BAB II PANCASILA DALAM KONTEKS PERJUANGAN BANGSA

A. Pengantar
Pancasila sebagai dasar Negara RI sebelum disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945, sebenarnya nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sudah ada dan dihayati dalam kehidupan sehari-hari sebagai pandangan hidup masyarakat. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka untuk memahami Pancasila secara komprehensif dan integral terutama dalam kaitannya dengan Pembentukan Watak Bangsa (National and Character Building), yang akhir-akhir ini menunjukan adanya penurunan kadar nilai (dekadensi/degradasi) kebangsaan, maka mutlak diperlukan pemahaman sejarah perjuangan bangsa Indonesia guna menumbuh kembangkan rasa nasionalisme, heroik dan patriotik. Proses terjadinya bangsa dan negara melalui proses sejarah yang panjang yaitu sejak zaman kerajaan telah mulai nampak dasar-dasar kebangsaan Indonesia, walaupun masih bersifat lokal (kedaerahan). Dasar-dasar pembentukan nasionalisme modern baru dirintis oleh para pejuang bangsa, yang dimulai dengan pergerakan nasional yaitu kebangkitan nasional pada tahun 1908 (lahirnya Boedi Oetomo), kemudian diikrarkan melalui Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Akhirnya titik kulminasi sejarah perjuangan bangsa Indonesia terwujud pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia menyatakan diri merdeka (proklamasi) dan tanggal 18 Agustus 1945 Indonesia telah resmi menjadi Negara, baik secara defacto (factual) maupun dejure (yuridis).

Pancasila– Drs. Indri Djanarko

1

Fakultas Ekonomi – Univ. Narotama Surabaya

2. berdirinya negara kebangsaan Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan kerajaan lama. Kerajaan Sriwijaya telah mempunyai cita-cita tentang kesejahteraan bersama Pancasila– Drs. rohaniwan menjadi pengawas pembangunan rumah-rumah ibadat. Kedua Negara kebangsaan pada zaman Kerajaan Majapahit yang bercirikan Keprabuan. Kerajaan Kutai Kerajaan ini dibangun pada tahun 400 M. Nilai nasionalisme yang berhubungan dengan kerajaan yang berciri Kedatuan. Kerajaan Kutai adalah yang pertama kali membuka sejarah bangsa Indonesia dengan menunjukkan nilai sosial politik (bentuk kerajaan ). Narotama Surabaya . Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Sriwijaya didirikan oleh Balaputra Dewa dari Wangsa Syailendra (6001400) jaman kerajaan Mataram Kuno (Mataram Hindu). 4. Kerajaan Sriwijaya adalah Kerajaan Maritim yang mengandalkan kekuatan laut. memegang kunci lalu lintas disekitar Selat Sunda bahkan Selat Malaka. Zaman Kerajaan-Kerajaan 1. 2. harta benda Kerajaan. kenduri dan sedekah kepada para brahmana. Negara kebangsaan Indonesia terbentuk melalui Tiga tahap yaitu : Pertama Zaman Kerajaan Sriwijaya yang bercirikan Kedatuan. Nilai-nilai yang bisa kita petik dari kerajaan Sriwijaya. antara lain: 1. dengan rajanya yang pertama adalah Kudungga yang kemudian digantikan oleh Mulawarman dan Aswawarman. nilai keTuhanan berupa pengembangan agama Buddha. Yamin. 3. Indri Djanarko 2 Fakultas Ekonomi – Univ.B. dan Ketiga adalah Negara Kebangsaan (Nation State) Modern yakni Indonesia Merdeka yang pada tanggal 18 Agustus 1945 telah sah menjadi sebuah Negara. Menurut Moh. Di dalam sistem pemerintahannya sudah terdapat pengurus pajak.

Patih Gadjah Mada mempunyai cita-cita ingin mempersatukan seluruh Nusantara Raya.dalam suatu Negara. Tanjung.” Kerajaan Majapahit juga membangun hubungan diplomatik dengan kerajaan mancanegara. antara lain Tiongkok. Dari seloka ini menunjukan bahwa kerajaan Majapahit sudah menganut paham demokrasi. Pada masa itu Mpu Prapanca menulis Kitab Negarakertagama (1365) yang di dalamnya terdapat istilah Pancasila. Bali. yakni adanya toleransi dan mengakui adanya perbedaan antara agama Budha. Seram. maka didirikanlah kongsi Pancasila– Drs. Palembang dan Tumasik belum dikalahkan. Pahang. Untuk menghindari persaingan di kalangan mereka sendiri (Belanda). Sunda. jikalau Gurun. Pada masa kejayaannya wilayah Majapahit membentang dari semenanjung Melayu sampai ke Kalimantan Utara. dan Kamboja. yang artinya. Haru. Zaman Penjajahan Pada awalnya bangsa asing (Portegis dan Belanda) datang di Indonesia hanya untuk berdagang yang kemudian berubah meningkat menjadi praktek penjajahan. Kerajaan Majapahit Pada tahun 1293 berdirilah Kerajaan Majapahit yang mencapai zaman keemasannya di bawah kekuasaan Raja Hayam Wuruk dengan patihnya Gajah Mada. Mpu Tantular menulis buku Sutasoma. Narotama Surabaya . Champa. yang bunyi lengkapnya Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrua. 3. walaupun berbeda namun satu jua. yang di dalamnya ditemukan seloka persatuan nasional. tertuang dalam bunyi slogan Marvuat vanua Criwijaya siddhyatra subhiksa ( Suatu cita-cita Negara yang adil dan makmur) . Hindu dan Islam yang dianut oleh kerajaan Samudera Pasai (Aceh). Ayodya. dengan bersumpah (Sumpah Palapa) “Saya tidak akan makan buah Palapa (kelapa) jikalau belum seluruh nusantara bertakluk di bawah kekuasaan Negara. yakni Bhinneka Tunggal Ika. C. Dempo. Indri Djanarko 3 Fakultas Ekonomi – Univ.

kemenangan Jepang atas Rusia di Tunisia (1905). Indische Partij dan seterusnya. SI. Wahidin Soediro Hoesodo dengan nama Boedi Oetomo (BO) yang didirikan pada tanggal 2 Mei 1908. Kebangkitan Nasional Pergerakan nasional di tanah air dilatarbelakangi adanya pergolakan kebangkitan dari Dunia Timur. awalnya Pancasila– Drs. India yang dipelopori oleh Nehru dan Mahatma Gandhi melawan Inggris. benteng stelsel (penyempitan gerak) dan kultur stelsel (tanam paksa). Pada mulanya pergerakan-pergerakan itu berasaskan kooperatif. tetapi sudah menampakkan jati dirinya sebagai penjajah (imperialisme). yaitu munculnya kesadaran akan kekuatannya sendiri. Hanya dengan melalui pendidikan cita-cita ini akan tercapai. dengan tujuan mengusir penjajah dari bumi nusantara.atau perkumpulan dagang yang bernama VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie) atau KongsiDagang Belanda. Adapun di Indonesia pergerakan nasional yang merupakan kebangkitan akan kesadaran kebangsaan (nasional) dipelopori oleh dr. Soetomo dan dr. Sun Yat Zen dari China melawan Jepang (1911) . Narotama Surabaya . Belanda menggunakan taktik/strategi. Untuk melanggengkan kekuatan dan kekuasaanya. Setelah itu muncul pergerakan-pergerakan lain. Di mana-mana banyak terjadi perlawanan dan pemberontakan dari seluruh penjuru nusantara. namun perkembangannya berubah menjadi non kooperatif. yakni SDI. Asas yang digunakan adalah kooperatif serta bertujuan mengangkat derajat bangsa Indonesia agar sejajar dengan bangsa-bangsa lain. monopoli (pembeli tunggal). D. Indri Djanarko 4 Fakultas Ekonomi – Univ. tindakannya bukan lagi sebagai pedagang. di kalangan rakyat terkenal dengan sebutan Kompeni. Belanda menjajah Indonesia selama tiga setengah abad yang menjadikan rakyat sengsara. Praktek-praktek VOC sudah mulai dengan paksaan-paksaan. antara lain dari Filipina (1898) yang dipimpin oleh Jose Rizal. antara lain dengan devide et empera (politik adu domba).

dari Sulawesi Jong Celebes. dari Ambon Jong Ambon. dan Kuncoro Probopranoto. Inggris. berbahasa satu. Dalam perang melawan Sekutu (Amerika. dari Jawa Jong Java. Yamin. maka untuk menarik simpati bangsa Indonesia Jepang menjajikan kemerdekaan. Nippon Pelindung Asia dan Nippon Pemimpin Asia. serta mengaku sebagai saudara tua Bangsa Indonesia. Indri Djanarko 5 Fakultas Ekonomi – Univ. Perjuangan rintisan kesatuan nasional para pemuda dimanifestasikan dalam bentuk ikrar. yaitu Indonesia Merdeka. bersama itu pula dikumandangkan Lagu Indonesia Raya ciptaan W R Supratman. Zaman Penjajahan Jepang Fasis Jepang masuk ke Indonesia dengan propaganda Tiga A. bangsa Indonesia. Rusia. namun kemudian meningkat menjadi sebuah tuntutan politik. maka pada kongres Pemuda ke II pada tanggal 28 Oktober 1928. ikrar tersebut diwujudkan dalam Sumpah Pemuda. tanah air Indonesia. beliau memberi hadiah ulang tahun untuk Bangsa Indonesia. Tujuan merdeka diekspresikan dengan kata-kata yang dipelopori oleh kaum muda dari seluruh nusantara. sedangkan tokoh-tokoh pemudanya antara lain Moh. bahasa Indonesia dan bertanah air satu. Nippon cahaya Asia. Narotama Surabaya . No..bertujuan hanya berhubungan dengan perdagangan. berisi Berbangsa satu. dari Sumatra Jong Sumatra. agama dan pendidikan. E. Wongsonegoro. Perancis dan Belanda). Jepang mulai terdesak. bahkan dianjurkan untuk berani mendirikan Negara Pancasila– Drs. 23. Dalam janji kemerdekaan yang kedua tersebut bangsa Indonesia diperkenankan memperjuangkan kemerdekaannya. yaitu janji kedua dari pemerintah Jepang berupa “Kemerdekaan tanpa syarat” melalui Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di seluruh Jawa dan Madura). sosial. Pada tanggal 29 April 1945 bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Jepang Hirohito.

berupa dibentuknya suatu badan yang bertugas mempersiapkan kemerdekaan Indonesia yang diberi nama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritu Zyunbi Tyosakai.Indonesia Merdeka dihadapan musuh-musuh Jepang. Peri Kemanusiaan 3. yang agenda utamanya adalah pemaparan Rumusan Calon Dasar Negara. Peri Kerakyatan 5. Pemaparan rumusan calon dasar Negara adalah sebagai berikut: a. Setelah berpidato mengemukakan rumusan calon dasar Negara Indonesia merdeka beliau juga mengusulkan tertulis mengenai rancangan UUD RI. Narotama Surabaya . yaitu NICA (Nitherlands Indie Civil Administration). Peri Ketuhanan 4. Peri Kebangsaan 2. Yamin berupa rumusan calon dasar negara yang berisikan lima dasar Negara Indonesia merdeka. Kesejahteraan. Indri Djanarko 6 Fakultas Ekonomi – Univ. Realisasi janji kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. sebagai berikut : Pancasila– Drs. yaitu Sekutu yang di dalamnya terdapat kaki tangannya. Radjiman Widyodiningrat. 1. yakni: 1. Yamin (29 Mei 1945) Rumusan ini dikemukakan pada sidang BPUPKI yang pertama pada tanggal 29 Mei 1945 oleh Moh. yang diketuai oleh Dr. Sidang BPUPKI Pertama Sidang BPUPKI dilaksanakan selama empat hari berturut-turut dari tanggal 29 Juni sampai pada tanggal 1 Juni 1945. Rumusan Moh. dari rancangan UUD tersebut tercantum rumusan Lima Asas atau Dasar Negara.

Paham ini banyak dianut oleh negara-negara di Eropa dan Amerika.J Laski (abad 20). Pancasila– Drs. tetapi hanya mengemukakan teori-teori Negara sebagai berikut: 1. 2. Negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak (teorinya disebut Kontrak Sosial/Contract Social) antara seluruh individu dengan pemerintah atau penguasa. Dr.1. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan 5. b. Korea Utara. Negara kapitalis adalah alat kaum borjuis. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. JJ Rousseau (abad 18). Kebangsaan Persatuan Indonesia 3. class action (gerakan massa) atau revolusi. Menurut mereka. Paham Negara Kelas atau Teori Golongan (Class Theory) Teori ini diajarkan oleh Karl Marx. Engels dan Lenin yang mengatakan bahwa negara adalah alat dari suatu golongan atau kelas (Borjuis) iuntuk menindas kelas yang yang lain (Proletar). Teori Negara Perorangan (Individualis) Teori ini diajarkan oleh Thomas Hobbes (abad 17). Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Paham ini dianut oleh negara China. Yamin. beliau tidak mengemukakan rumusan calon dasar Negara. Hebert Spencer (abad 19) dan H. Kuba. Rasa Kemanusiaan yang adil dan beradab 4. Prof. Indri Djanarko 7 Fakultas Ekonomi – Univ. Narotama Surabaya . Paham ini populer dengan istilah Komunis. maka ajaran Marxis menganjurkan kaum proletar (kaum yang tidak memiliki modal) meraih kekuasaan dengan jalan ganti menindas kaum borjuis. Soepomo (31 Mei 1945) Berbeda dengan Moh.

1995:33). Negara adalah susunan masyarakat integral. Adapun rumusannya adalah sebagai berikut: 1. Timbulnya dominasi mayoritas merupakan kosekuensi logis dari hasil demokrasi. Misal: pemgambilan keputusan dari Pengusaha. Nasionalisme atau Kebangsaan Pancasila– Drs. Ir Soekarno (1 Juni 1945) Dalam pidatonya. Ir. negara tidak memihak salah satu golongan/kelompok. sehingga di dalam segala pengambilan keputusan selalu menang. Di Indonesia dihindarkan adanya dominasi mayoritas dan tirani minoritas. Adam Muller dan Hegel (abad 18-19). tentang kenaikan harga minyak goreng akan berpengaruh dalam sektor usaha (ekonomi) masyarakat. Paham Negara Integralistik Paham ini diajarkan Spinoza. c. adalah kelompok yang jumlahnya kecil. Misal: jaman Orde Baru dikenal Partai Golongan Karya sebagai Partai Single Mayority. yang terpenting bahwa negara menjaga dan menjamin keselamatan hidup bangsa sebagai suatu persatuan (Sekretaris Negara. Soekarno mengajukan rumusan calon dasar Negara dengan lima asas yang diberi nama PANCASILA. Narotama Surabaya . dengan segala golongan. karena segala kebijakan yang akan diambil mempengaruhi tata kehidupan masyarakat pada umumnya. tetapi menjamin kepentingan masyarakat seluruhnya sebagai suatu persatuan. Menurut paham ini Negara bukan menjamin perseorangan atau golongan. tetapi memegang peranan penting. Yang dimaksud dominasi mayoritas adalah suatu kelompok yang jumlahnya banyak (besar) memegang peranan penting dalam tata kehidupan berbangsa dan bernegara dan mengabaikan kepentingan kelompok yang jumlahnya kecil. Sedangkan yang dimaksud dengan tirani minoritas. bagian yang anggotanya saling berhubungan dan merupakan kesatuan organis. Indri Djanarko 8 Fakultas Ekonomi – Univ. Negara memberi penghidupan bangsa seluruhnya.3.

Daerah Hindia Belanda yang dulu. Pancasila– Drs. b). yaitu tentang Wilayah Negara Baru. Internationalisme atau Perikemanusiaan 3. Hindia Belanda ditambah Malaya dan dikurangi Irian Barat. Pada tanggal 10 Juli 1945 menghasilkan keputusan. menurut dasar yang adil dan beradab. Sidang BPUPKI Kedua (10-16 Juli 1945) Panitia Sembilan yang diketahui oleh Ir. Hindia Belanda ditambah dengan Malaya. Timor Portugis dan pulau-pulau sekitarntya dan c). Soekarno menyetujui Rancangan Pembukaan Hukum Dasar. Ada tiga usulan: a). Irian Timur. Ketuhanan Yang Berkebudayaan 2. Kesejahteraan Sosial 5. rancangan Preambule UUD. Indri Djanarko 9 Fakultas Ekonomi – Univ. Berdasarkan hasil pemungutan suara dari 66 suara . yang memilih kelompok b) 39 (terbanyak) . Mufakat atau Demokrasi 4. yang bunyinya sebagai berikut: “……. persatuan Indonesia dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan serta dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” Beberapa keputusan penting hasil sidang kedua BPUPKI adalah: 1. yang memilih kelompok a) berjumlah 19. Narotama Surabaya . Maka disusunlah kemerdekaan bangsa Indonesia itu dalam suatu hukum Dasar Negara Indonesia.2. yang terbentuk dalam suatu Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar pada: Ketuhanan dengan menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Borneo Utara Borneo Inggris). yang memilih c) sebanyak 6 suara lain-lain daerah I serta blangko 1.

Radjiman sebagai anggota. Proklamasi Kemerdekaan Kemenangan Sekutu dalam perang dunia ke II membawa hikmah bagi bangsa Indonesia. Soekarno sebagai ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan. maka pada tanggal 8 Agustus 1945 Ir.Jadi sebagian besar dari mereka menghendaki Wilayah Indonesia Raya yang mampu mempersatukan seluruh kepulauan Indonesia. dan kemerdekaan bangsa Indonesia bukan merupakan hadiah dari Jepang. 2. Pasal-pasal Undang-Undang Dasar. Membentuk Panitia pembelaan tanah air diketuai oleh Abikusno Tjokrosoejoso 4. Membentuk Panitia ekonomi dan keuangan yang diketuai oleh Drs. Soekarno. bahwa Susunan UUD diusulkan terdiri atas 3 bagian. Cepat atau tidak pekerjaan Panitia diserahkan sepenuhnya kepada panitia. Sekembalinya dari Saigon pada tanggal 14 Agustus 1945 di Kemayoran kepada orang banyak. Pembukaan yang berisi Dasar Negara Pancasila dan (c). yaitu: (a). Radjiman berangkat ke Saigon atas panggilan Jendral Besar Terauchi. Moh. Pancasila– Drs. Pernyataan Indonesia merdeka. Moh. adalah: 1. Panitia Perancang UUD pada tanggal 14 Juli 1945 melaporkan. (b). Hatta sebagai wakilnya dan Dr. Pada tanggal 9 Agustus 1945 Jenderal Terauchi memberikan tiga keputusan: 1. Indri Djanarko 10 Fakultas Ekonomi – Univ. Drs. 3. F. Membentuk Panitia perancang UUD yang diketuai Ir. Narotama Surabaya . Hatta dan Dr. Keputusan-keputusan yang lain. Soekarno mengumumkan bahwa Indonesia akan merdeka sebelum jagung berbunga (secepat mungkin). Soekarno 2. melainkan atas perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Panitia boleh mulai bekerja pada tanggal 9 Agustus 1945. Moh. berupa dakwaan di muka dunia atas penjajahan Belanda. Hatta 3.

17 Agustus 1945 (2605) Atas Nama Bangsa Indonesia Soekarno Hatta G. Sidang Pertama 18 Agustus 1945 Sidang ini dihadiri 27 orang dan menghasilkan keputusan sebagai berikut: a. Indri Djanarko 11 Fakultas Ekonomi – Univ. 56 Jakarta. jam 10 pagi WIB. terutama Sila Pertama Pancasila dengan menghilangkan tujuh kata menjadi: Ketuhanan Yang Maha Esa. keiklasan dan moral luhur para Pendiri Bangsa. yang isinya adalah : PROKLAMASI Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. mengingat bahwa saudara kita terutama dari wilayah Timur banyak yang tidak beragama Islam. Mengesahkan UUD 1945 yang meliputi: Pancasila– Drs. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 Pada tanggal 17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur No. tepat pada hari Jum’at Legi. Narotama Surabaya . Jakarta. terutama dari golongan Islam yang menyetujui Sila Pertama menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa demi kesatuan dan persatuan Indonesia.a. sebelum sidang resmi membahas beberapa perubahan yang terkait dengan rancangan naskah Pembukaan UUD 1945 yang dikenal dengan nama Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Bung Karno didampingi Bung Hatta membacakan naskah (teks) proklamasi . Sidang PPKI Sehari setelah proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI yang pertama kali mengadakan sidang. (1). Berkat mufakat.

syarat-syarat itu adalah sebagai berikut : 1. Bentuk Negara Indonesia adalah : Negara Kesatuan-Negara Kebangsaan Pancasila– Drs. b. yang kemudian berfungsi sebagai Pembukaan UUD 1945. tetapi masih ada syarat khusus (tambahan) sebagai syarat yang ke empat. Menetapkan rancangan Hukum Dasar yang telah diterima dari Badan Penyelidik pada tanggal 17 Juli 1945. Soekarno sebagai presiden dan Moh. dan bentuk Negara Kebangsaan (Nation State).1. (Traktat/Treaty) baik yang bersifat bilateral maupun multilateral. yakni adanya pengakuan kemerdekaan dari negara lain. yang fungsinya seperti MPR.presiden. Menetapkan berdirinya Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai Badan Musyawarah Darurat. c. Adanya Wilayah (Teritorial). bekas jajahan Belnda. setelah mengalami perubahan karena berkaitan dengan perubahan Piagam Jakarta. Adanya Rakyat (People) Indonesia 3. sebab tanpa adanya pengakuan Negara lain Indonesia akan kesulitan membangun hubungan diplomatik dan membuat perjanjian dengan negara lain. dengan bentuk pemerintahan Republik. Indri Djanarko 12 Fakultas Ekonomi – Univ. pengesahan UUD 1945 oleh PPKI pada 18 Agustus 1945 menyiratkan: (1). baik secara defacto maupun dejure. Dari tiga syarat utama sudah terpenuhi. Memilih Ir. wakil presiden dan KNIP 2. Maka sejak tanggal 18 Agustus 1945 Indonesia telah sah (legal) menjadi sebuah Negara (State). 2. Adanya Pemerintahan (Government). Narotama Surabaya . Setelah melakukan beberapa perubahan pada Piagam Jakarta. Hatta sebagai wakil presiden. karena telah memenuhi syarat utama terbentuk/berdirinya sebuah negara. kemudian berfungsi sebagai Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu.

Departemn Luar negeri Pancasila– Drs. Jawa Barat b). Jawa Tengah c). Jawa Timur d). Sistem Pemerintahan/Politik 2. Sidang kedua (19 Agustus 1945) : Republik : Kepulauan : Presidensiil : Pancasila : Indonesia Raya : Burung Garuda : Bhinneka Tunggal Ika : Bahasa Indonesia : Bebas – Aktif : Demokrasi/Trias Politika Pada sidang yang kedua ini PPKI berhasil nenentukan ketetapan sebagai berikut: 1. Borneo (Kalimantan) f). Bahasa Nasional/Persatuan (10). dengan pembagian sebagai berikut: a). Sunda Hasil sidang lainnya adalah dibentuknya Kementrian atau Departemen yang meliputi : 1. Sumatra e). Bentuk Wilayah Indonesia (4). Bentuk Pemerintahan Indonesia (3).(2). Dasar Negara Indonesia (6). Tentang provinsi. Lagu Kebangsaan Indonesia (7). Narotama Surabaya . Sulawesi g). Lambang Dasar Negara Indonesia (8). Semboyan Negara Indonesia (9). Sistem Kabinet Indonesia (5). Maluku h). Pololitik Luar Negeri (11). Indri Djanarko 13 Fakultas Ekonomi – Univ.

2. Indri Djanarko 14 Fakultas Ekonomi – Univ. Departemen Kehakiman 4. 4. Departemen Pekerjaan Umum 1. Dari sudut Ilmu Hukum (Yuridis) Proklamasi merupakan saat tidak berlakunya tertib hukum kolonial. Departemen Perhubungan 12. Departemen Pengajaran. Pancasila– Drs. yang menghasilkan putusan terdiri dari 8 pasal. Narotama Surabaya . H. Departemen Sosial 9. Sidang Keempat (22 Agustus1945) Pada sidang yang keempat ini mengagendakan pembahasan tentang Kedudukan KNIP. Departemen Dalam Negeri 3. Departemen Kesehatan 7. Departemen Penerangan 11. hasil keputusannya KNIP Pusat berkedudukan di Jakarta. Pendidikan dan Kebudayaan 8. Departemen Pertahanan 10. Departemen Keuangan 5. Masa Setelah Proklamasi Kemerdekaan Secara ilmiah proklamasi kemerdekaan mengandung pengertian sebagai berikut: (a). dan mulai berlakunya tertib hukum nasional (Indonesia). Departemen Kemakmuran 6. Sidang Ketiga (20 Agustus 1945) Pada sidang yang ketiga ini PPKI melakukan pembahasan tentang Badan Penolong Keluarga Korban Perang. salah satu pasal tersebut adalah pasal 2 yang menyebutkan perlunya pembentukan suatu badan yang disebut Badan Keamanan Rakyat.

yang intinya maklumat ini adalah mengubah Sistem Kabinet Presidentiil menjadi Sistem Kabinet Parlementer yang berdasarkan pada asas demokrasi liberal.(b). bangsa Indonesia masih menghadapi ancaman Sekutu dan Belanda yang ingin kembali menanamkan kekuasaannya. Untuk melawan propaganda Belanda pada dunia internasional. bahkan secara licik mempropagandakan kemerdekaan Indonesia adalah hadiah dari Jepang. Narotama Surabaya . Secara politis ideologis Proklamasi mengandung arti bahwa bangsa Indonesia terbebas dari penjajahan dan mempunyai kedaulatan untuk menentukan nasibnya sendiri dalam Kesatuan Negara Republik Indonesia. (3) Maklumat Pemerintah tanggal 14 Nopember 1945. Setelah proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Maklumat tersebut juga sebagai upaya agar dunia barat menilai. Sejak keluarnya 3 Maklumat tersebut Dasar Negara Indonesia mengalami perubahan sampai puncaknya pada tanggal 5 Juli 1959 dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden. Keadaan yang demikian membawa ketidak stabilan di bidang politik. Indri Djanarko 15 Fakultas Ekonomi – Univ. Hal ini sebagai akibat adanya anggapan bahwa salah satu ciri Demokrasi adalah Multi Partai. Berlakunya Kabinet Parlementer jelas-jelas menyimpang dari konstitusi UUD 1945. bahwa Negara Indonesia adalah Negara Demokrasi. Maklumat Wakil Presiden No. Maklumat Pemerintah tanggal 3 Nopember 1945. X tanggal 16 Oktober 1945 yang menghentikan kekuasaan luar biasa dari Presiden. tentang Pembentukan Partai Politik yang sebanyak-banyaknya oleh rakyat. maka pemerintah RI mengeluarkan 3 buah maklumat: (1). serta ideologi Pancasila. Kemudian Maklumat tersebut memberikan kekuasaan MPR dan DPR yang semula dipegang oleh KNIP. (2). Adapun kronologis perubahan Dasar Negara itu adalah sebagai berikut: Pancasila– Drs.

yakni RIS (Republik Indonesia Serikat) dengan Sistem Kabinet Parlementer. Ada beberapa alasan UUD 1945 di amandemen : 1. dengan Badan Konstituante sebagai badan yang bertugas me nyusun Undang-Undang Dasar yang baru. maka bentuk Pemerintahan Indonesia menjadi SERIKAT. karena tidak mampu menyusun UU Baru. b. yang meliputi berbagai aspek kehidupan. Periode 27 Desember 1945 – 17 Agustus 1945 Dengan adanya Perjanjian Linggarjati. maka bentuk undang-undang yang dipakai adalah UUDS. ini dilakukan sebagai realisasi dan manifestasi aspirasi semangat reformasi.Sekarang Sejak Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 sampai sekarang UUD 1945 mengalami empat (4) kali perubahan (amandemen)./ganda. Dekrit Presiden 5 Juli 1959 – kembali ke UUD 1945 serta membubarkan Badan Konstituante. Periode 5 Juli 1959 Sampai Sekarang a). 2. Pasca Dekrit Presiden 1959 . Pancasila– Drs. yang memberi peluang untuk melanggengkan kekuasaan 3. 2. Untuk menyesuaikan tuntutan jaman. Narotama Surabaya . Ada beberapa pasal dan ayat yang bertentangan dengan demokrasi. Perundingan Roem-Royen dan KMB.1. Diantara pasal satu dengan yang lainnya ada yang bersifat kontradiksi dan bermakna bias. Indri Djanarko 16 Fakultas Ekonomi – Univ. 3. Periode 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959 Bentuk Pemerintahan dan UUD yang bersifat Liberal/Serikat (Kabinet Parlemeter) dirasa tidak sesuai dengan falsafah bangsa Indonesia.

Pembukaan UUD 1945 merupakan manifestasi jiwa /rohnya proklamasi. Pancasila– Drs. Indri Djanarko 17 Fakultas Ekonomi – Univ. Narotama Surabaya . tidak untuk Pembukaan UUD 1945.Amandemen hanya diberlakukan pada pasal-pasal dan ayat-ayat (Batang Tubuh) UUD 1945. Sebab jika Pembukaan UUD 1945 ikut diamandemen berarti pembubaran Negara. Dengan proklamasi 17 Agustus 1945 Indonesia menjadi sebuah Negara Merdeka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful