PENDAHULUAN

Untuk menambah wawasan dibawah ini diuraikan keadaan pelestarian bahan pustaka diberbagai Negara, terutama Amerika dan Eropa. Kedua daerah tersebut telah memiliki berbagai program pelestarian yang maju dan konsisten. Sebagai perbandingan diberikan pula contoh pelestarian di daerah tropis tersebut seperti Poerto Rico Setelah mempelajari modul ini Anda dapat memahami cara pelestarian bahan pustaka di negar lain dan secara khusus setelah mempelajari modul ini, Anda diharapkan mampu : 1. 2. 3. 4. 5. menjelaskan cara pelestarian bahan pustaka di berbagai Negara menyerap pengalaman dari berbagai Negara menganalisis berbagai masalah yang mereka hadapi menarik manfaat pengalaman dengan Negara lain untuk memajukan pelestarian bahan pustaka di Indonesia mempercayai bahwa bidang pelestarian merupakan bidang yang sangat penting untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan

KEGIATAN BELAJAR 1

KEADAAN PELESTARIAN BAHAN PUSTAKA DI INGGRIS

Berbicara mengenai pelestarian dan pemeliharaan bahan pustaka di berbagai Negara memang sangat menarik. Inggris dan Amerika mempunyai banyak bahan mengenai topik ini, karena kesadaran pustakawan disana lebih tinggi daripada pustakwan Negara lain, serta faslitas disana lebih banyak mendukung dalam kegiatan ini. Disini akan dicoba mengetengahkan aktifitas yang ada di Negara tersebut ditambah dengan yang ada di Negara latin. Pelestarian dan pengawetan serta pemeliharaan bahan pustaka di Ingris sangat maju. Mereka menyadari bahwa harga buku sangat mahal dibandingkan harga kebutuhan lain. The British Library memberikan pelopor dalam hal ini. Telah disusun berbagai bibliografi mengenai hal ini, misal mengenai restorasi, penjilidan dan pemeliharaan dan pengawetan yang sangat lengkap dan bermanfaat bagi yang memerlukan untuk memperdalam bidang ini. Banyak orang dari luar Inggris belajar bidang ini di British Libarry. Banyak pula terbitan yang bagus yang membahas bidan ini dari negeri tersebut. Dicetak dengan kertas luks diserta dengan gambar-gambar yang bagus dan jelas, sehingga bagi mereka yang mendapatkan kesukaran dari bahasanya, bisa mengerti dari melihat gambar yang disajikan. Salah satu buku yang membahas secar jelas dan luas dan lengkap dalam hal ini ialah The Conversation of Book and Document, karya W.H. Languell, diterbitkan di London oleh Sir Essac Batman & Sons, 1957. Salah satu bab dalam buku Languell membicarakan “tinta” dengan sangat menarik dan jelas. Dikatakan bahwa tinta memiliki pengaruh besar dalam hal pengawetan dan pemeliharaan bahan pustaka, sebab bahan untuk membuat tinta campuran dari besi dan belerang dengan oak-gall, cepat meresap kedalam kertas dengan suatu tendensi untuk menyebar. Pada mulanya hamper tak terlihat, tetapi setelah beberapa hari tulisan itu akan berubah menjadi hitam. Tinta modern diciptakan untuk mengatasi satu atau bebarapa kerugian yang ditimbulkan oleh tinta, mengenai keasamannya, kepadatannya serta sifat permanennya. Diceritakan pula mengenai berbagai macam tinta serta sifatnya masing-masing. Buku ini baik untuk dibaca oleh para pustakawan, terutama yang bergerak dalam bidangb

jauh sebelum bangsa-bangsa lain mempelajarinya. 1986:25-32 Buku-buku dan majalah diatas sangat berguna dalam menyebarkan gagasan baru serta memperkuat pengetahuan mengenaipelestarian dan . dan cara membersihkan buku dari debu. Mungkin dalam program pendidikan ini juga diperlihatkan oleh salahsatu 12 (1) February. pengajar atau penceramah. dan sebagainya. Video tersebut berjudul In Your Liberty. Emerging echnologies-Paper Strengthening Restaurator. 1985 The National Preservation Office of the British Library. diantaranya : 1. British Book News. seorang tokoh dalam bidang pelestarian dan pengawetan bahan perpustakaan dari The Briish Library memiliki reputasi internasional yang kuat. Jadi boleh dikatakan Inggris sebagai bangsa pelopor dalam pelestariannya. 262. cara menjilid sederhana. 3. ia juga menulis banyak buku dan artikel majalah. Kalau terlalu pada sukar dikeluarkan. Dilihat dari tahun terbitnya yang sudah cukup lama itu. Penyangga buku selalu diperlukan untuk membuat buku dirak selalu rapi. IFLA Journal. buku yang tipis bisa meliuk. Kalau terlalu longgar. menunjukkan bahan bidang ini sudah diminati di Inggris. menghilangkan warna kecoklatan pada kertas. lembaran yang disipkan. Dalam video tersebut juga diperlihatkan bagaimana memperbaiki buku yang rusak. Cara mengeluarkan buku dari rak juga dipertunjukkan. Diantaranya yang dibuat oleh Doughlas Fosket dengan gambling dijelaskan bagaimana cara menyusun buku di rak dan mengambil buku dari rak. yaitu tahun 1957. 4. misalnya dengan mendesakkan dulu kekiri dan kekanan setelah agak longgar baru buku ditarik dengan mudah. David W. April 1988:260bisa dicopy dari JIP-FSUI. Disamping memberikan konsultasi diberbagai Negara. 8 (2/3) Preservationof Library Collection Parts :UNESCO. Begitu pula kalau akan memasukkan buku kedalam rak.pemeliharaan dan pengawetan bahan pustaka. kertas yang robek.G Clement. Selain buku dibuat juga video yang menjelaskan cara pengawetan dan pemeliharaan buku. Salah-salah bisa membuat punggung buku “jebol” jikalau kita menempatkan buku terlalu padat atau terlalu longgar dalam video tersebut akan terlihat akibatnya. buku bisa rusak kalau ditarik paksa. 2. 1987:124-128 Development in presentation.

sehingga bagi perpustakaan yang akan menyelenggarakannya dapat dengan mudah dilaksanakan. Pelestarian dapat membantu menjawab kesejangan tadi. Begitu pula kesadaran mereka tentang perlunya pengetahuan ini untuk perpustakaan makin kuat. 1984. Subjek ini sangat erat kaitannya dengan pengembangan koleksi atau collection management seperti dijelaskan oleh John Feather dalam bukunya yang berjudul Preservation and the Management of Library Collection. tulisan pendek ini tentunya dapat memberikan gambaran kepada pustakawan di Inggris khususnya dan pustakawan di dunia pada umumnya tentang pendidikan tenaga pelestarian yang ada di Inggris. Loughborough University of Technology. Adanya . Alat-alat untuk kepeluan pelestarian tersedia dipasaran di Inggris. terutama dalam waktu sepuluh tahun belakangan ini ketika anggaran untuk membeli buku terbatas. Disamping adanya buku-buku atau artikel majalah yang dengan cepat dapat menambah pengetahuan dan wawasan pustakawan di Inggris. konferensi dan seminar banyak diadakan oleh organisasi profesi maupun lembaga-lembaga perpustakaan lainnya. Patterson juga menulis tentang proyek pelestarian yang ada di Cambridge University yang berjudul Presentation policies and conservation in British Libraries : report of Cambridge University Library Conservation Project. London : British Library. Buku tersebut dapat menggambarkan bagaimana kebijakan pelestarian bahan pustaka yang ada di Inggris pada umumnya dengan mengacu kepada perpustakaan di Cambridge University. Melalui pertemuan-pertemuan dan diskusi-diskusi tersebut bidang pelesarian cepat berkembang dan diakui manfaatnya di Inggris. Laporan ini dapat disejajarkan dengan laporan pelsetarian yang ada di MIT Amerika Serikat. Disamping itu Profesor John Feather juga menulis artikel mengenai pendidikan tenaga mengenai pendidikan tenaga pelestarian berjudul Staff Training for Preservation yang dimuat dalam majalah Library Management. Dengan cepat pustakawan lain di Inggris akan dapat mengikuti pendapat John Feather yang menjabat pimpinan pada sekolah perpustakaan di Departemen Library and information Studies. volume 11 nomor 4 halaman 10-14 tahun 1990. 134 p. Buku ini memberikan penjelasan mengenai pelestarian dengan hubungannya dengan pengembangan koleksi perpustakaan. sedangkan kebutuhan akan buku terus meningkat.pengawetan dokumen bagi para pustakawan di Inggris. Ratcliffe dan D. F. sehingga pengetahuan dari buku atau artikel majalah dapat dibandingkan dengan pengalaman di lapangan. reft. atau di Puerto Rico.W. Pelestarian bukanlah subjek yang berdiri sendiri. Tabs (Library and Information Research Report 25)(ISBN 0-7123-3035-6).

plat untuk mengukur cahaya yang mengenai dokumen. dan kapan dapat dikerjakan oleh perpustakaan sendiri. pengukur suhu dan mesin penjilidan dipasaran sangat mendukung cepat berkembangnya bidang ini. kapan harus dikerjakan oleh lembaga komersial.jenis kertas laminasi yang mudah didapat. Pengusaha penjilidan komersial atau usaha komersial lainnya yang menyangkut keperluan pelestarian di Inggris sangat membantu perpustakaan untuk dapat menentukan pilihan mereka. bahan-bahan kimia. . peralatan untuk mengukur keasaman kertas dalam berbagai macam. alat pengukur kelembaban.

Juga asosiasi perpustakaan seperti ALA (American Library Association). Pendidikan untuk program ini diadakan oleh berbagai sekolah perpustakan seperti berikut ini : 1. Disusul oleh perpustakaan lain seperti New york Public Library. The Library of Congress sering mengadakan seminar atau lokakarya yang mengusahakan untuk didirikannya sebuah National Preservation Program (NPP). 6. Stanford Yale. 5.KEGIATAN BELAJAR 2 KEADAAN PELESTARIAN DI USA Amerika Serikat mempunyai lembaga yang banyak berkecimpung dalam bidang pelestarian bahan pustaka. Disamping itu juga mengadakan seri lewat lokakarya Program Pengawetan Dasar. Pendidikan keahlian pada Columbia. 2. school of Library Servive (saat ini sekolah tersebut sudah tutup). Folger Shakespeare Library. Perpusatakaan The Library of Congress adalah salahsatu pelopor yang gigih dalam mengadakan pemeliharaan dan pengawetan. The Newbery Public Library di Chicago. . Columbia University. Beberap yayasan memberikan bantuan uang untuk menyelenggarakan pendidikan ini. Misalnya : American Antiquarian Society. 3. NYPL dan LC diberikan biaya oleh Melthon Foundation. SLA (Special Library Association). Program yang diajarkan ialah bagaimana mengajarkan bahan pustaka. Oberlin Ohio. serta banyak perpustakaan lainnya. seksi ini telah menerbitkan sebuah Bibliografi Pemeliharaan berotasi yang dapat dibeli lewat RTSD. dan Library of Congress. 4. Massachusette Institute of Tecnology (MIT) di Boston. RTSD/ALA (Resources and Technical Services Divition/ALA) memiliki seksi pemeliharaan Bahan Pustaka yng sudah aktif sejak 1983. penjilidan serta memelihara buku-buku langka. Simmon College Catholic University of America University of California Los Angeles Wayne State University Florida State University Dan masih banyak sekolah perpustakaan yang lain yang memberikan kuliah mengenai pelestarian bahan pustaka. Intermuseum Laboratory.

2.000 volume/tahun. 2. Peserta konferensi juga mengadakan peninjauan langsung ke Library of Congress untuk melihat sejauh mana teknis pengawetan itu telah dipraktikkan dan macam apasaja dokumen yang akan diawetkan termasuk bagaimana peningkatan dan pengembangan teknis pengawetan itu sendiri. John C. Robinson. Banks bahwa untuk bidang ini diperlukan jabatan-jabatan seperti : 1. ahli kearsipan. 2. a. Aspek sosial yang menyangkut : Apa yang harus dilestarikan/diawetkan ? Siapa yang melaksanakanya ? Bagaimana melaksanakannya ? Aspek teknis meliputi : Bagaimana cara pelaksanaannya ? Bentuk atau materi yang akan dilestarikan ? and conservator at Carnegie-Mellon University. Feller. LC’s Preservation Research office.Sebuah konferensi yang diselenggerakan pada tanggal 16-17 Desember 1976 berlokasi di Whittall Pavilion. pakar dosen dan pegawai dari LC sendiri. Director of the Center on the materials of the artist Paul N. Dari hasil peninjauan tersebut dapat diketahui bahwa Library of Congress pada saat itu mempunyai beberapa program pokok dalam upaya pelestarian dokumen dengan jalan antara lain : 1. 5. 2. Untuk mendidik ahli atau professional dalam bidang pengawetan atau conservation itu dibutuhkan waktu sekitar 7 tahunan dan menurut pendapat Paul N. Dr. Preservation microfilming officer. Semua meliputi 40 orang. c. a. Konferensi tersebut diikuti oleh berbagai petugas professional seperti pustakawan. Administrasi Pustakawan dan teknik penyeleksian dokumen/koleksi . membahas tentang NPP diatas. b. Lawrence S. 3. Ada lima pakar yang berbicra dalam konferensi itu. Membuat microfilm sekitar 20. William. antara lain : 1. 4. Banks. Gordon R. Riset dengan menggunakan laboratorium untuk teknik-teknik pengawetan Pada Library of Congress ada sekitar 37 jabatan untuk menangani bidang pengawetan ini. William Director of the Center for Research Library Robert L. Conservator at Newberry Library Kesimpulan dari konferensi tersebut adalah bahwa dalam upaya pelestarian bahan dokumen dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya adalah : 1. b.

2. Conference itu dianggap berhasil bila diukur dari : 1. . dokumen atau koleksi yang ada agar tetap tersimpan secara lengkap dan aman sambil menunggu pelaksanaan konservasi secara menyeluruh. tetapipelaksanaan program pelestarian menjadi lebih berkembang dan lebih menjadi lebih maju daripada Inggris. ini semua tergantung bagaimana menerapkan semua rencana yang telah ada itu secara teratur dan rapi disamping profesionalisme yang memadai. cukup berbobot sehingga peserta cukup antusias untuk membahasnya. 2. Kualitas dari peserta yang mengikuti diskusi cukup tinggi karena pada kualitas dari presentasi yang disampaikan oleh segenap pembicara level atau tingkat diskusi cukup memuaskan pentingnya topic yang dibahas dalam setiap diskusi sangat menarik Pada akhirnya bagaimanapun semua rencana itu akan berhasil dengan baik dan biaya yang cukup tinggi dapat terpenuhi. dalam National Preservation Program Planning Conference itu mencakup : 1. 3. Asosiasi perpustakaan memberikan fasilitas untuk mempertemukan para pakar.3. Faktor-faktor pendukung itu umumnya terdiri atas para pakar dalam bidangnya masing-masing. Ahli pengawetan. Hal ini disebabkan berbagai faktor pendukung yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Dari pendapat para ahli konservasi secara umum dapat disimpulkan bahwa untuk membentuk National Preservation Program. 4. 4. Banyaknya pakar yang dapat bekerjasamasatu sama lain demi meningkatkan mutu profesi. Walaupun Amerika bukan pelopor pelestarian seperti Inggris. 3. Jadi tidak saling menjatuhkan seperti layaknya pakar di Negara yang sedang berkembang 2. Untuk sementara ini Library of Congress sedang mengonsentrasikan bagaimana melindungi dan menjaga materi. precervation master microfilm bibliographic system pendidikan konservasi ruang pendingin penyimpanan untuk dokumen yang belum dimikrofilmkan. diantaranya sebagai berikut : 1.

3. Paul N. dan menuangkannya dalam bentuk buku atau makalah. dikontrak dalam system harian. 30 (2) 1981 : 189-201. Banks dari perpustakaan Newberry di Chicago. melalui sistem kerjasama atau Di Amerika banyak yayasan yang bersedia memberikan dana untuk program pelestarian atau pendidikan tenaga pelestarian yang dianggap . misalnya penjilidan atau penjual alat alat untuk pelestarian. Pertemuan antara pakar dan pustakawan lapangan dimanfaatkan untuk menukar pengalaman. 1977 : 447-449. ia menulis banyak artikel majalah maupun buku. Dekan sekolah di Universitas Columbia. Banks memelopori tenaga pelestarian di USA. 6. pakar ini Institute. 4. 101 (20) November 15. Library Trends. memungut bayaran yang wajar.Kesempatan tersebut banyak dipergunakan untuk berdiskusi dan saling menukar pengalaman. istri Richard Darling. bekerja sama dengan Paul N. Sejak tahun 1978 ia sudah memeloporinya di Preservation pakar dan tersebar diseluruh negeri. bulanan maupun tahunan dengan bayaran yang tidak terlalu tinggi. tersedianya para konsultan yang siap untuk dimintai bantuan. melalui konferensi yang diadakan setiap 6 bulan sekali. 2. Education in Library conservation. Banyak badan komersial yang dapat menunjang suksesnya program pelestarian disuatu perpustakaan. Pamela Darling. Columbia University di New York yang sudah banyak menghasilkan banyak Laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan oleh perpustakaan lain. Library Journal. 5. Banyak lagi faktor yang mendukung kemajuan pelestarian di perpustakaan Amerika Serikat. Tidak kalah penting adalah tersebarkannya karya-karya para pakar berupa tulisan dalam majalah professional maupun buku yang membagi pengalaman mereka untuk rekan-rekan pustakawan lainnya. Kebutuhan dilapangan disampaikan kepada pakar yang paham dalam teori. diantaranya : Cooperative approaches to conservation. Salah satu tulisannya yang terkenal adalah Preservation : A national plan at last ? Library Journal February 15. Banyak perpustakaan besar yang menyediakan atau mendirikan laboratorium untuk keperluan pelestarian. bermanfaat. demikian berminat untuk mengembangkan pendidikan tenaga pelestarian. Diantaranya mereka adalah : 1. 1976.

1983 : 95-97. Conservation treatment procedur : A manual of step-by-step procedur for the maintenance and repair of library materials Littleton. Conservation Administration News. b. 1986 : 129-141. 191 p. 4-7. “Illinois Cooperative Conservation Program” Conservation Administration News.3. John Hopkins Action in Preservation: developing a paper Coservation program in a small Institution. (9) April. Buku itu ialah : a.ill. Dean adalah seorang pakar yang rajin menulis di majalah Beberapa diantara professional. (Professional Libraries Series). 5. The Preservation Chalenge A Guide tom Conserving Library Materials.bibl. 84-86. 1984 : 1-4. “Morris-southern I Illinois University” di Carbondale Illinois. Caroline Clark Morrow.” Microform Review. tabs. tulisannya adalah : a. 2 refs. Advances in Preservation Technologi and Library Binding. Colorado : Libraries Unlimeited. 1983. seorang pakar yang tumbuh dari pengalaman Dengan bekerja tekun di bagian pelestariandari perpustakaan lapangan. 9 (3) Fall. Jeffrey Field. 14(2) Spring. Journal of Library Administration . ill. . ia berhasil menulis buku yang bermanfaat bagi para rekannya di Amerika. 7 (2/3) Summer/Fall. Conservation and Collection. 1982. Serial Review. John F.11 reft. b. 1982:1. 25 refs. (ISBN 087287-294-7). sehingga rekan-rekannya dapat mengikuti jejaknya dalam melaksanakan program pelestarian diperpustakaan. ill. Salah satu tulisannya adalah : “The Role of National Endowment for the Humanities Office of Preservation in he National Preservation Effort. 1985 : 81-82. Management. seorang pakar yang menuliskan peran NEH yang terkenal murah dalam memberikan dana untuk keperluan pelestarian. Ia menulis sebuah artikel yang cukupdikenal yang berjudul : 4. c. Morrow juga sangat menggalakkan perlunya kerjasama dalam New York : Knowledge menyelenggarakan program pelsetarian. Industry Publication Inc. (16) Jan.

Kebun Raya Brooklin New York. pegawai dan pemakai perpustakaan. . hiasan tanaman. sisanya berasal dari sektor swasta dibawah kepeminpinan sebuah badan yang merdeka. Dibawah ini diuraikan sebuah rencana pelestarian yang dikerjakan oleh perpustakaan Kebun Raya Brooklin. Sekarang ini perhatian ditujukan kepada kondisi Tulisan ini lingkungan bersama dengan kerusakan dalam dinding bangunan. Direktur Jasa Informasi. Proyek ini hanya menyangkut buku-buku langka.” diabad 18 dan ke 19 yang sangat besar. Long. Nilai koleksi tersebut jelas menjadi kebanggan bagi kebun raya. didirikan atas kerjasama pihak swasta dengan pemerintah. Kemudian ia mendaftarkan beberapa yang ia gambarkan sebagai contoh dari pembuat buku menggambarkan langkah awal yang telah diambil dalam usaha melestarikan perpustakaan. Tujuan dari Kebun Raya Brooklin ditetapkan oleh Negara bagian New York sebagai penempatan koleksi dan kebudayaan tanaman. kayu. dan kebun serta untuk hiburan dan pendidikan bagi masyarakat. Tulisan dibawah ini diambil dari tulisan Brenda Weisman yang berjudul Rencana Pelestarian di Perpustakaan Kebun Raya Brooklin. bunga-bungaan.000 volume berupa karya monograf. Bangunan gedung seluas 5. Kebun Raya Brooklin didirikan pada tahun 1910 diatas pembuangan sampah kota. Dana pendukung lainnya diperoleh dalam bentuk uang keanggotaan dan dari sumbangan pemberian dari sumber swasta lain. yyang hasilnya antara lain menyimpulkan : “Ada kurang lebih 40 folio gajah dalam koleksi ini yang sangat bernilai untuk keperluan ilmuan. berkala termasuk sejumlah buku langka yang menarik berisi tentang sejarah tumbuh-tumbuhan dan pertanian bangsa barat. tentang ilmu tumbuh-tumbuhan untuk keperluan pameran. Misalnya sebuah survey perpustakaan oleh Charles R. Makalah ini memberikan gambaran pertama dari sebuah rangkaian proyek pelestarian untuk menyelamatkan koleksi sampai gedung yang direnovasi selesai. Perpustakaan yang didirikan pada tahun yang sama memiliki kekayaan sejumlah 40. tetapi tetapi tidak mungkin untuk dituangkan ditempat terbatas ini. New York agar diperoleh gambaran betapa tidak mudahnya mereka menyelenggarakan pekerjaan tersebut. tetapi akhirnya berhasil.Masih banyak lagi pakar lain yang sangat berbobot dalam pengalaman maupun pengetahuan mereka di bidang pelestarian. dimana 34% dari seluruh jumlah modal berasal dari pemerintah.000 m2 yang dimiliki kota NewYork City. Proses pelsetarian ini dituangkan dalam sebuah paper yang ditulis oleh Brenda Weisan.

Charles R. Jelas. Direktur Perpustakaan kebun raya New York. Peristiwa yang kedua adalah harapan bahwa sebuah kompleks pelestarian baru akan diselesaikan bangunan untuk administrasi (1987-1988) termasuk untuk perpustakaan akan mengalami renovasi besar-besaran. Hal ini untuk mengontrol cuaca untuk perpustakaan dan ruangan untuk buku langka. bahwa uang harus segera disediakan untuk usaha pelestarian. 127 buku dari sebelum 1600. dengan dua asisten dari pusat pelestarian Kebun Raya New York. 200 edisi pertama termasuk koleksi Darwin.Survey Koleksi Antara tahun 1980-1983 bebrapa peristiwa terjadi. Koleksi tersebut meliputi tujuh incunabula 106 linnaen (1707-1777) tau sebelum dan sesudah karya Linnaen. debu polusi dan umumnya pemeliharaan yang jelek serta kurangnya fasilitas. tetapi menekankan kondisi fisik yang jelek dalam berbagai hal. Sebagian dari koleksi buku langka sudah diteliti dengan alasan penempatannya pada kaca khusus dan tempat baja yaitu standar penempatan untuk melindungi karya seni yang berlaku pada awal 1900-an. Sudah ditentukan untuk memiliki konsultan ahli untuk membuat survai bagi seluruh perpustakaan. Banyak lagi buku-buku yang dimasukkan sebagai pengganti nilai nilai usia pengarang. Donald Moore. Laporan ini menujukkan perhatian mereka pada kekuatan koleksi. edisi pertama 61 Darwiniana yang lan dari CD Hooker Collection 41 Artefak dokumen bersejarah dan 104 buku asosiasi. kemudian koleksi untuk buku langka. sebuah diskusi mendalam yang bagus mengenai criteria seleksi untuk buku langka digunakan buku Williams yang berjudul Selecting Rare for Finical Conservation : Giudelines for Decision Making. penggambar dan lain-lain. Disamping incunabula. Long setuju untuk mengisi peran ini dan ia mengerjakan survey untuk koleksi langka pada tahun 1983. yang tentu saja ia segera memperhatikan bahwa perlu diambil tindakan berdiskusi dengan badan pengawas. Ada 550 buku yang harus ditempatkan. Proposal . Beberapa masalah lingkungan misalnya kurangnya control suhu udara. Satu adalah kedatangan pimpinan yang baru. Pada saat itu agar renovasibisa berjalan diperlukan dana untuk anggaran permulaan. 110 buku sebelum 1700. tingkat kelembaban. 187 buku sebelum 1850 dan 60 buku sesudah 1850.

ada dua orang pembantu untuk membungkus kotak-kotak dan seorang pemimin yang bertugas menginventarisir dan memfotocopy. biaya prosedur pelestarian yang diselenggarakan disana. fotocopy. artu shelf list-nya difotocopy sebagai duplikasi. inventarisnya. Prosedur Pendahuluan Sebelum pekerjaan yang sebenarnya dikerjakan. Mengapa diambil nomor buku ini. maka bagian pelestarian ditempatkan dibagian penjilidan perpustakaan Kebun Raya Brooklin dibawah pengawasan pemimpin perpustakaan. Karena perpustakaan Kebun Raya Brooklin tidak mempunyai fasilitas ditempat dan juga staff untuk pelestarian. supervisor ahli dibantu oleh staf dari pusat pelestarian dapat menerbitkan sebuah buku petunjuk bagi pustakawan yang berminat untuk menggunakan buku yang tidak memerlukan biaya mahal. Kualitas bukunya yang demikian penting sehingga perlu diberi dana sebesar $23. evaluasi. biaya tersebut mencakup. Disamping dua orang konservator. Hedi Kyle. Bantuan tersebut untuk membayar gaji pegawai. Pusat pelestarian buku diperpustakaan Kebun Raya New York diselenggarakan mulai tahun 1979. Jika memungkinkan staff dari pusat pelestarian ini memberikan bantuan konsultasi.Dengan senjata koleksi yang terdokumentasi baik ini mereka mencari bantuan dana “Pendukung Proyek Plestarian Tahun 1985” dari dana pemerintah federal “Institute of Museum Service”. pendaftaran. pembungkusan dan transport keruang buku langka Kebun Raya New York. Keptusan ini menghemat waktu dalam menentukan prosedur dan proses. alat-alat untuk pembersihan. Sebagai tambahan. karena buku-buku tidak memilik call number. Buku-buku yang perlu dilestarikan ditempatkan diruang buku langka sampai renovasi selesai. Jadi ini merupakan suatu kerjasama perpustakaan daerah dan pusat merupakan pionir dalam cara-cara baru yang dimanfaatkan oleh perpustakaan sekitarnya. tidak hanya membantu pelestarian koleksi sendiri tetapi juga memberikan kesempatan kepada perpustakaan lain untuk melestarikan perpustakaan koleksi mereka yang bermasalah. Kartu utama akan difotocopi kemudian. Alasan mencopy ini karena sudah ada nomor . sehingga nantinya tiap-tiap buku akan memiliki catatan yang lengkap sehingga memudahkan bagi pustakawan penerus yang bertugas dikemudian hari.000 untuk memulai program pelestarian.

akhirnya ditetapkan bahwa tidak mungkin untuk mengikuti langkahdemi langkah secara sinkron sesuai dengan rencana. g. sebagai Lembar evaluasi asli dan buku catalog yang difotocopy tadi bukti bahwa buku telah dicek penulis sebelum dibungkus. mengevaluasi buku tersebut misalnya jenis kerusakannya pada secarik kertas yang diselipkan pada buku dan buku tersebut ditempatkan di rak yang lain. Halaman judul dan aspek-aspek lainnya difotocopy. f. a. h. e. d. satu lembar untuk file Brooklin Botanical Garden. sedang yang lain masuk dikantong yang ditempelkan pada pembungkusnya. c. Semua buku ditempatkan pada tempat terkunci sesudah Catatan isi dari setiap dus disimpan. Konservator petugas fotocopy. dan ini memperlambat pekerjaan. nomor induk buku-buku dibungkus tak dipindahkan sampai saatnya di pak kedalam sejumlah dus. Misalnya petugas fotocopy berjalan lebih lamban dari pada petugas pembungkus buku-buku yang akan .Pelaksanaan Proyek Pada pelaksanaan. lembar untuk New York Botanical Garden pada saat buku dikirim. Kereta buku tadi dibawa ke bagian fotocopy dan sementara ditempatkan pada ruang kerja yang tidak untuk umum. tetapi pelaksanaannya lain dengan rencana. ternyata banyak rencana yang sudah dikerjakan dengan rapi. dipindahkan. dibersihkan debunya dengan kain Kemudian buku ditempatkan pada rak dorong. Petugas konservasi lebih cepat dari petugas pengepak dan Buku dikeluarkan dari rak. tulis langsung pada tiap dus. Satu lembar untuk buku yang diselipkan dibuku tadi tetapbersama buku. b. sisanya satu halaman pada kertas berukuran 20 cm x 35 cm sebanyak 5 copy. Dalam buku terselip kertas evaluasi berukuran 20 cm x 25 cm dari sebuah fotocopy kartu catalog. i. j. Lembar evaluasi asli dan kartu catalog difotocopy menjadi stu Dua lembar diselipkan pada masing-masing buku. Sebelum itu penulis telah membubuhkan tanda tangan. dan satu lagi untuk file kerja. Setelah melalui beberapa kesalahan langkah. sehingga prosedurnya menjadi seperti berkut : yang diberi bahan kimia yang dapat memegang debu tapi tidak merusak buku. (langkah d) diambil dari buku pada waktu akan dibungkus kemudian dikumpulkan untuk file.

kecuali packing dan transfer. kalau 2 orang masing-masing perlu 20 hari. Kesimpulan dari Proyek Proyek ini dapat dikerjakan dengan baik dan berguna bagi perpustakaan dan keperluan lembaga induknya. Waktu yang diperlukan untuk proyek ini cukup menarik. Tentu saja ini dapat Ternyata itu . Konservtor mulai kerja tanggal 10 Oktober 1985. Pentingnya perubahan padangan ini tak boleh dibaikan. Menurut rencana.k. Didalam proposal permintaan dana direncanakan 4 orang pembantu untuk membungkus masingmasing 10 hari. Dengan menonjolkan adanya buku langka yang banyak dan tak ternilai tersebut. keuntungannya dari proyek ini adalah bahwa itu tak akan lagi dilihatg sebagai proyek yang sangat besar dan tak dapat dikerjakan. masing-masing butuh waktu 10 hari. Proyek yang lebih kecil yang dapat dikerjakan dan dijangkau oleh anggota perpustakaan akan dapat dilaksanakan dengan baik. Untuk mengepak 78 dus memerlukan waktu 2 hari. Kenyataannya. Pembersihan dan evaluasi buku masing-masing memerlukan kerja konservator masing-masing 7 hari. maka permintaan dana untuk proyek tersebut terpenuhi. diselesaikan satu orang dalam waktu 31 hari. Setelah buku dikirim. permintaan dikerjakan pada tanggal 21 Januari 1986 dan pembukaan dus serta pengerakannya pada 12 April 1986. yang tampak pada punggung kertas pembungkus bersama symbol-simbol lain yang dipakai Jika perpindahan ini menggunakan badan komersial biaya angkut dan asuransi akan sangat mahal. Untungnya Brooklin Botanical Garden menyediakan mobil baru dan seorang sopir untuk membantu mengangkut 78 dus buku. Walau proyek ini meliputi transfer ke lembaga lain. buku siap di pak pada minggu ke tiga bulan November 1985. buku ditempatkan pada rak “Ruang Buku Langka ”New York Botanical Garden” sesuai dengan nomor induk. Tujuan kita disini adalah keamanan koleksi jika ada renovasi. Perpustakaan dapat menunjukkan kepeda masyarakat akan harta yang berupa bukti langka yang tidak ternilai harganya. tetapi merupakan suatu proyek yang dapat diatasi dan akan diikuti dengan proyekproyek kecil serupa dimasa yang akan datang. akan digunakan untuk sisa-sisa buku langka diruang kerja koleksi dan menempatkannya di rak terbuka pada “Ruang Baca Utama”. prosedur-prosedur yang dilewati.

penelitian. menceritakan bagaimana pelestarian yang dikerjakan di Puerto Rico. selanjutnya akan diberikan contoh pelestarian yang ada dinegara trops. Universitas of Puerto Rico Dr. Haydee MunozSola menyatakan sebagai berikut : Pelestarian bahan pustaka baik dalam bentuk fisik. yang pernah belajar dari Columbi University New York. serta tingkat suhu yang lebih tinggi yang dapat mempercepat kerusakan dokumen. program-program baru. Haydee Munoz-Sola. Daerah tropis menurut Plumbe lebih banyak serangga yang akan dapat menyerang koleksi. maupun isi intelektual merupakan tugas utama pustakawan. Pada akhir-akhr ini dengan bertambahnya artikel workshop. juga mempunyai tingkat kelembaban yang tinggi yang menumbuhkan jamur.berhasil karena uluran tangan dari Perpustakaan Kebun Raya New York dan bantuan dana dari The Institute of Museum Services. partisipasi dalam resource sharing dan penelusuran umum untukbahan pustaka bukanlah hal baru tetapi telah ada pada zaman Aristoteles. . bibliographer. dan petugas museum. KEGIATAN BELAJAR 3 KEADAAN PELESTARIAN DI PUERTO RICO (AMERIKA LATIN) Kalau diatas diberikan contoh pelestraian di negara sub tropis. Preservation of Libraries Materials in a tropikal Climate : The Puerto Rican Experience. 335 SM. Seorang guru muda dari Graduate School of Librarianship. dan tibmbulnya jabatan-jabatan untuk petugas pengawetan merupakan bukti kesadaran professional akan bahan pustaka dan keperluan kan staf yang profesional dan terlatih dalam bidang tersebut. Kehancuran dan kerusakan bahan pustaka yang tersimpan diperpustakaan jelas jelas mempengaruhi perkembangan koleksi perpustakaan. Didalam sebuah karangan (1987) yang berjudu.

serangga daerah tropis. Bahaya itu meningkat dengan terlalu banyaknya panas dan kelembaban dari iklim tropik serta cara menangani serangga daerah tropik. memberikan tambahan pengertian pada pelestarian bahan pustaka. Dahulu kala gejala alam ini mempunyai dampak perusak pada pemeliharaan bahan pustaka. oleh karena anggaran agaknya diberikan untuk pelayanan yang utama bagi pemerintah. Ia memiliki iklim yang panas dan lembab. Borrow membuktikan. juga Negara-negara berkembang. dapat rusak karena bahan kimia dan asam dalam proses pembuatannya. Tidak akan ada nilainya menganggap pengawetan dan pemeliharaan bahan bibliografie bila ukuran waktu yang dipakai sedikit. mereka harus secara intensif berusaha agar-benar-benar memusatkan pada pelestarian koleksi. Sebagai hasil pertanggungjawaban administrator untuk koleksi pada daerah tropik. Puerto Rico Kepulauan Puerto Rico lokasi berada ditengah-tengah gugusan kepulauan yang kelihatan seperti kepulauan Autiles dan ada dipaling kanan Laut Caribea. panas dan kelembaban yang tinggi juga menambah keburukan atau kehilangan segalagalanya dari sejumlah besar buku dan surat kabar di Puerto Rico. Letak geografisnya juga membuat mudah membuat kecelakaan badai dan angina ribut. Perhatian khusus harus diberikan kepada keadaan sekitar (lingkungan) dan pengawasan terhadap serangga dan hama pada iklim tropik. Pada perpustakaan-perpustakaan dengan dana yang langka dengan mengalokasikan anggaran yang kecil. menunjukkan keraguan bahwa program pemeliharaan adalah prioritas. tetapi .Pengenalan baru untuk keperluan pelestarian bahan pustaka dapat dilihat dari eksperimen-eksperimen yang dilaksanakan oleh William J. Dalam eksperimennya William J. Kenyataan bahwa banyak Negara dengan iklim tropik. kertas sebagai alat utama yang digunakan sebagai pendukung pokok untuk bahan bibliografis. namun dana untuk perpustakaan yang diharapkan tidak ada. Iklim Tropik Bahan pustaka pada iklim tropik tdak terhindar dari bahaya yang sama seperti pada iklim lain. Banjir. Langkanya anggaran yang memadai untuk pengembangan koleksi tergantung pada bahan retrospektif untuk memuaskan kebutuhan pemakai. Pada Negara berkembang dana untuk perpustakaan tidak ada prioritas. Borrow.

Badan tersebut . dibutuhkan pengeluaran yang tidak realistic dari tenaga manusia dan energi. Pada awalnya. Ini adalah perpustakaan khusus perguruan tinggi. perpustakaan ini mempunyai AC sentral yang dapat mengontrol tingkat temperature dan kelembaban yang tinggi. dosen-dosen dan tenaga administrasi kampus tempat perpustakaan itu. Untuk pekerjaan itu. untuk melindungi bahanbahan pustaka dari badai. api dan penyakit daerah tropis seperti ngengat. dan seranganserangan yang menentang Puerto Rico oleh musuh-musuh dari Spanyol. untuk mempelajari mengembangkan mutu dan menyebarkan kebudayaan bangsa Puerto Rico. termasuk perpustakaan. Ini dilakukan untuk menjamin dan memberikan perlindungan ekstra dari serangan jamur dan serangga daerah tropis. menghindari pencemaran oleh manusia selama ada wabah. Penggunaan AC dapat membantu untuk mengontrol panas dan kelembaban yang tinggi. dikatakan bahwa problem dasar dalam pemeliharaan bahan bahan pustaka pada daerah tropis dan sub tropis tidak membuat perubahan yang fundamental dengan penngawetan atau perbaikan. Koleksi perpustakaan disimpan dalam bangunan tembok yang dibangun pada tahun 1972. tetapi suatu persetujuan dengan Helmut Bansa. Pelayanan fumigasi diperoleh dari Institute of Puerto Rican Culture. fumigasi yang teratur juga dapat membasmi kecoa dan serangga lainnya. Fumigasi khusus terhadap fungi dan serangga tropis dilaksanakan untuk menjamin dan memberikan perpustakaan yang terpilih. perpustakaan-perpustakaan yang ada di Puerto Rico telah musnah oleh api pada waktu pemberontakan Indian tahun 1513. Usaha-usaha pelestarian di Perpustakaan Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Puerto Rico Perpustakaan ini terletak di kampus Medical Sciences University of Puerto Rico di Rio Pedras. topan. yakni suatu perusahaan umum yang didirikan pada tahun 1955. Fumigasi diadakan setiap bulan untuk mencegah serangga tropis yang dilakukan keseluruh bagian kampus. Tindakan yang disebutkan diatas sangat membantu dalam memelihara bahan pustaka di daerah tropis. Sekalipun tidak ada yang berbuat dengan koleksi-koleksi bahan pustaka menggantikan bangunan-bangunan kayu sebelumnya. Dengan fumigasi yang khusus pada seluruh bangunan perpustakaan atau dari seleksi buku-buku dalam ruangan adalah juga aktifitas yang terus menerus untuk mengontrol rayap-rayap atau jamur dalam perpustakaan di Puerto Rico. yang memberikan pelayanan informasi yang diperlukan oleh mahasiswa.perpustakaan-perpustakaan yang lain.

Beliau menyumbangkan koleksi perpustakaannya dan laporanlaporan pribadi untuk perpustakaan ilmu kesehatan itu. Ashford tekenalkarena penelitian lapangan dan tulisan-tulisannya tentang penyakit tropis.000 dokumen terutama surat menyurat Ashford dan kliping surat kabar yang ada hubungannya dengan studi tentang masalah kedokteran didaerah tropis. Latihan tersebut dilaksanakan selama satu tahun dipusat pelestarian. Dokumen-dokumen lainnya disemprot atau dicuci denngan Wei To. jenis penetral keasaman yang lain. perlu dinetralkan dan diberi enkapsulasi. kemudan dilakukan pengepresan bahan-bahan sampai rata. Dr. Selama latihan kerja. memperoleh pendidikan dan latihan mengenai teknik-teknik pelestarian yang berbeda. Berdasarkan program ini seorang anggota staf perpustakaan dikirim ke bagian pengawetan pusat di Institute of Puerto Rican Culture untuk mengikuti latihan teknik yang yang dibutuhkan dalam kegiatan pelestarian koleksi perpustakaan. Teknik lainnya lagi menggunakan pengetahuan tentang Vapour Phase Deacidification (VPD). Macam-macam teknik untuk menetralkan Diantaranya ialah dengan pencucian tingkat keasaman dokumen digunakan. bahan-bahan yang dipertimbangkan memiliki nilai penting untukdilindungi. Balley K. Proyek pengawetan untuk The Ashford Collection mencakup bantuan dari kantor pimpinan Universitas Puerto Rico sebesar $ 4. The Ashford Collection memperoleh prioritas untuk diawetkan karena pentingnya koleksi itu bagi penelitian dalam lapangan tropikal medicine. Ashford adalah seorang dokter berkebangsaan Amerika yyang melakukan praktek pengobatan di Puerto Rico. bahan-bahan dengan calsium okside dan cesium carbonat.000 untukpelestarian bahan pustaka. Diantaranya bahan-bahan tropikal medicine telah mendapat perhatian khusus dikarenakan pentingnya bahan-bahan tersebut bagi penelitian. Yang lebih dutamakan dalam pengawetan pada perpustakaan ilmu-ilmu kesehatan adalah bahan-bahan kebudayaan Puerto Rico tersebut. Sebelum di enkapsulasi. Teknik ini bentuknya gas sebagai . Tercakup juga dantara koleksi perpustakaan ilmu-ilmu kesehatan itu adalah The Ashford Collection. lalu dikeringkan.mengembangkansuatu pusat pelestarian sehingga pegawai perpustakaan dari lembaga lain bisa memperoleh petunjuk untuk pelestarian koleksi mereka. Ada lebih dari 3. dokumen tersebut dibersihkan dan kertasnya dinetralisir untuk menghilangkan ke-asam-an (acidity) untuk menghindari terjadinya kerusakan selanjutnya.

Bilatanda tersebut berubah menjadi kuning atau hampir hilang. Penelitian dengan keadaan khusus dan masalah khusus didaerah tropis sangat diharapkan untuk sumbangan dunia pelestarian saat ini dan seterusnya. Kemudian dua film di-lem dengan pita andhesive untuk enkapsulasi. lalu dengan menggunakan alat alat archivist pen untuk menandai dokumen dibagian tengah atau pojoknya. prosesnya dapat bolak-balik. Jika tanda tadi berubah menjadi biru. Enkapsulasi adalah tahap berikutnya. dan alasan lain seperti tidak cukup dana untuk mengembangkan koleksi dalam menyelenggarakan program pelestarian.penetralisasi dan dokumen-dokumen yang dinetralkan ditempatkan beberapa jam dalam tas plastic yang diikat. tingginya tingkat kelembaban. Enkapsulasi Salahsatu keuntungan adalah terdiri atas penempatan dokumen diantara dua polyester film. . Hal ini akan membawa kita kepada hubungan yang lebih dekat untuk memecahkan masalah yang paling diperlukan yaitu kerjasama dan rencana yang terkoordinasi dalam pelestarian bahan pustaka didaerah tropis. Lagipula diperlukan komunikasi dan kerjasama antara para pustakawan yang bergerak dalam bidang pelestarian didaerah tropis maupun sub tropis. Dengan cara ini dokumen-dokumen menjadi terlindungi daripanas atau proses lain yang mungkin membahayakan. berarti tingkat keasaman dokumen tersebut rendah. perpustakaan juga memiliki peranan yang bertentangan yaitu penyebaran informasi pengetahuan dan pelestarian informasi melalui pelestarian bahan terekam di perpustakaan. maka proses menghilangkan keasamannya perlu diteruskan. insek dari daerah tropis. Dalam masyarakat kita. Perlunya penelitian selanjutnya dalam bidang pelestarian didaerah tropis tampak dengan jelas. selama Bahan dites atau diuji untuk meyakinkan bebas dari keasamannya. Didaerah tropik masalah pelestarian harus lebih diintensifkan sebab banyak panas. berarti tingkat keasaman dokumen tinggi. kemudian dikeluarkan sebanyak mungkin udara diantara film tersebut.

G Clements Jeffrey Field F. c. February. c. 3. a. b. b. nomor 1. d. Tinta Kutu buku Penjilidan Laminasi kesulitan dalam memahami Bahasa Inggris bagi bangsa non Inggrs masih dapat diatasi dengan cara : a. dicetak pada kertas luks memberikan gambar dan foto yang jelas membuatnya dalam microfilm dibuat slide 4.TEST FORMATIF Pilihlah Jawaban Yang Paling Tepat ! 1.W Ratcliffe Salah satu bab dari buku Languelli yang berjudul The Conversation of Book and Document. karya W. RTSD/ALA (Resources and Technical Services Divition/ALA) memiliki seksi pemeliharaan Bahan Pustaka yang sudah aktif sejak…… . c. 2. d. d. The National Preservation Office of the British Library” yang dimuat dalam IFLA Journal volume 12. ditulisoleh : John Feather David W. Languell.H. yang diterbitkan di London tahun 1957 membicarakan masalah : a. b.

d. c. d. b. 8. c. b. Universitas of California 6. c. 335 BC 1513 1876 1890 9. pustakawan. 5.000 $ 400. a. Ini adalah pendapat ……. b. d.000 $ 23. Graduate School of Librarianship. Universitas of Hawai School of Librarianship.a. $ 2.000 Ada pendapat tenaga untuk bidang pelestarian diperlukan jabatan jabatan seperti administrasi. Universitas of Puerto Rico Graduate School of Librarianship. a. dan teknik penyeleksian dokumen/koleksi. a. Banks Haydee Monoz-Sola F.000 $ 40. b. dan ahli pengawetan. $ 4. 1973 1983 1993 1995 Bantuan dana “Pendukung Proyek Plestarian Tahun 1985” dari dana pemerintah federal “Institute of Museum Service” untuk melestarikan buku langka diperpustakaan Kebun Raya Brooklin adalah sebesar : a.000 $ 250.000 $ 230.W Ratcliffe Dr.000 . adalah seorang guru besar muda dari … a. b. c. d. d. c. Pamela Darling Paul N. Perpustakaan-perpustakaan yang berada di Puerto Rico telah musnah oleh api pada waktu pemberontakan Indian pada tahun ……. Proyek pengawetan untuk Ashford Collection mencakup bantuan dari kantorpimpinan Universitas PuertoRico sebesar ……. b.000 $ 450. c. Haydee Munoz-Sola. 7. Columbia University Graduate School of Librarianship. d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful