BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Psikologi psikologi individu. Kepribadian sendiri memiliki beberapa definisi, yaitu suatu kebulatan yang terdapat aspek-aspek jasmaniah dan rohaniah. Bersifat dinamis dalam hubungan dengan lingkungan. Wataknya unik atau khas, dan dipengaruhi oleh faktor dari dalam dan luar. Menurut Allport, kepribadian adalah organisasi dinamik dari suatu system psikofisik dalam diri individu yang dapat memberikan corak yang khas dalam caranya menyesuaikan diri dengan lingkungan. Sedangkan menurut Pervin dan John, kepribadian mewakili karakteristik individu yang terdiri dari pola-pola pikiran, perasaan dan perilaku yang konsisten. Dalam pembelajarannya, Psikologi Kepribadian menyoroti beberapa hal. Di antaranya yaitu Struktur dan Dinamika Kepribadian. Struktur Kepribadian merupakan integrasi dari sifatsifat dan system-sistem yang menyusun kepribadian. Sedangkan Dinamika Kepribadian adalah studi mengenai komponenkomponen motivasional dan emosional dari kepribadian. kepribadian segi merupakan cabang dari ilmu hal

dengan

pandangan

yang

menekankan

penanaman dan pelekatan tingkah laku di dalam kepribadian

1.2 Rumusan Masalah

1

a. Apa yang dimaksud dengan struktur kepribadian?

b. Apa yang dimaksud dengan dinamika kepribadian? c. Bagaimana struktur dan dinamika kepribadian menurut para ahli?

1.3 Tujuan Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk

mengetahui tentang struktur dan dinamika kepribadian dalam psikologi kepribadian.

1.4 Manfaat

Secara teoritis : diri

memberikan sumbangan pengetahuan remaja bagi civitas academia UNS

tentang masa puber dalam pembentukan jati khususnya jurusan psikologi UNS
• Secara Praktis : a. Mengerti definisi struktur kepribadian

b.Mengerti definisi dinamika kepribadian c. Mengetahui teori-teori tentang struktur dan dinamika kepribadian menurut para ahli

2

BAB II PEMBAHASAN

Struktur kepribadian memiliki arti integrasi dari sifat-sifat dan system-sistem yang menyusun kepribadian. Sedangkan kepribadian. dinamika kepribadian dan yaitu dan studi mengenai dari

komponen-komponen

motivasiional

emosional

3

Isi dari personal unconscious disebut complexes (kompleks). tetapi bukan inti dari kepribadian. Ada isi personal unconscious yang mudah diingat ada yang sulit diingat. Kompleks adalah gabungan ide-ide yang saling berhubungan dan bersifat emosional. bersifat unik. unconscious dilupakan dibentuk atau dari pengalaman disublimasikan. Ego yang terlalu dominan akan menyebabkan gangguan keseimbangan dalam kepribadian • Personal unconscious Personal unconscious berisikan semua pengalamanindividu yang direpresi.1 Struktur Kepribadian Jung tidak berbicara tentang kepribadian melainkan tentang psyche. Adapun yang dimaksud dengan psyche ialah totalitas segala peristiwa psikis baik yang disadari maupun yang tidak disadari. Menurut Jung. Personal pengalaman-pengalaman individual setiap orang. Menurutnya. ego adalah pusat kesadaran. Salah satu contoh adalah Mother complex. Ego bukan seluruh kepribadian.1. yaitu alam sadar dan alam bawah sadar. alam bawah sadar tidak ada hubungannya dengan ego. Dalam orang yang sehat secara psikologis ego berada dalam posisi kedua dibawah alam tak sadar. jiwa manusia terdiri dari dua alam.1 Psikologi analitis Carl Gustav Jung 2. Dalam makalah ini kami membahas beberapa teori psikologi berkaitan dengan struktur dan dinamika kepribadian.Struktur dan dinamika kepribadian dijelaskan oleh berberapa ahli menurut teorinya masing-masing. ego harus dilengkapi oleh self yang merupakan pusat dari kepribadian dan bersifat tidak sadar. namun semua bagian dari alam sadar. gabungan pengalaman yang berkaitan 4 . Alam sadar adalah semua hal yang dikenali ego. 2.

misalnya: . Collective unconscious juga membangun “impian besar” umat manusia dalam setiap tempat dan di setiap waktu Collective kecenderungan unconscious manusia untuk bukan konsep. mitos. Mother complex bersumber tidak hanya dari pengalaman individu. air.Seseorang yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan sosok figur yang bukan figur idealnya selama ini 5 . ibu.Perempuan yang tidak menyukai anak kecil. dengan tetapi cara berperilaku tertentu bila ia berhadapan dengan situasi yang memancing kecenderungan respon yang diwariskan. Isi dari Collective unconscious diturunkan dari generasi ke generasi. sehingga menghambat proses berpikir. tanah. akan menunjukkan reaksi yang sama dengan seluruh ibu di dunia jika ia menjadi ibu . Collective dan legenda dan sumber kepercayaan (termasuk agama). Collective unconscious adalah konsep Jung yang paling unik. tetapi juga berasal dari pengalaman para leluhur dengan tokoh ibu (bisa hanya personal unconscious tapi bisa juga gabungan antara personal unconscious dan collective unconscious) • Collective unconscious Collective unconscious berakar pada pengalaman seluruh leluhur dari seluruh spesies. Oleh karena itu ada konsep-konsep universal yg berkaitan dengan Tuhan.dengan ibu atau kata ibu yang menimbulkan dampak emosional. unconscious perasaan adalah unconscious aktif mempengaruhi perilaku dari individu. dsb. Isi dari Collective pemikiran.

yaitu koleksi dari ide-ide yang saling berhubungan dan mengandung bobot emosional. misalnya: dokter diharapkan sebagai penolong. Jung mengkonsepkan beberapa saja: Persona Great mother Shadow Wise old man Anima Hero Animus Self Setiap individu memiliki banyak Archetypes. Setiap Archetypes memiliki kehidupan & ciri tersendiri. namun bila ia aktif Archetypes memunkan dirinya dalam bentuk mimpi. Persona adalah peran yang kita mainkan selaras dengan harapan lingkungan. yang siap aktif jika ada pengalaman • Persona Bagian dari kepribadian yang diperlihatkan seseorang kepada dunia. hanya Archetypes sepenuhnya berasal dari Collective unconscious.• Archetypes Archetypes adalah imaji2 kuno yang berasal dari Collective unconscious. Archetypes memiliki kesamaan dengan kompleks. Menurut Jung. samasama tak sadar dan mempengaruhi kepribadian. Archetypes adalah mitra kerja insting (pembangkit dorongan fisik yang bersifat tak sadar). 6 . Archetypes memiliki dasar biologis yang munculkan berulang dalam pengalaman hidup para leluhur. fantasi dan delusi. Walaupun Archetypes itu banyak sekali. selaras yang memunculkannya. Archetypes tidak memiliki bentuk tertentu.

Animus adalah simbol dari pikiran dan penalaran rasional pada seorang perempuan. Jung juga percaya bahwa semua orang secara psikologis adalah bisexual. Menurut Jung penting untuk mengenal kedua sisi kepribadian agar tercapai keseimbangan yg nyata • Anima Seperti Freud. Shadow terdiri dari kecenderungankecenderungan moralitas dan sejumlah kualitas2 konstruktif dan kreatif yang tidak ingin kita perlihatkan. bisa muncul di dalam mimpi atau menjadi panduan untuk mencari pasangan hidup. kita tidak akan menyadari individualitas kita dan terhambat untuk mencapai Self Realization • Shadow Archetype kegelapan dan represi. Adanya anima dan animus ini membuat laki2 dan perempuan dapat saling memahami dan membina hubungan baik jangka panjang. Anima adalah archetype feminin yang terdapat dalam diri seorang laki-laki. memiliki sekaligus sisi feminin dan maskulin. Perilaku laki2 dipengaruhi oleh namun biasanya mereka kurang senang mengakuinya • Animus Archetype maskulin di dalam diri seorang perempuan disebut Animus.Menurut Jung kalau kita terlalu tergantung pada persona. mewakili perasaan dan suasana hati yang untuk irasional pada seorang laki2. mewakili kualitaskualitas pribadi yang ingin kita sembunyikan dari diri sendiri maupun orang lain. Anima Anima. Pada umumnya kita semua hanya memfokuskan diri pada sisi kepribadian yang baik dan dapat diterima. 7 .

Hadir untuk memerangi kejahatan. kadang setengah dewa. kebun. karena mewakili kesuburan dan perawatan di satu sisi. ibu tiri dan sang penyihir. kampung. animus menampilkan dirinya dalam mimpi. visi/pandangan. guru atau pendeta. 8 . realisasi diri atau individuasi • Wise old man Archetype dari kebijaksanaan dan makna. Aspek kekuasaan/kerusakan diwakili oleh ibu para dewa. dan kekuasaan serta kerusakan di sisi lain.Seperti juga anima. misalnya dalam bentuk cerita tentang pengembara muda yang mengalami berbagai cobaan hidup dan akhirnya menjadi pribadi dewasa yang bijaksana • Hero Archetype hero dalam mitologi dan legenda tampil sebagai sosok kuat berkuasa. Kombinasi dari kekuasaan & kesuburan menghasilkan konsep kelahiran kembali seperti dalam reinkarnasi. gereja dan objek2 spt oven dan alat dapur. surga. filosof. laut. lamunan dan khayalan dalam bentuk yang personal • Great mother Great mother selalu dihubungkan dengan perasaan positif maupun negatif. surga. nirwana. berperang melawan naga. guru. ibu pertiwi. Simbol dari pemahaman manusia akan misteri kehidupan. kakek. padang luas. Aspek kesuburan/perawatan sering dilambangkan sebagai pohon. Archetype ini sering muncul dalam mimpi sebagai ayah. Dalam dongeng dia tampil sebagai raja atau sang pahlawan penumpas kejahatan. Archetype ini dilambangkan oleh kehidupan itu sendiri. rumah.

The self dilambangkan oleh ide2 kesempurnaan. kelengkapan dan keutuhan mandala. Archetype ini dipercaya sebagai gambaran dari keberhasilan yang ideal • Self Menurut Jung semua orang memiliki kecenderungan bawaan untuk maju. mencapai kesempurnaan dan keutuhan. namun terutama dibentuk oleh ide Collective unconscious. Biasanya hidupnya berakhir karena alasan/kejadian sepele. Tindakan heroik hanya bisa dilakukan oleh orang yang rentan (melambangkan sisi manusiawi dari kita semua).monster. disposisi bawaan ini disebut self. Self memiliki komponen Collective unconscious dan pu. Archetype ini merupakan model untuk gambaran kepribadian • Yin & Yang 9 . pada seseorang yang dilambangkan dengan manusia (kesadaran) melawan kegelapan. maupun setan. Self dikatakannya sebagai archetype dari semua archetypes karena ia menyatukan semua archetypes untuk berproses menuju self realization.

tingkatan mental adalah model topografis dari jiwa kita. mereka berinteraksi dengan tiga tingkatan mental sedemikian rupa: ego berada di semua tingkatan topografis (sadar. motivasi berasal dari masa lalu (causality) maupun dorongan untuk mencapai sesuatu di masa depan (teleology). superego 10 .2.1.2 Psikoanalisis Sigmund Freud 2.2 Dinamika Kepribadian Menurut Jung.Yin dan Yang adalah lambang self realization. Jarang orang dapat mencapai self realization atau keseimbangan sempurna. sementara struktur kepribadian bersifat fungsional. Untuk mencapai self realization individu harus beradaptasi dengan dunia luar (progression) maupun dunia di dalam dirinya sendiri (regression) 2. kemudian ego (das ich) dan yang terakhir superego (das uber-ich). Struktur yang paling awal adalah Id (das es). preconscious dan bawah sadar). Ketiga struktur ini bersifat konseptual.1 Struktur Kepribadian Menurut Freud. – – – – mengatasi ketakutan alam bawah sadarnya mencegah diri untuk mendominasi kepribadian mengenali sisi gelap dari dirinya (the shadow) berani menghadapi anima dan animus-nya 2.

tidak logis. Berkembang dari id sejak masa bayi sampai menjadi narasumber satu-satunya bagi seseorang dalam berhubungan dengan dunia nyata. Secara konstan menurunkan ketegangannya dengan memenuhi dorongan-dorongan dasar dan mencari kepuasan. Kegiatan id terjadi dalam proses2 primer. ego harus mempertimbangkan id. chaos. tidak terorganisir.berada di dua tingkatan (sadar dan preconscious) sementara id sepenuhnya berada di alam bawah sadar. Ego melakukan hal ini dalam tiga tingkat kesadaran (mis: seseorang berpakaian rapi karena merasa nyaman (realita). berisi energi2 dasar yang dikeluarkan hanya untuk mencari kepuasan. tidak bisa berubah. Untuk dapat berfungsi secara kognitif/intelektual. Karena 11 . untuk mencapai kepuasannya sangat tergantung pada proses2 sekunder yang dikendalikan oleh ego • Ego Ego adalah satu-satunya area mental yang bisa berhubungan dengan realitas. superego dan tuntutan dunia luar. puting susu ibu=jempolnya). pengalaman dipuji (preconscious) dan pengalaman latihan kerapian dlm toilet training (unconscious). Ego bekerja dengan reality principle yang mencoba mengendalikan prinsip mencari kepuasan dari id. • Id Inti dari kepribadian yang sepenuhnya tidak sadar dan tidak memiliki kontak dengan realitas. Prinsip id: pleasure principle (contoh: bayi baru lahir. amoral. Oleh karenanya bisa menciptakan dorongan saling bertentangan: cinta tapi benci. tidak bisa masuk alam sadar. Id bersifat primitif. maka ego menjadi pengambil keputusan atau eksekutif dari kepribadian. Karena ego juga kontak dengan dunia luar.

Pada saat anak belajar reward dan punishment dari orangtuanya. Superego tidak dapat melakukan represi sendiri. energi ego diperoleh dari id.ego secara konstan selalu mencari jalan tengah dari ke tiga tuntutan yang sama-sama kuatnya. sementara ego ideal berkembang dari pengalaman-pengalaman mendapat penghargaan karena melakukan perilaku yang benar sehingga isinya adalah apa yang seharusnya dilakukan. superego tidak memiliki energi sendiri. Ego memanfaatkan represi dan model2 defense mechanism (mekanisme pertahanan) lain untuk mempertahankan dirinya dari kecemasan tersebut. • Superego Superego adalah aspek moral dan ideal bagi kepribadian. Hati nurani berkembang dari pengalamanpengalaman dihukum karena perilaku yang tidak pantas berisikan nilai-nilai apa yang tidak boleh dilakukan. Superego berkembang dari ego. tetapi dapat 12 . Ego tidak memiliki energi. maka ego selalu tegang/cemas. Ego berkembang dari id sejak seorang bayi mulai belajar memisahkan antara dirinya sendiri dengan dunia luar. mereka belajar bagaimana mendapatkan kepuasan sekaligus bagaimana menghindari penderitaan. karena anak belum memiliki hati nurani. Oleh karena itu ego tidak selalu sukses mengendalikan id. Superego memiliki 2 subsistem: hati nurani (conscience) dan ego ideal. Superego yang berkembang baik dapat mengendalikan dorongan-dorongan seks dan agresi melalui represi. Superego tidak memiliki kontak dengan realitas. Pada usia ini kepuasan dan penderitaan adalah fungsi ego. bekerja dengan prinsip moralistik dan idealistik. oleh karenanya bersifat tidak realistik dalam menciptakan tuntutan2 untuk kesempurnaan.

Superego menuntut ego secara tidak realistik untuk mencapai kesempurnaan. superego tidak mempertimbangkan sulitnya ego menghadapi dunia nyata. Sama dengan id. Motivasi ini diperoleh dari energi fisik maupun psikis yang berasal dari dorongan2 dasar. Memunculkan rasa bersalah adalah fungsi dari hati nurani. pengaturan tingkah laku. Rasa bersalah adalah produk dari niat atau tindakan ego yang bertentangan dengan standar moral superego. 2.2 Dinamika Kepribadian Menurut Freud semua orang termotivasi untuk mencari kepuasan dan untuk mengurangi ketegangan serta kecemasan. namun sebetulnya lebih tepat jika disebut sebagai dorongan atau rangsangan. Dorongan-dorongan dasar sering diterjemahkan sebagai insting. Memunculkan rasa rendah diri adalah fungsi dari ego ideal. 2. sebagai dasar untuk melakukan tindakan yang bertujuan.3 Teori Belajar Sosial Albert Bandura Sistem Self merupakan struktur kognitif yang memberi pedoman mekanisme resiprokal. dan seperangkat fungsi-fungsi persepsi. evaluasi. sehingga 13 .2.memerintahkan ego untuk melakukannya. sebagai stimulus dari dalam diri dorongan-dorongan tidak dapat dihindari. Superego mengendalikan ego. menilai tindakan maupun niat ego. Rasa rendah diri adalah produk dari niat atau tindakan ego yang tidak berhasil mencapai standar kesempurnaan superego. Self adalah bagian dari sistem yang Regulasi Diri berfungsi menjembatani pengaruh-pengaruh eksternal dengan kemampuan atau kapital yang dimiliki seseorang. Dorongan-dorongan secara konstan bekerja sebagai kekuatan yang memotivasi.

dan konsekuensi-konsekuensi yang ditanggung oleh individu sebagai akibat dari perilakunya. dan perilakunya. dalam Brown. Definisi Allport tentang kepribadian adalah organisasi dinamik dalam individu sebagai sistem sistem psikofisis yang menentukan penyesuaian dirinya yang khas terhadap lingkungannya. Namun oleh Allport semua itu dinyatakan dalam bentuk sifat. Di teori lain. motivasi. perasaan. dari observasiobservasi terhadap kesuksesan dan kegagalan orang lain. atau kecemasan (anxiety) saat melakukan sesuatu (Bandura. Efikasi diri berkembang sebagai hasil dari akumuluasi keberhasilan seseorang dalam satu bidang tertentu. Antara struktur dan dinamika itu sama. Perbandingan sosial antara kinerjanya dengan kinerja orang lain.memungkinkan dirinya memiliki kontrol individual atas fikiran. 14 . 2. Sifat adalah penekanan teori Allport sehingga sering disebut dengan traits psychology. dari persuasi orang lain. Merupakan mekanisme kontrol internal yang memerintah perilaku.4 Psikologi Individu Allport 2. Dua hal yang menjadi tekanan utama adalah kepribadian merupakan sesuatu yang berkembang dan unsur-unsurnya saling terkait. juga merupakan sumber yang kuat bagi efikasi diri. 1999).4. terutama kelompok sebaya dan saudara kandung. dan dari keadaan fisiologis yang dimilikinya. seperti keadaan takut atau gelisah (nervousness). struktur dan dinamika dibahas secara terpisah.1 Definisi Kepribadian Organisasi dinamis dalam seseorang yang terdiri dari sistem-sistem psikofisis yang menentukan keunikan penyesuaian dirinya dengan lingkungan.

Yang dimaksudkan dengan khas atau unik adalah Allport memberi penekanan pada individualitas. Watak yang baik adalah watak yang sesuai dengan norma yang berlaku. Kepribadian itu memiliki arti sebagai adaptasi atau penyesuaian diri dengan lingkungan. kualitas hidup. Hal ini bergantung pada faktor konstitusional. Watak (karakter) mengisyaratkan norma tingkah laku tertentu dimana individu akan dinilai perilakunya. 15 . Psikofisis menunjukan bahwa kepribadian bukan hanya mental dan neural. Dalam pencarian definisi kepribadiannya Alllport dengan hati-hati menyadari istilah karakter dan temperamen. Watak sebagai kepribadian yang di evaluasi dalam arti normatif. Temperamen adalah gejala karakteristik dari sifat individu . namun jiwa dan raga menjadi suatu kesatuan pribadi. termasuk mudah tidaknya kena rangsangan emosi . Temperamen biasanya menunjuk pada disposisi disposisi yang erat kaitannya dengan faktor faktor biologis atau fisiologis dan sedikit sekali mengalami perubahan dalam perkembangan dan memiliki peran yang besar dibanding aspek aspek lain. cepat tidak berekasi. Kepribadian individu dipengaruhi oleh kepribadian masing masing dari istilah menentukan.Organisasi dinamik menekankan bahwa kepribadian selalu berkembang dan berubah. terutama keturunan. bahwa tidak ada dua orang yang benar benar sama dalam hal kepribadian.

Sifat individu. Jenisnya relatif kurang biasa sehingga tidak tampak. Sifat adalah sistem dengan neuropsikis habits. kecenderungan sifat dan sikap menentuka. Sifat sentral Merupakan kecenderungan kecenderungan yang sangat khas pada individu. sedangkan tipe menenggelamkannya.2 Sifat-sifat dan Disposisi-disposisi Personal 16 . maka sifat dan sikap akan menjadi semakin mirip. Pembagian sifat : 1. sering muncul dan sangat mudah disimpulkan . berhubungan dengan suatu objek sehingga lebih luas. Sifat dapat memunculkan keunikan pribadi. Sikap biasanya mengandung penilaian terhadap suatu objek. Sifat sekunder 2. Sifat merupakan sifat gabungan dari beberapa predisposisi untuk merespon dan khas. Sifat memiliki eksistensi dalam diri dibedakan Kebiasaan bersifat adalah merupakan kebiasaan. kecenderungan Menurut Allport. Makin besar objek dikenai sifat. merupakan hasil belajar dan faktor genetis. yang digeneralisasikan. sehingga pengaruhnya dapat langsung dilihat. contoh : ekstravert dan introvert 3. Sikap.4. Orang dapat memiliki suatu sifat tapi tidak dapat memiliki suatu tipe. Sifat kardinal nampak pada setiap orang tapi tidak semua orang punya sifat ini 2. dapat membimbing tingkah laku. Sifat Kardinal (pokok) Sangat menonjol.

sarkastic dan bermusuhan. Dia akan mencari teman-temannya. Sifat bukanlah bentukan konsep abstrak lewat sebuah pengamatan melainkan kenyataan objektif. dan mungkin lewat kekerasan fisik. Dua pembeda sifat. Sedangkan Disposisi Personal adalah keunikan-kekhususan (sifat) pada individu. Sifat tidak hanya membimbing suatu tingkah laku tapi juga memulai tingkah laku dan dalam beberapa hal memerankan peran memotivasi yang penting. Personal deposisi dapat disebut sebagai sub kategori atau jalan khusus sifat terwujud.Sifat adalah kecenderenungan untuk berespons dengan cara tertentu atau disebut dengan tendensi neuropsiki. Selain itu sifat juga bukanlah sekedar eksistensi nominal. Contoh : Dalam kita tidak sebuah bisa kelompok ada 20 20 orang itu lewat menunjukkan sifat keagresifan (common trait). tidak yang suka punya duduk sifat sendiri ramah/suka di rumah menunggu orang lain menghubunginya. Tapi mengtakan orang menunjukkan/mewujudkan keagresifannya jalan yang sama. Mungkin ada yang asertif dan kompetitif. Contoh : Seseorang bergaul. yaitu sifat umum dan disposisi personal. Sifat umum yaitu ciri-ciri (sifat) yang terdapat pada banyak orang. 17 .

perencanaan pada motivasi orang dewasa. Contoh : Jika seseorang suka pergi ke disko. mungkin meledak marah ketika seseorang menghina kelompoknya. Disposisi Pokok. Apa 18 . dramatik. secara umum dia orang yang suka bergaul tapi ada tingkah laku khusus bahwa dia suka mendengarkan musik. Contoh : kurang menentukan dalam deskripsi kepribadian dan lebih yang dicocokinya. Dua kekhususan teori Allport adalah penolakannya pada masa lalu yang mengambil bagian penting dalam motivasi dan ketegasannya dalam proses kognitif seperti intensi. Seseorang yang menyenangkan. obsesif. Disposisi terpusat pada Sekunder. respon yaitu berfungsi terbatas. melankolis. Contoh : Mungkin kita menggambarkan karya Shakespeare (Hamlet) introspektif.Akan tetapi sebuah sifat tidak pernah sebagai motivator murni tingkah laku beberapa dorongan baik internal maupun eksternal yang mendahului tindakan. Disposisi Sentral dan Disposisi Sekunder Disposisi Pokok yaitu sesuatu yang begitu umum sehingga dapat ditemukan pada setiap individu. yaitu kecenderungan karakter yang kuat (khas) pada seseorang. Contoh : Orang Narcistik adalah orang yang memberikan perhatian kuat dan terus-menerus pada kebutuhan dan ketertarukannya. Disposisi Sentral.

Contoh: Kesukaan terhadap partai. kurang Contoh: Huming ketika mendengarkan • Sikap Lebih umum dari kebiasaan. • Tipe Abstraksi mementingkan sifat. respons khusus pada stimulus evaluatif. membaca dengan bersuara. hasil dari faktor genetik dan pembelajaran seseorang . • dan mendorong/menuntun tingkah laku Kebiasaan Kurang lebih umum (sifat/trait paling umum). Allport mencari ke masa depan apa yang diharapkan oleh individu.4. Kebiasaan. 19 . Sikap dan Tipe Keempat hal tersebut merupakan kecenderungan (predisposisi) yang unik. 2. tertentu. sekumpulan keajegan/keteraturan menyembunyikan cocok dengan (sifat)keunikan pribadi dan menunjukan perbedaan perbuatan kenyataan. paling evaluatif.yang dilakukan oleh individu adalah kunci petunjuk yang penting tentang bagaimana orang bertingkah laku sekarang.3 Hubungan Sifat. Akan yang atau tetapi tidak pengelompokan tipe begitu sifat-sifat. musik. atau makanan tertentu. penekanan segi lingkungan (kecenderungan untuk berespon positif atau negatif terhadap objek tertentu).

4 Proprium dan Otonomi Fungsional Proprium adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan ego. Contoh. gambaran diri. Apa yang dilakukannya semata-mata dikhususkan begitu saja demi tujuan berbeda dari semula. Proprium tidak dibawa sejak lahir melainkan berkembang karena perkembangan individu.mekanisme sirkular. Otonomi fungsional pertumbuhan sistem antecedent. Proprium menggambarkan ego sebagai sesuatu yang dengan segera dapat kita sadari meliputi perasaan jasmaniah. rasa keakuan. dan bermacam-macam. perbuatan yang diulang-ulang atau secara rutin. Maka untuk memahami orang dewasa maka harus memahami maksud dan aspirasi mereka.4. Fungsioanal memandang sistem juga self motivasi sustaining. Allport menghindari ego sebagai penggerak utama kepribadian. Contohnya.2. tapi secara fungsional tak pendorong pembentukan perilaku masa kini dan lepas lepas dari masa lalu. Orang dewasa yang sehat ditandai dengan serangkaian sifat yang teratur dan kongruen yang berfungsi sebagaian besar secara rasional dan sadar. tindakan seorang anak yang mengoceh berulang-ulang. harga diri. Otonomi dewasa terkait. identitas diri. tugas yang belum selesai mendapat 20 . seorang pemburu tetap saja kan memburu meskipun tidak ada nilai instrumentalnya (semata-mata senang berburu)  Perseverative Otonomi Fungsional Meliputi bentuk-bentuk kecanduan.

5 Ludwig Klages (Sumadi Suryabrata:106) Klages menguraikan struktur dinamika dimulai dengan memberikan pengertian tentang istilah struktur. Ada tiga soal yang dikemukakan oleh Klages dalam struktur . 2. gambaran diri dan gaya hidup. motif-motif pokok.yaitu temprament. dimana usaha mengejar tujuan yang membentuk kepribadian. Contoh. Karena ito perbedaan-perbedaan tempramen 21 . Bila materi dipandang ssebagai isi.dan daya ekspresi. disposisi pribadi. perasaan. seseorang yang ingin menjadi dokter bukanlah merupakan sifat bawaan atau karena diperlukan tapi belajar untuk hidup.bahan (der Stof. sentimen-sentimen.aspek kepribadian yang berisikan semua kemampuan pembawaan dan talent). Manusia selalu dalam proeses untuk menjadi lebih integral dan daya penyatiu yang paling penting adalah propriate function. • Temprament Menurut Klages temprament merupakan sifat dari struktur. Struktur dipandang sebagai pelengkap dari materi.maka struktur dipandang sebagai sifat-sifat bentuknya atau sifat-sifat formalnya (formele eigenschappen).interupsi dan cenderung diingat dari pada tugas yang selesai.  Propriate Otonomi Fungsional Meliputi minat-minat yang dipelajari. nilai-nilai.

kerinduan. Dalam perasaan dibedakan afek dan suasana perasaan(stimmung).dan perasaan keinginan menolak. • Perasaan Tiap-tiap perasaan mempunyai dua sifat pokok yaitu di dalam tiap perasaan terletak kegiatan batin(inner activity). dan suasana perasaan yang depresif. Tapi dalam mempunyai kebebasan kesedihan. Suatu perasaan akan menjadi afek kalau faktor keinginan menonjol ke muka.yaitu taraf-taraf kejelasan. dan di dalam tiap perasaan terdapat corak perasaan.berakar pada perimbangan antara kekuatan pendorong dan kekuatan penghambat.misal warna kemarahan. Ditinjau dari fungsinya. Adapun keinginan itu pada pokoknya ada dua macam yaitu. arahnya tertuju ke luar (sentrifugal). (sentripetal). Yang dimaksud dengan kegiatan batin adalah daya untuk membeda-bedakan keinginan-keinginan yang terkandung dalam perasaan menurut Klages dalam tiap perasaan itu terkandung keinginan. • Daya Ekspresi 22 .misalnya menerima. Selanjutnya Klages mengupas secara luas mengenai perasaan. lebih menonjolkan Sebaliknya warna-warna suasana perasaan tertentu. yaitu suasana pearasaan yang ekspansif. arahnya tertuju ke dalam.hal ini kerap kali ditimbulkan oleh sebab-sebab dari luar. ada dua hal dalam suasana perasaan.kegembiraan.keinginan keinginan (otonomi).

Force atau vector f.2Dinamika Kepribadian Di dalam membahas dinamika kepribadian. • • • • • • Pribadi Lingkungan psikologis Ruang hidup Diferensiasi Ruang Hidup Banyaknya Daerah Dimensi-dimensi ruang hidup 2. Daya ekspresi adalah bagian dari kemampuan 2. Tension (tegangan) c. pokok Lewin yang mengemukakan konsepsi yang istilah-istilahnya diambil dari ilmu pengetahuan alam. Pengubahan atau perubahan struktur (umstruckterieurung.6. Pengertian-pengertian dipergunakan Lewin di sini ialah: a.6 Psikologi Medan Kurt Lewin 2.1 Struktur Kepribadian Kenyataan psikologi yang selalu dipegang Lewin ialah bahwa pribadi itu selalu ada dalam lingkunganya. Locomotion (gerakan) g.restructuring) 23 .Ekspresi dasar. pribadi tidak bisa dipikirkan lepas dari lingkungannya. merupakan pernyatan proses-proses kejiwaan. Energy (energi) b. Valance (valensi) e. Need (kebutuhan) d.6.

Tujuan proses psikologis 2.345) 2.7 Teori Bio-Sosial Gardner Murphy (hal. Aktivitas-aktivas yang kompleks dihasilkan oleh suatu stuktur motif-motif yang kompleks. 24 .7. karena tiap motif adalah bagian dari sesuatu pada suatu keseluruhan struktur atau system motif-motif.1Struktur Kepribadian Menurut Murphy komponen-komponen pokok kepribadian adalah : • disposisi fisiologis • kanalisasi • response bersyarat • kebiasaan kognitif dan perseptual. tiap perkembangan berlangsung (maju) dari taraf sederhana tak terdiferensiasi dan bersifat global menuju ke taraf diferensiasi dan berakhir pada integrasi. sebab menurut dia.h.7. Menurutnya. tidak ada motif-motif yang berdiri sendiri terpisah satu sama lain. Murphy menentang bahwa aktivitas-aktivitas yang kompleks adalah hasil daripada pemberian arah baru bentuk-bentuk energi primitif. “the biological is social and the social is biological”. 2. bukan sekedar energi-energi sederhana yang mendapat bentuk penyaluran yang baru.2Dinamika Kepribadian Dinamika kepribadian dimungkinkan oleh adanya dan berfungsinya energi dalam bentuk motif yang ada di pribadi itu. Bahkan tidak ada perbedaan antara motif-motif biologis dan motif-motif social. Menurut Murphy.

Hal ini pun sebenarnya tidak perlu dibuktikan. Manusia. berkemampuan intelektif: berkemampuan dan berkecerdasan. Segi utama lainnya yang perlu diperhatikan adalah bahwa manusia secara hakiki merupakan mahluk sosial. yaitu makan. minuman. Mahluk individual berarti mahluk yang tidak dapat dibagi-bagi (in-dividere). bernafsu. Ia yakin bahwa dorongan artistik adalah hasil langsung dari tegangan tertentu dalam tubuh Karena perbedaan antara jiwa dan raga bukanlah hal yang hakiki menurut Murphy. dan lainlain.Murphy memberikan tekanan pada kebutuhan sensori dan aktivitas. Disamping itu manusia 25 . juga keterangan tentang perubahan energy dari fisis ke energy psikis tidak perlu 2. dan berperasaan. Aristoteles seakan-akan berpendapat bahwa manusia itu merupakan penjumlahan dari beberapa kemampuan tertentu yang masing-masing bekerja sendiri. Bahwa manusia merupakan suatu keseluruhan yang tidak dapat terbagi-bagi. sekaligus juga merupakan mahluk sosial. berkembang biak. Hal ini merupakan arti pertama dari ucapan “manusia adalah mahluk individual “. kemampuan sensitif: bergerak mengamati-amati. seperti kemampuan vegetatif: makan. ia membutuhkan pergaulan dengan orang-orang lain untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan biologisnya. selain mahluk individual yang sebenarnya tidak perlu lagi dibuktikan kebenarannya.8 Psikologi Individual (ALFRED ADLER 1870-1937) Manusia adalah mahluk sosial. tampaknya sudah jelas bagi kita. Sejak ia dilahirkan. maka dia tidak berusaha membuat perbedaan secara eksplisit antara energy psikis dan fisis.

studi mengenai kepribadian itu ditujukan pada penemuan pola yang khas dari kaitan antara tingkah organisme dan berbagai konsekuensi yang diperkuatnya. Individu yang secara psikologis kurang sehat berjuang untuk menjadi pribadi superior.1Struktur Kepribadian Menurut Skinner.9. Skinner menguraikan sejumlah tehnik yang digunakan untuk mengontrol perilaku.9 Psikologi Behaviorisme (Burrhus Frederic Skinner 1904- 1990) 2. sebagai segi hakiki dalam perikehidupan manusia dan segi khas bagi manusia pada umumnya. Hal terakhir juga tidak perlu dibuktikan lagi. 1997). Tehnik tersebut adalah sebagai berikut (Wulansari & Sujatno. dan individu yang sehat termotivasi untuk mensukseskan umat manusia. Kemudian banyak diantaranya dipelajari oleh social-learning theoritists yang tertarik dalam modeling dan modifikasi perilaku. Bagi Skinner. Selanjutnya. 2. Umpamanya. sebab bagi manusia terutama Indonesia yang sudah dewasa dan sadar akan dirinya sudah jelas sulit menolak adanya kepercayaan terhadap Tuhan. penyelidikan mengenai kepribadian hanya sah jika memenuhi beberapa kriteria ilmiah. ia tidak akan menerima gagasan bahwa kepribadian (personality) atau diri (self) yang membimbing atau mengarahkan perilaku. atau perasaan berjuang yang menjadi menggerakkan superioritas atau menjadi sukses. Adler yakin bahwa individu memulai hidup dengan kelemahan fisik yang mengaktifkan orang untuk perasaan bergerak interior.merupakan mahluk yang bertuhanan. • • Pengekangan Fisik ( physical restraints ) Bantuan Fisik ( physical aids) 26 .

2. Penjelasan mengenai motivasi ini juga berlaku untuk emosi. yang alami (innate behavior). Dia yakin bahwa kepribadian dapat dipahami dengan mempertimbangkan tingkah laku dalam 27 . menjadi lebih tahu. faktor motivational dalam tingkah laku bukan bagian elemen struktural. Dan perilaku operan (operant behavior). menjadi lebih terampil. atau yang biasa disebut respondent behavior. Selanjutnya Skinner membedakan perilaku atas perilaku conditions) conditions) responses) reinforcement). bisa berbeda-beda motivasi kekuatan dan keseringan variabilitas Konsep yang menjelaskan tingkah laku dalam situasi yang konstan bukan fungsi dari keadaan energi. bagaimana individu menjadi memiliki tingkah laku baru. Bagi Skinner. Konsep itu secara sederhana dijelaskan melalui hubungan sekelompok respon dengan sekelompok kejadian. Dalam situasi yang sama tingkah laku seseorang munculnya. tujuan. dan jenis penyebab sebagainya.• • • • • Mengubah Kondisi Stimulus (changing the stimulus Manipulasi Kondisi Emosional (manipulating emotional Melakukan Respons-respons Lain (performing alternative Menguatkan Diri Secara Positif (positive selfMenghukum Diri Sendiri ( self punishment). tetapi semata-mata ditimbulkan organisme itu sendiri.9. yaitu perilaku yang ditimbulkan oleh stimulus yang tidak jelas atau tidak diketahui.2Dinamika Kepribadian Kepribadian dan Belajar Hakikat teori skinner adalah teori belajar. Yaitu perilaku yang ditimbulkan oleh stimulus yang jelas.

Kondisioning Klasik (Classical Conditioning) Kondisioning klasik. disebut juga kondisioning responden karena tingkah laku dipelajari dengan memanfaatkan hubungan stimulus-respon yang bersifat refleksbawaan. suatu strategi kegiatan yang membuat tingkah laku tertentu berpeluang untuk terjadi atau sebaliknya (berpeluang tidak terjadi) pada masa yang akan datang. “Perilaku yang diikuti oleh stimulant aversif akan memperkecil kemungkinan diulanginya perilaku tersebut pada masa-masa selanjutnya.hubungannya yang terus menerus dengan lingkungannya. tidak ada bentuk kegiatan eksternal. Kondisioning Operan (Operant Conditioning) 28 . sesuatu yang tidak menyenangkan atau bahkan menyakitkan. Stimulan Aversif Stimulasi aversif adalah lawan dari stimulant penguatan. tetapi bagaimana self mengontrol variabel-variabel luar yang menentukan tingkah laku. Tingkah laku Kontrol Diri Prinsip dasar pendekatan skinner adalah : Tingkah laku disebabkan dan dipengaruhi oleh variabel eksternal. Tidak ada dalam diri manusia. yang mempengaruhi tingkah laku.” Definisi ini sekaligus menggambarkan bentuk pengkondisian yang dikenal dengan hukuman. Cara yang paling efektif untuk mengubah dawn mengontrol tingkah laku adalah dengan melakukan penguatan (reinforment). Konsep dasarnya sangat sederhana yakni semua tingkah laku dapat dikontrol. Pengertian kontrol diri ini bukan mengontrol kekuatan di dalam “self”.

Berikut lima kritik terpenting terhadap B. F. Skinner. d. Skinner dengan pandangannya yang radikal. F. b. yang dalam kondisioning klasik respon diusahakan dapat dimunculkan dalam situasi yang lain dengan situasi aslinya. tetapi organisme yang memiliki kesadaran untuk bertingkah laku dengan bebas dan spontan. a. Skinner menyebut respon itu sebagai tingkah laku operan (operant behavior). tetapi ketika orang melakukannya dia mendapat hadiah. pendekatan skinner dalam terapi tingkah laku secara umum dikritik hanya mengobati symptom dan mengabaikan penyebab internal mental dawn fisiologik. gabungan pendekatan nomoterik dan idiografik dalam penelitian dan pengembangan teori banyak menimbulkan masalah metodologis. teori skinner tidak menghargai harkat manusia.Reinforser tidak diasosiasikan dengan stimulus yang dikondisikan. Respon operan itu mendapat reinforcement. sehingga jauh lebih fleksibel dibanding kondisioning klasik. tetapi diasosiasikan dengan respon karena respon itu sendiri beroperasi memberi reinsforment. Kondisioning operan tidak tergantung pada tingkah laku otomatis atau refleks. banyak salah dimengerti dan mendapat kritik yang tidak proporsional. 29 . Betapapun orang harus mengakui bahwa teori Behaviorisme paling berhasil dalam mendorong penelitian dibidang psikologi dengan pendekatan teoritik lainnya. terlalu luas/ jauh. Tingkah laku operan mungkin belum pernah dimiliki individu. sehingga berpeluang untuk lebih sering terjadi. generalisasi dari tingkah laku merpati mematok makanan menjadi tingkah laku manusia yang sangat kompleks. Tingkah laku responden adalah tingkah laku otomatis atau refleks. c. B. Manusia bukan mesin otomat yang diatur lingkungan semata. Manusia bukan robot.

Struktur kepribadian memiliki arti integrasi dari sifat-sifat dan system-sistem yang menyusun kepribadian.BAB III KESIMPULAN 1. b) Sigmund Freud Struktur yang paling awal adalah Id (das es). Struktur dan dinamika kepribadian menurut beberapa ahli yaitu : a) Carl Gustaf Jung Membagi jiwa manusia menjadi dua. kemudian ego (das ich) dan yang terakhir superego (das uber-ich) c) Albert Bandura Struktur kepribadian meliputi system self dan efikasi diri. Dinamika kepribadian yaitu studi mengenai komponen-komponen motivasiional dan dan emosional dari kepribadian. 2. d) Allport 30 . 3. yaitu alam sadar dan alam tak sadar.

response bersyarat. i) Burrhus Frederic Skinner Skinner menguraikan sejumlah tehnik yang digunakan untuk mengontrol perilaku yang berhubungan dengan modeling dan modifikasi perilaku. dan daya ekspresi. h) Alfred Addler Manusia adalah mahluk sosial dan merupakan suatu keseluruhan yang tidak dapat terbagi-bagi. dan kebiasaan kognitif dan perseptual. perasaan. g) Gardner Murphy Menurut Murphy komponen-komponen pokok kepribadian adalah disposisi fisiologis.Struktur kepribadian dinyatakan dalam sifat-sifat (traits) dan tingkah laku didorong oleh sifat-sifat. tidak bisa dipikirkan lepas dari lingkungannya. kanalisasi. f) Kurt Lewin Menurutnya. e) Ludwig Klages Mengemukakan struktur sebagai temprament. pribadi itu selalu ada dalam lingkunganya. 31 .

Psikologi Kepribadian. 2006. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta : PT. James. Raja Grafindo Persada.DAFTAR PUSTAKA Suryabrata. Chaplin. Sumadi. 2008. Jakarta : Rajawali Press. 32 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful