MAKALAH PENGANTAR ILMU EKONOMI PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI DAN PENGANGGURAN 01PCO

HAMDI (1301068845) ABDUL YASFI MICHAEL

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas Pengantar ilmu Ekonomi yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Makalah ini memuat tentang “Pertumbuhan Ekonomi, inflasi dan Pengangguran”, yang sangat bermanfaat untuk memberikan penjelasan yang singkat namun tidak mengurangi inti dari sumber buku atau dari berbagai sumber yang lainnya. Walaupun makalah ini mungkin kurang sempurna tapi juga memiliki detail yang cukup jelas bagi pembaca. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Drs.Soekarso pada mata selaku Dosen kami Ilmu yang telah memberi semua kami yang kesempatan dan bimbingannya untuk menyusun sebuah makalah kuliah Pengantar Ekonomi dan berpartisipasi dalam penyusunan makalah ini.

4 Permintaan Agregatif dan Pertumbuhan Ekonomi 1.1.1 Inflasi 2.Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca.1 1.8 Indeks Harga Terimbang 2.2 Penyebab 2.3 Pertumbuhan Ekonomi dan Kenaikan Produktifitas 1.1.3 Penggolongan 2.2 1.5.3 Faktor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan 1.2 Teori Pembangunan dan Model Pertumbuhan Ekonomi 1.2 Menghitung Pertumbuhan Ekonomi 1. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya.5 Dampak 2. Peranan penting pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi 1.5.1 Pengertian Inflasi 2.1.10 Indeks Angka Deflator .2.1.2 Model Model Pertumbuhan Ekonomi Pengertian Pertumbuhan Ekonomi 1.7 Penghitungan Inflasi 2.2.4.1.4 Mengukur Inflasi 2.6 Teori Inflasi 2. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan.1.1.1.9 Indeks Paasche 2. Pertumbuhan Lewis Pertumbuhan Ekonomi Rostow 1.5.1.1. Strategi pertumbuhan ekonomi 2.1.1.1 1.5.1 1.1 Teori Inovasi Schum Peter Model Pertumbuhan Harrot-Domar 1.2.3 Model Input-Output Leontief.5.5. Terima kasih. Penyusun DAFTAR ISI 1.5 Negara Berkembang dan Faktor Pertumbuhannya Ciri-ciri negara sedang berkembang Transisi kependudukan 1.

2 Jenis-jenis Pengangguran 1. Rumusnya adalah : Gy = Yn − Yn −1 x100% Yn −1 .1.2. Mennghitung Pertumbuhan Ekonomi Terdapat banyak rumus yang dipergunakan untuk menghitung pertumbuhan ekonomi.11 Biaya Inflasi 2.1. akan tetapi pada umumnya yang paling sering dipergunakan adalah dua cara yaitu : 1.12 Peran Pemerintah 3. Definisi pertumbuhan ekonomi yang lain adalah bahwa pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan output perkapita. Jadi perekonomian dikatakan tumbuh berkembang bila terjadi pertumbuhan outputriil.1.2. yaitu menghitung pertambahan PDB atau GNP (perkapita) dari tahun ke tahun.1. Pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dengan output riil per orang.1.1 Pengertian Pengangguran 3. Pengertian Pertumbuhan Ekonomi Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan atau nasional riil.1. 1. Metode Hitung (Metode Aritmatik).1 Pengangguran 3. PERTUMBUHAN EKONOMI (ECONOMIC GROWTH) 1.1.1.

menganalisis sebab berlakunya pertumbuhan ekonomidan factor yang menentukan pertumbuhan ekonomi.Dinamika persaingan akan mendorong hal ini. Metode Ukur (Metode Geometrik). Metode ini menghitung pertambahan PDB atau GNP antar tahun (tahun rentang) dengan Y menggunakan rumus : Log n Yn −1 LogGy = −1(100 %) n −1 1. ekonomi .2. 1. seperti Adam Smith dalam buku karangannya yang berjudul An Inguiry into the Nature and Causes of the Wealt Nations. 1.Model ini dapat menentukan berapa besarnya tabungan atau investasi yang diperlukan untuk memelihar tingkat laju pertumbuhan ekonomi natural yaitu angka laju pertumbuhan ekonomi natural dikalikan dengan nisbah kapital-output.1 Model Pertumbuhan Harrot-Domar Teori ini menekankan konsep tingkat pertumbuhan natural.2. juga membahas masalah perkembangan .2.Selain kuantitas faktor produksi tenaga kerja diperhitungkan juga kenaikan efisiensi karena pendidikan dan latihan. Stuart Mill. Malthus.1 Teori Inovasi Schum Peter Pada teori ini menekankan pada faktor inovasi enterpreneur sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi kapitalilstik. TEORI PEMBANGUNAN DAN MODEL PERTUMBUHAN EKONOMI Dalam zaman ahli ekonomi klasik.2. Setelah Adam Smith. beberapa ahli ekonomi klasik lainnya seperti Ricardo.

Tekanannya adalah pada perpindahan kelebihan penduduk disektor pertanian ke sektor modern kapitalis industri yang dibiayai dari surplus keuntungan.1. ahap gerakan ke arah kedewasaan.2. PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KENAIKAN PRODUKTIVITAS Sementara negara-negara miskin berpenduduk padat dan banyak hidup pada taraf batas hidup dan mengalami kesulitan . Model Pertumbuhan Ekonomi Rostow Model ini menekankan tinjauannya pada sejarah tahp-tahap pertumbuhan ekonomi serta ciri dan syarat masing-masing. Hubungan tersebut diukur dengan koefisien input-output dan dalam jangka pendek/menengah dianggap konstan tak berubah . dan akhirnya tahap konsimsi tinggi. Model Pertumbuhan Lewis Model ini merupakan model yang khusus menerangkan kasus negar sedang berkembang banyak(padat)penduduknya. tahap prasyarat lepas landas. tahap lepas landas. Tahaptahap tersebut adalah tahap masyarakat tradisional.3. Dengan menggunakan tabel ini maka perencanaan pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan secara konsisten karena dapat diketahui gambaran hubungan aliran input-output antarindustri. Model Input-Output Leontief. Model ini merupakan gambaran menyeluruh tentang aliran dan hubungan antarindustri.

menaikkannya. negara-negara Eropa Barat. serta kenaikan kualitas dan keterampilan tenaga kerja cenderung mengimbangi berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang. penurunan produk rata-rata serta penurunan taraf hidup. Selandia Baru. dan kemajuan teknologi. Australia. beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Kanada.Pertambahan penduduk berarti pertambahan tenaga kerja hukum Pertambahan Berkurang mengakibatkan kenaikan output semakin kecil. kapital. sementara tak ada kekuatan pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam.Agar potensi produksi total dapat direalisasikan maka permintaan agregratif harus naik dengan laju pertumbuhan yang cukup untuk memelihara tingkat . kemajuan teknologi.Misalkan terjadi pertumbuhan kapasitas produksi akibat adanya pertambahan sumber-sumber pertumbuhan ekonommi hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada tahun berikutnya yaitu pada tahun 1998 B menjadi 27 trilyun rupiah atau kenaikan sebesar kira-kira 4% dalam output riil. PERMINTAAN AGREGRATIF DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Pada gambar ini dianggap bahwa tingkat PNN kesempatan kerja penuh pada thaun 1998 A sebesar 26 trilyun rupiah dan skedul permintaan agregratifnya adalah C+I+C1 hingga tingkat PNN kesempatan kerja penuh dapat dicapai karena sama dengan tingkat pendapatan keseimbangannya. Penyebab rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum yang penambahan mendorong hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat. dan Jepang serta menikmati berlakunya taraf hidup tinggi Hasil dan yang terus bertambah. Sebaliknya kenaikan jumlah barang-barang kapital.

Sebagian rakyatnya bekerja disektor pertanian pangan secara tak produktif.2 Transisi kependudukan .5.sekitar US$300 perkapita per tahun. 2. 3. 6.sementara hanya sebagian kecil rakyatnya bekerja disektor industri. Jumlah penduduknya banyak dan padat perkilo meter perseginya. Sebagian besar dari mereka merupakan negara-negara baru diproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan kira-kira satu atau dua dekade. Tingkat pendapatan rendah. Kuantitas sumber-sumber alamnya sedikit serta kualitasnya rendah. 5. 7. 1.Produktifitas kerjanya rendah.Karenanya permintaan agregratif harus bergeser keatas menjadi C+I+C2. Tingkat pendidikan rakyatnya rendah dengan tingkat buta aksara tinggi. NEGARA BERKEMBANG DAN FAKTOR PERTUMBUHANNYA 1. 4. 1. Mesin-mesin produksi serta barang-barang kapital yang dimiliki dan digunakan hanya kecil atau sedikit jumlahnya.5.Kalau mempunyai sumber-sumber alam yang memadai namun belum diolah atau belum dimanfaatkan.5.kesempatan kerja penuh.1 Ciri-ciri negara sedang berkembang 1. Bila tidak atau naik secara lebih kecil maka kenaikan kapasitas produksi tak dapat direalisasikan dan dimanfaatkan.Gambar ini menunjukkan aspek penciptaan pendapatan oleh komponen pengeluaran investasi neto.

di mana kemajuan dan pelayanan kesehatan Tahap 3: Tahap pembangunan lanjut. Banyaknya anak cenderung yang lebih baik menghasilkan penurunan angka kelahiran tak terpengaruh karena jumlah penduduk naik. Umumnya ada empat tahap dalam proses transisi. urbanisasi. Negara-negara sedang berkembang mengalami fase transisi demografi di mana angka kelahiran masih tinggi sementara angka kematian telah menurun. di mana pasangan-pasangan berumah tangga melaksanakan pembatasan kelahiran dan mereka cenderung bekerja di luar rumah. di mana terjadi penurunan angka kematian balita. Ini terjadi pada fase kedua dan ketiga dalam proses kependudukan. Pada tahap ini laju pertambahan penduduk mungkin masih tinggi tetapi sudah mulai menurun.Yang mencerminkan kenaikan taraf hidup rakyat di suatu negara adalah besarnya tabungan dan akumulasi kapital dan laju pertumbuhan penduduknya. Laju pertumbuhan yang sangat cepat di banyak negara sedang berkembang nampaknya disebabkan oleh fase atau tahap transisi demografi yang dialaminya. . Tahap 2: Tahap pembangunan awal. Tahap 4: Kemantapan dan stabil. dan kemajuan pendidikan mendorong banyak pasangan muda berumah tangga menginginkan jumlah anak lebih sedikit hingga menurunkan angka kelahiran. di mana angka kelahiran tinggi dan angka kematian tinggi menghasilkan laju pertambahan penduduk rendah. Kedua hal ini disebabkan karena kemajuan pelayanan kesehatan yang menurun angka kematian balita dan angka tahun harapan hidup. yaitu: Tahap 1: Masyarakat pra-industri.

3 Faktor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan Dua hal esensial harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah.hanya 2 atau 3 saja hingga angka pertambahan neto penduduk sangat rendah atau bahkan mendekati nol. Beberapa negara sedang berkembang sangat miskin akan sumber-sumber alam.Elemenelemen yang memacu pertumbuhan ekonomi tersebut adalah sebagai berikut. Sumber-sumber Alam Elemen ini meliputi luasnya tanah.5.Sumber-sumber Tenaga Kerja Masalah di bidang sumber daya manusia yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkambang pada umumnya adalah terlalu banyaknya jumlah penduduk. pendayagunaannya rendah. Dibandingkan dengan sedikitnya kuantitas serta rendahnya persediaan kapital dan sumber tenaga manusia maka kendala sumber alam lebih serius.Yang kedua. Ini berarti tak boleh ada sumber-sumber menganggur dan alokasi penggunaannya kurang efisien. sumber mineral dan tambang. Kualitas Tenaga Kerja yang Rendah Negara-negara sedang berkembang tak mampu mengadakan investasi yang memadai untuk menaikkan kualitas sumber daya . dan lain-lain. 1. dan kualitas sumber-sumber daya tenaga kerja sangat rendah. 1. iklim. 3. sedikitnya sumber-sumber alam yang dimiliki meruoakan kendala cukup serius. pertama sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih efisien. penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahannya. 2 .

Di negara sedang berkembang. dan ekonomi. Kedua. politik. bangunan pabrik. Peranan penting pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi 1. 1.5. Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial. Akumulasi kapital tidak hanya berupa truk.4. pertama. Akumulasi kapital sering kali dipandang sebagai elemen terpenting dalam pertumbuhan ekonomi. fasilitas umum dan lain-lain. Adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam . Hal ini karena. penambahan dan perbaikan kualitas barang-barang modal sangat penting karena keterbatasan tersedianya tanah yang bisa ditanami.manusia berupa pengeluaran untuk memelihara kesehatan masyarakat serta untuk pendidikan dan latihan kerja. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi. sebagainya. hampir semua negaranegara berkembang mengalami kelangkaan barang-barang kapital berupa mesi-mesin dan peralatan produksi. pabrik baja. 4 . Usaha-usaha untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memusatkan pada akumulasi kapital.Akumulasi Kapital Untuk mengadakan akumulasi kapital diperlukan pengorbanan atau penyisihan konsumsi sekarang selama beberapa decade. meliputi proyek-proyek infrastruktur yang merupakan prasyarat bagi industrialisasi dan pengembangan serta pemasaran produk-produk sektor pertanian. tingkat pendapatan rendah pada tingkat batas hidup plastik mengakibatkan dan usaha tetapi menyisihkan juga tabungan sukar dilakukan.

dan ekonomi. .negeri. 3. 2. 5. penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi. Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sekor swasta) merupakan pusat atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian. Seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat pendapatan dan karena adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di negara-negara maju olah kelompok kaya yang sesungguhnya bias menabung. 4. politis. irigasi. Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan fungsi entreprenurial yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatif mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan. pendidikan. dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat. Ini sangat diperlukan bagi terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi. Hal ini tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasr masyarakat. Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat cepat. Program pemerintahlah yang mampu secara intensif menurunkan laju pertambahan penduduk yang cepat lewat program keluarga berencana dan melaksanakan program-program pembangunan pertanian atau daerah pedesaan yang bisa mengerem atau memperlambat arus urbanisasi penduduk pedesaan menuju ke kota-kota besar dan mengakibatkan masalah-masalah social. program-program latihan dan keterampilan.

5. yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat. yaitu sumbersumber alam dan manusia. Kebijakan ini menekankan pada industrialisasi pada sektor-sektor atau kegiatan produksi da dalam negeri yang mempunyai keunggulan komparatif hingga dapat memproduksinya dengan biaya rendah dan bersaing dengan menjualnya di pasar . meskipun dalam investasi pada pembuatan jalan. dan teknologi. Alternatif kebijakan lain adalah strategi industrialisasi via promosi ekspor. Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. dan pengembangan teknologinya.5.Strategi Impor Versus Promosi Ekspor Stategi industrialisasi via substitusi impor pada dasarnya dilakukan dengan membangun industri yang menghasilkan barang-barang yang semula diimpor. Di samping itu pembangunan atau kenaikkan produktivitas dan output total sektor pertanian akan menaikan pendapatan di sektor tersebut. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan. kapital. Strategi pertumbuhan ekonomi 1. saluran dan fasilitas pengairan. 1.6.Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian Pembangunan pertanian bersifat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatif menggunakan sedikit kapital. 2. Kenaikan produktivitas sektor pertanian memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan kuantitas output bahan makanan yang sama. Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja.tetapi juga faktor permintaan luar negeri.

1 Pengertian Inflasi Dalam ilmu ekonomi.1. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa. tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan. Dengan kata lain.1 INFLASI 2. sedang. konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidak lancaran distribusi barang. dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator. Artinya. berat antara 30%—100% setahun. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun. bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. dan hiperinflasi. berat. dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun. yaitu inflasi ringan. Strategi ini secara relatif lebih sukar dilaksanakan karena menuntut kerja keras agar bisa bersaing di pasar internasional. antara lain. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi. inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. 2. . inflasi sedang antara 10% —30% setahun.internasional. Inflasi dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terusmenerus dan saling pengaruh-mempengaruhi. inflasi adalah suatu proses meningkatnya hargaharga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

3.yaitu kenaikan harga. Penggolongan Berdasarkan asalnya. inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment. Inflasi tarikan permintaan (Ingg: demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga. Sementara itu.1.misalnya kenaikan gaji PNS akan mengakibatkan usaha-usaha swasta menaikkan harga barang-barang. inflasi dari luar negeri adalah inflasi yang terjadi sebagai akibat naiknya harga barang impor. Jadi. inflasi dapat digolongkan menjadi dua. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Meningkatnya biaya produksi dapat disebabkan 2 hal.2 Penyebab Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal. Inflasi desakan biaya (Ingg: cost push inflation) terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik.misalnya bahan baku dan kenaikan upah/gaji. 2. yaitu inflasi yang berasal dari dalam negeri dan inflasi yang berasal dari luar negeri. Inflasi berasal dari dalam negeri misalnya terjadi akibat terjadinya defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan gagalnya pasar yang berakibat harga bahan makanan menjadi mahal. Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi.2. yaitu tarikan permintaan atau desakan biaya produksi.1. Hal ini .

Sedangkan apabila serangan inflasi demikian hebatnya sehingga setiap saat harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama disebabkan nilai uang terus merosot disebut inflasi yang tidak terkendali (Hiperinflasi).1. Mengukur inflasi Inflasi diukur dengan menghitung perubahan tingkat persentase perubahan sebuah indeks harga. Namun. adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang tertentu yang dibeli oleh konsumen. Indeks harga tersebut di antaranya: • Indeks harga konsumen (IHK) atau consumer price index (CPI). Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun) 4. • • Indeks biaya hidup atau cost-of-living index (COLI).bisa terjadi akibat biaya produksi barang di luar negeri tinggi atau adanya kenaikan tarif impor barang. Jika kenaikan harga yang terjadi hanya berkaitan dengan satu atau dua barang tertentu. Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan : 1. Indeks harga produsen adalah indeks yang mengukur harga ratarata dari barang-barang yang dibutuhkan produsen untuk melakukan proses produksi. IHP sering digunakan untuk . Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun) 3. maka inflasi itu disebut sebagai inflasi terbuka (Open Inflation). Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun) 2. Inflasi juga dapat dibagi berdasarkan besarnya cakupan pengaruh terhadap harga. inflasi itu disebut inflasi tertutup (Closed Inflation). apabila kenaikan harga terjadi pada semua barang secara umum. Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun) 2.4.

• • 2. daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Apabila inflasi itu ringan.meramalkan tingkat IHK di masa depan karena perubahan harga bahan baku meningkatkan biaya produksi.tergantung parah atau tidaknya inflasi. barang produksi lokal. Indeks harga barang-barang modal Deflator PDB menunjukkan besarnya perubahan harga dari semua barang baru. Pada tahun 1990. Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap. dan jasa. Dampak Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu. yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi). uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. dalam masa inflasi yang parah. justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik. Artinya. Sebaliknya. yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja. keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. barang jadi. inflasi sangat merugikan.1. namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian.5. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan . • Indeks harga komoditas adalah indeks yang mengukur harga dari komoditas-komoditas tertentu. menabung. menabung dan mengadakan investasi. yang kemudian akan meningkatkan harga barang-barang konsumsi. atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Orang menjadi tidak bersemangat kerja.

Sebaliknya. nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. seperti misalnya pengusaha. maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. .hidupnya. Bila orang enggan menabung. untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat. kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi. inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. tidak dirugikan dengan adanya inflasi. bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. namun jika tingkat inflasi di atas bunga. bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen. karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur. produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Bahkan. tabungan menghasilkan bunga. orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan. Bagi orang yang meminjam uang kepada bank (debitur). Memang. Sebaliknya. Bila hal ini terjadi. Bagi produsen. Karena. Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. nilai uang tetap saja menurun. Namun. inflasi menguntungkan. dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

IHK = indeks harga konsumen Pn=harga komoditi Sekarang.Secara umum. Inflasi terjadi karena masyarakat hidup diluar batas kemampuan ekonominya. mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif. Indeks tak tertimbang Inf = IHK 2 − IHK 1 x100 % IHK 1 Pn x100 Po IHK = Inf = inflasi.Qo x100 . keadilan distribusi pendapatan dan produksi 3 Analisis Keynes. ketidakstabilan ekonomi. dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Po = harga Komoditi lalu 2. 2.1. Inflasi bukan disebabkan oleh masalah moneter. kegagalan pelaksanaan pembangunan.1. defisit neraca pembayaran. penciptaan lapangan kerja. Penghitungan Inflasi Inflasi dapat dihitung dengan menggunakan angka indeks (harga konsumen) baik tak tertimbang maupun yang tertimbang.1. IL = Indeks harga tertimbang ∑Pn . 2.Qo ∑Po . melainkan masalah riel.8. inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara. lalu V yang tetap dan lalu Q tetap) 2 Analisis Strukturalis. mendorong kenaikan suku bunga.7.6 Teori Inflasi 1 Analisis Fisher àMV = PQ (asumsikan bila M tetap.

10. : IDf = Indeks Angka Deflator Indeks ini pada dasarnya sama saja dengan indeks Paasche yaitu GNPNo min al GDPNo min al x100 = x100 GNPRiel GDPRiel GDP Nominal = ∑PnQn.Qn x100 ∑PoQ n IP2 − IP1 x100 % IP1 Inf = 2.1.1.Inf = IL2 − IL1 x100% IL1 Metode ini menggunakan komoditas tahun dasar (Qo)sebagai Penimbangnya 2.1.11 Biaya inflasi . GDP Riel = ∑PoQn 2.9. Indeks Paasche Metode ini menggunakan komoditi tahun berjalan sebagai penimbangnya IP = ∑Pn .

1. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Saat ini pola inflation targeting banyak .12. bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu. Biaya Inflasi yang diharapkan muncul karena: • • • • • Shoe leather Cost Menu Cost Complaint and Opportunity loss Cost Biaya perubahan undang-undang Biaya ketidaknyamanan hidup 2. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Redistribusi pendapatan antara debitor dan kreditor Penurunan nilai uang pensiunan Peran bank sentral Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi.1. Biaya inflasi yang tidak diharapkan • • 2. Hal ini disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen -salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian -akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs).

Di negara-negara berkembang seperti Indonesia. atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. 3. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi.diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia. sedang mencari kerja.1. bekerja kurang dari dua hari selama seminggu.1 Pengertian Pengangguran Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. dikenal istilah "pengangguran . Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.1. termasuk oleh Bank Indonesia. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Pengangguran 3.

Pengangguran Siklikal Pengangguran siklikal adalah pengangguran yang menganggur akibat imbas naik turun siklus ekonomi sehingga permintaan tenaga kerja lebih rendah daripada penawaran kerja. tukan jualan duren yang menanti musim durian. Pengangguran Struktural / Structural Unemployment Pengangguran 23ocial23ral adalah keadaan di mana penganggur yang mencari lapangan pekerjaan tidak mampu memenuhi persyaratan yang ditentukan pembuka lapangan kerja. Contohnya seperti petani yang menanti musim tanam. . Jenis & macam pengangguran Pengangguran Friksional / Frictional Unemployment Pengangguran friksional adalah pengangguran yang sifatnya sementara yang disebabkan adanya kendala waktu. informasi dan kondisi geografis antara pelamar kerja dengan pembuka lamaran pekerjaan.terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit. dilakukan oleh lebih banyak orang. Pengangguran Musiman / Seasonal Unemployment Pengangguran musiman adalah keadaan menganggur karena adanya fluktuasi kegiaan ekonomi jangka pendek yang menyebabkan seseorang harus nganggur. Semakin maju suatu perekonomian suatu daerah akan meningkatkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.

Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. keamanan dan 24ocial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. . Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran. dilakukan oleh lebih banyak orang. dikenal istilah “pengangguran terselubung” di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan.Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang mampu menyerapnya.

.

Jakarta Sumber internet www.binus. Economics” Penerbit Mitra Wacana Media.DAFTAR PUSAKA Sumber buku Iskandar Putong 2009 “Pengantar Mikro dan Makro.ac.binusmaya.google.com www.id bahan kuliah online .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful