KEGIATAN EKONOMI DAN PARA PELAKUNYA

A.

KEGIATAN EKONOMI 1. Kegiatan Produksi
a) Pengertian Produksi

Produksi adalah kegiatan Upaya menilai pada sutau barang / jasa. Orang atau badan yang melaksanakan kegiatan produksi disebut Produsen. Kegiatan produksi menggunakan sumber daya berupa faktorfaktor produksi tenaga kerja (men) modal uang (Money). Bahan baku dan penolong (Materials) mesin-mesin dan peralatan (machines and equipment) 1) Proses produksi kapas menjadi benang. Dalam pembuatan barang dengan menggunakan alat pintai sederhana maupun mesin, selain digunakan bahan baku utama berupa kapas, digunakan pula bahan pembantu lain seperti lilin, obat pemutih, obat pewarna dan sebagainya. 2) Proses produksi benang menjadi kain. Dalam pembuatan kain dengan alat bukan mesin (ATBN) maupun mesin tenun, selain menggunakan bahan utama berupa benang, digunakan juga bahan pembantu seperti minyak, kanji, obat pewarna, dan sebagainya. 3) Proses produksi kain menjadi pakaian. Dalam pembuatan pakaian dengan peralatan dengan menggunakan peralatan sederhana maupun mesin. Selain menggunakan bahan baku utama berupa kain digunakan pula bahan lain seperti kain, benang, resleting, kain keras, kain pelapis, dan sebagainya. 4) Proses produksi kain menjadi meja dan kursi. Dalam pembuatan meja dan kursi dengan menggunakan peralatan sederhana maupun mesin. Selain menggunakan bahan

b) Tujuan Produksi Tujuan utama produksi adalah menghasilkan suatu produk (barang/ jasa) yang mempunyai nilai guna tetentu untuk digunakan sendiri maupun untuk pihak lain yang memerlukan baik bagi pelaksana kegiatan produksi pelaku produksi maupun masyarakat antara lain : 1. merekayasa sehingga menghasilkan barang / jasa lainnya yang lebih bernilai guna. Dengan cara mengolah membentuk. c) Fungsi produksi Dari pengertian di atas. Singkatnya. dan sebagainya. dan menyediakan sejumlah barang atau jasa bagi semua pihak yang memerlukan. Total produksi adalah hasil dari menghasilkan tenaga kerja. / plitur / sirlak / cat. kegiatan produksi merupakan tempat bekerja untuk memperoleh penghasilan.baku utama berupa kayu. 2. digunakan pula bahan pembantu lain seperti paku. Bagi pemilik usaha. sangat jelas bahwa kegiatan produksi berkegiatan dengan bagaimana mendayagunakan dan menyelaraskan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan sesuatu. dan teknologi. produksi ditujukan sebagai kegiatan usaha memperoleh penghasilan dengan cara meraih keuntungan dari penjualan produksinya. dempul. . Materi utama dari produksi berkisar pada fungsi produksi sesuai dengan arti dan tujuan dari produksi itu sendiri. Produksi dengan memberdayakan faktor-faktor produksi di sebut produksi rekayasa faktor-faktor produksi yaitu barang-barang yang disediakan oleh alam. produksi sebagai penambah nilai (Value Udded ). Contohnya. Bagi pegawai di perusahaan produksi. mengubah bentuk atau merekayasa menambah nilai guna. sumber daya. Produksi sebagai proses bertujuan untuk membuat. maka produksi berfungsi sebagai kelembagaan. ikan dari laut / sungai dari lautan (rotan damar).

Saluran distribusi dalam arti tempat menjual disebut juga Outlet. Saluran distribusi (Chanel of Distribution) adalah jalur atau saluran yang digunakan para produsen / pedagang untuk mendekatkan dan menyampaikan barang/ jasa pada konsumen ayau pemakai barang industri. c) Fungsi Distribusi Arti dan tujuan distribusi yaitu penyaluran barang dan jasa untuk mendekatkannya pada masyarakat. b) Tujuan Distribusi Distribusi bertujuan untuk mendekatkan berbagai barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.2. yaitu sebagai berikut 1) : Saluran distribusi pendek yaitu penyaluran langsung / penyaluran melalaui suatu perantara. baik mereka yang termasuk konsumen industri maupun yang termasuk sebagai konsumen akhir. penyaluran langsung dari produsen ke konsumen pemakai barang-barang industri. yaitu penyaluran yang menggunakan beberapa perantara missal. . missal. sehingga mereka. Arti dan tujuannya peran atau fungsi pihak distribusi yaitu : • • Melancarkan arus barang dan atau jasa serta. 2) Saluran distribusi panjang. grosir dan pengecer. Sebagai penyaluran barang-barang dagang atau jasa dari suatu tempat (Produsen) ketempat lainnya dimana terdapat para konsumen. Mendekatkan barang / jasa yang diperlukan oleh masyarakat (para konsumen) Distribusi fisik adalah kegiatan yang meliputi pengangkutan barang penyimpanan barang pertanggungan resiko dan alternative penyaluran. Dalam praktek bisnis kita dapat melihat ada dua cara menyalurkan barang dan atau jasa. agen. Kegiatan Distribusi a) Pengertian Distribusi Kata distribusi berasal dari kata kerja bahasa inggris to Distribute.

pedagang besar – pengecer . pengecer membeli dari produsen dan menjual secara ecer pada konsumen. 2.pengecer – konsumen = Langsung dari produsen ke konsumen c. Produsen – agen .konsumen = produsen menjual pada pedagang besar.konsumen = Pedagang besar yang menjual kepada pengecer dan pengecer menjual pada konsumen.1. 3. . Perusahaan tujuan. Pertanggungan Resiko.konsumen = Penjualan barang tanpa perantara. Fasilitas tempat penyimpanan sendiri dapat menggunakan gudang. Produsen . Produsen . 4. Pengakuan Pengakuan ialah suatu upaya pemindahan barang dari tempat ke tempat yang lain menggunakan angkutan tertentu. d. Penyimpanan Barang Masalah penyimpanan barang yang penting untuk di perhatikan sejak barang tersebut keluar dari tempat produksi. Saluran Distribusi Barang Konsumsi Terdapat 5 macam saluran yaitu : a. Produsen – pedagang – pengecer . b. Alternatif Penyaluran Ada 3 macam-macam kebijakan distribusi yang dapat diplih yaitu sebagai berikut: Distribusi Intensif Distribusi Selektif Distribusi Ekslusif tentunya menginginkan barang-barang dagangannya dapat mendistribusikan secara aman sampai tempat d) Saluran Distribusi Saluran Distribusi barang secara fisik meliputi 3 macam yaitu : 1.

memanfaatkan guna yang terkandung dalam barang / jasa. Bidang agrobisnis adalah kegiatan meliputi seluruh upaya yang menyangkut produksi dan distribusi. Produsen – Agen . b. Kegiatan Konsumsi a.2. Produsen – Pemakai Industri b. Produsen – Agen – Pemakai Industri d. istilah mengkonsumsi barang dan jasa dapat diartikan sebagai kegiatan untuk menggunakan. 3. Dalam hal ini konsumsi berarti sebagai media atau kegiatan dalam rangka memuaskan kebutuhan (sekunder maupun primer) . Produsen – Distribusi Industri – Pemakai Industri c. Pengertian konsumsi Secara ringkas. Saluran Produksi Produk Pertanian Dalam pengadaan produk pertanian dikenal suatu tindakan pemasaran yang artinya mendorong upaya-upaya pemasaran untuk mempengaruhi dan mengawasi arus barang ke pasar. Tujuan konsumsi Tujuan konsumsi yang paling mendasar adalah kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidup atau memuaskan dengan mengkonsumsi barang-barang / jasa-jasa tertentu.Distributor Industri – Pemakai Industri Terdapat 4 macam saluran distribusi yaitu sebagai berikut : 3. yaitu usaha-usaha yang meliputi pengolahan tanah pertanian. Saluran Ditribusi Barang Industri a.

b. Masyarakat Luar Negeri Subjek luar negeri / Masyarakat Luar Negeri (MLN) terdiri atas para individu. Pelaku ekonomi tersebut memiliki kegiatan-kegiatan yang umumnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan atau memberikan kepuasan kepada anggota-anggota subjek ekonomi tersebut. a. perusahaan. dalam memproduksi barang-barang / jasa dan mendistribusikanya pada konsumen. Peran dan interaksi konsumsi Berkaitan dengan kegiatan ekonomi secara kelompok rumah tangga konsumsi mempunyai peran yang besar dalam menunjang dijalankan. a. Produsen /perusahaan pada umunya dapat memberikan manfaat pada berbagai pihak antara lain : keberhasilan produksi dan distribusi yang . Rumah Tangga Negara Pemerintah atau Rumah Tangga Negara (RTN) terdiri atas para individu perusahaan pemerintah d. Rumah Tangga Perusahaan Rumah Tangga Konsumsi (RTK) para individu (orang-orang) secara sendiri-sendiri dalam kelompok keluarga yang memerlukan barang-barang jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. yaitu rumah tangga atau disebut juga Rumah tangga konsumsi (RTK) atau (RTP) pemerintah (Negara) atau disebut rumah tangga Negara (RTN).B. pemerintah dan Negara-negara lalu yang mempunyai hubungan perdagangan dengan Negara kita. Rumah Tangga Perusahaan Perusahaan atau produsen disebut rumah tangga perusahaan (RTP) adalah organisasi komersial yang mempunyai kegiatan utama c. mendistribusi. Ada 4 kelompok pelaku ekonomi. Para Pelaku Ekonomi Pada umumnya kegiatan utama para pelaku ekonomi yaitu memproduksi. b. dan mengkonsumsi . PELAKU EKONOMI DAN INTERAKSINYA 1.

1. Kelebihan masing-masing Negara dialirkan (diekspor) ke Negara lainya yang mempunyai kekurangan melalui perdagangan antar Negara tau disebut sebagai perdagangan internasional. Pemerintah dan pengeluaran negara diproyeksikan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara. Semua penerimaan tersebut digunakan untuk membiayai pelaksanaan tugasnya. Sebagaimana didambakan masyarakat banyak pemerintah (Negara) harus melaksanakan berbagai kewajiban bagi masyarakat. d. Menyediakan barang /jasa untuk konsumsi Memberikan kesempatan kerja pada masyarakat Memberikan kesempatan untuk berinvertasi Menjadi sumber pemasukan uang bagi negara dari pihak dan retribusi yang dibayarkan pada negara. Bagian terbesar penerima adalah dari sector pajak. 2. Peran dan interaksi masyarakat luar negeri Tiap-tiap Negara mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam produksi barang atau jasa. c. . Peran dan interaksi pemerintah /negara Untuk menjalankan tugas kepemerintahanya. yang fungsinya tidak hanya menerima dan mengeluarkan saja tetapi dapat digunakan untuk menjalankan redistribusi pendapatan mendorong pertumbuhan pendapatan nasional sehingga laju perekonomian masyarakat menjadi lebih baik dan stabil. 4. 3. pemerintah memerlukan dana. Pemerintah harus berperan sebagai fasilitas untuk mewujudkan kemajuan perekonomian dan kemakmuran.

.MOTIF DAN PRINSIP-PRINSIP EKONOMI A. Pengertian Motof Ekonomi Motif ekonomi dapat diartikan sebagai dorong yang ada dalam diri manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi Motivasi dalam diri setiap individu untuk mensejahterakan hidupnya tidak hanya akan berdampak kepada dirinya saja. tetapi juga akan berdampak kepada pihak lain. Contoh : menabung b. Contoh : Berproduksi dan berdagang c. yaitu motif ekonomi yang didasarkan pada keberanian untuk mengambil resiko apapun yang terjadi. Beberapa motif ekonomi antara lain : a. mengikuti transaksi komoditi berjangka. 1. sering kali melepaskan diri dari moral dan tindaknya hanya terfokus sebagai makhluk ekonomi (homo economicus). Motif berjaga-jaga. Contoh : Membeli lotere. Faktor-faktor berupa keinginan yang mempengaruhi kegiatan ekonomi. Motif Ekonomi Individu atu Pribadi Motif individu /pribadi yang diekumukakakn diatasai. MOTIF EKONOMI Kemajuan dan kemunduran sangat tergantung pada kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh para pelaku ekonomi itu sendiri. 2. Manusia dalam upaya kearah kemakmuran. yaitu motif ekonomi yag berkaitan dengan keinginan untuk memperoleh keuntungan. economicus = yang hidup menurut asas kepentingan diri sendiri). sehingga akan menimbulkan berbagai kegiatan penyediaan berbagai fasilitas dalam mencapai tujuan kesejahteraan secara umum. yaitu motif ekonomi yang berkaitan dengan persiapan untuk mengantisipasi atau menghadapi situasi pada masa depan. Motif spekulasi. Motif keuntungan. didasarkan pada konsep homo economicus (homo= orang.

peran pemerintah). Gregory Mankiw (2000) hasil penelitian dan pemikiran yaitu : Pertama Kedua Ketiga : : : Empat prinsip yang melandasi keputusan individu (pertukaran. Tiga prinsip cara bekerja perekonomian maksud empat prinsip yang melandasi keputusan individu. Pengertian Prinsip Ekonomi Prinsip ekonomi ialah “berusaha dengan biaya /pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya”. yaitu melakukan konsumsi atau produksi tanpa menghilangkan kesempatan konsumsi atau produksi barang lainnya.3. B. PRNSIP-PRINSIP EKONOMI 1. . Tujuannya : Profesor ilmu ekonomi dari Haryard University. Tradeon. a. sebagai tindakan manusia dengan mengeluarkan pengorbanan tertentu (yang minimal) untuk memperoleh hasil yang maksimal. 2. pasar. (optimum). Pertukaran Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Prinsip ekonomi dapat didefinisikan. Motif Ekonomi Dalam Bisnis Motif penawaran produk dari orang-orang bisnis kepada konsumen dipasar ditujukkan untuk mencapai perbedaan lebih antara harga jual dan biaya produksi. Prinsip Dasar Ekonomi Adalah acuan dasar perilaku bagi para pelaku ekonomi dalam berbagai kegiatan ekonomi yang mengarahkanannya untuk bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh para perilaku ekonomi tersebut. Tiga prinsip interaksi (perdagangan yang dapat menguntungkan. biaya /pengorbanan). setiap individu dihadapkan pada keharusan untuk melakukan tradeoff. 1.

Biaya peluang usaha Dibidang usaha. Tradein.b. yang didasarkan pada pengurangan konsumsi atau produksi satu barang untuk menambah konsumsi atau produksi barang lainnya (dengan daya beli /biaya yang sama) 2. yaitu melakukan konsumsi atau produksi Trade off. a. lainnya. Tradeon adalah melakukan konsumsi tanpa menghilangkan kesempatan untuk mengkonsumsi produk Tradein adalah melakukan konsumsi dengan cara Trade off adalah melakukan konsumsi suatu melepaskan produk lainnya. apakah melakukan “trade in” trade off”. yang dimaksud dengan : 1. 3. Biaya luang dan pemakaian alternatif Biaya peluang menunjuk pada faktor-faktor produksi. yaitu melakukan konsumsi atau produksi dengan cara melepaskan barang lainnya (barter /berdagang) c. produk yang didasarkan pada pengurangan pengkonsumsian produk lainnya. 2. dengan menekankan pada sikap yang rasional a. Contoh : seorang pengusaha memutuskan mengambil liburan panjang diluar negeri dengan keluarganya. Keharusan melakukan pilihan Bila dikaitkan dengan memperoleh barang /jasa yaitu melalui pertukaran. yaitu : bilamana kita lebih banyak menggunakan sumber daya yang terbatas untuk memperoleh barang dan jasa. Artinya ialah melakukan kegiatan ekonomi. setiap orang harus melakukan pilihan. Bersikap Rasional Tindakan berdasarkan prinsip ekonomi ini disebut sebagai tindakan ekonomi. b. Biaya atau Pengorbanan Biaya adalah sesuatu yang dikorbankan untuk mendapatkan sesuatu yang lain. 3. . setiap biaya yang dikeluarkan kemungkinan berhubungan dengan kesempatan untuk memperoleh pekerjaan. Dalam hal konsumsi.

sebenarnya setiap orang mampu memenuhi kebutuhannya secara rasional. Tiga prinsip untuk berinteraksi 1. dengan manfaat yang didapatkan dari produk yang diperlukannya tersebut. Sumber Daya Model Adalah sumber daya yang uang dan barang-barang (alat-alat perlengakapan dan barang modal) yang dapat digunakan sebagai penunjang pelaksanaan proses produksi. Membeli suatu produk (komoditi) yang lebih murah dan menjual produk lain yang harganya lebih mahal untuk komoditi yang berbeda. b. 4. Mendapatkan suatu produk yang kualitasnya ebih baik dibandingkan produk (bahan baku) sehingga menghasilkan produk industri yang lebih mahal. Memilih barang secara rasional Kita semua tahu. Pelaku Ekonomi Terhadap insentif Pada kenyataannya. Kenaikan harga suatu barang akan menyebabkan 5. ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi manusia untuk hidupnya mulai kebutuhan yang bersifat penunjang dan pelengkap. Dalam penyediaan modal. para pelaku ekonom dalam mendapatkan sesuatu yang diperlukannya selalu membandingkan antara besarnya biaya yang dikeluarkan.b. Pemilihan barang-barang secara tidak rasional itu. konsumen bereaksi untuk mengurangi barang konsumen tersebut. Contoh : kapas . pemerintah bersama dengan Bank Sentral (di Indonesia : Bank Indonesia) menyusun peraturan kredit yang alokasi dan arah penggunaannya ditujukkan sector-sektor yang produktif. biasanya didorong oleh nafsu ingin memiliki segalanya 3. Pihak-pihak yang melakukan perdagangan dengan pihak-pihak lainnya pasti mengharapkan suatu keuntungan suatu perdagangan biasanya disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut : a. Perdagangan dapat (harus) menguntungkan semua pihak.

m maka pasar kekurangan stok barang sehingga harga barang naik. 2. 3. Harga dan jumlah peredaran uang Uang kertal seperi yang kertas dan logam. Pengalaman Indonesia menunjukkan bahawa sebagai negara yang kaya denga sumber daya alamnya. ketika panen cabai atau bawang merah gagal dan hanya menghasilkan sedikit hasil.c. Peranan Pemerintah Sebagai contoh. C. Bukan berarti apa yang dilakukan akan selalu membuahkan hasil secara mulus. TIGA PRINSIP CARA BEKERJA PEREKONOMIAN MAKRO (AGREGATIF) 1. Politik ekonomi Biarpun para pelaku ekonomi telah melakukan kegiatan berdasarkan prinsip ekonomi yang dilaukannya secara hati-hati. 2. Masyarakat menghadapi trade off jangka pendek antar infiasi dan pengangguran kenyataan menunjukkan adanya pengaruh yang relative besar dari inflasi terhadap pengangguran dan sebaliknya. Standar hidup Standar hidup dalam suatu tergantung pada kemampuan masyarakatnya dalam memproduksi barang dan jasa. . Pasar barang dan jasa Pasar dapat diartikan sebagai atau wahana untuk mengorganisasikan kegiatan ekonomi (penawaran dan pembelian) 3. dan kartu charge (charge card) merupakan alat-alat transaksi yang mempengaruhi perekonomian scara langsung. uang giral cek dan bilyet giro dan bentuk pembayaran lainnya seperti kartu debit (debit card). Mendapatkan produk tertentu yang dibutuhkan masyarakat tetapi dinegara sendiri tidak terdapat sehingga harus dari negara lain. 4. kartu kredit (credit card).

Sama sekali tidak dapat memberikan manfaat apa-apa. Kegunaan berdasarkan kepemilikan (utility of possession ownesship) Suatu benda akan meningkat kegunaannya bila terjadi perpindahan kepermukaan atau dimiliki oleh seseorang yang tepat. Kegunaan berdasarkan bentuk (uttity ob brm) Suatu benda akan bertambah kegunaannya apabila bentuk beda tersebut diubah dari bentuk asalnya. Manfaat dan Nilai Guna Suatu Barang 2. Misalnya suatu tanah kosong yang subur tetapi terbengkalai. MANFAAT DAN NILAI SUATU SARANG Barang dan jasa diperlukan manusia didalamnya mengandung nilai-nilai tertentu yang dapat dimanfaatkan bagi kebutuhan hidup manusia. d. Kegiatan Benda Katakanlah bahwa suatu benda atau barang mempunyai nilai kegunaan tertentu karena dapat digunakan sebagai alat pemuas kebutuhan nilai kegunaannya cepat direkayasa oleh manusia sehingga dapat berkurang atau bertambah. b. Contoh lainnya.A. seorang penarik becak yang mendapatkan hadiah berupa computer . Benda /barang akan berkurang kegunaannya bila tidak diperlukan atau dirusak oleh manusia dan dapat bertambah bila diubah peruntukarannya a. Kegunaan berdasarkan tempat (utlity benda mempunayi kemungkinan akan ) bertambah Suatu lainnya. Nilai yang terkandung d dalam barang /jasa itu disebut sebagai nilai guna. c. 1. kegunaannya apabila dipindahkan dari suatu tempat ke tempat Kegunaan berdasarkan waktu (utility of time) Suatu benda akan bertambah kegunaanya bila dikaitkan dengan waktu benda tersebut.

Nilai Pemakaian Objektif Subjektif Nilai pemakaian suatu barang / jasa yang didasarkan pada barangnya sendiri disebut sebagai nilai pemakaian objektif disebut sebagai nilai pemakaian. Barang atau tersebut dapat memuaskan kebutuhan manusia Menurut sudut pandang seseorang.3. Nilai subjektif Nilai yang didasarkan pada sudut pandang /kepentingan orang yang membutuhkannya (berdasarkan subjeknya) disebut nilai subjectif. 1) 2) c. Nilai objektif Nilai yang didasarkan pada sudut pandang /kepentingan orang yang membutuhkannya (berdasarkan subjeknya) disebut nilai subjektif b. Di samping itu. tertetu. Nilai Penukaran Objektif dan Subjektif Suatu barang / jasa dianggap mempunyai nilai penukaran objektif (karena barang / jasa tersebut • • • d. barang /jasa tersebut dapat digunakabn untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. 2. Nilai pemakalan dan nilai penukaran Nilai barang / jasa yang digunakan / dimanfaatkan orang-orang untuk memuaskan kebutuhan hidupnya disebut sebagai nilai pemakalah (value in use). dari hari ke hari semakin banyak. 1. a. yaitu penghargaan terhadap barang / jasa karena ditukarkan dengan barang / jasa yang lain. barang / jasa mengandung nilai pemukaian (valuc in exchange). Manusia memerlukan barang / jasa tersebut Barang / jasa yang ada diperkirakan dapat dipergunakan Persediaan barang / jasa tersebut jumlahnya terbatas Mengurangi dan menghabiskan nilai guna barang untuk penghargaan (nilai) Di atas disebutkan bahwa barang / jasa mempunyai nilai guna . Nilai Objektif dan Subjektif Tuntunan terhadap penyediaan berbagai barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan manusia.

memberikan penilaian subjektif terhadap pemuasan kebutuhan dari suatu barang / jasa teori guna cardinal disebut teori nilai guna dengan mengkuantifikasikan 2. Nilai Penghargaan Kalau uraian mengenai nilai itu tingkat kepuasan yang dinikmati kriteria sebagai berikut b.4. a. Keseimbangan nilai guna (Hukum Gossenll) Jenis kebutuhan dari semua kebutuhan tersebut satu sama lainnya mempunyai hubungan karena mengkonsumsi dan cara pemuasannya oleh yang terkepentingan. 3. Dampak penurunan nilai guna total terhadap nilai marjinal Hukum Gossen memperlihatkan turunnya nilai kepuasan (nilai guna total) setelah melampaui tingkat kepuasan maksimal. jumlah maupun jenisnya. Nilai Guna Total Nilai Guna Marjinal a. Nilai Guna Marjinal. 5. Nilai Guna Total Nilai Guna Total atau Untilitas Total (Total Utiliy) adalah tingkat kepuasan yang dinikmati konsumen saat atau setelah mengkonsumsi sejumlah barang / jasa tertentu b. • Angka I adalah golongan makanan / minuman • Angka II sampai dengan III adalah kebutuhan rumah tangga lainnya • Angka IV adalah pakaian • Angka V adalah kesehatan • Angka VI adalah pendidikan . Nilai Guna Marjinal / disebut Utilitas (Margimal Utiliy / MU) adalah bertambahan kepuasan yang dinikmati dari setiap barang / jasa yang dikonsumsi. Nilai Guna dan Kepuasan Nilai guna suatu barang bukan hanya tergantung pada objeknya itu sendiri. Teori Kerdinal dan Masalah Kapuasan Kebutuhan manusia terhadap barang / jasa pemuas kebutuhan mempunyai sifat yang tidak terbatas baik sisi. misalnya : bila kita menggunakan ukuran kepuasa dengan memberikan nilai (score) untuk setiap kue yang dimakan.

B. PERILAKU KONSUMEN Konsumen adalah pihak yang membutuhkan brang-barang dan jasa sebagai alat pemenuh kebutuhan hidupnya. 1. misalnya. Pendidikan Pendidikan seseorang akan mempengaruhi pola konsumsinya orang yang hanya berpendidikan 3. sesuai prioritas kebutuhan yang ditentukan oleh masing0masing atau sesuai dengan kebiasaan konsumen yang bersangkutan a. Agama /kepercayaan Agama dan kepercayaan yang dianut oleh seseorang juga mempengaruhi pola konsumsinya sebagai contoh. Umur . Penggolongan konsumen Berdasarkan kenyataan yang ada di pasar. baik secara langsung maupun tidak langsung. orang-orang 4. b. dalam pembelian makanan. Tempat tinggal dan iklim Tempat tinggal dan iklim sangat berpengaruh pada konsumsi seseorang. mereka akabn memilih yang dihalalkan 5. Pola konsumsi Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pola konsumsi (the pottein of consu diption) seorang. Akumulasi dengan demikian. 1. kita membagi konsumen menjadi tiga golongan. maka konsumsinya kecil atau mungkin di bawah rata-rata 2. Penghasilan yang diperoleh Jika penghasilan yang diperoleh kecil. Pengertian perilaku konsumen Pada dasarnya perilaku sangat terkait dengan upaya orang-orang untuk mengkonsumsi barang dan atau jasa yang dibutuhkan dan dipilihnya.

Pada umumnya dari seseorang aka sangat mempengaruhi pola konsumsinya. 4. 2. Faktor-faktor psikologis Motivasi adalah suatu dorongan tertentu dari dalam diri seseorang. pribadi. WATAK KONSUMEN Koher (1954) menyebutkan bahwa dembeuar oleh para konsumen terpengaruh oleh sifat-sifat budaya. Pekerjaan Jenis pekerjaan sering kali dapat mempengaruhi konsumsi seseorang C. Kebangsaan Kebangsaan juga sangat mempengaruhi konsumsi 7. . social. 6. dan psikologi. sebuah motif atau drives adalah kebutuhan yang cukup mendesak yang mengarahkan seseorang mencari pemuasan kebutuhan tertentu. Faktor sosial Kelompok acuan (refernce qrou) adalah kelompok atau mungkin seseorang) yang secara langsung atau tidak langsung 3. 1. Faktor pribadi Keputusan seorang konsumen /membeli sangat erat kaitannya dengan. Faktor budaya Budaya dapat terdiri atas subkultur dan kelog social.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful