Pokok Bahasan 2

Sejarah dan Aliran Psikologi

John Locke. Psikologi pada abad 20 para ahli saling berargumentasi menurut hasil penelitiannya masing-masing yang berbeda-beda. namun dapat dilakukan melalui eksperimen. Psikologi dipengaruhi ilmu alam psikologi merupakan ilmu pengetahuan eksak dan banyak tergantung pada matematika. 2.Sejarah Perkembangan Psikologi 1. dll. Tokohnya Plato. Thomas Aquino. Psikologi sebagai bagian dari filsafat obyeknya asal usul jiwa. 4. Rene Descartes. Aristoteles. akhir dan jadinya jiwa. Psikologi berdiri sendiri gejala jiwa tidak dapat hanya diterangkan dari sudut ilmu alam. . 3. hubungan jasmani dan rohani. ujud jiwa. namun akhirnya saling melengkapi menimbulkan berbagai aliran psikologi.

Jiwa seseorang diperlukan untuk melangsungkan kehidupan dan berfungsi untuk penyesuaian diri. Fungsionalisme mempelajari fungsi dan kegunaan jiwa.Aliran-aliran Psikologi 1. Metode yang digunakan eksperimen dan observasi tingkah laku. Elemen kejiwaan tersebut dikaitkan satu dengan yang lain oleh asosiasi. . ingin mengetahui mengapa dan untuk apa suatu tingkah laku terjadi. Setiap gejala psikis yang kompleks selalu memiliki karakteristik dari elemen-elemennya. 2. Tokoh: William Wundt. Strukturalisme mendasarkan pada isi dan struktur jiwa. Tokoh: William James.

. Tokoh: J. Watson.B. Beberapa alirannya: – – – Psikoanalisis (Sigmund Freud) Psikologi Individual (Alfred Adler) Psikologi Analisis (Carl Gustav Jung) 4. Psikologi Dalamuntuk mengetahui gejala jiwa dibutuhkan analisis sampai kepada ketidaksadarannya yang tertutup oleh alam kesadarannya. .Lanjutan ………………… 3. tidak perlu menggunakan metode introspeksi. Behaviorisme mempelajari tingkah laku nyata. terbuka dan dapat diukur secara obyektif.

6. 5. Dorongan dasar tingkah laku adalah naluri (insting). Psikologi Gestalt muncul sebagai reaksi psikologi elemen.Lanjutan ………………. Reflek bukan tingkah laku karena tidak bertujuan. . Tokoh: Von Ehrenfels. arah. keseluruhan tidak sekedar unsur-unsur atau bagian dari totalitas yang secara sendiri-sendiri tidak memiliki arti apa-apa. Wertheimer. Gestalt = totalitas. Psikologi Hormic Setiap tingkah laku dilandasi oleh dorongan dasar (hormo urge) yang menyebabkan tingkah laku tersebut mempunyai tujuan. Tokoh Mc Dougall.

atau mengidentifikasi diri dengan seseorang atau sesuatu. yakni mengerti dan memahami. namun menurut sikap “berdiri di atasnya”. Gejala kejiwaan baru dapat dipahami dan berarti bila gejala jiwa tersebut merupakan faktor dari totalitas nilai. memihak kepada. . bersimpati kepada. Tokohnya Wilhelm Dilthey. Psikologi Kerokhanian metodenya verstehen. Psikologi kerokhanian berkembang sehingga timbul: • • psikologi nilai dari Spranger psikologi personalisme dari William Stern. Verstehen harus ikut mengalami.Lanjutan ……………… 7.