Soal Studi Kasus Manajemen SDM

by Mahasiswa Ekonomi Unindra on Saturday, January 8, 2011 at 9:06am Bacalah contoh studi kasus Manajemen SDM ini secara seksama, lalu cobalah Saudara analisa kasus tersebut dan jika Anda adalah sebagai John maka apa yang seharusnya Anda lakukan ! John bekerja di sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang Tour and Travel. Perusahaan tersebut mempekerjakan 60 (enam puluh) karyawan yang terbagi dalam 5 (lima) divisi. Dia sudah bekerja di perusahaan tersebut selama 6 (enam) bulan. Sebelumnya, dia bekerja di sebuah perusahaan penerbangan International yang sangat terkenal dengan jabatan sebagai "Reservation & Ticketing Supervisor". Tergiur oleh gaji yang tinggi, John tanpa pikir panjang langsung menerima tawaran untuk bekerja di perusahaan tersebut dengan jabatan sebagai "Sales Supervisor". Apa yang dialaminya kemudian membuat dia berada dalam kegundahan yang mendalam karena merasa pekerjaan yang dijalaninya tidak sesuai nama jabatan dan apa yang dibicarakan pada waktu wawancara kerja. Selain itu ia merasa tidak menemukan kecocokan antara pekerjaan dengan kepribadiannya. Sampai sekarang dia tidak mengetahui secara pasti apa ruang lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakannya, sehingga evaluasi kinerjanya menunjukkan hasil yang tidak menggembirakan. Setiap kali ia mempertanyakan uraian jabatan kepada atasannya, maka jawaban yang diterima adalah perusahaan tidak merasa perlu untuk membuat uraian jabatan dan spesifikasi jabatan karena mengganggap bahwa semua karyawan pasti tahu apa yang harus dikerjakan. Kondisi ini terasa sangat kontras dengan apa yang pernah dijalani oleh John di perusahaan sebelumnya, dimana segala sesuatu sudah dijabarkan secara tertulis dan sangat jelas ruang lingkup pekerjaannya. Karena merasa sangat sulit untuk menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut maka John dengan berat hati akhirnya mengundurkan diri dari perusahaan setelah bekerja selama 7 (tujuh) bulan. Jawaban dikirim via email ke lapak83@yahoo.co.id, jawaban dikirim paling lambat Rabu, 12 Januari 2011, setelah mengirimkan jawaban via email harap konfirmasi by sms ke 0818-07215571 (nama http://ja-jp.facebook.com/note.php?note_id=177709118936352

TBK (INDOSAT) oleh Muhamad Shiroth. Selain itu perkembangan di bidang dunia informasi saat ini begitu cepat. kami mencoba menganalisis Indosat sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia yang menyediakan jasa telekomunikasi internasional. dibantu Poltak Bonifasius & Stephanus Arianto Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. yang tingkat persaingannya tidak lagi domestik. Dengan pertimbangan. Dalam paparan ini akan dicoba dibahas mengenai profil. Telekomunikasi sebagai wahana bagi pertukaran informasi akan semakin memperhatikan aspek kualitas jasa. and Management). Best Strategy. yang didalamnya dituntut adanya pertukaran informasi yang semakin cepat antar daerah dan negara. dan beberapa penghargaan lainnya. terutama yang menyangkut kondisi terkini yang sedang di alami perusahaan dalam krisis ekonomi yang melanda Indonesia. posisi keuangan. SWA Best CEO Awards 1997. Hal tersebut di atas telah menimbulkan suatu kondisi persaingan yang sangat ketat di antara perusahaan-perusahaan telekomunikasi. tentu diperlukan suatu strategi yang tepat dan penerapan yang baik. dan strategi perusahaan.MANAJEMEN STRATEGI: STUDI KASUS PT INDONESIAN SATELLITE CORPORATION. sebagai bahan studi. Masyarakat dunia informasi menyadari hal tersebut sehingga mereka berupaya keras menciptakan infrastruktur yang mampu menyalurkan informasi secara cepat. membuat peranan telekomunikasi menjadi sangat penting. Dalam hal ini. PENDAHULUAN Seiring dengan semakin derasnya arus globalisasi. Indosat dikenal sebagai perusahaan yang mempunyai kinerja yang cukup baik dan terbukti dengan penghargaan Asia Money Awards 1996 ( Best Managed Company : Best Investor Relations. 1998 BAB 1. artinya mereka sangat membutuhkan jaringan telekomunikasi yang memiliki kualifikasi sebagai information superhighway. ISO 9002 Certification 1997. Sehingga untuk dapat memenangkan persaingan tersebut. misi. filosofi. kondisi lingkungan . Depok. tetapi bersifat internasional. visi. . baik dilihat dari isi maupun teknologi yang digunakan untuk menyampaikan informasi.

NON-SWITCHED PRODUCT: International Leased Circuit Service. Home Country Direct. International Private Circuit.. Indosat Prepaid Card. Bisnis utama Indosat adalah menyediakan jasa switched dan non-switched telekomunikasi internasional. International Toll-Free. Visa Phone. FaxPlus. Indosat memulai operasi komersialnya dan telah menjadi penyedia utama jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. Inmarsat. International Video Confrence. Virtual Private Network.. Produk dan Jasa Indosat • • SWITCHED PRODUCT: International Direct Dialing (IDD). Setelah transfer. Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara dalam bentuk Perseroan Terbatas. dan menjadi satusatunya penyedia jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. Pemerintah Indonesia mentransfer kepemilikan fasilitas Indosat kepada Indosat. Profil Perusahaan 1. Indonesian Satellite Corporation (Indosat) didirikan pada tahun 1967 sebagai anak perusahaan yang dimiliki secara penuh oleh International Telephone and Telegraph Corporation (ITT). .BAB 2. ITT menjual Indosat kepada pemerintah Indonesia. Data Packet Communication Connection. Indosat menyelesaikan initial global public offering saham-sahamnya. dalam rangka memisahkan secara efektif jaringan telekomunikasi domestik dan internasional. Tahun 1980. Television Channel Service . International Telegram and Telex Service. 2. Indosat ditugaskan pemerintah Indonesia untuk membangun. mentransfer. Sejarah Perusahaan PT. Komposisi Pemegang Saham Perusahaan Gambar 1 KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PERUSAHAAN . Frame Relay. Tahun 1982. menghubungkan Indonesia secara langsung ke hampir 252 negara dan tujuan di seluruh dunia. seluruh kepemilikan Perumtel pada kabel bawah laut internasional dan gerbang serta operator internasionalnya di Jakarta ditransfer ke Indosat dan Indosat mentransfer aset tertentu yang berhubungan dengan telekomunikasi domestik ke Perumtel. dan mengoperasikan selama 20 tahun sebuah stasiun bumi Intelsat di Indonesia untuk mengakses penggunaan kapasitas Intelsat di satelit Indian Ocean Region (IOR).1.gambar tidak dimasukkan dalam halaman web ini! 3. ISDN-Pasopati. ANALISA INTERNAL PERUSAHAAN 2. Indonesia Direct. Tahun 1969. Pada bulan Oktober 1994. Indosat Business Service. Saham-saham tersebut diperdagangkan baik di Bursa Efek Jakarta maupun New York Stock Exchange. Pada waktu itu. Indosat Calling Card (ICC).

PT Asitelindo Data Buana. AlphaNet Telecom Inc. PT Multi Media Asia Indonesia (MMAI). Astel Tokyo Corporation (Astel). PT Indokomsat Lintas Dunia. Ltd. dilakukan redefinisi visi perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan trend global dalam sektor telekomunikasi dan memperhitungkan strategi dari perusahaan telekomunikasi kelas dunia. International Satellite Organisations. kemudian dirumuskanlah misi baru Indosat pada tahun 1981. PT Intikom Telepersada. Indosat Kazakstan Telecommunications Ltd. PT Bangtelindo (Bangtelindo). PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo). PT Patra Telekomunikasi Indonesia (Patrakomindo). PT Graha Informatika Nusantara. PT Multimedia Nusantara. PT Datakom Asia. PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta). PT Yasawirya Tama Cipta (YTC). ASEAN Cableship Pty. PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).Bhd. PT Yasawirya Indah Mega Media. Visi.2. Perusahaan Anak dan Afiliasi Indosat mempunyai investasi di: Acasia Communicationd Sdn. Visi Perusahaan Saat Indosat akan go public ke bursa saham dunia pada tahun 1994. yang didasarkan pada suatu pandangan untuk mentransformasikan Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara yang bersih dan sukses. PT Menara Jakarta. Suginami Cable Television Co. Cambodian Indosat Telecommunications S. PT Kalimaya Perkasa Finance.A. Indosat dari the American Cable and Television Corporation (ITT/ACR) pada tanggal 31 Desember 1980. Misi. (ATH). PT Indoprima Mikroselindo (Primasel). 2. PT Sistelindo Mitra Lintas. (Inkasel). dan Filosofi Perusahaan 1. PT EDI Indonesia. USA Global Link. (Camintel). I-CO Global Communication (Holdings) Ltd. PT Indosat Mega Media (IMM). Misi Perusahaan Setelah Pemerintah Indonesia mengambil alih kepemilikan seratus persen saham PT. ASEAN Telecom Holding Sdn.Ltd (ACPL). Indosat mendefinisikan misi perusahaan tersebut sebagai berikut: • • • Menyediakan jasa terbaik pada konsumen Memberikan hasil terbaik kepada pemegang saham Mempertahankan dan meningkatkan citra terbaik perusahaan 2. PT Indokomsat Lintas Dunia (Indokomsat). PT Graha Lintas Properti.Bhd. PT Indosel. PT Pramindo Ikat Nusantara. PT Sisindosat Lintasbuana. Indosat mendefinisikan tujuan yang hendak diraih yang tertuang dalam visi perusahaan sebagai berikut: . PT Duta Sukses Utama. (ACASIA).4.. PT Mitra Global Telekomunikasi (MGTI).

dan 2) menyediakan jasa yang terbaik. dan 2) meningkatkan citra perusahaan yang memperkuat posisinya di Indonesia. baik dalam kualitas dan jangkauan produk dan jasa.11 0. 2. menuntut Indosat untuk dapat bersaing dengan perusahaan multinasional.• • • Mempertahankan kepemimpinan pasar dalam jasa telekomunikasi internasional di Indonesia Dengan masuknya pemain baru seiring berakhirnya monopoli sebagai penyedia jasa telekomunikasi internasional.21 Unfavorable 131 163 Unfavorable 0. Dengan strategi untuk memasuki pasar global diharapkan dapat: 1) meningkatkan nilai perusahaan melalui ekspansi bisnis . Profitabilitas ROS ROI 1996 1997 Trend 0. sebagai operator telekomunikasi global. Menjadi pemain global dalam industri telekomunikasi dunia Dalam rangka mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dan menjadi pemain global.41 0. Posisi Keuangan Perusahaan Rasio dan Modal Kerja Likuiditas: Current Quick Leverage Debt-Assets Debt-Equity Aktivitas Asset Turnover Fixed Asset Ratio Inventory Turnover Acc.18 Neutral Interpretasi Rasio yang ideal: 2-3 Semakin besar semakin baik Semakin besar semakin aman Semakin besar semakin aman Semakin besar semakin efisien Semakin besar semakin efisien Tidak terdapat persediaan Semakin besar semakin efisien Semakin kecil semakin baik Semakin besar semakin baik Semakin besar semakin baik . Rec.44 Favorable 0.43 0.15 Favorable 0. Filosofi Perusahaan Perkembangan jasa telekomunikasi internasional di Indonesia yang cepat.10 0. Turnover Av. Memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi berkelas dunia Adanya kecendrungan di sektor telekomunikasi menuju swastanisasi perusahaan negara dan dibukanya pasar dunia.41 Unfavorable 0. 3.41 0.3.43 0. Untuk memenuhi hal tersebut.75 2.63 Unfavorable 2.35 Unfavorable 0. Indosat harus berjuang untuk memimpin pasar dengan: 1) mempertahankan pangsa pasar dominan.73 0.Collection Per. yang mengakibatkan masuknya pemain asing dalam industri domestik. Indosat menaikkan standard sesuai dengan standard yang digunakan oleh perusahaan telekomunikasi multinasional.35 Unfavorable 0.18 0.17 Favorable 0. menuntut dipenuhinya kepuasan pelanggan sebagai kunci sukses dalam era kompetisi. Indosat menerapkan suatu filosofi yang dikenal dengan "Kami Lebih Peduli" atau lebih populer dengan "We Care More". seiring pertumbuhan permintaan pada jasa dan jangkauan jasa telekomunikasi.

. Untuk rasio leverage. banyaknya PHK.ROE 0.20 0. Terakhir. dan mempunyai posisi likuiditas yang cukup riskan. artinya akan semakin aman pendapatan bagi pemegang saham dari biaya kewajiban.. TOTAL ASET. Krisis ini diperburuk dengan terjadinya krisis kepercayaan. DAN EKUITAS SAHAM IMDOSAT 1992-1996 .Lingkungan Umum / Remote Environment Lingkungan ini adalah suatu tingkatan dalam lingkungan eksternal organisasi yang menyusun faktor-faktor yang memiliki ruang lingkup luas dan faktor-faktor tersebut pada dasarnya di luar dan terlepas dari operasi perusahaan. rasio profitabilitas menunjukkan trend yang favorable. 1. artinya semakin riskan bagi Indosat untuk dapat membayar kewajibannya jangka pendeknya. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar secara drastis dan fluktuatif. namun kurang baik memanfaatkan sumber daya yang ada.21 Favourable Semakin besar semakin baik Berdasarkan posisi keuangan di atas terlihat trend dari keuangan Indosat yang favorable maupun yang unfavorable. TOTAL KEWAJIBAN. Kontraksi ekonomi yang diperkirakan mencapai 13% ditahun 1998 ini. Gambar 2 GRAFIK TREND LABA BERSIH. artinya semakin menurun efektifitas penggunaan sumber daya. banyak menyulitkan perusahaanperusahaan di Indonesia. yang mengakibatkan terjadinya penolakan letter of credit oleh pihak luar negeri.1. Secara umum terlihat bahwa perusahaan mampu dengan baik menghasilkan keuntungan. dan pada gilirannya memperbesar jumlah penduduk miskin. Faktor Ekonomi Krisis moneter yang kemudian disusul dengan tejadinya krisis ekonomi telah membuat terpuruknya perekonomian Indonesia. yang terutama diakibatkan pinjaman luar negeri yang besar. Mengenai rasio aktivitas terlihat trend yang unfavorable. artinya semakin baik perusahaan dikelola yang menghasilkan keuntungan yang meningkat.gambar tidak dimasukkan dalam halaman web ini! BAB 3. Dengan turunnya pendapatan riel masyarakat maka daya beli masyarakat . terlihat trend yang unfavorable. terlihat trend yang favorable. inflasi yang tinggi (menurut data BPS dalam periode Januari-September 1998 inflasi telah mencapai 75%). ANALISA EKSTERNAL PERUSAHAAN 3. Pada rasio likuiditas. Hancurnya sektor keuangan khususnya perbankan dan tingkat suku bunga yang sangat tinggi mencapai 70% telah membuat dunia usaha kesulitan untuk mendapatkan kredit yang memadai untuk mengembangkan usahanya.

yaitu: . keamanan dan privacy lebih baik. Trend teknologi telekomunikasi ini semakin ke arah teknologi digital. yang ditujukan untuk menghapus praktek monopoli atau pun kartel. dan bagi sektor jasa telekomunikasi relatif tidak menghasilkan limbah sama sekali. 3. maka diperlukan kesiapan dalam menghadapi munculnya pendatang baru. yang berpengaruh pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. Dengan akan berakhirnya duopoli tersebut. Faktor Sosial Kemajuan ekonomi yang pernah terjadi selama periode 1969-1996. pemerintah tetap memberikan komitmen untuk mempertahankan duopoli Indosat-Satelindo hingga tahun 2003. 5. Disusunnya beberapa Undang-Undang. Semua masalah diatas sangat menyulitkan bagi dunia usaha di Indonesia saat ini. seperti: UU Kepailitan. Lingkungan Industri Lingkungan industri adalah tingkatan dari lingkungan eksternal organisasi yang menghasilkan komponen-komponen yang secara normal memiliki implikasi yang relatif lebih spesifik dan langsung terhadap operasionalisasi perusahaan. semakin sederhana perangkatnya. yang tentunya akan semakin banyak memerlukan jasa telekomunikasi dalam kegiatannya .2. Khusus untuk jasa telekomunikasi internasional. melemah. personalitas dan penambahan fasilitas yang lain. untuk bisnis yang bersih. seiring dengan berkembangnya industri elektronika dan komputer. telah banyak merubah keadaan sosial di Indonesia. keadaan persaingan dalam suatu industri tergantung lima kekuatan persaingan pokok. baik untuk dunia usaha maupun di luar dunia usaha. Faktor Teknologi Teknologi telekomunikasi merupakan teknologi yang cepat berkembang. 3. Faktor Politik Keadaan politik dalam negeri yang masih belum stabil pada saat ini. Faktor Ekologi Pada saat ini dunia bisnis semakin dituntut tanggung-jawabnya terhadap lingkungan. Evolusi teknologi telekomunikasi saat ini mempunyai kecenderungan untuk beralih via radio. Jumlah penduduk usia produktif akan terus meningkat. Jasa telekomunikasi pada saat ini telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. sedikitbanyak cukup mempengaruhi kegiatan ekonomi nasional. dan UU Persaingan Sehat.2. Industri telekomunikasi telah mencoba membuat produk yang ramah lingkungan. optik atau satelit. Menurut Michael Porter dalam bukunya Competitive Strategy. semakin besar kapasitas. perluasan daya jangkau. Keberhasilan program Keluarga Berencana juga telah merubah keadaan demografi Indonesia. Hal-hal diatas merupakan peluang bagi perusahaanperusahaan penyedia jasa telekomunikasi. 4.

sehingga bergantung pada produsen luar negeri. Berdasarkan kebijakan pemerintah struktur pasar jasa telekomunikasi sudah diatur sedemikian rupa sehingga perusahaanperusahaan yang akan masuk dalam industri ini akan mengalami kesulitan. pelanggan memang cukup banyak pilihan . Akan tetapi jika terjadi fluktuasi dan pelemahan nilai tukar mata uang dalam negeri. Sebenarnya produsen kabel serat optik dalam negeri telah mampu memasok kebutuhan nasional. Dengan kemajuan teknologi yang sudah sedemikian pesat. multi aspek. apalagi di Indonesia banyak potensi pelanggan yang belum digarap. 4. yang sengaja dibuat agar tidak meruntuhkan pemain yang sudah ada. Kondisi daya tawar perusahaan telekomunikasi Indonesia tidak terlalu lemah. Ancaman dari barang atau jasa pengganti Telekomunikasi merupakan wahana yang menghubungkan manusia satu dengan manusia lainnya melalui berbagai media telekomunikasi. tapi juga di laut. Kalau dibandingkan misalnya padatahun 1996 Swedia (tertinggi dunia) sudah mencapai 68 per seratus orang. 3. hampir sekitar 90% kebutuhan kabel serat optik dalam negeri masih diimpor dari luar negeri. Modal yang dibutuhkan untuk memasuki industri ini sangat besar. maka kecil kemungkinannya pendatang baru untuk dapat memasuki industri ini. Sehingga yang dapat masuk ke industri ini adalah pengusaha-pengusaha bermodal besar ataupun perusahaan-perusahaan raksasa yang telah mapan. Kekuatan tawar-menawar pembeli Jumlah pelanggan telekomunikasi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. tidak saja untuk jaringan darat. jaringan kabel lama (tembaga) sudah tidak memadai lagi baik untuk mengakomodasi data maupun informasi. mengingat mahalnya teknologi yang digunakan dan biaya pembangunan jaringan yang luas. Kekuatan tawar-menawar pemasok Industri telekomunikasi banyak memakai kabel serat optik. dan hongkong 54 per seratus orang. karena tidak punya pilihan sarana telekomunikasi. tetapi hanya terbatas pada pilihan tertentu dan kurang bisa memuaskan pelayanan atas jasanya.1.dan pelopor dalam ekspansi global. 2. Sesuai dengan fungsinya . menarik. hal ini yang menjadi bumerang terhadap perusahaan. Dan untuk jasa sambungan bergerak. Di sisi lain pelbagai bukti empirik secara tak langsung telah membuktikan bahwa sektor telekomunikasi merupakan sektor bisnis yang paling diminati oleh perusahaan multi nasional dalam kerangka ekspansi dan globalisasinya Ini terjadi baik dalam rangka swastanisasi maupun dalam konteks aliansi strategis antar pelaku di negara maju maupun dalam ekspansi ke negara berkembang. Jadi dengan kondisi tersebut di atas. Pelanggan di Indonesia pada umumnya tidak mempunyai daya tawar yang cukup kuat terhadap jasa telekomunikasi dasar ataupun jasa sambungan langsung internasional. Namun demikian. karena pemasoknya terdiri dari banyak perusahaan. karena banyaknya barrier to entry. yang pada akhir Pelita VIII (2009) diproyeksikan mencapai 21 juta saluran telepon dengan rasio 9 per seratus orang. Jadi melihat hal di atas jelas potensi pasar jasa telekomunikasi cukup besar dan meningkat dari tahun ke tahun . Ancaman Masuknya Pendatang Baru Bisnis pertelekomunikasian merupakan bisnis yang dinamik.

jasa pers. Trunking Kompetisi Operator Berlisensi Khusus Jaringan Tidak Dijual Perusahaan swasta mana saja Swasta Manufaktur Kompetisi Telephone Switch AT&T.NEC.Telkomsel Nasional Monopoli AMPS Komselindo. dan kontrak manajemen dengan PT Telkom dan PT Indosat. 5. sesuai dengan UU No 3/1989. Dari beberapa macam jasa pengganti. Satelindo Kabel Monopoli Telkom (KSO) Lokal Tanpa Tetap Duopoli Telkom. Telesera Regional Jarak-Jauh Monopoli Telkom Teresstrial Monopoli Telkom Infrastruktur Kompetisi Satelit Satelindo. dan internet. Ratelindo Kabel Public NMT Monopoli Switced Mobisel 450 Regional Telephone Domestik Cakupan Network Bergerak GSM Satelindo.SENA Terbatas Transmisi Kompetisi Perusahaan mana saja Broadband Switch Segmen Industri . Jasa Bernilai Komunikasi Data. PSN Internasional Paging. maka kecendrungan pelanggan akan tetap menggunakan jasa telekomunikasi dalam hal kecepatan dan kemudahan berkomunikasi. misalnya: jasa transportasi. Persaingan di antara perusahaan yang ada Kondisi persaingan industri telekomunikasi Indonesia dipengaruhi oleh aturan mengenai struktur dan bentuk kerjasama antara perusahaan swasta dan BUMN. adalah sebagai berikut: Perusahaan swasta dapat menyelenggarakan jasa telekomunikasi dasar melalui kerjasama patungan. berdasarkan kelebihan dan kelemahannya.SIEMENS. Kompetisi Operator Berlisensi Tambah Payphone. dll Jaringan VSAT. Voice mailbox.tersebut maka jika kita identifikasikan ada beberapa jasa pengganti yang dapat mengambil alih fungsi tersebut dari jasa telekomunikasi. kerjasama operasi. Metrosel. Wartel. jasa pos.Excelkomindo. Gambaran mengenai kondisi persaingan dan struktur industri telekomunikasi di Indonesia dapat dilihat pada tabel berikut: Kerangka Operator Hukum Gerbang Internasional Duopoli Indosat.

40% komposisinya berpendidikan S-1 ke atas. Sumber Daya Manusia Indosat mempunyai SDM yang cukup baik. Selain itu juga didukung rangkaian produk dan jasa yang luas. Selain itu didukung dengan program pelatihan berjenjang sesuai posisinya untuk meningkatkan keahlian. merupakan peralatan yang bermuatan teknologi tinggi. Dalam hal ini pemakai utama dari telekomunikasi internasional adalah kalangan bisnis. Lingkungan Operasi Lingkungan ini meliputi faktor-faktor pada situasi kompetitif yang mempengaruhi sukses perusahaan dalam mendapatkan sumber daya atau dalam keuntungan pemasaran barang dan jasa perusahaan. yang banyak digunakan untuk keperluan usaha. dan yang cukup penting citra perusahaan. 2. tidaklah terlampau sulit bagi indosat untuk mendapatkan pinjaman dari kreditor pada jumlah yang memadai. pendapatan Indosat yang sebagian besar dalam bentuk Dollar. Namun. sebagian besar peralatan tersebut didatangkan melalui pemasok luar negeri. mengingat kemampuan Indosat dalam menghasilkan keuntungan maupun asset yang dimilikinya.CPE Kabel Kompetisi Kompetisi Perusahaan mana saja Perusahaan mana saja 3. seperti pendapatan incoming call. mengingat culup banyaknya jumlah pemasok. terlihat bahwa Indosat mempunyai struktur yang berimbang. 5. atau antara modal dan kredit jumlahnya sama. kapasitas dan produktivitas yang memadai. periklanan. 3. namun penurunan nilai tukar Rupiah sangat mempengaruhi besarnya dana yang diperlukan untuk mendatangkan peralatan tersebut. Posisi Kompetitif Posisi kompetitif Indosat cukup kuat. ANALISA STRATEGI PERUSAHAAN . Walaupun posisi daya tawar Indosat cukup kuat. 1. Profil Pelanggan Pelanggan dari Indosat meliputi rumah tangga dan kalangan bisnis. Sehingga.3. sebagai pemimpin pasar. Kreditor Dilihat dari struktur kredit-modal. Terpuruknya perekonomian Indonesia yang banyak memacetkan sejumlah besar bisnis. mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan volume pemakaian telekomunikasi internasional. Dalam hal ini. cukup membantu. Pemasok Peralatan-peralatan yang digunakan untuk pengadaan telekomunikasi internasional. BAB 4. dan hanya menghadapi satu pesaing pada bisnis telekomunikasi internasional yaitu Satelindo. 4.

Oppurtunities: Peluang bagi Indosat antara lain: besarnya pasar domestik yang belum tergarap. kompetisi global yang memasuki pasar domestik. serta citra perusahaan yang baik. 3. kekuatan manajemen dan budaya perusahaan. Strength: Kekuatan Indosat antara lain terdapat pada: hak duopoli yang dimilikinya.2. Weakness: Kelemahan Indosat antara lain terdapat pada: kurangnya kebiasaan bersaing secara ketat akibat kenikmatan hak duopoli yang dimilikinya. sedang membentuk pasar telekomunikasi yang akan datang. 4. pengalaman mengelola bisnis telekomunikasi internasional. Peningkatan kompetisi.1. 4. integrasi sistem dan informasi multimedia dan hiburan yang melengkapi dan menambah nilai dari jasa core Indosat . Threat: Ancaman bagi Indosat antara lain: masuknya pendatang baru terutama dari luar negeri sehubungan akan berakhirnya hak duopoli. dan diversifikasi yang berlebihan seperti pada perusahaan anak dan afiliasi yang kurang menguntungkan. dan krisis ekonomi yang melanda Indonesia. Dalam menanggapi tantangan-tantangan baru tersebut Indosat telah membangun cetak biru pertumbuhan.4. dan aliansi strategi global . teknologi yang mutakhir pada peralatannya. di antara kesemuanya. 2. dikenal sebagai Grand Strategy Indosat 2000: • • • • Jasa Telekomunikasi Internasional Dasar akan tetap menjadi core business Indosat Peranan regional dan internasional yang telah meningkat sejak 1994 Jasa selular dan sistem satelit bergerak saat ini sedang diperluas melalui perusahaan selular lokal dan konsorsium internasional Jasa bernilai-tambah yang meliputi telekomunikasi pada saat ini. perubahan teknologi. rentannya likuiditas perusahaan akibat besarnya kewajiban yang dimilikinya. Analisa SWOT 1. Grand Strategy Adaptasi pada perubahan lingkungan yang cepat dalam telekomunikasi telah menjadi critical factor bagi Indosat. perluasan usaha baru yang melingkupi bisnis inti yang cukup menguntungkan. kualitas produk dan jasa. dan bisnis telekomunikasi global yang cukup menjanjikan. rangkaian produk dan jasa yang luas.

memperoleh pendapatan langsung dari proyek dan mendapatkan tambahan keahlian dari pembukaan internasional. Indosat terikat dengan berbagai proyek telekomunikasi termasuk join-ventura dengan entitas telekomunikasi yang bersangkutan dari Kamboja dan Kazakstan dan investasi ekuitas pada jasa selular berbasis PHS di Jepang sebagaimana di USA Global Link dan Alphanet Telecom Inc. Sampai sekarang. 3. Dua ventura utama Indosat pada lapangan ini adalah PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia sebagai pemegang lisensi operator telekomunikasi di daerah Jawa Tengah. SAN ICO melayani kawasan Asia Tenggara. melibatkan join-ventura dengan mendasarkan sebagaimana membangun carriers telekomunikasi internasional. Growth Strategy Indosat berusaha mempertahankan keberadaannya sebagai pemimpin pasar untuk jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. Indosat pada saat ini memperluas aksesnya ke kabel serat optik digital bawah laut dengan bergabung ke konsorsium kabel regional dan dunia. dan sebaliknya. yang kesemuanya menggunakan teknologi digital mutakhir termasuk protokol multimedia canggih. Mengambil diversifikasi terbatas pada bisnis komplementer Indosat juga mencoba untuk mendiversifikasi pada daerah di mana keahlian perusahaan dalam telekomunikasi dapat dipergunakan untuk mengoptimumkan efek seperti pada jasa bernilai tambah yang melengkapi bisnis core perusahaan. 2. Keduanya adalah pemain utama carrier telekomunkasi.3. 1. Indosat telah bergabung dengan aliansi internasional seperti Concert and World Partners dan telah ditunjuk sebagai gerbang bagi Sistem Bergerak Global Inmarsat. sistem kabel bawah laut. dan menyediakan jasa baru untuk memenuhi perubahan permintaan konsumen. memperbaiki kualitas. memposisikan dirinya sebagai perusahaan telekomunikasi berkelas-dunia. Hal ini dicapai melalui Strategi Bisnis "1-plus-3" yang mencoba: "1" Membangun jasa telekomunikasi internasional melingkupi central core business Lalu-lintas telekomunikasi internasional Indosat di transmisikan melalui satelit internasional. juga sebagai sumber pendapatan baru untuk perusahaan. Partisipasi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi domestik Indosat memandang investasinya pada infrastruktur telekomunikasi domestik selain sebagai alat untuk memperluas pasar jasa telekomunikasi internasional. Tujuan utamanya adalah meningkatkan lalu-lintas internasional melalui gerbang perusahaan. perusahaan join-ventura jasa GSM selular bergerak. Indosat mengoperasikan empat gerbang internasional di Jakarta. PT Pramindo Ikat Nisantara di Sumatra. Meningkatkan peranannya dalam telekomunikasi regional dan internasional Indosat memulai proyek internasional. dan Batam dimana lalu-lintas melewati dari Indonesia ke seluruh dunia. dan sambungan gelombang mikro. Surabaya. dan PT Telekomunikasi Selular Indonesia (Telkomsel). Setelah membangun akses ke satelit yang cukup melalui sembilan stasiun bumi di empat lokasi gerbang melintang Indonesia. . Medan.4. Ini semua adalah bagian dari program perluasan yang didesain untuk meningkatkan kapasitas. dan menjadi pemain global dalam industri telekomunikasi dunia. Sebagai tambahan.

melainkan menurunkan pertumbuhannya saja. Indosat masih memproyeksikan pertumbuhan positif lalu-lintas telepon. dan gejolak sosial. Indosat akan menjadi perusahaan yang merupakan "penyedia jasa penuh" dan "pemimpin bisnis multimedia". Pendapatan operasi meningkat 45. bank elektronik. Indosat menerapkan kebijakan. Banyak bisnis di Indonesia yang mengalami kemacetan karena kondisi makro ekonomi. sehubungan komitmen investasi yang jatuh waktu. . Indosat mengalami masa yang sulit sejak awal 1998 ketika Rupiah terdepresiasi secara drastis. Dilengkapi dengan krisis moneter. yang pada saat ini mencapai 74% dari total bandwith. Namun dalam hal ini pertumbuhan beban operasi diupayakan lebih rendah dari pendapatan operasi. Pertumbuhan yang lamban dari incoming traffic disebabkan turunnya kegiatan bisnis internasional sebagai bagian dari situasi nilai tukar rupiah dan instabilitas politik.3% dari periode sebelumnya. Analisa Strategi Bisnis Indosat Menghadapi Krisis Ekonomi Sehubungan dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia. Sebagai strategi bisnis dalam menghadapi krisis ekonomi ini. serta meningkatkan profit margin. incoming dan outgoing calls menigkat masing-masing 4. Namun demikian tampaknya krisis ekonomi tersebut tidak menurunkan keuntungan Indosat.4. instabilitas politik. meningkat 88. Melakukan kebijakan konservatif menyangkut situasi krisis ekonomi Indonesia Pengalokasian hutang tak tertagih yang cukup besar. Menerapkan kebijakan likuiditas yang berhati-hati Biaya telekomunikasi dan beban perawatan meningkat sebagai dampak melemahnya Rupiah. antara lain: • • • Selalu mencari cara yang paling ekonomis menurunkan beban pembelanjaan pada mata uang asing Indosat mengurangi biaya sirkuit dengan menggunakan lebih banyak sirkuit kabel bawah laut ketimbang satelit. Selama Januari hingga September 1998.Jasa –jasa ini tersedia melalui perusahaan anak dan pada saat ini meliputi beberapa jasa pertukaran data elektronik. 4. menyusul kerusuhan Mei di Jakarta. situasi ini mempengaruhi pertumbuhan permintaan jasa telekomunikasi internasional di Indonesia.6% sedangkan beban operasi meningkat 33%. pertumbuhan volume lalu-lintas lebih lambat. dan internet Dengan strategi perusahaan "1+3".1% dan 10. yang memaksa Indosat untuk : lebih berhati-hati dalam kegiatan operasi dan manajemen arus kas terutama mata uang asing. multimedia .4% dari tahun sebelumnya. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

1. walaupun tidak mempengaruhi kenaikan pendapatan namun mengalami penurunan. yang akan memperbaiki posisi keuangan perusahaan dalam jangka pendek dan sesuai dengan strategi jangka panjang. yang sesuai dengan strategi jangka panjang Indosat seperti yang tertuang dalam Grand Strategy dan Growth Strategy untuk mewujudkan Indosat sebagai perusahaan yang merupakan "penyedia jasa penuh" dan "pemimpin bisnis multimedia". yang tentunya harus sesuai dengan strategi jangka panjang Indosat seperti yang tertuang dalam Grand Strategy dan Growth Strategy untuk mewujudkan Indosat sebagai perusahaan yang merupakan "penyedia jasa penuh" dan "pemimpin bisnis multimedia". Dilihat dari hasil-hasil yang dicapai pada kuartal ketiga seperti yang disebutkan di atas. antara lain: .2. BAB 5. PENUTUP 5. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia mempunyai dampak yang cukup dirasakan oleh Indosat. maka bisa ditarik beberapa kesimpulan mengenai manajemen strategi Indosat. tetapi bersifat internasional. Indosat cukup tepat dalam memilih strategi bisnis menghadapi krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada saat ini. 3. 5. 4. yaitu: 1. Kesimpulan Setelah menganalisis data-data dan informasi sebelumnya. 2. Strategi yang tepat diperlukan dalam menghadapi persaingan yang sangat ketat dalam industri telekomunikasi. maka dilakukan program restrukturisasi diversifikasi bisnis. namun mempunyai posisi yang rentan menyangkut likuiditasnya. Indosat mempunyai kinerja yang cukup baik dalam menghasilkan keuntungan. Saran Berdasarkan analisa competitive strategy dan SWOT. terdapat beberapa hal yang dapat diterapkan Indosat. yang tingkat persaingannya tidak lagi domestik. sejauh ini Indosat cukup tepat dalam memilih strategi bisnis maupun penerapannya guna menghadapi krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada saat ini.• Melindungi fundamental dasar Indosat dari pengaruh kinerja negatif anak perusahaan Untuk menghindari dampak dari kinerja negatif anak perusahaan.

1995 Nurkholis.html . and Control. Hari Setiawan dan Zulkiflimansyah.Peter. Creating Value in a State Owned Company: a Case Study of PT Indosat.telkom. 1998 Winarno.Irwin. Jakarta. 4. Richard D. Samuel C dan Paul J.indosat. New Jersey.Irwin. Manajemen Strategi : Sebuah Konsep Pengantar. Bondan. Strategic Management. REFERENSI Ardiansya. "Posisi Industri Telekomunikasi Menjelang Perdagangan bebas. 1997 Purnomo. http://www. serta memperbaiki kelemahannya terutama menyangkut budaya bersaing dalam menghadapi ancaman masuknya pendatang baru dari luar negeri. 1997 Certo. 1998 Situs Web PT Telkom. Lembaga Penerbit FEUI.com.co.com/id/akademika/msstrasat98. 3. Implementation. "Persaingan Gaet Pelanggan Makin Ketat.id. Lebih memperkuat posisi keuangannya. Richard D." Bisnis Indonesia.id.co. 1997 Copyright © 1998 Muhamad Shiroth Copyright © 1999 Akademika WebSite by Muhamad Shiroth All rights reserved. http://www. sehingga dapat menjaga apa yang telah dicapai perusahaan selama ini.indoexchange.angelfire. 10/20/2011 14:16:19 Site Sponsors http://www." Republika.Robinson Jr. http://www. Strategic Management: Formulation.1. mengingat rentannya likuiditas perusahaan dalam memenuhi kewajibannya. Melakukan langkah-langkah yang tepat dan berhati-hati dalam menghadapi krisis ekonomi. 1997 Situs Web Indoexchange. New Jersey. Membatasi diversifikasi bisnis secara selektif. Samantha. sehingga tidak mempengaruhi fundamental dasar perusahaan. John A II dan Richard B. 1996 Pearce. Inspirasi Indonesia.Concept and Applications. Dapat memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya untuk mengambil peluangpeluang yang bersifat strategis . 1998 Situs Web PT Indosat. 2. Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful