P. 1
Sejarah Ekonomi Islam (Kel.2)

Sejarah Ekonomi Islam (Kel.2)

|Views: 200|Likes:

More info:

Published by: Laela Syarifah Fitri Hatin on Oct 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/15/2015

pdf

text

original

DASAR-DASAR EKONOMI ISLAM SEJARAH EKONOMI ISLAM

Oleh SI-5C Kelompok 2:

Ade Rina Suralani

107093002864

Didit Pramana Putra 107093002846 Hudiara Nur Chasanah 107093003270 107093003023

JURUSAN SISTEM INFORMASI 1

sistem ekonomi Islam mempunayi ciri khas dibanding sistem ekonomi lain (kapitalis-sosialis). Rasulullah bersabda yang artinya : “Kemiskinan membawa kepada kekafiran. Nilai-nilai manusiawi inilah yang menyebabkan ajaran Nabi Muhammad berlaku hingga akhir zaman. Setelah wafatnya nabi kepemimpinan dipegang oleh Khulafa al Rasyidin. beliau mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menyangkut dengan kemaslahatan umat. Ekonomi 2 . Kendati demikian. berbagai perkembangan. Al-Qur’an dan hadist menjadi sumber dasar sebagai teori ekonomi. Pemikiran ekonomi Islam dimulai sejak Muhammad dipilih menjadi rasul. Ajaran nabi menjadikan manusia sebagai pribadi yang bebas dalam mengoptimalkan potensi dirinya. Hal ini tercermin dari kebijakan-kebijakan yang berbeda antar Khalifah itu sendiri. Persolan sistem bank syariah hanyalah sebagian kecil dari sederetan masalah-masalah yang terdapat dalam studi ekonomi Islam. dan pemikiran muncul pada masa itu. tetapi juga masalah ekonomi atau perniagaan-mu’amalat. hal ini terbukti dengan adanya hadist yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Masalah ekonomi menjadi bagian yang penting pada masa itu. Membicarakan sistem ekonomi Islam secara utuh. kebijakan-kebijakan itupun muncul sebagai akibat dari munculnya masalahmasalah baru. Sejumlah aturan yang bersumberkan Al-Qur’an dan Hadist Nabi hadir untuk memecahkan masalah ekonomi yang ada. selain masalah hukum dan politik. Kebebasan merupakan unsur kehidupan yang paling mendasar dipergunakan sebagai syarat untuk mencapai keseimbangan hidup.” Maka upaya memberantas kemiskinan merupakan bagian dari kebijakan Rasulullah SAW.FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2009 BAB I PENDAHULUAN Salah satu misi Rasulullah diutus ke dunia ini oleh Allah adalah membangun rakyat yang beradab. Selanjutnya kebijakan-kebijakan Rasulullah menjadi pedoman oleh pada penggantiNya yaitu Khulafa al Rasyidin dalam memutuskan kebijakankebijakan ekonomi. gagasan. tidak cukup dikemukakan pada tulisan yang sempit ini. Salah satunya pemenuhan kehidupan masyarakat di bidang ekonomi sehingga masalah teknis untuk mengatasi masalah-masalah perniagaan muncul pada waktu itu. karena sistem ekonomi Islam mencakup beberapa segi dan mempunyai ketergantungan dengan beberapa disiplin ilmu lainnya sebagaimana juga yang ditemukan pada studi ekonomi umum. Langkah awal yang dilakukan Nabi Muhammad menanamkan pemahaman keimanan dan keberadaannya di muka bumi ini. Masalah ekonomi rakyat menjadi perhatian Rasulullah karena masalah itu merupakan pilar penyangga keimanan yang harus diperhatikan.

jumlahnya hampir 100 buah dan pengaruhnya tidak terbatas hanya pada kalangan islami saja. peletak dasar. tidaklah mengherankan bila para pemikir klasik muslim menguasai bebagai macam bidang ilmu.2 selain banyak membahas masalah-masalah fiqh (hukum). seni. sebagian lagi disebabkan oleh sikap umat muslim sendiri. pedagogi. bukan pemisahan. telah diterjemahkan ke dalam babhasa latin oleh Dominicus Gundisalvus di akhir abad XIIM. 1 A. ekonomi. Para pemikir muslim memang melakukan klasifikasi terhadap berbagai macam ilmu. Salah satu bukunya dalam bidang kedokteran. astronomi. menghargai hak-hak kemanuisaan dan bersifat moderat. Yang Maha Benar. Nama-nama pemikir muslim bertebaran di sana-sini menghiasi arena ilmu-ilmu pengetahuan. tetapi yang dilakukan oleh mereka adalah pembeda. tetapi juga dipelajari oleh tokoh-tokoh agama Kristen. selain terkenal sebagai ahli kedokteran. Mulai dari filsafat. sejarah. psikologi. teknologi. dipelajari selama enam ratus tahun (dari abad XII sampai abad XVII) sebagai pelajaran dasar di kedokteran di universitas-universitas tua di Eropa 2 Karya-karya al-ghazali. ilmu pengetahuan. yakni dari Yang Maha Mengetahui seluruh ilmu. Kegiatan berpikir berhenti sehingga umat muslim mengalami kemerosotan disegala bidang. BAB II TEORI Kontribusi Ekonomi Musim Klasik Sejarah membuktikkan bahwa para pemikir muslim merupakan penemu. Para pemikir klasik muslim tidak terjebak untuk mengotak-ngotakkan barbagai macam ilmu tersebut seperti yang dilakukan para pemikir saat ini. dan kebudayaan. namun pada hakikatnya berasal dari sumber yang satu. dan fisika. Bahkan negeri-negeri muslim akhirnya menjadi sasaran empuk penjajahan bangsa-bangsa non-muslim. Dalam pandangan mereka.1983). sebagai contoh. Sayangnya tradisi pemikiran seperti ini tidak berlanjut sampai sekarang karena mundurnya peradaban umat muslim hampir disegala bidang.(Jakartaa:CV Faizan. Allah SWT. Lama-kelamaan peradaban muslim tidak terdengar gaungnya untuk jangka waktu yang lama. Ibnu Sina (980-1037M). ilmu optik. ilmu-ilmu itu walaupun sepintas terlihat berbedabeda dan bermacam-macam jenisnya. sosial. biologi. ilmu qalam (teologi). psikologi. Salah satu kitabnya yang berjudul Maqashidul-falasifah yang berisi ringkasan dari bermacam-macam ilmu filsafat. Mulai dari bidang politik. dan pengembang dalam berbagai bidang-bidang ilmu.jilid 1 3 . metafisika.Lihat IsmailYakub. pendidikan. kedokteran. logika. Mereka melihat ilmu-ilmu tersebut sebagai “ayat-ayat” Allah yang bertebaran di seluruh alam.Islam bersifat robbani. dan pemerintahan. sosiologi. Umat muslim tenggelam lama dalam tidur nyeyaknya. ekonomi.1 juga ahli filsafat. Baik ilmu alam maupun ilmu sosial. menjunjung tinggi etika. Sejarah Ringkas Al-Ghazali dalam Ihya’ al-Ghazali. Kemunduran sebagian disebabkan karena musuh dari luar. beliau juga banyak membahas masalah filsafat. Al-Ghazali (450H/1058M-505/111M). Al-qanun fi al Thib. Bahkan ia juga mendalami psikologi dan musik. Oleh karena itu. sampai termasuk juga ilmu ekonomi. dan tasawuf. matematika.

Raymond Lyli (1223-1315) yang telah melakukan perjalanan ke negara-negara Arab mendirikan lima universitas yang 3 fenomena yang menyedihkan ini telah banyak dikemukakan oleh tokoh-tokoh islami kontemporer. tidak terkecuali ilmu ekonomi. Aritoteles. Josheph Schumpeter.4 misalnya dalam buku opus-nya menyatakan adanya great gap dalam sejarah pemikiran ekonomi selama 500 tahun. Pada abad ke-11 dan ke-12. (New York: Oxford University Press. Sir Muhammad bin Nabi. Dalam bidang seni dan budaya. Namun mereka tetap menjadikan Al-Qur’an dan hadist sebagai rujukan utama dalam menulis teori-teori ekonomi Islami. maka sebagian besar menyatakan bahwa sejak zaman filosof-filosof Yunani yang mahsyur (Socrates. Naquib alattas. “Bacalah” dan mengingat salah satu doa nabi yang selalu beliau ulang-ulang: ”Ya Allah. Andil pemikir-pemikir muslim dalam ilmu-ilmu pengetahuan tertutupi sehingga bila kita membaca bukubuku sejarah ilmu pengetahuan. Adelard of Bath melakukan perjalanan ke Timur Tengah.Banyak industri khas Islami yang terpinggirkan (untuk tidak menyebut hilang). Ia juga belajar aritmetika dan matematika Al-Khwarizmi (780-850M) dan sekembalinya dari sana ia menulis buku Liber Abaci pada tahun 1202. hawala. Rasyid Ridha. baik itu disengaja maupun tidak disengaja. sejumlah pemikir Barat seperti Contantine the African.Thomas Aquinas (12551274). Mereka belajar Bahasa Arab dan melakukan studi serta membawa ilmu-ilmu baru ke Eropa.Thomas sendiri banyak yang bertentangan dengan dogma-dogma gereja sehingga para sejarahwan menduga St. dar al-Tiraz.Thomas mencuri ide-ide itu dari para ekonom muslim. Dalam bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. A History of Economic Analysis.1954) 4 . Leornado of Pisa belajar di Bougie. Aljazair pada abad ke-12. suftaja. Pemikiran ekonomi St. Para ekonom muslim sendiri mengakui. Contohnya. Jamaluddin Al-Afghani. Schumpeter menyebut dua kontribusi ekonom scolastik. Ma’una dan lain-lain) terpinggirkan. Sayyid Ahmad Khan. Schumpeter hanya menulis tiga baris dalam catatan kakinya nama Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd dalam kaitan proses transmisi pemikiran Aritoteles kepada St. Muhammad Abduh. yaitu penemuan kembali tulisan-tulisan Aritoteles dan towering achievement st. meraka banyak membaca dan dipengaruhi oleh tulisan-tulisan Aritoteles (367-322SM) sebagai filsuf yang banyak menulis masalah ekonomi. aku berlidung kepada-Mu kekufuran dan kefaqiran…” Di tengah-tengah keadaan seperti ini terjadilah proses kehilangan faktafakta sejarah. seperti Shah Waliyullah. dan lainlain) beberapa abad sebelum semua ilmu. Hasilnya. pada masa kini umat muslim identik dengan kebodohan dan 3 kemiskinan. suatu hal yang berusaha ditutupi oleh Barat karena pemikiran ekonom muslim pada masa inilah banyak dicuri oleh para ekonom Barat. Hassan Al-Bana. al-hisbah. yaitu masa yang dikenal umat muslim. terjadi pengekoran yang membabi buta terhadap budaya Barat. Kedaulatan politik diambil alih oleh bangsa penjajah warisan Romawi. Dalam bidang seni dan budaya Barat. dan lain-lain. Institusi ekonomi Islam (baitul maal.funduk. 4 Josheph Schumpeter. Isma’il Raji alFaruqi. Adapun proses pencurian terjadi dalam berbagai bentuk. Plato.Thomas. (sungguh ironis mengingat ayat Al-Qur’an yang pertama turun adalah perintah “Iqra”. terjadi sekularisme.

Hermaan the German. 6. Hafshawaih: ”Kitab Al-Kharaj.). Dengan demikian. Yakub ben Abbon Marie dan lain-lain. 5. 5 .” Buku ini merupakan yang pertama dalam masalah ini. Diantara penerjemah tersebut adalah adelard of Bath. Ibnu Sina. Wawasan Islami dan Ekonomi : sebuah Bung Rampai. sebagian lagi sudah hilang . Robert Chester. 2.1997). Beberapa pemikiran ekonom muslim yang dicuri tanpa pernah disebut sumber kutipannya antara lain: 1.mengajarkan Bahasa Arab sehingga banyak yang kemudian menerjemahkan karya-karya ekonom muslim. Abdul ‘Abbas al-ahwal (270 H-883 M). Ar-Razi. Bapak Ekonomi Barat. Constantine the African. (Jakarta: LP-FEUI. Jacob ben Macher Ibn Tibbon.5 Sebagian karya itu ada yang masih bertahan sampai sekarang. Olato of Trivoli William of Luna. Gerard of Cremona. para pemikir-pemikir ekonomi muslim telah mengidentifikasi banyak konsep. Kalanymus ben kalonymus. John of Seville. Moses ben Solomon of Solon. Ibnu Hazm.Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. 4. Al-Ashma. Adapun karya-karya ekonom muslim yang diterjemahkan adalah Al-Kindi. Dominic Gundislavi.hlm91-92. Pendeta gereja Spanyol Ordo Dominican Raymond Martini mayalin banyak bab dari Tahafut Al-Falasifa. Al-Hasan Bin Ziyad Al-Lu’lu’I (204 H/819 M): “Al-Kharaj” dan AlNafaqat”. St. Al-Munqid. Al Farabi.Thomas yamg belajar di Ordo Dominican mempelajari ide-ide Al-Ghazalidari Bar Hebraeus dan Martini). Al-Haetsam Bin Adi al-Kufi (114-207 H/732-831 M). dengan bukunya The Wealth Of Nation diduga banyak mendapat inspirasi dari buku al-amwalnya Abu Ubayd (838 M) yang dalam bahsa Inggrisnya adalah persis judul bukunya Smith The Wealth. Ja’far Bin Mubasysyir (234 H/848 M). dan Ihya-nya Al-Ghazali. 2. 5 Mukammad Anis Matta . variable. Ibnu Rusyd. Bar Herbraeus.dan lain-lain. pendeta Syriac Jacobite Church. Teori Pareto Optimum diambil dari kitab Nahjul Balaghah Imam Ali. Ibnu Haytham.Ghazali.Thomas menyakin banyak bab dari Al-Farabi (St. Gresham-law dan Oresme Treatrise dari dari kitab Ibnu Taimiyah. Michael Scot. Ibnu Bajja. Misykat Al-Anwar.I. menyalin beberapa bab Ihya Ulumudin Al-Ghazali. Dalam Mustafa kemal(ed. Jabir Ibnu Hayyam. A. Ibnu Al-Nadim (438/1047M) mencatat nama beberapa ulama dengan sejumlah karya ilmiah yang secara khusus membahas masalah ekonomi dan keuangan. 3. Adam Smith (1776 M). 6. 3. Sementara itu di antara para penerjemah Yahudi adalah Jacob of Anatolio. Yang hilang itu antara lain: 1. Maqasid Al-Falasifa. 4. Al-Khwarizmi. dan teori-teori ekonomi yang masih relevan hingga kini. Abu Abdul Malik (122-216 H/740-831 M): Kitab AlKharaj 5.

Kelompok ini masuk dalam Pakta Madinah tetapi mereka melanggar perjanjian bahkan berusaha untuk membunuh Rasulullah.” Sumber pendapatan sekunder antara lain: 1. dan jangan pula menerima semuanya). kecuali baju baja-besi. suatu suku yang tingggal di pinggiran Madinah. Akhirnya mereka menyerah dan setuju meninggalkan kota dengan membawa barang-barang sebanyak daya angkutan unta. Ekonom muslim perlu mempunyai akses terhadap kitab-kitab klasik Islami. orang-orang yang berhutanguntuk keperluan agama. B. Semua milik banu Nazir yang ditinggalkan menjadi milik kaum muslimin. untuk-memerdekakan-budak. Nabi meminta mereka untuk meninggalkan kota namun mereka menolaknya. termasuk ilmu ekonomi versi “kovensional”. fuqaha Islami perlu juga mempelajari teori-teori ekonomi modern agar dapat menterjemahkan kondisi ekonomi modern dalam bahasa kitab klasik Islami. para Mu’allaf-orang yang baru masuk islamyang dibujuk hatinya. Uang tebusan untuk para tawanan perang 2. Dengan demikian. Rasulullah membagikan tanah ini sebagian besar kepada Muhajirin dan orang-orang Anshar yang miskin. Zakat tidak diperlakukan dengan pajak. teori ekonoomi Islam sebenarnya bukan ilmu baru. Di lain pihak. perkembangan ekonomi tidaklah begitu besar dikarenakan sumber-sumber yang ada pada masa itu belum begitu banyak. yang berbeda dengan pajak. Zakat fitrah 6 . Sejarah Ekonomi Islam Pada masa pemerintahan Rasulullah. adalah la takadzibuhu jamii’a. Harta benda kaum muslimin yang meninggalkan negerinya 4. dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Kekayaan pertama datang dari banu Nadar. yaitu pajak yang dibebankan kepada kaum muslimin yang kayaborjuis 6. Maka ekonomi muslim tidak perlu terkesima dengan teori-teori ekonomi Barat. Pengeluaran dan penyaluran zakat ini diatur secara jelas dalam Al-Qur’an surah at Taubah ayat 60 yang artinya: “Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir. miskin. Sampai tahun ke empat hijrah. Sikap umat muslim terhadap ilmu-ilmu dari Barat. badan kepengurusan zakat. Harta karun temuan pada periode sebelum Islam 3. wala tushahhihuhu jamii’a (jangan menolak semuanya.Oleh sebab para pemikir Islami sebenarnya telah memberikan kontibusi yang sangat berarti bagi perkembangan ilmu ekonomi modern. pendapatan dan sumber daya negara masih sangat kecil. Nawaib. Zakat merupakan kewajiban agama dan termasuk pilar Islam. Nabipun menyerahkan tentara dan mengepung mereka. Wakaf harta benda yang diindikasikan kepada umat Islam pendapatannya didepositokan ke baitul mal 5. Pendapatan utama pada masa Rasulullah: Pendapatan utama pada masa ini adalah zakat.

7. Muhammad Abduh (1320 H/1905 M). Namun demikian. meskipun secara umum kondisi perekonomian masyarakat Islam berada dalam taraf kemakmuran. terdapat beberapa pemikiran ekonomi yang berbobot selama dua ratus tahun terakhir. Seperti Zayd bin Ali (120 H/798 M). Nasiruddin Tutsi (485 H/1093 M). Jamaluddin al Afghani (1294 M/1897 M). Muhammad Bin Hasan al Shaybani (189/804). dan lain-lain. Abu Yusuf (182/798). Al Maghrizi (767-846 H/1364-1442 M). Terdapat pemikir-pemikir besar yang karyanya banyak dijadikan rujukan hingga kini. Khurshid (1985 h. Seperti Shah Waliullah (1114-1176 M/1703-1762 M). dan lain-lain. dan lain-lain. Junayd Baghdadi (297/910). Ibnu Taimyah (661-728 H/1263-1328 M). Secara umum kita bisa membaginya sejarah perkembangan ekonomi Islam sebagai berikut: a) Periode Pertama/Fondasi (Masa awal Islam-450 H/1058 M) Pada periode ini banyak sarjana muslim yang pernah hidup bersama para sahabat Rasulullah dan para tabi’in sehingga dapat memperoleh referensi ajaran Islam yang akurat. Abu Ishaq Al Shatibi (1388 M). c) Periode Ketiga (850-1350 H/1446-1932 M) Dalam periode ketiga ini kejayaan pemikiran. dari umat Islam sebenarnya telah mengalami penurunan. Ibnu Miskwayh (421/1030). Muhammad bin Abdul Wahab (1206 H/1787 M). d) Periode Kontemporer (1930 –sekarang) Era tahun 1930-an merupakan masa kebangkitan kembali intelektualitas di dunia Islam. misalnya Al Ghazali (451-505 H/1055-1111 M). 9-11) membagi perkembangan pemikiran ekonomi Islam kontemporer menjadi 4 fase sebagaimana berikut: 1) Fase Pertama Pada pertengahan 1930-an banyak muncul analisis–analisis masalah ekonomi sosial dari sudut syariah Islam sebagai wujud kepedulian 7 . Ibnul Qayyim (1350 M). Sedekah seperti korban dan korban dan Kaffarat. serta melebarnya kesenjangan antara golongan miskin dan kaya. Kemerdekaan negara-negara muslim dari kolonialisme Barat turut mendorong semangat para sarjana muslim dalam mengembangkan pemikirannya Ahmad. Abdul Qadir Jaelani (1169 M). Abu Ubayd (224/838) Al Kindi (260/873).denda atas kesalahan yang dilakukan kaum muslimin pada acara ke agamaan seperti berburu pada musim haji. dan juga dalam bidang lainnya. Ibnu Khaldun (732-808 H/13321404 M). Ibnu Nujaym (1562 M). b) Periode Kedua (450-850 H/1058-1446 M) Pemikiran ekonomi pada masa ini banyak dilatarbelakangi oleh menjamurnya korupsi dan dekadensi moral.

baik di sektor publik maupun swasta. 3) Fase Ketiga Perkembangan pemikiran ekonomi Islam selama satu setengah dekade terakhir menandai fase ketiga di mana banyak berisi upaya-upaya praktikal-operasional bagi realisasi perbankan tanpa bunga. Pertemuan yang terakhir ini secara rutin tetap berlangsung (2001) dengan tuan rumah negara-negara Islam. Meskipun kebanyakan analisis ini berasal dari para ulama yang tidak memiliki pendidikan formal bidang ekonomi. Konferensi internasional pertama diadakan di Mekkah. Meskipun pemikiranpemikiran ini masih banyak membahas hal-hal elementer dan dalam lingkup yang terbatas. terutama dari sisi moneter. para ulama ini secara berani justru menegaskan kembali posisi Islam sebagai comperehensive way of life. Sejak itu banyak karya tulis yang dihasilkan dalam wujud makalah. disusul Konferensi Internasional tentang Islam dan Tata Ekonomi Internasional Baru di London. misalnya di Eropa dan Amerika. dan mendorong untuk suatu perombakan tatanan ekonomi dunia yang ada menuju tatatan yang lebih Islami. namun telah menandai sebuah kebangkitan pemikiran Islam modern. Inggris pada tahun 1977. Pakistan (1981). namun langkah mereka telah membuka kesadaran baru tentang perlunya perhatian yang serius terhadap masalah sosial ekonomi. serta Konferensi Internasional Kedua tentang Ekonomi Islam di Islamabad (1983). Dengan berbagai kelemahan dan kekurangan atas konsep bank tanpa bunga yang digagas oleh para ekonom muslim dan karenanya terus disempurnakan langkah ini menunjukkan kekuatan riil dan keniscayaan dari sebuah teori keuangan tanpa bunga. jurnal ilmiah hingga buku. Kerangka kerja suatu perbankan yang bebas bunga mendapat bahasan yang komperehensif. 8 . Bank-bank tanpa bunga banyak didirikan. Berbeda dengan para modernis dan apologist yang umum berupaya untuk menginterpretasikan ajaran Islam sedemikian rupa sehingga sesuai dengan praktek ekonomi modern. 2) Fase Kedua Pada sekitar tahun 1970-an banyak ekonom muslim yang berjuang keras mengembangkan aspek tertentu dari ilmu ekonomi Islam.teradap dunia Islam yang secara umum dikuasai oleh negara-negara Barat. baik di negara-negara muslim maupun di negara-negara non muslim. Mereka banyak mengetengahkan pembahasan tentang bunga dan riba dan mulai menawarkan alternatif pengganti bunga. Konferensi tentang Perbankan Islam dan Strategi Kerjasama Ekonomi di Baden-baden Jerman Barat (1982). Berbagai pertemuan internasional untuk pembahasan ekonomi Islam diselenggarakan untuk mempercepat akselerasi pengembangan dan memperdalam cakupan bahasan ekonomi Islam. Saudi Arabia pada tahun 1976. dua seminar Ilmu Ekonomi Fiskal dan Moneter Islam di Mekkah (1978) dan di Islamabad.

Masa Pertumbuhan Masa pertumbuhan terjadi pada awal masa berdirinya negara Islam di Madinah. Dari sisi teori dan konsep yang terpenting adalah membangun sebuah kerangka ilmu ekonomi yang menyeluruh dan menyatu. tapi masa itu merupakan benih timbulnya dasar ekonomi Islam. Berbagai metode ilmiah yang baku banyak diaplikasikan di sini. penentuan harga.4) Fase Keempat Pada saat ini perkembangan ekonomi Islam sedang menuju kepada sebuah pembahasan yang lebih integral dan komperehensif terhadap teori dan praktek ekonomi Islam. 3. prinsip-prinsip Islam pada umumnya dan prinsip ekonomi khususnya. Segala dasar dan praktek ekonomi Islam sebagai sebuah sistem telah dipraktekkan pada masa itu. hukum syarikah. sejarah perkembangan ekonomi Islam dapat dibagi pada empat fase: 1. menjadi sebuah tantangan sekaligus peluang bagi implementasi ekonomi Islam. pengharaman riba. Adanya berbagai keguncangan dalam sistem ekonomi konvensional. Lembaga keuangan seperti bank dan perusahan besar tentunya belum ditemukan. Masa Keemasan Setelah terjadi beberapa perkembangan dalam kegiatan ekonomi. Hal-hal inilah yang banyak menjadi perhatian dari para ekonom muslim saat ini. pengaturan pasar. Perusahaanpun telah dipraktekkan dalam skala kecil dalam bentuk musyarakah. Dari sisi praktikal adalah bagaimana kinerja lembaga ekonomi yang telah ada (misalnya bank tanpa bunga) dapat berjalan baik dengan menunjukkan segala keunggulannya. baik dari aspek mikro maupun makro ekonomi. Meskipun belum dikatakan sempurna sebagai sebuah studi ekonomi. maka dalam menghadapi perubahan sosial. Namun demikian lembaga moneter di tingkat pemerintahan telah ada. tidak berfungsi secara optimal. Kaidah-kaidah ini mencakup cara-cara bertransaksi (akad). pada abad ke-2 Hijriyah para ulama mulai meletakkan kaidah-kaidah bagi dibangunnya sistem ekonomi Islam di sebuah negara atau pemerintahan. dan lain sebagainya. tentunya dengan kondisi yang sangat sederhana sesuai dengan masanya. Namun kaidah-kaidah yang telah disusun ini masih berupa pasal-pasal yang tercecer dalam buku-buku fiqih dan belum menjadi sebuah buku dengan judul ekonomi Islam. yaitu kapitalisme dan sosialisme. yaitu berupa baitul mal. Masa Kemunduran Dengan ditutupnya pintu ijtihad. karena para ulama seakan tidak 9 . 2. Sedangkan menurut sumber yang lain. serta perlunya upaya yang berkesinambungan untuk mengaplikasikan teori ekonomi Islam.

Mereka lebih suka merujuk pada pendapat para imam mazdhab terdahulu dalam mengistimbat suatu hukum. Namun demikian. Sebagaimana juga telah terhentinya studi tentang ekonomi Islam. antara lain: Pertama. asuransi kebebasan dan intervensi pemerintah pada kegiatan ekonomi dan lain-lain.siap dan berani untuk langsung menelaah kembali sumber asli tasyri’ dalam menjawab perubahan tersebut. Bila di Indoneisa banyak bank konvensional beralih bentuk ke bank syari’ah. monopoli. perbankan. Masa Kesadaran Sejak ditutupnya pintu ijtihad pada abad ke-15 H. sehingga ilmu-ilmu keislaman lebih bersifat pengulangan dari pada bersifat penemuan. 4. seperti pembahasan tentang riba. Dan pukulan telak terhadap Islam adalah ketika ditutupnya pintu ijtihad tersebut. Ajaran Islam akhirnya terpojok pada hal-hal ibadah mahdloh dan persoalan perdata saja. hingga sebagian orang telah lupa sama sekali bahkan ada sebagian pihak yang mengingkari istilah “ekonomi Islam”. Buah dari semaraknya studi-studi ekonomi Islam ini membuahkan berdirinya bank-bank Islam. berarti pertumbuhan bank syari’ah semakin cepat dan diminati oleh kalangan usahawan. Dalam skala internasional misalnya. namun usaha-usaha telah dilakukan. hubungan antara sebagian masyarakat dengan penerapan syariat Islam menjadi renggang. Padahal ijtihad adalah sumber kedua Islam setelah AlQuran dan Sunnah. Lebih ironisnya lagi sebagian hal itu pun masih jauh dari ajaran Islam yang benar. khususnya dalam menjawab hajat manusia di bidang ekonomi. termasuk di Eropa. Dalam agreement establishing the islamic Development Bank (anggaran dasar IDB) pada article 2 disebutkan bahwa salah satu fungsi dan kekuatan IDB pada ayat (xi) adalah melaksanakan penelitian untuk kegiatan ekonomi. meskipun studi ilmiah modern dalam bidang ekonomi masih sangat terbatas. IDB juga telah memberikan bantuan teknis. Bukti lain maraknya pelaksanaan ekonomi Islam adalah laporan dari data yang diambil dari Directory Of Islamic Financial Institutions tahun 1988 terbitan IRTI/IDB bahwa sedikitnya telah 32 bank Islam berdiri di seluruh dunia. Tradisi taklid ini menimbulkan stagnasi dalam mendiscover ilmu-ilmu baru. penentuan harga. telah berdiri Islamic Development Bank (IDB/Bank Pembangunan Islam). Dalam hal ini studi terfokus pada masalahmasalah yang terpisah. keuangan dan perbankan di negara-negara muslim dapat sejalan dengan syari’ah. baik dalam bentuk mensponsori penyelenggaraan seminar-seminar ekonomi dan perbankan Islam di seluruh dunia maupun dalam bentuk pembiayaan untuk tenaga perbankan yang belajar di bank Islam serta tenaga ahli bank yang ditempatkan di bank Islam yang baru berdiri. studi ekonomi mikro. belum lagi 10 . baik dalam skala nasional maupun internasional.

2. seperti UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana yang telah diubah dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia. Hal ini mendorong berkembangnya kerjasama (partnership). Lebanon. C. D. peradaban manusia didominasi oleh Bangsa Persia dan Bangsa Romawi. Kewajiban mencatat transaksi tidak tunai mendorong umat Islam peduli terhadap pencatatan dan menimbulkan tradisi pencatatan transaksi di kalangan umat. 2. Pedagang muslim mengklasifikasikan hartanya sesuai ketentuan zakat dan membayarkan zakatnya jika telah memenuhi nishab dan haul. Peran akuntan penting dalam pengambilan keputusan terkait dengan kekayaan pemerintah dan pedagang. 3. Pada masa penyebaran Islam. Pemerintah Islam membuat laporan keuangan periodik Baitul Maal b.pertumbuhan bank syariah di negara lain dalam dekade ini. Jordania. Sebagian besar daerah di Timur Tengah berada dalam jajahan Romawi dan menggunakan bahasa negara jajahan seperti Sham (meliputi Siria. Israel). Perkembangan ekonomi Islam telah mulai mendapatkan momentum sejak didirikannya Bank Muamalat pada tahun 1992. 1. Perkembangan Ekonomi Islam di Indonesia Di Indonesia. Pengaruh Islam dalam Perkembangan Akuntansi (Pasca-Pemerintahan Islam) 1. sedang Iraq dijajah oleh Persia. Berbagai Undang-Undangnya yang mendukung tentang sistem ekonomi tersebutpun mulai dibuat. 3. Pembelajaran tentang ekonomi Islam telah diajarkan di beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta. Penyebaran Islam menyebabkan penggunaan angka arab (adanya angka nol) meluas ke berbagai wilayah di dunia. 4. Perdagangan Bangsa Arab Mekkah terbatas ke Yaman pada musim dingin dan ke Sham pada musim panas. Pengaruh Islam dalam Perkembangan Akuntansi (Pra-Pemerintahan Islam) 1. E. seperti di Malaysia dan negara-negara Islam lainnya. Palestina. Kewajiban membayar zakat telah mendorong: a. perkembangan pembelajaran dan pelaksanaan ekonomi Islam juga telah mengalami kemajuan yang pesat. Sejarah Berdirinya Sebenarnya aksi maupun pemikiran tentang ekonomi berdasarkan Islam memiliki sejarah yang amat panjang. Pada sekitar tahun 1911 telah berdiri 11 .

sistem perbankan Islam dan gerakan ekonomi Islam di Indonesia mengalami kemajuan yang sangat pesat. baik dalam penyelenggaraan kajian melalui forum-forum ilmiah ataupun riset. serta awal kebangkitan ekonomi Islam di Indonesia maupun di seluruh dunia. Organisasi tersebut didirikan dimaksudkan untuk membangun jaringan kerja sama dalam mengembangkan ekonomi Islam di Indonesia baik secara akademis maupun secara praktek. Dan yang ketiga. Tantangan yang Harus dihadapi Ekonomi Islam mendapat tantangan yang sangat besar pula. hukum dan kebijakan baik dalam skala nasional maupun dalam skala internasional. juga sebagai pembaharuan ekonomi dalam negeri yang masih penuh kerusakan ini. yaitu: Pertama. Untuk menjawab pertanyaan itu. terjadi krisis ekonomi di Indonesia yang berdampak besar terhadap goncangan lembaga perbankan yang berakhir likuidasi pada sejumlah bank. misalnya di Indonesia berdiri Bank Muamalat tahun 1992. 12 . Dukungan serta komitmen dari Bank Indonesia dalam keikutsertaanya dalam perkembangan ekonomi Islam dalam negeripun merupakan jawaban atas gairah dan kerinduan dan telah menjadi awalan bergeraknya pemikiran dan praktek ekonomi Islam di Indonesia. ujian atas kredibilitas sistem ekonomi dan keuanganya. maupun dalam melaksanakan pengenalan tentang sistem ekonomi Islam kepada masyarakat luas. dapat menghapus kemiskinan dan pengangguran di Indonesia ini yang semakin marak. berinvestasi. Pada awal tahun 1997. Dengan berdirinya organisasi tersebut. Kedua.organisasi Syarikat Dagang Islam yang beranggotakan tokoh-tokoh atau intelektual muslim saat itu. Pada tahun 1998. bagaimana sistem ekonomi Islam dapat meningkatkan dan menjamin atas kelangsungan hidup dan kesejahteraan seluruh umat. Setidaknya ada tiga tantangan yang harus dihadapi. bahkan berbisnis yang secara Islami dan diridhai oleh Allah swt. serta dapat memajukan ekonomi dalam negeri yang masih terpuruk dan dinilai rendah oleh negara lain. telah dibentuk sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang tersebut yaitu organisasi IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia). 2. diharapkan agar para ahli ekonomi Islam yang terdiri dari akademisi dan praktisi dapat bekerja sama untuk menjalankan pendapat dan aksinya secara bersama-sama. mengenai perangkat peraturan. Perkembangan ekonomi Islam yang semakin marak ini merupakan cerminan dan kerinduan umat Islam di Indonesia ini khususnya seorang pedagang. Bank Islam atau Bank Syariah justru bertambah semakin pesat.

Berbagai Undang-Undangnya yang mendukung tentang sistem ekonomi. Periode Kedua (450-850 H/1058-1446 M) 3. Fase Pertama (pertengahan tahun 1930-an) b. 13 . antara lain Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana yang telah diubah dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 dan Undang-undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia. Fase Keempat Di Indonesia. Periode Ketiga (850-1350 H/1446-1932 M) 4. Fase Kedua (sekitar tahun 1970-an) c. Periode Pertama/Fondasi (Masa awal Islam-450 H/1058 M) 2. Periode Kontemporer (1930-sekarang) Ada empat fase di dalam perkembangan ekonomi kontemporer: a. perkembangan pembelajaran dan pelaksanaan ekonomi Islam juga telah mengalami kemajuan yang pesat.BAB III KESIMPULAN Secara umum kita bisa membagi sejarah perkembangan ekonomi Islam sebagai berikut: 1. Fase Ketiga d.

info/pasca/index.Pengenalan Ekslusif Ekonomi Islam. http://agustianto.2006.multiply.wordpress. Mustafa Edwin.DAFTAR PUSTAKA Nasution.uinsuska.com/journal/item/4/BAHAN http://tarbiyahweekly.Jakarta: Kencana.com/2008/04/11/sejarah-pemikiran-ekonomi-islam-1/ http://pengantarekonomiis. dkk.niriah.php?view=article&catid=3:menuutama&id=118:program-studi-ekonomi-islam&format=pdf&option=com_content&Itemid=107 14 .com/2007/10/25/sejarah-perkembangan-ilmuekonomi-islam/ http://www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->