BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Masalah
Sebagaimana dimaklumi bersama bahwa makanan mempunyai pengaruh yang dominant bagi diri orang yang memakannya, artinya : makanan yang halal, bersih dan baik akan membentuk jiwa yang suci dan jasmani yang sehat. Sebaliknya, makanan yang haram akan membentuk jiwa yang keji dan hewani. Oleh karena itulah, Islam memerintahkan kepada pemeluknya untuk memilih makanan yang halal serta menjauhi makanan yang haram. Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam bersabda. “Artinya : Dari Abu Hurairah Radhiyallahu „anhu berkata : Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam bersabda : “Sesungguhnya Allah baik, tidak menerima kecuali hal-hal yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mu‟min sebagaimana yang diperintahkan kepada para rasul, Allah berfirman : “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. Dan firmanNya yang lain : “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu”. Kemudian beliau mencontohkan seorang laki-laki, dia telah menempuh perjalanan jauh, rambutnya kusut serta berdebu, ia menengadahkan kedua tangannya ke langit : “Ya Rabbi ! Ya Rabbi! Sedangkan ia memakan makanan yang haram, dan pakaiannya yang ia pakai dari harta yang haram, dan ia meminum dari minuman yang haram,dan dibesarkan dari hal-hal yang haram, bagaimana mungkin akan diterima do‟anya” [Hadits Riwayat Muslim no. 1015] Allah juga berfirman. “Artinya : Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” [Al-A‟raf : 157] Makna “ At-Thoyyibaat” bisa berarti lezat/enak, tidak membahayakan, bersih atau halal. [Lihat Fathul Bari (9/518) oleh Ibnu Hajar] Sedangkan makan “Al-Khabaaits” bisa berarti sesuatu yang menjijikan, berbahaya dan haram. Sesuatu yang menjijikan seperti barang-barang najis, kotoran atau hewan-hewan sejenis ulat, kumbang, jangkrik, tikus, tokek/cecak, kalajengking, ular dan sebagainya sebagaimana pendapat Abu Hanifah dan Syafi‟i. [Lihat Al-Mughni (13/317) oleh Ibnu Qudamah]. Sesuatu yang membahayakan seperti racun, narkoba dengan aneka jenisnya, rokok dan sebagainya. Adapun makanan haram seperti babi, bangkai dan sebagainya.

B. Alasan Penulisan Makalah
Makalah ini penulis ( kelompok X) tulis adalh untuk melengkapi tugas kelompok yang ditugaskan oleh dosen mata kuliah Pendidkan Agama Islam ( bapak Drs, H. Muhammad Idris DM,MM,M.Si )

C. Pengertian Judul
Karena asal hukum makanan adalah halal, maka Allah tidak merinci dalam Al-Qur‟an satu persatu, demikian juga Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam dalam hadits-haditsnya. Lain halnya dengan makanan haram, Allah telah memerinci secara detail dalam Al-Qur‟an atau melalui lisan rasulNya Shallallahu „alaihi wa sallam yang mulia. Allah berfirman.
1

yang ditanduk dan diterkam binatang buas.“Artinya : Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkanNya atasmu. hikmah serta faedah puasa. 2. TUJUAN DAN KEGUNAAN PENULISAN MAKALAH 1. darah. rukun haji. Penulisanm ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam ilmu agama khususnya pada makanan dan minuman yang halal dan haram sebagai bahan acuan untuk mengadakan penulisan atau penelitian yang relefan 2. Permasalahan Makalah ini ditulis dengan mengkaji makanan haram. dan sebaliknya makanan yang diperoleh secara tidak baik. bentuk puasa. untuk mengetahui hal yang berkaitan dengan puasa seperti. yang terpukul. TUJUAN PENULISAN MAKALAH 1. 4. akal. Hipotesa 1. Penulisan ini juga diharapkan dapat menjadi pedoman membedakan makanan dan minuman yang halal dan haram. haram akan mempengaruhi tingkah laku. 2. kecuali yang sempat kamu menyembelihnya” [Al-Maidah : 3] Minuman yang halal pada dasarnya dapat dibagi menjadi 4 bagian : 1. jenis-jenis makanan haram. baik membahayakan dari segi jasmani. Pengertian puasa. dapat kita temukan dalam surat Al-Maidah ayat 3 sebagai berikut . maupun aqidah. daging babi (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah. Makanan atau rezki yang diperoleh secara baik. yang jatuh. jiwa. dan teknik pelaksanaan ibadah haji. B. Air atau cairan yang tidak memabukkan walaupun sebelumnya pernah memabukkan seperti arak yang berubah menjadi cuka. Air atau cairan itu bukan berupa benda najis atau benda suci yang terkena najis. 2 . serta minuman yang halal serta penjelasan mengenai khomar. yang tercekik. E. “Artinya : Diharamkan bagimu (memakan) bangkai. D. hukuman hudud serta bentuk hukuman hudud itu. wajib haji. Untuk mengetahui. Semua jenis air atau cairan yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia. halal. bersih dan suci akan membentuk jiwa yang suci dan jasmani yang sehat. 3. F A. kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya” [Al-An‟am : 119] Perincian penjelasan tentang makanan haram. Air atau cairan yang suci itu didapatkan dengan cara-cara yang halal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.

sebab pada bangkai terdapat darah yang mengendap sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan lebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung” [An-Nahl : 116] 1. Lain halnya dengan makanan haram. b). untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi” [Al-Baqarah : 168] Tidak boleh bagi seorang untuk mengharamkan suatu makanan kecuali berlandaskan dalil dari Al-Qur‟an dan hadits yang shahih.2. yang ditanduk dan diterkam binatang buas. demikian juga Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam dalam hadits-haditsnya. yang tercekik. Apabila seorang mengharamkan tanpa dalil. MAKANAN HARAM Karena asal hukum makanan adalah halal. “Artinya : Diharamkan bagimu (memakan) bangkai.BAB II PEMBASAHAN 1. maka Allah tidak merinci dalam Al-Qur‟an satu persatu. KAIDAH PENTING TENTANG MAKANAN Sebelum melangkah lebih lanjut. MAKANAN 1. daging babi (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah. a). kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya” [Al-An‟am : 119] yang Perincian penjelasan tentang makanan haram. tumbuhan. darah. Hukumnya jelas haram dan bahaya yang ditimbulkannya bagi agama dan badan manusia sangat nyata. “Artinya : Hai sekalian manusia. Al-Munkhaniqoh yaitu hewan yang mati karena tercekik baik secara sengaja atau tidak.1. yang jatuh. “Artinya : Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta “ini halal dan ini haram”. dapat kita temukan dalam surat Al-Maidah ayat 3 sebagai berikut . Allah berfirman. laut maupun daratan adalah halal.1. perlu kita tegaskan terlebih dahulu bahwa asal hukum segala jenis makanan baik dari hewan. 3 . “Artinya : Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa diharamkanNya atasmu. BANGKAI Yaitu hewan yang mati bukan karena disembelih atau diburu.2. Allah berfirman. yang terpukul. Rabb semesta alam. FirmanNya. maka dia telah membuat kedustaan kepada Allah. Bangkai ada beberapa macam sebagai berikut. Allah telah memerinci secara detail dalam Al-Qur‟an atau melalui lisan rasulNya Shallallahu „alaihi wa sallam yang mulia. Al-Mauqudhah yaitu hewan yang mati karena dipukul dengan alat/benda keras hingga mati olehnya atau disetrum dengan alat listrik. kecuali yang sempat kamu menyembelihnya” [Al-Maidah : 3] Dari ayat di atas dapat kita ketahui beberapa jenis makanan haram yaitu : 1.

Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan: " Pendapat yang benar." [Shahih.2. maka dia mengambil sebilah alat tajam yang terbuat dari tulang atau sejenisnya.3. Adapun sisa darah yang menempel pada daging. maka tidak ada satupun dari kalangan ulama' yang mengharamkannya". baik peliharaan maupun liar. Shahih Al-Fauzan] 1. Adapun dua bangkai yaitu ikan dan belalang. hadits dan ijma' ulama. "Artinya : Laut itu suci airnya dan halal bangkainya" [Shahih. telah ditandaskan dalam al-Qur'an. Oleh karena itulah.2. Dan mencakup seluruh anggota tubuh babi sekalipun minyaknya. Lihat takhrijnya dalam AlFurqan 26 edisi 3/Th 11] Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani berkata dalam Silsilah As-Shahihah (no. Diceritakan bahwa orangorang jahiliyyah dahulu apabila seorang diantara mereka merasa lapar. Demikian pula sisa-sisa darah yang menempel pada daging atau leher setelah disembelih.c). [Lihat pula Al-Muhalla (6/60-65) oleh Ibnu Hazm dan Syarh Shahih Muslim (13/76) oleh An-Nawawi] 1.2. [Dinukil dari Al-Mulakhas Al-Fiqhi 2/461 oleh Syaikh Dr.11] Rasululah juga pernah ditanya tentang air laut. lalu digunakan untuk memotong unta atau hewan yang kemudian darah yang keluar dikumpulkan dan dibuat makanan/minuman. An-Nathihah yaitu hewan yang mati karena ditanduk oleh hewan lainnya [Lihat Tafsir AlQur'an Al-Adzim 3/22 oleh Imam Ibnu Katsir] Sekalipun bangkai haram hukumnya tetapi ada yang dikecualikan yaitu bangkai ikan dan belalang berdasarkan hadits. jantan maupun betina. Semuanya itu hukumnya halal. Al-Mutaraddiyah yaitu hewan yang mati karena jatuh dari tempat tinggi atau jatuh ke dalam sumur sehingga mati d). “Artinya : Dari Ibnu Umar berkata: " Dihalalkan untuk dua bangkai dan dua darah. bahwa darah yang diharamkan oleh Allah adalah darah yang mengalir. 4 . Allah mengharamkan darah pada umat ini. [Lihat Tafsir Ibnu Katsir 3/23-24] Sekalipun darah adalah haram. Lihat takhrijnya dalam Al-Furqan hal 27 edisi 4/Th. DARAH Yaitu darah yang mengalir sebagaimana dijelaskan dalam ayat lainnya : "Artinya : Atau darah yang mengalir" [Al-An'Am : 145] Demikianlah dikatakan oleh Ibnu Abbas dan Sa'id bin Jubair. maka beliau bersabda. sedang dua darah yaitu hati dan limpa. tetapi ada pengecualian yaitu hati dan limpa berdasarkan hadits Ibnu Umar di atas tadi. DAGING BABI Babi. Tentang keharamannya. 480): "Dalam hadits ini terdapat faedah penting yaitu halalnya setiap bangkai hewan laut sekalipun terapung di atas air (laut)? Beliau menjawab: "Sesungguhnya yang terapung itu termasuk bangkainya sedangkan Rasulullah bersabda: "Laut itu suci airnya dan halal bangkainya" [Hadits Riwayat Daraqutni : 538] Adapun hadits tentang larangan memakan sesuatu yang terapung di atas laut tidaklah shahih.

Semua itu hukumnya haram dengan kesepakatan ulama. singa.2. maka hewan tersebut adalah halal karena telah disembelih secara halal. macan tutul. Al-Mauqudhah. 476 oleh Al-Albani] 5 . 1933] Perlu diketahui bahwa hadits ini mutawatir sebagaimana ditegaskan Imam Ibnu Abdil Barr dalam At-Tamhid (1/125) dan Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah dalam I'lamul Muwaqqi'in (2/118119). Orang-orang jahiliyah dulu biasa memakan hewan yang diterkam oleh binatang buas baik kambing. Oleh karena itu.makanan kesukaan hewan ini adalah barang-barang yang najis dan kotor. HEWAN YANG DITERKAM BINATANG BUAS Yakni hewan yang diterkam oleh harimau. sapi dan lain sebagainya.4.2. Muslim no. taghut. An-Nathihah dan hewan yang diterkam binatang buas apabila dijumpai masih hidup (bernyawa) seperti kalau tangan dan kakinya masih bergerak atau masih bernafas kemudian disembelih secara syar'i. Ilmu modern juga telah menyingkap akan adanya penyakit ganas yang sulit pengobatannya bagi pemakan daging babi.6. Daging babi sangat berbahaya dalam setiap iklim. BINATANG BUAS BERTARING Hal ini berdasarkan hadits : "Artinya : Dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu „alaihi wa sallam bersabda: "Setiap binatang buas yang bertaring adalah haram dimakan" [Hadits Riwayat. beruang. maka Allah mengharamkan hal itu bagi kaum mukminin.Hikmah pengharamannya karena babi adalah hewan yang sangat menjijikan dangan mengandung penyakit yang sangat berbahaya. 1. Makan daging babi dapat menyebabkan timbulnya satu virus tunggal yang dapat mematikan. serigala atau anjing lalu dimakan sebagiannya kemudia mati karenanya. I'lamul Muwaqqi'in (4-356) oleh Ibnu Qayyim dan As-Shahihah no. apabila seorang tidak mengindahkan hal itu bahkan menyebut nama selain Allah baik patung. Pendapat yang menyatakan makruh saja adalah pendapat yang salah. Penelitian telah menyibak bahwa babi mempunyai pengaruh dan dampak negatif dalam masalah iffah (kehormatan) dan kecemburuan sebagaimana kenyataan penduduk negeri yang biasa makan babi. SEMBELIHAN UNTUK SELAIN ALLAH Yakni setiap hewan yang disembelih dengan selain nama Allah hukumnya haram. 1.2. Oleh karenanya. berhala dan lain sebagainya . [Lihat At-Tamhid (1/111) oleh Ibnu Abdil Barr. karena Allah mewajibkan agar setiap makhlukNya disembelih dengan nama-Nya yang mulia. maka hukumnya adalah haram sekalipun darahnya mengalir dan bagian lehernya yang kena.5. [Lihat Syarh Sunnah (11/234) oleh Imam Al-Baghawi] Hadits ini secara jelas menunjukkan haramnya memakan binatang buas yang bertaring bukan hanya makruh saja. harimau. Al-Mutaraddiyah. [Dari penjelasan Syaikh Abdul Aziz bin Baz sebagaimana dalam Fatawa Islamiyyah 3/394-395] 1. anjing. kera dan sejenisnya. lebih-lebih pada iklim panas sebagaimana terbukti dalam percobaan. maka hukum sembelihan tersebut adalah haram dengan kesepakatan ulama. Al-Munkhaniqoh. unta. Semua itu haram dimakan". Maksudnya "dziinaab" yakni binatang yang memiliki taring atau kuku tajam untuk melawan manusia seperti serigala.

Daud dan mayoritas ulama tentang haramnya memakan binatang buas yang bertaring dan burung yang berkuku tajam. Para ulama berselisih pendapat tentang musang. Hadits Riwayat Abu Daud (3801). mereka meneyembelih kuda. Penjelasan ini disetujui oleh Al-Allamah AlMubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi (5/411) dan Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-Albani dalam At-Ta'liqat Ar-Radhiyyah (3-28) 1. Dan kami tidak mengetahui seorang ulama pun yang membolehkan untuk memakannya. Ahmad (3/356). Sebab musang tidaklah termasuk kategori binatang buas.Imam Ibnu Abdil Barr juga mengatakan dalam At-Tamhid (1/127): "Saya tidak mengetahui persilangan pendapat di kalangan ulama kaum muslimin bahwa kera tidak boleh dimakan dan tidak boleh dijual karena tidak ada manfaatnya. AlBaihaqi. "Artinya : Dari Ibnu Abbas berkata: "Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam melarang dari setiap hewan buas yang bertaring dan berkuku tajam" [Hadits Riwayat Muslim no. Lalu Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melarang dari bighal dan khimar dan tidak melarang dari kuda" [Shahih. "Artinya : Pada perang Khaibar. [Shahih. Semuanya sama saja bagiku (keharamannya).". Baihaqi (9/327). Ibnu Hibban.. Tirmidzi (851). baik ditinjau dari segi bahasa maupun segi urf (kebiasaan) manusia. apakah ia termasuk hewan buruan ? Jawabnya: "Ya". Ibnu Khuzaimah. 1934] Imam Al-Baghawi berkata dalam Syarh Sunnah (11/234) "Demikian juga setiap burung yang berkuku tajam seperti burung garuda. 4219 dan Muslim no. Nasa'i (5/191) dan dishahihkan Bukhari. Demikian pula anjing. BURUNG YANG BERKUKU TAJAM Hal ini berdasarkan hadits. Abu Hanifah. Daraqutni (4/288-289) dan Al-Baghawi dalam Syarhu Sunnah no. Ibnu Qoyyim serta Ibnu Hajar dalam At-Talkhis Habir (1/1507)] Lantas apakah hadits Jabir ini bertentangan dengan hadits larangan di atas? ! Imam Ibnu Qoyyim menjelaskan dalam I'lamul Muwaqqi'in (2/120) bahwa tidak ada kontradiksi antara dua hadits di atas.7. gajah dan seluruh binatang buas yang bertaring.. "Artinya : Dari Ibnu Abi Ammar berkata: Aku pernah bertanya kepada Jabir tentang musang. [Hadits Riwayat Bukhori no. Apakah termasuk binatang buas yang haram ataukah tidak ? Pendapat yang rajih bahwa musang adalah halal sebagaimana pendapat Imam Ahmad dan Syafi'i berdasarkan hadits.2. HR Abu Daud (3789). Dan hujjah adalah sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bukan pendapat orang. Tirmidzi. bighal dan khimar.8. Al-Hakim. Lalu aku bertanya: apakah boleh dimakan ? Beliau menjawab: Ya.2. KHIMAR AHLIYYAH (KELEDAI JINAK) Hal ini berdasarkan hadits "Artinya : Dari Jabir berkata: "Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam melarang pada perang khaibar dari (makan) daging khimar dan memperbolehkan daging kuda". 1941] Dalam riwayat lain disebutkan begini. Imam Nawawi berkata dalam Syarh Shahih Muslim 13/72-73: "Dalam hadits ini terdapat dalil bagi madzab Syafi'i.. Ahmad. Ibnu Hibban (5272)." 1. Aku bertanya lagi: Apakah engkau mendengarnya dari Rasulullah ? Jawabnya: Ya. Nasa'i (7/201). elang dan sejenisnya". 2811] 6 .

maka ini tidak termasuk kategori jalalah dan tidak haram dimakan seperti ayam dan sejenisnya. Abu Daud : 3785. Ishaq bin Rahawaih dan mayoritass ulama salaf berdasarkan hadits-hadits shahih dan jelas di atas. bahkan hukumnya hahal secara yakin dan tidak ada batas waktu tertentu. menaiki dan memakan dagingnya " [Hadits Riwayat Ahmad (2/219) dan dihasankan Al-Hafidz dalam Fathul Bari 9/648] Maksud Al-Jalalah yaitu setiap hewan baik hewan berkaki empat maupun berkaki dua yang makanan pokoknya adalah kotoran-kotoran seperti kotoran manusia/hewan dan sejenisnya.. "Artinya : Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah melarang dari jalalah unta untuk dinaiki". [Sanadnya shahih sebagaimana dikatakan Al-Hafidz dalam Fathul Bari 9/648] Al-Baghawi dalam Syarh Sunnah (11/254) juga berkata: "Kemudian menghukumi suatu hewan yang memakan kotoran sebagai jalalah perlu diteliti. Ibnu Abi Syaiban meriwayatkan dengan sanadnya yang sesuai syarat Bukhari Muslim dari Atha' bahwa beliau berkata kepada Ibnu Juraij: " Salafmu biasa memakannya (daging kuda)". Al-Qoffal. 2558 dengan sanad shahih] Dalam riwayat lain disebutkan: Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam melarang dari memakan jallalah dan susunya.. [Lihat Sailul Jarrar (4/99) oleh Imam Syaukani] Kedua : Halalnya daging kuda. Al-Baghawi dan Al-Ghozali. maka tidak lagi haram hukumnya. maka hukumnya halal dengan kesepakatan ulama. Ini merupakan pendapat jumhur ulama dari kalangan sahabat. Apabila hewan tersebut memakan kotoran hanya bersifat kadang-kadang. (Lihat Subulus Salam (4/146147) oleh Imam As-Shan'ani] 1. Abu Daud no. Al-Hafidz Ibnu Hajar menjelaskan (9/648): "Ukuran waktu boelhnya memakan hewan jalalah yaitu apabila bau kotoran pada hewan tersebut hilang dengan diganti oleh sesuatu yang 7 . tabi'in dan ulama setelah mereka berdasarkan hadits-hadits shahih dan jelas seperti di atas." Hukum jalalah adalah haram dimakan sebagaimana pendapat mayoritas Syafi'iyyah dan Hanabilah. [Lihat Fathul Bari (9/648)] Sebab diharamkannya jalalah adalah perubahan bau dan rasa daging dan susunya. Ahmad. Syafi'i. Pendapat ini juga ditegaskan oleh Ibnu Daqiq Al-'Ied dari para fuqaha' serta dishahihkan oleh Abu Ishaq Al-Marwazi. [Hadits Riwayat. AL-JALLALAH Hal ini berdasarkan hadits.2. (Fahul Bari 9/648). Adapaun keledai liar." [Hadits Riwayat. Ini merupakan pendapat Zaid bin Ali. Ibnu Abi Syaiban dalam Al-Mushannaf (5/147/24598) meriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa beliau mengurung ayam yang makan kotoran selama tiga hari. Apabila pengaruh kotoran pada daging hewan yang membuat keharamannya itu hilang.Dalam hadits di atas terdapat dua masalah : Pertama : Haramnya keledai jinak. Ibnu Juraij berkata: "Apakah sahabat Rasulullah ? Jawabnya : Ya. Al-Juwaini. Tirmidzi: 1823 dan Ibnu Majah: 3189] Dari Amr bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya berkata: Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam melarang dari keledai jinak dan jalalah.9.

maka ini bagi mereka yang tidak merasa jijik untuk memakannya. 1943] Demikian pula hadits Ibnu Abbas dari Khalid bin Walid bahwa beliau pernah masuk bersama Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam ke rumah Maimunah. Serta merta Rasulullah mengangkat tangannya. Baihaqi (9/326) dan dihasankan Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam FathulBari (9/665) serta disetujui oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no. [Lihat pula AsShahihah (5/506) oleh Al-Albani dan Al-Mausu‟ah Al-Manahi As-Syar‟iyyah (3/118) oleh Syaikh Salim Al-Hilali] 1. maka tidak melazimkan bahwa dhab hukumnya makruh secara mutlak. "Artinya : Dari Abdur Rahman bin Syibl berkata: Rasulullah melarang dari makan dhab (hewan sejenis biawak).5536 dan Muslim no.11. Khalid berkata : Lantas aku mengambil dan memakannya sedangkan Rasulullah melihat.2. lalu merekapun berkata : Wahai Rasulullah." [Hadits Riwayat Muslim no. tetapi hewan ini tidak ada di kampung kaumku sehingga akupun merasa tidak enak memakannya. AD-DHAB (HEWAN SEJENIS BIAWAK) BAGI YANG MERASA JIJIK DARINYA Berdasarkan hadits . 5537 dan Muslim no. HEWAN YANG DIPERINTAHKAN AGAMA SUPAYA DIBUNUH "Dari Aisyah berkata: Rasulullah bersabda: Lima hewan fasik yang hendaknya dibunuh. [Hadits Riwayat Bukhari no. Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam berkehendak untuk mengambilnya." [Hadits Riwayat Bukhari no.tidak bertentangan dengan hadits Abdur Rahman bin Syibl di atas atau melazimkan lemahnya. tikus. baik di tanah halal maupun haram yaitu ular. 2390)] Benar terdapat beberapa hadits yang banyak sekali dalam Bukhari Muslim dan selainnya yang menjelaskan bolehnya makan dhab baik secara tegas berupa sabda Nabi maupun taqrir (persetujuan Nabi). karena Rasulullah melarang dari menyia-nyiakan harta dan tidak halal membunuh binatang yang dimakan" [Lihat pula Al-Mughni (13/323) oleh Ibnu Qudamah dan Al-Majmu' Syarh Muhadzab (9/23) oleh Nawawi] 8 . Al-Fasawi dalam Al-Ma'rifah wa Tarikh (2/318). 1198 dan Bukhari no.suci menurut pendapat yang benar. Dengan demikian. Sebagian wanita berkata : Khabarkanlah pada Rasulullah tentang daging yang hendak beliau makan !. 1946] Dua hadit ini serta banyak lagi lainnya –sekalipun lebih shahih dan lebih jelas. anjing hitam. Di sana telah dihidangkan dhab panggang. 1. saya tidak memakannya dan saya juga tidak mengharamkannya.2.". Hadits Abdullah bin Umar secara marfu' (sampai pada nabi). ini adalah daging dhab. Adapun hadits-hadits yang menjelaskan bolehnya dhab. [Hasan. Diantaranya . 1829 dengan lafadz "kalajengking: gantinya "ular"] Imam ibnu Hazm mengatakan dalam Al-Muhalla (6/73-74): "Setiap binatang yang diperintahkan oleh Rasulullah supaya dibunuh maka tidak ada sembelihan baginya.Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam Fathul Bari (9/666) menyatukannya bahwa larangan dalam hadits Abdur Rahman Syibl tadi menunjukkan makruh bagi orang yang merasa jijik untuk memakan dhab. karena masih dapat dikompromikan diantara keduanya. Aku bertanya : Apakah daging ini haram hai Rasulullah? Beliau menjawab : “Tidak. HR Abu Daud (3796). Pendapat ini dikuatkan oleh imam Syaukani dalam Nailul Authar (7/464) dan Al-Albani dan At-Ta'liqat Ar-Radhiyyah (3/32).10. “Artinya : Dhab.

hukumnya halal sebagaimana pendapat Atha' dan Imam Ahmad. Faaidhul Qadir 6/414 oleh Al-Munawi] "Artinya : Dari Abdur Rahman bin Utsman Al-Qurasyi bahwasanya seorang tabib pernah bertanya kepada Rasulullah tentang kodok/katak dijadikan obat. Jawab secara umum : Perlu kita ingat lagi kaidah penting tentang makanan yaitu asal segala jenis makanan adalah halal kecuali apabila ada dalil yang mengharamkannya. Adhwaul Bayan (1/59) oleh Syaikh As-Syanqithi. Dan sepanjang pengetahuan kami tiddak ada dalil dari Al-Qur'an dan hadits yang shahih yang menjelaskan tentang haramnya hewan yang hidup di dua alam (laut dan darat). Nasa'i (4355). Aunul Ma'bud (14/121) oleh Adzim Abadi dan Taudhihul Ahkam (6/26) oleh AlBassam] 1.12. karena seandainya boleh dimakan. Ibnu Hibban (7/463) dan dishahihkan Baihaqi dan Ibnu Hajar dalam AtTalkhis 4/916] Imam syafi'i dan para sahabatnya mengatakan: "Setiap hewan yang dilarang dibunuh berarti tidak boleh dimakan. 1. HEWAN YANG DILARANG UNTUK DIBUNUH "Dari Ibnu Abbas berkata: Rasulullah melarang membunuh 4 hewan : semut. tentu tidak akan dilarang membunuhnya. Baihaqi (9/258. [Lihat pula Al-Majmu' (9/35). Bukhari no. Abu Daud (5269). ada sebuah pertanyaan : “Adakah ayat Qur‟an atau Hadits shahih yang menyatakan bahwa binatang yang hidup di dua alam haram hukum memakannya seperti kepiting. [Lihat pula “Soal jawab” Juz. nampaknya disepakati keharamannya. Al-Mughni (13/345). burung hud-hud dan burung surad " [Hadits Riwayat Ahmad (1/332. anjing laut dan kodok?”. lalu Rasulullah Shallallahu „alaihi wa sallam melarang membunuhnya” [Hadits Riwayat Ahmad (3/453). Al-Hakim (4/410-411). BINATANG YANG HIDUP DI DUA ALAM Sebagai penutup pembahasan tentang makanan haram. Ibnu Majah (3224)."Artinya : Dari Ummu Syarik berkata bahwa Nabi memerintahkan supaya membunuh tokek/cecak" [Hadits Riwayat. Abu Daud (5267).2." [Lihat Al-Majmu' (9/23) oleh Nawawi] Haramnya hewan-hewan di atas merupakan pendapat mayoritas ahli ilmu sekalipun ada perselisihan di dalamnya kecuali semut. kura-kura. 3359 dan Muslim 2237). tawon. [Lihat AlMughni 13/344 oleh Ibnu Qudamah dan Al-Muhalla 6/84 oleh Ibnu Hazm] 9 . Nailul Authar 8/465-468. Dengan demikian binatang yang hidup di dua alam dasar hukumnya "asal hukumnya adalah halal kecuali ada dalil yangmengharamkannya. Umar. Utsman dan Ibnu Abbas bahwa seluruh bangkai laut hukumnya halal kecuali katak. 2 hal.347). 658 oleh Ustadz A Hassan dkk] Sebagai contoh adapun jawaban secara terperinci : Kepiting . [Lihat Subul Salam 4/156.318) dan dishahihkan Ibnu Hajar dan AlAlbani] Haramnya katak secara mutlak merupakan pendapat Imam Ahmad dan beberapa ulama lainnya serta pendapat yang shahih dari madzab Syafi'i. Al-Abdari menukil dari Abu Bakar AsShidiq.2.13. Imam Ibnu Abdil Barr berkata dalam At-Tamhid (6/129) : "Tokek/cecak telah disepakati keharaman memakannya".

Sedangkan jumhur ulama memberikan definisi khamar yaitu : segala sesuatu yang memabukkan baik sedikit maupun banyak. Khamar dalam bahasa Arab berasal dari akar kata “kamara” yang bermakna sesuatu yang menutupi”. [Lihat Al-Mushannaf (5/146) Ibnu Abi Syaibah dan Al-Muhalla (6/84] Anjing laut .”Segala yang memabukkan itu adalah khamar dan semua jenis khamar itu haram.Kura-kura dan Penyu .”Maa Khaamaral aql” yaitu sesuatu yang menutupi akal. bahwa Rasulullah SAW bersabda. 8.1. Air atau cairan itu bukan berupa benda najis atau benda suci yang terkena najis. 2. Dan sebaliknya. Syafi'i. Air atau cairan yang tidak memabukkan walaupun sebelumnya pernah memabukkan seperti arak yang berubah menjadi cuka. Paling tidak ada lebih dari 26 orang shahabat yang meriwayatkan hadits seperti ini dengan beragam lafaznya. Rasulullah SAW bersabda.juga halal sebagaimana madzab Abu Hurairah. Atha'.2. Disebutkan. Sedangkan Al-Hanafiyah sedikit membedakan antara hukum mabuk dengan hukum minum khamar. akal. Thawus. Semua jenis air atau cairan yang tidak membahayakan bagi kehidupan manusia. MINUMAN YANG HALAL DAN HARAM 2. Muslim dan Ad-Daruquthuny). jiwa. (HR. Wallahu A‟lam Demikianlah pembahasan yang dapat kami sampaikan.juga halal sebagaimana pendapat Imam Malik. Hal itu disebabkan mereka mempunyai definisi tersendiri dalam masalah khamar. Ahmad dan Ashhabussunan).” (HR. Sya'bi dan AlAuza'i [Lihat Al-Mughni 13/346] Katak/kodok . tetap dihukum. Definisi ini didasarkan pada hadits Rasulullah SAW : Dari Ibni Umar RA. Minuman yang Halal Minuman yang halal pada dasarnya dapat dibagi menjadi 4 bagian : 5. 6. Air atau cairan yang suci itu didapatkan dengan cara-cara yang halal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. Pembedaan itu menyangkut urusan bila seseorang minum khamar dan tidak mabuk. Pengertian Khamar Hanya satu golongan minuman yang diharamkan untuk diminum yaitu Khamar.hukumnya haram secara mutlak menurut pendapat yang rajih karena termasuk hewan yang dilarang dibunuh sebagaimana penjelasan di atas. maka itu dari Allah dan apabila salah.”Segala yang memabukkan adalah khamar dan segala yang memabukkan hukumnya haram”. 7. Apabila benar. Laits. Bahwa tidak semua minuman memabukkan itu termasuk khamar dalam pendapat mereka. baik membahayakan dari segi jasmani. 10 . maka hal itu karena kemiskinan penulis dari perbendaharaan ilmu yang mulia ini dan penulis menerima nasehat dan kritik pembaca semua. maka tetap dihukum. Hasan Al-Bashri dan fuqaha' Madinah. 2. bila seseorang minum sesuatu minuman memabukkan yang bukan termasuk khamar. maupun aqidah. Muhammad bin Ali.

Sehingga pelakunya dalam kondisi itu tidak bisa dijatuhi hukuman hudud. maka bentuk hukumannya adalah dicambuk sebanyak 80 kali. 2. Dalam istilah fiqih disebut hukum hudud. Mereka adalah Abu Hurairah. Qubaishah bin Zuaib. 3. 4. 11 . Hadits ini termasuk jajaran hadits mutawatir. Ada perbedaan pendapat dikalangan ulama dalam menentukan jumlah pukulan. 2. definisi khamar adalah air perasan buah anggur yang telah berubah menjadi minuman memabukkan. sehingga bila seorang anak kecil di bawah umur minum minuman keras. orang yang mabuk karena minum minuman memabukkan tetap dihukum juga sesuai dengan aturan syariat. Sehingga orang gila bila meminum minuman keras maka tidak boleh dihukum hudud.”Siapa yang minum khamar maka pukullah”. Abu Said Al-Khudhri. maka dia tidak bisa dijatuhi hukuman hudud. Syarhabil bin Aus dan Ghatif ibn Harits. Jabir. Muawiyah. Ibnu Mas`ud. syarat. Muslim Hanya orang yang beragama Islam saja yang bila minum minuman keras yang bisa dihukum hudud. Jumhur fuqoha sepakat bahwa peminum khamar yang memenuhi syarat untuk dihukum. 5. Tahu bahwa itu adalah khamar Bila seorang minum minuman yang dia tidak tahu bahwa itu adalah khamar. Jarir bin Abdillah. maka pada saat itu berlaku hukum darurat. Bisa memilih Peminum itu dalam kondisi bebas bisa memilih dan bukan dalam keadaan yang dipaksa. Rasulullah SAW bersabda. maka tidak boleh dihukum hudud. Artinya bentuknya sudah menjadi ketentuan dari Allah SWT. 2.4. Sedangkan minuman memabukkan lainnya bukan termasuk khamar dalam pandangan mereka.3. yaitu hadits yang diriwayatkan oleh sejumlah besar perawi pada tiap thabawatnya (jenjang) dan mustahil ada terjadi kebohongan diantara mereka. Syarat diberlakukannya hukuman hudud bagi peminum khamar 1. Berakal Peminumnya adalah seorang yang waras atau berakal. 6. pembuktian dan tatacaranya sudah diatur oleh Allah SWT. Abdullah bin Amru. Tidak dalam kondisi darurat Maksudnya bila dalam suatu kondisi darurat dimana seseorang bisa mati bila tidak meminumnya. Baligh Peminum itu orang yang sudah baligh. yaitu hukum yang bentuk. Di tingkat shahabat.Dalam mazhab Al-Hanafiyah. Sehingga tidak boleh diganti dengan bentuk hukuman lainnya seperti penjara atau denda uang dan sebagainya. Ibnu Umar. hadits ini diriwayatkan oleh 12 orang shahabat yang berbeda. Bentuk hukuman hudud peminum khamar Peminum khamar yang telah dijatuhi vonis dan dinyatakan bersalah oleh sebuah institusi pengadilan (mahkamah syar`iyah) hukumannya adalah dipukul. Namun demikian. Sedangkan non muslim tidak bisa dihukum bahkan tidak bisa dilarang untuk meminumnya. Bentuk hukuman ini bersifat mahdhah. As-Syarid bin suwaid.

Sedangkan Utsman 80 kali. Al-`Uqaili) 2. Tapi buang saja di jalan-jalan kota Madinah”. (HR. Namun bila khamar itu milik non muslim.”Bila seseroang minum khamar maka akan mabuk. Tapi yang ini (80 kali) lebih aku sukai”. Yang menghalalkannya diancam menjadi kafir Keharaman khamar itu sudah jelas dan qath`i. Hukum-hukum yang terkait dengan khamar 1. Kesemuanya adalah sunnah.”Khamar itu diharamkan baik sedikit atau banyak. Bila meracau maka tidak ingat. Maka siapa yang menulis ayat ini dan masih memilikinya janganlah meminumnya dan jangan pula menjualnya. Haram memilikinya. Muslim. Abu bakar juga 40 kali. Abu Daud). Dan juga diharamkan mabuk akibat meminum apa saja”. Najis Khamar itu selain haram untuk diminum. 2. (HR Muslim) Dari Ibnu Abbas ra.”Rasulullah SAW mencambuk peminum khamar sebanyak 40 kali. sesungguhnya Allah tabaraka wa ta`ala telah menurunkan pengharaman khamar. Muslim. tidak perlu menggantinya.Pendapat mereka didasarkan kepada perkataan Sayyidina Ali ra. berkata. Rasulullah SAW bersabda. (HR. Muslim). Sebab Allah telah menyebutkan bahwa khamar itu najis.. ujung pakaian atau cambuk. Sehingga para ulama mengatakan bila ada orang yang mengatakan bahwa khamar itu halal diminum. Termasuk juga menjual atau membelinya. Haram meminumnya Khamar itu baik sedikit maupun banyak hukumnya haram untuk diminum. (HR. Tirmizy. juga hukumnya najis. Rasulullah SAW bersabda. Bahkan mazhab AlHanafiyah menyatakan bahwa khamar itu bukan sekedar najis. tapi sekedar memiliki atau menyimpannya sebagai koleksi pun haram. bahwa Rasulullah SAW bersabda. Yang merusaknya tidak wajib mengganti Bila seorang muslim masih memiliki khamar. Ahmad. Dasarnya adalah sabda hadits Rasulullah SAW : Dari Anas ra. berpendapat bahwa hukumannya adalah cambuk sebanyak 40 kali. Kecuali dalam keadaan darurat. Ad-Daruquthuni. tapi najis mughallazhah atau najis 12 . Bukhari. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Ali ra. 5. (HR. Bila mabuk maka meracau. maka orang tersebut termasuk orang yang kafir. sandal. Dan hukumannya adalah 80 kali cambuk”. maka wajib menggantinya bila merusaknya atau menumpahkannya. perbuatan syetan dan harus dijauhi. Malik).”Wahai penduduk Madinah. berkata bahwa Rasulullah SAW mencambuk kasus minum khamar dengan pelepah dan sandal sebanyak 40 kali”. sebagaimana yang telah difirmankan dalam surat Al-Maidah : 91. 3. HR. Bahkan menerima hadiah cendera mata dalam bentuk khamar pun haram hukumnya. Sedangkan Imam Asy-Syafi`i ra. An-Nasai) 4. bisa digunakan beberapa alat antara lain : tangan kosong. Alat untuk memukul Para ulama mengatakan bahwa untuk memukul peminum khamar. maka bila dirusak atau dibuang oleh seroang muslim lainnya. Seorang muslim bukan saja haram untuk meminum khamar. Sehingga tidak bisa ditawar-tawar lagi hukumnya.”Sesunggunya minuman yang diharamkan untuk meminumnya maka diharamkan juga menjualnya”.5.

Rasulullah SAW bersabda. 13 .”Kami bertetangga dengan ahli kitab. Tapi bila tidak ada lainnya. Hal itu didasarkan pada dalil Al-Quran dimana Allah menyebutkan najis. maka cucilah dengan air baru boleh dimakan dan diminum”. Meski yang dimaksud dengan kata-kata “najis” dalam ayat tersebut bukan najis hakiki tapi najis maknawi. Mereka memasak babi dalam panci mereka dan minum khamar dalam wadah mereka. HR. Namun ayat itu juga mewajibkan untuk menjauhi khamar.”Bila kalian punya yang selain dari milik mereka maka makan dan minum bukan dari panci dan bejana mereka. Dalam hadits dijelaskan tentang najisnya khamar ini : Dari Abi Tsa`labah ra. Sedangkan jumhur ulama mengatakan bahwa khamar itu najis karena secara tegas telah dilarang dan harus dijauhi. wajib untuk dicuci. Ad Daruquthuni).berat. Sehingga bila terkena pakaian sebesar uang satu dirham.

haram cara mendapatkanny. binatang yang disemblih selain nama allah. Disarankan kepada kita semua khusus yang beragama Islam . Makanan dan minuman yang halal adalah minuman yang dihalalkan oleh syariat..jika membeli makanan dan minuman hendaklah selalu memperhatikan atau membeli yang ada label halal 3. halal proses dan halal sifatnya. SARAN 1. Disarankan kepada kita semua . serta babi dan makanan yang diperoleh secara haram. 2. Minuman yang haram adalah minumnan yang haram menurut syariatnya. Disarankan kepada pemerintah untuk memerintahkan kepada perusahaan mencantumkan label halal bagi makanan yang boleh dikonsumsi oleh umat islam. hewan berkuku tajam. Disarankan kepada kita semua khusus umat Islam hendaklah memakan makanan yang dimasak oleh orang yang Muslim dan prosesnya sesuai syariat 4.marilah kita memperhatikan halal atau haram makanan dan minuman yang kita konsumsi . hewan yang diterkam binatang buas.BAB III PENUTUP KESIMPULAN Makanan yang dikatakan haram adalah makanan yang dilarang oleh agama mmakannya seperti darah. halal cara mendapatkan.diproses secara haram serta haram sifatnya dan haram menurut syariat.haram memprosesnya dan haram sifatnya. 14 .

Fikih Sunnah. Asy-Syatibi. Informatorium Obat Nasional Indonesia. Juz III. Solo : Al-Qowam. Al-Muwafaqat fi Ushul Al-Ahkam. Abu Ishaq. M. www. 2000. www. 1990. Imam. Murtadho dan Salafuddin. Semarang: CV.Haram fi AlIslam).com. Syaf. Bandung : PT Alma‟ari Sabiq. Terjemahan oleh H. Syarh Matn Al-Arba‟in An-Nawawiyah (Syarah Hadits Arba‟in). S. E. Alih bahasa M. Y. Halal dan Haram dalam Pandangan Islam. Departemen Ahama RI. Departemen Kesehatan Dirjen POM.mui. MUI. Alih bahasa M. Moh. Halal dan Haram Dalam Islam (Al-Halal wa Al. Yusuf. Qardlawi. Hukum Alkohol dalam Minuman. Tanpa Tahun. Ahmad Labib. Jakarta : Depkes. Rifa‟i.S.or. Tanpa Tahun. 1978. Bina Ilmu. Surabaya 15 . Ahmad Musthopfa Hadna. Bandung. 2001. Al-Ma‟arif. 1983. Al-Mustanier. Hukum Seputar Khamr. 2001. Hamidy. Beirut : Darul Fikr. 1976. Wicahksana. Al-Qaradhawi. Alkohol dalam Pandangan Islam dan Ahli-Ahli Kesehatan.id Musthafa K. 1987.DAFTAR PUSTAKA Al-Qur‟an dan terjemahannya. An-Nawawi.islamuda. Fiqih.

  3: /.2.3 203. 9/.7. ./..35:. .3.3.5.9:5:3 /. /. 203. .325./.2 909.5:3/. /.33..3 ./. (  $0. 88.3 :..7. /.  $.2./.5.2.7 ./. ./98-3: &2.9:./.7.3 203.89. 9: ::23.3  2.:.5030.: 8.7.3 2030250 5. /802-0  $02:.7.7  -.3..9. .7. /.: 007 8090.9..7.3.9/.9.3 -03.3 40 ..7/.7./.7  :.2..3  !03/.3 /./ 02. .88.7.7  /..8.9 .. .-07/. 8.5:3 88.3 20302505...  .2 -3: %.8  6 ./.

- 80.8.5:3 23.2.3/.3 0. /9.:5:3.3 /.7 . :.:5:3-093. .3(      . 9:-: -.3  .3.32.3203.:./98/.39. ":7 . 40 $.33..32.  %039.7..    .2 .349.7 $.32.  90.2. ..- -.7.50.:580:7:.

8 80-..3.4-. ./..3 8..3  .7: /..9 2030-.. 8.3 0.3.2.. /. 203-.3.. 2 5..3 8.2././.- /.-  2: 24/073 :.9 203.3 80-.3 -.2 809. 502..2. 9: 2.33..3.-/:-3.3  !0309. 503.2.2. -.3 92-:3.3 .3./.9.2 507...3.3-.7.3 -. 503.3.3 /. 503.8.25. 0. .9.  0 .3. 2033.9 .- 8. 30.9 -07-. 0472.5 2  0- 0- 5. 11.8.75030.33.80-.8 .2.3 -.5.3 8:9 5034-..3 3.3 0..- ..2.- 2025:3.91 /. 03.-. -.3$.3 -. 2.9: .9 .8... 907-:9 /..3 4947  ..9 -07-.703.. -..3/:3 503.703.3 90.3 503/:/: 3007 .7:8 9:3.7.3..3 203.3 /.3 /. .3.. -.7.2 2.9 202.3 3 .9.3 /.8 /.5.3 -./. 90..3 .02-:7:.3 .9.8.5 .3.- .3 /.9.3 08:.3  /. -.

8.77/...5 /.380-.30805.703.3 .80.: . .9.39/. 8.8..//.2 /03.8 02:/. .3 .:/2......3 0805.203.3.3 -:.5:3/.3.7./.7./802-080..7   2.9. $09.7.:.:22:233    .33.2033/../.::23.3 80-.2. 5.3.2 -3.3.3..240...8 -0707. .97 80-.      %&$#%# .2/ .-.  805079 .202.3.      %#%&$ . 0./..:..7 809..3 0073.9.9. 02:/.3.9.3...::23.3.  2.2-3 :39.7 -::7.8-..2 /03.7.2.3 2:. 9: ::23.3 ...3 .380.7.2 -3: -/ .3:.: 807.5 -3.3.3.3. 8..30..73.8 /:5 -073.9:-.. 20.9:3  9.3-.. ::2 802-0./98 793.3/907. /.  $02:.1.364   :9.50.5.3 0.33.9..3.3 3.  0 .2 .9.   :3.7..7..  3 .3 90780-:9.8 -073.3 /./.7.7./98#.:6:/.2/2.9./98 3 2:9.3-07/..2 -078..-.: 2. .7.703.2.3 :.240-3..9.3-:.8 ...30. /.280...3 /907. /:25. ..33.3.2.7.:9  -07..3 /802-0 80. ..7. 2.3 47. /90..3/907..8.32030-:93.2..7/.: -.3 90780-:9 .72.703.8.. (      $&%&$ .203.-$.5.9:-.3./. 2.3 03.380-... /802-0 /03.8047.  7.2.2.9 :8234 (  !07: /09.703.-.3 .-/.2.90.3/802-0/03. .-. 2.3.5 2.3-079..: 9.29 %.7.3809. ..8.3 2.3.. 2..3-:.. ../::-. ..

.3-3:"42 .:. /.2 .2::./.66 3 .

.. /.9$.2 :39: 20.3:8.3 2.9.3 .- . .3 9:9:  .8:/3.3  07.3 .3 800383.3 -3.33  2.  . /3.7. 805079 807..    ..9.3 202 9.  83.: :: 9..:  -07:...73 .72.9:.2/2.7$:33. $02:.

9..8 203:3:..8 . 402.3 .2/ .9.7:8.503/./.3.3 -:../98 3 80.2.  .. !03/.9.99 %.3 -079.7:8.7.3.3203.38...5.7..3 -3.9.. 202. 0.73 -:.23..(  .32.5.2 .

 40-3:-/.2::.34 40 -..2 /.77  .38 $.3(    .66 3   40-3:".

77 :..2.9.3 /.2/ .2 9 %.2 -3: -/ .. 203.

3.73 $02:.5..9..  02.3 503/.5.. -079./.7 #.. 05.8.8 . . -..8.9.3 2:8.7.93.:/   %72/  .2 9/.7. 9/.2.3 ..5.3 .33..22.8::. .: 203..: 8047.. /.//.9 2.33. -40 /:.3.8.2.: 0.2-:...3    !.8. $..2.  ..7 -3: - 22. /.-3. 20309.9./.73.3 5:.:2 2:823 -.-3. 9/.8./98   793.9072.-/.33  .31. . 503/.3  5.  .3 :39: 202. 20309.: 203/03.  !03/.. 2.703.-7 9039.9 .5.8:0.- .. .3  0.7 -07.3 .3-:.  : -079.3 9/. . 9/.7./. .... :.:.3 :.3.  $.. -40 /2.3 .:. .8.3$.-$.2.. 03.. 5:3 ..3 :.3:. .3.3.947.3-079. 9/.3.  .3 7.3 2:8.3-:7:.5.2.3 80:7:-3.8: -3.3 -:.3..5. .9.-. 5.3 202-40./98 #.5. ../.. 2:8.:-079..1 -07/.3.9 -:.7.3.9 / .:. : 5073. 07.. 9072. -07808 503/.: 5078.-40 /2. ...8..3503/. .2 .2. 80-...3 /.9 9039.

  /..3 :.2.2    .8..-3:.7/.6 -3:"428079.3   ..3 /8.7  %72/  -3: :.  -3: --..29 %.-7 .

5.8.9.3/.8..7.3/03.2::./98.-73-079039.  (  ./98.3.66 3 .82..3.2-3: "422030..2 .39.3.3/.

7 80 -.2.3 -:.9: ./98 / ./ .7.9/.39.7.8.3  2.9..: /.:5:3 80 :71 0-..2 %:1.8.1:7 /.3:8../8.8.. -. 2.9047 -3.8: .3 9/.  :-..8  -./:.9./.3 3 /809:: 40  .8  $0-. .- 2:8. 9072..4397.  !030. /93.

8::. .3-:.8.2$..73/.7./.7.#..3 /..3-079.  /.3-07/..7$:33..8.3. 6..8.22..29 %.3 $../98  793.50.9.. $.7809.7-3: --./98#.9.9:8234 (  2.2 20..2  .97 #.3 /. :.        &#&#&&% .: .8 -07. -07.3-07::9..87://3  -.2././ .

0.2805079-:7:3..3/.2 $./..3-07::9.9.3800383.5 -:7:3 .-07.809.3 :.7:/.2.7 $. 02.. 2. :82 .

8 .. .7 :/.3-07/.20.8..7.3/80-:9..7/.73/. $.3 2.$. /.1   -: ./  .. 203002-0 :/.3. -.: #.7  .479.3 -:..3-03  793.31.3. 9039.7 2.3:/.:/ /.3-07::9..2 ./.:.9.8 :.9 /.9.27.3/.39/. 202.7..  # -: ..7/.7-. $.-.3 -3.3:8234 (  .8.  ...32.23.  -.. #. 2.2.3-:7:3. 507./98 3 907/.  !.8.  2./98 793.-7 -07.7.3 5.3 /.8::.2      #   ./..3 .  .-.8::.7  2070.3/.9 :4734 /.7..- $.. 507. 8.3 2.:/   ./.32..3202507-40.3 -079./98#.  .: .3/.7.3 .7/.220.9.7 ./.5.2 20. ..

/ .   2.

  -3: --.6 .3   ..

7. .6:93 .

7:$:33.3 ..2$../.  /.34 (     .

3..8.2.5.3503/. 3207:5. .3:...3 .7..9/:.8.30805.. /. 8090./98 .9..::23.3 0.77..2.3.. -07/.:.-./98 8.2./98/. 2070..8907/.7 2.8 805079 / .9  9.8 /.9$.5..2.3 :.9.2.  !079.9:2:7:.7./03.7 .3 8.9.00/.:300/./.5.7.2.23...- 3 /.

.8.3 :/.7.  3 207:5./98 8.8..3(  0/:.9.3 2. 402.9.12: -./98 .9.-3.7 9..33.8.  . 8..1 -07/.5.8 / .:.9 . /.  .3 .-. /.: -07.3 503/.8::.   -3::7. 202.7.3..  $..9:.2.1   2.6 -3 #. -0.3 0.479.3..5..../  8. 05.-.  -../.9..3 :/.38.. /.8.8 -3:-$.88 :.9#. -3: :7. /.3207.2 ../ -3   $.9$:-::8$.3/03...3808:.-07./3.7:82/.2$.

7. /../8./ ..3 /80-:9.:39./98 #.3 .3.28 $...8::.9  -: .#./98  793..727-3$: ..7.7-3:&2.9.:/34 /03.2 20.9.3 8:8:3.  203...3.7.3 /.20./98 #.#.3 /...03.$./98#.3 /..  .  402.: .38.7... 3.-07..:39:/3.(  .:/    %72/  /.-/..7.92.7 202../.2 7.(  .8::.3 .3-07/. /..3 #.3 .8::. 8.. .9 .33.7.... . $.9 -:.3 -3: . /.3 202.7-07.7..3.8.7 00/.3(       .  . 8.  .2 20...: .3/.

.3/.9:.8. /.2.3.3 .1//.7.

 .32.:5:3 -07.3.8:/  .3 -07.. /:.32.. 025.3 4947./..38050794947..3 -.5 0.3:8.(  . . 0..4947.35443.9 2.9: 809.

3/.  .7 .3800383.: .0.

-.2  :8.33..  -3: - $.1 .3 /.

.

..  207.7  $.: 203:7:3 .2./3..7 -3: &2./..9:.3.3 80.2.3 . 9.9.3. 8.3 /.2..2 .3 2.7.7 -..1//. .3 4947. -0.80-.9..

(   .2$..7$:33.. ./.

3 40 -: 8.3...39/.8:.3 80-.. ...3 4947.-. -07.  .3.9.3 4947.3 .9 2.3800383.2/2.8.3 .9 3 :. 1:6.  !03/.3...9.9072..7./.9:.7 .3 40 -3: . :.8$.02:/.3805079.-0781.3.9047. /8.3 203::2 8:..2/.39/..3   .3 80-.7.  8079.7 5.9. /../. 507: /909  5.-.479.3 202.   "411. 0.5.6  .3 2.3  4./.1 .   :.. /90../...2..66  0/ /. .503/.5.7.3 ..   ::2 .9: 0.3 90780-:9 202.2 /2....7./.

 ..-..7./. 9/...9.9: 9079039:  .1/-3:.3 ::23.7.3 0. 507:-..3  2. 80.- /.8 . /.3 .  -.: /.3 8:8:3.33.8.3 -.3 7. . .9 0.3 /.2. .8./.3 202-:.3 /.3 9/./.7: 4947. -.. /..3 5.7 2030. (  $0-.. .33. 9: .. 503.  5.2 ::23. .7.7.2. .3 .

 ..5.. 202.3940 808:.3/03.:4947.3.35. -.3/.3 ./.390780-:9.-.9: .. 0.30. &:7.3   .9:.9:-403.

8:.9 .7  !03/.:.3/.5.2 .9.: :9.3 -03. 203:7:9503/.93/:.7 .2$.5.340 2..

/. .39 %. 6.3/. /.3 -.97 #.

9.#..3-3$--07.3..8::.7.          $$     #$ # 07/.:/   .20./98  793.380038-.3 #-:./.7.8.72.3/. .8. 71..%.7-/:7#..3/.2.2 .8.- 0..7 .

.  .6 .

2 .8.3.3 /.3  .  /.1/ -3: ..7 /.7 ..9:.

- -..0/:.8./ -3 .9.9-0-07.3./98-/:.. 9039.3. 8.3 -403.39.3.:203.9/425742.2.3/. 90.-  $079..33.  : -079..3  #.3.7/.3 202.. 203.: 2070.3:8234  (  :.3 /.3... 80..3. 202. 8.7907/. /.2-3. ./ -.7:82/. :39: 203.8::. 90. 8.8.5.8/.7.3.- %/.:20.. /809::40 -.2. :.3.2 -07003/../. 2. //.8::.34  (  03.  .: 5073./ -07. /.2 0 7:2..8: -078.:2:803. 909.3. #.3 .3 /./98.9. .3 8.3 03/. 9/. .: .9:.39..-/. 202..- 5.3.7.28 $. #.- 2..  .9 9.339/..3   .2:.5. -0./98#.33.3 2030..  3 .- . .50..2.  .380. 2079.9 . ..3.3/./. #.734 /. 80.80.7.9:./.  8079. /.1/-3:. 203.2- /..   8./98#./.3.  5.3 /.8::.3 0- 0.302.7 .8::.20. 8..9.33.0.3 .703.7. $.9:.3 5:. -0.9.: 2.2 .3 /.3.3:8234 (  02./.8::.9.8  9/.8.:5:3 9. .3/03.3-...3.8::.  ./9 3 8079. .734 /.  .5. 2.33.39..  $0-.5:3 -07...  . .80/.3#. ..2. . #.7..33.33. 03.7.5:3 0- 8.7.2. $.-..3 3 .8 /.33. -./98 -3: --.: 203.780.8 . #.3.71:  8..677 507809::. 5. .25. /.-3&2.:5:3 207. 9/.7 .3. .2.5.. 9/.8::.  ./98-/:7#.: .-   793.2:3.3./. 2.. -079039.25:3. -07..3-3$-/.8 -07:5..39.

 . .. 2.3 .3 9/.7.3 /.9/.3 /02..3.3 2.  :39: 202.33.95:.3 2030.  03. 3 -.3 $- 9.3 /.3 2. 47.8..8 $.3 207.9:./98 -/:7 #..2:9.2. .2.. /. 207.  203.  :39: 202.3 -403.-::23. .20.8. -.8.7: -.5:3 ./98 .2..2 ..7:80...33./98 . 2070.3-.7./.-  /../ 203:3:.

 .3.3  .   40  -.  .:8: .7 .3 /. 8 $.

2.2 -3: .3:.-078..393.2.2. ./98#.31.9:8234  /.  40 $.9::.7(  2..-07.0..3.$.#.9./.1..7 9:8 .:./-:3:  -.8.9.339.2 .2 .-/.2  :.8::.033.(     !#%$&!&& ..303/./9.78..7.734 /03..3 /.3.2 203.3.:5:3.

7 203.5 -3. 202-:3: -3. :3 . 9/. 802-0..9. 8:5.3.703.8::. 3.79.3 40 #.3. /-:3: 2. .3 /2. .3 /. /..3 .. 20.9.3 . #./.7.95:.   $09.8::..3 -.  ...3 .3 9/.3 /50739.

/.2: $.3 .- .7:. 40-3:":/.2./.

.(   . 40.

.7 -07.. 202-:3: 940.7 &22: $.  .- 2020739.3 8:5. 793.9. -.. .

 .2/ ./.0.29 %.77 -07.9  :.9./98 #...7 34   /...2 -3: -/ .3 :82   2.

 %40.

0..90./98 #../  .9 2.8 -07.7.7 -3: --.43  -:7:3 :/ :/ /.90.3 202-:3:  0./ ./805. #.2... 20.3202.      #&%&&& .3  802:9  9.33.8::.3 -:7:3 8:7.9..7.

.   -: .:/   -3: .3 .   -3: --.

3 -3: .7 /.6 /.2 9 %.  /.3 ..3 /8..8...

 -40 /2.2:  .5 0.9...3 /-:3: -07. .-.3  9039: 9/.703.3  . -40 /2.79 9/.9 ..93.3 /.3/.3 $09.7.3. 80.3 5.3 . .3 202-:3:3.7.1  /..7..2 8.(  2. 8.3 /. 203.

.  ..7.. 0.25. 802:9  3.(  .2.479.3 / /. 0.3503/.9 0. 507808.2.5.. /805..:.9 $:-: $.92.3.8 .3 0.7./.3/.23.8 207:5. 2: 80. 40.23.9.33.5:3.

 .7.::9.

/7..  ./:".

3..(  793. -079.3 ":7. #. 05.8047..3-3&982./.8::.--5073.8.2. 9039.3.3 4/4.8-.40 :3.39.7-/:7#.

92...8.9.9  . /./98#./...220..8::./ .3 4-.. $.: #. .7.3202-:3:3..: .

 -:.:/   .8.    .2 .

  .6 ..

9 2.5..:9 ::23.3 503/. 80:7: -.5.3.3-3:.9.8 -. 0. .1   -/././ /. ./.23.7203:/. . 207:5.  /.2 2.7.9 5:.-$.3(  .. . :.3 -0-07. ...5.2:  .  .:.9.7.3  -.7/.33.72.3/8..3 /.8079. 2:9.9.503/.7-:... 80.3 -3: --.78 $/6  &2.2.38.7  &982. .

   :3 .

: .  /..3 .

  40 $.369 :3:. 8 $. -:/ .

:/:. 40/2-.3%.//.2 .

2/./.3/(  $0-.: .3-.7::23.. 80-.95:.5.32.3.3 50309.3..2... .3 2.9: .9./988.. ..7.:..3 -3...34/4   .8.3 805.7.88././  . /.3/:5//:.2. 3.0... 40&89. .9075073.88.3/:5//:. :7. .3 ../.3 .8. 503/.2 .7.3 /... 50393 9039.7../. 40 .33.380..503:9:5502-. $4.9 9..3 ./98 .3.3.3203.2 9//. ...3 8./...2 ::2202.3 2030./.3. .3 203./. .3..3.  0593  ::23.- 80.39039.9. :2:2  !07: 9.2 2.:.::23.3 .7.7./..3/:5//:.:..80-:..3/.33.-3.3/02.3 /. .2(     %&!& $0-.33.3.3.8.  .5:3.3203.3.-.8050790593 :7..8.....9.5079.2.9.:9/.2 . /.7. /.9  :3...3.39039.8../..-.7  ":7 ./.23.0. .:.  /...4394.9 .:9/..9 03.3.9":7 . . 80.5.7.3 2.33. 038 2.. . . 0.2.

40-3:":/../.3 :.2..

40-3:.2(    .

 . .2..87/.3.1 . .- -: :7.31:6.8.3 !03:  :./3.33. 80-. 2.:7..3 . . :7./-3 9. /./..7.  %.:8  :.9 :8.22.

-./. .  -3:-$.3 :..

-/.2.98 $.9 :3.:9 :. $.1  ...2.92. .80-.3.3 :.(  33.5.503/..

.(  .9.

3/.3/..8::.3 ../.3.8.   $0/.7 .9..3 .73.3/-:3:80-..3 2..7 47.703.7/. ./..7 #  -.: .9:  80. . 0/:5.7 .-:88:3..32:.-/.3 . $0.9:808:.8..2.39:9072.:5:3.- -07. $ -078..  -.3 -072. 203:7:9 503/.9 . 7.3.323:2...9/-. 9072.:.390703.2.7.39:-:.8.3 :2:7 :.8: .7. 01383//.3203:9:5.7  .. $ -078.3 -:./.3/03.3 -.802:.9: .8 .2 8.8.3-07:-.8.9: 23:2.203.3.3.7/.3 9: .38. 202-..3-07:5.. 2.9.2    !03079.8::.3 8:.9.3.7.-.3::23.3 9/.92070. ..3 23:2 808:.7 /.39/. . 202-.35.7.8.9:.3 .3  5../.9.7  . 9: /.-:.3.3/.203.7..3802:.7.7.:5:3-.3:8.3 /0138 .3. 2025:3...    7. 038 .2. ..3.3/ .    7 . 2:9.7.. /..3...$  .9.-: /03.7..:5:3 80-0:23.3 805079.3207..3.3 202.8:0.8.3 -..7..-/.3503:8/.3 2070. 808047.3. $0.7.3.: .3 202./.3 .3 9: 203.9.8.3 .3.3.3:9 :7:8.8:.9: . 808:.3.5.7 /. -079039./98#.038.3.. .5.2.2... .3 203:9:5  80-:9.2 2..3.9.3.3.3.2 80.3 .5.3-07...9 .2..2..-..//.9. 23:2.3 .80/92. 2.3 80-.9.2.3-. .3 .9/.5 /::2  .3/..-:.7  2.7.3 202.3 .25. 5073. 3:2.0-/.-:.-03/.3./-.4/4  ::23.6/.8.-:  2..7 ..2.7. 909.79:. 80/9 202-0/.2.9..7.-:./.2.    .3503:8203072. ::2 2.8.  $0/.5.8    7 .3:39:/23:2. 9: /80-...3 !.80. 2. .9:443.7 .3 202..7  909..379502-.7 -3 &2...5.3 80..3.9:.3 /..703.2  02.3 2:..     &#   3:2..8./988050793/03.2.2.7.3.3 9072.780.3  ..2..3 ::2 23:2 .3 202..3 23:2 .5.-.8:. .7  !02-0/.3 9/.3 7.7507-03/.7.3 /03.7:6:9:3   #..2..  .2..  -.7 /. -03.82.:-03/.-:.3 202. /0138 907803/7 /. 202-07.5.3 .1. #.2503/.0283..3 9/./.9:.1.6 ./.2 -..7..3 . 9/.3   $02:.2  # 2.7 .8::. 202. 9: //.2.2  # :82/.3 9/.: ..-:./.39.7..5 /::2  .-. . 202. 802:. 808:..3.7.-:.3.2.2..7 . 502-.3/. 808047. .38.-:.5030.: .:.

5::.2 8:./. 23:2 23:2.3/./.:-.3 9072.:2:7 23:223:2.33.7..-..3 .3-039:::2..9/.2.3 . 2023:23..3 . 47.2 203039:..8.3 343 2:82 9/.3..-3 :.: -.-8.3.33.323:2.9..38. -40 /. !023:2 9:47.8:/3.91-3. 507-0/.39/03..3 /.7/.3 2:89. -8. -8.3 40 80:2.7. $03.9.3-07-0/..3909.. 9.-7 8 $.9/-07.97  . 9/.9:.. 5.. 8047. 805.8.- -3 :8 /.9:7.32070.7/ -3 8:. . ./ 23:2.3 20203: 8.3 /..3 2./../. 03.2.9.307..8:.3 .2.     .3 /7.2:3/02.33.34047.77 -3 -/..3202.7 .-8..8:/... 203.703.7507.. 2.9 :39: /::2  2.7.8::.7   07.2-:80-.3/.-:.98./..3/5.3./.38:/. ..9/.3-078.5/::2:.7 .3.8.1. 2..2023:2 23:2.9.7:7.50.3 :39: 2023:23.2.7.3.7 507.7.3.3 ../. 8. 9.:3. 9/.3 -.. 803. .7.../.:.9 2.7.3:/:/     039:::2.5023:2. .3.. /::2 :/:/  $0/.3 -07.3  /. $..8047. /5::  039: ::2.202/. /.9 -... 9/.2.2070.3 23:2. !023:23. /..   .33.2.3.7.9.3.9.243/8/.3.9     $./ 09039:. -08. $%  $03.9 /2. /0138. :.390.9:::2.3.8 2. -039: ::2.$-078. 5::. .25.8047.9.7...::2..2. 203.3 9/.16/80-:9::2:/:/ ..3.3 /.  ::2.3 :./../..5.:::2/.82.2././  :/7  -/:.. /::2 -.5 9.7.7  2.7:7.  -3: .7 !023:2.3.9 502-:9.:. 8.3 07. -::7.243/8-0-./.3. 9/.3 503/.32./98 .380-.22.    8.8.0./.3 /..99:-07....:-07. 9: ./ -.3 202.9:740..:/03/.3 :2.390.2 8..2.-.805079503.93./.9:.8. -07:-..808:.. -:.9 ./98 2:9.3-:..307.9: 43/8 /./.3.2.-:. 070./  -: $. -039:3.9:::2./.3.5..72..2.-.   .47.    %/..9:::2..-. 808047.7.3-039: 8.7..202 !023:29:/.3.3:/:/-.798   /.3/3.8-8.3  $0/.3:/:/5023:2.3 -8.20.243/89: 9/.438/./03. -. /.3.3 202.7+...3-:.-40/::2:/:/    . 8:/.2.- .9 -.7 ":-../.3 .9 $03.  93./..7..-/./983/7.39.7. -3 27:  .3.3  :2:7 1:64. .3:7.3 -8./ 0-443./.23:2 23:2.  793. -.-:.4080-:.3899:8 503.9: .$%  #.38. 907./98 3 9072.33.3:/:/    %.3/.-40/::2:/:/    :82 ..3 3 -0781.-:.3 23:2 23:2.3 47. -3:&2..7:7.8: .8 . 5023:2 .9 .8+:/  $.7 ..39.289.-../. /.5.9 /.

7.5 800/. %072.3 2.7.3.7 9. #.2..39 .32.8::.2.3..207:8.9 -.3 ../..2::23..3.8:47..28:7...7.808074.8047...3.  0802:..9.- .  #:82  .9.2. 207.90.3 /80-:9.::23...-: 2.8 9...7.2.-/.22023:23.3..9.203:. 203:7:3.3 /.2.2-:. 8./.9 .7.  7.2.8. -8.$  .7.3 -.7..2023:23.7 202..39./.+..9/.79:23432:82  2.7 9: 8:/.   .3 -.9.7./. 2.2030-:9.$-078.3-.7.    .7 2.9  #./.7:8/.3.2-:     ::2 ::2...9.2 . . $03.:8:.9.7.  -: -.87.8 /..3 -..7.!03/./  :82  3 .  #  +&6.3 203:8 .-.1.9/03.3./3..8 ./.2.53.393. /9.9.. $ 203.3 -.2-: 5023:2 .33  .33.7 2.5.3 503.    .203..5..32:82.7.9..8::.3 :. /.8:33.:/-:.    . ::2.3../.35:./.3 .5.9.22023. $ -078..79:3. 808:3:3. .92070.9.3207:8.8::...  . ././23:2 2.203:. $ -078.7.7:7.:  ./.. .8::.8   ./98#.-:.-/.9 .3. 3..  $0/.3.9.3 ::2.3.9.8.-.-:  .2. #.-.::23.3/.5..2 8 $. 0-.17 $0-.9 3 /.2.-203.79:-:.3800/../172.3/../. .7  -8.:/   ...-.8:823:2.7:6:9:3 .7..3.9.3... ..3.2. 203..3 49..  -07503/. 9.3/. 0.. ::23..33..2.33.47.//.32. 203:.8::.80-. -07.5-:.73.3.203.3-./..7 ..33.:3.:203:25..-..34843 8.2. 90./7:8.393.3.7.4085:3.7 :82 %72 -:. 2.3.32:822../3.17 0.9.2-: 80-.  # :82   $0/..3$.   .:.:5:3-. 9/.3   ..3 2..9:39:202:: !.3.8202../3.-.  #  2.2.#.$203..7 9: /.:.390.  .38.2-039: ..2.38.79:-.503/:/:..3 :39: 2023:23.7 -3: --.3 .8 ...2:3-.7.3 &982. .././.1+ 7.2... 23:2.33. %.3.3 6. /:3.7/03.7  .73.3. :..3 .2.7   ..340 8074.3 2:82 -:.9.2.9  .2:39:/23:2 0.7 :.2.507.: -..3203.2.38.80/92.8.7..75:3.: 2.:202-03.2:39: 2023:2.79:80.92023:2...507:203.2 0..3..7 80-.-/.-/.  $047..8.3 /. 9/.5.2203...2.79: .5. ::35. 80/9 ..3 2. .   .3.2-:  # / .3.    ..80-./.3-. .  #..2 7. .8 2023.73.-203.47.: 80-.3.8 7.2.3 /.8::..2.5.8 507-:.82:. $08:3:3./.  -07.33.9. # :.9..7 9..3.39..7.3.305. :39: 202:: 5023:2 .3203.3.2:39:/23:2 :.3203072.2.7..03/07.2../.390780-:99072.2.. .: 20325..323:2 .9+  $03..  -.3 -0-07. ...3907.3.2.3:.3.2.:.3 5005....3809.9..8. 9/. . %.8::. 207..

2:3.9/.2.5-..8 /.8   $0/. .8...7.2.8://03.33..2.$-078..722070.3.3.2 .9:/7.-.3..380-08./98/0. 2070.7:-40/2.3.3/.3.8..9: //..-/.8::.:.3..3-. .8.82.39039./.2070.5. ":7.3/2.2. 3.33. ..7:6:9:3                                         .3/.3.. .3:39:203.90703.3.-:39:/.8.3.3.2.2.53..202.3.33.+.20.-07././..3/..- 070.323:2-:.:.2. .. #..8.9 $03.3 5:3..9.90.9.2030-:9..380.323:2.703.38.3/..9..2.80.3:2:7:... 2.-.2.-.33.2070.7-.7:8/.99::. /.990780-:9 -:.9.9.7/.-/.7.83.73  .7-%8.2-07909.3/2.7.7:. %.79:3./03.: 08./..3/23:2  # /.890.3-0.3/.203.2 5./.75.:.35./.7..7  .-.2../03.

..7.7.39:2.3 /802- 80...3 ..7.7.3.93. 203/.  0.9.7.203/.303/.3:82/.7.3 2.7...3 203. .2 .  .7.7.2 /574808 80..9 . 23:23..2. 802:. 805079  /. 202.7.9    3:2.2.81.22.7..3 05.3 .323:2.7.802:..  -3.3.3.3 23:2.281.- /.:.2203:7:98.7.3 05.28079./.3.22025748083.   $#    8.9.3..3.281. 2.3 .3 .3.3.22.2  .3 /2.9 8...3.    .-0.5. 202-0 2.438:28    8.3 .7. !&%&!  $!&   ..3./.2 .2 03/.3/. 507:8..7..-.3408.9   8. .2.3/. :8:8 :2. 9./.3/.:202-0. 802:. 5020739.7./.8   8079.8.3 23:2. :39: 2020739.9.3.3 3..3 ./..3/.3...3 -07.93.3-40/438:2840:2..7.7.3.35748083.3.2./.3..3.3.7.9.3 05..3..3 /50740 80.7... :8:8 .3 .574808/.9./.2 -3.3/./..-0.33..5.   8.3.9.39. ..7.3 /.80..3 .8...3 .93.3 .305./....9.2 203:7:9 8.9.:202507..33 .3 -07:: 9.3.3 /907./.7.3.9. 8.202507.3. -.3.93.9.4047.3 2.3.2                            .7.2.2  0..98.. 9../.23:2..340.9.3 05.7.3. .7.808:.3.3.7.2.3 -:.

7.  05.35.8.6 %.3 8.3 .%.  2. /.  $  44/.843.35.  3 .2!.3  2: 47 / :89. .7/.790203 080.:3 ::2$05:9.1  .2 !.9.3/.   6 $02.7. 3  %0702.91&8: ./4/./98 7-..38.3.-6 $  $:33. /..  .3.7.1://3 $44 "4.2/  3.3 .8.3/:3!% 2.307 2..  2..3/../:89451.3/:3  ". 3/4308. .2/.          .2   :89..-..93  7-.   .%#!&$%   ":7 . .2  8 $.2   -.2 1  8.7..   ..390702.23:2.33.9.27  8.3' ..2 .2: $:7.1./.9- -:8. .  0508  & ::244/.3 ./3.8.947:2 -.1...      .:3  :. .-- %.7.2.2:/.. -. $.3   080.790203.#   ".2 /.9 .7: 7  05..42  4 #1./.7.340 :79.3$.7 $.2  .2     $.3.71 .3/.79.7 ..2 8.%.. $. 3 3 .2 : 07:9.  :8:1    .3 703 !     31472....7.6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful