran P=0.besarnya surplus produsen ditunjukkan oleh luas area dibawah tingkat harga pasar Besarnya surplus produsen adalah: Ps =Qe Pe-∫f(Q) dQ P=f(Q) maka: Ps =∫f(P) d(P) Dalam hal fungsipenawaran berbentuk Q=f(P).maka bagi produsen tertentu yang sebetulnya mampu dan bersedia menjual dengan harga lebih rendah dari Pe hal ini akan merupakan keuntungan baginya.Secara geometri .∫(0.Pe.keuntungan lebih semacam inilah yang disebut surplus produsen .Padalah nilai P untuk Q=0 atau penggal kurva permintaan pada sumbu harga .

surplus ekonomi menunjukkan total pendapatan yang berasal dari kelas penguasa yang langka kepemilikan faktor-faktor produksi yang baik diinvestasikan kembali. Bisnis dunia nyata umumnya memiliki atau mengontrol beberapa masukan mereka.. Dalam ekonomi Marxis. dimana Q dari 0 sampai dengan 15 =240. 2. Ini adalah sama dengan mengatakan bahwa keuntungan ekonomi didorong menjadi nol.[0. tidak ada surplus produsen timbul untuk perusahaan individual.625(16)²] –{-5(4)+0.25P)dP =[-5P+0.[0. Jika faktor-faktor pasar persaingan sempurna juga.=240.dimana P dari 4 sampai dengan 16 =[-5(16)+0.4 Q²+4Q]. Dalam beberapa aliran heterodoks ekonomi. yang berarti bahwa mereka menerima surplus produsen karena mereka: ini dikenal sebagai keuntungan normal.4 (0)²+4(0)] =240-(100-60)-0 =200 Cara kedua: Ps=∫f(P) d(P)= ∫(-5+1. produk surplus dan surplus buruh.625(4)²] =(-90+16)-(-20+10) =200 Perhatikan bahwa surplus produsen umumnya mengalir melalui kepada pemilik faktor-faktor produksi: dalam persaingan sempurna. surplus produsen pada akhirnya berakhir sebagai sewa ekonomi kepada pemilik input langka seperti tanah.[0.4 (15)²+4(15)]. dan merupakan komponen biaya peluang perusahaan.1 Jenis–Jenis Kelompok Produsen (perusahaan) 11 .625P²]. istilah surplus mungkin juga merujuk kepada nilai lebih.

sehingga mereka menyiasatinya dengan memberi label harga produknya. 2. Konsumen akan dapatkan suplus jika preferensi harga yang diperkirakannya lebih tinggi dari harga keseimbangan pasar. yaitu: 1. Penjual Supermarginal Penjual supermarginal adalah penjual yang berani menjual produknya di bawah harga pasar. karena dua kelompok ini yang mungkin dapatkan surplus dari pembelian dan atau penjualan produknya. Penjual Marginal Penjual marginal adalah produsen yang menjual produknya sama dengan harga pasar. Biasanya produsen ini hanya menjual produknya di tempattempat yang tawar-menawar tidak diberlakukan. unik. Produsen ini menggunakan konsep dan falsafah produksi dalam pemasarannya yaitu memproduksi barang sebanyakbanyaknya kemudian menjualnya dengan harga yang semurah-murahnya tapi tetap masih peroleh keuntungan. Penjual Submarginal Penjual submarginal adalah kelompok penjual yang hanya menjual produknya di atas harga pasar. Produsen kelompok ini menganggap bahwa produknya sangat eksklusif. 2. Besarnya surplus tentu saja bergantung pada berapa banyak jumlah kuantitas yang akan dibeli dikalikan dengan selisih harga tersebut. Analisis surplus konsumen dan produsen sebanarnya hanya ditujukan pada kelompok konsumen dan produsen yang submarginal dan supermarginal. 3. produsennya sangat ternama dan terkenal atau sejenisnya.Kelompok produsen dapat dibagi dalam tiga kelompok sehubungan dengan kemampuan menjualnya. Sedangkan produsen akan dapatkan surplus penjualannya jika harga jual produknya lebih rendah dari harga yang mampu dibeli oleh konsumen dalam kondisi keseimbangan pasar.2 Proses Terbentuknya Surplus Produsen 12 .

‘keuntungan’ yang diterima oleh masingmasing konsumen itu disebut consumer surplus (surplus konsumen). Sebaliknya.Gambar 1: Surplus Produsen a b E (perusahaan) dan Konsumen c Standar pada penawaran dan permintaan (S & D) Diagram. tentu ada kemungkinan yang sebenarnya mampu membeli lebih tinggi dari harga yang telah ditetapkan. misalnya titik E menggambarkan harga Rp.mampu menjual lebih rendah dari harga keseimbangan itu. tentu ada saja produsen yang merasa diuntungkan karena setelah dipertimbangkan harga keseimbangan itu terlalu tinggi. Harga keseimbangan adalah E. Di anatara mereka ada yang sebenarnya -karena efesiensi produksinya. di antara para konsumen. Jika seluruh surplus porodusen yang diterima oleh seluruh produsen itu dijumlahkan. maka ia merasa diuntungkan. Jika seluruh surplus konsumen yang diterima oleh seluruh konsumen itu dijumlahkan. Untuk memahami ini perhatikan gambar 1. surplus produsen (PS) adalah area berbentuk segitiga bcE di bawah tingkat harga dan di atas kurva penawaran. 13 . karena intramarginal konsumen membayar lebih sedikit untuk item daripada maksimum bahwa mereka akan membayar. ‘keuntungan’ yang diterima oleh masing-masing produsen itu di sebut producer surplus (surplus produsen). Hal yang sama juga terjadi di antara para produsen. karena itu adalah jumlah minimum produsen dapat menghasilkan. Jika keseimbangan terjadi sehingga harga pasar telah terbentuk maka tentu akan ada konsumen yang diuntungkan karena merasa bahwa harga itu terlalu rendah. surplus konsumen (CS) adalah area berbentuk segitiga abE di atas tingkat harga dan di bawah kurva permintaan. Karena harga hanya Rp. totalnya adalah seluas segitiga abE. Demikian pula. totalnya adalah seluas segi tiga bcE.100.100.

misalnya. pajak atau subsidi.4. Dikombinasikan. Surplus produsen adalah harga jual suatu barang dikurangi biaya produksinya dan produsen akan mendapat surplus penjualannya jika harga jual produknya lebih rendah dari harga yang mampu dibeli oleh konsumen dalam kondisi keseimbangan pasar. 2. dan pemerintah surplus (jika ada) membuat surplus sosial atau total surplus. Total surplus adalah ukuran utama dalam ekonomi kesejahteraan digunakan untuk mengevaluasi efisiensi kebijakan yang diusulkan. biaya variabel rata-rata (AVC).Surplus Perusahaan Pada Pasar Persainagn Sempurna. Monopoli. dalam menganalisis proses terbentuknya surplus produsen (surplus perusahaan) akan diterangkan melalui pendekatan biaya-biaya produksi dan tambahan keuntungan marginal. surplus produsen. dalam hal ini adalah biaya marginal (MC). surplus konsumen.Jika pemerintah melakukan intervensi dengan menerapkan. C/P 190 AC MC c AVC E a 90 b 7 Q 14 . biaya rata-rata total (AC) dan tambahan keuntungan (MR).3. Seperti yang telah dijelaskan bahwa surplus perusahaan pada dasarnya adalah harga jual suatu barang dikurangi baiaya produksinya. yang ditunjukkan dalam gambar 2. 2. dan Monopolistik. akan tetapi pasar tidak dapat mengalokasikan sumber-sumber daya secara efisien ketika terjadi kegagalan pasar seperti adanya kekuasaan pasar atau eksternalitas. Para pembuat kebijakan sering kali sangat memperhatikan efisiensi dan juga pemerataan dari hasil-hasil ekonomi. Oleh karena itu. maka grafik permintaan dan penawaran menjadi lebih rumit dan juga mencakup daerah surplus pemerintah mewakili. Suatu alokasi sumber-sumber daya yang memaksimalkan nilai surplus produsen adalah alokasi yang efisien.Surplus Perusahaan Pada Pasar Persaingan Sempurna Surplus perusahaan (surplus produsen) dalam pasar persaingan sempurna akan terbentuk pada saat di mana MR=MC.

Dengan demikian. Denghan demikian perusahaan mencapai keuntungan maksimum apabila produksi adalah sebanyak 7 unit. MR dibuat berdasarkan pada bentuk kurvakurva tersebut. MC. Hasil penjualan total adalah OP x OQ. HARGA MC P A AC C B MR 0 Q D=AR D=AR Q JUMLAH BARANG Gambar 3: Surplus Perusahaan Pada Pasar Monopoli Kurva AC. Sedangkan biaya total adalah OC x OQ.1 Surplus Perusahaan Pada Pasar Monopoli Gambar 3 menunjukkan bagaimana surplus perusahaan dapat terjadi di mana keuntungan maksimum dicapai dengan menggunakan pendekatan hasil penjualan marjinal sama dengan biaya marjinal.Surplus Perusahaan Pada Pasar Monopolistik Surplus perusahaan yang dicapai dalam pasar monopolisttik adalah sama dengan di surplus perusahaan pada pasar monopoli. atau sama dengan OCBQ. 2. totalnya adalah seluas Eabc. Kurva MR dan MC berpotongan pada waktu tingkat produksi sebanyak Q unit. atau sama dengan OPAQ.2. Kemudian telah diterangkan bahwa keuntungan maksimum atau bisa disebut juga surplus perusahaan maksimum dapat ditentukan dengan melihat pada tingkat produksi yang mana keadaan MR=MC ada. surplus perusahaan maksimum ditunjukkan oleh kotak PABC.Gambar 2: Surplus Perusahaan Pada Pasar Persaingan Sempurna Kegiatan perusahaan akan mencapai surplus keuntungan maksimum apabila jumlah produksi yang digambarkan dalam grafik tercapai keadaan di mana MR=MC dan berlaklu pada waktu produksi adalah 7 unit.5. D = AR. di dalam monopoli yang dihadapi adalah permintaan dari seluruh pasar. Jika seluruh surplus porodusen atau perusahaan yang diterima oleh seluruh produsen itu dijumlahkan. 15 . permintaan yang dihadapi perusahaan adalah sebagian dari keseluruhan pasar. 2. sedangkan dalam pasar persaingan monopolistis. Bedanya.

umpamakan seorang pejabat pemerintah yang serba bisa .dan juga memiliki niat baik dalam mengatur perekonomian.HARGA MC P A AC C B AC D=AR Q JUMLAH BARANG MR Gambar 4: Surplus Perusahaan Pada Pasar Monopoli Gambar di atas menunujukkan keadaan bagaimana surplus perusahaan pada pasar monopolistik dapat dicapai.Efisiensi Pasar Surplus Konsumen dan Surplus Produsen adalah perangkat dasar yang digunakan para ekonom untuk mengukur kesejahteraan ekonomis para penjual dan pembeli pada pasar. Grafik tersebut menunjukkan keadaaan di mana keadaan MC=MR tercapai. 3. 4.Pengatur Ekonomi yang Bijak Untuk mengevaluasi hasil-hasil pasar . Maka surplus keuntungan maksimum perusahaan tercapai apabila jumlah produksi adalah sebanyak Q unit dan pada tingkat produksi ini tingkat harga adalah P.Ia ingin memaksimalkan kesejahteraan ekonomi bagi segenap masyarakat.Jika kita rumuskan .Apakah ia akan membiarkan para penjual dan pembeli berusaha sendiri mencapai kondisi ekuilibrium secara ilmiah?atau.maka total surplus adalah sebagai berikut: Total surplus=surplus Konsumen+Surplus Produsen =(nilai barang bagi pembeli-jumlah yang dibayar pembeli) + (jumlah yang diterima penjual-biaya produksi yang 16 .Ia adalah diktator yang serba tahu.si pejabat pertama-tama harus mengetahui cara pengukuran kesejahteraan ekonomisbagi masyarakatnya. segi tiga PABC menunjukkan jumlah keuntungan maksimum yang dinikmati perusahaan monopolistis.haruskah ia melakukan sesuatu untuk mempengaruhi pasar? Jawabannya .Salah satu caranya dengan menghitung surplus produsen dan surplus konsumen yang disebut surplus total(total surplus) .sangat berkuasa.

17 .selain efisiensi. pejabat pemerintah yang berkuasa itu juga harus memperhatikan kesamarataan (equality).sehingga rumus total surplus dapat disederhanakan menjadi: Total surplus =nilai barang bagi pembeli-biaya produksi Jika suatu alokasi sumber daya dapat memaksimalkan surplus total . yakni aspek keadilan atau pemerataan distribusi kesejahteraan diantara segenap pembeli dan penjual.dikeluarkan) Jumlah yang dibayarkan pembeli sesungguhnya sama dengan jumlah yang diterima penjual.maka alokasi tersebut dikatakan mempunyai efisiensi.

BAB III PENUTUP 1. Namun. operasi pasar. Hal inilah yang sebagai dasar pemahaman bagaimana surplus perusahaan pada awalnya terbentuk dari aktivitas-aktivitas operasi produksi perusahaan yang mempengaruhi tingkat harga yang ditetapkan seminimal mungkin dan aktivitas-aktivitas pasar yang membetuk keseimbangan pasar dan pada akhirnya mampu mengantarkan perusahaan dalam meraih keuntungan yang maksimum. jelas berdasarkan hukum permintaan.2 Saran Memahami tentang teori surplus perusahaan (surplus produsen) dan surplus konsumen adalah penting untuk bagi siapa pun yang terlibat dalam aktivitas operasi produksi. dalam pemahaman teori ini dibutuhkan juga pemahaman-pemahaman teori-teori lain yang secara langsung 18 .1 Kesimpulan Pemecahan masalah bagaimana suatu perusahaan mengatur suatu kegiatan operasi produksi agar dapat meningkatkan keuntungan adalah bukan perkerjaan yang mudah. Perusahaan memerlukan sejumlah teori yang dijadikan sebagai pedoman dalam membaca situasi dalan kegiatan produksi. situasi pasar untuk menetapkan harga yang tepat dan wajar dan harga yang sanggup dibayar oleh konsumen. permintaan perlahan akan turun dan mempengaruhi keadaaan keseimbangan pasar serta secara tidak langsung surplus perusahaan yang telah tercapai sebelumnya akan mengalami penurunan dan berlaku juga sebaliknya. Harga yang mahal mengakibatkan konsumen akan membayar terlalu tinggi untuk membeli suatu barang dibanding benefit yang konsumen dapatkan. 1.

S.”Matematika untuk Ekonomi dan Bisnis.”Essential Mathematics for Economists”. misalnya: teori permintaan.M.Rineka Cipta:2000 Dumairy.E .Bradley. teroi penawaran.1980 Desmizar. john wiley&sons .J&J.”Matematika Terapan untuk Bisnis dan Ekonomi”.2nd edition. teori biaya dan produksi dan lain sebagainya. DAFTAR PUSTAKA • • • Black.berhubungan.M.F.BPFE Yogyakarta:1983 19 . new york .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful