BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Masalah
Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa makanan mempunyai pengaruh yang dominant bagi diri orang yang memakannya, artinya : makanan yang halal, bersih dan baik akan membentuk jiwa yang suci dan jasmani yang sehat. Sebaliknya, makanan yang haram akan membentuk jiwa yang keji dan hewani. Oleh karena itulah, Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memilih makanan yang halal serta menjauhi makanan yang haram. Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. “Artinya : Dari Abu Hurairah Radhiyallahu „anhu berkata : Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah baik, tidak menerima kecuali hal-hal yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu‟min sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul, Allah berfirman : “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. Dan firmanNya yang lain : “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu”. Kemudian beliau mencontohkan seorang laki-laki, dia telah menempuh perjalanan jauh, rambutnya kusut serta berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit : “Ya Rabbi ! Ya Rabbi! Sedangkan ia memakan makanan yang haram, dan pakaiannya yang ia pakai dari harta yang haram, dan ia meminum dari minuman yang haram,dan dibesarkan dari hal-hal yang haram, bagaimana mungkin akan diterima do‟anya” [Hadits Riwayat Muslim no. 1015] Allah juga berfirman. “Artinya : Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” [Al-A‟raf : 157] Makna “ At-Thoyyibaat” bisa berarti lezat/enak, tidak membahayakan, bersih atau halal. [Lihat Fathul Bari (9/518) oleh Ibnu Hajar] Sedangkan makan “Al-Khabaaits” bisa berarti sesuatu yang menjijikan, berbahaya dan haram. Sesuatu yang menjijikan seperti barang-barang najis, kotoran atau hewan-hewan sejenis ulat, kumbang, jangkrik, tikus, tokek/cecak, kalajengking, ular dan sebagainya sebagaimana pendapat Abu Hanifah dan Syafi‟i. [Lihat Al-Mughni (13/317) oleh Ibnu Qudamah]. Sesuatu yang membahayakan seperti racun, narkoba dengan aneka jenisnya, rokok dan sebagainya. Adapun makanan haram seperti babi, bangkai dan sebagainya.

B. Alasan Penulisan Makalah
Makalah ini penulis ( kelompok X) tulis adalh untuk melengkapi tugas kelompok yang ditugaskan oleh dosen mata kuliah Pendidkan Agama Islam ( bapak Drs, H. Muhammad Idris DM,MM,M.Si )

C. Pengertian Judul
Karena asal hukum makanan adalah halal, maka Allah tidak merinci dalam Al-Qur‟an satu persatu, demikian juga Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam dalam hadits-haditsnya. Lain halnya dengan makanan haram, Allah telah memerinci secara detail dalam Al-Qur‟an atau melalui lisan rasulNya Shallallahu „alaihi wa sallam yang mulia. Allah berfirman.
1

rukun haji. maupun aqidah. baik membahayakan dari segi jasmani. F A. Penulisanm ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam ilmu agama khususnya pada makanan dan minuman yang halal dan haram sebagai bahan acuan untuk mengadakan penulisan atau penelitian yang relefan 2. E. Untuk mengetahui. “Artinya : Diharamkan bagimu (memakan) bangkai. halal. B. jiwa. dapat kita temukan dalam surat Al-Maidah ayat 3 sebagai berikut .“Artinya : Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkanNya atasmu. daging babi (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah. untuk mengetahui hal yang berkaitan dengan puasa seperti. yang ditanduk dan diterkam binatang buas. yang tercekik. 3. Penulisan ini juga diharapkan dapat menjadi pedoman membedakan makanan dan minuman yang halal dan haram. Hipotesa 1. Semua jenis air atau cairan yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia. hukuman hudud serta bentuk hukuman hudud itu. kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya” [Al-An‟am : 119] Perincian penjelasan tentang makanan haram. serta minuman yang halal serta penjelasan mengenai khomar. yang terpukul. 2. 2. haram akan mempengaruhi tingkah laku. darah. wajib haji. 4. D. TUJUAN PENULISAN MAKALAH 1. kecuali yang sempat kamu menyembelihnya” [Al-Maidah : 3] Minuman yang halal pada dasarnya dapat dibagi menjadi 4 bagian : 1. yang jatuh. Permasalahan Makalah ini ditulis dengan mengkaji makanan haram. hikmah serta faedah puasa. Makanan atau rezki yang diperoleh secara baik. Air atau cairan yang tidak memabukkan walaupun sebelumnya pernah memabukkan seperti arak yang berubah menjadi cuka. Pengertian puasa. dan sebaliknya makanan yang diperoleh secara tidak baik. Air atau cairan itu bukan berupa benda najis atau benda suci yang terkena najis. jenis-jenis makanan haram. bentuk puasa. dan teknik pelaksanaan ibadah haji. Air atau cairan yang suci itu didapatkan dengan cara-cara yang halal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. akal. 2 . TUJUAN DAN KEGUNAAN PENULISAN MAKALAH 1. bersih dan suci akan membentuk jiwa yang suci dan jasmani yang sehat.

kecuali yang sempat kamu menyembelihnya” [Al-Maidah : 3] Dari ayat di atas dapat kita ketahui beberapa jenis makanan haram yaitu : 1. maka dia telah membuat kedustaan kepada Allah. 3 . perlu kita tegaskan terlebih dahulu bahwa asal hukum segala jenis makanan baik dari hewan. maka Allah tidak merinci dalam Al-Qur‟an satu persatu. yang jatuh. untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi” [Al-Baqarah : 168] Tidak boleh bagi seorang untuk mengharamkan suatu makanan kecuali berlandaskan dalil dari Al-Qur‟an dan hadits yang shahih. Apabila seorang mengharamkan tanpa dalil. yang ditanduk dan diterkam binatang buas. yang terpukul. “Artinya : Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa diharamkanNya atasmu. MAKANAN HARAM Karena asal hukum makanan adalah halal. laut maupun daratan adalah halal.2. FirmanNya. a). tumbuhan. daging babi (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah. demikian juga Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam dalam hadits-haditsnya. “Artinya : Diharamkan bagimu (memakan) bangkai. Allah telah memerinci secara detail dalam Al-Qur‟an atau melalui lisan rasulNya Shallallahu „alaihi wa sallam yang mulia. sebab pada bangkai terdapat darah yang mengendap sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan.1. Al-Munkhaniqoh yaitu hewan yang mati karena tercekik baik secara sengaja atau tidak. Bangkai ada beberapa macam sebagai berikut. yang tercekik.BAB II PEMBASAHAN 1. Rabb semesta alam. kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya” [Al-An‟am : 119] yang Perincian penjelasan tentang makanan haram.1. Al-Mauqudhah yaitu hewan yang mati karena dipukul dengan alat/benda keras hingga mati olehnya atau disetrum dengan alat listrik. “Artinya : Hai sekalian manusia. MAKANAN 1. Hukumnya jelas haram dan bahaya yang ditimbulkannya bagi agama dan badan manusia sangat nyata. KAIDAH PENTING TENTANG MAKANAN Sebelum melangkah lebih lanjut. b). Allah berfirman. dapat kita temukan dalam surat Al-Maidah ayat 3 sebagai berikut . “Artinya : Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta “ini halal dan ini haram”. Lain halnya dengan makanan haram. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan lebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung” [An-Nahl : 116] 1. darah. Allah berfirman.2. BANGKAI Yaitu hewan yang mati bukan karena disembelih atau diburu.

tetapi ada pengecualian yaitu hati dan limpa berdasarkan hadits Ibnu Umar di atas tadi. hadits dan ijma' ulama. DARAH Yaitu darah yang mengalir sebagaimana dijelaskan dalam ayat lainnya : "Artinya : Atau darah yang mengalir" [Al-An'Am : 145] Demikianlah dikatakan oleh Ibnu Abbas dan Sa'id bin Jubair. DAGING BABI Babi.2." [Shahih. Lihat takhrijnya dalam AlFurqan 26 edisi 3/Th 11] Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani berkata dalam Silsilah As-Shahihah (no. [Dinukil dari Al-Mulakhas Al-Fiqhi 2/461 oleh Syaikh Dr. “Artinya : Dari Ibnu Umar berkata: " Dihalalkan untuk dua bangkai dan dua darah. 4 . baik peliharaan maupun liar. Oleh karena itulah. [Lihat pula Al-Muhalla (6/60-65) oleh Ibnu Hazm dan Syarh Shahih Muslim (13/76) oleh An-Nawawi] 1.3. Dan mencakup seluruh anggota tubuh babi sekalipun minyaknya. Lihat takhrijnya dalam Al-Furqan hal 27 edisi 4/Th.c). Allah mengharamkan darah pada umat ini.2. sedang dua darah yaitu hati dan limpa. Shahih Al-Fauzan] 1. telah ditandaskan dalam al-Qur'an. An-Nathihah yaitu hewan yang mati karena ditanduk oleh hewan lainnya [Lihat Tafsir AlQur'an Al-Adzim 3/22 oleh Imam Ibnu Katsir] Sekalipun bangkai haram hukumnya tetapi ada yang dikecualikan yaitu bangkai ikan dan belalang berdasarkan hadits. bahwa darah yang diharamkan oleh Allah adalah darah yang mengalir. Adapun dua bangkai yaitu ikan dan belalang. Al-Mutaraddiyah yaitu hewan yang mati karena jatuh dari tempat tinggi atau jatuh ke dalam sumur sehingga mati d). jantan maupun betina. Tentang keharamannya. maka tidak ada satupun dari kalangan ulama' yang mengharamkannya". Diceritakan bahwa orangorang jahiliyyah dahulu apabila seorang diantara mereka merasa lapar. Semuanya itu hukumnya halal. lalu digunakan untuk memotong unta atau hewan yang kemudian darah yang keluar dikumpulkan dan dibuat makanan/minuman. Demikian pula sisa-sisa darah yang menempel pada daging atau leher setelah disembelih. [Lihat Tafsir Ibnu Katsir 3/23-24] Sekalipun darah adalah haram. 480): "Dalam hadits ini terdapat faedah penting yaitu halalnya setiap bangkai hewan laut sekalipun terapung di atas air (laut)? Beliau menjawab: "Sesungguhnya yang terapung itu termasuk bangkainya sedangkan Rasulullah bersabda: "Laut itu suci airnya dan halal bangkainya" [Hadits Riwayat Daraqutni : 538] Adapun hadits tentang larangan memakan sesuatu yang terapung di atas laut tidaklah shahih. Adapun sisa darah yang menempel pada daging. "Artinya : Laut itu suci airnya dan halal bangkainya" [Shahih.2.11] Rasululah juga pernah ditanya tentang air laut. Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan: " Pendapat yang benar. maka dia mengambil sebilah alat tajam yang terbuat dari tulang atau sejenisnya. maka beliau bersabda.

sapi dan lain sebagainya. beruang. Oleh karenanya.5. Semua itu haram dimakan". 1. maka hewan tersebut adalah halal karena telah disembelih secara halal. maka Allah mengharamkan hal itu bagi kaum mukminin. Al-Mutaraddiyah. Oleh karena itu. Al-Mauqudhah. anjing. karena Allah mewajibkan agar setiap makhlukNya disembelih dengan nama-Nya yang mulia. [Lihat Syarh Sunnah (11/234) oleh Imam Al-Baghawi] Hadits ini secara jelas menunjukkan haramnya memakan binatang buas yang bertaring bukan hanya makruh saja. SEMBELIHAN UNTUK SELAIN ALLAH Yakni setiap hewan yang disembelih dengan selain nama Allah hukumnya haram. berhala dan lain sebagainya .2. [Lihat At-Tamhid (1/111) oleh Ibnu Abdil Barr.2. Pendapat yang menyatakan makruh saja adalah pendapat yang salah.2. Orang-orang jahiliyah dulu biasa memakan hewan yang diterkam oleh binatang buas baik kambing. Makan daging babi dapat menyebabkan timbulnya satu virus tunggal yang dapat mematikan. Semua itu hukumnya haram dengan kesepakatan ulama. BINATANG BUAS BERTARING Hal ini berdasarkan hadits : "Artinya : Dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu „alaihi wa sallam bersabda: "Setiap binatang buas yang bertaring adalah haram dimakan" [Hadits Riwayat. kera dan sejenisnya.makanan kesukaan hewan ini adalah barang-barang yang najis dan kotor. harimau. I'lamul Muwaqqi'in (4-356) oleh Ibnu Qayyim dan As-Shahihah no. Penelitian telah menyibak bahwa babi mempunyai pengaruh dan dampak negatif dalam masalah iffah (kehormatan) dan kecemburuan sebagaimana kenyataan penduduk negeri yang biasa makan babi. Al-Munkhaniqoh. HEWAN YANG DITERKAM BINATANG BUAS Yakni hewan yang diterkam oleh harimau. singa. macan tutul. 1933] Perlu diketahui bahwa hadits ini mutawatir sebagaimana ditegaskan Imam Ibnu Abdil Barr dalam At-Tamhid (1/125) dan Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah dalam I'lamul Muwaqqi'in (2/118119). maka hukumnya adalah haram sekalipun darahnya mengalir dan bagian lehernya yang kena. taghut. Muslim no.Hikmah pengharamannya karena babi adalah hewan yang sangat menjijikan dangan mengandung penyakit yang sangat berbahaya. [Dari penjelasan Syaikh Abdul Aziz bin Baz sebagaimana dalam Fatawa Islamiyyah 3/394-395] 1. unta. serigala atau anjing lalu dimakan sebagiannya kemudia mati karenanya. maka hukum sembelihan tersebut adalah haram dengan kesepakatan ulama. apabila seorang tidak mengindahkan hal itu bahkan menyebut nama selain Allah baik patung. Maksudnya "dziinaab" yakni binatang yang memiliki taring atau kuku tajam untuk melawan manusia seperti serigala. Ilmu modern juga telah menyingkap akan adanya penyakit ganas yang sulit pengobatannya bagi pemakan daging babi. 476 oleh Al-Albani] 5 . lebih-lebih pada iklim panas sebagaimana terbukti dalam percobaan. Daging babi sangat berbahaya dalam setiap iklim.6. An-Nathihah dan hewan yang diterkam binatang buas apabila dijumpai masih hidup (bernyawa) seperti kalau tangan dan kakinya masih bergerak atau masih bernafas kemudian disembelih secara syar'i. 1.4.

apakah ia termasuk hewan buruan ? Jawabnya: "Ya". Penjelasan ini disetujui oleh Al-Allamah AlMubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi (5/411) dan Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani dalam At-Ta'liqat Ar-Radhiyyah (3-28) 1. "Artinya : Pada perang Khaibar. "Artinya : Dari Ibnu Abi Ammar berkata: Aku pernah bertanya kepada Jabir tentang musang. Hadits Riwayat Abu Daud (3801). Al-Hakim. Nasa'i (7/201). Aku bertanya lagi: Apakah engkau mendengarnya dari Rasulullah ? Jawabnya: Ya. Apakah termasuk binatang buas yang haram ataukah tidak ? Pendapat yang rajih bahwa musang adalah halal sebagaimana pendapat Imam Ahmad dan Syafi'i berdasarkan hadits. Para ulama berselisih pendapat tentang musang.7.Imam Ibnu Abdil Barr juga mengatakan dalam At-Tamhid (1/127): "Saya tidak mengetahui persilangan pendapat di kalangan ulama kaum muslimin bahwa kera tidak boleh dimakan dan tidak boleh dijual karena tidak ada manfaatnya. Sebab musang tidaklah termasuk kategori binatang buas. Daud dan mayoritas ulama tentang haramnya memakan binatang buas yang bertaring dan burung yang berkuku tajam. 1934] Imam Al-Baghawi berkata dalam Syarh Sunnah (11/234) "Demikian juga setiap burung yang berkuku tajam seperti burung garuda. Nasa'i (5/191) dan dishahihkan Bukhari. Lalu Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melarang dari bighal dan khimar dan tidak melarang dari kuda" [Shahih.". gajah dan seluruh binatang buas yang bertaring. Semuanya sama saja bagiku (keharamannya). HR Abu Daud (3789). Ahmad (3/356). Ibnu Hibban (5272). Dan kami tidak mengetahui seorang ulama pun yang membolehkan untuk memakannya.2. Imam Nawawi berkata dalam Syarh Shahih Muslim 13/72-73: "Dalam hadits ini terdapat dalil bagi madzab Syafi'i. elang dan sejenisnya".2.8. Ibnu Qoyyim serta Ibnu Hajar dalam At-Talkhis Habir (1/1507)] Lantas apakah hadits Jabir ini bertentangan dengan hadits larangan di atas? ! Imam Ibnu Qoyyim menjelaskan dalam I'lamul Muwaqqi'in (2/120) bahwa tidak ada kontradiksi antara dua hadits di atas. BURUNG YANG BERKUKU TAJAM Hal ini berdasarkan hadits. AlBaihaqi. 2811] 6 . bighal dan khimar. [Shahih. Tirmidzi (851). Dan hujjah adalah sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bukan pendapat orang. Baihaqi (9/327). 4219 dan Muslim no. "Artinya : Dari Ibnu Abbas berkata: "Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam melarang dari setiap hewan buas yang bertaring dan berkuku tajam" [Hadits Riwayat Muslim no.." 1. Ibnu Hibban. Lalu aku bertanya: apakah boleh dimakan ? Beliau menjawab: Ya. Ahmad. Daraqutni (4/288-289) dan Al-Baghawi dalam Syarhu Sunnah no. baik ditinjau dari segi bahasa maupun segi urf (kebiasaan) manusia. Abu Hanifah. mereka meneyembelih kuda... KHIMAR AHLIYYAH (KELEDAI JINAK) Hal ini berdasarkan hadits "Artinya : Dari Jabir berkata: "Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melarang pada perang khaibar dari (makan) daging khimar dan memperbolehkan daging kuda". Ibnu Khuzaimah. [Hadits Riwayat Bukhori no. 1941] Dalam riwayat lain disebutkan begini. Tirmidzi. Demikian pula anjing.

(Fahul Bari 9/648). Ini merupakan pendapat jumhur ulama dari kalangan sahabat. Tirmidzi: 1823 dan Ibnu Majah: 3189] Dari Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya berkata: Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam melarang dari keledai jinak dan jalalah. Al-Baghawi dan Al-Ghozali. Al-Juwaini. Ishaq bin Rahawaih dan mayoritass ulama salaf berdasarkan hadits-hadits shahih dan jelas di atas. Abu Daud no. Apabila pengaruh kotoran pada daging hewan yang membuat keharamannya itu hilang. Apabila hewan tersebut memakan kotoran hanya bersifat kadang-kadang. [Sanadnya shahih sebagaimana dikatakan Al-Hafidz dalam Fathul Bari 9/648] Al-Baghawi dalam Syarh Sunnah (11/254) juga berkata: "Kemudian menghukumi suatu hewan yang memakan kotoran sebagai jalalah perlu diteliti. Ibnu Abi Syaiban dalam Al-Mushannaf (5/147/24598) meriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa beliau mengurung ayam yang makan kotoran selama tiga hari. Al-Hafidz Ibnu Hajar menjelaskan (9/648): "Ukuran waktu boelhnya memakan hewan jalalah yaitu apabila bau kotoran pada hewan tersebut hilang dengan diganti oleh sesuatu yang 7 . (Lihat Subulus Salam (4/146147) oleh Imam As-Shan'ani] 1. maka hukumnya halal dengan kesepakatan ulama. Adapaun keledai liar.9." Hukum jalalah adalah haram dimakan sebagaimana pendapat mayoritas Syafi'iyyah dan Hanabilah.2. Abu Daud : 3785. Al-Qoffal. "Artinya : Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah melarang dari jalalah unta untuk dinaiki". Ini merupakan pendapat Zaid bin Ali. [Lihat Sailul Jarrar (4/99) oleh Imam Syaukani] Kedua : Halalnya daging kuda." [Hadits Riwayat. maka tidak lagi haram hukumnya. Syafi'i. Ibnu Juraij berkata: "Apakah sahabat Rasulullah ? Jawabnya : Ya. maka ini tidak termasuk kategori jalalah dan tidak haram dimakan seperti ayam dan sejenisnya.. Ahmad. menaiki dan memakan dagingnya " [Hadits Riwayat Ahmad (2/219) dan dihasankan Al-Hafidz dalam Fathul Bari 9/648] Maksud Al-Jalalah yaitu setiap hewan baik hewan berkaki empat maupun berkaki dua yang makanan pokoknya adalah kotoran-kotoran seperti kotoran manusia/hewan dan sejenisnya.Dalam hadits di atas terdapat dua masalah : Pertama : Haramnya keledai jinak. Pendapat ini juga ditegaskan oleh Ibnu Daqiq Al-'Ied dari para fuqaha' serta dishahihkan oleh Abu Ishaq Al-Marwazi. [Lihat Fathul Bari (9/648)] Sebab diharamkannya jalalah adalah perubahan bau dan rasa daging dan susunya. AL-JALLALAH Hal ini berdasarkan hadits.. [Hadits Riwayat. bahkan hukumnya hahal secara yakin dan tidak ada batas waktu tertentu. tabi'in dan ulama setelah mereka berdasarkan hadits-hadits shahih dan jelas seperti di atas. 2558 dengan sanad shahih] Dalam riwayat lain disebutkan: Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam melarang dari memakan jallalah dan susunya. Ibnu Abi Syaiban meriwayatkan dengan sanadnya yang sesuai syarat Bukhari Muslim dari Atha' bahwa beliau berkata kepada Ibnu Juraij: " Salafmu biasa memakannya (daging kuda)".

" [Hadits Riwayat Muslim no. karena Rasulullah melarang dari menyia-nyiakan harta dan tidak halal membunuh binatang yang dimakan" [Lihat pula Al-Mughni (13/323) oleh Ibnu Qudamah dan Al-Majmu' Syarh Muhadzab (9/23) oleh Nawawi] 8 . [Lihat pula AsShahihah (5/506) oleh Al-Albani dan Al-Mausu‟ah Al-Manahi As-Syar‟iyyah (3/118) oleh Syaikh Salim Al-Hilali] 1. 1.tidak bertentangan dengan hadits Abdur Rahman bin Syibl di atas atau melazimkan lemahnya. 2390)] Benar terdapat beberapa hadits yang banyak sekali dalam Bukhari Muslim dan selainnya yang menjelaskan bolehnya makan dhab baik secara tegas berupa sabda Nabi maupun taqrir (persetujuan Nabi). Aku bertanya : Apakah daging ini haram hai Rasulullah? Beliau menjawab : “Tidak. “Artinya : Dhab. Dengan demikian.suci menurut pendapat yang benar."." [Hadits Riwayat Bukhari no. saya tidak memakannya dan saya juga tidak mengharamkannya. Serta merta Rasulullah mengangkat tangannya. baik di tanah halal maupun haram yaitu ular.5536 dan Muslim no. maka ini bagi mereka yang tidak merasa jijik untuk memakannya. 1943] Demikian pula hadits Ibnu Abbas dari Khalid bin Walid bahwa beliau pernah masuk bersama Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam ke rumah Maimunah. Hadits Abdullah bin Umar secara marfu' (sampai pada nabi). tetapi hewan ini tidak ada di kampung kaumku sehingga akupun merasa tidak enak memakannya.11. Diantaranya . HR Abu Daud (3796). Adapun hadits-hadits yang menjelaskan bolehnya dhab. Baihaqi (9/326) dan dihasankan Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam FathulBari (9/665) serta disetujui oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no. 5537 dan Muslim no.2. Sebagian wanita berkata : Khabarkanlah pada Rasulullah tentang daging yang hendak beliau makan !.Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari (9/666) menyatukannya bahwa larangan dalam hadits Abdur Rahman Syibl tadi menunjukkan makruh bagi orang yang merasa jijik untuk memakan dhab. 1829 dengan lafadz "kalajengking: gantinya "ular"] Imam ibnu Hazm mengatakan dalam Al-Muhalla (6/73-74): "Setiap binatang yang diperintahkan oleh Rasulullah supaya dibunuh maka tidak ada sembelihan baginya. 1946] Dua hadit ini serta banyak lagi lainnya –sekalipun lebih shahih dan lebih jelas. HEWAN YANG DIPERINTAHKAN AGAMA SUPAYA DIBUNUH "Dari Aisyah berkata: Rasulullah bersabda: Lima hewan fasik yang hendaknya dibunuh. Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam berkehendak untuk mengambilnya. Di sana telah dihidangkan dhab panggang. karena masih dapat dikompromikan diantara keduanya. anjing hitam. [Hadits Riwayat Bukhari no. ini adalah daging dhab. 1198 dan Bukhari no. AD-DHAB (HEWAN SEJENIS BIAWAK) BAGI YANG MERASA JIJIK DARINYA Berdasarkan hadits . Khalid berkata : Lantas aku mengambil dan memakannya sedangkan Rasulullah melihat. Pendapat ini dikuatkan oleh imam Syaukani dalam Nailul Authar (7/464) dan Al-Albani dan At-Ta'liqat Ar-Radhiyyah (3/32).2. Al-Fasawi dalam Al-Ma'rifah wa Tarikh (2/318). maka tidak melazimkan bahwa dhab hukumnya makruh secara mutlak. [Hasan.10. "Artinya : Dari Abdur Rahman bin Syibl berkata: Rasulullah melarang dari makan dhab (hewan sejenis biawak). lalu merekapun berkata : Wahai Rasulullah. tikus.

"Artinya : Dari Ummu Syarik berkata bahwa Nabi memerintahkan supaya membunuh tokek/cecak" [Hadits Riwayat. Jawab secara umum : Perlu kita ingat lagi kaidah penting tentang makanan yaitu asal segala jenis makanan adalah halal kecuali apabila ada dalil yang mengharamkannya. Aunul Ma'bud (14/121) oleh Adzim Abadi dan Taudhihul Ahkam (6/26) oleh AlBassam] 1. 2 hal. Utsman dan Ibnu Abbas bahwa seluruh bangkai laut hukumnya halal kecuali katak. Nasa'i (4355).13. tawon. Bukhari no. 658 oleh Ustadz A Hassan dkk] Sebagai contoh adapun jawaban secara terperinci : Kepiting .318) dan dishahihkan Ibnu Hajar dan AlAlbani] Haramnya katak secara mutlak merupakan pendapat Imam Ahmad dan beberapa ulama lainnya serta pendapat yang shahih dari madzab Syafi'i.347).hukumnya halal sebagaimana pendapat Atha' dan Imam Ahmad.2. Ibnu Hibban (7/463) dan dishahihkan Baihaqi dan Ibnu Hajar dalam AtTalkhis 4/916] Imam syafi'i dan para sahabatnya mengatakan: "Setiap hewan yang dilarang dibunuh berarti tidak boleh dimakan. lalu Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam melarang membunuhnya” [Hadits Riwayat Ahmad (3/453). anjing laut dan kodok?”. Ibnu Majah (3224). Umar. [Lihat Subul Salam 4/156. 3359 dan Muslim 2237). Abu Daud (5269). [Lihat pula “Soal jawab” Juz. [Lihat pula Al-Majmu' (9/35). tentu tidak akan dilarang membunuhnya. Al-Hakim (4/410-411). BINATANG YANG HIDUP DI DUA ALAM Sebagai penutup pembahasan tentang makanan haram. ada sebuah pertanyaan : “Adakah ayat Qur‟an atau Hadits shahih yang menyatakan bahwa binatang yang hidup di dua alam haram hukum memakannya seperti kepiting. kura-kura." [Lihat Al-Majmu' (9/23) oleh Nawawi] Haramnya hewan-hewan di atas merupakan pendapat mayoritas ahli ilmu sekalipun ada perselisihan di dalamnya kecuali semut. Faaidhul Qadir 6/414 oleh Al-Munawi] "Artinya : Dari Abdur Rahman bin Utsman Al-Qurasyi bahwasanya seorang tabib pernah bertanya kepada Rasulullah tentang kodok/katak dijadikan obat. Dan sepanjang pengetahuan kami tiddak ada dalil dari Al-Qur'an dan hadits yang shahih yang menjelaskan tentang haramnya hewan yang hidup di dua alam (laut dan darat). Al-Abdari menukil dari Abu Bakar AsShidiq. Abu Daud (5267). Al-Mughni (13/345). karena seandainya boleh dimakan. Dengan demikian binatang yang hidup di dua alam dasar hukumnya "asal hukumnya adalah halal kecuali ada dalil yangmengharamkannya. [Lihat AlMughni 13/344 oleh Ibnu Qudamah dan Al-Muhalla 6/84 oleh Ibnu Hazm] 9 . Baihaqi (9/258. Imam Ibnu Abdil Barr berkata dalam At-Tamhid (6/129) : "Tokek/cecak telah disepakati keharaman memakannya". HEWAN YANG DILARANG UNTUK DIBUNUH "Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah melarang membunuh 4 hewan : semut. Adhwaul Bayan (1/59) oleh Syaikh As-Syanqithi. nampaknya disepakati keharamannya. 1.2. burung hud-hud dan burung surad " [Hadits Riwayat Ahmad (1/332. Nailul Authar 8/465-468.12.

6. Air atau cairan yang tidak memabukkan walaupun sebelumnya pernah memabukkan seperti arak yang berubah menjadi cuka. 10 . Hasan Al-Bashri dan fuqaha' Madinah. (HR. Laits. Disebutkan. MINUMAN YANG HALAL DAN HARAM 2. Paling tidak ada lebih dari 26 orang shahabat yang meriwayatkan hadits seperti ini dengan beragam lafaznya.” (HR. Pembedaan itu menyangkut urusan bila seseorang minum khamar dan tidak mabuk. tetap dihukum. maupun aqidah. [Lihat Al-Mushannaf (5/146) Ibnu Abi Syaibah dan Al-Muhalla (6/84] Anjing laut . Apabila benar.2. Wallahu A‟lam Demikianlah pembahasan yang dapat kami sampaikan. Bahwa tidak semua minuman memabukkan itu termasuk khamar dalam pendapat mereka. Air atau cairan itu bukan berupa benda najis atau benda suci yang terkena najis. bahwa Rasulullah SAW bersabda. baik membahayakan dari segi jasmani. Syafi'i.hukumnya haram secara mutlak menurut pendapat yang rajih karena termasuk hewan yang dilarang dibunuh sebagaimana penjelasan di atas. Minuman yang Halal Minuman yang halal pada dasarnya dapat dibagi menjadi 4 bagian : 5. Thawus.”Segala yang memabukkan itu adalah khamar dan semua jenis khamar itu haram. Semua jenis air atau cairan yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia. Dan sebaliknya. maka itu dari Allah dan apabila salah. Hal itu disebabkan mereka mempunyai definisi tersendiri dalam masalah khamar. Atha'. Muhammad bin Ali. Ahmad dan Ashhabussunan). 2. Definisi ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW : Dari Ibni Umar RA. Khamar dalam bahasa Arab berasal dari akar kata “kamara” yang bermakna sesuatu yang menutupi”. akal. Muslim dan Ad-Daruquthuny). Rasulullah SAW bersabda. maka tetap dihukum. Sya'bi dan AlAuza'i [Lihat Al-Mughni 13/346] Katak/kodok . Sedangkan jumhur ulama memberikan definisi khamar yaitu : segala sesuatu yang memabukkan baik sedikit maupun banyak. Pengertian Khamar Hanya satu golongan minuman yang diharamkan untuk diminum yaitu Khamar.”Maa Khaamaral aql” yaitu sesuatu yang menutupi akal. maka hal itu karena kemiskinan penulis dari perbendaharaan ilmu yang mulia ini dan penulis menerima nasehat dan kritik pembaca semua.Kura-kura dan Penyu . Air atau cairan yang suci itu didapatkan dengan cara-cara yang halal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.”Segala yang memabukkan adalah khamar dan segala yang memabukkan hukumnya haram”.juga halal sebagaimana madzab Abu Hurairah.1. 8. bila seseorang minum sesuatu minuman memabukkan yang bukan termasuk khamar. Sedangkan Al-Hanafiyah sedikit membedakan antara hukum mabuk dengan hukum minum khamar. jiwa.juga halal sebagaimana pendapat Imam Malik. 7. 2.

Muawiyah. Dalam istilah fiqih disebut hukum hudud. Ibnu Umar. orang yang mabuk karena minum minuman memabukkan tetap dihukum juga sesuai dengan aturan syariat. Syarhabil bin Aus dan Ghatif ibn Harits. Di tingkat shahabat. Sedangkan minuman memabukkan lainnya bukan termasuk khamar dalam pandangan mereka. Sehingga pelakunya dalam kondisi itu tidak bisa dijatuhi hukuman hudud. 6. Sehingga tidak boleh diganti dengan bentuk hukuman lainnya seperti penjara atau denda uang dan sebagainya. Bisa memilih Peminum itu dalam kondisi bebas bisa memilih dan bukan dalam keadaan yang dipaksa. Hadits ini termasuk jajaran hadits mutawatir.3. Bentuk hukuman ini bersifat mahdhah. Sedangkan non muslim tidak bisa dihukum bahkan tidak bisa dilarang untuk meminumnya. pembuktian dan tatacaranya sudah diatur oleh Allah SWT. definisi khamar adalah air perasan buah anggur yang telah berubah menjadi minuman memabukkan. Tahu bahwa itu adalah khamar Bila seorang minum minuman yang dia tidak tahu bahwa itu adalah khamar. 2. Ada perbedaan pendapat dikalangan ulama dalam menentukan jumlah pukulan. Abdullah bin Amru. 5. Rasulullah SAW bersabda. Ibnu Mas`ud. maka pada saat itu berlaku hukum darurat. As-Syarid bin suwaid. maka bentuk hukumannya adalah dicambuk sebanyak 80 kali. Baligh Peminum itu orang yang sudah baligh. Jumhur fuqoha sepakat bahwa peminum khamar yang memenuhi syarat untuk dihukum. Tidak dalam kondisi darurat Maksudnya bila dalam suatu kondisi darurat dimana seseorang bisa mati bila tidak meminumnya. hadits ini diriwayatkan oleh 12 orang shahabat yang berbeda.Dalam mazhab Al-Hanafiyah. Jarir bin Abdillah. 2. 2. Sehingga orang gila bila meminum minuman keras maka tidak boleh dihukum hudud. 4. yaitu hukum yang bentuk. yaitu hadits yang diriwayatkan oleh sejumlah besar perawi pada tiap thabawatnya (jenjang) dan mustahil ada terjadi kebohongan diantara mereka. sehingga bila seorang anak kecil di bawah umur minum minuman keras. Artinya bentuknya sudah menjadi ketentuan dari Allah SWT.”Siapa yang minum khamar maka pukullah”. Berakal Peminumnya adalah seorang yang waras atau berakal. Syarat diberlakukannya hukuman hudud bagi peminum khamar 1.4. 11 . Qubaishah bin Zuaib. Muslim Hanya orang yang beragama Islam saja yang bila minum minuman keras yang bisa dihukum hudud. Abu Said Al-Khudhri. Bentuk hukuman hudud peminum khamar Peminum khamar yang telah dijatuhi vonis dan dinyatakan bersalah oleh sebuah institusi pengadilan (mahkamah syar`iyah) hukumannya adalah dipukul. Namun demikian. maka tidak boleh dihukum hudud. syarat. Mereka adalah Abu Hurairah. maka dia tidak bisa dijatuhi hukuman hudud. 3. Jabir.

berkata. Dasarnya adalah sabda hadits Rasulullah SAW : Dari Anas ra. sandal. Maka siapa yang menulis ayat ini dan masih memilikinya janganlah meminumnya dan jangan pula menjualnya. Bahkan menerima hadiah cendera mata dalam bentuk khamar pun haram hukumnya.5. tidak perlu menggantinya. Kecuali dalam keadaan darurat. (HR. Namun bila khamar itu milik non muslim. Tapi yang ini (80 kali) lebih aku sukai”. maka wajib menggantinya bila merusaknya atau menumpahkannya. Ad-Daruquthuni. sesungguhnya Allah tabaraka wa ta`ala telah menurunkan pengharaman khamar. Sedangkan Utsman 80 kali. perbuatan syetan dan harus dijauhi. Najis Khamar itu selain haram untuk diminum. Rasulullah SAW bersabda. Al-`Uqaili) 2.Pendapat mereka didasarkan kepada perkataan Sayyidina Ali ra. Alat untuk memukul Para ulama mengatakan bahwa untuk memukul peminum khamar. Haram meminumnya Khamar itu baik sedikit maupun banyak hukumnya haram untuk diminum. berkata bahwa Rasulullah SAW mencambuk kasus minum khamar dengan pelepah dan sandal sebanyak 40 kali”. (HR. Malik). Muslim). Dan juga diharamkan mabuk akibat meminum apa saja”. Abu bakar juga 40 kali.”Khamar itu diharamkan baik sedikit atau banyak. maka orang tersebut termasuk orang yang kafir. (HR. Tirmizy. Seorang muslim bukan saja haram untuk meminum khamar. bisa digunakan beberapa alat antara lain : tangan kosong. juga hukumnya najis.”Rasulullah SAW mencambuk peminum khamar sebanyak 40 kali. Sehingga para ulama mengatakan bila ada orang yang mengatakan bahwa khamar itu halal diminum. Muslim. Muslim. (HR Muslim) Dari Ibnu Abbas ra. Yang merusaknya tidak wajib mengganti Bila seorang muslim masih memiliki khamar. Termasuk juga menjual atau membelinya. Sebab Allah telah menyebutkan bahwa khamar itu najis. HR. Bahkan mazhab AlHanafiyah menyatakan bahwa khamar itu bukan sekedar najis. Rasulullah SAW bersabda. berpendapat bahwa hukumannya adalah cambuk sebanyak 40 kali. Ahmad. Bukhari. tapi najis mughallazhah atau najis 12 . 2. Bila mabuk maka meracau. Yang menghalalkannya diancam menjadi kafir Keharaman khamar itu sudah jelas dan qath`i. bahwa Rasulullah SAW bersabda. 5. tapi sekedar memiliki atau menyimpannya sebagai koleksi pun haram. 3. Dan hukumannya adalah 80 kali cambuk”. Haram memilikinya. Sehingga tidak bisa ditawar-tawar lagi hukumnya.”Sesunggunya minuman yang diharamkan untuk meminumnya maka diharamkan juga menjualnya”. Tapi buang saja di jalan-jalan kota Madinah”. maka bila dirusak atau dibuang oleh seroang muslim lainnya. Bila meracau maka tidak ingat.”Bila seseroang minum khamar maka akan mabuk. Kesemuanya adalah sunnah.”Wahai penduduk Madinah. sebagaimana yang telah difirmankan dalam surat Al-Maidah : 91. (HR.. ujung pakaian atau cambuk. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Ali ra. Sedangkan Imam Asy-Syafi`i ra. Abu Daud). An-Nasai) 4. Hukum-hukum yang terkait dengan khamar 1.

Sehingga bila terkena pakaian sebesar uang satu dirham. Sedangkan jumhur ulama mengatakan bahwa khamar itu najis karena secara tegas telah dilarang dan harus dijauhi. Rasulullah SAW bersabda. Meski yang dimaksud dengan kata-kata “najis” dalam ayat tersebut bukan najis hakiki tapi najis maknawi. Dalam hadits dijelaskan tentang najisnya khamar ini : Dari Abi Tsa`labah ra. Hal itu didasarkan pada dalil Al-Quran dimana Allah menyebutkan najis. Ad Daruquthuni).berat.”Kami bertetangga dengan ahli kitab. Mereka memasak babi dalam panci mereka dan minum khamar dalam wadah mereka. wajib untuk dicuci. Namun ayat itu juga mewajibkan untuk menjauhi khamar. maka cucilah dengan air baru boleh dimakan dan diminum”.”Bila kalian punya yang selain dari milik mereka maka makan dan minum bukan dari panci dan bejana mereka. Tapi bila tidak ada lainnya. 13 . HR.

halal cara mendapatkan. halal proses dan halal sifatnya.jika membeli makanan dan minuman hendaklah selalu memperhatikan atau membeli yang ada label halal 3. binatang yang disemblih selain nama allah. Minuman yang haram adalah minumnan yang haram menurut syariatnya.marilah kita memperhatikan halal atau haram makanan dan minuman yang kita konsumsi . Disarankan kepada kita semua khusus umat Islam hendaklah memakan makanan yang dimasak oleh orang yang Muslim dan prosesnya sesuai syariat 4. Disarankan kepada kita semua khusus yang beragama Islam . hewan berkuku tajam.BAB III PENUTUP KESIMPULAN Makanan yang dikatakan haram adalah makanan yang dilarang oleh agama mmakannya seperti darah.diproses secara haram serta haram sifatnya dan haram menurut syariat.haram memprosesnya dan haram sifatnya. haram cara mendapatkanny. SARAN 1. 2. Disarankan kepada pemerintah untuk memerintahkan kepada perusahaan mencantumkan label halal bagi makanan yang boleh dikonsumsi oleh umat islam. 14 . serta babi dan makanan yang diperoleh secara haram. Makanan dan minuman yang halal adalah minuman yang dihalalkan oleh syariat. Disarankan kepada kita semua .. hewan yang diterkam binatang buas.

An-Nawawi. Alih bahasa M.islamuda. Fikih Sunnah. Syarh Matn Al-Arba‟in An-Nawawiyah (Syarah Hadits Arba‟in). Halal dan Haram Dalam Islam (Al-Halal wa Al. 2001. 2000. Al-Qaradhawi. Terjemahan oleh H. Ahmad Musthopfa Hadna. Fiqih. Informatorium Obat Nasional Indonesia. Moh. Wicahksana. Tanpa Tahun. Bandung : PT Alma‟ari Sabiq. MUI.or. Hukum Alkohol dalam Minuman. Jakarta : Depkes. Surabaya 15 . Rifa‟i. Hamidy. Yusuf.Haram fi AlIslam). Beirut : Darul Fikr. Alkohol dalam Pandangan Islam dan Ahli-Ahli Kesehatan. Ahmad Labib. Al-Muwafaqat fi Ushul Al-Ahkam. Al-Ma‟arif. S. 1990.DAFTAR PUSTAKA Al-Qur‟an dan terjemahannya. Departemen Ahama RI. 1983. Solo : Al-Qowam. Imam. Murtadho dan Salafuddin.com. www. 1976. Asy-Syatibi.id Musthafa K. 2001. Alih bahasa M.mui. Syaf. 1978. Bandung. www. Juz III. Y. Abu Ishaq. Departemen Kesehatan Dirjen POM. Bina Ilmu. Tanpa Tahun. Al-Mustanier. Hukum Seputar Khamr. Halal dan Haram dalam Pandangan Islam. M. Qardlawi.S. E. 1987. Semarang: CV.

3.5:3 88. ./. (  $0.3.9/.7  :.3  !03/.5.7./.9:5:3 /./. 88.9. 8.88.5:3/.2 -3: %.3 203. /. /802-0  $02:.325.7.7.7.../.2 909.3.3 40 .:../.9.8.3 -03.8  6 ..  $.: 007 8090.7. .9 .9.89..35:.3  2. /. .2.3 :./ 02. . /.33. ..7.. 203./... 9: ::23. /../. .3 20302505.7.2.: 8.7/./98-3: &2.5030.5../.-07/.  .3 203.3 2030250 5.2.7  /.  3: /.9:.3.3 /. 9/.7.7  -.3 .2. .7.7 .

.- -.2./98/.2. 40 $. /9.50.7.3 0.3  .  %039.7 $.3(      .5:3 23.32. .2 .33. :.:.3..32.:580:7:.3203. ":7 .8.  90.3 /.    ..349.7.7 .3/.:5:3-093.39. 9:-: -.- 80.:5:3. .32.

.8..8.3..9 -07-.8 80-..2..3 .8 .9 2030-.. 30./.- /.9 203.3  .9 . -.3.8.2. -. 503..25./.7.02-:7:.7: /..-.3. 0472.7:8 9:3. -.3.8././. -.3 0..3 -.-  2: 24/073 :.5 .5.9.- 8.33. 503.- . .. 9: 2.3 -.3 3 .3 8. 502..9 .3 /. .3.8 /..3 80-.3 0.3 92-:3.3  !0309. 503..7.2 809.3.3.3 08:.2.  0 .9.3 .2.9 202. 11.3.9 -07-.3 .80-.3$..3 -.. 90.5 2  0- 0- 5.9.3 3.-/:-3.3 /.7..3 /.2.3 90.4-.3/:3 503.3.3  /.3 503/:/: 3007 ..3 4947  . 203-.3. /.9.33. 2033..3 8:9 5034-. 8.- 2025:3.9: . .91 /. 2 5.3 203..3 /.- . -.5.2.3 /.3-. 2..3 8.3.2./..2 2.2 507..75030..703. 03.9.. 907-:9 /.703.3 -. 0.3 -.

 .: .50.2.:/2.703....-/.5..-.8.2/ ..9.203.3 90780-:9 .. /.3 2.80.3. 0.:9  -07.364   :9. 02:/./..:22:233    .33..8047.2.   :3..3..9:-.-.240-3.7   2.703.3 .3 47.3/907.-.30805..3 /802-0 80.30.:../.-$.. ..2/2.380.2.: -.3. . /:25.:.      %#%&$ ..380-.3 .2033/..9.72.9.3.3/907. 2.8-./98 3 2:9.380-......3.3/802-0/03...33.2 /03.3 03.7.3-07/..9.7. .//.7.3-079.8. /90.2.2 -3: -/ . .7./.3.3.  7. .3 90780-:9.703.32030-:93..2 ./98 793.3-:.9.::23.3 :.3.2-3 :39.: 807..:6:/.. (      $&%&$ .3 .7..1. .203.3:..5:3/. $09...8 /:5 -073../.8 -073. .2.8././::-.  $02:.3809.9.3 80-.3.7.7.3 0805.7 -::7.39/.3 0073. 9: ::23. 2.3.3...7...9:3  9.  0 .7.-..3 2:.703.5 /. /802-0 /03.3.3..90.: 2.7.  3 .2.240.9.202.73..3 .7.. 20.7 809..30. . 8.9 :8234 (  !07: /09.3 -:.3.  805079 .2.3 0. 2.5.8 .7/. ::2 802-0.29 %..33..3 /907.3 ..9. 8.2 -078./98#. 5. /.8.3 3.7.2..3-.7.      %&$#%# ..2 /03.9..8.5 -3.280.: 9.77/.3. ..97 80-..  2..2 -3.3-:.3 /.3.5 2.8 -0707. 2.8 02:/.9:-..::23./802-080.3.

2 . /./..:.66 3 .2::.3-3:"42 .

    .3  07.2/2. $02:.3 -3.7.3 . /3.: :: 9.  83..3 9:9:  ..7$:33.9:.2 :39: 20.73 .- .:  -07:.  . /.72. .33  2..3 800383.8:/3..9..9$.3 202 9..3 2.3 ..3:8.9. 805079 807.

9.2 .7.3 .7:8..(  .8 203:3:./..2. !03/.38.3 -3.3 -079.3 -:.9.5..8 .3.503/./98 3 80.73 -:..7:8.9.. 202.  . 402..2/ ..3.99 %.23.7.9. 0.32.5.3203...

3(    .2 /.. 40-3:-/.66 3   40-3:".34 40 -.2::.38 $.77  .

2 -3: -/ ... 203.2/ .77 :.2.2 9 %.9.3 /.

/.9 -:. /..9 9039.8::.8.8.-/.- .: 5078..8.5..2.3 2:8../98   793...2 9/.3 .5.5.: 0.. . 2.8.1 -07/.. .:.  .7. ..5... 2:8..31.9 2.3.73.: 8047.2.3 5:...2.3.9 .3./. :.3 :.2. $. 07.9..  $.3 .9.3 80:7:-3. 80-.3 :39: 202. 5. 20309.3 9/..3-079.5.9. .7 -07.  .:/   %72/  . ..7 -3: - 22..  !03/.3.33. -..3:..3.-3. .. .. 9072../98 #.3  0.9.3-:7:.3..8.: 203/03.9 / .  .947.73 $02:.2 .33  .3    !.: 203.. 03.3 2:8. 503/..:.3 7. 9/.-3.3-:..3 :. 05. 9/.7 #.3$./.-40 /2.. : 5073. /..33.. 9/.3 -:.9072.8: -3.7.7.-$.3.:.2.8:0. . 20309.8.//.22. -40 /:.3  5. . . -079.3 . 9/.  : -079./.3 /. -07808 503/.703.3503/.2-:.3 ..:2 2:823 -. -40 /2.2. 5:3 .5.3 202-40.93.3 503/.-7 9039.7.8.3.3. . .:-079.-.8 .  02.5..

3 :..7/.8.  -3: --...2    .7  %72/  -3: :.29 %.3 /8.  /.3   .6 -3:"428079.-7 ..2.-3:.

2::.3/.-73-079039.3/03.2-3: "422030.82.3/../98.3..8.3.66 3 .39.3.7.9./98..5.8.  (  .2 .

3:8.7 80 -./:.3 9/./98 / .9..9047 -3. 2. 9072./.  !030.8.2.4397./ .8. /93..- 2:8.8  -.:5:3 80 :71 0-..3 -:.7.8: . -.9.39.: /.3 3 /809:: 40  ./8.9: .3  2.8.8  $0-.7.  :-.1:7 /.... .2 %:1.9/.

/.3-079.73/.        &#&#&&% .8::.7-3: --.3-:.29 %.../98#.2.50.8 -07..2  .7.9..7809.3 /.3-07::9.8.2 20.  /.97 #.7$:33./ . 6. :...9.3.8.3-07/.. $./.3 $.22...87://3  -.9:8234 (  2..8.3 /./98  793.. -07.#.7.2$. .: .

.2 $. :82 ./. 2.-07.3 :.3-07::9.7:/.3800383.9.5 -:7:3 .2.809.2805079-:7:3.7 $... 02.3/. 0.

7  2070.3-07::9.:/ /.73/. .  2.7.479.9. $./.7/.39/.8::.-.7 . 507.2 .20..3 2..3/.8 .2 20..7-.7 :/.3 .  !.8 :. 203002-0 :/. 8..7/.2..  .3:/.:.3. #. 9039. -.220.3 -:.- $.3-03  793.32..  -.8.  .5..7.2      #   ..8.  .7../.3-:7:3.3 2.3-07/.9.8::.7/.-./. .  # -: . 507.23..: .3:8234 (  .3.. 2.3 5.9 /.3 .32.7.31..7  .3/80-:9.-7 -07.:/   ..: #. $./98#.7.3 -3./98 3 907/.3 -079..3 /.9 :4734 /.$./..3202507-40./  .9.3/.7 2./98 793.27.8. /..3/. 202.1   -: .

/ .   2.

  -3: --.6 .3   ..

7. .6:93 .

/..34 (     .3 .7:$:33.2$.  /..

/.  !079..3 ..5.2./98/...- 3 /.:..3.00/./98 .2.3:.2.9..9:2:7:. 2070.8.8907/.23.9  9. -07/.9/:.3 :.8..:300/.5.3.7 .2.9.2. 8090.7.7 2..8 805079 / .2.3 8.30805. 3207:5./03..7.7.. /.77. .3503/.8 /.-..9./98 8.3 0.9$.5.::23..

8.8 / .. 05.-.3808:.3/03./3. /.7.-.6 -3 #.5.8 -3:-$.9:.9./98 .7:82/.. 402.3..38...9$:-::8$. /. -3: :7.9.: -07..3 503/. 8.3.3 0.3(  0/:./.7 9..  $.9 .9. /. /....  -..8.3 :/.   -3::7.3 2.88 :.8...33.  3 207:5.-07.2 .2$.5. 202.8..9#.  .2.8::.  .479..1 -07/./98 8.3 .9.12: -.3 :/./ -3   $.7./  8..3207. -0.1   2.:.-3.

7./8.-07.2 20.9 -:./.3.20.:/34 /03..  .3 .:39:/3.7. 8.. /..3(       . $.3.9  -: ..:39.7-3:&2.8.3/..  402. .3-07/..7..2 20.92.-/. 3.7 00/.3 202...  203...8::.  .. .7-07.9.3 -3: .33.(  ..03.$.38.: .  .3 /.28 $.7.9..7 202. 8..3..3 8:8:3.3 /80-:9.7.#.3 #.7./98 #./98 #..8::.9 ..#.727-3$: .3 /.8::..:/    %72/  /. /.2 7...(  .7. /./98  793.: ./98#.3 ....3 /.3 ./ .

9:.3.7..8. /.1//.3 .3/.2.

 /:.3 -.9 2.(  .. .8:/  .3 4947.5 0.32..4947.38050794947. 0. 025. ..35443.:5:3 -07.3:8..3 -07.3../.32.9: 809.

7 .: .  .3/.0.3800383.

33.2  :8.-.  -3: - $.1 .3 /..

.

3 80.. ..2.7.. 8..3 /.3 4947.1//. -0.3.7 -3: &2./.: 203:7:3 .7 -.9:../3.7  $.3 2.9..3.2.2.  207.. 9.3 .2 .80-.9.

./.7$:33.(   .2$.. .

-. .3 ..479.02:/.3.3  4.8$.3.2/2./.  . 1:6.7.9..3 4947..8:.3 ..8. :.6  .3 40 -3: .3 4947./.9 3 :.3805079..3 80-.3 80-. 507: /909  5./.9. 0.2/..-0781.9../.  !03/.. /90.2.3 2..3 203::2 8:.7.39/. -07. .3 202..3 .9: 0.3.503/. /8.9:...66  0/ /../.   :.39/.7.3 90780-:9 202.   "411.7 5.9047.-..1 ....7 .3 40 -: 8.3800383.3...7.9 2. /.5.  8079.   ::2 ..3   .9072.5.2 /2.

3 202-:.9: 9079039:  .7 2030. (  $0-.3 ..3 8:8:3.2. . . .8 . /.3 /. ./.  5.- /.33..3 5. 80. .3 ::23..3 /..7.7.3 9/./. .8.7: 4947. 9/..3  2.3 7.33.  -./..3 -. .9.9 0.1/-3:..3 . -.. 503.2 ::23.7.8.2.. 9: . /.7.3 0.: /.-. 507:-.

3.3/03.:4947.30. 202.3/..-.9: .35./.390780-:9..9:-403. -. 0.3940 808:.5.3   . &:7.9:. ..3 .

.5.2 .3 -03.8:.93/:.2$.5.9 . 203:7:9503/.7  !03/.9.340 2.: :9.:.7 .3/.

97 #. /.3 -. 6./. .39 %.3/.

2 ..7.20.3/./98  793.7.3.:/   . .2.8..3 #-:.#.- 0..7 .%.3/. 71.9./..8.72.7-/:7#.8.3-3$--07.          $$     #$ # 07/.380038-..8::.

  ..6 .

7 /.8.2 .3 /.3  ..1/ -3: .3.9:.7 .  /..

780.. /809::40 -.8::.:20. .33.3. 9/.3.8 .  .8::.2 .: 5073..5. . .  5.7907/..9-0-07.3/.3:8234  (  :..  .- 2../98 -3: --.3 /.  8079.39. . -..3.380.3 /.8::.9.:5:3 207.8::.3.:2:803./ -07.:5:3 9. 03.2- /.3   .8.-.3 /.... 202./98#. /.2:./98.9.5:3 -07.7.3. 80.5. -0. . -07... 9/. -0.5:3 0- 8. $.: 2./. 2. 9/. //. :39: 203...2.3 0- 0..2.9:.339/.  ./98-/:..3. -079039.2.3  #..-  $079.7.3/03. 909.2:3./9 3 8079..- .734 /.302. ./ -. ...80.677 507809::.-   793.33.7.2.3-3$-/.8::. :.7 .3.: 203.  : -079. 2./. .3.34  (  03.7 .- -.3..3 2030.: 2070..  . /. 202. 203..3#.  3 .39.3/./.-3&2.3.8::. .9 9.2 -07003/../.7/. 203.: . 8. 8.33.3 -403.3.39.8 -07:5.9.3. $..9/425742.3 .3 03/.3 202. #.5./98#.3 5:.8/.   8. .8. #. .2-3. 8.7.0/:. 90. #.7.9.8: -078. .33.9 .5.734 /.2 0 7:2.-/./ -3 .50.9. 2.  .8::..- %/..3.9:.7:82/.3.3 3 .25.1/-3:.8 /.33..33./.33.703.: .7. /.3.71:  8.8  9/.- 5.3 /.3:8234 (  02. #.  .0.3 8. 80.2..39... #.:203../98-/:7#.20.3. 90.  .. 9039.3./.. 2079.3 .25:3.8.9:.3-.7.2. 5.28 $. 8.  $0-. /.80/.

3 -403.3 /02.33.2.7: -.3 $- 9.9:.  :39: 202.3.7. 207./98 .  203.3 9/.8.  03. -. .. 2.8 $.7.3-.8. 47.. .-::23...3 207.33.3 2./98 .  :39: 202.95:. .-  /.8. 3 -.9/. /.3 .2:9...5:3 ./ 203:3:.3 2030.2./....3 /..20./98 -/:7 #.2 .7:80.3 /. 2070.2. .3 2.

7 .3  . .:8: .3.3 /.  .   40  -. 8 $.

:5:3..033./9.7..2.2 .0.2.7 9:8 .78.1./.393.3.9::./98#.9.#..31.2.7(  2.2  :.734 /03../-:3:  -.2 203.3..2 -3: .3.-/..  40 $.:. .3:.9:8234  /.339.9.2 .$.8.8::.-07.-078.3 /.(     !#%$&!&& .303/..

 9/.9./.3 /50739.8::.5 -3..   $09. 8:5.3 . /-:3: 2.9..7 203...3 /2.3 /.  .703.95:. . 3.79.. #..3 -.3.3 40 #.3 9/. :3 . 802-0.3 .3 . . 20. 202-:3: -3. /.8::.3.7.

/.2: $.- .3 . 40-3:":/.2./.7:.

(   . 40..

 793.7 -07.. 202-:3: 940.3 8:5. .- 2020739.7 &22: $.  .9.. -..

/.29 %..3 :82   2.77 -07.9  :.9.0../98 #.. .2 -3: -/ .2/ ..7 34   /.

 %40.

./ .      #&%&&& .8::.9.3 202-:3:  0.7../98 #./  .9 2.3202. 20.8 -07.90.90..43  -:7:3 :/ :/ /.3  802:9  9.7.7 -3: --.0. #.2..33.3 -:7:3 8:7./805..

.:/   -3: .   -: .3 .   -3: --.

7 /..3 -3: ..3 .8.2 9 %..3 /8.  /..6 /.

703. -40 /2.. ..7. 203.3 5.7..1  /.7.79 9/. 80.-.. 8.3.3 $09.9.93.3 .3 202-:3:3.3/..2 8.3 /-:3: -07. -40 /2.5 0.(  2.3  9039: 9/. .2:  .9 .3  .3 /.3 /.

9..5:3.7. 0.23.:.5.8 ..7.2.479. 0.8 207:5./.. 40. 802:9  3.25.(  .3503/. 507808.33.23. /805.92.3. 2: 80.3/.9 0.9 $:-: $..3 0.  ..3 / /.2.

7. .::9.

.  ./7./:".

 #..39.8.8::. 05.(  793.3-3&982. -079.3 ":7.8047.2.8-. 9039.--5073.40 :3.3..7-/:7#./.3 4/4.3.

3 4-../98#..8./ .: #.9  .220.3202-:3:3.: . . $...9.7. /.92../.8::...

2 . -:.8.    .:/   .

6 ..  .

9 2..1   -/../.3 -3: --..5. .7/. 80:7: -.-$.2:  .3 503/.. ..2.9.5.3 -0-07.  .:.9.. .72. . ..7.23./. 0.3.503/.  /.3/8.9 5:.7.5.3 /.3(  .3-3:.8079. 207:5.33.7-:. 80.8 -. .:9 ::23.3  -.7  &982. 2:9. :.7203:/.38.78 $/6  &2./ /.9.2 2.

   :3 .

3 .  /.: ..

 8 $.  40 $.369 :3:. -:/ .

 40/2-.:/:.//.2 .3%.

 /.7  ":7 .2/./... 0.95:...3 .33. .7::23./988.::23..3 50309.23.8.3...9: .380.:..9075073.32.34/4   .3/02.9.3...-./. ..3 2030.: .2.. .2(     %&!& $0-. 40 .8..7..9 9.2 2. . ../.2.. /. /..3.3/:5//:.:9/.2 ..9":7 .-.0.:..4394.3.5079.:.9. 503/.9.503:9:5502-.9 03..33../  .3.  0593  ::23.9  :3. 3.3.3/:5//:.39039. ..5...7.0.  . 50393 9039.7. :7. $4.3.80-:.3 /.88.- 80.33./.:9/.2 .3 2.8.8050790593 :7. 40&89. 80-.3 805..5:3.5./.2 ::2202.8.3 .2.2.9 .3 -3..3/..3203.. /. 038 2.33. 80.7.3 /./. .7./..3.3/:5//:.7..7.3. :2:2  !07: 9.8. .3 203.3/(  $0-.3203.9.3 .....88.-3. ./. .2 9//.3../98 .7... .3./.3 2.3 .:./..3 8.39039. .3-.3.

.2./..3 :.40-3:":/.

2(    .40-3:.

87/.9 :8.7. .- -: :7..22.3.:7.1 .33./-3 9..3 !03:  :. ./. .8. .3 . :7../3. /.2. 2. 80-.:8  :.  %.31:6.

  -3:-$.3 :..-. ./.

1  .3.9 :3. . $. -/.92.(  33.503/.80-..:9 :..2..3 :.2.98 $.5.

.9.(  .

80/92.2  # :82/. .0-/.5.7 /. 038 .-:  2.7./98#.3 202.8. 2.3 80-..9.7.7 .2.7 .3..-.3.9/. $0.7. 202-07. 808047.3 23:2 .2.2  # 2.3::23.7..3:9 :7:8.3 9/.3   $02:. 2.2..2. ...8    7 ..3...3.3-07.3 80. 5073.3 2070.32:...-/.  -.3  ./.7 .2.-:.5. -03.3 ..:.6/.3. 808047.3 203:9:5  80-:9....39/.0283.8::.8:.5 /::2  .9. .7507-03/..3/..92070.  .3.3 202./.2..5.9.3/..7 -3 &2.2./.3.3 .:-03/.. 23:2.2.3 -072.9.:5:3.- -07.3.9:..3-.8..3  5.3 7.-/.8: .3-07:5.8.9/-.7 /.7 47.7:6:9:3   #.3 9/.8:0. -079039.     &#   3:2. .3.2 80. 9: /80-. $ -078.6 .3. 9: //.-: /03..2    !03079.3 23:2 808:.  -. 909.2. 202.3503:8/..39:9072. 80/9 202-0/.9:  80....2 8.9..9:443.9.3 9072.: ..9: .. $ -078.-:.9: .1.3/.7  ./...9. 2025:3.7.3/-:3:80-.: .9 .7 /.3 .35. 2.38.3 202.7 . 9072.3.    7.8. .4/4  ::23.2.39.3 .3/03.7.203.3.8.5. 9/..7.7 .25.3/ .3 -:.2.7 #  -..038.3 2:.8.7.3. 808:.-:.3 202. .-:.3 2.3207.3 805079...3 .-:.7  !02-0/.7/.:5:3 80-0:23.3 9: 203.2 -.2.3.2..-:./-.//.5. 2:9.3..3:39:/23:2. 7.5..-:88:3.3 202.7.3203:9:5.3 ./988050793/03.3 9/.703. 203:7:9 503/.3.9.9: 23:2.3-07:-.8::./.3.3. /.3 /..3 .780.9:808:.3 :2:7 :.7  2.  $0/. 202-. 0/:5.7.3 9/.390703..3503:8203072.1.3.3.7  909.-:.9. /0138 907803/7 /.5.   $0/. 202-.2503/.. 3:2.80. .9.3 /0138 .3 .-03/.203.7.79:..-..2..7/.8:.38.82.3 -.703../.3 .9 .3 .8 . .3 .3 8:.2.-.5 /::2  . ..-:. 9: /. .    .2.3.. .3/.3 !.3 .802:.8::.$  ..323:2.8.7 ./.7. ::2 2.7.3 9: .2.379502-.7.3.5030.9:.3.8..-..: . 808:. 502-.7....3.7.    7 ./.: .:5:3-.7  .39:-:. 802:.:.3 -..7..2  02..8.3 /03.3802:.2...3 ::2 23:2 . $0.3:8.7..8.7.3..9:./.2 2..3 202. 202. #.8.2. .73. 01383//...3/.

..  93.3-039:::2. /.32070.3909.2.5.7.39..3 40 80:2.7. .2023:2 23:2..9 :39: /::2  2.. 23:2 23:2. 2.-7 8 $.7  2.3:7.3 :./.3/.2. 8.5../.-:..../98 .380-.50./03.7.3 20203: 8.7 ..7. :..-/./.3 23:2./.. 47. /.3  :2:7 1:64.82.3./.8+:/  $..   . /.   .8 .3 2./..3 .2..2.2./98 3 9072.. 203.9 .9.3.$%  #. !023:2 9:47. -08. -3 27:  .243/89: 9/.5. .33. -.808:.3 503/.33./ 09039:..-:..2.3.33.9..798   /.9:740.9:::2.. 8.3 :39: 2023:23./ 0-443.9:.3.8:/..3 23:2 23:2.3.-40/::2:/:/    .. 8047./.7..3-07-0/.- .243/8/. /.:.3.9./  -: $.98.202/...8: .:::2/.-.-8..8047..39. -8.3-:.8..3 .32.9:::2..0./.3.5/::2:..7 507.3-039: 8.2 8.: -.34047.390.3 202..3 . .8:/3.3 /..2..  -3: . 9/.9: 43/8 /./  :/7  -/:.. 9/.9.3.7 .2. $. 03.7:7./ -.3.3 -07.3 47.25.7:7.3 2:89.-40/::2:/:/    :82 .$-078.9 -. -::7.- -3 :8 /.9 .243/8-0-.5023:2.:-07.3-:.2 8:.9/-07. -8.9:7. 808047./.-.9     $.3.9.1.3.805079503.8.33./.9 -..99:-07./98 2:9.323:2.9 /2. 5023:2 ./.9/.7507.    8. $03..:.. -039:3.::2.39/03.-. -3:&2.9....9:::2.7. 803.7.3/.  ::2.3.. 070.2.9 2.3 .:3.7+.3.22. .7.8:.3  /.2.9:.91-3..9.7/. .3 :2.-..390.-:. -.703././. .3202..23:2 23:2.3-078. 5::.8::..72./.7 !023:2.307.9 502-:9. 9/.8-8..2070./.3 /. 9.16/80-:9::2:/:/ ../.7.3 . /::2 -. -40 /..3899:8 503.3/.. /0138../.7..8.:2:7 23:223:2.3 07.3.33.8.7 .3 -. 203.2 203039:.-8.-.    %/.. . -07:-.:/03/./ 23:2.3:/:/     039:::2..3.3 -8..3/3.2.4080-:.3:/:/-.3 /.8.9 /.3 3 -0781.     ./.7:7..3/5.-:.307. !023:23.7 ":-..289.3:/:/5023:2./983/7.7. -:. /::2 :/:/  $0/. 9.3 9/.3 -8.3 /7.  793. 2.5 9.3:/:/    %. 507-0/.2..9 $03. 9: .3 9072.3.77 -3 -/.3 /..38..438/.38. -039: ::2.3. $%  $03.202 !023:29:/. 8:/. 2023:23.2:3/02..9: .38:/.3 343 2:82 9/.93.7. 907.9/. 5.2-:80-. 9/.5::.8 2.-3 :.3  $0/.47.3 ./. 805.7.:-.97  .7/ -3 8:..7   07.7. /5::  039: ::2..3.3./.20.3 202.8047.

2 7.-/.2.!03/. $03.80-...1+ 7..8:47.  # :82   $0/.33.2:39:/23:2 0.3.7 9: /.7. /9.8 507-:./3.....7/03...:203:25.9. ::2.3.3 5005.- .3 .3 .79:23432:82  2. %.7.203. .2.: 2. 23:2.32.2.73.390.3 49.73.80/92.: -. 808:3:3.2203.  .9. $ -078..: 80-..:5:3-.8./. 3.5..2 0....8::...9.7   .3.7./.3 /.2.4085:3.3.8::.8:33.. 0..7 ./172.34843 8.3.   .8:823:2..#.  -07.3./..8202.3 :.3   . #..3203072.2 8 $.   .47.7 80-.808074. 90.2..-:  .3203. .2. -8.:./.::23. ..39.:/   .17 0.9+  $03.9. .5. 9.2.:202-03.. .9 -. ::35. 9/...    .-/.9/.  -: -..7. ../.: 20325.38.3$.2030-:9.3. $ -078..-.79:80..2.3 .8 9.75:3. %072.3 /./..9.$203.9./3.7 9: 8:/..8 2023.9:39:202:: !.3800/.-..9.8::.  $047.3 6.2.3 2.3..28:7.92070...5 800/.7. 9/.7..:  . .3 /.5.507:203...3.3. 203..-.:8:./.35:.82:.7 9.3.  #:82  .32:822.8::.22023.3 -.3 -././23:2 2.2:3-.2-:     ::2 ::2... ..47.39.  0802:. /.7.2.7.../7:8.2.9.92023:2.8::..79:-:.33..::23..  #  2.$-078.7.9/03.79:3.9..33.5. 2.. $08:3:3./.3907.7 :.9 3 /. :.3.3 &982. ::23. 80/9 .9.7 202.3.503/:/:.. $ 203...2...305.7 -3: --.3 203:8 .2-:  # / .79:-. 9/.7..8   .. 203:7:3.5./. # :.+.:/-:.:.  $0/.7:6:9:3 ./.  .7.33..33.3 ::2.3 -.2.-/.2.5.2-: 80-..393.9.17 $0-.507.2.. :39: 202:: 5023:2 ..7 9.:3.73.9.3..  -07503/.8....7.-203.2.2.7. 0-./.38.32:82./98#. ..:./3.22023:23.5-:.90.2.3.7 2.2 .3:.33. 8.2..3 2. .38..7  .8 ./  :82  3 .3809..2.80-. %.3/.7.-: 2.2.39 .03/07..9 .2:39:/23:2 :.-/.2023:23.7  -8.7.203:.2.3.7.3203..3../.3-.203:./.    .3.8::.3..2.2. .3..3/.7 :82 %72 -:.9  .-203.53..  7.2-039: .9.3.79: ..2:39: 2023:2..3 2.8047.32..9 .3-..3.3/.3207:8.8.-.3 503.3 -./.9  #.7.8.$  .2-: 5023:2 . 203:.3 :39: 2023:23.9...203.8::.2::23.   .-.2../..9.9.3. 207.3. 2.  #.3 /80-:9.390780-:99072.8 /.7.1.3.87.3.7 2.3.33  .9..    .5.7:7..2-:..3. /:3..3-..3 -0-07.7..9.393.7:8/.  #  +&6..//. -07.3.207:8.323:2 .3 .340 8074.. 207. .2./.8 7.2.-...8 .  -.8..    . #.3 2:82 -:. .-:.

9.3:39:203.9/.2 . .202.7.7.7-%8.890.-..-07. /.38.99::./. 2070.3 5:3..323:2.3..20...3/.8.203.53.2.7:.3/23:2  # /. .3.7.33.3:2:7:.7  ..7-.8.90703.73  .3.-/.9.8 /.2. ..9:/7.3.3.7.990780-:9 -:. ":7..323:2-:.3.2.703.3/.7:8/.3..3/2..-.2...: 08.5.33. #./03.90.3-.8::.3/.-/...+.7/.9.2.:.2.2..:.2070.8://03.8.-:39:/.2.3/2. %.2070. .$-078.3-0.380./03.:.9./.7:6:9:3                                         .. .3/./.82.9: //.- 070.80.9.-...8   $0/..79:3.7:-40/2..75.8.2-07909./.2 5.39039.33...2.3...3.8./98/0.3. 2.-.3/.9 $03..5-.35.3. 3.722070.2030-:9.380-08.2:3.83.2./.33./.

3.2 03/.9.35748083.9.3 /2.305.203/..2. :8:8 :2.3.3.281.2  . .3 -07.  .93.2.:202507.23:2.7.7.3 .9    3:2.33.2  0.3.3.3 23:2..3. !&%&!  $!&   .-./. 2. 8.3 .2 /574808 80././.3/.3.9..-0...808:.9.  -3.. 802:.2./.3...3. 202.2203:7:98.22.:202-0.7.3.3/. -.8   8079..98.3./.7.9.7.33 .7.. 805079  /....9.574808/.   $#    8.. .3 3./...3 /50740 80.7... 802:.7.7.3 /907.3/.3 23:2...281.3 ..3.93.9 8.9.39.3/.28079.7.7. .3.80.-0..3408. :8:8 .8.2 203:7:9 8./.7.3.3.3 /802- 80..3 2.7.3 /.3 203./.3.3.2.3.7.9. ...802:.9 ..2 .7. 5020739.323:2..    .93.3/.7.9.3.3 2.7.8.3-40/438:2840:2..3 ./.... 9..:.9.4047./... 23:23.3 05.7.5.39:2.7.9   8.3:82/.3 05.22.2                            .- /.3.3 ..3 .3 .340.3 .5.3 -07:: 9.3./.3..2.202507.. 507:8.7.3.3.. 203/.3.. 202-0 2.3. 9. :39: 2020739.81.438:28    8.7.3 05.2.3.   8.7.7.3 05.2 -3..9.22025748083.93.3 -:.3 .7.7.  0.2 .7.303/.3 ..

1://3 $44 "4./3. .1  .340 :79..  $  44/. .7.9- -:8.7 .3.  . . 3  %0702..9 ..  0508  & ::244/.#   ".7..3.3/.2/  3.7 $.8.   .8.  :8:1    . 3/4308.843..3/:3  ".3 .2 8.35.3/..6.2  .7.3$.790203 080.3 .-.          .8.2   :89.3  2: 47 / :89.%.3/:3!% 2.3.3/.2: $:7.3' ..9. -../.-6 $  $:33..%.42  4 #1.2   -./4/.2 /.1.9..2 1  8.307 2.3 .7: 7  05. /.  2. .947:2 -.%#!&$%   ":7 . 3 3 ./98 7-..91&8: .-- %. /.2  8 $.3 8.390702. $.   6 $02.2 : 07:9.7/./.:3 ::2$05:9.  3 .  2.   ..2 .2!.79.7...2:/. $.2/.2     $.1..790203.2 !.:3  :.23:2.7.6 %.      ..33. .71 .7.38..2.35...  05.3 703 !     31472.27  8.3   080./:89451.7.93  7-.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful