MAKALAH IDENTITAS NASIONAL

Disusun untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Dosen pengampu : Wasisno, M.Hum

NAMA

: M. HISYAM

NPM : 10.0523.I

PRODI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PEKALONGAN

2010 .

Akhir kata semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca umumnya . Penulis . Sekian dari saya mengucapkan banyak terima kasih . penulis ucapkan kehadirat Allah SWT. Dalam melaksanakan makalah ini banyak pihak yang terlibat dan membantu sehingga dapat menjadi satu makalah yang dapat dimanfaatkan .KATA PENGANTAR Alhamdulillah. karena atas rahmat serta hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas Makalah yang berjudul “Identitas Nasional”.namun penulis berharap agar makalah ini dapat dipergunakan dan di manfaatkan baik di dalam kampus atau diluar kampus. di baca dan Pekalongan. Akhirnya kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan. Walaupun masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini.

Apa pengertian bangsa dan Negara? C. Tujuan 1. Dalam penyusunan makalah ini digunakan untuk mengangkat tema dengan tujuan dapat memmbantu mengatasi masalah tentang identitas nasional dan dapat di terapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.cirri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut. Rumusan masalah 1.sifat. Mengetahui pengertian hakekat bangsa 3.BAB I PENDAHULUAN A.Berdasarkan perngertian yang demikian ini maka setiap bangsa didunia ini akan memiliki identitas sendiri-sendiri sesuai dengan keunikan. Bangsa pada hakikatnya adalah sekelompok besar manusia yang mempunyai persamaan nasib dalam proses sejarahnya. Apa pengertian hakekat bangsa? 3. Latar belakang Identitas nasional secara terminologis adalah suatu cirri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa yang lain. B. Untuk mengetahui pengertian identitas nasional 2. Mengetahui pengertian bangsa dan Negara . Apa pengertian identitas nasional? 2. Mengetahui pengertian sifat dan hakekat Negara 4. Apa pengertian sifat dan hakekat Negara? 4.Berdasarkan hakikat pengertian identitas nasional sebagai mana di jelaskan di atas maka identitas nasional suatu Bangsa tidak dapat di pisahkan dengan jati diri suatu bangsa ataulebih populer disebut dengan kepribadian suatu bangsa.sehingga mempunyai persamaan watak atau karakter yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah tertentu sebagai suatu kesatuan nasional.

Pengertian bangsa dan Negara . Pengertian sifat dan hakekat Negara 4. Pengertian identitas nasional 2.D. Pengertian hakekat bangsa 3. Batasan Masalah Batasan-batasan masalah hanya membahas tentang 1.

Jadi Identitas nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat dengan wilayah dan selalu memiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri). Pengertian Identitas Nasional Istilah “identitas nasional” secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain.BAB II PEMBAHASAN A. Namun demikian pada umumnya pengertian atau istilah kepribadian sebagai suatu identitas adalah keseluruhan atau totalitas dari faktor-faktor biologis. tingkah laku. Oleh karena itu manusia dalam melakukan interaksi dengan individu lainnya senantiasa memiliki suatu sifat kebiasaan. sistim hukum/perundang undangan.sikap. kesamaan sejarah. Oleh karena itu kepribadian adalah tercermin pada . hak dan kewajiban serta pembagian kerja berdasarkan profesi. serta karakter yang khas yang membedakan manusia tersebut dengan manusia lainnya. Berdasarkan hakikat pengertian “identitas nasional” sebagaimana dijelaskan di atas maka identitas nasional suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dengan jati diri suatu bangsa atau lebih populer disebut sebagai kepribadian suatu bangsa. Pengertian kepribadian suatu identitas sebenarnya pertama kali muncul dari pakar psikologi. Demikian pula hal ini juga sangat ditentukan oleh proses bagaimana bangsa tersebut terbentuk secara historis. cirri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut. psikologis dan sosiologis yang mendasari tingkah laku individu. Berdasarkan pengertian yang demikian ini maka setiap bangsa di dunia ini akan memiliki identitas sendidri-sendiri sesuai dengan keunikan. Tingkah laku tersebut terdidri atas kebiasaan. sifat-sifat serta karakter yang berada pada seseorang sehingga seseorang tersebut berbeda dengan orang yang lainnya. sifat. Manusia sebagai individu sulit dipahami jika terlepas dari manusia lainnya.

2. dan Antropologi pun sering tidak sependapat mengenai makna istilah-istilah tersebut. Istilah natie (nation) mulai populer sekitar tahun 1835 dan sering diperdebatkan. Kemuliaan bersama di waktu lampau. yang merupakan aspek historis. yaitu “natie” dan “nation”. Satu kesatuan jiwa yang terlukis dalam kesatuan budaya. (2). Keinginan untuk hidup bersama (le desir de vivre ensemble) diwaktu sekarang yang merupakan aspek . artinya masyarakat yang bentuknya diwujudkan oleh sejarah yang memiliki unsur sebagai berikut : 1. dalam bahasa Indonesia. Satu kesatuan bahasa . 1981: 6). Dalam kamus ilmu Politik dijumpai istilah bangsa. semua istilah tersebut dalam kajian sejarah terbukti mengandung konsep-konsep yang sulit dirumuskan. B. tetapi fenomena kebangsaan tetap aktual hingga saat ini. dipertanyakan apakah yang dimaksud dengan bangsa?. nasionalisme atau paham kebangsaan. 3. 4. suatu asas kerohanian yang timbul dari : (1).keseluruhan tingkah laku seseorang dalam hubungan dengan manusia (Ismaun. Sosiologi. Satu kesatuan ekonomi . Tidak ada rumusan ilmiah yang bisa dirancang untuk mendefinisikan istilah bangsa secara objektif. Selain istilah bangsa. 5. nasionalitas atau lain kebangsaan. Satu kesatuan daerah . sehingga para pakar di bidang Politik. kita juga menggunakan istilah nasional. salah satu teori tentang bangsa sebagai berikut : Teori Ernest Renan Pembahasan mengenai pengertian bangsa dikemukakan pertama kali oleh Ernest Renan tanggal 11 Maret 1882. yang dimaksud dengan bangsa adalah jiwa. Hakekat Bangsa Bangsa (nation) atau nasional. Satu Kesatuan hubungan ekonomi . nasionalisme yang diturunkan dari kata asing “nation” yang bersinonim dengan kata bangsa.

yaitu: 1. ini tergantung pada landasan ideologi Negara masing-masing. Lebih lanjut Ernest Renan mengatakan bahwa hal penting merupakan syarat mutlak adanya bangsa adalah plebisit. C. baik untuk kini dan yang akan datang. Sifat monopoli Negara dengan kekuasaannya tersebut mempunyai hak atas kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.Titik pangkal dari teori Ernest Renan adalah pada kesadaran moral (conscience morale). hal ini menjadi sesuatu yang menjadi landasan untuk menguasai sepenuhnya kekayaan alam yang terkandung di dalam wilayah Negara tersebut. Tamburaka. Sifat-sifat tersebut umumnya mengikat bagi setiap warga negaranya dan menjadi suatu identitas bagi Negara tersebut.solidaritas. Sifat memaksa Negara merupakan suatu badan yang mempunyai kekuasaan terhadap warga negaranya. 2. maka bangsa tersebut tetap bersatu dalam kelangsungan hidupnya (Rustam E. yaitu suatu hal yang memerlukan persetujuan bersama pada waktu sekarang. Sifat mencakup semua . dalam bentuk dan besarnya tetap mempergunakan warisan masa lampau. hal ini bersifat mutlak dan memaksa. Sifat dan Hakekat Negara Sifat Negara merupakan suatu keadaan dimana hal tersebut dimiliki agar dapat menjadikannya suatu Negara yang bertujuan. teori ini dapat digolongkan pada Teori Kehendak. yang mengandung hasrat untuk mau hidup bersama dengan kesediaan memberikan pengorbananpengorbanan. 1999 : 82). Namun ada juga beberapa sifat Negara yang bersifat umum dan dimiliki oleh semua Negara. Sifat suatu Negara terkadang tidaklah sama dengan Negara lainnya. Bila warga bangsa bersedia memberikan pengorbanan bagi eksistensi bangsanya. 3.

2. Kemanusiaan adalah sifat-sifat keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat manusia. 3. Sifat menentukan Negara memiliki kekuasaan untuk menentukan sikap-sikap untuk menjaga stabilitas Negara itu. yaitu sejumlah pengaruh yang datang dari luar dan sesuai dengan pandangan hidup bangsa bangsa Indonesia. . yang berarti membuat menjadi satu rakyat. Persatuan yaitu sifat-sifat dan keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat satu. 4. Pengertian sifat-sifat meliputi empat hal yaitu: a. Kerakyatan yaitu sifat-sifat dan keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat rakyat 5. Ketuhanan. Sifat lahir. ialah sifat-sifat keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat Tuhan (yaitu kesesuaian dalam arti sebab dan akibat)(merupakan suatu nilai-nilai agama). Ada pula sifat-sifat yang hanya dimiliki suatu Negara berdasarkan pada landasan ideologi Negara tersebut. Keadilan yaitu sifat-sifat dan keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat adil 6. Sifat menentukan juga membuat Negara dapat menentukan secara unilateral dan dapat pula menuntut bahwa semua orang yang ada di dalam wilayah suatu Negara (kecuali orang asing) menjadi anggota politik Negara. yakni: 1. tetapi mengikat secara keseluruhan masyarakat yang termasuk kedalam warga negaranya. Tidak hanya mengikat suatu golongan atau suatu adat budaya saja. 4. Tidak ada satu orang pun yang menjadi pengecualian di hadapan suatu Negara. daerah dan keadaan negara Indonesia sehingga terwujud satu kesatuan.Kekuasaan Negara merupakan kekuasaan yang mengikat bagi seluruh warga negaranya. misalnya Negara Indonesia memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan pancasila.

b. antara lain: 1) 2) 3) 4) 5) Kekuasaan Negara yang berupa kedaulatan rakyat Kekuasaan tugas dan tujuan Negara untuk memelihara Kekuasaan Negara untuk membangun. keamanan dan perdamaian. yaitu bentuk Negara Indonesia. keselamatan. diantaranya: a. kebutuhan antar individu tersebut membentuk suatu masyarakat. Hakikat Negara merupakan salah satu dari bentik perwujudan dari sifat-sifat Negara yang telah dijelaskan di atas. Sifat yang berupa bentuk wujud dan susunan kenegaraan Indonesia. yang diantaranya: 1) 2) 3) 4) 5) 6) Kekuasaan Negara Pendukung kekuasaan Negara Rakyat Wilayah Adat istiadat Agama. Di dalam ruang lingkup masyarakat terdapat banyak kepentingan individu yang saling berkaitan satu sama lain dan tidak jarang pula saling bertentangan. Sifat yang berupa potensi. yaitu kekuatan dan daya dari Negara Indonesia. c. mengembangkan kesejahteraan dan kebahagiaan. memelihara serta Kekuasaan Negara untuk menyusun dan mengadakan Kekuasaan Negara untuk menjalankan pemerintahan. Ada beberapa teori tentang hakekat Negara. d. Sifat batin atau sifat bawaan Negara Indonesia antara lain berupa unsur-unsur Negara. . peraturan perundang-undangan dan menjalankan pengadilan. Teori Sosiologis Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. kesatuan organisasi Negara dan sistem kedaulatan rakyat.

Negara disebut sebagai Negara hukum. Pada zaman Yunani kuno para ahli filsafat negara merumuskan pengertian Negara secara beragam. Oleh karena itu menurut Aristoteles keadilan merupakan syarat mutlak bagi terselenggaranya Negara yang baik. Teori Yuridis 1) Patriarchaal Teori yang menganut asas kekeluargaan. yang didalamnya terdapat sejumlah warga Negara yang ikut dalam permusyawarahan. 2) Patriamonial Raja mempunyai hak sepenuhnya atas daerah kekuasaannya. yang disebutnya negara polis. b.sehingga mempunyai persamaan watak atau karakter yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah tertentu sebagai suatu kesatuan nasional. Aristoteles merumuskan Negara dalam bukunya Politica.Maka manusia harus dapat beradaptasi dengan baik untuk menyesuaikan kepentingan-kepentingannya agar dapat hidup dengan rukun. dan jika hal tersebut tidak dilakukan maka masyarakat dapat meminta pertanggung jawaban raja. D. 3) Pejanjian Raja mengadakan perjanjian dengan masyarakatnya untuk melindungi hak-hak masyarakat itu. dan setiap orang yang berada di wilayah tersebut haru tunduj terhadap raja tersebut. Bangsa dan Negara Indonesia Secara historis pengertian negara senantiasa berkembang sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. Bangsa pada hakeketnya adalah sekelompok besar manusia yang mempunyai persamaan nasib dalam proses sejarahnya. demi terwujudnya cita-cita seluruh warganya. . dimana terdapat satu orang yang bijaksana dan kuat yang dijadikan sebagai kepala keluarga. yang pada saat itu masih dipahami negara masih dalam suatu wilayah yang kecil.

kesamaan sejarah system hokum/perundang – undangan. Saran Dengan membaca makalah ini. hak dan kewaiban serta pembagian kerja berdasarkan profesi. Kesimpulan Identitas Nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat oleh wilayah dan selalu memiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri).BAB III PENUTUP A. B. Hakekat Negara adalah merupakan suatu wilayah dimana terdapat sekelompok manusia melakukan kegiatan pemerintahan. sehingga mempunyai persamaan watak yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah sebagai suatu “kesatuan nasional”. Hakekat Bangsa adalah sekelompok manusia yang mempunyai persamaan nasib dalam proses sejarahnya. Bangsa dan Negara Indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai persamaan nasib sejarah dan melakukan tugas pemerintahan dalam suatu wilayah “Indonesia”. pembaca disarankan agar bisa mengambil manfaat tentang pentingnya identitas nasional bagi bangsa dan negara Indonesia dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan dengan baik. .

DAFTAR PUSTAKA Kaelan dan Zubaidi.indoskripsi.blospot.com chaplien77.Pendidikan Kewarganegaraan.one.com/2008/07/pengertian dan hakikat-bangsa.geocities. Edisi pertama www.Yogyakarta:Paradigma.html .com/apii-berlin/aktual/identitas_0600.html www.2007.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful