P. 1
Proposal Skripsi

Proposal Skripsi

|Views: 5,390|Likes:
Published by Putra Garuda

More info:

Published by: Putra Garuda on Oct 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.Latar Belakang
  • 2 UOB BUANA Deliquent dan Recovery 150
  • 3.Batasan Masalah
  • 4.1. Tujuan
  • 4.2. Manfaat
  • 5.1. Lokasi dan Waktu Penelitan
  • 5.2. Jenis-jenis Data
  • 5.3. Teknik Pengumpulan Data
  • 6.1. Pengertian Sistem
  • 6.2. Pengertian Informasi
  • 6.3. Pengertian Sistem Informasi
  • 6.4. Pengertian Penagihan
  • 6.5. Pengertian Kartu
  • 6.6. Pengertian Kredit
  • 6.7. Pengertian Kartu Kredit
  • 6.8. Pengertian Nasabah
  • 6.9. Pengertian Borland Delphi
  • 6.10. Pengertian SQL Server
  • 7.1. Data Flow Diagram
  • 7.2. Entity Relationship Diagram
  • 7.3.1 Tahap Pengembangan Sistem
  • 7.3.2 Rancangan Sistem
  • 8.Rancangan Tabel
  • 9.Sistematika Penulisan
  • 10.1 Studi Kelayakan Operasional
  • 10.2 Studi Kelayakan Teknis
  • 10.3 Studi Kelayakan Ekonomis

1 Proposal Skripsi Sistem Informasi Penagihan Kartu Kredit Nasabah Pada PT.

Buana Arga Palembang Menggunakan Borland Delphi 2007 dan SQL Server 2008

1.

Latar Belakang Perkembangan yang begitu signifikan selama beberapa dasarwasa menjelang dimulainya abad ke-21 ditandai dengan semakin pentingnya informasi dan pengolahan data di dalam banyak aspek kehidupan manusia. Dengan tersedianya berbagai bentuk media informasi, kini masyarakat memiliki pilihan yang lebih banyak untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Kemajuan teknologi informasi seolah-olah membuat semua orang dapat mengetahui apa saja yang ingin mereka ketahui dengan cepat. Sementara itu seiring dengan lajunya gerak pembangunan, organisasi-organisasi publik maupun swasta semakin banyak yang mampu memanfaatkan teknologi informasi baru yang dapat menunjang efektivitas, produktivitas dan efesiensi mereka. Adanya perkembangan yang cukup mengagumkan dalam bidang teknologi informasi saat ini. Pengaruhnya pun begitu besar dalam berbagai segi kehidupan, baik secara individual maupun institusional. Pada level institusi atau organisasi perkembangan teknologi informasi tidak hanya berpengaruh pada bidang komunikasi namun juga pada segi pembuatan keputusan melalui otomatis dan kecepatan dalam pengolahan data yang pada tahap selanjutnya akan berpengaruh pada pelayanan. 1

2 PT. Buana Arga adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa penagihan kartu kredit, terhadap nasabah-nasabah yang tidak melakukan kewajibannya. PT. Buana Arga sendiri berdiri sudah lebih dari 5 tahun, sejak tahun 2004 dengan jumlah kolektor saat itu hanya 5 orang dan 1 admin. Dengan seiring berjalannya waktu PT. Buana Arga terus berkembang dan sekarang telah membuka 5 cabang di kota besar, seperti Jakarta, Medan, Pekanbaru, Jambi dan Batam dan Palembang sendiri adalah kantor pusat. Kini Kolektor telah mencapai 20 orang lebih di masing-masing kota. Banyak bank yang menaruh kepercayaan dan kerjasama dengan PT. Buana Arga, adapun daftar bank yang kasusnya ditangani langsung oleh PT. Buana Arga, dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 1 Daftar nama Bank yang bekerjasama dengan PT. Buana Arga Palembang No 1 2 3 4 5 Nama Bank CIMB NIAGA UOB BUANA DANAMON BUKOPIN BII Handle Bucked Deliquent Deliquent dan Recovery Deliquent dan Recovery Recovery Deliquent Jumlah Billing 250 150 115 132 50

Sumber : PT. Buana Arga Palembang November 2010

Sistem informasi pada PT. Buana Arga telah menggunakan sistem komputerisasi dengan menggunakan aplikasi program Microsoft Word dan

3 Microsoft Excel, tetapi kedua aplikasi tersebut belum dimaksimalkan sehingga masih ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara manual seperti kegiatan pengisian hasil kunjungan (visit report) kolektor, pencatatan control kwitansi atau pencatatan payment kolektor. Berdasarkan dari tabel 1 di atas, dapat dijelaskan bahwa pada bulan November 2010 PT. Buana Arga menerima 697 Billing (berkas tagihan nasabah) yang harus di tangani kasusnya. Dengan jumlah Billing yang cukup banyak, maka di butuhkan sebuah aplikasi yang dapat memaksimalkan kegiatan administrasi agar menghasilkan informasi yang cepat dan akurat dan agar tidak menumpuknya arsip-arsip yang suatu saat pasti di butuhkan oleh Direktur ataupun pihak Bank. Masalah yang sering dihadapi adalah pada saat penginputan data billing, ini disebabkan oleh Bank yang biasanya mengirimkan billing tagihannya pada saat yang bersamaan di awal bulan, sehingga mengalami penumpukan dalam pembuatan database untuk masing-masing bank. Berdasarkan uraian dan penjelasan yang ada, maka penulis tertarik untuk mengambil judul “Sistem Informasi Penagihan Kartu Kredit Nasabah Pada PT. Buana Arga Palembang Menggunakan Borland Delphi 2007 dan SQL Server 2008”

2.

Perumusan Masalah

4 Berdasarkan uraian diatas serta penelitian yang penulis lakukan pada PT. Buana Arga Palembang maka penulis merumuskan masalah yang ada yaitu : “Bagaimana membuat sistem informasi penagihan kartu kredit nasabah dengan menggunakan Borland Delphi 2007 dan SQL Server 2008 ? ”. 3. Batasan Masalah Penelitian akan lebih terarah dan tidak menyimpang dari permasalahan maka Penulis membatasi permasalahan yang akan dibahas mengenai Sistem Informasi Penagihan Kartu Kredit Nasabah Pada PT. Buana Arga Palembang Menggunakan Borland Delphi 2007 dan SQL Server 2008 yang terdiri dari : data Kolektor, data admin, data nasabah, data kartu kredit, data Billing, data visit report, data payment, data surat tugas, data serah terima Billing, data Billing handle, data janji bayar nasabah (PTP), data invoice (hasil penagihan), data kwitansi, dan data reconcile kwitansi pembayaran. Sedangkan laporan yang akan dihasilkan adalah laporan data Kolektor, laporan data admin, laporan data nasabah, laporan data kartu kredit, laporan data Billing, laporan serah terima Billing, laporan surat tugas, laporan data visit report (hasil kunjungan Kolektor), laporan data janji bayar nasabah (PTP), laporan data Billing handle, laporan data payment, laporan invoice bersih, laporan kwitansi serta laporan data reconcile kwitansi pembayaran.

4.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

5. 3. terutama mengenai perancangan sistem basis data dan pemrograman sekaligus menambah pengetahuan penulis dalam merancang sistem informasi penagihan kartu kredit nasabah beberapa Bank yang kasusnya di tangani oleh PT. Bagi Penulis Untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang telah didapat oleh penulis selama kuliah. 4. Metodologi Penelitan . Buana Arga Palembang. Manfaat 1. Buana Arga Palembang Bagi PT. Bagi Akademik Dapat digunakan sebagai acuan atau bahan perbandingan dalam menyusun penelitan dan sebagai penunjang untuk menambah pengetahuan.1.2. Tujuan Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui suatu sistem informasi penagihan kartu kredit nasabah pada PT. 2.5 4. Bagi PT. Buana Arga Palembang Menggunakan Borland Delphi 2007 dan SQL Server 2008. Buana Arga Palembang diharapkan dengan rancangan sistem yang baru ini dapat memberikan solusi dari permasalahan yang selama ini ada.

dan datanya berupa data-data hasil wawancara yang datanya dapat mendukung sistem informasi penagihan kartu kredit nasabah pada PT. Buana Arga Palembang yang beralamatkan di Komplek Kencana Damai Blok F No. Data Sekunder Menurut Sarwono (2006:11). Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa data primer dalam penelitian ini adalah data yang didapatkan penulis langsung dari Pimpinan. Buana Arga. Lokasi dan Waktu Penelitan Lokasi penelitian di PT.1. data primer adalah yang berasal dari sumber asli atau pertama. Kolektor. Jenis-jenis Data Penyusunan skripsi ini menggunakan beberapa jenis data. Data Primer Menurut Sarwono (2006:8).2. Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa data sekunder dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari PT. Admin Bank bersangkutan. 2. Kepala Administrasi. . 5.6 5. adapun jenis data yang dipakai adalah sebagai berikut : 1. data sekunder adalah data yang sudah tersedia sehingga kita hanya tinggal mencari dan mengumpulkannya. Dan waktu penelitian dari November sampai dengan Desember 2010. 21 Sukamaju Sako.

dan data yang lainnya. 2. data payment nasabah.7 Buana Arga Palembang yang berupa data kolektor. data janji bayar nasabah (PTP). data kunjungan kolektor (visit report). data Billing. Kepala Administrasi. Penulis melakukan wawancara secara langsung pada Direktur Utama PT. artinya pertanyaan jawaban diberikan oleh yang diwawancara. data Billing handle. Buana Arga.3. Buana Arga Palembang. dengan disertai pencatatan-pencatatan terhadap keadaan atau perilaku objek sasaran. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam penyusunan skripsi ini adalah sebagai berikut : 1. Penulis melakukan observasi secara langsung untuk memperoleh data-data yang diperlukan guna kepentingan pengembangan sistem informasi penagihan kartu kredit nasabah pada PT. wawancara adalah teknik pengumpulan data melalui proses Tanya jawab lisan yang berlangsung satu arah. Observasi Menurut Fahtoni (2008:104). data invoice (hasil penagihan). Wawancara Menurut Fahtoni (2008:105). Koordinasi Lapangan . 5. observasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui suatu pengamatan.

6. . Buana Arga Palembang. Kolektor dan adminitrasi Bank bersangkutan (wawancara via phnone). Menurut Wahyono (2004:12). kelompok atau komponen sistem dengan fungsi tertentu. beberapa elemen dapat digabung menjadi satu unit. sistem adalah sekumpulan elemen yang dipadukan untuk mencapai satu atau lebih tujuan bersama. Landasan Teori 6. Menurut Kristanto (2008:1). sistem adalah kesatuan elemen yang memiliki keterkaitan. sasaran atau akhir dari sebuah sistem. untuk memperoleh data-data yang diperlukan guna kepentingan pengembangan sistem informasi penagihan kartu kredit PT. Menurut Hendrayudi (2008:194).1. sistem merupakan suatu group dari elemen-elemen baik yang berbentuk fisik maupun non-fisik yang menunjukkan suatu kumpulan saling berhubungan di antaranya dan berinteraksi bersama-sama menuju satu atau lebih tujuan. suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan. Pengertian Sistem Menurut Rochim (2002:3). berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.8 (Korlap).

informasi adalah data yang sudah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi pengguna. Menurut Kusrini dan Koniyo (2007:7).2.9 Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah suatu kumpulan atau himpunan dari unsure elemen atau komponen yang saling berintekasi. memahaminya. informasi menyandang arti manfaat. menyebarkannya. Menurut Kristanto (2008:7). menggunakannya. untuk mendapatkannya. informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang. Menurut Rochim (2002:3). informasi mengandung makna usaha. 6. yang bermanfaat dalam pengambalian keputusan saat ini atau mendukung sumber informasi. artinya saling bekerjasama membentuk satu kesatuan. . bila kita bisa memanfaatkannya. Pengertian Informasi Menurut Fatta (2007:9). menyimpannya dan memadukannya dengan informasi lain menjadi suatu bentuk informasi baru. informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerima.

mengaktifkan. memproses. Menurut Rochim (2002:3). 6. mengumpulkan (atau mendapatkan). berupa nilai yang dapat dipahami didalam keputusan sekarang maupun masa depan. sistem informasi adalah kesatuan elemen informasi. memelihara dan memanfaatkan informasi. sistem informasi adalah suatu cara tertentu untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh organisasi untuk beroperasi dengan cara yang sukses dan untuk organisasi bisnis dengan cara yang menguntungkan. dan mendistribusikan informasi . Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa informasi adalah data yang telah diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi penggunanya itu sendiri.10 Menurut Wahyono (2004:3).3. menyimpan. Pengertian Sistem Informasi Menurut Kusrini dan Koniyo (2007:9). menangani. Menurut Kenneth dan Jane (2008:15). Menurut Wahyono (2004:17). sistem informasi adalah sekumpulan komponen yang saling berhubungan. sistem informasi adalah sebuah sistem yang terdiri atas rangkaian subsistem informasi terhadap pengolahan data untuk menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan. informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata. termasuk cara merancang.

pembuatan. . 6. Pengertian Kartu Menurut Isyono (2006:262). Penagihan adalah meminta atau memperingatkan kepada orang yang punya hutang untuk membayar hutangnya. Berdasarkan definsi diatas dapat ditarik simpulan bahwa sistem informasi adalah sebuah sistem yang terdiri atas rangkaian subsistem informasi yang bekerja untuk mengolah data menjadi sebuah informasi.11 untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi. Penagihan adalah proses. menuntut agar melaksanakan janji (pernyataan dsb). cara menagih. tuntutan supaya memenuhi janji. 6. permintaan (peringatan dan sebagainya) supaya membayar hutang dan sebagainya. memperingatkan atau mendesak agar membayar iuran tersebut. Pengertian Penagihan Menurut Muda (2006:512). Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa penagihan adalah suatu hal yang dilakukan untuk memberi peringatan kepada orang agar membayar hutang atau memenuhi perjanjian yang telah ditetapkan sebelumnya.5.4. kartu adalah kertas persegi panjang yang agak tebal digunakan untuk berbagai keperluan. Menurut Daryanto (1998:532).

Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu.org/wiki/kartu) Kartu adalah alat yang digunakan untuk penggunaan informasi yang mudah dibawa kemana-mana. 6. Menurut Fahmi (2010:3). informasi yang berbeda pada kartu berupa informasi identitas diri. Pengertian Kredit Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat di persamakan dengan itu. berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjaman meminjam antara bank dan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga. umumnya terbuat dari kertas tebal atau plastik. imbalan atau pembagian hasil keuntungan. ( Undang-undang Perbankan Nomor 10 tahun 1998 ). berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga. (http://id. Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kredit adalah penyediaan tagihan atau uang yang sudah di dasari oleh kesepakatan pinjam meminjam dengan bank atau pihak lain yang mempunyai kewajiban .wikipedia.12 Kartu adalah sebuah objek kecil tipis datar.6.

pemegang berhak dalam mendapatkan uang sesuai dengan yang dikeluarkan Bank atas kesepakatan bersama dan pemegang kartu juga berkewajiban membayar atas seluruh atau sebagian uang tersebut baik secara pelunasan maupun dengan cara di cicil. Pengertian Kartu Kredit Menurut Kasmir (1998:338). Kartu kredit diberikan kepada nasabah untuk dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran di berbagai tempat seperti supermarket. (http://kartukreditmu. hotel dan tempattempat lain. Kartu kredit adalah suatu hal yang berharga dikeluarkan oleh suatu instansi atau Bank tersendiri untuk dipergunakan oleh perorangan/nasabah. 6.wordpress.php?kk-creditcard).or.id/info. Kartu kredit merupakan kartu yang dikeluarkan oleh bank atau lembaga non bank. maka pembayaran dapat di lakukan cukup dengan menggunakan kartu tersebut.com/2010/09/27/penawaran-jasapenyelesaian -permasalahan-semua-kartu-kredit-kita-macet/) . Kartu kredit adalah fasilitas yang mengeluarkan untuk perbankan untuk melakukan pembayaran tanpa perlu menggunakan uang cash.total. (http://www. sehingga jika dilakukan transaksi.7. pasar swalayan. yang mana isinya bisa memberikan hak dan kewajiban bagi pemegang kartu tersebut yaitu.13 untuk melunasi hutangnya dengan jumlah bunga setelah jangka waktu yang telah di tentukan.

Nasabah adalah orang yang bisa berhubungan dengan atau menjadi pelanggan bank (dalam hal keuangan). nasabah disebut juga debitur adalah pihak yang mendapatkan pinjaman dari kreditor. dan wajib bagi nasabah untuk membayar atas semua uang dengan cara pelunasan atau cicilan.8. Pengertian Borland Delphi .blogspot. nasabah adalah orang yang menjadi pelanggan. 6.com/2010/04/pelayanan-nasabah. Pengertian Nasabah Menurut Ismail (2010:190).9. (menabung dsb) di bank.html). Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa nasabah adalah orang yang menjadi pelanggan bank yang mempunyai rekening simpanan dan pinjaman. orang yang menjadi tanggungan asuransi. (http://wandah.14 Berdasarkan definsi diatas dapat disimpulkan bahwa kartu kredit adalah suatu benda berharga yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah untuk digunakan sebagai alat pembayaran tanpa menggunakan uang cash. Menurut Indrawan (2008:353). 6. orang yang menjadi tanggungan asuransi.

Sedangkan bahasa pemrograman secara singkat dapat disebut sebagai sekumpulan teks yang mempunyai arti tertentu dan disusun dengan aturan tertentu serta untuk menjalankan tugas tertentu. kemampuan Delphi adalah menyediakan komponen-komponen dan bahasa pemrograman yang andal. Deplhi menyediakan fasilitas pemrograman yang sangat lengkap. Untuk mempermudah pemrograman dan membuat program aplikasi.15 Menurut Agus (2005:1). Secara singkat. Secara umum lingkungan kerja Delphi terdiri dari 4 buah window (jendela). Secara umum. Delphi merupakan bahasa pemrograman yang mempunyai cakupan kemampuan yang luas dan sangat canggih. yaitu : . sehingga memungkinkan untuk membuat program aplikasi yang cangih. sesuai dengan keinginan. Fasilitas pemrograman tersebut dibagi dalam dua kelompok. yaitu object dan bahasa pemrograman. Borland Delphi adalah paket bahasa pemrograman yang bekerja dalam system operasi Windows. object adalah suatu kompnen yang mempunyai bentuk fisik dan biasanya dapat dilihat (visual). Object biasanya dipakai untuk melakukan tugas tertentu dan mempunyai batasan-batasan tertentu.

4.16 1.10. dari senilai pusat pengaturan program Delphi. SpeedBar dan Component Pallete. Form Window Form Window adalah jendela untuk aplikasi yang akan kita buat. yakni Menu Bar. Object Inspector Object Inspector digunakan untuk mengatur property dan even dari komponen terpilih. juga untuk navigasi antar project. yaitu halaman properti (untuk mengatur properti komponen terpilih) dan halaman event (untuk mengatur event komponen terpilih). Pengertian SQL Server . Object inspector memiliki dua halaman. Main Window Main Window adalah window utama Delphi. Code Editor Code Editor adalah sebuah tempat untuk mengetikan perintah-perintah aplikasi yang sedang kita buat. Di dalam Main Window terdapat tiga buah elemen penting. 6. Di bagian atas jendela Code Editor terdapat halaman-halaman untuk anda bernavigasi dari satu unit ke unit lainnya. 3. 2.

2. menyimpan data dan mengakses data. Database Database berisi berbagai objek yang digunakan untuk mewakili. Stored Procedure .17 Menurut Utami dan Sukrisno (2008:1) SQL Server (Structured Query Language) pada dasarnya adalah bahsa Computer standar yang ditetapkan untuk mengakses dan memanipulasi system database. Masing-masing tabel memiliki satu kolom (field) atau lebih dan memiliki baris (record). 3. Fungcition Fungcition adalah kumpulan perintah yang mengandung input atau tidak menggunakan input baik satu atau lebih dari satu dan mengeluarkan nilai baik berupa scalar maupun tabular (berbentuk tabel). Query digunakan untuk mengakses dan mengolah database. 4. Objek-objek yang sering digunakan pada SQL Server antara lain sebagai berikut : 1. Tabel Tabel berisi baris-baris atau record data yang saling berhubungan satu sama lain. Sebuah database berisi satu tabel atau lebih dan memiliki nama yang berbeda untuk masing-masing tabel.

Data Flow Diagram (DFD) merupakan diagram yang digunakan untuk menggambarkan proses-proses yang terjadi pada sistem yang akan dikembangkan. data-data yang terlibat pada masing-masing dapat didefinisikan. yaitu : .18 Stored Procedure merupakan program-program Transact-SQL yang disimpan dalam server untuk menjalankan tugas-tugas yang telah ditentukan. 7. Alat dan Pengembangan Sistem 7. Tringger Tringger adalah sebuah jenis prosedur yang disimpan dan dijalankan secara event-driven apabila operasi tertentu dilakukan pada tabel. Elemen-elemen yang menyusun suatu DFD. View View menyediakan cara untuk melihat data yang berada dengan melibatkan akses baris tabel. Dengan model ini. 6.1. 5. Data Flow Diagram Menurut Fatta (2007:119).

19 Tabel 2 Elemen-elemen DFD Nama Simbol Simbol Keterangan Aktifitas atau fungsi yang dilakukan untuk alasan bisnis yang spesifik.2. Elemen-elemen Entity Relationship Diagram (ERD) : Tabel 3 Elemen-elemen ERD . Data yang Data Store mengalir disimpan dalam data store. Satu data tunggal atau kumpulan Data Flow logis suatu data. Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram yang menunjukkan informasi dibuat. biasa manual Maupun terkomputerisasi. Kumpulan data yang disimpan dengan cara tertentu. organisasi atau sustem yang External entity Sumber : Fatta (2007) Proses berada diluar sistem tetapi berinteraksi dengan sistem. Orang. 7. Entity Relationship Diagram Menurut Fatta (2007:121). Entitas biasanya digunakan untuk menggambarkan jenis informasi yang sama. disimpan dan digunakan dalam sistem bisnis. selalu diawali atau diakhiri pada suatu proses. Aliran data di-update atau ditambahkan ke data store.

3.3.1 Tahap Pengembangan Sistem .1:N atau M:N) Link (garis) penghubung antara himpunan Link himpunan himpunan atributenya. Setiap entitas pasti memiliki Atribute atribute yang mendiskripsikan karakteristik (properti) dari entitas tersebut.20 Nama Simbol Simbol Keterangan Entitas merupakan individu yang mewakili sesuatu yang Entitas nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Menunjukkan hubungan antara 2 entitas dideskripsikan dengan Relationship kata kerja memiliki modalitas (null/not null) memiliki kardinalitas (1:1. Metode Pengembangan Sistem 7. Sumber : Fatta (2007) relasi entitas entitas dengan dan dengan 7.

c. d. Tetapi semuanya akan mengacu pada proses-proses standar berikut : a. Tujuan utama dari fase analisis adalah untuk memahami dan mendokumentasikan kebutuhan bisnis (business need) dan persyaratan proses dari sistem baru ada enam aktivitas utama dalam fase ini : 1. masalah dan kesempatan didefinisikan. meningkatkan atau mengganti sistem yang sedang berjalan diusulkan. dan rekomendasi umum untuk bagaimana memperbaiki. Tahap Analisis Tahap analisis adalah tahap dimana sistem sedang berjalan dipelajari dari sistem pengganti diusulkan. a. Dalam tahap ini dideskripsikan sistem yang sedang berjalan. proses-proses standar tadi dituangkan dalam satu metodologi yang dikenal dengan nama System Development Life Cycle yang merupakan metodologi umum dalam perkembangan sistem yang menandai kemajuan usaha analisis dan desain. Pengumpulan informasi . b.21 Menurut Fatta (2007:25) beberapa ahli membagi proses-proses pengembangan system kedalam sejumlah urutan yang berbeda-beda. Analisis Desain Implementasi Pemeliharaan Pada perkembangannya.

Adapun output dari sistem ini adalah deskripsi teknis. deskripsi yang detail dari spesifikasi sistem meliputi. Tahapan desain sistem dibagi menjadi 2 tahap. Tahap Desain Fisik (physical design) Pada bagian ini. yaitu : 1. Mendefinisikan sistem requiretment (kebutuhan sistem) 3. . modul-modul program. 2. spesifikasi logis diubah kedalam detail teknologi dimana pemrograman dana pengembangan sistem bisa diselesaikan. Memprioritaskan kebutuhan Menyusun dan mengevaluasi altenative Mengulas kebutuhan dengan pihak manajemen Tahap Desain Tahap desain adalah tahap mengubah kebutuhan yang masih berupa konsep menjadi spesifikasi sistem yang rill.22 2. mengenai pilihan teknologi perangkat lunak dan perangkat keras. 4. Pada tahapan inilah aktifitas coding dilakukan. file-file dan sistem perangkat lunak. 5. b. Tahap Desain Logis (Logical design) Tahap desain logis adalah bagian dari fase desain SDLC (System Development Life Cycle) dimana semua fiturfitur fungsional dari sistem dipilih dari tahap analisis dideskripsikan terpisah dari platform komputer yang nanti digunakan.

Tahap Implementasi Pada tahap ini terdapat yang perlu dilakukan. Testing. harus dijamin kode program dibuat bebas dari kesalahan sintaks maupun logika. maka perangkat lunak dan perangkat keras akan diinstall pada organisasi atau perusahaan klien dan secara resmi mulai digunakan untuk menggantikan sistem lama. Tujuan pengujian ada dua. . procedure pelatihan. 2. yaitu dari sisi pengembangan sistem. d.23 c. Output dari tahap ini adalah source code yang error free. mulai dari memperbaiki program hingga berfungsi kembali sampai pada penambahan modul-modul program yang baru sebagai jawaban atas perubahan kebutuhan pengguna. program yang dihasilkan harus mampu menyelesaikan masalah yang ada pada klien dan sistem baru harus mudah dijalankan dan dipahami oleh pengguna akhir. Hasil dari tahapan ini adalah versi baru dari perangkat lunak yang telah dibuat. Perbaikan yang dilakukan tingkatnya variatif. yaitu menguji hasil kode program yang telah dihasilkan dari tahap desain fisik. yaitu : 1. Instalasi. dan buku panduan. setelah program lulus diuji. Dari sisi pengguna. Tahap Pemeliharaan Langkah terakhir pada tahap ini sistem secara sistematis diperbaiki dan ditinggkatkan.

Dengan model ini. Diagram Konteks dapat dilihat pada gambar 1 dibawah ini : . Data Flow Diagram (DFD) merupakan diagram yang digunakan untuk menggambarkan prosesproses yang terjadi pada sistem yang akan dikembangkan.2 Rancangan Sistem Menurut Fatta (2007:119). 1) Diagram Konteks Diagram konteks adalah diagram yang menggambarkan bagian besar dari aliran arus data sistem informasi penagihan kartu kredit nasabah di PT. data-data yang terlibat pada masing-masing dapat didefinisikan. Buana Arga.3.24 7. Diagram konteks ini juga menjelaskan sumber dan bagaimana informasi data-data tersebut diproses.

Billing .Data Collector .Kartu Kredit . diagram ini dapat dilihat seperti gambar dibawah ini : .Dara Nasabah .Data Admin .Invoice Bersih Agency .Data Kartu Kredit KORLAP .Kwitansi .Data Payment ADMIN - Billing Surat Tugas Kwitansi Serah Terima Billing Laporan DIREKTUR Gambar 1 : Diagram Konteks 2) Diagram Level 0 Diagram level 0 adalah diagram yang menunjukkan semua proses utama yang menyusun keseluruhan sistem.Data Visit Report .Data Collector .Data Reconcile Kwitansi Pembayaran .Data Billing Handle .Billing .Data Janji Bayar Nasabah .Data Serah Terima Billing .Data Reconcile Kwitansi Pembayaran Data Billing Data Collector Data Visit Report Data Janji Bayar Data Payment NASABAH COLLECTOR .Data Billing Handle .Data Surat Tugas .Data Billing Hanlde Sistem Informasi Penagihan Kartu Kredit Nasabah pada PT.25 BANK .Data Nasabah .Data Visit Report .Data Janji Bayar .Data Visit Report all Collector . Buana Arga Palembang .

0 P Proses Input Data Invoice Bersih Data Payment Rekam Invoice Bersih Laporan DIREKTUR 16.0 P Proses Input Data Kartu Kredit Rekam Kartu Kredit Data Kartu Kredit Data Billing BANK 3.0 P Proses Input Billing Rekam Billing Kwitansi 4.0 P Proses Input Kwitansi Rekam Data Payment Kwitansi Data Admin 5.0 P Proses Input Data Visit Report Data Billing Handle Rekam Visit Report Data Visit Report Data Visit Report Data Janji Bayar Data Janji Bayar Data Janji Bayar Data Payment Data Payment Data Payment Data Visit Report 12.0 P Laporan Data Payment Data Invoice Bersih Reconcile Kwitansi Pembayaran Data Visit Report All Collector Data Janji Bayar Nasabah Data Billing Handle Data Collector Data Kartu Kredit Data Admin Data Nasabah Data Kwitansi Data Billing Data Surat Tugas Data Serah Terima Billing Gambar 2 : Diagram Level 0 .0 P Proses Input Data Payment Rekam Payment Data Visit Report All Collector KORLAP 14.26 Data Nasabah 1.0 P Proses Input Data Visit Report All Collector Data Visit Report Rekam Visit Report All Collector Data Invoice Bersih 15.0 P Proses Input Data Admin Rekam Admin Data Billing Data Billing Handle 6.0 P Proses Input Surat Tugas Rekam Data Collector Surat Tugas Reconcile Kwitansi Pembayaran Reconcile Kwitansi Pembayaran 9.0 P Proses Input Serah Terima Billing Rekam Data Admin Serah Terima Billing Surat Tugas 8.0 P Proses Input Data Janji Bayar Rekam Janji Bayar Data Janji Bayar 13.0 P Proses Input Data Billing Handle Rekam Data Collector Billing Handle ADMIN Serah Terima Billing Data Billing Handle 7.0 P Proses Input Data Collector Rekam Data Collector COLLECTOR 11.0 P Proses Input Data Nasabah Rekam NASABAH Nasabah Data Nasabah Data Kartu Kredit 2.0 P Proses Input Reconcile Kwitansi Pembayaran Kwitansi Rekam Reconcile Kwitansi Pembayaran Data Collector 10.

Diagram ini dapat dilihat pada gambar dibawah ini : . Level ini menunjukkan proses-proses internal yang menyusun setiap proses-proses utama pada diagram level 0. Diagram ini tercipta dari setiap proses utama dari diagram level 0.27 3) Diagram Level 1 Diagram level 1 adalah merupakan perincian dari proses yang terdapat pada diagram konteks.

12 P Proses Pembuatan Laporan Data Invoice Bersih Laporan Data Invoice Bersih Data Payment All Collector Data Kwitansi Data Kwitansi 16.14 P Proses Pembuatan Laporan Data Reconcile Kwitansi Pembayaran Laporan Reconcile Kwitansi Pembayaran Gambar 3 : Diagram Level 1 .10 P Proses Pembuatan Laporan Data Janji Bayar Laporan Data Janji Bayar Data Janji Bayar Data Payment All Collector Data Payment All Collector 16.2 P Proses Pembuatan Laporan Data Nasabah Laporan Data Nasabah Data Nasabah Data Kartu Kredit Data Kartu Kredit 16.7 P Proses Pembuatan Laporan Data Collector Laporan Data Collector DIREKTUR Data Collector Data Billing Handle Data Billing Handle Data Billing 16.11 P Proses Pembuatan Laporan Data Payment All Collector Laporan Data Payment All Collector Data Payment All Collector Data Invoice Bersih Data Invoice Bersih 16.1 P Proses Pembuatan Laporan Data Admin Data Admin Data Admin Laporan Data Admin Data Nasabah Data Nasabah 16.3 P Proses Pembuatan Laporan Data Kartu Kredit Laporan Data Kartu Kredit Data Kartu Kredit Data Billing Data Billing 16.5 P Proses Pembuatan Laporan Data Surat Tugas Laporan Data Surat Tugas Data Admin Data Serah Terima Billing Data Serah Terima Billing Data Billing Handle 16.13 P Proses Pembuatan Laporan Data Kwitansi Laporan Data Kwitansi Data Kwitansi Reconcile Kwitansi Pembayaran Data Reconcile Kwitansi Pembayran 16.4 P Proses Pembuatan Laporan Data Billing Laporan Data Billing Data Collector Data Surat Tugas Data Surat Tugas 16.6 P Proses Pembuatan Laporan Data Serah Terima Billing Laporan Data Serah Terima Billing Data Collector Data Collector 16.28 16.8 P Proses Pembuatan Laporan Data Billing Handle Laporan Data Billing Handle Data Billing Handle Data Visit Report All Collector Data Visit Report All Collector 16.9 P Proses Pembuatan Laporan Data Visit Report All Collector Laporan Data Visit Report All Collector Data Visit Report All Collector Data Janji Bayar Data Janji Bayar 16.

Diagram ini dapat dilihat seperti gambar dibawah ini : .29 4) Desain Entity Relationship Diagram (ERD) Menurut Fatta (2007:121). Entitas biasanya digunakan untuk menggambarkan jenis informasi yang sama. disimpan dan digunakan dalam sistem bisnis. Berikut ini adalah gambar Entity Relationship Diagram (ERD) yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut. Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram yang menunjukkan informasi dibuat.

Slip Payment Date Out Nama Card Holder Remaks Nama Card Holder Nama Collector Os / Bal Date In Bucked Card Number Aggsement Date Payment M Nama Collector Card Number M1 Cycle Expired Date Date Payment Card Number Nama Card Holder Cycle Card Number Nama Card Holder MP Cycle Assigment Date Nama Collector Bucked Expired Date PTP Date Nama Collector Payment Jumlah Visit CONTROL KW ITANSI Mempunyai PAYMENT COLLECTOR Menghasilkan JANJI BAYAR (PTP) Mempunyai 1 1 1 1 1 1 1 Mempunyai Menghasilkan Periode Nama Card Holder Card Number Os / Bal Card Number INVOICE 1 1 Menghasilkan M GAJI COLLECTOR Nama Card Holder Payment Periode Bucked Date Payment Name Collector Fee Yang diterima Nama Bank 1 RECONCILE KWITANSI PEMBAYARAN No. KTP Tempat Lahir No. Rancangan Tabel . Ktp No. Account Nama Bank Report SERAH TERIMA ACCOUNT M COLLECTOR Aggsement Date Cycle Expired Date Bucked Input Nama Collector Visit Date Melakukan M VISIT REPORT ACCOUNT HANDEL Memiliki Nama Bank Status Account Nama Bank No. ID No. ID Nama Collector No.30 No. Tlp Tgl Lahir Nama Alamat Tempat Lahir Handel Bank ADMIN Input Nama Card Holder Card Number Cycle Bucked Expired Date Assigment Date Area Jumlah account Memiliki Nama Alamat Tgl Lahir Jabatan No. Slip Payment Nama Card Holder Card Number Payment Nama Collector Date Payment Bucked Aggsement Date Cycle Expired Date Fee Remaks Nama Bank Remaks Date Payment Payment Remaks Gambar 4 : Diagram Entity Relationship Diagram (ERD) 8. Account Os / Bal M1 Bucked Expired Date Date Payment Payment No. Tlp / HP Card Number Handel Bank Nama Card Holder Os / Bal No.

31 Rancangan tabel merupakan gambaran dari tabel-tabel yang diperlukan untuk merancang (membuat) sistem yang akan dibuat. Desain Tabel Login No 1 2 b. adapun rancangan tabel yang diperlukan adalah sebagai berikut : a. Buana Arga Palembang. Nama File : Admin Primery Key : Id_admin Tabel 5. Tabel Nasabah Field Name Id_admin Nama_admin No_ktp Alamat No_tlp Tmpt_lahir Tgl_lahir Hdl_bank Type Varchar Varchar Number Varchar Number Varchar DateTime Varchar Width 9 25 17 50 15 20 10 Keterangan Kode admin Nama admin No Ktp Alamat No telpon rmh / hp Tempat lahir Tanggal lahir Nama bank . Tabel Login Tabel Login digunakan untuk registrasi pertama Nama File : Login Tabel 4. Field Name Username Password Tabel Admin Type Varchar Varchar Width 25 6 Keterangan Username Password Tabel Admin digunakan untuk menampung data Admin pada PT. Desain Tabel Admin No 1 2 3 4 5 6 7 8 c.

Desain Tabel Kartu Kredit No Field Name Type Width Keterangan . Buana Arga Palembang.32 Tabel nasabah digunakan untuk menampung data nasabah yang kasusnya ada pada PT. Desain Tabel Nasabah No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Field Name Id_Nasabah Nama_ch No_ ktp Tgl_lahir Alamat_rmh Alamat_kntr No_tlp Pekerjaan Contact_person Type Varchar Varchar Number DateTime Varchar Varchar Number Varchar Varchar Width 5 10 17 30 30 15 20 15 Keterangan Id Nasabah Nama Nasabah Nomor Ktp Tanggal Lahir Alamat rumah nasabah Alamat kantor nasabah Nomor telpon Pekerjaan nasabah Nama keluarga nasabah d. Nama File : Nasabah Primery Key : Id_nasabah Tabel 6. Buana Arga Palembang. Nama File : KK Primery Key : Card_num Tabel 7. Tabel Kartu Kredit Tabel kartu kredit digunakan untuk menampung data kartu kredit nasabah pada PT.

Nama File : Billing . Id_Nasabah Nama_ch Card_num Nama_bank Tgl_bk Masa_krt Varchar Varchar Number Varchar DateTime DateTime 5 10 16 8 - Id Nasabah Nama Nasabah Nomor kartu kredit Nama bank Tanggal buka kartu Masa berlaku kartu kredit Tabel Serah Terima Billing Tabel serah terima billing digunakan untuk menampung data serah terima billing ke kolektor pada PT. Desain Tabel Serah Terima Billing No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 f. Buana Arga Palembang. Nama File : SR_bill Primery Key : Id_Coll Tabel 8. Field Name Id_Coll Id_admin Card_num Nama_ch Area Cyc Bucked Jum_bill Assg_date Exp_date Nama_coll Nama_admin Nama_bank Type Varchar Varchar Number Varchar Varchar Number Number Number DateTime DateTime Varchar Varchar Varchar Width 5 9 16 10 10 3 3 3 25 25 8 Keterangan Id Kolektor Kode admin Nomor kartu kredit Nama Nasabah Area Billing Cycle (masa jth tempo) Lama tunggakan Jumlah Billing Tgl kirim Billing Habis masa Billing Nama kolektor Nama admin Nama bank Tabel Billing Tabel Billing digunakan untuk menapung data billing (berkas tagihan nasabah) yang ada pada PT. Buana Arga Palembang.33 1 2 3 4 5 6 e.

Tabel Surat Tugas Tabel Surat tugas digunakan untuk menampung data surat tugas kolektor pada PT.34 Primery Key : Nama_ch Tabel 9. Desain Tabel Billing No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Field Name Nama_ch Card_num No_bill Alamat Tgl_lahir No_ ktp No_tlp Os_bal Mp M1 Cyc Bucked Assg_date Exp_date Type Varchar Number Number Varchar DateTime Number Number Number Number Number Number Number DateTime DateTime Width 25 16 11 30 17 15 15 15 15 3 3 Keterangan Nama nasabah Nomor kartu nasabah Nomor Billing Alamat nasabah Tanggal Lahir Nomor Ktp Nomor telpon Os Balance (total tagihan) Minimum payment Jumlah angsuran Cycle (masa jth tempo) Lama tunggakan Tgl kirim Billing Habis masa Billing g. Buana Arga Palembang. Nama File : ST Primery Key : Nama_coll .

Desain Tabel Billing Handle No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Field Name Nama_coll Nama_bank Card_num No_acct Nama_ch Os_bal Mp M1 Cyc Bucked Assg_date Exp_date Type Varchar Varchar Number Number Varchar Number Number Number Number Number DateTime DateTime Width 10 8 16 11 25 15 15 15 3 3 Keterangan Nama kolektor Nama bank Nomor kartu nasabah Nomor Billing Nama nasabah Os Balance (total tagihan) Minimum payment Jumlah angsuran Cycle (masa jth tempo) Lama tunggakan Tgl kirim Billing Habis masa Billing .35 Tabel 10. Buana Arga Palembang. Desain Tabel Surat Tugas No 1 2 3 4 5 6 7 8 Field Name Nama_coll Id_Coll Tgl_srt Masa_berlaku Nm_per Isi_srt No_ ktp Nama_bank Type Varchar Varchar DateTime Number Varchar Varchar Number Varchar Width 25 5 25 25 200 17 8 Keterangan Nama kolektor Id Kolektor Tanggal Surat Tugas Masa berlaku ST Nama Perusahaan Isi Surat Tugas Nomor Ktp Nama bank h. Nama File : Bill_hdl Primery Key : Card_num Tabel 11. Tabel Billing Handle Tabel Billing Handle digunakan untuk menampung data Billing yang di handle oleh kolektor pada PT.

36 13 14 Jum_visit Status Number Varchar 1 7 Jumlah visit coll Status Billing i. Buana Arga Palembang. Buana Arga Palembang. Desain Tabel Visit Report No 1 Field Name Card_num Type Number Width 16 Keterangan Nomor kartu nasabah . Tabel Visit Report Tabel Visit Report digunakan untuk menampung data visit report / hasil kunjungan kolektor pada PT. Nama File : VR Primery Key : Nama_bank Tabel 13. Desain Tabel Kolektor No 1 2 3 4 5 7 8 9 Field Name Id_Coll Nama_coll No_ktp Alamat Tmpt_lahir Tgl_lahir Hdl_bank Jabatan Type Varchar Varchar Number Varchar Varchar DateTime Varchar Varchar Width 4 25 17 30 20 10 10 Keterangan Nomor Id Nama kolektor No Ktp kolektor Alamat Tempat lahir Tanggal lahir Nama bank jabatan j. Tabel Kolektor Tabel Kolektor digunakan untuk menampung data Kolektor pada PT. Nama File : Kolektor Primery Key : Id_admin Tabel 12.

Buana Arga Palembang. Tabel Janji Bayar Tabel janji bayar digunakan untuk menampung data nasabah yang janji bayar dengan kolektor pada PT. Nama File : Jbyr Primery Key : Card_num Tabel 14. Desain Tabel Janji Bayar No 1 Field Name Card_num Type Number Width 16 Keterangan Nomor kartu nasabah .37 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 No_acct Nama_ch Os_bal Assg_date Exp_date Cyc Bucked Nama_bank Nama_coll Visit_date Report Number Varchar Number DateTime DateTime Number Number Varchar Varchar DateTime Varchar 11 25 15 3 3 10 25 100 Nomor Billing Nama nasabah Os balance (total hutang) Tgl kirim Billing Habis masa Billing Cycle (masa jth tempo) Lama tunggakan Nama bank Nama kolektor Tanggal visit Laporan hasil visit k.

Buana Arga Palembang. Nama_ch Bucked Cyc Exp_date Tgl_jbyr Jum_byr Nama_coll Varchar Number Number DateTime DateTime Number Varchar 25 3 3 15 25 Nama nasabah Lama tunggakan Cycle (masa jth tempo) Habis masa Billing Tanggal janji bayar Jumlah janji bayar Nama kolektor Tabel Payment kolektor Tabel payment kolektor digunakan untuk menampung data payment / pembayaran nasabah dengan kolektor pada PT. Nama File : Payment Primery Key : Nama_ch Tabel 15.38 2 3 4 5 6 7 8 l. Field Name Nama_coll Nama_bank Card_num Nama_ch Os_bal M1 Bucked Cyc Assg_date Exp_date Pay_date Payment Type Varchar Varchar Number Varchar Number Number Number Number DateTime DateTime DateTime Number Width 25 10 17 25 15 15 3 3 15 Keterangan Nama Kolektor Nama bank Nomor kartu nasabah Nama nasabah Os balance (total hutang) Jumlah angsuran Lama tunggakan Cycle (masa jth tempo) Tgl kirim Billing Habis masa Billing Tanggal bayar Jumlah pembayaran Tabel Reconcile Kwitansi Pembayaran . Desain Tabel Payment Kolektor No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 m.

Tabel Invoice (hasil penagihan) Tabel invoice digunakan untuk menampung data invoice (hasil penagihan) pada PT. Nama File : Rec_kwitansi Primery Key : Nama_bank Tabel 16.39 Tabel reconcile kwitansi pembayaran digunakan untuk menampung data reconcile (menyesuaikan) data kwitansi pembayaran dengan data payment kolektor pada PT. Buana Arga Palembang. Nama File : Invoice Primery Key : Nama_bank Tabel 17. Desain Tabel Invioce No 1 2 Field Name Nama_bank Periode Type Varchar Varchar Width 10 20 Keterangan Nama bank Periode (tanggal invoice) . Buana Arga Palembang. Desain Tabel Reconcile Kwitansi Pembayaran No 1 2 3 4 5 6 7 8 Field Name No_seri Card_num Nama_ch Pay_date Payment Nama_coll Remaks Nama_bank Type Varchar Number Varchar DateTime Number Varchar Varchar Varchar Width 8 17 25 15 25 25 10 Keterangan No seri kwitansi Nomor kartu nasabah Nama nasabah Tanggal bayar Jumlah pembayaran Nama kolektor Keterangan Nama bank n.

Nama File : Kwitansi Primery Key : No_Seri Tabel 18.40 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 o. Card_num Nama_ch Os_bal Bucked Cyc Assg_date Exp_date Payment Pay_date Remaks Number Varchar Number Number Number DateTime DateTime Number DateTime Varchar 17 25 15 3 3 15 25 Nomor kartu nasabah Nama nasabah Os balance (total hutang) Lama tunggakan Cycle (masa jth tempo) Tgl kirim Billing Habis masa Billing Jumlah pembayaran Tanggal bayar Keterangan Tabel Kwitansi Tabel Kwitansi digunakan untuk menampung data kwitansi yang diserahkan oleh Bank pada PT. Buana Arga Palembang. Desain Tabel Kwitansi No 1 2 3 4 5 6 7 Field Name No_Seri Nama_ch Nama_coll Pay_date Payment Jns_kartu Card_num Type Varchar Varchar Varchar DateTime Number Varchar Number Width 8 25 25 15 10 17 Keterangan No seri kwitansi Nama nasabah Nama kolektor Tanggal bayar Jumlah pembayaran Jenis Kartu kredit Nomor kartu nasabah .

tujuan dan manfaat penelitian. .41 9. perumusan masalah. sistematika penulisan tersebut antara lain meliputi : BAB I PENDAHULUAN Bab ini penulis akan menguraikan tentang latar belakang. Sistematika Penulisan Demi terwujudnya suatu hasil yang baik dalam penyusunan skripsi ini. batasan masalah. sistematika penulisan dan metodologi penelitian. penulis menggunakan sistematika penulisan yang sesuai dengan ketentuan yang diberikan.

detail testing dan pembahasan. 10. BAB V SIMPULAN DAN SARAN Bab ini menguraikan beberapa simpulan dari pembahasan masalah dari bab-bab sebelumnya serta memberikan saran bermanfaat bagi PT. BAB III TINJAUAN UMUM Bab ini menjelaskan tentang gambaran umum perusahaan meliputi sejarah singkat perusahaan. Buana Arga Palembang. pada pihak PT. dan setelah dilakukan pengusulan pembuatan sistem informasi. Studi Kelayakan 10.2 Studi Kelayakan Teknis . BAB IV ANALISA HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini membahas data flow diagram yang dibuat rancangan sistem dengan Borland Delphi 2007 dan SQL Server 2008.42 BAB II TINJAUAN PUSTAKA Bab ini akan membahas tentang landasan teori dan metodologi pengembangan sistem. Buana Arga Palembang menyambut baik usulan penulis untuk membuat suatu sistem informasi pada PT.1 Studi Kelayakan Operasional Studi kelayakan operasional dimulai dengan pengusulan pembuatan suatu sistem informasi yang diharapkan dapat membantu dalam proses pengolahan data. Buana Arga Palembang. 10. Buana Arga Palembang. visi dan misi serta struktur organisasi PT.

pengoperasian ataupun perawatan terhadap sistem yang telah dirancang tersebut. Personil yang masuk kategori ini ada 2 (dua) orang yaitu. Seminar Tutorial Training 2. kemudian proses selanjutnya yang dilakukan adalah instalasi terhadap aplikasi Borland . personil yang akan mengoperasikannya ataupun yang akan mengawasi dalam pelaksanaannya. Pengenalan terhadap sistem yang diusulkan Pelaksanaan pengenalan terhadap sistem yang akan dirancang tersebut akan dilakukan berupa pelatihan terhadap personil yang telah ditentukan.43 1. Personil-personil inilah yang nantinya akan melakukan pemrosesan data. RAM 528 MB. Proses pertama penyiapan perangkat jaringan komputer client dan server yang mana proses kerja dilaksanakan di client dan data tersimpan di server sehingga proses pelaksanaan akan lebih efektif dan efesien. yaitu : a. Microsoft Windows XP. Buana Arga Palembang terdapat 4 buah komputer dengan processor pentium IV. Pendekatan dapat dilakukan untuk pelatihan dan pendidikan. b. Proses Instalasi Di PT.

. Tetapi. hanya mengeluarkan biaya untuk proses perawatan dan pemeliharaan sistem informasi yang dibuat agar sistem yang telah dibangun tersebut benarbenar dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan. 10. 4. Buana Arga Palembang tidak akan mengeluarkan anggaran yang besar karena sistem informasi yang diusulkan akan dibuat oleh penulis sendiri.44 Delphi 2007 dan SQL Server 2008 supaya aplikasi yang sudah dibangun bisa berjalan. maka sistem ini terlebih dahulu harus bebas dari kesalahan. Konversi terhadap aplikasi yang telah dirancang Proses konversi disini yaitu suatu proses peralihan dari penggunaan aplikasi yang lama dengan sistem baru yang telah dirancang.3 Studi Kelayakan Ekonomis Kelayakan ekonomis terhadap sistem informasi yang akan dibuat pada PT. Oleh sebab itu sistem yang telah dirancang harus diuji coba untuk menemukan kesalahan yang mungkin dapat terjadi agar kesalahan tersebut dapat dihindarkan. Proses uji coba program Sebelum sistem ini diterapkan. Dalam peralihan ini dibutuhkan waktu mulai dari pengenalan terhadap sistem yang dibangun sampai sistem tersebut digunakan. 3.

45 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->