P. 1
sistem urinaria

sistem urinaria

|Views: 152|Likes:
Published by bAm2S

More info:

Published by: bAm2S on Oct 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2015

pdf

text

original

BAB I Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Sedikit orang yang menyadari betapa mengagumkannya ginjal kita. Ginjal sesungguhnya merupakan pabrik kimia yang sangat rumit. Ginjal mampu menyaring seluruh suplai darah di tubuh kita 25 kali dalam satu hari. Ginjal membersihkan kotoran beracun yang dihasilkan tubuh sementara dalam waktu yang bersamaan ginjal juga menjaga keseimbangan kandungan garam, asam dan air dalam tubuh. Limbah kimia dan kelebihan air dikumpulkan oleh ginjal dan disalurkan ke kandung kemih dalam bentuk urin. Ginjal juga membantu kondisi lingkungan tubuh dan menghasilkan hormon penting untuk mengatur tekanan darah dan produksi sel darah merah. Walaupun kita jarang memperhatikan dan karena ginjal kita biasa bekerja dengan indahnya, kerja ginjal tidak begitu kita hargai sampai saatnya kerja ginjal tersebut gagal. Kegagalan kerja ginjal memicu berbagai kelainan baik yang terdapat didalam urin maupun gangguan sistem urinaria. Fungsi terpenting dari ginjal adalah membuang limbah beracun dari darah. Sebagian besar dari limbah ini adalah senyawa urea mengandung nitrogen dan asam urat. Kemampuan ginjal untuk menjalankan fungsinya dalam membuang kotoran, bergantung pada unit fungsional dari ginjal yang disebut nephron. Bersama dengan kandung kemih, dua ureter, dan satu urethra, ginjal menyusun sistem uriner tubuh. Di makalah ini akan saya bahas semua proses yang terdapat di sistem urinaria dan beberapa gangguan yang terjadi jika sistem urinaria kita mengalami kerusakan. 1.2 Rumusan Makalah 1.2.1 Apa saja struktur makroskopis sistem urinaria manusia? 1.2.2 Apa saja struktur mikroskopis sistem urinaria manusia? 1.2.3 Apa saja fungsi sistem urinaria manusia? 1.2.4 Bagaimana proses mekanisme sistem urinaria manusia? 1.2.5 Apa saja komposisi urin manusia?

1.2.6 Bagaimana cara memeriksa urin yang bermasalah?

1.3 Tujuan 1.3.1 Untuk mengetahui struktur makroskopis sistem urinaria manusia. 1.3.2 Untuk mengetahui struktur mikroskopis sistem urinaria manusia. 1.3.3 Untuk mengetahui fungsi sistem urinaria manusia. 1.3.4 Untuk mengetahui proses mekanisme sistem urinaria manusia. 1.3.5 Untuk mengetahui komposisi urin manusia. 1.3.6 Untuk mengetahui cara pemeriksaan urin yang bermasalah. 1.4 Manfaat 1.4.1 Untuk menambah wawasan dan pengetahuan dari mahasiswa/i Universitas Kristen Krida Wacana. 1.4.2 Untuk menambah referensi perpustakaan.

Jarak antara extremitas superior ren dextra dan sinistra adalah 7 cm.1 Makroskopis Sistem Urinaria Manusia A.1 . Ginjal Ginjal merupakan organ yang berbentuk seperti kacang. hal ini disebabkan adanya hati yang mendesak ginjal sebelah kanan. terdapat sepasang (masingmasing satu di sebelah kanan dan kiri vertebra) dan posisinya retroperitoneal. Ren sinistra terletak setinggi costa XI atau vertebra lumbal 2-3. sedangkan ren dextra terletak setinggi costa XII atau vertebral lumbal 3-4. Sedangkan jarak dari extremitas inferior ke crista iliaca adalah 3-5 cm. Ginjal kanan terletak sedikit lebih rendah (kurang lebih 1 cm) dibanding ginjal kiri.BAB II Isi 2. sedangkan jarak dari extremitas inferior ren dextra dan ren sinistra adalah 11 cm.

Capsula adiposa Capsula adiposa mengandung banayk lemak dan membungkus ginjal dan glandula suprarenalis. Pelvis renalis. yaitu bagian yang menghubungkan antara duktus pengumpul dan calix minor.    Columna renalis.    Calix minor. yaitu percabangan dari pelvis renalis. Di dalamnya terdiri dari tubulus rektus. yaitu bagian yang menghubungkan antara calix major dan ureter.  Medula.  Papilla renalis.2 Ren di bungkus oleh: 1. Capsula fibrosa Capsula fibrosa melekat pada ren dan mudah di kupas. yaitu saluran yang membawa urine menuju vesica urinaria. ginjal terdiri dari beberapa bagian:  Korteks. yaitu suatu bagian/area di mana pembuluh darah. Capsula adipose di bagian depan relative lebih tipis di bandingkan di bagian belakang. disebut juga piala ginjal. Capsula fibrosa hanya menyelubungi ginjal dan tidak membungkus glandula supra renalis. lengkung Henle dan tubukus pengumpul (ductus colligent). 2.  Ureter. yaitu bagian pyramid/medula yang menonjol ke arah korteks Hilus renalis. tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distalis. yaitu bagian korteks di antara pyramid ginjal Processus renalis. serabut saraf atau duktus memasuki/meninggalkan ginjal. Pada keadaan tertentu capsula adiposa sangat tipis sehingga jaringan ikat yang menghubungkan capsula . yang terdiri dari 9-14 pyiramid. yaitu bagian ginjal di mana di dalamnya terdapat/terdiri dari korpus renalis/Malpighi (glomerulus dan kapsul Bowman). Calix major. Ginjal dipertahankan pada tempatnya oleh fascia adiposa.Secara umum. yaitu percabangan dari calix major.

kemudian mempercabangkan vasa afferents: glomerolus dan di dalam glomerolus membentuk anyaman/ pembuluh kapiler. sedangkan vena suprarenalis sinistra bermuara pada vena renalis sinistra dan biasanya membentuk satu saluran dengan vena phrenica inferior. Arteri suprarenalis media. Glandula suprarenalis mendapatkan pendarahan dari: 1. Glandula suprarenalis dextra berbentuk pyramid dan terletak antar diafragma dan lobus dexter hepatis.renalis cabang dari aorta abdominalis setinggi vertebra lumbal 1-2.renalis Sedangkan pembuluh darah baliknya melalui beberapa vena-vena kecil mengikuti pembuluh nadinnya. oleh karena itu sering terjadi ascending infection. Arteri renalis berjalan di antara lobus ginjal dan bercabang menjadi arteri interlobaris. 3. Arteri renalis kanan lebih panjang daripada arteri renalis kiri karena arteri renalis kanan harus menyilangi vena cava inferior.1 Ginjal di perdarahi oleh oleh a. Glandula suprarenalis lebih pipis dan berbentuk bulan sabit. cabang dari aorta abdominalis 3.phrenica inferior 2. yang di sebut nephroptosis. cabang dari a. ke cranial bersatu.1 Di superomedial dari ginjal terdapat suatu kelenjar endokrin yaitu glandula suprarenalis. Arteri arcuata mempercabangkan mempercabangkan arteri interlobularis dan berjalan sampai tepi ginjal (cortex). sehingga kantong ginjal terbuka ke bawah. sehingga di sebut arteri arciformis. sebagai vassa efferents→anyaman rambut=tubuli contorti. Fascia renalis (Gerota) Fascia renalis terletak di luar capsula fibrosa dan terditi dari 2 lembar yaitu fascia prerenalis di bagian depan dan fascia retrorenalis di bagian belakang.kedua lembar fascia renalis ke audal tetap terpisah. Arteri suprarenalis inferior. cabang dari a. Arteri interlobaris pada perbatasn cortex dan medulla akan bercabang menjadi arteri arcuata yang akan mengelilingi cortex dan medulla. . Vena suprarenalis dextra bermuara pada vena cava inferior . Arteri suprarenalis superior.fibrosa dan capsula renalis kendor sehingga ginjal turun.

lumbales (aortica). Terdapat sepasang ureter yang terletak retroperitoneal. Saat ureter menyilangi vassa iliaca communis (flexura marginalis) 3.1 B. ureter di bedakan menjadi pars abdominalis ureteris dan pars pelvina ureteris. sedangkan pars pelvina ureteris pada pria dan wanita tidaklah sama. Dimana perbedaan tersebut dipengaruhi oleh alat-alat panggul pada pria dan wanita.splanchnici.1 . ureter mengalami penyempitan di beberapa tempat. Ureter Ureter merupakan saluran sepanjang 25-30 cm yang membawa hasil penyaringan ginjal (filtrasi. Saat ureter masuk ke dalam vesica urinaria Ureter dipersarafi oleh plexus hypogastricus inferior T11-L2 melalui neuron simpatis. Dimana jalannya ureter pars abdominalis pada pria dan wanita sama. sekresi) dari pelvis renalis menuju vesica urinaria. yaitu pada: 1. masing-masing satu untuk setiap ginjal. Sepanjang perjalanannya. Menurut letaknya.Aliran getah bening dari cortex glandula suprarenalis lebih sedikit daripada medulla dan mengikuti aliran limfe ke nnl. Ureteropelvic junction 2. reabsorpsi. Glandula suprarenalis dipersarafi oleh plexus coeliacus dan cabang-cabang nn.

Pubovesicale pada wanita. rongga panggul membesar dan vesica urinaria akan turun ke dalam rongga perut. Pada laki-laki. Vesica urinaria yang terisi. 2. Prostata. sedangkan pada sudut inferior dapat di jumpai orificium urethrae internum. Pada sudut laterosuperior dextra dan sinistra dapat di jumpai muara ureter. Puboprostatica pada laki-laki atau lig. Vesica urinaria yang kosong. sedangkan di antara vesica urinaria dan rectum dapat dijumpai lekukan . Dasar vesica urinaria Di bentuk oleh permukaan dorsal dan berbentuk segitiga. Apex ditutupi oleh peritoneum dan berbatasan langsung dengan ileum dan colon sigmoid. dinding posterior vesica urinaria dilekati oleh vesikula seminalis dan ampulla ductus deferens. Apex 2. Corpus 3. seluruhnya terletak di symphisis ossis pubis dalam rongga panggul dan berbentuk seperti limas.C. berbentuk ovoid atau menyerupai telur. pada anak-anak terletak di aperture pelvis superior. Pertemuan kedua dinding lateroinferior di caudal disebut dengan cervix vesicae. 4. levator ani di sebelah distal. Dinding vesica urinaria Terdiri dari satu dinding superior dan dua dinding lateroinferior. vesica urinaria dibagi menjadi: 1. sehingga dapat dibedakan menjadi: 1.1 Secara anatomi. Fundus Berbentuk segitiga dan menghadap ke caudodorsal dan berhadapan dengan rectum. Collum vesica urinaria Pada laki-laki berbatasan dengan permukaan atas gl. Setelah dewasa. Apex vesica urinaria Terletak di belakang symphisis ossis pubis. obturator internus di sebelah cranial dan m. Vesica Urinaria Berfungsi sebagai tempat reservoir urine dengan kapasitas 200-400 cc. Dinding lateroinferior berhubungan dengan m. Collum vesica urinaria difiksasi oleh lig. 3.

Lapisan otot Merupakan lapisan otot yang kuat dan terdiri dari 3 lapisan otot yang saling menutupi: Musculus detrusor. Lapisan mukosa Pada saat kosong. Di sekitar vesica urinaria juga terdapat ruangan-ruangan yang terbentuk karena posisi vesica urinaria terhadap dinding panggul dan oragan panggul lain yang di sebut juga spatium para vesicalis. dapat di bedakan: 1. Musculus sphincter vesica. untuk membuka orificium irethrae interna. Prostata. di lapisan dalam. Lapisan dinding vesica urinaria dapat dibedakan menjadi: 1. 2.preitoneum yang disebut excavatio recto vesicalis. lapisan mukosa menjadi tipis dan lipatan-lipatan mukosa menghilang. Excavatio vesicouterina pada wanita. Dapat di jumpai juga uvula vesica. berupa tonjolan kecil di belakang orificium urethrae interna yang disebabkan oleh lobus medial gl. Spatium praevesicale: ruang antara symphisis ossis pubis dan vesica urinaria. fundus vesica urinaria dipisahkan dari rectum oleh fornix posterior dan portio vaginalis carvisis uteri. Di dalam vesica urinaria dapat di jumpai trigonum vesica (liutaudi) yang dibentuk oleh orificium urethrae internum. Pada wanita. 2. di bentuk oleh permukaan dorsal (basis) vesica urinaria dan uterus serta vagina. Musculus trigonal. di daerah collum vesica urinaria. ikut membentuk uvula. di dalam segitiga liutadi. Excavatio retrovesicalis pada laki-laki 3. permukaan mukosa tampak berlipat-lipat. . untuk mengeluarkan isi vesica urinaria. Trigonum vesica bekerja sebagai katup untuk mencegah aliran balik urine ke ginjal. Saat terisi penuh. untuk menahan urine.

2. Pubovesicale pada wanita. Lig. dari prostat menuju pinggir bawah symphisis ossis pubis. Lig. iliaca interna. dari vesica urinaria menuju pinggir bawah symphisis ossis pubis. 4. Plica umbilicales laterales. Vesicalis superior mendarahi fundus dan akhirnya beranastomosis dengan a. Plica umbilicalis media. Rectovesicale. menutupi lig. Arteriae vesicales superior Cabang dari a. 2. 3. . 2. menutupi lig. Lipatan peritoneum di sekitar vesica urinaria: 1. berjalan melintang melalui permukaan atas vesica urinaria ke dinding pelvis. menutupi lig. Recto vesicale dan merupakan batas atas excavatio rectovesicalis. epigastrica inferior. Plica recto vesicales. dan ductus deferentialis. Vesicoumbilicale laterale. umbilicalis bagian proximal. Umbilicalis lateralis. Vesicoumbilicale mediale. Arteriae vesicales inferior Mendarahi bagian caudal dan lateral permukaan depan vesica urinaria. dari bagian bawah vesica urinaria menuju sisi rectum dan os sacrum. Vesicoumbilicale. a. umbilicalis bagian distal melanjut sebagai lig. Arteria vesiculodeferentialis Merupakan cabang dari a. vesiculodeferentialis disebut a. Pada wanita.1 Vesica urinaria di pendarahi oleh cabang-cabang a. 3. Puboprostatica pada laki-laki. Aa. 4. Lig. vaginalis dan mendarahi ovarium dan vagina. Lig. iliaca interna dan mendarahi 1/3 permukaan posterior vesica urinaria. glandula vesiculosa.Ikat-ikat antara vesica urinaria dengan organ sekitar: 1. yaitu: 1. membentang dari vertex ke umbilicus. A. Plica vesicalis transversa. serta glandula prostata. 3.

Aliran pembuluh darah balik dari vesica urinaria bermuara ke plexus venosus vesicales yang berhubungan dengan plexus venosus prostaticus. Mengikuti serabut simpatis plexus hypogastricus dan berakhir pada medulla spinalis segmen lumbal 12. Aliran getah bening ke nnll. Serabut sensoris visceral afferent melalui n. Serabut post ganglioner simpatis gl. sedangkan uretra pada wanita panjangnya sekitar 3.1 D.detrusor dan bersifat involunter) dan m. kemudian ke v. Iliaca interna dan nnll. Pria memiliki dua otot sphincter yaitu m. Urethra Uretra merupakan saluran yang membawa urine keluar dari vesica urinaria menuju lingkungan luar. iliaca interna. selain itu. Iliaca externa. splanchnicus dan plexus hypogastricus inferior akan mencapai dinding vesica urinaria.sphincter interna (otot polos terusan dari m. Terdapat beberapa perbedaan uretra pada pria dan wanita.sphincter externa (di uretra pars . 3.5 cm. 2.4 melalui n. Uretra pada pria memiliki panjang sekitar 20 cm dan juga berfungsi sebagai organ seksual (berhubungan dengan kelenjar prostat). splanchnicus.3. Paravertebralis L1-2 pada truncus sympaticus melalui plexus hypogastricus inferior ke vesica urinaria. Vesica urinaria dipersarafi cabang-cabang plexus hypogastricus inferior yang berisi serabut-serabut: 1. Serabut preganglionerparasimpatis dari medula spinalis segmen sacral 2.

Diliputi otot polos dan di luarnya oleh m.  Pars spongiosa (15 cm).5 cm). merupakan bagian uretra paling panjang. uretra dapat dibagi atas pars pre-prostatika.  Pars pre-prostatika (1-1. Bagian ini menghubungkan dari prostat menuju bulbus penis melintasi diafragma urogenital. merupakan bagian dari collum vesicae dan aspek superior kelenjar prostat. Bagian ini disuplai oleh persarafan simpatis. Pada pria.membranosa.  Pars membranosa (12-19 mm). merupakan bagian yang terpendek dan tersempit. bersifat volunter).sphincter urethrae eksternal yang berada di bawah kendali volunter (somatis). sedangkan pada wanita hanya memiliki m. pars prostatika. Pars pre-prostatika dikelilingi otot m. merupakan bagian yang melewati/menembus kelenjar prostat.  Pars prostatika (3-4 cm).sphincter externa (distal inferior dari kandung kemih dan bersifat volunter). pars membranosa dan pars spongiosa. sphincter urethrae internal yang berlanjut dengan kapsul kelenjar prostat. membentang dari pars membranosa sampai orifisium di ujung kelenjar penis.3 . Bagian ini dilapisi oleh korpus spongiosum di bagian luarnya. Bagian ini dapat lebih dapat berdilatasi/melebar dibanding bagian lainnya.

Semua pembuluh kapiler tadi kemudian menjadi satu lagi membentuk arteriol yang selanjutnya keluar dari glomerulus dan disebut vasa eferen yang berupa suatu arteriol. tempat masuk dan keluarnya arteriol pada glomerulus. Dengan mikroskop cahaya biasanya sulit membedakan sel endotel kapiler dari podosit. spchinter urethrae yang bersifat volunter di bawah kendali somatis. uretra akan bermuara pada orifisiumnya di antara klitoris dan vagina (vagina opening). Dibawah kapsula bowman pars parietal terdapat ruangan kosong yang dalam keadaan hidup terisi cairan ultrafiltrat (urine primer). Ginjal (Ren) Dalam jaringan korteks ginjal terdapat : Glomerulus ginjal (korteks Malpighi). Kadand ditemukan tautan antara kapsula bowman pars parietalis dengan tubulus kontortus proksimal yang membentuk polus tubularis. Arteriol yang masuk disebut vasa aferen.4 . bulat dengan warna lebih gelap daripada sekitarnya karena sel-selnya tersusun lebih padat. Pada sisi yang berlawanan dengan polus tubularis terdapat polus vaskularis.3 2. Permukaan luarnya diliputi epitel selapis gepeng yang disebut kapsula bowman pars parietal. Pembuluh kapiler tadi sebenarnya diliputi oleh podosit yang merupakan kapsula bowman pars viseralis.Sedangkan uretra pada wanita berukuran lebih pendek (3. Setelah melewati diafragma urogenital. bangunan ini bentuknya khas. Terdapat m.2 Mikroskopis Sistem Urinaria Manusia A. uretra pada wanita tidak memiliki fungsi reproduktif. namun tidak seperti uretra pria. yang kemudian bercabang-cabang menjadi sejumlah kapiler yang bergelung-gelung membentuk glomerulus.5 cm) dibanding uretra pada pria.

arteriol tidak mempunyai tunika elastika interna. dindingnya terdiri atas selapis sel kuboid yang batas antar selnya agak lebih jelas dibanding yang proksimal. Sitoplasma berwarna asidofil. Saluran ini selalu terpotong dalam berbagai bidang karena jalannya berkelok-kelok. Sel makula densa dan sel yuxtaglomerular bersama-sama membentuk apparatus yuxta glomerularis. tetapi selalu berada didalam jaringan koteks ginjal. Sel-sel tersebut tampak jernih dan kadang-kadang di dalam sitoplasmanya terdapat granula. biru dan biasanya terletak agak berjauhan dengan inti sel disebelahnya. Diantara apparatus yuxta glomerularis dan tempat keluarnya vasa eferen glomerulus terdapat kelompokan sel-sel kecil yang jernih yaitu sel mesangial atau sel polkisen. Vasa aferen ikut membentuk bangunan ini karena sel yuxta glomerularis sebenarnya merupakan sel otot polos dinding vasa aferen didekat glomerulus yang berubah sifatnya menjadi sel epiteloid. berwarna biru. Pembuluh ini disebut juga a/v intralobularis atau a/v kortikalis radiata. 4 . Bergantung pada arah potongannya. Dinding lateral sel tidak jelas.5 Sisi luar sel yuxtaglomerularis berhimpit dengan sel yang menyusun makula densa yang merupakan epitel dinding tubulus kontortus distalis. Bangunan ini terdiri atas makula densa dan sel yuxta glomerularis. Tubulus kontortus distal. tetapi bila diperhatikan. Intinya bulat. Pada bagina ini sel dinding tubulus tersusun lebih padat daripada bagian lain. Kedua pembuluh ini sering terlihat berjalan berdampingan dan tergolong arteriol dan venula. Ditempat ini. Tubulus kontortus proksimal.Pada beberapa glomerulus dapat dibedakan vasa aferen dari vasa eferen karena kebetulan terpotong pada apparatus yuxta glomerularis. Dindingnya terdiri atas selapis sel kuboid dengan batas-batas sel yang sukar dilihat. jarak antara inti sel disebelahnya agak berdekatan satu sama lain. Permukaan sel yang menghadap lumen mempunyai batas sikat(brush border). inti sel bulat. Arteri dan vena interlobularis. Sitoplasma berwarna basofil dan permukaan sel yang menghadap lumen tidak mempunyai brush border. kedua pembuluh ini dapat terpotong melintang atau memanjang. Seperti yang proksimal.

Ansa henle segmen tipis. sedikit lebih tebal sehingga sitoplasmanya lebih jelas terlihat. Medula ginjal. selain itu lumennya tampak kosong. c.5 . Di dalam berkas ini terdapat sekelompok saluran yang gambarannya berbeda dari saluran yang ada di dalam jaringan korteks. Jika berkas itu terpotong melintang biasanya tampak sejumlah saluran lumennya lebih kecil dan dindingnya pun lebih tipis. b. Gambarannya mirip tubulus kontortus distal tetapi dinding sel epitelnya jauh lebih jelas. Ansa henle segmen tebal turun (pars desenden). Jaringan medulla ada juga yang menjorok masuk kedalam daerah korteks. Jaringan medulla yang terdapat di dalam piramid gambarannya sama dengan yang tedapat dalam prosesus ferreini.4. saluran-saluran yang ada didalamnya tamapak berdiameter lebih besar. selnya lebih tinggi dan lebih pucat. Gambarannya mirip pembuluh kapiler darah. tetapi epitelnya meskipun hanya terdiri atas selapis sel gepeng.Pada daerah yang berbatasan dengan jaringan medulla (pyramid) pada beberapa sajian dapat ditemukan a/v arkuata yang tergolong arteriol dan venula yang lebih besar daripada a/v interlobularis. tetapi diameternya lebih kecil. Kolumna renalis bertini.didalam korteks ginjal jaringan medulla ini membentuk berkas-berkas yang disebut prosesus ferreini. Pada beberapa sajian disini pun dapat ditemukan pembuluh darah yang juga tergolong arteriol/venula dan disebut a/v interlobaris. Jaringan korteks ginjal sebagian kecil menjorok kedaerah medulla membentuk kolom mengisi celah diantara piramid. Saluran yang terakhir ini bermuara kedalam kaliks minor. d. Ansa henle segmen tebal naik (pars asenden). yang terdapat pada prosesus ferreini maupun pada piramid dapat dipelajari saluran-saluran urine sebagai berikut a. dindingnya dilapisi epitel kubis tinggi selapis sampai torak dan disebut duktus papilaris bellini. Jaringan medulla ginjal hanya terdiri atas saluran-saluran yang kurang lebih berjalan lurus. Tetapi makin dekat ke papilla renis. Duktus koligens. tetapi garis tengahnya lebih kecil. Gambarannya mirip tubulus kontortus distal. Didalam jaringan medulla ginjal. Jaringan medulla seperti itulah yang disebut kolumna renalis bertini. Gambarannya mirip tubulus kontortus proksimal.

Ca++. termasuk Na+. Tunika muskularis terdiri atas berkas-berkas otot polos yang tersusun berlapis-lapis yang arahnya tidak membentuk aturan tertentu. Memebantu memelihara keseimbangan asam basa tubuh dengan menyesuaikan pengeluaran H+ dan HCO3. K+. terutama melalui pengaturan keseimbangan H2O. . 2. Memelihara osmolaritas (konsentrasi zat terlarut) berbagai cairan tubuh.Mg++. HCO3-. 5.4 2. Ureter Mukosanya dilapisi oleh epitel trasnsisional dengan jaringan ikat jarang yang membentuk lamina propia dibawahnya. Vesika urinaria Mukosa vesika urinaria dilapisi epitel trasnsisional dengan jaringan ikat jarang yang membentuk lamina propria dibawahnya. Cl-.B. 4. PO4 . sehingga sangat berperan dalam pengaturan jangka panjang tekanan darah arteri.3 Fungsi Sistem urinaria Manusia Fungsi ginjal sebagian besar adalah untuk mempertahankan kestabilan lingkungan cairan internal. Berikut adalah fungsi spesifik ginjal: 1. dan H+. Meningkatkan volume plasma yang sesuai. Mempertahankan keseimbangan H2O dalam tubuh. Tunika muskularisnya terdiri atas tiga lapisan jaringan otot polos yaitu -lapis otot longitudinal (dalam) -lapis otot sirkular ( tengah) -lapis otot longitudinal(luar) Tunika adventisia merupakan jaringan ikat jarang4 C. Fungsi ini dilaksanakan melalui peran ginjal sebagai pengatur keseimbangan garam dan H2O.SO4. 3. Mengatur jumlah dan konsentrasi sebagian besar ion CES. Tunika adventisia terdiri atas jaringan ikat jarang yang sebagian diliputi oleh peritoneum dan disebut tunika serosa. Bahkan flutuasi minor pada konsentrasi sebagian elekrolit ini dalam CES dapat menimbulkan pengaruh besar.dalam urin.

arteri renal terkirim dari arteriol afferent dan melanjut sebagai arteriol eferen yang meninggalkan glomerulus. Mengekresi rennin. yaitu jaringan kapiler dengan struktur spesifik dibuat untuk menahan komponen selular dan medium-molekular-protein besar ke dalam sistem vaskuler .4 Mekanisme Sistem Urinaria Manusia 1. yang menyalurkan ke segmen pertama dari tubulus proksimal. 9. 10. Cairan ini disebut filtrate glomerular. Mengeksresi banayk senyawa asing.Penyaringan ( Filtrasi ) Filtrasi darah terjadi di glomerulus. zat-zat sisa tersebut bersifat toksik. Mengekskresi eitropoetin.6. membran dasar. Mengubah vitamin D dalam bentuk aktifnya. terutama bagi otak. zat penambah pada makanan.6 2. pestisida dan bahan-bahan eksogen non-nutrisi lainnya yang berhasil masuk ke dalam tubuh. misalnya obat. Jika dibiarkan menumpuk. 7. Di mamalia. suatu hormon yang dapat merangsang pembentukan sel darah merah. Normalnya tekanan oncotik di bowman space tidak ada karena molekul protein yang medium-besar tidak tersaring. 8. Tekanan hidrostatik darah didalam kapiler dan tekanan oncotik dari cairan di dalam bowman space merupakan kekuatan untuk proses filtrasi. suatu hormon enzimatik yang memicu reaksi berantai yang penting dalam konversi garam oleh ginjal. Tumpukan glomerulus tersusun dari jaringan kapiler. Area antara glomerulus dan kapsula bowman disebut rongga bowman (bowman space) dan merupakan bagian yang mengumpulkan filtrat glomerular.7 Dinding kapiler glomerular membuat rintangan untuk pergerakan air dan solute menyebrangi kapiler glomerular. Tumpukan glomerulus dibungkus didalam lapisan sel epithelium yang disebut kapsula bowman. Endothelium kapiler terdiri satu lapisan sel yang perpanjangan sitoplasmik yang ditembus oleh jendela atau fenestrate. Rintangan . epitelium visceral. Struktur kapiler glomerular terdiri atas 3 lapisan yaitu : endothelium capiler. menekan cairan yang identik dengan plasma di elektrolitnya dan komposisi air. misalnya urea . Mengekskresi produk-produk sisa dari metabolism tubuh. asama urat dan kreatinin.

dan bahan lain pada filtrate dikeluarkan dalam urin. Selain itu beban listirk (electric charged) dari setiap molekul juga mempengaruhi filtrasi.6 Kecepatan dan kemampuan reabsorbsi dan sekresi dari tubulus renal tidak sama.7 2. Pada umumnya pada tubulus proksimal bertanggung jawab untuk mereabsorbsi ultrafiltrat lebih luas dari tubulus yang lain. Paling tidak 60% kandungan yang tersaring di reabsorbsi sebelum cairan meninggalkan tubulus proksimal. Normalnya komponen seluler dan protein plasma tetap didalam darah. asam amino. natrium.untuk filtrasi (filtration barrier) bersifat selektif permeabel. Kation ( positif ) lebih mudah tersaring dari pada anion. klorida.1 Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah.7 Pada umunya molekul dengan raidus 4nm atau lebih tidak tersaring. 1200 g garam.6 . beberapa zat direabsorpsi kembali secara selektif dari tubulus dan kembali ke darah. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. Sisa sampah kelebihan garam. sedangkan yang lain disekresikan dari darah ke dalam lumen tubulus. bikarbonat. melewati basolateral membrane plasma.. Bahan-bahan kecil yang dapat terlarut dalam plasma. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. garam lain. dan 150 g glukosa. Jalur transeluler. sedangkan air dan larutan akan bebas tersaring. Tubulus proksimal tersusun dan mempunyai hubungan dengan kapiler peritubular yang memfasilitasi pergerakan dari komponen cairan tubulus melalui 2 jalur : jalur transeluler dan jalur paraseluler. kandungan ( substance ) dibawa oleh sel dari cairn tubulus melewati epical membrane plasma dan dilepaskan ke cairan interstisial dibagian darah dari sel. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Penyerapan ( Reabsorpsi) Sewaktu filtrat glomerulus memasuki tubulus ginjal. kalium. sebaliknya molekul 2 nm atau kurang akan tersaring tanpa batasan. filtrat ini mengalir melalui bagian-bagian tubulus sebelum diekskresikan sebagai urin. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. Bagaimanapun karakteristik juga mempengaruhi kemampuan dari komponen darah untuk menyebrangi filtrasi. Di sepanjang jalan yang dilaluinya. seperti glukosa.

zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. fosfat. ATPase pump manekan tiga ion Na kedalam cairan interstisial dan mengeluarkan 2 ion K ke sel. Reabsorbsi dari bikarbonat oleh tubulus proksimal juga di pengaruhi gradient Na. asam amino. sedangkan air melalui peristiwa osmosis. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. Pada tubulus proksimal ini. sehingga konsentrasi Na di sel berkurang dan konsentrasi K di sel bertambah.Jalur paraseluler. sehingga konsentrasi zat tersebut menurun secara nyata. Sebaliknya. dan bikarbonat. Pergerakan Na melewati pembawa ini berpasangan dengan larutan lainnya dalam satu pimpinan sebagai Na ( contransport ) atau berlawanan pimpinan ( countertransport ). konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah. K.6 Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin sekunder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer.6 . dan organic anion. Jadi interior sel bersifat negatif.6 Substansi diangkut dari tubulus proksimal ke sel melalui mekanisme ini ( secondary active transport ) termasuk gluukosa.6 Reabsorpsi Tubulus Proksimal Banyak zat yang diperoleh melalui mikropunksi ternyata masa isoosmotik sampai ke ujung tubulus proksimal.03′. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. Na. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. misalnya ureum dari 0.3 Zat organik terlarut seperti glukosa. Gula dan asam amino meresap melalui peristiwa difusi. Di tubulus proksimal terjadi transport Na melalui Na. K pump. Selanjutnya disebelah luar difusi K melalui canal K membuat sel polar. Di kondisi optimal. lebih banyak dirabsorpsi daripada air. kandungan yang tereabsorpsi melewati jalur paraseluler bergerak dari vcairan tubulus menuju zonula ocludens yang merupakan struktur permeable yang mendempet sel tubulus proksimal satu daln lainnya. air akan keluar dari tubulus secara pasif akibat perbedaaan osmotik yang dihasilkan oleh transport aktif zat terlarut sehingga keadaan isotonik bisa dipertahankan. sulfat. Pada urin sekunder. Paraselluler transport terjadi dari difusi pasif. Pergerakan Na melewati sel apikal difasilitasi oleh pembawa yang spesifik dan berada di membran. asam amino. Pengambilan active substansi ini menambah konsentrasi intraseluler dan membuat substansi melewati membrane plasma basolateral dan kedarah melalui pasif atau difusi terfasilitasi.

artinya mereabsorpsi natrium.7 Reabsorpsi Duktus Koligens Duktus ini adalah bagian akhir dalam pemrosesan urin sehingga memainkan peranan penting dalam menentukan keluaran akhir dari air dan zat terlarut dari urin. Segmen tipis lengkung asenden mempunya kemampuan reabsorpsi yang lebih rendah daripada segmen tebal. klorida. Permeabilitas duktuis koligens bagian medula terhadap air dikontrol oleh kadar ADH. Ciri-ciri khusus segmen tubulus adalah sebagai berikut: 1. Duktus koligens bagian medula bersifat permeabel terhadap ureum. 2. air banyak direabsorpsi ke dalam interstisium medula. yang mereabsorpsi secara aktif natrium. dan kalium. klorisa. dan segmen tebal asenden. tetapi tidak permeabel terhadap air dan ureum. Bagian desenden segmen tipis sanagat permeabel terhadap air dan sedikit permeabel terhadap kebanyakan zat terlarut termasuk ureum dan natrium. Sekitar 20% dari air yang difiltrasi akan direabsorpsi di ansa henle. segmen tipis desenden.7 Reabsorpsi Tubulus Distal Segmen tebal asenden ansa henle berlanjut ke dalam tubulus distal. segmen ini disebut segmen pengencer. dan hampir semua terjadi di lengkung tipis desenden karena lengkung tipis dan tebal asenden tidak permeabel terhadap air.Reabsorpsi Ansa Henle Ansa Henle terdiri dari tiga segmen fungsional yang berbeda: segmen tipis desenden. dan kalium. dan lengkung tipis desenden tidak mereabsorpsi zat terlarut ini dalam jumlah bermakna. Oleh karena itu. Dengan kadar ADH yang tinggi. Bagian tubulus ini mempunyai kesamaan aktivitas reansorpsi seperti segmen tebal ansa henle.7 . Segmen tebal ansa henle.

Ambang ginjal untuk glukosa adalah 375 mg/menit. tetapi juga memindahkan K+ ke dalam sel tubulus. Na+ akan direabsorpsi bersama dengan Cl-. Glukosa merupakan contoh zat yang direansorpsi melalui transport aktif sekunder. Pompa ini tidak saja memindahkan Na+ ke luar ke ruangan lateral. serta senyawa-senyawa asing bagi tubuh. Sekresi ion kalium di tubulus distal dan pengumpul digabungkan dengan reabsorpsi Na+ melalui pompa Na+-K+ basolateral yang berganung energi. asam amino. Tingkat konsentrasi H+ bergantung pada keasaman tubuh. tetapi langkh-langkahnya berlawanan arah. Konsentrasi K+ intrasel yang meningkat mendorong difusi K+ dari sel ke dalam lumen tubulus. anion dan kation organik. distal. dan koligens. zat ini secara aktif direabsorpsi di tubulus proksimal dan secara aktif disekresi di tubulus distal dan koligens.7 Ion Kalium Ion kalium adaalh zat yang secara selektif berpindah dengan arah berlawanan diberbagai bagian tubulus. Seperti reabsorpsi.bahan yang paling penting disekresi adalah ion hidrogen dan ion kalium. dan bikarbonat direabsorpsi bersama-sama dengan Na+ di bagian awal tubulus proksimal. Sekresi Sekresi tubulus melibatkan transportasi transepitel sperti yang dilakukan epitel reabsorpsi tubulus. Ion Hidrogen Sekresi H+ ginjal sangatlah penting dalam pengaturan keseimbangan asam-basa tubuh. Ion hidrogen dapat ditambahkan ke cairan filtrasi melalui proses sekresi di tubulus proksimal.8 3.Reabsorpsi glukosa Glukosa. Ambangt ginjal untuk glukosa ialah kadarnya di plasma yang pertama kali menyebabkan glukosa ditemukan di urin dalam jumlah melebihi jumlah kecil yang biasa diekskresi. Perpindahan menembus membran luminal berlangsung secara pasif melalui sejumlah besar . sekresi tubulus dapat aktif dan pasif. Mendekati akhir tubulus.

yaitu memindahkan K+ ke dalam sel tubulus. dan dari tempat ini kalium berdifusi ke dalam lumen. Dengan menjaga konsentrasi K+ di cairan interstisium rendah. Kalium yang keluar melalui cara ini kemudian dipompakan ke dalam sel. Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu.Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia. Dengan menambahkan lebih banyak ion organik tertentu ke cairan tubulus yang sudah mengandung bahan yang bersangkutan melalui proses filtrasi. Mengeliminasi senyawa asing dari tubuh. Oleh karena itu. Dengan cara ini. Namun demikian. 2. karena daya larutnya di dalam air rendah. jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun. satu untuk sekresi anion organik dan suatu sistem terpisah untuk sekresi kation organik. 3. yaitu: 1. yaitu dalam bentuk urea.saluran K+ di sawar tersebut. hasil pembongkaran/pemecahan protein.6 . Fungsi dari jalur sekresi ini. pompa basolateral mendorong difusi pasif K+ keluar dari plasma kapiler peritubulus ke dalam cairan interstisium. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin. jalur sekretorik organik mempermudah ekskresi bahan-bahan tersebut. pompa basolateral secara aktif menginduksi sekresi netto K+ dari plasma kapiler peritubulus ke dalam lumen tubulus. Mempermudah eliminasi ion-ion organik yang tidak dapat difiltrasi. Dari cairan interstium di sekitarnya.6 Amonia (NH3).6 Anion dan Kation Organik Tubulus proksimal mengandung dua jenis pembawa sekretorik yang terpisah. merupakan zat yang beracun bagi sel. zat ini harus dikeluarkan dari tubuh.

Transplantasi ginjal ( iskhemia ginjal ) Sel aparatus juxtaglomerularis merupakan regangan yang apabila regangannya turun akan mengeluarkan renin. Pada ginjal. Renin mengakibatkan hipertensi ginjal. Uncapsulated ren (ginjal dibungkus dengan karet atau sutra ) 4. Innervasi ginjal dihilangkan 5. Prostaglandin Prostagladin merupakan asam lemak yang ada pada jaringan yang berlungsi merespons radang.Faktor . Terdapat perdarahan ( iskhemia ginjal ) 3. Konstriksi arteria renalis ( iskhemia ginjal ) 2. asam lemak ini berperan dalam mengatur sirkulasi ginjal Gukokortikoid Hormon ini berfungsi mengatur peningkatan reabsorpsi natrium dan air yang menyebabkan volume darah meningkat sehingga terjadi retensi natrium. Renin Selain itu ginjal menghasilkan Renin.yaitu : Vasopresin (ADH) Hormon ini memiliki peran dalam meningkatkan reabsorpsi air sehingga dapat mengendalikan keseimbangan air dalam tubuh. Proses pengeluaran aldosteron ini diatur oleh adanya perubahan konsentrasi kalium. pengendalian tekanan darah. sebab renin mengakibatkan aktifnya . kontraksi uterus. natrium. dan sistem angiotensin renin.Faktor yang Mempengaruhi Pembentukan Urine. yang dihasilkan oleh sel-sel apparatus jukstaglomerularis pada : 1. Aldosteron Hormon ini berfungsi pada absorbsi natrium yang disekresi oleh kelenjar adrenal di tubulus ginjal. dan pengaturan pergerakan gastrointestinal. Hormon ini dibentuk oleh hipotalamus yang ada di hipofisis posterior yang mensekresi ADH dengan meningkatkan osmolaritas dan menurunkan cairan ekstrasel.

Klorida 8. Asam amino 6. hormon dan enzim b) Abnormal 1. Fosfat 10. HPO42-. Keton bodies . Gula lain 4. Calcium (Ca2+). Mineral 12. Dalam Jumlah Kecil : Ammonium (NH4+). Ion : Sodium (Na+). Komposisi lain dalam urin normal adalah bagian padat yang terkandung didalam air. Kreatinin dan keratin 3. Ini dapat dibedakan beradasarkan ukuran ataupun kelektrolitanya. Amoniak dan garam ammonium 4.5 Komposisi Urin Manusia Urin mengandung sekitar 95% air. dan ini efeknya menaikkan tekanan darah. yg oleh enzim lain diubah menjadi angiotensin II. Asam urat 5. Oksalat 11. Sulfat 9. Potassium (K+). diantaranya adalah : Molekul Organik : Memiliki sifat non elektrolit dimana memiliki ukaran yang reativ besar. Allantoin 7. a) Normal 1. Asam Urat C5H4 N4O3. Urea 2. dan subtansi lainya seperti hormon. Sulphates (SO42-). Chloride (Cl-).6 2. Protein 2. Kreatin.angiotensinogen menjadi angiotensin I. didalam urin terkandung : Urea CON2H4 atau (NH2)2CO. Glukosa 3. Vitamin. Magnesium (Mg2+. Phosphates (H2PO4-. PO43-).

5. Porfirin 2. Bilirubin 6. Darah dan G hemoglobin 7.6 Pemeriksaan Urin .

Diunduh dari http://sectiocadaveris. Edisi 2. Carneiro J. Kasim YI. 2007. Traktus urogenitalia. Fisiologi manusia. 3. Buku ajar fisiologi kedokteran. Sloane E. 6. Kartawiguna E. Guyton AC. 4. Jakarta: Universitas Trisakti. Junqueira LC. Jakarta: EGC. Edisi 22. Jakarta: EGC. Anatomi ginjal dan saluran kemih. Jakarta: EGC. Gunawijaya FA. Edisi agustus 2005. 8. 5. Hall JE.com/artikel-kedokteran/anatomi-ginjal-dan-saluran-kemih/ . Penuntun praktikum kumpulan foto mikroskop Histologi. 2 oktober 2010. 2004. 2001.wordpress. Anatomi dan fisiologi. Edisi 11. Jakarta: EGC. 2005 . 2010. 2. Histologi dasar.2009. Ganong WF. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana. 2006. Sherwood L. Jakarta: EGC. 7. Fisiologi kedokteran.Daftar Pustaka 1.

8././.2/ 5.73.3.9.3 .3/03.3-07-.8.-0-07.5.5.320/:. 57./.3/.07..!..9 /902:.

75./..3 907443 . .79074 /.3 0- -08.7 /. . .3 . .9.03:.7:.

8-0793 !.703.5. 805079 9:..3479083.907443.7..5..39.3 /80-:94:23.2034740/. 57.7.703.80-.30. 39074-:..9/902:.3 20/:.07./.3502-:: /.79074.8-0793 . /.73.2/  .73.-0-07.0.8. .20/:.3:. 202-039: 442 2038 .78  4:23.3/835:3/.

03:../.3/80-:9.

 3 202-039: -07. 909.2-.33.9 / /..3.347908 .2 574808:8 107703  %09.3 /80-:9 574808:8 107703   /. .3.73.39::2033.5.5..9  .9./. 8.5 /3/3 80 05903.:7.3.73.8 803.209073.:0-0. /03.8.3 8.9.3 20/:.5:30-958  /.:7./.7.73.9/50..3 .2-.5.7 /3/33.209070--08.0-0.78.78 .3 .  -  38.89:907549432039.3:7.33.3.3 /80-:9 /:9:8 5.3 20/:.3.0-0.  38.78/0803/03 .3 907/./.5.03080203958 .3.7.3.3 20/:.9.8: 0/.0308020390-.8 3 907/.8 -07./.57. 3.82.3 .-07/.  /  :9:8 4038  .73.907/7. -07-0/. .0-0.//.73.5.3 20/:.25.574808:81077032.78.2 /.5/.:5:35./...:7.3 907.8 .3 8.:7./. 947.:7.3. . 909.505903.7 3-072:.3 .:7.9 /.2-.78 -03  $.:7.5. 909.07. :.25.. 909.5..320/:.7.2-.. /.8.580590:-8 93 80.7.3 90/.3 8. 7038  8. 803./.78903. .9 80. 907/7 ./.9 0 5. .275502-::.0-0.5.78  0/:. 8945.2.//..2 -07..33.0-93/.2.80:2.9.3:73080-.8 80..30-5:.5.4843  .3 :7:8  .33.-07.2 47908 3.3 .2.3/3/33.:7. 030 80203 90-.95.3:2033.3.:7. 275 9:-::8 439479:8 /89.39074-. 47908 //.0/.7.7.2-.88.3.9.9 8004254 8..3 -.3 /0.2 57.58 8. 5.507/..7.25.2/ /.2759:-::8439479:8 57482.3 0- -07.9:7:3 5.82347   .2.33. .3.-07:9 .2/ .73.2-. . 275 9:-::8 439479:8 /89.:7.5 2..3 203474 2.58 80 0503  80/9 0- 90-.3 .3907/.803/03  . 2085:3 .  38.23.7.33.8907..2.

7 903..7.3 .7.3. :39: 2025079.:503..2 503.3  .4:20 5. 20.  803.2/.33.7 43 $  9072. /..9 . :38 3.         .9:7.3/80-:99:3.3 .7.3 .3 .58.7 ..39: 2020.7  %:3.3.   :38$8902:73././.3 202-039: . .3..3 20.58494987:.8: .. :48.3 9078:8:3 -07.9: .:73. 4380397.8 .7.7.3. /.73.3 20308:.584949439:/3.3 .73.  %:3.584949439:/3. 202-039:.7.. ..3 39073. 9:-: /03..3    020-.3 808:.3.7.3503.8 4380397.  &70907 :48.3 .3 .3 5030:.7    033.3 4380397.2$/.3 /.9:7.7:-08.9 -07507.9.3.3 .2:8:.3.2 -.3..58 0590 97.3 3:3.   025079.9 907. 5.3 1:9:.30802-.783.3.3.73. /.7.3 -08.2:73    020.7. 07:9.: 507.9:70802-.80748.73.3 .3...3 /...5745.3:8.8 4949 5448 ./.7.3.838843.9.8 80-..3   '08..3007493/. 2:8:..7.3.3.3 .8 2347 5.58 .9.907/7.82./..3.9..9 . :73.5.3   .29:-:    03.23.08. :.92032-:.0398.9.. . 80-.8.  $  !   /.3.3.  . 8./-.3 .3 9:-:  907:9.3 089. 4824.78 907/7 .80-.7.349495448.79.8 .8. /03.3 /.7.73.8.8 -07.58 40 0590 97..8 -07..2.9:7.57457.838843.58 .503.89.3 -08.39079039: %:3.9 .7907  :38 3 /.3.0398.30802-.7:9  -07-.207:5...-.3/5:9405079430:2/./-.7. /03.380-.3 . 0802-.3 .  %:3.9:7 :2..7.8 80-.3  /..1:38850813.3 /.23..3.9/.2  .3 202-039:.3 90.907/7. /. ./.

7  .0 207:5.907.385.7.7.3 80 0590:2 .8: 0 /.2.3 4254303 80:.243.3 203....: 1030897.90  3/3 .8 -07.3 80 /.3.3 20/:2 240:.7 209.9 .3. 4207::8 /..90772/.23/.3 4207::8 9078:8:3 /.  !03.38.. /-.3 .3 .2403.9.2. -42.39.2 .9  .3/ /.8 2.3 ..3 207:5.3:980-.8.3 /902-:8 40 03/0.90 4207:.3 .3 203:25:  .9078.7  . 90780-:9 -0781..3 /.7.3 .3.3 /039 /03. .3 50393/.9 .507 4207:.//.3.507   2.9 88.9 207. /.9: 47243 .   0. 2.90.7.7907/7.9 /. :70.3:8.7..078.79074010703.7 /.703.3 425488 .39.5.07.933  ..2-039:.49./.:7.8  .//4207::8 .7.3 -07.. $97:9:7.9 503.343. .  .3 85.  3/490:2 .-482 9:-:  28..8:07  2030.58.7.2 -42. /.8.8.58.3.79:-::857482.3 -.3820$8902&73.3 3 /80-:9 197.343.30802035079.58:.33..7.507 907/7 8.3 -42.8 472.7 /.73 #39..9:. 240:574903.9.390..    0308708 -../.3 /.3 8945.2-.7.  /.9 4207:.7 .   03:-.3 -.82 .7  0590:2 .3 ..3:39:574808 197..3 20/:2 -08.58:.3 4207::8 /-:3:8 //.3 203:25:.9 948  907:9.3897:9:785081/-:..9:39: 203.3 /80-:9 743. / 0097493. .0  /.7 %0. -42.3 ..73.: 70..507/03.3 80 .3  50898/.3 5075.8/.3.320.507  202-7.3.1107039/.7 202-:.5074207:.3 502-039:.3/7489.3 202.09/.79/.3 08403 343 3:978 .3..3 .3 97.3 :39: 50707.49/ -42.58..207. ./.49/.3..507/.7 574903 -08.73.. .3 197.3 84:90 2030-7..7.2.5074207:.3.9/.. 4-.    030708 70333  8:. 5.3 4207::8  %:25:.3.82. :7.3 5.32033.9:  03/490:2 .9: 47243 032. -42.73.7.7 0 /.2.913.9.  0308708 574/: 574/: 88.2.9.3  70.3.3.7.3 -.3 .9 739.29:-:    0308708 097454093  8:.3 70...7907703.7  %:25:.8  97. 803.385.2 88902 .  ..79074.83  28.30:.-..9: ..3 /80-:9 .

7:197. 80091 /.82.73.8.82. .3 /.2:73 %.-84758 02-.2:2039:-::8 $:-89.73 9:-::8 200.3 / 4207::8 -07:5.3/.9 907. 240: /03.7.3 5..5..0/. 0 /.3..3 -.234 /02-.5.39:-::857482.370.9 .3 .7 9:-::8 /.7: 02.2/.7.3  .-847-8 80-0:2 .  805079 :48./:8 32 .90-:.  $8.3 5749035.202503.943 -.5240::.200. /.82.3.:3.3/. ./03.3 /.-079.3 897 00.7.780 200. 5.8 197. -.2  /. 80/..  80/.-84758  $0. :39: 2030-7.7.3 0..7:9 /.3 0 /.909.3.5.7.7/.70/ /.3/..8-07:3.3 9/.8.34254883.8  $0.3 9: -0-.9 80091 50720.3/:3574903    !0307.850707.25:.59/.3 80-.90/0:.9: 197.3.74254303.7 20.82.: :7.3 /.3 /.32021.7.:39: 197.7..3/03.7.9 /70.80:07 .3.3 .3.-:33.3 3907898.7.3/..197.2 5.:7 .73 9.3 9:-::8 80-0:2 /08708..:-:3. -.73  80-.9.3 . . 00-.7   .9 4207::8 202.380:07/. :73   805.-:39:2070.907.5:3 .7.2 .302.3 -.5.: 0- 9/.-0  472.3  .89078.7.84..3 8:-89.73.3 #0. /.7.7-43.7/.  .98.: -. %:-::857482.3 -.3 2033.3/:3. 240:  32 ..909.25.-847-8-0-07.380:07 .380708/.90789 :.3 9078.  197.9 .305.73  !.5.3203.203. !.3 02-./ -.30 5. /-.-847-8/.2. 4254303 80:07 /.97:2 .5//..05.7907.:2 47/.8 .9.7809..3-0-.7:9.2.97.39:-::820.. $0-.35.8.7.3 0 .  .7.3:70.3:3.343  .3 7...-847-80-/.:75.3 /05.3 .0 /-.3 /.2. 80.7 5.3 .3.8 503. 8.8.9.9 4207::8 :73 57207  . 197./.9 3 203.8/.79.3/.3/:3.7/.805079:48...3 .7.:2:23..3 .3  !.9078.79:-::8 .3.3 /80708.89.7 .2070..3 .9:-::857482.  -0-07.7 03/.5075079:-:.38.3 :48.3/.3 ..   .202-7.3-08. 197./.7707  -0781. :2:3.. .7 4254303 /.-847-8:97.73 /./.:. 9078.32025:3.73 / 70..7.25:.4080 /./.79:-::8703.:797.7.9.9078:8:3/..807:5.2 /.9 05. 202-7.7.3 197.3.8: 9:-::8 3.5..9-..   0..3/.3 .3 ../.3 9078..93/70.3.:797./.3.32.234 3.7.9/.2 . 202503.943 54891 0-2:/.8..

3 ./039.3 40 97.-84758/.:75.9 .7 9:-::8 80./202-7. .89.7 /1:8 5.385479 .2 :73 80:3/07  0708.234 20708.3.7 907. /5079.7:9 805079 :48.3 !0707./03.32./ 390747 80 -0781.4380397.9.380-. 9:-::8 3 20..9 8:-89./. 0.  202-:.7 .385479 9072.9 80 54...3 2030:.7-.9:5253..7 .3 203/02509 80 9:-::8 57482..3:7357207 !.80:07 97.: /:..3.-847-8 .7:9.8.3-075.80:07 /.91 .:/038 .7 20.-.7.990780-:9203:7:380.. 3  ..3.   #0.7  .25.3 . 9:-::8 57482.3 -..3.. 8448249 8./1.39/./.80:07 -0707.8 #0.: .:/1:89071..209.385479  $:-89.7.:75.  .200.3.82.3 0:.4397.7. 4380397./80-07:7.75.28.3/03. 0 80 20.3/.  /.980.7.-84758 200./503.2 .3. 0 ::3 9:-::8 57482.  .53./.3820 3  80.8..3 .7-43.84.30 5.9 8:1.9: /.-84758%:-::8!7482.9 .-4820. /.: 50789.3:9 /./ 97.840502-.9  0- -. 482488  #0./.9 5..3:93./. 4380397.3./80-0. :70:2 /.:-07.347.43/.: 50789..:7380:3/07 .7 /.3 .    %!.7.  28.907. 5.8.3 .7:9 803.7:7.. 907.9 /.988. $0.385479 .9 30.  $090..97.3.2 .3 :73 80:3/07 .3 84943 -8.:3-079.3 897:9:7 50720..9 907. 43 ..39070.3 907.81 .5 20.9 203.8/80-079.2-.343 !03..9 507-0/.89.7 9:-::8 57482.30/.9502-.234  /.3.0 8:-89.3 3907898.385479 .30..:  2745:38 9073.9 .9.9./. /.3 203./ /.  !.5. 907.7.-847-8/.8.9 .4:390797.3.3./ 5.3  .  :.9-07-0/./.2 :73 57207 /.91  !0707. 200.7 803..38 200.8.3/:3.3  43  0 80  803..9.80 5:25 2.9 47.8:::48.. 9:-::8 .39:-::8/89././7.35253.8 397.38 /.: .385479 907.34380397.:5.  .9 409:-::857482.2-.9.9.7.7.7   /. ..234 1481.7 /1:8  20.33.3.8.3. 8.81   9:-::8 57482./ 70.7.3 /50740 20... .-.3.3 207:5.  .-847-8 2..81. 4.20. 9:-::8 57482.3. .2 .-0 .3-07.385081/. 0/.3 4254883.7 .9 202-7.. 8.: 20.   5:25   43/8 4592.:.3 9..8. .3 .5.3 /902:..38 3 203.7-43. /1:8  80/.80:07 .8/507:.3 ...2-.5.3 202-:.3-0781. 4380397..7../.33.0 97. 2.8.:. $0-.  !./.2.9.3 /. 20.2-..8..3./.8.3 48249 .3 9:-::8 203:: 43:.

:2  $0203 958 03:3 .3 9:-::8 3 2025:3.3 .-84758%:-::889.9 907.3./. 02.5 .3 :70:2  0 .3 20/:.7 /. #0.  /.3 -07-0/.7 /43974 40 .9 50720.9 907.5 .7:9 3 /..3 70.-84758:9:84038 :9:8 3 ....2.   #0.2 :2.3.5 9/.97:2  47/. 907.7 :8:8 80203 9:-::8.030 /.  .320/:.3 2070.3/197.7. /.7 /.38.3 .:2  909. 030 -07.-0 907.-9.950720.257802:..7 /.-84758 .9.3 . 030  .7  $0203 90-. 80203 958 /0803/03  80203 958 /0803/03  /.-0 907.393 .3 .-0 907.7.7:9 9072.07   #0.5:70:2   . 50720.3847588050798020390-...030 38. 50720..3 507.2 203039:. $0203 90-./.7 .2 50274808.-07:9   !0720. 80203 90-.3.3 03:3  958 /0803/03 9/./ / 03:3 958 /0803/03 .-0907.703.9.97:2 $09.3 50393 /.5 .803/03 9/./. 202.3.7.9 907.3.-84758 .7..803/03 2025:3..793./.703.3.3 /0803/03 80203 958 8.3 .23907898:220/:.  /.-847580/.7-././.3 . .-8475838.8: :70:2 /.38.  /.803/03 .3 90-.-84758 80.-84758/./.7:9 /. 2070./.8 /:9:8 4038 -.3.7.3/70.97:2  478.08.-0781.803/03  .3 0- 703/.-072.75.3 3..-84758 3. 907.2 9:-::8 /89.80-. 03:3 958 /.2070. ./.030 .7 /./. 9:  802033/80-:98020350303.5 0-.7   03. ....38.38.3 :73 803..7 :73  7 .3 80203 90-./70.7 /.3:9 0 /.. ./.7 /.-0 907. -.7 9..91 3.. 80203 1:3843. .5 .    :9:84038-.25:..870.8. .3.3. 030 907/7 /.3 80/9 50720.3 0:.

.79:-::8 .9 /70. 207:5.3 :48..3:48..:97.2 :2.-84758 -078.8.. 200- :2.2030-.73..393.3.2.3/70....-.-84758:48.3 / :73 /..9180:3/07  2-. 8.2./.3 -. .9.8.3 -.2.35079.2 .2. 9:-::857482.. /08708  2-.  .4394. /902:.#0. :48./03.:39::48.3 3.9.-84758-078./..3/70.234  /..7-43.38475820. /03. 03/0.385479./5.82.3 .. :39::48.2. 0.  / -.3 .

.39:-:   43..8 -07.3 503:25: /.3.3 -07..:2 / 9:-::8 /89... 8.9 203/4743/1:8  /...  20.9:-:  43/7403 $0708   3.3 5.3 2033..7..:. -07.91 /.81 -.2 503.3 4038  $0708 43 .80091-0753/.94347.7.3:30307 !425.3 0802-.385479../.38:3 80..5.-.-:3.7..5..707:..9 .3 8079..3.  /.3 /03.30./.. /89.3.-84758/9:-::857482.907.:2.2 -. 5.3/-07-.8.84.3.8 97.3 43 . 50393 /.3 .   -.0.3 ./.  $05079 70. 43 /7403 /. /.:2  .9:7..2039    $0708 $0708 9:-::8 20-.-84758 9:-::8  909.3 .5:.3 .3 :23.7800/.3197..2-.3  0/. 8.7.380..  0:.343 /.9. -07.7 .2.3 20302-:8 202-7.3.8.2 :2039:-::8  !0753/.:57480880708/9:-::857482.83-.3.9.9380. 2023/..81 20.:2 43.3 9:-::8..2809:-::8  4380397.7. 9:-:  43 /7403/.3 /./.8   397.3.907.3. /.34038 %3.-84758  80708 9:-::8 /.7.39:35.380.3.7..3 70.380590 85079 . 909./03.9/9. 39/..-84758.5 .803. 803.3 5.2023/.820.91/80708/9:-::8 /89..9..3.: 80:2..94380397. .8.3 97.3 50393 /80708 .3 0590 70.91/70..3. -08.80 .-07.: 5425.

7..3. -...9: 2023/..33907898:2703/.907.8    03023.3/:3/:...943 7.2.7.4380397.3  :38 /.9::39:80708 .9:   03.3 /8.3 /.390780-:9    025072:/.8  ..3/:3 -.39/. 203.843 4347.3 8:..3 3907898:2  . :39: 80708 ..3.81  0:.: .84.: 574808 197.203.3.:7.3 -078.343 47.912033/:8 8070830994 /./.. 5425.:7 80708 3 .038502-.943 47.7.8..8803.3 0:.7.9/197.7 20.3 ..82..907.2 80  /..023.3 0- -. .79:-:   243. 3 02:/..8 /...2:203 03.3 -.3 0 /.5075079:-::80/.3 390789:2 /809.7. 43 47.7..:7 8070947 47.2:2039:-::8   343/.3.3 2025072:/.82.5075079:-::80/.7.3 5425..3 20.80. 203/4743/1:85.3.790780-:9 03.7/.3 9079039: 0 .-.3:9.3203.:2 .3 9:-::8 .8502-43.3 /.7 9025.2-.390758.73.2 809:-::8 .75.7.7 . 8...08708-...3 %:-::857482..3 8:/.9 3 .75.3   0/.3 /5425.84.7..8070947.5.9: 88902 90758.:2-07/1:80/.  .3 203..83/.

:3 -.5.9.39430250/: .3.203..2 -039::70.    .388.3 .73.3 -07.3 ./.3:73 8.3..35.990780-:9... :39: 802039./.3..9 .80  0 .2:7.3 203. /-...207.703.2..3  ..9/.93./:74-3403 .380/.8../.3/825..3 2025:3.850742-.3/:3 397403 8.243..5020. /.:3 .3/3.0250/:.3 40.3/742-. .-4820 ...3/.243.3:7.9207:5. 209.93.3/48/./....  /. 202-07.9./.29:-:. 7.3/.. /825.3-07.7:8 /0:. /03. .88.8.2:3 /02.9:/.7:93../.7.7.3 -07:3.7. 9:  .7703/.2.//.3 /..:3 0- 703/..9 3 .7 9:-:  .73.703..3 574903  207:5.

3.3 4380397.3. 3 -07507..3./. 4397.3503.3.  !74808 5030:.58:. /.33.8457083   47243 3 202 507.90/703 3.9: '.34080 80.7.-.7 ..37033 #033203.9.9 20303/.2 9:-:  47243 3 /-039: 40 549.  438978.79. / 9:-::8 3..2:8 .3 .7:!02-039:.3 2030-.350707.709.8 ..83.55.9.-.3 9:3./-:3:8/03./.947 .-84758 3.7. 203. 507:-.5.2 203.3 2030:.97:2 /.3 20380708  /03..83.3.5.:8:97.3 .-84758 .5.9507/./.3 0802-.3 ./.8 /.7./703.2033.3 203:7:3..390...9803.9:7.5.9. 802./.-.7 .7.2 02. 80-.907.34903837033  !7489.9./4890743 3 /. .9:7 87:.   &3./7090383.8 3.3 70./.4:20/.3 .3#033 .3 /.97:2  #033 $0.2 2033.7.39.9:8 :89.3.3 0897..9:8 :9..7 803.2 02.3.947.3 .388902.3.8./.3&730 .8 802.302503.3 .3..7.3 70.703.3 .3 70. . 9:7:3 . .3 .3  %7. 3.78 5...80  /4890743 47243 3 -071:38 5.9:7 5033.../.7.-.97:2 .78 207:5./3 207:5.3/. 70.8974390893..4207:.:2  3.   %07/.3. .3.385.3  50303/.9.3 /.3 4824.3 2033.7907.5. / 54188 54890747 .-7033203.913.3 /80708 40 003. :44794/ 47243 3 -071:38 203.8.3/3 !7489.350790383.3 .3/.   3307.7.3.3. !.3..3 -07:38 2070854387.9:7 40 .3 802.4207:.8.8:907:8 /.73.-847-8 3.  $0 ./.8.9.97:2 /..  .7 /.

3.9  307.302 81.. 0.  .3..908 $ !          !485.7  425488 . /.7..3/:3  &70.7  3 /. -08.7..7  //.3 -07.   .3:8.:5:3 009749.307...3/:3 //.3032 ./.80507947243  43  $4/:2 . -.3 907..3 ..   70.308:2   .2 :73 907. 202:..2 :2./.  '9.9.2243:2   8./.7  .   $:1.8.3/.3/:3 809.2 :73 3472.:2 .234   .370.933/.9   8.93  8.5.7.  2243:2   $:5.3943   47/.3490383 40032.3.3./.   !74903   :48.   425488&73.3.203./.2 .9.33 0103.390. 40: 7.23 47243/.9   481. .  472.  !49.908 !   !    .9 .3 .3 /.   &70.3490383/.3 ::7.38.88:2   47/0   .3..39..9 /-0/.2.2 &7./.3   0943-4/08 ..9 343009749/2..9   8.7.9.203. -3472.93   243. &73 203.7.   :.3/:-.:    70.3490383403203.2.3 5.38:-9.2:7.9   /./..

./.30244-3   !47173  !02078.  7:-3   .7.3&73                   .

.8 0/4907.   .:7.  .942/.0789.7!:89.3.942 3.     $4.3 8....31844 .30 3.9:8 :74039. .:89:8    :3/: /.82   %7.7 995.3 &3. ...79.79.:9.. /.8 78903 7/.     3.19.3 02  /8 .

.

94...80.078 47/57088 .42./.

.790 0/4907.3.

3.942 3.:7.3 02.. /.3 8.

.   ..79... ::.718440/4907. .79.7 .   !03:39:3 57.9     :36:07.8.79.:3.&3.9:2 :25:.     :943 .    .79.     .73074 8944/.3 /8 . /8 .343 8440/4907.     $0744/ 8442..3 /8 ..79.0789.  494-07     :3.3 1494 274845 8944  ..79.8%78.3:8..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->