P. 1
Latar Belakang Kedatangan Bangsa Eropa Ke Dunia Timur

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Eropa Ke Dunia Timur

|Views: 3,444|Likes:

More info:

Published by: Tora Keluarga Macholtra on Oct 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

KEDATANGAN BANGSA EROPA KE DUNIA TIMUR

Kekuatan kolonial utama bangsa eropa pada saat itu adalah Perancis, Inggris, Belanda, Portugis, dan Spanyol. Bangsa-bangsa ini begitu tertinggak, sehingga baru pada tahun 1350 mereka bisa melayari laut Tengah dan ujung barat di Spanyol dan ujung timur di Turki. Padahal, orang-orang Romawi telah melakukan hal yang sama lebih dari 1000 tahun sebelumnya. Bahkan pada abad ke-15, orang-orang Eropa hanya tahu sedikit tentang permukaan bumi. Peta dunia dibuat pada tahun 1511 oleh Vessente Maggioli, masih berdasarkan pada teori bumi sebagai tanah yang sambung menyambung. Teori yang sudah usang ini diciptakan pada abad ke-2 oleh Ptolomeus, orang Yunani-Mesir. Akibat anggapan tentang bumi yang salah. Maggioli menggambarkan Amerika sebagai kelanjutan dari Asia. Dia tidak tahu bahwa beberapa benua dipisahkan oleh laut. Untunglah para pelaut eropa tidak menunggu peta yang tepat untuk pergi berlayar. Mereka melakukan pelayaran dengan peta seadanya. Mengapa mereka begitu nekad Berlayar dengan peta yang buruk? Rupaya mereka cukup percaya diri karena menguasai teknologi peayaran dan persenjataan. Selain itu, mereka sangat bernafsu untuk mendapatkan kekayaan, seperti emas dan rempah-rempah yang mahal. Teknologilah yang memungkinkan bangsa-bangsa Eropa melakukan penjelajahan dunia. Selai kapal laut, Eropa Barat telah menyempurnakan meriam. Senjata ini mengeluarkan dentuman yang menakutkan. Pelurunya bisa merusah benteng kayu bahkan kota. Kisah keberhasilan Sultan Muhammad II menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1453 adalah bukti kedahsyatan meriam. Sang sultan sangat beruntung, karena para insinyur Eropa mau diupah untuk membuat 56 peluru meriam kecil dan 1 pucuk meriam raksasa yang mampu melontarkan peluru seberat 800 pon (363,2 Kg). Teknologi meriam sangat membantu para pelaut karena mereka kekurangan prajurit untuk melindungi kapal. Kala itu, Eropa baru saja dilanda wabah kematian yang disebut "Black Death". Selain kekurangan prajurit, mereka juga kekurangan pendayung yang biasanya menggunakan para budak atau orang-orang terpidana.

apakah yang mendorong mereka menempuh bahaya mengarungi lautan yang ganas. pelau Genoa (Italia). Semula. dan Ferdinand Magellan. Walau lebih lamban daripada kapal dayung. Para pelaut dan penjelajah itu religius sebagaimana orang zaman pertengahan. Sedangkan Spanyol Mengutus Christopher Columbus. Orangorang Islam telah menemukan astrolobe pada abad ke-12. Para penjelajah itu terus terang mengakui motif itu. nyatanya perilaku mereka tergolong modern dan materialistik. kapal layar ini memuat lebih banyak barang dan lebih lincah.Keberhasilan menempatkan meriam di kapal akan percuma apabila para pembuat kapal tidak menemukan cara memanfaatkan tenaga angin untuk menggantikan tenaga pendayung. Alat itu dapat mengukur ketinggian matahari dan benda langit lainnya. para pelaut dapat mengetahui letak kapal dari gais khatulistiwa. juga berjasa bagi para pelaut Eropa. Pelaut lainnya. dan Alfonso de Albuquerque dari Portugis. Mereka adalah Bartholomeus Diaz. motif utamanya adalah untuk menyebarka agama dan mencari rempah-rempah. Dengan demikian. Beberapa penjelajahan terkenal telah berhasil menemukan pengganti jalur darat yang dikuasai Sultan Turki. berhasil mengatasi masalah kekurangan pendayung dan keseimbangan akibat tambahan bobot meriam dan hempasan ombak besar. Jika teknologi membantu pelayaran para penjelajah Eropa. kendaraan perang di laut hanyalah perahu besar terbuka berawak puluhan pendayung dan tenara. para pelaut Eropa mulai mengenal kompas yang dibawa para pedagang muslim dari Cina. Kapal-kapal berlambung tertutup dan digerakan angin yang ditangkap layar pada tiang. Peralatan navigasi ini lambat laun membantu menyempurnakan peta. Kompas sangat membantu untuk menentukan arah pelayaran. Bartholomeus Diaz berkata motif utamanya adalah untuk menjadi kaya. Vasco da Gama. . Vasco da Gama. Pada abad ke-15. berkumpul dengan saingan penduduk pribumi yang primitif? Pada dasarnya mereka mencari keuntungan material.

Galileo Galilei. 1. Pernyataan itu mendorong orang-orang Eropa untuk mengarungi lautan mencari daerah baru. Pada kedua buku ini dijelaskan tentang kekayaan yang melimpah di negeri timur (Cina dan Jepang). centrum=pusat). teori heliosentris dipertegas dan diperjelas oleh ilmuwan dari Italia. politik. Pemikiran Copernicus dan Galileo menyatakan bahwa bumi ini bula dan matahari sebagai pusat tata surya. dan idealisme masyarakat Eropa pada abad pertengahan. Kisah dalam buku Marcopolo itu memberikan dorongan bagi para pelaut Eropa untuk mengarungi samudra. yang dapat mempelajari gugusan bintang. Karya ciptanya berupa teleskop. centrum=pusat). eknomi. dan sutra. Kemudian.Ada beberapa faktor yang mendorong bangsa Eropa melakukan pelayaran dan penjelajahan samudra. Di bawah ini akan dijelaskan perkembangan ilmu pengetahuan. ketika muncul buku karangan Marco Polo yang berjudul "Imago Mundi" (Citra Dunia) dan"Il Milline" (Sejuta Keajaiban). Kekayaan itu berupa emas. Teori heliosentris ini membantah teori lama yang bersifat geosentris (geos=bumi. Hal itu diperlihatkan dengan munculnya penemuan Nicolaus Copernicus dengan teori Heliosentris (helios=matahari. perak. Ajaran geosentris ini pada perkembangannya melahirkan suatu pandagan bahwa bumi ini datar seperti meja. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Perkembangan ilmu pengetahuan pada akhir abad pertengahan. artinya tata surya ini berpusat pada matahari. gagasan Galileo dianggap bertentangan dengan ajaran gereja dan dinyatakan sebagai ajaran sesat. menimbulkan perubahan besar dan cepat (revolusi). . Keinginan untuk mengarungi samudra semakin besar. Akan tetapi. Ajaran geosentris didukung dan disahkan oleh gereja sebagai salah satu ajaran resmi para penganut gereja khatolik. Perkembangan pemikiran baru dari Copernicus dan Galileo di Eropa mengubah pandangan masyarakat Eropa tentang keberadaan bumi.

Peristiwa ini menyebabkan orang-orang Eropa tidak mau berdagang di wilayah perdagangan Asia Barat. bangsa Eropa mencari arah lain untuk menuju dunia timur. Barang dagangan yang diperoleh berasal dari India. Tidak hanya ekspedisi dari Portugis dan . dan Asia Tenggara. Cina. Politik Faktor berikutnya yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra adalah peristiwa jatuhnya Konstantinopel ke tangan penguasa Turki Usmania tahun1453. Apalagi para pedagang Asia Barat menjual barang dagangan dengan harga yang mahal. mendorong gelombang pelayaran berikutnya. Idealisme Keberhasilan para pelaut Portugis dan Spanyol merintis jalan laut menuju Nusantara. Jepang. Dengan begitu. 4. Perkembangan beikutnya. perdagangan antara dunia timur dan barat terputus.2. bangsa Eropa hanya mendapatkan hasil dagangan di pusat-pusat perdagangan Asia Barat. Keuntungan yang diperoleh oleh bangsa Eropa dengan membeli barang dagangan dari pelabuhan Asia Barat sangat sedikit. Sebelum menemukan daerah pusat rempah-rempah. Karena itu orang-orang Eropa berkeinginan mencari barang dagangan dari pusatnya. 3. Akibatnya. Ekonomi Faktor ekonomi merupakan faktor paling kuat yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra. Keadaan ini menimbulkan gerakan pelayaran dan penjelajahan samudra secara besarbesaran. mereka berharap memiliki keuntungan yang berlipat ganda.

dan merupakan tujuan utama mereka. orang-orang Eropa lebih terdorong untuk mendapatkan sumber kekayaan itu langsung dari tempat asalnya. orang-orang Eropa secara khusus mencari rempah-rempah. otau kejayaan. Bahkan kata "Nusantara" merupakan lambang kejayaan Majapahit yang berhasil menundukan kerajaan-kerajaan yang lemah. dan Morotai adalah Franciscus Xaverius atau Santo Francis Xavier (1506-1552). Glory. . Namun selain emas. Selain bermotifkan Gold. Gold secara harfiah berarti emas. para penjelajah Eropa pun mengharapkan Glory. Bukan orang Eropa saja yang mengejar kejayaan di Nusantara. Ambon. Idealisme terakhir dari para penjelajah Eropa adalah menyebarkan agama Nasrani (gospel). Tujuan mereka sama yaitu Gold. dan Gospel. Hampir setiap orang ingin berjaya. Hanya anak kecil. Setelahmendapatkan daerah rempah-rempah. Ternate. Bangsa Eropa yang datang ke dunia timur pun pada dasarnya dilatarbelakangi oleh beberapa faktor idealisme. Salah seorang tokoh penyebar agama Nasrani di Indonesia bagian timur. Hasil pertanian ini mereka perlukan untuk obat-obatan dan penyedap serta pengawet makanan. orang tua yang pikun dan orang gila yang tidak memikirkan kejayaan. bangsa-bangsa Eropa mempunyai idealisme penguasaan daerah tersebut guna mencapai kejayaan.Spanyol. seperti di Makassar. Terlebih setelah terjadi Perang Salib. meliainkan juga dari Inggris dan Belanda. Xaverius bersama Santo Ingatius de Loyola mendirikan Ordo Yesuit. yang merupakan sumber kekayaan yang sangat penting dan laku dipasaran Eropa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->