PENGERTIAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Oleh Wakhinuddin 1.

PENGERTAN • Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidik pada perguruan tinggi. (UU No.20 THN 2003, PSL 39 (2)) • Tenaga Kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. (UU No. 20 tahun 2003 pasal 1 (BAB 1 Ketentuan umum) 2. PENDIDIK • TENAGA PROFESIONAL • MERENCANAKAN PEMBELAJARAN. • MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN. • MENILAI HASIL PEMBELAJARAN. • MEMBIMBING • MELATIH • MENILITI • MENGABDI KEPADA MASYARAKAT. Seperti:  GURU  DOSEN  TUTOR  INSTRUKTUR  PAMOMG BELAJAR  KONSELOR  WIDYAISWARA  FASILITATOR  PENGUJI  DST 3. TENAGA KEPENDIDIKAN • Tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan. (UU No. 20 Ketentuan umum)tahun 2003 psl 1, BAB 1 • Merupakan tenaga yang bertugas merencanakan dan melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan. (UU No.20 THN 2003, PSL 39 (1))

A. Sehat jasmani d. Menyiapkan anak menjadi warga negara yang baik sesuai Undang-Undang Pendidikan yang merupakan Keputusan MPR No. tata tertib dapat berjalan bila pendidik dapat menjalani lebih dahulu. Pendidik sebagai administrator dan manajer Pendidik sebagai perencana kurikulum Pekerjaan pendidik sebagai suatu profesi Pendidik sebagai pemimpin Pendidik sebagai sponsor dalam kegiatan anak – anak b. pendidik tidak maha kuasa. berguna bagi agama. pendidik menjadi contoh dalam segala hal. tidak mesti di lembaga pendidikan formal. Syarat pendidik Menjadi pendidik menurut Prof. Pendidik sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat. pendidik adalah orang yang memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik. Membentuk kepribadian anak yang harmonis. tetapi harus memenuhi beberapa persyaratan seperti di bawah ini : a. Takwa kepada Allah SWT b. sedangkan dalam pandangan masyarakat adalah orang yang melaksanakan pendidikan di tempat – tempat tertentu. tidak dapat membentuk anak menurut sekehendaknya. Tanggung jawab pendidik Pendidik adalah orang yang bertanggung jawab mencerdaskan kehidupan anak didik. Berkelakuan baik 2. nusa. di rumah. PENGERTIAN PENDIDIK Dalam pengertian yang sederhana. Tugas dan tanggung jawab pendidik a. HAKEKAT PESERTA DIDIK Menurut Raka Joni menyatakan bahwa hakikat peserta didik didasarkan pada 4 hal yaitu: . Berilmu c. Pendidik adalah sebagai pembimbing. kecakapan. Sebagai penegak disiplin. Tugas pendidik : Menyerahkan kebudayaan kepada anak didik berupa kepandaian. dan pengalaman-pengalaman. sesuai cita-cita dan dasar negara kita pancasila. B. tetapi bisa juga di mesjid. di surau/musala. dan bangsa di masa yang akan datang. dan sebagainya. untuk membawa anak didik ke arah kedewasaan. 1. Zakariah Darajdat dan kawan-kawan (1992: 41) tidak sembarangan. serta bertanggung jawab untuk membentuk anak didik agar menjadi orang bersusila yang cakap. Dr. Sebagai perantara dalam belajar. II Tahun 1983.

Sebenarnya tingginya kedudukan pendidik dalam Islam merupakan realisasi ajaran Islam itu sendiri. d. Ketiga.[2] Namun pendidik yang lebih banyak dibicarakan dalam pembahasan ini adalah pendidik dalam bentuk yang keempat. dan karena itu ia ditakdirkan pula bertanggungjawab mendidik anaknya. maka pandangan tentang pendidik. karena kodrat yaitu karena orangtua ditakdirkan menjadi orangtua anaknya. sedangkan Islam sangat menghargai pengetahuan. Pertama. c. Mengapa demikian? Karena pendidik selalu terkait dengan ilmu (pengetahuan). Keempat. pengetahuan itu didapat dari belajar dan mengajar. Selain itu sukses tidaknya anak mereka juga sangat tergantung pada pola pengasuhan dan pendidikan yang diberikan di lingkungan rumah tangga. sedangkan pada perguruan tinggi disebut dengan dosen. seperti di sekolah atau madrasah. Menurut Ramayulis. Islam pasti memuliakan pendidik. Kedua. guru sebagai pendidik di lingkungan pendidikan formal. Memiliki potensi baik fisik maupun psikologi yang berbeda-beda sehingga masing-masing subjek didik merupakan insan yang unik. Tak terbayangkan terjadinya perkembangan pengetahuan tanpa adanya orang yang belajar dan mengajar. tidak boleh tidak. Dalam Islam. Siapa Pendidik itu? Pendidik dalam Islam ialah siapa saja yang bertanggung-jawab terhadap perkembangan anak didik. C.[1] Inilah yang tercermin dalam QS. b. Islam memuliakan pengetahuan. yaitu pandangan bahwa ilmu (pengetahuan) itu semuanya bersumber pada Tuhan : ……………… . Pada dasarnya merupakan insan yang aktif menghadapi lingkungan. yang belajar adalah calon pendidik. Begitu tingginya penghargaan itu sehingga menempatkan kedudukan guru setingkat di bawah kedudukan nabi dan rasul. Karena Islam adalah agama.a. Dalam pendidikan formal tingkat dasar dan menengah disebut pendidik. Maka. Kedua. Peserta didik bertanggung jawab terhadap pendidikan sesuai dengan wawasan pendidikan seumur hidup. pendidik dalam pendidikan Islam setidaknya ada empat macam. karena kepentingan kedua orangtua yaitu orangtua berkepentingan terhadap kemajuan perkembangan anaknya. Tanggung jawab itu disebabkan oleh dua hal yaitu pertama. Allah SWT sebagai pendidik bagi hamba-hamba dan sekalian makhluk-Nya. tidak terbayangkan adanya belajar dan mengajar tanpa adanya pendidik.[3] Ada penyebab khas mengapa orang Islam amat menghargai pendidik. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” Kemudian pendidik berikutnya dalam pandangan Islam adalah guru/dosen. Sederhananya guru bisa disebut sebagai pengajar dan pendidik sekaligus. tidak terlepas dari nilai-nilai kelangitan. Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya telah menerima wahyu dari Allah kemudian bertugas untuk menyampaikan petunjuk-petunjuk yang ada di dalamnya kepada seluruh manusia. Al-Tahrim : 6 yang berbunyi: Terjemah : “Wahai orang-orang beriman. kedudukan pendidik. orang yang paling bertanggung-jawab adalah orangtua (ayah dan ibu) anak didik. orang tua sebagai pendidik dalam lingkungan keluarga bagi anak-anaknya. Memerlukan pembinaan individual serta perlakuan yang manusiawi. dan yang mengajar adalah pendidik. Salah satu hal yang menarik pada ajaran Islam ialah penghargaan Islam yang sangat tinggi terhadap guru / pendidik.

juga memberi dan menerima informasi yang dihasilkan. sikap dan tingkah lakunya. Demikian pula peserta didik.Terjemah : “Tidak ada pengetahuan yang kami miliki kecuali yang Engkau ajarkan kepada kami” (QS. daya apresiasi dan keterampilan untuk melakukan sesuatu yang mendorong kepada internalisasi dan individualisasi pada diri individu itu sendiri. Juga hadits tentang pujian Nabi SAW terhadap orang yang belajar ilmu Al-Qur‟an dan mengajarkannya kepada orang lain. Ibu yang kemudian berkembang kepada lingkungan yang luas secara bertahap. sekaligus dalam upaya pengembangan keilmuannya Konsep pendidik dan peserta didik dalam perspektif pendidikan Islam memiliki karakteristik tersendiri yang sesuai dengan karakteristik pendidikan Islam itu sendiri. Anak didik sebagai individu yang akan dipenuhi kebutuhan pengetahuan. Karakteristik ini akan membedakan konsep pendidik dan peserta didik dalam pandangan pendidikan lainnya. pendidik adalah pewaris para nabi. Hal itu juga dapat ditelusuri melalui tugas dan persyaratan ideal yang harus dimiliki oleh seorang pendidik dan peserta didik yang dikehendaki oleh Islam. pendidik pertama adalah Tuhan. Tentu semua itu tidak terlepas dari landasan ajaran Islam itu sendiri. Tegasnya. Al-Baqarah : 32) Ilmu datang dari Tuhan. Hal ini membuktikan bahwa posisi peserta didik pun tidak hanya sekedar pasif laksana cangkir kosong yang siap menerima air kapan dan dimanapun. pendidik termasuk ulama. Sedang pendidik adalah individu yang akan memenuhi kebutuhan tadi. ia tidak hanya sekedar objek pendidikan. karena adanya saling isi mengisi dan butuhmembutuhkan. fikiran. Akan tetapi peserta didik harus aktif. Hal ini beralasan mengingat peran pendidik sangat menentukan dalam mendidik manusia untuk tetap konsisten dan komitmen dalam menjalankan risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW. yaitu al-Qur‟an dan Sunnah yang menginginkan perkembangan . Dalam perspektif pendidikan Islam. tetapi pada saat-saat tertentu ia akan menjadi subjek pendidikan. SYARAT PENDIDIK DAN ANAK DIDIK A. meniru dan ditiru. kreatif dan dinamis dalam berinteraksi dengan gurunya. akibat dari adanya komunikasi dimulai dari kepekaan indera. PENDAHULUAN Komponen yang tidak bisa dilupakan dan yang menentukan di dalam keberhasilan proses pendidikan adalah pendidik dan anak didik. dan diriwayatkan oleh Ibn Majah) Hadis di atas juga menunjukkan bahwa Rasulullah SAW memberikan perhatian yang besar terhadap ”pendidik” sekaligus memberikan posisi terhormat kepadanya. sementara makna ulama adalah orang yang berilmu. Tetapi dalam proses kehidupan dan pendidikan sacara umum batas antara keduanya sulit untuk ditentukan. Ini bisa dilihat misalnya pada contoh hadis berikut: Artinya : ……Para ulama (pendidik) adalah pewaris para nabi (Dari Abu Darda‟ r. maka kedudukan pendidik amat tinggi dalam Islam. Dia menegaskan bahwa ulama adalah pewaris para nabi. ilmu tidak terpisah dari pendidik. yang kemudian melahirkan interaksi dengan individu-individu yang lainnya di dalam kehidupan sesuai dengan lingkungan yang dimiliki. Pandangan yang menembus langit ini tidak boleh tidak telah melahirkan sikap pada orang Islam bahwa ilmu itu tidak terpisah dari Allah.a.[4] Dari beberapa hadis dapat dilihat bahwa Nabi Muhammad SAW juga memposisikan pendidik di tempat yang mulia dan terhormat. Kemudian ada pula hadits yang menjelaskan bahwa kedudukan orang „alim itu lebih unggul dibanding „abid. Proses ini terjadi dimulai dari lingkungan yang terdekat yaitu Ayah.

Dengan demikian. Terkadang istilah guru juga disebut melalui gelarnya. alMu‟alimah. misalnya. Al-Quran menjelaskan sifat-sifat yang harus dimiliki orang tua.S. b. yang jelasnya makna dasar dari masing-masing istilah tersebut terkandung di dalam konsep ”pendidik” dalam pendidikan Islam. Kedua Rosul Muhammad saw. Dalam kontek pendidikan Islam guru sering disebut dengan kata murabbi. pendidik dikenal dengan beberapa sebutan. pendidik dan Anak Didik a. Pengertian Pendidik Abudin Nata menjelaskan jika kita mencoba mengikuti petunjuk Al-Quran. Sedang untuk jabatan guru adalah teachership. al-Mudarris yang berarti guru. 74 ayat 1-3. seperti yang . guru biasanya disebut Buya berasal dari kata abuyya yang berarti Bapakku tercinta. Uwa guru dan Aki guru.S. akan dijumpai informasi bahwa secara garis yang menjadi pendidik dalam perspektif Islam ada empat: pertama. sedangkan untuk guru perempuan dibedakan. sedang sifat adalah syarat pelengkap sehingga guru tersebut bisa dikategorikan sebagai guru yang memenuhi syarat maksimal. Kang guru. ketiga Orang tua . Informasi ini dapat kita lihat dalam Q. status pendidik juga mendapat penghormatan yang mulia. sementara di daerah lain. Meskipun terdapat berbagai perbedaan istilah. mu‟alim. Dan tugas utama guru adalah sebagai pengajar. mu‟adib. seperti istilah al-Ustadz dan al-Syaikh. kata guru berasal dari kata Al-Mu‟alim. Nyai guru. Karena itu manusia harus memiliki etika dan bekal pengetahuan. dapat menasehati anaknya agar tidak musyrik kepada Allah : memerintahkan anaknya agar mendirikan sholat. melaksanakan „amar ma‟ruf nahyi munkar. B. sifat dan syarat bagi seorang pendidik. seorang pendidik berperan besar dalam menumbuh-kembangkan berbagai potensi positif peserta didik secara optimal sehingga tujuan pendidikan Islam yang ideal dapat diraih. Pengertian Syarat Dalam berbagai literature yang ditulis para ahli pendidikan Islam. kemudian jika ditelusuri dalam bahasa Arab. ”pendidik” tidak hanya sebagai orang yang menyampaikan materi an sich kepada peserta didik (transfer of knowladge). Pengertian Guru secara etimoligi yaitu orang yang mempunyai pekerjaan (mata pencaharian atau profesinya) menhajar. Dalam sejarah bangsa Indonesia. Dalam sistem pendidikan nasinal. yaitu memiliki hikmah atau kesadaran tentang kebenaran yang diperoleh melalui ilmu dan intelektual. Allah swt. Sebab itu Ahmad Tafsir mencoba membedakan antara tugas syarat dan sifat bagi seorang pendidik. bersabar dan jangan sombong sebagaimana terdapat dalam Quran Surat 31 ayat 12-19. Sebagai pendidik Allah berkehendak agar manusia baik dan bahagia di dunia maupun diakhirat.pendidik dan peserta didik tidak bertentangan dengan ajaran kedua landasan tersebut sesuai dengan pemahaman maksimal manusia. tetapi lebih dari itu ia juga bertugas untuk mengembangkan kemampuan peserta didik secara optimal (tranformation of knowladge) serta menanamkan nilai (internalitation of values) yang berlandaskan kepada ajaran Islam. Tegasnya. sedang sifat adalah pelengkap syarat tersebut : bisa juga disederhanakan bahwa syarat adalah sifat minimal yang harus dimiliki oleh seorang pendidik. Walaupun sebutan itu ditujukan kepada guru yang memiliki keunggulan. yang memiliki arti sederhana person who occupation is teaching others yang artinya guru adalah seorang yang pekerjaannya mengajar orang lain. seperti Sunda. al-Mudarrisah. Di beberapa wilayah Indonesia. dikenal sebutan Yang guru. Sedangkan dalam literature pendidikan Islam. Untuk mencapai tujuan tersebut Allah mengutus para nabi dan para nabi bertugas untuk menyampaikan ajaran Allah sekaligus sebagai pendidik umatnya. Di Minangkabau. dan mursyid yang dalam penggunaannya mempunyai tempat tersendiri sesuai konteknya dalam pendidikan. guru laki-laki (ustadz). keempat Orang lain. Sejalan dengan pembinaan yang telah dilakukan Allah kepada nabi Muhammad. 18 ayat 60-62. Bila dilihat dalam bahasa Inggris. Pengertian Syarat. Atau pengajar bagi laki-laki. guru berasal dari kata teach (teacher). guru perempuan (ustadzah). Yang dimaksud dengan syarat adalah sifat pendidik yang pokok yang dapat dibuktikan secara empiris. uraian tentang sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang pendidik ini berbeda-beda. sifat-sifat yang harus dimiliki dan syarat-syarat yang harus dipenuhi. dapat bersyukur kepada Allah swt . Allah juga memerintahkan kepada beliau agar mendidik umatnya dengan cara berdakwah sebagaimana yang terdapat dalam Al-Quran Q. namun hal ini bisa dijadikan alasan kuat untuk menyatakan bahwa guru berada pada posisi terhormat di mata masyarakat. Bahkan sering dikenal pepatah yang menyebutkan bahwa guru adaha ”digugu dan ditiru”. mudaris. ada beberapa ungkapan populer untuk menyebut guru. Memang harus diakui sulit sekali membedakan secara tegas antara tugas. bahkan ada pula uraian-uaian yang mencampuradukkan antara tugas utama pendidik. PEMBAHASAN 1.

c. pamong belajar. instruktur. kompetensi. yang jelasnya peserta didik dalam perspektif pendidikan Islam sebagai objek sekaligus subjek dalam proses pendidikan. 2. widyaiswara. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. 2.” Kompetensi yang dimaksud dijelaskan sebelumnya pada pasal 1 ayat (10): ”Kompetensi adalah seperangkat pengetahuan. keterampilan. dan kepribadian yang baik untuk bekal hidupnya agar berbahagia di dunia dan akhirat dengan jalan belajar yang sungguh-sungguh. penelitian. setidaknya ada tiga istilah yang menunjukkan makna peserta didik. dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi”. Akhlak tersebut tentunya tetap mengacu kepada nilai-nilai yang terkandung di dalam al-Qur‟an dan hadi Islam menjelaskan bahwa objek didik dalam lingkup keluarga terdiri dari anak-anak yang menjadi anggota keluarga seseorang dan objek didik dalam lingkup masyarakat adalah rakyat atau warga yang berada di bawah kepemimpinan seseorang. mengarahkan.” Sedangkan kompetensi itu meliputi empat aspek. Terlepas dari perbedaan istilah di atas. dalam penggunaan ketiga istilah tersebut biasanya dibedakan berdasarkan tingkatan peserta didik. dosen. muridan yang berarti orang yang menginginkan (the willer). Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik. Hal ini dapat dilihat dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. sebagaimana yang dijelaskan pada pasal 10 ayat (1) ”Kompetensi guru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 meliputi kompetensi pedagogik. Hal ini sebagai mana dijelaskan dalam Al-Quran surat At-Tahrim: 6 dan hadits nabi yang diriwayatkan oleh Bukhari yang menjelaskan bahwa seorang pemimpin bertanggung jawab mengurus orang-orang yang dipimpinnya atau rakyatnya. Pengertian ini menunjukkan bahwa seorang peserta didik adalah orang yang menghendaki agar mendapatkan ilmu pengetahuan. yuridu. thālibun. Sedangkan al-tilmīdz tidak memiliki akar kata dan berarti pelajar. serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan”. konselor. keterampilan. dan keterampilan dan pembentukan kepribadiannya untuk bekal masa depannya agar bahagia dunia dan akhirat. dan pengabdian kepada masyarakat. mengajar. iradatan. pengalaman. maka seorang peserta didik mesti berupaya untuk mendekatkan dirinya kepada Allah dengan senantiasa mensucikan dirinya dan taat kepada perintah-Nya. Kata ini digunakan untuk menunjuk kepada peserta didik yang belajar di madrasah. kompetensi kepribadian. Pada Bab II pasal 2 disebutkan bahwa: 1. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pada pasal 8 disebutkan juga bahwa ”Guru wajib memiliki kualifikasi akademik. pendidikan dasar. pendidik dikenal dengan sebutan guru untuk tingkat sekolah dasar dan menengah dan dosen untuk tingkat perguruan tinggi. istilah yang lebih umum untuk menyebut peserta didik adalah al-muta‟allim. Murid untuk sekolah dasar. dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya. dan perilaku yang harus dimiliki. penulis agak sedikit kesulitan untuk menemukan syarat pendidik yang jelas . dihayati.ditegaskan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN) pasal 1 ayat (6): ” Pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru. menurut Abuddin Nata. al-tilmīdz untuk sekolah menengah. dan seni melalui pendidikan. Karena dalam Islam diyakini ilmu hanya berasal dari Allah. dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Para pemimpin berfungsi sebagai pendidik bagi pengikuit atau rakyatnya dan rakyat atau pengikut menjadi objek didik di bawah kepemimpinan seorang pemimpin. menilai. tutor. yang berarti orang yang mencari sesuatu. Namun untuk memperoleh ilmu yang berasal dari Allah tersebut. yathlubu. dan al-thālib untuk perguruan tinggi. Kemudian. mulai dari tingkat dasar sampai dengan perguruan tinggi. Syarat Pendidik Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa syarat dan sifat pendidik banyak sekali para ahli pendidikan tidak banyak membedakannya. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan. pengalaman. seorang peserta didik mesti belajar pada orang yang telah diberi ilmu. Oleh karena itu. Ahmad Tafsir dalam uraiannya menyimpulkan bahwa tugas guru (pendidik) dalam Islam ialah . Murid berasal dari kata „arada. Sementara al-thālib berasal dari thalaba. thalaban. dan al-thālib. Ia adalah orang yang belajar untuk menemukan ilmu. membimbing. al-tilmīdz. mengembangkan. yaitu murid. fasilitator. Istilah yang terakhir ini mencakup makna semua orang yang menuntut ilmu pada semua tingkatan. sertifikat pendidik. dan pendidikan menengah. Hal ini menunjukkan bahwa peserta didik adalah orang yang mencari ilmu pengetahuan. sehat jasmani dan rohani. dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan tugas keprofesionalan. Pengertian Anak didik Dalam bahasa Arab. Namun. melatih. kompetensi sosial. teknologi. Dalam UU No. Sementara dalam pendidikan formal. yaitu guru atau pendidik.

Al-Kanani (w. berijazah. sebelum mengajarkan ilmu. sehat jasmani dan rohani. harta. Untuk memperoleh kemampuan melaksanakan tugas itu secara maksimal. 6. Sebenarnya Ahmad Tafsir mengetahui hal itu. berpengetahuan luas. harus sehat jasmani dan rohani.mendidik muridnya (peserta didik) dengan cara mengajar dan dengan cara-cara lainnya. pendidik hendaknya membaca sebagian dari ayat al-Qur‟an agar . yaitu: 1. mengarang. 4. 733 H). Ketika keluar dari rumah. (2) kesehatan. Dari penjelasan di atas penulis melihat seolah-olah tidak ada konsistensi Ahmad Tafsir yang mengharuskan syarat guru adalah harus empiris. bahwa ada beberapa persyaratan seorang pendidik dalam pandangan pendidikan Islam. dsb. 11. Persyaratan tersebut sebagai berikut: Pertama. seperti melaksanakan shalat berjamaah di masjid. 9. Hal yang sama dijelaskan oleh Ngalim Purwanto bahwa ada syarat umum yang berhubungan dengan jabatan guru di dalam masyarakat yaitu. Dalam konsep Islam. menuju tercapainya perkembangan maksimal sesuai dengan nilai-nilai Islam. ia harus ahli. Pendidik hendaknya memelihara akhlak yang mulia dalam pergaulannya dengan orang banyak dan menghindarkan diri dari akhlak buruk. membaca. 8. yaitu: 1. mengucapkan salam. 4. 3. syarat-syarat yang berhubungan dengan pelajaran (syarat-syarat paedagogis-didaktis). 2. menyusun dan mengarang dengan memperhatikan keterampilan dan keahlian yang dibutuhkan untuk itu. dan ada syarat yang lebih erat hubungannya dengan tugas guru di sekolah yaitu. berzikir dan shalat tengah malam. suka kepada pelajarannya. 10. Pendidik hendaknya selalu mengisi waktu-waktu luangnya dengan hala-hal yang bermanfaat. harus sudah dewasa. sementara ia mencantumkan syarat berkepribadian muslim. hendaknya pendidik selalu berdoa agar tidak sesat menyesatkan dan terus berzikir kepada Allah SWT. baik dengan lisan maupun perbuatan. harus menguasai bidang yang diajarkannya dan menguasai ilmu mendidik (termasuk ilmu mengajar). Salah satu bentuk pemeliharaannya ialah tidak mengajarkannya kepada orang yang tidak berhak menerimanya. seperti membaca al-Qur‟an. baik dari segi kedudukan maupun usianya. Pendidik hendaknya menjauhi mata pencaharian yang hina dalam pandangan syara‟ dan menjauhi situasi yang bisa mendatangkan fitnah dan tidak melakukan sesuatu yang dapat menjatuhkan hara dirinya di mata orang banyak. Kedua. yaitu orang-orang yang menuntut ilmu untuk kepentingan dunia semata. Pendidik hendaknya selalu belajar dan tidak merasa malu untuk menerima ilmu dari orang yang lebih rendah dari padanya. ketika mengomentari tentang syarat “dedikasi tinggi” yang disebut oleh soejono yang sulit dibuktikan menurut Tafsir. Pendidik hendaknya memelihara syi‟ar-syi‟ar Islam. Pendidik hendaknya rajin meneliti. berwibawa. syarat untuk menjadi guru meliputi: (1) umur. sekurang-kuranya harus memenuhi syaratsyarat seperti yang dijelaskan Soejono : (1) tentang umur. Penulis lebih sependapat dengan membedakan antara sifat dan syarat lebih kepada antara syarat maksimal dan syarat minimal. seperti yang dikutip oleh Ramayulis. Hendaknya pendidik mengambil tempat pada posisi yang membuatnya dapat terlihat oleh semua peserta didik. (4) harus berkesusilaan dan berdedikasi tinggi. prestise atau kebanggaan atas orang lain. baik kepada rekan guru yang lain dan masyarakat. 3. Pendidik hendaknya memelihara kemuliaan ilmu. Sebelum mulai mengajar.menguasai mata pelajaran. harus sudah dewasa. berjiwa nasional. Pendidik hendaknya rajin melakukan hal-hal yang disunahkan oleh agama. 5. seorang pendidik harus membersihkan hati dan niatnya. Karenanya ia tidak mengkhianati amanat itu. harus sehat jasmani dan rohani. bertanggung jawab. 2. Artinya. syarat-syarat pendidik berhubungan dengan dirinya sendiri. Pendidik hendaknya tidak berorientasi duniawi dengan menjadikan ilmunya sebagai alat untuk mencapai kedudukan. Guru harus adil. takwa kepada Tuhan YME dan berkelakuan baik. malah ia tunduk dan merendahkan diri kepada Allah SWT. (2) tentang kesehatan. dan syarat ini dibutuhkan oleh semua guru apalagi seorang pendidik. (3) keahlian. yang mau-tidak mau akan ada indikasi kepada penilayan sifat sepertihalnya tentang akhlak yang merupakan bagian dari kepribadian muslim dan hal itu bagian dari sifat yang tidak empiris. penggembira. hendaknya pendidik bersuci dari hadas dan kotoran serta mengenakan pakaian yang baik dengan maksud mengagungkan ilmu dan syari‟at. Pendidik hendaknya bersifat zuhud. 7. dan (4) harus berkepribadian muslim. seperti beribadah. Pendidik hendaknya senantiasa insyaf akan pengawasan Allah terhadapnya dalam segala perkataan dan perbuatan bahwa ia memegang amanat ilmiah yang diberikan Allah kepadanya. percaya suka pada muridnya. Sebelum keluar dari rumah untuk mengajar. (3) tentang kemampuan mengajar. sabar dan rela berkorban. dsb.

Pendidik hendaknya memotivasi peserta didik untuk menuntut ilmu seluas mungkin. Hendaknya pendidik menjaga ketertiban majelis dengan mengarahkan pembahasan pada objek tertentu. Pendidik hendaknya mencintai peserta didiknya seperti ia mencintai dirinya sendiri. individual hingga kepada sosialnya. c. Pendidik hendaknya tidak mengasuh bidang studi yang tidak disukainya. Orang tua harus menjadi model dan cerminan bagi anak dari sikap dan akhlak mulia. Para guru harus tepat waktu dan mampu menjalankan serta pertimbangan keadaan serta situasi yang beraneka macam e. Pendidik hendaknya menutup setiap akhir kegiatan pembelajaran dengan kata-kata wallahu a‟lam yang menunjukkan keikhlasan kepada Allah SWT.memperoleh berkah dalam mengajar. Pendidik hendaknya menolak untuk mengajar peserta didik yang tidak mempunyai niat tulus dalam belajar. Pendidik hendaknya mengajarkan bidang studi sesuai dengan hirarki nilai kemuliaan dan kepentingan yaitu tafsir al-Qur‟an. Hendaknya pendidik selau mengatur volume suaranya agar tidak terlalu keras. ushul fiqh. Pendidik hendaknya terus memantau perkembangan peserta didik. Bertakwa kepada Allah. Adapun Assnely Ilyas menyatakan jika orang tua menginginkan keberhasilan dalam meningkatkan setiap sisi kehidupan jasmani dan rohani anak mereka maka orang tua harus memenuhi persyaratan kepribadian. Pendidik hendaknya menyampaikan pelajaran dengan bahasa yang mudah dan berusaha agar peserta didiknya dapat memahami pelajaran. Karenanya. menghidupkan syara‟. 6. Para guru harus memiliki kemampuan dalam membangun interaksi yang baik dengan muridmurid d. 12. 7. baik dalam kemampuan paedagogik. menyebarkan ilmu. Ketiga. syarat-syarat pendidik di tengah-tengah peserta didiknya. b. baik dengan kedudukan ataupun hartanya. alasan-alasan. 8. Terhadap peserta didik. Pendidik hendaknya melakukan evaluasi terhadap kegiatan belajar mengajar yang dilakukannya. Para guru harus memperoleh seperangkat keterampilan yang membantu menjalankan berbagai macam kegiatan tertentu. ilmu-ilmu ushuluddin. tanpa adanya keikhlasan suatu perbuatan akan terasa terpaksa dan tidak bersungguh-sungguh melaksanakan kewajibannya. Syarat-syarat di atas harus diupayakan oleh seorang guru secara optimal sehingga ia akan menjadi guru yang profesional. Pendidik hendaknya menegur peserta didik-peserta didik yang tidak menjaga sopan santun dalam kelas. c. Pendidik hendaknya mengajar dengan niat mengharapkan ridha Allah. baik intelektual maupun akhlaknya. yaitu: a. 9. 6. 4. 5. 3. 10. dan berbagai hasil yang berada di balik prilaku itu. pendidik hendaknya berperilaku wajar dan menciptakan suasana yang membuatnya merasa telah menjadi bagian dari kesatuan teman-temannya. 2. Peserta didik yang shaleh akan menjadi “tabungan” bagi pendidik. Para guru harus menjaga dengan cermat fungsi-fungsi mereka serta bertindak agar membawa hasil terbaik dalam pelaksanaanya. dan memelihara kemaslahatan umat. hadis. Beberapa hal yang para guru harus miliki: a. 11. b. 5. Bagir Sharif Al-Qarashi menjelaskan bahwa seorang guru adalah pelopor bangsa serta pengajar generasi-generasi yang terikat dengan berbagai tanggung jawab sosial yang besar. orang tua senantiasa menjadi model yang akan ditiru oleh anakanaknya. Ikhlas. kemudian membaca basmalah. Pendidik hendaknya berusaha membantu memenuhi kemaslahatan peserta didik. adalah segala dasar pijakan dalam setiap perbuatan. melenyapkan kebatilan. menegakkan kebenaran. 7. 9. artinya setiap orang tua harus memiliki cerminan dalam dirinya sebagai orang yang layak ditiru oleh anggota keluarganya. antara lain: 1. baik di dunia maupun di akhirat. Semua kemampuan/kompetensi tersebut tentunya berlandaskan kepada ajaran Islam. profesional. Yang dimaksud dengan akhlak mulia adalah kelakuan atau tingkah laku yang . Berakhlak mulia. Pendidik hendaknya bersikap adil terhadap semua peserta didiknya. Para guru harus dibekali dengan sejumlah ilmu dan pengetahuan yang pas sebagai pendukung dalam mengidentifikasi sifat dasar manusia. 8. 10. menyampaikan pelajaran dan jawaban pertanyaan. Pendidik hendaknya bersikap bijak dalam melalkukan pembahasan. dan seterusnya.

Menurut Ummu Yasmin ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh seorang murabbi. peserta didik akan meihat berbagai pertentangan dan perbedaan pendapat sebagai sebuah dinamika yang bermanfaat untuk menumbuhkan wacara intelektual. Menjaga pikiran dari berbagai pertentangan yang timbul dari berbagai aliran. Bersikap tawadhu‟ (rendah hati). Sifat yang ideal adalah menjadikan kedua dimensi kehidupan (dunia akhirat) sebagai alat yang integral untuk melaksanakan amanah-Nya. g. Memahami nilai-nilai ilmiah atas ilmu pengetahuan yang dipelajari. maupun sikap dan karakteristik pendidik dalam mengelola proses belajar mengajar yang efektif.S. syarat Anak didik Adapun syarat anak didik menurut Ummu Yasmin adalah: a. h.l-Fath/48: 19). dan amal yang berkelanjutan. pendidik memiliki peran utama dalam menentukan kualitas pengajaran yang dilaksanakannya. c. e. a. 3. penggunaan metode mengajar. mensejahterakan. Pengajaran merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Mempelajari ilmu sampai tuntas untuk kemudian beralih pada ilmu yang lainnya. Mengenal nilai-nilai pragmatis bagi suatu ilmu pengetahuan. Bersih dari unsur yang merugikan diri. serta memberi kesematan hidup dunia dan akhirat. Memiliki potensi untuk turut ambil bagian dalam membangun umat dan bangsa. memiliki kepribadian Islam b. Memprioritaskan ilmu diniyah sebelum memasuki ilmu duniawi.sepenuhnya berpola kepada akhlak Nabi Muhammad saw. SYARAT SEORANG PENDIDIK September 8. sikap dan nilai (affektif) dan keterampilan (psikomotor). atau dari ilmu yang fardhu „ain menuju ilmu yang fardhu kifayah (Q. peserta didik juga mesti memiliki sifat-sifat terpuji dalam kepribadiannya. Oleh karena itu seorang pendidik dituntut untuk dapat mengelola (manajemen) kelas. c. Memiliki kepribadian hanif dan kesiapan menerima tarbiyah b. keluarga dan orang lain d. a. 2010 · Disimpan dalam Kuliah · Tagged PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN Dalam proses belajar-mengajar. f. al-An‟am/6: 162 dan adz-Dzariyat/51:56). Dengan cara ini. d. Mengurangi kecenderungan pada kehidupan duniawi dibanding ukhrawi atau sebaliknya. Belajar secara bertahap atau berjenjang dengan memulai pelajaran yang mudah (konkrit) menuju pelajaran yang sulit (abstrak). i. Mempelajari ilmu-ilmu yang terpuji. peserta didik akan memiliki spesifikasi ilmu pengetahuan secara mendalam. strategi mengajar. Dengan kata lain tugas dan peran pendidik yang utama terletak di bidang pengajaran. baik secara vertikal maupun horizontal. peserta didik akan senantiasa mensucikan diri dengan akhlaq al-karimah dalam kehidupan sehari-harinya dan berupaya meninggalkan watak dan akhlak yang rendah/tercela sebagai refleksi atas firman Allah dalam Q. baik ilmu umum maupun agama. mengembangkan bahan pengajaran dengan baik. Konsekuensi dari sikap ini. Dengan pendekatan ini. Memiliki niat yang kuat untuk merubah diri dan orang lain c. b. bahwa sifatsifat ideal yang mesti dimiliki oleh setiap peserta didik paling tidak meliputi sepuluh hal. . membahagiakan. Imam al-Ghazali. Memiliki fikrah (pola pikir) yang benar tentang Islam. a. Belajar dengan niat ibadah dalam rangka taqarrub ila Allah. Memiliki tshakofah islamiyah yang cukup dengan menguasai madah (materi-materi) pendidikan. Melaksanakan shalat lima waktu e. j. yaitu ilmu pengetahuan yang bermanfaat. baik untuk dirinya maupun manusia pada umumnya.S. akidah yang dalam. Selain dari tugas dan kewajiban di atas. bukan sarana saling menuding dan menganggap diri paling benar. seperti yang dikutip oleh Samsul Nizar. Yakni memberikan pengetahuan (cognitive).

Problem mentalitas. (d) Pendidik harus memiliki pengetahuan yang bulat dan baru mengenai ilmu yang diajarkan. kepribadian dan lain sebagainya. Kecakapan dan pengetahuan dasar haruslah dimiliki oleh pendidik. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. profesionalisme dan lain sebagainya. Singkatnya kualitas pendidikan sangat dipengaruhi kualitas pendidiknya. Problem-problem ini terjadi dikarenakan adanya problem filosofis yang belum tertanam dalam diri seorang pendidik.dan meningkatkan kemampuan peserta didik untuk menyimak pelajaran dan menguasai tujuan pendidikan yang harus mereka capai. kreatif. kompetensi. niatan. Ketidak pahaman terhadap hakikat metode maka si pendidik tidak bijaksana dalam memilih dan menggunakan metode. Dia harus berkompeten di bidangnya. Untuk itu seorang pendidik harus memenuhi berbagai persyaratan baik persyaratan fisik. Tentunya banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi kualitas seorang pendidik. peran. (b) memiliki kecakapan memberi bimbingan. sebagaimana disampaikan oleh Winarno Surachmad dengan mengadopsi istilah „guru‟ sebagai berikut : (a) Pendidik harus mengenal peserta didik yang dipercayakan kepadanya. Selanjutnya adalah problem kapabilitas pendidik. dia harus memiliki kecakapan dan pengetahuan dasar yang cukup dan sebagainya. sehat. atau tut wuri handayani. memungkinkan si pendidik tidak mampu secara baik memerankan diri sebagai pendidik. tuntutan kesejateraan. dan mampu untuk bertanggung jawab dalam membangun peradaban yang diridhoi oleh Allah. orientasi. Sebagaimana yang tercantum dalam tujuan pendidikan Nasional sebagai berikut: Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. pendidik seharusnya digugu lan ditiru. keikhlasan. berilmu. mandiri. Beberapa kasus banyak kita temukan perbuatan asusila dilakukan oleh pendidik. dan tidak memenuhi kualifikasi sebagai pendidik.Persyaratan dan Sifat Pendidik Pendidik membimbing peserta didik untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Mengacu pada ungkapan di atas bahwa pendidik adalah bukan asal pandang saja. yang seharusnya tidak terjadi jika mengingat kualifikasi seorang pendidik. moral maupun intelektual yang terangkum dalam persyaratan profesionalnya. mental. (c) Memiliki dasar pengetahuan yang jelas tentang tujuan pendidikan di Indonesia pada umumnya sesuai dengan tahap-tahap pembangunan. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. psikis. hal ini selanjutnya akan menjadi problem tersendiri dalam kegiatan pendidikan. cakap. melainkan dia harus menyadari akan tugas dan tanggung jawab yang berat. . Salahnya pemahaman seorang pendidik terhadap dirinya. berakhlak mulia.

menunjukkan bahwa sering kali guru tidak dapat memisahkan antara tanggung jawab sebagai seorang pendidik dan kepentingan pribadinya. Misalnya seorang guru tidak mengajar karena harus mengajar ditempat lain untuk menambah pendapatan pribadinya. Zakiah Darajat. sehingga guru harus mempunyai pribadi yang rangkap yang harus dapat diperankan dimana guru itu berada. Kenyataan diatas. Tugas personal guru yang dimaksud disini adalah tugas yang berhubungan dengan tanggungjawab pribadi sebagai pendidik. Dewasa ini sering dijumpai bahwa seorang guru lebih mementingkan tugas pribadinya dari pada harus melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pendidik. karena lebih mementingkan persoalan yang berkenaan dengan pribadinya sendiri. yaitu anak didiknya. Tugas-tugas tersebut tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seorang guru. dan tujuan lembaga pendidikan tempat ia mengajar khususnya . karena itu seorang guru harus mengetahui peran dan tanggung jawab pekerjaan yang diembannya. Pernyataan tersebut mengandung pengertianbahwa seorang guru dituntut untuk memiliki kepribadian yang mantap dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pendidik pada umumnya. sangat erat hubungannya dengan tugas profesionalisme yang harus dipenuhi oleh seorang guru dalam kaitannya dengan pelaksanaan proses belajar mengajar. (2) Menjaga harga diri dalam melaksanakan pekerjaan.shvoong. karena bagaimanapun juga sosok kehidupan seorang guru adalah merupakan sosok utama yang berkaitan dengan lingkungan dimana guru tinggal. hal ini dikarenakan keteledoran guru yang berusaha mencari tambahan penghasilan untuk dirinya pribadi. dirinya sendiri dan konsep pribadinya. dan (3) Keinginan untuk memberikan layanan kepada masyarakat melalui karya profesioanalnya. Disamping itu tugas profesionalisme guru juga mencakup tugas terhadap diri sendiri.Ada tiga persyaratan atau ciri dasar (sifat) yang selalu dapat dilihat pada setiap profesional yang baik mengenai etos kerjanya. Tugas guru yang berhubungan dengan tanggung jawab sebagai seorang pendidik. ataupun citra dirinya yang menyandang predikat sebagai seorang guru. Hal ini sesuai dengan apa yang dikemukakan oleh DR. Pemenuhan syarat-syarat diatas adalah kondisi ideal yang harus dimiliki oleh seorang pendidik Guru merupakan ujung tombak dalam proses belajar mengajar didalam kelas.com/social-sciences/education/2108555-tugas-personalguru/#ixzz1bJXdqU5J . Oleh karena itu kemampuan guru marupakan indikator pada keberhasilan proses belajar mengajar. Hal semacam ini seringkali mengakibatkan jatuhnya korban pada salah satu pihak. Sumber: http://id. terhadap keluarga. dan terutama tugas dalam lingkungan masyarakat dimana guru tersebut tinggal. sehingga tidak mustahil adanya guru yang tidak bisa melaksanakan tugasnya sebagai pendidik dengan baik. bahwa setiap guru hendaknya mengetahui dan menyadari betul bahwa kepribadiannya yang tercermin dalam berbagai penampilan itu ikut menentukan tercapai tidaknya tujuan pendidikan pada umumnya. Yaitu: (1) Keinginan untuk menjungjung tinggi mutu pekerjaan (job quality).

kompentensi sosial. Tugas profesional .PROFESI VS TUGAS GURU A. lalu mau mengorbankan kewibawaannya. pergaulan bebas semakin mencuat ke permukaan. dan berani mengorbankan nilai idealismenya yang tinggi tersebut atas penawaran pihak swasta yang menggeluti usaha penerbitan buku pelajaran. para pelajar itu dinilai mulai kehilangan kepekaan moral. Dia menyebutkan pentingnya guru dalam masa pembagunan. Menurut Langeveld.Tugas personal. Profesi Guru Di Mata Masyarakat berbagai wacana muncul dalam masyarakat tentang profesi guru. Bukan hanya itu bahkan pemilik gelar non kependidikan pun berbondong-bondong mengejar sertifikat akta IV. tugas sosial dan tugas profesional. Mengajar dan mendidik adalah tugas memanusiakan manusia. kenyataan di lapangan jauh berbeda. Akan tetapi. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini tentunya tidak akan terlepas dari kebutuhan masyrakat akan pekerjaan. Dari sisi bisnis ini baik. L P T K menegaskan bahwa tugas guru meliputi tugas personal. Berikut adalah beberapa fakta di lapangan yang dapat kita jadikan sebagai suatu dasar tentang kemerosotan pandangan masyarakat terhadap profesi guru. Tawur antarpelajar merajalela. Banyak guru yang melupakan kaidah standar mutu. Akan tetapi minat masyarakat akan profesi guru semakin tinggi. Tugas Guru Dalam konsep pendidikan guru. Dalam bukunya Student teacher in Action. Tentunya dampak disini tidak selalu berorientasi negatif. la menuliskan bahwa seorang guru harus mampu berkaca pada dirinya sendiri. 1955 " Guru adalah seorang penceramah jaman". B. Guru punya tugas sosial. Tugas sosial Misi yang diemban guru adalah misi kemanusiaan. terjebak ke dalam sikap hidup instan. Tugas pribadi ini menyangkut pribadi guru.Saya dengan realita diri saya [ self Reality setelah mengajar guru perlu mengadakan refleksi did. 1. Bila ia berkaca pada dirinya. Apalagi di zaman yang dipenuhi oleh hiruk pikuk pencarian jati diri ini. Perannya sebagai pengajar dan pendidik mulai dipertanyakan. Beberapa pergeseran nilai yang terjadi di tengah masyarakat. Yang mereka utamakan. Contoh kecil lain yaitu seorang guru yang tergoda keimanannya. tanggapan tersebut bisa baik dan bisa buruk. kini mulai berdampak pada profesi guru. terbius ke dalam atmosfer zaman yang serba gemerlap. apakah ada hasil yang diperoleh dari hasil didiknya ? atau selesai mengajar ia bertanya pada dirinya sendiri apakah siswa mengereti apa yang telah dia ajarkan ?. Banyak kalangan mulai meragukan kapabilitas dan kredibiltas guru. Maraknya peristiwa kekerasan guru kepada siswa belakangan menyebabkan kemorosotan profesi guru semakin menjadi-jadi. 3.Saya dengan konsep diri saya [ self Concept ] Saya dengan ide diri saya [ self Idea ] . Lebih seram lagi tulisan Ir. P Wiggens menulis tentang potret diri sebagai pendidik. sebagai salah satu insan pendidikan sudah selayaknya kita semua mencarikan solusi untuk mengangkat profesi guru. Para pelajar kita justru kian menjauh dari kondisi ideal seperti yang diharapkan. pesta “pil setan” menyeruak. Hal ini terlihat dari semakin tingginya minat calon mahasiswa terhadap program studi kependidikan di berbagai daerah di Indonesia. Akan tetapi. Soekamo tentang " Guru dalam Masa Pembangunan". tetapi tiga pribadi yaitu : . dan kompentensi profesional. asal mendapat pemasukan uang sehingga apa pun bisa di lakukan. Tentu saja hal ini membuat beberapa masyarakat awam berpendapat bahwa guru adalah “penjual buku”. Meskipun penghargaan masyarakat terhadap guru kian merosot. Yang lebih memperihatinkan. asal dilakukan sesuai dengan prosedur bisnis. Oleh karena itu tugas guru adalah tugas pelayanan manusia [gogos Humaniora). Guru itu digugu dan ditiru. Apakah hal ini disebabkan oleh incm guru yang tidak begitu besar? Memang kalau kita kaji terus akan banyak pertanyaan yang muncul tentang profesi guru di mata masyarakat. la bertanya pada diri sendiri. tersihir oleh perikehidupan yang memburu selera dan kemanjaan nafsu. itulah sebabnya setiap guru perlu menatap dirinya dan memaharni konsep dirinya. ia akan melihat bukan satu pribadi. Tugas guru adalah mengabdi kepada masyarakat. Dibeberapa kalngan elite profesi guru pun tak jarang dikatakan sebagai profesi yang tidak begitu dianggap. 2. dengan demikian komponen yang dipersyaratkan juga menyangkut kompentensi personal. Dalam bahasan ini kita bahas ketiga tugas guru tersebut. Misinya sebagai pencetak generasi pinunjul terampil dan bermoral belum sepenuhnya terwujud.

kualifikasi profesional itu antara lain . seperti yang telah dikernukakan.shvoong. guru memiliki kualifikasi profesional. Sebagai peran profesi.Sebagai suatu profesi. guru melaksanakan peran profesi [profesional role].com/social-sciences/1960923-profesi-guru-vs-tugasguru/#ixzz1bJYPyzxi .menguasai pengetahuan yang diharapkan sehingga ia dapat memberi sejumlah pengetahuan kepada siswa dengan hasil yang baik Sumber: http://id.

9.80-.2.. 70108.907.0. 3 .3../.8172.2" $ .

/.3.9.7./ .

 :39:20...7./..59.320.8./3.2.33907..:5:347439.3..72: 2:.980-..3.30. $1.03/07:3.3-03.9.9-07-.7/: 1.3.7.3203.7  0 0250.72:.32:/.9..3507-0/.  - 03:7.9..  ..80.9 80-.3..3.9:39:203:2-:. 80-:.9 ..39009:.7/: ./:  703/. -.:80-. " $ .3 /:3.31.9.3/:3. 4379  203::50.3/03.3/.7-07-.3203::2:.. .7.30/:..50..9. .39075: -./20380/:5.2.392-:/. -:.7..3.5/75.3.. .-897..:-0703.3.3 03..7.7.8..-079...7-07-.3202:.5. 078.3 203:/3/..3503/.:5:3.3/0.780./..3.5.//.38.31.2::2:22..31.7.9  / 03..3-072.3.3/.2..  1 0./.5079039.2.9..35.38:9 .203.3.0/:5..57..3/3:7.5079039.33 508079.3 503/0.079..3./-.7...:/.

.2:.3 503..3 202-07.2.25.8/. 3.3 50309..:.0203  0..//. 9::.3507. 90709...9..320285081.5.  .703. %.3/03.0  8.3-07...7.7 2.3:9./..3 . .3/50.3 20380.7.31.:. 3.25.8 503.3503.:.3 ..2.9 20304.32094/0203.5/.:5:32.2 20304.3 503// /9:39:9 :39: /.:.5.90789503///.9./.3  !03.3 /..3 58424947 03.8  503:3..7 897..   0303..98-.8:2:/:3..3 -072.7. 9: 8047.574808-0.3.3:9.7..33.907.203/.:.3 207:5.7203.7 503//202507.82:50309.3 503//.3 .0/!%#&! . 3 508079.7   0257479.:2:23..8.380..5.3503//..3 3..3:8.7.2.72:8..3.3.3 .3/:5/:3../.301091 20302-.3 .82:50309.3:.3  0 .7 203. 2.23.5.3.7.8...32:/3. 03.9...2   02.57.:39:/73.3.3.9 :39: 203.9.2:.90203.9:2:50309.7..3...3.8:.2203039:.33..2.11091 /.39:.2.9 202-..3/../.202-070802.5 /.  .30907.3-.3-.:5:38.439.80-0:2202.7.   0250.9:2:50309.7.3.     $#%$ #! $05902-07    825.3.3 8079..9:39.8:39:02:/.9 -.2574808-0. / -/.

2 /7 8047..  -07.7.2.3. 507.3 -.3.7:83.38503//9/.7:8 2070.3..9.3 .3 9.  &39:9:8047.25078.3 .  %039:3.734$:7.8.20207. 503// 503//80.  $.9.9.2.503// /.2:.9/...3:2/./.2020.3  / !03//. .8.3 .  .8 503// 42509038  57410843. .3/...3  /. 574-02 148418 .503//.5502-.3 50309.3.3 .3  03.5  70.5. 2:.:.3 80-.3 /.7 .../.988079.93.3 503// !078.3907..7:8 -074250903 / -/...:.3 $1.8 47039.3 3..9.2 0./ 2.5 9.-.3:8..7:820203:-07-..:9:9:7./.3 / 3/4308. -.3 203:3. 3 80.3 9::...3/7  /.3.3 -072.9...907.3 02.3.9..::5 /.3 -8.3 .3 907. :2:23.33. .25:.7. // :39: 2032.3202-07-2-3.3 503//  !74-02 2039.3 503//. 5.3:3 .-.3 203.3503//.//.3503//.502. /.3.3 .3..-07:9 !03//. 202:33.3 80-..3.//03.9..3:8.3:3...5.39.31.3 -072./.80-.3 507-:.3  !74-02 574-02 3 907..33..3 80-.9/503. /2 40 503//  80-. // :39: 203.3 /..7. .3. 9::.7 . . 203./.3-.7..3 50309.3/.3. 9/.8:8..8.843.9.3/507.../ /.3 2.3/0247.7::.3 /. 47.703.3 02.9.3  507.:.3  . $0-.9.8./ 574-02 907803/7 /.-9.3 -0:2 9079.3 203:.3 /. 2033. 549038 508079.2 7./.3 .  $0.7.947 ./. %:.7: :. :7: 80-..7:20303.8.3.3 :39: -0702-.  80.. 202503.8 8047.3 /.5 . /.3/.3 /.7 203.38.8 8047.:5.5078.820 /.3:3 507.3:93. -.8  0.3 .-  0.2.5.. 9.2 /..3/..3  3.3 /.9.3...7..9./..3-:.7.5.8-..7:8 202 0.3 2094/0  $3..3 503//  .5..3 .3:93.29::.-079..3 .:5:339009:./.5.3.5./::.39/.7:820250309.7:820303.508079.3/.8503//3.3 .3. 8.3 203../.7:8.3 /. 1.8.3 080. 20.9  -072:  .3. :.3.25.-. !03//..3.8./ 2.3 0/:5./.3 .3:3 .3/780-..  02 /.3 508079. .38. 8 503// 9/. .3 -07.3 503//.3.305.91  2.  09/./. 907.9 !03// !03// 202-2-3 508079.25: :39: -079.3 -079.3  9:39:9.-..2.7 50309.7.3 2033.357410843.7.5/73.8.9 /. 5.2. 50...9./03.3 0-07.38047..2.8 503//.3503//907.- /.8 9039./.9 2094/0 2.3/97: .:.79...25:80. .9 -.39:2/.20203::.1.3907.8:8-.3 40 503//  .3 202-039: . 902:.5.3 -072. 8079...880-..  -079::.318 588  2039.38.3  057-.808:.3 0..5078./.3:3. 05.3 /.. // .9  .843.7 .2 202 /.  .1./.07/.3 80..3..  /. -071:38 20302-.9 :.3203.:3.3 -..38.7:8 203.3.9.-:.3-.3 /7/4 40 ..30.. /8.25:./45889.9.8 /.-07:9 .3 503//./ . .3 9:.. 247.7:83. 574-02 .2 202-.3 403.- .. 2.:.3 .

3.8..80-.3503///. ./.9..7.9.503.203.25:.//3.33.3:7: ..3.7.0-07..39:..7:8/503:408047.39::.9::..503/.3.3.-.857410843.9.:5:3.3-.9 -./.3203././3.3 0900/47..39::9 203039:.3.3:7:.3/.-57-.3503//.340# .. /.9.8/...3:7:0-2020393.3.7:820. %:..3.557410843.907./03.3574808-0.3   033.3 4-6:.7203.980-.503///03..7/.3 -.703.8...3/.:2:23.2./03.7.5/7803/7 907.3.9.857410843.357-..8.3././.3.3:3.3 8047./.3..9/.2.8..380..39.20.8/.3503//  :7:207:5.70/:5.3574808-0.3..3/03.238073.3.3/:3503079.3 0.7//. .8047.7.9:.8/.3503// 803.503//.-3.3:3.703.9..9 8.2.390780-:9203..9.:7:./80-.9.3907.97.38484:9.25.3-0703./.33.3.38073/:25.39:.9/507.207:5.7-09:-..3:7:.37.3/..:7:9/.3050393.2-07-.3/03.8047.503// /73.9/2.7.8 9:./.857-.7.-80-.2574808-0. .8./.7203.3. 203.3:3././3.:7:.3.32.:/..7.3/2.39:.5.9.9:  033.38047.7:5.20303.39:.357-..5.820:7::.:..:/.7:82025:3.3..57-...3:7:/9:39:9:39:202 057-.357-..47-.8047.703.9..350.38.35.3.7 0./03.8.8.3:39:203:3:3932:9:5007.3.  !0203:.809.3/..3/03.8://83.:507./73.3.3 9025.703..9.. 20.302-.  !073./.35...094807.3 -07:-:3.:59:.503// 5.8047..3808:. .3/2...8.5:7:03/.3.8907. .9/.7:8 203././.350784.5.820.75.8./.3:7:2..:2:23.0723/..9..-../7/.3 /2.39.2 ..9   03.3:3 .803/7 8.9..5.803/7/.3:7:9/.:7:.3:39:203.  %:..9:5..203.5.8047.5.8.7 8.5078..23:3.3.9:.802.3-./.2:89.83.33:3.92028.8./..80-.3....-8./3..7/9025.8  0.3570/.9: 02.5:3:.3:3..3 .3.3:7:   $:2-07995.20309.8073.3/02:.9 .3 :39: 202-07.5/. 8047.7203..3-07..3.3/02-.-.9:.343805 57-..:7:9:-07.203./3.80-.3-07:8.:7:90780-:993. 5741084.3503.3-.9./.. .2-.: .3 .8:7:.9 :-:3.3/.7.5..3.3/..9/58.3 907:9. %:.39/. .3.2203.9/.39.8.-80-.5.3 203.....3.9.57-.../.9475.7:8/.84840/:5.50:.3/03./.33.-5007..3::3942-.79.8 203:3:.8507843.057-./..3503// 8./3.33.39./..3:7:/. .3907. /./.9:8047..203.8047.7:8:83..890780-:9 9/.39:..703.:7: 93.33..7.../. 803.7:8/2408047.3:7:.809.7 81.95.32.8.7.703...43/8/0.3-07:-:3..3.9:3.220..9/. 2.7:8 20309.3:39:/73.39.3..9 20.35007.2-../  03.2539: 9:. .-.3 05..0-2020393.8.39.7.33/.

.

42.443 ./ 8.

84.08.. 8.03.

943..0/:.

8 507843.  9:. :7:.

-/6&   .

/  085:3503.5.574108 :7: %039:3.3/.380-.8..3./.3808:.25.347.2./.80-.9 .3..7.7.:. !02-.3909.3503933..3203.7..3 0-.809.8./.8 .02.7/.-.98090.39:.-/05.:20347-.850.28.3 . .5.857410843..0.5:3-8.25:-07.3   %:. 8047..3:8.7.88.3.8848.7./..390705.502-.5.89..801#0.8./73./.32.25/.3-..8:7:205:99:./.8.9:.8.. ..3.8.3/02./.7.9: $.5..5..7343805/73.9...0/.8848.3./.2.5 03.:.23.33.39039:3./03.393 .3-.32:.3803..9:.3:8..35.( $. 503:./7803/7 .3807-./.3574108 :7:802.:/.8..9-.32.8507843.3574108:7:/2..30-202507.432..384:8:39:203.8047.3090574108:7:5:39...3:.:.3549709/780-.-0:280503:3.3 03.-07/..3:9425039038507843./.3..9  -07-..3.3.39/..2..9 -:..-.3.79039.39390780-:9.33.750.3 5007.7:7:507:203.3..320:5.   %:..357480/:7-838 ./.30.09.../ 909.9.3503.5079.:2./.3 .2:..8..5.9 -0-07.9..7. 203.5/:5389.-9.503.9:9:.39/.7./3203. /.. /.9.7.3:8.35.3/-07-.5.3503//2:.8.3202-:7:8007.7..3...3 83..-09: /.07.50./73.073 .9.8.3. 5809...9 32:.73430503//../03./.5574108:7:  .2-::3.3:7:.857410843..5.3 0-807. .8:7:90780-:9   %:.3 2. 425039038848.5070807.80143.5.5.9:./.3 :7:.:7.22.3  %.3..7. 907.2 -.3403.9:..3203..1.3907.39.8//3.:3.3:8./.3:7:05.3..059(  $...-:7: 5.390780-:9-8. 507..3.' 03.3 050.9:57-.3.50789./0..39074/./.7.3..9:.9:/.7.9 ./03.3574108:7: 9.3/. :7:5:3.9.9574108:7:    %:.57-.../.7.33.2...809.3.9248107.3/.9502.2.3  43940.703.370108// .5 5..87.-3.9:38.:9039..7.302.3202-:.3  -0-07..32.3.9:8047.5.5 80-.370.5:7:.5/73.503.5.2-07503/.33..//903.2.-079.80-..3/.5. 03:7:9.3/80-.0.243805503//./78..3933.9.8..0/ :7:..8 202.3/0/78.7:82.18: 9070-..32074849 .:-0747039.9907.79.92././73.38.342503903857410843.3:.7 02. :7:9:/::/.32030:9:8.9..3 .70-:9:.3/.3/503:407:5:503.249039.5./.370/-9.99039.-::  .-0.. 203/. 203.: -07-0/...79:/3..0207.80-.. 805079..7207.803/7 .59.3-07.5..32070.3:3.91 07:9./.9..8507843.:8008.3/02-.8:7: !07.803/7 . 8.9  0.2030709.3-8.5.8/.9:-.3:7: !%2030.93.9:8.574108.34254303./.289:/0503//.3:7:/.830.7.788-8383 -.37 $40.8848../ .50..33.. 5089.320347-...7802.9/73  0-07..8203.3909. 448:2..7.3/.2030-:9.743/8/0.9.89...:..3./..32030-..3503//..3.3 ..9.853:3:907..9/.3..8.-0-07.22.9. 2.302074849.8:7: .390.3/97: .35:3-07-43/43 -43/432030..32:3.3.7.8:7:..3247./3/4308../839/.72:9: ./.3-0-.3.:. .5.801/0..203:8..7.3.3-8.8 503..3202.907:8.380-.3 5020.:9.5 9078740 5070/:5.503// .9./.3-.-09:-08.3.:/. .7. 907-:80/.3574108:7:802.8.3909.2.5.8:7:.3.. 203.2:7:.  %:.88./.3.8.88.3./.2. 203.320..3..:7:/./.007..-079.8:./03.3/50740/.9907.9.8.3 %039:8./.-.../5079.3.9..$9:/03990.32./:7: 9:.3:957-.:7:..207. ./...780791.3203//.:897:.80.55747.3 -07247.2802.339.80../.3.3/5078.-.8.7 /.....3..07.802:.523.33.943 !038203:89039.3.203.5.0307.3 5.8:.5:7:507:203. /.  9:.5.2:3.3907.3.!# $'$%&$&#&   !74108:7:.8802.9 05072:.7.9.:9.3:7:.8/..2.3203. /03..8.7.343805/78.2.38:/.5.907.2.907::/ !..7.3-::50..857-.8.3.25.99. :../.8...3.3.3 20307:.5./ . . /.302474849..-07.3 %:..50307-9..8.9/...:7:.

.9:574108 :7:20.740( $0-.50309.9202-0780:2./03.857410843.3203:.3507. 805079.857410843.8.3.3-./073:.$0-.357410857410843.3574108  :7:202:.8.1.507.3./.390.9: . 50309.5.3..8:.39.305.1.7.88.:.3/.3803.3 :./.7.5.:.  $:2-07995....8..

.

/ 8.42.443 .

08. 8..03.84.

8 9:.  574108 :7: .8 :7:.

-!  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful