P. 1
Jangka sorong

Jangka sorong

|Views: 66|Likes:

More info:

Published by: Tubagus Hadian Noerraya on Oct 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/12/2012

pdf

text

original

Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter.

Terdiri dari dua bagian, bagian diam dan bagian bergerak. Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital. Pada versi analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorang dibawah 30cm dan 0.01 untuk yang diatas 30cm. [sunting]Kegunaan Kegunaan jangka sorong adalah:   untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit; untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa, maupun lainnya) dengan cara diulur;  untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara "menancapkan/menusukkan" bagian pengukur. Bagian pengukur tidak terlihat pada gambar karena berada di sisi pemegang.

Mikrometer
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia
Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.

Mikrometer adalah alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki ketelitian 0.01 mm

orang bisa menggunakan keuntungan mekanis sekrup untuk menekan material. Dengan cara memasang satu tangkai yang roda bergigi searah keinginan pada satu tenaga putaran tertentu. Satu fitur yang menarik tambahan dari mikrometer-mikrometer adalah pemasukan satu tangkai menjadi bengkok yang terisi. Secara normal. memberi satu pengukuran yang tidak akurat. blok-blok dan batang-batang. Mikrometer ini banyak dipakai dalam metrology.Satu mikrometer adalah secara luas digunakan alat di dalam teknik mesin electro untuk mengukur ketebalan secara tepat dari blok-blok. Mikrometer dalam Mikrometer dalam digunakan untuk mengukur garis tengah dari lubang suatu benda Mikrometer kedalaman Mikrometer kedalaman digunakan untuk mengukur kerendahan dari langkahlangkah dan slot-slot. luar dan garis tengah dari kerendahan dan batang-batang slot. lapisan-lapisan. Acuan Mikrometer memiliki 3 jenis umum pengelompokan yang didasarkan pada aplikasi berikut : Mikrometer Luar Mikrometer luar digunakan untuk ukuran memasang kawat. . Satu mikrometer ditetapkan dengan menggunakan satu mekanisme sekrup titik nada. Pada bab ini akan membahas tentang : 1 Jenis 2 Membaca satu mikrometer sistem inci 3 Membaca satu mikrometer metrik 4 Membaca satu mikrometer vernier 5. studi dari pengukuran.

berbentuk pita dan sebagainya. Penggaris dapat terbuat dari plastik. Juga terdapat penggaris yang dapat dilipat. logam. . Terdapat berbagai macam penggaris. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Berbagai macam penggaris Penggaris tukang kayu 2 meter Penggaris pita Penggaris adalah sebuah alat pengukur dan alat bantu gambar untuk menggambar garis lurus. dari mulai yang lurus sampai yang berbentuk segitiga (biasanya segitiga siku-siku sama kaki dan segitiga siku-siku 30°–60°).Penggaris Dari Wikipedia bahasa Indonesia.

Cari nilai rata-ratanya yaitu Xrata-rata = X1 + X2 + X3 +.DASAR-DASAR PENGUKURAN DALAM FISIKA DASAR-DASAR PENGUKURAN DALAM FISIKA Ketepatan pengukuran merupakan hal yang sangat penting didalam fisika untuk memperoleh hasil/data dari suatu pegukuran yang akurat dan dapat dipercaya. Xn b. Untuk suatu besaran X maka ketidakpastian mutlaknya adalah : ∆X = 1/2 NST dengan hasil pengukurannya dituliskan sebagai : X = X ± ∆X Sedangkan yang dikenal sebagai ketidakpastian relatif adalah: KTP relatif = ∆X /X Apabila menggunakan KTP relatif maka hasil pengukuran dilaporkan sebagai X = X ± KTP relatif x 100 % 3. kesalahan paralaks.. Cara untuk melakukannya adalah sebagai berikut : a.. fluktuasi parameter pengukuran dan lingkungan yang saling mempengaruhi serta ketrampilan pengamat. X2. 2. ketidakpastian dituliskan tidak lagi seperti pada pengukuran tunggal. inilah yang disebut nilai skala terkecil (NST)... Tentukan Xmax dan Xmin dari kumpulan data X tersebut dan ketidakpastiannya dapat dituliskan : ∆X =( Xmax Xmin)/2 d. kesalahan kalibrasi. kesalahan titik nol... Ketidakpastian pada Pengukuran Tunggal Pada pengukuran tunggal ketidakpastian umumnya digunakan bernilai setengan dari NST. Beberapa penyebab ketidakpastian tersebut antara lain adanya nilai skala terkecil (NST).. Suatu pengukuran selalu disertai oleh ketidakpastian. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengukuran : 1. Nilai Skala Terkecil Alat Ukur Pada setiap alat ukur terdapat suatu nilai skala yang tidak dapat lagi dibagi-bagi. kesalahan pegas. misalnya n buah./ n c. adanya gesekan. . Ketidakpastian pada Pengukuran Berulang Menggunakan Kesalahan 1/2 – Rentang Pada pengukuran berulang. Kesalahan 1/2 – Rentang merupakan salah satu cara untuk menyatakan ketidakpastian pada pengukuran berulang.. Tuliskan hasilnya sebagai : X = Xrata-rata ± ∆X 4. yaitu X1... Angka Berarti (Significant Figures) . Kumpulkan sejumlah hasil pengukuran variabel x....

.......q = a . maka variabel ini akan disertai pula oleh ketidakpastian..................... Hubungan antara KTP relatif dan AB adalah sebagai berikut : AB = 1 – log (KTP relatif) 5.............∆p = ∆a + ∆b a ± ∆ a..... Perambatan ketidakpastian dapat dilihat pada Daftar berikut : Variabel ..∆s/s = ∆a/a + ∆b/b ..........Pembagian... Semakin kecil KTP relatif maka semakin tinggi mutu pengukuran atau semakin tinggi ketelitian hasil pengukuran yang dilakukan................∆r/r = ∆a/a + ∆b/b .......Angka berarti (AB) menunjukkan jumlah digit angka yang akan dilaporkan pada hasil akhir pengukuran........ s = a/b ..Operasi.. AB berkaitan dengan KTP relatif ( dalam % ).............Perkalian ............... Pangkat.b ................................. p = a + b.......Hasil. t = a^n ..........Pengurangan ............∆q = ∆a + ∆b b ± ∆b ..................... Ketidakpastian pada Fungsi Variabel (Perambatan Ketidakpastian) Jika suatu variabel merupakan fungsi dari variabel lain yang disertai oleh ketidakpastian..................r = a x b ........Penjumlahan.......∆t/t = n∆a/a (Rdk) . Hal ini disebut sebagai perambatan ketidakpastian.............Ketidakpastian ......

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->