UNIVERSITAS KRISTEN PETRA FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI JURUSAN ILMU KOMUNIKASI BIDANG STUDI KOMUNIKASI MASSA DESKRIPSI MATERI

Novak : Mata Kuliah : MANAJEMEN PRODUKSI SIARAN TV (TV PRODUCTION MANAGEMENT) Beban Kredit : 3 (tiga) SKS Prasyarat : DESKRIPSI DOSEN PENGAMPU Dosen Ruang Kerja Telepon E-mail : Buyung Asmono Pribadi (TVRI Surabaya) : TVRI Surabaya : 081 3301289934 :

DESKRIPSI PERKULIAHAN Membahas mengenai prinsip dan teori manajemen produksi program TV. Materi pembahasan meliputi praktik manajemen sumber daya yang meliputi organisasi dan kinerja tim produksi, rencana pembiayaan, strategi promosi dan pemasaran, serta distribusi dan kerjasama dengan stasiun TV. KOMPETENSI YANG AKAN DICAPAI Kompetensi (akademik) yang hendak dicapai melalui perkuliahan ini adalah: 1. Pengetahuan dan wawasan mengenai kemampuan manajerial produksi TV sesuai yang ada dalam dunia pertelevisian dapat membuat mahasiswa menjadi tenaga kerja penyiaran yang profesional 2. Penguasaan akan konsep strategi manajemen produksi siaran TV sehingga memiliki kemampuan untuk merancang manajemen produksi siaran TV yang baik dan berdaya saing. MATERI POKOK Materi-materi pokok yang disajikan dalam perkuliahan ini adalah: 1. Pengetahuan dan konsep dasar manajemen produksi siaran TV terkini yang menjadi pondasi bagi mahasiswa untuk merancang sebuah program acara TV yang berkualitas

pengintrepetasian materi (Misal:Menjelaskan . Berkarier di Bidang Broadcasting. Knowledge Proses mengingat materi yang dipelajari sebelumnya.Bogor Selatan:Ghalia Indonesia. Menjadi Sutradara Televisi dengan Single dan Multi Camera. Pengetahuan dan pelatihan kemampuan mahasiswa dalam memformulasikan Standard Operation Procedure (SOP) dan strategi dalam produksi siaran TV TUJUAN Perkuliahan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar : 1. 2005. Yogyakarta:Media Presindo. Mufid.2003. 2006. Television Production Handbook 5th Edition. Suprapto. Muhamad. Jakarta: Prenada Media. Deddy Iskandar. New York: Billboard Books.2. EVALUASI Taksonomi Bloom Dalam melaksanakan evaluasi proses pencapaian tujuan pendidikan. yaitu: 1. Goodeough. Produksi Acara Televisi. This Business of Television 3rd edition. Herbert. Bandung :PT. Yogyakarta: Duta Wacana University Press. Literatur Referensi : Blumenthal. Mengenal dan menguasai konsep dasar manajemen produksi dalam dunia penyiaran TV sehingga dapat memudahkan mahasiswa untuk menguasai aktivitas penyiaran secara keseluruhan. 2. mencakup penerjemahan materi dari bentuk satu ke bentuk lainnya (misal:dari kata ke angka). Tommy Suprapto. Remaja Rosdakarya. Gramedia Widiasarana Indonesia. LITERATUR Literatur Utama : Morissan. 2004. 2. 1994. Jurnalistik Televisi. Naratama. MS. Muda. Darwanto Sastro. 2004. 1992. 2006. Comprehension Kemampuan untuk menangkap makna dari materi yang dipelajari. Zettl. Jakarta: PT. deskripsikan. 1956) yang terdiri atas enam tataran. Memiliki kesempatan untuk berpikir kreatif dalam memformulasikan suatu program TV sehingga membuat mahasiswa tidak hanya mahir dalam praktik melainkan juga mahir dalam program planning. Howard J dan Oliver R. Subroto. Contoh pertanyaan : Definisikan. Komunikasi dan Regulasi Penyiaran. California: Wadsworth. perkuliahan ini akan menggunakan Taksonomi Bloom (Benjamin Bloom. tersebar dari fakta spesifik hingga teori yang lengkap. Jurnalistik Televisi Mutakhir.

novel. Analysis Kemampuan untuk menjabarkan materi ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil. hukum dan teori. Hasil pembelajaran pada tataran ini merupakan yang tertinggi dari hirarkhi kognitif karena mengandung elemen dari seluruh tataran lainnya ditambah kemampuan mengambil keputusan . sepsifik. puisi. metoda. jika…? 4. bagaimana Anda bisa mengetahuinya? • Dapatkah Anda membangun sebuah cara baru? • Buatlah … • Apa yang akan Anda lakukan jika …? 6. dibutuhkan kemampuan yang tinggi untuk memahami isis (content) dan struktur (structural form) dari materi yang dipelajari. artikan 3. Pilihan keputusan harus berbasis pada kriteria yang pasti (misal:relevansi terhadap tujuan) dan mahasiswa dapat menggunakan kriteria yang ada atau menetapkan sendiri kriteria tersebut. Application Kemampuan untuk menggunakan materi dalam situasi baru dan konkret mencakup penerapan aturan (rules). Secara prinsip. Contoh pertanyaan: • Jika tidak ada orang lain yang tahu. Hasil pembelajaran pada tataran ini menekankan pada perilaku kreatif dengan penekanan utama pada pembentukan pola atau struktur baru. analisa hubungan antar bagian dan pengenalan terhadap prinsip organisasi yang terlibat di dalamnya. Evaluation Memperhatikan kemampuan penulis memutuskan nilai dari materi pembelajaran (misal:pernyataan. bias dan prejudis dari penulis buku tersebut? • Apakah yang perlu Anda ketahui agar yakin atas kebenarannya? • Apakah alurnya logis? • Manakah yang fakta dan mana yang opini? 5. laporan penelitian) untuk sebuah tujuan tertentu (sesuai kriteria penilaian). prinsip. perencanaan operasi (misal:proposal penelitian) atau serangkaian hubungan abstrak (misal:skema untuk mengklasifikasi informasi). Termasuk di dalamnya adalah membuat komunikasi yang unik (misal:tema atau pidato). Synthesis Kemampuan untuk menempatkan bagian demi bagian secara bersama agar dapat menyajikan sesuatu yang sama sekali baru. sehingga struktur aslinya dapat lebih dipahami. konsep. Termasuk di dalamnya adalah identifikasi bagian. Contoh pertanyaan: • Apakah tujuan.atau merangkum) dan menduga kecenderungan masa depan (Misal: Memprediksi konsekuensi atau dampak) Contoh pertanyaan: Jelaskan. simpulkan. buktikan. Contoh pertanyaan: • Jika Anda tahu A dan B. bagaimana Anda menentukan C? • Alasan lain apakah yang mungkin muncul? • Apa yang akan terjadi.

UAS : 10% : 10% : 15% (untuk 3 tugas @ 5%) : 10% : 25% : 30% Nilai akhir mahasiswa bergantung pada hasil total evaluasi tersebut di atas. Nilai 5 (lima) persen untuk partisipasi mahasiswa diberikan sebagai berikut: . Memenuhi kriteria 1-2 perolehan nilai “B” sebagaimana keterangan di atas 2. Kehadiran Mengingat materi perkuliahan yang berkesinambungan dan membutuhkan partisipasi aktif para peserta baik individual maupun kelompok. tes 1. tes 2. Memperoleh nilai total minimal 56 (lima puluh enam) pada skala 100 2. Memperoleh nilai rata-rata minimal “A” untuk tes 1. maka kehadiran mahasiswa dalam setiap pertemuan sangatlah penting. tes 1. Contoh pertanyaan: • Kebijakan mana yang akan menghasilkan kebaikan terbesar bagi jumlah terbanyak? • Dengan alasan apa Anda lebih memilih …? • Buku mana yang menurut Anda memiliki nilai lebih baik? • Kajilah gagasan tersebut dari sudut pandang biaya dan kesanggupannya untuk diterima komunitas. UTS. Kehadiran 5. Komposisi Nilai 1. dan tugas akhir semester. Tidak ada tugas lain untuk memperbaiki nilai yang diperoleh dari total evaluasi dan tidak ada tugas. Tes – 2 3. Memperoleh kriteria perolehan nilai “C” sebagaimana keterangan di atas 2. UTS dan tugas akhir semester Untuk memperoleh nilai “B” 1. Tugas 4. UTS 6. Memperleh nilai rata-rata minimal “C” untuk tugas. maupun ujian susulan. Untuk memperoleh nilai “C” 1. Tes – 1 2. tes 2.secara sadar (conscious value judgement) berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan secara jernih. tes 2. UTS dan tugas akhir semester Untuk memperoleh nilai “A” 1. Memperleh nilai rata-rata minimal “B” untuk tugas. tes.

UAS : • Materi UAS berasal dari topik pertemuan pertama hingga 14. 2. Tugas Jenis dan bentuk tugas akan diumumkan lebih lanjut di hadapan kelas. maka mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti aktivitas perkuliahan. • Bentuk soal akan dibicarakan dalam perkuliahan menjelang UTS. UTS dan UAS Tes -1 • Ditujukan untuk menguji pemahaman mahasiswa atas konsep dan teori yang telah dipelajari. UTS : • Materi UTS berasal dari topik pertemuan pertama sampai dengan ke 7 (tujuh). Tes -2 • Ditujukan untuk menguji kemampuan mahasiswa atas konsep dan teori dengan membuat suatu karya. • Diadakan sebelum UTS dengan materi dari topik pertemuan pertama hingga pertemuan ke 5 (lima). PERATURAN KELAS 1. Jika mahasiswa datang lebih dari waktu yang telah ditentukan.Jumlah Ketidakhadiran (Absen) 0 kali 1 kali 2 kali 3 kali 4 kali 5 kali Nilai Kehadiran 5% 4% 3% 2% 1% 0 % dan tidak boleh mengikuti UAS Tes. • Diadakan sebelum UAS dengan materi yang berasal dari topik pertemuan 8 sampai dengan pertemuan ke 12. Toleransi keterlambatan untuk mahasiswa adalah 30 menit dari jadwal perkuliahan. Setiap mahasiswa menyerahkan tugas secara individu. Mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti aktivitas perkuliahan apabila tidak berpakaian sebagaimana ketentuan perkuliahan yang berlaku di UK. Tugas dapat dikerjakan secara individual atau kelompok yang terdiri atas 4 (empat) atau 5 (lima) mahasiswa. Mahasiswa tidak diperkenankan membuat keributan selama perkuliahan berlangsung. • Bentuk soal akan dibicarakan dalam perkuliahan menjelang UAS. . 4. kecuali tugas yang diumumkan agar penyerahannya per kelompok. Mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti UAS jika kehadiran kurang dari 75% pertemuan mata kuliah.Petra. 3.

5. apabila tidak mengikuti tata tertib selama ujian yang berlaku di Jurusan Ilmu Komunikasi. . Mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti UTS dan UAS.

2 2 Manajemen 3 3 Organisasi manajemen TV Memahami • konsep manajemen dunia penyiaran Mengenal dan • memahami arus kerja di stasiun TV • • • Konsep Konsep 4 4 Industri TV Memahami akan • keberadaan dan • posisi industri TV saat ini di mata pekerja TV dan masyarakat Konsep .MATERI PERKULIAHAN WAKTU N SE BULA O TGL SI N 1 1 ENTRY SKILL TUJUAN MATERI PERKULIAHAN PENILAIAN KOMPETEN PEMBELAJARA SI BENTU KRITERI BOBO BAHAN KAJIAN N DI LUAR K A T KELAS • Seminar Bacaan: [intro]. Proses penyiaran • Produk penyiaran • Program acara Seminar Bacaan:Menajemen Definisi produksi siaran TV manajemen produksi siaran TV Seminar Bacaan: Organisasi Dasar manajemen TV pembentukan struktur organisasi Struktus perusahaan Sturktus divisi pemberitaan Struktur divisi produksi Awal industri TV Seminar Bacaan: Industri TV Perkembangan industri TV Konsep Pengenalan Mengenal dan dunia memahami penyiaran kondisi dunia penyiaran.

5 5 Tim produksi Mengenal dan • program memahami peran siaran TV dan tanggung jawab dalam tim produksi TES-1 Run down Mengenal. TV Formulasi . memahami dan mampu untuk menyusun run down Para pelaksana Seminar Bacaan: Tim produksi siaran TV produksi dan tanggung jawabnya Materi Pertemuan 1-5 Format Peaks and Valley Menyusun run down Membaca run down Seminar Bacaan: Run down Konsep 6 7 6 7 Konsep 10% Konsep • • • 8 8 Audiens Mengenal definisi • audiens dan • ragamnya secara tepat sehingga dapat mengetahui target acara secara tepat Seminar Bacaan: Audiens Jenis audiens Target audiens Konsep 9 10 *** 9 UJIAN TENGAH SEMESTER Manajemen Mengenal dan Tahapan SOP dalam proses memahami SOP Siaran TV produksi TV Siaran TV sehingga dapat menghasilkan menyusun SOP enyiaran TV yang berkualitas Materi Pertemuan 1–8 Konsep 25% Seminar Bacaan: SOP Siaran Konsep.

Set up & produksi program TV Formulasi rehearsal Peranan manajemen Seminar Bacaan: Proses Konsep.11 9 12 10 13 11 Manajemen Mengenal dan dalam proses memahami produksi TV proses produksi program TV secara benar sehingga dapat menghasilkan sajian penyiaran TV yang berkualitas Manajemen Mengenal dan dalam proses memahami produksi TV proses produksi program TV secara benar sehingga dapat menghasilkan sajian penyiaran TV yang berkualitas Manajemen Mengenal dan dalam proses memahami produksi TV proses produksi program TV secara benar sehingga dapat menghasilkan sajian penyiaran TV yang berkualitas Hubungan Kerja Pre Seminar Bacaan: Proses Konsep. Production. Formulasi 5% 5% . dalam tahap postproduksi program TV Formulasi produksi program siaran TV 14 13 15 14 TES-2 TES-2 Konsep. dalam tahap produksi program TV Formulasi produksi program siaran TV Peranan manajemen Seminar Bacaan: Proses Konsep. Formulasi Konsep.

30% POINTS OF DISCUSSION • Standard Operation Procedure (SOP) siaran TV • Run Down • Proses produksi program TV • Audiens Beberapa contoh pertanyaan: 1. komprehensif dan evaluasi. formulasi strategi. Apakah aspek yang terpenting dalam manajemen produksi siaran TV? .16 *** UJIAN AKHIR SEMESTER Bahan semua (sesi Konsep. Apakah tahapan dalam SOP siaran TV dapat dilakukan secara tidak berurutan? 2. 1-14) proses. berpikir sistemik. Mengapa manajemen produksi siaran TV diperlukan? 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful