Kurang dari dua minggu kedepan ini, selesai sudah tugas yang dibebankan oleh Allah swt.

kepada kita sekalian, orang-orang yang beriman, untuk melatih diri kita mengendalikan semua keinginan dan kemauan nafsu kita sendiri, agar kita sekalian dapat melaksanakan perintah-perintah Allah yang pada dasarnya sangat dibenci oleh nafsu, dan agar kita dapat meninggalkan larangan-larangan Allah swt. yang pada dasarnya sangat disenangi oleh nafsu. Selama berpuasa kita telah mampu menahan nafsu kita untuk tidak memakan makanan milik kita sendiri di siang hari meskipun kita sangat lapar dan sendirian tanpa ada orang lain yang melihat kita, hanya karena kita takut melanggar larangan Allah SWT. Selama berpuasa kita telah mampu menahan nafsu kita untuk tidak meminum minuman milik kita sendiri di siang hari meskipun kita sangat haus dan jauh dari penglihatan orang lain, hanya karena kita ingin mentaati perintah Allah SWT. Sebab tujuan dari puasa itu justru untuk menjadikan orang-orang yang melakukannya menjadi orang-orang yang bertaqwa kepada Allah SWT. sebagai mana firman Allah SWT. dalam surat Al Baqarah ayat 183: ‫.يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب على الذين من قبلكم لعلكم تتقون‬ Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan atas kamu sekalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu sekalian dapat bertaqwa. Di hari Idul Fitri, jiwa kita akan merasa tenang dan tenteram karena dosa-dosa kita kepada Allah SWT. telah diampunkan oleh Allah SWT. berkat puasa Ramadhan yang telah kita lakukan karena dorongan iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT., sebagaimana sabda Nabi Besar Muhammad SAW.: ‫من صام رمضان إيمانا واحتسابا غ�?ر له ما تقدم من ذنبه‬ ّ Barangsiapa yang berpuasa Ramadlan karena iman dan mengharapkan pahala, niscaya diampunkan baginya apa yang telah lalu dari dosanya. Sesudah shalat hari raya nanti kita akan meminta maaf kepada keluarga kita, kaum kerabat dan famili kita, serta teman, tetangga dan kenalan kita dari kejahatan, kesalahan serta perbuatan dhalim yang pernah kita lakukan terhadap mereka, agar jiwa kita benar – benar terbebas dari dosa kepada Allah SWT. dan kesalahan kepada sesama manusia. Dan dengan demikian kita akan dapat merasakan kebahagiaan yang sejati. Dalam surat Ali Imron ayat 112 Allah SWT. telah berfirman: ‫ض�?ر�?بت عليهم الذلة أينما ث�?ق�?وا إل بحبل من ال وحبل من الناس … الية‬ ّ ّ ْ َ

Ketebalan iman mereka ini dibuktikan oleh sikap dari setiap orang Islam yang akan berangkat ke medan pertempuran yang selalu minta didoakan oleh seluruh anggauta keluarganya agar mati sebagai salah seorang syuhada’ dan jangan sampai pulang kembali ke rumah dalam keadaan hidup. Namun ummat Islam di bawah pimpinan Rasulullah saw. 2. dan kepada hari kiamat adalah sangat tebal. kecuali jika mereka itu menyambung tali hubungan baik dengan Allah dan tali hubungan baik dengan sesama manusia. berada di Madinah selama sebelas tahun. iman para sahabat kepada Allah swt. satu kalipun tidak pernah mengalami kekalahan. sehingga dapat menempati sorga tersebut tanpa dihisab. Ad. Sedang semua anggauta keluarganya juga yakin dengan keyakinan yang tebal bahwa orang yang mati syahid itu dapat memberikan syafa’at atau pertolongan kepada anggauta keluarganya sebanyak 70 (tujuh puluh) orang. 3. Hal ini karena didorong oleh imannya yang sangat tebal bahwa orang yang mati syahid itu di hari kiamat kelak tidak termasuk orang yang boleh masuk sorga dan bukan termasuk orang yang dimasukkan ke dalam sorga. Di manakah kunci rahasia dari kemenangan ummat Islam pada za-man Rasulullah saw. Dengan menyambung tali hubungan baik dengan sesama manusia yang ditandai dengan masing – masing pribadi berani mengakui kesalahan dirinya dan berani meminta maaf kepada orang yang lebih muda usianya dan lebih rendah pangkat dan derajatnya. kehidupan masyarakat nampak rukun dan damai. Karena keimanan ummat Islam kepada Allah swt. Sejarah telah membuktikan bahwa sewaktu Rasulullah saw. teta-pi termasuk orang yang diberi sorga atau pemilik sorga. Persatuan dan kesatuan masyarakat yang tulus dapat kita saksikan dengan jelas. beliau dan para sahabat beliau telah mengalami peperangan akibat serangan dari orang-orang kafir dan orang-orang musyrik sebanyak 78 (tujuh puluh delapan) kali. dan juga pada zaman Khulafaur Rasyidin dalam peperangan melawan orang-orang kafir dan orang-orang musyrik? Kunncinya terletak pada tiga hal. dan kepada hari kiamat sangat tebal. Karena kecintaan ummat Islam kepada Nabi Besar Muhammad saw. Pada zaman Rasulullah saw.Mereka itu akan ditimpa kehinaan di mana saja mereka berada. sangat mengalam.1. yaitu: 1. Karena persatuan dan kesatuan ummat Islam sangat kuat. . Sedang persatuan dan kesatuan yang tulus dan murni dari sesuatu bangsa itu adalah merupakan salah satu kunci dari keberhasilan dalam mencapai pembangunan lahir dan batin. sehingga dengan ikhlas hati mereka mau mendoakan agar yang berangkat ke medan laga menjadi orang yang mati sya-hid.

… diri mereka pun mereka korban-kan sebagai bukti keimanan mereka.Jika yang berangkat ke medan perang itu kebetulan sudah tidak punya anggauta ke-luarga sama sekali. seperti buih banjir yang selalu mengikuti arah air. apakah bagianku jika aku mati dalam medan pertempuran? Jika Rasulullah saw. Akan tetapi di kala ummat Islam sudah dihinggapi perasaan takut mati dan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw. Dan sungguh Allah benarbenar akan mencabut dari dada musuhmu perasaan segan terhadap kamu dan Allah benar-benar akan meletakkan wahan pada hati kamu sekalian! Salah seorang sahabat berkata: Wahai Rasulullah. dan bertanya: ‫يا رس�?ول ال�?، ما ل�?ي إ�?ن ق�?ت�?لت�? �?�?ي المعركة�?؟‬ ََ َْْ ْ ْ ْ َ َْ َ َ Ya Rasulullah.untuk diurusi dan dia berpamitan kepada Rasulullah saw. menjawab: ‫ = ?�ةة ةةةةة‬Bagianmu adalah sorga!. Inilah kunci pertama dari sebab kemenangan ummat Islam yang terus menerus da-lam berperang melawan orang-orang kafir dan orang-orang musyrik. akan tetapi kwalitas iman kamu sekalian adalah kwalitas bu-ih. kecintaan ummat Islam kepada Rasulullah saw. dia langsung menghadap kepada Rasulullah saw. Pada masa Rasulullah saw. Ada seorang sahabat berkata: Apakah karena pada waktu itu jumlah kami sedikit? Beliau bersabda: Bahkan jumlah ka-mu pada waktu itu banyak. sudah tidak lagi disegani oleh orang-orang kafir dan orang-orang musyrik. Jika mereka mendengar perjuangan membela Rasulullah saw. bahkan sudah dijadikan bulanbulanan oleh mereka. orang tua mereka dan semua orang yang mereka cintai. adalah sangat mendalam. sebagai mana tukang-tukang makan mengepung ambeng mereka!. atau mem-bela agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah saw. maka harta ‫ة‬ benda yang dimilikinya diserahkan kepada Rasulullah saw. sudah diganti dengan kecintaan kepada duniawiyah..رواه أبو داود‬ ْ َْ َ Hampir saja para ummat mengepung kamu sekalian wahai ummat Islam. sebagaimana sabda Rasulullah saw.: . �?قال‬ َ َْ َ َ ََ َ َ َ َ َ َ ْ ْ ََ َ َ َ ْ َ َ ْ ٌْ ‫قائ�?ل : وم�?ن ق�?لة�? نحن�? يومئ�?ذ�?؟ قال : بل انت�?م يومئ�?ذ�? كث�?ير‬ َ َْ َ ْ َْ ْ َ َ َ َْ َ َْ ّ ْ َ ٌ َ ?�‫ولك�?نك�?م غ�?ثآء كغ�?ثآء�? السيل�? ولينز�?عن ال�? م�?ن ص�?د�?ور�? عد‬ َ ْ ْ َّ ْ َ ََ ّْ َ َ ٌ َ ْ ّ ََ ?�‫و�?ك�?م�? المهابة م�?نك�?م وليقذ�?�?ن ال�? �?�?ي ق�?ل�?وب�?ك�?م‬ ْ َّ ْ َ ََ ْ ْ ََ ََْ ّ ?�‫الوهن! �?قال قائ�?ل : يا رس�?ول ال�?، وما الوهن�?؟ قال : ح�?ب�? الد�?نيا وكراه‬ َ َ َ َْ ّ ّ َ َ ْ َْ ََ َْ َ َ ٌ َ َ ََ َ َْْ ‫. maka mereka menjadi ummat yang selalu kalah dalam berperang melawan orang-orang kafir dan orang-orang musyrik. jangankan harta mereka. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. anak mereka. Rasulullah saw. Demikianlah keadaan ummat Islam di seluruh dunia sekarang ini. ية�? الموت�? . untuk mati di medan laga. apakah wahan itu? Rasulullah bersabda: Cinta dunia dan benci mati. pernah bersabda: َ ََ ‫ي�?وش�?ك�? ال�?مم�? ان تداعى عليك�?م كما تداعى الكلة�? ا�?لى قصعت�?ها.

Inilah kunci ketiga dari kemenangan ummat Islam dalam setiap pertempuran. maka perbedaan pendapat yang tidak prinsip pun telah da-pat memecah belah dan menghancurkan persatuan dan kesatuan ummat Islam. orang tuanya dan manusia semuanya. Pada zaman Rasulullah saw. persatuan dan kesatuan ummat Islam adalah sangat ku-at sekali. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat keterangan-Nya supaya kamu mendapat petunjuk hidayah-Nya. Karena ter-dorong oleh sifat ambisi dan gila hormat serta ingin menang sendiri. yang tersebut dalam surat Ali Imran ayat 103: ?� ‫واعتصموا بحبل ال جميعا ول ت�?رقوا ، واذكروا نعمة ال عليكم إذ كنتم أعدآء �?أل�? بين قلوبكم‬ ‫أصبحتم بنعمته إخوانا، وكنتم على ش�?ا ح�?رة من النار �?أنقذكم منها، كذلك يبين ال لكم آياته لعلكم تهتدون‬ . maka menjadilah kamu dengan nikmat Allah itu orang-orang Islam yang bersaudara. sehingga daerah ummat Islam semakin luas. Padahal sekarang ini bangsa . Mereka tidak pernah menjadikan perbedaan tersebut sebagai alasan untuk bertengkar dan berpecah belah apalagi untuk berperang saudara. sehingga persatuan dan kesatuan dapat tetap terjaga dengan baik. Mereka benar-benar mentaati perintah Allah swt. ه�? وولد�?ه�? ووال�?د�?ه�? والناس�? اجمع�?ين‬ َْ َ ّ َ ََ ََ َ Tiadalah beriman salah seorang dari kamu sekalian. sebagaimana diisyaratkan oleh hadits Nabi saw. hartanya. penjarahan. anaknya. dan kenanglah nikmat Allah kepada kamu ketika kamu bermusuhmusuhan (semasa Jahiliyah dahulu). dan bahkan pembunuhan di mana-mana.?�‫ل ي�?ؤم�?ن�? أحد�?ك�?م حتى اك�?ون احب ا�?ليه�? م�?ن ن�?س�?ه�? ومال‬ ََ ْ َ ْ َْ ّ َََْ َ َّ ْ ََ ْ َ َْ ‫. Walaupun di antara para sahabat itu terdapat perbedaan-perbedaan pendapat. sudah diganti dengan kecintaan kepada dunia seperti sekarang ini. maka di negara Indo-nesia yang tercinta ini telah terjadi berbagai macam kerusuhan. dan ja-nganlah kamu bercerai-berai. sehingga aku lebih dicintai olehnya dari pada dirinya sendiri. Dan kamu dahulu telah berada di tepi jurang neraka (disebabkan kekufuran kamu semasa Jahiliyah). lalu Allah menyatukan di antara hati ka-mu (sehingga kamu bersatu padu dengan nikmat Islam). lalu Allah selamatkan kamu dari neraka itu (disebabkan nikmat Islam juga). Dan berpegang teguhlah kamu sekalian kepada tali Allah (agama Islam). namun perbedaan pendapat yang ada di antara mereka itu tidak pernah merusak persatuan dan kesatu-an mereka yang mereka manifestasikan dalam shalat berjama’ah lima waktu. Akan tetapi setelah ummat Islam sudah tidak lagi mau mentaati perintah Allah swt. tindakan kekerasan. Akan tetapi pada saat kecintaan ummat Islam kepada Nabi Muhammad saw. maka um-mat Islam selalu mengalami kekalahan dalam melawan musuh-musuh mereka. yang tersebut dalam surat Ali Imron ayat 103 di atas. Inilah kunci yang kedua dari kemenangan ummat Islam pada zaman Rasulullah dan pada zaman sahabat dalam berperang melawan musuh-musuh mereka. yang diriwayatkan oleh Abu Dawud di atas. Mereka saling menghormati perbedaan pendapat yang ada di antara mereka.

dan janganlah kamu berbantah-bantah (berteengkar). Akan tetapi jika untuk mencapai tujuan reformasi tersebut sudah kita hancurkan lebih dahulu persatuan dan kesatuan bangsa. perpecahan dan kehancuran. serta berkenan memaafkan segala dosa. mungkinkah tujuan reformasi secara total yang kita dambakan itu dapat terwujud? Lebih-lebih dalam menghadapi berbagai macam krisis yang dialami oleh bangsa Indonesia sekarang ini. berkenan menyelamatkan bangsa Indonesia dari pertikaian. kekurangan. kesalahan. dan semoga berkenan mengantarkan bangsa Indonesia mencapai cita-citanya yang menjadi tujuan refor-masi dengan aman dan selamat. dan bersabarlah (menghadapi segala kesukaran dengan cekal hati). Mudah-mudahan pelepasan . Lalu apa artinya latihan menahan diri dan menahan nafsu selama bulan Ramadlan jika setelah bulan Ramadlan kita tidak mampu mengamalkan hasil latihan tersebut dalam kehidupan sehari-hari? Marilah kita perhatikan firman Allah dalam surat Al Anfal ayat 46: ْ ‫واط�?يع�?وا ال ورس�?وله�? ول تنازع�?وا �?ت�?شل�?وا وتذهب ر�?يح�?ك�?م‬ ْ َ َ ْ ََ ْ َْ َ َ ْ َ ََ َ َ َْ ََ َ ْ ََ َْ ‫. sesungguhnya Allalh beserta orang-orang yang sabar. Akhirnya marilah kita memohon kepada Allah swt.واصب�?ر�?وا إ�?ن ال مع الصاب�?ر�?ين‬ ّ ََ َ ّ ْ ْ َ Dan taatlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya. dengan takbir dan tahmid. umat Islam melepaskan bulan Ramadan dan dengan takbir dan tahmid pula ia sambut 1 Syawal 1427 H.Indonesia sedang menginginkan keadaan dan tatanan dalam segala bidang yang lebih baik dari pada apa yang pernah kita alami dengan mengadakan reformasi. jika masing-masing kelompok masyarakat dari bangsa Indonesia tidak mampu menahan diri untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. kekhilafan dan kedhaliman kita sekalian bangsa Indonesia. kita bangsa Indonesia tidak akan mampu menanggulangi dan menyelesaikannya. semog Allah swt. Amin! Hikmah Idul Fitri ALLAHU Akbar. kalau tidak. niscaya kamu menjadi lemah semangat dan hilang ke-kuatan kamu.

tidak ikut shalat. Adapun untuk wanita haid dan nifas. Adalah Rasulullah SAW keluar bersama istri-istri dan putri-putrinya untuk melaksanakan shalat Idul Fitri dan mendengarkan khutbah (HR. jiwa. Seperti dilaporkan oleh Ummu Athiyah (HR. Begitu pula halnya orang – orang tua. Ibnu Majah & Baihaqi dan Ibnu Abbas). serta rezeki yang kita miliki telah dicuci pula dengan zakat. "Mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa" (QS [al-Hujurat] 49 : 3). cukup mendengarkan khutbah. Bukhori Muslim). . Idul Fitri merupakan momentum bagi manusia untuk langkah awal menuju kehidupan lebih baik. dan hati umat benar-benar telah terasah dengan amalamal kebajikan. Idul Fithri bagi kaum wanita dan anak-anak ? Sebagaimana halnya kamu pria. manusia yang taat pada takdir Allah meyakini tibanya kembali fitrah diri yang kerap diimajinasikan dengan ungkapan kala itu ba' terlahir kembali. ruh.bulan Ramadan dan penyambutan bulan Syawal terpenuhi makna dan arti kedua peristiwa yang terjadi dalam suasana bergembira. kaum wanita dan anak – anak pun disunnahkan menghadiri shalat Idul Fitri. Idul fitri adalah hari kemenangan besar yang mengembalikan manusia pada fitrahnya (kesucianya) dimana jiwa kembali bersih karena dibasuh dengan ibadah. Kembali kepada kesucian artinya dengan merayakan Idul Fitri ini kita mendeklarasikan kesucian kita dari berbagai dosa sebagai buah dari ibadah sepanjang bulan Ramadan. gadis-gadis perawan. Dan. Pada Idul Fitri inilah. fitrah dan saling memaafkan. wanita – wanita haid dan nifas. sehingga hati mereka yang merupakan wadah ketakwaan semakin terbuka lebar dan luas guna lebih mengembangkan dan meningkatkan kualitas takwa yang sudah diperoleh selama beribadah di bulan Ramadan. bila kita bersedia menerima fitrah yang ada di hari besar ini serta menerjemahkan dengan pikiran dan bahasa sederhana. Selama bulan Ramadhan.

bagi-Mu segala pujian dengan pengakuan akan keburukan dan kesadaran akan kelalaian. dari perang kecil (Badr) masih ada perang yang lebih besar untuk menegakkan agama yang benar. keberkahan dan kedamaian yang menyampaikan kami pada kemuliaan dan ridha-Mu. Yang lebih penting. Arti nasehat bukan sekadar membimbing dengan kata-kata. hingga masyarakat luas. Karuniakan kepada kami dengan segala kekurangan kami di bulan-Mu yang agung ini. sehingga pemberi nasihat mengantar orang yang dinasihati kepada suasana keterbukaan. Masih akan ada perjuangan yang harus dilalui sesudahnya. 1. tenggang rasa. barulah kemudian ke jenjang yang lebih besar yakni saudara. terimalah perbedaan itu sebagai rahmat dan tetap menjalin tali silaturahmi. rahmat. Ya Allah. serta insyaf bahwa kebutuhan manusia tidak dapat dipenuhi kecuali dengan bantuan orang lain. tetangga. Adapun mengenai perayaan Idul Fitri yang berbeda waktunya janganlah dijadikan perdebatan dan masalah besar. tetapi menunjukkan serta mendukung segala kebajikan dengan amal perbuatan. keluarga. semoga saja tak cuma simbol yang melekat pada diri kita selepas puasa sebulan penuh ini. . Sabda Rasul: Addinun Nashihhat. Maghfirah. Seperti yang pernah diisyaratkan Rasulullah seusai perang Badr di akhir Ramadhan.Memang Idul Fitri bukanlah suatu yang akhir. Hal ini kita mulai dari diri kita sendiri. Segala aspek kehidupan yang lurus yang kita jalani selama Ramadhan ini hendaknya menjadi titik tolak untuk melangkah ke depan. Bahwa. Beragama yang benar adalah nasihat menasihati.Dari lubuk hati kami penyesalan yang paling dalam dari lidah kami permohonan maaf yang paling tulus. Shalawat dan salam dari kami untuk Rasul yang agung dan keluarganya yang suci .Sebaliknya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H.Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. orang yang paling tinggi mendapat keuntungan dari sisi-Mu. Shalawat dan salam dari kami untuk Rasul yang agung dan keluarganya yang suci . 2. Apa saja dosa besar dan kecil yang kami lakukan di bulan yang mulia ini atau kedurhakaan atau kesalahan yang kami langgar dengan sengaja atau lupa. Lindungi kami dari segala musibah. Di Penghujung bulan yang agung ini. 3. Ampuni kami dengan ampunan-Mu. perbendaharaan-Mu tidak pernah menghilang. Mohon Maaf lahir dan batin. Pastikan bagi kami ampunan-Mu. Bantulah kami untuk beribadah kepada-Mu. tentu ia akan memcapai ridha-Mu dan meraih kasih-Mu. Semua yang agung kecil di hadapan-Mu Semua yang mulia hina di hadapan kemulian-Mu Kecewalah orang yang berangkat kepada selain-Mu . dengan berlalunya bulan yang mulia ini. menjaga diri dari dosa-dosanya dengan sebenarnya. Bimbinglah kami untuk mencintai Rasulullah saw dan keluarganya serta para kekasih-Mu. Bimbinglah kami untuk mentaati-Mu. doa ke 45. menegakkan hukum-hukumnya dengan sebenarnya. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. Karuniakan kepada kami anugrah-Mu yang berlipatganda karena anugrah-Mu tidak pernah berkurang. Mohon Maaf lahir dan batin. menjaga kehormatannya dengan sebenarnya. Ya Allah. (Iqtibas dan disarikan dari doa Imam Ali Zainal Abidin sa. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. Ya Allah. Sampaikan dengan sisa umur kami kepada bulan Ramadhan yang akan datang. Ya Allah. dan pemberian-Mu penuh kebahagiaan. 4. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. doa berpisah dengan bulan Ramadhan) 6. 5. mendekatkan diri kepada-Mu dengan sedekat-dekatnya. Lepaskan kami dari segala dosa kami Keluarkan kami dari segala kesalahan kami. Sayangi tangisan dan rintihan kami. Selamatkan kami dari siksa dan azab-Mu. Mohon Maaf lahir dan batin. Alirkan pada kami keberkahan dan kedamaian dari sisi-Mu. Selamatkan kami dari segala musibah Jadikan kami orang yang paling bahagia. Mohon Maaf lahir dan batin. Berilah kami yang seperti itu dari kekayaan-Mu. orang yang besar memperoleh bagian. Mohon Maaf lahir dan batin. orang yang memelihara bulan ini dengan sebenarnya. Shalawat dan salam untuk kekasih kami Rasulullah saw dan keluarganya. Maafkan kami dengan dengan maaf-Mu. Shalawat dan salam untuk kekasih kami Rasulullah saw dan keluarganya. Ash-Shahifah As-Sajjadiyah.

duhai Tuhanku. tak pernah Engkau tidak adil. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H.Rugilah orang yang menghadap kepada selain-Mu Lenyaplah orang yang tinggal bersama selain-Mu Malanglah orang yang memisahkan diri kecuali yang memisahkan diri pada karunia-Mu Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. 11. Dengarlah seruanku. Rizki-Mu selalu terbuka bagi orang yang menentang-Mu Santun-Mu diberikan kepada orang yang memusuhi-Mu Kebiasaan-Mu berbuat baik kepada para pedosa Tradisi-Mu membiarkan para pelanggar sehingga kesabaran-Mu menipu mereka untuk kembali kepada-Mu Pengabaian-Mu memalingkan mereka dari menghentikan dosa Shalawat dan salam untuk kekasihku Rasulullah saw dan keluarganya saw Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. Mohon Maaf lahir dan batin. Pintu-Mu terbuka bagi para perindu Anugrah-Mu disebarkan pada para peminta Pertolongan-Mu dekat dengan pemohon pertolongan Shalawat dan salam untuk kekasihku Rasulullah saw dan keluarganya saw Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. 12. 7. Mohon Maaf lahir dan batin. tak pernah Engkau berbuat zalim Karena kesadaran akan hukum-Mu. mohon kepada-Mu Sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya. Mohon Maaf lahir dan batin. Mohon Maaf lahir dan batin. Para pengharap tidak akan kecewa pada-Mu Para penghadap tidak akan putus asa atas pemberian-Mu Para pemohon ampunan tidak akan celaka dengan hukuman-Mu Shalawat dan salam untuk kekasihku Rasulullah saw dan keluarganya saw Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. Inilah aku. Mohon Maaf lahir dan batin. ijabahi . berangkat kepada-Mu untuk menemui-Mu. 9. Kebisuanku telah membuatku sedikit memuji-Mu Pengendalian diri telah membuatku tak berdaya untuk menyanjung-Mu Yang paling bisa kulakukan hanyalah pengakuan akan ketakmampuanku bukan karena keinginan. Betapa banyaknya orang bergerak dalam siksa-Mu Betapa lamanya ia mendatangi hukuman-Mu Betapa jauhnya tujuannya dari keselamatan Betapa putus asanya ia dapat keluar dengan mudah Karena keadilan ketentuan-Mu. tetapi karena kelemahan. 10. 8.

Dari sini penulis merasa perlu untuk me-reaktualisasi makna penyambutan datangnya hari raya Idul fitri itu sendiri. rasa kepekaan sosial semestinya harus lebih dititik beratkan. Ibadah lain yang turut mewarnai setiap datangnya hari raya Idul fitri adalah zakat fitrah. Saya yakin bahwa essensi Idul fitri itu sendiri bukan hanya sekedar media penumpahan rasa bahagia bersama anak cucu. eksistensinya terasa lebih sakral jika dibandingkan dengan Idul adha yang terjadi pada tanggal 10 Dzulhijjah. Akan tetapi lebih dari itu. Idul fitri yang dirayakan pada setiap tanggal 1 Syawal. kerabat. tentunya dengan beberapa syarat dan catatan yang dikupas secara detail dalam kajian fiqh. sebab seorang muslim yang memiliki kecukupan makanan pada hari itu diharuskan atasnya mengeluarkan zakat fitrah baik berupa bahan makanan pokok maupun berupa uang. pelaksanaannya tidak lain merupakan perpindahan harta yang dimiliki oleh kalangan orang-orang kaya ke tangan orang-orang yang tidak berdaya. menyantap ketupat serta aneka macam makanan dan minuman lainnya. atau teman-teman dekat dengan melaksanakan shalat Ied berjamaah di sebuah masjid atau lapangan. Untuk level tahunan kita pun mengenal Idul fitri dan Idul adha. sebuah hari raya dalam tarf mingguan. atau dengan kata lain perhatian kita pada realisasi zakat fitrah dan proses penyalurannya harus lebih ditonjolkan Sebab pengurangan penderitaan komunitas miskin akan dapat menghapus penyakit-penyakit antisosial di . Dalam Islam kita mengenal beberapa hari kebesaran. Zakat yang secara umum bisa kita artikan sebagai proses pemerataan kepemilikan ini. dalam satu minggu kita akan bertemu dengan hari Jum`at. berjabat tangan (ramah tamah). Sehingga dengan tibanya tanggal 1 Syawal kita seakan-akan merasakan sebuah kemenangan dalam mengendalikan hawa nafsu. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H. yang terkadang tanpa disadari maknanya telah dicupetkan oleh sebagian kalangan dan atau bahkan disalah artikan. Bagaimana tidak. jangan marahi aku dengan penolakan permohonanku. merupakan dua hari kebesaran level tahunan bagi komunitas muslim se-dunia. sebab jatuhnya Idul fitri tepat setelah satu bulan penuh kita melaksanakan ibadah puasa. jangan tutup hariku. Mohon Maaf lahir dan batin. kewajiban yang bersifat individual ini ikut menghiasi hari raya sebagai bentuk riil dari asas kebahagiaan bersama dalam ideologi Islam.doaku. Diantara hikmah disyari`atkannya zakat fitrah menjelang datangnya hari Idul fitri adalah agar dapat berbagi kebahagiaan antara sesama muslim dari kalangan mampu dan non mampu. Mengenai Ied yang pertama (Idul fitri) lumrahnya kita lebih perhatian dalam menyambut kedatangannya dan merasakan lebih semarak dalam setiap kali memperingatinya.

Realitas buruk ini tidak cukup dengan membiarkan mereka untuk membangun kembali keterpurukan politik dan ekonomi negaranya yang selama ini menjadi sumber utama kesengsaraan. Akankah fenomena kesengsaraan dan kematian akibat kelaparan yang setiap saat menghantui mereka menjadi sesuatu yang lumrah mengisi hari-hari kita. dan teman-teman dekat kalau mereka yang notebene saudara se-iman justru merasakan suasana kebalikannnya. Dari hadist ini saja sebenarnya dianggap cukup untuk mencambuk kepasifan kita dalam melihat realitas ketimpangan sosial dan kondisi tidak meratanya kesejahteraan dalam komunitas kaum muslim. maupun dikarenakan faktor minimnya sumberdaya manusia. mengapa pada kesempatan Idul fitri kali ini nurani kita tidak tergugah untuk melakukan sesuatu yang berarti bagi saudara-saudara se-iman yang hidup dalam belenggu kesengsaraan. dan juga mereduksi waktu terbuang (kekosongan) akibat dari konflik. kondisi jauh dari kesejahteraan menjadi topik utama dalam mengisi harian surat kabar dan layar televisi rumah kita. Justru adanya langkah nyata dari kita lah yang akan membantu mengeluarkan mereka dari belenggu kesengsaraan. Tengoklah misalnya di negara Afganisthan. Irak. sementara kita yang menjadi saudara se-imannya hanya sibuk dengan urusan pribadi bahkan dengan kebahagiaan nisbi dalam perayaanperayaan. Di berbagai media massa akan banyak kita temukan gambaran kesengsaraan mereka. Apakah kita rela kekufuran akan mengganti intisari keimanan mereka ? Bukankah Rasul Saw juga pernah bersabda bahwa “ orang yang tidak peduli dengan kondisi umat Islam maka dia tidak termasuk darinya “. Bukankah Rasul saw pernah mengingatkan umatnya akan efek dari sebuah kemiskinan. Para fuqaha (pakar hukum Islam) secara aklamasi telah menyepakati bahwa adalah fardlu kifayah (kewajiban kolektif) hukumnya bagi masyarakat muslim untuk memperhatikan kebutuhan-kebutuhan pokok orang miskin Kalau demikian adanya. tentunya dengan bantuan baik berupa moril maupun materil. . “ bahwa kemiskinan akan menjerumuskan seseorang ke dalam kekufuran “. Dan zakat fitrah adalah salah satu dari bentuk bantuan materil yang bisa kita salurkan kepada mereka. Di sisi lain komitmen Islam yang mendalam terhadap pesaudaraan dan keadilan menyebabkan konsep kesejahteraan bagi semua umat manusia sebagai suatu tujuan pokok Islam. efisiensi. karabat. Apalah artinya kalau kita berbahagia bersama anak cucu. Baik itu disebabkan oleh ketidak stabilan politik dan perekonomian. hingga sama sekali tidak membangkitan rasa peduli kita ? atau bahkan kita akan menganggapnya sebagai sebuah konsekuensi dari sikap dan perbuatan mereka dalam menjalani kehidupan berbangsa ? Sungguh sangat naif kalau dalam diri kita tersimpan sikap-sikap di atas. Di belahan bumi ini masih banyak kita temukan saudara-saudara se-iman yang hidup di bawah garis kemiskinan. dan Bosnia yang sampai saat ini rakyatnya terus dirundung ketidak jelasan nasib dan keburaman sosial yang diakibatkan tidak stabilnya kondisi politik dan ekonomi negara.antara mereka dan meningkatkan motivasi kerja.

sering melanggar peraturan dan larangan. makna Idul fitri bukan hanya “perayaanâ€‌ sepihak. Bagi mereka ini sudah sewajarnya melaksanakan Idul Fitri dengan penuh kegembiraan dan suka cita. Yang terpenting dalam merayakan hari raya adalah bagaimana mencapai status Idul Fitri dan bukan sebaliknya bagaimana cara agar dapat beridul fitri. telah terbebas dari berbagai noda dan coreng hitam selama ini. hari raya ini bukan milik segelintir orang saja akan tetapi kebahagiaan tersebut harus dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat muslim di seluruh penjuru dunia lintas profesi dan tingkat strata sosial. tidak berlebihan karena kegembiraannya sudah terkendali dengan mantap. sehingga kepentingan lahiriah baik itu berbentuk politik. setelah ramadan dan Idul Fitri berlalu shalatnya berjalan dengan baik dan lancar. Wajar karena mampu menunaikan kewajibannya sebulan penuh dengan berpuasa dan ibadah lainnya sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Baqarah 185. seusai ramadan mulai berdisiplin dan taat mematuhi semua peraturan yang ada serta menjauhi segala apa yang dilarang. Yakni sebelum ramadan datang shalat sering tertinggal. inilah hakikat sebuah hari raya dan bisa disebut hablumminallah wa habulumminannas. Idul ftiri yang berarti kembali kepada kesucian dan kebersihan (wedergeburd) berarti setiap kita sudah selesai menunaikan ibadah puasa Ramadan. Atau sebelum ramadan dan Idul Fitri tiba tidak berdisiplin. Wallahu A`lam MOMENTUM spiritual untuk memperkokoh kembali fondasi hubungan antara manusia dengan Sang Khalik dan antara manusia dengan manusia. Dengan keyakinan itulah mereka merayakan Idul Fitri dengan cara mengagungkan asma Allah. ekonomi maupun sosial budaya kontra pula dengan bisikan suara hati nurani. Mereka rayakan dengan suka ria. Mereka yang memperoleh predikat puasa yang mabrur dan mencapai status Idul Fitri akan tampak dari tingkah lakunya seusai bulan ramadan.Sekali lagi. Dengan kesadaran seperti itu maka kita akan mampu menaklukkan hawa nafsu. Mengapa mereka merasa bersuka cita? Karena mereka yakin akan mendapat ampunan dan balasan sesuai dengan makna Idul Fitri yaitu kembali kepada fitrahnya. Kita juga akan mampu melihat batas aturan dan larangan Allah. takbir dan tahmid sepanjang hari. Mereka yang memahami makna Idul Fitri sarat dengan kemanfaatan yaitu untuk . Setelah itu kita harus berusaha agar hidup ke depan selalu berada dalam kesucian baik lahir maupun batin. Setiap orang yang telah lulus dalam menempuh suatu ujian pasti timbul rasa bangga dan yakin akan menerima ganjaran yang setimpal yaitu keampunan dari Allah SWT.

sebagai suatu kemenangan dengan menjadi manusia suci dari segala noda dan dosa. Tidak mudah memang untuk mencapai hikmah puasa dengan hasil yang baik dan diterima oleh Allah SWT. dan yatim piatu. niscaya puasanya akan menutupi segala dosa-dosa yang telah lalu. .” Lewat hadist ini seyogianya kita dapat menghitung apakah sudah lengkap ibadah puasa ramadan kita. para fakir miskin. Sebagaimana diungkap oleh Ibnu Qoyyim. kita santuni anak-anak yatim piatu.bersyukur dan mempererat tali silaturahmi terhadap sanak keluarga dan handai tolan sesama muslim. Insya Allah. Hal ini penting karena hubungan sesama manusia yang menurut ajaran Islam diwajibkan selain hubungan dengan Allah SWT. akan tetapi hal ini sering kali dikalahkan oleh hawa nafsu yang mempengaruhi pada pemenuhan kepuasan diri dan tidak ada kepedulian kepada fakir miskin. Tentu kita semua mengharapkan puasa kita yang kita laksanakan dan segala amal ibadah kita di dalamnya akan diterima Allah SWT. akan tetapi Idul Fitri adalah milik orang-orang yang bertambah iman dan ketaatannya. Etika kemanusiaan ini memang selalu melekat dihati sanubari kita setiap muslim ketika merayakan Idul Fitri. kita distribusikan sebagian kelebihan rizki yang kita miliki. marilah kita bagi kebahagian ini kepada mereka-mereka yang memerlukan. Apabila sudah lengkap diharapkan kita akan terbebas dari dosa-dosa yang kita perbuat selama ini. kita bantu saudarasaudara kita yang tidak mampu. yang lemah dan yang kekurang. kaum dhu’afa. Dihari kemenangan ini. dan yatim piatu. Apabila kita lulus dari cobaan itu maka Allah SWT akan memberikan balasan yang setimpal sebagaimana hadist Rasulullah SAW berikut ini: “Barangsiapa berpuasa sebulan penuh dalam bulan ramadan dengan memelihara pribadinya dari segala yang membuat puasanya batal dan sia-sia.” Penampilan mewah pada Idul Fitri justru akan semakin melukai perasaan kaum dhu’afa (orang lemah). Dengan selesainya ibadah puasa dan melaksanakan Idul fitri hendaknya kita akan menerima tobat dan menerima kehidupan baru sehingga menjadi suci dan disenangi serta bermanfaat bagi banyak orang. “Idul Fitri bukannya milik orang-orang yang berpakaian baru. sehingga terhindar dari kesia-siaan. Untuk mencapainya perlu pengorbanan yang cukup berat di samping persyaratan-persyaratan lain yang harus dipatuhi utamanya menahan hawa nafsu. Tetapi sebaliknya makanakala puasa kita tidak atau kurang lengkap maka akan bertambah pula dosa-dosa kita.

infaq. Luber. masih banyak yang mau. kalau mau mati mah mati aja.” Lalu dengan perasaan sakit hati. Idul Fitri sudah berlalu.” Pak tua tadi semakin sedih. abang pergi aja duluan. Ada satu cerita yang menurut saya menarik sebagai hikmah idul fitri. Mau mati pake ngajak-ngajak lagi. Lebar (sesudah) maksudnya sesudah melaksanakan puasa. lupa akan segala penggemblengan selama sebulan (Ramadhan) lalu? Kembalikepada “rutinitas” dan kehidupan “normal” lagi? Sementara orang Jawa ada yang menggambarkan Lebaran dengan Lebar. aki-aki. dan shadaqah. dilecehkan dan menangis dia menemui istrinya yang ke-tiga. pererat tali silaturrahmi kita. Sebelum kita menghadap Yang Maha Kuasa. Selanjutnya. Mau nemenin abang gak neng?”. tapi kalau di negara kita tercinta ini. maksudnya berlimpahnya makanan. sakit-sakitan mulu. Idul Fitri tahun ini saya merenungkan kembali Firman Allah dalam surat Al A’la ayat 14 di atas bahwa di hari Idul Fitri ini kita sudah seharusnya mensucikan hati dan jiwa kita agar kita menjadi orang-orang yang beruntung. Alkisah ada seorang lelaki tua yang sudah sakit-sakitan dan ia merasa bahwa ia akan segera meninggal. Aki-aki tua tadi mengatakan hal yang sama. dan yatim piatu dengan memberikan haknya. serta tanamkan kasih sayang diantara kita. cantik. Gak percaya? Coba lihat aja entar. terhina. Kemudian dia menemui istrinya yang ke-empat. Kemudian dengan penuh harap dia menemui istrinya yang . Kata istri ketiganya: “Aduh bang. Biar ane jadi janda kembang deh. Lebaran bisa sampai satu bulan lho ! Coba aja ntar setiap kali kita ketemu atau telpon seseorang pasti minal aidin dulu. paling cantik. yang paling muda. yaitu berupa zakat. Sungguh rugi jika kita tidak mengadakan perbaikan. marilah kita rayakan Idul Fitri tahun ini dengan saling maaf dan memaafkan. Ane gak sudi nemenin aki-aki mati. Maap ya. kaum dhu’afa. Ane emang cinta sehidup. Labur.Orang yang berhasil dalam puasanya adalah orang yang bertambah nilai kebaikannya. Terus banyak rumah-rumah yang di labur (dicat) kembali. tapi tidak semati. masih banyak yang mau ngawinin ane. Ane masih muda. Terus sesudah ini apa? Sesudah kita “kembali fitri” mau ngapain lagi? Ngomongin orang lagi. dan itu berlangsung hinggaakhir Okotober. karena munculnya kepekaan dan kepeduliannya terhadap fakir miskin. meskipun mungkin belum begitu memerlukan. pokoknya top deh. Dia berkata: “Neng. biar kate udah tua. kayaknya abang udah mau dipanggil Allah nih. Dan Luber (berlimpah). Dengan lantang istri keempat ini berkata: “Eh.

dan karena jumlahnya kecil. hari perhitungan. jiwa kita. istri pertama tadi adalah ruh kita. dan kesenangankesenangan duniawi . Subhanallah. Tidak justru menimbulkan finah buat kita. Tidak ada yang kita bawa “pulang”. Tapi karena hal-hal yang bersifat duniawi. Dia juga mengatakan bahwa ia sudah hampir mati dan meminta bini ke tiga untuk menemaninya mati. memberikan bekal untuk “pulang”. menggunakan segala yang kita miliki di jalan Allah dengan ikhlas. Namun tidak ada satupun dari mereka yang akan menemani kita mati. berobat kesana kemari ngabisin duit kagak ada hasilnya. Dan istri keempat adalah harta. Kita masih mengingat sumbangan kita. Kakek-kakek tadi adalah diri kita sendiri . jabatan. Mau enggak nemenin gue mati?”. usia senja. Namun. tapi apakah semua kita lakukan dengan ikhlas? Sampai sekarang bahkan jumlah besar yang kita berikan itu masih kita ingat dengan jelas. Apa yang terjadi sungguh di luar dugaan. bukan dilakukan karena Allah. Dengan perasaan suka cita ia berkata: “Alhamdulillah. aye bersedia bang. Yang gelisah ketika menghadapi “saat-saat maghrib”. Mereka akan ada sepanjang kita hidup. Now what? Apa yang telah. sedang dan akan kita lakukan terhadap “istri-istri” kita? Sungguh beruntung jika kita dapat menggunakan semua hanya karena Allah sehingga memberikan sumbangsih. Istri kedua adalah badan kita. Karena. diri kita. hati kita. bersabar dan lebih mendekatkan diri kepada Allah.” Nah. Semua menjadi warisan kita yang sering kali jadi rebutan bagi anak cucu kita. siapakah orang tua yang beristri empat itu? Siapakah pula istri-istrinya? Itu semua adalah gambaran seorang manusia. Ia merasa tidak mempunyai bekal untuk kembali. marilah kita menyucikan hati kita. sering pula kita memberi pengemis dan orang-orang entah siapa sekedar seribu aatau limaratus rupiah. Istri ketiganyapun tidak mau. Sakit gak sembuh-sembuh. Istri ketiga adalah anak. Semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang beruntung. Lalu akhirnya dia menemui istrinya yang pertama. kita telah melupakannya sama sekali. . Diapun berujar: “Eh. Lalu. Semua tidak ada gunanya lagi. Namun. nek. Mungkin (Cuma mungkih lho) selama ini kita sudah banyak beramal. Udah mau mati. sedekah. udah nenek-nenek. Manusia yang menjadi gelisah karena takut menghadap sang Khaliq. Badan yang akan dikubur dan diziarahi keluarga kita nanti (kalau ada yang inget). Semua yang ia lakukan di dunia hingga menjelang ajal selama ini adalah penuh pamrih. yang sudah peot. yang akan menemani kita di alam kubur dan menghadapi yaumul hisab. Wallahu alam.ke-dua. istri dan seluruh kerabat handai tolan kita di dunia. selagi dalam suasana yang fitri nan indah ini. Diri kita ketika hendak menghadap Illahi Robbi. Dengan segenap hati ane nemenin dan ngikutin abang menghadap Yang Kuasa. nyumbang ke sana kemari. Ramadhan telah menjadi ajang pelatihan kita untuk ikhlas. gue kayaknya udah gak kuat nih. siapa tahu justru “modal” kita yang seribu rupiah itulah yang akan menyelamatkan kita karena keihlasan kita.

Kami ucapakan padanya salam bagimu wahai bulan Allah yang agung! Wahai hari raya para kekasih-Nya! Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. cucu Rasulullah saw. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu duhai Ramadhan. Untuknya kami punya janji yang dijaga.Ya Allah. bulan harapan didekatkan. kesucian yang dipelihara. Semoga mutiara hikmah ini lebih memperindah dan memberi makna SMS kita dalam ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mutiara Hikmah ini disarikan dari doa Imam Ali Zainal Abidin (sa). saat berpisah dengan bulan Ramadhan. selamat jalan duhai Ramadhan Selamat tinggal kepada dia yang menyedihkan perpisahannya. Mohon maaf lahir & batin Kedatanganmu membahagian kami Kepergianmu menyedihkan kami . dengan Ramadhan Selamatkan kami dari segala musibah dan penderitaan Bersihkan hati kami dengan maghfirah dan rahmat Mu Gantikanlah penderitaan kami dengan keindahan dan kekabahagiaan Ya Allah. yang merindukan kami kepergiannya. Wadâ’an Yâ Ramadhân. keberkahan dialirkan dosa-dosa dimaafkan. hak yang dipenuhi. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. amal disebarkan. Lepaskan kami dari segala dosa kami Keluarkan kami dari segala kesalahan kami Selamatkan kami dari segala musibah Jadikan kami orang yang paling bahagia orang yang mendapat keuntungan dari sisi-Mu Shalawat dan salam untuk kekasih kami Rasulullah SAW dan keluarganya Amien Ya Robbal alamin.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H.Denganmu Allah swt mengampuni dosa-dosa. bulan yang sejahtera segalanya duhai yang persahabatannya tidak dibenci duhai yang pergaulannya tidak tercela Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu. duhai bulan Ramadhan kekasih yang datang membuat gembira dan bahagia yang meninggalkan kesepian dan dukacita. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. tetangga yang bersamanya hati melembut dan dosa berkurang Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. bulan yang penuh berkah kau datang kepada kami membawa berkah dan kau bersihkan kami dari noda kesalahan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu. duhai bulan Ramadhan betapa banyaknya orang yang terbebas di dalammu betapa bahagianya orang yang menjaga kesucianmu betapa banyak dosa yang kau hapuskan betapa banyak aib yang kau tutupi Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. duhai bulan Ramadhan penolong yang membantu kami menghadapi setan yang memudahkan kami jalan-jalan kebaikan Selamat jalan. Mohon maaf lahir & batin . membuka semua pintu surga dan menutup semua pintu neraka. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu. duhai bulan Ramadhan Sahabat yang paling bernilai ketika dijumpai paling menyedihkan ketika ditinggalkan kekasih yang ditunggu. memaafkan segala kesalahan Mengalirkan keberkahan. yang menyedihkan perpisahannya Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. duhai bulan Ramadhan betapa banyak dosa yang kau hapuskan betapa banyak aib yang kau tutupi betapa panjang hari-harimu bagi pedosa betapa agung kamu bagi orang beriman. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu. duhai bulan kekasihku.

Mohon maaf lahir & batin Ya Allah Kausambut orang yang menentang-Mu dengan santun Kaubiarkan orang yang berbuat zalim pada dirinya Kautunggu mereka dengan sabar sampai kembali kepada-Mu Kautahan mereka untuk tidak segera bertaubat supaya yang binasa tidak binasa karena-Mu yang celaka tidak celaka karena nikmat-Mu Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. duhai bulan Ramadhan duhai yang dicari sebelum waktunya duhai yang ditangisi sebelum kepergiannya Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir & batin . duhai bulan Ramadhan betapa banyak kejelekan dipalingkan karenamu betapa banyak kebaikan dilimpahkan kepada kami karenamu Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir & batin Ya Allah. Mohon maaf lahir & batin Ya Allah. bagi-Mu segala pujian dengan pengakuan akan keburukan dan kesadaran akan kelalaian bagi-Mu dari lubuk hati kami penyesalan yang paling dalam dari lidah kami permohonan maaf yang paling tulus Berilah kami pahala dengan segala kekurangan yang menimpa kami di bulan ini pahala yang menyampaikan pada kemuliaan yang diharapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu. bulanmu yang mulia meninggalkan kami Anugerah-Mu permulaan.Salam bagimu. ampunan-Mu kebaikan siksa-Mu keadilan dan ketentuan-Mu sebaik-baiknya pilihan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. kami pecinta bulan Ramadhan Dengannya Kau muliakan kami Kau untungkan kami ketika orang durhaka tidak mengetahui waktunya ketika orang celaka dijauhkan dari keutamaannya Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir & batin Ya Allah. Mohon maaf lahir & batin Salam bagimu dan bagi malam Al-Qadar yang lebih baik dari seribu bulan betapa senangnya kami kepadamu kemarin betapa rindunya kami kepadamu esok kini keutamaanmu ditepiskan dari kami keberkahan dilepaskan dari kami Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H.

dengan berlalunya bulan ini lepaskan kami dari kesalahan kami dengan keluarnya bulan ini keluarkan kami dari kesalahan kami Jadikan kami dengan bulan ini orang yang paling bahagia orang yang besar memperoleh bagian orang yang paling tinggi mendapat keuntungan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. dengan berlalunya bulan yang mulia ini Ampuni dosa-dosa kami Ampuni ayah dan ibu kami dan kaum mukmini dari dahulu hingga hari kiamat wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. Mohon maaf lahir & batin Ya Allah. .Ya Allah. teriring shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya Selamatkan kami dari bencana berkat bulan Ramadhan Berkahi kami pada hari raya kami dan saat berbuka kami Jadikanlah ia hari yang terbaik yang melewati kami yang paling dapat menarik ampunan-Mu yang paling cepat menghapus dosaku Ampuni dosa-dosa kami yang tampak dan tersembunyi. Mohon maaf lahir & batin Doa ini secara lengkap sedang dirapikan teks arabnya dan dilengkapi bacaan teks latin. Mohon maaf lahir & batin Ya Allah. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. insya Allah kalau sudah rampung akan segera diinformasikan.