P. 1
HUKUM SYARA

HUKUM SYARA

|Views: 137|Likes:
Published by Bayruny Muhammad

More info:

Published by: Bayruny Muhammad on Oct 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2015

pdf

text

original

Aspek pokok dalam ilmu Tauhid adalah keyakinan akan eksistensi Allah Yang Maha Sempurna.

Karena itu, ruang lingkup pembahasan dalam ilmu tauhid yang pokok adalah : 1. Hal-hal yang berhubungan dengan Allah SWT atau mabda. Dalam bagian ini termasuk pula masalah takdir. 2. Hal-hal yang berhubungan dengan utusan Allah sebagai perantara antara manusia dan Allah, atau disebut pula wasithah. Meliputi : Malaikat, Nabi/Rasul, dan kitab-kitab suci. 3. Hal-hal yang berhubungan dengan hari yang akan datang, atau disebut juga ma’ad, meliputi : surga, neraka, dan sebagainya. Ketiga ruang lingkup di atas terangkum dalam pembahasan rukun iman, yaitu Iman kepada Allah, Malaikat, Kitab-Kitab, Rasul-Rasul, hari Kiamat, dan iman kepada qadha dan qadar. 1. Iman kepada Allah Yang dimaksud dengan iman kepada Allah ialah percaya sepenuhnya, tanpa keraguan sedikitpun, akan adanya Allah SWT Yang Maha Esa dan Maha Sempurna, baik zat, sifat, maupun af’al (perbuatan)-Nya. Kemudian mengkuti sepenuhnya bimbingan Allah dan Rasul-Nya serta melaksanakan perintah dan menjauhi Larangan-Nya dengan penuh keikhlasan. Keimanan seseorang kepada Allah ini sangat berpengaruh terhadap hidup dan kehidupannya, antara lain : a. Ketakwaannya akan selalu meningkat. b. Kekuatan batin, ketabahan, keberanian, dan harga dirinya akan timbul karena ia hanya mengabdi kepada Allah dan meminta pertolongan kepada-Nya. Tidak kepada yang lain. c. Rasa aman, damai, dan tentram akan bersemi dalam jiwanya karena ia telah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. 2. Iman kepada Malaikat Iman kepada malaikat mengandung arti bahwa seseorang percaya sepenuhnya bahwa Allah mempunyani sejenis makhluk yang disebut malaikat, makhluk mulia yang tidak pernah durhaka kepada Tuhan dan senantiasa taat menjalankan tugas dan kewajibannya. Keimanan kepada malaikat membawa pengaruh positif bagi seseorang, antara lain ia akan selalu berhati-hati dalam setiap perkataan dan perbuatan sebab malaikat selalu berada di dekatnya, merekam apa yang ia katakana dan ia perbuat itu.

3. Iman kepada Kitab-kitab Allah Beriman kepada kitab-kitab Allah ialah mempercayai bahwa Allah menurunkan beberapa kitab kepada Rasul untuk menjadi pegangan dan pedoman hidup bagi manusia dalam mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para Rasul itu cukup banyak, namun yang secara jelas disebutkan di dalam Al-Quran hanya empat : Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an. Masing-masing kitab tersebut diturunkan kepada Nabi Musa, Daud, Isa, dan Muhammad. Pengaruh-pengaruh keimanan kepada kitab-kitab Allah terhadap seseorang antara lain : a. Mendidik toleransi terhadap pemeluk agama lain. b. Memberikan keyakinan yang penuh bahwa al-Qur’an adalah kitab suci yang paling lengkap dan sempurna, lebih baik dari kitab-kitab suci lainnya, karena ia diturunkan kemudian dan merupakan kitab suci terakhir dari Allah SWT. 4. Iman kepada Nabi/ Rasul Pengertiannya beriman kepada nabi dan rasul ialah keyakinan dan kepercayaan bahwa Allah telah memilih beberapa orang di antara manusia, memberikan wahyu kepada mereka, dan menjadikan mereka sebagai utusan (rasul) untuk membimbing manusia ke jalan yang benar. Para ulama biasanya membedakan antara nabi dan rasul. Nabi adalah seseorang yang menerima wahyu untuk dirinya sendiri tanpa kewajiban menyampaikan wahyu itu kepada umat. Sedangkan rasul adalah seseorang yang menerima wahyu dari Tuhan untuk dirinya dan untuk orang lain (umat). Rasul dibebani tugas menyampaikan wahyu tersebut kepada kaum dan umatnya. Jumlah nabi/ rasul yang dicantumkan Allah di dalam Al-Qur’an adalah 25 orang. Dampak positif dari beriman kepada nabi dan rasul ini antara lain : a. Menebalkan rasa toleransi beragama. b. Memberi keyakinan bahwa misi para rasul adalah untuk membahagiakan umat manusia, baik di dunia maupun di akhirat. c. Mempertebal keimanan dan kecintaan kepada Allah SWT sebab Allah dengan penuh cinta dan kasih-Nya selalu mengutus rasul untuk membimbing umat manusia agar mereka tidak tersesat dan dapat mencapai kebahagiaan hidup. 5. Iman kepada Hari Kiamat.

yaitu kebijakan yang dapat membawanya kepada kebahagiaan hidup di akhirat. Misalnya. statis. dan apatis. Qadha artinya ketentuan-ketentuan yang ditetapkan Allah SWT dalam alam semesta. Iman kepada qadha dan qadar atau sering pula disebut iman kepada takdir sama sekali tidak dimaksudkan untuk menjadikan manusia lemah. tetapi jika diqadhakan barulah ia menjadi kenyataan. Mendorong lahirnya keberanian dalam menegakkan kebenaran. manusia yang menyerah tanpa usaha. al-shirath (jalan yang terbentang di atas punggung neraka). b. surga. Iman kepada takdir. api sifatnya membakar. baik atau buruk akan ada balasannya di hari akhirat. Manusia akan senantiasa menjaga dan memelihara diri dari melakukan perbuatan dosa dan maksiat dan akan selalu taat dan bakti kepada Tuhan karena segala amal. 6. dan neraka. Manfaat langsung yang dapat dirasakan oleh yang beriman kepada qadha dan qadar antara lain : a. Iman kepada Qadha dan Qadar Beriman kepada qadha dan qadar berarti seseorang mempercayai dan meyakini bahwa Allah SWT telah menjadikan segala makhluk dengan kudrat dan iradat-Nya dan dengan segala hikmahnya. bahkan. tidak putus asa dalam menghadapi setiap . bulan mengedari bumi. Manusia akan sabar dalam menghadapi segala cobaan dan penderitaan hidup karena ia yakin bahwa kesenangan dan kebahagiaan hidup yang sesungguhnya adalah di akhirat nanti. pasif. Manusia memiliki tujuan yang jelas yang ingin dicapai dalam setiap gerak dan tindakan yang dilakukannya. Menimbulkan ketenangan jiwa dan pikiran. Hal-hal yang berhubungan dengan hari kiamat ini antara lain adalah al-ba’ts (kebangkitan dari kubur). c. Keimanan kepada hari kiamat memberikan pengaruh positif bagi kehidupan manusia : a. hisab (perhitungan amal baik dan buruk manusia yang dilakukan selama ia berada di dunia). mengharuskan manusia bangkit dan berusaha keras untuk mencapai takdir yang sesuai dengan kehendak yang diinginkan. Segala yang ada di dunia ini akan musnah dan semua makhluk hidup akan mati. Selanjutnya alam berganti dengan yang baru disebut dengan alam akhirat. b. Sedangkan qadar berarti sesuatu yang belum ditetapkan benar-benar.Yang dimaksud dengan hari kiamat (hari akhir) ialah hari kehancuran alam semesta. dan benda tajam sifatnya melukai.

3. 1. tauhid qauli. Musyrik : Beriman tidak hanya kepada Allah (menyekutukan Allah). Tauhid sifat berarti segala sifat Allah SWT sebagaimana dijelaskan di dalam al-Qur’an dan hadist harus tertanam dalam jiwa. Tauhid qauli dan tauhid amali dimaksudkan bahwa tauhid tidak hanya terhujam di dalam hati (iktikad belaka). C. Murtad : Sebelumnya beriman. Bagian-bagian tauhid sebagai suatu ilmu dapat dibagi menjadi lima aspek : Tauhid rububiyah.persoalan. dan tauhid amali. Munafik : Secara lahiriah beriman kepada Allah. dan hidup keseharian seorang muslim. 4. Masalah-Masalah yang Bertentangan dengan Tauhid. 2. tetapi secara batiniah tidak beriman. Inti ajaran islam itu adalah tauhid dan lebih dalam lagi adalah pengakuan yang bulat bahwa Tuhan adalah Allah kemudian berpegang teguh (istiqamah) terhadap pengakuan itu. amal dan perbuatannya hanya semata untuk pengabdian dan kebaktian kepada Allah SWT. c. Kafir : Tidak percaya/ beriman kepada Allah. tapi harus diikrarkan (diucapkan) dengan lidah dan dibuktikan dengan amal dan perbuatan. doa. B. dan selalu tawakal kepada Allah SWT. Tauhid rububiyah ialah keyakinan seorang muslim bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Allah SWT dan selalu mendapat pengawasan dan pemeliharaan Allah. dan kemunafikan. masalah-masalah yang bertentangan dengan tauhid adalah kekafiran. . tauhid sifat. kemusyrikan. kepribadian. Secara garis besar. tauhid uluhiyah atau ubudiyah. kemuradan. Tauhid uluhiyah atau ubudiyah merupakan tekad yang bulat dari seorang muslim bahwa segala pujian. Aspek-Aspek dalam Ilmu Tauhid. dan harapan. kemudian keluar dari Islam.

Hukum wadh’i adalah firman Allah swt. hendaklah yang dipercaya itu menunaikan amanatnya….HUKUM SYARA A. Pembagian Hukum Syara Hukum syara terbagi dua macam: a. apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan. ibahah. syarat atau penghalang dari sesuatu yang lain. yaitu ijab. melainkan anjuran. dalam surat An-Nur: 56 yang artinya: “Dan dirikanlah sholat dan tunaikan zakat…. yang artinya: “Akan tetapi. Ijab.” Tuntutan perintah dalam ayat itu. nadb.” b. dalam ayat itu pada dasarnya mengandung perintah. Pengertian Hukum syara Hukum syara adalah seperangkat peraturan berdasarkan ketentuan Allah tentang tingkah laku manusia yang diakui dan diyakini berlaku serta mengikat untuk semua umat yang beragama Islam. Indikasi yang membawa perubahan . Misalnya. C. Orang yang meninggalkannya dikenai sanksi. tetapi terdapat indikasi yang memalingkan perintah itu kepada Nadb yang terdapat dalam kelanjutan dari ayat tersebut (al-Baqarah: 283). berubah menjadi nadb. a. apabila sebagian kamu mempercai sebagian yang lain. sehingga seseorang tidak dilarang meninggalkannya. Bentuk-Bentuk Hukum Syara Bentuk-bentuk hukum taklifi menurut jumhur ulama ushul fiqih/mutakallimin ada lima macam. Misalnya: dalam surah al-Baqarah ayat 282 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman. karahah dan tahrim. B. adalah tuntutan syar’i yang bersifat untuk melaksanakan sesuatu dan tidak boleh ditinggalkan. Nadb adalah tuntutan untuk melaksanakan sesuatu perbuatan yang tidak bersifat memaksa. b. Hukum taklifi adalah firman Allah yang menuntut manusia untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu atau memilih antara berbuat atau meninggalkan. hendaklah kamu menuliskannya….” Kalimat maka tuliskanlah olehmu”. yang menuntuk untuk menjadikan sesuatu sebab.

adalah suatu hukum yang dijadikan syar’i sebagai tanda adanya hukum. Karanah. yang artinya: “Apabila kamu telah selesai melaksanakan ibadah haji bolehlah kamu berburu”.” Pada ayat tersebut. maka penulisan utang tersebut tidak begitu penting.” (HR.ini adalah kelanjutan ayat. dan perbuatan yang boleh dipilih itu disebut mubah. adalah sesuatu yang berada diluar hukum syara’tetapi keberadaan hukum syara bergantung kepadanya. tentang larangan membunuh. Akibat adai khitab Allah ini disebut juga dengan ibahah. Ibahah adalah khitab Allah yang bersifat fakultatif mengandung pilihan antara berbuat atau tidak berbuat atau tidak berbuat secara sama.” . Ibn Majah. tergelincir matahari dijadikan sebab wajibnya shalat. yang artinya: “perbuatan halal yang paling dibenci Allah adalah talak. Misalnya dalam firman Allah dalam surat al-Isra: 78. Contoh memakan bangkai dan sebagainya. yaitu Allah menyatakan jika ada sikap saling mempercayai. Syarat.” Khitab ayat ini disebut dengan tahrim. misalnya hadis Nabi Muhammad saw.adalah tuntutan untuk meninggalkan suatu perbuatan. yang artinya: “Dirikanlah shalat sesudah matahari tergelincir. tetapi tuntutan itu diungkapkan melalui redaksi yang tidak bersifat memaksa. Yang artinya: “Jangan kamu membunuh jiwa yang telah diharamkan Allah…. e.. dan perbuatan yang dituntut untuk ditinggalkan. Al-Baihaqi dan Hakim). akibat dari tuntutan ini disebut hurmah. Sebab. Misalnya. Akibat dari tuntutan ini disebut juga karanah. Misalnya firman Allah dalam surah al-Maidah ayat 2. Dan seseorang yang mengerjakan perbuatan yang dituntut untuk ditinggalkan itu tidak tidak dikenai hukuman. Abu Daud. Tuntutan Allah seperti disebut dalam Nadb. firman Allah dalam surah Al-An’am: 151. b. Tahrim adalah tuntutan untuk tidak mengerjakan suatu perbuatan dengan tuntutan yang memaksa. Akibat dari tuntutan ini disebut hurmah dan perbuatan yang dituntut itu disebut dengan haram. Misalnya firman Allah dalam surat an-Nisa: 6 yang artinya: “Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin (dewasa). d. Macam-Macam Hukum Wadh’i a. D. yaitu membunuh jiwa seseorang disebut dengan haram. c.

dan segala tingkah lakunya telah diperhitungkan berdasarkan tuntutan Allah.” Hadis tersebut menunjukkan bahwa pembunuhan sebagai penghalang untuk mendapatkan warisan. 3. karena minuman keras tidak bernilai harta dalam pandangan syara’. 2. Bathil. adalah sifat yang keberadaannya menyebabkan tidak ada hukum atau tidak ada sebab. Adapun syarat-syarat taklif atas subjek hukum. Perbuatan itu sah dan jelas adanya. Perbuatan itu tertentu adanya dan dapat diketahui oleh orang yang akan mengerjakan serta dapat dibedakan dengan perbuatan lainnya. Perbuatan itu sesuat yang mungkin dilakukan oleh mukallaf dan berada dalam kemampuannya untuk melakukannya.” c. tidak mungkin memberatkan seseorang melakukan sesuatu yang tidak mungkin dilakukan seperti mencat langit. e. syarat dan tidak ada mani. adalah terlepasnya hukum syara dari ketentuan yang ditetapkan dan tidak ada akibat hukum yang ditimbulkannya. E. adalah suatu hukum yang sesuai dengan tuntutan syara. d. Shahih. yaitu terpenuhnya sebab. Ia memahami atau mengetahui titah Allah tersebut yang menyatakan bahwa ia terkena .Ayat tersebut menunjukan kedewasaan anak yatim menjadi syarat hilangnya perwalian atas dirinya. Misalnya dalam hadis nabi yang berbunyi: “Pembunuh tidak memdapat waris. OBJEK HUKUM (MAHKUM BIH) Objek hukum atau mahkum nih yaitu perbuatan mukallaf yang bersangkutan dengan hukum syar’i. F. SUBJEK HUKUM (MAHKUM ‘ALAIH) Subjek hukum atau pelaku hukum ialah orang-orang yang dituntut oleh Allah untuk berbuat. Mani’ (penghalang). adalah sebagai berikut: 1. Adapun syarat-syarat untuk suatu perbuatan sebagai objek hukum menurut para ahli Ushul Fiqh adalah sebagai berikut: 1. Akad ini dipandang batal. Misalnya: memperjualbelikan minuman keras.

memberikan rizki. mengurusi makhluk. PEMBUAT HUKUM (HAKIM) Pembuat hukum (syar’i) dalam pengertian Islam adalah Allah SWT. dll.” Tauhid Rububiyah Yaitu mentauhidkan Allah dalam perbuatan-Nya. Jadi seseorang belum cukup untuk mentauhidkan Allah dalam perbuatan-Nya (Tauhid Rububiyah) tanpa menyertainya dengan mengikhlaskan semua ibadah hanya kepada- . Tauhid Uluhiyah Mentauhidkan Allah dalam perbuatan-perbuatan yang dilakukan hamba. Ahliyah al-Ada Kamilah atau cakap berbuat hukum secara sempurna. Kecuali orang atheis yang berkeyakinan tidak adanya Rabb. seperti mencipta. pengharapan. nadzar. takut. baik dalam hubungannya dengan kepentingan hidup di dunia maupun untuk kepentingan hidup di akhirat. Tauhid inilah yang membedakan umat Islam dengan kaum musyrikin. Diantara penyimpangan yang lain yaitu kaum Zoroaster yang meyakini adanya Pencipta Kebaikan dan Pencipta Kejelekan. menguasai. Yaitu mengikhlaskan ibadah kepada Allah. menguasai. yaitu manusia yang telah mencapai usia dewasa. 2. maupun hubungan manusia dengan sesamanya dan alam sekitarnya. Dan semua orang meyakini adanya Rabb yang menciptakan. baik aturan yang menyangkut hubungan manusia dengan Allah. hal ini juga bertentanga dengan aqidah yang lurus. Dia menciptakan manusia di atas bumi ini dan Dia pula yang menetapkan aturan-aturan bagi kehidupan manusia. Sebagaimana ditegaskan firman Allah dalam surat al-An’am: 57. Yusuf: 40 dan 67 yang artinya: “Sesungguhnya tidak ada hukum kecuali bagi Allah.tuntutan dari Allah. Ia telah mampu menerima beban taklif atau beban hukum. 3. G. dll yang semuanya hanya Allah semata yang mampu. khosyah. dll. Dari uraian di atas dapat dipahami bahwa pembuat hukum (syar’i) satu-satunya bagi umat Islam adalah Allah. yang mencakup berbagai macam ibadah seperti : tawakal.

Mengakibatkan sifat syirk melekat pada seseorang. Syirk Lawan tauhid adalah syirk. maka seorang hamba bisa berkurang imannya atau bahkan telah keluar dari Islam. dan memisalkan. Apabila ketiga tauhid di atas ada yang tidak lengkap. mendeskripsikan bentuk/cara. tetapi hal tersebut belum cukup memasukkan mereka ke dalam Islam. maka dia telah menjadikan sekutu bagi Allah di dalam melaksanakan ibadah. yaitu menjadikan sesuatu mempunyai sekutu dalam suatu urusan. dll. Muadz bin Jabbal. “Allah dan Rasulnya yang lebih mengetahui”. Untuk pembahasan yang lebih lengkap bisa merujuk ke beberapa kitab diantaranya Aqidah Washithiyah.Nya (Tauhid Uluhiyah). Tauhid Asma Wa Sifat Mengimani dan menetapkan apa yang sudah ditetapkan Allah di dalam Al Quran dan oleh NabiNya di dalam hadits mengenai nama dan sifat Allah tanpa merubah makna. Maka barang siapa yang telah syirk. oleh karena itu penulis memberikan judul “Kitab Tauhid yang merupakan hak Allah terhadap hamba-Nya”. Qowaidul Mutsla. Hak Allah kepada hambanya yaitu agar hamba beribadah mentauhidkan Allah dan tidak menyekutukan Allah. Tauhid inilah yang menjadi inti pembahasan dari Kitab Tauhid. dan apa hak hamba terhadap Allah ?”. Karena orang musyrikin dulu juga meyakini bahwa Allah yang mencipta dan mengatur. . Judul ini diambil dari perkataan Rasulullah terhadap Muadz bin Jabbal di atas keledai. “Tahukah engkau apa hak Allah terhadap hamba-Nya. Pembagian Syirk Pembagian syirk menjadi 2 bagian  Syirk besar : Mengeluarkan seseorang dari Islam. mengingkari.

 Syirk kecil yang nyata : Melakukan amalan syirk kecil yang nyata.  Syirk yang tersembunyi : Melakukan amalan syirk yang tersembunyi Syirk yang tersembunyi dibagi menjadi  Syirk tersembunyi yang besar (riya’nya orang munafiq) : Hal ini mengeluarkan seseorang dari Islam. . Pembagian tauhid dan syirk menjadi 3 bagian memiliki dasar di dalam Al Quran dan As Sunnah tidak secara tersurat tapi tersirat.[1] sebagaimana disebutkan di dalam hadits Muhammad. seperti menyembah patung. Sifat syirk tidak melekat seluruhnya pada seseorang.  Syirk tersembunyi yang kecil (riya’nya kaum muslimin) : Hal ini tidak mengeluarkan seseorang dari Islam. Pembagian syirk menjadi 3 bagian  Syirk besar yang nyata : Melakukan amalan syirk besar yang nyata. lillaahi = Tauhid Asma wa Sifat dan Tauhid Uluhiyah. jumlah nabi ada 124 ribu orang. Syirk kecil : Jalan menuju syirk akbar tapi tidak mengeluarkan seseorang dari Islam. “Alhamdu lillaahi Rabbil ‘Alamin”   Al-Hamdu = Tauhid Asma wa Sifat. misalkan bersumpah dengan nama selain Allah. Misalkan dalam ayat Al Fathihah. menetapkan nama Allah dan menetapkan peribadahan kepada Allah  Rabbi = Tauhid Rububiyah Nabi (Arab:‫ )ن بي‬dalam agama Islam adalah laki-laki yang diberi oleh Allah wahyu dan tidak wajib di sampaikan kepada umatnya. Dikatakan bahwa. sifat Al Hamid.

Nabi pertama adalah Adam. [Nabi dan rasul dalam Al-Qur'an Al-Qur'an menyebut beberapa orang sebagai nabi. bertugas menyampaikan wahyu dengan kewajiban atas suatu umat atau wilayah tertentu. ada juga nabi lainnya seperti dalam kisah Khidir bersama Musa yang tertulis dalam Surah Al-Kahf ayat 66-82. para rasul. Dari semua rasul. Sementara. setelah lebih dulu diangkat sebagai nabi. Para Nabi boleh menyampaikan wahyu yang diterimanya tetapi tidak punya kewajiban atas umat tertentu atau wilayah tertentu. Selain ke-25 nabi sekaligus rasul. Karena itu. seperti Yusya' bin Nun. Percaya kepada para nabi dan para rasul merupakan Rukun Iman yang keempat dalam Islam. Terdapat juga kisah Uzayr dan Syamuil. karena itu orang 'yang di tempat tinggi' semestinya punya penglihatan ke tempat yang jauh (prediksi masa depan) yang disebut nubuwwah. Isa yang lahir dari perawan Maryam binti Imran juga merupakan seorang nabi. Kata "nabi" berasal dari kata naba yang berarti "dari tempat yang tinggi". Muhammad sebagai 'Nabi Penutup' yang mendapat gelar resmi di dalam Al-Qur'an Rasulullah adalah satu-satunya yang kewajibannya meliputi umat dan wilayah seluruh alam semesta 'Rahmatan lil Alamin'. . dan Syits. Iys. Zulqarnain. Juga nabi-nabi yang tertulis di Hadits dan Al-Qur'an. Perbedaan nabi dan rasul Rasul adalah laki-laki yang diperintahkan Allah untuk menyampaikan wahyu kepada kaumnya pada zamannya. Sedangkan orang suci yang masih menjadi perdebatan sebagai seorang Nabi atau hanya wali adalah Luqman al-Hakim dalam Surah Luqman. Nabi sekaligus rasul terakhir ialah Muhammad yang ditugaskan untuk menyampaikan Islam dan peraturan yang khusus kepada manusia di zamannya sehingga hari kiamat. kata "rasul" berasal dari kata risala yang berarti penyampaian.

Memberi kabar buruk dan peringatan bagi yang tidak mau mengikuti perintah Allah SWT dengan ancaman dan penderitaan yang tidak berkesudahan dan pedih.Kriteria nabi dan rasul Dikatakan bahwa nabi dan rasul memiliki beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Nabi Isa AS alias Yesus 3. Nabi Muhammad SAW 2. Nabi Ibrahim AS 5. Nabi Nuh AS Tugas para nabi dan Rasul : 1. 2. 1. Malaikat (Bahasa Arab: ‫()مالءك ة‬baca: malaa-ikah) adalah makhluk yang memiliki kekuatan- kekuatan yang patuh pada ketentuan dan perintah Allah. Menyampaikan kabar gembira / risalah mengenai janji akan kebahagiaan dan kenikmatan abadi jika mau melaksanakan segala perintah Allah SWT dan menjauhi laranganNya. diantaranya adalah:      Dipilih dan diangkat oleh Allah. Nabi Musa AS 4. Bersifat cerdas. Dari umat Bani Adam (Manusia). . Mendapat mandat (wahyu) dari Allah. Nabi dan Rasul adalah seorang pria Ulul Azmi adalah gelar yang diberikan kepada para rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang luar biasa baiknya dalam menjalankan tugas yang suci.

“Malaikat telah diciptakan dari cahaya. Iman kepada malaikat maksudnya adalah meyakini adanya malaikat. Malaikat selalu menampakan diri dalam wujud laki-laki kepada para nabi dan rasul. dan bahwa mereka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. berdasarkan salah satu hadist Muhammad. Seperti terjadi kepada Nabi Ibrahim. Walaupun manusia tidak dapat melihat malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka malaikat dapat dilihat oleh manusia. Allah menciptakan mereka dari cahaya. [sunting] Etimologi Arab Menurut bahasa. Mereka menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya. Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti malaikat. yang berasal dari kata mashdar “al-alukah” yang berarti risalah atau misi. yang biasanya terjadi pada para Nabi dan Rasul. [sunting] Malaikat di dalam ajaran Islam Malaikat diciptakan oleh Allah terbuat dari cahaya (nuur). hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya. [sunting] Nama dan tugas para Malaikat Di antara para malaikat yang wajib setiap orang Islam ketahui sebagai salah satu Rukun Iman. Nama (panggilan) berserta tugas-tugas mereka adalah sebagai berikut: . berdasarkan Al Qur'an dan hadits. mereka tidak pernah berdosa.”[1] Iman kepada malaikat adalah bagian dari Rukun Iman. kata “Malaikat” merupakan kata jamak yang berasal dari Arab malak ( ‫)م لك‬ yang berarti kekuatan. kemudian sang pembawa misi biasanya disebut dengan Ar-Rasul. walaupun kita tidak dapat melihat mereka.

[4]  Hafazhah (Para Penjaga):[5][6] o Kiraman Katibin . Israfil .Meniup sangkakala (terompet) pada hari kiamat.Membagi rezeki kepada seluruh makhluk. Jibril .[3]   Harut dan Marut . bertugas menyampaikan wahyu dan mengajarkannya kepada para nabi dan rasul.19 malaikat penyiksa dalam neraka yang bengis dan kasar.MEncatat amal manusia di dunia. ajal dan lainnya pada 4 bulan kehamilan. minta ampun dan lainnya pada bulan Ramadhan.Malaikat yang mencari orang yang berdo'a. An-Nuqmah . . Darda'il .[2] Hamalat al 'Arsy .Pemimpin Malaikat Zabaniah dan penjaga neraka. Zabaniah .Para malaikat perang yang bertugas membantu nabi dalam peperangan. Munkar dan Nakir . Ridwan . Malik .    Jundallah .[rujukan?] Izrail .[11][12][13] Ad-Dam'u .[9][10]  Arham .Pemimpin para malaikat.Mencabut nyawa seluruh makhluk.Malaikat yang selalu berurusan dengan unsur api dan duduk disinggasana berupa nayala api. ditugaskan mencatat amal manusia.Dua Malaikat yang turun di negeri Babil. keberuntungan.Para malaikat pencatat yang mulia.Para malaikat yang selalu memelihara/ menjaga manusia dari kematian sampai waktu yang telah ditetapkan yang datang silih berganti.[7][8] o Mu’aqqibat .Malaikat yang selalu menangis jika melihat kesalahan manusia.          Mikail . pada hari kiamat jumlahnya akan ditambah empat menjadi delapan. Raqib dan 'Atid .Malaikat yang diperintahkan untuk menetapkan rejeki.Memeriksa amal manusia di alam barzakh.Menjaga pintu syurga. bertaubat.Empat malaikat pembawa 'Arsy Allah. ia memiliki wajah kuning tembaga.

7 malaikat yang menjaga 7 pintu langit.[19]  Malaikat `Adzab . ia datang bersama dengan Malaikat Maut dan Malaikat Rahmat.[21]  Penentram Hati .[26] . munafik. zalim.[20]  Pembeda Haq dan Bathil . ia datang bersama dengan Malaikat Maut dan Malaikat `Adzab.Penyebar keberkahan.Para malaikat yang memberikan salam kepada para penghuni surga.[24]  Pemohon Ampunan Orang Beriman .[17][18] Malaikat Rahmat . Ar-Ra'd . Mereka diciptakan oleh Allah sebelum Dia menciptakan langit dan bumi.[25]  Pemohon Ampunan Manusia di Bumi .[23]  Pemberi Salam Ahli Surga .Malaikat besar yang melebihi besarnya bumi besera isinya dikatakan ia memiliki 70 ribu kepala.Malaikat pengatur awan dan hujan.Malaikat yang setengah badannya berupa api dan salju berukuran besar serta dikelilingi oleh sepasukan malaikat yang tidak pernah berhenti berzikir.[14][15] Malaikat Berbadan Api dan Salju .Para malaikat yang terdapat disekeliling 'Arsy yang memohonkan ampunan bagi kaum yang beriman. rahmat. Ahlul Adli . permohonan ampun dan pembawa roh orang-orang shaleh.Pembawa roh orang-orang kafir.Para malaikat yang bertasbih memuji Allah dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi.Para malaikat yang mendoakan seorang mukmin untuk meneguhkan pendirian sang mukmin tersebut.Para malaikat yang ditugaskan untuk membedakan antara yang benar dan salah kepada manusia dan jin.[22]  Penjaga 7 Pintu Langit .[16]     Penjaga Matahari .Sembilan Malaikat yang menghujani matahari dengan salju.

3 dan 4. Dari nama-nama malaikat di atas ada beberapa yang disebut namanya secara spesifik didalam Al Qur'an. Yang menjadikan malaikat sebagai utusanutusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap. tiga dan empat. Kemungkinan nama malaikat Izrail didapat dari sumber Israiliyat. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. ia juga disebut di banyak tempat dalam Al Qur'an dengan sebutan lain seperti Ruh al-Qudus. surah Faathir 35:1 yang berbunyi: “ Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi. Mikail (QS 2 Al Baqarah: 98) dan Malik (QS Al Hujurat) dan lain-lain. Sedangkan Israfil. yaitu Jibril (QS 2 Al Baqarah: 97. Israfil memiliki 1200 sayap. dimana satu sayapnya menyamai 600 sayap Jibril dan yang terakhir dikatakan bahwa Hamalat al-'Arsy memiliki 2400 sayap dimana satu sayapnya menyamai 1200 sayap Israfil. Dalam Al Qur'an dia hanya disebut Malak al-Maut atau Malaikat Maut. Malaikat Jibril.98 dan QS 66 At Tahrim: 4). masing-masing (ada yang) dua. karena mata manusia tercipta dari unsur dasar tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk[27] tidak akan mampu . Wujud malaikat mustahil dapat dilihat dengan mata telanjang. Munkar dan Nakir disebut dalam Hadits. (Faathir 35:1) ” Kemudian dalam beberapa hadits dikatakan bahwa Jibril memiliki 600 sayap. Ruh al-Amin/ Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya. walau namanya hanya disebut dua kali dalam Al Qur'an. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. [sunting] Wujud Malaikat Wujud para malaikat telah dijabarkan didalam Al Qur'an ada yang memiliki sayap sebanyak 2. tidak ditemukan sumbernya baik dalam Al Quran maupun Hadits.Nama Malaikat Maut dikatakan Izrail.

[36] 9.[32] 5. Mampu merubah wujudnya. 3. sakit. ibadah manusia dan jin lebih disukai oleh Allah dibandingkan ibadah para malaikat. Mereka tidak berjenis lelaki atau perempuan dan tidak berkeluarga. diraba. makan. lapar. berdebat. Malaikat mengemban tugas-tugas tertentu dalam mengelola alam semesta. dengan kata lain tidak dapat dijangkau oleh panca indera.[30][31] 4. Mempunyai sifat malu. seperti hawa nafsu.melihat wujud dari malaikat yang asalnya terdiri dari cahaya. wujud Malaikat tidak dapat dilihat.[35] 8. seperti rupa manusia.[29] 2. keadaan mereka sekarang sama persis ketika mereka diciptakan.[34] 7. Mereka dapat melintasi alam semesta secepat kilat atau bahkan lebih cepat lagi.[33] 6. Yaitu wujud asli malikat Jibril . Selalu takut dan taat kepada Allah.[39] Malaikat tidak pernah lelah dalam melaksanakan apa-apa yang diperintahkan kepada mereka. Sebagai makhluk ghaib. hanya Nabi Muhammad SAW yang mampu melihat wujud asli malaikat bahkan sampai dua kali. dan lainnya. [sunting] Sifat Malaikat Sifat-sifat malaikat yang diyakini oleh umat Islam adalah sebagai berikut: 1. dicium dan dirasakan oleh manusia. karena manusia dan jin bisa menentukan pilihannya sendiri berbeda dengan malaikat yang tidak memiliki pilihan lain. anjing dan patung. Dalam ajaran Islam.[28] Mereka tidak bertambah tua ataupun bertambah muda. Bisa terganggu dengan bau tidak sedap. Ada pengecualian terhadap kisah Muhammad yang pernah bertemu dengan Jibril dengan menampakkan wujud . kecuali jika malaikat menampakkan diri dalam rupa tertentu. Tidak pernah maksiat dan selalu mengamalkan apa saja yang diperintahkan-Nya. Selalu bertasbih siang dan malam tidak pernah berhenti. Tidak makan dan minum. bercanda. Memiliki kekuatan[37][38] dan kecepatan cahaya. Suci dari sifat-sifat manusia dan jin. didengar. tidur.

[40][41] 2. Muhammad dan lainnya. adalah nenek moyang Jin. seperti dalam kisah Ibrahim.[44] Kesemuanya itu berdasarkan dalil dari hadits shahih yang dicatatat oleh para Imam.[43] 4. yaitu pada saat menerima wahyu dan Isra dan Mi'raj. pertanian dan berburu). Jin adalah makhluk yang dicipta oleh Allah dari 'api yang tidak berasap'. Muslim dan lainnya. Tempat yang terdapat patung (gambar). Tempat yang didalamnya ada seseorang muslim yang mengancungkan dengan senjata terhadap saudaranya sesama muslim.aslinya. seperti Adam nenek moyang Manusia. Tempat yang memiliki bau tidak sedap atau menyengat. sedang malaikat dicipta dari cahaya. Hambali. Pendapat ini telah disampaikan oleh Ibnu Wadhdhah. Beberapa nabi dan rasul telah di tampakkan wujud malaikat yang berubah menjadi manusia. Bukhari. Maryam. Imam Al-Khaththabi. Azazil yang kemudian mendapatkan julukan Iblis. Berbeda dengan ajaran Kristen dan Yahudi. dan yang lainnya. Tirmidzy. diantaranya adalah Ahmad. Islam tidak mengenal istilah "Malaikat Yang Terjatuh" (Fallen Angel). Tempat atau rumah yang tidak dimasuki oleh malaikat itu diantara lain adalah: 1.[42] 3. [sunting] Tempat yang tidak disukai Malaikat Menurut syariat Islam ada beberapa tempat dimana para malaikat tidak akan mendatangi tempat (rumah) tersebut dan ada pendapat lain yang mengatakan adanya pengecualian terhadap malaikat-malaikat tertentu yang tetap akan mengunjungi tempat-tempat tersebut. penampakkan yang ditunjukkan kepada Muhammad ini sebanyak 2 kali. . Luth. Tidak sedikit nash hadits yang menyatakan bahwa malaikat rahmat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan pahala pemilik anjing akan susut atau berkurang. (kecuali anjing untuk kepentingan penjagaan keamanan. Tempat yang didalamnya terdapat anjing.

tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. هللا ك تاب‬Kitabullah) adalah catatan-catatan yang difirmankan oleh Allah kepada para nabi dan rasul. Dalam firman Allah ayat Al Imraan 3 ayat 4: “ Sebelum (Al Quran).Malaikat Jibril pun enggan untuk masuk ke rumah Muhammad sewaktu ia berjanji ingin datang ke rumahnya. Ishak. dan Dia menurunkan Al Furqaan. Yunus. Umat Islam diwajibkan meyakininya. ” . dan hari kemudian.[1] Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat. malaikat-malaikat-Nya. Ayyub. Isa. Harun dan Sulaiman. menjadi petunjuk bagi manusia. kitab-kitabNya.[46] Kitab Allāh (Arab: ‫ .[45] Malaikat Rahmat pun tidak akan mendampingi suatu kaum yang terdiri atas orang-orang yang berteman dengan (memelihara) anjing. —(An Nissa 4:136) ” “ Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya. rasul-rasul-Nya. —(Al Imran 3:4) ” Kemudian An Nissa 4 ayat 136 dan 163: “ Wahai orang-orang yang beriman. dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa). Ya'qub dan anak cucunya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah. maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. Isma'il. karena mempercayai kitabkitab selain Al Qur'an sesuai dengan salah satu Rukun Iman. dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim. dikarenakan ada seekor anak anjing di bawah tempat tidur. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.

Saat ini umat Islam juga menyebut setiap duplikat Qur'an. seperti 2 cover dalam satu isi. Pada saat itu. suhuf terdiri dari beberapa lembaran yang pada akhirnya Qur'an dikumpulkan pada masa Abu Bakar. Shuhuf (Arab:‫ صح ي فة‬Tunggal: sahifa) berarti sepenggal kalimat yang ditulis dalam material seperti kertas. papirus dan media lain. yang dibundel menjadi satu. [2] Dalam sejarah penulisan dari teks Qur'an. Dalam suhuf tersebut susunan tiap ayat didalam surah telah tepat. [sunting] Shuhuf Beberapa nabi yang dikatakan memiliki shuhuf adalah:  Adam .—(An Nissa 4:163)  [sunting] Etimologi Tulisan-tulisan firman Allah (Kitab Allah) zaman dahulu dibuat menjadi 2 jenis. Sahafa "Menulis". yaitu bisa berupa shuhuf dan mushaf. tiap ayat didalam surah telah disusun dengan rapi. tetapi lembaran-lembaran yang ada belumlah tersusun dengan rapi. Kata Suhuf pula terdapat di surah al A'laa “ (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa. —(al A'laa 87:19) ” Kedua kalimat itu berasal dari akar kalimat yang sama yaitu.10 shuhuf . Kalimat mushaf pada saat ini memiliki arti lembaran-lembaran yang dikumpulkan didalam Qur'an yang telah dikoleksikan pada masa Utsman bin Affan. kulit. yang mana memiliki keteraturan tiap ayat dan surah disebut mushaf. Sedangkan mushaf (Arab:‫ م صحف‬Jamak: masahif) berarti kumpulan-kumpulan shuhuf. tidak dibundel menjadi satu isi.

Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. yang telah diberikan kepada para rasul-Nya. Isi pokok Taurat adalah 10 firman Allah bagi bangsa Israel.30 shuhuf Ibrahim . Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.10 shuhuf Untuk shuhuf Ibrahim dan Musa tercantum didalam firman Tuhan. Taurat berisikan tentang sejarah nabi-nabi terdahulu hingga Musa dan kumpulan hukum. dan dia ingat nama Tuhannya.60 shuhuf Idris . “ Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman). berisikan syariat (hukum) dan kepercayaan yang benar dan diturunkan melalui Musa. yang berbunyi. lalu dia sembahyang.30 shuhuf Musa . (yaitu) Kitabkitab Ibrahim dan Musa. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu.    Syits . surah Al A'la dan An Najm. Diantaranya adalah: Taurat (Torah) Taurat adalah tulisan berbahasa Ibrani. . —(Al A’la : 14-19) ” “ Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji? —(An Najm : 36-37) ” Mushaf Beberapa suhuf yang telah dicatat dari firman Allah kemudian dijadikan satu yang memiliki nama bermacam-macam. Selain itu.

yang semuanya ditulis oleh generasi setelah Isa. 163) ” Injil Injil pertama kali ditulis menggunakan bahasa Suryani melalui murid-murid Isa untuk bangsa Israel sebagai penggenap ajaran Musa. membenarkan kitab yang terdahulu dari padanya. Injil-injil tidak mempunyai pembahasan sistematis mengenai satu tema atau tema-tema tertentu. membenarkan Kitab yang sebelumnya. “ Dan kami telah memberi kitab zabur kepada Nabi Dawud. —(An-Nisa. Injil yang ada saat ini mengandung firman Allah dan riwayat Isa. yaitu: Taurat. —(Al-Maa`idah 5:46) ” . Kata Injil sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu euangelion yang berarti "kabar gembira". “ Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan 'Isa putera Maryam. karena Daud diperintahkan untuk meneruskan syariat yang telah dibawa oleh Musa.[3] meskipun di dalamnya banyak membahas hal kerajaan Surga. lagi menurunkan Taurat dan Injil. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. —(Ali Imran: 3) ” Zabur (Mazmur) Zabur berisi mazmur (nyanyian pujian bagi Allah) yang dibawakan melalui Daud yang berbahasa Qibti. dan membenarkan kitab yang sebelumnya. yaitu Kitab Taurat. Kitab ini tidak mengandung syariat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi).“ (Tuhan Allah) telah menurunkan kitab kepadamu dengan sebenarnya.

dasar-dasar hukum. dan merupakan tuntunan membentuk ketaqwaan manusia. karena berupa prosa berirama. kesemua kitab-kitab suci tersebut turun pada bulan Ramadan. puisi epik. selalu terjaga dari kesalahan. Taurat turun pada hari keenam bulan Ramadan dan Injil pada hari ketiga belas dari Ramadan.[5] Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan berdasarkan pada salah satu surah didalam Al Qur'an yang berbunyi. catatan sejarah. peringatan-peringatan dan hiburan. . Bagi umat Islam. dan Injil yang ada saat ini.[sunting] Al-Qur`an Artikel utama untuk bagian ini adalah: Al-Qur'an Al-Qur`an merupakan kumpulan firman yang diberikan Allah sebagai satu kesatuan kitab sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat muslim. Zabur. Menurut syariat Islam. atau Injil. karena terdapat ayat-ayat Allah di dalamnya. berupa paduan filsafat semesta. kitab ini dinyatakan sebagai kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya. serta doa-doa. shuhuf Ibrahim turun pada awal malam pertama bulan Ramadan. “ Pada bulan Ramadan yang didalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Namun tidak diperlukan juga upaya untuk menyerang atau menyalah-nyalahkan isi Taurat. Isi Al-Qur`an juga dianggap unik. tidak disyariatkan untuk mempelajari isi Taurat. dan simfoni dalam keterpaduan teks yang indah. —(Al-Baqarah: 185) ” Tampilan Al-Qur`an dianggap unik. [sunting] Semua kitab turun pada bulan Ramadan Menurut sumber berdasarkan hadits shahih dari Imam Ahmad. telah dimasukkan ke dalam kitab Al-Qur`an. dianggap telah mengandung berbagai tafsiran yang tidak benar[4] dan karena isi kesemua kitab yang masih diperlukan. karena menurut ajaran Islam. Zabur.

serta pemisah antara haq dan batil. . lurus dan tidak menyimpang dari kebenaran. kepada orang yang jujur. Allah akan melimpahkan rahmat-Nya dari langit dengan menurunkan hujan dan menimbulkan rahmat-Nya dari bumi dengan menumbuhkan tumbuhtumbuhan yang buahnya melimpah ruah. [sunting] Janji Allah terhadap orang beriman Menurut keyakinan ajaran Islam. —(Al Baqarah 2:185) ” Ibnu Katsir mengatakan bahwa Allah menyanjung bulan Ramadan diatas bulan-bulan yang lain. sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan atas petunjuk itu. niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. bahwa wahyu Tuhan berkembang dengan seiring berjalannya waktu dan perbedaan kelompok dari masyarakat. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.“ Bulan Ramadan yang diturunkan di dalamnya Al-Qur’an. tetapi Al Quran membolehkan bekerja dan mengesampingkan hal tersebut. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan. Sebagai contoh dalam ayat: “ Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya. —(Al Maidah 66:5) ” [sunting] Hubungan Al-Qur'an dengan kitab terdahulu Artikel utama untuk bagian ini adalah: Hubungan Al Qur'an dengan kitab lain Semua muslim meyakini bahwa adanya wahyu progresif. Didalam Al Quran membenarkan tentang adanya larangan bekerja di hari Sabbath dalam Taurat. yaitu dengan memilihnya sebagai bulan dimana kesemua kitab-kitab suci diturunkan di dalamnya.

Injil.Diawal tahun kenabian Muhammad. dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. sebuah wahyu diberitakan kepadanya. kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat. —(Al Maidah 5:68) ” Kalimat ini diyakini oleh pemeluk agama Islam bahwa konversi agama lama menjadi agama Islam akan dimulai dengan segala ketulusan hati mengikuti firman dari kita-kitab suci sebelum Al Quran... . “ Katakanlah: Hai Ahli Kitab.

. tetapi Al Quran membolehkan bekerja dan mengesampingkan hal tersebut. dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. bahwa wahyu Tuhan berkembang dengan seiring berjalannya waktu dan perbedaan kelompok dari masyarakat. kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat. Injil.. —(Al Maidah 66:5) [sunting] Hubungan Al-Qur'an dengan kitab terdahulu Artikel utama untuk bagian ini adalah: Hubungan Al Qur'an dengan kitab lain Semua muslim meyakini bahwa adanya wahyu progresif. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka. Didalam Al Quran membenarkan tentang adanya larangan bekerja di hari Sabbath dalam Taurat. sebuah wahyu diberitakan kepadanya. —(Al Maidah 5:68) Kalimat ini diyakini oleh pemeluk agama Islam bahwa konversi agama lama menjadi agama Islam akan dimulai dengan segala ketulusan hati mengikuti firman dari kita-kitab suci sebelum Al Quran. Diawal tahun kenabian Muhammad. “ Katakanlah: Hai Ahli Kitab. ” .pertengahan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->