P. 1
Panduan Penyusunan RPP

Panduan Penyusunan RPP

5.0

|Views: 1,050|Likes:
Published by Mochammad Haikal

More info:

Published by: Mochammad Haikal on Oct 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/17/2013

pdf

text

original

Pertemuan 1. Pernapasan pada manusia

1. Kegiatan Awal
1) Siswa secara bersama-sama diminta untuk menekuk dadanya ke depan, manahan
napas, kemudian menarik dadanya ke belakang. Kemudian guru bertanya: “Apa
yang terasa dihidung ketika kalian menarik dada ke belakang?
2) Siswa diminta duduk dengan posisi tubuh tegak, menahan napas, kemudian
diminta menekuk dada ke depan: “Apa yang terasa di hidung ketika kalian
menekuk dada ke depan?

Masalah:
(1) Dari mana dan kemana udara yang keluar/masuk melalui hidung?
(2) Gas apa yang keluar/masuk melalui hidung?
(3) Bagaimana prosesnya sehingga udara dapat keluar/masuk melalui hidung?
(4) Adakah kelainan atau penyakit yang menyebabkan gangguan pada
keluar/masuknya udara melalui hidung? Bagaimana pencegahannya?

2. Kegiatan Inti (Eksplorasi, Elaborasi dan Konfirmasi)

Kegiatan 1. Struktur organ pernapasan
1) Siswa diminta mengamati torso organ pernapasan dan peta anatomi organ
pernapasan.
2) Siswa mengidentifikasi bagian-bagian organ pernapasan mulai dari rongga
hidung sampai ke paru-paru (alveolus).

23

3) Siswa memproyeksikan letak bagian-bagian organ pernapasaan pada tubuhnya

sendiri.

Kegiatan 2. Fungsi organ pernapasan
1) Siswa membaca buku teks untuk mencari informasi mengenai fungsi bagian-
bagian organ pernapasan: hidung, trakea, bronkhus, bronkheolus, alveolus
(paru-paru).
2) Siswa berdiskusi dengan temannya dan mengerjakan LKS

Kegiatan 3. Mekanisme keluar/masuknya udara pernapasan
Siswa melakukan percobaan keluar/masuknya udara dari dan ke paru-paru dengan
menggunakan aspirometer.

Aspiratory
vacuum pump

1) Guru mendemonstrasikan jalannya percobaan
2) Siswa diberi kesempatan untuk melakukan percobaan.
3) Siswa berdiskusi: menemukan mekanisme keluar/masuknya
udara sehingga menggembung/mengempiskan balon di
dalam aspirometer.
4) Siswa berdiskusi untuk memproyeksikan kerja aspirometer
kepada mekanisme parnapasan dalam tubuhnya sendiri..

Kegiatan 4. Pernapasan dada dan pernapasan perut
Siswa melakukan percobaan pada tubuh sendiri:
1) Mengembang-kempiskan perut sambil merasakan gerakan udara di hidung.
2) Menaikkan dan menurunkan dada sambil merasakan gerakan udara di hidung.
3) Berdiskusi untuk menunjukkan hubungan antara kembang-kempisnya perut
atau naik-turunnya dada dengan keluar/masuknya udara dari/ke paru-paru
4) Berdiskusi untuk menjelaskan perubahan tekanan di dalam rongga dada
sebagai akibat dari kembang-kempisnya perut dan naik-turunnya dada, serta
hubungannya dengan tekanan udara di atmosfer, sehingga udara keluar/masuk
melalui hidung.

24

Kegiatan 5. Kandungan gas dalam udara pernapasan
1) Siswa melakukan percobaan untuk menunjukkan kandungan gas yang keluar
dari paru-paru dengan menggunakan air kapur (Prosedur kerja pada LKS,
terlampir).
2) Siswa berdiskusi kelompok sampai menemukan kesimpulan:

3) Siswa melakukan percobaan dengan cermin untuk menunjukkan bahwa

4) Siswa berdiskusi untuk menemukan reaksi kimia pernapasan, yaitu:

Kegiatan 6. Gangguan dan penyakit pernapasan, serta penyebabnya.
1) Siswa berdiskusi dan mendata gangguan atau penyakit pernapasan yang
pernah di derita, dan mendiskusikan penyebabnya. Misalnya: influenza
2) Siswa membuat kliping dari koran tentang macam-macam gangguan dan
penyakit pernapasan yang banyak diderita masyarakat dan penyebabnya,
misalnya: infeksi saluran pernapasan atas (ispa), flu burung.

Kegiatan 7. Pencegahan gangguan dan penyebab penyakit pernapasan
a. Siswa mengikuti ceramah dari dokter PUSKESMAS tentang macam-macam
penyakit pernapasan dan cara pencegahannya.

Perut menggembung – udara masuk melalui hidung. Perut mengempis – udara
keluar melalui hidung (pernapasan perut).
Dada naik – udara masuk melalui hidung, dada turun – udara keluar melalui
hidung (pernapasan dada).

Gas CO2 (dari pernapasana) yang menyebabkan air kapur keruh:

Ca (OH)2 + CO2 Ca CO3 + H2O

Udara yang keluar pernapasan mengandung uap air.

C6H12O6 + 6 O2 6 CO2 + 6 H2O + Energi

25

b. Berdiskusi cara mencegah berjangkitnya penyakit pernapasan berdasarkan
penyebabnya.

3. Kegiatan Penutup
Siswa membuat poster tentang “FLU BURUNG”
1) Gejala penyakit flu burung pada unggas (ayam)
2) Sumber dan cara penularan penyakit flu burung
3) Cara pencegahan penularan penyakit flu burung
4) Kerugian yang diderita peternak unggas akibat wabah flu burung.

Pertemuan 2. Pernapasan pada hewan (insekta, pisces, amfibi, aves)

1. Kegiatan Awal (Eksplorasi) :
………………………………………………….
2. Kegiatan Inti (Elaborasi dan Konfirmasi) :
………………………………………………….
3. Kegiatan Penutup : ………………………………………….

4. Evaluasi: ………………………………………………………………………..

E. Alat, Bahan dan Sumber Belajar

1. Sumber/narasumber: dokter puskesmas, buku teks biologi SMA
2. Alat.bahan: gelas plastik, sedotan minuman mineral, air kapur.

F. Evaluasi

1. Tes Kognitif

a. Tunjukkan dengan gambar bagian-bagian organ pernapasan pada manusia
b. Jelaskan fungsi bagian-bagian organ pernapasan: rongga hidung, bulu hidung,
faring (anak tekak), trakea, bronchus, alveolus.
c. Sebutkan 3 macam penyakit pernapasan

26

d. Jelaskan cara pencegahan penyakit flu burung.

2. Tes Unjuk Kerja
a. Praktikum dengan aspiratory vacuum pump.

No Nama Siswa Keaktifan/ketrampilan
membuat aspirometer

Ketrampilan
melakukan
percobaan

Ketrampilan
menjelaskan
mekanisme
pernapasan

1
2
Dst

b. Praktikum pernapasan dada dan pernapasan perut
1) Lakukan pernapasan dada, dan jelaskan proses/mekanisme keluar/
masuknya udara pernapasan.
2) Lakukan pernapasan perut, dan jelaskan proses/mekanisme keluar/
masuknya udara pernapasan.

c. Praktikum percobaan pernapasan dengan air kapur
No Nama Siswa Keaktifan/ketrampilan
merangkai alat/bahan
percobaan

Ketrampilan
melakukan
percobaan

Ketrampilan
menjelaskan
penyebab dan
reaksi perubahan
air kapur

1
2
Dst

3. Portofolio

a. Tulisan tentang pengalaman pribadi menderita gangguan/penyakit pernapasan:
penyebab, gejala, pengobatan

27

b. Buat kliping (koran dan berita TV): penyakit ispa dan flu burung (gejala
penyakit, penyebab, pencegahan, pengobatan)

Lembar Kerja Siswa (LKS)

Percobaan 1.

a. Siswa melakukan percobaan:
♦ Menghembuskan napas ke air kapur (Gambar 1)
♦ Mengamati perubahan air kapur
♦ Mencatat data hasil pengamatan
b. Guru menjelaskan bahwa CO2 menyebabkan air kapur menjadi keruh, karena air
kapur (Ca(OH)2 berubah menjadi endapan kapur (CaCO2).
c. Siswa berdiskusi: “Apa gas yang keluar dari pernapasan?”

dihembuskan udara
pernapasan

Air kapur

Gambar 1

Percobaan 2.

a. Siswa melakukan percobaan:
♦ Menghembuskan napas ke cermin (Gambar 2)
♦ Mengamati permukaan cermin, melihat atau meraba permukaan cermin yang
baru dihembus
♦ Mengidentifikasi zat yang menempel di cermin
b. Siswa mendiskusikan macam zat yang keluar dari paru-paru, yang teridentifikasi

28

pada permukaan cermin

dihembuskan udara
pernapasan

Cermin

Gambar 2

Setelah percobaan selesai, guru membimbing siswa untuk berdiskusi kelas bahwa:
1. Di dalam tubuh ada zat gula (glukosa = C6H12O6) yang berasal dari zat tepung
yang dimakan
2. Ketika menarik napas menghirup gas oksigen (O2)
3. Ketika O2 bertemu dengan C6H12O6 terjadilah reaksi kimia menjadi zat yng
diamati pada Percobaan 1 dan Percobaan 2.

Demikianlah tata cara penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP). Penyusunan RPP ini bukan membuat guru menjadi sulit dalam mengajar, akan
tetapi sebaliknya. Pembuatan RPP ini adalah untuk mempermudah guru dalam
melaksanakan tugasnya dalam mengajar. Adanya RPP ini akan menjadi sumber acuan
di setiap langkah guru mengajar. Penulis berharap bahwa tulisan ini bermanfaat bagi
guru dalam membuat RPP mata pelajaran yang diasuhnya. Amiin.

29

Lampiran-lampiran

30

PERATURAN
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL

REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 22 TAHUN 2006

TENTANG

STANDAR ISI

UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,

Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 8
ayat (3), Pasal 10 ayat (3), Pasal 11 ayat (4), Pasal 12
ayat (2), dan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Pemerintah
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional tentang Standar Isi Untuk Satuan
Pendidikan Dasar dan Menengah;

Mengingat :1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496);
3. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang
Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan
Tatakerja Kementrian Negara Republik Indonesia
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden
Nomor 62 Tahun 2005;
4. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004
mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Keputusan Presiden Nomor 20/P Tahun
2005;

31

Memperhatikan : Surat Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan
Nomor 0141/BSNP/III/2006 tanggal 13 Maret 2006
dan Nomor 0212/BSNP/V/2006 tanggal 2 Mei;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
TENTANG STANDAR ISI UNTUK SATUAN
PENDIDIKAN
DASAR DAN MENENGAH.

Pasal 1

(1) Standar Isi untuk satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang
selanjutnya disebut Standar Isi mencakup lingkup materi minimal
dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan
minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.

(2) Standar Isi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada
Lampiran Peraturan Menteri ini.

Pasal 2

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 23 Mei 2006

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,
TTD.
BAMBANG SUDIBYO

32

PERATURAN
MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 41 TAHUN 2007

TENTANG

STANDAR PROSES UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR
DAN MENENGAH

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI PENDIDIKAN ASIONAL,

Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 24
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional tentang Standar Proses
Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4496) ;
3. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang
Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, clan
Tatakerja Kementerian Negara Republik Indonesia
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden
Nomor 62 Tahun 2005;
4. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai
pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah
beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden
Nomor 31/P Tahun 2007;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG
STANDAR PROSES UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN
MENENGAH.

Pasal 1
(1) Standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah mencakup
perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran,
penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran.

(2) Standar Proses sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada
Lampiran Peraturan Menteri ini.

Pasal 2
Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 23 November 2007

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL,
TTD.

BAMBANG SUDIBYO

Salinan sesuai dengan aslinya.
Biro Hukum dan Organisasi Departemen Pendidikan Nasional, Kepala
Bagian Penyusunan Rancangan
Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I,

Muslikh, S.H.

NIP 131479478

1

SALINAN

LAMPIRAN
PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL
NOMOR 41 TAHUN 2007
TANGGAL 23 NOVEMBER 2007

STANDAR PROSES UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->