Soal Studi Kasus Manajemen SDM

by Mahasiswa Ekonomi Unindra on Saturday, January 8, 2011 at 9:06am Bacalah contoh studi kasus Manajemen SDM ini secara seksama, lalu cobalah Saudara analisa kasus tersebut dan jika Anda adalah sebagai John maka apa yang seharusnya Anda lakukan ! John bekerja di sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang Tour and Travel. Perusahaan tersebut mempekerjakan 60 (enam puluh) karyawan yang terbagi dalam 5 (lima) divisi. Dia sudah bekerja di perusahaan tersebut selama 6 (enam) bulan. Sebelumnya, dia bekerja di sebuah perusahaan penerbangan International yang sangat terkenal dengan jabatan sebagai "Reservation & Ticketing Supervisor". Tergiur oleh gaji yang tinggi, John tanpa pikir panjang langsung menerima tawaran untuk bekerja di perusahaan tersebut dengan jabatan sebagai "Sales Supervisor". Apa yang dialaminya kemudian membuat dia berada dalam kegundahan yang mendalam karena merasa pekerjaan yang dijalaninya tidak sesuai nama jabatan dan apa yang dibicarakan pada waktu wawancara kerja. Selain itu ia merasa tidak menemukan kecocokan antara pekerjaan dengan kepribadiannya. Sampai sekarang dia tidak mengetahui secara pasti apa ruang lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakannya, sehingga evaluasi kinerjanya menunjukkan hasil yang tidak menggembirakan. Setiap kali ia mempertanyakan uraian jabatan kepada atasannya, maka jawaban yang diterima adalah perusahaan tidak merasa perlu untuk membuat uraian jabatan dan spesifikasi jabatan karena mengganggap bahwa semua karyawan pasti tahu apa yang harus dikerjakan. Kondisi ini terasa sangat kontras dengan apa yang pernah dijalani oleh John di perusahaan sebelumnya, dimana segala sesuatu sudah dijabarkan secara tertulis dan sangat jelas ruang lingkup pekerjaannya. Karena merasa sangat sulit untuk menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut maka John dengan berat hati akhirnya mengundurkan diri dari perusahaan setelah bekerja selama 7 (tujuh) bulan. Jawaban dikirim via email ke lapak83@yahoo.co.id, jawaban dikirim paling lambat Rabu, 12 Januari 2011, setelah mengirimkan jawaban via email harap konfirmasi by sms ke 0818-07215571 (nama http://ja-jp.facebook.com/note.php?note_id=177709118936352

filosofi.MANAJEMEN STRATEGI: STUDI KASUS PT INDONESIAN SATELLITE CORPORATION. dan beberapa penghargaan lainnya. SWA Best CEO Awards 1997. Masyarakat dunia informasi menyadari hal tersebut sehingga mereka berupaya keras menciptakan infrastruktur yang mampu menyalurkan informasi secara cepat. terutama yang menyangkut kondisi terkini yang sedang di alami perusahaan dalam krisis ekonomi yang melanda Indonesia. Depok. Hal tersebut di atas telah menimbulkan suatu kondisi persaingan yang sangat ketat di antara perusahaan-perusahaan telekomunikasi. TBK (INDOSAT) oleh Muhamad Shiroth. Dengan pertimbangan. yang tingkat persaingannya tidak lagi domestik. kami mencoba menganalisis Indosat sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia yang menyediakan jasa telekomunikasi internasional. Best Strategy. 1998 BAB 1. dan strategi perusahaan. ISO 9002 Certification 1997. baik dilihat dari isi maupun teknologi yang digunakan untuk menyampaikan informasi. Indosat dikenal sebagai perusahaan yang mempunyai kinerja yang cukup baik dan terbukti dengan penghargaan Asia Money Awards 1996 ( Best Managed Company : Best Investor Relations. sebagai bahan studi. Dalam hal ini. membuat peranan telekomunikasi menjadi sangat penting. Sehingga untuk dapat memenangkan persaingan tersebut. kondisi lingkungan . yang didalamnya dituntut adanya pertukaran informasi yang semakin cepat antar daerah dan negara. misi. Telekomunikasi sebagai wahana bagi pertukaran informasi akan semakin memperhatikan aspek kualitas jasa. tetapi bersifat internasional. . and Management). Selain itu perkembangan di bidang dunia informasi saat ini begitu cepat. Dalam paparan ini akan dicoba dibahas mengenai profil. artinya mereka sangat membutuhkan jaringan telekomunikasi yang memiliki kualifikasi sebagai information superhighway. PENDAHULUAN Seiring dengan semakin derasnya arus globalisasi. posisi keuangan. tentu diperlukan suatu strategi yang tepat dan penerapan yang baik. visi. dibantu Poltak Bonifasius & Stephanus Arianto Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Tahun 1969. Virtual Private Network. International Toll-Free. dan menjadi satusatunya penyedia jasa telekomunikasi internasional di Indonesia.. ISDN-Pasopati. Indosat memulai operasi komersialnya dan telah menjadi penyedia utama jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. Indosat menyelesaikan initial global public offering saham-sahamnya. Komposisi Pemegang Saham Perusahaan Gambar 1 KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PERUSAHAAN .BAB 2. Indosat Calling Card (ICC). NON-SWITCHED PRODUCT: International Leased Circuit Service. seluruh kepemilikan Perumtel pada kabel bawah laut internasional dan gerbang serta operator internasionalnya di Jakarta ditransfer ke Indosat dan Indosat mentransfer aset tertentu yang berhubungan dengan telekomunikasi domestik ke Perumtel. Home Country Direct.1. . Pemerintah Indonesia mentransfer kepemilikan fasilitas Indosat kepada Indosat. Indonesia Direct. Sejarah Perusahaan PT. Setelah transfer. 2. Indosat Business Service. Frame Relay. Indosat Prepaid Card. dan mengoperasikan selama 20 tahun sebuah stasiun bumi Intelsat di Indonesia untuk mengakses penggunaan kapasitas Intelsat di satelit Indian Ocean Region (IOR). FaxPlus. Tahun 1982. Bisnis utama Indosat adalah menyediakan jasa switched dan non-switched telekomunikasi internasional. Indonesian Satellite Corporation (Indosat) didirikan pada tahun 1967 sebagai anak perusahaan yang dimiliki secara penuh oleh International Telephone and Telegraph Corporation (ITT).gambar tidak dimasukkan dalam halaman web ini! 3.. Inmarsat. Profil Perusahaan 1. Produk dan Jasa Indosat • • SWITCHED PRODUCT: International Direct Dialing (IDD). Indosat ditugaskan pemerintah Indonesia untuk membangun. International Telegram and Telex Service. Tahun 1980. ITT menjual Indosat kepada pemerintah Indonesia. International Video Confrence. mentransfer. dalam rangka memisahkan secara efektif jaringan telekomunikasi domestik dan internasional. Pada waktu itu. Television Channel Service . ANALISA INTERNAL PERUSAHAAN 2. Saham-saham tersebut diperdagangkan baik di Bursa Efek Jakarta maupun New York Stock Exchange. Visa Phone. Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara dalam bentuk Perseroan Terbatas. Pada bulan Oktober 1994. menghubungkan Indonesia secara langsung ke hampir 252 negara dan tujuan di seluruh dunia. Data Packet Communication Connection. International Private Circuit.

4. (ATH). PT Graha Informatika Nusantara. PT Asitelindo Data Buana. PT Duta Sukses Utama. PT Yasawirya Indah Mega Media. ASEAN Cableship Pty. PT Bangtelindo (Bangtelindo). PT Intikom Telepersada. PT Patra Telekomunikasi Indonesia (Patrakomindo). Misi. PT EDI Indonesia. 2. Perusahaan Anak dan Afiliasi Indosat mempunyai investasi di: Acasia Communicationd Sdn. Suginami Cable Television Co. PT Multimedia Nusantara. (ACASIA).Bhd. PT Yasawirya Tama Cipta (YTC). PT Mitra Global Telekomunikasi (MGTI). dan Filosofi Perusahaan 1. PT Sistelindo Mitra Lintas.A. PT Graha Lintas Properti. yang didasarkan pada suatu pandangan untuk mentransformasikan Indosat menjadi Badan Usaha Milik Negara yang bersih dan sukses. PT Pramindo Ikat Nusantara. PT Multi Media Asia Indonesia (MMAI).2. ASEAN Telecom Holding Sdn. PT Kalimaya Perkasa Finance. PT Indokomsat Lintas Dunia (Indokomsat). International Satellite Organisations. Indosat dari the American Cable and Television Corporation (ITT/ACR) pada tanggal 31 Desember 1980. PT Datakom Asia.Ltd (ACPL). Cambodian Indosat Telecommunications S. PT Sisindosat Lintasbuana. kemudian dirumuskanlah misi baru Indosat pada tahun 1981. dilakukan redefinisi visi perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan trend global dalam sektor telekomunikasi dan memperhitungkan strategi dari perusahaan telekomunikasi kelas dunia. I-CO Global Communication (Holdings) Ltd. USA Global Link. Indosat Kazakstan Telecommunications Ltd. PT Menara Jakarta. Ltd. PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta). PT Indosat Mega Media (IMM). Visi. (Camintel). (Inkasel). Indosat mendefinisikan misi perusahaan tersebut sebagai berikut: • • • Menyediakan jasa terbaik pada konsumen Memberikan hasil terbaik kepada pemegang saham Mempertahankan dan meningkatkan citra terbaik perusahaan 2.Bhd. PT Indokomsat Lintas Dunia. Astel Tokyo Corporation (Astel). PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel). Indosat mendefinisikan tujuan yang hendak diraih yang tertuang dalam visi perusahaan sebagai berikut: . Visi Perusahaan Saat Indosat akan go public ke bursa saham dunia pada tahun 1994.. Misi Perusahaan Setelah Pemerintah Indonesia mengambil alih kepemilikan seratus persen saham PT. AlphaNet Telecom Inc. PT Indosel. PT Indoprima Mikroselindo (Primasel). PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo).

menuntut Indosat untuk dapat bersaing dengan perusahaan multinasional. Posisi Keuangan Perusahaan Rasio dan Modal Kerja Likuiditas: Current Quick Leverage Debt-Assets Debt-Equity Aktivitas Asset Turnover Fixed Asset Ratio Inventory Turnover Acc.17 Favorable 0.11 0. menuntut dipenuhinya kepuasan pelanggan sebagai kunci sukses dalam era kompetisi. Profitabilitas ROS ROI 1996 1997 Trend 0. Indosat harus berjuang untuk memimpin pasar dengan: 1) mempertahankan pangsa pasar dominan.Collection Per.63 Unfavorable 2. sebagai operator telekomunikasi global.75 2.73 0.43 0. seiring pertumbuhan permintaan pada jasa dan jangkauan jasa telekomunikasi.3. Turnover Av.41 0. 2.44 Favorable 0. Rec. Untuk memenuhi hal tersebut.15 Favorable 0. Menjadi pemain global dalam industri telekomunikasi dunia Dalam rangka mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dan menjadi pemain global. dan 2) menyediakan jasa yang terbaik.10 0.21 Unfavorable 131 163 Unfavorable 0. yang mengakibatkan masuknya pemain asing dalam industri domestik.18 Neutral Interpretasi Rasio yang ideal: 2-3 Semakin besar semakin baik Semakin besar semakin aman Semakin besar semakin aman Semakin besar semakin efisien Semakin besar semakin efisien Tidak terdapat persediaan Semakin besar semakin efisien Semakin kecil semakin baik Semakin besar semakin baik Semakin besar semakin baik . Indosat menerapkan suatu filosofi yang dikenal dengan "Kami Lebih Peduli" atau lebih populer dengan "We Care More".• • • Mempertahankan kepemimpinan pasar dalam jasa telekomunikasi internasional di Indonesia Dengan masuknya pemain baru seiring berakhirnya monopoli sebagai penyedia jasa telekomunikasi internasional. 3. Dengan strategi untuk memasuki pasar global diharapkan dapat: 1) meningkatkan nilai perusahaan melalui ekspansi bisnis . Filosofi Perusahaan Perkembangan jasa telekomunikasi internasional di Indonesia yang cepat. dan 2) meningkatkan citra perusahaan yang memperkuat posisinya di Indonesia.35 Unfavorable 0.18 0.41 Unfavorable 0. Memperkuat posisinya sebagai perusahaan telekomunikasi berkelas dunia Adanya kecendrungan di sektor telekomunikasi menuju swastanisasi perusahaan negara dan dibukanya pasar dunia. baik dalam kualitas dan jangkauan produk dan jasa. Indosat menaikkan standard sesuai dengan standard yang digunakan oleh perusahaan telekomunikasi multinasional.41 0.35 Unfavorable 0.43 0.

. artinya semakin riskan bagi Indosat untuk dapat membayar kewajibannya jangka pendeknya.ROE 0. rasio profitabilitas menunjukkan trend yang favorable. Gambar 2 GRAFIK TREND LABA BERSIH. TOTAL KEWAJIBAN. yang terutama diakibatkan pinjaman luar negeri yang besar. artinya semakin baik perusahaan dikelola yang menghasilkan keuntungan yang meningkat. terlihat trend yang favorable. artinya akan semakin aman pendapatan bagi pemegang saham dari biaya kewajiban. DAN EKUITAS SAHAM IMDOSAT 1992-1996 . Terakhir.20 0.Lingkungan Umum / Remote Environment Lingkungan ini adalah suatu tingkatan dalam lingkungan eksternal organisasi yang menyusun faktor-faktor yang memiliki ruang lingkup luas dan faktor-faktor tersebut pada dasarnya di luar dan terlepas dari operasi perusahaan. yang mengakibatkan terjadinya penolakan letter of credit oleh pihak luar negeri. Kontraksi ekonomi yang diperkirakan mencapai 13% ditahun 1998 ini. dan mempunyai posisi likuiditas yang cukup riskan. Dengan turunnya pendapatan riel masyarakat maka daya beli masyarakat . namun kurang baik memanfaatkan sumber daya yang ada. dan pada gilirannya memperbesar jumlah penduduk miskin. artinya semakin menurun efektifitas penggunaan sumber daya.gambar tidak dimasukkan dalam halaman web ini! BAB 3. 1. Secara umum terlihat bahwa perusahaan mampu dengan baik menghasilkan keuntungan. banyaknya PHK.1. Faktor Ekonomi Krisis moneter yang kemudian disusul dengan tejadinya krisis ekonomi telah membuat terpuruknya perekonomian Indonesia. Mengenai rasio aktivitas terlihat trend yang unfavorable. terlihat trend yang unfavorable. Krisis ini diperburuk dengan terjadinya krisis kepercayaan. Pada rasio likuiditas. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar secara drastis dan fluktuatif. Hancurnya sektor keuangan khususnya perbankan dan tingkat suku bunga yang sangat tinggi mencapai 70% telah membuat dunia usaha kesulitan untuk mendapatkan kredit yang memadai untuk mengembangkan usahanya. Untuk rasio leverage.21 Favourable Semakin besar semakin baik Berdasarkan posisi keuangan di atas terlihat trend dari keuangan Indosat yang favorable maupun yang unfavorable.. inflasi yang tinggi (menurut data BPS dalam periode Januari-September 1998 inflasi telah mencapai 75%). TOTAL ASET. banyak menyulitkan perusahaanperusahaan di Indonesia. ANALISA EKSTERNAL PERUSAHAAN 3.

perluasan daya jangkau. Khusus untuk jasa telekomunikasi internasional. 3. Faktor Ekologi Pada saat ini dunia bisnis semakin dituntut tanggung-jawabnya terhadap lingkungan. 5. Keberhasilan program Keluarga Berencana juga telah merubah keadaan demografi Indonesia. Semua masalah diatas sangat menyulitkan bagi dunia usaha di Indonesia saat ini. Lingkungan Industri Lingkungan industri adalah tingkatan dari lingkungan eksternal organisasi yang menghasilkan komponen-komponen yang secara normal memiliki implikasi yang relatif lebih spesifik dan langsung terhadap operasionalisasi perusahaan. yang tentunya akan semakin banyak memerlukan jasa telekomunikasi dalam kegiatannya . personalitas dan penambahan fasilitas yang lain. keadaan persaingan dalam suatu industri tergantung lima kekuatan persaingan pokok. dan UU Persaingan Sehat. optik atau satelit. melemah. Menurut Michael Porter dalam bukunya Competitive Strategy.2. Faktor Sosial Kemajuan ekonomi yang pernah terjadi selama periode 1969-1996. keamanan dan privacy lebih baik. Jasa telekomunikasi pada saat ini telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. sedikitbanyak cukup mempengaruhi kegiatan ekonomi nasional. maka diperlukan kesiapan dalam menghadapi munculnya pendatang baru. yaitu: . telah banyak merubah keadaan sosial di Indonesia. baik untuk dunia usaha maupun di luar dunia usaha. untuk bisnis yang bersih. Faktor Teknologi Teknologi telekomunikasi merupakan teknologi yang cepat berkembang. pemerintah tetap memberikan komitmen untuk mempertahankan duopoli Indosat-Satelindo hingga tahun 2003. yang ditujukan untuk menghapus praktek monopoli atau pun kartel. seiring dengan berkembangnya industri elektronika dan komputer. Disusunnya beberapa Undang-Undang. 3. 4. semakin sederhana perangkatnya. semakin besar kapasitas. Dengan akan berakhirnya duopoli tersebut. yang berpengaruh pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. seperti: UU Kepailitan. Trend teknologi telekomunikasi ini semakin ke arah teknologi digital. Faktor Politik Keadaan politik dalam negeri yang masih belum stabil pada saat ini. Jumlah penduduk usia produktif akan terus meningkat. Industri telekomunikasi telah mencoba membuat produk yang ramah lingkungan. Hal-hal diatas merupakan peluang bagi perusahaanperusahaan penyedia jasa telekomunikasi.2. dan bagi sektor jasa telekomunikasi relatif tidak menghasilkan limbah sama sekali. Evolusi teknologi telekomunikasi saat ini mempunyai kecenderungan untuk beralih via radio.

menarik. karena tidak punya pilihan sarana telekomunikasi. hampir sekitar 90% kebutuhan kabel serat optik dalam negeri masih diimpor dari luar negeri. Sehingga yang dapat masuk ke industri ini adalah pengusaha-pengusaha bermodal besar ataupun perusahaan-perusahaan raksasa yang telah mapan. Kondisi daya tawar perusahaan telekomunikasi Indonesia tidak terlalu lemah. hal ini yang menjadi bumerang terhadap perusahaan. maka kecil kemungkinannya pendatang baru untuk dapat memasuki industri ini. Berdasarkan kebijakan pemerintah struktur pasar jasa telekomunikasi sudah diatur sedemikian rupa sehingga perusahaanperusahaan yang akan masuk dalam industri ini akan mengalami kesulitan. karena banyaknya barrier to entry. Sesuai dengan fungsinya . 3. karena pemasoknya terdiri dari banyak perusahaan. jaringan kabel lama (tembaga) sudah tidak memadai lagi baik untuk mengakomodasi data maupun informasi. Pelanggan di Indonesia pada umumnya tidak mempunyai daya tawar yang cukup kuat terhadap jasa telekomunikasi dasar ataupun jasa sambungan langsung internasional.1. Ancaman dari barang atau jasa pengganti Telekomunikasi merupakan wahana yang menghubungkan manusia satu dengan manusia lainnya melalui berbagai media telekomunikasi. Jadi dengan kondisi tersebut di atas. dan hongkong 54 per seratus orang. Kekuatan tawar-menawar pemasok Industri telekomunikasi banyak memakai kabel serat optik. Di sisi lain pelbagai bukti empirik secara tak langsung telah membuktikan bahwa sektor telekomunikasi merupakan sektor bisnis yang paling diminati oleh perusahaan multi nasional dalam kerangka ekspansi dan globalisasinya Ini terjadi baik dalam rangka swastanisasi maupun dalam konteks aliansi strategis antar pelaku di negara maju maupun dalam ekspansi ke negara berkembang. Ancaman Masuknya Pendatang Baru Bisnis pertelekomunikasian merupakan bisnis yang dinamik. tidak saja untuk jaringan darat. Akan tetapi jika terjadi fluktuasi dan pelemahan nilai tukar mata uang dalam negeri. Kalau dibandingkan misalnya padatahun 1996 Swedia (tertinggi dunia) sudah mencapai 68 per seratus orang. yang sengaja dibuat agar tidak meruntuhkan pemain yang sudah ada. Namun demikian. Dan untuk jasa sambungan bergerak. Sebenarnya produsen kabel serat optik dalam negeri telah mampu memasok kebutuhan nasional. 4. Modal yang dibutuhkan untuk memasuki industri ini sangat besar. Kekuatan tawar-menawar pembeli Jumlah pelanggan telekomunikasi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. yang pada akhir Pelita VIII (2009) diproyeksikan mencapai 21 juta saluran telepon dengan rasio 9 per seratus orang. apalagi di Indonesia banyak potensi pelanggan yang belum digarap. Dengan kemajuan teknologi yang sudah sedemikian pesat. Jadi melihat hal di atas jelas potensi pasar jasa telekomunikasi cukup besar dan meningkat dari tahun ke tahun . mengingat mahalnya teknologi yang digunakan dan biaya pembangunan jaringan yang luas.dan pelopor dalam ekspansi global. tetapi hanya terbatas pada pilihan tertentu dan kurang bisa memuaskan pelayanan atas jasanya. multi aspek. sehingga bergantung pada produsen luar negeri. pelanggan memang cukup banyak pilihan . tapi juga di laut. 2.

PSN Internasional Paging. sesuai dengan UU No 3/1989. dll Jaringan VSAT.Telkomsel Nasional Monopoli AMPS Komselindo. Satelindo Kabel Monopoli Telkom (KSO) Lokal Tanpa Tetap Duopoli Telkom. misalnya: jasa transportasi. Jasa Bernilai Komunikasi Data. Wartel. Ratelindo Kabel Public NMT Monopoli Switced Mobisel 450 Regional Telephone Domestik Cakupan Network Bergerak GSM Satelindo.NEC. Dari beberapa macam jasa pengganti. Metrosel. Persaingan di antara perusahaan yang ada Kondisi persaingan industri telekomunikasi Indonesia dipengaruhi oleh aturan mengenai struktur dan bentuk kerjasama antara perusahaan swasta dan BUMN. maka kecendrungan pelanggan akan tetap menggunakan jasa telekomunikasi dalam hal kecepatan dan kemudahan berkomunikasi. Trunking Kompetisi Operator Berlisensi Khusus Jaringan Tidak Dijual Perusahaan swasta mana saja Swasta Manufaktur Kompetisi Telephone Switch AT&T. adalah sebagai berikut: Perusahaan swasta dapat menyelenggarakan jasa telekomunikasi dasar melalui kerjasama patungan. jasa pers.Excelkomindo. dan kontrak manajemen dengan PT Telkom dan PT Indosat.SENA Terbatas Transmisi Kompetisi Perusahaan mana saja Broadband Switch Segmen Industri . dan internet.SIEMENS. jasa pos. kerjasama operasi. Telesera Regional Jarak-Jauh Monopoli Telkom Teresstrial Monopoli Telkom Infrastruktur Kompetisi Satelit Satelindo.tersebut maka jika kita identifikasikan ada beberapa jasa pengganti yang dapat mengambil alih fungsi tersebut dari jasa telekomunikasi. Gambaran mengenai kondisi persaingan dan struktur industri telekomunikasi di Indonesia dapat dilihat pada tabel berikut: Kerangka Operator Hukum Gerbang Internasional Duopoli Indosat. Voice mailbox. 5. berdasarkan kelebihan dan kelemahannya. Kompetisi Operator Berlisensi Tambah Payphone.

mengingat kemampuan Indosat dalam menghasilkan keuntungan maupun asset yang dimilikinya. Profil Pelanggan Pelanggan dari Indosat meliputi rumah tangga dan kalangan bisnis. 4. Dalam hal ini pemakai utama dari telekomunikasi internasional adalah kalangan bisnis. Pemasok Peralatan-peralatan yang digunakan untuk pengadaan telekomunikasi internasional. terlihat bahwa Indosat mempunyai struktur yang berimbang. 5. mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan volume pemakaian telekomunikasi internasional. 40% komposisinya berpendidikan S-1 ke atas. merupakan peralatan yang bermuatan teknologi tinggi. Terpuruknya perekonomian Indonesia yang banyak memacetkan sejumlah besar bisnis. Selain itu juga didukung rangkaian produk dan jasa yang luas. Walaupun posisi daya tawar Indosat cukup kuat. Sehingga. Dalam hal ini. Selain itu didukung dengan program pelatihan berjenjang sesuai posisinya untuk meningkatkan keahlian. ANALISA STRATEGI PERUSAHAAN .3. pendapatan Indosat yang sebagian besar dalam bentuk Dollar. 3. BAB 4. dan hanya menghadapi satu pesaing pada bisnis telekomunikasi internasional yaitu Satelindo. Posisi Kompetitif Posisi kompetitif Indosat cukup kuat. 1.CPE Kabel Kompetisi Kompetisi Perusahaan mana saja Perusahaan mana saja 3. yang banyak digunakan untuk keperluan usaha. periklanan. mengingat culup banyaknya jumlah pemasok. atau antara modal dan kredit jumlahnya sama. Sumber Daya Manusia Indosat mempunyai SDM yang cukup baik. cukup membantu. Kreditor Dilihat dari struktur kredit-modal. sebagian besar peralatan tersebut didatangkan melalui pemasok luar negeri. namun penurunan nilai tukar Rupiah sangat mempengaruhi besarnya dana yang diperlukan untuk mendatangkan peralatan tersebut. kapasitas dan produktivitas yang memadai. Namun. sebagai pemimpin pasar. tidaklah terlampau sulit bagi indosat untuk mendapatkan pinjaman dari kreditor pada jumlah yang memadai. 2. Lingkungan Operasi Lingkungan ini meliputi faktor-faktor pada situasi kompetitif yang mempengaruhi sukses perusahaan dalam mendapatkan sumber daya atau dalam keuntungan pemasaran barang dan jasa perusahaan. dan yang cukup penting citra perusahaan. seperti pendapatan incoming call.

2.4. rentannya likuiditas perusahaan akibat besarnya kewajiban yang dimilikinya. 3. kualitas produk dan jasa. Weakness: Kelemahan Indosat antara lain terdapat pada: kurangnya kebiasaan bersaing secara ketat akibat kenikmatan hak duopoli yang dimilikinya.1. kompetisi global yang memasuki pasar domestik. Analisa SWOT 1. 4. 2. integrasi sistem dan informasi multimedia dan hiburan yang melengkapi dan menambah nilai dari jasa core Indosat . perluasan usaha baru yang melingkupi bisnis inti yang cukup menguntungkan. Oppurtunities: Peluang bagi Indosat antara lain: besarnya pasar domestik yang belum tergarap. dan bisnis telekomunikasi global yang cukup menjanjikan. kekuatan manajemen dan budaya perusahaan. di antara kesemuanya. Strength: Kekuatan Indosat antara lain terdapat pada: hak duopoli yang dimilikinya. dikenal sebagai Grand Strategy Indosat 2000: • • • • Jasa Telekomunikasi Internasional Dasar akan tetap menjadi core business Indosat Peranan regional dan internasional yang telah meningkat sejak 1994 Jasa selular dan sistem satelit bergerak saat ini sedang diperluas melalui perusahaan selular lokal dan konsorsium internasional Jasa bernilai-tambah yang meliputi telekomunikasi pada saat ini. dan aliansi strategi global . perubahan teknologi. dan krisis ekonomi yang melanda Indonesia. Threat: Ancaman bagi Indosat antara lain: masuknya pendatang baru terutama dari luar negeri sehubungan akan berakhirnya hak duopoli. pengalaman mengelola bisnis telekomunikasi internasional. Dalam menanggapi tantangan-tantangan baru tersebut Indosat telah membangun cetak biru pertumbuhan. serta citra perusahaan yang baik. rangkaian produk dan jasa yang luas. 4. sedang membentuk pasar telekomunikasi yang akan datang. Grand Strategy Adaptasi pada perubahan lingkungan yang cepat dalam telekomunikasi telah menjadi critical factor bagi Indosat. dan diversifikasi yang berlebihan seperti pada perusahaan anak dan afiliasi yang kurang menguntungkan. Peningkatan kompetisi. teknologi yang mutakhir pada peralatannya.

memperoleh pendapatan langsung dari proyek dan mendapatkan tambahan keahlian dari pembukaan internasional. dan sambungan gelombang mikro. memperbaiki kualitas. SAN ICO melayani kawasan Asia Tenggara. Setelah membangun akses ke satelit yang cukup melalui sembilan stasiun bumi di empat lokasi gerbang melintang Indonesia. Hal ini dicapai melalui Strategi Bisnis "1-plus-3" yang mencoba: "1" Membangun jasa telekomunikasi internasional melingkupi central core business Lalu-lintas telekomunikasi internasional Indosat di transmisikan melalui satelit internasional. Tujuan utamanya adalah meningkatkan lalu-lintas internasional melalui gerbang perusahaan. Indosat pada saat ini memperluas aksesnya ke kabel serat optik digital bawah laut dengan bergabung ke konsorsium kabel regional dan dunia. Sebagai tambahan. 3.4. Mengambil diversifikasi terbatas pada bisnis komplementer Indosat juga mencoba untuk mendiversifikasi pada daerah di mana keahlian perusahaan dalam telekomunikasi dapat dipergunakan untuk mengoptimumkan efek seperti pada jasa bernilai tambah yang melengkapi bisnis core perusahaan. yang kesemuanya menggunakan teknologi digital mutakhir termasuk protokol multimedia canggih. . Keduanya adalah pemain utama carrier telekomunkasi. Dua ventura utama Indosat pada lapangan ini adalah PT Mitra Global Telekomunikasi Indonesia sebagai pemegang lisensi operator telekomunikasi di daerah Jawa Tengah. PT Pramindo Ikat Nisantara di Sumatra. Growth Strategy Indosat berusaha mempertahankan keberadaannya sebagai pemimpin pasar untuk jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. dan Batam dimana lalu-lintas melewati dari Indonesia ke seluruh dunia. Meningkatkan peranannya dalam telekomunikasi regional dan internasional Indosat memulai proyek internasional. Medan. 2. memposisikan dirinya sebagai perusahaan telekomunikasi berkelas-dunia. dan menjadi pemain global dalam industri telekomunikasi dunia. Indosat telah bergabung dengan aliansi internasional seperti Concert and World Partners dan telah ditunjuk sebagai gerbang bagi Sistem Bergerak Global Inmarsat. 1.3. perusahaan join-ventura jasa GSM selular bergerak. Sampai sekarang. juga sebagai sumber pendapatan baru untuk perusahaan. sistem kabel bawah laut. Ini semua adalah bagian dari program perluasan yang didesain untuk meningkatkan kapasitas. dan sebaliknya. Surabaya. Partisipasi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi domestik Indosat memandang investasinya pada infrastruktur telekomunikasi domestik selain sebagai alat untuk memperluas pasar jasa telekomunikasi internasional. Indosat mengoperasikan empat gerbang internasional di Jakarta. melibatkan join-ventura dengan mendasarkan sebagaimana membangun carriers telekomunikasi internasional. dan menyediakan jasa baru untuk memenuhi perubahan permintaan konsumen. Indosat terikat dengan berbagai proyek telekomunikasi termasuk join-ventura dengan entitas telekomunikasi yang bersangkutan dari Kamboja dan Kazakstan dan investasi ekuitas pada jasa selular berbasis PHS di Jepang sebagaimana di USA Global Link dan Alphanet Telecom Inc. dan PT Telekomunikasi Selular Indonesia (Telkomsel).

dan internet Dengan strategi perusahaan "1+3". Indosat menerapkan kebijakan. instabilitas politik. multimedia . serta meningkatkan profit margin. 4.Jasa –jasa ini tersedia melalui perusahaan anak dan pada saat ini meliputi beberapa jasa pertukaran data elektronik. Melakukan kebijakan konservatif menyangkut situasi krisis ekonomi Indonesia Pengalokasian hutang tak tertagih yang cukup besar. Dilengkapi dengan krisis moneter. situasi ini mempengaruhi pertumbuhan permintaan jasa telekomunikasi internasional di Indonesia. melainkan menurunkan pertumbuhannya saja. . incoming dan outgoing calls menigkat masing-masing 4. bank elektronik. Pertumbuhan yang lamban dari incoming traffic disebabkan turunnya kegiatan bisnis internasional sebagai bagian dari situasi nilai tukar rupiah dan instabilitas politik.6% sedangkan beban operasi meningkat 33%. pertumbuhan volume lalu-lintas lebih lambat. meningkat 88. Indosat akan menjadi perusahaan yang merupakan "penyedia jasa penuh" dan "pemimpin bisnis multimedia". yang memaksa Indosat untuk : lebih berhati-hati dalam kegiatan operasi dan manajemen arus kas terutama mata uang asing.4. Banyak bisnis di Indonesia yang mengalami kemacetan karena kondisi makro ekonomi.4% dari tahun sebelumnya.1% dan 10. Namun demikian tampaknya krisis ekonomi tersebut tidak menurunkan keuntungan Indosat. antara lain: • • • Selalu mencari cara yang paling ekonomis menurunkan beban pembelanjaan pada mata uang asing Indosat mengurangi biaya sirkuit dengan menggunakan lebih banyak sirkuit kabel bawah laut ketimbang satelit. Sebagai strategi bisnis dalam menghadapi krisis ekonomi ini.3% dari periode sebelumnya. Pendapatan operasi meningkat 45. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Menerapkan kebijakan likuiditas yang berhati-hati Biaya telekomunikasi dan beban perawatan meningkat sebagai dampak melemahnya Rupiah. dan gejolak sosial. menyusul kerusuhan Mei di Jakarta. yang pada saat ini mencapai 74% dari total bandwith. sehubungan komitmen investasi yang jatuh waktu. Indosat masih memproyeksikan pertumbuhan positif lalu-lintas telepon. Selama Januari hingga September 1998. Indosat mengalami masa yang sulit sejak awal 1998 ketika Rupiah terdepresiasi secara drastis. Namun dalam hal ini pertumbuhan beban operasi diupayakan lebih rendah dari pendapatan operasi. Analisa Strategi Bisnis Indosat Menghadapi Krisis Ekonomi Sehubungan dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia.

yaitu: 1. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia mempunyai dampak yang cukup dirasakan oleh Indosat. 4. yang sesuai dengan strategi jangka panjang Indosat seperti yang tertuang dalam Grand Strategy dan Growth Strategy untuk mewujudkan Indosat sebagai perusahaan yang merupakan "penyedia jasa penuh" dan "pemimpin bisnis multimedia". yang tentunya harus sesuai dengan strategi jangka panjang Indosat seperti yang tertuang dalam Grand Strategy dan Growth Strategy untuk mewujudkan Indosat sebagai perusahaan yang merupakan "penyedia jasa penuh" dan "pemimpin bisnis multimedia". Indosat mempunyai kinerja yang cukup baik dalam menghasilkan keuntungan. Indosat cukup tepat dalam memilih strategi bisnis menghadapi krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada saat ini. yang akan memperbaiki posisi keuangan perusahaan dalam jangka pendek dan sesuai dengan strategi jangka panjang.• Melindungi fundamental dasar Indosat dari pengaruh kinerja negatif anak perusahaan Untuk menghindari dampak dari kinerja negatif anak perusahaan. BAB 5. Kesimpulan Setelah menganalisis data-data dan informasi sebelumnya. tetapi bersifat internasional. sejauh ini Indosat cukup tepat dalam memilih strategi bisnis maupun penerapannya guna menghadapi krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada saat ini. 2. walaupun tidak mempengaruhi kenaikan pendapatan namun mengalami penurunan. 3. maka bisa ditarik beberapa kesimpulan mengenai manajemen strategi Indosat. Dilihat dari hasil-hasil yang dicapai pada kuartal ketiga seperti yang disebutkan di atas. yang tingkat persaingannya tidak lagi domestik. Strategi yang tepat diperlukan dalam menghadapi persaingan yang sangat ketat dalam industri telekomunikasi. 5. antara lain: .1. Saran Berdasarkan analisa competitive strategy dan SWOT. namun mempunyai posisi yang rentan menyangkut likuiditasnya. PENUTUP 5.2. maka dilakukan program restrukturisasi diversifikasi bisnis. terdapat beberapa hal yang dapat diterapkan Indosat.

1997 Purnomo. Strategic Management: Formulation. 1997 Certo.indoexchange. 3. 10/20/2011 14:16:19 Site Sponsors http://www.telkom. Dapat memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya untuk mengambil peluangpeluang yang bersifat strategis .co. mengingat rentannya likuiditas perusahaan dalam memenuhi kewajibannya. REFERENSI Ardiansya. http://www.1. Creating Value in a State Owned Company: a Case Study of PT Indosat. New Jersey. Hari Setiawan dan Zulkiflimansyah. "Posisi Industri Telekomunikasi Menjelang Perdagangan bebas. "Persaingan Gaet Pelanggan Makin Ketat. 1997 Situs Web Indoexchange. 1996 Pearce. http://www." Bisnis Indonesia. Manajemen Strategi : Sebuah Konsep Pengantar. Membatasi diversifikasi bisnis secara selektif. serta memperbaiki kelemahannya terutama menyangkut budaya bersaing dalam menghadapi ancaman masuknya pendatang baru dari luar negeri. Jakarta. Richard D. Richard D. 2. Inspirasi Indonesia.angelfire.co.com. Melakukan langkah-langkah yang tepat dan berhati-hati dalam menghadapi krisis ekonomi. sehingga tidak mempengaruhi fundamental dasar perusahaan. Lembaga Penerbit FEUI." Republika. Bondan.html .Robinson Jr. 1995 Nurkholis. 1998 Situs Web PT Indosat. Implementation. John A II dan Richard B. 1998 Situs Web PT Telkom.id. Samantha.Irwin. Jakarta. Lebih memperkuat posisi keuangannya.id. Strategic Management. and Control. New Jersey. sehingga dapat menjaga apa yang telah dicapai perusahaan selama ini. 4.com/id/akademika/msstrasat98. Samuel C dan Paul J.Peter. http://www. 1997 Copyright © 1998 Muhamad Shiroth Copyright © 1999 Akademika WebSite by Muhamad Shiroth All rights reserved.Irwin.Concept and Applications. 1998 Winarno.indosat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful