: sejarah manajemen

Sejarah manajem

ª

Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen.beberapa penulis melacak perkembangan pemikiran manajemen pada pedagang-pedangan Sumeria dan pembangun piramid Mesir. Para pemilik budak selama berabad-abad menghadapi permasalahan eksploitasi/memotivasi budak yang bergantung namun terkadang suka melawan (memaksa otoritas), namun banyak perusahaan pra-industri, dengan skala mereka yang kecil, tidak merasa terdorong ungtuk menghadapi permasalahan manajemen secara sistematis. namun, inovasi seperti penyebaran sistem angka Hindu-Arab (abad ke-5 hingga ke15) dan kodifikasi kesekretariatan entri-ganda (1494) menyediakan perangkat untuk penilaian, perencanaan dan kendali manajemen.Bidang pelajaran manajemen berkembang dari ekonomi dalam abad 19. Pelaku Ekonomi klasik seperti Adam Smith dan John Stuart Mill memberikan teori teori pengaturan sumber daya| pengaturan sumber daya, produksi dan penetapan harga.Pada saat yang hampir bersamaan, penemu seperti Eli Whitney, James Watt, dan Matthew Boulton mengembangkan teknik produksi seperti Penetapan standar, prosedur kontrol kualitas, akuntansi biaya, penukaran bahan, dan perencanaan kerja.Pada pertengahan abad 19,Robert Owen, Henry Poor, dan M. Laughlin dan lain-lain memperkenalkan elemen manusia dengan teori pelatihan,motivasi,struktur organisasi dan kontrol pengembangan pekerja. Pada akhir abad 19, Pelaku ekonomi marginal Alfred Marshall dan Leon Walras dan lainnya memperkenalkan lapisan baru yang kompleks ke teori manajemen.Pada 1900an manajer mencoba mengganti teori mereka secara keseleruhan berdasarkan sains.Teori pertama tentang manajemen yang lengkap muncul sekitar tahun 1920. Orang seperti Henry Fayol dan Alexander Church menjelaskan beberapa cabang dalam manajemen dan hubungan satu sama lain.Peter Drucker menulis salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: "Konsep Korporasi" (Concept of the Corporation), diterbitkan tahun 1946. Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi.H. Dodge, Ronald Fisher, dan Thorton C Fry memperkenalkan teknik statistika ke dalam manajemen. Pada tahun 1940an, Patrick Blackett mengkombinasikan teori statistika dengan teori mikroekonomi dan lahirlah ilmu riset operasi.Riset operasi, sering dikenal dengan"Sains Manajemen",mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen, khususnya di bidang logistik dan operasi. Diterbitkan di: 28 April, 2007 Mohon dinilai :12345 Nilai : 1 2 3 4 5

Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. pengkoordinasian. dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia.[3] Ricky W.[1] [sunting] Sejarah Perkembangan Ilmu Manajemen Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang—tanpa memedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu—yang merencanakan apa yang harus dilakukan. sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar.[2] Mary Parker Follet. memimpin dan mengarahkan para . yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.Sumber: http://id. yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. misalnya.com/social-sciences/743569-sejarah-manajemen/#ixzz1aZb9fezd Manajemen Dari Wikipedia bahasa Indonesia.[6] Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir.shvoong. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. dan sesuai dengan jadwal.[5] Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement.[4] Daftar isi [sunting] Etimologi Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti "mengendalikan. pengorganisasian.000 orang selama 20 tahun. dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien.[1] Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. terorganisir. mengorganisir manusia serta bahan bakunya." terutamanya "mengendalikan kuda" yang berasal dari bahasa latin manus yang berati "tangan". mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti "kepemilikan kuda" (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda). ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan. cari Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan.

bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut.000 peniti dalam sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja. Akan tetapi. mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja. manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja. ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik. kapal perang diluncurkan sepanjang kanal dan pada tiap-tiap perhentian. yaitu pemikiran awal. di gudang senjata Venesia. jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiaptiap bagian pekerjaan. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan.[2] Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776. era manajemen sains. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika . yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik.pekerja.[rujukan?] Daniel Wren membagi evolusi pemikiran manajemen dalam empat fase. Italia. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin. dan mengontrol pembangunannya. era manusia sosial. Hal ini mirip dengan model lini perakitan (assembly line) yang dikembangkan oleh Hanry Ford untuk merakit mobil-mobilnya.[8] Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. dan (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja. dan era moderen. (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas. The Wealth of Nation. dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya. Sebagai contoh. ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor). menggantikan tenaga manusia. orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh. Selain lini perakitan tersebut. Dalam bukunya itu. yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan di sana. Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang—masingmasing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini. terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota Venesia.[7] [sunting] Pemikiran awal manajemen Sebelum abad ke-20. dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana. Piramida di Mesir.

Frederick Winslow Taylor. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat . Frederick A. atau dalam bahasa Inggris disebut scientific management. dan Harrington Emerson[9] Manajemen ilmiah. dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam bukunya yang berjudul Principles of Scientific Management pada tahun 1911. Era ini ditandai dengan berkembangan perkembangan ilmu manajemen dari kalangan insinyur—seperti Henry Towne. Dalam bukunya itu. memberikan tugas kepada bawahan." Beberapa penulis seperti Stephen Robbins menganggap tahun terbitnya buku ini sebagai tahun lahirya teori manajemen modern. dan lain-lain. Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah adalah "penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. mengarahkan kegiatan sehari-hari.[2] Henry Gantt yang pernah bekerja bersama Taylor di Midvale Steel Company menggagas ide bahwa seharusnya seorang mampu mandor memberi pendidikan kepada karyawannya untuk bersifat rajin (industrious ) dan kooperatif. memastikan cukupnya persediaan bahan baku. sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli. [sunting] Era manajemen ilmiah Frederick Winslow Taylor.itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan. Halsey. Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. Ia juga mendesain sebuah grafik untuk membantu manajemen yang disebut sebagai Gantt chart yang digunakan untuk merancang dan mengontrol pekerjaan.

Follett (1868–1933) yang mendapatkan pendidikan di bidang filosofi dan ilmu politik menjadi terkenal setelah menerbitkan buku berjudul Creative Experience pada tahun 1924. dan mengendalikan. Drucker—sering disebut sebagai Bapak Ilmu Manajemen—menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: "Konsep Korporasi" (Concept of the Corporation). serta rasa aman yang menyertainya. dan sejumlah hubungan yang impersonal. Henry Fayol juga mengagas 14 prinsip manajemen yang merupakan dasar-dasar dan nilai yang menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen.[10] Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sebagai kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pada pertengahan tahun 1950. Katalis utama dari kelahiran mahzab perilaku adalah serangkaian studi penelitian yang dikenal sebagai eksperimen Hawthrone. periode istirahat. seorang industriawan Perancis bernama Henry Fayol mengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang. Mahzab perilaku tidak mendapatkan pengakuan luas sampai tahun 1930-an.setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut.[2] Selain itu. hierarki yang didefinisikan dengan jelas. sering dikenal dengan "Sains Manajemen".[9] Follet mengajukan suatu filosifi bisnis yang . Peter F. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi banyak organisasi besar sekarang ini. Namun. yaitu teori mengenai apa yang dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik. Hasil kajian mengindikasikan bahwa ternyata insentif seperti jabatan. khususnya di bidang logistik dan operasi. penerimaan kelompok.[9] Kontribusi lainnya datang dari Mary Parker Follet.[2]. Eksperimen Hawthrone dilakukan pada tahun 1920-an hingga 1930-an di Pabrik Hawthrone milik Western Electric Company Works di Cicero. peraturan dan ketetapan yang rinci.[9] Era ini juga ditandai dengan hadirnya teori administratif. Illenois. Pada tahun 1946. Weber menggambarkan suatu tipe ideal organisasi yang disebut sebagai birokrasi—bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja. mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen. Riset operasi. dan terus berlangsung hingga sekarang. mengoordinasi. Kajian ini awalnya bertujuan mempelajari pengaruh berbagai macam tingkat penerangan lampu terhadap produktivitas kerja.[11] [sunting] Era manusia sosial Era manusia sosial ditandai dengan lahirnya mahzab perilaku (behavioral school) dalam pemikiran manajemen di akhir era manajemen ilmiah. mengorganisasi. Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosilogi Jerman Max Weber.[2] Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirkan ilmu riset operasi. yang merupakan kombinasi dari teori statistika dengan teori mikroekonomi. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dengan maksud menjadikannya sebagai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dalam kelompok besar.[9] Pada awal abad ke-20. lama jam kerja. maupun upah lebih sedikit pengaruhnya terhadap output pekerja dibandingkan dengan tekanan kelompok. Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi. Weber menyadari bahwa bentuk "birokrasi yang ideal" itu tidak ada dalam realita. memerintah. Peneliti menyimpulkan bahwa norma-norma sosial atau standar kelompok merupakan penentu utama perilaku kerja individu.

dan pemanfaatan yang lebih baik atas waktu dan material. Chester Barnard (1886–1961) menulis buku berjudul The Functions of the Executive yang menggambarkan sebuah teori organisasi dalam rangka untuk merangsang orang lain memeriksa sifat sistem koperasi. yang paling terkenal di antaranya W. Barnard juga mengembangkan teori "penerimaan otoritas" didasarkan pada gagasan bahwa bos hanya memiliki kewenangan jika bawahan menerima otoritas itu. (2) produktivitas meningkat. Deming mengembangkan 14 poin rencana untuk meringkas pengajarannya tentang peningkatan kualitas. sedikitnya kesalahan. orang Amerika. Menurut Barnard. [sunting] Era moderen Era moderen ditandai dengan hadirnya konsep manajemen kualitas total (total quality management—TQM) di abad ke-20 yang diperkenalkan oleh beberapa guru manajemen. tujuan bersama." Dari teorinya. Ia menekankan pentingnya meningatkan kualitas dengan mengajukan teori lima langkah reaksi berantai. (3) market share meningkat karena peningkatan kualitas dan harga. Dengan demikian. dianggap sebagai Bapak Kontrol Kualitas di Jepang. Melihat perbedaan antara motif pribadi dan organisasi. Pada tahun 1938. Juran mengusulkan manajemen untuk memilih satu area yang mengalami kontrol kualitas yang buruk. sementara pada organisasi informal.mengutamakan integrasi sebagai cara untuk mengurangi konflik tanpa kompromi atau dominasi. (5) jumlah pekerjaan meningkat. Ia berpendapat bila kualitas dapat ditingkatkan. dan efisiensi adalah sejauh mana motif-motif individu dapat terpuaskan. Follet juga percaya bahwa tugas seorang pemimpin adalah untuk menentukan tujuan organisasi dan mengintegrasikannya dengan tujuan individu dan tujuan kelompok. dan peningkatan kualitas. Dia memandang organisasi formal sebagai sistem terpadu di mana kerjasama. komunikasi. kekompakan. dan komunikasi merupakan elemen universal.[9] Ia menyatakan bahwa 80 persen cacat disebabkan karena faktor-faktor yang sebenarnya dapat dikontrol oleh manajemen. manajer dan karyawan seharusnya memandang diri mereka sebagai mitra. (4) profitabilitas perusahaan peningkat sehingga dapat bertahan dalam bisnis. kemudian dibuat solusi. Area tersebut kemudian dianalisis. minimnya penundaan. ia berpikir bahwa organisasi harus didasarkan pada etika kelompok daripada individualisme. Deming. melainkan sistemnya. Barnard menjelaskan dikotonomi "efektif-efisien". bukan lawan. ia mengembangkan trilogi manajemen yang memasukkan perencanaan. [sunting] Teori manajemen [sunting] Manajemen ilmiah .[9] Deming berpendapat bahwa kebanyakan permasalahan dalam kualitas bukan berasal dari kesalahan pekerja. dan diimplementasikan. kontrol. efektivitas berkaitan dengan pencapaian tujuan. (1) biaya akan berkurang karena berkurangnya biaya perbaikan. Ia merujuk pada "prinsip pareto. dan pemeliharaan perasaan harga diri lebih diutamakan. Edwards Deming (1900–1993) and Joseph Juran (lahir 1904). Dengan kata lain. Kontribusi kedua datang dari Joseph Juran.

untuk kemudian dihilangkan. . Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia da perlunya manajemen memahami manusia."[12] Para perwira yang bergabung dengan Ford Motor Company pada pertengahan 1940-an ini menggunakan metode statistik dan model kuantitatif untuk memperbaiki pengambilan keputusan di Ford.[12] Setelah perang berakhir.[rujukan?] [sunting] Pendekatan kuantitatif Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif—seperti statistik. Sebelumnya. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. ia menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak perlu sehingga gerakan yang diperlukan untuk memasang batu bata eksterior berkurang dari 18 gerakan menjadi 5 gerakan. analisis jalur kritis (Critical Path Analysis) dapat digunakan untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efesien. Gilbreth.[9] Skema itu mereka dapatkan dari pengamatan mereka terhadap cara penyusunan batu bata.[rujukan?] Pengembangan kuantitatif muncul dari pengembangan solusi matematika dan statistik terhadap masalah militer selama Perang Dunia II. Dengan menggunakan teknik-teknik Gilbreth. Sementara untuk batu bata interior. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut. Keluarga Gilbreth juga menyusun skema klasifikasi untuk memberi nama tujuh belas gerakan tangan dasar (seperti mencari. dan lain-lain. Sebagai contoh.Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. ia mengurangi secara drastis dari 18 gerakan hingga menjadi 2 gerakan saja. pemrograman linear digunakan para manajer untuk membantu mengambil kebijakan pengalokasian sumber daya. Skema tersebut memungkinkan keluarga Gilbreth menganalisis cara yang lebih tepat dari unsur-unsur setiap gerakan tangan pekerja. Frank yang bekerja sebagai kontraktor bangunan menemukan bahwa seorang pekerja melakukan 18 gerakan untuk memasang batu bata untuk eksterior dan 18 gerakan juga untuk interior. memegang) yang mereka sebut Therbligs (dari nama keluarga mereka. tukang baku dapat lebih produktif dan berkurang kelelahannya di penghujung hari. Aliran perilaku: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia. atau simulasi komputer—untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan. Pelopornya adalah sekelompok perwira militer yang dijuluki "Whiz Kids. Melalui penelitian. model kuantitas pesanan ekonomi (economic order quantity model) membantu manajer menentukan tingkat persediaan optimum. model optimasi. [sunting] Klasifikasi Ada 6 macam teori manajamen diantaranya:   Aliran klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. yang dieja terbalik dengan huruf th tetap). model informasi.[9] Gerakan yang sia-sia yang luput dari pengamatan mata telanjang dapat diidentifikasi dengan alat ini. teknik-teknik matematika dan statistika yang digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan militer itu diterapkan di sektor bisnis. menggenggam.

    Aliran manajemen Ilmiah: aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. Aliran manajemen berdasarkan hasil: Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen. 3. fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan. mengorganisir. Pengorganisasian (organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Aliran manajemen mutu: Aliran manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan atau konsumen. Aliran analisis sistem: Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya.[rujukan?] Ketika itu. Perencanaan (planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. mengordinasi. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan. yaitu: 1. Pengarahan (directing) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha [sunting] Sarana manajemen . [sunting] Fungsi manajemen Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.[rujukan?] Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. pada tingkatan mana keputusan harus diambil. Namun saat ini. ia menyebutkan lima fungsi manajemen. Menurut aliran ini. memerintah. kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga[rujukan?]. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan. siapa yang harus mengerjakannya. siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. 2. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan. yaitu merancang. dan mengendalikan. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu.

Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai.[rujukan?] Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi. Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja. yaitu men. serta uang dan kegiatan usaha. money. Tools tersebut dikenal dengan 6M. Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. dua sarana manajemen. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan. machines. fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu. materials. faktor manusia adalah yang paling menentukan. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja.Man dan machine. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik. Dalam manajemen. selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Perlu diingat meskipun metode baik. Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki. Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu. method. sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja. manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan. sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai . dan markets.

Hirarki (tingkatan) 10. Semangat kesatuan. Penggajian pegawai 8. Pemusatan (Centralization) 9. prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari[rujukan?]: 1. peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri. Kesatuan perintah (Unity of command) 5. Stabilitas kondisi karyawan 13. Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya.pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Pembagian kerja (Division of work) 2. Ketertiban (Order) 11. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility) 3. Artinya. semangat korps [sunting] Manajer Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi. Kesatuan pengarahan (Unity of direction) 6. seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis. Disiplin (Discipline) 4. Dengan demikian. Oleh sebab itu. Prakarsa (Inisiative) 14. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri 7.[rujukan?] [sunting] Tingkatan manajer . penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. proses kerja tidak akan berlangsung. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku. maka proses produksi barang akan berhenti.[rujukan?] Menurut Henry Fayol. Keadilan dan kejujuran 12. [sunting] Prinsip manajemen Artikel utama untuk bagian ini adalah: Prinsip manajemen Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah.

Pada organisasi berstruktur tradisional. yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain. merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. [sunting] Peran manajer Henry Mintzberg. mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. manajer tingkat menengah. atau manajer divisi. dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida. manajer kantor. dan penghubung. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer). manajer pabrik. Manajemen tingkat menengah (middle management) mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan.Piramida jumlah karyawan pada organisasi dengan struktur tradisional. Manajemen puncak (top management). dan CFO (Chief Financial Officer). Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok[13]. yang bersifat seremonial dan simbolis. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian. tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. Manejemen lini pertama (first-line management). Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana. di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). manajer shift. manajer area. Meskipun demikian. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah. berdasarkan tingkatannya. yang pertama adalah peran antar pribadi. Yang kedua . pemimpin proyek. seorang ahli riset ilmu manajemen. dikenal pula dengan istilah executive officer. dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah. berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan permintaan pekerjaan. dikenal pula dengan istilah manajemen operasional. manajer departemen. atau mandor (foreman). pemimpin. manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak. Mereka sering disebut penyelia (supervisor). CIO (Chief Information Officer).

yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Ricky W. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. 3. pembagi sumber daya. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. akuntansi dan lain-lain. manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. memperbaiki mesin. ide. misalnya menggunakan program komputer. 2.[14] Ketiga keterampilan tersebut adalah: 1. Keterampilan berkomunikasi diperlukan. membuat kursi. Oleh karena itu. Robert L. pemecah masalah. meliputi peran sebagai seorang wirausahawan. dan gagasan demi kemajuan organisasi. menengah. dan perunding.[13] [sunting] Keterampilan manajer Gambar ini menunjukan keterampilan yang dibutuhkan manajer pada setiap tingkatannya. Keterampilan teknis (technical skill) Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan konseptual (conceptional skill) Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep. Selain tiga keterampilan dasar di atas. aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain. Dengan komunikasi yang persuasif. bersahabat. yaitu:[4] . Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer. Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar. serta peran sebagai juru bicara. Yang ketiga adalah peran pengambilan keputusan. meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi. Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill) Selain kemampuan konsepsional. maupun bawah. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. baik pada tingkatan manajemen atas.adalah peran informasional. keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja.

[sunting] Etika manajerial Artikel utama untuk bagian ini adalah: Etika manajerial Etika manajerial adalah standar prilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka. Griffin:[4]    Perilaku terhadap karyawan Perilaku terhadap organisasi Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya [sunting] Bidang manajemen               Manajemen administrasi perkantoran Manajemen pergantian Manajemen komunikasi Manajemen constraint Manajemen biaya Manajemen hubungan pelanggan Manajemen harga pendapatan Manajemen enterprise Manajemen fasilitas Manajemen integrasi Manajemen pengetahuan Manajemen pemasaran Manajemen mikro Manajemen sakit . Namun demikian. Pertama. Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. Kedua. tentu saja. terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan.000. Pada tahun 2004. seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Frankfort digaji $2. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer. Kebanyakan manajer. 2. Dan terakhir. waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset berharga.000 per tahun. manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar. Keterampilan manajemen waktu Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort.1. Keterampilan membuat keputusan Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Ada tiga kategori klasifikasi menurut Ricky W. Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu. manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam—sekitar $13 per menit. sebagai manajer. Dari sana dapat kita lihat bahwa setiap menit yang terbuang akan sangat merugikan perusahaan.

                     Manajemen pandangan Manajemen procurement Manajemen program Manajemen projek Manajemen proses Manajemen produksi Manajemen kualitas Manajemen sumber daya manusia Manajemen risiko Keahlian manajemen Manajemen pengeluaran Manajemen rantai suplai Manajemen sistem Manajemen waktu Manajemen stress Manajemen strategis Manajemen keuangan Manajemen personalia Manajemen organisasi Manajemen Pertunjukan Manajemen Persiapan dan Pelaksanaan .