P. 1
Electroplating

Electroplating

|Views: 1,897|Likes:
Published by Zacky Husada Achmad

More info:

Published by: Zacky Husada Achmad on Oct 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2013

pdf

text

original

TUGAS KIMIA

PELAPISAN

Disusun oleh:

Ahmad Zakky Husada 1105 1342 8040

Jurusan teknik mesin Fakultas Teknik Univarsitas Negeri Malang 2011-2012
1

Oleh karena itu segala saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat kami harapkan dari semua pihak sebagai acuan penyusun guna memperbaiki penyusunan makalah di masa mendatang. Dalam penulisan laporan ini penyusun menyadari bahwa isi laporan ini banyak yang kurang dan jauh dari kesempurnaan. apabila dalam penyusunan makalah ini masih banyak kata-kata yang kurang sempurna. Oleh karena itu penyusun mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada pihak-pihak yang telah membantu.14 september 2011 Penyusun 2 . Akhir kata penyusun mengucapkan permohonan maaf. Penyusun berharap makalah ini bisa memberikan manfaat yang sangat berguna khususnya bagi penyusun sendiri maupun bagi semua yang membaca makalah ini. Malang.Puji syukur saya panjatkan atas kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyesaikan makalah ini. Dalam menyelesaikan makalah ini banyak pihak yang membantu untuk berpartisipasi dan memberikan dorongan baik moril maupun materil..KATA PENGANTAR Alhamdulillah….

..…..…... ELECTROPLATING o PENGERTIAN ELEKTROPLATING………………………………………. o PROSES PERSIAPAN ELEKTROPLATING…………………….. o RUMUSAN MASALAH………………………………………………………....….….. o SKEMA PROSES ELEKTRO PLATING……………………………………..  LARUTAN SIANIDA……………………………………………….….....……..……  LARUTAN PYROPHOSPHATE…………………………………..DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL………………………………………………………………….. o TUJUAN………………………………………………………………………. o JENIS-JENIS PROSES ELEKTROPLATING………………………………. 1 2 3 4 4 4 5 5 6 7 7 8 8 8 9 10 12 13 13 14 14 14 3 . o PRINSIP DASAR ELECTROPLATING………………………..……. PENDAHULUAN o LATAR BELAKANG…………………………………………………………. o TUJUAN ELECTROPLATING………………………………………………..………… o FAKTOR LAIN YANG MEMPENGARUHI ELEKTROPLATING………. ELEKTROPLATING TEMBAGA………………………………………………….. KATA PENGANTAR………………………………………………………………… DAFTAR ISI…………………………………………………………………………....... o MANFAAT PELAPISAN TEMBAGA……………………………………….. PENUTUP……………………………………………………………………………….. KESIMPULAN…………………………………………………………………………. o PERALATAN ELEKTROPLATING……………………………….…….. o LARUTAN ELEKTROLIT  LARUTAN ASAM……………………………………………………......  LARUTAN ASAM FLUOBAORAT………………………………….

3. kursi lipat. Komponen dan aksesori kendaraan bermotor. Pelapisan nikel dan khrom umumnya ditujukan untuk menjadikan benda mempunyai permukaan lebih keras dan mengkilap selain juga sebagai perlindungan terhadap korosi. jam tagan. dan berbagai alat-alat industri dilakukan pengerjaan akhir melalui proses elektroplating. Elektroplating (electroplating) atau lapis listrik atau penyepuhan merupakan salah satu proses pelapisan bahan padat dengan lapisan logam menggunakan bantuan arus listrik melalui suatu elektrolit. berbagai alat perkantoran. 3. aksesori mebel. aksesori rumah tangga. 4. Pembaca dapat mengetahui peralatan dan proses elektroplating 4 . Pembaca dapat mengerti apa kelebihan dan fungsi electroplating tembaga. alat-alat pertanian. Perumusan masalah 1. Apakah electroplating? Bagaimana electroplating tembaga? Apa saja peralatan electroplating? Bagaimana proses electroplating? Tujuan 1. Elektroplating ditujukan untuk berbagai keperluan mulai dari perlindungan terhadap karat seperti pada pelapisan seng pada besi baja yang digunakan untuk berbagai keperluan bahan bangunan dan konstruksi. Pembaca dapat mengetahui apa yang di namakan electroplating.Pendahuluan Latar Belakang Kehidupan masyarakat modern tidak bisa terlepas dari benda-benda yang dibuat dengan proses elektroplating. 2. 2.

tembaga. Anoda. dengan menggunakan bantuan arus listrik dan senyawa kimia tertentu guna memindahkan partikel logam pelapis ke material yang hendak dilapis. Dalam penelitian tahun 2004. Karena itu. proses electroplating dikategorikan sebagai proses pengerjaan akhir (metal finishing). yang kedua melindungi logam dari korosi. Adapun dalam sifat mekanik. Katoda. Gambar 1. larutan elektrolit. dilakukan oleh Tadashi Doi dan Kazunari Mizumoto. Penggunaan lapisan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan kegunaan masing-masing material. Ketiga istilah tersebut digunakan seluruh literatur yang berhubungan dengan pelapisan material khususnya logam dan diilustrasikan seperti pada Gambar 1. mekanik. brass. yaitu untuk meningkatkan sifat teknis/mekanis dari suatu logam. Proses electroplating mengubah sifat fisik. nikel dan krom. electroplating dapat diartikan sebagai proses pelapisan logam. • Anoda adalah terminal positif. emas. katoda. Salah satu contoh perubahan fisik ketika material dilapis dengan nikel adalah bertambahnya daya tahan material tersebut terhadap korosi. Secara sederhana. Anoda dalam larutan elektrolit ada yang larut dan ada yang tidak. mereka menemukan larutan baru (elektrolisis) yang dinamakan larutan citrate ( kekerasan deposit mencapai 440 VHN ). Perbedaan utama dari pelapisan tersebut selain anoda yang digunakan adalah larutan elektrolisisnya. dan sifat teknologi suatu material.Electroplating Pengertian Dalam teknologi pengerjaan logam. serta bertambahnya kapasitas konduktifitasnya. dan ketiga memperindah tampilan (decorative) Prinsip Dasar Electroplating Kita mengenal istilah anoda. Pelapisan logam dapat berupa lapis seng (zink). perak. terjadi perubahan kekuatan tarik maupun tekan dari suatu material sesudah mengalami pelapisan dibandingkan sebelumnya. galvanis. dan Elektrolit 5 . dihubungkan dengan kutub positif dari sumber arus listrik. tujuan pelapisan logam tidak luput dari tiga hal.

Ion logam diperoleh dari elektrolit maupun berasal dari pelarutan anoda logam di dalam elektrolit. dihubungkan dengan kutub negatif dari sumber arus listrik. maka perlu kita ketahui skema proses electroplating tersebut. • Elektrolit berupa larutan yang molekulnya dapat larut dalam air dan terurai menjadi partikel-partikel yang bermuatan positf atau negatif. Skema Proses Electroplating Perpindahan ion logam dengan bantuan arus listrik melalui larutan elektrolit sehinnga ion logam mengendap pada benda padat yang akan dilapisi. Pengendapan terjadi pada benda kerja yang berlaku sebagai katoda. Gambar 4. sedangkan anoda yang larut berfungsi selain penghantar arus listrik. • Katoda dapat diartikan sebagai benda kerja yang akan dilapisi. juga sebagai bahan baku pelapis. Karena electroplating adalah suatu proses yang menghasilkan lapisan tipis logam di atas permukaan logam lainnya dengan cara elektrolisis..Anoda yang tidak larut berfungsi sebagai penghantar arus listrik saja.3 Skema proses electroplating Reaksi kimia yang terjadi pada proses electroplating seperti yang terlihat pada Pada KATODA Pembentukan lapisan Nikel Ni2+ (aq) + 2e →Ni (s) Pembentukan gas Hidrogen 2H+ (aq) + 2e →H2 (g) Reduksi oksigen terlarut ½ O2 (g) + 2H + →H2O (l) 6 .

pelapisan tembaga 4). ion-ion logam akan menuju permukaan katoda dan menangkap electron dari katoda. setelah ion-ion mengalami discharge menjadi atom-atom kemudian akan menempatkan diri pada permukaan katoda dengan mula-mula menyesuaikan mengikuti susunan atom dari material katoda. pelapian timbale 8). pelapisan emas 10). sambil mendeposisikan diri di permukaan katoda. Dengan gaya dorong beda potensial listrik dan dibantu oleh reaksi-reaksi kimia. Tujuan Pelapisan (Coating): • Meningkatkan ketahanan terhadap korosi • Meningkatkan ketahanan aus • Meningkatkan tampak rupa Jenis-jenis proses pelapisan listrik (Elektroplating). pelapisan khrom 6). pelapisan cadmium 2). terbentuk daerah Electrical Double Layer (EDL) yang bertindak seperti lapisan dielektrik. pelapisan rodium 11). antara lain: 1). pelapisan seng 3). pelapisan timah 7). Adanya lapisan EDL memberi beban tambahan bagi ion-ion untuk menembusnya. pelapisan perak 9). pelapisan nikel 5). pelapisan logam pada plastik 7 . Di dekat permukaan katoda. pelapisan brons 13). Dalam kondisi equilibrium. pelapisan kuningan 12).Pada ANODA Pembentukan gas oksigen H2O (l) →4H + (aq) + O2 (g) + 4e Oksidasi gas Hidrogen H2 (g) →2H+(aq) + 2eMekanisme terjadinya pelapisan logam adalah dimulai dari dikelilinginya ion-ion logam oleh molekul-molekul pelarut yang mengalami polarisai.

8 . Mempunyai sifat tahan karat. Manfaat Lapisan tembaga: • Sebagai lapisan antara. • Sebagai lapisan dekoratif. • Sebagai pelindung terhadap pengaruh electromagnetic. Asam nitrat (HNO3). • Sebagai lapisan tahan korosi. Secara kimiawi perbedaan yang menyolok dari kedua larutan itu adalah bahwa larutan asam berisi ion-ion yang lebih sederhana dibandingkan larutan sianida yang berisi ion-ion yang kompleks. Mempunyai daya hantar listrik yang tinggi. Namun saat ini yang sering dipakai adalah asam sulfat dan asam fluoborat.ELEKTROPLATING TEMBAGA Tembaga banyak digunakan sebagai bahan pelapis karena mempunyai beberapa sifat yang menguntungkan : 1. yaitu : 1. 3. diantaranya Asam asetat. 4. Beberapa asam telah pernah dicoba dan berhasil. 4. • Sebagai cetakan dalam proses electroforming. Larutan Asam Beberapa asam yang dapat membentuk garam tembaga yang mampu larut adalah jenis asam yang dapat digunakan dalam pelapisan. Asam fluoborat (H3BO3). Menambah kuatnya lapisan yang dilakukan di atasnya. karena sifat ini banyak pelapisan lain dilakukan setelah logam dasar dilapisi dengan tembaga. Asam chlorat (HCl). 1. Dalam pelapisan tembaga digunakan bermacam-macan larutan elektrolit. • Sebagai pencegah thermal shock. Larutan asam Larutan sianida Larutan fluoborat Larutan pyrophosphate Dari empat macam larutan di atas yang paling banyak digunakan adalah larutan asam dan larutan sianida. • Sebagai lapisan penghantar listrik (sirkuit elektronik). 3. Asam sulfat (H2SO4). 2. sehingga tidak retak apabila dibengkokan. • Sebagai stop-offs dalam proses perlakuan panas. 2. Asam fluosilikat. Ulet.

Maksudnya adalah setelah dilakukan pelapisan tembaga kemudian dilakukan pelapisan lain seperti nikel dan sebagainya. Pemberian bahan-bahan tambahan Anoda yang digunakan dalam larutan asam biasanya adalah tembaga anoda hasil pengerlan. Kadang anoda timah hitam tidak dapat larut juga digunakan tapi kondisi larutan harus selalu diatur dan selalu diremajakan. Dengan menggunakan larutan asam maka proses pelapisan dilakukan pada suhu ruangan dan rapat arus 7 – 17 Ampere per desimeter persegi. Memperendah suhu larutan dalam operasi pelapisan 5. Mempertinggi rapat arus 4.Cu SO4.Cooper sulfat (kristal) : 150 –250 gram/liter .H2 SO4 : 45 – 75 ml/l Pembuatan larutan ini adalah pada tangki keramik atau plastik. Larutan asam fluobaorat dengan prosentase bahan kimia sebagai berikut : Komposisi 1 : (tiap liter air) . Pertama kali air disiapkan dalam tangki baru kemudian copper sulfat dan asam sulfat. Pengadukan lebih perlahan dan terus menerus 6.Asam borat : 20 – 25 gram/liter Komposisi 2 : (tiap liter air) . Rapat arus pada anoda kurang lebih sama dengan rapat arus pada katoda. Mempertinggi konsentrasi asam 3. Kadang sifat hasil lapisan yang lunak dan buram tidak menjadi masalah selama lapisan tembaga hanya digunakan sebagai lapisan pertama. Larutan asam lain yang sering digunakan adalah: 2.Asam sulfat : 45 – 100 ml/l Dalam hal lain prosentase bahan kimia dibuat seperti berikut : . terutama asam sulfat harus dilakukan sedikit demi sedikit supaya tidak timbul panas yang berlebihan.Asam fluoborat : 15 – 30 gram/liter . 5H2O : 200 – 250 gram/liter .Copper fluoborat : 225 – 450 gram/liter . Untuk memperkeras serta memperhalus hasil pelapisan. Merendahkan konsentrasi tembaga (copper) dalam larutan 2.H3BO3 : 20 – 25 gram/liter 9 . tapi kadang juga digunakan tembaga anoda hasil penuangan yang berbentuk lembaga. Larutan asam Sulfat : Komposisi untuk tiap liter air : . dilakukan beberapa cara : 1.Cu (BF4)2 : 330 –360 gram/liter .HBF4 : 20 – 25 gram/liter . Penambahan bahan kimia.

Operasi pelapisan ini dikenal dengan nama Copper-strike. Pengaruh dari sianida bebas dalam larutan dapat diuraikan sebagai berikut : 1. Bila sianida bebas terlalu sedikit maka akan terjadi polarisasi pada anoda. 3. 3. Dan ketiga jenis larutan terebut bisa digunakan untuk tiga macam pelapisan : 1. Larutan sianida tembaga berefisiensi tinggi Ketiga jenis larutan di atas mempunyai persamaan yaitu berisi copper sianida dan sodium atau potassium sianida. Pelapisan dilakukan sebentar saja dan yang penting terdapat selapis tipis tembaga.Persiapan Katoda (benda kerja) dalam penggunaan larutan asam Dalam larutan asam maka tembaga tidak dapat langsung menempel atau melapis katoda (benda kerja) yang terbuat dari bahan-bahan tertentu seperti nikel. Tembaga akan terlapis pada katoda (benda kerja) begitu arus dialirkan tapi tidak akan menempel dengan hanya pencelupan saja seperti yang terjadi jika menggunakan larutan asam. Karena itu setelah benda kerja dibersihkan dari karat. Larutan yang digunakan adalah campuran antara copper cyanide. Pelapisan persiapan (strike-plating). Lautan sianida tembaga biasa 2. namun bila terlalu banyak akan sulit mengontrolnya sehingga harus ditentukan prosentase maksimun yang boleh ada. Pada saat benda kerja dari besi dicelupkan ke dalam larutan asam maka akan langsung terlapis oleh tembaga. Pelapisan pengikat/dasar. 3. tapi lapisan ini tidak melekat kuat dan dapat dihapus dengan mudah. sodium carbonate dan air. karena tembaga bersifat mulia dalam larutan asam. Larutan Sianida Tembaga Biasa Komposisi tiap liter air : . minyak dan kotoran lain maka benda kerja dilapis tembaga pada larutan sianida. sodium cyanide. 2. Lapisan tipis tembaga pada benda kerja sering digunakan sebagai lapisan pengikat pelapis diatasnya. 2. Semakin banyak sianida bebas akan membantu pengiriman ion dari anoda. Larutan sianida yang digunakan dalam pelapisan tembaga terbagi atas tiga jenis : 1. 4. lapisan akan melapis permukaannya dan akhirnya anoda tidak akan mensuplai ion ke katoda.Na2 CO3 : 15 – 60 gram/liter 10 . besi atau seng. Proses pelapisan tipis tembaga ini seperti yang telah disebutkan sebelumnya disebut copper-strike. Pelapisan dengan menggunakan larutan sianida tembaga biasa mempunyai hasil lapisan yang tipis dan tidak mampu membentuk lapisan tebal. Larutan sianida Rochelle 3.Cu CN : 19 –26 gram/liter . a. Bila ditambah sianida bebas maka efisiensi katoda akan turun. Larutan Sianida Dengan menggunakan larutan sianida maka pelapisan tembaga dapat dilakukan secara langsung dalam larutan tersebut. Untuk mendapatkan lapisan yang lebih tebal dicapai oleh larutan sianida yang berefiensi tinggi. Persamaan reaksi kimia dalam pelapisan yang menggunakan larutan sianida adalah sebagai berikut : 2 Na CN + Cu CN Na2Cu (CN)3 Dari reaksi tersebut dapat diasumsikan bahwa dua molekul sodium-sianida bereaksi dengan satu molekul copper-sianida akan terbentuk sebuah molekul yang mengandung sianida bebas. Bila larutan tidak mengandung sianida bebas maka akan diperoleh efisiensi katoda yang tinggi.Free Na CN : 5 – 10 gram/liter . free sodium cyianida. Pelapisan akhir.

5 m/menit Pembuatan larutan tembaga sianida dilakukan pada tangki keramik atau plastik tahan bahan kimia. Anoda yang digunakan dapat anoda yang dirol atau dilunakkan.pH : 12.Rochelle Salt : 30 – 60 gram/liter .Kondisi Operasi : .Suhu : 70o –90o C .8 gram/liter Kondisi Operasi : .Rapat Arus : 7 – 25 A/dm2 c.1 – 18.Sodium Sianida : 100 –170 gram/liter . sianida bebas sedikit dan rapat arus tinggi.Copper Sianida : 90 – 150 gram/liter .Suhu : 50o – 70o C . Larutan Sianida Tembaga Berefisiensi Tinggi : Komposisi untuk tiap liter air : .Rapat Arus : 3 – 32 A/dm2 .2 .7 gram/liter .Rapat Arus : 4 – 7 A/dm2 Larutan tersebut sering digunakan untuk copper-strike karena kemampuan melapis yang tipis.Sodium Hidroksida : 22. tapi paling baik adalah jenis elektrolit anoda.Free Sodium Sianida : 3.pH : 11 – 12.75 – 11.Copper Sianida : 19 – 45 gram/liter .5 gram/liter . Karena itu pengaturan ketiga variabel tersebut sangat penting supaya anoda tidak terpolarisasi.8 . Anoda akan terpolarisasi (yang menghambat proses pelapisan) jika suhu terlalu rendah.Free Sodium Sianida : 15 – 30 gram/liter Komposisi Operasi : . kemudian copper sianida dan bisa dilanjutkan dengan bahan kimia yang lain.2 – 12.2 – 1.Suhu : 30o – 50o C . b.Brightener (pengkilap) : 11.5 – 37. 11 .Sodium Sianida : 26 – 53 gram/liter . Larutan Sianida Tembaga Rochelle : Komposisi untuk tiap liter air : .Sodium Karbonat : 15 – 60 gram/liter . Pertama kali yang dicampur dengan air adalah sodium sianida. Sebab bila menggunakan tangki baja kemungkinan akan terbentuk senyawa ferro-sianida yang dapat mencemarkan larutan. 25 gram/liter .Kecepatan pengadukan katoda : 1 . namun tetap lebih baik menggunakan tangki keramik atau plastik.Antipit Agent : 1. Sebenarnya tangki baja tahan karat dapat digunakan.

rapat arus anoda dipertahankan antara 2-4 A/dm2. Batasan konsentrasi & kondisi operasi pada eletroplating Cu dalam larutan copper pyrophosphate 12 . Larutan pyrophosphate  Jenis larutan alkalin pyrophosphate digunakan untuk aplikasi dilapisan dekoratif termasuk pelapisan pada plastik papan sirkuit elektronik.  Karakteristik larutan jenis ini adalah diantara larutan sianid dan jenis asam (lebih mendekati larutan sianid jenis efisiensi tinggi).  Larutan ini dapat dioperasikan pada pH netral.  Pada jenis larutan pyrophosphate.  Lapisan yang dihasilkan semi mengkilat.  Efisiensi katoda hampir 100%.4. dan pada lapisan stop-off.

 Larutan asam yang umumnya digunakan adalah : 1. minyak. 3.Dengan cara elektro (electrolitic degreasing).Dilakukan pengerjaan lanjut seperti dipasifkan/diberi lapis pelindung chromat (Chromating). Rak Sebagai tempat untuk menggantung benda kerja dan penghantar arus listrik pada benda kerja. 2. Pencucian dengan Asam (pickling)  Tujuan : Untuk membersihkan permukaan benda kerja dari okksida atau karat secara kimia melalui perendaman. Pencucian lemak (degreasing) •Tujuan : Untuk membersihkan benda kerja dari lemak atau minyak yang menempel.Dibilas dan dikeringkan . Barrel Tempat untuk menampung benda kerja yang akan dilapis dan sebagai agitasi larutan. Proses persiapan elektroplating :  Pembersihan secara mekanik Tujuan : -Menghilangkan Goresan dan Geram (menggunkan mesin gerinda/mesin vibrator) -Menghaluskan Permukaan (dengan proses buffing) Pembersihan dan pencucian dengan pelarut Tujuan : Membersihkan lemak. • Pencucian digolongkan dalam dua cara : 1.Dengan cara biasa (alkalin degreasing). benda kerja direndam dalam larutan alkalin dalam keadaan panas selama 5-10 menit.Peralatan elektroplating : 1. 4.Asam sulfat (H2SO4) 3. 13      . 5. 2. Pemanas (heater) Sebagai pemanas larutan electrolit untuk mendapatkan lapisan yang diinginkan.Asam chlorid (HCl) 2. Rectifier Sebagai sumber arus searah (DC) dan penurun tegangan.Asam sulfat dan asam fluorid (HF) Proses Lapis Listrik Proses pengerjaan akhir Benda kerja yang telah dilakukan proses lapis listrik selanjutnya akan : .larutan pencuci dan air pembilas. Bak Pelapisan Sebagai penampung larutan electrolit. geram dan kotoran-kotoran lainnya dengan pelarut organik.

antara lain dari:  benda kerja selesai proses cleaner sehingga membentuk silikat pada larutan  anoda yang terkorosi  pengotor sulfida dari bendakerja yang larut  material organik yang terbawa dan tidak larut dalam air  karbonat yang terbawa dan tidak larut dalam air  oli  partikel halus ataupun debu Kemurnian air yang digunakan.Mempunyai daya hantar listrik yang tinggi.karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.44 g/L (0. magnesium.tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahan. Kesimpulan Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa: Elektroplating adalah proses pelapisan logam dengan menggunakan bantuan arus listrik.Mempunyai sifat tahan karat. Elktroplating tembaga sangat sering digunakan karena dapat menambah kuatnya lapisan yang dilakukan di atasnya.5 (besi tidak dapat mengendap). Penutup Demikian yang dapat saya paparkan mengenai pelapisan yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini. dan besi yang mengendap pada larutan dan material organik dapat menyebabkan pitting pada lapisan. Penulis banyak berharap para pembaca memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi punulis pada khususnya para pembaca pada umumnya 14 . Electroplating sangat dibutuhkan karena untuk memperkuat mencegah terjadinya korosi dan memperindah tampilan logam.  Klorida diatas 0.  Besi yang terlarut dalam air dapat menyebabkan lapisan menjadi kasar pada diatas 3.  Calcium.05 oz/gal) dapat menyebabkan pembentukan lapisan yang tidak rata (globular). sehingga tidak retak apabila dibengkokan.Ulet.Faktor lain yang mempengaruhi kualitas pelapisan tembaga: Pengotor yang menyebabkan kasarnya lapisan tembaga yang dihasilkan.

. Scribd. Ir. MT. Teknik Metalurgi – UNJANI. Teknik Metalurgi – UNJANI.. Teknik Metalurgi – UNJANI. “PERALATAN PROSES ELEKTROPLATING” Abrianto Akuan.Daftar pustaka “DASAR-DASAR PROSES ELEKTROPLATING” Abrianto Akuan.. MT.com proses elektro kimia 15 . “PROSES ELEKTROPLATING TEMBAGA” Abrianto Akuan. MT. Ir. Ir.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->