PENDAHULUAN

Untuk menambah wawasan dibawah ini diuraikan keadaan pelestarian bahan pustaka diberbagai Negara, terutama Amerika dan Eropa. Kedua daerah tersebut telah memiliki berbagai program pelestarian yang maju dan konsisten. Sebagai perbandingan diberikan pula contoh pelestarian di daerah tropis tersebut seperti Poerto Rico Setelah mempelajari modul ini Anda dapat memahami cara pelestarian bahan pustaka di negar lain dan secara khusus setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan mampu : 1. 2. 3. 4. 5. menjelaskan cara pelestarian bahan pustaka di berbagai Negara menyerap pengalaman dari berbagai Negara menganalisis berbagai masalah yang mereka hadapi menarik manfaat pengalaman dengan Negara lain untuk memajukan pelestarian bahan pustaka di Indonesia mempercayai bahwa bidang pelestarian merupakan bidang yang sangat penting untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan

KEGIATAN BELAJAR 1

KEADAAN PELESTARIAN BAHAN PUSTAKA DI INGGRIS

Berbicara mengenai pelestarian dan pemeliharaan bahan pustaka di berbagai Negara memang sangat menarik. Inggris dan Amerika mempunyai banyak bahan mengenai topik ini, karena kesadaran pustakawan disana lebih tinggi daripada pustakwan Negara lain, serta faslitas disana lebih banyak mendukung dalam kegiatan ini. Disini akan dicoba mengetengahkan aktifitas yang ada di Negara tersebut ditambah dengan yang ada di Negara latin. Pelestarian dan pengawetan serta pemeliharaan bahan pustaka di Ingris sangat maju. Mereka menyadari bahwa harga buku sangat mahal dibandingkan harga kebutuhan lain. The British Library memberikan pelopor dalam hal ini. Telah disusun berbagai bibliografi mengenai hal ini, misal mengenai restorasi, penjilidan dan pemeliharaan dan pengawetan yang sangat lengkap dan bermanfaat bagi yang memerlukan untuk memperdalam bidang ini. Banyak orang dari luar Inggris belajar bidang ini di British Libarry. Banyak pula terbitan yang bagus yang membahas bidan ini dari negeri tersebut. Dicetak dengan kertas luks diserta dengan gambar-gambar yang bagus dan jelas, sehingga bagi mereka yang mendapatkan kesukaran dari bahasanya, bisa mengerti dari melihat gambar yang disajikan. Salah satu buku yang membahas secar jelas dan luas dan lengkap dalam hal ini ialah The Conversation of Book and Document, karya W.H. Languell, diterbitkan di London oleh Sir Essac Batman & Sons, 1957. Salah satu bab dalam buku Languell membicarakan “tinta” dengan sangat menarik dan jelas. Dikatakan bahwa tinta memiliki pengaruh besar dalam hal pengawetan dan pemeliharaan bahan pustaka, sebab bahan untuk membuat tinta campuran dari besi dan belerang dengan oak-gall, cepat meresap kedalam kertas dengan suatu tendensi untuk menyebar. Pada mulanya hamper tak terlihat, tetapi setelah beberapa hari tulisan itu akan berubah menjadi hitam. Tinta modern diciptakan untuk mengatasi satu atau bebarapa kerugian yang ditimbulkan oleh tinta, mengenai keasamannya, kepadatannya serta sifat permanennya. Diceritakan pula mengenai berbagai macam tinta serta sifatnya masing-masing. Buku ini baik untuk dibaca oleh para pustakawan, terutama yang bergerak dalam bidangb

diantaranya : 1.pemeliharaan dan pengawetan bahan pustaka. menunjukkan bahan bidang ini sudah diminati di Inggris. David W. 262. IFLA Journal. Disamping memberikan konsultasi diberbagai Negara. 3. jauh sebelum bangsa-bangsa lain mempelajarinya. menghilangkan warna kecoklatan pada kertas. Emerging echnologies-Paper Strengthening Restaurator. British Book News. seorang tokoh dalam bidang pelestarian dan pengawetan bahan perpustakaan dari The Briish Library memiliki reputasi internasional yang kuat. Salah-salah bisa membuat punggung buku “jebol” jikalau kita menempatkan buku terlalu padat atau terlalu longgar dalam video tersebut akan terlihat akibatnya. Dilihat dari tahun terbitnya yang sudah cukup lama itu. Begitu pula kalau akan memasukkan buku kedalam rak. dan cara membersihkan buku dari debu. Mungkin dalam program pendidikan ini juga diperlihatkan oleh salahsatu 12 (1) February. kertas yang robek. Jadi boleh dikatakan Inggris sebagai bangsa pelopor dalam pelestariannya. Kalau terlalu longgar. 8 (2/3) Preservationof Library Collection Parts :UNESCO. yaitu tahun 1957. pengajar atau penceramah. Cara mengeluarkan buku dari rak juga dipertunjukkan. Diantaranya yang dibuat oleh Doughlas Fosket dengan gambling dijelaskan bagaimana cara menyusun buku di rak dan mengambil buku dari rak. Dalam video tersebut juga diperlihatkan bagaimana memperbaiki buku yang rusak. Video tersebut berjudul In Your Liberty. 1985 The National Preservation Office of the British Library.G Clement. buku bisa rusak kalau ditarik paksa. lembaran yang disipkan. Penyangga buku selalu diperlukan untuk membuat buku dirak selalu rapi. Kalau terlalu pada sukar dikeluarkan. buku yang tipis bisa meliuk. dan sebagainya. Selain buku dibuat juga video yang menjelaskan cara pengawetan dan pemeliharaan buku. April 1988:260bisa dicopy dari JIP-FSUI. misalnya dengan mendesakkan dulu kekiri dan kekanan setelah agak longgar baru buku ditarik dengan mudah. 2. cara menjilid sederhana. 1987:124-128 Development in presentation. ia juga menulis banyak buku dan artikel majalah. 1986:25-32 Buku-buku dan majalah diatas sangat berguna dalam menyebarkan gagasan baru serta memperkuat pengetahuan mengenaipelestarian dan . 4.

volume 11 nomor 4 halaman 10-14 tahun 1990. reft. Adanya . F. Disamping adanya buku-buku atau artikel majalah yang dengan cepat dapat menambah pengetahuan dan wawasan pustakawan di Inggris. Patterson juga menulis tentang proyek pelestarian yang ada di Cambridge University yang berjudul Presentation policies and conservation in British Libraries : report of Cambridge University Library Conservation Project.pengawetan dokumen bagi para pustakawan di Inggris. 1984. 134 p. atau di Puerto Rico. sehingga pengetahuan dari buku atau artikel majalah dapat dibandingkan dengan pengalaman di lapangan. Loughborough University of Technology. Buku ini memberikan penjelasan mengenai pelestarian dengan hubungannya dengan pengembangan koleksi perpustakaan. Tabs (Library and Information Research Report 25)(ISBN 0-7123-3035-6). konferensi dan seminar banyak diadakan oleh organisasi profesi maupun lembaga-lembaga perpustakaan lainnya. sedangkan kebutuhan akan buku terus meningkat. Pelestarian dapat membantu menjawab kesejangan tadi. Melalui pertemuan-pertemuan dan diskusi-diskusi tersebut bidang pelesarian cepat berkembang dan diakui manfaatnya di Inggris. Ratcliffe dan D.W. Subjek ini sangat erat kaitannya dengan pengembangan koleksi atau collection management seperti dijelaskan oleh John Feather dalam bukunya yang berjudul Preservation and the Management of Library Collection. Disamping itu Profesor John Feather juga menulis artikel mengenai pendidikan tenaga mengenai pendidikan tenaga pelestarian berjudul Staff Training for Preservation yang dimuat dalam majalah Library Management. tulisan pendek ini tentunya dapat memberikan gambaran kepada pustakawan di Inggris khususnya dan pustakawan di dunia pada umumnya tentang pendidikan tenaga pelestarian yang ada di Inggris. Buku tersebut dapat menggambarkan bagaimana kebijakan pelestarian bahan pustaka yang ada di Inggris pada umumnya dengan mengacu kepada perpustakaan di Cambridge University. London : British Library. Begitu pula kesadaran mereka tentang perlunya pengetahuan ini untuk perpustakaan makin kuat. Laporan ini dapat disejajarkan dengan laporan pelsetarian yang ada di MIT Amerika Serikat. Dengan cepat pustakawan lain di Inggris akan dapat mengikuti pendapat John Feather yang menjabat pimpinan pada sekolah perpustakaan di Departemen Library and information Studies. sehingga bagi perpustakaan yang akan menyelenggarakannya dapat dengan mudah dilaksanakan. Pelestarian bukanlah subjek yang berdiri sendiri. Alat-alat untuk kepeluan pelestarian tersedia dipasaran di Inggris. terutama dalam waktu sepuluh tahun belakangan ini ketika anggaran untuk membeli buku terbatas.

jenis kertas laminasi yang mudah didapat. bahan-bahan kimia. plat untuk mengukur cahaya yang mengenai dokumen. alat pengukur kelembaban. Pengusaha penjilidan komersial atau usaha komersial lainnya yang menyangkut keperluan pelestarian di Inggris sangat membantu perpustakaan untuk dapat menentukan pilihan mereka. kapan harus dikerjakan oleh lembaga komersial. dan kapan dapat dikerjakan oleh perpustakaan sendiri. . peralatan untuk mengukur keasaman kertas dalam berbagai macam. pengukur suhu dan mesin penjilidan dipasaran sangat mendukung cepat berkembangnya bidang ini.

serta banyak perpustakaan lainnya. school of Library Servive (saat ini sekolah tersebut sudah tutup). 3. 5. Columbia University. 6. Disamping itu juga mengadakan seri lewat lokakarya Program Pengawetan Dasar. 4. Folger Shakespeare Library. Oberlin Ohio. Simmon College Catholic University of America University of California Los Angeles Wayne State University Florida State University Dan masih banyak sekolah perpustakaan yang lain yang memberikan kuliah mengenai pelestarian bahan pustaka. RTSD/ALA (Resources and Technical Services Divition/ALA) memiliki seksi pemeliharaan Bahan Pustaka yng sudah aktif sejak 1983. .KEGIATAN BELAJAR 2 KEADAAN PELESTARIAN DI USA Amerika Serikat mempunyai lembaga yang banyak berkecimpung dalam bidang pelestarian bahan pustaka. Stanford Yale. Beberap yayasan memberikan bantuan uang untuk menyelenggarakan pendidikan ini. SLA (Special Library Association). Pendidikan keahlian pada Columbia. NYPL dan LC diberikan biaya oleh Melthon Foundation. Juga asosiasi perpustakaan seperti ALA (American Library Association). Disusul oleh perpustakaan lain seperti New york Public Library. The Library of Congress sering mengadakan seminar atau lokakarya yang mengusahakan untuk didirikannya sebuah National Preservation Program (NPP). seksi ini telah menerbitkan sebuah Bibliografi Pemeliharaan berotasi yang dapat dibeli lewat RTSD. 2. Program yang diajarkan ialah bagaimana mengajarkan bahan pustaka. Perpusatakaan The Library of Congress adalah salahsatu pelopor yang gigih dalam mengadakan pemeliharaan dan pengawetan. Intermuseum Laboratory. The Newbery Public Library di Chicago. penjilidan serta memelihara buku-buku langka. dan Library of Congress. Massachusette Institute of Tecnology (MIT) di Boston. Misalnya : American Antiquarian Society. Pendidikan untuk program ini diadakan oleh berbagai sekolah perpustakan seperti berikut ini : 1.

Dari hasil peninjauan tersebut dapat diketahui bahwa Library of Congress pada saat itu mempunyai beberapa program pokok dalam upaya pelestarian dokumen dengan jalan antara lain : 1. Gordon R. Lawrence S. John C. William Director of the Center for Research Library Robert L. c. Banks. a. Dr. 2. Banks bahwa untuk bidang ini diperlukan jabatan-jabatan seperti : 1. Administrasi Pustakawan dan teknik penyeleksian dokumen/koleksi . Untuk mendidik ahli atau professional dalam bidang pengawetan atau conservation itu dibutuhkan waktu sekitar 7 tahunan dan menurut pendapat Paul N. Semua meliputi 40 orang.000 volume/tahun. Ada lima pakar yang berbicra dalam konferensi itu. 3. 2. Preservation microfilming officer. pakar dosen dan pegawai dari LC sendiri. Konferensi tersebut diikuti oleh berbagai petugas professional seperti pustakawan. Feller. William. Director of the Center on the materials of the artist Paul N. 4. Conservator at Newberry Library Kesimpulan dari konferensi tersebut adalah bahwa dalam upaya pelestarian bahan dokumen dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya adalah : 1. a. Riset dengan menggunakan laboratorium untuk teknik-teknik pengawetan Pada Library of Congress ada sekitar 37 jabatan untuk menangani bidang pengawetan ini. Membuat microfilm sekitar 20. 2. b. b. Peserta konferensi juga mengadakan peninjauan langsung ke Library of Congress untuk melihat sejauh mana teknis pengawetan itu telah dipraktikkan dan macam apasaja dokumen yang akan diawetkan termasuk bagaimana peningkatan dan pengembangan teknis pengawetan itu sendiri. 5.Sebuah konferensi yang diselenggerakan pada tanggal 16-17 Desember 1976 berlokasi di Whittall Pavilion. LC’s Preservation Research office. Robinson. 2. membahas tentang NPP diatas. Aspek sosial yang menyangkut : Apa yang harus dilestarikan/diawetkan ? Siapa yang melaksanakanya ? Bagaimana melaksanakannya ? Aspek teknis meliputi : Bagaimana cara pelaksanaannya ? Bentuk atau materi yang akan dilestarikan ? and conservator at Carnegie-Mellon University. antara lain : 1. ahli kearsipan.

3. Banyaknya pakar yang dapat bekerjasamasatu sama lain demi meningkatkan mutu profesi. ini semua tergantung bagaimana menerapkan semua rencana yang telah ada itu secara teratur dan rapi disamping profesionalisme yang memadai. precervation master microfilm bibliographic system pendidikan konservasi ruang pendingin penyimpanan untuk dokumen yang belum dimikrofilmkan. 2. dalam National Preservation Program Planning Conference itu mencakup : 1. Walaupun Amerika bukan pelopor pelestarian seperti Inggris. Jadi tidak saling menjatuhkan seperti layaknya pakar di Negara yang sedang berkembang 2. Asosiasi perpustakaan memberikan fasilitas untuk mempertemukan para pakar.3. Untuk sementara ini Library of Congress sedang mengonsentrasikan bagaimana melindungi dan menjaga materi. tetapipelaksanaan program pelestarian menjadi lebih berkembang dan lebih menjadi lebih maju daripada Inggris. Dari pendapat para ahli konservasi secara umum dapat disimpulkan bahwa untuk membentuk National Preservation Program. 4. 3. Hal ini disebabkan berbagai faktor pendukung yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Kualitas dari peserta yang mengikuti diskusi cukup tinggi karena pada kualitas dari presentasi yang disampaikan oleh segenap pembicara level atau tingkat diskusi cukup memuaskan pentingnya topic yang dibahas dalam setiap diskusi sangat menarik Pada akhirnya bagaimanapun semua rencana itu akan berhasil dengan baik dan biaya yang cukup tinggi dapat terpenuhi. diantaranya sebagai berikut : 1. . Ahli pengawetan. cukup berbobot sehingga peserta cukup antusias untuk membahasnya. Conference itu dianggap berhasil bila diukur dari : 1. 2. dokumen atau koleksi yang ada agar tetap tersimpan secara lengkap dan aman sambil menunggu pelaksanaan konservasi secara menyeluruh. Faktor-faktor pendukung itu umumnya terdiri atas para pakar dalam bidangnya masing-masing. 4.

4. tersedianya para konsultan yang siap untuk dimintai bantuan. Dekan sekolah di Universitas Columbia. demikian berminat untuk mengembangkan pendidikan tenaga pelestarian. Library Trends. 5. ia menulis banyak artikel majalah maupun buku. 30 (2) 1981 : 189-201.Kesempatan tersebut banyak dipergunakan untuk berdiskusi dan saling menukar pengalaman. Banyak badan komersial yang dapat menunjang suksesnya program pelestarian disuatu perpustakaan. 6. Salah satu tulisannya yang terkenal adalah Preservation : A national plan at last ? Library Journal February 15. Pertemuan antara pakar dan pustakawan lapangan dimanfaatkan untuk menukar pengalaman. bulanan maupun tahunan dengan bayaran yang tidak terlalu tinggi. istri Richard Darling. 1977 : 447-449. memungut bayaran yang wajar. melalui sistem kerjasama atau Di Amerika banyak yayasan yang bersedia memberikan dana untuk program pelestarian atau pendidikan tenaga pelestarian yang dianggap . Tidak kalah penting adalah tersebarkannya karya-karya para pakar berupa tulisan dalam majalah professional maupun buku yang membagi pengalaman mereka untuk rekan-rekan pustakawan lainnya. misalnya penjilidan atau penjual alat alat untuk pelestarian. 3. 2. Banks dari perpustakaan Newberry di Chicago. Diantaranya mereka adalah : 1. Sejak tahun 1978 ia sudah memeloporinya di Preservation pakar dan tersebar diseluruh negeri. Banks memelopori tenaga pelestarian di USA. dan menuangkannya dalam bentuk buku atau makalah. diantaranya : Cooperative approaches to conservation. Columbia University di New York yang sudah banyak menghasilkan banyak Laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan oleh perpustakaan lain. bermanfaat. bekerja sama dengan Paul N. dikontrak dalam system harian. Banyak perpustakaan besar yang menyediakan atau mendirikan laboratorium untuk keperluan pelestarian. Kebutuhan dilapangan disampaikan kepada pakar yang paham dalam teori. Education in Library conservation. Library Journal. Paul N. 101 (20) November 15. pakar ini Institute. 1976. melalui konferensi yang diadakan setiap 6 bulan sekali. Pamela Darling. Banyak lagi faktor yang mendukung kemajuan pelestarian di perpustakaan Amerika Serikat.

sehingga rekan-rekannya dapat mengikuti jejaknya dalam melaksanakan program pelestarian diperpustakaan. 1982:1.3. The Preservation Chalenge A Guide tom Conserving Library Materials. (9) April. Journal of Library Administration . 1984 : 1-4. tulisannya adalah : a. “Morris-southern I Illinois University” di Carbondale Illinois. ill. 1983 : 95-97. 4-7. . “Illinois Cooperative Conservation Program” Conservation Administration News. Ia menulis sebuah artikel yang cukupdikenal yang berjudul : 4. Conservation treatment procedur : A manual of step-by-step procedur for the maintenance and repair of library materials Littleton. 1985 : 81-82. seorang pakar yang menuliskan peran NEH yang terkenal murah dalam memberikan dana untuk keperluan pelestarian. Management. 7 (2/3) Summer/Fall. b.bibl. Advances in Preservation Technologi and Library Binding.ill. 5. (ISBN 087287-294-7). 25 refs. 1983. seorang pakar yang tumbuh dari pengalaman Dengan bekerja tekun di bagian pelestariandari perpustakaan lapangan.” Microform Review. John Hopkins Action in Preservation: developing a paper Coservation program in a small Institution. 84-86. Colorado : Libraries Unlimeited. (Professional Libraries Series). 1986 : 129-141. 14(2) Spring. 2 refs. 191 p. 1982. Industry Publication Inc. b. 9 (3) Fall. c. Morrow juga sangat menggalakkan perlunya kerjasama dalam New York : Knowledge menyelenggarakan program pelsetarian. Serial Review. ia berhasil menulis buku yang bermanfaat bagi para rekannya di Amerika. Salah satu tulisannya adalah : “The Role of National Endowment for the Humanities Office of Preservation in he National Preservation Effort. (16) Jan. Caroline Clark Morrow. Dean adalah seorang pakar yang rajin menulis di majalah Beberapa diantara professional. Conservation Administration News.11 reft. Buku itu ialah : a. Jeffrey Field. John F. Conservation and Collection. tabs. ill.

yyang hasilnya antara lain menyimpulkan : “Ada kurang lebih 40 folio gajah dalam koleksi ini yang sangat bernilai untuk keperluan ilmuan. dan kebun serta untuk hiburan dan pendidikan bagi masyarakat. Long. Sekarang ini perhatian ditujukan kepada kondisi Tulisan ini lingkungan bersama dengan kerusakan dalam dinding bangunan. dimana 34% dari seluruh jumlah modal berasal dari pemerintah. Perpustakaan yang didirikan pada tahun yang sama memiliki kekayaan sejumlah 40. Proyek ini hanya menyangkut buku-buku langka. Nilai koleksi tersebut jelas menjadi kebanggan bagi kebun raya. Direktur Jasa Informasi. bunga-bungaan. Misalnya sebuah survey perpustakaan oleh Charles R. tetapi akhirnya berhasil. Tulisan dibawah ini diambil dari tulisan Brenda Weisman yang berjudul Rencana Pelestarian di Perpustakaan Kebun Raya Brooklin. pegawai dan pemakai perpustakaan. berkala termasuk sejumlah buku langka yang menarik berisi tentang sejarah tumbuh-tumbuhan dan pertanian bangsa barat. Tujuan dari Kebun Raya Brooklin ditetapkan oleh Negara bagian New York sebagai penempatan koleksi dan kebudayaan tanaman. tentang ilmu tumbuh-tumbuhan untuk keperluan pameran.000 m2 yang dimiliki kota NewYork City. Kebun Raya Brooklin New York.Masih banyak lagi pakar lain yang sangat berbobot dalam pengalaman maupun pengetahuan mereka di bidang pelestarian. Kebun Raya Brooklin didirikan pada tahun 1910 diatas pembuangan sampah kota. Dibawah ini diuraikan sebuah rencana pelestarian yang dikerjakan oleh perpustakaan Kebun Raya Brooklin. tetapi tetapi tidak mungkin untuk dituangkan ditempat terbatas ini. hiasan tanaman. Makalah ini memberikan gambaran pertama dari sebuah rangkaian proyek pelestarian untuk menyelamatkan koleksi sampai gedung yang direnovasi selesai. New York agar diperoleh gambaran betapa tidak mudahnya mereka menyelenggarakan pekerjaan tersebut. Proses pelsetarian ini dituangkan dalam sebuah paper yang ditulis oleh Brenda Weisan.” diabad 18 dan ke 19 yang sangat besar. Dana pendukung lainnya diperoleh dalam bentuk uang keanggotaan dan dari sumbangan pemberian dari sumber swasta lain.000 volume berupa karya monograf. Kemudian ia mendaftarkan beberapa yang ia gambarkan sebagai contoh dari pembuat buku menggambarkan langkah awal yang telah diambil dalam usaha melestarikan perpustakaan. . didirikan atas kerjasama pihak swasta dengan pemerintah. Bangunan gedung seluas 5. sisanya berasal dari sektor swasta dibawah kepeminpinan sebuah badan yang merdeka. kayu.

Long setuju untuk mengisi peran ini dan ia mengerjakan survey untuk koleksi langka pada tahun 1983. tingkat kelembaban. Laporan ini menujukkan perhatian mereka pada kekuatan koleksi. 187 buku sebelum 1850 dan 60 buku sesudah 1850. Jelas. yang tentu saja ia segera memperhatikan bahwa perlu diambil tindakan berdiskusi dengan badan pengawas. tetapi menekankan kondisi fisik yang jelek dalam berbagai hal. edisi pertama 61 Darwiniana yang lan dari CD Hooker Collection 41 Artefak dokumen bersejarah dan 104 buku asosiasi. Hal ini untuk mengontrol cuaca untuk perpustakaan dan ruangan untuk buku langka. Proposal . 110 buku sebelum 1700. debu polusi dan umumnya pemeliharaan yang jelek serta kurangnya fasilitas. Charles R. penggambar dan lain-lain. Disamping incunabula. Direktur Perpustakaan kebun raya New York. Beberapa masalah lingkungan misalnya kurangnya control suhu udara. dengan dua asisten dari pusat pelestarian Kebun Raya New York. kemudian koleksi untuk buku langka. Ada 550 buku yang harus ditempatkan. Donald Moore. 127 buku dari sebelum 1600. Koleksi tersebut meliputi tujuh incunabula 106 linnaen (1707-1777) tau sebelum dan sesudah karya Linnaen. Sudah ditentukan untuk memiliki konsultan ahli untuk membuat survai bagi seluruh perpustakaan. Banyak lagi buku-buku yang dimasukkan sebagai pengganti nilai nilai usia pengarang. Pada saat itu agar renovasibisa berjalan diperlukan dana untuk anggaran permulaan. Satu adalah kedatangan pimpinan yang baru. Sebagian dari koleksi buku langka sudah diteliti dengan alasan penempatannya pada kaca khusus dan tempat baja yaitu standar penempatan untuk melindungi karya seni yang berlaku pada awal 1900-an.Survey Koleksi Antara tahun 1980-1983 bebrapa peristiwa terjadi. bahwa uang harus segera disediakan untuk usaha pelestarian. 200 edisi pertama termasuk koleksi Darwin. sebuah diskusi mendalam yang bagus mengenai criteria seleksi untuk buku langka digunakan buku Williams yang berjudul Selecting Rare for Finical Conservation : Giudelines for Decision Making. Peristiwa yang kedua adalah harapan bahwa sebuah kompleks pelestarian baru akan diselesaikan bangunan untuk administrasi (1987-1988) termasuk untuk perpustakaan akan mengalami renovasi besar-besaran.

sehingga nantinya tiap-tiap buku akan memiliki catatan yang lengkap sehingga memudahkan bagi pustakawan penerus yang bertugas dikemudian hari. artu shelf list-nya difotocopy sebagai duplikasi. fotocopy. Bantuan tersebut untuk membayar gaji pegawai. supervisor ahli dibantu oleh staf dari pusat pelestarian dapat menerbitkan sebuah buku petunjuk bagi pustakawan yang berminat untuk menggunakan buku yang tidak memerlukan biaya mahal. inventarisnya. Hedi Kyle. Kartu utama akan difotocopi kemudian. pendaftaran. biaya tersebut mencakup. Sebagai tambahan.Dengan senjata koleksi yang terdokumentasi baik ini mereka mencari bantuan dana “Pendukung Proyek Plestarian Tahun 1985” dari dana pemerintah federal “Institute of Museum Service”. biaya prosedur pelestarian yang diselenggarakan disana. pembungkusan dan transport keruang buku langka Kebun Raya New York. Pusat pelestarian buku diperpustakaan Kebun Raya New York diselenggarakan mulai tahun 1979. Buku-buku yang perlu dilestarikan ditempatkan diruang buku langka sampai renovasi selesai. evaluasi. tidak hanya membantu pelestarian koleksi sendiri tetapi juga memberikan kesempatan kepada perpustakaan lain untuk melestarikan perpustakaan koleksi mereka yang bermasalah. Mengapa diambil nomor buku ini. Jika memungkinkan staff dari pusat pelestarian ini memberikan bantuan konsultasi. Disamping dua orang konservator. Jadi ini merupakan suatu kerjasama perpustakaan daerah dan pusat merupakan pionir dalam cara-cara baru yang dimanfaatkan oleh perpustakaan sekitarnya. alat-alat untuk pembersihan. Keptusan ini menghemat waktu dalam menentukan prosedur dan proses.000 untuk memulai program pelestarian. Karena perpustakaan Kebun Raya Brooklin tidak mempunyai fasilitas ditempat dan juga staff untuk pelestarian. Alasan mencopy ini karena sudah ada nomor . Prosedur Pendahuluan Sebelum pekerjaan yang sebenarnya dikerjakan. ada dua orang pembantu untuk membungkus kotak-kotak dan seorang pemimin yang bertugas menginventarisir dan memfotocopy. karena buku-buku tidak memilik call number. maka bagian pelestarian ditempatkan dibagian penjilidan perpustakaan Kebun Raya Brooklin dibawah pengawasan pemimpin perpustakaan. Kualitas bukunya yang demikian penting sehingga perlu diberi dana sebesar $23.

(langkah d) diambil dari buku pada waktu akan dibungkus kemudian dikumpulkan untuk file. Dalam buku terselip kertas evaluasi berukuran 20 cm x 25 cm dari sebuah fotocopy kartu catalog. sisanya satu halaman pada kertas berukuran 20 cm x 35 cm sebanyak 5 copy. sehingga prosedurnya menjadi seperti berkut : yang diberi bahan kimia yang dapat memegang debu tapi tidak merusak buku. j. h. Konservator petugas fotocopy. ternyata banyak rencana yang sudah dikerjakan dengan rapi. e. tetapi pelaksanaannya lain dengan rencana. satu lembar untuk file Brooklin Botanical Garden. Halaman judul dan aspek-aspek lainnya difotocopy. f. a. sebagai Lembar evaluasi asli dan buku catalog yang difotocopy tadi bukti bahwa buku telah dicek penulis sebelum dibungkus. mengevaluasi buku tersebut misalnya jenis kerusakannya pada secarik kertas yang diselipkan pada buku dan buku tersebut ditempatkan di rak yang lain. Kereta buku tadi dibawa ke bagian fotocopy dan sementara ditempatkan pada ruang kerja yang tidak untuk umum. g. Satu lembar untuk buku yang diselipkan dibuku tadi tetapbersama buku. b. dipindahkan. Semua buku ditempatkan pada tempat terkunci sesudah Catatan isi dari setiap dus disimpan.Pelaksanaan Proyek Pada pelaksanaan. d. Misalnya petugas fotocopy berjalan lebih lamban dari pada petugas pembungkus buku-buku yang akan . c. Setelah melalui beberapa kesalahan langkah. dan ini memperlambat pekerjaan. Petugas konservasi lebih cepat dari petugas pengepak dan Buku dikeluarkan dari rak. lembar untuk New York Botanical Garden pada saat buku dikirim. sedang yang lain masuk dikantong yang ditempelkan pada pembungkusnya. dan satu lagi untuk file kerja. nomor induk buku-buku dibungkus tak dipindahkan sampai saatnya di pak kedalam sejumlah dus. Sebelum itu penulis telah membubuhkan tanda tangan. dibersihkan debunya dengan kain Kemudian buku ditempatkan pada rak dorong. Lembar evaluasi asli dan kartu catalog difotocopy menjadi stu Dua lembar diselipkan pada masing-masing buku. akhirnya ditetapkan bahwa tidak mungkin untuk mengikuti langkahdemi langkah secara sinkron sesuai dengan rencana. tulis langsung pada tiap dus. i.

diselesaikan satu orang dalam waktu 31 hari. Proyek yang lebih kecil yang dapat dikerjakan dan dijangkau oleh anggota perpustakaan akan dapat dilaksanakan dengan baik. Tujuan kita disini adalah keamanan koleksi jika ada renovasi. Konservtor mulai kerja tanggal 10 Oktober 1985. tetapi merupakan suatu proyek yang dapat diatasi dan akan diikuti dengan proyekproyek kecil serupa dimasa yang akan datang. Perpustakaan dapat menunjukkan kepeda masyarakat akan harta yang berupa bukti langka yang tidak ternilai harganya. keuntungannya dari proyek ini adalah bahwa itu tak akan lagi dilihatg sebagai proyek yang sangat besar dan tak dapat dikerjakan. masing-masing butuh waktu 10 hari. kecuali packing dan transfer. Untuk mengepak 78 dus memerlukan waktu 2 hari. Setelah buku dikirim. kalau 2 orang masing-masing perlu 20 hari. Walau proyek ini meliputi transfer ke lembaga lain. Menurut rencana. Kenyataannya. Untungnya Brooklin Botanical Garden menyediakan mobil baru dan seorang sopir untuk membantu mengangkut 78 dus buku. permintaan dikerjakan pada tanggal 21 Januari 1986 dan pembukaan dus serta pengerakannya pada 12 April 1986. Didalam proposal permintaan dana direncanakan 4 orang pembantu untuk membungkus masingmasing 10 hari. Dengan menonjolkan adanya buku langka yang banyak dan tak ternilai tersebut. buku siap di pak pada minggu ke tiga bulan November 1985. Waktu yang diperlukan untuk proyek ini cukup menarik. maka permintaan dana untuk proyek tersebut terpenuhi. yang tampak pada punggung kertas pembungkus bersama symbol-simbol lain yang dipakai Jika perpindahan ini menggunakan badan komersial biaya angkut dan asuransi akan sangat mahal. Pembersihan dan evaluasi buku masing-masing memerlukan kerja konservator masing-masing 7 hari. Kesimpulan dari Proyek Proyek ini dapat dikerjakan dengan baik dan berguna bagi perpustakaan dan keperluan lembaga induknya. akan digunakan untuk sisa-sisa buku langka diruang kerja koleksi dan menempatkannya di rak terbuka pada “Ruang Baca Utama”. Tentu saja ini dapat Ternyata itu . buku ditempatkan pada rak “Ruang Buku Langka ”New York Botanical Garden” sesuai dengan nomor induk.k. Pentingnya perubahan padangan ini tak boleh dibaikan. prosedur-prosedur yang dilewati.

KEGIATAN BELAJAR 3 KEADAAN PELESTARIAN DI PUERTO RICO (AMERIKA LATIN) Kalau diatas diberikan contoh pelestraian di negara sub tropis. Kehancuran dan kerusakan bahan pustaka yang tersimpan diperpustakaan jelas jelas mempengaruhi perkembangan koleksi perpustakaan. dan petugas museum. maupun isi intelektual merupakan tugas utama pustakawan. bibliographer. Haydee Munoz-Sola. dan tibmbulnya jabatan-jabatan untuk petugas pengawetan merupakan bukti kesadaran professional akan bahan pustaka dan keperluan kan staf yang profesional dan terlatih dalam bidang tersebut. juga mempunyai tingkat kelembaban yang tinggi yang menumbuhkan jamur. Haydee MunozSola menyatakan sebagai berikut : Pelestarian bahan pustaka baik dalam bentuk fisik. Universitas of Puerto Rico Dr. . program-program baru. menceritakan bagaimana pelestarian yang dikerjakan di Puerto Rico.berhasil karena uluran tangan dari Perpustakaan Kebun Raya New York dan bantuan dana dari The Institute of Museum Services. 335 SM. penelitian. Didalam sebuah karangan (1987) yang berjudu. Daerah tropis menurut Plumbe lebih banyak serangga yang akan dapat menyerang koleksi. selanjutnya akan diberikan contoh pelestarian yang ada dinegara trops. Preservation of Libraries Materials in a tropikal Climate : The Puerto Rican Experience. serta tingkat suhu yang lebih tinggi yang dapat mempercepat kerusakan dokumen. Seorang guru muda dari Graduate School of Librarianship. yang pernah belajar dari Columbi University New York. partisipasi dalam resource sharing dan penelusuran umum untukbahan pustaka bukanlah hal baru tetapi telah ada pada zaman Aristoteles. Pada akhir-akhr ini dengan bertambahnya artikel workshop.

Borrow. kertas sebagai alat utama yang digunakan sebagai pendukung pokok untuk bahan bibliografis. namun dana untuk perpustakaan yang diharapkan tidak ada. Puerto Rico Kepulauan Puerto Rico lokasi berada ditengah-tengah gugusan kepulauan yang kelihatan seperti kepulauan Autiles dan ada dipaling kanan Laut Caribea. Perhatian khusus harus diberikan kepada keadaan sekitar (lingkungan) dan pengawasan terhadap serangga dan hama pada iklim tropik. Langkanya anggaran yang memadai untuk pengembangan koleksi tergantung pada bahan retrospektif untuk memuaskan kebutuhan pemakai. juga Negara-negara berkembang. mereka harus secara intensif berusaha agar-benar-benar memusatkan pada pelestarian koleksi. Banjir. panas dan kelembaban yang tinggi juga menambah keburukan atau kehilangan segalagalanya dari sejumlah besar buku dan surat kabar di Puerto Rico. Iklim Tropik Bahan pustaka pada iklim tropik tdak terhindar dari bahaya yang sama seperti pada iklim lain. dapat rusak karena bahan kimia dan asam dalam proses pembuatannya. Dalam eksperimennya William J. Pada Negara berkembang dana untuk perpustakaan tidak ada prioritas. Letak geografisnya juga membuat mudah membuat kecelakaan badai dan angina ribut. Bahaya itu meningkat dengan terlalu banyaknya panas dan kelembaban dari iklim tropik serta cara menangani serangga daerah tropik.Pengenalan baru untuk keperluan pelestarian bahan pustaka dapat dilihat dari eksperimen-eksperimen yang dilaksanakan oleh William J. oleh karena anggaran agaknya diberikan untuk pelayanan yang utama bagi pemerintah. tetapi . memberikan tambahan pengertian pada pelestarian bahan pustaka. Sebagai hasil pertanggungjawaban administrator untuk koleksi pada daerah tropik. Ia memiliki iklim yang panas dan lembab. menunjukkan keraguan bahwa program pemeliharaan adalah prioritas. Borrow membuktikan. Kenyataan bahwa banyak Negara dengan iklim tropik. serangga daerah tropis. Dahulu kala gejala alam ini mempunyai dampak perusak pada pemeliharaan bahan pustaka. Tidak akan ada nilainya menganggap pengawetan dan pemeliharaan bahan bibliografie bila ukuran waktu yang dipakai sedikit. Pada perpustakaan-perpustakaan dengan dana yang langka dengan mengalokasikan anggaran yang kecil.

topan. Tindakan yang disebutkan diatas sangat membantu dalam memelihara bahan pustaka di daerah tropis. Ini dilakukan untuk menjamin dan memberikan perlindungan ekstra dari serangan jamur dan serangga daerah tropis. Pelayanan fumigasi diperoleh dari Institute of Puerto Rican Culture. dan seranganserangan yang menentang Puerto Rico oleh musuh-musuh dari Spanyol. dibutuhkan pengeluaran yang tidak realistic dari tenaga manusia dan energi. Badan tersebut . perpustakaan ini mempunyai AC sentral yang dapat mengontrol tingkat temperature dan kelembaban yang tinggi. untuk mempelajari mengembangkan mutu dan menyebarkan kebudayaan bangsa Puerto Rico. Usaha-usaha pelestarian di Perpustakaan Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Puerto Rico Perpustakaan ini terletak di kampus Medical Sciences University of Puerto Rico di Rio Pedras. Ini adalah perpustakaan khusus perguruan tinggi. Fumigasi khusus terhadap fungi dan serangga tropis dilaksanakan untuk menjamin dan memberikan perpustakaan yang terpilih. dosen-dosen dan tenaga administrasi kampus tempat perpustakaan itu.perpustakaan-perpustakaan yang lain. perpustakaan-perpustakaan yang ada di Puerto Rico telah musnah oleh api pada waktu pemberontakan Indian tahun 1513. Fumigasi diadakan setiap bulan untuk mencegah serangga tropis yang dilakukan keseluruh bagian kampus. fumigasi yang teratur juga dapat membasmi kecoa dan serangga lainnya. yakni suatu perusahaan umum yang didirikan pada tahun 1955. termasuk perpustakaan. Sekalipun tidak ada yang berbuat dengan koleksi-koleksi bahan pustaka menggantikan bangunan-bangunan kayu sebelumnya. tetapi suatu persetujuan dengan Helmut Bansa. dikatakan bahwa problem dasar dalam pemeliharaan bahan bahan pustaka pada daerah tropis dan sub tropis tidak membuat perubahan yang fundamental dengan penngawetan atau perbaikan. Penggunaan AC dapat membantu untuk mengontrol panas dan kelembaban yang tinggi. menghindari pencemaran oleh manusia selama ada wabah. Untuk pekerjaan itu. Dengan fumigasi yang khusus pada seluruh bangunan perpustakaan atau dari seleksi buku-buku dalam ruangan adalah juga aktifitas yang terus menerus untuk mengontrol rayap-rayap atau jamur dalam perpustakaan di Puerto Rico. Pada awalnya. Koleksi perpustakaan disimpan dalam bangunan tembok yang dibangun pada tahun 1972. api dan penyakit daerah tropis seperti ngengat. yang memberikan pelayanan informasi yang diperlukan oleh mahasiswa. untuk melindungi bahanbahan pustaka dari badai.

The Ashford Collection memperoleh prioritas untuk diawetkan karena pentingnya koleksi itu bagi penelitian dalam lapangan tropikal medicine. perlu dinetralkan dan diberi enkapsulasi. Proyek pengawetan untuk The Ashford Collection mencakup bantuan dari kantor pimpinan Universitas Puerto Rico sebesar $ 4. Beliau menyumbangkan koleksi perpustakaannya dan laporanlaporan pribadi untuk perpustakaan ilmu kesehatan itu.000 untukpelestarian bahan pustaka. bahan-bahan yang dipertimbangkan memiliki nilai penting untukdilindungi. Balley K. Selama latihan kerja. Ashford adalah seorang dokter berkebangsaan Amerika yyang melakukan praktek pengobatan di Puerto Rico. Yang lebih dutamakan dalam pengawetan pada perpustakaan ilmu-ilmu kesehatan adalah bahan-bahan kebudayaan Puerto Rico tersebut. dokumen tersebut dibersihkan dan kertasnya dinetralisir untuk menghilangkan ke-asam-an (acidity) untuk menghindari terjadinya kerusakan selanjutnya. Sebelum di enkapsulasi. jenis penetral keasaman yang lain. Ada lebih dari 3. Latihan tersebut dilaksanakan selama satu tahun dipusat pelestarian. Berdasarkan program ini seorang anggota staf perpustakaan dikirim ke bagian pengawetan pusat di Institute of Puerto Rican Culture untuk mengikuti latihan teknik yang yang dibutuhkan dalam kegiatan pelestarian koleksi perpustakaan. Tercakup juga dantara koleksi perpustakaan ilmu-ilmu kesehatan itu adalah The Ashford Collection. Ashford tekenalkarena penelitian lapangan dan tulisan-tulisannya tentang penyakit tropis. Dokumen-dokumen lainnya disemprot atau dicuci denngan Wei To. Dr.mengembangkansuatu pusat pelestarian sehingga pegawai perpustakaan dari lembaga lain bisa memperoleh petunjuk untuk pelestarian koleksi mereka. kemudan dilakukan pengepresan bahan-bahan sampai rata. Teknik ini bentuknya gas sebagai .000 dokumen terutama surat menyurat Ashford dan kliping surat kabar yang ada hubungannya dengan studi tentang masalah kedokteran didaerah tropis. lalu dikeringkan. Teknik lainnya lagi menggunakan pengetahuan tentang Vapour Phase Deacidification (VPD). memperoleh pendidikan dan latihan mengenai teknik-teknik pelestarian yang berbeda. bahan-bahan dengan calsium okside dan cesium carbonat. Diantaranya bahan-bahan tropikal medicine telah mendapat perhatian khusus dikarenakan pentingnya bahan-bahan tersebut bagi penelitian. Macam-macam teknik untuk menetralkan Diantaranya ialah dengan pencucian tingkat keasaman dokumen digunakan.

tingginya tingkat kelembaban. Didaerah tropik masalah pelestarian harus lebih diintensifkan sebab banyak panas. berarti tingkat keasaman dokumen tersebut rendah. maka proses menghilangkan keasamannya perlu diteruskan. berarti tingkat keasaman dokumen tinggi. selama Bahan dites atau diuji untuk meyakinkan bebas dari keasamannya. Penelitian dengan keadaan khusus dan masalah khusus didaerah tropis sangat diharapkan untuk sumbangan dunia pelestarian saat ini dan seterusnya. dan alasan lain seperti tidak cukup dana untuk mengembangkan koleksi dalam menyelenggarakan program pelestarian. Dengan cara ini dokumen-dokumen menjadi terlindungi daripanas atau proses lain yang mungkin membahayakan. Bilatanda tersebut berubah menjadi kuning atau hampir hilang. Jika tanda tadi berubah menjadi biru. Enkapsulasi adalah tahap berikutnya. Kemudian dua film di-lem dengan pita andhesive untuk enkapsulasi. perpustakaan juga memiliki peranan yang bertentangan yaitu penyebaran informasi pengetahuan dan pelestarian informasi melalui pelestarian bahan terekam di perpustakaan. . prosesnya dapat bolak-balik. Dalam masyarakat kita. lalu dengan menggunakan alat alat archivist pen untuk menandai dokumen dibagian tengah atau pojoknya.penetralisasi dan dokumen-dokumen yang dinetralkan ditempatkan beberapa jam dalam tas plastic yang diikat. Perlunya penelitian selanjutnya dalam bidang pelestarian didaerah tropis tampak dengan jelas. Hal ini akan membawa kita kepada hubungan yang lebih dekat untuk memecahkan masalah yang paling diperlukan yaitu kerjasama dan rencana yang terkoordinasi dalam pelestarian bahan pustaka didaerah tropis. Enkapsulasi Salahsatu keuntungan adalah terdiri atas penempatan dokumen diantara dua polyester film. kemudian dikeluarkan sebanyak mungkin udara diantara film tersebut. Lagipula diperlukan komunikasi dan kerjasama antara para pustakawan yang bergerak dalam bidang pelestarian didaerah tropis maupun sub tropis. insek dari daerah tropis.

d. 2.TEST FORMATIF Pilihlah Jawaban Yang Paling Tepat ! 1. RTSD/ALA (Resources and Technical Services Divition/ALA) memiliki seksi pemeliharaan Bahan Pustaka yang sudah aktif sejak…… . karya W.H. yang diterbitkan di London tahun 1957 membicarakan masalah : a. The National Preservation Office of the British Library” yang dimuat dalam IFLA Journal volume 12. 3. b. a. Tinta Kutu buku Penjilidan Laminasi kesulitan dalam memahami Bahasa Inggris bagi bangsa non Inggrs masih dapat diatasi dengan cara : a. c. b. ditulisoleh : John Feather David W.G Clements Jeffrey Field F. d. c. nomor 1. c. b.W Ratcliffe Salah satu bab dari buku Languelli yang berjudul The Conversation of Book and Document. dicetak pada kertas luks memberikan gambar dan foto yang jelas membuatnya dalam microfilm dibuat slide 4. d. February. Languell.

Columbia University Graduate School of Librarianship.000 $ 400. 1973 1983 1993 1995 Bantuan dana “Pendukung Proyek Plestarian Tahun 1985” dari dana pemerintah federal “Institute of Museum Service” untuk melestarikan buku langka diperpustakaan Kebun Raya Brooklin adalah sebesar : a. d. b. 5.000 $ 40. 7. c.000 $ 250. b. 8.W Ratcliffe Dr. Proyek pengawetan untuk Ashford Collection mencakup bantuan dari kantorpimpinan Universitas PuertoRico sebesar …….a. c. b. c. c. dan ahli pengawetan. d. a. Ini adalah pendapat …….000 $ 230. b. b. b.000 $ 450. a. $ 2. c.000 .000 $ 23.000 Ada pendapat tenaga untuk bidang pelestarian diperlukan jabatan jabatan seperti administrasi. d. Banks Haydee Monoz-Sola F. Universitas of Hawai School of Librarianship. dan teknik penyeleksian dokumen/koleksi. Perpustakaan-perpustakaan yang berada di Puerto Rico telah musnah oleh api pada waktu pemberontakan Indian pada tahun ……. Universitas of California 6. Pamela Darling Paul N. 335 BC 1513 1876 1890 9. d. c. d. Universitas of Puerto Rico Graduate School of Librarianship. a. $ 4. adalah seorang guru besar muda dari … a. pustakawan. Haydee Munoz-Sola. Graduate School of Librarianship. d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful