P. 1
makalah sumber hukum islam full

makalah sumber hukum islam full

|Views: 13,610|Likes:

More info:

Published by: O Jelaimtyf-Ms Xemiq on Oct 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2015

pdf

text

original

Di antara tarjih dan talfiq terdapat persamaan dan perbedaan, yaitu :

a. Persamaan keduanya adalah masalah yang hukumnya akan ditetapkan

mencakup masalah-masalah yang masih dalam lingkup perbedaan

pendapat ‟ulama‟, baik dikarenakan terdapatnya nash lebih dari satu
atau perselisihan pendapat ‟ulama‟. Dan termasuk dalam bagian

ijtihad.

b. Perbedaan keduanya adalah kalau tarjih menetapkan salah satu dalil

yang paling kuat dan tidak ada kemungkinan mencari yang lebih

ringan dari dalil-dalil yang ada, sedangkan talfiq menggabungkan

beberapa pendapat madzhab dan ada kecendrungan mencari yang

lebih ringan dari beberapa pendapat madzhab.

C. Ittiba’ dan Taqlid

1. Pengertian ittiba’ dan taqlid

a. Ittiba‟

Menurut bahasa ittiba‟ adalah mengikuti atau menurut. Sedangkan
menurut istilah ittiba‟ adalah mengikuti semua yang diperintahkan atau

yang dilarang dan yang dibenarkan oleh Rasulullah SAW. Salah satu

‟ulama‟ berpendapat bahwa ittiba‟adalah :

Artinya : "Menerima atau mengikuti pendapat perbuatan seseorang

dengan mengetahui dasar pendapat atau perbuatannya itu".

b. Taqlid

Menurut bahasa taqlid adalah meniru. Sedangkan menurut istilah

Taqlid adalah :

Artinya : "Menerima atau mengikuti pendapat perbuatan seseorang

tanpa mengetahui dasar pendapat atau perbuatannya itu".

2. Hukum ittiba’ dan taqlid

Ittiba' dalam agama adalah wajib. Firman Allah SWT :

Artinya : "Katakanlah jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah

aku, niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu". (Ali Imran : 31)

Taqlid adalah perbuatan yang tercela dalam agama (Islam) terutama bagi

orang yang mempunyai kemampuan beristidlal.

Firman Allah SWT :

Artinya : "Dan apabila telah dikatakan kepada mereka : ikutilah apa

yang diturunkan Allah, mereka menjawab : "(tidak) akan tetapi

kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari

(perbuatan) nenek moyang kami". (Apakah mereka akan

mengikuti juga) walaupun nenek moyang mereka itu tidak

mengetahui sesuatu apapun dan tidak mendapat petunjuk".

(Al-Bagarah : 170).

3. Perbandingan antara ittiba’ dan taqlid

Secara khusus dapat diketahui bahwa ittiba‟ dan taqlid memiliki

persamaan dan perbedaan sebagai beikut :

a. Persamaannya keduanya perbuatan mengikuti.

b. Perbedaannya kalau ittiba‟ seseorang yang mengikuti itu mengetahui

sumber yang dijadikan dasar oleh mujtahid yang diikutinya. Sedangkan

kalau taqlid seseorang yang meniru itu tidak mengetahui sumber yang

dijadikan daras oleh mujtahid yang ditirunya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->