P. 1
SAVI

SAVI

|Views: 434|Likes:
Published by Nurrakhmad Thohir

More info:

Published by: Nurrakhmad Thohir on Oct 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2014

pdf

text

original

1

PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN “SAVI” DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA
( Eksperimen pada siswa kelas VIII Semester II Tahun Pelajaran 2008/2009 SMP Negeri 1 Wuryantoro)

SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Matematika FKIP UMS

Disusun Oleh :

IKA FITRIANINGSIH A410 050 075

JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2009

2

PERSETUJUAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN “SAVI” DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA
( Eksperimen pada siswa kelas VIII Semester II Tahun Pelajaran 2008/2009 SMP Negeri 1 Wuryantoro)

Yang dipersiapkan dan disusun oleh :

IKA FITRIANINGSIH A410 050 075

Disetujui Untuk Dipertahankan Dihadapan Dewan Penguji Skripsi Sarjana Strata – 1

Pembimbing I

Pembimbing II

Dr. Sutama, M.Pd

Dra. Sri Sutarni, M.Pd Tanggal :

Tanggal :

ii

3

PENGESAHAN SKRIPSI

PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN “SAVI” DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA
(Eksperimen pada siswa kelas VIII Semester II Tahun pelajaran 2008/2009 SMP Negeri I Wuryantoro)

Dipersiapkan dan disusun oleh:

IKA FITRIANINGSIH A410 050 075
Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji Pada tanggal, ................................ Dan dinyatakan telah memenuhi syarat. Susunan Dewan Penguji: 1. Dr. Sutama, M.pd 2. Dra. Sri Sutarni, M.Pd 3. Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom Surakarta, ___________________ Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dekan, Drs. H. Sofyan Anif, M.Si NIK.547 iii ( ( ( ) ) )

Juni 2009 IKA FITRIANINGSIH A410 050 075 iv . Surakarta.4 PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang yeng pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu Perguruan Tinggi dan sepanjang pengetahuan saya. juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain. Apabila ternyata kelak terbukti ada ketidak benaran dalam pernyataan saya di atas. kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka. maka saya akan bertanggung jawab sepenuhnya.

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat “ (Q.S Al-Mujaadilah :11) “Sahabat yang sejati adalah orang-orang yang dapat berkat benar kepadamu. serta menyadari bahwa kehadiran Allah SWT adalah segala-galanya bagi kecerahan hidup” (penulis) v . bukan orang-orang yang dapat membenarkan kata-katamu” (Hamka) “Bahwa langkah yang terbaik hidup adalah menikmati hidup dalam setiap detiknya. Karena itu pergunakanlah selagi dia Nampak dihadapanmu” (Ali Bin Abi Thalib) “…. tanpa banyak berharap dan panjang angan.5 MOTTO “Barang siapa berjalan disuatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan mempermudah jalan ke Syurga” ( HR Muslim) “Setiap orang mampu mampu belajar lebih jauh dari dugaannya dan tidak pernah ada kata terlambat untuk memulainya” (Ruswandi) “Kesempatan datangnya seperti awan berlalu.

thank’s at all Teman-teman math ‘05 Almamaterku UMS vi . Pak Tama dan Bu Tarni... DEILAW FRIEND’S Sahabat... m’put ‘n sibo.. johan. cinta dan kasih sayang tulusmu s’lama ini t’lah sanggup menopangku saat ku jatuh hingga keceriaan kembali hadir warnai hidupku .terimakasih untuk waktu. melelui coretan yang penuh arti. nita.. Vea. Dukungan. Persahabatan dan persaudaraan kita kan abadi s’lamanya... dhini dan semunya.. heni.....yang t’lah membawa dan menemaniku kemanapun aku pergi. Pembimbingku. ‘n all my friend in jasmine...... lala... AD 6360 FR Si hitam... kebersamaan kita menjadi pelengkap cerita dalam hidupku.dhian.... dan semunya..atas keikhlasanmu dalam membimbingku. thanks untuk keceriaan. motivasi dan bimbingannya s’lama ini. gendhut.... I love u all.. Juan ‘n bunda ( in pagupon ). Team ruwet Terimakasih untuk keceriaan dan kasih sayangnya. Mas Agung Terimakasih..thanks atas kasih sayang dan dukungannya s’lama ini. kasih sayang.. Karya kecil ini tidak akan tercipta tanpa ridhoMu.kebersamaan kita dan kehadiran kalian disisiku sangatlah berarti. My friend’s Teman seperjuanganku.. wening. Bapak dan ibu tercinta Terimakasih telah membekaliku dengan harta yang tak ternilai harganya yaitu seikhlas doa yang terpanjat dan segenap kasih sayang yang tercurah dalam setiap langkah hidupku dalam menggapai cita.. m’ony. sidiq (papi)..6 PERSEMBAHAN Dengan segenap cinta dan kasih sayang. kupersembahkan karya sederhana ini kepada : Allah SWT Terimakasih ya Allah... perhatian..kebersamaan kita t’lah mewarnai hari-hariku...tak akan pernah hilang dan terhapus oleh waktu.. kehadiranmu buatku tersenyum s’lalu..Engkau Sang Maha Pemberi Cahaya yang senantiasa menebarkan cahayaMu.. Dewi.

Dalam menyusun skripsi ini penulis banyak menerima masukan. N Setyaningsih. Ibu Dra. Intelektual) Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa”. 4. 2. Ibu Dra. hidayah dan inayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan skipsi dengan judul “Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan “SAVI” (Somatis. selaku ketua Jurusan Pendidikan Matematika dan pembimbing II yang telah banyak memberikan bimbingan dan pengarahan dari awal hingga akhir penulisan skripsi ini. Auditori.Wb. Sofyan Anif.Sutama selaku pembimbing I yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan dari awal hingga akhir penulisan skripsi ini. saran.7 KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Sri Sutarni. bimbingan dorongan serta nasehat dari berbagai pihak maka dengan segala kerendahan hati serta penghargaan yang tulus penulis menyampaikan ucapan terimakasih kepada : 1. Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat. Hj. M. M. Bapak Dr. M.Si selaku dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan ijin penyusunan sripsi ini. Bapak Drs. vii .Pd. Visual.Si. 3. selaku pembimbing II dalam pemyusunan skripsi ini. yang dengan kesabaran telah memberikan pengarahan dan bimbingan sehingga penyusunan skripsi ini dapat terselesaikan.

Pd. M.Wb. 7. yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran serta partisipasi dalam kegiatan penelitian ini. yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Ibu Suprapti. Semua pihak yang telah membantu terselesaikannya penulisan skripsi ini. Bapak Drs. Juni 2009 Penulis viii . S. selaku kepala SMP N 1 Wuryantoro yang telah memberikan ijin penelitian kepada penulis. Suparman.Pd selaku guru bidang studi matematika SMP N 1 Wuryantoro. 6. Akhirnya semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya. Surakarta. Wassalamu’alaikum Wr.8 5.

Manfaat Penelitian……………………………………… 10 BAB II : LANDASAN TEORI A. ii HALAMAN PENGESAHAN ………………………………………………...... Tinjauan Pustaka. x DAFTAR TABEL … ………………………………………………………….. 9 F. xiv DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………………………… xv ABSTRAK ………………………………………………………………….. 11 ix ............. Perumusan Masalah…………………………………….... Identifikasi Masalah …………………………………… 6 C. iii HALAMAN PERNYATAAN ………………………………………………..... iv HALAMAN MOTTO ………………………………………………………............. 8 D... v HALAMAN PERSEMBAHAN ………………………………………... xiii DAFTAR GAMBAR………………………………………………………….......... viii DAFTAR ISI ………………………………………………………………….9 DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ………………………………………………………… i HALAMAN PERSETUJUAN ………………………………………………... Pembatasan Masalah …………………………………....... Latar Belakang ………………………………………… 1 B. 8 E.... Tujuan Penelitian………………………………………............... vi KATA PENGANTAR ………………………………………………………. xvii BAB I : PENDAHULUAN A....

.. 33 3............................................. 33 D......... Tempat dan Waktu Penelitian ..................... Subyek Penelitian ............... 39 1............ 31 B........................................................... 28 D.......... 35 1.......................... 24 5..................... Jenis Penelitian ............ Sampling .................... Teknik Pengumpulan Data ..... 2................ Kajian Teori ................................................................ 40 2.................................. Instrumen Penelitian ........................10 B...... Prestasi Belajar Matematika ............. 25 C.......................................... Definisi Operasional ........................................... 35 35 36 E... Tes Prestasi Belajar ................... Populasi ............. Pembelajaran Dengan Pendekatan Konvensional ... 13 13 2................................. Motivasi Belajar Siswa ... Materi Lingkaran .......................................................................................... 32 2....... Sampel ......... 42 x .................................................................. 32 C........ Metode angket ....... Hipotesis Tindakan ....................................... 18 4.................... Metode Dokumentasi ....................................................................... 30 BAB III : METODE PENELITIAN A...................................................................... Pembelajaran Dengan Pendekatan SAVI .......................................................... Angket Motivasi ................ 1......... 17 3.... Kerangka Berpikir ... 36 F............................................................. 3...................... Metode Tes . 32 1.........

......... 70 BAB V : KESIMPULAN.................................………………………..... Uji Kelanjutan (Uji Schaffe) …………………………… 68 E........……………………………………........ 78 xi ... Uji Homogenitas …………………………………… 65 C...........………………………… 61 B.. Deskripsi Data ………………. Hasil Uji Normalitas ………………………………........... Implikasi Hasil Penelitian ............... Tahap Uji Coba Instrumen .............. 75 DAFTAR PUSTAKA ................................. Pembahasan ………………..................................... …........................................................... IMPLIKASI DAN SARAN A.......... 77 LAMPIRAN .................................................................................... 43 G........ 74 C...... 64 1.. Teknik Analisis Data ............. 64 2............................................................................. Saran ...... Uji Prasyarat Analisis Penelitian ……………………...... Uji Hipotesis ……........ 73 B..... 52 BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A....... Kesimpulan .....11 3................... 65 D.

.....8 Tabel 4............... 41 : Tabel Kisi-kisi Tes Prestasi Belajar ………………………… 43 : Hasil Uji Validitas Soal Prestasi Belajar ……………………............ 51 : Tabel Anava ………………………………………………..3.5 : Tabel Perbedaan dan Persamaan Variabel yang Diteliti …… 13 : Tabel Perencanaan Waktu Penelitian ………………………...................1 Tabel 4..4 Tabel 3....................... 49 : Hasil Perhitungan Daya Pembeda Soal ..........2 Tabel 4.....3 Tabel 4............... 32 : Tabel Kisi-kisi Angket Motivasi Siswa ……………………. 62 : Data Prestasi Belajar Siswa ..............1 Tabel 3.....................6 Tabel 3....5 Tabel 3..1 Tabel 3.......... 64 : Uji Two Way Anova ......................12 DAFTAR TABEL Tabel 2.....4 Tabel 4.... 66 : Uji Kelanjutan Anova ………………………………………............ 69 xii ............2 Tabel 3......................................................... 63 : Uji Normalitas .................................3 Tabel 3.. 57 : Rangkuman Analisis Variansi Dua Jalan ......... 58 : Hasil Pengkategorian Tingkat Motivasi Belajar .. 46 : Hasil Perhitungan Taraf Kesukran Soal ..............7 Tabel........

.3 Gambar 4.2 Gambar 3.1 Gambar 2. 27 : Gambar Alur Kerangka Berfikir …………………………….13 DAFTAR GAMBAR Gambar 2.56 : Gambar statistik uji F antar motivasi… ………………………..67 : Gambar statistic uji F antara pendekatan dan motivasi…………68 xiii . 25 : Gambar Percobaan Menemukan Rumus Luas Lingkaran ……... 30 : Gambar statistik uji F antar pendekatan ……………………….56 : Gambar statistic uji F antara pendekatan dan motivasi…………57 : Gambar statistic uji F antar pendekatan……………………….2 Gambar 2.3 : Gambar Bagian-Bagian Lingkaran…………………………….66 : Gambar statistic uji F antar motivasi………………………….3 Gambar 3.....1 Gambar 3.1 Gambar 4.2 Gambar 4.

........82 : Uji Keseimbangan ......a LAMPIRAN 9......... Tingkat Kesukaran...............................129 : Kunci Tes Prestasi Belajar Matematika .................................................136 : Data Induk Penelitian ............................c LAMPIRAN 10 LAMPIRAN 11 LAMPIRAN 12 LAMPIRAN 13 LAMPIRAN 14 LAMPIRAN 15 LAMPIRAN 16 LAMPIRAN 17 LAMPIRAN 18 LAMPIRAN 19 : Daftar Nama Siswa Try Out ………………………............................84 : Angket Try out Motivasi .................................................147 : Table Values of rproduct moment.............b LAMPIRAN 9...........139 : Uji Normalitas .............................................................................................144 : Uji Analisis Variansi Dua Jalan Sel Tak Sama ............. ……...... Reliabilitas........................................80 : Daftar Nama Siswa Sampel Penelitian ……………….............149 : Tabel Lilliefors…....................142 : Uji Homogenitas ..........................................................................................81 : Daftar Nilai Ujian Semester Gasal….....114 : Validitas Reliabilitas Angket…........................................125 : Lembar Jawab Angket Penelitian …...............121 : Soal Try out tes Prestasi Belajar Matematika ..................................83 : Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) .........................................................................131 : Soal Tes Prestasi Belajar Matematika …................. Daya Beda...............118 : Angket Penelitian ...........145 : Uji Komparasi Ganda ...................150 xiv ..148 : Tabel t..........14 DAFTAR LAMPIRAN Halaman LAMPIRAN 1 LAMPIRAN 2 LAMPIRAN 3 LAMPIRAN 4 LAMPIRAN 5 LAMPIRAN 6 LAMPIRAN 7 LAMPIRAN 8 LAMPIRAN 9...130 : Validitas...........

..............15 LAMPIRAN 20 LAMPIRAN 21 : Tabel Nliai F0...151 : Surat-surat …………………………………………… 155 xv .………...................05 …........

76 halaman Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan prestasi belajar matematika pokok bahasan lingkaran melalui pembelajaran dengan pendekatan SAVI dan pendekatan konvensional. xvi . (3) F hitung = 1. Hasil penelitian dengan α = 5% dapat disimpulkan bahwa: (1) Fhitung = 11. motivasi belajar. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk data hasil belajar siswa matematika. Pengujian persyaratan analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. 2) Perbedaan prestasi belajar matematika pokok bahasan lingkaran ditinjau dari motivasi belajar siswa. 2009.122 sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan motivasi siswa terhadap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan lingkaran. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP N I Wuryantoro. A410050075.721 < F tabel = 3.429 > Ftabel = 3. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Sebagai sampel diambil dua kelas sebanyak 80 siswa yang kemudian dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol.16 ABSTRAK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN “SAVI” DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA (Eksperimen pada siswa kelas VIII Semester II Tahun pelajaran 2008/2009 SMP Negeri I Wuryantoro) Ika Fitrianingsih. prestasi belajar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen.972 sehingga H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan pembelajaran pendekatan SAVI tehadap prestasi belajar siswa pada pokok bahasan lingkaran. (2) F hitung = 3.482 > F tabel= 3. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi (anova) dua jalur. Kata kunci : pendekatan SAVI. 3) Interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan lingkaran. metode angket untuk data motivasi belajar siswa serta metode dokumentasi untuk mengetahui nilai ujian semester 1 matematika siswa yang digunakan untuk menguji keseimbangan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jurusan Pendidikan Matematika. Kelas VIIIB sebanyak 40 siswa sebagai kelas eksperimen diberikan pendekatan SAVI sedangkan kelas VIIID sebanyak 40 siswa sebagai kontrol diberikan metode konvensional dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik random sampling. Sebagai tindak lanjut dari analisis variansi dilakukan uji scheffe.Universitas Muhammadiyah Surakarta.122 sehingga H0 diterima yang berarti tidak ada interaksi antara pendekatan pembelajaran dan motivasi siswa terhadap hasil belajar matematika.

Pendekatan dalam pembelajaran pada hakekatnya merupakan sarana untuk mencapai tujuan pembelajaran serta dapat mengembangkan dan meningkatkan aktivitas belajar yang dilakukan guru dan siswa. alat untuk memecahkan berbagai persoalan praktis. generaliatas dan 1 . Latar Belakang Dewasa ini dunia pendidikan dihadapkan pada tantangan yang mengharuskan mampu melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang dapat memenuhi tuntutan global. Matematika adalah sebagai suatu bidang ilmu yang merupakan alat pikir berkomunikasi. intelektual dan kepribadian dalam rangka membentuk manusia seutuhnya. Salah satu proses pembelajaran yang menekankan berbagai tindakan dan kegiatan adalah dengan menggunakan pendekatan tertentu. tetapi juga melibatkan berbagai tindakan dan kegiatan yang harus dilakukan terutama jika menginginkan hasil belajarnya menjadi lebih baik. Sebab pendidikan merupakan suatu wadah kegiatan yang berusaha untuk membangun masyarakat dan watak bangsa secara berkesinambungan yaitu membina mental. Oleh karena itu pendidikan perlu mendapat perhatian.1 BAB I PENDAHULUAN A. yang unsurunsurnya logika dan intuisi. penanganan dan prioritas secara intensif dari pemerintah. masyarakat maupun pengelola pendidikan. rasio. analisis dan kontruksi. Pembelajaran merupakan suatu proses yang rumit karena tidak hanya proses transfer informasi guru kepada siswa.

Meskipun demikian orang harus mempelajarinya karena merupakan sarana untuk memecahkan masalah dalam kehidupan seharihari.2007:129-130). Berkaitan dengan ini maka sebenarnya guru memiliki peranan yang sangat kompleks didalam . Oleh karena itu guru merupakan salah satu unsur dibidang kepemimpinan harus berperan serta secara aktif dan menempatkan kedudukannya sebagai tenaga potensial. geometri dan analisism (Uno. Apabila sejak awal siswa sudah tidak senang dengan matematika maka siswa akan mengalami kesulitan pada materi pelajaran selanjutnya. Materi matematika bersifat hierarkis. Matematika berbeda dengan ilmu lain.2 individualitas. serta mempunyai cabang-cabang antara lain aritmetika. aljabar. sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang. rajin latihan dan disiplin. Dalam mempelajarinya matematika harus bersifat kontinyu. yang ikut berperan dalam usaha pembentukan sumber daya manusia yang potensial di bidang pembangunan. Dalam hal ini guru tidak semata-mata sebagai pengajar yang hanya mentransfer ilmu pengetahuan tetapi juga harus sebagai pendidik yang mentransfer nilai dan sekaligus sebagai pembimbing yang memberikan pengarahan dan menuntun siswa dalam belajar. Tidak sedikit juga orang yang memendang matematika sebagai bidang studi yang paling sulit. Salah satu tujuan mempelajari matamatika adalah membentuk kepribadian dalam diri siswa untuk menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Didalam mengerjakan matematika disamping guru memperhatikan materinya juga harus memperhatikan keadaan siswanya. Guru adalah salah satu komponen manusiawi dalam proses belajar mengajar.

Tanpa adanya motivasi pada diri siswa tentunya mempelajari matematika akan sulit. Metode mengajar dikatakan relevan jika mampu mengantarkan siswa mencapai tujuan pendidikan melalui pengajaran. Disamping itu. dalam usaha untuk mengantarkan anak didik ke taraf yang di cita-citakan. bagaimana agar siswa tersebut tertarik dengan bidang studi tersebut. Untuk meningkatkan mutu pendidikan perlu adanya pembaharuan dibidang pendidikan antara lain adalah pembaharuan metode atau peningkatan relevansi pendekatan dalam mengajar. Maka itu metode penyampaian guru dalam mengajar yang efektif adalah apabila dampak dari pembelajaran itu dapat menumbuhkan dan menciptakan gairah serta dorongan siswa untuk aktif. jangan sampai anak didik beranggapan matematika itu menjemukan. Adapun tujuan pengajaran adalah supaya siswa dapat berfikir dan bertindak secara hierarki dan kreatif. Dalam penyampaian materi matematika harus sudah dikembangkan oleh guru. .3 proses belajar mengajar. padahal yang lebih mereka tidak sukai adalah pengalaman mereka ketika mengikuti pelajaran matematika itu disekolah daripada matematika itu sendiri. guru harus bisa memberikan motivasi kepada siswa. Guru diharapkan dapat memberikan pengalaman-pengalaman yang baik dalam proses pendidikan sehingga pada anak didik akan tumbuh minat dan termotivasi. Pembelajaran yang hanya menyajikan rumus demi rumus tanpa menyajikan langkah rumus itu di temukan akan menyebabkan prestasi belajar matematika menurun. Hal ini akan menyebabkan siswa malas belajar sehingga menyebabkan prestasi belajar matematika menurun.

dialami atau diketahui siswa. Model . Model pembelajaran harus bisa mengubah gaya belajar siswa dari siswa yang belajar pasif menjadi aktif dalam mengkonstruksikan konsep. dikuasai siswa. Motivasi merupakan faktor interen yang ada pada diri siswa. karena pada dasarnya motivasi sangat berperan dalam pemerolehan prestasi belajar pada diri siswa. Unsur yang paling penting dalam proses belajar mengajar disamping guru dan materi ajar adalah siswa-siswa atau anak didik ialah salah satu komponen manusiawi yang menempati posisi sentral dalam proses belajar mengajar. memiliki tujuan dan kemudian ingin mencapainya secara optimal. Pembelajaran secara konvensional sekarang ini sudah tidak cocok lagi karena didalam metode ini. dimungkinkan siswa akan mengantuk dan perhatiannya kurang karena membosankan. Penggunaan metode pembelajaran yang monoton (konvensional).4 sedemikian sehingga materi tersebut menjadi menarik. sebab secara realistis seorang siswa yang belajar itu pada dasarnya adalah mencari hubungan antara hal yang dipelajari dengan yang telah dimiliki. Metode ini lebih banyak menuntut keaktifan guru dari pada siswa. Karena dalam proses belajar mengajar siswa sebagi pihak yang ingin meraih cita-cita. Dalam mencapai tujuan tersebut siswa tidak luput dari adanya motivasi dari dalam diri siswa tersebut. Dengan adanya motivasi yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar matematika. guru hanya mentransfer ilmu kepada anak didik dan sejak dulu metode ini telah dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara guru dan siswa dalam interaksi edukatif.

Intelektual(I) : Belajar dengan memecahkan masalah dan merenung. serta memikirkan dan mengambil kesimpulan atau informasi yang mereka peroleh untuk diterapkan dalam menyelesaikan soal-soal (I). : Belajar dengan mengamati dan menggambarkan . membicarakan atau mendiskusikan apa yang mereka pelajari (A). Pembelajaran matematika dengan pendekatan SAVI bisa optimal jika keempat unsur SAVI ada dalam satu peristiwa pembelajaran matematika. Misalnya. menantang. perhatian. Salah satunya adalah melalui pendekatan “SAVI” (Somatis. Visual(V) : Belajar dengan bergerak dan berbuat. Visual. Somatis(S) 2. . masuk akal. pemahaman dan prestasi belajar siswa. Auditori(A) 3. Oleh karena itu guru mampu menawarkan metode dalam mengajar yang lebih efektif yang dapat membangkitkan perhatian siswa sehingga siswa menjadi aktif dan termotivasi untuk belajar. siswa dapat meningkatkan kemempuan mereka dalam mengemukakan ide (I). Intelektual). menyenangkan dan cocok untuk siswa. 4. siswa akan belajar sedikit tentang matematika dengan menyaksikan presentasi (V). : Belajar dengan berbicara dan mendengar. Auditori. serta harus diimbangi dengan kemampuan guru dalam menguasai metode tersebut. jika mereka secara simultan menggerakan sesuatu (S) untuk menghasilkan pictogram. Atau. tetapi mereka dapat belajar lebih banyak jika mereka dapat melakukan sesuatu (S).5 pembelajaran yang tepat membuat matematika lebih berarti. Gambaran permasalahan-permasalahan diatas perlu diperbaiki guna meningkatkan motivasi. Unsur-unsur pendekatan SAVI adalah : 1.

cara menerangkan yang monoton dan yang lainnya menjadi hal yang menimbulkan kurangnya motivasi siswa dalam mempelajari matematika. yaitu dalam mendidik anak. Dalam hal ini guru mempumyai peranan dalam memberikan motivasi kepada siswa. Sifat guru yang otoriter. karena motivasi berperan sangat penting dalam kegiatan utamanya dalam proses belajar. dalam hal ini sebagai objek dari pendidikan berkewajiban melakukan proses belajar. Siswa yang suka melamun.6 diagram. takut untuk bertanya dan sebagainya menunjukkan bahwa siswa mengalami gangguan dalam belajar. siswa. ada beberapa komponen penting agar siswa dapat belajar secara optimal yaitu guru. Identifikasi Masalah Dalam proses pembelajaran metematika. 2002:100) B. sarana dan prasarana serta materi ajar. Lingkungan yang dimaksud adalah peran orang tua. keadaan sekolah dan sikap siswa dalam memilih teman untuk bergaul. tidak menguasai materi dengan baik. tidak konsentrasi pada saat proses belajar berlangsung. berbicara dengan siswa lainnya atau teman sebangku. suka menggangu teman lainnya. suka marah. Siswa sebagai komponen yang lain. tingkat ekonomi orang tua. Lingkungan juga merupakan komponen yang berpengaruh besar terhadap keberhasilan pembelajaran. Peran orang tua yang tidak . grafik dan lain sebagainya (V) sambil mendiskusikan atau membicarakan apa yang sedang mereka kerjakan (A). lingkungan. Guru dalam proses belajar mengajar merupakan faktor kesuksesan setiap usaha pendidikan. (Meier.

sehingga akan didapatkan prestasi belajar yang kurang. akan menyebabkan siswa mempunyai motivasi belajar yang minim. Komponen lain yang juga menetukan berhasilnya pembelajaran adalah sarana dan prasarana yang memadai. Materi ajar adalah komponen lain yang menetukan keberhasilan pembelajaran. Untuk lebih jelasnya akan diuraikan pembatasan masalah sebagai berikut: . misalnya alat peraga sebagai alat bantu yang digunakan oleh guru pada saat menerangkan materi Lingkaran. agar siswa benar-benar paham dan menguasai atas materi yang diajarkan. Materi ajar yang cenderung kompleks dan terlalu abstrak. Sarana dan prasarana yang diperlukan sebagai alat bantu pada saat proses pembelajaran.7 maksimal dalam mendidik anak dalam usahanya untuk menanamkan semangat untuk belajar dan kesalahan dalam memilih temen untuk bergaul. membuat siswa mengalami kesuliatan dalam memahami konsep materi yang diajarkan. Pembatasan Masalah Penelitian ini difokuskan pada suatu pembelajaran melalui pendekatan “SAVI” pada pokok bahasan Lingkaran yang akan ditinjau dari motivasi belajar siswa agar diperoleh suatu prestasi belajar yang diinginkan. adalah diperlukan alat peraga yang berupa lingkaran yang dilengkapi dengan unsur-unsurnya. C. Dalam hal ini guru berperan untuk mengkongkritkan materi bahan ajar yang terlalu abstrak dengan bantuan alat peraga yang berupa lingkaran lengkap dengan unasur-unsurnya.

2. Prestasi belajar matematika adalah prestasi belajar dalam bidang matematika. putus asa dan kurangnya motivasi dalam belajar matematika. kondisi. yang ditandai dengan adanya keinginan siswa untuk bertanya dan kemampuan siswa untuk menyelesaikan soal. Motivasi belajar adalah keadaan dalam diri siswa yang mendorong keinginan siswa untuk melakukan kegiatan tertentu guna mencapai tujuan pembelajaran. 4. Sedangkan kemampuan dasar yang ditunjukkan oleh sebagian guru dalam mengelola interaksi belajar yang cenderung membosankan dan sikap yang otoriter menyebabkan timbulnya rasa takut. situasi. Pendekatan pembelajaran pada penelitian ini dibatasi pada pendekatan pembelajaran matematika dengan pendekatan “SAVI”. pengalaman atau pengaruh orang lain juga sangat menentukan motivasi berprestasi bagi siswa. Pokok bahasan yang diambil pada penelitian ini adalah Lingkaran yang akan diberikan kepada siswa kelas VIII semester II SMP. Guru sebagai pengelola kelas . 3. Perumusan Masalah Terjadinya hambatan apa yang terjadi pada diri siswa dalam pembelajaran matematika timbul karena adanya anggapan bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit. D. melalui ulangan dengan maksud untuk memperoleh suatu angka sehingga dapat ditentukan berhasil atau tidaknya seorang siswa dalam belajar matematika guna suatu pengambilan keputusan.8 1. Berkaitan dengan hal ini. menakutkan dan hanya orang-orang tertentu saja yang mampu mempelajarinya.

Apakah terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan Lingkaran? E. 2.9 pada saat pembelajaran harus bersikap positif untuk belajar pada siswa karena guru merupakan sosok figur bagi siswa. Identifikasi Masalah dan Pembatasan Masalah yang dikemukakan diatas. Tujuan Penelitian Penelitian ini secara umum bertujuan mengetahui perbedaan pengajaran matematika dengan pendekatan “SAVI” dan pengajaran konvensional pada pokok bahasan Lingkaran ditinjau dari motivasi belajar siswa. Apakah terdapat perbedaan prestasi belajar matematika pokok bahasan Lingkaran ditinjau dari motivasi belajar siswa? 3. . Apakah terdapat perbedaan prestasi belajar matematika pada pokok bahasan Lingkaran melalui pembelajaran dengan pendekatan “SAVI” dan pendekatan konvensional? 2. Berdasarka Latar Belakang. Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika pokok bahasan Lingkaran ditinjau dari motivasi belajar siswa. Untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika pokok bahasan Lingkaran melalui pembelajaran dengan pendekatan “SAVI” dan pendekatan konvensional. Tujuan secara khusus dapat dirinci sebagai berikut : 1. maka perumusan masalah penelitian ini dapat dituliskan sebagai berikut: 1.

Untuk mengetahui interaksi antara pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pokok bahasan Lingkaran. . Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini secara teoritis dapat bermanfaat sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan SAVI dan meningkatkan prestasi belajar siswa.10 3. 3. Bagi guru sebagai bahan masukan dan pertimbangan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa melalui penggunaan dan pemilihan pendekatan dalam mengajar. 2. F. Secara praktis diharapkan hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai berikut : 1. Sebagai masukan bagi calon pendidik tentang penggunaan pendekatan “SAVI” pada pokok bahasan Lingkaran. Bagi siswa sebagai pemicu motivasi belajar sehingga siswa dapat belajar matematika dengan giat.

Tinjauan Teori. Hikmah ( 2008 : 70 ) mealui penelitiannya tentang Peningkatan Minat Belajar SIswa Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan “SAVI” 11 . A.11 BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dikemukakan mengenai Tinjauan Pustaka. Kajian Teori yang akan dipaparkan adalah motivasi belajar siawa dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan “SAVI”. Banyak penelitian yang telah dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran matematika tersebut adalah : Nugroho ( 2006 : 73 ) melalui penelitiannya tentang Peningkatan Kreatifitas Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Melelui Pendekatan “SAVI” menyimpulkan bahwa dengan melakukan percobaan belajar SAVI siswa semakin aktif. disusun berdasarkan teoritis dan kajian hasil penelitian yang telah dikemukakan. Tinjauan Pustaka Penelitian mengenai strategi pembelajaran lebih cenderung merupakan penelitian aspek psikologi dari suatu sistem atau struktur. Kerangka Berfikir dan Hipotesis. Tinjauan Pustaka merupakan uraian sistematis tentang hasil-hasil penelitian yang telah dikemukakan oleh peneliti terdahulu dan hubungannya dengan penelitian yang akan dilakukan. Kerangka Berfikir berisi konsep yang akan digunakan untuk menjawab masalah yang akan diteliti. kreatif. dan kemampuan siswa dalam mengerjakan soal-soal latihan mengalami peningkatan dalam belajar matematika.

Untuk melihat lebih jelas dapat dilihat pada tabel 2. perhatian. Dengan meningkatkan minat siswa maka perasaan senang. yang dapat dipandang dari dari berbagai segi antara lain : Penelitian Nugroho.1 dibawah ini. variabel yang diteliti adalah keaktivan siswa. Sedangkan penalitian yang akan penulis lakukan adalah prestasi belajar siswa melalui pendekatan SAVI yang ditinjau dari motivasi belajar siswa. Tabel 2. Hasil penelitian yang telah dibahas. menyimpulkan bahwa prestasi belajar matematika dipengaruhi oleh faktor penggunaan pendekatan pembelajaran dan motivasi siswa.12 Dengan Mendayagunakan Alat Peraga di SMP N 1 Kartasura menyimpulkan bahwa pembelajaran melalui pendekatan SAVI dengan menggunakan alat peraga terutama pada pokok bahasan kubus dan balok. sehingga dapat mendorong peningkatan prestasi matematika siswa.1 Perbedaan dan Persamaan variabel yang diteliti . Penelitian Wahyuningsih menitik beratkan pada penggunaan metode dalam belajar. Penelitian Hikmah. dapat meningkatkan minat belajar siswa. Wahyuningsih (2003 : 66 ) melakukan penelitian mengenai Perbedaan Prestasi Belajar Matematika Antara Penggunaan Metode Diskusi Dengan Menggunakan LKS Dengan Metode Konvensional Pada Pokok bahasan Lingkaran Ditinjau dari Motivasi Belajar Matematika. variabel yang diteliti adalah penguanaan alat peraga dan minat belajar siswa. Hasilnya adalah ada perbedaan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan lingkaran ditinjau dari motivasi belajar siswa. kemauan dan perlakuan yang positif untuk mempelajari matematika ikut meningkat.

13 Nama Peneliti Kreatif Prestasi Aspek yang diteliti Minat Belajar Alat Peraga Motivasi Pend. keterampilan. sedangkan proses pembelajaran bersifat eksternal yang sengaja direncanakan dan bersifat rekayasa perilaku. nilai dan sikap yang dapat membawa perubahan tingkah laku maupun kesadaran diri sebagai pribadi (Kamulyan dan Surtikanti. Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan SAVI Pembelajaran adalah suatu kegiatan yang menyediakan kondisi yang merangsang dan mengarahkan kegiatan belajar si-pebelajar sebagai subyek belajar untuk memperoleh pengetahuan. . pembelajaran adalah proses komunikasi fungsional antara siswa derngan guru dan siswa dalam rangka perubahan sikap dan pola pikir yang akan menjadi kebiasaan bagi siswa yang bersangkutan. dengan demikian proses belajar bersifat internal dan unik dalam diri individu siswa. SAVI √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Met. Diskusi Media LKS Nugroho Hikmah Wahyuningsih Ika √ B. Kajian Teori 1.1999:1) Sedangkan menurut konsep komunikasi. Jadi pembelajaran merupakan upaya penataan lingkungan yang memberi nuansa agar program belajar tumbuh dan berkembang secara optimal.

. Belajar Somatis. Menurut penelitian.14 Tidak semua metode mengajar dapat mewakili wahana pencapaian tujuan pendidikan. banyak kelemahan dan hambatan pembelajaran dikelas terjadi antara guru dengan siswa ataupun antar siswa. tubuh dan pikiran bukan merupakan dua entitas yang terpisah. Pembelajaran dengan pendekatan SAVI adalah pembelajaran dengan menggabungkan gerakan fisik dan aktifitas intelektual serta melibatkan semua indera yang berpengaruh besar dalam pembelajaran. praktis melibatkan fisik dan menggunakan serta menggunakan tubuh sewaktu belajar. belajar Visual. kinetis. belajar Auditori. Belajar somatis berarti belajar dengan indera peraba. maka perlu diciptakan suasana belajar yang dapat membuat siswa bangkit dan berdiri dari tempat duduk dan aktif secara fisik dari waktu ke waktu. Untuk merangsang hubungan pikiran dan tubuh dalam pembelajaran matematika. Keduanya adalah satu. Menghalangi fungsi tubuh dalam belajar berarti kita menghalangi fungsi pikiran sepenuhnya. Misalnya dalam belajar somatis ini. Intinya. misalanya siswa kurang memperhatikan dan kurang memahami materi yang diajarkan oleh guru. tubuh adalah pikiran dan pikiran adalah tubuh. Dalam kenyataanya. dan belajar Intelektual. Jika keempat unsur SAVI ada dalam setiap pembelajaran. Untuk mengatasi kelemahan dan hambatan tersebut maka dapat menerapkan pendekatan belajar SAVI. maka siswa dapat belajar secara optimal. a. Unsur-unsur pendekatan SAVI adalah belajar Somatis.

diameter (d). keliling atau luas. Belajar visual adalah belajar dengan melibatkan kemampuan visual (penglihatan). siswa diminta menjelaskan apa yang disebut dengan Lingkaran. Belajar Visual. dengan alasan bahwa didalam otak terdapat lebih banyak perangkat memproses informasi visual daripada indera yang lain. talibusur dan juring. b. Dengan merancang pembelajaran matematika yang menarik saluran auditori. Misalnya. guru dapat melakukan tindakan seperti meminta siswa menerangkan kembali materi Lingkaran yang telah diajarkan dengan . tembereng. Ketika telinga menangkap dan menyimpan informasi auditori. Dalam hal ini siswa diberi pertanyaan oleh guru tentang materi yang telah diajarkan.15 siswa diminta oleh guru untuk menggambar bentuk sebuah Lingkaran di papan tulis yang sudah diketahui jari-jari (r). Siswa diminta mengungkapkan pendapat atas informasi yang telah didengarkan dari penjelasan guru. beberapa area penting di otak menjadi aktif. Belajar auditori berarti belajar dengan melibatkan kemampuan auditori (pedengaran). Belajar Auditori. Dalam merancang pembelajaran matematika yang menarik kemampuan visual. c. guru dapat melakukan tindakan seperti mengajak siswa membicarakan materi apa yang sedang dipelajari.

sehingga siswa bisa mengetahui apa yang disebut jari-jari (r). mencipta. Penceramah mendominasi seluruh kegiatan. Hal ini mungkin karena . Metode ceramah merupakan metode mengajar yang paling banyak dipakai terutama pada bidang studi non eksakta. Belajar intelektual berarti menunjukkan apa yang dilakukan siswa dalam pikiran mereka secara internal ketika mereka menggunakan kecerdasan untuk merenungkan suatu pengalaman dan menciptakan hubungan makna.16 menggunakan alat peraga. diameter (d). sedang pendengar hanya memperhatikan dan membuat catatan seperlunya. Belajar intelektual adalah bagian untuk merenung. dan unsur-unsur lingkaran yang lain. Belajar Intelektual. dari pembicara kepada pendengar. Kegiatan berpusat pada penceramah dan komunikasi yang terjadi hanya satu arah. Ceramah adalah suatu cara penyampaian informasi secara lisan dari seseorang kepada sejumlah pendengar disuatu ruangan. Dalam proses belajar Intelektual. d. rencana dan nilai dari pengalaman tersebut. memecahkan masalah dan membangun makna. siswa diminta mengerjakan soal-soal latihan dari materi Lingkaran yang telah dijelaskan oleh guru. 2. Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Konvensional Pengajaran konvensional atau pengajaran tradisional adalah pengajaran yang diberikan oleh guru kepada sejumlah murid secara bersamasama dengan cara yang telah biasa dipakai.

mendefinisikan pengertian dan penjelasan rumus-rumus dilakukan sendiri oleh guru. Dorongan ini berada pada diri seseorang yang menggerakkan untuk melakukan sesuatu yang sesuai dengan dorongan dalam dirinya. Langkah-langkah guru diikuti dengan teliti oleh siswa. . Pemberian contoh diberikan dan dikerjakan sendiri oleh guru. Motivasi Hakekat motivasi adalah dorongan dasar yang menggerakkan seseorang bertingkah laku. Mereka hanya meniru cara kerja dan penyelesaian yag dilakukan oleh guru. 3.17 metode ini dianggap paling murah dilaksanakan atau karena metode-metode lain yang belum dikenal. Motivasi terjadi apabila seseorang mempunyai keinginan dan kemauan untuk melakukan suatu kegiatan atau tindakan dalam rangka mencapai tujuan tertentu Motivasi merupakan konsep hipotesis untuk suatu kegiatan yang dipengaruhi oleh persepsi atau tingkah laku seseorang untuk mengubah situasi yang tidak memuaskan atau tidak menyenangkan. perbuatan seseorang yang didasari atas motivasi tertentu mengandung tema sesuai dengan motivasi yang mendasarinya. guru memegang peranan utama dalam menentukan isi dan urut-urutan langkah dalam menyampaikan isi atau materi tersebut kepada siswa. guru mendominasi kegiatan belajar mengajar. Dalam metode ceramah. Motivasi Belajar Siswa a. Pada pengajaran ini. Oleh karena itu.

mengolah kegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar seperti mengorganisasi pengalaman belajar. Artinya. (2) adanya dorongan dan kebutuhan melakukan kegiatan. motivasi berprestasi dimiliki oleh setiap orang. (Djamarah. motivasi adalah dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang untuk mengadakan perubahan tingkah laku. sedangkan intensitasnya tergantung pada kondisi mental orang tersebut. Belajar Belajar adalah proses perubahan perilaku berkat pengalaman dan latihan. hakikat belajar adalah perubahan. . (5) Adanya lingkungan yang baik. dan (5) Adanya kegiatan yang menarik.18 Motivasi dipengaruhi oleh keadaan emosi seseorang. tujuan kegiatan adalah perubahan tingkah laku. Bahkan meliputi segenap aspek organisme atau pribadi. baik yang menyangkut pengetahuan. b. (3) Adanya harapan dan cita-cita. Guru dapat memberikan motivasi siswa dengan dengan melihat suasana emosional siswa tersebut. 2002:11). (4) Penghargaan dan penghormatan atas diri sendiri. yang mempunyai indikator sebagai berikut : (1) Adanya hasrat dan keinginan untuk melakukan kegiatan. Berdasarkan teori-teori motivasi yang telah dikemukakan diatas dapat disimpulkan. menilai proses hasil belajar. keterampilan maupun sikap. kesemuanya termasuk dalam cakupan tanggung jawab guru. Jadi. Menurutnya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar menurut Ngalim Purwanto dalam bukunya yang berjudul Psikologi Pendidikan adalah : . yang terdapat dalam berbagai bidang studi. 2007:78-79).19 Pendapat Uno (2007) tentang pengertian balajar : (1) Memodifikasi atau memperteguh kelekuan melalui pengalaman. Uno (2007) menjelaskan lebih jauh bahwa belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya (Uno. 2003:2). 2007:7-9). penggunaan dan penilaian. Belajar adalah perubahan tingkah laku yang relatif mantap berkat latihan dan pengalaman (Hamalik. atau mengenai sikap dan nilai-nilai pengetahuan dan kecakapan dasar. (2) suatu proses perubahan tingkah laku individu dengan lingkunganya. atau lebih luas lagi dalam berbagai aspek kehidupan atau pengalaman yang terorganisasi. 2004:154). Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan llingkungannya (Slameto. (3) Perubahan tingkah laku yang dinyatakan dalam bentuk penguasaan. (4) Belajar selalu menunjukkan suatu proses perubahan perilaku atau pribadi seseorang berdasarkan praktik atau pengalaman tertentu (Uno.

dapat dirangkum bahwa belajar merupakan suatu pengalaman yang diperoleh berkat adanya interaksi antara individu dengan lingkunganya. dapat dirumuskan bahwa belajar adalah proses perubahan perilaku atau pribadi seseorang berdasarkan interaksi antara individu dan lingkungannya yang dilakukan secara formal. kecerdasan. Motivasi Belajar Siswa Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling mempengaruhi. alat-alat yang dipergunakan dalam belajarnya. Dari beberapa teori belajar yang dikemukakan diatas. Sedangkan dari beberapa definisi tantang belajar. c. Yang termasuk ke dalam faktor individual antara lain kematangan atau pertumbuhan. informal. dan non formal. Sedangkan yang termasuk faktor sosial antara lain faktor keluarga atau keadaan rumah tangga. dan faktor pribadi. dan motivasi sosial.20 a. b. Belajar adalah perubahan tingkah laku secara relative permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari praktik atau . Faktor yang ada pada diri organisme itu sendiri yang kita sebut faktor individual. lingkungan dan kesempatan yang tersedia. Faktor yang ada di luar individu yang kita faktor sebut faktor sosial. Belajar menunjukkan suatu proses perubahan perilaku atau pribadi seseorangberdasarkan praktik atau pengalaman tertentu. guru dan cara mengajarnya. latihan. motivasi.

kebermaknaan bahan pelajran dan . Dengan kata lain. Motivasi belajar dapat timbul karena faktor intrinsik. kedua faktor tersebut disebabkan oleh rangsangan tertentu. pada umumnya dengan beberapa indikator atau unsur yang mendukung. harapan akan ciat-cita. Tetapi harus diingat. sehingga memungkinkan seseorang siswa dapat belajar dengan baik. dan kegiatan belajar ayang menarik. lingkungan belajar yang kondusif. (3) Adanya harapan dan cita-cita masa depan. sehingga seseorang berkeinginan untuk melakukan aktifitas belajar yang lebih giat dan semangat. (5) Adanya kegiatan yang menarik dalam belajar. Hakikat motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa-siawa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku. (2) Adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar.21 penguatan (reinforced practice) yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Indikator motivasi belajar dapat diklasifikasikan sebagai berikut : (1) Adanya hasrat dan keinginan berhasil. berupa hasrat dan keinginan berhasil dan dorongan kebutuhan belajar. Motivasi belajar siswa merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan belajarnya. (6)Adanya lingkungan bel. Sedangkan faktor ekstrinsiknya adalah adanya penghargaan. Kadar motivasi ini banyak ditentukan oleh kadar kebermaknaan bahan pelajaran dan kegiatan pembelajaran siswa yang bersangkutan.ajar yang kondusif. (4) Adanya penghargaan dalam belajar.

Motivasi adalah “pendorong” suatu usaha yang didasari untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang agar ia tergerak hatinya untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga mencapai hasil atau tujuan tertentu (Purwanto. Peranan Motivasi dalam Belajar dan Pembelajaran Motivasi pada dasarnya dapat membantu dalam memahami dan menjelaskan prilaku individu.22 kegiatan pembelajaran memiliki peranan yang amat penting dalam keberhasilan belajar siswa. 2006:71). termasuk perilaku individu yang sedang belajar. Peranan Motivasi dalam Menentukan Penguatan Belajar. Motivasi dapat berperan dalam penguatan belajar apabila seorang anak yang belajar dihadapkan pada suatu masalah yang memerlukan pemecahan. d. (Djamarah. Anak akan tertarik untuk belajar . Tujuan motivasi bagi seorang guru adalah untuk menggerakan atau memacu para siswanya agar timbul keinginan dan kemajuan untuk meningkatkan prestasi belajarnya sehingga tercapai tujuan pendidikan sesuai dengan yang diharapkan dan ditetapakan di dalam kurikulum sekolah (Purwanto. 2). 2002:80). 1). dan hanya dapat dipecahkan berkat bantuan hal-hal yang pernah dilaluinya. Peranan Motivasi dalam Memperjelas Tujuan Belajar. Peran motivasi dalam memperjelas tujuan belajar erat kaitannya dengan kemaknaan belajar. 2006:73).

Sebaliknya. 4. 2007:27-28). akan berusaha mempelajarinya dengan baik dan tekun. maka dia tidak tahan lama belajar. Seorang anak yang telah termotivasi untuk belajar sesuatu. jika yang dipelajari itu setidaknya sudah dapat diketahui atau dinikmati manfaatnya bagi anak. Dia mudah tergoda untuk mengerjakan hal yang lain dan bukan belajar.23 sesuatu. apabila seseorang kurang atau tidak memiliki motivasi untuk belajar. Motivasi Menentukan Ketekunan Belajar. Itu berarti motvasi sangat berpengaruh terhadap ketahanan dan ketekunan belajar (Uno. tampak bahwa motivasi untuk belajar menyebabkan seseorang tekun belajar. Faktor Intern 1). Prestasi belajar siswa sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Prestasi Belajar Matematika Prestasi belajar adalah penilaian hasil usaha kegiatan belajar yang akan dinyatakan dalam bentuk simbol. dengan harapan memperoleh hasil yang baik. 2001:43). 3). angka. Faktor ini diantaranya adalah panca indra . huruf maupun kalimat yang dapat me4ncerminkan hasil yang sudah dicapai oleh setiap anak dalam periode tertentu (Tirtonegoro. Dalam hal itu. Faktor jasmaniah (fisiologis) baik yang bersifat bawaan maupun dari pengalaman siswa. Adapun faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa menurut Slameto (2003 : 54-60) adalah: a.

Faktor sosial. 5. b. Faktor lingkungan fisik. 4). 2). yaitu kecerdasan dan bakat serta faktor kecakapan nyata dan potensi yang dimiliki oleh siswa. tegnologi dan kesenian. seperti cacat tubuh. motivasi. Faktor psikologis baik yang bersifat bawaan maupun yang diperoleh dari pengalaman. mengalami sakit dan sebagainya 2). seperti fasilitas rumah. ilmu pengetahuan. Materi Lingkaran Lingkaran adalah himpunan titik yang berjarak sama terhadap suatu titik tertentu dimana titik tersebut disebut titik pusat sedangkan jaraknya disebut jari-jari. yaitu unsur-unsur kepribadian tertentu seperti sikap. 3). . Faktor spiritual dan keagamaan.Faktor ekstern Faktor ekstern meliputi: 1).24 yang tidak berfungsi sebagai mestinya. terdiri atas lingkungan keluarga. emosi dan penyesuaian materi. lingkungan masyarakat dan lingkungan kelompok. Faktor budaya. fasilitas belajar dan iklim. lingkungan seolah. b) Faktor non intelektif. terdiri atas: a) Faktor intelektif yang mempunyai potensial. seperti adat istiadat.

25 P R B Andrinawan . Garis OA. Garis lurus PR atau ruas garis yang menghubungkan titik P dan titik R disebut tali busur lingkaran. Keterangan: Titik O disebut titik pusat lingkaran. jari-jari dan nilai pendekatan ( π ) yaitu π = 3. Daerah yang dibatasi oleh dua buah jari-jari OA. Daerah yang dibatasi tali busur PR disebut tembereng. Garis lengkung PR atau garis lengkung yang menghubungkan titik P dan titik R disebut busur lingkaran atau panjang busur. OB dan OC disebut jari-jari lingklaran. 193) A C O Gambar 2. OC dan busur lingkaran Ac disebut juring lingkaran. Garis AB disebut diameter lingkaran. a) Keliling lingkaran Melalui percobaan mengukur keliling suatu benda yang berbentuk lingkaran maka dapat ditemukan nilai perbandingan antara keliling lingkaran. Sugijono (2005.14 atau yaitu : 22 sehingga dapat ditemukan rumus keliling lingkaran 7 . diameter.1 bagian-bagian lingkaran.

Caranya yaitu memotong juring-juring lingkaran pada gambar di bawah ini dengan membuat garis tengah sebanyak 6 buah yang saling membentuk sudut 30° sehingga didapat 12 buah juring yang sama besar. Seperti langkah-langkah gambar di bawah ini: ½k a h i b j c k d l e m f n r Gambar 2. kemudian gunting dan disusun tiap juring sehingga membentuk gambar mirip persegi panjang. Dengan K = keliling lingkaran r = jari-jari lingkaran d = diameter lingkaran π = 3. 213) menyusunnya menjadi mirip persegi panjang.2 Percobaan menemukan rumus luas daerah lingkaran .26 K = 2 π r atau K = π d.14 atau b) Luas lingkaran Untuk menemukan luas daerah lingkaran dapat dilakukan melalui percobaan memasang juring-juring lingkaran dan 22 nilai pendekatan 7 Cunayah (2007. Salah satu juring dibagi dua sehingga sudut pusatnya masing-masing menjadi 15°.

163 . Lingkaran merupakan materi yang penerapannya banyak ditemui dilingkungan sekitar sehingga pembelajarannya akan lebih mudah dipahami jika menggunakan alat peraga atau benda yang berbentuk Lingkaran. Penggunaan pendekatan pembelajaran dalam. Kerangka berfikir ini disusun berdasarkan variabel yang dipakai dalam penelitian yaitu pendekatan pembelajaran. motivasi belajar dan prestasi belajar. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah lingkaran.27 Luas daerah lingkaran = Luas daerah persegi panjang L = panjang x lebar = ½ k x r = ½ x 2 π x r L = π r2 Karena r = ½ d maka luas daerah lingkaran dapat diubah menjadi L = π r2= π (½ d)2 = π (½ d x ½ d) = π ¼ d2 = ¼ π d2 C. Hadi (2007. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa diantaranya adalah pendekatan pembelajaran yang digunakan guru dan motivasi belajar siswa. proses belajar mengajar sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Kerangka Pikiran Berdasarkan penyajian deskripsi teoritik dapat disusun suatu kerangka berfikir untuk memperjelas arah dan maksud penelitian. Keberhasilan proses belajar mengajar dapat dilihat dari prestasi belajar siswa. Keanekaragaman pendekatan mengajar yang ada pada saat ini merupakan alternatif yang dapat digunakan oleh guru untuk memilih pendekatan mana yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan.

kemudian mempresentasikan. Sebagai kegiatan akhir. guru menyatukan keempat unsur SAVI dalam satu pembelajaran matematika.28 Dalam penelitian ini digunakan pembelajaran dengan pendekatan SAVI yaitu pembelajaran dengan menggabungkan gerakan fisik dan aktifitas intelektual serta melibatkan semua indera yang berpengaruh besar dalam pembelajaran. Motivasi belajar siswa merupakan faktor psikis dari dalam diri siswa. semua kelompok mengevaluasi hasil pekerjaan kemudian setelah dikoreksi hasil dikumpulkan. maka akan meningkatkan prestasi yang tinggi pula pada siswa. yang dapat menumbuhkan semangat untuk belajar. Secara bersama-sama dengan bimbingan guru. . guru memberikan beberapa soal yang berkaitan dengan materi lingkaran yang telah diajarkan. Selain pendekatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. faktor lain yang mempengaruhi hasil belajar adalah motivasi belajar siswa. yang setiap kelompok tediri dari dua siswa atau dalam satu meja. Dengan adanya motivasi belajar yang tinggi. sebagai bentuk belajar Somatis (S). guru memberikan latihan soal dengab materi lingkaran kepada siswa untuk dikerjakan secara individu sebagai bentuk belajar Intelektual (I). Pembelajaran dimulai dengan guru memberitahukan materi yang akan diajarkan dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Selanjutnya. untuk dikerjakan dalam diskusi kelompok. Dalam pembelajaran SAVI. Guru kemudian membahas materi dengan ceramah dan tanya jawab sebagai bentuk dari penerapan belajar Auditori (A). Guru memperjelas dalam menerangkan materi dengan menggunakan alat peraga berupa Lingkaran yang dilengkapim dengan unsur-unsurnya sebagai bentuk dari penerapan belajar Visual (V).

Gambar 2. Pembelajaran konvensional Prestasi belajar Motivasi Belajar siswa: a.3 Alur Kerangka Berfikir D.29 Pendekatan pembelajaran yang sesuai dan adanya motivasi belajar kepada siswa. akan membantu anak memperoleh suatu prestasi belajar yang diharapakan. Hipotesis Tindakan Berdasarkan Kerangka Berfikir tersebut. 2. 3. . Rendah. Terdapat perbedaan prestasi belajar pada pokok bahasan Lingkaran ditinjau dari motivasi belajar siswa. b. Tinggi. Sedang. Terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pokok bahasan Lingkaran. c. Kerangka berfikir dalam penelitian ini digambarkan sebagai berikut : Pendekatan yang dipakai: a. Pendekatan pembelajaran SAVI b. Terdapat perbedaan prestasi belajar pada pokok bahasan Lingkaran ditinjau dari perbedaan penggunaan pendekatan pembelajaran. maka hipotesis yang muncul dalam penelitian ini adalah : 1.

30 . instrument penelitian dan teknik analisis data. Metode penelitian ini lebih cenderung sebagai pertanggung jawaban mengenai meode-metode yang dipergunakan selama penelitian berlangsung dari awal sampai selesai. Uraian mengenai pertanggung jawaban metode-metode yang digunakan melibatkan pembahasan mengenai jenis penelitian. teknik pengumpulan data. sampel dan sampling). A. tempat dan waktu penelitian. Selanjutnya kedua kelas dievaluasi untuk melihat perubahan / peningkatan yang terjadi terhadap prestasi belajar matematika setelah mendapat perlakuan pendekatan pembelajaran SAVI dengan yang belum mendapat perlakuan. Tentu saja ketepatan dan kejelasan mengenai metode yang dipergunakan dalam penelitian merupakan salah satu bagian yang ikut menentukan tingkat kesahihan atau kebenaran hasil penelitian. subyek penelitian (populasi. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan membandingkan antara kelas eksperimen. yaitu kelas yang menggunakan pedekatan pembelajaran SAVI dengan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional.30 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah cara-cara atau langkah-langkah yang akan dilakukan oleh peneliti.

Populasi Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian (Arikunto. Subyek Penelitian 1. dengan perincian dapat dilihat pada table 3. Alasan mengambil tempat penelitian ini adalah sekolahan ini mempunyai prestasi cukup baik dan letaknya yang strategis.1 Waktu Kegiatan Persiapan Pelaksanaan Analisis Data Penyusunan Laporan Januari Februari 3 Maret April 1 2 3 4 1 2 4 1 2 3 4 1 2 3 4 C. Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Wuryantoro Kabupaten Wonogiri. 2006: 130). Populasi adalah wilayah yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kuantitas dan mempunyai karakteristik tertentu yang ditetapkan . Tempat dan Waktu Penelitian 1.1 berikut: Tabel. Waktu Penelitian Kegiatan Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Maret tahun 2009. 2.3.31 B.

. Disini 5 kelas yang menjadi populasi diberi undian untuk diambil dua kelas sebagai sampel. Dengan cara undian diharapkan dapat mewakili populasi. 2. Alasan penulis menggunakan random sampling adalah : a. Sampel Sampel adalah sebagian yang diambil dari populasi (Arikunto. Sampling Sampling adalah cara atau teknik yang digunakan untuk mangambil (menentukan) sampel. 2006:131). c. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono. yang terdiri dari 5 kelas di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Wuryantoro Kabupaten Wonogiri tahun 2008/2009.32 oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan (Sugiyono. Memberikan hak yang sama kepada setiap kelas dalam populasi untuk menjadi anggota sampel. 3. mengamati sampel sebanyak 2 kelas yaitu VIIIB sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIID sebagai kelas kontrol dengan masing-masing kelas berjumlah 40 siswa. dimana setiap anggota populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel (Sugiyono. 2006: 55). b. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII. 2006: 56). Teknik pengambilan sampel yang penulis gunakan adalah random sampling.2006:57). Penelitian ini. Pelaksanaannya tidak dipengaruhi oleh unsur subyektifitas.

Sebelum mengadakan penelitian dilakukan uji matching antara kelas eksperimen dan kelas kontrol untuk mengetahui apakah kedua kelas tersebut dalam keadaan seimbang atau tidak.991 pada taraf signifikansi 0. (Dengan data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 4) Untuk kelas eksperimen dengan jumlah sampel 40 siswa diperoleh rata-rata 70.9750 dan standart deviasinya 2.10 dan standar deviasinya 2.05 (5%).5. Uji Keseimbangan Dalam memperoleh data dipergunakan metode tes dan dokumentasi. Hasil uji keseimbangan yang menggunakan uji t (independent sample t test ) didapat thitung sebesar 1.9509 sedangkan untuk kelas kontrol dengan sampel 40 siswa diperoleh rata-rata 68. sedangkan ttabel sebesar 1.739.33 4. Karena thitung < ttabel maka H0 diterima jadi disimpulkan bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki kemampuan awal yang sama atau seimbang (tidak terdapat perbedaan).8328. Uji matching ini diambil dari nilai raport bidang studi matematika kelas VIII Semester 1 SMP Negeri 1 Wuryantoro. Perhitungan untuk rumus uji-t pada uji keseimbangan menggunakan bantuan komputer program SPSS For Win 11. sehingga penelitian akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya .

untuk pengumpulan data penulis menggunakan metode pokok dan metode Bantu. Dalam penelitian ini akan digunakan jenis angket yang digunakan untuk memperoleh jawaban responden tentang dirinya sendiri dan jawabannya telah disediakan. Metode pokok yang yang penulis gunakan adalah meode dokumentasi. Metode tes ini digunakan untuk mengetahui prestasi belajar matematika siswa pada pokok bahasan Lingkaran. 2. Metode Tes Menurut Arikunto (2002:127) tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan atau data lain yang digunakan untuk mengukur ketrampilan. .34 D. pengetahuan intelegensi. 2002:128). Angket ini dugunakan untuk meneliti motivasi belajar metematika siswa. Teknik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data dan keterangan-keterangan yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Pada penelitian ini. maka penulis menentukan metode pengumpulan data yang sesuai dengan permasalahan yang diteliti. 1. Metode Angket Angket adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang ia ketahui (Arikunto. sehingga responden tinggal memilih alternative jawabannya. kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.

belajar Auditori. Definisi Operasional 1. dokumen-dokumen yang berhubungan dengan obyek yang diteliti. belajar Visual. belajar dengan bergerak aktif secara fisik dan membuat seluruh tubuh atau pikiran ikut terlibat dalam proses belajar. E. Tindakan guru yang dilakukan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan SAVI adalah dengan menyatukan keempat unsur SAVI ada dalam satu pembelajaran matematika. Fase-fase dalam pembelajaran metematika dengan menggunakan pendekatan SAVI adalah sebagai berikut : Fase 1 : Pembukaan Fase 2 : Guru memberitahukan materi yang akan diajarkan . dan belajar Intelektual. Unsur-unsur penddekatan SAVI adalah belajar Somatis. metode dokumentasi adalah cara yang digunakan untuk mengetahui segala sesuatu dengan melihat catatan-catatan. Definisi Operasional Variabel a. Pada penelitian ini metode dokumentasi digunakan untuk mengetahui data mengenai nilai semester 1 bidang studi matematika untuk uji keseimbangan dan daftar nama siswa. Metode Dokumentasi Menurut Arikunto (2002:135).35 3. Pembelajaran dengan Pendekatan SAVI Metode pembelajaran matematika dengan pendekatan SAVI yaitu cara belajar yang melibatkan seluruh indera.

Pembelajaran dengan konvensional Pembelajaran konvensional adalah proses belajar mengajar dan penyampaian pelajaran masih menggunakan sistem yang biasa yaitu sistem ceramah. Kegiatan berpusat pada penceramah dan komunikasi yang terjadi hanya satu arah. Ceramah adalah suatu cara penyampaian informasi secara lisan dari seseorang kepada sejumlah pendengar disuatu ruangan. presentasi atas hasil diskusi kemudian pengumpulan hasil diskusi sebagai bentuk belajar Somatis(S) Fase 7 : Guru memberikan latihan soal kepada siswa sebagai bentuk belajar Intelektual (I) Fase 8 : Penutup b. dari pembicara kepada pendengar. sedang pendengar hanya memperhatikan dan membuat catatan seperlunya. sebagai bentuk dari . Penceramah mendominasi seluruh kegiatan.36 Fase 3 : Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Fase 4 : Guru membahas materi dengan metode ceramah dan tanya jawab sebagai bentuk dari penerapan belajar Auditori (A) Fase 5 : Guru memperjelas dalam menerangkan materi dengan menggunakan alat peraga penerapan belajar Visual (V) Fase 6 : Guru memberikan kegiatan berupa diskusi kelompok.

Fase-3 : Guru mengevaluasi latihan tersebut bersama-sama murid.37 Dalam metode ceramah. Dalam pembelajaran konvensional terdapat tiga langkah yaitu sebagai berikut: 1). Mereka meniru cara kerja dan cara penyelesaian yang dilakukan oleh guru. Contoh-contoh diberikan dan dikerjakan pula oleh guru. Langkah-langkah guru diikuti dengan teliti oleh siswa. Fase-2 : Guru memberikan latihan-latihan. Adapun indikator motivasi belajar ini adalah sebagai berikut: 1). Pada pengajaran ini guru mendominasi kegiatan belajar mengajar. Aspek-aspek motivasi ini melipuiti: Motivasi siswa untuk mengajukan dugaan dan motivasi siswa dalam menyelesaikan masalah. yang ditandai dengan adanya keinginan siswa untuk mengajukan dugaan dan kemampuan siswa dalam menyelesaiakan soal. definisi dan rumus serta pembuktian dalil dilakukan sendiri oleh guru. Keinginan siswa untuk bertanya 2). c. 2). guru memegang peranan utama dalam menentukan isi dan urut-urutan langkah dalam menyampaikan isi atau materi tersebut kepada siswa. Fase-1 : Guru menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa. Keinginan siswa untuk mengerjakan soal kedepan kelas . 3). Motivasi Belajar Siswa Motivasi belajar yang dimaksud adalah keadaan diri siswa yang mendorong keinginan siswa untuk melakukan kegiatan tertentu guna mencapai tujuan pembelajaran.

38 3). huruf maupun kalimat yang dapat mencerminkan hasil yang sudah dicapai oleh setiap anak dalam periode tertentu Prestasi belajar dalam bidang matematika melalui ulangan dengan maksud untuk memperoleh suatu angka sehingga ditentukan berhasil atau tidaknya seorang siswa dalam belajar matematika guna suatu pengambilan keputusan. Prestasi Belajar Matematika Prestasi belajar adalah penilaian hasil usaha kegiatan belajar yang akan dinyatakan dalam bentuk simbol. Tahap Penyusunan 1) Menyusun kisi-kisi instrumen yaitu kisi-kisi angket motivasi. Kemampuan siswa untuk mengerjakan soal latihan. Angket Motivasi Dalam penelitian ini metode angket digunakan untuk menyimpulkan data mengenai motivasi belajar matematika. 3) Prosedur pemberian skor berdasarkan tingkat motivasi belajar matematika siswa yaitu : a) Angket positif . Instrumen Penelitian Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa tes untuk memperoleh data tentang motivasi dan hasil belajar matematika siswa. Adapun proses pengembangan instrumen adalah sebagai berikut : 1. angka. F. d. 2) Menyusun angket berdasarkan kisi-kisi yang telah dibuat. a.

5 4 8. 19 20. 1 2 3 4 5 6 Adanya hasrat dan keinginan untuk berhasil Adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar Adanya harapan dan cita-cita masa depan Adanya penghargaan dalam belajar Adanya kegiatan yang menarik dalam belajar Adanya lingkungan belajar yang kondusif Jumlah c. 7. Penentuan Batas Kelompok Batas kelompok ditentukan dengan terlebih dahulu menghitung standar deviasi dengan rumus : No. 23 26. 24. Kisi-kisi Angket Motivasi Belajar Tabel 3. 9.2 Kisi-kisi Angket Motivasi Siswa Indikator No. 16. 11 12 17. 29. 14. Item Positif Negatif 1. 21. 28. 15. 10 13. 18 22. 15 6.3. 2. 25 27. 30 15 Jumlah 5 6 4 4 6 5 30 .39 1) Jawaban a mendapatkan skor 4 2) Jawaban b mendapatkan skor 3 3) Jawaban c mendapatkan skor 2 4) Jawaban d mendapatkan skor 1 b) Angket negatif 1) Jawaban a mendapatkan skor 1 2) Jawaban b mendapatkan skor 2 3) Jawaban c mendapatkan skor 3 4) Jawaban d mendapatkan skor 4 b.

40

SD =

X
N

2

⎛∑ X ⎞ −⎜ ⎟ ⎝ N ⎠

2

Di mana SD ∑X N
2

= Standar Deviasi = tiap skor dikuadratkan lalu dijumlahkan kemudian dibagi N
2

⎛ ∑ X ⎞ = semua skor dijumlahkan, dibagi N, lalu dikuadratkan. ⎜ ⎟ ⎝ N ⎠

Penentuan batas kelompok untuk : Motivasi tinggi Motivasi sedang Motivasi rendah 2. Tes prestasi belajar a. Tahap Penyusunan 1) 2) 3) 4) 5) Menentukan materi yang akan digunakan untuk membuat soal. Menentukan bentuk soal yang akan dibuat yaitu obyektif. Menyusun tabel kisi-kisi soal tes. Menjabarkan kisi-kisi dalam butir-butir soal. Prosedur pemberian skor untuk jawaban tes sebagai berikut: nilai 1 jika benar 0 jika salah. 6) Uji coba tes. = X > X + SD = X - SD < x < X + SD = x < X - SD ( Arikunto, 2007 : 265 )

41

b. Kisi-kisi Soal Tes Hasil Belajar Tabel 3.3 Kisi-kisi Tes Prestasi Belajar
Pokok No 1 TIU Bahasan Siswa dapat mengetahui bagian-bagian lingkaran, menentukan keliling lingkaran, luas lingkaran serta dapat menggunakan perbandingan hubungan antara sudut pusat, panjang busur, dan luas juring lingkaran 1.2 1. lingkaran Bahasan 1.1 Lingkaran dan unsurunsur lingkara n Keliling lingkara n dan luas lingkara n - Luas lingkaran - Keliling lingkaran - Unsur-unsur lingkaran - Siswa dapat menyebutkan bagian-bagian lingkaran seperti jari-jari, diameter, busur, juring, tembereng dan sebagainya. - Siswa dapat menyatakan dan menggunakan rumus keliling lingkaran. - Siswa dapat menggunakan perbandingan untuk mengetahui besar keliling lingkaran dari dua buah benda yang berbentuk lingkaran. - Siswa dapat menghitung nilai perbandingan antara 2 buah benda yang berbentuk lingkaran. - Siswa dapat menyatakan dan menggunakan rumus luas lingkaran. Sub Pokok Materi Indikator

No item 1,2,3,4,5

6,7,9,10

8

12

11,13,14, 15,16,17, 18,19,20

3. Tahap Uji Coba Instrumen Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar. Sebelum tes hasil belajar diberikan kepada sampel penelitian terlebih dahulu tes hasil belajar di uji cobakan kepada siswa diluar sampel

42

dalam populasi penelitian. Kelas yang ditunjuk masih dalam satu populasi, yaitu kelas VIII E SMP N 1 Wuryantoro yang berjumlah 40 siswa. Uji coba instrumen penelitian dilakukan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas butir-butir soal Pengujian validitas soal dilakukan untuk mengetahui kevalidan tiap butir soal yaitu dengan menggunakan korelasi product moment. Apabila rxy ≥ 0,312 maka item tersebut dikatakan valid sebaliknya apabila rxy < 0,312 item soal dinyatakan tidak valid. Sedangkan uji reliabilitas soal menggunakan rumus alpha. a. Validitas Validitas dapat diartikan sebagai suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan suatu instrumen. Validitas tes pada penelitian ini menggunakan rumus product moment dari Pearson sebagai berikut :
rxy = n ΣXY− (ΣX)(ΣY) ( n Σ X2 − ( Σ X )2 ) ( n Σ Y2 − ( Σ Y )2 )

Keterangan : rxy : koefisien korelasi antara variabel X dan variabel Y n : cacah obyek X : skor item yang dicari validitasnya Y : skor total setiap siswa Setelah diperoleh rxy kemudian dikosultasikan dengan harga kritik r momen product. Apabila rxy ≥ rtabel maka dikatakan butir soal itu valid,

2007: 72) Koefisien korelasi tabel yang diambil adalah α = 5% dengan angka rtabel masing-masing item pertanyaan.312.312) maka 5 soal tersebut dibuang atau tidak dipakai. dari 20 soal yang diberikan terdapat 5 soal yang tidak valid hal tersebut dapat dilihat pada nilai rhitung < nilai rtabel (0. Dengan demikian seluruh soal (15 butir) untuk mengetahui tingkat prestasi belajar siswa dinyatakan layak dipergunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Hasil uji validitas untuk mengungkap tingkat motivasi siswa dari 30 butir soal didapat 5 butir pertanyaan yang tidak valid. hal ini ditunjukkan oleh hasil perhitungan nilai rxy atau nilai pearson korelasi seluruh butir soal > dari nilai rtabel (0.312) atau nilai Sig. < dari 0.05. maka 5 dari 30 pertanyaan yang diberikan peneliti untuk mengetahui tingkat motivasi siswa dibuang atau tidak dipakai. . Hasil pengujian validitas tes soal untuk mengetahui tentang prestasi belajar siswa. Sedangkan 25 pertanyaan yang valid atau memiliki nilai rxy > dari nilai rtabel (0. (Arikunto.43 sedangkan apabila rxy < rtabel maka dikatakan butir soal itu tidak valid. maka nilai rxy harus lebih besar dari rtabel. < 0. Sedangkan dari 20 butir soal yang diberikan menunjukan hasil yang valid 15 item pertanyaan.312) atau nilai Sig.05 layak dipergunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. hal tersebut dapat dilihat pada hasil rangkuman uji validitas dimana terdapat beberapa item pertanyaan yang memiliki nilai rhitung < 0.

703 0. Reliabilitas Pengertian reliabilitas tes berhubungan dengan masalah ketetapan hasil tes atau seandainya hasilnya berubah-ubah perubahan yang terjadi dapat dikatakan tidak berarti (Arikunto. 2.564 0.312 0.312 0.474 0. 15.663 0.064 0. 13. 16.312 0.024 0.312 0. 12.312 0.312 0.304 0.312 0. 2006 : 86). 3. 19.312 0. 17. 8.312 0.330 0. 6.312 0. 18.312 0.647 0.312 0. 14.615 rt 0. 9. 4.4 Hasil Pengujian Validitas Soal Prestasi Siswa No.312 0. 10.392 0.312 0.261 0.312 0.312 0. 7.647 0.312 0.423 0.393 0.312 0.269 0.713 0.312 0. 11. 5.44 Tabel 3. Untuk menguji reliabilitas instrumen digunakan rumus KR20 sebagai berikut : . 20.663 0.392 0.519 0. rxy 0.312 Status Valid Valid Tidak Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Data diolah 2009 b. Soal 1.

733 sehingga hasil perhitungan uji reliabilitas tergolong tingkat reliabilitas yang cukup. .733 Dari perhitungan tersebut maka soal penelitian mempunyai hasil perhitungan 0.818 =( = 0.45 2 ⎛ ⎞ ⎛ n ⎞⎜ ∑σ i ⎟ r11 = ⎜ ⎟⎜1 − 2 ⎟ ⎝ n − 1 ⎠⎜ σt ⎟ ⎝ ⎠ Keterangan : r11 n ∑σ i 2 : reliabilitas tes secara keseluruhan : banyaknya item : jumlah varians skor tiap-tiap item : variansi total (Arikunto. 2007:109) σt 2 Dalam pengujian reliabilitas menggunakan rumus KR20 sebagai berikut: ( ∑ Y) 2 252004 ∑Y − 6800 − N 40 = = = 12 .930 20 ) )( 19 12. Setelah soal dinyatakan valid dan reliabel maka soal dapat dijadikan sebagai instrumen penelitian atau alat pengambilan data. 818 N -1 39 2 Vt rii =( k (vt − ∑ pq) )( ) k −1 vt 8.

2007: 207 .46 c.00 – 0.30 – 0.88 JS 40 Dengan demikian soal nomor 1 termasuk kategori mudah Untuk mencari taraf kesukaran soal nomor 2 sampai 15 prosesnya sama dengan perhitungan di atas.5 berikut: . sedangkan soal yang terlalu sulit menyebabkan siswa menjadi putus asa dan tidak bersemangat.70 – 1. Dan hasil perhitungan disajikan dalam Tabel 3. Analisis Indeks Kesukaran Soal yang baik adalah soal yang tidak terlalu mudah atau tidak terlalu sulit. Soal yang terlalu mudah tidak merangsang siswa untuk mempertinggi usaha memecahkannya.70 adalah soal sedang P : 0. Rumus mencari taraf atau indeks kesukaran adalah : P= B JS Keterangan: P = indeks kesukaran B = banyaknya siswa yang menjawab soal dengan benar JS = jumlah seluruh siswa peserta tes Kriteria tingkat kesukaran soal : P : 0.30 adalah soal sukar P : 0. P= B 35 = = 0.00 adalah soal mudah (Arikunto.210) Untuk contoh perhitungannya sebagai berikut: Misal untuk soal nomor 1.

60 0.80 0.43 0.25 0.75 0.47 Tabel 3.53 0.40 0.63 0.88 0.70 0.80 Kriteria Mudah Mudah Mudah Sedang Sedang Mudah Mudah Sedang Mudah Sedang Sedang Mudah Mudah Mudah Sedang Sedang Sedang Sukar Sedang Mudah Sumber : hasil pengolahan data .75 0. Soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Taraf Kesukaran 0.80 0.85 0.78 0.35 0.80 0.78 0.5 Hasil Perhitungan Taraf Kesukaran Soal No.38 0.33 0.

00 – 0. 2007: 214 . D : 0. D : 0. . Angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda disebut indeks diskriminasi. Rumus untuk menetukan indeks diskriminasi adalah : D= BA BB − J A JB Keterangan: D = indeks diskriminan (angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda) JA = banyaknya peserta kelompok atas JB = banyaknya peserta kelompok bawah BA = banyaknya peserta kelompok atas yang menjawab benar BB = banyaknya peserta kelompok bawah yang menjawab benar Klasifikasi daya pembeda: D : 0. Analiais Daya Beda Daya pembeda adalah kemampuan sesuatu soal untuk membedakan antara siswa yang berkemampuan tinggi dengan siswa yang berkemampuan rendah (Arikunto.48 d.40 : cukup. (Arikunto.70 – 1. D : 0.218).20 – 0. 2007: 211).00 : baik sekali.40 – 0.70 : baik.20 : jelek.

30 0.45 0.49 Hasil perhitungan selengkapnya disajikan dalam Tabel 3.6 Hasil Perhitungan Daya Pembeda Soal No.20 0.35 0.10 0.20 0.35 0.40 0.15 0.00 0.30 0.40 0.30 Kriteria Cukup Cukup Jelek Jelek Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Jelek Cukup Cukup Cukup Jelek Jelek Cukup Cukup Baik Cukup Sumber : hasil pengolahan data .40 0.40 0.30 0.35 0.25 0. Soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Indek Daya Pembeda 0.6 berikut: Tabel 3.25 0.35 0.

D= BA BB − JA JB = 0. Dalam penelitian ini untuk menguji homogen tidaknya sampel menggunakan Uji Bartlett dengan bantuan program SPSS versi 11. .50 Untuk contoh perhitungannya sebagai berikut: Misal untuk soal nomor 1.5 2. Uji Normalitas Uji Normalitas ini bertujuan untuk mengetahui apakah sampel yang diambil berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak. Uji Hipotesis Dalam penelitian ini menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama.25 = Dengan demikian soal nomor 1 termasuk kategori cukup. Dalam penelitian ini untuk menguji normal tidaknya sampel dihitung dengan program SPSS versi 11.5 b. Uji Homogenitas Uji homogenitas digunakan untuk membuktikan bahwa sampel berasal dari populasi yang homogen. Uji Prasyarat Analisis a. Untuk mencari daya pembeda soal nomor 2 sampai 15 prosesnya sama dengan perhitungan di atas. Teknik Analisis Data 1. G.

2. untuk setiap j H 1B : β j ≠ 0.2. untuk setiap i dan j H 1 AB : (αβ )ij ≠ 0 .51 a.i pada variabel terikat β j = efek kolom ke-j pada variabel terikat (αβ )ij = kombinasi efek baris ke-i dan kolom ke-j pada variabel terikat ∑ ijk = deviasi data amatan terhadap rataan populasi (Galat Eror) i = 1.2. α = 0. Prosedur 1) Hipotesis HOA : α i = 0 .…p i p = banyaknya baris j = 1.…q i q = banyaknya kolom k = 1. untuk paling sedikit satu a  H 0B : β i = 0.3.3. untuk setiap i H 1A : α r ≠ 0.…n ij i nij = banyaknya data amatan pada sel i b. untuk paling sedikit satu rj ab 2) Taraf Signifikasi 95%. Model X ijk = µ + X i + β i + (αβ )ij + ∑ ijk dengan: Xijk = data amatan ke-k pada baris ke-I dan kolom ke-j µ = rerata dari seluruh data amatan Xi = efek baris ke. untuk paling sedikit satu j b H 0 AB : (αβ )IJ = 0 = 0.05 .3.

52 3) Komputasi a) = b) = G2 N ∑ SS IJ ij c) = A ∑ qi i 2 d) = e) = ∑ j Bj p 2 ∑ AB ij 2 IJ dimana : Ai = Bj = G= ∑ AB j ij = jumlah rataan pada baris ke-i = jumlah rataan pada kolom ke-j = jumlah rataan semua sel 2 ∑ AB i ij ∑ AB ij ij SSij = ∑X k 2 ijk ⎡ ⎤ ⎢∑ X ijk ⎥ ⎦ = jumlah kuadrat deviasi amatan pada −⎣ k nijk sel ij N =  ∑ nij = banyaknya seluruh data amatan ij nh = rataan harmonik frekuensi seluruh sel = pq 1 ∑n ij ij nij = rataan sel ij = banyaknya data amatan sel ij .

(1)} JKB = nh {(4) .1 6) Rataan Kuadrat RK A = JKA dkA JKB dkB JKAB dkAB RK B = RK AB = RK G = JKG dkG 7) Statistik Uji Fa = RKA RKG .53 4) Jumlah Kuadrat JKA = nh {(3) .(1)} JKAB = nh {(1) + (5) – (3) – (4)} JKG = (2) JKT = JKA + JKB + JKAB + JKG 5) Derajat Kebebasan dk A = p – 1 dk B = q – 1 dk AB = (p-1) (q-1) dk G = N – pq dk T = N .

DKa = { FIF > Fα : p -1. N – pq} Daerah terima H0 Daerah tolak H0 0 Fα : q -1.1. DKb = { FIF> Fα : q -1. N.2.3.54 Fb = RKB RKG RKAB RKG Fab = 8) Daerah Kritik a.pq Gambar. DKab = { FIF> Fα : ( p -1) (q -1). N-pq Gambar.3. Gambar statistik uji F antar motivasi c. N..3Gambar statistic uji F antara pendekatan dan motivasi . Grafik statistik uji F antar pendekatan b.pq Gambar.pq} Daerah terima H0 Daerah tolak H0 0 Fα : p -1.3. N-pq} Daerah terima H0 Daerah tolak H0 0 Fα : ( p -1) (q -1). N..

2000: 226-228) c.55 9) Keputusan Uji Ho ditolak jika harga statistika uji yang bersesuaian melebihi harga kritik masing-masing (Budiyono. Tata Letak Data Berikut tabel anava berupa hubungan baris dan kolom.7 Tabel Anava Bj B1 Ai A1 A2 A1B1 A2B1 A1B2 A2B2 A1B3 A2B3 B2 B3 Dimana: A i = pendekatan mengajar A1 = menggunakan pendekatan SAVI A2 = menggunakan pendekatan konvensional B j = motivasi belajar siswa B1 = rendah B2 = sedang B3 = tinggi A1B1 =hasil tes pendekatan SAVI dengan hasil rendah . Adapun bentuk tabelnya sebagai berikut: Tabel 3.

digunakan metode Shceffe. “Komparasi Ganda adalah tindak lanjut dari analisis variansi apabila analisis variansi tersebut menunjukan bahwa hipotesis nol ditolak” Untuk uji lanjutan setelah analisis variansi. Budiyono (2000:208-210) langkah-langkah dalam menggunakan metode Shceffe: 1) 2) Mengidentifikasi semua pasangan komparasi rerata Merumuskan hipotesis yang bersesuaia n dengan komparasi tersebut . Rangkuman Analisis Tabel 3.8 Rangkuman Analisis Variansi Dua Jalan Sumber Baris Kolom Interaksi Galat Total JK JKA JKB JKAB JKG JKS Dk p-1 q-1 (p-q)(q-1) N-pq N-1 RK RKA RKB RKAB RKG Fα. Uji Komparasi Ganda Menurut Budiyono (2000:197).56 A1B2 = hasil tes pendekatan SAVI dengan hasil sedang A1B3 = hasil tes pendekatan SAVI dengan hasil tinggi A2B1 = hasil tes pendekatan konvensional dengan hasil rendah A2B2 = hasil tes pendekatan konvensional dengan hasil sedang A2B3 = hasil tes pendekatan konvensional dengan hasil tinggi e.5 Fa Fb Fab P <α atau >α <α atau >α <α atau >α - 3.

57

3)

Mencari harga statistik uji F dengan rumus sebagai berikut: a) Untuk komparasi rerata antar baris ke- i dan ke-j Fi-j =

(x − x )
i j

2

⎛1 1 ⎞ RKG⎜ + ⎟ ⎜n n ⎟ j ⎠ ⎝ i

b)

Untuk komparasi rerata antar kolom ke- i dan ke-j Fi-j =

(x − x )
i j

2

⎛1 1 ⎞ RKG⎜ + ⎟ ⎜n n ⎟ j ⎠ ⎝ i

c)

Untuk komparasi rerata antar sel ke- ij dan sel ke-j Fij- ik =

(x

ij

− x kj

)

2

⎛ 1 1 ⎞ ⎟ RKG ⎜ + ⎜n n kj ⎟ ij ⎝ ⎠

d)

Untuk komparasi rerata antar sel ij dan ik Fij- ik =

(x

ij

− x kj

)

2

⎛ 1 1 ⎞ ⎟ RKG ⎜ + ⎜n n kj ⎟ ij ⎝ ⎠

i. Menentukan tingkat signifikasi : α = 0,05 ii. Menentukan daerah kritik (DK) DKi,-j = {Fi,-j.| Fi,-j > (p-1) Fα ; (p-1) ; N-pq} DKi,-j = {Fi,-j | Fi,-j > (p-1) Fα ; (q-1) ; N-pq} DKij-kj = {Fij-kj | Fij-kj > (p-1) Fα ; (pq-1) ; N-pq} DKij- ik = {Fij- ik | Fij- ik > (p-1) Fα ; (pq-1) ; N-pq}

58

iii. Menentukan keputusan uji (beda rerata untuk setiap pasang komparasi rerata. iv. Menyusun rangkuman analisis (komparasi ganda).

59

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini akan dibahas mengenai deskripsi penelitian, pengujian prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan homogenitas, pengujian hipotesis, dan pembahasan analisis data dengan anava dua jalur. Adapun langkah-langkah tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:
A. Deskripsi Data

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk membandingkan akibat dari suatu perlakuan. Pada kelas kontrol menggunakan metode konvensional dan kelas eksperimen menggunakan pendekatan Somatis, Auditori, Visual, Intelektual (SAVI). Pembelajaran SAVI dimulai dengan guru menyampaikan tujuan pembelajaran, memberi motivasi kepada siswa serta membeikan garis besar hal-hal yang terkait dengan materi pelajaran. Kemudian guru menerangkan materi tenteng unsur-unsur lingkaran, keliling lingkaran dan luas lingkaran dengan alat peraga sebagai penguat pembelajaran Visual (V). Pada saat menerangkan materi pelajaran guru sering melemparkan pertanyaanpertanyaan untuk dijawab oleh siswa, selain itu guru juga memberikan kepada siswa kesempatan untuk bertanya. Pada beberapa bagian materi yang menyangkut pengertian tentang suatu hal, guru meminta siswa untuk mengucapakannya bersama-sama dengan suara keras dan lantang. Hal tersebut sebagai penguat pembelajaran Auditori (A), selain mendengarkan penjelasan materi dari guru. Seteleh menerangkan materi, guru memberikan sbeberapa soal 59

Guru memberikan pnghargaan kepada siswa yang telah mengerjakan soal didepan kelas tersebut. Kemudian siswa mempresentasikan jawabannya dan siswa yang lain diminta menanggapi. Variabel dalam penelitian ini adalah metode mengajar (a) dan motivasi (b). sedang dan tinggi.SD) Sedang ( X . Ketentuan pengkategorian tersebut adalah jika X > X + SD maka motivasi tersebut dikatakan tinggi.60 untuk dikerjakan oleh beberapa siswa didepan kelas. selanjutnya digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. selanjutnya dikelompokkan dalam 3 kategori berdasarkan mean dan standar deviasi. jika X . Setelah data dari setiap variabel terkumpul. Ringkasan anlisisnya adalah sebagai berikut : Tabel 4.SD < X < X + SD . Hal ini sebgai penguat pembelajaran Somatis (S).SD < X < X + SD) Tinggi (X > X + SD) Kontrol 14 20 6 Eksperimen 7 26 7 (Hasil uji dan perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 12) Data motivasi belajar siswa dikategorikan dalam tingkat rendah. siswa diberikan tugas mandiri dengan mengerjakan soa-soal. 1 Hasil Pengkategorian Tingkat Motivasi Belajar Kategori tingkat motivasi Rendah (X < X . Data skor angket motivasi belajar siswa Data tentang motivasi siswa diperoleh dari nilai angket. Berikut ini akan diberikan uraian mengenai data yang di peroleh 1. berupa hadiah. Sebagai penguat bentuk pembelajaran Intelektual (I).

2. 20 siswa mempunyai motivasi sedang dan 6 siswa yang mempunyai motivasi tinggi. .4375 SD 0.50 5. Untuk kelas eksperimen terdapat 7 siswa yang memiliki motivasi rendah.00 Minimal 6. Data yang diperoleh dari perhitungan dirangkum pada tabel diatas dan dapat dilihat bahwa dari kelas kontrol terdapat 14 siswa yang memiliki motivasi rendah.00 Mean 8.9418 (Hasil uji dan perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 13).7232 0.SD maka motivasi tersebut dikatakan rendah. Data tentang prestasi belajar berdasarkan mean dan standar deviasi.50 9. 26 siswa mempunyai motivasi sedang dan 7 siswa yang mempunyai motivasi tinggi.0500 7.61 maka motivasi tersebut dikatakan sedang dan jika X < X . dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 4.2 Data Prestasi Belajar Siswa Kelompok Eksperimen Kontrol Maksimal 9. Data skor prestasi belajar siswa.

Dengan demikian diketahui bahwa data dalam penelitian ini berdistribusi normal.492 0.078 0. maka diperoleh hasil sebagai berikut : Tabel 4. Uji Prasyarat Analisis Penelitian 1.62 B.05 0. Teknik uji yang digunakan adalah uji liliefors pada taraf signifikan 0.05 0.221 0.5 for windows.05 Sig > α Sig > α Sig > α Sig > α Sig > α Normal Normal Normal Normal Normal α Keputusan Kesimpulan (Hasil uji dan perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 13).05.075 0. 3 Uji Normalitas Sumber Nilai signifikansi Metode Konvensional Metode SAVI Motivasi rendah Motivasi sedang Motivasi tinggi 0.126 0. Hasil Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data yang dianalisis berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak. Hasil pengujian normalitas data di atas menunjukkan bahwa besar nilai Sig.05 0. Berdasarkan hasil pengujian normalitas data dengan menggunakan bantuan progam komputer Statictical Product and Service Solution (SPSS) 11. . (2-tailed) masing-masing faktor lebih dari 0.05.05 0.

apakah kesemua varian memiliki varians yang sama. Adapun hasil analisis anava dua jalur akan diuraikan pada tabel 4. Adapun salah satu cara untuk mengambil keputusan dengan cara melihat probabilitas Levene Test atau Sig dengan taraf signifikansi 5% (0.5 diperoleh nilai Sig untuk uji homogenitas sebesar 0. maka data di atas dapat dipakai untuk uji hipotesis selanjutnya. Dari perhitungan analisis data dengan menggunakan bantuan SPSS. C. Uji Homogenitas Analisis ini bertujuan untuk menguji berlaku tidaknya salah satu asumsi untuk anava. 11.63 2. dan rendah).05).057 > 0. Uji Hipotesis Dengan terpenuhinya sifat normalitas dan homogenitas maka anava dua jalur dapat dijalankan. sedang. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan anava dua jalur. yaitu untuk melihat perbedaan berdasarkan tingkat motivasi siswa (tinggi. (Hasil uji dan perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 14).4 berikut : .05 Maka Ho diterima atau dengan kata lain untuk data dalam penelitian ini memiliki varians yang sama (data dalam penelitian tidak memiliki varian data yang berbeda) sehingga salah satu asumsi anova terpenuhi atau layak digunakan. metode pembelajaran yang digunakan antara metode SAVI dan Konvensional.

429 > Ftabel = 3. Adapun grafik statistik uji F dapat dilihat pada gambar 4.186 F tabel 3. Hipotesis 1 Berdasarkan dari hasil perhitungan anava dua jalur diperoleh hasil bahwa nilai probabilitas pendekatan yang digunakan (antara pendekatan SAVI dengan konvensional) atau nilai Sig. Dari tabel diatas diperoleh kesimpulan bahwa: 1.429 .972 Gambar 4.972 3.429 3. terdapat perbedaan prestasi belajar pada pokok bahasan lingkaran ditinjau dari perbedaan penggunaan pendekatan pembelajaran.721 Sig.64 Tabel 4. 0.036 0.972 maka Ho ditolak sehingga diperoleh hasil bahwa.1 berikut: Daaerah terima H0 Daerah tolak H0 0 3. Statistik uji F antar pendekatan 11.05 atau nilai Fhitung = 11.1.122 3. menunjukan hasil sebesar 0.122 Keputusan Ho ditolak Ho ditolak Ho diterima (Hasil uji dan perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 15).001 0.001 < 0.4 Uji Two Way Anova Sumber variansi Metode Motivasi Metode*motivasi F hitung 11.482 1.

122 3.482 > F tabel= 3. . Interaksi antara metode dengan motivasi adalah 0. Hipotesis 2 Berdasarkan dari hasil perhitungan anava dua jalur diperoleh hasil bahwa tingkat motivasi siswa memiliki nilai probabilitas sebesar 0.65 2.2 berikut: Daerah terima H0 Daerah tolak H0 0 3.122 maka Ho diterima sehingga tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pokok bahasan lingkaran.482 Gambar.05 atau nilai F hitung = 3.4.05 atau nilai F hitung = 1.122 maka Ho di tolak yang berarti bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar pada pokok bahasan lingkaran ditinjau dari motivasi belajar siswa. Grafik statistik uji F antar motivasi 3. Hipotesis 3 Berdasarkan dari hasil perhitungan uji analisis variansi dua jalur diperoleh hasil bahwa nilai Sig.186 > 0.721 < F tabel = 3.2. Adapun grafik statistik uji F dapat dilihat pada gambar 4.036 < 0.

sedang dan rendah. Karena Ho ditolak.4. Uji Kelanjutan (Uji Shceffe) Uji kelanjutan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perbedaan motivasi belajar siswa (mana yang berbeda dan mana yang tidak).3. maka ini berarti bahwa tidak semua motivasi belajar siswa memberikan efek yang sama terhadap prestasi belajar.721 3.3 berikut: Daerah terima H0 Daerah tolak H0 0 1. Sedangkan apabila nilai F menunjukan tidak terdapat perbedaan uji kelanjut ini tidak perlu dilakukan. Dengan kata lain pasti terdapat paling sedikit dua rataan yang tidak sama. Uji kelanjutan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji Shceffe dengan hasil analisis sebagai berikut: . maka komparsi ganda perlu dilakukan untuk melihat manakah yang secara signifikan mempunyai rataan yang berbeda.66 Adapun grafik statistik uji F dapat dilihat pada gambar 4. Karena variabel motivasi belajar siswa mempunyai tiga kategori yaitu tinggi.122 Gambar. Hal ini dapat dilakukan bila nilai F hasil perhitungan menunjukan ada perbedaan (signifikan). Grafik statistik uji F antara pendekatan dan motivasi D.

05 0. .67 Tabel 4.5751 (motivasi siswa rendah lebih rendah sebesar 0.006 0. Perbedaan mean motivasi siswa yang sedang dengan motivasi siswa siswa yang rendah sebesar 0.028 0.5751 -0. Berdasarkan hasil analisis di atas diperoleh perbedaan mean motivasi siswa yang rendah dengan motivasi siswa yang sedang sebesar -0.9304 poin dari motivasi siswa tinggi).05 0.3554 (motivasi siswa sedang lebih rendah sebesar 0.5751 poin dari motivasi siswa sedang).5751 poin dari motivasi siswa rendah). Perbedaan mean motivasi siswa yang sedang dengan motivasi siswa yang tinggi sebesar -0.05 Sig. Perbedaan mean motivasi siswa yang rendah dengan motivasi siswa yang tinggi sebesar -0.371 0.9304 0.05 0.006 0.05 0. α (Hasil uji dan perhitungan selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 16).5751 -0.5 Uji Kelanjutan Anova (I) KA (J) KA Mean Difference rendah sedang tinggi sedang rendah tinggi tinggi rendah sedang -0.5751 (motivasi siswa sedang lebih besar sebesar 0.3554 poin dari motivasi siswa tinggi).9304 0.05 0.3554 0.371 0.3554 0.028 0.9304 (motivasi siswa rendah lebih rendah sebesar 0.

3554 (motivasi siswa tinggi lebih besar sebesar 0.9304 poin dari motivasi siswa rendah). Hasil analisis post hoc menunjukan perbedaan antar motivasi siswa (tinggi. dan rendah) menunjukan nilai signifikansi atau probabilitas < 0. Prestasi belajar siswa yang menggunakan pendekatan SAVI mempunyai rata-rata yang lebih tinggi dari pada pembelajaran siswa yang menggunakan metode konvensional.05 yang berarti bahwa perbedaan antar tingkat motivasi siswa signifikan (berbeda secara bermakna). Siswa kurang bersemangat saat .05. sedang. Hal ini dapat dilihat pada hasil analisis yang menunjukan nilai probabilitas < 0. Perbedaan mean motivasi siswa yang tinggi dengan motivasi siswa yang sedang sebesar 0. E.3554 poin dari motivasi siswa sedang). siswa cenderung lebih pasif meskipun ada beberapa anak yang terkadang mau bertanya kepada guru. Perbedaan kedua metode tersebut didukung pula dari keadaan yang terjadi di lapangan. Pembahasan 1. Hipotesis Pertama Metode pembelajaran yang dipakai yaitu pendekatan SAVI dan metode konvensional menunjukan hasil bahwa ada perbedaan prestasi belajar pada pokok bahasan lingkaran ditinjau dari perbedaan penggunaan pendekatan pembelajaran.9304 (motivasi siswa tinggi lebih besar sebesar 0.68 Perbedaan mean motivasi siswa yang tinggi dengan motivasi siswa yang rendah sebesar 0. Pada pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional.

Materi lingkaran akan lebih mudah dipahami siswa jika mereka secara langsung melihat benda yang berbentuk lingkaran. selain itu siswa juga membutuhkan bimbingan dari guru untuk mempelajari materi lingkaran. Siswa dengan motivasi belajar tinggi akan mempunyai prestasi belajar matematika yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah. yaitu 8. 2. mereka cenderung menunggu jawaban dari teman ataupun guru.4375 untuk kelas kontrol. Hipotesis kedua Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar pada pokok bahasan lingkaran ditinjau dari motivasi belajar siswa. Hal tersebut dapat dilihat pada nilai signifikansi tingkat motivasi siswa < 0. Hal itu dikarenakan terdapatnya beberapa kelemahan yang dijumpai peneliti dalam penelitian ini. Siswa juga lebih berani untuk bertanya kepada guru. Pada pembelajaran dengan menggunakan pendekatan SAVI siswa lebih aktif dalam mengerjakan tugas individu. seperti misalnya alat peraga yang digunakan masih sangat sederhana dan waktu penelitian yang relatif singkat. Hal ini dikarenakan siswa dengan motivasi belajar . belum sesuai seperti apa yang diingikan oleh peneliti. Hasil rata-rata nilai untuk materi lingkaran pada kelas eksperimen ini.05. hal ini didukung dengan suasana pembelajaran yang santai. Perbedaan dari kedua metode tersebut juga dapat dilihat dari rata-rata nilai skor tes hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.0500 untuk kelas eksperimen dan 7.69 mengerjakan soal-soal latihan yang diberikan.

Dari skor tes prestasi belajar terlihat bahwa sebagian besar siswa yang mempunyai motivasi tinggi akan memiliki prestasi belajar yang tinggi. kurang tertarik terhadap belajar matematika dan memandang belajar matematika merupakan hal yang membosankan. Atau dengan arti lain bahwa rata-rata prestasi belajar siswa dari kelompok eksperimen selalu lebih tinggi dari siswa kelompok kontrol.05. Hipotesis Ketiga Dari hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika dapat dilihat bahwa nilai signifikasi 0. . 3. Hal ini berarti bahwa dari tingkat motivasi siswa dan metode pengajaran secara bersama-sama tidaklah memberikan perbedaan hasil yang signifikan terhadap prestasi belajar matematika. sedang.186 > 0. baik untuk motivasi belajar tinggi. dan siswa yang mempunyai motivasi rendah akan memiliki prestasi belajar yang rendah pula. Sedangkan siswa dengan motivasi belajar rendah akan enggan dalam belajar matematika.70 tinggi akan mempunyai semangat belajar matematika yang tinggi. atau rendah. siswa dengan motivasi sedang akan memiliki prestasi belajar yang sedang.

0500 untuk kelas eksperimen dan 7.036 < 0. Tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran yang digunakan dengan tingkat motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan lingkaran dengan diperoleh sig. 0. dengan hasil rata-rata prestasi 8. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya.186 > 0. 0.71 BAB V KESIMPULAN.05 yang berarti bahwa pendekatan pembelajaran SAVI lebih baik dalam meningkatkan nilai siswa pada pokok bahasan lingkaran sehingga prestasi belajar yang dicapai lebih tinggi.05 yang berarti bahwa metode pembelajaran dan tingkat motivasi belajar siswa secara bersama-sama tidaklah memberikan hasil yang signifikan terhadap prestasi 71 . Terdapat perbedaan prestasi belajar pada pokok bahasan lingkaran ditinjau dari perbedaan penggunaan pendekatan pembelajaran dengan diperoleh sig. maka peneliti mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1.4375 untuk kelas kontrol.001 < 0. dan siswa yang mempunyai motivasi belajar yang rendah akan memiliki prestasi belajar yang rendah pula. 2. 0. IMPLIKASI DAN SARAN A. Terdapat perbedaan prestasi belajar pada pokok bahasan lingkaran ditinjau dari motivasi belajar siswa dengan diperoleh sig. siswa dengan motivasi belajar sedang akan memiliki prestasi belajar sedang.05 yang berarti bahwa siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi akan memiliki prestasi belajar yang tinggi. 3.

Implikasi kesimpulan butir kedua. Implikasi Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika yang dicapai siswa akan lebih meningkat jika diberi pembelajaran dengan pendekatan SAVI. Motivasi belajar siswa mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar yang dicapai siswa dalam pembelajaran. Pembelajaran matematika membutuhkan strategi mengajar yang tepat dan efektif. Dengan motivasi belajar yang tinggi membuat siswa akan lebih mudah untuk memahami pelajaran yang diberikan dibandingkan dengan siswa yang mempunyai motivasi belajar yang sedang ataupun rendah. baik untuk motivasi belajar tinggi. . Berdasarkan hasil penelitian diatas maka dapat diambil implikasi penelitian sebagai berikut: 1. sedang atau rendah B. sedang dan rendah. Tinggi.72 belajar matematika atau dengan kata lain bahwa rata-rata prestasi belajar siswa dari kelompok eksperimen selalu lebih tinggi dari siswa kelompok kontrol. sedang dan rendahnya motivasi belajar siswa ini akan berpengaruh terhadap prestasi belajar yang dicapainya. Penggunaan pendekatan SAVI oleh guru dalam proses belajar mengajar pada pokok bahasan lingkaran akan diberikan kesempatan pada anak didik untuk mempelajari dan memahami pelajaran matematika atas dasar pengalaman dan penemuan dalam diri siwa untuk mengembangkan potensi dirinya secara optimal untuk keberhasilan diri dalam belajarnya. Implikasi kesimpulan butir pertama. salah satunya adalah pendekatan pembelajarna SAVI. Dalam penelitian ini motivasi belajar siswa dikatagorikan tinggi. 2.

73 3. Bagi Guru Matematika Banyaknya pendekatan yang ada sekarang dapat dijadikan alternatif oleh guru untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dengan menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan materi yang disampaikan. fokus. Oleh karena itu. maka peneliti menyarankan beberapa hal yang perlu diperhatikan: 1. Ini berarti bahwa prestasi belajar akan lebih tinggi dapat dicapai pada pembelajaran dengan penggunaan pendektan SAVI dengan ditinjau dari motivasi belajar siswa yang tinggi. siswa hendaknya memahami diri akan kewajibannya sebagai siswa yaitu siswa harus tertib. C. Implikasi kesimpulan butir ketiga. Bagi Siswa Motivasi siswa yang berbeda memberikan pengaruh yang berbeda pula terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan lingkaran. Pendekatan pembelajaran SAVI sesuai jika digunakan dalam pokok bahasan Lingkaran karena pendekatan ini membantu siswa untuk lebih mudah memahami materi lingkaran yang disampaikan oleh guru pada saat kegiatan belajar mengajar. 2. Jadi siswa diupayakan untuk mempunyai motivasi belajar yang tinggi sehingga hasil pembelajaran dengan pendekatan SAVI akan mencapai hasil yang maksimal seperti yang diharapkan. aktif dalam mengikuti kegiatan belajar . Saran Berdasarkan kesimpulan dan implikasi di atas. Terdapat kombinasi efek antara pembelajaran dengan pendekatan SAVI dan motivasi belajar siswa.

74 mengajar dan selalu berusaha menumbuhkan semagat dalam belajar agar selalu termotivasi sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar matematika 3. . menggunakan alat peraga yang lebih berkualitas agar dalam penggunaannya bisa lebih efektif sehingga siswa bisa lebih mudah dalam belajar. maka bagi peneliti selanjutnya hendaknya dalam melakukan penelitian. Waktu yang digunakan untuk penelitian. Dengan maksimalnya dalam penggunaan alat peraga dan waktu maka pembelajaran pendekatan SAVI bisa lebih optimal. hendaknya relatif lebih lama lagi agar penggunaan pendekatan SAVI ini bisa lebih maksimal. Bagi Peneliti Selanjutnya Menyadari akan kelemahan dalam penelitian ini adalah berkaitan dengan masih sangat sederhananya alat peraga yang digunakan dan waktu penelitian yang relatif singkat.

Mulyadi Sri dan Surtikanti . Samsul.75 DAFTAR PUSTAKA Arikunto. Jakarta : Bumi Aksara Hidayati. Pelajaran Matematika Untuk SMP Kelas VIII.. Eksperimentasi Pengajaran Matematika Dengan Pendekatan Proses Deduktif Penemuan Rumus Pada Pokok Bahasan Lingkaran Ditinjau Dari Motivasi belajar Siswa . Aplikasi Matematika SMP Kelas VIII. Jakarta: Bumi Aksara. 2006 . Statistika Untuk Penelitian. 2002 . 2000. Panduan Kreatif dan Efektif Merancang Progaram Pendidikan Dan Penelitian . Skripsi . Surakarta : UMS ( Tidak dipublikasikan ) Kamulyan. Surakarta: FKIP UNS Press. Jakarta: Yudhistira. Jakarta : Bumi Aksara Budiyono. Surakarta : Uiversitas Muhammadiyah Surakarta Meier. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek . Cucun. Oemar . 2004 . Nurul . -----------. 1999 . Hamalik. The Accelarated Learning Hand Book .. Syaiful Bahri . Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem . dan Zain Aswan Drs . Statistika Dasar untuk Penelitian. 2002 . Jakarta : Rineka Cipta Hadi. Belajar dan Pembelajaran .Dave. Bandung : Kaifa . 2007 . -------------------------. 2004 . dkk. Nurul Nur . 2007. Jakarta : Rineka Cipta. Peningkatan Minat Belaajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Meloalui Pendekatan ”SAVI” Dengan Pendayagunaan Alat Peraga di SMP N 1 Kartasura . Suharsimi . Cunayah. Bandung: Yrama Widya Djamarah. 2002 .. -------------------------. Surakarta : FKIP UNS press. Strategi Belajar Mengajar . 2008 . Dasar – Dasar Evaluasi Pendidikan . Skripsi . Drs. Surakarta : UMS ( tidak dipubikasikan ) Hikmah . 2007. Penelitian Tindakan Kelas. 2004.

2006 . Jakarta : Bumi Aksara Wahyuningsih . Teori Motivasi dan pengukurannya . Peningkatan Kreatifitas Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan “SAVI” . Jakarta : Rineka Cipta Sugijono dan M. Belajar dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhinya . Ngalim . 2003 .Cholik Adinawan . 2006 . Visual. Skripsi . Usaha Peningkatan Kemampuan Bernalar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Belajar Somatis. Surakarta : UMS (Tidak dipublikasikan) . Jakarta : Bumi aksara Uno. 2007 . dan Intelektual (SAVI) . Purwanto. Sutratinah . 2007 . Surakarta : UMS (Tidak dipublikasikan) Prayitno. Surakarta : UMS ( Tidak Dipublikasikan) Walidati. Dwi. Anak Supernormal dan Program Pendidikannya . 2008. Irfakni Birrul . 2006 . Model Pembelajaran : Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif Dan Efektif .Nanang Adhi . Bandung : Remaja Rosdakarya Slameto . Skripsi . Psikologi Pendidikan .76 Nugroho. Jakarta : Erlangga Sugiono . 2008 . Matematika untuk Sekolah SMP / MTS Kelas VIII. Jakarta : Bumi Aksara ___________ . Bandung : Alfa Beta Tirtonegoro. 2003 . Hamzah . Mandiri Belajar SPSS. Perbedaan Prestasi Belajar Matematika Antara Penggunaan Metode Diskusi Dengan Menggunakan LKS dan Metode Konvensional Pada Pokok Bahasan Lingkaran Ditinjau Dari Motivasi Brlajar Siswa . auditori. 2001 . Statistika Untuk Penelitian . Yogyakarta : Media Kom. Skripsi . 2005.

77 Lampiran 1. DAFTAR NAMA SISWA TRYOUT (kelas VIIIE) NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 NAMA Abdi Suryanto Alfian Yudhi Baskoro Ana Pratiti C Arif Kunto Arfianto Astutik Danang Dimas Rizki Wardana Endah Tri Rusmiati Endar Sriyatmi Emi Susanti Erma Pujiastuti Evalita Putri Ananda Fitri Ramandasari Galih Sudarwati Hari Yulianto Hartanto Hermawan Susanto Ilham Fajriansah Ima Budi Utami Joko Aprianto Junaiadi Candra Mega Kurniawati Mira Damayanti Muchamad Stiohadi Murdaka Nanda Ayun Pribadi Narwan Nela Melani C Niken Aprilia Fenny A Noer Muhamad Fajar R Rommly Sofyan Rudy Prihardiyanto Sidiq Wicaksono Sri Hartatik Sri Susanti Tri Muhanto Firga Intahta A Firfi Wulan Aliusandri Wihastanto Yogi Aditiya Saputro L/P L L P L P L L P P P P P P P L L L L P L L P P L L L L P P L L L L P P L L P L L .

78 Lampiran 2. DAFTAR NAMA SISWA SAMPEL PENELITIAN NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 KELAS EKSPERIMEN (VIIIB) Asmaraningtyas D Ayic Futika Brian Balandoro Chintya Kesuma P Cita Sukma Rosita Defita Ermi Erlangga Dwi retnowati Eka Lismawati Eka Setyawati Fadhil Irfandhi Farra Melinda K Fitri Dwi astuti Ika Septiana Lestari Khoirina Kiki Subiyantari Kunthi Tali Broto Lisa Nur Heviani Maya Kartika Sari Mayasari Novia Rusti Ningsih Nur Hayati Nurlisa Uke Desy Nurman Muhtiaji Nurul Hidayah Ovi Nida Permata D Pambayun Nugroho Putro Putri Budi Harto Reni Oktavia Rian Bagus Pribadi Ristu Atmawati Riki Agustian Robby Sandoro Saputro Rori Cakraburti Sutito Tito dwi Sapta Yoga Wahyu Prayoga Wiwik Tri Maryani Yoga Saftian Wicahyo Yudi Ari Setiawan Yuliati L/P P P L P P P P P P L P P P P P P P P P P P P L P P L P P L P L L L L L L P L L P KELAS KONTROL (VIIID) Achmad Gunawan Adityaris Fajar H Agung Rohmad Ary Wibowo Bugi Pugkaskoro Danu Saputro Desi Ika Saputri Dimas Ade Saputra Dodi Setyawan Eko Prasetyo Febrian Koes Erlangga Firdanys Gustino Pracipta Fitria Eka Setyowati Hariyanto Mida Ria Munandari Mila Wiarsih Nanang Suhendro Pagas Toro Putri Dyah Pertiwi Ringgi Rinda Rismala P Riska Novita Sari S A Risma Indriastuti Rista Era Pariati Rizki Ayuningsih Rizky Nugroho Wati Rohmat Tri Handoyo Runita Saputri Satria Selvi Dwi listyana K Setyasari Sinta Meilana K Siti Mulyati Sulastri Handayani Sumarlin Tesawati Tiara Ega Kiswanti Tri Susanto Tri Wahono Wahyu Tri Asih Wawan Tri Hantoro L/P L L L L L L P L L L L L P P P P L L P P P P P P P L P L P P P P P L P P L L P L .

DAFTAR NILAI UJIAN SEMESTER GASAL BIDANG STUDI MATEMATIKA No Absen 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 RATA-RATA Kelas Kontrol 66 66 66 66 66 66 66 66 66 66 67 70 66 66 72 70 74 69 70 74 74 72 69 72 67 66 67 70 70 74 67 74 70 70 68 69 72 70 72 68 68.10 .97 Kelas Eksperimen 68 70 71 73 72 69 67 77 69 67 68 70 67 68 67 68 70 70 69 68 73 74 72 67 68 67 72 74 69 79 71 66 67 70 69 69 69 74 74 72 70.79 Lampiran 3.

789 t 1.9509 2.1626 -.739 1.6468 .1000 68.4479 Prestasi Belajar Matematika Metode Pembelajaran SAVI Konvensional N 40 40 Mean 70.1627 2. Error Difference .80 Lampiaran 4. .086 1.9750 Std. Deviation 2.072 Sig.4127 F Prestasi Belajar Equal variances Matematika assumed Equal variances not assumed .4666 .870 Mean Sig.6468 .8328 Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.1250 1. Uji Keseimbangan T-Test Group Statistics Std. Error Mean .4126 2.1250 Std.739 df 78 77.086 . (2-tailed) Difference .

jarijari. apotema. Menentukan rumus keliling lingkaran 3. apotema. Siswa dapat menghitung keliling lingkaran . 3. jari-jari. busur. diameter.Menyebutkan unsur-unsur dan bagian- Indikator bagian lingkaran: pusat lingkaran. Siswa dapat menentukan rumus keliling lingkaran.Menentukan unsur dan bagian-bagian lingkaran. juring. tali busur. busur. 2. Siswa dapat menyebutkan bagian-bagian lingkaran: pusat lingkaran. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas Pertemuan ke Semester : : : : Matematika VIII (Delapan) 1 (Satu) 2 (Dua) Standar Kompetensi : Menentukan unsur. Menghitung keliling lingkaran : 2 x 40 menit Alokasi Waktu I. 2. tembereng. tali busur. diameter. Tujuan Pembelajaran 1. 2. Siswa dapat mengenal serta mengidentifikasi lingkaran. bagian lingkaran serta ukurannya. juring. Kompetensi Dasar : 1. Menghitung keliling dan luas lingkaran : 1.81 Lampiran 5. tembereng. 4.

Garis lengkung AC dan CD disebut busur e. Garis tengah lingkaran adalah AB dengan panjang 2 x jari-jarinya.1 B D OE c. (π = 3. Bangun yang dibatasi oleh busur AC dan jari-jari OA dan OC disebut juring. OB. d.1. Bangun yang dibatasi oleh tali busur CD dan busur CED disebut tembereng. Perhatikan bahwa temberang CED adalah tembereng kecil. Materi Ajar a. Jadi π = Keliling lingkaran 22 . g. Titik tetap ini disebut titik pusat lingkaran. Garis OP yang tegak lurus tali busur disebut apotema. h. Menghitung besar-besaran pada lingkaran Keliling lingkaran Keliling lingkaran adalah panjang dari seluruh tepi lingkaran nilai perbandingan antara keliling dan diameter disebut π (phi). i.14 atau ) Diameter 7 Rumus keliling lingkaran adalah: K = 2 π . b. Garis lurus CD disebut tali busur f. r atau k = πd . Pusat lingkaran itu adalah O b.82 II. Jari-jari lingkaran adalah OA. Juring AOC adalah juring kecil j. Unsur-unsur lingkaran berdasar gambar 2. Pengertian dan Unsur-unsur Lingkungan Lingkaran adalah kumpulan titik-titik pada bidang datar yang mempunyai jarak yang sama terhadap titip tetap. OC dan A C O P E Gambar 2. a.

Pendekatan : SAVI IV. Metode : Ceramah. Langkah – langkah Pembelajaran Fase Kegiatan Waktu Kegiatan Awal • • Apersepsi Motivasi Kegiatan sehari – hari yang menggunakan lingkaran 10 menit • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.83 Dimana K r d = keliling lingkaran = jari-jari lingkaran = diameter lingkaran III. 2. Strategi Pembelajaran 1. . Tanya jawab. latihan soal. diskusi.

84

Kegiatan Inti

• Guru menjelaskan cara kerja Guru menjelaskan unsur-unsur dalam 20 menit lingkaran dengan ceramah dan tanya jawab Guru memperjelas dalam menerangkan materi dengan menggunakan alat peraga Guru menerangkan rumus keliling lingkaran

Pembentukan kelompok

Siswa dikelompokkan secara heterogen menurut kelompoknya masing – masing dengan anggota 2 orang • Kerja Kelompok. Guru memberikan lembar kerja pada tiap-tiap kelompok Secara berkelompok siswa mengerjakan soalsoal yang ada dalam lembar kerja. • Diskusi kelas untuk memvalidasi hasil kerja 30 menit kelompok Pekerjaan ditukarkan pada kelompok lain untuk di evaluasi Beberapa kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan. Secara bersama-sama dengan bimbingan guru, semua pekerjaan. Hasil setelah dikoreksi kemudian dikumpulkan. kelompok mengevaluasi hasil

85

• Kuis dan penghargaan kelompok Guru memberikan kuis secara kelompok dan diakhiri dengan pemberian penghargaan dikelompok sesuai hasil kuis yang diperoleh setiap siswa dalam kelompok. 10 menit

Kegiatan Akhir

• Penutup Guru memberikan soal post test Dengan bimbngan guru siswa siswa membuat simpulan dan rangkuman dari materi lingkaran. Guru memberikan tugas kepada siswa secara individu untuk mengerjakan dirumah, beberapa soal tentang lingkaran ( LATIHAN 1 hal 195 – 10 menit 196 Erlangga kelas VIII).

V.

Alat dan Bahan

1. Papan Tulis 2. Spidol. 3. Alat peraga 4. Buku paket, yaitu buku Matematika SMP Kelas VIII Semester 2, karangan Samsul Hadi. Hal.165-169 5. Buku paket, yaitu buku Matematika SMP Kelas VIII Semester 2, karangan M. Cholik Adinawan. Hal.191-203

86

VI.

Penilaian

Jumlah soal = 3 Skor pernomor = 0-10 Nilai maksimum = 3 x 10 3
Contoh

= 10

1. Gambar di bawah menunjukkan suatu lingkaran dengan pusat titik O. Tentukan : A E F O C B a. Garis tengahnya b. Semua jari-jarinya c. Tali busurnya d. Satu busur pendek e. Satu busur panjang f. Satu juring kecil g. Apotema 2. Hitung keliling bangun di bawah ini : a. b.
8 cm 9 cm 56 cm

D

a.

8 cm

satu busur panjang f. Diketahui Ditanya Jawab : roda sepeda dengan d = 42 cm berputar sebanyak 500 kali : jarak yang ditempuh sepeda? : K= = πd 22 x 42 7 = 132 cm . d = 56 cm b. dalam suatu perjalan mobil tersebut berputar sebanyak 500 kali berapa jarak yang ditempuh sepeda tersebut ? Kunci jawaban : 1. semua jari-jarinya c. satu juring kecil g. Diketahui Ditanya Jawab : a. OE = garis lurus CD = garis lengkung AE = garis lengkung CD = AOE = OF a. Diameter roda sepeda disamping adalah 42 cm.14 x 8 = 50.24 cm 22 x 56 7 = AB = OA. apotema 2.87 3. K = π d = = 176 cm 3. r = 8 cm : Keliling lingkaran ? : b. Dari gambar tersebut dapat ditentukan : a. satu busur pendek e. tali busurnya d. K = 2 π r = 2 x 3. garis tengahnya b. OB.

.. Guru Mata Pelajaran Praktikan Suprapti.. 410 050 075 ...... S.....88 Jarak yang ditempuh = K x banyak putaran = 132 x 500 = 66.000 cm = 66 km Jadi jarak yang ditempuh sepeda adalah 66 km Wuryantoro..pd Ika Fitrianingsih NIM A.…. Mengetahui.....

Kompetensi Dasar : Menghitung keliling dan luas lingkaran Indikator : 1. Siswa dapat menentukan luas lingkaran. Tujuan Pembelajaran 1. bagian lingkaran serta ukurannya.89 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas Pertemuan ke Semester : : : : Matematika VIII (Delapan) 2 (Dua) 2 (Dua) Standar Kompetensi : Menentukan unsur. Siswa dapat menghitung luas lingkaran. 2. : 2 x 40 menit Alokasi Waktu I. . Siswa dapat menghitung luas lingkaran. Menentukan rumus luas lingkaran 2.

guru mengingtkan yang ada tentang soal-soal 10 menit hubungannya dengan lingkaran.90 II. Metode : Ceramah. Apersepsi Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Pendekatan : SAVI IV. Tanya jawab. diskusi. . Langkah – langkah Pembelajaran Fase Kegiatan Waktu Kegiatan Awal • • • • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Materi Ajar Luas lingkaran Rumus luas lingkaran adalah L = π r2. Strategi Pembelajaran 1. pemberian tugas. atau L = Dimana : L = luas lingkaran d = diameter lingkaran r = jari-jari lingkaran 1 2 πd 4 III. Apersepsi Membahas PR Dengan kembali tanya jawab.

Dalam kerja kelompok anggota yang kurang paham dapat bertanya kepada anggota yang lain dalam satu kelompok yang sudah paham.91 Kegiatan Inti • Pembentukan kelompok Siswa dikelompokkan secara heterogen 5 menit menurut kelompoknya masing – masing dengan anggota 2 orang. 20 menit • Diskusi kelas untuk memvalidasi hasil kerja kelompok Pekerjaan ditukarkan pada kelompok lain untuk di evaluasi Beberapa kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan. Kemudian secara bersama-sama menyimpulkannya. siswa menentukan hasil dari soal yang diberikan. Secara berkelompok. 15 menit . Guru membimbing siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal. • Guru menerangkan materi tentang luas lingkaran 15 menit dan memperjelas dengan memberikan beberapa contoh soal • Kerja Kelompok Siswa secara berkelompok mengerjakan soal yang diberikan guru. Memantapkan pemahaman siswa tentang menghitung luas lingkaran.

Hal. Kegiatan Akhir • Penutup Dengan bimbngan guru siswa siswa membuat simpulan dan rangkuman dari materi lingkaran. Guru memberikan tugas kepada siswa secara individu untuk mengerjakan dirumah. Cholik Adinawan. yaitu buku Matematika SMP Kelas VIII Semester 2.204-232 . 5 menit V. karangan Samsul Hadi. semua pekerjaan.156-180 Buku paket. beberapa soal tentang keliling dan luas lingkaran (LATIHAN 1 hal 194 – 195 Erlangga kelas VIII). Hal. Alat dan Bahan 1. kelompok setelah mengevaluasi dikoreksi hasil - Hasil kemudian dikumpulkan.92 - Secara bersama-sama dengan bimbingan guru. yaitu buku Matematika SMP Kelas VIII Semester 2. • Kuis dan penghargaan kelompok Guru memberikan kuis secara kelompok dan 10 menit diakhiri dengan pemberian penghargaan dikelompok sesuai hasil kuis yang diperoleh setiap siswa dalam kelompok. Buku paket. karangan M. 2.

Di tengah lapangan tersebut terdapat dua rumpun . Sebuah lapangan rumput berbentuk persegi panjang dengan panjang 14 m dan lebar 8 m. Luas sebuah logam yang berbentuk lingkaran adalah 1. Papan mempunyai 16 lubang berbentuk lingkaran yang bergaris tengah 1 cm. Hitunglah luas lingkaran dengan dengan ketentuan sebagai berikut: a) b) c) d) r = 56 cm r = 3. Hitunglah panjang diameter dan keliling logam tersebut ! Panjang sisi sebuah papan berbentuk persegi adalah 10 cm.93 VI. Penilaian Jumlah soal = 5 Skor pernomor = 0-10 Nilai maksimum = 5x10 = 10 5 SOAL 1. 4.5 cm d =10 cm d = 28 cm 2.250 cm2. Hitunglah luas permukaan papan yang tidak ada lubangnya ! 5. Hitunglah luas daerah yang diarsir pada gambar berikut ! a) 7 cm 7 cm b) 5 cm 14 cm 3.

5 7 = 38.5 x 3.14 x 10 x10 4 = 78.5 cm2 c) d = 10 cm L= = 1 π d2 4 1 x 3.5 d) d = 28 cm L= = 1 π d2 4 1 22 x x 28 x 28 4 7 = 616 cm2 .5 cm L= 22 x 3. Hitunglah luas lapangan rumput yang tidak ditanami bunga ! Kunci : 1.856 cm2 b) r = 3. Luas lingkaran dengan : a) r = 56 cm L = π r2 = 22 x 56 x56 7 = 9.94 bunga berbentuk lingkaran dengan garis tengah masing-masing adalah 2 m.

136 = 3.5 cm 2 b) Luas daerah yang diarsir = Luas persegi + luas = 1 22 x x 14 x 14 4 7 1 lingkaran 2 = 616 cm 2 3.95 2.992 = d2 22 1 π d2 4 1 22 x x d2 4 7 22 x d2 28 d2 d d K= πd = 22 x 56 7 = 3. Diketahui : Luas sebuah logam = 2. Luas daerah yang diarsir sesuai gambar : a) Luas daerah yang diarsir = Luas persegi – luas = (sxs)–( 1 lingkaran 4 1 2 πr ) 4 1 22 = (7 x 7) – ( x x7x7) 4 7 = 49 – 38.136 = -56 cm = 56 cm atau d Karena d adalah ukuran untuk panjang maka diambil nilai positif = 176 cm Jadi diameter logam 56 cm dan kelilingnya 176 cm .464 cm2 Ditanya : diameter dan keliling logam ? Jawab : L= 2.464 = 68.464 = 2.

.7 m 2 Wuryantoro.. Mengetahui..pd Ika Fitrianingsih NIM A.(2 x = 112 – ( 2 x = 122 ..(16 x = 100 – ( 16 x = 100 – 12.....4 cm 2 jadi luas papan yang tidak berlubang adalah 87.. Diketahui : panjang = 14 m lebar d Ditanya Jawab =8m =2m 1 π d2 ) 4 1 22 x x1) 4 7 : Luas lapangan yang tidak ditanami bunga : L lapangan yang tidak ditanami bunga = L lapangan – (2 x L rumpun bunga = (14 x 8).4 cm 2 5.6. Diketahui : p persegi = 10 cm terdapat 16 lubang berbentuk lingkaran dengan d = 1 cm Ditanya Jawab : Luas papan yang tidak berlubang ? : L papan yang tidak berlubang = L persegi – (16 x L lingkaran) = (10 x 10)...7 m 2 1 π d2 ) 4 1 22 x x4) 4 7 Jadi luas lapangan yang tidak ditanami bunga adalah 115.3 = 115. S.....96 4..6 = 87.….. Guru Mata Pelajaran Praktikan Suprapti. 410 050 075 .

tembereng. jari-jari. juring. apotema. jarijari. tembereng. tali busur. Tujuan Pembelajaran 1. diameter. unsur dan bagian-bagian 2. Menghitung keliling dan luas lingkaran : 1. Menentukan rumus keliling lingkaran 3. apotema. Siswa dapat menyebutkan bagian-bagian lingkaran: pusat lingkaran. 4. diameter. 2.Menyebutkan unsur-unsur dan bagian- Indikator bagian lingkaran: pusat lingkaran.Menentukan lingkaran. 3. busur. tali busur. Siswa dapat menghitung keliling lingkaran . 2. Kompetensi Dasar : 1. bagian lingkaran serta ukurannya. Menghitung keliling lingkaran : 2 x 40 menit Alokasi Waktu I. juring. busur. Siswa dapat menentukan rumus keliling lingkaran. Siswa dapat mengenal serta mengidentifikasi lingkaran.97 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas Pertemuan ke Semester : : : : Matematika VIII (Delapan) 1 (Satu) 2 (Dua) Standar Kompetensi : Menentukan unsur.

98 II. r atau k = πd Dimana . Materi Ajar a. g. b.1 B c.1. D d. Garis OP yang tegak lurus tali busur disebut apotema.Jari-jari lingkaran adalah OA. Jadi π = Keliling lingkaran 22 . Titik tetap ini disebut titik pusat lingkaran. Juring AOC adalah juring kecil j. Pengertian dan Unsur-unsur Lingkungan Lingkaran adalah kumpulan titik-titik pada bidang datar yang mempunyai jarak yang sama terhadap titip tetap.14 atau ) Diameter 7 Rumus keliling lingkaran adalah: K = 2 π . Menghitung besar-besaran pada lingkaran Keliling lingkaran Keliling lingkaran adalah panjang dari seluruh tepi lingkaran nilai perbandingan antara keliling dan diameter disebut π (phi). OC dan OE A C O P E Gambar 2. a. h.Pusat lingkaran itu adalah O b. i. OB.Perhatikan bahwa temberang CED adalah tembereng kecil.Garis lurus CD disebut tali busur f. (π = 3. Bangun yang dibatasi oleh busur AC dan jarijari OA dan OC disebut juring. Unsur-unsur lingkaran berdasar gambar 2. Bangun yang dibatasi oleh tali busur CD dan busur CED disebut tembereng.Garis lengkung AC dan CD disebut busur e.Garis tengah lingkaran adalah AB dengan panjang 2 x jari-jarinya.

beberapa soal tentang lingkaran ( LATIHAN 1 hal 195 – 196 Erlangga kelas VIII). Waktu • • 10 menit Kegiatan Inti • Guru memberikan materi lingkaran. Langkah – langkah Pembelajaran Fase Kegiatan Awal Kegiatan Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.99 K r d = keliling lingkaran = jari-jari lingkaran = diameter lingkaran III. 2. Strategi Pembelajaran 1.Guru memberikan tugas kepada siswa secara individu untuk mengerjakan dirumah. 10 menit . Metode : Ceramah. 25 menit • Kuis dan penghargaan Guru memberikan kuis dan diakhiri dengan pemberian penghargaan sesuai hasil kuis yang 35 menit diperoleh setiap siswa. . pemberian tugas. Motivasi Kegiatan sehari – hari yang menggunakan lingkaran. Kegiatan Akhir • Penutup .Dengan bimbngan guru siswa siswa membuat simpulan dan rangkuman dari materi lingkaran. Tanya jawab. Pendekatan : Konvensional IV.

Gambar di bawah menunjukkan suatu lingkaran dengan pusat titik O.Semua jari-jarinya c. karangan M. Apotema D b. Penilaian Jumlah soal = 3 Skor pernomor = 0-10 Nilai maksimum = 3 x 10 3 Contoh = 10 1. Satu juring kecil g.165-169 2. Buku paket. Hal. Tentukan : A E F O C B a. Garis tengahnya b. Hal. yaitu buku Matematika SMP Kelas VIII Semester 2. Alat dan Bahan 1. Satu busur panjang f. Cholik Adinawan. . karangan Samsul Hadi. Satu busur pendek e. Buku paket. Tali busurnya d. yaitu buku Matematika SMP Kelas VIII Semester 2.100 V.191-203 VI.

14 x 8 = 50. dalam suatu perjalan mobil tersebut berputar sebanyak 500 kali berapa jarak yang ditempuh sepeda tersebut ? Kunci jawaban : 1. semua jari-jarinya b. OE a. Diketahui Ditanya Jawab a. apotema 2. a.101 2. OB. satu juring kecil f.24 cm K= πd = 22 x 56 7 = 176 cm . K = 2 π r = 2 x 3. satu busur pendek d. Hitung keliling bangun di bawah ini : b. tali busurnya = garis lurus CD c. = OF = garis lengkung AE = garis lengkung CD = AOE : a. d = 56 cm b. r = 8 cm : Keliling lingkaran ? : b. 8 cm 9 cm 56 cm 8 cm 3.Dari gambar tersebut dapat ditentukan : garis tengahnya = AB = OA. Diameter roda sepeda disamping adalah 42 cm. satu busur panjang e.

..….102 3.. 410 050 075 .. Guru Mata Pelajaran Praktikan Suprapti.... Diketahui Ditanya Jawab : roda sepeda dengan d = 42 cm berputar sebanyak 500 kali : jarak yang ditempuh sepeda? : K= = πd 22 x 42 7 = 132 cm Jarak yang ditempuh = K x banyak putaran = 132 x 500 = 66....... S. Mengetahui.000 cm = 66 km Jadi jarak yang ditempuh sepeda adalah 66 km Wuryantoro....pd Ika Fitrianingsih NIM A..

Kompetensi Dasar : Menghitung keliling dan luas lingkaran Indikator : 1. Siswa dapat menghitung keliling dan luas lingkaran II. Tujuan Pembelajaran 1.103 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Mata Pelajaran Kelas Pertemuan ke Semester : : : : : Matematika VIII (Delapan) 2 (Dua) 2 (Dua) Standar Kompetensi Menentukan unsur. 2. bagian lingkaran serta ukurannya. Materi Ajar Luas lingkaran Rumus luas lingkaran adalah L = π r2. Siswa dapat menghitung lias lingkaran. : 2 x 40 menit Alokasi Waktu I. Siswa dapat menentukan rumus keliling dan luas lingkaran. atau L = Dimana : L = luas lingkaran d = diameter lingkaran r = jari-jari lingkaran 1 2 πd 4 . Menentukan rumus luas lingkaran 2.

• Dengan bimbingan guru siswa diharapkan mengerjakan soal pada buku yudistira hal 164-165 45 menit . guru mengingtkan kembali tentang soalyang hubungannya dengan lingkaran. Kegiatan Inti • guru membuat soal yang ada 5 menit hubungannya dengan lingkaran. Membahas PR Dengan soal tanya ada jawab. Metode 2. mencatat dan menanyakan apa yang belum diketahui. Tanya jawab. yaitu luas lingkaran. • Guru membuat soal lagi dan mengerjakan kemudian sambil siswa menjelaskan. diharapkan 10 menit memahami. Strategi Pembelajaran 1. pemberian tugas. : Konvensional IV. Pendekatan : Ceramah.104 III. Langkah – langkah Pembelajaran Fase Kegiatan Waktu Kegiatan Awal • • Guru Apersepsi menyampaikan tujuan 10 menit pembelajaran.

Penilaian ( 20 menit ) Jumlah soal = 5 Skor pernomor = 0-10 Nilai maksimum = 5x10 = 10 5 . Hal. Alat dan Bahan 1. beberapa soal tentang lingkaran (LATIHAN 6. V.105 • Penutup Dengan bimbingan guru siswasiswa membuat dari simpulan materi dan dalil 10 menit rangkuman lingkaran.204-232 VI. Cholik Adinawan. karangan M. Guru memberikan tugas kepada siswa Kegiatan Akhir secara individu untuk mengerjakan dirumah. Buku paket.156-180 2.3 hal 164 – 165 Yudhistira kelas VIII). yaitu buku Matematika SMP Kelas VIII Semester 2. Buku paket. Hal. karangan Samsul Hadi. yaitu buku Matematika SMP Kelas VIII Semester 2.

250 cm2. Sebuah lapangan rumput berbentuk persegi panjang dengan panjang 14 m dan lebar 8 m.106 SOAL 1. Luas sebuah logam yang berbentuk lingkaran adalah 1. Hitunglah luas lapangan rumput yang tidak ditanami bunga ! . Hitunglah luas lingkaran dengan dengan ketentuan sebagai berikut: a) r = 56 cm b) r = 3. 4. Hitunglah luas permukaan papan yang tidak ada lubangnya ! 5. Di tengah lapangan tersebut terdapat dua rumpun bunga berbentuk lingkaran dengan garis tengah masing-masing adalah 2 m. Hitunglah panjang diameter dan keliling logam tersebut ! Panjang sisi sebuah papan berbentuk persegi adalah 10 cm. Papan mempunyai 16 lubang berbentuk lingkaran yang bergaris tengah 1 cm.5 cm c) d =10 cm d) d = 28 cm 2. Hitunglah luas daerah yang diarsir pada gambar berikut ! a) 7 cm 7 cm b) 5 cm 14 cm 3.

Luas daerah yang diarsir sesuai gambar : a) Luas daerah yang diarsir = Luas persegi – luas = (sxs)–( = (7 x 7) – ( 1 2 πr ) 4 1 22 x x7x7) 4 7 1 lingkaran 4 = 49 – 38.5 cm2 c) d = 10 cm L= = 1 π d2 4 1 x 3.856 cm2 b) r = 3.14 x 10 x10 4 = 78.5 7 = 38.107 Kunci : 1.5 cm L= 22 x 3.5 cm 2 . Luas lingkaran dengan : a) r = 56 cm L = π r2 = 22 x 56 x56 7 = 9.5 x 3.5 d) d = 28 cm L= = 1 π d2 4 1 22 x x 28 x 28 4 7 = 616 cm2 2.

464 = 68.108 b) Luas daerah yang diarsir = Luas persegi + luas = 1 22 x x 14 x 14 4 7 1 lingkaran 2 = 616 cm 2 3. Diketahui : Luas sebuah logam = 2. Diketahui : p persegi = 10 cm terdapat 16 lubang berbentuk lingkaran dengan d = 1 cm Ditanya Jawab : Luas papan yang tidak berlubang ? : L papan yang tidak berlubang = L persegi – (16 x L lingkaran) .464 cm2 Ditanya : diameter dan keliling logam ? Jawab : L= 2.464 = 2.136 = -56 cm = 56 cm atau d Karena d adalah ukuran untuk panjang maka diambil nilai positif = 176 cm Jadi diameter logam 56 cm dan kelilingnya 176 cm 4.992 = d2 22 1 π d2 4 1 22 x x d2 4 7 22 x d2 28 d2 d d K= πd = 22 x 56 7 = 3.136 = 3.

109

= (10 x 10)- (16 x = 100 – ( 16 x = 100 – 12,6 = 87,4 cm 2

1 π d2 ) 4

1 22 x x1) 4 7

jadi luas papan yang tidak berlubang adalah 87,4 cm 2 5. Diketahui : panjang = 14 m lebar d Ditanya Jawab =8m =2m

: Luas lapangan yang tidak ditanami bunga : L lapangan yang tidak ditanami bunga = L lapangan – (2 x L rumpun bunga = (14 x 8)- (2 x = 112 – ( 2 x = 122 - 6,3 = 115,7 m 2
1 π d2 ) 4

1 22 x x4) 4 7

Jadi luas lapangan yang tidak ditanami bunga adalah 115,7 m 2 Wuryantoro,….................. Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Praktikan

Suprapti, S.pd

Ika Fitrianingsih

NIM A. 410 050 075

110

Lampiran 6. ANGKET TRY OUT MOTIVASI SISWA
Petunjuk Pengisian Angket : 1. Tulis nama, kelas, nomer absent dan nama sekolah anda. 2. Pilihlah salah satu jawaban yang sesuai dengan yang anda lakukan dan alami dengan memberikan tanda (X). 3. Setiap jawaban anda adalah benar, sehingga jangan terpengaruh dengan jawaban teman-teman anda. 4. Jawaban anda tidak mempengaruhi nilai tes/raport anda. 1. Saya selalu mempelajari materi matematika yang akan diajarkan oleh guru . a. b. oleh guru. a. b. a. b. a. b. kerjakan. a. b. a. b. Selalu Sering Selalu Sering c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah Selalu Sering Selalu Sering Selalu Sering c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah Selalu Sering c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah

7. Saya berusaha mengerjakan sendiri setiap ulangan matematika yang diberikan

8. Saya berusaha mengerjakan soal matematika yang sulit sampai saya bisa.

9. Saya belajar matematika hanya jika akan diadakan ulangan.

10. Saya merasa tidak puas jika belum bisa mengerjakan soal matematika yang saya

11. Saya merasa malas mengerjakan soal-soal matematika yang ada dibuku atau LKS.

111

12. Saya tidak mempunyai keinginan yang kuat untuk belajar matematika. a. b. ketahui. a. b. a. b. Selalu Sering Selalu Sering c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah Selalu Sering c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah

13. Saya selalu bertanya jika ada pokok bahasan dalam matematika yang belum saya

14. Saya selalu mengerjakan pekerjaan rumah untuk bidang studi matematika.

15. Saya tidak mencari sumber pelajaran yang lain untuk bidang studi matematika selain buku paket yang diberikan oleh sekolah. a. b. Selalu Sering c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah

16. Saya berusaha mengikuti jam tambahan atau les privat untuk bidang studi matematika. a. b. a. b. a. b. Selalu Sering Selalu Sering Selalu Sering c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah

17. Saya selalu siap, jika sewaktu-waktu guru mengadakan ulangan matematika.

18. Saya suka mencontek Pekerjaan Rumah teman daripada mengerjakan sendiri.

19. Saya menjadi tidak bersemangat jika melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika. a. b. Selalu Sering c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah

Tidak Pernah 24. Saya tidak berkeinginan untuk mengerjakan soal matematika dan mendapatkan nilai yang tinggi a. 23. a. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. a. b. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah Selalu Sering Selalu Sering Selalu Sering c. Tidak Pernah 21. b. a. Tidak Pernah c. Tidak Pernah 25. Kadang-Kadang d. Kadang-Kadang d. Saya tidak mendapatkan pujian atau hadiah dari orang tua jika nilai matematika saya 22. Kadang-Kadang d. a. Saya merasa pelajaran matematika tidak berguna dan membingungkan. Kadang-Kadang d. a. a. tinggi. a. Kadang-Kadang d. Guru Matematika selalu memberikan pujian jika saya bisa mengerjakan soal matematika. b. Saya tidak merasa tertarik dengan setiap pokok bahasan dalam matematika. Tidak Pernah Selalu Sering c. b. b. Selalu Sering c. peraga. 26. b. Tidak Pernah c. Saya tidak senang jika mendapat pujian dari guru ketika saya bisa mengerjakan soal di depan kelas.112 20. 27. Saya merasa senang jika pembahasan materi pada matematika menggunakan alat . Orang tua saya akan menanyakan hasil ulangan Matematika saya. b. b. Kadang-Kadang d. Selalu Sering c. Selalu Sering Selalu Sering c.

Kadang-Kadang d. a. 32.113 28. Orang tua saya menciptakan suasana rumah yang tenang saat saya akan ulangan matematika. Selalu Sering c. b. Saya menganggap Matematika adalah pelajaran yang sulit. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah 35. a. b. a. Selalu Sering c. Selalu Sering c. Selalu Sering Selalu Sering c. b. Tidak Pernah 33. b. Kadang-Kadang d. b. Saya selalu memperhatikan guru ketika ia sedang mengajar. a. Saya selalu mengkondisikan diri untuk tidak membuat kegaduhan yang dapat mengganggu teman saat proses belajar mengajar. Dengan adanya Pekerjaan Rumah akan mendorong saya untuk lebih mendalami bahan pelajaran matematika. a. Orang tua saya akan tidak membebaskan saya dari pekerjaan rumah. Saya merasa malas untuk mencari hal-hal dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan matematika. Kadang-Kadang d. Jika guru memberikan tugas dikelas. a. Tidak Pernah . Kadang-Kadang d. Kadang-Kadang d. b. b. b. Selalu Sering c. Tidak Pernah c. a. Tidak Pernah c. saya lebih suka bergurau dengan teman dan mencontek jika akan dikumpulkan. Tidak Pernah 29. Kadang-Kadang d. Selalu Sering Selalu Sering c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah 34. Tidak Pernah 31. 30. a. untuk belajar matematika jika akan menghadapi ulangan.

114 Uji Validitas dan Reliabilitas Angket Motivasi Belajar No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 ΣX ΣX2 ΣXY Varian rxy Kriteria Keputusan Nomor Item 5 6 7 4 4 4 2 2 2 4 3 2 4 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 2 4 3 4 4 3 3 3 4 4 2 1 2 2 2 2 2 3 3 3 4 3 2 2 3 2 3 3 2 1 2 4 3 4 4 4 4 3 3 3 1 3 3 3 3 3 2 3 2 4 3 3 2 3 3 3 2 2 2 2 3 4 2 1 2 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 4 4 4 2 2 2 2 3 3 3 4 2 2 2 3 2 2 3 3 116 114 114 368 348 350 9718 9570 9585 0.331 0.820 0.556 Valid pakai 4 1 3 2 3 4 3 3 4 4 3 3 3 2 3 3 3 3 2 4 3 2 4 4 3 1 2 3 3 1 3 3 1 3 3 4 2 3 2 1 2 109 329 8962 0.501 Valid pakai 11 3 3 1 4 4 3 4 2 3 2 1 4 1 1 4 3 3 4 1 4 4 2 1 4 4 1 2 2 1 3 4 1 1 4 4 4 1 1 4 4 107 351 9128 1.674 Valid pakai 3 3 3 2 3 4 2 3 2 1 3 2 3 1 1 2 3 2 2 3 2 3 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 2 4 2 2 2 93 241 7832 0.969 0.746 0.661 0.511 0.687 0.490 0.627 Valid pakai 10 4 4 2 4 4 4 4 2 1 4 3 3 4 4 3 4 4 1 4 3 4 3 4 1 1 3 3 4 2 3 3 4 2 4 4 1 2 2 1 1 118 400 9946 1.644 0.642 Valid Valid Valid pakai pakai pakai 1 4 2 3 4 2 2 4 2 2 3 2 3 1 2 2 2 2 2 2 3 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 94 240 7927 0.810 0.561 Valid pakai .136 Invalid tidak 8 3 2 3 4 1 3 4 2 1 1 1 2 4 1 2 2 3 2 4 3 3 2 2 1 4 1 2 3 2 2 2 2 1 1 2 1 1 3 2 2 87 227 7242 0.668 Valid pakai 2 3 3 2 4 4 3 4 3 2 4 2 4 2 3 2 2 3 2 2 2 4 3 2 2 2 2 2 3 2 2 2 3 2 4 4 2 4 2 2 2 107 313 9038 0.633 0.592 0.635 0.264 Invalid tidak 9 3 2 2 4 4 2 4 3 2 4 2 4 3 2 2 2 2 2 3 1 3 3 2 2 3 2 2 1 1 2 2 2 1 3 3 2 1 2 2 2 94 250 7968 0.

794 Valid pakai 20 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 3 3 3 2 4 4 3 2 2 3 3 121 381 10125 0.384 0.396 Valid pakai .483 Valid pakai 15 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 4 3 2 4 3 3 3 3 1 1 4 3 4 3 3 4 1 3 4 4 3 3 4 4 4 3 3 1 3 127 435 10474 0.794 Invalid Valid Valid pakai pakai tidak 19 4 2 1 4 4 1 4 1 1 1 2 2 1 1 2 1 4 1 1 4 4 1 1 1 2 2 1 2 1 1 2 2 1 4 2 1 1 1 4 1 77 205 6809 1.681 Valid pakai 22 3 2 2 4 2 2 4 2 2 1 3 3 2 3 4 2 3 3 2 2 3 1 2 4 2 4 2 4 2 2 4 3 2 4 2 4 2 1 2 3 104 304 8688 0.224 Invalid tidak Nomor Item 16 17 18 3 3 4 4 1 2 4 2 1 4 4 4 3 4 4 4 1 1 4 4 4 3 1 1 4 2 1 4 1 1 3 3 2 3 3 2 4 1 1 3 1 1 4 2 2 4 2 1 4 2 4 1 2 1 4 1 1 4 1 4 3 3 4 3 2 1 4 1 1 4 2 1 4 4 2 4 4 2 3 1 1 3 2 2 3 1 1 3 1 1 4 3 2 3 3 2 4 2 1 1 1 4 3 2 2 4 2 1 4 1 1 4 1 1 4 2 4 1 2 1 137 81 77 497 205 205 11160 6959 6809 0.739 Valid pakai 21 4 4 4 4 4 4 4 3 3 2 4 4 3 2 4 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 4 2 2 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 134 468 11196 0.660 Valid pakai 13 4 2 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 4 4 3 3 1 3 3 3 2 1 3 3 3 2 3 4 3 2 2 3 3 114 346 9569 0.660 Valid pakai 14 4 3 2 4 4 3 4 2 2 4 3 2 2 4 2 4 3 3 2 3 4 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 2 2 2 3 3 112 336 9340 0.041 0.574 0.815 0.541 0.456 -0.621 0.862 0.051 1.115 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 ΣX ΣX2 ΣXY Varian rxy Kriteria Keputusan 12 4 2 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 4 4 3 3 1 3 3 3 2 1 3 3 3 2 3 4 3 2 2 3 3 114 346 9569 0.456 0.490 0.712 1.541 0.

711 Valid pakai 24 4 2 1 4 3 4 4 2 2 1 1 3 1 1 2 1 4 3 1 4 4 3 3 1 3 1 3 3 3 2 2 3 1 3 3 2 1 1 3 3 96 278 8230 1.786 Σσ2b = 198.712 0.410 0.195 σ2t = r11 = 0.731 Valid pakai Nomor Item 26 27 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 2 3 4 4 2 3 2 3 3 4 4 4 4 3 2 3 2 2 2 3 2 3 2 4 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 4 3 3 3 2 2 4 4 3 3 3 3 2 3 4 3 2 3 4 3 2 3 2 4 2 4 4 4 2 4 3 3 2 3 3 3 113 130 347 436 9411 10806 0.871 0.542 Valid pakai 30 4 3 4 1 3 4 1 4 4 4 2 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 3 3 2 3 4 3 3 4 4 4 3 3 4 3 3 3 4 133 467 10684 0.221 0.613 Valid Valid pakai pakai 28 4 3 2 4 4 4 4 3 4 3 4 3 2 2 3 3 4 2 2 2 4 3 4 2 2 4 2 4 2 2 3 2 2 4 4 4 4 2 2 2 120 392 10116 0.654 Valid pakai 25 4 4 3 4 4 4 4 3 2 1 2 4 2 2 3 3 4 2 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 2 116 360 9778 0.386 Invalid tidak Y 108 79 73 115 107 87 115 77 72 81 83 97 63 64 84 78 92 70 70 87 106 81 78 73 77 82 74 82 61 72 85 80 63 94 96 77 69 64 76 72 3264 Y2 11664 6241 5329 13225 11449 7569 13225 5929 5184 6561 6889 9409 3969 4096 7056 6084 8464 4900 4900 7569 11236 6561 6084 5329 5929 6724 5476 6724 3721 5184 7225 6400 3969 8836 9216 5929 4761 4096 5776 5184 274072 Uji reliabilitas 24.821 0.346 0.312 .635 -0.651 Valid pakai 29 4 3 2 4 4 4 4 3 2 2 3 3 1 1 4 1 4 1 1 2 4 3 4 4 2 1 1 4 4 2 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 106 332 8990 1.905 rtabel = 0.605 0.310 0.116 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 ΣX ΣX2 ΣXY Varian rxy Kriteria Keputusan 23 3 2 1 4 4 2 4 3 2 2 4 4 1 2 2 3 3 2 3 2 3 3 2 2 3 4 2 3 2 1 2 2 1 3 4 2 1 2 2 2 99 279 8443 0.

Sering a. ANGKET MOTIVASI SISWA Petunjuk Pengisian Angket : 1. Selalu b. Saya merasa malas mengerjakan soal-soal matematika yang ada dibuku atau LKS. a. a. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Saya berusaha mengerjakan soal matematika yang sulit sampai saya bisa. Pilihlah salah satu jawaban yang sesuai dengan yang anda lakukan dan alami dengan memberikan tanda (X). Kadang-Kadang d. 6. Tidak Pernah c. Tidak Pernah c. Selalu b. Sering oleh guru. 1. Sering a. Sering a. kelas. Kadang-Kadang d. Kadang-Kadang d. 4. sehingga jangan terpengaruh dengan jawaban teman-teman anda. nomer absent dan nama sekolah anda. Sering kerjakan. Selalu b. a. Saya selalu mempelajari materi matematika yang akan diajarkan oleh guru . Saya berusaha mengerjakan sendiri setiap ulangan matematika yang diberikan 3. Jawaban anda tidak mempengaruhi nilai tes/raport anda. Sering c. Tidak Pernah c. Setiap jawaban anda adalah benar. Kadang-Kadang d. Selalu b. Saya tidak mempunyai keinginan yang kuat untuk belajar matematika. . Tidak Pernah 2. 2. Saya merasa tidak puas jika belum bisa mengerjakan soal matematika yang saya 5. 4. 3. Selalu b. Selalu b. Tulis nama.117 Lampiran 8.

Sering a. Saya selalu siap. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah 9. Kadang-Kadang d. Selalu b. Saya suka mencontek Pekerjaan Rumah teman daripada mengerjakan sendiri. Selalu b. 14. Kadang-Kadang d. Selalu b. Kadang-Kadang d. Sering c. Guru Matematika selalu memberikan pujian jika saya bisa mengerjakan soal . Sering a. 12. Tidak Pernah c.118 7. Kadang-Kadang d. Selalu b. a. Saya menjadi tidak bersemangat jika melakukan kesalahan dalam menyelesaikan 13. jika sewaktu-waktu guru mengadakan ulangan matematika. a. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Sering soal matematika. Saya selalu mengerjakan pekerjaan rumah untuk bidang studi matematika. Tidak Pernah 8. 11. a. Sering matematika. Selalu b. Selalu b. a. Selalu b. Sering matematika. Tidak Pernah c. Sering c. Sering a. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah c. Saya tidak mencari sumber pelajaran yang lain untuk bidang studi matematika selain buku paket yang diberikan oleh sekolah. Saya berusaha mengikuti jam tambahan atau les privat untuk bidang studi 10. Kadang-Kadang d. a. Selalu b. Tidak Pernah c. Orang tua saya akan menanyakan hasil ulangan Matematika saya.

Kadang-Kadang d. Saya tidak senang jika mendapat pujian dari guru ketika saya bisa mengerjakan soal di depan kelas. 21. Kadang-Kadang d. Selalu b. Dengan adanya Pekerjaan Rumah akan mendorong saya untuk lebih mendalami 20. 17. Kadang-Kadang d. Selalu b. Sering a. a. . Saya merasa pelajaran matematika tidak berguna dan membingungkan. Selalu b. Selalu b. Sering c. Tidak Pernah c. Tidak Pernah b.119 15. Kadang-Kadang d. Saya tidak merasa tertarik dengan setiap pokok bahasan dalam matematika. Selalu b. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Kadang-Kadang d. a. Sering a. Saya merasa malas untuk mencari hal-hal dalam kehidupan sehari-hari yang 22. Tidak Pernah c. Tidak Pernah c. Sering a. Tidak Pernah c. Sering a. Sering peraga. Selalu b. Saya merasa senang jika pembahasan materi pada matematika menggunakan alat 19. Saya menganggap Matematika adalah pelajaran yang sulit. Saya selalu memperhatikan guru ketika ia sedang mengajar. Sering bahan pelajaran matematika. a. 18. a. Sering berhubungan dengan matematika. Tidak Pernah 16. Selalu c. Kadang-Kadang d. Tidak Pernah c. Kadang-Kadang d. Selalu b.

Kadang-Kadang d. a. Tidak Pernah c. a. saya lebih suka bergurau dengan teman dan mencontek jika akan dikumpulkan. Sering matematika. Jika guru memberikan tugas dikelas. Sering c. Kadang-Kadang d. Orang tua saya menciptakan suasana rumah yang tenang saat saya akan ulangan . Selalu b. Selalu b. a. Kadang-Kadang d.120 23. Tidak Pernah 25. Selalu b. Saya selalu mengkondisikan diri untuk tidak membuat kegaduhan yang dapat mengganggu teman saat proses belajar mengajar. Tidak Pernah 24. Sering c.

dan kelas pada lembar jawab yang tersedia. garis PQ d. SOAL 1. daerah POQ c. tembereng lingkaran c. daerah yang dibatasi oleh busur . Bacalah lebih dahulu setiap soal. Silanglah jawaban yang anda anggap benar. sebelum anda mengerjakan! 3. Sebuah titik pada lingkaran yang mempunyai jarak terhadap titik pusat dan merupakan ½ kali panjang diameter disebut sebagai: a. Perhatikan gambar di bawah ini : yang disebut dengan tali busur adalah : a. 5. tali busur lingkaran 2. jari-jari lingkaran b. Periksalah kembali pekerjaan anda sebelum diserahkan kepada guru! 6. busur lingkaran d. SOAL TRY OUT TES PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Mata Pelajaran Pokok Bahasan Waktu : Matematika : Lingkaran : 80 menit Kelas / Semester : VIII / II Petunjuk 1. semoga sukses. Tulislah lebih dahulu nama. 2. no urut. garis JK b. Selamat mengerjakan. Kerjakan dahulu soal-soal yang anda anggap mudah! 4.a.121 Lampiran 9.

kecuali……… a. Dari gambar no. tali busur c.5 b. 1 : 4 a. tembereng d. tali busur 4. Pernyataan berikut ini benar. Berapakah perbandingan keliling kedua roda tersebut?. 4 : 11 c. 31 c. Hitunglah panjang jari-jari lingkaran jika kelilingnya 198 cm . juring b. a. 5. juring adalah daerah yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan sebuah busur lingkaran 6. 13. 11 : 4 b. tembereng d. 44 cm b. 2πr b. roda A : roda B a. πr² 22 ) 7 c. Panjang jari-jari sebuah lingkaran adalah 14 cm maka keliling lingkaran tersebut adalah ………….2. Diameter suatu lingkaran dinyatakan dalam d. daerah POQ disebut………… a. Daerah yang dibatasi oleh sebuah tali busur dan busur lingkaran disebut………. busur c. juring b. 88 cm 8. masing-masing roda mempunyai panjang jari-jari 7 cm untuk roda B dan 28 cm untuk roda A. Dua buah roda sepeda yaitu roda A dan roda B. πd² 7.. 31. tembereng adalah daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan sebuah busur c. 4 : 1 d.5 d. segitiga yang dibentuk oleh sepasang jari-jari dan tali busur selalu sama kaki d.122 3. 13 9. maka rumus keliling lingkaran tersebut adalah …………. πr d. busur a. diameter lingkaran adalah dua kali jari-jari b. 88 cm c. 28 cm d. (π = a.

¼ πd² b.. Luas lingkaran B = 2 kali luas lingkaran A b. Keliling lingkaran B = keliling lingkaran A d. maka luas lingkarannya menjadi.. 62.. 308 cm2 22 . 14. 24 cm b.. panjang diameternya 7 13. a. 2 : 1 b... ½ πd² c. 22cm2 b. 82... a. πd 12. 616cm2 d. Keliling lingkaran yang berdiameter 20cm. Lingkaran yang luasnya 154cm2.. a. maka: a. 7 cm 15.. 14 cm c.. maka perbandingan luas meja makan tersebut adalah …………… a. a. 4 : 3 c. Lngkaran A berjari-jari 4cm dan lingkaran B berjari-jari 8cm... 154 cm2 d. 10 cm d. 154cm2 b.. dengan π = adalah……. 125..123 10. 3 : 2 a. Jika jari-jari lingkaran tersebut diubah menjadi 2 kalinya. 123cm2 16... 68. Panjang diameter meja makan yang berbentuk lingkaran adalah 40 cm dan 20 cm. 308cm2 c.. ¼ πd d.6cm 11. Luas lingkaran B = 4 kali luas lingkaran A c. dengan π = 3. Luas lingkaran yang berjari-jari 7cm adalah..14 adalah....6cm c. 44 cm2 c. Suatu lingkaran mempunyai jari-jari r maka rumus luas lingkaran jika dinyatakan dalam diameter atau d adalah ………….8cm b. Diketahui suatu lingkaran berjari-jari sebesar 7cm.8cm d.. Garis tengah lingkaran B = garis tengah lingkaran A . 4 : 1 d.

Dari gambar di bawah ini. 693 kali d.kalinya.. Apabila panjang sisi persegi itu 25m.. hitunglah luas daerah persegi yang diarsir jika jari-jari lingkaran panjangnya 21 cm …………….. jika menempuh jarak 693 m? a. d. ditengahnya terdapat kolam yang berbentuk lingkaran dengan diameter 14m. a. Berapa kali roda sepeda itu berputar 19.124 17. Jika panjang jari-jari sebuah lingkaran diubah menjadi setengah kalinya.. 350 kali c... maka luas taman diluar kolam adalah.. 18.. 471m² c. Diameter sebuah roda sepeda adalah 63 cm. a. 154m² b. 379 cm² b. 531m² d. 93 kali b..... 1698 cm² . 1632 cm² d.... 63 kali c.. 616m² 20.. a. maka luas lingkaran berubah menjadi. 378 cm² 21 cm c. b.. Dalam suatu taman berbentuk persegi.

A 10. A 15. A 27. A B B B B B B B B B B B B B B B C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D E E E E E E E E E E E E E E E 16. A 23. A 3. A 11. A 18.125 Lampiran 9. A 8. A 28. A 2. A 13. A 21.b LEMBAR JAWAB ANGKET Nama Kelas : : No. A 20. A 24. A 14. A 25. A 26. A 17. A 5. A 22. A 19. A B B B B B B B B B B B B B B B C C C C C C C C C C C C C C C D D D D D D D D D D D D D D D E E E E E E E E E E E E E E E . A 6.Absent : 1. A 7. A 12. A 4. A 29. A 9. A 30.

A 2. C 13. A 6. C 14. B 18. B 8. C 4. A 10. B . A 9.126 Lampiran 9. A 3. A 7. A 11. B 20. B 17. B 15. B 19. A 12.c Kunci Tes Prestasi : 1. B 5. C 16.

17 0.35 Cukup Pakai 7 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 31 31 423 0.78 0.486 Valid 0.40 Cukup Pakai .30 0.25 Cukup Pakai 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 30 30 416 0.85 0.78 Mudah 19 12 20 20 0. 2 15 31 32 8 11 17 22 27 3 18 26 28 40 16 25 30 33 38 6 9 12 14 29 36 39 23 19 24 37 13 10 20 34 35 1 21 5 4 7 ΣX ΣX2 ΣXY r Kriteria p q pq TK Kriteria BA BB JA JB D Kriteria Kesimpulan Nomor Soal 4 5 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 28 25 28 25 356 350 0.071 0.75 Mudah 19 11 20 20 0.11 0.127 Uji Validitas.88 0.35 Cukup Pakai 8 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 24 24 330 0.530 Invalid Valid 0. Tingkat Kesukaran dan Daya Pembeda Soal No.13 0.63 Sedang Sedang 16 15 12 10 20 20 20 20 0.63 0.40 0.24 0.85 Mudah 19 15 20 20 0.70 0.13 0.60 0. Resp.416 Valid 0.70 0.15 0.19 0.88 Mudah 20 15 20 20 0.25 0.21 0.20 0.40 Cukup Pakai 3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 34 34 435 0.25 Jelek Cukup Pakai Drop 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 35 35 462 0.558 Valid 0.78 0.575 Valid 0.60 Sedang 16 8 20 20 0.164 Invalid 0.645 Valid 0.23 0.17 0.20 Jelek Drop 6 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 31 31 422 0.38 0.75 0. Reliabilitas.23 0.78 Mudah 19 12 20 20 0.23 0.

16 0.30 Cukup Pakai 15 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 21 21 279 0.20 0.38 Sedang 11 4 20 20 0.661 Valid 0.10 Jelek Drop 12 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 32 32 439 0.53 Sedang 12 9 20 20 0.75 0.049 Invalid 0.405 Valid 0.63 0.80 0.00 Jelek Drop 17 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 17 17 236 0.53 0.19 0.80 Mudah 19 13 20 20 0.20 0.30 Cukup Pakai 10 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 15 15 216 0.24 0.25 0.128 No.661 Valid 0.24 0.38 0.25 0.40 Sedang 9 7 20 20 0.80 Mudah 20 12 20 20 0.20 0.40 0.23 0.061 Invalid 0.80 0.35 0.590 Valid 0.43 Sedang 12 5 20 20 0. Resp.324 Valid 0.65 0.60 0.23 0.48 0.40 Cukup Pakai 14 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 32 32 435 0.75 Mudah 18 12 20 20 0. 2 15 31 32 8 11 17 22 27 3 18 26 28 40 16 25 30 33 38 6 9 12 14 29 36 39 23 19 24 37 13 10 20 34 35 1 21 5 4 7 ΣX ΣX2 ΣXY r Kriteria p q pq TK Kriteria BA BB JA JB D Kriteria Kesimpulan 9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 30 30 403 0.58 0.40 Cukup Pakai 13 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 32 32 439 0.35 Cukup Pakai .35 Cukup Pakai 11 1 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 1 0 16 16 205 0.80 0.80 Mudah 20 12 20 20 0.16 0.35 Sedang 7 7 20 20 0.43 0.433 Valid 0.16 0.219 Invalid 0.15 Jelek Drop 16 0 0 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 14 14 179 0.

818 3.733 .22 0.75 0.25 Sukar 8 2 20 20 0.436 0.89 0.30 Cukup Pakai Nomor Soal 19 20 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 13 32 13 32 192 434 0. Resp.573 Valid Valid 0.33 0.68 0.16 0.80 0. 2 15 31 32 8 11 17 22 27 3 18 26 28 40 16 25 30 33 38 6 9 12 14 29 36 39 23 19 24 37 13 10 20 34 35 1 21 5 4 7 ΣX ΣX2 ΣXY r Kriteria p q pq TK Kriteria BA BB JA JB D Kriteria Kesimpulan 18 1 1 1 1 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 10 10 149 0.384 Valid 0.19 0.45 0.25 0.129 No.30 Baik Cukup Pakai Pakai Y 17 17 17 17 17 16 16 16 16 15 15 15 15 15 15 14 14 14 14 14 13 13 13 13 12 11 12 11 10 10 10 9 9 9 8 7 7 7 5 4 502 Y2 289 289 289 289 289 256 256 256 256 225 225 225 225 225 225 196 196 196 196 196 169 169 169 169 144 121 144 121 100 100 100 81 81 81 64 49 49 49 25 16 6800 uji reliabilitas s2 = Σpq = r11 = 12.80 Sedang Mudah 11 19 2 13 20 20 20 20 0.33 0.20 0.

daerah POQ c. Bacalah lebih dahulu setiap soal. Kerjakan dahulu soal-soal yang anda anggap mudah! 4. Periksalah kembali pekerjaan anda sebelum diserahkan kepada guru! 6. Tulislah lebih dahulu nama. garis JK b. garis PQ d. tembereng lingkaran c. sebelum anda mengerjakan! 3. dan kelas pada lembar jawab yang tersedia. 5. : Matematika : Lingkaran : 80 menit Kelas / Semester : VIII / II SOAL 1. no urut. SOAL TES PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Mata Pelajaran Pokok Bahasan Waktu Petunjuk 1. jari-jari lingkaran b. busur lingkaran d. semoga sukses. Selamat mengerjakan. tali busur lingkaran 2. Sebuah titik pada lingkaran yang mempunyai jarak terhadap titik pusat dan merupakan ½ kali panjang diameter disebut sebagai: a. Silanglah jawaban yang anda anggap benar. daerah yang dibatasi oleh busur . 2.130 Lampiran 11. Perhatikan gambar di bawah ini : yang disebut dengan tali busur adalah : a.

πd² 22 ) 7 5. Dua buah roda sepeda yaitu roda A dan roda B.. 82.. 88 cm c.6cm c. 13 c. Hitunglah panjang jari-jari lingkaran jika kelilingnya 198 cm 8. tembereng adalah daerah pada lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jarijari dan sebuah busur c. 44 cm b.6cm 7. 62. dengan π = 3. 13. 88 cm 6. Diameter suatu lingkaran dinyatakan dalam d. πr d.5 b. πr² c. roda A : roda B a. masing-masing roda mempunyai panjang jari-jari 7 cm untuk roda B dan 28 cm untuk roda A. 4 : 11 c. a. Berapakah perbandingan keliling kedua roda tersebut?. 4 : 1 d. (π = a.131 3.. maka rumus keliling lingkaran tersebut adalah …………. segitiga yang dibentuk oleh sepasang jari-jari dan tali busur selalu sama kaki d. 31. 1 : 4 a.14 adalah. diameter lingkaran adalah dua kali jari-jari b.. Keliling lingkaran yang berdiameter 20cm.8cm d..8cm b. 11 : 4 b. 125. 2πr b. 31 a. 28 cm d.5 d. Panjang jari-jari sebuah lingkaran adalah 14 cm maka keliling lingkaran tersebut adalah …………. . Pernyataan berikut ini benar. kecuali……… a. 68. juring adalah daerah yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan sebuah busur lingkaran 4.

Luas lingkaran yang berjari-jari 7cm adalah.. maka luas lingkaran berubah menjadi. 4 : 1 d. Diameter sebuah roda sepeda adalah 63 cm. Apabila panjang sisi persegi itu 25m. c. 63 kali 14... maka luas taman diluar kolam adalah.. Lingkaran yang luasnya 154cm2. 379 cm² b. 2 : 1 b. 14 cm c. Dalam suatu taman berbentuk persegi. panjang diameternya 7 10. 616m² 15... 531m² d. 1632 cm² d. 11. 154 cm2 d. Dari gambar di bawah ini.... 1698 cm² . 10 cm d. ditengahnya terdapat kolam yang berbentuk lingkaran dengan diameter 14m.. maka perbandingan luas meja makan tersebut adalah …………… a..kalinya. 24 cm b. a.. dengan π = adalah……... 93 kali b. 378 cm² 21 cm c. a. a. 350 kali c... Panjang diameter meja makan yang berbentuk lingkaran adalah 40 cm dan 20 cm.132 9.. 154m² b. 308 cm2 22 .. 693 kali d.. a. d. Berapa kali roda sepeda itu berputar jika menempuh jarak 693 m? a. 3 : 2 a.. b. 471m² c. 44 cm2 c... Jika panjang jari-jari sebuah lingkaran diubah menjadi setengah kalinya.. 4 : 3 c. 13.. 7 cm 12. hitunglah luas daerah persegi yang diarsir jika jarijari lingkaran panjangnya 21 cm ……………. 22cm2 b.

133 .

0500 7.728 Std. Error .078 .4375 7.134 Lampiran 13.7232 6.944 Shapiro-Wilk df 40 40 Sig. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Mean 95% Confidence Interval for Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std.2813 8. Uji Normalitas Normality test : Metode Pembelajaran Descriptives Metode Pembelajaran Konvensional Statistic 7.0000 .133 40 .50 3.887 .733 .072 a Prestasi Belajar Matematika Metode Pembelajaran Konvensional SAVI Statistic .00 1.00 1. Lilliefors Significance Correction .733 Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov Statistic df Sig.374 . .50 9.9418 5.076 -.00 4. Deviation Minimum Maximum Range Interquartile Range Skewness Kurtosis Lower Bound Upper Bound SAVI .0556 8. .092 .5000 .374 .3750 -.075 a.8187 8.129 40 .523 .4583 7.7387 7.368 -.1144 Lower Bound Upper Bound .00 9.289 8.0000 -.945 .1489 Prestasi Belajar Matematika Mean 95% Confidence Interval for Mean 5% Trimmed Mean Median Variance Std.1363 7.

Lilliefors Significance Correction a Sig.210 13 . This is a lower bound of the true significance.062 . .221 .959 46 Tinggi .893 13 *.121 .126 . a. Statistic df Prestasi Belajar Rendah .135 Motivasi Belajar Siswa Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov Shapiro-Wilk Motivasi Siswa Statistic df Sig.127 46 .123 21 .959 21 Matematika Sedang .200* .492 .

264 df1 5 df2 74 Sig.057 Tests the null hypothesis that the error variance of the dependent variable is equal across groups.136 Lampiran 14. Uji Homogenitas a Levene's Test of Equality of Error Variances Dependent Variable: Prestasi Belajar Matematika F 2. a. . Design: Intercept+X1+X2+X1 * X2 .

8645 .0278 .8370 8.137 Lampiran 15.8571 7.0443 .3780 .4375 7.7750 .6934 .6429 8. Uji Anava Dua Jalur Univariate Analysis of Variance Between-Subjects Factors Value Label Konvension al SAVI Rendah Sedang Tinggi N 40 40 21 46 13 Metode Pembelajaran 0 1 1 2 3 Motivasi Siswa Descriptive Statistics Dependent Variable: Prestasi Belajar Matematika Metode Pembelajaran Konvensional Motivasi Siswa Rendah Sedang Tinggi Total Rendah Sedang Tinggi Total Rendah Sedang Tinggi Total Mean 6.6055 . a.7232 1. Deviation 1.264 df1 5 df2 74 Sig.9418 .7000 7.9643 7.1923 7.6667 7.9423 8. Design: Intercept+X1+X2+X1 * X2 .8894 N 14 20 6 40 7 26 7 40 21 46 13 80 SAVI Total a Levene's Test of Equality of Error Variances Dependent Variable: Prestasi Belajar Matematika F 2.8522 .057 Tests the null hypothesis that the error variance of the dependent variable is equal across groups.0500 7.7438 Std.6975 . .2619 7.

138 Tests of Between-Subjects Effects Dependent Variable: Prestasi Belajar Matematika Source Corrected Model Intercept X1 X2 X1 * X2 Error Total Corrected Total Type III Sum of Squares 15.354a 3573.218 1.482 1.152 7.637 F 4.152 7.001 .186 a.723 11.750 62.281 4.721 Sig.281 2.437 2.036 .001 .096 . R Squared = .429 3.195) .246 (Adjusted R Squared = .143 4859.071 3573.000 . .820 5608.497 df 5 1 1 2 2 74 80 79 Mean Square 3.193 47.

139 Lampiran 16.9817 Based on observed means.2102 . .5751* -.2267 4. Type I error levels are not guaranteed.1002 -.371 95% Confidence Interval Lower Bound Upper Bound -1. The mean difference is significant at the .05.1923 . *.2619 7.2710 .1002 -4.c Motivasi Siswa Rendah Sedang Tinggi Sig. .2817 . The harmonic mean of the group sizes is used.2817 .3554 (I) Motivasi Siswa Rendah Sedang Tinggi (J) Motivasi Siswa Sedang Tinggi Rendah Tinggi Rendah Sedang Std. Uji Komparasi Ganda Multiple Comparisons Dependent Variable: Prestasi Belajar Matematika Scheffe Mean Difference (I-J) -.9931E-02 -1.9304* .993E-02 1. b.028 .9304* .077 .3554 .367 Means for groups in homogeneous subsets are displayed.6341 -.9817 .508. Homogeneous Subsets Prestasi Belajar Matematika Scheffe a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 20. The group sizes are unequal.2710 .371 .2507 Sig.2102 .05 level.b. N 21 46 13 Subset 1 2 7.2507 . c.8370 8. a.028 .2267 1.8370 7.5751* -.006 . Based on Type III Sum of Squares The error term is Mean Square(Error) = .6341 -.006 .637. Alpha = . Error .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->