MAKALAH TENTANG BUDAYA DEMOKRASI DI INDONESIA

Disusun oleh: Nama : Dwi Hartanto No : 08 Kelas : Xl NA

SMK PELAYARAN PANCASILA KARTASURA TAHUN AJARAN 2010/2011

1

Kata pengantar
Puji sukur kita panjatkan kepada tuhan Yang Maha Pengasih karena atas curahan karunia-Nya kami dapat menghadirkan buku makalah tentang Budaya Demokrasi di Indonesia ini. Semogga makalah ini dapat berguna bagi pembaca guna menambah wawasan tentang budayaan demokrasi yang di anut di bangsa Indonesia ini. Semoga buku ini bermanfaat dalam proses menunjang system pengetahuan pembaca. Segala kritik dan saran demi perbaikan makalah yang kami buat ini kami nantikan.

2

. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . 2 3. . . . . . . . . . . . .Daftar Isi : 1. . . . .15 6. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1 2. . . Kata pengantar. . . . . . . . . . . . . . . . . . . Daftar isi. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3 4. . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4 *) demokrasi pancasila . . . . . . Back cover. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 10 5. . . . . . . . . . . . . . . . . . . Isi *) BAB 1 PENDAHY. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Penutup. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .16 3 . . . . . . . . . . . . . Daftar puataka. . . . . . . . . . .

maka dapat diambil satu kesimpulan tentang pengertian demokrasi seperti berikut. Demokrasi pada masa kini antara lain menyangkut hak memilih dan hak untuk dipilih. dan adil.ISI Budaya demokrasi menuju masyarakat madani 1. Keikut sertaannya tersebut tentu saja dalam batas-batas ditentukan dalamperaturan perundang-undangan atau hokum yang berlaku. Demokrasi adalah suatu paham yang menegaskan bahwa pemerintahan suatu Negara di pegang oleh rakyat. Kemudian diwujudkan dalm ikut seta menentukan arah perkembangan dan cara mencapai tujuan serta gerak poloitik Negara. berkumpul. suatu system dimana suatu Negara diikutsertakan dalampemerintahan Negara. demikrasi seperti ini disebut demokrasi perwakilan (representative democracy). oleh rakyat. Anggota-anggotanya dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum yang rahasia.berpendapt bahwa demokrasi terbentuk dari dua pokok kata yang berasal dari bahasa yunani yaitu Demos (rakyat) dan Kratein (memerinyah) yang maknanya adalah “ cara memerintah oleh rakyat”. sehingga dibutuhkan lembaga perwakilan rakyat. Kranenburg. dan untuk rakyat. Berdasarkan pendapat dari tokoh-tokoh diatas. di mana penduduk Negara berjumlah ratusan ribu bahkan jutaan orang. Pengertian demokrasi Berbicara tentang pengertian demokrasi. Kebebasan tersebut dapat berbentuk dukungan ataupun tuntutan terhadap kebijakan yang diambil atau diputuskan oleh pejabat negara. Pendapat-pendapat tersebut antara lainnya dikemukakan oleh para took seperti berikut. dan menyatakan pendapat baik lisan maupun tulisan. menyangkut pula adanya pengakuan terhadap kesetraan diantara warga negara. jujur. karena pemerintahan tersebut pada hakikatnya berasal dari rakyat. oleh rakyat. Berpendapat bahwa demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat. Mr. Maksudnya. Koentjoro Poerbobranoto. kebebasan untuk memperoleh berbagai sumber informasi 4 . Abraham Lincoln. by the people.Pelaksana demokrasi itu disebut demokrasi langsung (direct democracy). Inti pemerintahan demokrasi kekuasaan memerintah yang dimiliki oleh rakyat. Dalam masa sekarang ini. Salah satu hak dalam hubungannya dengan Negara adalah hak politik rakyat dalam partisipasi aktif untuk dengan bebas berorganisasi. bebas. and for the people). ada beberapa pendapat yang dapat kita jadikan acuan agar kita mudah memahaminya. Demokrasi langsung tidak mungkin dilaksanakan. kebebasan warga negara untuk melakukan partisipasi politik. dan untuk rakyat (Democracy is government oh the people. System pemerintahan demokrasi adalah demokrasi langsung. Berpendapat demokrasi adalah suatu Negara yang pemerintahannya dipegang oleh rakyat. Prof. Oleh karena itu.

di anataranya. dapat terus menjaga agar pemerintahanya bertanggung jawab kepada masyarakat. berkeyakinan. Pemilu yang teratus (regular) memungkinkan partai-partai turut bersaing dan mengumumkan kebijakan-kebijakan alternative mereka agar didukung masyarakat. Demokrasi sebagai meliputi unsur-unsur sebagai berikut : a. kebebasan untuk memilih dan dipilih dalam pemilihan umum. Adanya partisipasi masyarakat secara aktifd dalam kehidupan bermasyarakat. e. berbangsa dan bernegara b. Adanay pengakuan akan kesamaan di anatar warga Negara d. Adanyapengakuan akan supremasi sipil atas militer Unsur-Unsur Demokrasi Sebagai Bentuk Pemerintahan Pertisipasi masyarakat dalam kehidupan bernegara. oleh rakyat dan untuk rakyat”. kebebasan untuk mengguagat pemerintah. kebebasan berekpresi dan berbicara/berpendapat berkebebasab untuk berkumpul dan berorganisasi. Adanya kebebasan. demokrasi adalah “pemerintahan dari rakyat. maka digunakan prosedur pemilihan wakil. Di beberapa negarra. Pertanyaan berikutnya adalah : pemilu yang bagaimana? Ketika partai-partai komunis berkuasa dieropa timur (1947-1949). Para pemilih dijinkan untuk mengambil bagian dalam pemungutan suara rahasia yang untuk memilih anggota majlis local dan nasional. peraturan-perauran dan kebijakankebijakan public. Namuk oleh karena secara praktis tidak mungkin melibatkan seluruh warga suatu Negara terlibat dalam pengambilan keputusan (sebagaimana halnya pada zaman Ynani Kuno). itukah pengertian demokrasi. setiap waraga berhak ikut menentukan kebijakan public seperti penentuan anggaraan. dan efektif dan lestari tanpa adanya budaya yang memawarnai pengorganisasian bebagai elemen politik seperti partai politik. seni. Hal itu sesuai dengan definisi demokrasi sebagai mana dikemukakan oleh Abraham Lincoln. Dalam budaya demokraso. serta kebudayaan. lembaga-lembaga pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan. Demokrasi memerlukan partisipasi rakyat dan deokrasi yang kuat bersumber pada kehendak rakyat serta bertujuan untuk mencapai kemasalahatan bersama. Para wakil inilah yang diserahi mandar untuk mengelolah masa depan bersama warga Negara melalui berbagai kebijaka dan peraturan perundang-undangan. Para warga Negara memilih wakil-wakil mereka di pemerintahan. maka warga Negara dapat mengganti pemerintahan melalui mekanisme demokrasi yang tersedia.dan komunikasi. Ia mengatakan. Adanya pengakuan akan supremasi hokum ( daulat Hukum) c. Pemerintah demokrasi diberi kewenangan membuat kepuusan melalui mandar yang diperoleh lewat pemilihan umum. pemilihan umum dilaksanakan secara berkala. 2. potensi. kebebasan untuk mengurus nasib sendiri. berkebebasan beragama. Selanjutnya warga Negara. para calon majlis bahkan mewakili bebagai macam partai 5 . serta kebebasan utuk menyuarakan ekspresi baik memlalui organisasi. Dan jika pertanggungjawaban itu tidak diberikan. melalui hak memilihnya yang priodik.

politik. Unsur penting lainnya. dan tidak selalu otomatis diperaktekkan bahkan di Negara-negara barat yang lebih maju. benar-benar demokrasi? Jawabannya adalah tidak. memungkikan pemerintahdikritik. mereka berhak dan bertanggungjawab menyuarakan aspirasi atau keritik kapan saja terhadap para wakil dan pemerintahan lazim disebut gerakan ekstraparloementer. Tanpa media yang bebas dan tanpa kebebasan berekpresi yang lebih luas (melalui percakapan. Pemilihan harus diawasi oleh petugas yang resmi dan tidak memiliki kepentingan pribadi. yangmenyebut dirinya “ demokrasi rakyat”. Akan tetapi. Kebebasan memberikan boksigen agar demokrasi bias bernafas kebebasan berekpresi dan memungkinkan segala masalah bias diperdebatkan. yang dapat dipercaya untuk menjamin bahwa tidak seorang pun memebrika suara lebih dari satu kali dan bahwa suara-suara di hitung secara jujur dan akurat ini jarang terjadi di Negara-negara komunis Eropa timurtempo dulu. Apakah Negara-negara ini. berserikat. berkumpul. Partisipasi tidak indetik dengan memilih dan dipilih dan dipilih pemilu. radio. buku-buku. yang seringkali dianggap sudah semestinya ada di Negara-negara yang tradisi demokrasinya sudah lama. Kebebasan berkumpul memungkinkan rakyat berkumpul untuk melakukan diskusi. masyarakat tetap harus tetap mengawasi mereka dan tidak hanya tunggu saat pemilu. dan memungkikan adanya pilihan-pilihan lain. Media yang bebas ( artinya. Dalam hal kebijakan yang tidak memihak aspirasi rakyat. di antaranya adanya pemilihan umum yang bebas. Inilah yang juga disebut demokrasi parstipatoris. dan bahkan lebih sulit lagi untuk membuat keputusan yang berbobot mengenai apa yanag harus mereka pilih demi mencapai suatu mesyarakat yang mereka inginkan. dan media (Koran. Pemilihan harus menawarkan kepada para pemilih yang nyata di antarapartai-partai yang menawarkan program-program yang berbeda. Atau malah kongkalikong dengan pemerintaha. Kebebasan berserikat memungkinkan orang-orang untuk bergabung dalam suatu partai atau kelompok penekan untuk mewujudkan pandangan atau cita-cita politik mereka. sering kali sulit bagi rakyat untuk mengetahui apa yang sesungguhnya sedang terjadi. Pertama-pertama pemilu harus jujur. dan bahakan poster-poster dinding). Pengalaman banyak Negara menunjukan banyak 6 . TV) kebebasan memungkinkan demokrasi berfungsi. Negara-negara komunis initelah menyebut sebuah system demokrasi. Unsure kedua dan bahkan lebih mendasar adalah kebebasan yaitu kebebasan berekpresi. media tidak dikembalikan oleh penguasa) membantu rakyat mendapatkan informasi yang diperlukan untuk membuat pilihan mereka sendiri. Hal ini mengingatkan kenyatan bahwa baik pemerintah maupun wakil rakyat yang mereka pilih bias saja membuat kebijakan yang bertentangan dengan aspirasi mereka. Khusus bai rakyat yang dipilih. misalkanan para wakir sering diam saja. filem-filem. partisipasi rakyat tidak hanya berupa partisipasi dalam mekanisme lima tahunan (pemilu) itu saja. Ketiga kebebasanini memungkinkan rakyat mengambil bagian dalam proses demokrasi. Untuk itu. Kebebasan.tidak ada gunanya pemerintah membiarkan semua kebebasan yang disebut di atas bertumbuh apabila pemerintah menginjak-injaknya. adalah supremasi hukum (rule of law). namun menolak untuk mengakui unsur-unsur lain yang diperlukan agar system itu berjalan secara demokrasi. Supremasi hokum (daulat hokum).

dan sebagainya) untuk memenuhi dan meningkatkan taraf hidup. bertani. banyak demonstran yang menentang kebijakan pemerintah dibubarkan dengan cara kekerasan. penuntutan. 2. seni bangunan (arsitektur). dan bahkan banyak di antara mereka ditembak mati secara diamdiam oleh agen-agen Negara. semuanya sama dihadapan hukum. jenis kelamin. Masyarakat Madani 1. menjual jasa. Juga memiliki hak dalam pengambilan keputusan baik dalam lingkup keluarga atau masyarakat melalui mekanisme yang disepakati dengan dengan tidak membedakan setatus. dari rakyat jelata sampai pejabat tinggi. Dalam pemikiran reformasi ini masyrakat madani merupakan tujuan pemerintah demokrasi.  Dalam bidang politik : setiap orang memiliki hak politik yang sama. jumlah suara yang sama. Pengakuan akan kesamaan warga Negara. dan sebagainya. Kamu pun telah memahaminya pada pembahasan materi di depan.  Dibidang budaya budaya : setiap individu mempunyai kesaman dalam mengembangkan seni. Kesamaan disini juga termasuk kesamaan di depan hokum. Ciri-Ciri Masyarakat Madani Masyarakat madani merupakan konsep yang memiliki banyak arti atau sering diartikan dengan maksan yang berbeda-beda. seni musik. menjadi anggota salah satu partai politikbaru sesuai perundang-undangan yang berlaku. Tidak seorang pun mempunyai mempunyai pengaruh lebih besar dari orang lain dalam proses pembuatan kebijakan. Berikut penjelasannya:  Di bidang ekonomi : setiap individu memiliki hak yang sama untuk melakukan usaha ekonomi ( berdagang. semua warga Negara diandaiakan memiliki hak-hak politik yang sama. 3. misalnya berkreasi dalam seni tari.pengerintik dijebloskan kedalam penjara. Masyakat madani adalah masyarakat yang mampu mengisi sruang publik. yakni setiap individu berhak secara bebas memiliki. akses atau kesempatan yang sama untuk medapatkan ilmu pengetahuan.  Di bidang pertahanan dan keamanan : setiap individu mempunya hak dan kewajiban yang sama dalam pembelaan Negara Pengakuan akan supremasi sipil atau militer. seni pahar. hak pilih yang sama. Dalam demokrasi. sehingga dapat menjadi bumper kekuasaan negara yang berlebihan. berperkara di depan pengadilan. berkebun. seni lukis. dan sebagainya. Makna Masyarakat Madani Masyarakat madani masih merupakan sebuah proses dalam rangka reformasi. kedudukan. Budaya demokrasi juga mensyaratkan supremasi sipil atau militer (sipil mengatur militer). agama.  Dalam bidang hokum : setiap individu memiliki kedudukan yang sama. Nah 7 . yakni berhak untuk mengadakan pembelaan.

dengan adanya berbagai pendapat tentang pengertian masyarakat madani. dan kesempatan bagi masyarakat serta lembaga-lembaga swadaya untuk terlibat dalam berbagai forum dimana isu-isu kepentingan bersama dan kewajiban publik dapat dikembangkan. Berkembangnya modal manusia (human capital) yang kondusif bagi terbentuknya kemampuan melaksanakan tugas-tugas kehidupan dan terjalinnya kepercayaan dan telasi sosial antar kelompok. e. g. Adanya pembebasan masyarakat melelui kegiatan lembaga-lembaga sosial dengan berbagai ragam perspektif. b. Masyarakat madani adalah konsep yang dibentuk dari proses sejarah yang panjang dan memerlukan perjuangan yang terus-menerus. Dalam hal ini. keluarga. c. kiranya dapat dikatan bahwa masyarakat madani adalah sebuah masyarakat demokratis. sehingga individu-individu mengakui keterlibatan dengan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri. kemampuan. f. b. maka perlu kita pahami ciriciri dari masyarakt madani seperti yang diungkapkan oleh Bahmuller dibawah ini. d. Terjembataninya kepentingan-kepentingan individu dan negara karena keanggotaan organisasiorganisasi pemerintah. Meluasnya kesetiaan (loyality) dan kepercayaan (trust). kelompok dalam masyarakat. Adanya kohesifitas (keterpaduan) antar kelompok dalam masyarkat serta tumbuhnya sikap saling menghargai perbedaan antarbudaya dan kepercayaan. diantaranya sebagai berikut : a. Tumbuh kembangnya kreaticitas yang pada mulanya terhambat oleh rezim-rezim totaliter. Teruntegritasnya individu-individu dan kelompok-kelompok eksklusif ke dalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial. pemerintahannya memberikan peluang yang seluas-luasnya bagi kreatifitas warga negara untuk mewujudkan program-program pembangunan di wilayahnya. Menyebarkan kekuasaan. Adanya hak. 8 volunter mampu mkemberikan masukan-masukan terhadap keputusan-keputusan . Merujuk pada Bahmuller (1997). Terpenuhinya kebutuhan dasar individu. e. Tidak adanya diskriminasi dalam berbagai bidang pembangunan dengan kata lain terbuka akses terhadap berbagai pelayanan sosial. Dari berbagai ciri tersebut. masyarakat madani bukanlah masyarakat yang terbentuk begitu saja. dimana para anggotanya menyadari akan hak-hak dan kewajibannya dalam menyuarakan pendapat dan mewujudkan kepentingan-kepentingannya. Dilengkapinya program-program pembangunan yang didomisani oleh negara dengan programprogram pembangunan yang berbasis masyarakat. Apabila kita kaji masyarakat dinegara-negara maju yang sudah dikatakan sebagai masyarkat madani seperti berikut : a. c. sehingga kepentingan-kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan-kekuatan alternatif. ada beberapa karakter atau ciri-ciri masyarakat mafani. d. Namun demikian.

Presiden yang secara konstitusional memiliki peluang untuk menjadi seorang diktator. Adanya jaminan. sudah sejak semula. pelaksanaan demokrasi di Indonesia terbagi atas tiga periode. Tanpa syarat tersebut. kepastian. mempunyai komitmen yang sangat besar terhadap demokrasi. Proses Menuju Masyarakt Madani Sebagaimana dikatakan Ryaa Ryasyid. terbuka. Para penyelenggara negara pada awal periode kemerdekaan mempunyai komitmen yang sangat besar dalam mewujudkan demokrasi politik di Indonesia. a. g. diantara organisasi sosial dan politik yang patut dicatat dan meiliki kemandirian cukup tinggi adalah organisasi yang termasuk dalam kelompok lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau Non-Governmental Organization (NGO) yang di Indoneisa jumlahnya mencapai ratusan. dan sosial berjalan secara produktif dan berkeadilan sosial.f. Itulah prasyarat-prasyarat yang harus kita penuhi untuk mencapai masyarakat madani. b. Kedua. Masa demokrasi parlementer merupakan masa kejayaan demokrasi di Indonesia. Barangkali. Para pembentuk nefara. Demokrasi dalam era Orde Lama Dalam era Orde Lama. hukum. Pertama. dan kepercayaan antara jaringan-jaringan kemasyarakatan yang memungkinkan terjalinnya hubungan dan komunikasi antarmereka secara teratur. yang kemudian menjadi peletak dasar bagi sistem kepartaian di Indonesia untuk masa-masa selanjutnya dalam sejarah kehidupan politik di tanah air. karena hampir semua elemen demokrasi dapat ditemukan perwujudannya dalam kehidupan politik di Indonesia. sebagai landasarn konstitusionalnya. sebuah masyarakat madani (civil society) haruslah mandiri. c. dengan maklumat wakil presiden. Demokrasi Parlementer (Periode 1950-1959) Periode kedua pemerintahan negara Indonesia adalah tahun 1950 sampai dengan 1959. periode 1950-1959 (Demokrasi Parlementer). dan periode 1959-1965 (Demokrasi Terpimpin). Demokrasi dalam Pemerintahan Masa Revolusi Kemerdekaan (periode 1945-1949) Periode pertama pemerintahan negara Indonesia adalah periode kemerdekaan. dibatasi kekuasaannya ketika Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dibentuk untuk menggantikan parlemen. dengan menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS). tidak begitu terntung pada peran pemerintah atau negara. 4. dan terpercaya. dimungkinkan terbentuknya sejumlah partai politik. polittical franchise yang menyeluruh. Demokrasi Terpimpin (1959-1965) 9 . 3. maka masyarakat madani tidak akan terwujud. Terselenggaranya sistem pemerintahan yang memungkinkan lembaga-lembaga ekonomi. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia 1. Ketiga. yaitu periode 1945-1949 (demokrasi dalam pemerintahan masa revulusi kemerdekaan).

Dewan Perwakilan Daerah. Demokrasi Masa Reformasi (Periode 1999-sekarang) Masa reformasi membawa angin segar bagi kehidupan demokrasi di Indonesia. Langsung 10 . Demokrasi dalam Era Orde Baru (Periode 1966-1998) Dalam era Orde Baru. yang ditujukan bagi kesejahteraan rakyat seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. bahwa demokrasi parlementer tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indoensia yang dijiwai oleh semangat gotong royong dan kekeluargaan. demokrasi yang berlaku di negara Indonesia adalah demokrasi Pancasila dimulai ketika rezim Soekarno berakhir. Oleh karena itu. kehidupan politik terbelenggu oleh ketentuan yang ada dalam lima paket undang-undang politik. Dalam undang-undang ini. Dalam demokrasi pancasila. dan hankam yang berkedaulatan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradap sertapersatuan dan kesatuan bangsa. hal ini bisa terjadi apabila Pancasila benar-benar dilaksanakan secara tanggung jawab. Pemilihan umum yang bertujuan untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk dalam lembaga permusyawarahan atau perwakilan dan untuk membentuk pemerintahan. Pada suatu kesempatan di Istana Merdeka. yang dimaksud dengan pemilihan umum (pemilu) adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. beliau melontarkan keinginannya untuk membubarkan saja partai-partai politik. 2. berbangsa dan bernegara. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Demokrasi Pancasila adalah paham demokrasi yang bersumber pada kepribadian dan falsafah serta budaya hidup bangsa Indonesia. Dalam kurun waktu 32 tahun di bawah rezim Orde Baru. Pemilihan Umum Sebagai Sarana Pengembangan Budaya Demokrasi Pelaksanaan pemilu di Indonesia Pemilihan umum merupakan sarana demokrasi untuk mewujudkan sistem pemerintahan negara yang berkedaulatan rakyat. ekonomi. Pemilu dilaksanakan berdasarkan asas-asas berikut. 5. 3. kedaulatan yang dimaksud adalah kedaulatan yang berdasarkan musyawarah yang meliputi bidang politik. Selain itu. Soekarno juga melontarkan gagasan. Presiden Soekarno sudah menunjukkan gejala ketidaksenangannya kepada partai-partai politik.Sejak berakhirnya pemilihan umum 1955. Hal itu terjadi karena partai politik sangat berorientasi pada kepentingan ideologinya sendiri dan kurang memerhatikan kepentingan politik nasional secara menyeluruh. sosial budaya. Demokrasi Pancasila berdsarkan paham kekeluargaan dan gotong royong. a. Pemilihan umum di Indonesia antara lain diatur dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2003 Tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Pemilu yang demokratis merupakan sarana untuk menegakkan kedaulatan rakyat dan mencapai tujuan negara. pemilihan umum tidak boleh menyebabkan rusaknya sendisendi kehidupan bermasyarakat. Pemerintahan yang dibentuk melalui sistem pemilihan umum yang akan memiliki legitimasi yang kuat.

tanpa perantara. golongan. Perilaku budaya demokrasi di Indonesia didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi Pancasila. b. setiap penyelenggaraan pemilu. Terbinanya sikap saling menyayangi. Bebas Setiap warga negara yang berhak memilih bebas menentukan pilihannya tanpa tekanan dan paksaan dari siapa pun. 6. mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat ataupun negara. d. Pemilih memberikan suaranya pada surat suara dengan tidak dapat diketahui oleh orang lain kepada siapa pun suaranya diberikan. Rahasia Dalam memberikan suaranya.Rakyat sebagai pemilih mempunyai hak untuk memberikan suaranya secara langsung sesuai dengan kehendak hati nuraninya. b. Menerapkan Budaya Demokrasai Perilaku Budaya Demokrasi dalam kehidupan sehari-hari Bahwa negara Indonesia menerapkan demokrasi Pancasila. d. Pramuka. Semua anggota keluarga melaksanakan kewajiban dengan baik dan bertanggung jawab. Perilaku budaya demokrasi tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai lingkungan kehidupan. aparat pemerintah. Lingkuangan Sekolah a. perilaku budaya demokrasi di Indonesia didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi Pancasila. dan menghargai antar anggota keluarganya. setiap pemilih dan peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama serta bebas dari keuntungan pihak mana pun. pemilih dijamin bahwa pilihannya tidak akan diketaui oleh pihak manapun dan dnegan cara apapun. 1. jenis kelamin. pekerjaan. Itu artinya. dan status sosial. ras. b. Menghormati Kepala Sekolah. pengawas pemilu. Dialam melaksanakan haknya. Sebagai kepala keluarga seorang ayah selalu berusaha bersikap adil kepada semua anggota keluarga. Adil Dalam penyelenggaraan pemilu. Jujur Dalam penyelenggaraan pemilu. Umum Pada dasarnya semua warga yang memenuhi persyaratan sesuai dengan undang-undang ini berhak mengikuti pemilu. sehingga dapat memilih sesuai dengan kehendak hati nurani dan kepentingannya. tanpa diskriminasi berdadsarkan suku bangasa. c. e. Gurum dan karyawan. pemantau pemilu. menghormati. Lingkungan Keluarga a. setiap warga negara dijamin kemanannya. Pemilihan yang bersifat umum mengandung makna menjamin kesempatan yang berlaku menyeluruh bagi semua warga negara. serta semua pihak yang terkait harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan lain-lain. Adapun contohnya sebagai berikut. PMR. Ikut serta dalam kegiatan OSIS. f. kedaearahan. 11 . 2. peserta pemilu. Memecahkan masalah keluarga dengan musyawarah. c.

Sebagai demokrasi pancasila terikat dengan UUD 1945 dan pelaksanaannya harus sesuai dengan UUD 1945. baik peraturan pemerintah pusat. Ciri demokrasi Pancasila : * pemerintah dijalankan berdasarkan konstitusi * adanya pemilu secara berkesinambungan * adanya peran-peran kelompok kepentingan * adanya penghargaan atas HAM serta perlindungan hak minoritas. Demokrasi Pancasila merupakan demokrasi konstitusional dengan mekanisme kedaulatan rakyat dalam penyelenggaraan negara dan penyelengaraan pemerintahan berdasarkan konstitusi yaitu Undang-undang Dasar 1945[4]. d. b. Mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan. d. * Demokrasi Pancasila merupakan kompetisi berbagai ide dan cara untuk menyelesaikan masalah. daerah. Lingkungan Masyarakat dan Negara a. Demokrasi Pancasila Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang mengutamakan musyawarah mufakat tanpa oposisi dalam doktrin Manipol USDEK disebut pula sebagai demokrasi terpimpin merupakan demokrasi yang berada dibawah komando Pemimpin Besar Revolusi kemudian dalam doktrin repelita yang berada dibawah pimpinan komando Bapak Pembangunan arah rencana pembangunan daripada suara terbanyak dalam setiap usaha pemecahan masalah atau pengambilan keputusan. Menaati tata tertib Sekolah. Membantu korban bencana alam.c. Prinsip dalam demokrasi Pancasila sedikit berbeda dengan prinsip demokrasi secara universal. Ikut serta dalam pemilu untuk memilih wakil-walik rakyat. terutama dalam lembaga-lembaga negara. * Ide-ide yang paling baik akan diterima. bukan berdasarkan suara terbanyak. Mengikuti kegiatan belajar dengan baik dan tertib. Ikut serta dalam kegiatan musyawarah desa e. maupun peraturan terendah. c. Daftar isi : * 1 Prinsip Demokrasi Pancasila * 2 Tujuh Sendi Pokok * 3 Fungsi Demokrasi Pancasila * 4 Demokrasi Deliberatif * 5 Demokrasi Pancasila dalam Beberapa Bidang * 6 Referensi 12 . Melaksanakan peraturan yang berlaku. 3.

Kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR (pasal 1 ayat 2 UUD 1945) 7. Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan tidak terbatas) c. Keseimbangan antara hak dan kewajiban 8. Kekuasaan yang tertinggi berada di tangan MPR. BPK. Peradilan yang merdeka berarti badan peradilan (kehakiman) merupakan badan yang merdeka. Pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME. Seluruh tindakan apapun harus dilandasi oleh hukum. masyarakat. Pelaksanaan Pemilihan Umum 6. Persamaan kedudukan dalam hukum bagi semua warga negara harus tercermin di dalamnya. Perlindungan terhadap hak asasi manusia 2. * 2. adanya partai politik dan organisasi sosial politik karena berfungsi untuk menyalurkan aspirasi rakyat 5. artinya terlepas dari pengaruh kekuasaan pemerintah dan kekuasaan lain contoh Presiden. Indonesia menganut sistem konstitsional 13 . DPA atau lainnya 4. diri sendiri. Indonesia ialah negara yang berdasarkan hukum. Tujuh Sendi Pokok Dalam sistem pemerintahan demokrasi pancasila terdapat tujuh sendi pokok yang menjadi landasan. Pemerintahan berdasarkan hukum. Pengambilan keputusan atas dasar musyawarah 3. DPR. dan negara ataupun orang lain 9. yaitu: * 1. dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan : a. Indonesia ialah negara berdasarkan hukum (rechtstaat) dan tidak berdasarkan kekuasaan belaka (machtstaat) b.Prinsip Demokrasi Pancasila Prinsip pokok demokrasi Pancasila adalah sebagai berikut: 1. Menjunjung tinggi tujuan dan cita-cita nasional 10.

Presiden adalah penyelenggaraan pemerintah yang tertinggi di bawah Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Di bawah MPR. Dengan demikian. presiden ialah penyelenggara pemerintah negara tertinggi. tetapi DPR mengawasi pelaksanaan mandat (kekuasaan pemerintah) yang dipegang oleh presiden dan DPR harus saling bekerja sama dalam pembentukan undang-undang termasuk APBN. Sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi MPR mempunyai tugas pokok. Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. Untuk mengesahkan undang-undang. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai pemegang kekuasaan negara yang tertinggi Seperti telah disebutkan dalam pasal 1 ayat 2 UUD 1945 pada halaman terdahulu. * 3. yaitu: Menetapkan UUD. Hak DPR di bidang legislatif ialah hak inisiatif. * 4. Sistem konstitusional ini lebih menegaskan bahwa pemerintah dalam melaksanakan tugasnya dikendalikan atau dibatasi oleh ketentuan konstitusi. hak amandemen.Pemerintah berdasarkan sistem konstitusional (hukum dasar) dan tidak bersifat absolutisme (kekuasaan yang mutlak tidak terbatas). seperti penetapan GBHN yang pelaksanaannya ditugaskan kepada Presiden b) Meminta pertanggungjawaban presiden/mandataris mengenai pelaksanaan GBHN c) Melaksanakan pemilihan dan selanjutnya mengangkat Presiden dan Wakil Presiden d) Mencabut mandat dan memberhentikan presiden dalam masa jabatannya apabila presiden/mandataris sungguh-sungguh melanggar haluan negara dan UUD. bahwa (kekuasaan negara tertinggi) ada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR. Hak DPR di bidang pengawasan meliputi: a. dan Memilih dan mengangkat presiden dan wakil presiden Wewenang MPR. * 5. MPR adalah lembaga negara tertinggi sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia. dan hak budget. yaitu meminta penjelasan atau keterangan kepada pemerintah 14 . Menetapkan GBHN. presiden harus mendapat persetujuan dari DPR. Presiden adalah Mandataris MPR yang wajib menjalankan putusan-putusan MPR. Presiden selain diangkat oleh majelis juga harus tunduk dan bertanggung jawab kepada majelis. Hak interpelasi. Hak tanya/bertanya kepada pemerintah b. yaitu: a) Membuat putusan-putusan yang tidak dapat dibatalkan oleh lembaga negara lain. e) Mengubah undang-undang.

Presiden bertanggung jawab kepada MPR. Dengan demikian berarti demokrasi Pancasila merupakan demokrasi deliberatif. Kedudukan DPR kuat karena tidak dapat dibubarkan oleh presiden dan semua anggota DPR merangkap menjadi anggota MPR. d. * 7 Kekuasaan Kepala Negara tidak tak terbatas Kepala Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR. serasi dan seimbang antara lembaga negara * Menjamin adanya pemerintahan yang bertanggung jawab. Hak Petisi. yaitu hak mengajukan usul/saran kepada pemerintah. berarti sistem kabinet kita adalah kabinet kepresidenan/presidensil. tetapi mereka bukan pegawai tinggi biasa. Ikut menyukseskan Pemilu b. b.c. Kedudukan Menteri Negara bertanggung jawab kepada presiden. tetapi ia bukan diktator. menteri ini menjalankan kekuasaan pemerintah dalam prakteknya berada di bawah koordinasi presiden. Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada DPR Presiden memiliki wewenang untuk mengangkat dan memberhentikan menteri negara. Berdasarkan hal tersebut. Ikut duduk dalam badan perwakilan/permusyawaratan. Ia harus memperhatikan sungguh-sungguh suara DPR. * Menjamin tetap tegaknya negara RI * Menjamin tetap tegaknya negara kesatuan RI yang mempergunakan sistem konstitusional * Menjamin tetap tegaknya hukum yang bersumber pada Pancasila * Menjamin adanya hubungan yang selaras. Presiden adalah mandataris MPR. yaitu hak untuk menyelidiki sesuatu hal e. Demokrasi Deliberatif Dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 dan sila ke-4 Pancasila. Menteri ini tidak bertanggung jawab kepada DPR. DPR sejajar dengan presiden[5].Contohnya: a. Dalam demokrasi deliberatif terdapat tiga prinsip utama: 15 . * 6 Menteri Negara adalah pembantu presiden. tetapi kepada presiden. Contohnya: a. Hak Mosi (percaya/tidak percaya) kepada pemerintah Hak Angket. dirumuskan bahwa “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan”. artinya kekuasaan tidak tak terbatas. Fungsi Demokrasi Pancasila * Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara. Ikut menyukseskan pembangunan c.

1. artinya semua pihak yang terkait memiliki peluang yang sama dan memiliki kebebasan dalam menyampaikan pikiran. Maka diperlukan suatu proses yang fair demi memperoleh dukungan mayoritas atas sebuah kebijakan publik demi suatu ketertiban sosial dan stabilitas nasional. tahun 1960. B. 2.Bidang kebudayaan nasional Demokrasi Pancasila menjamin adanya fasilitasi dari pihak pemerintah agar keunikan dan kemajemukan budaya Indonesia dapat tetap dipertahankan dan ditumbuhkembangkan sehingga kekayaan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat terpelihara dengan baik. prinsip deliberasi. artinya dalam melakukan pertimbangan bersama hendaknya ada kesediaan untuk memahami pihak lain. Hal ini ditujukan untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur sesuai dengan pasal 33 UUD 1945 dan sila ke-5 Pancasila. Demokrasi yang deliberatif diperlukan untuk menyatukan berbagai kepentingan yang timbul dalam masyarakat Indonesia yang heterogen. Jadi setiap kebijakan publik hendaknya lahir dari musyawarah bukan dipaksakan.d. Rencana lima tahun pertama tahun 1955 s. pertimbangan. artinya sebelum mengambil keputusan perlu melakukan pertimbangan yang mendalam dengan semua pihak yang terkait. prinsip reasonableness. Sumitro plan tahun 1951. prinsip kebebasan dan kesetaraan kedudukan. dan argumentasi yang dilontarkan dapat dipertanggungjawabkan secara rasional. Membangun budaya demokrasi di Indonesia Jatuhnya rezim birokratik-otoritarian Orde Baru pada 1998 merupakan jalan bagi Indonesia memasuki 16 . Maka secara kongkrit. Rencana delapan tahun dan terakhir dalam Repelita kesemuanya malah menyuburkan korupsi dan merusaknya sarana produksi. Demokrasi Pancasila dalam Beberapa Bidang A. Deliberasi dilakukan untuk mencapai resolusi atas terjadinya konflik kepentingan[7]. Terdapat penolakan terhadap uniformitas budaya dan pemerintah menciptakan peluang bagi berkembangnya budaya lokal sehingga identitas suatu komunitas mendapat pengakuan dan penghargaan. dan gagasannya secara terbuka serta kesediaan untuk mendengarkan. rakyat berperan melalui wakil-wakil rakyat di parlemen dalam menentukan kebijakan ekonomi.Bidang ekonomi Demokrasi Pancasila menuntut rakyat menjadi subjek dalam pembangunan ekonomi. 3. Pemerintah memberikan peluang bagi terwujudnya hak-hak ekonomi rakyat dengan menjamin tegaknya prinsip keadilan sosial sehingga segala bentuk hegemoni kekayaan alam atau sumber-sumber ekonomi harus ditolak agar semua rakyat memiliki kesempatan yang sama dalam penggunaan kekayaan negara.Dalam implikasi pernah diwujudkan dalam Program ekonomi banteng tahun 1950.

Apalagi Pemilu 2004. Hal senada juga diungkapkan oleh Francis 17 . tetapi juga melahirkan wakil-wakil dan pemimpin yang lebih baik. sebagaimana dikatakan Robert Dahl (1997: 34). Pemilu 2009 diwarnai oleh praktik bagi-bagi uang secara langsung maupun praktik politik uang dalam bentuk-bentuk yang lain. Sedangkan dalam konteks substansi. para pegiat demokrasi terus berusaha melakukan konsolidasi demokrasi. Dalam konteks substansi. jelas sekali bahwa Pemilu 2009 diselenggarakan dengan persiapan yang sangat kurang memadai. Seharusnya. Belum tampaknya. budaya demokrasi erat kaitannya dengan sikap saling percaya ( interpersonal trust ) antarwarga negara.era transisi demokrasi. Pemilu 1999 merupakan awal yang cukup bagus. di mana pun tempatnya. konsolidasi demokrasi akan berjalan dengan baik jika terdapat budaya demokrasi. budaya menjadi Di era reformasi. Roland Inglehart (baca Trust . well-being and democracy . Sebab. Namun. Pilihan sebagian besar pemilih dipengaruhi oleh uang. pemilu diharapkan tidak hanya bisa menyeleksi dan mengganti elite politik. keberhasilan inilah yang membuat Indonesia memperoleh gelar sebagai negara terdemokratis ketiga setelah Amerika dan India. Bahkan. Hal ini menyebabkan demokrasi prosedural yang seharusnya menjadi sarana untuk menyeleksi calon-calon wakil rakyat yang benarbenar memiliki kapasitas. Pemilu 2004 diakui oleh dunia sebagai pemilu yang paling rumit berhasil diselenggarakan dengan sukses. Hal ini terlihat dari berbagai indikasi. tanpa setetes darah pun yang terjatuh. seperti amburadulnya daftar pemilih tetap (DPT) yang menyebabkan puluhan juta rakyat Indonesia kehilangan hak pilih dan surat suara tertukar. baik dalam konteks prosedural maupun substansi. Salah satu budaya demokrasi yang sangat vital adalah prinsip kesukarelaan. harapan itu akan jauh panggang dari api. Transisi ini diharapkan berjalan linear ke arah demokrasi. keberhasilan penyelenggaraan Pemilu 2004 menjadi cermin untuk penyelenggaraan pemilu yang lebih baik pada periode politik selanjutnya. 1999) mengatakan bahwa demokrasi hanya akan tumbuh dan berkembang dalam sebuah masyarakat yang memiliki budaya demokrasi. Sudah menjadi rahasia umum. Dan. Senada dengan Dahl. Proses negosiasi tersebut menyebabkan budaya demokrasi tidak mudah dibentuk dan ditumbuhkembangkan. Namun. Dan. dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan rakyat menjadi tidak fungsional. dalam Pemilu 2009 terjadi praktik-praktik terlarang yang menyebabkan masyarakat tidak ambil peduli dengan kualitas caleg. Sebab. kapabilitas. Keberhasilan Pemilu 2004 tidak bisa dilepaskan dari para penyelenggaranya (baca: Komisi Pemilihan Umum [KPU]) yang memiliki kapasitas dan kapabilitas memadai. upaya itu tidak semudah membalikkan tangan. Kesukarelaan ini akan muncul jika ada kepercayaan. Namun. transisi demokrasi selalu diwarnai dengan proses negosiasi antara kekuatan prodemokrasi dengan kekuatan lama yang antidemokratisasi. Secara prosedural. Pemilu 2009 diperkirakan mengalami penurunan kualitas wakil rakyat. Pemilu 2009 justru mengalami penurunan kualitas. Menurut Inglehart. Jika pemilihan umum (pemilu) digunakan sebagai indikator.

Hal ini akan melahirkan kepemimpinan dan pemerintahan yang tidak efektif. kekuasaan telah digenggam oleh mereka yang memiliki kapital besar walaupun mereka sesungguhnya tidak memiliki kompetensi untuk mengurus kekuasaan. baik yang bersifat individual Plutokrasi Melihat kasus maraknya politik uang pada pemilu lalu. yang dimanfaatkan untuk meminta bantuan-bantuan material tertentu. Kebijakankebijakan politik akan diorientasikan untuk kepentingan-kepentingan sendiri dan berjangka pendek. Jika yang memegang kekuasaan adalah mereka yang baik. Dalam masyarakat yang terkena virus materialisme. Sebaliknya. hal ini pada akhirnya akan menyengsarakan rakyat. dan komitmen untuk menciptakan kebaikan bersama dan menata negara. transformasi nilai-nilai kebaikan dalam produk-produk kebijakan politik akan bisa dilakukan. demokrasi prosedural tidak menghasilkan orang-orang yang sebelumnya telah menunjukkan prestasi dalam mengendalikan struktur yang diperlukan untuk mewujudkan kebaikan bersama. Di antara warga negara akan terjadi saling kerja sama dan bahkan juga sinergi jika ada rasa saling percaya. Tentu saja. tetapi hanya semata-mata karena mereka memperoleh imbalan. kompetensi. Dengan demikian. Prinsip kesukarelaan tampaknya tercerabut dari praktik berdemokrasi pada Pemilu 2009. Kelompokkelompok prodemokrasi tidak bisa hanya berteriak di luar sistem. sesungguhnya yang terjadi bukanlah kepercayaan rakyat kepada mereka yang diberi mandat. Dengan cara itulah. Untuk mewujudkan demokrasi. maupun institusional dalam skala kecil. yang sedang berlaku sesungguhnya bukanlah demokrasi. baik itu nilai-nilai kebaikan maupun keburukan. Kelompok prodemokrasi harus memahami betul bahwa demokrasi hakikatnya adalah ruang kompetisi untuk mengupayakan transformasi nilai-nilai. melainkan plutokrasi. konsolidasi demokrasi harus dilakukan secara lebih masif. demokrasi tidak berseiring dengan meritokrasi. uang menjadi faktor penggerak yang cukup efektif sehingga praktik politik uang dalam Pemilu 2009 lalu menjadi sedemikian marak. Cara berpikir mayoritas pemilih ini kemudian menyebabkan para caleg tidak ubahnya sebagai lembaga sosial yang muncul dengan tibatiba. Pemilu 2009 bisa dipastikan akan melahirkan lebih banyak penguasa dari kalangan pemilik modal besar. Jadi. melainkan dengan kepemilikan uang. Sebab. kira-kira 65 persen pemilih pada Pemilu 2009 menganggap uang dalam pemilihan umum adalah sesuatu yang lazim. tetapi harus masuk ke dalamnya dengan cara terlebih dahulu merebut kepemimpinan di partai politik.Fukuyama dalam Trust: The Social Virtues and the Creation of Prosperity . selebihnya menganggap bahwa praktik politik uang adalah sesuatu yang tidak boleh alias haram. kekuatan untuk dapat menggerakkan orang akan digantikan oleh sesuatu yang lain. 18 . jika politisi busuk yang berkuasa. produk-produk kebijakan politiknya akan sangat membahayakan keberlangsungan penyelenggaraan negara. jika kepercayaan itu hilang. Namun. bahkan keharusan. kapabilitas. Sedangkan. kekuasaan nanti akan dikuasai oleh orang-orang yang memang memiliki kapasitas. Menurut berbagai survei. dalam konteks ini. Wallahu a'lam bi al-shawab . Sebab.

Penutup Demikian makalah yang dapat kami jelaskan tentang Budaya Demokrasi di Indonesia. Sekian dari saya.wb 19 . Kesalahan – kesalahan dalam penulisan ataupun dalam kata-kata saya mohon maaf sebesar besarnya karena kami masih dalam proses pembelajaran juga. Wassalamualaikum wr.

google.com/budaya demokrasi menuju masyarakat madani // 20 .com/budaya demokrasi di indonesia// <o> www.google.Daftar Pustaka <o> www.