P. 1
PENGGOLONGAN HUKUM

PENGGOLONGAN HUKUM

|Views: 186|Likes:
Published by Andreas Alvin Purba

More info:

Published by: Andreas Alvin Purba on Oct 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/26/2012

pdf

text

original

Andreas Alvin 01008046

PENGGOLONGAN HUKUM
Hukum terdiri atas bermacam-macam. Untuk mengetahui tentang macam-macam hukum, ada beberapa penggolongan hukum. a . Hukum menurut Bentuknya Menurut bentuknya, hukum dikelompokkan sebagai berikut. 1) Hukum tertulis adalah hukum yang dicantumkan dalam berbagai peraturan perundangan. Hukum tertulis dapat merupakan hukum tertulis yang dikodifikasikan dan hukum tertulis yang tidak dikodifikasikan. 2) Hukum tak tertulis adalah hukum yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat, tetapi tidak tertulis. Hukum tak tertulis juga disebut hukum kebiasaan. Hukum tidak tertulis ditaati seperti suatu peraturan perundangan. b . Hukum menurut Tempat Berlakunya Menurut tempat berlakunya, hukum dibedakan sebagai berikut. 1) Hukum nasional adalah hukum yang berlaku dalam suatu negara. 2) Hukum internasional adalah hukum yang mengatur hubungan hukum dalam dunia internasional. 3) Hukum asing adalah hukum yang berlaku di negara lain. 4) Hukum lokal adalah hukum yang berlaku di suatu daerah atau wilayah tertentu. c . Hukum menurut Sumbernya

4) Hukum yurisprudensi adalah hukum yang terbentuk karena keputusan hakim. Hukum privat juga disebut hukum sipil. e . 2) Ius constituendum adalah hukum yang diharapkan berlaku pada waktu yang akan datang. Hukum menurut Isinya Menurut isinya. d . Hukum ini tidak mengenal batas waktu melainkan berlaku untuk selama-lamanya (abadi) terhadap siapa pun di seluruh tempat.Menurut sumbernya. 3) Hukum asasi adalah hukum yang berlaku di mana-mana dalam segala waktu dan untuk segala bangsa di dunia. 1) Hukum positif (ius constitutum) adalah hukum yang berlaku sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu. hukum dapat dikelompokkan sebagai berikut. Contoh: KUH Perdata dan KUH Dagang. Hukum menurut Waktu Berlakunya Menurut waktu berlakunya. 2) Hukum publik adalah kumpulan hukum yang mengatur hubungan- . Hukum positif (ius constitutum) disebut juga tata hukum. 1) Hukum privat adalah kumpulan hukum yang mengatur hubunganhubungan antarorang dengan menitikberatkan kepada kepentingan perseorangan. 2) Hukum kebiasaan adalah hukum yang terletak dalam peraturanperaturan kebiasaan. 3) Hukum traktat adalah hukum yang ditetapkan oleh negara-negara di dalam suatu perjanjian antarnegara. 1) Undang-undang adalah hukum yang tercantum dalam peraturan perundangan. hukum dapat digolongkan sebagai berikut. hukum dapat digolongkan sebagai berikut.

1) Hukum materiil adalah hukum yang memuat peraturan-peraturan yang mengatur kepentingan-kepentingan dan hubungan-hubungan yang berwujud perintah-perintah dan larangan-larangan. 1) Hukum yang memaksa adalah hukum yang dalam keadaan bagaimana pun juga harus dan mempunyai paksaan mutlak.hubungan antara negara dengan alat perlengkapannya atau antara negara dengan perorangan. Contoh: Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) 2) Hukum subjektif adalah hukum yang dihubungkan dengan seseorang tertentu dan dengan demikian menjadi hak. Hukum menurut Sifatnya Menurut sifatnya. g . Hukum ini untuk menyatakan peraturan yang mengatur antara dua orang atau lebih. hukum dapat digolongkan sebagai berikut. Contoh: Kitab Undang-Undang Hukum Militer. . 1) Hukum objektif adalah hukum dalam suatu negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu. h . Contoh: hukum pidana 2) Hukum yang mengatur adalah hukum yang dapat dikesampingkan apabila pihak-pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam suatu perjanjian. Hukum publik bertujuan untuk melindungi kepentingan umum. Hukum menurut Cara Mempertahankannya Menurut cara mempertahankannya. hukum dapat dikelompokkan sebagai berikut. f . dan hukum dagang. hukum dapat dikelompokkan sebagai berikut. Hukum menurut Wujudnya Menurut wujudnya. hukum perdata. Hukum publik juga disebut hukum negara. Contoh: hukum dagang. Contoh: hukum pidana.

Hukum formal disebut hukum acara. .2) Hukum formal adalah hukum yang memuat peraturan-peraturan yang mengatur cara-cara melaksanakan dan mempertahankan hukum materiil atau suatu peraturan yang mengatur cara mengajukan suatu perkara ke muka pengadilan dan bagaimana caranya hakim memberi putusan. Contoh: hukum acara pidana dan hukum acara perdata.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->