P. 1
Makalah Kimia Anorganik i

Makalah Kimia Anorganik i

|Views: 216|Likes:
Published by Robin Situmeang

More info:

Published by: Robin Situmeang on Oct 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/26/2014

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1. 1 Peta Konsep
Nama dan lambang Unsur senyawa, mineral dan campuran Unsur-unsur kimia Sifat fisis dan kimia kegunaan Dampak bahaya

Sistem periodik

periode

golongan

Sifat unsur

logam

Non logam semilogam Gas mulia

Golongan utama

Golongan transisi

IA

II A

III A

IV A

VA

VI A

VII A

VIII A

1

Group 7 is therefore the only periodic table group exhibiting all three states of matter. The reactivity of fluorine is such that. bromine is a liquid and iodine and astatine are solids. dan atmosfer. it can react with glass in the presence of small amounts of water to form SiF4. if used or stored in laboratory glassware. dasar laut. Their reactivity is also put to use in bleaching. They kill bacteria and other potentially harmful microorganisms through a process known as sterilization. Sumber unsur – unsur kimia terdapat di kerak bumi. 2 Abstrak The reactive nonmetals that are in Group 7 of the periodic table. Both chlorine and bromine are used as disinfectants for drinking water. and as such can be harmful or lethal to biological organisms in sufficient quantities. senyawa ataupun campurannya. fresh wounds. Chlorine is the active ingredient of most fabric bleaches and is used in the production of most paper products. Halogens are highly reactive. fluorine and chlorine are gases. The name "halogen" means "salt former". extremely dry glass. Fluorine is the most reactive element in existence. Adapun 2 . baik dalam bentuk unsur bebas. decreasing electronegativity and reactivity. Unsur – unsur kimia yang terdapat di alam dalam bentuk unsur bebasnya (Au). Chlorine. It is a corrosive and highly toxic gas. 3 Keberadaan Unsur – Unsur Di Alam Keberadaan unsur – unsur kimia di alam sangat melimpah. increasing melting and boiling point. All of these elements are electronegative. Thus fluorine must be handled with substances such as Teflon. halogens react with metals to form binary ionic compounds. dishes. or metals such as copper or steel which form a protective layer of fluoride on their surface. They can gain this electron by reacting with atoms of other elements. Bromine. karbon (C). and forming compounds with the heavier noble gases. Fluorine. Iodine and Astatine. 1. gas nitrogen (N₂). At room temperature and pressure. This high reactivity is due to their atoms being one electron short of a full outer shell of electrons.1. oksigen (O₂).for instance. dan gas – gas mulia. The halogens show a number of trends when moving down the group . and surfaces. swimming pools. attacking such inert materials as glass. Members of the Halogen group.

klorin (Cl) ditemukan oleh Schele pada tahun 1974 diberi nama oleh Davy pada tahun 1810.unsur – unsur lainnya ditemukan dalam bentuk bijih logam. Bromin (Br). Bromin (Br) ditemukan oleh Balard pada tahun 1826. Astatin merupakan unsur radioaktif pertama yang dibuat sebagai hasil pemboman Bismut dengan partikel alfa 3 . 4. dan E. Brom merupakan zat cair bewarna coklat kemerahan. K. sedangkan sumber gas oksigen. Flourin (F) ditemukan dalam Flourspar oleh Schwandhard pada tahun 1970 dan pada tahun 1886 Ferdinand Hendri Moissan dari Francis berhasil membuar gas Flourin melalui proses Elektrolisis. Golongan tersebut dinamakan “Halogen” yang artinya “pembentuk garam” (berasal dari bahasa yunani: Halos: Garam. 1. Kelima unsur yang telah ditemukan adalah sebagai berikut: 1. mudah menguap pada suhu kamar. Logam platina (Pt) dan emas (Au) disebut logam mulia dan mineral – mineral dapat ditemukan di kerak bumi. Astatin (At) ditemukan oleh DR. 5. Corson. Mackenzie. Klorin (Cl). Bijih logam merupakan campuran antara mineral yang mengandung unsur – unsur kimia dan pengotornya. karbonat. uapnya bewarna merah. Yodium (I). dan gas mulia (kecuali He) terdapat di lapisan atmosfer. Brom bersifat kurang reaktif dibandingkan Clor. fosfat. 4 Sejarah Unsur – Unsur Halogen Unsur-unsur kimia yang berada pada golongan 17/VII A di dalam tabel periodik dikelompokan sebagai golongan Halogen. Astatin (At) dan unsur Ununseptium (Uus) yang belum ditemukan. sulfat. 2. Mineral – mineral tersebut berbentuk senyawa oksida. dan sulfida. halide. Yodium (I) ditemukan oleh Courtois pada tahun 1811. Segre pada tahun 1940. Unsur-unsur pembentuk garam tersebut terdiri dari: Flourin (F). silikat.R. nitrogen. 3. Genes : Pembentuk).

1. dan cairan ekskresi. klorin ditemukan di alam sebagai gas Cl2.12°C) 4 . dan Iodin terkandung pada air laut dalam bentuk garam-garam halida dari natrium. Iodin ditemukan dalam jumlah berlimpah sebagai garam (NaIO3) di daerah Chili. Pada umumnya ditemukan dialam dalam bentuk senyawa garam-garamnya. Bromin. sehingga unsur-unsurnya tidak dijumpai pada keadaan bebas. Ion iodida terdapat dalam kelenjar tiroid.53 M Cl.. Ion flourida merupakan komponen pembuat bahan perekat flouroaptit [Ca5(PO4)3F] yang terdapat pada lapisan email gigi. Selain di alam. Ion clorida merupakan anion yang terkandung dalam plasma darah. air ludah. air mata. Flourin ditemukan dalam mineral-mineral pada kulit bumi: fluorspar (CaF2) dan kriolit (Na3AlF6). kalium. 6 Informasi unsur halogen Fluorine [F] CAS-ID: 7782-41-4 An: 9 N: 10 Am: 18. 8X10-4 M Br. 1. Garam yang terbentuk disebut Halida. 5 Keberadaan Unsur Halogen Di Alam Halogen merupakan golongan non-logam yang sangat reaktif.9984032 (5) g/mol Group No: 17 Group Name: Halogen Block: p-block Period: 2 State: gas at 298 K Colour: pale yellow Classification: Non-metallic Boiling Point: 85. air susu. ion halida juga terdapat dalam tubuh manusia. senyawa dan mineral seperti kamalit dan silvit. dan kalsium. Iodin yang ditemukan dalam senyawa NaI banyak terdapat pada sumber air diwatudakon ( Mojokerto). Garam halida yang paling banyak adalah NaCl 2. magnesium. cairan tubuh.8% berat air laut..03K (-188. Banyaknya ion halida pada air laut : 0. 5X10-7 M I-. Klorin. Selain itu. Amerika Serikat.

3°C) Critical temperature: 586K (313°C) Density: (liquid) 3.2g/l Bromine [Br] CAS-ID: 7726-95-6 An: 35 N: 45 Am: 79.04°C) Melting Point: 171.Melting Point: 53.90447 (3) g/mol Group No: 17 Group Name: Halogen Block: p-block Period: 5 State: solid at 298 K 5 .453 g/mol Group No: 17 Group Name: Halogen Block: p-block Period: 3 State: gas at 298 K Colour: yellowish green Classification: Non-metallic Boiling Point: 239.904 g/mol Group No: 17 Group Name: Halogen Block: p-block Period: 4 State: liquid Colour: red-brown.5°C) Critical temperature: 417K (144°C) Density: 3. metallic lustre when solid Classification: Non-metallic Boiling Point: 332K (59°C) Melting Point: 265.62°C) Critical temperature: 144K (-129°C) Density: 1.7g/l Chlorine [Cl] CAS-ID: 7782-50-5 An: 17 N: 18 Am: 35.6K (-101.53K (-219.1028g/cm3 Iodine [I] CAS-ID: 7553-56-2 An: 53 N: 74 Am: 126.11K (-34.8K (-7.

lustrous Classification: Non-metallic Boiling Point: 457.Colour: Violet-dark grey.3°C) Melting Point: 386.85K (113.7°C) Critical temperature: 819K (546°C) Density: 4.4K (184.933g/cm3 Astatine [At] CAS-ID: 7440-68-8 An: 85 N: 125 Am: [210] g/mol Group No: 17 Group Name: Halogen Block: p-block Period: 6 State: solid at 298 K Colour: metallic Classification: Semi-metallic Boiling Point: 610K (337°C) Melting Point: 575K (302°C) Density: unknown 6 .

0 Iodin padat ungu 184. Tetapi.0 Astatin Padat 337oC 302oC - -188. Agar iodin larut dengan baik. 1 Sifat – Sifat Unsur Halogen a.14oC -219.1 Bereaksi 20 42 3 - Flourin dan klorin berwujud gas pada suhu ruangan sebabtitik didih dan titik leleh/beku yang lebih rendah dari suhu ruangan (25oC).6oC -100.5 Bromin cair Merah kecoklatan 58. 7 . flourin tidak larut tetapi bereaksi: 2F2 + 2H2O → 4HF + O2  Sedangkan bromin kelarutannya paling besar karena berwujud cair (paling mudah larut).  Iodin dan Astatin berwujud padat karena titik didih dan titik bekunya lebih tinggi.35oC 113. Iodin sukar larut dalam air.25oC 3.  Bromin memiliki titik didih lebih tinggi dari suhu ruangan. Reaksi: I2 + KI → KI3.  Kelarutan halogen dalam air dalam satu golongan dari atas kebawah kelarutannya semakin kecil karena bertambahnya massa atom relatif.78oC -7. ditambahkan garam KI.BAB II ISI II.5oC 5. Sifat Fisik Unsur Halogen Sifat fisik Wujud zat Warna Fluorin Gas Kuning muda Titik didih Titik beku Kerapatan (g/cm3) Kelarutan dalam air (g/Lair)  Klorin Gas Hijau kekuningan -34. sedangkan titik lelehnya lebih rendah sehingga berwujud cair.98oC 1.62oC 1.

→ 2BrI2 + 2e.0 1260 Bromin 80 115 195 2.> Cl.2 - Jari-jari atom dari atas ke bawah dalam tabel periodik semakin bertambah karena jumlah kulit terisi elektron semakin banyak.b.87 Volt Eo= +1.06 Volt Eo= +0.→ 2IEo= +2. lebih dekat dengan inti.> F- 8 .54 Volt Potensial reduksi F2 paling besar sehingga akn mudah mengalami reduksi dan disebut oksidator terkuat.5 1010 Astatin 210 155 2.0 1680 Klorin 35.5 99 180 3.  Energi ionisasi dari atas ke bawah semakin kecil karena jika jari-jari atom kecil. 2 Daya Pengoksidasi Unsur Halogen Data potensial reduksi: F2 + 2e.  Elektronegatifitas dari F sampai At semakin kecil karena jari-jarinya semakin besar sehingga akan terletak jauh terhadap inti maka elektron akan sulit untuk diterima.> Br. II.8 1140 Iodin 127 133 216 2.   Sifat oksidator: F2 > Cl2 > Br2 > I2 Sifat reduktor : I.36 Volt Eo= +1.→ 2FCl2 + 2e. Sifat Kimia Unsur Halogen Sifat kimia Massa atom Jari-jari atom (pm) Jari-jari ion XKeelektronegatifan Energi ionisasi  Flourin 19 72 136 4. energi ionisasinya semakin kuat/besar.→ 2ClBr2 + 2e. Sedangkan terlemah adalah I2 karena memiliki potensial reduksi terkecil.  Jari-jari ion lebih besar dari jari-jari atom karena akan menerima elektron sehingga kulitnya terisi penuh.

Titik didih asam halida Titik didih dipengaruhi oleh massa atom relative (Mr) dan ikatan antar molekul : 9 . berlangsung tidaknya suatu reaksi dapat dilihat dari reaksi pendesakkan halogen. dan asam iodida (HI).+ I2 Br2 + Cl. 3 Reaksi Pendesakan Berlangsungnya suatu reaksi tidak hanya ditentukan oleh potensial sel. a.Reduktor terkuat akan mudah mengalami oksidasi mudah melepas elektron ion iodida paling mudah melepas electron sehingga bertindak sebagai reduktor kuat. Halogen yang terletak lebih atas dalam golongan VII A dalam keadaan diatomik mampu mendesak ion halogen dari garamnya yang terletak dibawahnya.→ (tidak bereaksi) I2 + Br.→ Br. Urutan kekuatan asam : HF < HCl < HBr < HI b. asam klorida (HCl). Asam halida (HX) Asam halida terdiri dari asam fluorida (HF). semakin keatas ikatan antara atom HX semakin kuat.→ (tidak bereaksi) II. yaitu: asam halida. II. Contoh: F2 + 2KCl → 2KF + Cl2 Br. Dalam golongan VII A. asam bromida (HBr). 4 Sifat – Sifat Asam Unsur Halogen Sifat asam yang dapat dibentuk dari unsur halogen. Kekuatan asam halida bergantung pada kekuatan ikatan antara HX atau kemudahan senyawa halida untuk memutuskan ikatan antara HX. Tetapi. dan oksilhalida.+ Cl2 → Br2 + ClBr2 + 2I.

walaupun memiliki Mr terkecil tetapi memiliki ikatan antar molekul yang sangat kuat “ikatan hydrogen” sehingga titik didihnya paling tinggi.   Semakin besar Mr maka titik didih semakin tinggi.+3. Halogennya memiliki bilangan oksidasi ( +1. Pembentukannya : X₂O + H₂O → 2HXO X2O3 + H2O → 2HXO₂ X2O5 + H2O → 2HXO3 X2O7 + H2O → 2HXO4 Biloks Oksida Asam Asam Asam Asam Penamaan Halogen Halogen Oksilhalida Oksilklorida Oksilbromida Oksiliodida +1 X2O HXO HclO HBrO HIO Asam hipohalit +3 +5 +7 X2O3 X2O5 X2O7 HXO2 HXO3 HXO4 HClO2 HClO3 HClO4 HBrO2 HBrO3 HBrO4 HIO2 HIO3 HIO4 Asam halit Asam halat Asam perhalat Semakin banyak atom oksigen pada asam oksilhalida maka sifat asam akan semakin kuat. Pengurutan titik didih asam halida: HF > Hi > HBr > HCl Pada senyawa HF. Hal tersebut akibat atom O disekitar Cl yang menyebabkan O pada O-H sangat polar sehingga ion H+ mudah lepas. dan +7 ) untuk Cl. c.Br. Urutan kekuatan asam oksilhalida: 10 .I karena oksigen lebih elektronegatifan. Semakin kuat ikatan antarmolekul maka titik didih semakin tinggi. Asam Oksihalida Asam oksihalida adalah asam yang mengandung oksigen.

garamKCl atau MgCl₂.HF dapat digunakan untuk membuat lukisan pada kaca 2) Manfaat Clor Di alam klor terdapat sebagai garam dapur (NaCl).CF₂ . Dalam industry klor dibuat melalui : Elektrolisis NaCl 2 NaCl + 2 H₂O Proses deacon 4 HCl + O₂ Kegunaan clor Pembuatan plastik PVC NaOCl dan Cl₂ digunakan pada industry pengelautang Klorinasi kaleng bekas untuk mendapatkan kembali timah Korat (V) dan klorat (VII) digunakan sebagai bahan peledak pada roket 2 H₂O + 2 Cl₂ H₂ + Cl₂ + 2 NaOH 3) Manfaat Brom (Br) Mengekstraksi KCl dan MgCl dari karnalit yang mengandung 0.Freon CF₂Cl₂ = digunakan sebagai pendingin pada kulkas .2% MgBr₂.CF₂ -)n . MgBr₂ yang diperoleh direaksikan dengan klor diperoleh : MgBr₂ + Cl₂ MgCl₂ + Br₂ 11 .membuat Teflon = polimer dari tetra flouroetilen (. II. 5 Manfaat Dan Bahaya Unsur Halogen 1) Manfaat Flour .HClO > HBrO > HIO asam terkuat dalam asam oksil halida adalah senyawa HClO4 (asam perklorat).

2-dibromometana yang bila dicampur bensin berfungsi sebagai anti knok. tidak stabil. BCl₃ + 3H₂O PBr₃ + 3H₂O SiCl₄ + 4H₂O b. adalah pengoksidasi yang kuat dan digunakan secara komersil setelah diencerkan dengan B(OH)₃ + 3H⁺ + 3Cl⁻ HPO(OH)₂ + 3H⁺ + 3Br Si(OH)₄ + 4H⁺ + 4Cl⁻ 12 . misalnya. ClO₂. Halida Sifat yang sedikit umum dari halida molecular adalah kemudahan terhidrolisisnya. 6 Senyawaan Halogen a. KBr dan NaBr merupakan obat penenang AgBr untuk fotografi 4) Manfaat Yodium (I₂) Pembuatan dalam industry : Dari garam cili : 2NaIO₃ + 4H₂O + 5SO₂ Dari ganggang laut (jodida) 2I⁻ + Cl₂ Penggunaan : Untuk obat-obatan Pembuatan zat warna NH₄I untuk Polaroid AgI untuk fotografi Bagi tubuh untuk pembentukan hormone kelenjar gondok 2Cl⁻ + I₂ Na₂SO₄ + 4H₂SO₄ + I₂ II. Oksida Halogen klor oksida reaktif.Penggunaan : Membuat senyawa 1. Oksidanya. dan cenderung meledak.

Asam Halit Satu-satunya asam yang pasti adalah asam klorit. lalu menyaring BaSO₄-nya.udara. Asam Hipohalit Pada dasarnya ion hipohalit dapat dihasilkan dengan melarutkan halogen dalam basa menurut reaksi umum X₂ + 2OH⁻ XO⁻ + X⁻ + H₂O I₂O₅ + H₂O Meskipun demikian. ion hipohalit cenderung untuk berdisproporsionasi dalam larutan basa menghasilkan ion halat : 3XO⁻ d. zat ini diperoleh dalam larutan air dengan memperlakukan suspensi barium klorit dengan H₂SO₄. Dalam larutan basa ClO₂⁻ cukup stabil walaupun didihkan. HClO₂. HClO₂. Dalam larutan asam. dimana ia merupakan anhidratnya. Ia merupakan asam yang relative lemah (Ka = 10⁻²) dan tidak dapat diisolasi. diperoleh dengan reaksi ClO₂ dan larutan basa : 2ClO₂ + 2OH⁻ ClO₂⁻ + ClO₃⁻ + H₂O 2X⁻ + XO₃⁻ Klorit digunakan sebagai zat pemutih. Selalu dibuat bila diperlukan oleh reaksi 2NaClO₃ + SO₂ + H₂SO₄ 2ClO₂ + 2NaHSO₄ Ion pentoksida dibuat dengan memanaskan asam iodidat. misalnya untuk memutihkan bubur kayu. 2HIO₃ c. dekomposisinya cepat dan dikatalisasi oleh Cl⁻ : 5HClO₂ 4ClO₂ + Cl⁻ + H⁺ + 2H₂O 13 . Klorit.

Bila harga biloksnya sama. Asam ini hanya terdiri dari unsur Hidrogen dengan halogen. yaitu asam oksihalogen. diikuti dengan nama halogen lalu diakhiri dengan it. dan selanjutnya pasti sudah tahu kan… Untuk kekuatan keasamannya. Biloks (+5) diberi akhiran –at. HBr. a.dan diakhiri –at. maka kekuatan keasamannya berbanding terbalik dengan jari-jari. contohnya asam perklorat Sebenarnya kekuatan asam-basa halogen meliputi 2 tipe. contohnya asam iodat d. Dalam kasus ini halogen memiliki biloks-biloks positif dan biloks positif ini adalah hal yang tidak biasa untuk halogen yang sangat reaktif menangkap elektron. Kekuatan asam oksihalogen sebanding dengan harga biloksnya. Singkatnya nama asamnya menjadi : asam hipo(nama halogen)it. HCL. halogen dapat membentuk asam-asam yang mengandung oksigen atau lumrahnya asam-oksi halogen. 7 Tingkat oksidasi asam-oksi halogen Kecuali flour (F).e. 4ClO₃⁻ Cl⁻ + 3ClO₄⁻ II. 14 .atau super. Asam ini terdiri atas unsur O. contohnya asam bromit c. Contohnya asam hipoklorit b. Tipe yang pertama adalah asam halogenida. Biloks (+7) diberi awalan per.H. Walaupun diproporsionisasi ClO₃⁻ secara termodinamik sangat menunjang. dan Halogen. Setiap harga biloks ini memiliki nama khusus. contohnya HF. Asam Halat Asam halat adalah asam kuat dan zat pengoksidasi kuat. Biloks (+3) hanya diakhiri dengan –it. nilainya sebanding dengan jari-jari Asam yang kedua adalah asam yang barusan kita bahas. Ionnya XO₃⁻ adalah pyramidal. Biloks (+1) namanya diawali dengan hipo.

9 Halogen Electron Configurations 15 . 8 Diatomic Halogen Molecules II.II.

Penulis juga berharap makalah ini dapat menjadi bahan pegangan buat makalah selanjutnya yang berhubngan dengan unsur – unsur dan senyawa halogen. percobaan yang menggunakan unsur maupun senyawa halogen yang bersifat pekat maupun yang sedang pekatnya harus dilakukan di lemari asam guna menjaga keselamatan praktikan. saya menyimpulkan bahwa unsur halogen memiliki keelektronegatifitas yang terbesar dari seluruh golongan yang ada pada tabel sistem periodic unsur. Unsur halogen sangat berbahaya. semoga pembaca maupun pembuat makalah selanjutnya memuatkan hal – hal yang lebih menarik dari unsur maupun senyawa halogen di dalam makalahnya. 1 KESIMPULAN Dari hasil makalah yang saya buat ini. dan unsur halogen juga memiliki banyak manfaat. 2 SARAN Masih banyak hal – hal yang menarik mengenai unsur maupun senyawa halogen yang belum dituangkan penulis di dalam makalah ini.BAB III PENUTUP III. III. 16 .

org 17 .freshney. Kimia Anorganik I. Kimia Anorganik Dasar.googlerumah kimia. Kimia Anorganik I. Jakarta: UIpress Siti Jahro.org http://www. 2010.blogspot. 2004.org http://www.wikipedia.free encyclopedia. Medan: FMIPA-UNIMED Tim Kimia Anorganik.DAFTAR PUSTAKA Cotton and Wilkinson. Iis.wikipedia.com http://www.chem-is-try. 1989.halogen. Medan : FMIPA – UNIMED http://www.org http://www.

2.7 ..2  0.7:9.3 /..

8 . 8:: 7:.7 07.3 80-./.-99 // /..7  O  473 .9 :3:  4  4   89.8 5..9.8      4:73 /.4.3 9900.: 0:33.9  4  4    070. 0./.3 473 -07::/ .3.3  4  4   4/3 5./.3  4  4   7423 .93 !.

3 4  O 742320299//0-93/.7  O 4/3/.91  %09.7:9.3.5..-0:.78::7:.3-74230.9. 2.3-08.389..8 0-.33. .3. .-07::/..2-.3.7 . -079.3.0-703/.399 003. ..9.7 /.93-07::/5.7:9.88.7:9 /03.403 /. 0.7 .7:9 4/3 8:.7:9909.3 -.3 2:/.2-.3 0.2 8.7  .803./.703.3 .7:9 /.7 5.3 /..2 .5 14:739/.30-703/.7..7...78::7:.8      O $0/. 802.703.399-0:3.-07::/./.2 #0.2 .9: 443.5-070.942 70.33.7:9.3 80/.  /9.7 4/3 .3.3.0- 93  O 0.99///.703.8      .

. .7.942 52  .3 307438.942/.8 /.743  00097430. 802..7.009743 803.&38:7.9.:93.-05074/802.8 O 4:73        473          7423         4/3         89.83.92..703.7.339 0307438. ...80-.9078503:  O 097430.703.73..88. .3 -08.942 .29..7 . .403 $1.:2.38:9:39:/9072.3 203072.7 .7.7 .  O .7/.802.3..919..7 .942 0.7 .:99078009743802. 009743 .30.7 .9/03.7. .7 803.5 39 2.802.7. .92.703..2-..  O 307438..9.- $1.703.7.3-079.7430--08.3 0.7 .3-. 0-/0. 9 802.91.25.: 907.9.942 .8/.3 90709.80-.93        ./.3:./.7  8.

947907:..8&38:7.948/../.3.7 803.9 $0/.. 70/:8  5.703.  O O $1.202549038. 203.403 . .3 -08..-08.3 /80-:948/.70/:8  0   4  '49  0   4  '49 7 0  7 4  '49  0   4 '49 !49038.9477 $1.!0348/.9..970/:947 7      . 70/:89070.2 70/:8 /.549038.7   .390702.3 2:/.

9.403  ./.8.8/.8:.21:47/. 8.  0:.9:.5  -07.3803./..89/.  .3:.3./.2.3/.390709.340549038....2.9/.9   #0.  .0 7 /.2 7 - %9//.30.3..3..3' 802.  .:39:202:9:8.39:35.9/.9743803.7:402.0:.3.2 48/.2&38:7...9.:02:/. /.8:.8.9:70.3 2:/.39.9.80 %09...8./.9.403 .8   7   9/.8.7:38:7.3/..25:203/08.8!03/08.3.8 009743 43 4//..8.2.3.5.3'/.9 $1..-07.32:/./.9./9039:.3.8   $1.403 $1./..3 .8503/08.   8.39.23.20.942802.3.403.3 48.24//.7.5.9.9.9./.88.2443.8.403/.8/.#0/:947 907:.390709.907/7/.38:39/.0-.2443.9.70/:947:.7.2005.3.9 . 203.39.8 2:/.9.3.-070.7..  4394     7   7   7   7   7    9/..8.-070. 2005..2.3.9.43.7.2.770.2-742/.8.7./.98.3 .8.9:70.39.8.-0793/.7..9.3 07.9  &7:9.800.942 2.247/./.2. 7 /.80-./-.9/-039:/.94270.38:33.3.5. %9///503.30:.  .7240:   .

/. 8.2.90780-:9.7.703.9 .9.8.803.48030- 0097430.8    /.248././.05.2 84//.3.3-..9.30:.2..202 -.3.393  $02. 7 !. 8./.2.-...8./.32030-.9 .954.9 8.8..99//802.39.942 /809.4033.2.8 &7:9.81.43 2:/..393  .3203.3 802.:5:320279070.7 240:.3  :39: 7 .2. 8-742/.3 5.403 8./.9.9 $02.7240:2.3-08.94248035.3/7403 803. .8.2.403 .2 8.2 8.399//.9                      7 7 7          8.3:.99//3.3.248.3:.3..  7    8.2 507.9:.3 48 .772..2 8.91...39.2 8.O O O $02.99//802.2.    .5..2 54./.                         8/.9.3.5202.2 48..-.3/:34803 . !03.      .7803.9.3. 8.9..3 !02-039:.348/. 847/.9.393  !03:7:9. 8.38.909./././.3..8.33.9 8.

   !74808/0.3/50740/70..14:740903     3 7043  /:3.5.2.89!'  ..31. 7409   ..7.3.3  473.7.79097./.8.:./.9/:3...3 500/.:  097488.  . 5.:  .2/.  7 7 .980-.92.9   .  47... .8  /..9 .  .3:39:202-:.31../.23/:89747/-:.3/:8975030.5.2.3 203..8:39:203/.35.9:8.3 47.9.43   0:3. ... -.8.347/50740  7      7    .94:7    202-:.3  /.7 .247907/.803.:9./.3/:3            .248.947 .9. 7   .5.&38:7.9%014354207/.3 80-.920..403  .3 /:3.31..9./...35.47  !02-:. /.3/03.9742 7   030897.8 /.73.31.2907:.8./..9/.03-0.503/335....8.302-.5:7 .35.8.380-.250747..9 '  /.9 '  /:3.....3..9.

3.!03:3.9 803.23/:897  .3/..3  02-:.3934   7/.3..1   .3.25:7 -0383 -071:3880-.94/:2   !02-:.      .3  7:39:14947. .. .7.7. /.2.9.34-.7207:5. $   $     ..950303.3 -.    $   ..   /-7424209..31.:9 4//...3.7.

91 9/.8.03/07:3200/.240../.  .3   .        !7   $         ! $           7       -  8/.70.380.3.9.3.3:. +  9 °––°ff°   D° f  ff°  9 ¯ ff°ff°f  - °9f   –°€–f€  f– °½ ¯ °f°¯°   °©f–°   $03././.:.403 ..3..403 4748/.02:/.3/03.07.- /./.420788090.  28. .7.3./03.. $1.  8/.9/...380/9:2:2/.89..7. 50348/.7.3/:3..3907/74883.

3  .35.8.3-:-:7.3  /50740 /03..203:7:970..3 /./.7:9.2 4//.2 .3 9/.  $   $    .2  /04254883.  .. 8.2 .9 /.:.8.2 .3 .3  $ 203.9 /84.9:3.. .9         / 8.8   /.3. .:/. /-:.3 .343.3  43 54.8.9 /.9 /.8./.7:9..3 /03.3 80-.$ 3.7:9.. ..73 .0 02.:5:3 //.9 502:9  .3 202.3-.7 /03.2.  .$  43 503948/. 43 54.3 8:85038 -.3 ..: .05.8.93/50740/.8  479   -..9-.2 ./507:.8..3 .3 .7.2479  . /.7:9.3.    /..03/07:3 :39: -07/8574547843.2  .8.- 479 /:3..      (   .3 70.203.: $0.8:2:2       O      085:3 /02.9: 8.403 /.8..3 20.2.:39:202:9.3 .3. 28.8.7:2 479 /03.3/7.2 -.8  .8.8.3 -.73.9 $.5.3 70.:/-:.3 202507.7:9.::5 89.9.8. 207:5.9 /03..8 /.              . /. .8.254.9 !.9  /2.3 .9.9 .5.89.8. 207:5.7:9.8 40                .93.340 70.

..8.248.3.7.7:8.898:/.:5:3 /5745478438.2.0:.3/.2.3.3. .8:38:7  /.7.403205:9950 %50.2./.8.7/03.3/:3 4803.9.38..9  %3.403/.2.2.403202 -48 -4854891/.3.9:..3507 .9 /.3.  7 /.:8:8  .3. .970.2 48. 3.8.3 0.30/:.3.8.8 :.5.9 .  57.:.7.9202-039:.33.9 $0-03.8.3/3/03.-.33.3-48548913..  80.23907/7..39 $3.8.2/./.91203.23.2 .7.3.2.-.9 8. 48  /-07..403 .7/03.2 .8.8.43943.:.8.2-7429 ./03.9.8.254479 - 48  ..907/7/..2..8.8.8:83.2 48.14:7  .403.-483202 3.248.9.3203./.2....2. 2.9.8.2 -.3-.3..3..9 ./03.254 3.9.9.3 9 .7       .403 80-..: /.:8:507 /. 48  3.8.5..7 ..5./.80-.7 ...-483.39/..39.9  433.2.403 0.  .403 .33.8.3:93.3  &39:0:. .403/..8 .3.403 9 43943./.8.9 / 48  /-07.3/3/03.403  8.3.43943.7 8. 8./.2.43943.2 8.-483.::27. 90724/3.9.3.9 50348/.203.8.3..2 :.948/./. .3 .7:38:7/7403/03.:39: .3.5009743 $09.93.35079.9 .43943.3 .23.8..73.8.8./.3/3907-.2.2.-07-.380.3          .0 8..403 0:.3 ..8  203:3.354 /:9/03.2.3 0.9.8.24/.2.7.2 50747.403.8.0:.7 ....

. .942.:08   .9438          .9743431:7.4030.40340.

3.403 202 00097430.  !03:8 :.8 -. 203..3:38:7 :38:7/..7 ... .:5:3 . .8..3 -.-0889025074/.93. 80.7./ -. .9 203.3 ..3 -:..3803.3 .3 8. ./. -07.. .9...9 2.22.3 203.5.3 .403//.. :38:7 .7 20303.7 /.3  /./.. -:.9 50.3 :38:7 2...9 -07-.2 2.202-. :38:7 2.403 .. 2..5. 3  8024.3 50.3 80/.:5:3 803.3 -0:2 /9:.:5:3803.7 /.3.3 .9    $#  .3 57.9.8 2. !&%&!   $!&  .  507.. 080.403 8..9 2.3....9 2. . .3.2...31.2 :3.403 .3 :38:7 .:5:3 803.3.3 907-08.403:..9 3  8.9.7:38:72.:.5 2.. 3 /.7:8 /..:5:3 502-:...4-.. 20325:..  .3/03.8 .403                . 80.3 203:3.3:93. 502-. 202:..9..3 503:8 / /.  .7 80:7: 443.3 50.3 0- 203.7 .3:93.2.:38:7   &38:7 .3 / 02.3 -0781.3.3-07:-3.919..

7 .79.3 0/.3.%#!&$%  49943.347.8..74 8   2.347.3   2.&57088 $9.3! & %22.347.3! & 995.3/3843  2.3 0/.347.

.

 .02 8 97 47 995.

.

 170830 47 995.

.

 4407:2. -48549 .2.42 995.

.

450/. 47 995. 170003. 50/..

.

.403 47    . 50/.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->