MENINGKATKAN SIKAP NASIONALISME DAN PATRIOTISME KEPADA PESERTA DIDIK SD MELALUI PENDEKATAN GERAKAN PRAMUKA

MAKALAH Untuk memenuhi tugas matakuliah Pendidikan Kewarganegaraan yang dibina oleh

Oleh Nur Affandi (106401140080) KELAS (B*)

UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN PROGRAM STUDI S-1 PGSD
Januari 2011

1

KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ”MENINGKATKAN SIKAP NASIONALISME DAN PATRIOTISME PESERTA DIDIK SD MELALUI PENDEKATAN GERAKAN PRAMUKA” dengan lancar. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas matakuliah PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Terselesaikannya makalah ini tidak lepas dari peran berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. 2. 3. Bapak, M.Pd selaku pembimbing materi Pendidikan Teman-teman mahasiswa PGSD angkatan 2010 yang telah Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per Kewarganegaran. memberi motivasi demi terselesaikannya makalah ini. satu yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Semoga Allah SWT berkenan mencatatnya sebagai amal sholeh. Penulis menyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak terdapat kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharap saran dan kritik yang bersifat membangun untuk penyempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi semua pihak.

Malang, Januarir 2011

Penulis

2

5 Patriotisme………………………………………………………… 6 B. Nasionalisme dan Patriotisme 1. 3. Pengertian Pengertian Nasionalisme………………………………………………………. 2. Gerakan Pramuka 1. 9 3 . 3 D.Daftar Isi Kata Pengantar…………………………………………………………………………… i Daftar Isi…………………………………………………………………………………. 8 Kepramukaan……………………………………………. 9 Kepramukaan…………………………………………….. ii BAB I Pendahuluan A. Tujuan Makalah…………………………………………………………………. 4 BAB II Kajian Pustaka A.. Rumusan Masalah………………………………………………………………. Identifikasi Masalah……………………………………………………………. Latar Belakang……………………………………………………………………1 B... Pengertian Pendidikan Tujuan Pendidikan Fungsi Pendidikan Kepramukaan………………………………………….... 3 C.. 2.

. Kesimpulan…………………………………………………………………… ….. Pengaruh Pendekatan Gerakan Pramuka Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme Dan Patriotisme Peserta Didik…………………………………………………… 15 BAB III Penutup 1. 12 C.4. 17 2. Sistem dan materi Pendidikan Kepramukaan…………………………………. Daftar Rujukan…………………………………………………………………. 18 4 .

Makna tujuan pendidikan nasional tersebut adalah menumbuhkan. masyarakat. yang unggul akan dapat mengangkat suatu bangsa agar dapat tegak. selanjutnya pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional yang diatur dengan undang – undang. memiliki pengetahuan dan ketrampilan..mencerdasakan kehidupan bangsa….. melainkan harus terencana. Untuk merealisasikan tujuan tersebut. Pendidikan nasional bertujuan untuk mencerdasakan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur. Pembangunan di bidang pendidikan merupakan salah satu dari tujuan nasional Negara Indonesia sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 pada alinea ke IV …. sehingga upaya perbaikan da peningkatan kualitas pendidikan mutlak diperlukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). karena pendidikan merupakan tanggng jawab bersama antara orang tua. maju setara dengan bangsa lain.BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang disamping itu pendidikan juga merupakan bentuk upaya manusia membebaskan diri dari kebodohan dan keterbelakangan. dan menuju ke arah cerdasnya kehidupan bangsa Indonesia pembangunan di bidang pendidikan tidak dapat dilaksanakan sambil lalu dan terkesan asal – asalan saja. Sumber daya manusia yang berkualitas. mengembangkan dan membina kepribadian manusia seutuhnya. maka dalam pasal 31 UUD 1945 ditegaskan bahwa : tiap – tiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan. kepribadian yang mantab dan pendiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. serta memiliki jiwa Nasionalisme dan Patriotisme. Namun pada zaman sekarang ini anak 5 . dan Negara. terukur dan melibatkan semua unsur masyarakat dan bangsa secara mendalam dan menyeluruh serta terpadu. sistematis. kesehatan jasmani dan rohani.

maka perlu diadakan suatu kegiatan untuk membentuk rasa Nasionalisme dan Patriotisme salah satunya kegiatan Gerakan Pramuka. sehingga kebudayaan Indonesia perlahan – lahan menghilang dan akibatnya kebudayaan kita diklaim oleh negara lain seperti kesenian reog Ponorogo. Nasionalisme anak Indonesia mengebu – gebu tapi setelah selesai kejuaraan. Agar sikap Nasionalisme dan Patriotisme tidak menghilang dan tetap tertanam di jiwa peserta didik . ini dibuktikan dengan sedikitnya anak hafal dengan lagu kebangsaan Indonesia raya dan anak lebih suka dengan lagu keong racun atau lagu – lagu lain yang bertema cinta. selesai pulalah sikap Nasionalisme anak Indonesia.generasi bangsa malah semakin sedikit memiliki jiwa Nasionalisme dan Patriotisme. Sebagai organisasi kepemudaan yang mengembangkan pendidikan kepramukaan mempunyai kaitan erat sekali dengan pendidikan formal. Gerakan pramuka sebagai organisasi kepemudaan yang mempunyai visi dan misi untuk mengembangkan pendidikan di luar sekolah untuk menyiapkan generasi muda sebagai tunas bangsa.musik Angklung bahkan Batik. serta berorientasi masa depan. Dalam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) Tahun1993 bahwa Pendidikan Nasional harus menumbuhkan jiwa patriotik dan mempertebal rasa cinta tanah air. pandu pertiwi penerima tongkat estafet perjuangan para pendahulunya dalam melanjutkan perjuangan bangsa untuk mencapai cita – cita bangsa mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Perlu diketahui sikap Nasionalisme timbul pada waktu tertentu saja seperti pada waktu kejuaraan piala AFF. meningkatkan semangat kebangsaan dan kesetiakawanan sosial serta kesadaran pada sejarah bangsa dan sikap menghargai jasa pahlawan. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kepramukaan urgensinya sangat tinggi 6 . Bahkan pendidikan kepramukaan merupakan ekstra kurikuler yang wajib dilaksanakan di setiap sekolah dasar dan menengah bahkan di sebagian perguruan tinggi baik negeri maupun swasta salah satu unit kegiatan memilih kegiatan ptamuka.Anak cenderung kurang suka dengan kebudayaan bangsa Indonesia karena mereka menganggap kebudayaan Indonesia adalah kebudayaan kuno atau tradisional.

Akbar. kerjasama. kemandirian. Sekolah dasar (SD) merupakan salah satu lembaga pendidikan dasar yang memiliki fungsi sangat fundamental karena SD merupakan fundasi pendidikan pada jenjang berikutnya. 2009 : 27). memiliki aktivitas yang tinggi dalam kedisiplinan. susis. atau lagu – lagu yang bukan waktunya bagi anak SD. kejujuran. bahkan pendidikan kepramukaan merupakan wujud dari usaha bela Negara. S. Identifikasi Masalah Dari hasil pengamatan. sehingga ini mengakibatkan lunturnya jiwa Nasionalisme dan Patriotisme anak. dkk. Sutama 2006 (dalam. Maka dari itu guru harus bisa menanamkan sikap Nasionalisme dan Patriotisme mulai dari awal. agar tidak lagu keong racun. Tujuan pendidikan kepramukaan adalah untuk mendidik para peserta didik atau siswa agar memiliki semangat persatuan dan kesatuan yang kuat. Dan Sekolah Dasar merupakan pendidikan awal agar peserta didik SD memiliki semangat persatuan dan kesatuan yang kuat. Oleh karena itu. Untuk bisa mencapai tujuan tersebut Gerakan Pramuka diperlukan agar bisa membendung hilangnya rasa Nasionalisme dan Patriotisme dan mampu meningkatkan rasa Nasionalisme dan Patriotisme peserta didik SD.dengan kebutuhan hidup manusia. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakag masalah tersebut yang menjadi permasalahan dalam pengamatan ini dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. Apa pengertian Nasionalisme ? 7 . yang baik untuk menanamkan sikap Nasionalisme dan Patriotisme peserta didik. dan cinta tanah air. C. tanggungjawab. hendaknya dilakukan dengan cara – cara yang benar agar benar – benar mampu menjadi landasan yang kuat untuk jenjang pendidikan berikutnya. B. ataupun lagu yang bertema cinta daripada lagu Indonesia Raya atau lagu daerah. Meskipun telah disadari bahwa semakin canggihnya teknologi juga yang juga mutlak diperlukan tetapi jangan sampai rasa Nasionalisme dan Patriotisme peserta didik luntur. didapatkan bahwa anak lebih hafal dengan lagu yang selalu akrab dengan mereka seperti lagu keong racun.

Bagaimana pengaruh Gerakan Pramuka dalam meningkatkan sikap Nasionalisme dan Patriotisme kepada Peserta didik ? D. Mengetahui arti Nasionalisme 2. Tujuan makalah 1. Apa Pengertian Pendidikan Kepramukaan ? 4. Untuk Mendeskripsikan Pengaruh Gerakan Pramuka Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme Dan Patriotisme Kepada Peserta Didik. Untuk Mendeskripsikan Sistem Dan Materi Pendidikan Kepramukaan 7. Bagaimana Tujuan Pendidikan Kepramukaan 5. Bagaimana Sistem dan Materi Pendidikan Kepramukaan ? 7. Mengetahui Fungsi Pendidikan Kepramukaan 6. Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah : 8 . Apa Pengertian Patriotisme ? 3.2. Apa fungsi dari Pendidikan Kepramukaan ? 6. Mengetahui arti Pendidikan Kepramukaan 4. Mengetahui arti Patriotisme 3. Mengetahui Tujuan Pendidikan Kepramukaan 5.

kemakmuran. diperlukan prinsip – prinsip Patriotisme dan Nasionalisme sejak dini. Namun. dan. Dari sikap Jingoistis dan Chauvinistis ini lahirlah imperialisme. mempertahankan. bangsa Jerman di masa kekuasaan Adolf Hitler (1933 – 1945). Pengertian Nasionalisme Nasionalisme adalah suatu paham atau ajaran untuk mencintai bangsa dan negara atas kesadaran keanggotaan/warga negara yang secara potensial bersama – sama mencapai. chauvinisme adalah masa kebangsaan yang bersemangat dan bertindak agresif terhadap bangsa lain. integritas. • Nasionalisme dalam arti sempit Nasionalisme dalam pengertian ini dapat diartikan sebagai perasaan cinta terhadap bangsanya secara berlebihan sehingga memandang rendah bangsa dan suku bangsa lainnya. yaitu tidak hanya ingin mengalahkan bangsa lain. “Deustschland uber Alles in der Welt” (Jerman di atas segala – galanya dalam dunia). dan kekuatan bangsanya. semangat nasionalisme yang sempit ini ditentang oleh bangsa – bangsa di seluruh dunia karena hanya mementingkan sekelompok bangsa atau golongan saja. Nasionalisme dalam arti sempit sering disebut dengan jingoisme atau chauvinisme. bangsa Jerman (ras Arya) merupakan ras yang paling unggul dibandingkan ras lain. Nasionalisme adalah sikap semangat mengorbankan untk melawan bangsa lain. Menurut Hitler dalam bukunya Mein Kampf (Perjuanganku). Misalnya. mengabdikan identitas. Contoh lain dari nasionalisme yang memiliki arti sempit adalah ketika negara italia di masa kekuasaan Mussolini (Benito Amilcare Andrea 9 . melainkan ingin menguasai wilayah dan bangsa penghuninya.BAB II PEMBAHASAN A. Tujuannya adalah agar nilai – nilai tersebut sungguh – sungguh dihayati dan diamalkan oleh segenap warga negara baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan sosial. Nasionalisme Dan Patriotisme Untuk menerapkan semangat kebangsaan kepada generasi muda. 1.

Pengertian Patriotisme Patriotisme adalah semangat dan jiwa yang dimiliki oleh seseorang untuk berkorban/rela berkorban demi nama suatu bangsa atau negara. • Di lingkungan keluarga dan masyarakat Peranan orang tua di dalam keluarga sangatlah penting. bangsa. 1883 – 1945). • Nasionalisme dalam arti luas Nasionalisme dalam pengertian ini dapat diartikan sebagai perasaan cinta dan bangga terhadap tanah air dan bangsanya. ada beberapa pengertian nasionalisme yang diartikan salah. Pendidikan orang tua Sangat membantu perkembangan anak sejak dari lahir hingga beranjak 10 . keharmonisan maupun keselarasan antarbangsa dan negara di dunia. sehingga muncul pengertian nasionalisme. tempat hidup. Namun.Mussolini. masyarakat. Rasa nasionalisme bangsa Indonesia mungkin saja berkembang ke arah yang negatif apabila tidak di arahkan kepada persatuan dan kesatuan bangsa. Biasanya nasionalisme yang berlebihan terhadap suku bangsanya disebut dengan sukuisme. Bagaimana dengan nasionalisme bangsa Indonesia ? Negara Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan adat istiadat yang berbeda – beda. kepentingan dan keselamatan bangsa dan negaranya demi menjalin hubungan kerja sama. sekolah. Keteladanan dapat diberikan di berbagai lingkungan kehidupan keluarga. tanpa memandang bangsa lain lebih rendah dari bangsa dan negaranya. Makna dan keberadaan patriotisme itu sendiri tidak dapat dipisahkan dengan Nasionalisme. Patriotisme menganjurkan kepada seluruh anggota suatu bangsa untuk selalu rela berkorban kepada negaranya sebagai tempat berpijak. hal tersebut tidak kita inginkan. pewarisan. dan negara dengan segala apa yang dimilikinya. instansi pemerintah ataupun swasta. 2. sedangkan nasionalisme menganjarkan kepada kita untuk mencintai tanah air. dan tempat untuk mencari penghidupan. dan pelaksanaan kewajiban. Nasionalisme seperti ini lebih mengutamakan persatuan dan kesatuan. Bentuk nasionalismenya dikenal dengan fasisme. Cara – cara untuk menunjukkan semangat kebangsaan di atas diperlukan keteladanan.

diharapkan nilai – nilai dibalik kegiatan tersebut akan membentuk kepribadian diri. tekun. • Pelaksanaan kewajiban Salah satu upaya menumbuhkembangkan jiwa – jiwa patriotisme dan nasionalisme adalah menciptakan peraturan perundang – undangan tentang bela negara. melaksanakan upacara bendera. pengurus OSIS sampai pengurus kelas. kunjungan museum. baik atau buruknya seorang anak melakukan filtrasi terhadap pengaruh luar dirinya bergantung pada perkembangan atau pendidikan di dalam keluarga. membersihkan lingkungan sekolah. memprakarsai kegiatan donor darah. membiasakan menabung. Misalnya. atau sederhana. Misalnya. pendidikan bela negara atau 11 . Dapat pula tokoh masyarakat kepada pembantunya.dewasa. Peraturan yang mewajibkan peran serta rakyat dalam pembelaan negara di antaranya wajib militer (wamil). Terkadang ada pula seorang anak yang memberi keteladanan bagi orang tuanya. Selanjutnya perkembangan anak akan dipengaruhi oleh lingkungannya jadi. pengentasan kemiskinan. atau berjiwa kreatif. Kegiatan di atas. melakukan sumbangan uang untuk membantu teman sekelasnya yang terkena musibah. tapak tilas. memberi hewan kurban di hari raya idul adha. • Di lingkungan instansi pemerintah atau swasta Keteladanan tokoh/pemimpin perusahaan yang dituakan (senioritas) akan sangat berpengaruh bagi karyawan dan karyawati lain. menjalin persahabatan dengan sekolah lain atau tidak melakukan tawuran pelajar. Misalnya. berperilaku hemat. ulet. Misalnya. disiplin diri. membantu peningkatan taraf hidup warga di kampungnya atau kerja bakti di lingkungannya. membayar pajak tepat waktu. atau berperilaku adil dan bijaksana. • Pewarisan Rangkaian kegiatan yang merupakan bagian dari pewarisan antara lain adalah suka bekerja keras. • Di lingkungan sekolah Keteladanan dapat diberikan oleh pamong sekolah. membantu korban bencana.

kewajiban penggunaan barang – barang dalam negeri atau tidak mengimpor barang – barang dari luar negeri. 12 .

Sanggup bertanggungjawab terhadap bangsa dan Negaranya juga mampu membina dan mengisi kemerdekaan bangsa dengan melaksanakan pembangunan di segala bidang demi terwujudnya cita – cita perjuangan para pahlawan bangsa. yakni pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah 3. Pendidikan sekolah. Pendidikan keluarga. kita semua menyadari bahwa tri pusat pendidikan sebagaimana yang telah dikemukakan oleh tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara. tapi peranannya dalam pendidikan nasional sangat urgen dan tidak boleh kita pandang sebelah mata. yakni pendidikan yang dilaksanakan dalam lingkungan keluarga 2. Pengertian pendidikan kepramukaan tersebut sesuai dengan pendapat crow tentang pengertian pendidikan yaitu : “pendidikan adalah peengalaman yang memberikan pengertian (insight) dan penyesuaian bagi seseorang yang menyebabkan ia berkembang” (Anshari dalam Croq. Dengan demikian pendidikan kepramukaan yang merupakan lembaga pendidikan luar sekolah bersifat non formal yang yang merupakan bagian dari pendidikan nasional yang tidak terpisahkan.B. yakni pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat 13 .1983 :28). yaitu: 1. GERAKAN PRAMUKA 1. Meskipun keberadaannya sebagai lembaga pendidikan luar sekolah. Pengertian Pendidikan Kepramukaan Pengertian pendidikan kepramukaan adalah pendidikan luar sekolah yang dilaksanakan untuk mendidik pelajar dan generqasi muda dalam upaya mencapai tujuan nasional sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945 alinia ke IV. Pendidikan kepramukaan yang diselenggraakan oleh gerakan pramuka sebagai lembaga pendidikan luar sekolah dengan menggunakan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pendidikan bagi anka – anak dan pemuda guna menumbuhkan mereka agar menjadi generasi yang lebih baik. Pendidikan masyarakat.

Dengan demikian gerakan kepramukaan pelaksanaannya selalu menggunakan prinsip dasar pendidikan kepramukaan turut serta mensukseskan tujuan pendidikan nasional terutama dalam usaha penguasaan sikap mental serta pembekalan ketrampilan bagi para siswa atau anggota pramuka. menanamkan kedisiplinan yang tinggi serta kemandirian sebagaimana yang tercantum dalam semboyan pramuka yaitu Dasa Dharma Pramuka. dan berbudi pekerti luhur yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. keluarga dan sekolah dalam membantu proses kedewasaan anak maupun proses belajar mengajar di kelas. Warga Negara republik Indonesia yang berjiwa Pancasila. 3. Di samping tujuan yang bersifat umum tersebut di atas pendidikan kepramukaan juga memberika pendidikan untuk mendidik sikap mental yang kuat. kuat dan sehat jasmaninya 2. Gerakan pramuka merupakan lembaga pendidikan non formal yang keberadaan dan pelaksanaannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Tujuan Pendidikan Kepramukaan Tujuan pendidikan kepramukaan pada dasarnya adalah sama dengan tujuan gerakan pramuka di Indonesia yakni untuk mendidik dan membina kaum muda Indonesia agar menadi : 1. tinggi kecerdasan dan ketrampilannya. memiliki kepedulian terhadap sesame 14 . Manusia berkepribadian. berwatak. setia dan patuuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna yang dapat membangun dirinya sendiri secara mandiri serta bersama – sama bertanggungjawab hidup dan alam lingkungan baik local. Fungsi Pendidikan Kepramukaan Fungsi geraka pramuka adalah sebagai lembaga pendidikan luar sekolah dan luar keluarga serta sebagai wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda. nasional maupun internasional. menerapkan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan serta atas pembangunan bangsa dan Negara. kuat mental dan tinggi moral.

Kerukunan hidup beragama antar umat seagama. antar umat Penghayatan dan pengamalan pancasila untuk yang berbeda agama. manusia Kepedulian terhadap sesama hidup dan alam semesta sebagaimana Dharma kedua cinta alam dan kasih sayang sesama 15 . sikap. Gerakan kepramukaan ini merupakan organisasi kependidikan yang anggotanya abersifat sukarela tidak membedakan suku. Pendidikan kepramukaan bersifat riang gembira dengan maksud untuk menumbuhkan keberanian peserta didik berkreativitas. moral. Pendidikan agama untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada tuhan Yang Maha Esa menurut agamanya masing – masing (Dharma ke satu Pramuka itu kepada Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa) 2. dan golongan serta non partisan. memantapkan jiwa pancasila dan mempertebal kesadaran sebagai warga negara yang bertanggungjawab terhadap kehidupan dan masa depan bangsa dan negara. 4. ras.sistem among yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan kepentingan dan perkembangan bangsa serta masyarakat. Dengan demikian pendidikan kepramukaan bersifat demokrasi artinya memberikan kebebasan kepada semua anggotanya untuk beraktivitas dalam koridor aturan yang berlaku dan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga gerakan pramuka. agama. yakni tidak terlibat dalam politik praktis namun mengembangkan politik kebangsaan yang mengokohkan persatuan dan kesatuan bangsa. 3. dan perilaku yang luhur melalui : 1. Dalam gerakan pramuka memberikan jaminan kemerdekaan anggotanya memeluk agama dan kepercayaannya masing – masing dan beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing – masing. Pendidikan kepramukan berusaha mencapai tujuannya dengan melakukan kegiatan sebagai berikut : a. Menanamkan dan menumbuhkan mental. watak.

e. sehat. Memupuk dan mengembangkan persatuan dan persahabatan baik nasional maupun internasional. Kepramukaan ialah proses pendidikan luar sekolah dan di luar keluarga. baik lokal. persaudaraan dan perdamaian. d. e. Mengadakan kerjasama baik dengan instasi pemerintah. dalam bentuk kegiatan yang menarik menyenangkan. yang dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan yang sasaran akhirnya adalah untuk pembentukan watak. d. 16 . ketrampilan dan hasta karya. Memupuk dan mengembangkan kepemimpinan. Selanjutnya kegiatan – kegiatan tersebut di atas dilaksanakan dengan melalui berbagai cara mencakup hal – hal sebagai berikut : a. Membina dan melatih kesehatan jasmani dan rohani. kerjasama denga organisasi kepemudaan lain untuk memupuk dan mengembangkan semangat kepeloporan dan pengabdian kepada masyarakat. rasa tanggung jawab dan disiplin. kemandirian dan sikap otonomi. nasional. terarah. g. etratur. Menumbuhkembangkan jiwa dan kewirausahaan. h. Menyelenggarakan kegiatan bakti mesyarakat dan ekspedisi. Menumbuhkan pada para anggota rasa percaya diri sikap yang kreatif dan inovatif. penelitian. c. f. Memupuk dan mengembangkan rasa cinta dan setia kepada tanah air dan bangsa.5. b. maupun swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional. b. nasional maupun internasional. Pembinaan dan pengembangan minat terhadap kemajuan teknologi dengan keimanan dan ketakwaan. c. praktis. daya pikir. panca indera. Memupuk dan mengembangkan persaudaraan dan persahabatan baik nasional maupun internasional. maupun internasional untuk memupuk rasa persahabatan. Menyelenggarakan dan berpartisipasi dalam pertemuan dan perkemahan baik lokal. Mengadakan kemitraan.

Pada dasarnya ditujukan pada pembinaan anak – anak dan pemuda.f. Sistem pendidikan bagi peserta didik Proses pendidikan bagi peserta didik ditujukan pada pencapaian tujuan gerakan pramuka. Bertujuan pendidikan ditandai nilai – nilai pendidikan. jadi bukan pendidikan untuk orang dewasa. Mengadakan usaha – usaha lain yang sesuai dengan tujuan gerakan pramuka yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku. Memasyarakatkan gerakan pramuka dan kepramukaan khususnya di kalangan kaum muda. Namun untuk mennunjang keberhasilan pembinaan peserta didik itu. 1. Gerakan pramuka menggunakan prinsip dasar mendidik kepramukaan. 4. g. Dengan demikian fungsi pendidikan kepramukaan akan berbeda. oleh dan untuk peserta didik dalam lingkungan alam mereka 17 . h. Pendidikan kepramukaan sesuai dengan gagasan penciptanya Lord Baden Powell yang mulai dituangkan dalam buku Scouting for Boys. sedang bagi yang dewasa merupakan pengabdian dari para sukarelawan. Proses pendidikan kepramukaan pada hakikatnya berbentuk kegiatan menarik yang mengandung pendidikan. Proses pendidikan ini dilakukan dalam bentuk kegiatan yang dilaksanakan dari. yang akan bertindak sebagai pamong dengan sikap sesuai dengan sistem among. perlu adanya pendidikan untuk orang dewasa. pelatihan dan kegiatan. dengan menggunakan prinsip dasar metode pendidikan kepramukaan. yaitu untuk anak – anak dan pemuda berfungsi sebagai permainan atau kegiatan yang menarik. Membawa peserta didik ke tujuan Gerakan Pramuka. Sistem Dan Materi Pendidikan Kepramukaan Menurut Abbas (1994 : 49-50) merupakan bahwa sistem disini dimaksudkan cara menata dan mengatur sesuatu yang berkaitan dan berkesinambungan sistem pendidikan dalam gerakan pramuka adalah sistem yang mengatur dan menata proses pendidikan bagi anggota pramuka gerakan pramuka Sebagai wadah pendidikan non formal. Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan. dilaksanakan di luar lingungan pendidikan sekolah.

yaitu : 1. Dalam proses pendidikan kepramukaan terdapat jenjang tingkatan sesuai dengan usia peserta didik. Siaga Mula 18 . dan saling asah.sendiri. dan asuh. sistem among. yakni : a. penggalang. serta melalui proses penyampaian materi bagi peserta didik dengan menggunakan prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan. maka peserta didik berhak menyandang status keanggotaannya pada tingkatan yang ditentukan dan dituangkan dalam tanda – tanda kecakapan umum (TKU) serta tanda kecakapan khusus (TKK). Dengan SKU dan SKK peserta didik secara tidak langsung dibawah bergerak. penggalang. SKU adalah syarat yang harus dipenuhi oleh setiap pramuka. dipimpin oleh mereka sendiri tetapi di bawah bimbingan dan tanggungjawab orang dewasa sebagai pembinanya. maka materi pendidikan yang disampaikan disesuaikan dengan tingkat serta jenjang berdasarkan usia peserta didik yang terbagi antara siaga. sedangkan SKK merupakan syarat pilihan yang dapat dipilih secara bebas oleh masing – masing Pramuka. setingkat demi setingkat menuju tujuan Gerakan Pramuka. Dengan berpedoman pada pola dasar pendidikan kepramukaan yang berisi sistem pendidikan menyeluruh dan terpadu. Jika peserta didik dianggap telah memenuhi syarat yang telah ditentukan. Untuk pramuka Siaga (usia 7 – 10 tahun) ada tingkat syarat kecakapan umum. penegak. Adapun penyampaian materi kegiatan kepramukaan menggunakan kurikulum pramuka yang diterjemahkan dalam sistem pembelajaran syarat – syarat kecakapan umum (SKU) dan syarat kecakapan khusus (SKK) disetiap tingkatan mulai dari tingkat siaga. dan pandega. penegak dan pandega. Sku dan SKK yang menjadi syarat untuk kenaikan tingkat dalam pendidikan kepramukaan dapat dilaksanakan atas dasar kesepakatan dengan para pembina damping pada masing – masing gugus depan. Proses prndidikan untuk peserta didik ini diatur melalui syarat kecakapan umum (SKU) dan syarat – syarat kecakapan khusus (SKU) serta pramuka garuda.

ada dua tingkat Syarat Kecakapan Umum. seorang Pramuka Penggalang dapat mencapai Syarat Kecakapan Khusus sesuai dengan pilihannya. Penegak Bantara 2. b. dapat mencapai Pramuka Pandega Garuda. Penggalang Rakit 3. Untuk Pramuka Penggalang (usia 11 – 15 tahun).2. ada tiga tingkatan Syarat Kecakapan Umum. yaitu Pandega. SKK siaga hanya ada satu tingkat. d. Penggalang Terap Sejak tingkat penggalang rakit. Seorang siaga Tata yang memenuhi kecakapan dan persyaratan tertentu dapat mencapai Pramuka Siaga Garuda. dapat mencapai Pramuka Penggalang Garuda. yaitu : 1. Seorang penggalang Terap yang memenuhi kecakapan dan persyaratan tertentu. terdiri atas bermacam – macam kecakapan. dapat mencapai Pramuka Penegak Garuda. Untuk Pramuka Pandega (usia 21 – 25 tahun) hanya ada satu tingkatan Syarat Kecakapan Umum. 19 . Pramuka Pandega yang memenuhi syarat tertentu. Penggalang Ramu 2. keduanya dapat mencapai Syarat Kecakapan Khusus sesuai dengan pilihannya. c. Penegak Laksana Baik Penegak Bantara maupun Penegak Laksana. Siaga Bantu Siaga Tata Sejak tingkat siaga Bantu. Seorang Penegak Laksana yang memenuhi syarat tertentu. yaitu : 1. 3. sesuai dengan minat bobot dan pilihannya. Sistem pendidikan bagi orang dewasa. 2. Sesudah dilantik Pandega ia dapat mencapai Syarat Kecakapan Khusus sesuai dengan pilihannya. Untuk Pramuka Penegak (usia 16 – 20 tahun). seorang Pramuka Siaga dapat mencapai syarat kecakapan khusus sebanyak – banyaknya.

dan Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Lanjutan selama 100 jam pelajaran. anggota Majelis Pembimbing dan Staf Kwartir. Oleh karena itu perlu ditingkatkan upaya pembinaan dan pengembangan pendidikan kepramukaan secara terus menerus dalam rangka sistem pendidikan nasional yang sekaligus mencakup Pendidikan Pendahuluan Bela Negara. Kursus Pelatih Pembina Pramuka Kursus ini diperuntukan bagi para Pembina Pramuka Mahir (lengkap) yang berbakat dan bersedia menjadi Pelatih Pembina Pramuka. Pengaruh Pendekatan Gerakan Pramuka Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme Dan Patriotisme Peserta Didik Anggota Gerakan Pramuka sebagai bagian generasi muda merupakan penerus cita-cita perjuangan bangsa dan merupakan salah satu sumber insani bagi pembangunan nasional baik pembangunan kesejahteraan maupun pembangunan pertahanan keamanan. C. Pendidikan formal bagi orang dewasa berbentuk kursus – kursus seperti : a. Kursus Pembina Pramuka Mahir. maka pendidikan kepramukaan selalu mengikuti tingkat perkembangan jiwa. Sedang. Pembina Pramuka. mental. yaitu : 1. b. Kursus Pelatih Pembina Pramuka dibagi menjadi dua tingkat. Kursus Pelatih Lanjutan atau KPL (1 minggu) Dengan adanya penjenjangan tingkat pendidikan dalam Gerakan Pramuka tersebut. Gerakan Pramuka merupakan suatu 20 . yaitu : Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Dasar selama 90 jam pelajaran. Kursus Pelatih Dasar atau KPD (1 minggu) 2. Pembantu Andalan. Pelatih Pembina Pramuka. intelektual dan emosional peserta didik.Pendidikan bagi orang dewasa dalam Gerakan Pramuka ditujukan kepada pemberian bekal kemampuan. c. Kursus Orientasi Singkat. dan Lengkap. agar orang itu dapat mengabdikan dirinya secara sukarela dan aktif menjalankan kewajibannya sebagai Pembantu Pembina Pramuka.

kepribadian. Gerakan Pramuka memberi ruang untuk membangun generasi muda yang cerdas. tangguh. luhur budi pekertinya. berdaya saing. Gerakan pramuka juga menduduki peran yang makin penting di era global sekarang ini. dan berakhlak mulia. serta rukun. Era globalisasi telah menghadirkan tumbuhnya gejala universalisme dan transnasionalisme yang kian menguat. dan watak yang kuat. Gerakan Pramuka memberi ruang. Gerakan Pramuka dengan ragam kegiatan yang bernuansa cinta tanah air memegang peran penting untuk mempertebal semangat nasionalisme di tengah-tengah fenomena globalisasi itu (Presiden SBY dalam sambutan acara pembukaan perkemahan santri nusantara 2009 Jatinagor. Jawa Barat 17 Juni 2009) 21 . wadah. Untuk mewujudkan generasi muda yang mandiri. Globalisasi juga berpotensi menumbukan gejala denasionalisme atau melemahnya rasa kebangsaan. dan bersatu. gerakan Pramuka memiliki peran yang sangat penting dan menentukan. dan media dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter.lembaga pendidikan luar sekolah menunjang pendidikan di lingkungan keluarga dan di lingkungan sekolah yang mempunyai tujuan sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh Pendidikan Pendahuluan Bela Negara.

dan media dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter. 22 . kepribadian.BAB III PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan penjelasan yang telah disampaikan tentang pengaruh Gerakan Pramuka dalam meningkatkan sikap Nasionalisme dan Patriotisme peserta didik bahwa dengan Gerakan Pramuka kita bisa meningkatkan sikap Nasionalisme dan Patriotisme peserta didik misal dengan memberikan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara kepada Peserta didik agar peserta didik mengetahui dasar – dasar dari Bela Negara dan seperti kata Presiden SBY “Untuk mewujudkan generasi muda yang mandiri. Era globalisasi telah menghadirkan tumbuhnya gejala universalisme dan transnasionalisme yang kian menguat. Gerakan Pramuka memberi ruang. Gerakan Pramuka memberi ruang untuk membangun generasi muda yang cerdas. serta rukun. dan bersatu. Gerakan Pramuka dengan ragam kegiatan yang bernuansa cinta tanah air memegang peran penting untuk mempertebal semangat nasionalisme di tengah-tengah fenomena globalisasi itu”. gerakan Pramuka memiliki peran yang sangat penting dan menentukan. wadah. berdaya saing. dan watak yang kuat. Globalisasi juga berpotensi menumbukan gejala denasionalisme atau melemahnya rasa kebangsaan. Gerakan pramuka juga menduduki peran yang makin penting di era global sekarang ini. tangguh. dan berakhlak mulia. luhur budi pekertinya.

Prosedur Penyusunan Laporan dan Artikel. dkk.facebook. Kewarganegaraan 1 menuju masyarakat madani untuk kelas X. 2009.DAFTAR RUJUKAN Chotib. Pedoman Lengkap Gerakan Pramuka. dkk.B. Akbar. Tesis : Aman. Jakarta : PT. Yudhoyono. M. Malang : Cipta Media Aksara. Halim Jaya. sambutan acara pembukaan perkemahan santri nusantara 2009 Jatinagor.php? uid=90023874156&topic=9991/diakses 22 Januari 2011) Abbas. S. Ghalia Indonesia. S. 2007. 1994. Surabaya. Pengaruh Aktivitas Siswa dalam pendidikan kepramukaan dan gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar PKn siswa Kelas VIII SMP negeri 1 karanggeneng kabupaten lamongan tahun pelajaran 2007/2008 23 .com/topic. 2009. Amin. dkk. (http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful